Sehari Usai Jokowi Cabut Larangan Ekspor, Berapa Harga Minyak Goreng di Pasar?

Hargaminyak goreng curah di sejumlah pasar tradisional dan warung kelontong terpantau masih tinggi setelah larangan ekspor minyak goreng dicabut pada Kamis (19/5). Berdasarkan pantauan kumparan, Jumat (20/5), rata-rata harga minyak goreng di pasaran senilai Rp 19.000 per liter.

Presiden Jokowi sebelumnya menganggap kebijakan larangan ekspor CPO dan turunannya telah berhasil menekan harga minyak goreng curah. Dia mengeklaim saat ini harga rata-rata nasional minyak goreng curah turun jadi Rp 17.200 sampai dengan 17.600 per liter.‚ÄúPada bulan April sebelum larangan ekspor harga-rata nasional minyak goreng curah berkisar kurang lebih Rp 19.800. Setelah adanya larangan ekspor, harga rata-rata nasional minyak curah turun jadi Rp 17.200 sampai dengan 17.600,” kata Jokowi dalam konferensi pers, Kamis (19/5).Selain itu, Jokowi menyebut pasokan minyak goreng curah sudah mencukupi kebutuhan nasional sebesar 194 ribu ton per bulan. Setelah larangan ekspor diberlakukan Jokowi mengeklaim saat ini pasokan minyak goreng curah melebihi 200 ribu ton per bulan.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan fakta yang ditemukan di lapangan sehari setelah pencabutan larangan ekspor tersebut. Harga minyak goreng curah yang ditemukan berada di atas Rp 17.000 per liter.Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Lenteng AgungDi Pasar Lenteng Agung, kumparan menemukan beberapa kios yang menjual minyak goreng curah. Para pedagang menjual minyak goreng curah tersebut di harga Rp 19.000 per liter. Ketika diwawancarai, penjual yang akrab disapa uda mengaku, harga minyak goreng sudah mulai menurun jika dibandingkan dengan seminggu yang lalu Rp 22.000 per liter.”Saya beli dari agen itu Rp 16 ribu per liter, ” katanya kepada kumparan, Jumat (20/5).Menurut uda, pembelian minyak goreng saat ini tidak dibatasi dan tidak dilengkapi syarat lagi. “Sebelumnya kalau beli minyak itu harus kasih KTP sama NPWP, tapi kemarin saya beli udah nggak ada syarat lagi,” imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai program minyak goreng rakyat, uda mengaku belum mengetahui adanya informasi tersebut. kumparan membantu uda menjelaskan apa itu program minyak goreng rakyat. “Saya sih bersedia saja, asalkan program ini tidak memberatkan kami para pedagang, pasti kami akan ikut,” pungkasnya.

Sama halnya dengan harga minyak goreng di Pasar Lenteng, harga minyak goreng di Pasar Minggu juga terpantau masih tinggi, yakni Rp 19.000 per liter. Menurut Andre, salah satu pedagang minyak goreng di Pasar Minggu, harga tersebut sudah turun jika dibandingkan dengan harga minyak goreng seminggu yang lalu.

Sehari Usai Jokowi Cabut Larangan Ekspor, Berapa Harga Minyak Goreng di Pasar?  (1)
Stok minyak curah kelapa salah satu toko di Pasar Minggu. Foto: Muhammad Darisman/kumparan

“Orang-orang biasanya cari minyak goreng curah dibanding kemasan, soalnya harganya udah murah sekarang,” kata Andre kepada kumparan, Jumat (20/5).

Andre mengaku belum mengetahui adanya program minyak goreng rakyat yang diusung oleh pemerintah. “Sebetulnya saya belum tahu apa apa tentang program ini. Tapi asalkan tujuannya baik, nggak memberatkan pedagang, saya mau ikut,” imbuhnya.Harga Minyak goreng di Warung Kelontong Daerah Pasar MingguBerbeda dengan harga minyak goreng curah di kedua pasar tradisional yang dikunjungi kumparan, harga minyak goreng di warung kelontong masih berada di level Rp 20.000 per liter.”Saya beli dari agen itu 1 jeriken Rp 265.000 untuk ukuran 15 liter. Saya ambil untungnya kecil cuma Rp 1000 sampai Rp 2000,” kata pedagang tersebut kepada kumparan, Jumat (20/5).Menurut pedagang warung kelontong tersebut, kualitas minyak goreng yang dijual di agen berbeda tergantung harga. “Saya beli yang kualitasnya bagus, bersih. Soalnya ada minyak goreng curah yang agak sedikit kotor,” imbuhnya.

Mengenai program minyak goreng rakyat, dia sudah mengetahuinya dari sang anak. Namun, ia masih belum paham bagaimana cara mengikuti program tersebut. “Saya baru tahu program itu dari anak saya, saya mau ikut tapi bingung gimana caranya,” pungkasnya.Program Minyak Goreng RakyatKementerian Perdagangan atau Kemendag membuat program minyak goreng rakyat. Melalui program ini masyarakat dapat membeli minyak goreng curah seharga Rp 14 ribu per liter di ritel tradisional yang sudah ditunjuk oleh Kemendag.Mendag Muhammad Lutfi menjelaskan proses transaksi pembelian minyak goreng curah di ritel tradisional yang sudah ditunjuk Kemendag ini menggunakan aplikasi digital. Masyarakat yang ingin membeli diwajibkan membawa KTP, dan setiap pembelian dibatasi 2 liter per hari untuk setiap KTP.

“Program ini sekarang sudah ada di 1.200 titik yang rencananya akan jadi 10.000 titik pada kesempatan pertama di seluruh Indonesia,” kata Lutfi saat meninjau langsung di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (17/5).

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published.