Ahli Paru: Anak yang Dirawat Akibat Omicron Lebih Banyak dari Varian Sebelumnya

kumparanMOM

Ahli Paru: Anak yang Dirawat Akibat Omicron Lebih Banyak dari Varian Sebelumnya
Ahli Paru: Anak yang Dirawat Akibat Omicron Lebih Banyak dari Varian Sebelumnya. Foto: Shutterstock

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) DR. Dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), FISR, FAPSR angkat bicara terkait kasus COVID-19 varian Omicron yang kian meningkat, termasuk pada anak. Melalui siaran pers yang diterima tim redaksi kumparanMOM pada Minggu (23/1) sore, mewakili organisasi medis yang ia wakili, dr.Agus mengungkapkan bahwa proporsi anak yang dirawat akibat kasus varian Omicron di sejumlah negara kini sudah lebih banyak daripada varian sebelumnya.

“Laporan dari beberapa negara, proporsi anak yang dirawat akibat infeksi COVID-19 varian Omicron lebih banyak dibandingkan varian-varian sebelumnya dan juga telah dilaporkan transmisi lokal varian Omicron di Indonesia, bahkan sudah ada kasus meninggal karena Omicron,” ujarnya.

Kasus Omicron Meningkat, Kebijakan PTM 100% Tetap Dijalankan?

Ahli Paru: Anak yang Dirawat Akibat Omicron Lebih Banyak dari Varian Sebelumnya (1)
Ilustrasi kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah meningkatkan kasus Omicron. Foto: Shutterstock

Itu lah kenapa PDPI bersama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Indonesia Intensif Indonesia (PERDATIN), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular (PERKI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengajukan surat permohonan pada empat Kementerian pembuat kebijakan PTM untuk mengevaluasi kegiatan PTM 100% khususnya pada kelompok anak usia kurang dari 11 tahun.Dalam permohonan mereka disebut juga sejumlah pertimbangan di antaranya, kepatuhan anak-anak usia di bawah 11 tahun terhadap protokol kesehatan masih belum 100%, juga belum belum lengkapnya vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun.

Dalam keterangan pers yang sama, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) mengatakan “Kami juga mengimbau orang tua agar melengkapi vaksinasi regular melalui imunisasi kejar bagi anak-anaknya agar tetap terlindungi dari kemungkinan penyakit lain yang mungkin timbul.”

sumber https://kumparan.com/kumparanmom/ahli-paru-anak-yang-dirawat-akibat-omicron-lebih-banyak-dari-varian-sebelumnya-1xMswtL12zM/full

Leave a Reply

Your email address will not be published.