Dua Orang Dokter di Israel Positif Corona Varian Omicron Walau Sudah Di-Booster

kumparanNEWS

Dua Orang Dokter di Israel Positif Corona Varian Omicron Walau Sudah Di-Booster
Jamaah Yahudi ultra-Ortodoks berdoa dalam beberapa bagian yang memungkinkan maksimal dua puluh jemaah sejalan dengan tindakan pemerintah untuk membantu menghentikan penyebaran virus corona. Foto: AP / Oded Balilty

Dua orang dokter di Israel dilaporkan terinfeksi virus corona varian Omicron. Salah satu di antaranya baru saja tiba menghadiri sebuah konferensi di Inggris.

Menurut laporan Times of Israel, kedua dokter tersebut bekerja di rumah sakit yang sama dan sempat kontak erat. Diduga dokter yang punya riwayat bepergian ke Inggris tersebutlah yang menularkan pada satu dokter lainnya. Sheba Medical Center menyebutkan bahwa keduanya bahkan telah mendapatkan tiga dosis vaksin Pfizer dan mengalami gejala yang ringan. Dengan penambahan dua kasus ini, maka total kasus varian Omicron yang ditemukan Israel kini menjadi 4 kasus. Dua kasus sebelumnya berasal dari seseorang yang datang dari Afrika Selatan dan seorang turis dari Malawi.

Menanggapi kasus tersebut, Menteri Kesehatan Nitzan Horowitz mengatakan bahwa data awal menunjukkan mereka yang memiliki tiga dosis vaksin Pfizer COVID terlindungi dengan baik terhadap varian Omicron.

“Situasi terkendali, tidak perlu panik,” kata Horowitz. “Kami mengharapkan varian baru, dan kami siap … dalam beberapa hari ke depan kami akan memiliki informasi yang lebih tepat tentang efektivitas vaksin, tetapi indikasi awal menunjukkan bahwa mereka yang memiliki booster kemungkinan besar terlindungi dari varian ini,” lanjutnya. Israel mencatat penambahan kasus sebanyak 684 pada Selasa (30/11) lalu. Sementara total kasus aktif menjadi 5.664 kasus. Menurut ourworldindata.org, cakupan vaksinasi dosis lengkap di Israel kini mencapai 62% dari total populasi.

sumber https://kumparan.com/kumparannews/dua-orang-dokter-di-israel-positif-corona-varian-omicron-walau-sudah-di-booster-1x1aTBZPpFC/full

Leave a Reply

Your email address will not be published.