Ragam Respons Warga Soal Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

kumparanNEWS

Ragam Respons Warga Soal Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai
Situasi Stasiun Manggarai saat hari pertama penerapan penyesuaian jalur KRL, Sabtu (28/5) Foto: Haya Syahira/kumparan

KAI Commuter menerapkan penyesuaian jalur KRL lintas Bogor dan Cikarang mulai hari ini, Sabtu (28/5). Akibat penyesuaian ini terpantau terjadi penumpukan mobilitas warga di Stasiun Manggarai yang harus transit berpindah peron.

Dengan adanya penyesuaian jalur ini, kereta asal Bogor kini hanya melayani rute ke Jakarta Kota. Adapun untuk tujuan Tanah Abang, Duri, dan Angke hanya bisa diakses oleh kereta jalur Bekasi dan Cikarang.Dari pantauan kumparan, situasi Stasiun Manggarai Sabtu pagi ini sedikit lebih ramai dari akhir pekan biasa. Puluhan petugas tersebar di seluruh penjuru stasiun untuk mengamankan mobilisasi penumpang di berbagai titik.0 seconds of 41 secondsVolume 0% Setiap KRL tiba, mereka sigap memberikan arahan lewat pengeras suara. Mereka juga terlihat responsif menanggapi keluhan warga yang masih bingung dengan jadwal baru ini.Lani (30), salah satu penumpang KRL asal Cikini arah Cikarang, mengaku kesulitan dengan adanya perubahan relasi rel ini.“Dari Cikini mau ke Cikarang jadi riweuh, saya harus transit. Harus nanya-nanya,” keluh Lani saat diwawancara oleh kumparan di lokasi.

Ragam Respons Warga Soal Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai (1)
Situasi Stasiun Manggarai saat hari pertama penerapan penyesuaian jalur KRL, Sabtu (28/5) Foto: Haya Syahira/kumparan

Jika biasanya dia tidak perlu transit, kini ia kini harus meluangkan waktu berpindah peron. Ia harus berjalan dari peron lantai atas, turun ke lantai paling dasar untuk menunggu KRL arah Stasiun Cikarang.

Hal yang sama juga dirasakan Yuri (27). Penumpang asal Bogor ini mengaku telat ke kantor hari ini karena tidak menyangka KRL yang ditumpanginya harus mengantre lama sebelum memasuki Stasiun Manggarai.“Saya satu jam setengah dari Lenteng Agung ke sini, kantor saya di Bekasi. Lama banget ngantre masuk ke sini (Manggarai),” kata Yuri.

Ragam Respons Warga Soal Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai (2)
Situasi Stasiun Manggarai saat hari pertama penerapan penyesuaian jalur KRL, Sabtu (28/5) Foto: Haya Syahira/kumparan

“Ini lama banget ya, tadi di Pasming (Stasiun Pasar Minggu) saya harus ganti KRL karena katanya kalau mau cepet naik yang ini. Eh, ngantri juga masuknya (ke Manggarai) banyak yang ngeluh itu,” lanjutnya.Namun rupanya ada juga warga yang merasa diuntungkan dengan adanya penyesuaian jalur ini.Yola (23) penumpang asal Bekasi yang setiap harinya harus pergi ke Stasiun Palmerah mengaku bersyukur dengan adanya penyesuaian jalur ini. Sebab, kini dirinya tidak perlu lagi transit di Stasiun Manggarai.

Ragam Respons Warga Soal Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai (3)
Situasi penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (27/5/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan

“Dengan rute KRL yang baru ini bagi saya yang bekerja di daerah Palmerah pastinya merasa sangat bersyukur, karena sebelumnya saya harus transit dua kali, Manggarai dan Tanah Abang,” kata Yola.

Sebelumnya Yola harus berpindah peron di Manggarai dan menunggu kereta arah Tanah Abang selama 10 menit setiap hari nya. Kini ia bisa menghemat waktunya sedikit lebih banyak.“(Perubahan jalur) dapat menghemat perjalanan kurang lebih 45 menit. Pastinya penyesuaian rute ini mengalami pro dan kontra, bagi pelanggan yang biasa engga harus transit ke Manggarai sekarang harus transit pastinya jadi PR. Tapi bagi saya ini memperingan beban saya untuk mencari cuan di Ibu Kota,” lanjutnya.Sebagai informasi, penyesuaian jalur ini adalah imbas dari pengembangan dan penataan sisi selatan dan utara Stasiun Manggarai. Nantinya jalur KRL akan kembali beroperasi normal ketika pembangunan stasiun sudah rampung.

Ragam Respons Warga Soal Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai (4)
Tulisan Pemberitahuan perubahan relasi KRL lintas Bogor dan Cikarang di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (27/5/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan

Akibatnya perubahan ini, kereta lintas Bogor, Nambo, dan Depok hanya melayani rute menuju Jakarta Kota di peron 10 dan 13, lantai 2 stasiun Manggarai.

Adapun untuk lintas Bekasi, Cikarang, Tanah Abang, Duri, dan Angke akan dilayani di peron 6 dan 7 yang berada di lantai dasar Stasiun Manggarai.Untuk jadwal keberangkatan kereta tidak ada perubahan yang signifikan, hanya saja para penumpang diimbau untuk berangkat lebih cepat dari biasanya untuk mengantisipasi antrean jalur kereta yang berpotensi mengakibatkan keterlambatan.

sumber https://kumparan.com/kumparannews/ragam-respons-warga-soal-penyesuaian-jalur-krl-di-stasiun-manggarai-1yA0qgznI9a/full

Leave a Reply

Your email address will not be published.