Joe Biden Meeting Virtual dengan Xi Jinping pada November, Bahas Apa?

Konten ini diproduksi oleh kumparan

Joe Biden Meeting Virtual dengan Xi Jinping pada November, Bahas Apa?
Presiden AS Joe Biden usai mengunjungi fasilitas pelatihan International Union of Operating Engineers Local 324 di Howell, Michigan, AS, Selasa (5/10). Foto: Jonathan Ernst/REUTERS

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, dikabarkan akan melakukan pertemuan virtual dengan Presiden China Xi Jinping. Perempuan itu direncakan pada November mendatang.

Ini menjadi kali pertama Biden berbicara dengan Xi setelah ia resmi menjabat menjadi Presiden ke-46 AS.Dikutip dari Reuters, Jumat (22/10), seorang pejabat senior Gedung Putih membenarkan rencana pertemuan ini. Namun, ia belum bisa menyampaikan apa saja yang akan dibahas di pertemuan itu.”Kami masih merencanakan perincian pertemuan bilateral virtual dan tidak ada yang bisa dipratinjau saat ini,” kata seorang pejabat senior Gedung Putih.

Joe Biden Meeting Virtual dengan Xi Jinping pada November, Bahas Apa? (1)
Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato pada upacara peringatan 100 Tahun Partai Komunis yang berkuasa di Beijing, China, Kamis (1/7). Foto: Li Xueren/Xinhua via AP

Sementara seorang sumber yang mengetahui rencana pertemuan itu, mengatakan, pertemuan itu diharapkan dapat membawa stabilitas jangka panjang antara AS dan China.Sebelumnya, AS dan China dalam pembicaraan di Swiss bulan ini telah sepakat akan mengadakan pertemuan virtual tingkat pemimpin pada akhir 2021. Pertemuan itu diharapkan membuat hubungan kedua negara menjadi lebih konstruktif.

“Kami pikir sangat penting bagi para pemimpin untuk mengambil lebih banyak peran dalam mengelola hubungan ini,” kata seorang pejabat senior AS.

Joe Biden Meeting Virtual dengan Xi Jinping pada November, Bahas Apa? (2)
Delegasi Tiongkok yang dipimpin oleh Yang Jiechi (tengah), direktur Kantor Komisi Urusan Luar Negeri Pusat dan Wang Yi (kedua dari kiri), Penasihat Negara Tiongkok dan Menteri Luar Negeri. Foto: Frederic J. Brown/Pool via Reuters

Hubungan AS-China Terus Memanas

Selama Pemerintahan Donald Trump, hubungan AS-China jatuh ke titik nadir. Bermula dari perang dagang, pertikaian dua kekuatan ekonomi besar dunia berlanjut pada berbagai masalah seperti pandemi virus corona, hingga dugaan pelanggaran HAM di Xinjiang.

Bahkan setelah Biden menjabat, hubungan antara AS dan China terus memanas. Terbaru, AS dan China sudah melakukan pertemuan bilateral AS-China di ibu kota negara bagian Alaska, Anchorage, pada Kamis 18 Maret hingga Jumat 19 Maret.Namun pertemuan tidak kondusif. Ketika membuka pertemuan, Menlu AS Antony Blinken langsung melontarkan serangan ke delegasi China. Blinken menyebut, tindakan China belakangan ini mengancam stabilitas global.

“Pihak AS akan membicarakan kekhawatiran mendalam kami terkait aksi China di Xinjiang,” kata Blinken di hadapan Menlu China Wang Yi dan pejabat Partai Komunis China Yang Jiechi.Xinjiang merupakan wilayah yang diduga AS dipakai China untuk preskusi penduduk Muslim dan minoritas setempat.Selain Xinjiang, Blinken menyebut AS akan pula membahas soal Hong Kong, Taiwan hingga serangan siber China ke AS.Mendengar pidato pembukaan penuh sindiran dan serangan verbal itu, delegasi China naik pitam.Menlu Wang merespons Blinken dengan pernyataan lebih keras. Wang mengecam tindakan AS yang mengsanksi beberapa pejabat China sebelum pertemuan dimulai.

sumber https://kumparan.com/kumparannews/joe-biden-meeting-virtual-dengan-xi-jinping-pada-november-bahas-apa-1wlf1jYXQDr/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *