Pemerintah Lakukan Simulasi Jelang Pembukaan Pintu Internasional Bali dan Kepri

Konten ini diproduksi oleh kumparan

Pemerintah Lakukan Simulasi Jelang Pembukaan Pintu Internasional Bali dan Kepri
Warga Negara Asing (WNA) melakukan validasi dokumen penerbangan di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (23/7/2021). Foto: Fauzan/Antara Foto

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan pemerintah akan melakukan simulasi terkait skrining bagi pelaku perjalanan internasional. Hal ini dilakukan seiring dengan rencana pembukaan akses penerbangan internasional di Bali dan Kepulauan Riau pada pekan ini.

“Terkait pembukaan sektor wisata di beberapa titik, pemerintah akan melakukan simulasi dalam beberapa hari ini sebelum resmi dibuka pada 14 Oktober mendatang,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (12/10). Sebelumnya, pemerintah juga telah mengurangi durasi karantina dari 8 menjadi 5 hari bagi para pendatang dari luar negeri tersebut. Walau dipersingkat, ada sejumlah hal yang menjadi syarat tambahan yang harus dipenuhi untuk memasuki Indonesia.

Syarat tambahan ini diberikan untuk mendukung pengurangan durasi karantina untuk memastikan aman dari virus COVID-19. “Adanya penerapan durasi karantina jadi 5 hari didasarkan dari persyaratan administrasi ketat yaitu bukti dosis vaksin penuh, kepemilikan asuransi kesehatan, dan bukti pemesanan akomodasi karantina yang menjamin orang yang masuk adalah orang yang benar-benar sehat,” tambahnya.

Proses skrining seluruh persyaratan ini akan dicek oleh petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan juga Satgas COVID-19 daerah setempat.

sumber https://kumparan.com/kumparannews/pemerintah-lakukan-simulasi-jelang-pembukaan-pintu-internasional-bali-dan-kepri-1whvJov6ntv/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *