Kabar Corona Dunia: Kasus di Selandia Baru Naik; Kuba Krisis Oksigen Medis

Ilustrasi COVID-19. Foto: Dado Ruvic/Reuters

Pandemi corona di seluruh dunia belum usai. Sejumlah negara masih berjuang untuk bisa mengurangi jumlah kasus di negaranya.

Dalam perjalanan ada negara yang mengalami peningkatan karena varian Delta yang lebih cepat menular seperti di Selandia Baru dan Tokyo, Jepang. Selain itu di Kuba juga tengah mengalami krisis oksigen medis.Berikut kumparan rangkum berita penanganan corona dari tiga negara tersebut:

Gara-gara Varian Delta, Kasus COVID-19 di Selandia Baru Melonjak

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memberikan sambuata dalam upacara peringatan nasional penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru. Foto: SANKA VIDANAGAMA / AFP

Selandia Baru dihantam lonjakan kasus COVID-19. Pada Rabu (18/8), Pemerintah setempat mengumumkan penambahan dua kasus corona baru, sehingga total infeksi pada lonjakan kasus ini menjadi tujuh kasus.Dikutip dari 9News, kasus positif di Selandia Baru ini merupakan kasus varian Delta yang berkaitan dengan wabah yang sedang merebak di negara bagian New South Wales (NSW), Australia.NSW adalah rumah dari Sydney, kota yang tengah mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang sangat buruk sejak bulan Juni lalu.

“Kasus kita berasal dari Australia. Melihat kasus kita berkaitan dengan wabah di NSW, ini memberikan lebih banyak petunjuk bagi kita,” kata Perdana Menteri Jacinda Ardern pada sebuah konferensi pers, Rabu (18/8).

Pabrik Utama Rusak, Kuba Alami Krisis Oksigen Medis di Tengah Lonjakan COVID-19

Calon Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. Foto: REUTERS/Alejandro Ernesto

Kuba tengah menghadapi krisis oksigen medis di tengah lonjakan virus corona akibat varian Delta. Pemerintah mengumumkan pada Minggu (14/8) bahwa pabrik oksigen utama pulau Karibia itu rusak dan berimbas pada sistem kesehatan provinsi.Kini Kuba berjuang untuk memenuhi pasokan oksigen dengan memanfaatkan pabrik militer. Pada Selasa (17/8) Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel dilaporkan mengunjungi unit militer yang memproduksi dan mengangkut oksigen langka bagi pasien COVID-19.Diaz-Canel memantau tiga pabrik militer, termasuk yang baru-baru ini disumbangkan Rusia.

Kasus COVID Masih Tinggi, Tokyo Perpanjang Masa Darurat hingga September 2021

Pejalan kaki yang mengenakan masker di tengah wabah virus corona, di Tokyo, Jepang. Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS

Jepang resmi memperpanjang keadaan daruratnya (state of emergency) di Tokyo dan sejumlah wilayah akibat kasus COVID-19 yang tak kunjung landai signifikan. Pembatasan sosial yang harusnya berakhir pada 31 Agustus diperpanjang hingga 12 September 2021.Keadaan darurat saat ini adalah yang ke-5 selama pandemi di Jepang. Adapun tujuh wilayah baru dinyatakan masuk ke dalam keadaan darurat untuk melawan lonjakan corona yang mengancam sistem medis.”Varian Delta yang mengamuk di seluruh dunia menyebabkan [lonjakan] kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara kita,” kata Perdana Menteri Yoshihide Suga, Selasa (17/8), dikutip dari Reuters.”Kasus-kasus serius meningkat dengan cepat dan membebani sistem medis, khususnya di wilayah ibu kota,” imbuh dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *