RI Dorong 6 Agenda di G20 Tahun Depan, Termasuk soal Uang Kripto

Konten ini diproduksi oleh kumparan

RI Dorong 6 Agenda di G20 Tahun Depan, Termasuk soal Uang Kripto
Ilustrasi mata uang kripto. Foto: REUTERS/Ann Wang

Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan G20 pada 2022 mendatang. Di acara tersebut, Indonesia akan mendorong pembahasan 6 agenda terkait isu finansial (Finance Track), termasuk di dalamnya soal uang kripto yang akan diterbitakn bank sentral (Central Bank Digital Currency/CBDC).

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo, menjelaskan secara keseluruhan ada 10 hingga 15 agenda yang akan didorong Indonesia untuk menjadi pembahasan bersama di G20. Dari jumlah itu, 6 di antaranya menjadi agenda prioritas.“Enam ini akan jadi agenda pembahasan utama, yang sebenarnya sudah dibahas sejak G20 di Arab Saudi pada 2020 lalu dan di Italia pada tahun ini. Kita akan masukkan lagi di pembahasan tahun depan ketika Indonesia memegang presidensi G20,” kata Dody Budi Waluyo dalam acara Focused Group Discussion soal G20 di Badung, Bali, Sabtu (30/10).

Keenam agenda tersebut yakni pertama, soal exit strategy dari dampak pandemi untuk mendukung pemulihan; Kedua, Mengatasi dampak pandemi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik; Ketiga, sistem pembayaran digital; Keempat, finansial yang berkelanjutan; Kelima, inklusi keuangan digital untuk UMKM; Keenam, perpajakan internasional.

Terkait digitalisasi sistem keuangan, di dalamnya termasuk isu soal uang kripto atau digital currency. “Isu soal Central Bank Digital Currency (CBDC) juga akan kita bawa karena ini jadi concern banyak negara di G20,” ujar Dody.Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih, menambahkan kajian CBDC salah satunya soal pemanfaatan uang digital itu untuk mendongkrak inklusi keuangan. “Jadi kita perlu lihat peluang CBDC untuk meningkatkan financial inclussion dan financial innovation,” ujarnya di acara yang sama.Kegiatan tersebut juga dihadiri Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Suminto dan Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Hubungan Antar-lembaga, Muhsin Syihab.

sumber https://kumparan.com/kumparanbisnis/ri-dorong-6-agenda-di-g20-tahun-depan-termasuk-soal-uang-kripto-1wpGcAJ8Sjj/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *