Taiwan Segera Pakai Vaksin Lokal Medigen dalam Program Vaksinasi COVID-19

Vaksinasi Lansia di Taiwan. Foto: Ann Wang/Reuters

Pemerintah Taiwan memutuskan segera menggunakan vaksin lokal dalam program vaksinasi mereka. Vaksin lokal itu yakni Medigen Vaccine Biologics Corp (6547.TWO) atau vaksin Medigen.

Nama Medigen dipilih karena secara harfiah berarti ‘kelas atas’. Pemerintah sudah menegaskan vaksin ini efektif dan telah diuji dengan baik.Rencananya, Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, akan menjadi orang pertama yang disuntik menggunakan vaksin lokal itu.Dikutip dari Reuters, Senin (23/8), pada bulan lalu Taiwan sudah menyetujui penggunaan darurat vaksin Medigen. Selain itu, sudah lebih dari 700.000 orang telah mendaftar untuk menerima vaksin Medigen.

Preisden Tsai juga telah menunda penggunaan vaksin dari Moderna Inc (MRNA.O) atau AstraZeneca Plc (AZN.L) dalam vaksinasi. Ia akan disuntik menggunakan vaksin Medigen demi membuktikan keamanan vaksin ini. Sedangkan program vaksinasi di Taiwan sebelumnya menggunakan Moderna dan Pfizer.”Kami telah melakukan begitu banyak eksperimen, semua orang telah melihat betapa amannya vaksin kami. Ada begitu sedikit efek samping, hampir tidak ada demam dan sebagainya. Jadi saya pikir semua orang bisa tenang,” kata Kepala Executive Medigen Charles Chen.

“Kami telah menyediakan begitu banyak data, data itu telah membuktikan baik dari sudut pandang ilmiah maupun komparatif bahwa ada produksi antibodi yang sangat baik, sehingga kami dapat memproyeksikan bahwa akan ada kemanjuran yang sangat baik,” tambah Chen.

Vaksinasi Lansia di Taiwan. Foto: Ann Wang/Reuters

Vaksin Medigen merupakan jenis vaksin protein rekombinan. Vaksin itu dikembangkan hasil kerja sama dengan National Institutes of Health di Amerika Serikat. Pemerintah Taiwan telah memesan 5 juta dosis awal. Kemudian tidak ada akan kepada masyarakat untuk memakai vaksin ini.Sementara partai oposisi di Tawian, Kuomintang atau KMT. Mengkritisi penggunaan vaksin lokal ini. Bahkan mantan wakil ketuanya, Hau Lung-bin, mengajukan gugatan untuk membatalkan izin Medigen. Namun usaha itu kandas karena pengadilan menolak gugatannya.\

Seorang perawat memberikan dosis vaksin AstraZeneca saat vaksinasi massal di Taipei, Taiwan Rabu (2/6). Foto: Ann Wang/REUTERS

KMT sebenarnya mendukung pengembangan vaksin Medigen. Tetapi mereka menilai pemerintah terlalu terburu-buru mengeluarkan izin penggunaan darurat terhadap vaksin ini.

“Hidup dan kesehatan orang Taiwan tidak perlu menjadi tikus putih di laboratorium,” kata wakil kepala departemen internasional KMT Ho Chih-yung.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *