Astronaut Bagikan Foto Bumi dari Luar Angkasa yang Terlihat ‘Sekarat’

Foto Bumi dari luar angkasa, terlihat kepulan asap kebakaran hutan di atas laut mediterania. Foto: ESA / NASA – T. Pesquet

Astronaut mampu melihat lebih luas tentang penampakan Bumi daripada siapa pun. Mereka bisa melihat dengan jelas kondisi Bumi dari luar angkasa, namun hal itu juga yang tak sedikit dari para astronaut merasa kecewa dan sedih. Mengapa?

Adalah astronaut NASA, Megan McArthur, yang kini sedang berada di stasiun luar angkasa (International Space Station/ISS), mengatakan prihatin melihat kondisi Bumi pada saat ini. Ia bercerita kondisi Bumi sangat mengkhawatirkan jika dilihat dari ISS yang terletak di Low Earth Orbit dengan ketinggian sekitar 408 hingga 410 kilometer di atas permukaan Bumi.McArthur menjelaskan perubahan suhu dan beberapa musibah besar yang terjadi di Bumi, seperti kebakaran hutan yang hebat, bisa dilihat dengan mudah dari ISS.”Kami sangat sedih melihat kebakaran di sebagian besar Bumi, bukan hanya Amerika Serikat,” kata astronaut NASA Megan McArthur dikutip Insider.

Citra satelit dari ISS memang menunjukkan kondisi kebakaran hutan melanda sejumlah tempat di berbagai negara, dari Siberia, Yunani, Turki, Spanyol sampai California. Saking masifnya sang jago merah di Siberia, untuk pertama kalinya dalam sejarah asap dari kebakaran tersebut mencapai area Kutub Utara, berdasarkan pengamatan NASA.

Tak hanya itu, kebakaran Siberia lebih luas dari seluruh kebakaran yang melanda Bumi saat ini dipadukan jadi satu. Rekaman satelit NASA menunjukkan hamparan asap berada di area sepanjang 4.800 kilometer hingga sampai di Kutub Utara.Rekan kru McArthur, Thomas Pesquet yang merupakan astronaut asal Prancis, telah mem-posting foto di Twitter dari beberapa lokasi kebakaran yang terlihat dari stasiun luar angkasa. Dari foto tersebut terungkap kondisi Bumi yang terlihat menyedihkan.

Foto kebakaran hutan di California diambil oleh astronaut di ISS. Foto: Dok. NASA

Kebakaran hutan adalah salah satu ciri yang paling terlihat dari krisis iklim. McArthur tentu saja berharap ada tindakan serius untuk menanggulangi musibah kebakaran besar itu. Khususnya dengan mendengarkan saran dari para ilmuwan, jika tidak bisa fatal akibatnya.Kebakaran hutan bisa membawa dampak yang buruk bagi Bumi dan keberlangsungan hidup manusia di dalamnya. Saat gas-gas sisa kebakaran memenuhi atmosfer, bisa mencegah semakin banyak panas dari matahari. Itulah yang menimbulkan efek rumah kaca dan meningkatkan suhu di Bumi dan menyebabkan cuaca ekstrem yang dapat disaksikan para astronaut dari luar angkasa.

“Selama beberapa tahun, ilmuwan di seluruh dunia sudah menyuarakan ‘bel’ peringatan. Ini adalah peringatan bagi seluruh komunitas global. Butuh komunitas global untuk menghadapi hal ini dan untuk bekerja melalui tantangan tersebut,” jelas McArthur.McArthur menambahkan dari stasiun luar angkasa, astronaut juga dapat melihat tanda-tanda lain dari perubahan iklim, seperti badai tropis besar yang selalu datang, sehingga berpotensi menimbulkan banjir. Selain itu, citra satelit juga dapat melihat tanda-tanda kekeringan, seperti waduk yang mengering di seluruh California, AS.”Kita bisa melihat semua efek itu dari atas sini,” pungkasnya.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *