Telegram Ejek Fitur Baru WhatsApp yang Ketinggalan Zaman

Ilustrasi Telegram. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Telegram kembali ‘menyerang’ WhatsApp, membuat persaingan kedua aplikasi pesan instan ini memanas lagi. Aplikasi yang didirikan oleh Nikolai and Pavel Durov itu mengolok secara langsung aplikasi milik Facebook di akun resmi Twitter mereka.

WhatsApp belum lama ini mengumumkan fitur baru migrasi chat dari iPhone ke handphone (HP) Android. Momen ini langsung dimanfaatkan Telegram untuk mengejek dengan menggunakan meme karakter Robin Williams yang tampak acak-acakan dari film Jumanji (1995) yang bertuliskan “What year is it?” atau “Tahun berapa sekarang?”Troll epik ini seakan mengingatkan pengguna bahwa platform-nya telah lebih dulu menerapkan fitur penyimpanan otomatis semua obrolan di cloud mereka. Dengan begitu pengguna tidak perlu repot memindahkan chat ketika beralih HP dari iOS ke Android.Ditambah, migrasi chat WhatsApp baru dimungkinkan dari iPhone ke Android saja, dan itu pun baru tersedia di perangkat Samsung Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Z Flip 3. Sementara fitur perpindahan obrolan dari HP Android dan iPhone belum diluncurkan.

Meski Telegram lebih unggul dalam hal fungsionalitas, WhatsApp masih berada di posisi atas dalam hal jumlah pengguna paling banyak di dunia. Menurut laporan Gizchina, aplikasi yang didirikan oleh Brian Acton and Jan Koum ini punya lebih dari 2 miliar lebih pengguna aktif bulanan.

Telegram tembus 1 miliar download

Telegram, aplikasi yang diluncurkan pada 2013, sejak awal telah menjadi saingan terbesar WhatsApp. Terlebih, baru-baru ini Telegram bergabung dengan klub aplikasi elit setelah menembus angka 1 miliar unduhan, dengan India muncul sebagai pasar internet terbesar untuk Telegram, mewakili 22 persen dari unduhan, diikuti Rusia dan Indonesia.Dengan rekor baru ini, Telegram menjadi aplikasi ke-15 yang mendapatkan lebih dari 1 miliar unduhan — yang tidak sama dengan jumlah pengguna. Deretan aplikasi lain yang telah masuk daftar duluan adalah WhatsApp, Messenger, Facebook, Instagram, Snapchat, Spotify, dan Netflix.

Tapi, persaingan sebenarnya Telegram dan WhatsApp bukan pada jumlah pengguna maupun unduhan, melainkan pada fungsionalitas, keamanan, privasi, serta frekuensi pembaruan Telegram yang jauh melebihi WhatsApp.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *