Mahasiswa Unair Bikin Aplikasi Pengendalian Krisis Iklim

Perubahan iklim (climate change) semakin hari kian menunjukkan dampaknya. Salah satunya, suhu rata-rata bumi yang semakin naik, hingga meningkatkan kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem.Penyebab dari perubahan iklim yakni karena gas rumah kaca, peningkatan emisi, pemanasan global, kendaraan bermotor, hingga pengolahan sampah yang tidak kurang tepat.Berlatar belakang hal itu, tiga mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) merancang sebuah aplikasi untuk mengajak masyarakat lebih peduli pada lingkungan.Aplikasi bernama Cleriol ini merupakan karya Vina Himmatus Sholikhah, Rafaleony Berlian Putri Widodo, dan Danuarta Adi Nugraha.Vina selaku ketua tim mengatakan, aplikasi Cleriol merupakan aplikasi mobile berbasis Augmented Reality (AR) sebagai upaya pengendalian krisis iklim.

Selain itu, tujuan lain pembuatan aplikasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait krisis iklim, sehingga masyarakat dapat berperilaku lebih pro pada lingkungan.“Ide tersebut bermula ketika kami mengamati bahwa akhir-akhir ini sedang terjadi krisis iklim. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh purpose pada tahun 2021, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merasa khawatir dengan kondisi tersebut namun mereka memiliki tingkat pengetahuan yang rendah,” kata Vina, Kamis (25/11).Dengan adanya aplikasi tersebut, Vina dan tim berharap dapat memberikan kontribusi untuk mencapai salah satu tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada poin ke 13 yakni penanganan perubahan iklim.“Mengutip lirik lagu dari Kunto Aji, dimana dia mengatakan bahwa dunia ini lebih luas dari ruang kelas, maka sebisa mungkin kita sebagai mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan di luar bangku perkuliahan. Dan semoga apa yang kami buat ini bisa bermanfaat,” pungkasnya.Berkat ide tersebut, Vina dan tim berhasil meraih juara ketiga dalam lomba karya tulis ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi, Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sumber: KUMPARAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *