<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Tue, 13 Oct 2026 16:27:14 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">IHSG Dibuka Melemah ke 5.914, Konflik Timur Tengah dan Inflasi Global Jadi Beban</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 16:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IHSG Dibuka Melemah ke 5.914, Konflik Timur Tengah dan Inflasi Global Jadi Beban]]></title>
            <description><![CDATA[IHSG dibuka melemah ke 5.914,98 akibat risiko geopolitik Timur Tengah dan kekhawatiran inflasi global. Simak analisis support dan sentimen..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Indeks Harga Saham Gabungan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>) kembali menghadapi tekanan pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi global, serta penantian investor terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat menjadi sejumlah faktor yang membayangi pergerakan pasar saham Indonesia.</p><p>[adsense]Pada awal perdagangan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> terkoreksi 21,17 poin atau 0,36% ke level 5.914,98. Pelemahan juga terjadi pada indeks saham unggulan LQ45 yang turun 1,80 poin atau 0,30% ke posisi 589,10.</p><p>Tekanan tersebut mencerminkan sikap hati-hati investor dalam menghadapi meningkatnya risiko eksternal. Selain perkembangan konflik internasional, pasar juga menunggu rilis data ekonomi dan laporan keuangan emiten kuartal III-2026 yang berpotensi memengaruhi keputusan investasi.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> Berpotensi Menguji Support 5.839</h3>Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, memperkirakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> masih berpeluang menguji sejumlah level teknikal penting di tengah tekanan pasar.</p><p>Menurut analisisnya, level 5.839 menjadi area support yang perlu diperhatikan. Apabila tekanan jual berlanjut, indeks berpotensi bergerak lebih rendah menuju rentang 5.805 - 5.774 yang merupakan area gap.</p><p>[adsense]Sebaliknya, jika <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> mampu berbalik menguat, indeks berpeluang menguji rentang 5.973&ndash;5.995. Penguatan lebih lanjut dapat membawa <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> menuju level 6.098, yang disebut sebagai area exponential moving average (EMA) 10.</p><p>Proyeksi tersebut menjadi salah satu acuan bagi investor untuk membaca arah pergerakan indeks. Meski demikian, level teknikal bukan jaminan arah pasar karena pergerakan saham tetap dipengaruhi perkembangan sentimen, aktivitas transaksi, dan respons investor.</p><p>[adsense]<h3>Konflik Rusia-Ukraina dan Timur Tengah Tambah Ketidakpastian</h3>Dari pasar global, eskalasi konflik geopolitik menjadi perhatian utama pelaku pasar. Ketegangan antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat setelah serangan Rusia dilaporkan menyasar infrastruktur energi Ukraina, termasuk fasilitas produksi gas.</p><p>Perkembangan tersebut dinilai menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan gencatan senjata energi yang sebelumnya diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga menegaskan bahwa negaranya akan melanjutkan serangan terhadap target Rusia.</p><p>[adsense]Risiko geopolitik turut meningkat di Timur Tengah. Arab Saudi melaporkan adanya serangan drone dan rudal jelajah lanjutan setelah serangan mematikan di Bandara Riyadh pada akhir pekan.</p><p>Koalisi pimpinan Arab Saudi juga melaporkan serangan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi di Yaman, yang didukung Iran.</p><p>[adsense]Di sisi lain, laporan mengenai serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz memperbesar kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran internasional.</p><p>Situasi tersebut penting bagi pasar keuangan karena gangguan pada jalur distribusi energi berpotensi memengaruhi pasokan minyak, mendorong volatilitas harga komoditas, dan meningkatkan tekanan inflasi di berbagai negara.</p><p>[adsense]Bagi investor saham, kombinasi risiko geopolitik dan ketidakpastian harga energi dapat mendorong perubahan strategi investasi, terutama ketika prospek pertumbuhan ekonomi global masih menghadapi sejumlah tantangan.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/inflasi-as/" target="_self">Inflasi AS</a> Jadi Penentu Arah Suku Bunga <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a></h3>Selain konflik internasional, perhatian investor tertuju pada perkembangan inflasi Amerika Serikat. Data inflasi AS periode September 2026 dinantikan karena dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>.</p><p>[adsense]Jika inflasi kembali meningkat, ruang bagi bank sentral AS untuk melonggarkan kebijakan suku bunga dapat menjadi lebih terbatas. Kondisi ini berpotensi memengaruhi biaya pendanaan, valuasi saham, serta arus modal global.</p><p>Investor juga mencermati pernyataan sejumlah pejabat <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>, termasuk Christopher Waller, Tom Barkin, dan Susan Collins, untuk memperoleh gambaran mengenai prospek kebijakan moneter berikutnya.</p><p>[adsense]Di pasar saham AS, laporan keuangan bank-bank besar menjadi perhatian untuk menilai kondisi sektor keuangan dan prospek ekonomi. Sementara itu, tekanan pada saham semikonduktor turut membebani indeks teknologi.</p><p>Perkembangan tersebut menjadi relevan bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> karena perubahan ekspektasi suku bunga AS dapat memengaruhi selera risiko investor internasional terhadap aset di negara berkembang, termasuk Indonesia.</p><p>[adsense]<h3>Wall Street Bergerak Variatif, Bursa Eropa Menguat</h3>Pergerakan bursa global pada penutupan Senin (12/10/2026) menunjukkan respons investor yang belum seragam terhadap berbagai risiko ekonomi dan geopolitik.</p><p>Di Amerika Serikat, indeks S&amp;P 500 melemah 0,06% ke level 7.807,24. Nasdaq Composite turun lebih dalam sebesar 0,44% ke posisi 27.245,90, sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat 0,38% ke level 51.850,55.</p><p>[adsense]Berbeda dengan Wall Street, mayoritas indeks utama Eropa mencatatkan penguatan. Euro Stoxx 50 naik 0,45%, FTSE 100 Inggris menguat 0,99%, DAX Jerman bertambah 0,76%, dan CAC 40 Prancis naik 0,38%.</p><p>Perbedaan arah tersebut menunjukkan bahwa respons pasar terhadap risiko global tidak berlangsung seragam. Performa masing-masing bursa turut dipengaruhi komposisi saham, kondisi ekonomi domestik, dan ekspektasi investor terhadap kinerja perusahaan.</p><p>[adsense]<h3>Bursa Asia Mayoritas Melemah, Kospi Terkoreksi Tajam</h3>Tekanan juga terlihat pada perdagangan sejumlah bursa saham Asia pada Selasa pagi. Indeks Nikkei Jepang turun 0,10% ke level 67.180,00, sedangkan Shanghai Composite melemah 0,96% ke posisi 3.760,96.</p><p>Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,84% ke level 24.066,50. Sementara itu, Kospi Korea Selatan mencatatkan penurunan paling tajam di antara indeks yang disebutkan, yakni 6,30% ke posisi 5.982,17.</p><p>[adsense]Di tengah pelemahan tersebut, Straits Times Singapura justru menguat 0,42% ke level 5.438,90.</p><p>Pergerakan bursa regional menjadi salah satu indikator yang dicermati investor domestik untuk menilai sentimen pasar pada awal perdagangan. Namun, perubahan indeks di negara lain tidak serta-merta menentukan arah <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> karena pasar Indonesia juga dipengaruhi faktor domestik.</p><p>[adsense]<h3>Daya Beli Kelas Menengah Jadi Perhatian Pemerintah</h3>Dari dalam negeri, Liza menyoroti pentingnya kebijakan fiskal yang lebih terarah untuk menjaga daya beli masyarakat kelas menengah di tengah kenaikan biaya hidup.</p><p>Anggaran perlindungan sosial dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 disebut meningkat menjadi Rp 549,9 triliun, dari proyeksi realisasi anggaran atau outlook 2026 sebesar Rp 500 triliun.</p><p>[adsense]Meski anggaran bertambah, efektivitas kebijakan tetap bergantung pada ketepatan penyaluran bantuan dan kemampuan program pemerintah menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan.</p><p>Sejumlah opsi kebijakan yang disoroti meliputi perluasan insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP), bantuan iuran jaminan sosial, subsidi transportasi publik, serta penciptaan lapangan kerja produktif dan peningkatan upah riil.</p><p>[adsense]Upaya menjaga konsumsi rumah tangga menjadi penting karena daya beli masyarakat turut menopang aktivitas ekonomi domestik. Bagi pasar saham, kondisi konsumsi dan pertumbuhan ekonomi dapat memengaruhi prospek pendapatan perusahaan, khususnya di sektor yang bergantung pada belanja masyarakat.</p><p><h3>Aturan Utang Pajak Baru, UMKM Tetap Wajib Melunasi Pokok</h3>Pemerintah juga menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2026 yang mulai berlaku pada 2 Oktober 2026. Aturan tersebut memprioritaskan pembayaran pokok utang pajak sebelum sanksi administratif.</p><p>[adsense]Kebijakan ini diharapkan membantu mempercepat pelunasan tunggakan, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta menjaga arus kas pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p><p>Namun, aturan tersebut tidak dapat diartikan sebagai pemutihan pajak. Pokok utang pajak tetap harus dibayarkan, sementara pengurangan atau penghapusan sanksi administratif mengikuti ketentuan yang berlaku.</p><p>[adsense]Bagi pelaku usaha, kepastian mengenai kewajiban perpajakan menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan arus kas. Sementara bagi perekonomian, implementasi kebijakan perlu diperhatikan agar peningkatan kepatuhan berjalan seiring dengan keberlangsungan kegiatan usaha.</p><p><h3>Investor Hadapi Sejumlah Penentu Arah <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a></h3>Pergerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> selanjutnya akan dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Perkembangan konflik geopolitik, harga energi, data inflasi AS, sinyal kebijakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>, serta laporan keuangan emiten kuartal III-2026 menjadi sejumlah katalis yang perlu dicermati.</p><p>[adsense]Di dalam negeri, efektivitas kebijakan fiskal dalam menjaga daya beli juga dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi dan kinerja perusahaan.</p><p>Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, investor perlu mempertimbangkan profil risiko, fundamental emiten, dan tujuan investasinya sebelum mengambil keputusan. Pergerakan indeks dalam jangka pendek dapat berubah cepat mengikuti perkembangan informasi dan sentimen pasar.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/09/ihsg-5-3.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57075/ihsg-dibuka-melemah-ke-5914-konflik-timur-tengah-dan-inflasi-global-jadi-beban/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nilai Ekspor Tenun Ikat Capai 34 Ribu Dolar AS, Menperin: Diversifikasi Produk Kain Ulos Bisa Tembus Ekspor</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 16:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nilai Ekspor Tenun Ikat Capai 34 Ribu Dolar AS, Menperin: Diversifikasi Produk Kain Ulos Bisa Tembus Ekspor]]></title>
            <description><![CDATA[Peluang pengembangan ulos tercermin dari kinerja ekspor tenun ikat Indonesia. Pada semester I 2026, nilai ekspor tenun ikat mencapai 34 ribu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Peluang pengembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> tercermin dari kinerja <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/tenun-ikat/" target="_self">tenun ikat</a> Indonesia. Pada semester I 2026, nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/tenun-ikat/" target="_self">tenun ikat</a> mencapai 34 ribu dolar AS, meningkat 150 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 13,6 ribu dolar AS.</p><p>[adsense]Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyebut diversifikasi produk kain <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> menjadi busana siap pakai, aksesori fesyen, dekorasi interior, hingga cinderamata, membuka peluang bagi industri kecil menengah (IKM) tenun <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> untuk menembus pasar <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a>.</p><p></p><p>[adsense]Sarmuji menyampaikan, pengembangan produk berbasis kain tradisional Batak tersebut dapat memperluas pemanfaatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi para perajin.</p><p>"Kita tidak cukup hanya menjaga agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> tetap ada, tetapi juga harus memastikan agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> tetap hidup, digunakan, berkembang, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menjaganya," ujar Sarmuji di Jakarta, Selasa(13/10/2026).</p><p>[adsense]Dari sisi produksi, kata Sarmuji, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 mencatat terdapat 43 sentra tenun <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> di Sumatera Utara, antara lain di Tapanuli Utara, Toba, Samosir, dan Simalungun.</p><p>Menurut Sarmuji, keberadaan sentra produksi tersebut menjadi modal bagi pengembangan IKM tenun <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a>, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional, baik untuk produk fesyen maupun produk turunan lainnya.</p><p>[adsense]Di sisi lain, ia menegaskan pelestarian <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga keberlanjutan tradisi menenun yang selama ini banyak dijalankan perempuan. Aktivitas tersebut tidak hanya mempertahankan warisan budaya, tetapi juga mendukung perekonomian keluarga dan daerah.</p><p>"Ulos bukan sekadar kain atau produk budaya, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas, tradisi, dan penghidupan masyarakat Batak, karena di setiap lembar <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> tersimpan ketekunan, keterampilan, serta nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun," kata dia.</p><p>[adsense]Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Reni Yanita mengatakan, industri tenun tradisional masih menghadapi tantangan, antara lain keberlanjutan keterampilan menenun, regenerasi perajin, inovasi desain, dan peningkatan kualitas produk.</p><p>"Kementerian Perindustrian berkomitmen penuh untuk terus memperkuat ekosistem industri <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> melalui sejumlah program pengembangan dan pembinaan, seperti penguatan SDM dan kewirausahaan melalui pelatihan, webinar, talkshow, serta penumbuhan wirausaha baru IKM," kata Reni.</p><p>[adsense]Ia menambahkan, pemerintah juga mendukung perlindungan kekhasan produk daerah melalui sertifikasi Indikasi Geografis.</p><p>"Produk <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> yang telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis adalah Tenun Ulos Ragidup Silindung dari Tapanuli Utara. Ini merupakan aset bagi masyarakat Tapanuli Utara dan khususnya perajin <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a>," ujarnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/3def184ad8f4755ff269862ea77393dd_ulos1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57074/nilai-ekspor-tenun-ikat-capai-34-ribu-dolar-as-menperin-diversifikasi-produk-kain-ulos-bisa-tembus-ekspor/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">8 Film Bertema Batak yang Mengangkat Adat dan Konflik Keluarga, Ngeri-Ngeri Sedap hingga Toba Dreams</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 16:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[8 Film Bertema Batak yang Mengangkat Adat dan Konflik Keluarga, Ngeri-Ngeri Sedap hingga Toba Dreams]]></title>
            <description><![CDATA[Dari NgeriNgeri Sedap hingga Toba Dreams, ada sejumlah film Indonesia yang mengangkat adat Batak, konflik keluarga, kisah cinta,]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> Indonesia tidak hanya menghadirkan kisah per<a href="https://www.topikseru.com/tag/cinta/" target="_self">cinta</a>an dan drama kehidupan perkotaan. Sejumlah film juga mengangkat budaya daerah, termasuk tradisi masyarakat Batak dari Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Melalui cerita <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a>, perjodohan, hubungan orang tua dan anak, hingga kehidupan perantauan, film bertema Batak memperlihatkan bagaimana adat dan nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> memengaruhi keputusan hidup seseorang.</p><p>Beberapa film bahkan berhasil menarik perhatian penonton karena menggabungkan unsur budaya lokal dengan persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.</p><p>[adsense]Bagi pen<a href="https://www.topikseru.com/tag/cinta/" target="_self">cinta</a> film Indonesia, berikut delapan film bertema Batak yang menarik untuk masuk daftar tontonan.</p><p><b>1. Ngeri-Ngeri Sedap (2022)</b></p><p>[adsense]Ngeri-Ngeri Sedap menjadi salah satu film Indonesia yang populer karena mengangkat dinamika <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> Batak dengan balutan komedi dan drama.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> karya Bene Dion Rajagukguk ini bercerita tentang pasangan orang tua yang tinggal di kawasan Danau Toba. Mereka menghadapi persoalan hubungan dengan anak-anaknya yang telah dewasa dan tinggal jauh dari kampung halaman.</p><p>[adsense]Untuk membuat anak-anaknya pulang, kedua orang tua tersebut menyusun sebuah rencana yang kemudian memunculkan berbagai konflik <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a>.</p><p>Selain menyuguhkan humor, film ini memperlihatkan kerinduan orang tua terhadap anak, perbedaan pandangan antargenerasi, serta harapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> yang terkadang sulit disampaikan secara langsung.</p><p>[adsense]Kehidupan masyarakat Batak dan suasana kawasan Danau Toba juga menjadi bagian penting dalam cerita.</p><p><b>2. Catatan Harian Menantu Sinting (2024)</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> Catatan Harian Menantu Sinting mengangkat kehidupan rumah tangga pasangan suami istri yang harus menghadapi berbagai persoalan setelah menikah.</p><p>Salah satu konflik utamanya berkaitan dengan hubungan menantu dan mertua. Harapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a>, kebiasaan, serta campur tangan dalam kehidupan rumah tangga menjadi sumber persoalan yang dibalut komedi.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> ini menyoroti situasi yang bisa dialami pasangan setelah menikah, terutama ketika mereka harus menyesuaikan keinginan pribadi dengan harapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> besar.</p><p>Dengan latar budaya Batak, ceritanya juga mengajak penonton melihat bagaimana nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> dapat memengaruhi kehidupan pasangan muda.</p><p>[adsense]<b>3. Pariban: Idola dari Tanah Jawa (2019)</b></p><p>Bagi yang menyukai komedi romantis, Pariban: Idola dari Tanah Jawa menawarkan cerita tentang perjodohan dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> Batak.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> ini mengikuti kisah Halomoan yang didorong <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a>nya untuk menjalin hubungan dengan paribannya. Dalam konteks kekerabatan Batak, pariban dapat merujuk pada sepupu silang yang dalam tradisi tertentu dianggap sebagai pasangan yang sesuai untuk dinikahi.</p><p>Namun, proses perjodohan tidak selalu berjalan mulus karena perasaan, pilihan pribadi, dan harapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> bisa saja berbeda.</p><p>[adsense]Melalui cerita ringan, film ini memperkenalkan salah satu konsep kekerabatan yang dikenal dalam masyarakat Batak sekaligus menghadirkan persoalan per<a href="https://www.topikseru.com/tag/cinta/" target="_self">cinta</a>an yang dekat dengan kehidupan anak muda.</p><p><b>4. Horas Amang: Tiga Bulan untuk Selamanya (2019)</b></p><p>[adsense]Horas Amang: Tiga Bulan untuk Selamanya merupakan film drama <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> yang menempatkan hubungan orang tua dan anak sebagai bagian penting dari cerita.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> ini mengangkat persoalan komunikasi dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a>, perbedaan pandangan, serta pentingnya memahami satu sama lain.</p><p>[adsense]Dalam kehidupan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a>, kesibukan dan perbedaan generasi terkadang membuat anggota <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> sulit mengungkapkan perasaan secara terbuka. Situasi tersebut menjadi salah satu tema yang membuat film <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> seperti ini terasa dekat dengan penonton.</p><p>Unsur budaya Batak turut memberikan konteks pada hubungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> dan nilai-nilai yang dipegang para tokohnya.</p><p>[adsense]<b>5. Toba Dreams (2015)</b></p><p>Toba Dreams merupakan film drama yang mengangkat kehidupan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> Batak dan perjalanan seorang anak yang memiliki pandangan berbeda dari ayahnya.</p><p>[adsense]Cerita berpusat pada konflik antara orang tua yang memiliki harapan besar terhadap anak dan anak yang ingin menentukan jalan hidupnya sendiri.</p><p>Perbedaan pilihan tersebut menggambarkan persoalan yang sering muncul dalam hubungan antargenerasi. Orang tua ingin anak mengikuti nilai dan pengalaman yang mereka yakini, sedangkan anak ingin memiliki ruang untuk mengambil keputusan sendiri.</p><p>[adsense]Selain konflik <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a>, film ini juga memperlihatkan kehidupan masyarakat Batak serta latar kawasan Sumatera Utara yang menjadi bagian dari identitas ceritanya.</p><p><b>6. Mursala (2013)</b></p><p>[adsense]Mursala merupakan film drama romantis yang mengangkat hubungan asmara dan persoalan adat dalam masyarakat Batak.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> ini memperlihatkan bagaimana hubungan kekerabatan dapat memengaruhi keputusan seseorang dalam memilih pasangan. Cinta yang melibatkan dua orang tidak selalu berdiri sendiri karena ada pertimbangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> dan aturan adat yang turut berperan.</p><p>[adsense]Konflik tersebut menjadi inti cerita sekaligus membuka ruang bagi penonton untuk mengenal tradisi dan nilai kekerabatan Batak.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> ini cocok bagi penonton yang tertarik pada kisah <a href="https://www.topikseru.com/tag/cinta/" target="_self">cinta</a> dengan latar budaya lokal dan persoalan yang lebih kompleks daripada sekadar hubungan romantis.</p><p>[adsense]<b>7. Demi Ucok (2013)</b></p><p>Demi Ucok merupakan film karya Sammaria Simanjuntak yang mengangkat hubungan ibu dan anak perempuan dengan pendekatan komedi drama.</p><p>[adsense]Tokoh Glo memiliki impian untuk membuat film, sedangkan ibunya berharap ia segera menikah. Perbedaan keinginan tersebut memunculkan konflik tentang masa depan, pilihan hidup, dan harapan orang tua terhadap anak.</p><p>Latar <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> Batak memberikan warna tersendiri dalam cerita, terutama dalam menggambarkan kuatnya keterlibatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> terhadap keputusan pribadi.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> ini juga relevan bagi penonton yang pernah menghadapi tekanan untuk mengikuti rencana orang tua, meskipun memiliki cita-cita sendiri.</p><p><b>8. Bulan di Atas Kuburan (2015)</b></p><p>[adsense]Bulan di Atas Kuburan merupakan film drama yang mengangkat kehidupan dan perjuangan para perantau dari Sumatera Utara di Jakarta.</p><p>Cerita tentang perantauan menjadi salah satu tema yang dekat dengan pengalaman banyak <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> Batak. Keinginan memperbaiki kehidupan sering kali mendorong seseorang meninggalkan kampung halaman dan mencoba membangun masa depan di kota besar.</p><p>[adsense]Namun, kehidupan di perantauan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Persoalan ekonomi, perubahan lingkungan, dan tekanan hidup menjadi bagian dari perjalanan para tokohnya.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> ini memberikan gambaran tentang perjuangan manusia dalam menghadapi kenyataan hidup sekaligus mempertahankan hubungan dengan asal-usulnya.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a> Batak Bukan Hanya tentang Adat</b></p><p>Delapan film tersebut menunjukkan bahwa budaya Batak dapat diangkat melalui berbagai genre, mulai dari komedi <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> hingga drama romantis dan kisah kehidupan perantauan.</p><p>[adsense]Adat dan tradisi memang menjadi unsur penting dalam sejumlah cerita. Namun, persoalan yang dihadirkan juga bersifat universal, seperti keinginan orang tua, kebebasan menentukan masa depan, hubungan rumah tangga, dan perjuangan mencari kehidupan yang lebih baik.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/film/" target="_self">Film</a>-film ini juga menjadi salah satu cara untuk mengenal keberagaman budaya Indonesia melalui karya sinema. Penonton tidak hanya mengikuti jalan cerita, tetapi juga dapat melihat bagaimana nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/keluarga/" target="_self">keluarga</a> dan tradisi memengaruhi kehidupan para tokohnya.</p><p>[adsense]Bagi yang ingin mengenal budaya Batak melalui layar lebar, daftar ini dapat menjadi titik awal untuk menjelajahi film Indonesia dengan cerita dan latar budaya Sumatera Utara.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/73278a4a86960eeb576a8fd4c9ec6997_img_0139.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/57065/8-film-bertema-batak-yang-mengangkat-adat-dan-konflik-keluarga-ngeringeri-sedap-hingga-toba-dreams/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hashim Bawa Kabar Baru, Pemerintah Siapkan HP Gratis untuk Warga RI Senilai Rp3,8 Triliun</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hashim Bawa Kabar Baru, Pemerintah Siapkan HP Gratis untuk Warga RI Senilai Rp3,8 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Utusan Presiden RI Hashim Djojohadikusumo mengatakan pemerintah akan memberikan ponsel gratis kepada masyarakat ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Utusan Presiden RI <a href="https://www.topikseru.com/tag/hashim-djojohadikusumo/" target="_self">Hashim Djojohadikusumo</a> mengatakan pemerintah akan memberikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ponsel-gratis/" target="_self">ponsel gratis</a> kepada masyarakat yang dilengkapi dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rekening-koran-digital/" target="_self">rekening koran digital</a>.</p>[adsense]<p>"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital," ujar Hashim saat memberikan paparan di Prasasti Policy Forum 2026, Jakarta pada Selasa (13/10/2026).</p><p>Rekening tersebut dimaksudkan sebagai alat yang memudahkan pemerintah dalam menyalurkan bantuan tunai langsung. Hashim mengatakan bantuan langsung tunai tersebut akan dikirim secara langsung dari pemerintah pusat ke penerima.</p>[adsense]<p>"Terkait penyaluran bantuan tunai-mengingat Indonesia memiliki program bantuan tunai dan program sosial di mana pemerintah selama bertahun-tahun telah memberikan dana tunai kepada keluarga kurang mampu-seluruh bantuan tersebut tidak lagi akan disalurkan dalam bentuk uang tunai fisik. Sebaliknya, dana akan dikirimkan langsung oleh Pak Yuda dan Kementerian Keuangan ke ponsel masing-masing penerima," ujar Hashim.</p><p>Pemerintah sendiri berencana membukakan rekening gratis untuk masyarakat berusia 17 tahun, sekaligus memberikan saldo awal Rp50 ribu. Adapun, anggarannya saat itu disebut sebesar Rp3,8 triliun dan menargetkan pelaksanaannya mulai tahun depan.</p>[adsense]<p>Tak hanya berhenti di pembukaan rekening koran, pemerintah menyiapkan program untuk aktivasi masyarakat yang diberikan rekening koran, agar tidak menjadi dana mengendap saja.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7f6ffaa6bb0b408017b62254211691b5_hasyim99.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57072/hashim-bawa-kabar-baru-pemerintah-siapkan-hp-gratis-untuk-warga-ri-senilai-rp38-triliun/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswa USU Steven Sihombing Raih 3 Gelar Juara Trading Saham Nasional</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswa USU Steven Sihombing Raih 3 Gelar Juara Trading Saham Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Steven Ernesto Sebastian Sihombing, mahasiswa USU, meraih tiga gelar juara trading saham nasional berkat persiapan dan analisis pasar.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Mahasiswa Universitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>), Steven Ernesto Sebastian Sihombing, menorehkan prestasi di bidang pasar modal setelah meraih tiga gelar juara dalam kompetisi trading saham tingkat nasional sepanjang Juli hingga Oktober 2026.</p><p>[adsense]Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> tersebut meraih dua posisi juara tiga dan satu juara dua dari tiga kompetisi yang diselenggarakan perguruan tinggi berbeda. Pencapaian itu diraih melalui rangkaian seleksi, analisis investasi, dan simulasi transaksi saham.</p><p>Prestasi Steven menunjukkan bahwa penguasaan pasar modal tidak hanya membutuhkan kemampuan melakukan transaksi, tetapi juga pemahaman terhadap informasi ekonomi, perkembangan geopolitik, dan sentimen pasar yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/steven-sihombing/" target="_self">Steven Sihombing</a> Raih Tiga Podium dari Kompetisi Berbeda</h3>Rangkaian prestasi Steven dimulai melalui UBB National Trading Competition 6.0 yang diselenggarakan Kelompok Studi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-modal/" target="_self">Pasar Modal</a> (KSPM) Universitas Bangka Belitung pada 27 Juli hingga 7 Agustus 2026.</p><p>Dalam kompetisi bertema Daily Prophet&#039;s Market Storm: Navigasi Strategis di Tengah Gejolak Pasar tersebut, Steven berhasil meraih Juara 3 Nasional. Dia menunjukkan kemampuan mengeksekusi strategi transaksi dalam simulasi yang menuntut peserta membaca dinamika pasar.</p><p>[adsense]Pencapaian serupa berlanjut di Virtual Trading Competition Jaya Investment Week 2026 yang diinisiasi Jaya Stock Club Universitas Pembangunan Jaya. Melalui kompetisi bertema From Learning to Investing: Building Financial Independence Through the Capital Market, Steven kembali menempati posisi Juara 3.</p><p>Sementara itu, hasil terbaiknya dalam rangkaian kompetisi tersebut diraih pada Veteran Trading Competition yang diselenggarakan Kelompok Studi Mahasiswa Investasi (KSMI) UPN Veteran Yogyakarta.</p><p>[adsense]Dalam kompetisi yang berlangsung hingga periode September - Oktober 2026 itu, Steven berhasil meraih Juara 2 Nasional. Untuk mencapai posisi tersebut, peserta harus melewati tahapan analisis investasi, simulasi trading, hingga presentasi di hadapan dewan juri.</p><p>Tiga penghargaan dari ajang berbeda tersebut memperlihatkan konsistensi Steven dalam mengikuti kompetisi pasar modal sekaligus mengembangkan kemampuan analisis investasi.</p><p>[adsense]<h3>Strategi Trading Steven Berangkat dari Analisis Ekonomi Global</h3>Bagi Steven, trading saham bukan sekadar aktivitas membeli dan menjual saham untuk memperoleh keuntungan. Proses tersebut membutuhkan pemahaman terhadap berbagai faktor yang dapat memengaruhi pergerakan pasar.</p><p>Dia mempelajari indikator ekonomi makro, baik dari dalam negeri maupun internasional. Perkembangan geopolitik dan perubahan sentimen investor juga menjadi bagian dari pertimbangannya ketika menyusun strategi transaksi.</p><p>[adsense]Sebelum mengikuti kompetisi, Steven menyiapkan strategi dan riset investasi secara terukur sejak sekitar satu pekan sebelumnya.</p><p>Persiapan itu mencakup pemetaan sentimen pasar, pemantauan isu global, serta penelaahan indikator ekonomi yang berpotensi memengaruhi indeks saham.</p><p>[adsense]Pendekatan tersebut menjadi salah satu cara untuk menyusun keputusan berdasarkan informasi dan analisis, bukan semata-mata mengikuti pergerakan harga dalam jangka pendek.</p><p>Meski demikian, pasar saham tetap memiliki risiko dan pergerakannya tidak selalu dapat diprediksi secara akurat. Perubahan sentimen maupun informasi baru dapat memengaruhi harga di luar perkiraan pelaku pasar.</p><p>[adsense]<h3>Pengalaman Kompetisi Membentuk Kemampuan Analisis</h3>Keberhasilan Steven meraih tiga gelar juara tidak terbentuk dalam waktu singkat. Sebelum mencapai hasil tersebut, ia telah beberapa kali mengikuti kompetisi sejenis dan mengasah kemampuannya melalui kegiatan analisis saham, termasuk ajang equity research.</p><p>Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk memperdalam proses riset, menguji pendekatan analisis, serta memahami bagaimana argumen investasi perlu disusun dan disampaikan.</p><p>[adsense]Dalam kompetisi yang mencakup presentasi di hadapan juri, kemampuan menjelaskan alasan di balik suatu keputusan investasi menjadi bagian penting selain hasil simulasi transaksi.</p><p>Proses tersebut juga mendorong peserta untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan persoalan nyata di pasar modal.</p><p>[adsense]Bagi mahasiswa ekonomi dan bisnis, pengalaman seperti ini dapat menjadi sarana pembelajaran praktis untuk memahami instrumen investasi, risiko, dan pentingnya mengambil keputusan berdasarkan informasi yang relevan.</p><p><h3>Dukungan KSPM <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> Ikut Menguatkan Persiapan</h3>Dalam perjalanannya, Steven juga memperoleh dukungan dari lingkungan kampus, khususnya komunitas Kelompok Studi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-modal/" target="_self">Pasar Modal</a> (KSPM) <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>.</p><p>[adsense]Selama masa persiapan, ia berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan alumni serta pengurus KSPM <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>. Interaksi dengan sesama anggota komunitas turut menjadi ruang untuk bertukar pandangan dan memperdalam pemahaman mengenai pasar modal.</p><p>Lingkungan belajar tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendiskusikan perkembangan pasar, mengevaluasi strategi, serta memperluas wawasan di luar materi perkuliahan.</p><p>[adsense]Keberadaan komunitas edukasi pasar modal di lingkungan perguruan tinggi juga dapat membantu mahasiswa mengenal investasi melalui pendekatan yang lebih terarah dan bertanggung jawab.</p><p><h3>Steven Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Memantau Berita</h3>Dari berbagai kompetisi yang diikutinya, Steven menilai pembaruan informasi menjadi salah satu pelajaran penting dalam memahami pergerakan saham.</p><p>[adsense]Dia mengingatkan bahwa berita ekonomi dan politik, baik dari dalam maupun luar negeri, dapat memengaruhi sentimen investor dan meningkatkan volatilitas harga saham.</p><p>"Pelajarannya, kita perlu banget melek dan update sama berita global dan lokal karena itu berpengaruh sekali sama tingkat volatilitas pergerakan harga saham," ungkap Steven.</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut menekankan pentingnya literasi informasi bagi siapa pun yang ingin mempelajari pasar modal. Berita mengenai kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi, hingga ketegangan geopolitik dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan analisis.</p><p>Namun, informasi terbaru tetap perlu diperiksa sumber dan konteksnya. Tidak setiap berita langsung berdampak sama terhadap seluruh saham, sehingga keputusan investasi memerlukan pertimbangan risiko dan analisis yang memadai.</p><p>[adsense]<h3>Ajak Mahasiswa Belajar Investasi Sejak Dini</h3>Steven juga mengajak mahasiswa untuk tidak ragu mempelajari investasi sejak dini. Menurut dia, pemahaman mengenai pasar modal dapat dibangun secara bertahap melalui kegiatan edukasi dan simulasi virtual trading.</p><p>Simulasi dapat menjadi sarana bagi pemula untuk memahami mekanisme transaksi, menguji strategi, dan mengenali risiko tanpa langsung menggunakan uang sungguhan. Meski begitu, hasil simulasi tidak menjamin hasil yang sama ketika seseorang bertransaksi di pasar nyata.</p><p>[adsense]Dia berharap pencapaiannya dapat mendorong lebih banyak mahasiswa untuk meningkatkan literasi finansial dan berpartisipasi dalam kegiatan edukasi pasar modal.</p><p>Tiga gelar juara yang diraih Steven Ernesto Sebastian Sihombing menjadi catatan prestasi mahasiswa <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> di tingkat nasional.</p><p>[adsense]Lebih dari sekadar penghargaan, pengalamannya menyoroti pentingnya riset, kedisiplinan, pembaruan informasi, dan proses belajar berkelanjutan dalam memahami dunia investasi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f53295a73878494e9bc8dd6c3c7104f_mahasiswa-usu-steven-sihombing-raih-3-gelar-juara-trading-saham-nasional.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57071/mahasiswa-usu-steven-sihombing-raih-3-gelar-juara-trading-saham-nasional/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">6 Sekolah Islam Berwawasan Internasional di Medan, Ada Program Bilingual hingga Tahfiz Al-Qur&rsquo;an</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[6 Sekolah Islam Berwawasan Internasional di Medan, Ada Program Bilingual hingga Tahfiz Al-Qur’an]]></title>
            <description><![CDATA[Ini 6 pilihan sekolah dengan program pendidikan modern, bilingual, hingga tahfiz AlQur&039an yang bisa dipertimbangkan orang tua.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Memilih sekolah untuk anak bukan hanya soal fasilitas dan prestasi akademik. Bagi sebagian orang tua, pendidikan agama juga menjadi pertimbangan penting agar anak dapat berkembang secara akademik sekaligus memiliki akhlak dan pemahaman agama yang baik.</p><p>[adsense]Di Medan, terdapat sejumlah sekolah Islam yang menawarkan pendekatan pembelajaran modern. Beberapa di antaranya memadukan pendidikan agama dengan pembelajaran bilingual atau kurikulum <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a>, sedangkan lainnya berfokus pada pendidikan Islam terpadu dengan kurikulum nasional.</p><p>Pilihan ini dapat menjadi referensi bagi orang tua yang mencari sekolah dengan lingkungan Islami dan wawasan global untuk tahun ajaran 2026/2027.</p><p>[adsense]Berikut enam sekolah yang bisa dipertimbangkan.</p><p><b>1. Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA)</b></p><p>[adsense]Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah atau YPSA merupakan salah satu lembaga pendidikan swasta di Medan yang dikenal menawarkan pendidikan dengan pendekatan modern dan berorientasi global.</p><p>Berlokasi di Jalan Setia Budi Nomor 191, Medan Sunggal, YPSA menyediakan pendidikan pada beberapa jenjang, mulai dari pendidikan dasar hingga menengah.</p><p>[adsense]Pendidikan agama dan pembentukan karakter menjadi bagian dari pendekatan pembelajarannya. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> ini dapat dipertimbangkan oleh orang tua yang menginginkan pendidikan umum dengan perhatian terhadap nilai-nilai Islam.</p><p>Informasi mengenai kurikulum yang berlaku, program <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a>, dan biaya pendidikan dapat ditanyakan langsung kepada pihak sekolah melalui situs resminya, ypsa.id.</p><p>[adsense]<b>2. Yayasan Pendidikan Jabal Rahmah Mulia</b></p><p>Jabal Rahmah Mulia menjadi salah satu pilihan bagi orang tua yang mencari perpaduan pendidikan akademik, pembelajaran bahasa, dan pendidikan Islam.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> ini menawarkan pendekatan pembelajaran yang mencakup kurikulum nasional dan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a> pada jenjang tertentu. Program ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/islam/" target="_self">islam</a>an, termasuk pembelajaran Al-Qur&#039;an, juga menjadi bagian dari pendidikan yang ditawarkan.</p><p>Bagi keluarga yang mempertimbangkan sekolah dengan program bilingual atau kurikulum Cambridge, informasi mengenai jenjang yang menerapkan program tersebut perlu dikonfirmasi secara langsung.</p><p>[adsense]Orang tua dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui situs jrm.sch.id.</p><p><b>3. SD Model Al Azhar Medan</b></p><p>[adsense]SD Model Al Azhar Medan dapat menjadi pilihan bagi orang tua yang ingin mengenalkan pembelajaran berbahasa Inggris sejak pendidikan dasar tanpa mengesampingkan pendidikan agama Islam.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> ini memadukan pembelajaran umum dengan nilai-nilai Islam. Pendekatan bilingual juga menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan oleh orang tua ketika memilih lingkungan belajar bagi anak.</p><p>[adsense]Pada jenjang sekolah dasar, penguatan kemampuan bahasa, pemahaman konsep pelajaran, dan pembentukan karakter menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam proses pendidikan.</p><p>Untuk mengetahui program yang tersedia, persyaratan pendaftaran, dan biaya pendidikan terbaru, orang tua dapat mengunjungi situs Al Azhar Medan.</p><p>[adsense]<b>4. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> Namira Medan</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> Namira Medan merupakan salah satu sekolah swasta yang dapat masuk dalam pertimbangan keluarga yang mencari pendidikan modern dengan perhatian terhadap pembentukan karakter.</p><p>[adsense]Sebelum memilih sekolah ini sebagai alternatif pendidikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a> Islami, orang tua sebaiknya memastikan kurikulum yang diterapkan pada jenjang yang dituju, termasuk apakah tersedia program Cambridge atau kurikulum <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a> lainnya.</p><p>Informasi tentang pembelajaran bahasa Inggris, pendidikan agama, fasilitas, dan biaya juga perlu diperoleh langsung dari pihak sekolah agar sesuai dengan kebutuhan anak.</p><p>[adsense]<b>5. Maktab Ibnu Khaldun Al<a href="https://www.topikseru.com/tag/islam/" target="_self">islam</a>iah</b></p><p>Bagi orang tua yang mengutamakan pendidikan agama dan penguasaan bahasa Arab, Maktab Ibnu Khaldun Al<a href="https://www.topikseru.com/tag/islam/" target="_self">islam</a>iah dapat menjadi salah satu alternatif untuk dipelajari lebih lanjut.</p><p>[adsense]Lembaga ini menekankan pendidikan Islam dan pembelajaran Al-Qur&#039;an. Pendekatan tersebut dapat menarik bagi keluarga yang ingin membiasakan anak dengan lingkungan pendidikan yang dekat dengan nilai-nilai ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/islam/" target="_self">islam</a>an.</p><p>Namun, sekolah Islam dengan pendekatan bahasa Arab tidak otomatis termasuk sekolah <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a>. Orang tua perlu membedakan program pendidikan Islam bilingual dari sekolah yang menggunakan kurikulum <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a> formal.</p><p>[adsense]Informasi lebih lanjut dapat dicari melalui simik.id.</p><p><b>6. Perguruan Islam Al-Ulum Terpadu Medan</b></p><p>[adsense]Perguruan Islam Al-Ulum Terpadu Medan menawarkan pendidikan dengan penekanan pada nilai-nilai Islam, pembentukan akhlak, dan pembelajaran akademik.</p><p>Lembaga ini memiliki beberapa jenjang pendidikan, sehingga orang tua dapat mencari informasi mengenai pilihan sekolah sesuai usia dan kebutuhan anak.</p><p>[adsense]Pendekatan pendidikan Islam terpadu dapat menjadi pertimbangan bagi keluarga yang ingin menyeimbangkan pelajaran umum dengan pembelajaran agama.</p><p>Meski demikian, orang tua perlu memastikan langsung apakah program pada jenjang yang dituju menggunakan kurikulum nasional, program bilingual, atau kurikulum <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a>.</p><p>[adsense]Informasi mengenai sekolah dapat ditelusuri melalui situs Al-Ulum Terpadu.</p><p><b>Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a></b></p><p>[adsense]Sebelum menentukan pilihan, orang tua sebaiknya tidak hanya melihat label <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a> atau popularitas sekolah. Ada beberapa hal yang perlu diperiksa agar sekolah sesuai dengan kebutuhan anak.</p><p>Pertama, periksa kurikulum. Pastikan apakah sekolah menggunakan Kurikulum Nasional, Cambridge, International Baccalaureate (IB), atau kombinasi beberapa program. Status sebagai sekolah bilingual tidak selalu berarti sekolah tersebut menerapkan kurikulum <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a>.</p><p>[adsense]Kedua, perhatikan program ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/islam/" target="_self">islam</a>an. Tanyakan bagaimana sekolah mengajarkan Al-Qur&#039;an, ibadah, bahasa Arab, dan pembentukan akhlak dalam kegiatan sehari-hari.</p><p>Ketiga, sesuaikan dengan kebutuhan anak. Metode pembelajaran, bahasa pengantar, lingkungan pergaulan, serta dukungan guru perlu menjadi pertimbangan selain prestasi akademik.</p><p>[adsense]Keempat, hitung seluruh biaya pendidikan. Tanyakan uang pangkal, SPP bulanan, biaya kegiatan, seragam, buku, dan biaya lain yang mungkin dibebankan selama satu tahun ajaran.</p><p>Kelima, kunjungi sekolah secara langsung. Orang tua dapat melihat suasana kelas, fasilitas, interaksi guru dan siswa, serta memperoleh penjelasan mengenai proses penerimaan murid baru.</p><p>[adsense]<b>Pilih <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> yang Sesuai dengan Kebutuhan Keluarga</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> Islam berwawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a> dapat menjadi pilihan bagi orang tua yang ingin menggabungkan pendidikan akademik, kemampuan bahasa asing, dan nilai-nilai ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/islam/" target="_self">islam</a>an. Namun, setiap sekolah memiliki pendekatan dan program yang berbeda.</p><p>[adsense]Karena itu, penting untuk memeriksa kurikulum dan program keagamaan secara langsung sebelum mendaftar. Dengan mempertimbangkan kebutuhan anak, kemampuan finansial keluarga, serta tujuan pendidikan jangka panjang, orang tua dapat menentukan sekolah yang paling sesuai untuk tahun ajaran 2026/2027.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_c7985dead11e49e792b3eab3d14c5c00_3e7056a2045c4cc5a576b7d0ef1b0e3c.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57063/6-sekolah-islam-berwawasan-internasional-di-medan-ada-program-bilingual-hingga-tahfiz-alqurrsquoan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kantor Pajak Rancang Sistem Awasi Harta Keluarga Crazy Rich RI</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kantor Pajak Rancang Sistem Awasi Harta Keluarga Crazy Rich RI]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman mengungkapkan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini tengah mempersiapkan sistem khusus]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Wakil Menteri Keuangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/nurkholisoh-ibnu-aman/" target="_self">Nurkholisoh Ibnu Aman</a> mengungkapkan, Direktorat Jenderal Pajak (<a href="https://www.topikseru.com/tag/djp/" target="_self">DJP</a>) kini tengah mempersiapkan sistem khusus yang ditujukan untuk mengumpulkan data yang saling terhubung terkait orang-orang super kaya di Indonesia alias <a href="https://www.topikseru.com/tag/crazy-rich/" target="_self">crazy rich</a>.</p>[adsense]<p>Ia mengatakan, sistem ini tengah dikembangkan karena kekayaan para individu kaya raya atau high wealth individuals (HWI) tersebar di banyak perusahaan dan aset, serta dapat mengalami perubahan dengan cepat.</p><p>"Jadi kami sedang mengembangkan dashboard yang menampilkan profil individu, keluarga, perusahaan, aset mereka, dan bagaimana semuanya saling terhubung satu sama lain," tegas Nurkholisoh dalam acara Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Forum (BRITACOF) ke-7 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).</p>[adsense]<p>Nurkholisoh menyebut bahwa dashboard itu kini sudah memasuki tahap pengembangan akhir, termasuk pengintegrasian dengan sistem kecerdasan buatan.</p><p>"Saat ini kami berada pada tahap akhir pengintegrasian AI, yang dapat membantu kami membaca berita dan keterbukaan informasi perusahaan terkait individu-individu tersebut beserta perusahaan mereka masing-masing," katanya.</p>[adsense]<p>Ia menegaskan, dengan sistem ini, seluruh aksi korporasi dari individu super kaya di Indonesia dalam mengelola bisnisnya bisa langsung diketahui oleh otoritas pajak.</p><p>"Sehingga ketika alat kami mendeteksi adanya aksi korporasi, misalnya seperti merger dan akuisisi atau penjualan saham, sistem akan langsung memperbarui nilai saham mereka pada dasbor," ungkap Nurkholisoh.</p>[adsense]<p>"Dengan demikian, dalam waktu dekat, petugas pajak kami dapat melihat perubahan kekayaan secara real-time saat hal itu terjadi, bukan satu atau dua tahun kemudian," tegasnya. </p><p>Wakil Menteri Keuangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/nurkholisoh-ibnu-aman/" target="_self">Nurkholisoh Ibnu Aman</a> mengungkapkan, Direktorat Jenderal Pajak (<a href="https://www.topikseru.com/tag/djp/" target="_self">DJP</a>) kini tengah mempersiapkan sistem khusus yang ditujukan untuk mengumpulkan data yang saling terhubung terkait orang-orang super kaya di Indonesia alias <a href="https://www.topikseru.com/tag/crazy-rich/" target="_self">crazy rich</a>. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_wamen0k99.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57070/kantor-pajak-rancang-sistem-awasi-harta-keluarga-crazy-rich-ri/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jatanras Polda Sumut Patroli Rutin Daerah Rawan</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jatanras Polda Sumut Patroli Rutin Daerah Rawan]]></title>
            <description><![CDATA[Upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guankamtibmas) dilakukan Subdit III Jatanras Direktorat Reskrimum Poldasu ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guankamtibmas) dilakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/subdit-iii-jatanras/" target="_self">Subdit III Jatanras</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/direktorat--dit--reskrimum-polda-sumut/" target="_self">Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut</a>, Senin malam (12/10/2026) hingga Selasa dinihari (13/10/2026).</p>[adsense]<p>Kegiatan patroli rutin itu dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan kejahatan jalanan seperti, pencurian dengan kekerasan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/curas/" target="_self">curas</a>), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).</p><p>Selain itu, juga salah satu tujuan patroli agar Polri lebih mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga Polri benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat dan hal ini juga menindaklanjuti arahan  Bapak Kapolri,"Polisi Bersama Masyarakat".</p>[adsense]<p>"Patroli rutin kali ini kita laksanakan di dua titik, yaitu Fly Over Amplas dan Fly Over Jamin Ginting. Ini untuk mencegah tindakan kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya," ujar Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak melalui Kasubdit III Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, Selasa (13/10/2026).</p><p>Dipimpin Kompol Jama, kegiatan patroli rutin tersebut diawali analisa dan evaluasi (anev) serta konsolidasi terhadap titik yang dianggap rawan.</p>[adsense]<p>Dalam kegiatan itu, tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/subdit-iii-jatanras/" target="_self">Subdit III Jatanras</a> lebih mengedepankan sikap humanis, memberikan makanan dan minuman kepada masyarakat pengguna jalan.</p><p>"Kita menyapa warga masyarakat dan memberikan makanan serta minuman kepada mereka yang masih beraktifitas di jalan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut.</p>[adsense]<p>Menurut dia, patroli itu dapat menekan tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas sehingga akan dilaksanakan secara rutin di daerah yang dianggap rawan. Warga masyarakat yang terlihat berkumpul hingga waktu yang ditentukan segera dibubarkan.</p><p>"Kita tidak menemukan aktifitas atau kegiatan yang mengarah pada tindak kejahatan," pungkas Kompol Jama Purba. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_dedi-33.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57051/jatanras-polda-sumut-patroli-rutin-daerah-rawan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lagu Batak Terbaru 2026, dari Pop Batak hingga Hipdut yang Menarik Masuk Playlist</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 14:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lagu Batak Terbaru 2026, dari Pop Batak hingga Hipdut yang Menarik Masuk Playlist]]></title>
            <description><![CDATA[Lagu Batak terbaru 2026 menghadirkan beragam warna musik, dari pop Batak hingga hipdut. Simak daftar lagu yang bisa masuk playlist kamu!]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Musik Batak terus menghadirkan warna baru di tengah perkembangan industri musik Indonesia. Tidak hanya mengandalkan lagu bernuansa pop dengan lirik berbahasa Batak, sejumlah karya juga memadukan unsur rap, hipdut, dan musik modern untuk menjangkau pendengar yang lebih luas.</p><p>[adsense]Bagi pencinta musik Batak, tahun 2026 bisa menjadi kesempatan untuk menemukan lagu-lagu baru yang cocok menemani perjalanan, waktu santai, hingga momen berkumpul bersama keluarga.</p><p>Salah satu hal menarik dari perkembangan musik Batak adalah keberagaman tema yang diangkat. Ada lagu yang membahas persoalan kehidupan sehari-hari, hubungan asmara, hingga tradisi yang masih dekat dengan masyarakat Batak.</p><p>[adsense]<b>Daftar Lagu Batak yang Bisa Didengarkan pada 2026</b></p><p>Berikut beberapa lagu yang dapat masuk daftar pencarian pencinta musik Batak. Perlu diperhatikan, tidak semua lagu dalam daftar ini merupakan rilisan baru pada 2026.</p><p>[adsense]<b>1. Horas Ma Ito &ndash; BATARA</b></p><p>Horas Ma Ito menjadi salah satu lagu yang menarik perhatian karena memadukan musik Batak dengan sentuhan hipdut. Lagu ini mengangkat persoalan sinamot atau mahar dalam pernikahan, sebuah tradisi yang masih memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat Batak.</p><p>[adsense]Perpaduan unsur musik modern dengan tema budaya membuat lagu ini menarik bagi pendengar yang ingin menikmati musik dengan nuansa kekinian tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas Batak.</p><p><b>2. Ala Pengangguran &ndash; Batak Marmitu</b></p><p>[adsense]Ala Pengangguran merupakan salah satu single yang tercatat dirilis pada 7 Oktober 2026. Lagu ini dapat menjadi pilihan bagi pendengar yang ingin mencari tambahan lagu Batak dari rilisan terbaru.</p><p>Bagi pencinta musik lokal, kemunculan single baru seperti ini juga menunjukkan bahwa katalog musik Batak terus bertambah dan dapat ditemukan melalui berbagai platform musik digital.</p><p>[adsense]<b>3. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sorta/" target="_self">Sorta</a> &ndash; Batak Marmitu</b></p><p>Selain Ala Pengangguran, ada pula <a href="https://www.topikseru.com/tag/sorta/" target="_self">Sorta</a> dari Batak Marmitu yang tercatat dirilis pada 23 Juni 2026.</p><p>[adsense]Lagu ini bisa menjadi alternatif bagi pendengar yang ingin mengeksplorasi karya musik Batak dari musisi yang sama. Pendengar dapat mencarinya melalui layanan streaming musik untuk mengetahui versi rekaman dan informasi rilisan yang tersedia.</p><p><b>4. <a href="https://www.topikseru.com/tag/parjolo/" target="_self">Parjolo</a> &ndash; Slayla</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/parjolo/" target="_self">Parjolo</a> dari Slayla turut masuk dalam pembahasan musik Batak pada Oktober 2026. Lagu ini memadukan rap dengan penggunaan bahasa Batak, Indonesia, dan Inggris.</p><p>Namun, berdasarkan informasi jadwal yang diberitakan sebelum tanggal 13 Oktober 2026, lagu tersebut dijadwalkan rilis pada 16 Oktober 2026. Karena itu, status ketersediaannya perlu diperiksa kembali sebelum dimasukkan ke daftar lagu yang sudah resmi dirilis.</p><p>[adsense]<b>Cara Menemukan Lagu Batak Terbaru</b></p><p>Pendengar dapat menemukan rilisan musik Batak melalui YouTube, Spotify, Apple Music, dan platform musik digital lainnya. Gunakan nama lagu atau nama penyanyi sebagai kata kunci agar hasil pencarian lebih tepat.</p><p>[adsense]Playlist dengan judul &quot;Lagu Batak Terbaru 2026&quot; juga bisa menjadi titik awal untuk menemukan berbagai karya. Meski demikian, tahun yang tercantum pada judul playlist tidak selalu menunjukkan tahun rilis setiap lagu di dalamnya.</p><p>Untuk memastikan sebuah lagu benar-benar baru, periksa tanggal rilis pada halaman resmi lagu atau akun artis yang bersangkutan.</p><p>[adsense]<b>Musik Batak Terus Menemukan Pendengarnya</b></p><p>Perkembangan musik digital memberikan ruang bagi lagu Batak untuk menjangkau pendengar lintas generasi. Lagu dengan aransemen modern dapat menarik pendengar muda, sementara bahasa dan tema budaya tetap menjadi bagian penting yang membedakan musik Batak dari genre lainnya.</p><p>[adsense]Bagi pencinta musik Batak, mengikuti rilisan terbaru bukan hanya soal menambah lagu ke playlist. Hal ini juga menjadi cara untuk mengenal karya musisi lokal dan melihat bagaimana musik daerah berkembang mengikuti perubahan zaman.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_img_0136.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/57062/lagu-batak-terbaru-2026-dari-pop-batak-hingga-hipdut-yang-menarik-masuk-playlist/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KAI Hadirkan Mini Fair di Stasiun Medan, Buka Peluang Pasar Baru Bagi UMKM Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 14:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KAI Hadirkan Mini Fair di Stasiun Medan, Buka Peluang Pasar Baru Bagi UMKM Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memanfaatkan tingginya mobilitas penumpang di stasiun]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-kereta-api-indonesia/" target="_self">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memanfaatkan tingginya <a href="https://www.topikseru.com/tag/mobilitas/" target="_self">mobilitas</a> penumpang di stasiun untuk memperluas akses pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui gelaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/kai-mini-fair-2026/" target="_self">KAI Mini Fair 2026</a> yang berlangsung pada 14&ndash;16 Oktober 2026.</p><p>[adsense]Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI ini dikemas khusus untuk memberikan pengalaman berkesan bagi pelanggan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.</p><p>"KAI Divre I Sumatera Utara berharap aktivitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/mobilitas/" target="_self">mobilitas</a> masyarakat di stasiun juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM. Melalui mini fair, kami berupaya mempertemukan produk lokal dengan calon konsumen yang lebih luas, sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan," ujar Anwar.</p><p>[adsense]Anwar menjelaskan, kegiatan tersebut dipusatkan di area aula (hall) dan ruang tunggu Lantai 2 Stasiun Medan serta dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Lokasi yang strategis ini memungkinkan para pelanggan yang hendak berangkat, pengantar, hingga masyarakat yang sedang bertransaksi di loket dapat dengan mudah mengakses area mini fair.</p><p>Potensi pasar yang ditawarkan dalam ajang ini didukung oleh tingginya aktivitas perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara, khususnya dari Stasiun Medan. Berdasarkan data, sepanjang September 2026 tercatat sebanyak 147.201 pelanggan datang dan berangkat dari Stasiun Medan, atau rata-rata mencapai 4.907 penumpang per hari.</p><p>[adsense]&quot;Angka pergerakan yang tinggi tersebut menjadi ceruk konsumen potensial yang langsung menjangkau ragam produk kuliner UMKM seperti dimsum, bolen, pizza, hingga kopi,&quot; imbuhnya.</p><p>Selain bazar UMKM, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kai-mini-fair-2026/" target="_self">KAI Mini Fair 2026</a> juga dimeriahkan dengan sajian kopi gratis bagi pelanggan KA Sribilah, pertunjukan musik langsung (live music), area swafoto (photobooth), serta berbagai permainan berhadiah suvenir menarik.</p><p>[adsense]"Dengan mengoptimalkan Stasiun Medan sebagai simpul <a href="https://www.topikseru.com/tag/mobilitas/" target="_self">mobilitas</a> warga, KAI Divre I Sumut berkomitmen tidak hanya hadir sebagai penyedia jasa transportasi publik, tetapi juga menjadi ruang inklusif yang membuka peluang pasar baru dan mendorong pelaku UMKM di Sumatera Utara agar terus tumbuh serta berkembang," pungkas Anwar. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_kai-7-20261013-at-142558.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57069/kai-hadirkan-mini-fair-di-stasiun-medan-buka-peluang-pasar-baru-bagi-umkm-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kodam I/BB, Perkuat Sinergi TNI-Polri</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 14:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kodam I/BB, Perkuat Sinergi TNI-Polri]]></title>
            <description><![CDATA[Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, bersilaturahmi dengan Panglima Kodam I/Bukit Barisan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a>, bersilaturahmi dengan Panglima <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodam-i-bukit-barisan/" target="_self">Kodam I/Bukit Barisan</a> di Markas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodam-i-bukit-barisan/" target="_self">Kodam I/Bukit Barisan</a>, Sumatera Utara, sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.</p>[adsense]<p>Silaturahmi tersebut menjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/momentum/" target="_self">momentum</a> untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodam-i-bukit-barisan/" target="_self">Kodam I/Bukit Barisan</a> dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.</p><p>Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan, silaturahmi tersebut mencerminkan komitmen Polda Sumut untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan jajaran TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>[adsense]<p>"Kapolda Sumut menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan soliditas TNI-Polri. Komunikasi serta koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan, menciptakan situasi yang kondusif, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.</p><p>Ia menyampaikan, sinergi TNI-Polri merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa, memelihara persatuan, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.</p>[adsense]<p>Menurutnya, kerja sama yang solid antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodam-i-bukit-barisan/" target="_self">Kodam I/Bukit Barisan</a> juga diperlukan untuk mendukung berbagai program pemerintah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui langkah-langkah yang terkoordinasi.</p><p>Polda Sumut, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI serta seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Utara.</p>[adsense]<p>Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan baik dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas masing-masing secara profesional serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_kapolda-pangdam1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57064/kapolda-sumut-silaturahmi-ke-kodam-ibb-perkuat-sinergi-tnipolri/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Said Iqbal Usul UMR 2027 Naik Hingga 9,5 Persen</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 14:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Said Iqbal Usul UMR 2027 Naik Hingga 9,5 Persen]]></title>
            <description><![CDATA[Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengusulkan upah minimum regional (UMR) tahun 2027]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan <a href="https://www.topikseru.com/tag/buruh/" target="_self">Buruh</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/said-iqbal/" target="_self">Said Iqbal</a>, mengusulkan upah minimum regional (<a href="https://www.topikseru.com/tag/umr/" target="_self">UMR</a>) tahun 2027 dapat naik 7,5 hingga 9,5 persen, dengan mempertimbangkan kondisi inflasi dan pertumbuhan masing-masing daerah.</p>[adsense]<p>Iqbal dalam jumpa pers secara daring di Jakarta, Selasa (13/10/2026), mengatakan angka tersebut sudah sesuai perhitungannya dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 tahun 2025, yang menyatakan kenaikan upah minimum dihitung berdasarkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu.</p><p>"Aturan tersebut dikatakan kenaikan upah minimum berdasarkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu. Indeks tertentunya adalah 0,5 sampai dengan 0,9. Dengan demikian kenaikan upah minimum tahun 2027 pun dapat kita hitung sekarang," kata Said.</p>[adsense]<p>Menurut perhitungan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai <a href="https://www.topikseru.com/tag/buruh/" target="_self">Buruh</a>, data inflasi rata-rata berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Oktober 2025 hingga September 2026 sebesar 3,20 persen. Pada periode yang sama, pertumbuhan ekonomi secara tahunan rata-rata sebesar 5,43 persen.</p><p>Apabila menggunakan indeks tertentu pada angka maksimal, yakni 0,9, maka didapatkan angka 7,8 persen.</p>[adsense]<p>"Maka angka kenaikan upah minimum secara rata-rata nasional itu kami turunkan sedikit, karena ada yang tinggi ada yang rendah, yaitu menjadi 7,5 persen," kata Iqbal.</p><p>Ia menilai, kenaikan upah minimum pekerja tidak berpotensi membuat perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau bahkan bangkrut.</p>[adsense]<p>"Kalau dibilang kenaikan upah minimum 7,5 persen sampai 9,5 persen akan membuat perusahaan tutup, mari kita lihat fakta di lapangan. Jadi 2025 sampai Juni 2026, catatan KSPI, pabrik yang paling banyak tutup, justru pabrik yang di daerah upah minimumnya rendah," kata dia.</p><p>Ia menilai, banyak faktor yang mempengaruhi PHK dan penutupan usaha/industri dalam setahun terakhir, salah satunya kondisi perekonomian dan geopolitik dunia, terutama bagi perusahaan yang berorientasi pada ekspor.</p>[adsense]<p>"Saya jumpai, kenapa perusahaan tekstil, garmen, sepatu, ini paling banyak tutup, itu yang orientasi ekspor, yang banyak tutup. Kenapa dia turun? Karena permintaan barang di pasar internasional menurun. Karena pasar internasional melambat, maka permintaan ke Indonesia juga menurun," ujarnya.</p><p>Lebih lanjut, ia juga menyoroti tingginya biaya produksi yang tidak diikuti dengan kemampuan modal yang kuat dari perusahaan, mulai dari harga bahan baku, biaya gas industri, harga bahan bakar minyak (BBM), hingga biaya logistik.</p>[adsense]<p>"Kalau ongkos produksi meningkat, dilakukanlah efisiensi dari produksi dengan cara mengurangi karyawan, sehingga biaya produksi, labor cost, menurun," kata Iqbal.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_buruh.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57068/said-iqbal-usul-umr-2027-naik-hingga-95-persen/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sudah Tak Bahagia tapi Masih Bertahan? Ini Alasan Seseorang Sulit Mengakhiri Hubungan</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 14:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sudah Tak Bahagia tapi Masih Bertahan? Ini Alasan Seseorang Sulit Mengakhiri Hubungan]]></title>
            <description><![CDATA[Sudah tidak bahagia, tetapi masih sulit berpisah? Rasa takut kehilangan, kesepian, dan harapan pasangan berubah.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Tidak semua hubungan yang dipertahankan membuat seseorang merasa bahagia. Ada orang yang terus bertahan meski sering menangis, merasa tidak dihargai, atau harus mengorbankan kebutuhan dirinya sendiri demi mempertahankan pasangan.</p>[adsense]<p>Sebagian bahkan menyadari bahwa hubungan tersebut sudah tidak sehat. Namun, ketika memikirkan perpisahan, muncul ketakutan kehilangan, rasa bersalah, kenangan indah, hingga harapan bahwa pasangan suatu hari akan berubah.</p><p>Situasi ini membuat seseorang terjebak di antara dua pilihan yang sama-sama terasa berat: bertahan dalam hubungan yang tidak lagi membahagiakan atau pergi dan menghadapi kehidupan tanpa orang yang selama ini menjadi bagian dari kesehariannya.</p>[adsense]<p>Lantas, mengapa seseorang bisa begitu sulit meninggalkan hubungan meski sudah tidak merasa bahagia?</p><p>1. Takut Kehilangan Seseorang yang Sudah Menjadi Bagian dari Hidup</p>[adsense]<p>Ketika menjalin hubungan dalam waktu lama, seseorang tidak hanya terikat pada pasangannya, tetapi juga pada rutinitas yang dibangun bersama.</p><p>Mulai dari kebiasaan bertukar kabar, menghabiskan akhir pekan bersama, hingga berbagi cerita sebelum tidur dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.</p>[adsense]<p>Membayangkan semua kebiasaan itu menghilang bisa menimbulkan rasa kehilangan yang besar. Akibatnya, seseorang mungkin memilih bertahan karena merasa perpisahan akan jauh lebih menyakitkan daripada keadaan yang sedang dihadapinya.</p><p>Padahal, terbiasa bersama seseorang tidak selalu berarti hubungan tersebut masih memberikan kebahagiaan dan rasa aman.</p>[adsense]<p>2. Berharap <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasangan/" target="_self">Pasangan</a> Akan Berubah</p><p>Salah satu alasan seseorang sulit pergi adalah keyakinan bahwa pasangannya sebenarnya bisa berubah.</p>[adsense]<p>Harapan tersebut mungkin muncul karena pasangan pernah menunjukkan sikap yang penuh perhatian, meminta maaf setelah bertengkar, atau berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.</p><p>Kenangan tentang masa-masa baik membuat seseorang terus menunggu keadaan kembali seperti dahulu.</p>[adsense]<p>Namun, perubahan tidak cukup dibuktikan melalui permintaan maaf atau janji. Perubahan yang nyata membutuhkan tindakan konsisten dan kesediaan kedua pihak untuk memperbaiki hubungan.</p><p>Jika masalah yang sama terus berulang tanpa upaya perbaikan yang jelas, seseorang perlu mempertimbangkan kondisi hubungan berdasarkan kenyataan saat ini, bukan hanya kemungkinan yang diharapkan.</p>[adsense]<p>3. Merasa Sayang karena Sudah Terlalu Banyak Berkorban</p><p>Waktu, tenaga, uang, dan emosi yang telah diberikan selama hubungan berlangsung dapat membuat seseorang merasa berat untuk mengakhirinya.</p>[adsense]<p>Ada pikiran seperti, "Aku sudah bertahan selama bertahun-tahun, masa harus berakhir sekarang?" atau "Aku sudah melakukan banyak hal untuk hubungan ini."</p><p>Dalam psikologi, kecenderungan mempertahankan sesuatu karena sudah banyak sumber daya yang dikeluarkan dapat berkaitan dengan sunk cost fallacy, yaitu kecenderungan membiarkan investasi masa lalu memengaruhi keputusan saat ini.</p>[adsense]<p>Padahal, lamanya hubungan dan banyaknya pengorbanan tidak otomatis menjamin hubungan akan menjadi lebih baik.</p><p>Masa lalu tetap memiliki arti, tetapi keputusan untuk bertahan sebaiknya mempertimbangkan kondisi hubungan sekarang dan kemungkinan ke depannya.</p>[adsense]<p>4. Takut Kesepian Setelah Putus</p><p>Bagi sebagian orang, mengakhiri hubungan berarti harus kembali menjalani banyak hal sendirian.</p>[adsense]<p>Mereka mungkin takut tidak memiliki tempat bercerita, kehilangan teman untuk melakukan aktivitas bersama, atau merasa tertinggal ketika melihat orang lain memiliki pasangan.</p><p>Ketakutan ini dapat membuat seseorang bertahan bukan karena masih merasa bahagia bersama pasangannya, melainkan karena tidak siap menghadapi kesendirian.</p>[adsense]<p>Padahal, kesepian setelah perpisahan tidak selalu berlangsung selamanya. Seseorang dapat membangun kembali rutinitas, mempererat hubungan dengan teman dan keluarga, serta menemukan kegiatan yang memberi makna bagi kehidupannya.</p><p>Belajar merasa nyaman dengan diri sendiri juga membantu seseorang membuat keputusan berdasarkan kebutuhan dan nilai pribadinya, bukan semata-mata ketakutan kehilangan pasangan.</p>[adsense]<p>5. Merasa Bersalah Jika Memilih Pergi</p><p>Ada orang yang merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan pasangannya. Mereka khawatir perpisahan akan membuat pasangan terluka, kecewa, atau merasa ditinggalkan.</p>[adsense]<p>Terlebih jika pasangan sedang menghadapi masalah pribadi, seseorang mungkin merasa tidak tega mengakhiri hubungan karena takut dianggap egois.</p><p>Memperhatikan perasaan pasangan memang penting. Namun, menjaga perasaan orang lain tidak berarti seseorang harus terus mengabaikan kebutuhan dan kesejahteraan dirinya sendiri.</p>[adsense]<p>Mengakhiri hubungan yang tidak lagi ingin dijalani bukan otomatis berarti seseorang tidak pernah men<a href="https://www.topikseru.com/tag/cinta/" target="_self">cinta</a>i pasangannya. Dua orang bisa memiliki perasaan satu sama lain, tetapi tetap tidak cocok atau tidak mampu membangun hubungan yang sehat bersama.</p><p>6. Terjebak dalam Siklus Bertengkar dan Berbaikan</p>[adsense]<p>Hubungan yang dipenuhi pertengkaran tidak selalu berakhir setelah konflik terjadi. Ada kalanya pasangan kembali bersikap mesra, memberikan perhatian, dan membuat hubungan terasa menyenangkan untuk sementara waktu.</p><p>Momen-momen tersebut dapat menumbuhkan harapan bahwa masalah telah selesai. Namun, ketika persoalan yang sama muncul kembali, siklus pertengkaran dan perdamaian pun berulang.</p>[adsense]<p>Perubahan suasana yang silih berganti ini dapat membuat seseorang kesulitan menilai hubungan secara menyeluruh. Masa-masa indah terasa begitu berarti setelah konflik, sehingga masalah yang berulang menjadi lebih mudah ditoleransi.</p><p>Karena itu, penting untuk melihat pola hubungan dalam jangka panjang. Apakah konflik diselesaikan dengan baik? Apakah ada perubahan perilaku yang konsisten? Atau justru masalah yang sama terus terjadi tanpa penyelesaian?</p>[adsense]<p>7. Merasa Tidak Akan Menemukan Orang yang Lebih Baik</p><p>Pikiran bahwa tidak akan ada orang lain yang mau menerima dirinya dapat membuat seseorang bertahan dalam hubungan yang tidak membahagiakan.</p>[adsense]<p>Perasaan ini bisa berkaitan dengan kepercayaan diri yang menurun, pengalaman hubungan sebelumnya, atau kekhawatiran menghadapi proses mencari pasangan baru.</p><p>Ketika seseorang mulai meragukan nilai dirinya, ia mungkin menganggap perlakuan yang tidak menyenangkan sebagai sesuatu yang harus diterima daripada mengambil risiko kehilangan pasangan.</p>[adsense]<p>Padahal, nilai diri seseorang tidak ditentukan oleh status hubungannya. Mengakhiri hubungan juga tidak berarti harus segera mencari pasangan baru.</p><p>Ada kalanya seseorang membutuhkan waktu untuk memulihkan diri, memahami kebutuhannya, dan membangun kembali kepercayaan terhadap dirinya sendiri.</p>[adsense]<p>Bagaimana Mengetahui Apakah Hubungan Masih Layak Dipertahankan?</p><p>Tidak semua hubungan yang sedang mengalami masalah harus diakhiri. Konflik dapat terjadi dalam hubungan yang sehat, selama kedua pihak bersedia berkomunikasi, menghormati batasan, dan memperbaiki perilaku yang menyakiti.</p>[adsense]<p>Namun, ada beberapa pertanyaan yang dapat membantu seseorang mengevaluasi hubungannya.</p><p>* Apakah saya merasa dihargai dan aman ketika bersama pasangan?</p>[adsense]<p>* Apakah saya bisa menyampaikan pendapat tanpa takut direndahkan atau diancam?</p><p>* Apakah masalah yang sama terus berulang meski sudah dibicarakan?</p>[adsense]<p>* Apakah kedua pihak sama-sama berusaha memperbaiki hubungan?</p><p>* Apakah saya bertahan karena masih ingin membangun hubungan ini atau karena takut sendirian?</p>[adsense]<p>Jawaban atas pertanyaan tersebut tidak harus langsung menghasilkan keputusan. Tujuannya adalah membantu seseorang memahami apa yang sedang dialami dan membedakan harapan pribadi dari perubahan yang benar-benar terjadi.</p><p>Jika hubungan melibatkan kekerasan fisik, ancaman, pemaksaan seksual, atau kontrol yang membahayakan, keselamatan perlu menjadi prioritas. Mencari dukungan dari orang tepercaya atau layanan pendampingan dapat membantu menyusun langkah yang aman.</p>[adsense]<p><b>Tidak Semua Hubungan Harus Dipertahankan dengan Mengorbankan Diri Sendiri</b></p><p>Meninggalkan seseorang yang pernah di<a href="https://www.topikseru.com/tag/cinta/" target="_self">cinta</a>i bukan keputusan yang mudah. Ada kenangan, harapan, dan rencana masa depan yang mungkin harus dilepaskan.</p>[adsense]<p>Namun, bertahan hanya karena takut kehilangan juga dapat membuat seseorang semakin jauh dari kebutuhan dan kebahagiaannya sendiri.</p><p>Hubungan yang sehat tidak menuntut seseorang untuk selalu mengalah, menekan perasaan, atau menerima perlakuan yang menyakitkan demi mempertahankan status sebagai pasangan.</p>[adsense]<p>Pada akhirnya, keputusan untuk bertahan atau pergi merupakan pilihan pribadi yang perlu mempertimbangkan kondisi hubungan, keselamatan, dan kesejahteraan masing-masing pihak.</p><p>Men<a href="https://www.topikseru.com/tag/cinta/" target="_self">cinta</a>i seseorang tidak berarti harus bertahan dalam segala keadaan. Terkadang, hal yang perlu dipelajari bukan bagaimana mempertahankan hubungan selama mungkin, melainkan bagaimana mengenali hubungan yang layak diperjuangkan dan kapan diri sendiri juga perlu dilindungi.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_img_0135.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/lifestyle/57061/sudah-tak-bahagia-tapi-masih-bertahan-ini-alasan-seseorang-sulit-mengakhiri-hubungan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mulai Langka di Medan! 5 Profesi Jadul Ini Ternyata Masih Dicari</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 13:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mulai Langka di Medan! 5 Profesi Jadul Ini Ternyata Masih Dicari]]></title>
            <description><![CDATA[Di tengah kemajuan teknologi, sejumlah profesi berbasis keterampilan tangan masih dibutuhkan warga Medan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, sejumlah pekerjaan yang mengandalkan keterampilan tangan masih memiliki tempat di tengah masyarakat. Berikut beberapa profesi yang bisa diangkat dalam artikel ini.</p>[adsense]<p><b>1. Tukang sol sepatu</b></p><p>Sepatu yang solnya terlepas atau jahitannya rusak tidak selalu harus diganti dengan yang baru. Tukang sol sepatu membantu memperbaiki alas kaki agar dapat digunakan kembali.</p>[adsense]<p>Di Medan, profesi ini masih bisa ditemukan di sejumlah kawasan. Salah satunya Tertib Milala, pengrajin reparasi sepatu di kawasan Karya Wisata, yang kisahnya pernah diberitakan RRI pada Maret 2026.</p><p><b>2. Tukang jahit dan permak pakaian</b></p>[adsense]<p>Perubahan ukuran tubuh, pakaian yang robek, atau celana yang terlalu panjang membuat jasa permak masih dibutuhkan. Pekerjaan ini mengandalkan ketelitian dan keterampilan menjahit yang tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh pembelian pakaian baru.</p><p><b>3. Tukang reparasi jam tangan</b></p>[adsense]<p>Jam tangan yang mengalami kerusakan pada baterai, tali, atau mekanismenya membutuhkan penanganan sesuai jenis kerusakan. Meskipun ponsel kini menjadi pilihan banyak orang untuk melihat waktu, jasa servis jam tangan tetap tersedia di Medan.</p><p><b>4. Tukang reparasi tas dan barang berbahan kulit</b></p>[adsense]<p>Tas dengan jahitan terlepas, ritsleting rusak, atau bagian tertentu yang sobek masih bisa diperbaiki. <a href="https://www.topikseru.com/tag/profesi/" target="_self">Profesi</a> ini membutuhkan ketelitian dalam memilih bahan dan teknik perbaikan agar barang dapat digunakan kembali.</p><p><b>5. Tukang patri dan reparasi peralatan rumah tangga</b></p>[adsense]<p>Sejumlah peralatan rumah tangga masih dapat diperbaiki ketika mengalami kerusakan ringan. Jasa reparasi membantu pemilik barang mempertimbangkan biaya perbaikan sebelum memutuskan membeli barang pengganti.</p><p>Keberadaan profesi-profesi tersebut menunjukkan bahwa keterampilan praktis masih memiliki kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tingkat permintaan dan keberlangsungan setiap profesi perlu dilihat berdasarkan kondisi pelaku usaha di lapangan.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bd4c9ab730f5513206b999ec0d90d1fb_5ca69660a2ce4fd6af82c12bc6f2e69e.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57057/mulai-langka-di-medan-5-profesi-jadul-ini-ternyata-masih-dicari/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Orangutan Didi, Trumon dan Babahlung Bersiap Jalani Tahapan Reintroduksi di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 13:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Orangutan Didi, Trumon dan Babahlung Bersiap Jalani Tahapan Reintroduksi di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho]]></title>
            <description><![CDATA[Tiga individu orangutan dari Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan SOCP Sibolangit, Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Aceh -</b> Tiga individu orangutan dari Pusat Karantina dan Rehabilitasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/orangutan/" target="_self">Orangutan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/socp/" target="_self">SOCP</a> Sibolangit, Sumatera Utara, tiba di Pusat Reintroduksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/orangutan/" target="_self">Orangutan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a>, Aceh, awal Oktober. Selanjutnya akan menjalani tahapan persiapan, penilaian, dan pemantauan sebagai bagian dari proses reintroduksi.  </p>[adsense]<p>Ketiga orangutan tersebut terdiri atas Didi (OU324), betina berusia sekitar 11 tahun; Trumon (OU469), jantan berusia sekitar 25 tahun; dan Babahlung, jantan berusia sekitar 8 tahun. </p><p>Ketiganya merupakan orangutan yang sebelumnya menjalani proses rehabilitasi di <a href="https://www.topikseru.com/tag/socp/" target="_self">SOCP</a> Sibolangit dan dinilai siap untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya di Pusat Reintroduksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/orangutan/" target="_self">Orangutan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a>. </p>[adsense]<p>Kepala Balai KSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menyampaikan kedatangan ketiga orangutan tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses konservasi yang dilakukan secara bertahap dan terukur. </p><p>"Pemindahan orangutan dari pusat rehabilitasi ke Pusat Reintroduksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/orangutan/" target="_self">Orangutan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a> merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pengembalian orangutan ke habitat alaminya. Setelah tiba di <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a>, setiap individu akan melalui proses adaptasi dan pemantauan untuk memastikan kesiapan mereka sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya untuk secara penuh beradapatasi di alam liar", tegasnya. </p>[adsense]<p>Sementara itu, Manager Pusat Reintroduksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/orangutan/" target="_self">Orangutan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a> YEL-<a href="https://www.topikseru.com/tag/socp/" target="_self">SOCP</a>, Hafidz menjelaskan  kedatangan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a> bukan merupakan akhir  melainkan awal dari tahapan berikutnya menuju kehidupan di alam. </p><p>"Setiap orangutan memiliki kondisi dan perkembangan yang berbeda. Setelah tiba di <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a>, mereka akan menjalani tahapan persiapan dan pemantauan untuk melihat kemampuan beradaptasi, perilaku, serta kesiapan masing-masing individu sebelum melanjutkan ke tahapan reintroduksi berikutnya," jelasnya. </p>[adsense]<p>Pusat Reintroduksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/orangutan/" target="_self">Orangutan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/jantho/" target="_self">Jantho</a> merupakan bagian dari rangkaian upaya konservasi orangutan sumatera melalui proses pengembalian individu hasil rehabilitasi ke habitat alaminya. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan individu, kondisi habitat, serta aspek keselamatan dan kesejahteraan orangutan. </p><p>Keberhasilan reintroduksi tidak hanya bergantung pada kesiapan individu, tetapi juga pada kondisi habitat dan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan. </p>[adsense]<p>Upaya pengembalian orangutan ke alam membutuhkan kerja sama dan koordinasi berbagai pihak. Pemerintah, lembaga konservasi, masyarakat, serta para pihak terkait memiliki peran dalam memastikan proses konservasi dan perlindungan habitat dapat berjalan secara berkelanjutan. </p><p>Melalui kolaborasi antara Balai KSDA Aceh dan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), proses reintroduksi diharapkan dapat terus mendukung upaya pelestarian orangutan sumatera sekaligus menjaga keberlanjutan populasi dan ekosistem hutan sebagai habitat alaminya. </p>[adsense]<p>Upaya konservasi orangutan sumatera (Pongo abelii) terus diperkuat melalui rangkaian rehabilitasi dan reintroduksi untuk mempersiapkan individu yang telah siap kembali hidup di habitat alaminya.  </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_orangutan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57054/orangutan-didi-trumon-dan-babahlung-bersiap-jalani-tahapan-reintroduksi-di-pusat-reintroduksi-orangutan-jantho/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Seharian Sibuk tapi Tak Ada yang Selesai? Ini Alasan Kamu Merasa Tidak Produktif</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 13:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Seharian Sibuk tapi Tak Ada yang Selesai? Ini Alasan Kamu Merasa Tidak Produktif]]></title>
            <description><![CDATA[Seharian sibuk, tetapi pekerjaan penting tak kunjung selesai? Kenali penyebabnya dan cara mengatur waktu agar aktivitas lebih produktif.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Pernah merasa seharian sibuk mengerjakan banyak hal, tetapi saat malam tiba justru merasa tidak menghasilkan apa-apa? Pesan terus berdatangan, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an menumpuk, notifikasi ponsel tidak berhenti, tetapi tugas yang paling penting justru belum selesai.</p><p>[adsense]Kondisi ini cukup akrab bagi banyak orang, terutama mereka yang menjalani aktivitas kuliah, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an, dan berbagai tanggung jawab sekaligus. Waktu terasa habis untuk menyelesaikan banyak hal kecil, sementara pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an utama terus tertunda.</p><p>Kesibukan dan produktivitas sebenarnya bukan hal yang sama. Seseorang bisa terlihat aktif sepanjang hari tanpa benar-benar membuat kemajuan berarti terhadap hal yang ingin dicapai.</p><p>[adsense]Lantas, mengapa seseorang bisa terus sibuk tetapi merasa tidak <a href="https://www.topikseru.com/tag/produktif/" target="_self">produktif</a>?</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Belum Tentu Produktif, Ini Penyebabnya</b></p><p>[adsense]1. Terlalu Banyak Berpindah dari Satu Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an ke Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an Lain</p><p>Membalas pesan, membuka dokumen, memeriksa media sosial, lalu kembali mengerjakan tugas dapat membuat seseorang merasa sedang melakukan banyak hal sekaligus.</p><p>[adsense]Padahal, berpindah perhatian berulang kali membutuhkan waktu untuk kembali memahami pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang sedang di<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>kan. Akibatnya, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang sebenarnya bisa selesai lebih cepat justru memakan waktu lebih lama.</p><p>Kebiasaan ini sering terjadi ketika seseorang terus memeriksa notifikasi atau merasa harus segera merespons setiap pesan yang masuk.</p><p>[adsense]2. Terjebak dalam Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an Kecil yang Terus Berdatangan</p><p>Ada pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang harus segera diselesaikan, seperti membalas pesan, merapikan dokumen, atau menanggapi permintaan orang lain. Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an tersebut memang penting, tetapi tidak semuanya memiliki tingkat urgensi yang sama.</p><p>[adsense]Ketika seluruh perhatian digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas kecil, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang membutuhkan konsentrasi lebih besar bisa terus tertunda.</p><p>Misalnya, seseorang menghabiskan pagi hari untuk membalas pesan dan mengurus berbagai hal administratif. Ketika akhirnya mulai mengerjakan tugas utama, waktu dan energinya sudah berkurang.</p><p>[adsense]3. Sulit Menentukan Mana yang Harus Didahulukan</p><p>Daftar pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang panjang dapat menimbulkan kesan bahwa semuanya harus diselesaikan hari itu juga. Akibatnya, seseorang berpindah-pindah tugas tanpa mengetahui mana yang paling penting.</p><p>[adsense]Kondisi ini membuat energi tersebar ke terlalu banyak hal. Banyak pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an mungkin selesai sebagian, tetapi hanya sedikit yang benar-benar tuntas.</p><p>Salah satu cara mengatasinya adalah menentukan satu hingga tiga prioritas utama setiap hari. Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an lainnya dapat disusun berdasarkan tingkat kepentingan dan tenggat waktu.</p><p>[adsense]4. Terlalu <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Merencanakan, tetapi Sedikit Mengerjakan</p><p>Membuat jadwal, menyusun daftar tugas, mencari metode produktivitas, dan merapikan meja <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> dapat membantu pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an menjadi lebih teratur.</p><p>[adsense]Namun, persiapan juga bisa berubah menjadi bentuk penundaan ketika seseorang terus memperbaiki rencana tanpa mulai mengerjakan tugas utama.</p><p>Misalnya, seseorang menghabiskan banyak waktu memilih aplikasi pencatat tugas, tetapi belum menyentuh laporan yang harus dikumpulkan.</p><p>[adsense]Perencanaan seharusnya membantu pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an dimulai, bukan menjadi pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an tambahan yang terus menyita waktu.</p><p>5. Menganggap Semua Hal Harus Segera Diselesaikan</p><p>[adsense]Pesan yang baru masuk sering terasa lebih mendesak daripada pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang sudah direncanakan. Padahal, sesuatu yang baru muncul belum tentu lebih penting.</p><p>Jika setiap permintaan langsung mendapat perhatian, jadwal yang sudah disusun akan mudah berantakan.</p><p>[adsense]Belajar menentukan batas, menunda respons yang tidak mendesak, dan mengatur waktu untuk memeriksa pesan dapat membantu seseorang mempertahankan fokus.</p><p>6. Kurang Istirahat sehingga Konsentrasi Menurun</p><p>[adsense]Produktivitas tidak hanya berkaitan dengan pengaturan waktu, tetapi juga kondisi fisik dan kemampuan berkonsentrasi.</p><p>Ketika kurang tidur atau terus be<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> tanpa jeda, seseorang bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami informasi, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tugas.</p><p>[adsense]Memaksakan diri be<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> sepanjang hari belum tentu menghasilkan pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang lebih baik. Istirahat yang cukup dan jeda secara berkala justru dapat membantu menjaga kualitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>.</p><p>7. Mengukur Produktivitas dari Seberapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Diri Sendiri</p><p>[adsense]Sebagian orang menilai keberhasilan dari banyaknya aktivitas yang dilakukan dalam sehari. Kalender penuh, pesan terus dibalas, dan pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an tidak pernah berhenti dianggap sebagai tanda <a href="https://www.topikseru.com/tag/produktif/" target="_self">produktif</a>.</p><p>Padahal, ukuran yang lebih berguna adalah kemajuan yang dihasilkan.</p><p>[adsense]Menyelesaikan satu laporan penting bisa lebih berarti daripada menghabiskan waktu berjam-jam untuk berbagai pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an kecil yang sebenarnya dapat dijadwalkan ulang.</p><p>Karena itu, evaluasi harian sebaiknya tidak hanya menanyakan berapa banyak pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang dilakukan, tetapi juga apa yang benar-benar berhasil diselesaikan.</p><p>[adsense]<b>Bagaimana Cara Berhenti <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Tanpa Arah?</b></p><p>Mengubah kebiasaan ini tidak selalu membutuhkan metode yang rumit. Beberapa langkah sederhana dapat membantu seseorang menggunakan waktu dengan lebih terarah.</p><p>[adsense]Pertama, tentukan hasil yang ingin dicapai. Sebelum memulai aktivitas, pilih pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang paling berpengaruh terhadap tujuan hari itu.</p><p>Kedua, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>kan tugas penting sebelum tenggelam dalam urusan kecil. Jika memungkinkan, gunakan waktu ketika konsentrasi masih baik untuk menyelesaikan pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang membutuhkan pemikiran mendalam.</p><p>[adsense]Ketiga, kurangi gangguan. Matikan notifikasi yang tidak diperlukan dan tentukan waktu khusus untuk memeriksa pesan atau media sosial.</p><p>Keempat, pecah pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an besar menjadi langkah kecil. Daripada menuliskan tugas seperti menyelesaikan laporan, tentukan tindakan konkret, misalnya menyusun kerangka atau menulis bagian pendahuluan.</p><p>[adsense]Kelima, evaluasi hasil, bukan hanya aktivitas. Pada akhir hari, periksa pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang benar-benar selesai, hambatan yang muncul, dan hal yang perlu diperbaiki keesokan harinya.</p><p>Tidak semua pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an harus selesai dalam satu hari. Memiliki prioritas yang jelas membantu seseorang memahami mana yang perlu dituntaskan sekarang dan mana yang masih bisa menunggu.</p><p>[adsense]<b>Produktif Bukan Berarti Harus Terus Be<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a></b></p><p>Merasa sibuk tetapi tidak <a href="https://www.topikseru.com/tag/produktif/" target="_self">produktif</a> bukan selalu berarti seseorang malas atau tidak mampu mengatur waktu. Beban <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> yang berlebihan, tuntutan dari lingkungan, gangguan digital, dan kurangnya waktu pemulihan juga dapat memengaruhi cara seseorang menjalani aktivitas.</p><p>[adsense]Karena itu, solusi yang dibutuhkan tidak selalu menambah jam <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> atau membuat daftar tugas yang lebih panjang. Terkadang, seseorang justru perlu mengurangi pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang tidak penting, memperjelas prioritas, dan memberi ruang untuk beristirahat.</p><p>Pada akhirnya, produktivitas bukan tentang seberapa padat hari seseorang, melainkan seberapa terarah waktu dan energinya digunakan.</p><p>[adsense]Sebab, menjalani hari dengan penuh aktivitas tidak selalu berarti bergerak menuju tujuan. Yang lebih penting adalah mengetahui apa yang perlu diselesaikan dan memastikan ada kemajuan nyata dari waktu yang digunakan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f7e6c85504ce6e82442c770f7c8606f0_img_0131.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57055/seharian-sibuk-tapi-tak-ada-yang-selesai-ini-alasan-kamu-merasa-tidak-produktif/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disbudparekraf Sumut Bersama Delegasi Tiongok Jelajahi Bukit Lawang</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disbudparekraf Sumut Bersama Delegasi Tiongok Jelajahi Bukit Lawang]]></title>
            <description><![CDATA[Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperluas promosi destinasi wisata ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Langkat &ndash;</b> Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (<a href="https://www.topikseru.com/tag/disbudparekraf/" target="_self">Disbudparekraf</a>) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperluas promosi destinasi wisata unggulan kepada delegasi Tiongkok melalui kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/familiarization-trip/" target="_self">Familiarization Trip</a> (Fam Trip).</p><p>[adsense]Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata <a href="https://www.topikseru.com/tag/disbudparekraf/" target="_self">Disbudparekraf</a> Provinsi Sumut Dedi Arian Rizki Siregar mengatakan, kegiatan tersebut guna memperkenalkan destinasi wisata unggulan di Sumut, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), serta Danau Toba, kepada delegasi Tiongkok.</p><p>"Kegiatan tersebut juga merupakan upaya mempromosikan destinasi wisata unggulan Sumut ke mancanegara, khususnya kawasan Asia," ujar Dedi, di Langkat, Senin.</p><p>[adsense]Ia mengatakan, kegiatan Fam Trip tersebut melibatkan maskapai Scoot Airlines dan delegasi dari Tiongkok untuk memperkenalkan potensi wisata <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan TNGL, termasuk orang utan yang merupakan satwa Sumatera.</p><p>Dia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat wisatawan asal Tiongkok maupun wisatawan mancanegara lainnya untuk mengunjungi destinasi wisata unggulan di Sumut.</p><p>[adsense]Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan TNGL, delegasi Tiongkok tersebut juga dijadwalkan mengunjungi Kaldera Toba pada 13-15 Oktober 2026.</p><p>Salah satu delegasi Wang Jiayi mengatakan, pengalaman mengunjungi destinasi wisata unggulan di Sumut sangat luar biasa dan istimewa.</p><p>[adsense]Menurut dia, wisatawan biasanya lebih mengenal destinasi populer seperti Bali. Namun, Sumut juga memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang menarik untuk dikunjungi.</p><p>"Hari ini, kami melakukan treking yang cukup menantang dan sebentar lagi akan mencoba arung jeram. Kami sangat antusias," ujarnya pula.</p><p>[adsense]Ia mengatakan pengalaman tersebut sangat istimewa bagi wisatawan Tiongkok, dan dapat menemukan lebih banyak destinasi unggulan wisata di Sumut.</p><p>Melalui kegiatan Fam Trip ini, promosi pariwisata Sumatera Utara diharapkan semakin luas menjangkau pasar internasional. Pengenalan langsung terhadap daya tarik alam, aktivitas petualangan, serta kekayaan hayati di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan TNGL menjadi bagian dari upaya menarik minat wisatawan mancanegara untuk menjadikan Sumut sebagai salah satu tujuan perjalanan mereka.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_china-22.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/57056/disbudparekraf-sumut-bersama-delegasi-tiongok-jelajahi-bukit-lawang/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan - </b>Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a> bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol. <a href="https://www.topikseru.com/tag/naek-pamen-simanjuntak/" target="_self">Naek Pamen Simanjuntak</a> dan sejumlah pejabat utama Polda Sumut melakukan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a>), Selasa (13/10/2026).</p><p>[adsense]Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a> dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan di wilayah Sumatera Utara.</p><p>Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan langkah positif untuk menjaga komunikasi dan meningkatkan koordinasi antara kepolisian dan kejaksaan sebagai unsur penting dalam sistem peradilan pidana.</p><p>[adsense]&quot;Kapolda Sumut menekankan pentingnya menjaga sinergi dan komunikasi yang baik antarlembaga penegak hukum. Melalui silaturahmi ini, diharapkan koordinasi antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a> semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat,&quot; ujarnya.</p><p>Ia menyampaikan, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan kejaksaan merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.</p><p>[adsense]Menurutnya, kolaborasi yang baik juga diperlukan untuk memastikan setiap proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas.</p><p>Polda Sumut, lanjutnya, berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a>, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta mendukung pembangunan di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkokoh hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a>, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_kapolda-kejatisu.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57060/kapolda-sumut-silaturahmi-ke-kejati-perkuat-sinergi-penegakan-hukum/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gratis Ongkir Bikin Boros? Begini Cara Promo Mengubah Kebiasaan Belanja</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gratis Ongkir Bikin Boros? Begini Cara Promo Mengubah Kebiasaan Belanja]]></title>
            <description><![CDATA[Gratis ongkir memang menggiurkan, tetapi bisa membuat belanja makin boros. Kenali psikologi di balik promo dan cara menghindari pembelian.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Promo gratis ongkir sering menjadi salah satu alasan konsumen memilih berbelanja online. Tawaran ini membuat pembelian terasa lebih hemat karena pembeli tidak perlu membayar seluruh biaya pengiriman. Namun, di balik keuntungan tersebut, ada kebiasaan belanja yang tanpa disadari bisa membuat pengeluaran semakin besar.</p><p>[adsense]Tidak sedikit konsumen yang awalnya hanya ingin membeli satu barang, tetapi akhirnya menambahkan produk lain ke keranjang belanja demi memenuhi batas minimum transaksi. Ada pula yang membeli barang karena sedang diskon, meskipun sebenarnya tidak terlalu membutuhkannya.</p><p>Fenomena ini berkaitan dengan psikologi konsumen, yaitu bagaimana seseorang mengambil keputusan ketika berhadapan dengan harga, promosi, dan persepsi tentang keuntungan.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Gratis Ongkir Bisa Membuat Orang Lebih Boros?</b></p><p>1. Merasa Mendapatkan Keuntungan Lebih Besar</p><p>[adsense]Kata gratis memiliki daya tarik tersendiri dalam keputusan belanja. Ketika melihat label gratis ongkir, konsumen cenderung merasa mendapatkan keuntungan karena ada biaya yang tidak perlu dikeluarkan.</p><p>Padahal, keputusan belanja seharusnya tidak hanya didasarkan pada ada atau tidaknya biaya pengiriman. Konsumen tetap perlu mempertimbangkan harga barang, kebutuhan, serta total uang yang harus dibayarkan.</p><p>[adsense]Jika seseorang membeli barang yang tidak dibutuhkan hanya karena ongkirnya gratis, penghematan yang dirasakan belum tentu benar-benar terjadi.</p><p>2. Menambah Barang demi Memenuhi Minimum Belanja</p><p>[adsense]Sebagian promo gratis ongkir mensyaratkan minimum pembelian tertentu. Kondisi ini dapat mendorong konsumen menambahkan produk ke keranjang agar memenuhi syarat promosi.</p><p>Misalnya, seseorang ingin membeli barang seharga Rp40.000, sedangkan promo gratis ongkir baru berlaku untuk transaksi minimal Rp60.000. Ia kemudian menambahkan barang lain seharga Rp25.000.</p><p>[adsense]Alih-alih membayar barang yang memang dibutuhkan, konsumen akhirnya mengeluarkan uang lebih banyak demi memperoleh fasilitas pengiriman gratis.</p><p>Jika barang tambahan tersebut sebenarnya tidak diperlukan, total pengeluaran justru meningkat.</p><p>[adsense]3. Takut Kehilangan Kesempatan Promo</p><p>Tulisan seperti &quot;promo terbatas&quot;, &quot;berakhir hari ini&quot;, atau hitung mundur diskon dapat menciptakan kesan bahwa kesempatan berbelanja tidak akan datang lagi.</p><p>[adsense]Situasi ini berkaitan dengan fear of missing out (FOMO), yaitu kekhawatiran akan kehilangan kesempatan yang dianggap menguntungkan.</p><p>Akibatnya, konsumen bisa mengambil keputusan dengan terburu-buru tanpa membandingkan harga, memeriksa kualitas produk, atau mempertimbangkan kondisi keuangan.</p><p>[adsense]Padahal, tidak semua promo memberikan penghematan yang berarti. Membeli barang hanya karena takut kehabisan kesempatan dapat membuat pengeluaran di luar rencana.</p><p>4. Lebih Fokus pada Diskon daripada Total Belanja</p><p>[adsense]Potongan harga dan gratis ongkir dapat membuat konsumen lebih memperhatikan besarnya keuntungan yang ditawarkan daripada jumlah uang yang benar-benar dibayarkan.</p><p>Sebagai contoh, seseorang melihat barang dengan harga awal Rp150.000 yang didiskon menjadi Rp100.000. Ia mungkin merasa telah menghemat Rp50.000.</p><p>[adsense]Namun, jika barang tersebut tidak dibutuhkan, uang Rp100.000 tetap menjadi pengeluaran yang sebenarnya bisa dihindari.</p><p>Karena itu, harga murah tidak selalu berarti belanja yang hemat. Penghematan juga bergantung pada apakah barang tersebut memang diperlukan dan sesuai dengan anggaran.</p><p>[adsense]5. Belanja Menjadi Kebiasaan untuk Mencari Kepuasan Sesaat</p><p>Berbelanja online juga dapat memberikan rasa senang, terutama ketika menemukan barang menarik atau berhasil memperoleh potongan harga.</p><p>[adsense]Ketika pengalaman tersebut berulang, sebagian orang bisa terbiasa membuka aplikasi belanja untuk mencari promo, meskipun tidak memiliki kebutuhan tertentu.</p><p>Kebiasaan ini tidak otomatis berarti seseorang mengalami kecanduan belanja. Namun, jika pembelian impulsif terus terjadi hingga mengganggu anggaran, konsumen perlu mengevaluasi pola belanjanya.</p><p>[adsense]<b>Cara Promo Memengaruhi Keputusan Konsumen</b></p><p>Dalam psikologi konsumen, keputusan membeli tidak selalu didasarkan pada kebutuhan dan pertimbangan harga secara rasional. Cara sebuah penawaran disajikan juga dapat memengaruhi penilaian seseorang.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/gratis-ongkir/" target="_self">Gratis ongkir</a>, diskon, batas minimum transaksi, dan hitung mundur promo merupakan contoh situasi yang dapat membentuk persepsi konsumen terhadap sebuah penawaran.</p><p>Ada beberapa konsep psikologi yang dapat membantu menjelaskan fenomena tersebut.</p><p>[adsense]Efek pembingkaian (framing effect) terjadi ketika cara informasi disampaikan memengaruhi cara seseorang menilai suatu pilihan. Label &quot;gratis ongkir&quot; dapat terasa lebih menarik daripada penawaran dengan nilai penghematan yang sama tetapi disajikan dalam bentuk lain.</p><p>Efek kelangkaan (scarcity effect) berkaitan dengan meningkatnya daya tarik suatu penawaran ketika dianggap terbatas. Promo yang segera berakhir dapat membuat konsumen merasa harus segera mengambil keputusan.</p><p>[adsense]Sementara itu, pembelian impulsif (impulse buying) merupakan pembelian yang dilakukan secara spontan tanpa perencanaan matang. Dorongan ini bisa muncul ketika konsumen melihat barang menarik, potongan harga, atau penawaran yang terasa sulit dilewatkan.</p><p>Meski demikian, pengaruh promosi tidak sama bagi setiap orang. Kebiasaan belanja, kondisi keuangan, kebutuhan, dan kemampuan mengendalikan pengeluaran turut menentukan keputusan akhir.</p><p>[adsense]<b>Cara Memanfaatkan Gratis Ongkir Tanpa Membuat Pengeluaran Membengkak</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/gratis-ongkir/" target="_self">Gratis ongkir</a> tetap bisa memberikan manfaat selama digunakan secara bijak. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar promosi tidak menjadi alasan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.</p><p>[adsense]1. Buat daftar belanja sebelum membuka aplikasi. Tentukan barang yang memang dibutuhkan agar tidak mudah tergoda oleh produk lain.</p><p>2. Hitung total transaksi. Bandingkan biaya pengiriman dengan nilai barang tambahan yang harus dibeli. Jika biaya kirim lebih murah daripada barang tambahan yang tidak diperlukan, membayar ongkir justru bisa menjadi pilihan yang lebih hemat.</p><p>[adsense]3. Jangan terburu-buru karena hitung mundur promo. Beri waktu untuk mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan.</p><p>4. Tetapkan batas anggaran belanja online. Pisahkan dana untuk kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya agar promosi tidak mengganggu pengeluaran rutin.</p><p>[adsense]5. Gunakan keranjang belanja sebagai daftar pertimbangan. Barang yang sudah dimasukkan ke keranjang tidak harus langsung dibeli. Periksa kembali kebutuhan, harga, dan anggaran sebelum menyelesaikan transaksi.</p><p><b>Gratis Ongkir Tidak Selalu Berarti Lebih Hemat</b></p><p>[adsense]Promo gratis ongkir bukan sesuatu yang harus dihindari. Fasilitas ini dapat membantu mengurangi biaya pengiriman, terutama ketika konsumen memang perlu membeli barang tertentu.</p><p>Masalahnya muncul ketika promosi mengubah keputusan belanja, dari membeli karena membutuhkan menjadi membeli karena merasa sayang melewatkan kesempatan.</p><p>[adsense]Pada akhirnya, belanja hemat bukan sekadar memperoleh potongan harga atau menghindari biaya pengiriman. Hal yang lebih penting adalah memastikan uang yang dikeluarkan sebanding dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan.</p><p>Dengan memahami cara promosi memengaruhi psikologi konsumen, masyarakat dapat lebih bijak dalam berbelanja online tanpa harus kehilangan manfaat dari penawaran yang tersedia.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_img_0130.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57053/gratis-ongkir-bikin-boros-begini-cara-promo-mengubah-kebiasaan-belanja/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Telusuri Museum Nasional Indonesia Bersama Anak-anak Sekolah</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Telusuri Museum Nasional Indonesia Bersama Anak-anak Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto menjelajahi area Museum Nasional Indonesiayang juga dikenal dengan nama Museum Gajah&ampmdashbersama anakanak sekolah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a> menjelajahi area <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-nasional-indonesia/" target="_self">Museum Nasional Indonesia</a>-yang juga dikenal dengan nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-gajah/" target="_self">Museum Gajah</a>&mdash;bersama sejumlah anak sekolah dalam rangka Hari Museum Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Oktober.</p>[adsense]<p>Di <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-gajah/" target="_self">Museum Gajah</a>, Jakarta, Senin (12/10), sebagaimana disiarkan dalam unggahan media sosial pribadi Presiden RI, Presiden Prabowo melihat sejumlah koleksi bersejarah, termasuk koleksi-koleksi dari zaman purba dan zaman prasejarah.</p><p>Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendampingi Presiden Prabowo melihat koleksi-koleksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-nasional-indonesia/" target="_self">Museum Nasional Indonesia</a> sebagaimana disiarkan oleh akun media sosial Presiden Prabowo.</p>[adsense]<p>Ada pula pejabat lain yang turut mendampingi Presiden, yaitu Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto&mdash;yang lebih populer dengan nama Titiek Soeharto, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.</p><p>Dalam acara itu, Titiek Soeharto, Fadli Zon, Teuku Riefky dan anak-anak sekolah mengenakan atasan dengan motif batik dan warna yang sama.</p>[adsense]<p>Usai melihat koleksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-gajah/" target="_self">Museum Gajah</a>, Presiden Prabowo berbincang-bincang dengan beberapa anak sekolah. Presiden Prabowo kemudian berfoto bersama anak-anak tersebut. Dalam unggahan di media sosial pribadinya, Presiden Prabowo beserta anak-anak sekolah juga mengucapkan "Selamat Hari Museum Indonesia".</p><p>Anak-anak sekolah itu kemudian bernyanyi bersama-sama selepas sesi foto bersama Presiden Prabowo.</p>[adsense]<p>Kemudian, Presiden Prabowo kembali ke Istana, dan menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Fadli melaporkan percepatan revitalisasi museum, keraton, istana, serta berbagai aset budaya di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya bangsa.</p><p>"Percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng dan aset budaya lainnya di Indonesia sepanjang tahun 2026," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan isi pertemuan Presiden Prabowo dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Kepresidenan RI Jakarta, Senin.</p>[adsense]<p><h3>Revitalisasi 200 Museum hingga Keraton di 2026 </h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">Pemerintah Republik Indonesia menargetkan percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, hingga keraton di Indonesia sepanjang 2026.</p><p>Hal itu disampaikan Seskab Teddy Indra Wijaya usai mendampingi Presiden RI <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a> menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/10).</p>[adsense]<p>"Percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng dan aset budaya lainnya di Indonesia sepanjang tahun 2026," kata Teddy dalam unggahannya di Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (12/10) malam.</p><p>Teddy menyampaikan pertemuan yang berlangsung bertepatan dengan Hari Museum Indonesia yang jatuh setiap tanggal 12 Oktober ini membahas perkembangan revitalisasi museum, keraton, istana, serta berbagai aset budaya di seluruh Indonesia.</p>[adsense]<p>Ia mengatakan pembaruan museum tidak hanya melalui perbaikan fisik bangunan, tetapi juga penguatan narasi sejarah, alur cerita, dan tata pamer agar semakin informatif dan menarik bagi masyarakat.</p><p>Teddy menyebut ke depannya, pemanfaatan teknologi digital dan pengalaman interaktif juga akan diperkuat guna meningkatkan daya tarik museum.</p>[adsense]<p>"Khususnya bagi generasi muda, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan identitas bangsa," ujar dia.</p><p>Selain itu, ia mengatakan pemerintah juga akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengelola museum sekaligus pengembangan wisata budaya, sejarah, dan religi.</p>[adsense]<p>"Sebagai bagian dari upaya menjadikan kebudayaan sebagai penggerak ekonomi baru," ucapnya.</p><p>Teddy mengatakan Prabowo selalu menekankan akan pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya bangsa agar tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan, kebanggaan, dan inspirasi bagi generasi mendatang. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_prabowo-museum.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57059/prabowo-telusuri-museum-nasional-indonesia-bersama-anakanak-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>