4 Fakta Witan Sulaeman ke Lechia Gdansk: Sempat Diklaim Cuma buat Pansos Tim

Witan Sulaeman pemain FK Radnik Surdulica. Foto: Instagram/@witansulaiman

Teka-teki ke mana Witan Sulaeman bakal melanjutkan kariernya terjawab sudah. Wonderkid 19 tahun itu telah diperkenalkan sebagai penggawa anyar tim Polandia, Lechia Gdansk, pada Rabu (1/9).

Witan sebelumnya bermain di Liga Serbia bersama FK Radnik Surdulica. Ia direkrut pada Februari 2020 dan telah memainkan lima pertandingan. Menurut statistik Transfermarkt, Witan mentas dua kali di Liga Serbia 2019/20. Catatan ini meningkat di musim selanjutnya tatkala Witan turun dalam 3 laga Radnik Surdulica di Liga Serbia 2020/21.Namun, sejak awal Juli 2021, Witan sudah berstatus tanpa klub. Tak ayal, ragam spekulasi perpindahannya mencuat termasuk rumor ke Liga Polandia bersama Lechia Gdansk.Berangkat dari hal tersebut, berikut kumparanBOLA sajikan 4 fakta menarik dari bergabungnya Witan Sulaeman ke Lechia Gdansk. Silakan disimak.

Witan Sulaeman Dikontrak 2 Musim oleh Lechia Gdansk

Witan Sulaeman tampaknya memiliki waktu yang cukup untuk bisa beradaptasi dan berkembang di Lechia Gdansk. Sebab, pihak tim memberinya kesepakatan kontrak berdurasi 2 musim.

Witan bisa saja beradaptasi dalam enam bulan hingga satu tahun pertama. Sehingga, di tahun kedua, ia diharapkan bisa nyetel dengan rekan-rekan di Lechia Gdansk.

Witan Sulaeman Pakai Nomor 80 di Lechia Gdansk

Witan Sulaeman bergabung dengan Lechia Gdansk. Foto: Dok. Lechia Gdansk

Dalam foto yang diunggah di akun Instagram Lechia Gdansk, terlihat Witan memamerkan jersi bernomor punggung 80 di Polsat Plus Arena Gdansk. Hal ini juga ditegaskan dalam keterangan resmi klub.”Di Lechia, [Witan] Sulaeman akan bermain dengan nomor punggung 90 di jersinya. Kontraknya akan berlaku untuk dua musim ke depan,” tulis keterangan resmi klub.

Pemain Indonesia Kedua di Lechia Gdansk

Pemain Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri saat pertandingan melawan Olimpia Grudziadz. Foto: Lechia Gdansk

Lechia Gdansk memang identik dengan Indonesia. Sebelumnya, mereka sudah lebih dulu merekrut Egy Maulana Vikri. Egy sendiri menjadi pemain Indonesia pertama yang mentas di level teratas Liga Polandia alias Ekstraklasa.

Ini berarti, Witan Sulaeman akan menjadi pemain Indonesia kedua di Ekstraklasa, dan otomatis pemain Indonesia kedua juga di Lechia Gdansk.

Kabar bergabungnya Witan ke Lechia Gdansk memang sudah berembus dalam beberapa hari terakhir. Pihak tim juga sempat dituding mendatangkan Witan hanya karena ingin mendongkrak popularitas klub.Kabar ini diwartakan oleh media Polandia, Interia Sport. Hal ini tak heran mengingat popularitas Lechia Gdansk jauh meningkat saat diperkuat Egy Maulana Vikri.”Lechia sudah mempraktikkan trik serupa saat ‘Messi Indonesia’, Egy Maulana Vikri, ada di skuad selama 3 tahun dan lebih sering main di tim cadangan pada liga level ke-4. Setelah kepergiannya, Lechia kehilangan ribuan penggemar Instagram. Kini, mereka berpeluang mendapatkannya kembali,” tulis laporan Interia Sport.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *