Oppo Pamer 4 Teknologi Kamera HP Baru, Ada AI Under Display Camera

Oppo Reno 6. Foto: Oppo

Aspek fotografi tampaknya tetap menjadi garapan serius bagi Oppo. Pada Kamis (19/8), vendor handphone (HP) tersebut mengumumkan empat teknologi kamera baru untuk HP mereka yang kemungkinan akan dipakai di masa depan.

Keempat teknologi kamera tersebut mencakup sensor RGBW (red, green, blue, and white) generasi terbaru, zoom optik berkelanjutan 85-200mm, teknologi OIS (optical image stabilization) lima sumbu, dan kamera bawah layar dengan kecerdasan buatan. Lantas, perkembangan apa saja yang dibawa oleh teknologi-teknologi baru ini buat HP Oppo?

Kamera bawah layar dengan kecerdasan buatan

Sejak 2018 lalu, Oppo telah memamerkan prototipe HP dengan kamera bawah layar. Meski demikian, hingga saat ini mereka belum membawa inovasi tersebut ke smartphone yang dijual di pasar.Kamera bawah layar sendiri merupakan inovasi yang dikembangkan agar layar HP enggak terganggu oleh notch atau punch hole tempat menaruh kamera selfie. Sayangnya, karena kamera terhalang layar, kualitas foto yang dihasilkan under display camera lebih rendah ketimbang kamera selfie konvensional. Masalah ini pun umum ditemukan di vendor HP lain yang sudah mengadopsi kamera bawah layar.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, Oppo mengembangkan serangkaian algoritma kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) supaya gambar yang dihasilkan kamera bawah layar mereka lebih optimal.

Purwarupa smartphone Oppo dengan kamera selfie di bawah layar. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan

AI yang dipakai di under display camera dari Oppo digunakan untuk mengurangi difraksi, anti-kondensasi, HDR (high dynamic range), dan AWB (auto white balance). Oppo menjelaskan bahwa model pengurangan difraksi berbasis kecerdasan buatan telah dilatih menggunakan puluhan ribu gambar untuk mengontrol masalah yang disebabkan oleh difraksi pada sumber cahaya. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menangkap gambar yang lebih jelas dan lebih alami.Tak hanya pada kamera, Oppo juga meningkatkan area layar tempat menyembunyikan under display camera. Oppo mengatakan bahwa layar mereka telah dibekali dengan geometri pixel. Kemampuan ini ditujukan agar kerapatan pixel di sekitar area kamera bawah layar tetap terjaga pada 400 ppi.

Layar tempat under display camera dari Oppo pun kini menggunakan kabel transparan dan desain baru agar pengalaman visual jadi lebih halus. Oppo mengeklaim bahwa kromatisitas dan kecerahan keseluruhan layar telah diatur lebih presisi, dengan penyimpangan sekitar 2 persen dan meningkatkan masa pakai layar hingga 50 persen.Hingga kini, tidak jelas kapan sistem kamera bawah layar dari Oppo akan dirilis dalam bentuk produk jadi. Perusahaan tampaknya tak mau tergesa-gesa merilis fitur futuristik ini, dan ingin memastikan terlebih dahulu bahwa sistem under display camera mereka tak memiliki kelemahan yang sama dengan HP kamera bawah layar lainnya.

Sensor baru RGBW, kurangi noise cahaya saat foto kurang cahaya

Foto dalam kondisi malam hari adalah salah satu tantangan terbesar bagi kamera HP. Foto yang diambil dalam kondisi kurang cahaya dapat menyebabkan kualitas warna dan gambar jadi menurun, serta menimbulkan distorsi noise cahaya.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, Oppo mengembangkan Sensor RGBW baru. Oppo mengeklaim bahwa sensor RGBW baru ini dapat menangkap cahaya 60 persen lebih banyak dibandingkan sensor sebelumnya dan mengurangi noise pada gambar hingga 35 persen. Pada gilirannya, kemampuan ini dapat menghasilkan gambar yang jauh lebih jelas dan lebih cerah dalam kondisi rendah cahaya.

Sensor RGBW terbaru dari Oppo. Foto: Oppo

Sensor RGBW terbaru dari Oppo juga dilengkapi dengan Deep Trench Isolation (DTI). Teknologi ini berfungsi untuk menjaga cahaya yang masuk tetap berada di fotodioda, sehingga foto menjadi lebih jelas setelah diproses.Tak hanya itu, sensor RGBW baru dari Oppo dilengkapi dengan algoritma pixel 4-in-1. Algoritma ini akan membantu meningkatkan kinerja sensor warna, mencegah masalah ketidakakuratan warna dan pola moiré.

Oppo juga menyebut bahwa sensor RGBW generasi terbaru mereka mampu membuat portrait lebih ekspresif baik untuk foto maupun video dengan penyempurnaan pada kulit, tekstur, dan kontras. Belum jelas HP Oppo mana yang akan pertama kali menggunakan sensor terbaru ini, tapi perusahaan bilang bahwa sensor itu akan dirilis secara komersial pada produk mereka mulai kuartal keempat 2021.

OPPO 85-200mm Continuous Optical Zoom

Selain kamera bawah layar dan sensor, Oppo memperkenalkan modul kamera baru: Continuous Optical Zoom 85-200mm. Pada dasarnya, teknologi baru ini ditujukan untuk memperbaiki kualitas dan transisi zoom video.Perbesaran gambar saat merekam video di kamera HP punya sejumlah masalah mendasar. Pertama, transisi zoom perekaman video HP sering terasa mendadak. Masalah ini tak hanya mengganggu kenyamanan melihat hasil perekaman video, tetapi juga bikin masalah kedua: Cahaya yang ditampilkan setelah zoom jadi menyimpang.

Continuous Optical Zoom 85-200mm. Foto: Oppo

Untuk mengatasi masalah itu, Continuous Optical Zoom terbaru dari Oppo dilengkapi dengan tunnel magnetoresistance (TMR) sensor yang memungkinkan lensa di dalam modul kamera bergerak dengan lebih stabil dan presisi.

Oppo juga memakai lensa kaca + plastik di dalam modul kamera zoom terbaru mereka supaya penyimpangan cahaya dapat diminimalisir. Modul kamera ini juga dilengkapi dengan motor poros pemandu baru di mana sistem lensa dapat dipindahkan, sehingga dapat dengan mudah mendukung zoom optik berkelanjutan pada perbesaran yang lebih tinggi.Oppo menjelaskan, ketiga inovasi tersebut membuat memungkinkan HP mereka melakukan perbesaran gambar optik secara berkelanjutan pada rentang fokus 85mm hingga 200mm.

OPPO Five-axis OIS menjamin foto yang lebih jelas

Terakhir, Oppo juga mengembangkan Optical Image Stabilization mereka menjadi lima sumbu. Artinya, OIS di HP Oppo memiliki satu sumbu pergeseran lebih banyak ketimbang HP lainnya.Oppo menjelaskan, OIS baru mereka memungkinkan prosesor menerima data pergerakan dari giroskop, menganalisisnya, dan memecahnya ke masing-masing komponen melalui algoritma. Data kemudian diteruskan ke dua komponen yang dapat dipindahkan: lensa dan sensor, yang masing-masing digerakkan oleh ball-bearing motors dan shape memory alloys.

Five-axis OIS. Foto: Oppo

Teknologi ini memungkinkan sudut stabilisasi maksimum ±3 derajat, tiga kali lebih besar dari teknologi OIS tradisional pada perangkat smartphone. Ketika memotret dalam kondisi malam hari atau sambil bergerak, teknologi algoritma Oppo dapat membantu OIS meningkatkan stabilitas, kejernihan, dan performa warna. Perusahaan mengeklaim bahwa sistem OIS baru mereka meningkatkan kinerja kompensasi getaran hingga 65 persen.

Oppo tak menjelaskan HP apa yang akan dibekali dengan OIS baru ini. Namun, mereka mengatakan bahwa Five-axis OIS akan dirilis secara komersial pada produk Oppo mulai Q1 2022.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *