Punya Harta Rp 85 Miliar, Ini Koleksi 8 Mobil Bupati Langkat yang Tertangkap KPK

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/Antara Foto

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini menjerat Bupati Langkat bernama Terbit Rencana Perangin Angin.

Sang bupati ditangkap karena diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Langkat pada periode 2020 hingga 2022. Dirinya diduga memerintahkan anak buahnya untuk berkoordinasi memilih pihak rekanan yang akan dimenangkan atas proyek di Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.Mencoba cari tahu soal informasi harta kekayaannya melalui laman e-LHKPN KPK, berdasarkan laporan tahun 2020, total harta yang dimiliki Terbit Rencana diketahui tembus Rp 85 miliar (Rp 85.151.419.588). Ini juga menjadikannya sebagai salah satu Bupati terkaya di Indonesia.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. Foto: Facebook/Diskominfo Langkat

Dari total harta Rp 85 miliar, hampir 90 persen berstatus harta lainnya dengan total Rp 78,3 miliar. Sementara, untuk harta tanah dan bangunan senilai Rp 3,79 miliar.Lalu ada juga harta alat transportasi dan mesin senilai Rp 1,17 miliar, kemudian surat berharga Rp 700 juta, serta harta kas dan setara kas senilai Rp 1,19 miliar.

Punya 8 mobil di dalam garasi

Kendati punya nominal harta alat transportasi dan mesin yang tidak terlalu besar, Terbit Rencana terdaftar memiliki 8 kendaraan bermotor yang seluruhnya berupa mobil.Masih mengacu pada sumber dokumen yang sama, koleksi mobil Terbit Rencana memang cukup menarik meski dipenuhi dengan mobil-mobil hatchback dan SUV. Namun, ada salah satu SUV yang cukup menarik perhatian, yakni Toyota Land Cruiser Cygnus. Berikut daftar lengkapnya.

  1. Toyota Vios 1.5 G A/T, Tahun 2013, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 130.000.000
  2. Toyota Yaris 1.5 S Limited A/T, Tahun 2011, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 110.000.000
  3. Toyota Hilux 3.06 M/T, Tahun 2010, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 180.000.000
  4. Honda Jazz GE8 1.5 EAT, Tahun 2010, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 110.000.000
  5. Toyota Land Cruiser Cygnus, Tahun 2004, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 230.000.000
  6. Honda CR-V 2.4 A/T, Tahun 2011, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 130.000.000
  7. Toyota Yaris 1.5 S Limited AT, Tahun 2012, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 90.000.000
  8. Honda CR-V 2.4 A/T, Tahun 2014, hasil sendiri, dengan nilai taksiran seperti tercantum di dokumen LHKPN Rp 190.000.000

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published.