Politikus NasDem: Tak Ada Larangan Pasang Baliho, tapi Kami Fokus Bantu COVID-19

Baliho dan billboard Airlangga di sejumlah ruas jalan di Kota Denpasar dan Badung. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Banyak spekulasi terkait ramainya baliho Puan Maharani, Airlangga Hartarto, serta Muhaimin Iskandar, yang tersebar di seantero negeri. Ada yang menyebut untuk Pilpres 2024, namun ada pula yang berdalih tak ada kaitan dengan Pilpres.

Namun, sedikit banyak pesan untuk 2024 tak terelakkan dalam baliho tersebut. Sialnya, publik terkesan menolak, sebab masih dalam suasana krisis pandemi COVID-19.Apa respons Partai NasDem?Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, menilai tak ada larangan membuat baliho di masyarakat. Pun, hal itu diatur dalam konstitusi.”Tidak ada larangan untuk orang memasang baliho maupun tanda pengenal iklan dan lain lain. Itu dijamin UU. Bahwa kemudian ada yang menilai tidak tepat waktu dan lain sebagainya, saya pikir itu semua tergantung penilaian masyarakat,” kata Ali, Minggu (8/8).

Baliho Puan Maharani di salah satu ruas jalan di Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Foto: Adi Pallawalino/SulbarKini

“Kalau dari NasDem sendiri sih kita lebih fokus dengan kegiatan sosial terkait COVID-19 ini, bagaimana berjibaku bersama pemerintah untuk saling meringankan lah percepatan vaksin membantu sembako dan lainnya, yang kita bisa lakukan hari ini,” tambah Ali.

Lebih lanjut, Ali berpandangan, orang Politik pasti punya perhitungan politik. Ketika ditanya, apakah Baliho tersebut mengabaikan sense of crisis di tengah pandemi, Ali enggan menilai.”Apakah ini tepat atau tidak, saya pikir bukan kita yang menilai, nanti publik yang menilai,” urai Ketua Fraksi NasDem DPR RI ini.Bagi NasDem, Kerja basis, kerja sosial, membantu melayani masyarakat itulah kerja politik. Ali berpandangan, mungkin saja Partai-partai lain juga kini sedang fokus menangani pandemi COVID-19.

Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Ahmad M Ali. Foto: NasDem

“Kalau NasDem memang hari ini semua aktivitas kita fokus untuk melakukan kerja sosial. Hari ini semua energi kita curahkan bagaimana membantu masyarakat pemerintah melakukan percepatan vaksinasi, mungkin teman-teman partai lain juga melakukan hal yang sama, tapi dalam bentuk yang lain mungkin,” beber Anggota Komisi III DPR ini.

“Nah, silakan masyarakat menilai apakah kemudian kerja politik seperti apa yang dikehendaki masyarakat,” pungkas legislator dapil Sulteng ini.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *