UEFA Jelaskan Duduk Perkara Kerusuhan hingga Final Liga Champions Tertunda

UEFA Jelaskan Duduk Perkara Kerusuhan hingga Final Liga Champions Tertunda
Logo UEFA. Foto: AFP/Fabrice Coffrini

Duel Liverpool vs Real Madrid di final Liga Champions pada Minggu (29/5) dini hari WIB, diwarnai kerusuhan. Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) sudah angkat suara soal masalah tersebut.

Kericuhan pecah jelang partai final di Stade de France, Prancis. Insiden bermula dari penumpukan fan Liverpool di gerbang masuk stadion.Jadi, pihak keamanan membentuk penjagaan di luar stadion. Mereka memeriksa tiket serta menggeledah tas yang dibawa oleh pendukung, namun hal tersebut menyebabkan antrean panjang.

UEFA Jelaskan Duduk Perkara Kerusuhan hingga Final Liga Champions Tertunda (1)
Seorang suporter dipegang oleh seorang petugas polisi saat akan masuk ke dalam stadion saat pertandingan ditunda di Stade de France, Saint-Denis dekat Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022). Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS

Sepak mula yang sejatinya dijadwalkan mulai pukul 02:00 WIB bahkan sampai molor 36 menit hanya untuk mengakomodir penonton yang masih berada di luar. Namun, yang terjadi kemudian adalah rusuh.Penggemar dan petugas keamanan bentrok. Gerbang masuk ke stadion ditutup, pihak kepolisian bahkan menyemprotkan gas air mata ke arah kerumunan.UEFA pun buka suara terkait hal ini. Mereka menyatakan bahwa pemilik tiket palsu yang menyebabkan terjadinya penumpukan hingga laga harus ditunda dan petugas harus mengambil tindakan karena kerumunan makin padat.

UEFA Jelaskan Duduk Perkara Kerusuhan hingga Final Liga Champions Tertunda (2)
Fans, stewards, dan petugas polisi di dekat pintu putar di dalam stadion saat pertandingan ditunda di Stade de France, Saint-Denis dekat Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022). Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS

“Menjelang pertandingan, pintu putar di ujung [bagian pendukung] Liverpool diblokir oleh ribuan penggemar yang telah membeli tiket palsu yang tidak berfungsi di pintu putar,” tulis pernyataan UEFA dikutip dari laman resmi.

“Hal ini menciptakan penumpukan penggemar yang mencoba masuk. Akibatnya, kick off ditunda selama 35 menit untuk memungkinkan sebanyak mungkin penggemar yang memiliki tiket asli untuk mendapatkan akses.””Karena jumlah orang di luar stadion terus bertambah setelah kick off, polisi membubarkan mereka dengan gas air mata dan memaksa mereka menjauh dari stadion.””UEFA bersimpati kepada mereka yang terkena dampak peristiwa ini dan akan segera meninjau masalah ini bersama dengan polisi dan pihak berwenang Prancis, dan dengan Federasi Sepak Bola Prancis,” tutup pernyataan tersebut.

UEFA Jelaskan Duduk Perkara Kerusuhan hingga Final Liga Champions Tertunda (3)
Fans, stewards, dan petugas polisi di dekat pintu putar di dalam stadion saat pertandingan ditunda di Stade de France, Saint-Denis dekat Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022). Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS

Liverpool juga sudah mengeluarkan pernyataan terkait insiden tersebut. The Reds menganggap hal tersebut tak dapat diterima dan meminta UEFA mengusut tuntas insiden yang terjadi.”Kami sangat kecewa dengan masalah masuk stadion dan kerusuhan perimeter keamanan yang dihadapi penggemar Liverpool malam ini di Stade de France,” tulis pernyataan Liverpool dikutip dari laman resmi.

“Ini adalah pertandingan terbesar di sepak bola Eropa dan para pendukung tidak harus mengalami adegan yang telah kita saksikan malam ini.””Kami telah secara resmi meminta penyelidikan formal atas penyebab masalah yang tidak dapat diterima ini,” tandas pernyataan tersebut.Pertandingan sendiri berakhir dengan kemenangan Real Madrid. Los Blancos menaklukkan Liverpool lewat gol semata wayang Vinicius Junior pada menit ke-59 dan menggamit trofi Liga Champions ke-14 mereka.

sumber https://kumparan.com/kumparanbola/uefa-jelaskan-duduk-perkara-kerusuhan-hingga-final-liga-champions-tertunda-1yAKaxxhSPm/full

Leave a Reply

Your email address will not be published.