Optimasi Digital Marketing Bikin Produk UMKM

Ilustrasi tim digital marketing. Foto: Shutter Stock

Ketika pandemi COVID-19 mulai melanda Indonesia pada awal Maret 2020, UMKM mengalami dampak yang cukup signifikan. Sebab orang-orang mulai membatasi mobilitas dan interaksi untuk menghindari tertular penyakit yang disebabkan oleh virus corona.

Masyarakat menjadi enggan makan di rumah makan atau warung. Selain itu juga enggan berbelanja di toko atau ke pasar, karena menghindari bertemu banyak orang yang berpotensi menularkan penyakit tersebut.Tak hanya itu, di era yang serba digital ini, terdapat pergeseran kebiasaan masyarakat yang semakin mengandalkan platform media sosial untuk menentukan pilihan. Mereka menggunakannya sebagai sumber utama pencarian informasi brand atau merek sebelum berbelanja.

Pentingnya Optimasi Digital Marketing

Ilustrasi digital marketing. Foto: Shutter Stock

Kondisi tersebut memaksa para pelaku UMKM Indonesia untuk melakukan digitalisasi, termasuk pemasaran di ranah digital alias digital marketing, agar bisa mempertahankan usaha mereka.Sebelum pandemi, digital marketing sudah dilakukan sebagian pelaku UMKM. Tapi belum masif karena banyak pembeli masih datang langsung, pameran offline masih berjalan, omzet usaha juga masih terjaga. Jadinya pasar online mungkin hanya tambahan.

Namun, kini pelaku UMKM yang belum mengenal internet juga harus belajar memulai memasarkan produk mereka secara online.

Hal pertama yang bisa dilakukan dalam mengoptimasi digital marketing ialah dengan bergabung di platform digital. Langkah ini memungkinkan pelaku UMKM meraih konsumen yang lebih luas.Sebab mau tidak mau memang harus mengikuti tren konsumen yang lebih memilih aktivitas online di masa pandemi, seperti membeli makanan tanpa harus datang sendiri ke restoran.Konten juga tidak kalah penting dalam digital marketing. Agar orang tertarik, pastikan membuat konten yang simpel, faktual, tepat sasaran, dan mudah dicerna. Misalnya foto yang digunakan harus sesuai dengan promo yang ditawarkan.Dalam pembuatan konten ini, khususnya video, perhatikan tiga detik pertama yang dapat menentukan kesuksesan iklan di ranah online. Informasi penting terkait produk harus disampaikan di awal. Tiga detik ini akan sangat menentukan keputusan pelanggan.

Pelaku UMKM juga bisa menceritakan kegiatan sehari-hari di tempat usaha, untuk semakin memperkenalkan bisnis kepada masyarakat.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengungkapkan, sejauh ini sudah ada 13,5 juta UMKM yang memanfaatkan layanan digital.Teten menegaskan jumlah UMKM yang go digital harus terus didorong. Apalagi nilai perdagangan di e-commerce sangat besar.“Pemerintah sedang menargetkan di 2024 itu 30 juta pelaku UMKM (go digital), artinya kita mau dorong usaha-usaha mikro kita supaya terhubung ke ekosistem digital,” katanya.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *