Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Pemain senior Brasil Dani Alves (kiri) berduel dengan gelandang Pantai Gading Cheick Timite (kanan) dalam laga lanjutan fase grup sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Internasional Yokohama, Minggu (25/7/2021) sore WIB.(AFP/YOSHIKAZU TSUNO)

Penulis: Sem Bagaskara | Editor: Sem Bagaskara

KOMPAS.com – Dani Alves menyebut timnya menderita dan mengeluhkan soal kondisi rumput Stadion Kashima Soccer usai mengantar timnya Brasil menembus final Olimpiade Tokyo 2020. Brasil menyegel tempat ke final sepak bola pria Olimpiade Tokyo 2020 usai menekuk Meksiko 4-1 via adu penalti pada laga semifinal di Stadion Kashima Soccer, Selasa (3/8/2021). Partai Meksiko vs Brasil mesti diselesaikan via adu penalti setelah kedua tim terus berbagi skor sama kuat 0-0 selama waktu normal plus dua kali babak tambahan waktu. “Kami sangat menderita menghadapi tipe lawan semacam ini. Tapi, inilah sepak bola,” kata Dani Alves kepada UOL. “Saya percaya kami telah menampilkan permainan bagus. Kami menderita ketika keadaan memaksa demikian. Namun, saya yakin kami layak lolos ke final,” kata Dani Alves yang kini bermain untuk Sao Paulo.

Sebagai pilar senior tim, Dani Alves, bak memberikan contoh dengan maju sebagai eksekutor pertama Brasil dalam babak adu penalti.

Eks personel Barcelona itu sukses menunaikan tugas dan berjasa dalam mendongkrak kepercayaan diri para kolega belianya. Penderitaan Brasil ternyata bukan cuma berasal dari ancaman pilar-pilar Meksiko.   Dani Alves menyebut lapangan Stadion Kashima Soccer tidak dalam kondisi terbaik. “Rumput hari ini sedikit tidak rata, tapi itu bukan alasan,” ujar Dani Alves yang pernah menyabet 6 titel LaLiga dan 3 trofi Liga Champions bareng Barcelona.

“Ketika tim ingin mengembangkan permainan, rumput yang tidak rata mencegahnya.” “Saya rasa bukanlah sebuah masalah. Kami menciptakan peluang dan punya kans memenangi laga (di waktu normal). Cuma, itu tidak terjadi,” tutur Dani Alves yang menjabat sebagai kapten.

Dalam tiga edisi Olimpiade terkini, Brasil selalu mampu mencapai partai final. Sebelum Tokyo 2020, Selecao juga menapak hingga laga puncak di Rio 2016 dan London 2012. Pada 2012 Brasil hanya meraih perak usai kalah 1-2 dari Meksiko di partai puncak. Baru pada 2016 Selecao berjaya dan menyabet medali emas usai menekuk Jerman via adu penalti.

Sumber: KOMPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *