Fakta-Fakta Ledakan Keras di Pasuruan Diduga dari Bom Ikan

Ilustrasi ledakan ranjau darat. Foto: Alex McBride / AFP

Masyarakat di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, dikagetkan dengan suara ledakan besar yang terjadi pada Sabtu (11/9), pukul 08.00 WIB.

Diberitakan Jatim Now –partner 1001 media kumparan–, saat terjadi ledakan, tiba-tiba lingkungan sekitar diselimuti debu pekat. Warga bahkan mengira peristiwa tersebut adalah musibah besar.Ledakan ini mengakibatkan dua rumah hancur, yang diketahui milik warga bernama Ghofar dan Imron. Dugaan sementara ledakan keras ini berasal dari bom ikan atau bondet yang meledak.

Dua Orang Meninggal

Ledakan ini menyebabkan dua orang tewas. Satu orang tewas di lokasi kejadian, dan satu lagi meninggal di puskesmas terdekat.”Ada dua orang meninggal dalam peristiwa ini,” jelas Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Hery Dian Wahono.Dari identifikasi sementara, korban meninggal adalah Mat Sodiq (60) dan Abdul Hofar (40). Keduanya diketahui ayah dan anak.”Untuk korban Mat Sodiq meninggal di lokasi dan jasadnya sudah kita evakuasi,” jelas dia.

Selain korban meninggal, terdapat juga lima orang yang mengalami luka-luka. Ledakan juga membuat belasan rumah, yang terletak di sekitar rumah yang meledak, ikut rusak.

Sempat Dikira Tsunami

Ketua RT setempat, Murtadho, menceritakan detik-detik saat ledakan keras terjadi. Banyak warga yang mengira akan terjadi bencana besar.”Semua warga bingung saat itu, teriakan warga juga bersautan. Kayak terjadi tsunami,” cerita Murtadho.Bahkan, sejumlah warga langsung mengumandangkan azan dari rumah mereka usai mendengar ledakan keras tersebut. Mereka takut musibah besar terjadi.”Warga saat itu keluar rumah semua. Banyak yang mengumandangkan azan,” tuturnya.Setelah debu berangsur menghilang, pandangan warga tertuju pada dua rumah yang hancur. Mereka beramai-ramai melakukan pertolongan terhadap orang-orang yang berada di dua rumah tersebut.

Diduga dari Bom Ikan

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan timnya masih bekerja untuk menyelidiki penyebab meledaknya dua rumah tersebut.”Saat ini masih dilakukan olah TKP dari Tim Labfor (Laboratorium Forensik) dan Jibom (Penjinak Bom) Gegana. Masih dilakukan penyelidikan,” ucap Gatot.Sementara Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Hery Dian Wahono, sejauh ini diduga ledakan berasal dari bom ikan atau bondet.”Dugaan sementara ledakan dari sejenis bondet atau bom ikan yang biasa digunakan nelayan untuk mencari ikan,” jelas Hery.Berdasarkan keterangan warga setempat, diduga dua rumah yang hancur akibat ledakan itu jadi tempat perakitan bondet.”Dari keterangan warga, di sini memang diduga tempat pembuatan bom ikan,” jelas Hery.

Terkait apakah status korban adalah produsen dalam jual beli bom ikan atau korban merakit hanya untuk keperluan pribadi, Hery belum bisa memastikan. Namun, kesaksian warga menyebut pekerjaan seluruh penghuni rumah hancur akibat ledakan itu adalah nelayan.

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *