<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2026 11:48:13 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mengenal Kidu-Kidu, Kuliner Khas Karo yang Tidak Semua Orang Berani Mencobanya</guid>
            <pubDate>Sun, 25 Oct 2026 11:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mengenal Kidu-Kidu, Kuliner Khas Karo yang Tidak Semua Orang Berani Mencobanya]]></title>
            <description><![CDATA[Kidukidu merupakan kuliner khas Karo yang menggunakan ulat enau sebagai bahan utama. Meski terdengar ekstrem, makanan ini menyimpan cerita ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Sumatera Utara memiliki beragam kuliner tradisional dengan bahan dan cara pengolahan yang unik. Salah satunya adalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a>, makanan khas masyarakat Karo yang menggunakan ulat enau sebagai bahan utama.</p><p>[adsense]Bagi sebagian orang, membayangkan ulat sebagai makanan mungkin terasa asing. Namun, bagi masyarakat yang mengenal tradisi kuliner ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> merupakan bagian dari warisan pangan yang telah diwariskan secara turun-temurun.</p><p>Makanan ini dikenal di Kabupaten Karo, termasuk kawasan Berastagi dan Kabanjahe. Keunikannya bukan hanya terletak pada bahan utama, tetapi juga pada penggunaan rempah-rempah yang memberikan cita rasa khas. </p><p>[adsense]Lantas, seperti apa <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> dan mengapa kuliner ini menarik untuk dikenal lebih jauh?</p><p><b>1. Menggunakan Ulat yang Hidup di Batang Enau</b></p><p>[adsense]Kidu-kidu dibuat menggunakan larva kumbang yang dikenal sebagai ulat enau atau ulat sagu. Larva ini dapat ditemukan pada batang pohon enau atau sagu yang telah membusuk secara alami.</p><p>Dalam tradisi masyarakat Karo, bahan tersebut dimanfaatkan sebagai sumber pangan. Hal ini memperlihatkan bagaimana pengetahuan lokal turut membentuk kebiasaan makan masyarakat berdasarkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.</p><p>[adsense]Bagi orang yang belum pernah melihat proses pengolahannya, bahan utama <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> mungkin terasa tidak biasa. Namun, penilaian terhadap suatu makanan juga dipengaruhi oleh kebiasaan dan pengalaman kuliner masing-masing orang.</p><p>Kidu-kidu menjadi salah satu contoh bahwa kekayaan kuliner Indonesia tidak hanya berasal dari bahan pangan yang umum dijumpai di pasar modern. </p><p>[adsense]<b>2. Dimasak dengan Rempah-Rempah Khas Sumatera Utara</b></p><p>Keunikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> tidak berhenti pada bahan utamanya. Proses pengolahan dan penggunaan bumbu turut membentuk karakter hidangan ini.</p><p>[adsense]Dalam sejumlah resep tradisional, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> diolah dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, serta rempah lainnya. Andaliman dan asam cikala juga dikenal dalam variasi racikan kuliner khas Karo.</p><p>Cara memasaknya dapat berbeda menurut resep dan kebiasaan keluarga. Ada pengolahan yang menggunakan proses perebusan, sementara variasi lain melibatkan penggorengan sebelum bahan dimasak bersama bumbu.</p><p>[adsense]Penggunaan rempah tersebut memperlihatkan eratnya hubungan antara kuliner tradisional Karo dan kekayaan tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun bumbu. </p><p><b>3. Bukan Sekadar Makanan Unik, tetapi Bagian dari Tradisi</b></p><p>[adsense]Kidu-kidu memiliki nilai budaya bagi sebagian masyarakat Karo. Sebuah kajian etnobiologi yang membahas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> dan terites menjelaskan bahwa kedua hidangan tersebut berkaitan dengan pengetahuan tradisional serta praktik adat masyarakat Karo.</p><p>Dalam tradisi kuliner, makanan tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hidangan tertentu juga dapat hadir dalam kegiatan adat, menjadi bagian dari kebersamaan, dan mencerminkan cara masyarakat memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya.</p><p>[adsense]Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> menarik untuk dipahami melalui konteks budaya, bukan hanya karena bahan utamanya dianggap tidak biasa oleh sebagian orang.</p><p>Pengetahuan tentang bahan, rempah, dan teknik memasaknya merupakan bagian dari warisan kuliner yang layak didokumentasikan agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya. </p><p>[adsense]<b>4. Mengapa Tidak Semua Orang Berani Mencobanya?</b></p><p>Salah satu alasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> mengundang rasa penasaran adalah bahan dasarnya yang berbeda dari makanan sehari-hari kebanyakan orang.</p><p>[adsense]Bagi orang yang terbiasa mengonsumsi larva serangga sebagai sumber pangan, bahan tersebut mungkin tidak terasa asing. Sebaliknya, orang yang belum pernah mencobanya dapat merasa ragu hanya dengan membayangkan bentuk bahan sebelum dimasak.</p><p>Perbedaan kebiasaan makan seperti ini merupakan hal yang wajar. Makanan yang dianggap biasa di satu komunitas belum tentu langsung diterima oleh masyarakat lain.</p><p>[adsense]Namun, keunikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> juga memperlihatkan luasnya keragaman kuliner Indonesia. Setiap daerah mempunyai cara tersendiri dalam memilih bahan, meracik bumbu, dan mewariskan resep.</p><p><b>5. Masih Bisa Ditemukan di Mana?</b></p><p>[adsense]Kidu-kidu masih dikenal sebagai bagian dari kuliner tradisional masyarakat Karo. Publikasi mengenai makanan khas Karo juga mencatat keberadaannya di kawasan Kabupaten Karo, termasuk Berastagi dan Kabanjahe. </p><p>Meski demikian, ketersediaannya tidak dapat dipastikan di setiap rumah makan atau sepanjang waktu. Bahan bakunya berasal dari sumber tertentu, sehingga orang yang ingin mencicipinya sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu dari penjual kuliner khas Karo.</p><p>[adsense]Selain itu, pengolahan bahan pangan harus dilakukan secara higienis dan sampai matang. Bahan yang berasal dari alam tidak otomatis aman dikonsumsi tanpa penanganan yang tepat.</p><p>Mengenal kuliner tradisional seperti <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a> dapat menjadi cara untuk memahami lebih jauh kebudayaan masyarakat Karo, sekaligus membuka wawasan tentang beragam bahan pangan yang dikenal di Nusantara.</p><p>[adsense]<b>Menjaga Kuliner Khas Karo agar Tetap Dikenal</b></p><p>Kidu-kidu menunjukkan bahwa warisan kuliner tidak selalu hadir dalam bentuk makanan yang umum dikenal masyarakat luas. Ada hidangan yang memiliki bahan, teknik pengolahan, dan latar budaya yang khas.</p><p>[adsense]Mengenalkannya melalui tulisan, dokumentasi resep, dan cerita masyarakat dapat membantu memperkenalkan kekayaan kuliner Karo kepada generasi muda maupun wisatawan.</p><p>Pada akhirnya, ketertarikan terhadap makanan tradisional bukan hanya soal berani mencoba rasa baru, tetapi juga kesediaan untuk memahami cerita di baliknya.</p><p>[adsense]Kalau kamu pernah melihat atau mencicipi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kidu-kidu/" target="_self">kidu-kidu</a>, bagaimana menurutmu kuliner khas Karo ini? Apakah kamu tertarik mencobanya?</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f899139df5e1059396431415e770c6dd_60acfc5434d60.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/57483/mengenal-kidukidu-kuliner-khas-karo-yang-tidak-semua-orang-berani-mencobanya/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kuliner Khas Medan yang Mulai Jarang Ditemukan, Masih Ingat Kuliner Ini?</guid>
            <pubDate>Sun, 25 Oct 2026 10:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kuliner Khas Medan yang Mulai Jarang Ditemukan, Masih Ingat Kuliner Ini?]]></title>
            <description><![CDATA[Medan punya banyak kuliner tradisional yang mulai jarang ditemukan. Dari ombusombus hingga anyang pakis, masih ingat makanan khas Sumatera ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Medan dikenal sebagai surga <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuliner/" target="_self">kuliner</a> dengan beragam makanan bercita rasa gurih, pedas, dan kaya rempah. Namun, di balik popularitas lontong Medan dan soto Medan, ada sejumlah makanan tradisional Sumatera Utara yang tidak lagi mudah dijumpai dalam keseharian masyarakat.</p><p>[adsense]Sebagian makanan tersebut dahulu akrab dengan kehidupan keluarga, termasuk sebagai menu sarapan atau teman minum kopi pada pagi hari. Kini, beberapa di antaranya lebih sering dijumpai pada kesempatan tertentu, di pasar tradisional, atau melalui penjual yang masih mempertahankan resep turun-temurun.</p><p>Perubahan kebiasaan makan, ketersediaan bahan baku, dan berkurangnya penerus resep tradisional menjadi sejumlah tantangan bagi keberlangsungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuliner/" target="_self">kuliner</a> lokal.</p><p>[adsense]Lantas, apa saja makanan tradisional yang layak dikenang kembali?</p><p><b>1. Ombus-ombus, Kue Tradisional yang Pernah Menjadi Teman Sarapan</b></p><p>[adsense]Ombus-ombus merupakan kue tradisional yang dikenal dalam budaya Batak, khususnya di kawasan Siborongborong, Tapanuli Utara. Kue ini dibuat dari tepung beras atau tepung beras ketan dengan gula di bagian tengahnya, kemudian dibungkus menggunakan daun dan dikukus.</p><p>Rasanya cenderung manis dengan aroma khas daun pembungkus. Ombus-ombus dapat dinikmati sebagai camilan pagi, teman minum teh, maupun pelengkap saat berkumpul bersama keluarga.</p><p>[adsense]Salah satu hal yang membuat kue ini menarik adalah kesederhanaan bahan dan proses pembuatannya. Namun, laporan mengenai pengalaman warga Medan menunjukkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/ombus-ombus/" target="_self">ombus-ombus</a> kini tidak semudah dahulu ditemukan di sejumlah warung kue dan pasar.</p><p>Meski demikian, makanan ini masih dikenal dan dibuat di daerah asalnya maupun pada kesempatan tertentu. Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ombus-ombus/" target="_self">ombus-ombus</a> lebih tepat disebut mulai sulit ditemukan di beberapa tempat, bukan telah menghilang sepenuhnya.</p><p>[adsense]<b>2. Pakkat, Kuliner Rotan Muda dengan Cita Rasa Khas</b></p><p>Pakkat merupakan makanan tradisional yang menggunakan bagian pucuk rotan muda sebagai bahan utama. Kuliner ini dikenal di sejumlah masyarakat Sumatera Utara, termasuk masyarakat Mandailing dan kawasan sekitarnya.</p><p>[adsense]Bagian rotan yang digunakan diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Pakkat umumnya memiliki rasa pahit yang khas sehingga pengalaman menyantapnya berbeda dari sayuran yang biasa ditemukan di rumah makan.</p><p>Bagi sebagian masyarakat, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakkat/" target="_self">pakkat</a> bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari kebiasaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuliner/" target="_self">kuliner</a> yang diwariskan antargenerasi.</p><p>[adsense]Ketersediaan bahan dan proses pengolahan menjadi faktor yang memengaruhi keberadaan makanan tradisional seperti ini. Pengenalan kembali <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakkat/" target="_self">pakkat</a> dapat menjadi cara untuk memperluas pengetahuan generasi muda mengenai keragaman pangan lokal Sumatera Utara.</p><p><b>3. Anyang Pakis, Olahan Pakis dengan Kelapa Sangrai</b></p><p>[adsense]Anyang pakis merupakan hidangan tradisional masyarakat Melayu Sumatera Utara yang menggunakan daun pakis muda sebagai bahan utama.</p><p>Sayuran ini dipadukan dengan kelapa sangrai dan aneka bumbu sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih, segar, dan sedikit pedas. Anyang pakis dapat disajikan sebagai pendamping nasi dan lauk.</p><p>[adsense]Hidangan ini juga memperlihatkan bagaimana masyarakat setempat mengolah bahan yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi makanan dengan karakter rasa tersendiri.</p><p>Sejumlah tulisan mengenai <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuliner/" target="_self">kuliner</a> tradisional Sumatera Utara menyebutkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/anyang-pakis/" target="_self">anyang pakis</a> semakin sulit dijumpai di beberapa tempat, meskipun masih dikenal di wilayah tertentu.</p><p>[adsense]Keberadaannya menarik untuk ditelusuri lebih jauh, terutama melalui pasar tradisional, penjual makanan Melayu, dan keluarga yang masih mempertahankan resep lama.</p><p><b>4. Halua, Manisan Tradisional yang Menyimpan Cerita</b></p><p>[adsense]Halua merupakan sebutan untuk jenis manisan tradisional yang dikenal dalam sejumlah tradisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuliner/" target="_self">kuliner</a> Sumatera Utara, termasuk masyarakat Melayu.</p><p>Bahan yang digunakan dapat beragam, bergantung pada jenis dan resep daerahnya. Buah atau bahan pangan tertentu diolah bersama gula melalui proses yang membutuhkan ketelatenan.</p><p>[adsense]Halua tidak selalu dikonsumsi sebagai sarapan utama. Namun, makanan ini dapat menjadi teman minum teh atau kopi pada pagi hari, sekaligus pelengkap sajian dalam acara keluarga dan perayaan tertentu.</p><p>Keberadaan halua menarik untuk dibahas karena makanan tradisional tidak hanya berkaitan dengan rasa, tetapi juga dengan kebiasaan menyajikan hidangan dalam kehidupan sosial masyarakat.</p><p>[adsense]<b>5. Paniaram, Jajanan Tradisional yang Patut Dikenalkan Kembali</b></p><p>Paniaram merupakan salah satu jajanan tradisional yang dikenal dalam khazanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuliner/" target="_self">kuliner</a> Melayu Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Bentuk, bahan, dan penyebutannya dapat berbeda menurut daerah serta tradisi keluarga. Seperti jajanan tradisional lainnya, keberlangsungannya turut bergantung pada keberadaan pembuat yang menguasai resep dan teknik pengolahan.</p><p>Di tengah maraknya roti modern, kue kemasan, dan aneka camilan kekinian, makanan tradisional seperti paniaram layak mendapat perhatian lebih.</p><p>[adsense]Mendokumentasikan resep, mengenalkan sejarahnya, serta memberi ruang kepada pelaku usaha kecil dapat membantu menjaga keberadaan jajanan ini agar tetap dikenal generasi berikutnya.</p><p>Mengapa Kuliner Tradisional Bisa Semakin Sulit Ditemukan?</p><p>[adsense]Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi keberlangsungan makanan tradisional.</p><p>Pertama, perubahan kebiasaan masyarakat. Pilihan makanan praktis dan produk modern membuat sebagian jajanan tradisional tidak lagi menjadi pilihan sehari-hari.</p><p>[adsense]Kedua, proses pembuatan yang membutuhkan waktu dan keterampilan khusus. Tidak semua resep mudah diproduksi dalam jumlah besar atau dijadikan usaha yang menguntungkan.</p><p>Ketiga, ketersediaan bahan baku. Beberapa makanan mengandalkan tanaman, hasil kebun, atau bahan lokal yang tidak selalu tersedia di setiap wilayah.</p><p>[adsense]Keempat, regenerasi pembuat. Ketika resep hanya diwariskan secara lisan dan tidak diteruskan kepada generasi muda, pengetahuan mengenai cara pengolahan makanan tersebut berisiko hilang.</p><p>Namun, kondisi setiap makanan berbeda. Ada yang memang mulai sulit ditemukan di kota tertentu, tetapi masih mudah dijumpai di daerah asalnya atau pada acara adat.</p><p>[adsense]<b>Menjaga Warisan Kuliner Sumatera Utara</b></p><p>Kuliner tradisional merupakan bagian dari identitas dan perjalanan budaya masyarakat. Mengenalkan kembali makanan lama tidak harus dilakukan melalui festival besar. Dokumentasi resep keluarga, promosi pedagang lokal, dan konten digital juga dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga keberadaannya.</p><p>[adsense]Bagi masyarakat, mencari dan mencicipi kembali makanan tradisional juga bisa menjadi cara untuk mengenal sejarah keluarga serta keragaman budaya di Sumatera Utara.</p><p>Di antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/ombus-ombus/" target="_self">ombus-ombus</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakkat/" target="_self">pakkat</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/anyang-pakis/" target="_self">anyang pakis</a>, halua, dan paniaram, mungkin ada makanan yang mengingatkan seseorang pada masa kecil atau kampung halaman.</p><p>[adsense]Kalau kamu tumbuh besar di Medan atau Sumatera Utara, makanan tradisional apa yang paling kamu rindukan dan kini mulai sulit ditemukan? Cerita pembaca bisa menjadi pintu untuk mengenalkan kembali kekayaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuliner/" target="_self">kuliner</a> daerah kepada generasi berikutnya.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a5e00132373a7031000fd987a3c9f87b_kuliner-tradisional-medan-di-meja-rustic.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/57482/kuliner-khas-medan-yang-mulai-jarang-ditemukan-masih-ingat-kuliner-ini/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BCL Geram Dituding Hamil, Tegaskan Perut Buncit Bukan Tanda Kehamilan</guid>
            <pubDate>Sun, 25 Oct 2026 07:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BCL Geram Dituding Hamil, Tegaskan Perut Buncit Bukan Tanda Kehamilan]]></title>
            <description><![CDATA[BCL membantah rumor kehamilan yang berulang kali beredar. Ia menjelaskan perut buncit bisa dipengaruhi menstruasi dan sudut kamera.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Penyanyi dan aktris <a href="https://www.topikseru.com/tag/bunga-citra-lestari/" target="_self">Bunga Citra Lestari</a> atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> akhirnya angkat bicara setelah berulang kali menjadi sasaran spekulasi warganet yang menduga dirinya tengah hamil. Dia menegaskan kabar tersebut tidak benar sekaligus mengingatkan publik agar tidak sembarangan menyimpulkan kondisi seseorang hanya dari penampilannya.</p><p>[adsense]Dikutip dari TribunSeleb, Sabtu (24/10/2026), <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> menyampaikan klarifikasi melalui pernyataan yang ditujukan kepada pengguna media sosial. Ia mengaku mengetahui adanya sejumlah akun yang berulang kali mengunggah atau menyebarkan dugaan bahwa dirinya sedang mengandung.</p><p>&quot;Guys, denger-denger ada akun-akun yang bilang aku hamil.. Info aja yaa, aku tidak sedang hamil,&quot; ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a>.</p><p>[adsense]Pernyataan itu sekaligus menjadi bantahan langsung terhadap rumor yang beredar. <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> menegaskan perubahan bentuk perut yang terlihat dalam foto bukan berarti dirinya sedang hamil.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> Jelaskan Penyebab Perut Terlihat Buncit</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> menjelaskan bahwa kondisi perut seseorang bisa berubah dalam situasi tertentu. Ia menyebut perutnya terkadang terlihat lebih buncit ketika mengalami bloated atau kembung, termasuk saat sedang menstruasi.</p><p>[adsense]Pelantun sejumlah lagu populer itu juga menyinggung faktor teknis fotografi. Menurutnya, sudut pengambilan gambar atau angle kamera dapat memengaruhi tampilan bentuk tubuh dalam sebuah foto.</p><p>&quot;Aku hanyalah manusia biasa berusia 43 tahun yang saat sedang period, perutnya bloated. Terkadang, angle kamera juga bisa membuat perutku terlihat semakin buncit,&quot; lanjutnya.</p><p>[adsense]Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa penampilan seseorang dalam foto tidak selalu menggambarkan kondisi tubuhnya secara utuh. Perubahan bentuk perut dapat dipengaruhi berbagai faktor, sehingga tidak tepat dijadikan dasar untuk menyimpulkan seseorang sedang hamil.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> pun meminta publik memahami hal tersebut sebelum menyebarkan asumsi yang belum tentu benar.</p><p>[adsense]<h3>Bukan Pertama Kali <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> Dituding Hamil</h3>Hal yang membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> semakin keberatan adalah dugaan tersebut bukan kali pertama ditujukan kepadanya. Ia mengaku sudah beberapa kali menghadapi spekulasi serupa di media sosial.</p><p>Karena rumor terus berulang, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> mempertanyakan kebiasaan sebagian pengguna media sosial yang mudah membuat kesimpulan mengenai kehidupan pribadi orang lain.</p><p>[adsense]&quot;Jadi, boleh nggak sih berhenti berasumsi?&quot; tanyanya.</p><p>&quot;This is not the first time aku dibilang hamil,&quot; sambungnya.</p><p>[adsense]Klarifikasi tersebut menjadi penegasan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> tidak ingin kondisi fisiknya terus dijadikan bahan spekulasi. Ia meminta akun-akun yang menyebarkan dugaan kehamilan agar berhenti membuat asumsi tanpa konfirmasi.</p><p><h3>Sorotan terhadap Tubuh Selebritas dan Kebiasaan Warganet</h3>Pengalaman <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> kembali mengangkat persoalan komentar publik terhadap penampilan fisik figur terkenal. Foto atau video yang beredar di media sosial kerap memicu penafsiran, meski informasi yang menjadi dasar spekulasi belum tentu benar.</p><p>[adsense]Dalam kasus ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> telah menyampaikan bantahan secara langsung. Karena itu, rumor kehamilan tersebut seharusnya tidak lagi diperlakukan sebagai fakta.</p><p>Kehidupan selebritas memang sering menjadi perhatian publik, tetapi popularitas tidak berarti setiap perubahan penampilan harus dijelaskan atau dikaitkan dengan urusan pribadi. Komentar mengenai tubuh seseorang juga berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan, terutama ketika disampaikan berulang kali tanpa dasar yang jelas.</p><p>[adsense]Melalui klarifikasinya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> mengingatkan bahwa figur publik tetap memiliki ruang pribadi dan layak mendapatkan perlakuan yang menghormati batas tersebut.</p><p>Pesan yang disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bcl/" target="_self">BCL</a> pun sederhana: jangan buru-buru menyimpulkan kondisi seseorang hanya berdasarkan foto atau bentuk tubuh. Ketika informasi belum terkonfirmasi, berhenti menyebarkan dugaan menjadi pilihan yang lebih bertanggung jawab.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_bcl-geram-dituding-hamil-tegaskan-perut-buncit-bukan-tanda-kehamilan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/57481/bcl-geram-dituding-hamil-tegaskan-perut-buncit-bukan-tanda-kehamilan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GMPET-SU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi Jalan Sumut dan DJKA</guid>
            <pubDate>Sun, 25 Oct 2026 07:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GMPET-SU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi Jalan Sumut dan DJKA]]></title>
            <description><![CDATA[GMPETSU mendesak KPK menerbitkan sprindik baru untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus korupsi jalan Sumut dan DJKA.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a></b> - Gerakan Mahasiswa Peduli Transparansi Sumatera Utara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/gmpet-su/" target="_self">GMPET-SU</a>) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus korupsi proyek infrastruktur jalan di Sumatera Utara dan proyek jalur kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]Desakan itu disampaikan dalam diskusi publik bertajuk "Ngopi Bareng Tanpa Gula" dengan tema "Menjaga Integritas Proses Hukum di Sumatera Utara - Kasus Jalan dan DJKA". Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Coriz, Jalan HM Jhoni, <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, Sabtu (24/10/2026).</p><p>Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/gmpet-su/" target="_self">GMPET-SU</a>, Rahmad Ritonga, mengatakan penerbitan sprindik baru dinilai perlu agar penanganan kedua perkara tidak hanya berfokus pada pihak yang telah diproses di pengadilan, tetapi juga menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain apabila ditemukan bukti yang relevan.</p><p>[adsense]"Berdasarkan hasil diskusi ini, kita meminta <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengeluarkan sprindik baru dalam dua kasus korupsi tersebut," ujar Rahmad.</p><p>Menurut dia, pengungkapan perkara korupsi harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan bukti hukum. Ia menegaskan, penelusuran terhadap pihak lain perlu dilakukan secara profesional dan tidak boleh didasarkan semata-mata pada dugaan atau opini.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/gmpet-su/" target="_self">GMPET-SU</a> Soroti Proses Persidangan Kasus Jalan Sumut</h3>Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam diskusi tersebut adalah proses persidangan perkara korupsi proyek infrastruktur jalan di Sumatera Utara.</p><p>Aktivis 1998 sekaligus jurnalis Tempo, Sahat Simatupang, mengaku mengikuti langsung persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]Berdasarkan catatan liputannya, ia menyebut majelis hakim meminta jaksa penuntut umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menghadirkan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution serta pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara untuk memberikan keterangan sebagai saksi.</p><p>"Saya meliput langsung persidangan di Pengadilan Tipikor <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>. Saya mendengar dengan jelas majelis hakim memberikan perintah terbuka kepada JPU <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> untuk menghadirkan Plt Sekda Sumut dan Gubernur Sumut untuk didengar keterangannya sebagai saksi," kata Sahat.</p><p>[adsense]Dia juga menyatakan, berdasarkan pengamatannya selama persidangan, tidak mendengar adanya pencabutan atau koreksi terhadap arahan tersebut hingga persidangan berakhir.</p><p>Pernyataan Sahat itu menjadi salah satu dasar bagi peserta diskusi untuk mempertanyakan sejauh mana seluruh fakta persidangan telah ditindaklanjuti dalam proses <a href="https://www.topikseru.com/tag/penegakan-hukum/" target="_self">penegakan hukum</a>.</p><p>[adsense]Meski demikian, permintaan menghadirkan seseorang sebagai saksi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa orang tersebut terlibat dalam tindak pidana. Status dan tanggung jawab hukum setiap pihak harus ditentukan berdasarkan proses hukum serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.</p><p><h3>Perkara DJKA <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> Juga Jadi Sorotan</h3>Selain kasus proyek jalan, diskusi tersebut membahas perkara korupsi proyek jalur kereta api DJKA Kementerian Perhubungan wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]Advokat Andreas Bresman Sinambela, yang dalam forum itu disebut sebagai bagian dari tim kuasa hukum Eddy Kurniawan Winarto, menyampaikan pandangan bahwa kliennya menjadi korban dalam perkara tersebut.</p><p>Forum turut menyoroti perlunya penelusuran lebih lanjut terhadap pihak-pihak lain yang disebut dalam pembahasan perkara DJKA.</p><p>[adsense]Sejumlah nama yang muncul dalam diskusi antara lain mantan Menteri Perhubungan, Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara Lokot Nasution, dan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Akbar Himawan Buchari.</p><p>Namun, penyebutan nama-nama tersebut dalam diskusi publik bukan merupakan bukti bahwa mereka terlibat dalam tindak pidana. Tidak tepat menyimpulkan kesalahan seseorang hanya berdasarkan pernyataan peserta forum atau keterkaitan nama dalam pembahasan sebuah perkara.</p><p>[adsense]Setiap dugaan keterlibatan harus diuji melalui penyelidikan dan penyidikan yang sah, didukung alat bukti, serta diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p><p>Peserta diskusi menilai penelusuran yang berbasis bukti penting untuk memastikan penanganan perkara DJKA berlangsung secara menyeluruh. Mereka juga menyoroti keterangan mengenai peran Eddy Kurniawan Winarto yang, menurut pengakuan yang dibahas dalam forum, disebut hanya bertindak sebagai penghubung.</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut merupakan bagian dari pandangan yang disampaikan dalam diskusi dan tidak dengan sendirinya menentukan ada atau tidaknya tanggung jawab pidana pihak tertentu.</p><p><h3>Vonis Eddy Kurniawan Winarto dan Topan Obaja Ginting Disinggung</h3>Dalam forum tersebut, peserta turut membahas vonis terhadap Eddy Kurniawan Winarto dalam perkara DJKA. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam diskusi, Eddy disebut menerima uang sebesar Rp10,9 miliar dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara.</p><p>[adsense]Sementara itu, dalam perkara korupsi proyek infrastruktur jalan di Sumatera Utara, Topan Obaja Ginting, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumatera Utara, disebut divonis lima tahun enam bulan penjara.</p><p>Informasi mengenai vonis dan penerimaan uang tersebut perlu merujuk pada putusan pengadilan serta dokumen perkara untuk memastikan rincian dakwaan, perbuatan yang terbukti, dan pertimbangan hukum majelis hakim.</p><p>[adsense]Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/gmpet-su/" target="_self">GMPET-SU</a>, pembahasan mengenai putusan terhadap pihak yang telah diproses hukum perlu diikuti dengan penilaian apakah masih terdapat fakta atau bukti yang secara sah perlu ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/gmpet-su/" target="_self">GMPET-SU</a> Minta <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Jaga Transparansi Penegakan Hukum</h3>Rahmad Ritonga mengatakan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/gmpet-su/" target="_self">GMPET-SU</a> mengangkat kasus proyek jalan Sumut dan proyek DJKA karena keduanya berkaitan dengan transparansi, akuntabilitas, dan integritas <a href="https://www.topikseru.com/tag/penegakan-hukum/" target="_self">penegakan hukum</a>.</p><p>[adsense]Ia berharap <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menindaklanjuti setiap informasi yang relevan secara profesional, tanpa tebang pilih dan tanpa mengabaikan prosedur hukum. Menurutnya, pengusutan perkara korupsi harus didasarkan pada bukti, bukan tekanan opini publik ataupun kepentingan kelompok tertentu.</p><p>Diskusi publik tersebut juga diharapkan menjadi sarana kontrol masyarakat terhadap penanganan perkara yang menyangkut kepentingan publik dan penggunaan anggaran negara.</p><p>[adsense]&quot;Penegakan hukum harus dilakukan secara transparan, profesional, dan berkeadilan, tanpa mengabaikan penelusuran terhadap pihak lain yang didukung bukti hukum,&quot; pungkas Rahmad.</p><p>Desakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/gmpet-su/" target="_self">GMPET-SU</a> kini menempatkan transparansi penanganan kasus korupsi jalan Sumatera Utara dan proyek DJKA sebagai perhatian publik. Namun, tindak lanjut terhadap dugaan keterlibatan pihak lain tetap harus bertumpu pada bukti yang sah dan proses hukum yang adil.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f7e6c85504ce6e82442c770f7c8606f0_gmpetsu-desak-kpk-terbitkan-sprindik-baru-kasus-korupsi-jalan-sumut-dan-djka.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57480/gmpetsu-desak-kpk-terbitkan-sprindik-baru-kasus-korupsi-jalan-sumut-dan-djka/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aston Villa vs Man City 2-1: Nicolas Jackson Cetak 2 Gol</guid>
            <pubDate>Sun, 25 Oct 2026 05:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aston Villa vs Man City 2-1: Nicolas Jackson Cetak 2 Gol]]></title>
            <description><![CDATA[Aston Villa mengalahkan Manchester City 21 lewat dua gol Nicolas Jackson. Hasil ini menghentikan tujuh kemenangan beruntun City di Liga..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> akhirnya kehilangan rekor sempurna di <a href="https://www.topikseru.com/tag/liga-inggris/" target="_self">Liga Inggris</a> 2026/2027. Dua gol <a href="https://www.topikseru.com/tag/nicolas-jackson/" target="_self">Nicolas Jackson</a> membawa <a href="https://www.topikseru.com/tag/aston-villa/" target="_self">Aston Villa</a> menang 2-1 di Villa Park, Sabtu (24/10/2026), sekaligus menghentikan laju tujuh kemenangan beruntun The Citizens pada awal musim.</p><p>[adsense]Kemenangan ini diraih Villa lewat permainan efektif di tengah tekanan City. Jackson membuka skor pada menit keenam, <a href="https://www.topikseru.com/tag/erling-haaland/" target="_self">Erling Haaland</a> sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-52, tetapi penyerang asal Senegal itu kembali mencetak gol delapan menit kemudian untuk memastikan tiga poin bagi tuan rumah.</p><p>Hasil tersebut membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/aston-villa/" target="_self">Aston Villa</a> naik ke peringkat keenam dengan 11 poin. Sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> tetap memimpin klasemen dengan 21 poin, tetapi kini hanya memiliki keunggulan tiga angka atas Arsenal sebelum The Gunners menghadapi Everton.</p><p>[adsense]<h3>Kesalahan Marc Guehi Langsung Dihukum <a href="https://www.topikseru.com/tag/nicolas-jackson/" target="_self">Nicolas Jackson</a></h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/aston-villa/" target="_self">Aston Villa</a> tidak membutuhkan waktu lama untuk memanfaatkan celah di pertahanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a>.</p><p>Pertandingan baru berjalan enam menit ketika Marc Guehi kehilangan kendali atas bola. Kapten Villa, John McGinn, sigap merebut penguasaan dan mengirimkan umpan kepada Jackson.</p><p>[adsense]Tanpa membuang kesempatan, Jackson menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Villa unggul 1-0. Gol cepat itu memaksa City mengubah pendekatan dan meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang.</p><p>City kemudian berusaha menguasai permainan. Iliman Ndiaye mendapat peluang, sementara Rayan Cherki mencoba mengancam dari lini serang. Namun, kiper Villa Zion Suzuki tampil sigap menghalau sejumlah upaya lawan.</p><p>[adsense]Ndiaye bahkan sempat membentur tiang gawang. Meski City terus mencari celah, keunggulan Villa bertahan hingga turun minum.</p><p><h3>Haaland Menyamakan Skor, tetapi Villa Kembali Menggigit</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> akhirnya menemukan gol pada awal babak kedua. Pada menit ke-52, Ndiaye mengirimkan umpan silang yang disambut sundulan Haaland untuk mengubah skor menjadi 1-1.</p><p>[adsense]Gol tersebut sempat memberi City momentum. Tim tamu terus menekan dan berusaha membalikkan keadaan, tetapi Villa menunjukkan bahwa mereka masih memiliki ancaman di lini depan.</p><p>Delapan menit setelah gol Haaland, Jackson kembali menjadi pembeda.</p><p>[adsense]Pemain pengganti Ibrahim Mbaye mengirimkan umpan tarik dari sisi kanan. Jackson menyambut bola dengan tembakan pertama yang mengarah ke gawang. Gianluigi Donnarumma gagal mengamankan bola dengan sempurna, sehingga tembakan tersebut melewati jangkauannya dan membawa Villa kembali unggul 2-1 pada menit ke-60.</p><p>Gol kedua Jackson menjadi pukulan bagi City, yang sebelumnya berusaha mengambil alih kendali pertandingan setelah menyamakan skor.</p><p>[adsense]<h3>Zion Suzuki dan Ian Maatsen Menjaga Keunggulan Villa</h3>Tertinggal satu gol, <a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> terus memburu gol penyama. Jeremy Doku mencoba mengancam melalui tembakan melengkung dari sisi kiri, sementara City berulang kali berusaha menembus pertahanan tuan rumah.</p><p>Suzuki menjadi salah satu pemain penting bagi Villa. Kiper tersebut menggagalkan sejumlah peluang City, termasuk upaya yang membuat tim tamu kesulitan mengubah tekanan menjadi gol tambahan.</p><p>[adsense]Ancaman paling berbahaya datang menjelang akhir laga ketika Haaland mendapatkan peluang melalui sundulan. Namun, Ian Maatsen berhasil menyapu bola sebelum melewati garis gawang.</p><p>Penyelamatan itu menjaga keunggulan Villa hingga peluit akhir. City memang memiliki lebih banyak penguasaan bola dan peluang, tetapi efektivitas Villa dalam memanfaatkan kesalahan lawan menjadi pembeda.</p><p>[adsense]<h3>Rekor Tujuh Kemenangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> Terhenti</h3>Kekalahan di Villa Park mengakhiri tujuh kemenangan beruntun <a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> dalam tujuh pertandingan pertama mereka di Premier League musim ini.</p><p>City sebelumnya berpeluang memperpanjang catatan tersebut menjadi delapan kemenangan, tetapi kesalahan di lini belakang dan kegagalan memaksimalkan peluang membuat target itu tidak tercapai.</p><p>[adsense]Berdasarkan data pertandingan, City mencatat 15 tembakan dan tujuh di antaranya tepat sasaran. <a href="https://www.topikseru.com/tag/aston-villa/" target="_self">Aston Villa</a> hanya menghasilkan delapan tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang, tetapi kedua peluang tepat sasaran tersebut berbuah gol.</p><p>Statistik itu memperlihatkan kontras antara dominasi penguasaan dan efektivitas penyelesaian akhir. City lebih banyak menyerang, tetapi Villa mampu memaksimalkan momen yang mereka dapatkan.</p><p>[adsense]Bagi Villa, kemenangan ini juga memperpanjang catatan positif mereka di kandang saat menghadapi City. Hasil tersebut menjadi dorongan penting bagi tim asuhan Unai Emery setelah mengawali musim dengan sejumlah tantangan.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/aston-villa/" target="_self">Aston Villa</a> Naik ke Posisi Keenam, City Tetap di Puncak</h3>Tambahan tiga poin mengangkat <a href="https://www.topikseru.com/tag/aston-villa/" target="_self">Aston Villa</a> ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 11 poin. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Villa untuk terus merangkak naik dan menjaga persaingan di papan atas.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> memang masih memimpin dengan 21 poin, tetapi kekalahan ini mengakhiri awal musim tanpa kehilangan poin. Persaingan di puncak pun kembali terbuka, terutama dengan Arsenal yang berpeluang memangkas jarak.</p><p>Dua gol Jackson menjadi inti cerita pertandingan di Villa Park. Ia memanfaatkan kesalahan Guehi untuk membuka skor, lalu menghukum kegagalan Donnarumma mengamankan tembakan untuk memastikan kemenangan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/manchester-city/" target="_self">Manchester City</a> masih berada di posisi teratas, tetapi pertandingan ini menjadi pengingat bahwa dominasi permainan tidak selalu menjamin hasil. Di Villa Park, <a href="https://www.topikseru.com/tag/aston-villa/" target="_self">Aston Villa</a> tampil lebih klinis dan berhasil mengubah dua peluang penting menjadi kemenangan 2-1.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/084b6fbb10729ed4da8c3d3f5a3ae7c9_aston-villa-hentikan-start-sempurna-man-city-nicolas-jackson-cetak-brace.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/57479/aston-villa-vs-man-city-21-nicolas-jackson-cetak-2-gol/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Chelsea Dibungkam Tottenham 0-2: Blunder Penders dan Kartu Merah Palmer Jadi Petaka</guid>
            <pubDate>Sun, 25 Oct 2026 04:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Chelsea Dibungkam Tottenham 0-2: Blunder Penders dan Kartu Merah Palmer Jadi Petaka]]></title>
            <description><![CDATA[Chelsea kalah 02 dari Tottenham di Stamford Bridge. Blunder Mike Penders, kartu merah Cole Palmer, dan gol Mathys Tel menjadi penentu...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Stamford Bridge menjadi panggung malam yang ingin segera dilupakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a>. Menjamu <a href="https://www.topikseru.com/tag/tottenham-hotspur/" target="_self">Tottenham Hotspur</a> pada lanjutan <a href="https://www.topikseru.com/tag/liga-inggris/" target="_self">Liga Inggris</a>, Sabtu (24/10/2026), The Blues justru tumbang 0-2 setelah kesalahan kiper Mike Penders dan kartu merah <a href="https://www.topikseru.com/tag/cole-palmer/" target="_self">Cole Palmer</a> mengubah arah pertandingan.</p><p>[adsense]Tottenham tidak langsung memecah kebuntuan. Namun, dua gol pada fase akhir laga memastikan tim tamu membawa pulang kemenangan penting dari markas rival sekotanya. Gol bunuh diri Penders pada menit ke-77 membuka jalan bagi Spurs, sebelum Mathys Tel menggandakan keunggulan tujuh menit kemudian.</p><p>Situasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> semakin sulit ketika Palmer diusir wasit pada menit ke-80 setelah menerima kartu kuning kedua. Bermain dengan 10 orang, tuan rumah kesulitan mengejar ketertinggalan dan akhirnya harus menerima kekalahan tanpa mampu mencetak gol.</p><p>[adsense]<h3>Mike Penders Jadi Sorotan Setelah Bola Masuk ke Gawang Sendiri</h3>Selama sebagian besar pertandingan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> dan Tottenham sama-sama memiliki peluang, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol. Kiper kedua tim juga memainkan peran penting dalam menjaga skor tetap imbang.</p><p>Penders sempat menggagalkan peluang Omar Marmoush dan Mathys Tel pada babak pertama. Di sisi lain, kiper Tottenham, Antonin Kinsky, beberapa kali mematahkan upaya serangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a>.</p><p>[adsense]Akan tetapi, momen krusial justru datang ketika pertandingan memasuki menit ke-77.</p><p>Tottenham mendapatkan sepak pojok yang dikirim Mateus Fernandes ke kotak penalti. Penders berusaha menghalau bola dengan tinjunya, tetapi gagal melakukan kontak secara sempurna. Bola justru meluncur masuk ke gawang <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> meski Maxence Lacroix berusaha menyelamatkannya.</p><p>[adsense]Gol tersebut membuat Tottenham unggul 1-0 sekaligus mengubah tekanan pertandingan. Kesalahan itu terasa semakin mahal karena terjadi ketika kedua tim masih berpeluang mengakhiri laga dengan hasil imbang.</p><p>Bagi Penders, yang tampil menggantikan kiper utama yang mengalami cedera, momen tersebut menjadi bagian paling pahit dari penampilannya.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/cole-palmer/" target="_self">Cole Palmer</a> Diusir, <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> Kehilangan Kesempatan Bangkit</h3>Belum sempat <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> memulihkan keadaan, masalah lain datang tiga menit setelah gol pembuka Tottenham.</p><p>Palmer mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-80 setelah melakukan pelanggaran terhadap Conor Gallagher. Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah sehingga <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> harus menyelesaikan pertandingan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.</p><p>[adsense]Pengusiran Palmer menjadi pukulan besar bagi tuan rumah. <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> membutuhkan kreativitas dan ketajaman untuk mengejar ketertinggalan, tetapi kehilangan salah satu pemain pentingnya justru membuat tugas itu semakin berat.</p><p>Kartu merah tersebut juga mencatatkan tonggak statistik yang tidak diinginkan bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a>. </p><p>[adsense]Menurut data Opta yang dikutip sejumlah laporan pertandingan, pengusiran Palmer merupakan kartu merah ke-100 yang diterima <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> sepanjang sejarah mereka di Premier League, tidak termasuk kartu yang kemudian dibatalkan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> menjadi tim ketiga yang mencapai angka tersebut setelah Everton dengan 113 kartu merah dan Arsenal dengan 110 kartu merah.</p><p>[adsense]<h3>Mathys Tel Mengunci Kemenangan Tottenham</h3>Unggul satu gol dan jumlah pemain, Tottenham semakin leluasa mengendalikan fase akhir pertandingan. <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> harus membagi perhatian antara upaya membangun serangan dan menjaga pertahanan agar tidak kembali kebobolan.</p><p>Tottenham kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-87 melalui aksi individu Mathys Tel.</p><p>[adsense]Penyerang tersebut melakukan akselerasi, melewati tekanan lawan, lalu melepaskan tembakan mendatar yang mengarah ke sudut bawah gawang Penders. Bola bersarang di gawang <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> dan mengubah skor menjadi 2-0.</p><p>Gol itu menutup peluang tuan rumah untuk bangkit sekaligus memberikan kepastian bagi Tottenham setelah perjuangan panjang mencari gol pembuka.</p><p>[adsense]Bagi Tel, penyelesaian tersebut menjadi penegas kontribusinya dalam kemenangan tandang yang penting bagi Spurs. Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> harus mengevaluasi bagaimana pertahanan mereka gagal mengantisipasi situasi bola mati dan serangan pada menit-menit akhir.</p><p><h3>Tottenham Memutus Catatan Buruk di Stamford Bridge</h3>Kemenangan 2-0 ini punya arti tersendiri bagi Tottenham. Sebelum pertandingan, Spurs memiliki catatan buruk saat bertandang ke markas <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> di kompetisi liga.</p><p>[adsense]Data Opta mencatat Tottenham meraih kemenangan tandang liga keduanya dalam 35 kunjungan ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a>, dengan kemenangan sebelumnya terjadi pada April 2018. </p><p>Hasil di Stamford Bridge ini menjadi dorongan penting bagi Spurs untuk memperbaiki perjalanan mereka pada musim 2026/2027.</p><p>[adsense]Sebaliknya, kekalahan tersebut menjadi evaluasi bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> di bawah arahan Xabi Alonso. The Blues tidak hanya gagal mencetak gol di kandang sendiri, tetapi juga harus membenahi efektivitas serangan dan konsentrasi ketika menghadapi bola mati.</p><p>Pertandingan ini menunjukkan bagaimana satu kesalahan dapat mengubah keseimbangan laga yang berjalan ketat. Gol bunuh diri Penders membuka keunggulan Tottenham, kartu merah Palmer memperberat situasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a>, dan penyelesaian Tel memastikan hasil akhir.</p><p>[adsense]<h3>Hasil <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> vs Tottenham dan Dampaknya di Klasemen</h3>Tottenham menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 atas <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a>. Hasil tersebut membawa Spurs naik ke posisi ke-12 klasemen, sedangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> tetap berada di peringkat keempat berdasarkan laporan klasemen setelah pertandingan.</p><p>Bagi Tottenham, hasil ini menjadi modal untuk melanjutkan upaya memperbaiki posisi di liga. Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a>, kekalahan di Stamford Bridge menjadi pengingat bahwa dominasi permainan saja tidak cukup jika kesalahan di momen penting dan kehilangan pemain menghambat upaya meraih poin.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/chelsea/" target="_self">Chelsea</a> selanjutnya perlu memperbaiki respons saat menghadapi tekanan, sedangkan Tottenham dapat membawa kepercayaan diri dari kemenangan tandang ini ke pertandingan berikutnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/1c9ac0159c94d8d0cbedc973445af2da_chelsea-dibungkam-tottenham-02.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/57478/chelsea-dibungkam-tottenham-02-blunder-penders-dan-kartu-merah-palmer-jadi-petaka/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Murid Dibatasi Bermain HP di Sekolah, Benarkah Bisa Meningkatkan Konsentrasi Belajar?</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 21:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Murid Dibatasi Bermain HP di Sekolah, Benarkah Bisa Meningkatkan Konsentrasi Belajar?]]></title>
            <description><![CDATA[Pembatasan HP di sekolah dinilai bisa mengurangi distraksi saat belajar. Benarkah kebijakan ini efektif meningkatkan konsentrasi dan prestas]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Penggunaan telepon genggam atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> di kalangan murid menjadi perhatian dunia pendidikan. Di satu sisi, gawai dapat membantu siswa mencari informasi dan mengakses materi pelajaran. Namun, di sisi lain, notifikasi pesan, media sosial, video pendek, dan permainan digital berpotensi mengalihkan perhatian selama kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a> mengajar.</p><p>[adsense]Karena itu, pembatasan penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> di sekolah mulai diterapkan sebagai salah satu upaya menciptakan lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a> yang lebih kondusif. Pertanyaannya, benarkah kebijakan tersebut bisa meningkatkan konsentrasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a> murid?</p><p>Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/gawai/" target="_self">Gawai</a> di Satuan Pendidikan pada Juli 2026. Kebijakan ini bertujuan mendukung konsentrasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>, meningkatkan interaksi sosial, serta melindungi murid dari risiko penggunaan teknologi digital yang tidak tepat. </p><p>[adsense]Mengapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> Bisa Mengganggu Konsentrasi Belajar?<b>Mengapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> Bisa Mengganggu Konsentrasi Belajar?</b><b></b></p><p>Ketika murid menggunakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> untuk membuka media sosial, menonton video, atau bermain gim saat pelajaran berlangsung, perhatian mereka dapat terpecah antara materi yang disampaikan guru dan aktivitas di layar.</p><p>[adsense]Gangguan tersebut tidak selalu terlihat secara langsung. Murid mungkin tetap duduk di kelas dan melihat ke arah guru, tetapi sebagian perhatiannya tertuju pada pesan masuk atau keinginan memeriksa aplikasi tertentu.</p><p>Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Acta Psychologica pada 2025 meninjau 34 studi mengenai penggunaan ponsel dan media sosial di luar kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a> pada anak serta remaja berusia 7&ndash;18 tahun. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penggunaan gawai yang tidak berkaitan dengan pem<a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>an umumnya berhubungan dengan pencapaian akademik yang lebih rendah. Meski demikian, hubungan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa setiap penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> menyebabkan penurunan prestasi. </p><p>[adsense]Inilah alasan sekolah perlu membedakan penggunaan gawai untuk menunjang pem<a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>an dengan penggunaan yang justru mengganggu proses <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>.</p><p><b>Benarkah Pembatasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> Membuat Murid Lebih Fokus?</b></p><p>[adsense]Ada indikasi bahwa pembatasan gawai dapat membantu mengurangi distraksi di kelas. Namun, besarnya dampak terhadap konsentrasi dan prestasi akademik masih perlu dipahami secara hati-hati.</p><p>Pada Januari 2026, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyampaikan hasil survei terhadap 70 satuan pendidikan yang telah menerapkan pembatasan gawai. Lebih dari 60 persen murid yang disurvei merasa pembatasan tersebut membuat mereka lebih fokus <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>. Temuan ini menggambarkan pengalaman murid, tetapi bukan bukti bahwa seluruh sekolah akan memperoleh hasil yang sama. </p><p>[adsense]Sementara itu, tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Education Sciences pada 2024 menemukan bahwa larangan ponsel di sekolah memiliki dampak positif yang relatif kecil terhadap prestasi akademik, sementara pengaruhnya terhadap kesejahteraan sosial terlihat lebih kuat. Peneliti juga menekankan perlunya evaluasi lebih lanjut karena jumlah studi yang dianalisis masih terbatas. </p><p>Dengan demikian, pembatasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> dapat menjadi salah satu cara mengurangi gangguan selama <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan akademik. Kualitas pengajaran, suasana kelas, kebiasaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>, dan dukungan keluarga tetap berperan penting.</p><p>[adsense]<b>Bukan Larangan Total, <a href="https://www.topikseru.com/tag/gawai/" target="_self">Gawai</a> Tetap Bisa Digunakan untuk Belajar</b></p><p>Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 18 Tahun 2026 tidak dimaksudkan sebagai pelarangan total terhadap teknologi di sekolah. Penggunaan gawai tetap dimungkinkan untuk mendukung pem<a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>an di bawah arahan guru.</p><p>[adsense]Kebijakan tersebut juga memperhatikan kebutuhan tertentu, termasuk keadaan darurat, kebutuhan medis, aksesibilitas bagi murid penyandang disabilitas, dan kebutuhan lain yang dapat dipertanggungjawabkan. Pengaturan teknisnya perlu disesuaikan dengan ketentuan dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. </p><p>Artinya, sekolah perlu menetapkan aturan yang jelas mengenai kapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> boleh digunakan, kapan harus disimpan, serta bagaimana pengecualian diterapkan.</p><p>[adsense]Pendekatan ini penting agar murid tetap dapat memanfaatkan teknologi untuk mencari referensi, mengerjakan tugas digital, atau mengikuti kegiatan pem<a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>an yang memang memerlukan perangkat elektronik.</p><p><b>Apa yang Bisa Dilakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> dan Orang Tua?</b></p><p>[adsense]Agar pembatasan gawai tidak sekadar menjadi aturan tertulis, sekolah dan orang tua perlu bekerja sama membentuk kebiasaan digital yang sehat.</p><p><b>1. Buat aturan penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> yang jelas</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> dapat menetapkan waktu penyimpanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> selama pelajaran, prosedur penggunaan untuk kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>, serta mekanisme komunikasi jika terjadi keadaan mendesak.</p><p><b>2. Sediakan alternatif pem<a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>an</b></p><p>[adsense]Ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> disimpan, guru tetap perlu menyediakan buku, lembar kerja, bahan bacaan, atau sarana lain agar murid dapat mengikuti pem<a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>an tanpa bergantung pada gawai pribadi.</p><p><b>3. Ajarkan literasi digital</b></p><p>[adsense]Murid perlu memahami bahwa teknologi bukan hanya untuk hiburan. Mereka juga perlu <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a> mengelola waktu layar, menjaga privasi, mengenali informasi palsu, dan menggunakan internet secara bertanggung jawab.</p><p><b>4. Terapkan kebiasaan serupa di rumah</b></p><p>[adsense]Orang tua dapat membantu dengan membatasi penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> saat anak <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>, makan bersama, dan menjelang tidur. Kesepakatan yang konsisten antara rumah dan sekolah dapat membantu anak memahami bahwa penggunaan gawai memiliki waktu dan tujuan yang tepat.</p><p><b>5. Evaluasi dampak kebijakan</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">Sekolah</a> perlu melihat apakah pembatasan benar-benar membantu murid lebih terlibat dalam pelajaran, meningkatkan interaksi sosial, dan mengurangi gangguan di kelas. Masukan dari guru, murid, serta orang tua dapat menjadi bahan evaluasi.</p><p><b>Konsentrasi Belajar Tidak Hanya Bergantung pada <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a></b></p><p>[adsense]Pembatasan penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hp/" target="_self">HP</a> di sekolah dapat menjadi langkah untuk menciptakan suasana <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a> yang lebih fokus. Namun, keberhasilannya bergantung pada penerapan aturan, dukungan guru dan orang tua, serta kemampuan murid membangun kebiasaan digital yang sehat.</p><p>Teknologi tidak harus dijauhkan sepenuhnya dari dunia pendidikan. Yang lebih penting adalah memastikan penggunaannya sesuai kebutuhan, tidak mengganggu perhatian, dan benar-benar mendukung proses <a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>.</p><p>[adsense]Dengan aturan yang proporsional dan evaluasi berkala, sekolah dapat membantu murid memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus menjaga kualitas interaksi dan konsentrasi selama pem<a href="https://www.topikseru.com/tag/belajar/" target="_self">belajar</a>an.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/4c5bde74a8f110656874902f07378009_kelas-fokus-tanpa-ponsel.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57473/murid-dibatasi-bermain-hp-di-sekolah-benarkah-bisa-meningkatkan-konsentrasi-belajar/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Sekadar Menyirih, Tradisi Menyuntil Masyarakat Karo Simpan Makna Kebersamaan dan Warisan Leluhur</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 21:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Sekadar Menyirih, Tradisi Menyuntil Masyarakat Karo Simpan Makna Kebersamaan dan Warisan Leluhur]]></title>
            <description><![CDATA[Menyuntil menjadi bagian dari kebiasaan tradisional masyarakat Karo. Bukan sekadar menyirih, tradisi ini menyimpan cerita tentang kebersamaa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat modern, sejumlah kebiasaan leluhur masih bertahan di tengah masyarakat Sumatera Utara. Salah satunya adalah tradisi menyirih yang dikenal dalam kehidupan masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a>, termasuk kebiasaan yang disebut menyuntil.</p><p>[adsense]Bagi sebagian orang, kegiatan mengunyah sirih mungkin terlihat sederhana. Namun, dalam kehidupan masyarakat yang masih mempertahankannya, kebiasaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan bahan yang dikunyah, tetapi juga dengan interaksi sosial, kebersamaan, dan nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.</p><p>Penelitian berjudul Tradisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/menyirih/" target="_self">Menyirih</a> (Man Belo) dan Maknanya bagi Masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> di Desa Kutabuluh Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> yang diterbitkan dalam jurnal Sosial Khatulistiwa pada 2024 mengungkap bahwa tradisi menyirih memiliki fungsi sebagai sarana komunikasi, ekspresi kebersamaan, serta perwujudan nilai kehidupan masyarakat setempat.</p><p>[adsense]<b>Mengenal Kebiasaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/menyuntil/" target="_self">Menyuntil</a> dalam Masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a></b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/menyirih/" target="_self">Menyirih</a> atau dalam bahasa <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> dikenal dengan istilah man belo merupakan kebiasaan mengunyah campuran bahan tertentu yang umumnya melibatkan daun sirih, pinang, dan kapur sirih. Dalam praktiknya, bahan tambahan seperti gambir juga dapat digunakan.</p><p>[adsense]Kebiasaan ini telah lama dikenal di berbagai komunitas Nusantara, termasuk masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> di Sumatera Utara. Namun, bahan, cara penyajian, dan konteks penggunaannya dapat berbeda menurut kebiasaan keluarga maupun daerah.</p><p>Istilah menyuntil sendiri perlu dipahami sesuai konteks penggunaan masyarakat setempat. Tidak semua komunitas Batak memiliki istilah dan kebiasaan yang sama, sehingga tradisi ini lebih tepat dibahas dalam konteks masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> apabila merujuk pada praktik man belo.</p><p>[adsense]Bukan Hanya Kebiasaan, tetapi Juga Sarana Bersosialisasi</p><p>Salah satu hal yang membuat tradisi menyirih menarik adalah hubungannya dengan kehidupan sosial masyarakat.</p><p>[adsense]Dalam lingkungan yang masih mempertahankan kebiasaan tersebut, menyirih dapat menjadi bagian dari waktu berkumpul, berbincang dengan keluarga, atau menjalin hubungan dengan orang lain.</p><p>Aktivitas ini memungkinkan orang berbagi cerita dan membangun kedekatan dalam suasana santai. Karena itu, makna tradisi menyirih tidak cukup dilihat dari bahan-bahan yang digunakan, tetapi juga dari hubungan sosial yang terbentuk di sekitarnya.</p><p>[adsense]Penelitian di Desa Kutabuluh, Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a>, menunjukkan bahwa kebiasaan man belo memiliki makna sosial dan budaya yang berkaitan dengan komunikasi serta kebersamaan. Temuan ini memperlihatkan bahwa kebiasaan sehari-hari pun dapat menjadi bagian penting dari identitas suatu komunitas.</p><p><b>Mengapa Tradisi Ini Masih Bertahan?</b></p><p>[adsense]Keberadaan tradisi menyirih di tengah perubahan zaman menunjukkan bahwa kebiasaan budaya dapat bertahan melalui proses pewarisan dalam keluarga dan lingkungan sosial.</p><p>Bagi sebagian orang yang telah terbiasa melakukannya sejak lama, menyirih bukan sekadar aktivitas sesaat, melainkan bagian dari rutinitas dan pengalaman hidup.</p><p>[adsense]Meski demikian, praktiknya tidak selalu sama antargenerasi. Perubahan gaya hidup, pola pergaulan, serta pandangan generasi muda terhadap kebiasaan tradisional dapat memengaruhi keberlangsungan tradisi ini.</p><p>Penelitian mengenai eksistensi budaya menyirih masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> yang tersimpan di repositori Universitas Gadjah Mada juga membahas adanya pergeseran makna dan praktik menyirih seiring perubahan sosial. Artinya, pelestarian tradisi tidak selalu berarti mempertahankan seluruh kebiasaan tanpa perubahan, tetapi juga memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya.</p><p>[adsense]Menjaga Warisan Budaya Tanpa Mengabaikan Kesehatan</p><p>Membicarakan tradisi menyuntil atau menyirih juga perlu disertai pemahaman mengenai kesehatan. Kebiasaan budaya dapat dihargai sebagai bagian dari warisan masyarakat, tetapi hal tersebut tidak otomatis berarti semua bahan yang digunakan aman bagi tubuh.</p><p>[adsense]Risiko kesehatan bergantung pada bahan dan cara penggunaannya. Penggunaan tembakau, misalnya, membawa risiko tambahan. Sementara itu, kapur sirih dan campuran tertentu juga dapat menimbulkan iritasi apabila digunakan secara tidak tepat.</p><p>Karena itu, pembahasan mengenai tradisi ini sebaiknya tidak mengulang anggapan bahwa menyirih pasti menyehatkan gigi atau mulut tanpa dukungan bukti ilmiah yang memadai.</p><p>[adsense]Pelestarian budaya dapat dilakukan melalui dokumentasi, cerita para tetua, penelitian, dan edukasi kepada generasi muda. Dengan begitu, masyarakat dapat mengenal asal-usul dan makna tradisi sekaligus memahami aspek kesehatan yang perlu diperhatikan.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/menyuntil/" target="_self">Menyuntil</a>, Bagian dari Cerita Budaya <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a></b></p><p>[adsense]Tradisi menyuntil dalam konteks kebiasaan menyirih masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> memperlihatkan bagaimana praktik sederhana dapat berkaitan dengan ingatan kolektif, hubungan sosial, dan identitas budaya.</p><p>Di tengah perubahan zaman, dokumentasi mengenai tradisi seperti man belo menjadi penting agar pengetahuan tentang kehidupan masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karo/" target="_self">Karo</a> tidak hilang begitu saja.</p><p>[adsense]Mengenali tradisi leluhur bukan hanya tentang mengetahui apa yang dilakukan orang-orang terdahulu, tetapi juga memahami konteks, nilai, dan perubahan yang terjadi di dalam masyarakat.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_perempuan-batak-meracik-sirih-tradisional.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57472/bukan-sekadar-menyirih-tradisi-menyuntil-masyarakat-karo-simpan-makna-kebersamaan-dan-warisan-leluhur/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Wali Kota Medan Pastikan Copot Aparat Terbukti Pungli</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 21:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Wali Kota Medan Pastikan Copot Aparat Terbukti Pungli]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris gratis. Aparat kewilayahan yang terbukti melakuka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Wali Kota Medan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rico-tri-putra-bayu-waas/" target="_self">Rico Tri Putra Bayu Waas</a> menegaskan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris <a href="https://www.topikseru.com/tag/gratis/" target="_self">gratis</a>. Aparat kewilayahan yang terbukti melakukan pungutan liar (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pungli/" target="_self">pungli</a>) dalam pelayanan tersebut akan dicopot dari jabatannya.</p><p>[adsense]Penegasan itu disampaikan Rico Waas setelah kegiatan gotong royong dan Sapa Warga di Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (24/10/2026). Sebelumnya, seorang warga bernama Lena mempertanyakan mekanisme dan biaya pengurusan surat ahli waris dalam sesi dialog bersama wali kota.</p><p>&quot;Memang <a href="https://www.topikseru.com/tag/gratis/" target="_self">gratis</a>. Kalau ada <a href="https://www.topikseru.com/tag/pungli/" target="_self">pungli</a>, kita copot manusianya. Siapa yang memungut? Lurahnya atau petugas-petugasnya? Itu yang kita benahi dan evaluasi,&quot; tegas Rico Waas.</p><p>[adsense]Ia mengatakan, pelayanan administrasi merupakan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, aparat tidak boleh meminta bayaran di luar ketentuan untuk layanan yang seharusnya diberikan secara <a href="https://www.topikseru.com/tag/gratis/" target="_self">gratis</a>.</p><p>&quot;Pengurus-pengurus ini semuanya kan pelayanan masyarakat. Apa yang dibiayai? Ya, kalau dari pemerintah kan tidak ada,&quot; ujarnya.</p><p>[adsense]Rico Waas meminta warga melaporkan dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pungli/" target="_self">pungli</a> dalam pengurusan surat ahli waris kepada Inspektorat Kota Medan agar dapat diperiksa dan ditindaklanjuti.</p><p>&quot;Laporkan! Laporkan ke Inspektorat, bisa juga melalui aplikasi PengawasMU, laporkan kalau terjadi permintaan uang dari pihak tertentu, biar diperiksa,&quot; katanya.</p><p>[adsense]Ia menegaskan, pencopotan jabatan berlaku bagi aparat yang terbukti melakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pungli/" target="_self">pungli</a>. Evaluasi dan pembenahan pelayanan akan dilakukan untuk memastikan pengurusan dokumen administrasi tidak membebani masyarakat dengan biaya yang tidak semestinya. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_medan-x-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57477/surat-keterangan-ahli-waris-gratis-wali-kota-medan-pastikan-copot-aparat-terbukti-pungli/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Grebek Sarang Narkoba di Medan Maimun, 15 Orang Diamankan</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Grebek Sarang Narkoba di Medan Maimun, 15 Orang Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumatera Utara menggelar operasi grebek sarang narkoba di Jalan Badur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Jumat (23/10/2026). ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash; </b>Polda Sumatera Utara menggelar operasi grebek <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarang-narkoba/" target="_self">sarang narkoba</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/jalan-badur/" target="_self">Jalan Badur</a>, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Jumat (23/10/2026). Dalam operasi yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut, petugas mengamankan 15 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>[adsense]<p>Operasi tersebut melibatkan Kasubdit 2, Kasubdit 3, serta personel yang tergabung dalam kegiatan penindakan narkoba. Dari hasil pemeriksaan menggunakan alat test kit narkoba terhadap 15 orang yang diamankan, seluruhnya menunjukkan hasil positif dengan variasi kandungan zat yang terdeteksi.</p><p>Rinciannya, empat orang positif amfetamina, satu orang positif amfetamina dan THC, delapan orang positif amfetamina dan metamfetamina, satu orang positif amfetamina, metamfetamina, dan THC, serta satu orang positif amfetamina, metamfetamina, dan BZO.</p>[adsense]<p>Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Ferry Walintukan menyampaikan, penindakan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan salah satu program prioritas Kapolri yang ditindaklanjuti Kapolda Sumut melalui jajaran kepolisian.</p><p>"Penindakan narkoba merupakan program prioritas Kapolri yang langsung ditindaklanjuti Kapolda Sumatera Utara melalui personel Polda Sumut bersama jajaran. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memberantas narkoba dari hulu hingga hilir, mulai dari sumber peredaran, jaringan pemasok, hingga peredaran di tengah masyarakat," ujar Kombes Ferry, Sabtu (24/10/26).</p>[adsense]<p>Ia menegaskan, Polda Sumut berkomitmen meningkatkan upaya pemberantasan narkoba melalui penindakan, pengungkapan jaringan peredaran, serta sinergi dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait.</p><p>Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mengungkap aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba.</p>[adsense]<p>Polda Sumut menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah penegakan hukum secara konsisten guna menekan peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.</p><p>Hasil pemeriksaan awal menggunakan alat test kit tersebut menjadi bagian dari proses penanganan lebih lanjut oleh petugas. Status hukum masing-masing orang yang diamankan akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a97da629b098b75c294dffdc3e463904_poldasu-1-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57476/polda-sumut-grebek-sarang-narkoba-di-medan-maimun-15-orang-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prof. Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut, Perkuat Kontribusi Cendekiawan untuk Umat</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prof. Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut, Perkuat Kontribusi Cendekiawan untuk Umat]]></title>
            <description><![CDATA[Prof.  Muryanto Amin yang juga Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/prof--muryanto-amin/" target="_self">Prof. Muryanto Amin</a> yang juga Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) memimpin Ikatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cendekiawan/" target="_self">Cendekiawan</a> Muslim se-Indonesia (<a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a>) Orwil Sumatera Utara periode 2026&ndash;2031. Prof. Muryanto dilantik oleh Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> yang juga Kepala Badan Riset dan lnovasi Nasional (BRIN) Prof. Arif Satria dalam kegiatan yang digelar di DLCB, USU, Sabtu, 24 Oktober 2026.</p>[adsense]<p>Dalam sambutannya, Prof. Muryanto menegaskan kepengurusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> Sumut lima tahun ke depan akan diarahkan untuk memperkuat kontribusi cendekiawan Muslim dalam kegiatan kemasyarakatan dan keumatan.</p><p>Ia mengatakan, amanah sebagai pengurus harus dijalankan melalui kerja bersama dan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> Sumut akan menyusun program kerja dengan melibatkan seluruh pengurus sesuai kemampuan dan kapasitas masing-masing.</p>[adsense]<p>"Kita tidak bisa bekerja sendirian karena memerlukan keringanan, keteladanan bagi Bapak Ibu sekalian yang tadi sudah dilantik dan sudah membacakan sumpah," kata Prof. Muryanto dalam sambutannya.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/prof--muryanto-amin/" target="_self">Prof. Muryanto Amin</a> juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan silaturahmi antaranggota. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal bagi organisasi untuk menjalankan program dan memperluas kontribusi bagi kemajuan Sumatera Utara maupun Indonesia.</p>[adsense]<p>"Tidak ada satu kelompok yang bisa maju kalau dia bekerja sendiri-sendiri, pasti perlu ada kontribusi bagi kita semua yang telah dilantik dan membaca sumpahnya," ujarnya.</p><p>Prof. Muryanto menyampaikan terima kasih kepada pengurus pusat <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> yang telah mendukung proses konsolidasi organisasi di Sumatera Utara hingga pelantikan kepengurusan baru dapat terlaksana.</p>[adsense]<p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> Didorong Beri Manfaat Lebih Luas</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Dalam sambutannya, Prof. Arif Satria mengingatkan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan seiring dengan keimanan, ketakwaan, dan akhlak. Ia menilai, para cendekiawan memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat yang lebih luas melalui ilmu, gagasan, inovasi, dan program yang berkelanjutan.</p><p>Menurut Prof. Arif Satria,  <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> dapat mengambil peran dalam membantu menjawab berbagai persoalan masyarakat. </p>[adsense]<p>Kontribusi tersebut perlu diwujudkan melalui program yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.</p><p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> sebagai orang yang memiliki kecendekiaan dituntut kontribusi yang lebih besar," katanya.</p>[adsense]<p>Ia berharap kepengurusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> Sumut di bawah kepemimpinan <a href="https://www.topikseru.com/tag/prof--muryanto-amin/" target="_self">Prof. Muryanto Amin</a> dapat menjadikan organisasi sebagai wadah pengembangan gagasan dan pengabdian kepada masyarakat.</p><p>"Jadikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> untuk memberi manfaat kepada umat, untuk kemajuan-kemajuan bangsa," ujarnya. </p>[adsense]<p>Pelantikan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/icmi/" target="_self">ICMI</a> Dr. Priyo Budi Santoso para pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta serta cendekiawan di Sumatera Utara. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_usu-1-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57475/prof-muryanto-amin-pimpin-icmi-sumut-perkuat-kontribusi-cendekiawan-untuk-umat/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ISPU Medan Johor Tembus 122, Kelompok Ini Perlu Lebih Waspada terhadap Kabut Asap</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ISPU Medan Johor Tembus 122, Kelompok Ini Perlu Lebih Waspada terhadap Kabut Asap]]></title>
            <description><![CDATA[ISPU Medan Johor tembus 122 atau kategori Tidak Sehat! Kenali kelompok yang paling rentan terdampak kabut asap dan cara melindungi diri.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Kualitas udara di kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan-johor/" target="_self">Medan Johor</a>, Kota Medan, kembali menjadi perhatian setelah Indeks Standar Pencemar Udara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ispu/" target="_self">ISPU</a>) tercatat mencapai 122 pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB. Angka tersebut masuk kategori Tidak Sehat, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.</p><p>[adsense]Berdasarkan pemantauan stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) di Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan-johor/" target="_self">Medan Johor</a>, kondisi udara berada pada zona kuning. Sementara itu, stasiun pemantau di Jalan Pinang Baris, Medan Sunggal, mencatat <a href="https://www.topikseru.com/tag/ispu/" target="_self">ISPU</a> 84 atau kategori Sedang, sedangkan kawasan Rusunawa di Jalan Kayu Putih, Medan Deli, mencatat <a href="https://www.topikseru.com/tag/ispu/" target="_self">ISPU</a> 22 atau kategori Baik. </p><p>Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara di Kota Medan dapat berubah menurut lokasi dan waktu pemantauan. Karena itu, warga sebaiknya tidak hanya mengandalkan kondisi langit yang terlihat cerah untuk menentukan apakah udara aman bagi kesehatan.</p><p>[adsense]<b>Anak-anak hingga lansia termasuk kelompok rentan</b></p><p>Kabut asap mengandung partikel pencemar yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah PM2,5, yaitu partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru.</p><p>[adsense]Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa kelompok yang memerlukan perlindungan ekstra saat terjadi kabut asap meliputi bayi dan balita, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang yang memiliki penyakit kronis, terutama asma dan gangguan jantung atau paru-paru. Pekerja yang banyak beraktivitas di luar ruangan juga berisiko mengalami paparan lebih lama. </p><p>Pada kelompok tersebut, paparan polusi dapat memicu atau memperburuk keluhan kesehatan. Dampaknya bisa berupa iritasi mata, batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, hingga sesak napas.</p><p>[adsense]Meski demikian, bukan berarti orang yang sehat sepenuhnya terbebas dari risiko. Paparan asap tetap perlu dikurangi, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori Tidak Sehat.</p><p><b>Kenali gejala akibat paparan kabut asap</b></p><p>[adsense]Masyarakat perlu memperhatikan perubahan kondisi tubuh selama kabut asap masih menyelimuti wilayahnya. Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain:</p><p>&bull;	Mata terasa perih, merah, atau berair.</p><p>[adsense]&bull;	Hidung dan tenggorokan mengalami iritasi.</p><p>&bull;	Batuk atau napas terasa tidak nyaman.</p><p>[adsense]&bull;	Sesak napas atau mengi, terutama pada orang dengan riwayat asma.</p><p>&bull;	Keluhan penyakit pernapasan atau jantung yang sudah ada menjadi lebih berat.</p><p>[adsense]Jika keluhan muncul atau memburuk, terutama sesak napas, segera cari pertolongan medis. Orang dengan penyakit kronis sebaiknya mengikuti arahan tenaga kesehatan terkait pengelolaan kondisinya selama kualitas udara menurun. </p><p>Cara melindungi diri saat kualitas udara memburuk</p><p>[adsense]Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan kabut asap.</p><p><b>1. Batasi aktivitas di luar rumah</b></p><p>[adsense]Kurangi kegiatan di luar ruangan yang tidak mendesak, khususnya bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. Aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dihindari ketika kualitas udara memburuk.</p><p><b>2. Jaga udara di dalam rumah</b></p><p>[adsense]Tutup jendela dan pintu ketika asap masuk ke lingkungan sekitar. Jika tersedia, gunakan penyaring udara yang sesuai dan hindari sumber polusi tambahan di dalam rumah, seperti asap rokok.</p><p><b>3. Gunakan masker yang sesuai jika harus keluar</b></p><p>[adsense]Jika harus beraktivitas di luar saat udara tercemar, gunakan masker respirator seperti N95 yang terpasang rapat di wajah apabila tersedia dan sesuai. Masker tidak menghilangkan seluruh risiko paparan, sehingga pembatasan aktivitas di luar tetap penting.</p><p><b>4. Lindungi anak-anak</b></p><p>[adsense]Orang tua sebaiknya membatasi waktu bermain anak di luar rumah ketika kualitas udara tidak sehat. Aktivitas dapat dialihkan ke dalam ruangan yang bersih dan memiliki sirkulasi udara yang dikelola dengan baik.</p><p><b>5. Pantau informasi kualitas udara</b></p><p>[adsense]Periksa pembaruan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ispu/" target="_self">ISPU</a> sebelum bepergian atau merencanakan kegiatan luar ruangan. Data pemantauan kualitas udara Kota Medan dapat diakses melalui situs resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/ispu/" target="_self">ISPU</a> Kementerian Lingkungan Hidup. </p><p><b>Jangan menunggu sampai keluhan semakin berat</b></p><p>[adsense]Angka <a href="https://www.topikseru.com/tag/ispu/" target="_self">ISPU</a> 122 di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan-johor/" target="_self">Medan Johor</a> menjadi pengingat bahwa paparan kabut asap perlu ditanggapi dengan serius, terutama oleh kelompok rentan. Kondisi udara dapat berbeda antarwilayah dan berubah dari waktu ke waktu, sehingga masyarakat perlu memperhatikan pembaruan data serta gejala yang dirasakan.</p><p>Mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kualitas udara dalam rumah, dan segera memeriksakan diri ketika mengalami gangguan pernapasan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kesehatan selama kabut asap berlangsung.</p><p>[adsense]Sumber: Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Kementerian Kesehatan RI, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_siswi-bermasker-di-tengah-kabut-asap.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57469/ispu-medan-johor-tembus-122-kelompok-ini-perlu-lebih-waspada-terhadap-kabut-asap/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Merasa Layak Dapat Bansos tetapi Tidak Terdaftar? Kenali Fungsi Data Desil dan Cara Mengajukan Koreksi</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Merasa Layak Dapat Bansos tetapi Tidak Terdaftar? Kenali Fungsi Data Desil dan Cara Mengajukan Koreksi]]></title>
            <description><![CDATA[Merasa Layak Dapat Bansos tetapi Tidak Terdaftar? Kenali Fungsi Data Desil dan Cara Mengajukan Koreksi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Merasa kondisi ekonomi keluarga masih sulit, tetapi tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos)? Salah satu hal yang perlu diperiksa adalah data <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).</p><p>[adsense]Desil menjadi salah satu acuan pemerintah untuk menentukan sasaran program bantuan sosial. Karena itu, masyarakat perlu memahami arti pengelompokan tersebut, cara mengecek data, dan langkah yang dapat ditempuh apabila informasi yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.</p><p>Kementerian Sosial menyediakan layanan Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a> yang dapat digunakan masyarakat untuk memeriksa status bantuan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Informasi mengenai <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> juga ditampilkan melalui layanan tersebut.</p><p>[adsense]<b>Apa Itu Desil dalam Data <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a>?</b></p><p>Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Dalam DTSEN, terdapat 10 kelompok <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> yang masing-masing mewakili sekitar 10 persen keluarga dalam keseluruhan pengelompokan nasional.</p><p>[adsense]Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.</p><p>Penilaian didasarkan pada sejumlah variabel sosial ekonomi, termasuk pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, dan kepemilikan aset.</p><p>[adsense]Artinya, penentuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> tidak hanya melihat penghasilan bulanan, tetapi menggunakan berbagai informasi untuk menggambarkan kondisi kesejahteraan keluarga.</p><p>Data tersebut juga bersifat dinamis. Jika keadaan ekonomi atau informasi keluarga berubah, data dapat diajukan untuk diperbarui dan selanjutnya dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).</p><p>[adsense]<b>Apa Hubungan Desil dengan Penerimaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a>?</b></p><p>Berdasarkan keterangan pada situs resmi Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a> Kemensos, keluarga yang berada pada <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> 1 sampai 4 atau kelompok 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.</p><p>[adsense]Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).</p><p>Namun, berada dalam kelompok <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> tertentu tidak otomatis menjamin seseorang menerima bantuan. Penetapan penerima tetap mengikuti persyaratan masing-masing program, proses verifikasi, serta ketentuan dan ketersediaan program yang berlaku.</p><p>[adsense]Karena itu, masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum menerima bantuan perlu memeriksa data dan status kepesertaannya terlebih dahulu.</p><p><b>Cara Mengecek Desil dan Status <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a></b></p><p>[adsense]Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara daring melalui situs resmi berikut:</p><p><a href="https://cekbansos.<a href="https://www.topikseru.com/tag/kemensos/" target="_self">kemensos</a>.go.id/" target="_blank">https://cekbansos.<a href="https://www.topikseru.com/tag/kemensos/" target="_self">kemensos</a>.go.id/</a></p><p>[adsense]Berikut langkah-langkahnya:</p><p>1.	Buka situs resmi Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a> Kemensos.</p><p>[adsense]2.	Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.</p><p>3.	Isi kode verifikasi yang muncul pada halaman.</p><p>[adsense]4.	Tekan tombol pencarian data.</p><p>5.	Periksa informasi status bantuan dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> yang ditampilkan.</p><p>[adsense]Pastikan NIK yang dimasukkan benar. Jika informasi tidak ditemukan atau hasilnya tidak sesuai, masyarakat dapat melanjutkan dengan meminta pemeriksaan dan pembaruan data melalui jalur yang tersedia.</p><p><b>Bagaimana Cara Mengajukan Koreksi Data Desil?</b></p><p>[adsense]Apabila <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> yang tercatat dinilai tidak menggambarkan kondisi ekonomi keluarga saat ini, masyarakat dapat menempuh jalur pengajuan koreksi.</p><p><b>1. Mengajukan melalui aplikasi Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a></b></p><p>[adsense]Kementerian Sosial menyediakan mekanisme usul dan sanggah melalui aplikasi Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a>. Masyarakat dapat menyampaikan usulan atau melaporkan ketidaksesuaian data sesuai fitur yang tersedia.</p><p>Siapkan informasi yang benar mengenai kondisi keluarga. Foto kondisi rumah dan dokumen pendukung dapat diperlukan dalam proses pengajuan.</p><p>[adsense]<b>2. Mendatangi kantor desa atau kelurahan</b></p><p>Masyarakat juga dapat menyampaikan permohonan pembaruan data kepada pemerintah desa atau kelurahan setempat.</p><p>[adsense]Jelaskan kondisi ekonomi keluarga yang sebenarnya dan tunjukkan informasi yang perlu diperbaiki. Petugas dapat membantu menindaklanjuti pengajuan sesuai prosedur pemutakhiran data yang berlaku.</p><p><b>3. Menghubungi Dinas Sosial setempat</b></p><p>[adsense]Jika membutuhkan penjelasan lebih lanjut, masyarakat dapat mendatangi Dinas Sosial kabupaten atau kota untuk menanyakan prosedur koreksi data dan dokumen yang diperlukan.</p><p>Proses ini melibatkan verifikasi dan validasi. Pengajuan tidak berarti <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> akan langsung berubah atau bantuan otomatis diberikan.</p><p>[adsense]<b>4. Siapkan dokumen pendukung</b></p><p>Agar informasi yang disampaikan lebih mudah diperiksa, siapkan dokumen yang relevan, seperti KTP, Kartu Keluarga, serta bukti kondisi keluarga apabila diminta.</p><p>[adsense]Sampaikan informasi secara jujur dan sesuai keadaan sebenarnya. Jangan memberikan data atau dokumen yang tidak benar demi memperoleh bantuan.</p><p><b>Apakah Koreksi Data Menjamin <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a> Cair?</b></p><p>[adsense]Tidak. Pengajuan koreksi bertujuan memastikan data keluarga lebih akurat, bukan menjamin seseorang langsung menjadi penerima bantuan.</p><p>Setelah pengajuan disampaikan, data perlu melalui tahapan pemeriksaan dan validasi oleh pihak terkait. Penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan program bansos masing-masing.</p><p>[adsense]Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan pencairan bansos dengan meminta sejumlah uang. Gunakan kanal resmi pemerintah dan jangan memberikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada orang lain.</p><p><b>Data Akurat Penting agar Bantuan Tepat Sasaran</b></p><p>[adsense]Data <a href="https://www.topikseru.com/tag/desil/" target="_self">desil</a> membantu pemerintah mengidentifikasi kelompok keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan. Namun, perubahan kondisi ekonomi dan kemungkinan ketidaksesuaian informasi membuat pembaruan data menjadi hal penting.</p><p>Jika merasa layak mendapatkan bantuan tetapi belum terdaftar, masyarakat dapat memulai dengan memeriksa status melalui situs Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/bansos/" target="_self">Bansos</a>, kemudian mengajukan koreksi melalui jalur resmi apabila ditemukan ketidaksesuaian.</p><p>[adsense]Langkah tersebut dapat membantu memastikan informasi keluarga diperiksa berdasarkan kondisi sebenarnya, meskipun keputusan pemberian bantuan tetap mengikuti hasil verifikasi dan ketentuan program yang berlaku.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_memeriksa-data-bansos-di-laptop.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57471/merasa-layak-dapat-bansos-tetapi-tidak-terdaftar-kenali-fungsi-data-desil-dan-cara-mengajukan-koreksi/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Balik Perjalanan Kereta di Sumut, Ada Petugas yang Memeriksa Jalur dengan Berjalan Kaki</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Balik Perjalanan Kereta di Sumut, Ada Petugas yang Memeriksa Jalur dengan Berjalan Kaki]]></title>
            <description><![CDATA[Di balik kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api yang setiap hari melayani masyarakat di Sumatera Utara, terdapat peran penting]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Di balik kelancaran dan keselamatan perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kereta-api/" target="_self">kereta api</a> yang setiap hari melayani masyarakat di Sumatera Utara, terdapat peran penting para <a href="https://www.topikseru.com/tag/petugas-pemeriksa-jalur/" target="_self">Petugas Pemeriksa Jalur</a> (PPJ) yang menyusuri lintasan rel dengan berjalan kaki untuk memastikan keandalan prasarana.</p>[adsense]<p>Manager Humas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kai/" target="_self">KAI</a> Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan  keandalan prasarana jalan rel merupakan fondasi utama dalam menjaga keselamatan operasional perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kereta-api/" target="_self">kereta api</a>.</p><p>"Pemeriksaan jalur merupakan bagian penting dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kereta-api/" target="_self">kereta api</a>. Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, petugas dapat memantau kondisi prasarana serta melaporkan apabila ditemukan hal-hal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut," ujar Anwar.</p>[adsense]<p>Anwar menambahkan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kai/" target="_self">KAI</a> Divre I Sumatera Utara terus menjalankan pemantauan dan perawatan prasarana sesuai ketentuan untuk mendukung keselamatan serta keandalan perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kereta-api/" target="_self">kereta api</a>.</p><p>"Pemeriksaan jalur menjadi salah satu bagian dari rangkaian upaya tersebut, bersama pelaporan temuan, evaluasi kondisi prasarana, dan tindak lanjut oleh unit terkait," tuturnya.</p>[adsense]<p>Salah satu fokus pemeriksaan rutin dengan berjalan kaki dilaksanakan pada lintas Medan&ndash;Bandar Khalipah sepanjang 9,6 kilometer. Setiap hari, pemeriksaan dilakukan mulai pukul 06.00 WIB dengan melibatkan tiga petugas PPJ yang telah memiliki area tugas masing-masing.</p><p>Satu petugas bertanggung jawab memeriksa jalur tunggal bawah dengan berjalan kaki dari Bandar Khalipah menuju Medan. Petugas kedua menyusuri jalur hulu atas dari Bandar Khalipah menuju Medan, sementara petugas ketiga berjalan menyusuri jalur hilir atas dengan arah sebaliknya, yakni dari Medan menuju Bandar Khalipah.</p>[adsense]<p>"Dalam tugas harian tersebut, para petugas memeriksa dengan teliti berbagai komponen vital prasarana perkeretaapian. Komponen yang diperiksa antara lain kondisi rel, sambungan, bantalan, penambat, balas, geometri jalur, hingga kondisi lingkungan sekitar lintas yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kereta-api/" target="_self">kereta api</a>," kata Anwar.</p><p>Metode berjalan kaki ini tetap menjadi tumpuan utama, terutama ketika Kendaraan Pemeriksa Jalur (KPJ) mengalami gangguan atau saat lintasan membutuhkan pengamatan secara detail dari dekat.</p>[adsense]<p>Selain pemeriksaan manual dengan berjalan kaki, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kai/" target="_self">KAI</a> Divre I Sumatera Utara juga mengoperasikan enam unit KPJ untuk mendukung jangkauan pemeriksaan pada berbagai lintas operasional. Setiap unit KPJ diawaki oleh dua petugas dan bergerak dengan kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam.</p><p>Saat ini, jaringan rel aktif di Sumatera Utara mencapai 476,46 kilometer dan menghubungkan 43 stasiun di 13 kabupaten/kota. Untuk mendukung pemeriksaan prasarana di wilayah kerjanya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kai/" target="_self">KAI</a> Divre I Sumatera Utara menyiagakan 31 petugas PPJ dan enam unit KPJ.</p>[adsense]<p>"Keselamatan perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kereta-api/" target="_self">kereta api</a> membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalankan setiap prosedur. Kami berkomitmen memastikan pemeriksaan serta tindak lanjut kondisi prasarana dilaksanakan sesuai ketentuan, karena keselamatan tidak dapat ditawar," pungkas Anwar. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9766527f2b5d3e95d4a733fcfb77bd7e_kai-1-.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57474/di-balik-perjalanan-kereta-di-sumut-ada-petugas-yang-memeriksa-jalur-dengan-berjalan-kaki/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Tadukan Raga Akhirnya Ditemukan Tim SAR</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Tadukan Raga Akhirnya Ditemukan Tim SAR]]></title>
            <description><![CDATA[Tim SAR Gabungan menemukan dua remaja perempuan yang dilaporkan hanyut di Sungai Tadukan Raga, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Deli Serdang -</b> Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> Gabungan menemukan dua remaja perempuan yang dilaporkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hanyut/" target="_self">hanyut</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sungai-tadukan-raga/" target="_self">Sungai Tadukan Raga</a>, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada pelaksanaan Operasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> hari ketiga (H3), Sabtu (24/10/2026).</p><p>[adsense]Korban pertama bernama Afril (17), warga Dusun V Desa Tadukan Raga, ditemukan pada pukul 03.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD). Korban ditemukan di sekitar aliran sungai, berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi kejadian (LKP). </p><p>Sementara itu, korban kedua bernama Febi (15), warga Dusun II Desa Tadukan Raga, ditemukan pada pukul 05.55 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD). </p><p>[adsense]Korban ditemukan dalam posisi mengapung di pinggir sungai, sekitar 7 kilometer ke arah utara timur laut dari lokasi kejadian (LKP).</p><p>Setelah ditemukan, kedua korban dievakuasi oleh Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> Gabungan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.</p><p>[adsense]Berdasarkan informasi yang diterima, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, Afril dan Febi bersama empat orang temannya sedang mandi di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sungai-tadukan-raga/" target="_self">Sungai Tadukan Raga</a>, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang. </p><p>Saat itu, kedua korban bersama seorang temannya mencoba menyeberangi sungai. Namun, kedua korban <a href="https://www.topikseru.com/tag/hanyut/" target="_self">hanyut</a> terseret arus, sedangkan seorang teman mereka berhasil mencapai tepian sungai.</p><p>[adsense]Warga setempat kemudian melakukan pencarian awal, tetapi kedua korban belum berhasil ditemukan. Selanjutnya, Kepala Dusun Tungkusan, Bapak Warto, menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.</p><p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan mengerahkan 6 personel Tim Rescue beserta peralatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> menuju lokasi kejadian pada Kamis (22/10/2026). </p><p>[adsense]Tim kemudian berkoordinasi dengan Polsek STM Hilir, BPBD Deli Serdang, dan pemerintah setempat, dilanjutkan dengan briefing bersama potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> yang terlibat.</p><p>Dalam pelaksanaan pencarian, Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> Gabungan membagi unsur pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melaksanakan pencarian di sekitar LKP menggunakan Aqua Eye serta penyisiran permukaan air menggunakan perahu LCR hingga kurang lebih 1 kilometer ke arah hilir sungai. </p><p>[adsense]Sementara itu, SRU 2 melaksanakan pencarian melalui penyisiran darat dari LKP sejauh kurang lebih 1 kilometer ke arah hilir sungai.</p><p>Pada hari ketiga pencarian, Sabtu (24/10/2026), sekitar pukul 03.00 WIB, Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> Gabungan menerima informasi dari masyarakat yang berprofesi sebagai penambang pasir mengenai penemuan jasad di sekitar aliran sungai. </p><p>[adsense]Tim segera bergerak menuju lokasi tersebut dan pada pukul 03.30 WIB berhasil menemukan korban pertama, Afril, dalam kondisi meninggal dunia, sekitar satu kilometer dari LKP.</p><p>Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> Gabungan selanjutnya melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang masih dalam pencarian. Pada pukul 05.55 WIB, korban kedua, Febi, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tepi sungai, sekitar 7 kilometer ke arah utara timur laut dari LKP.</p><p>[adsense]Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC)  menyampaikan bahwa pelaksanaan pencarian dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama seluruh unsur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> yang terlibat.</p><p>&quot;Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> Gabungan telah melaksanakan upaya pencarian secara terkoordinasi sejak laporan kejadian diterima. Pencarian dilakukan melalui berbagai metode dan dengan dukungan peralatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> hingga kedua korban berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi,&quot; kata Hery. </p><p>[adsense]Lebih lanjut, Hery menjelaskan, korban berhasil ditemukan pada pukul 08.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD) dan selanjutnya dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</p><p>&quot;Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> gabungan, TNI/Polri, BPBD, pemerintah setempat, masyarakat, serta keluarga korban yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan.&quot;</p><p>[adsense]Hery juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan lainnya. Masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi arus dan kedalaman sungai serta tidak memaksakan diri menyeberangi sungai apabila kondisi tidak aman.</p><p>&quot;Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar mengawasi anak-anak saat bermain atau mandi di sungai dan tidak membiarkan mereka beraktivitas di perairan tanpa pendampingan orang dewasa. Apabila terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa, segera hubungi layanan darurat 115 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a>.&quot;</p><p>[adsense]Dalam pelaksanaan operasi, Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> Gabungan menggunakan sejumlah peralatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a>, antara lain Rescue Car Double Cabin, perahu LCR, perahu rafting, drone thermal, peralatan water rescue, Aqua Eye, peralatan komunikasi, alat pelindung diri (APD) personal, lampu penerangan (headlamp), serta kantong mayat.</p><p>Dengan ditemukannya kedua korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> H.3 kondisi membahayakan manusia (KMM) dua orang yang <a href="https://www.topikseru.com/tag/hanyut/" target="_self">hanyut</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sungai-tadukan-raga/" target="_self">Sungai Tadukan Raga</a> diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sar/" target="_self">SAR</a> yang terlibat selanjutnya kembali ke satuan masing-masing. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_sar-1-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57470/dua-remaja-perempuan-hanyut-di-sungai-tadukan-raga-akhirnya-ditemukan-tim-sar/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Makanan Sekolah Harus Bergizi, tetapi Bagaimana Memastikan Aman Dikonsumsi Anak?</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 20:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Makanan Sekolah Harus Bergizi, tetapi Bagaimana Memastikan Aman Dikonsumsi Anak?]]></title>
            <description><![CDATA[Makanan sekolah harus bergizi, tetapi keamanannya juga wajib diperhatikan! Kenali ciri makanan yang tidak layak dikonsumsi, batas waktu aman]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com  - </b> Makanan yang diberikan kepada anak di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan gizi. Kebersihan bahan, proses memasak, penyimpanan, hingga waktu konsumsi juga harus diperhatikan agar makanan tidak menimbulkan risiko gangguan kesehatan.</p><p>[adsense]Hal ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>). Badan Gizi Nasional (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>) menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan prioritas utama sebelum kandungan gizi makanan menjadi perhatian berikutnya.</p><p>Dalam siaran pers pada 12 Agustus 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menyampaikan pentingnya pengawasan keamanan pangan, termasuk penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), penguatan pengawasan, serta keterlibatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> dalam memastikan makanan aman dikonsumsi peserta didik.</p><p>[adsense]Lantas, bagaimana cara memastikan makanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> tetap aman sejak keluar dari dapur hingga masuk ke tubuh anak?</p><p><b>1. Pastikan Makanan Diolah dengan Bersih dan Matang</b></p><p>[adsense]Salah satu langkah penting untuk menjaga keamanan pangan adalah memastikan makanan diolah menggunakan bahan yang layak, peralatan bersih, dan proses memasak yang tepat.</p><p>Bahan makanan yang sudah rusak atau terkontaminasi dapat menjadi sumber bahaya bagi kesehatan. Begitu pula peralatan memasak dan wadah penyajian yang tidak dibersihkan dengan baik.</p><p>[adsense]Makanan yang berisiko mengandung mikroorganisme penyebab penyakit perlu ditangani sesuai standar keamanan pangan. Memasak hingga matang dapat membantu mengurangi risiko dari sejumlah mikroorganisme, meskipun tidak semua bahaya pangan dapat diatasi hanya dengan pemanasan.</p><p>Karena itu, kebersihan dapur, air yang digunakan, kondisi bahan baku, serta kebiasaan mencuci tangan harus menjadi bagian dari prosedur pengolahan makanan.</p><p>[adsense]<b>2. Perhatikan Waktu Konsumsi Makanan</b></p><p>Makanan matang yang dibiarkan terlalu lama pada suhu yang tidak sesuai dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme tertentu.</p><p>[adsense]Dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menerapkan batas waktu konsumsi pangan olahan siap saji paling lama empat jam sejak makanan matang, sesuai Surat Edaran Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Nomor 16 Tahun 2026.</p><p>Ketentuan tersebut bertujuan menjaga keamanan, higiene, sanitasi, dan mutu makanan hingga dikonsumsi peserta didik.</p><p>[adsense]Batas waktu ini perlu diperhatikan sejak makanan selesai dimasak, kemudian dikemas, diangkut, diterima <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a>, hingga disajikan kepada anak.</p><p>Namun, batas empat jam bukan berarti semua makanan otomatis aman selama periode tersebut. Jenis makanan, suhu penyimpanan, kebersihan proses pengolahan, dan kondisi selama pengiriman tetap menentukan keamanannya.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> juga mendorong pencantuman penanda batas waktu konsumsi agar pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> dapat memeriksa apakah makanan masih layak disajikan.</p><p><b>3. Periksa Kondisi Makanan Sebelum Dibagikan</b></p><p>[adsense]Guru dan petugas penerima makanan memiliki peran penting dalam pengawasan sebelum makanan dikonsumsi siswa.</p><p>Pemeriksaan dapat dimulai dengan melihat kebersihan dan keutuhan kemasan, kesesuaian jenis makanan dan jumlah porsi, serta penanda waktu konsumsi apabila tersedia.</p><p>[adsense]Perhatikan pula apakah makanan memiliki perubahan warna, bau tidak biasa, tekstur yang mencurigakan, atau tanda kerusakan lainnya.</p><p>Meski demikian, makanan yang tampak normal belum tentu bebas dari mikroorganisme berbahaya. Karena itu, pemeriksaan visual harus dilengkapi dengan pengendalian kebersihan dan suhu selama proses penyimpanan serta distribusi.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menegaskan bahwa apabila makanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> ditemukan tidak layak atau diragukan keamanannya, makanan tersebut tidak boleh dikonsumsi dan harus segera dikembalikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p><p><b>4. Pastikan Dapur Memenuhi Standar Higiene dan Sanitasi</b></p><p>[adsense]Keamanan makanan tidak hanya ditentukan oleh kondisi makanan ketika sampai di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a>. Proses pengolahan di dapur juga harus memenuhi persyaratan kebersihan dan sanitasi.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> memperkuat pengawasan melalui penerapan SLHS serta pengendalian risiko di berbagai tahap penyediaan makanan.</p><p>[adsense]Dalam sistem tersebut, pengawasan mencakup pemilihan bahan baku, penyimpanan, persiapan dan pemasakan, pemorsian, pengangkutan, hingga penyajian makanan kepada penerima manfaat.</p><p>Sertifikat dan prosedur sanitasi merupakan bagian penting dari sistem pengawasan, tetapi bukan jaminan bahwa setiap porsi makanan selalu bebas risiko. Pemantauan dan penerapan standar harus tetap dilakukan secara konsisten.</p><p>[adsense]Keterlibatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a>, penyelenggara dapur, petugas distribusi, serta masyarakat diperlukan untuk membantu memastikan makanan diterima dalam kondisi yang baik.</p><p><b>5. Ajarkan Anak Mencuci Tangan Sebelum Makan</b></p><p>[adsense]Kebersihan makanan perlu didukung kebiasaan hidup bersih dari anak itu sendiri.</p><p>Salah satu langkah sederhana adalah membiasakan anak mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan serta setelah menggunakan toilet.</p><p>[adsense]Anak juga perlu diajarkan untuk tidak berbagi alat makan yang belum dibersihkan dan tidak mengonsumsi makanan yang sudah jatuh atau terpapar kotoran.</p><p>Kebiasaan tersebut membantu mengurangi risiko perpindahan kuman dari tangan dan lingkungan ke makanan.</p><p>[adsense]Dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> turut mendorong kebiasaan mencuci tangan, makan dengan tertib, dan edukasi mengenai gizi serta keamanan pangan di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a>.</p><p>Dengan pendampingan guru, kebiasaan tersebut dapat menjadi bagian dari pendidikan kesehatan yang diterapkan setiap hari.</p><p>[adsense]<b>6. Kenali Gejala Keracunan Makanan pada Anak</b></p><p>Orang tua dan guru perlu mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan yang mungkin muncul setelah anak mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.</p><p>[adsense]Gejala yang dapat terjadi meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, dan demam. Keluhan dapat muncul dalam waktu yang berbeda-beda, bergantung pada penyebab dan jenis kontaminan.</p><p>Apabila beberapa anak mengalami keluhan serupa setelah menyantap hidangan yang sama, kejadian tersebut perlu segera dilaporkan dan dievaluasi oleh petugas kesehatan.</p><p>[adsense]Jangan menunggu sampai seluruh anak menunjukkan gejala. Anak yang mengalami muntah atau diare berulang perlu diawasi karena berisiko mengalami dehidrasi.</p><p>Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami muntah terus-menerus, tidak mampu minum, buang air kecil jauh berkurang, tampak sangat lemas, terdapat darah pada tinja, atau menunjukkan tanda bahaya lainnya.</p><p>[adsense]Jangan memaksakan anak makan atau memberikan obat antidiare dan antibiotik tanpa petunjuk tenaga kesehatan.</p><p><b>7. Apa yang Harus Dilakukan Jika Makanan Sekolah Diduga Tidak Aman?</b></p><p>[adsense]Jika menemukan makanan berbau tidak normal, kemasan rusak, atau kondisi yang menimbulkan kecurigaan, anak sebaiknya tidak mengonsumsinya.</p><p>Orang tua atau guru dapat mendokumentasikan kondisi makanan dan melaporkannya kepada pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> serta penyelenggara program agar dapat ditindaklanjuti.</p><p>[adsense]Apabila anak sudah telanjur mengonsumsi makanan tersebut dan mengalami gejala, segera cari pertolongan medis sesuai kondisi anak. Jika beberapa siswa mengalami keluhan serupa, pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> perlu segera berkoordinasi dengan puskesmas atau dinas kesehatan setempat.</p><p>Informasi mengenai waktu makan, jenis makanan, dan jumlah anak yang mengalami gejala dapat membantu petugas melakukan penelusuran.</p><p>[adsense]Sisa makanan atau kemasan yang masih tersedia sebaiknya tidak dibuang sebelum ada arahan petugas, apabila diperlukan untuk pemeriksaan. Namun, jangan menunda pertolongan medis hanya untuk mengumpulkan bukti.</p><p><b>Keamanan Pangan Harus Berjalan Bersama Pemenuhan Gizi</b></p><p>[adsense]Program makan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak, tetapi manfaatnya bergantung pada kualitas makanan dan keamanan proses penyediaannya.</p><p>Makanan yang <a href="https://www.topikseru.com/tag/bergizi/" target="_self">bergizi</a> harus didukung bahan baku yang layak, proses pengolahan higienis, penyimpanan yang tepat, distribusi terkendali, serta pengawasan sebelum dikonsumsi.</p><p>[adsense]Karena itu, tanggung jawab menjaga keamanan pangan tidak hanya berada pada penyedia makanan. Sekolah, guru, petugas distribusi, orang tua, dan anak juga memiliki peran masing-masing.</p><p>Dengan pengawasan yang konsisten dan kebiasaan hidup bersih, makanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak tanpa mengabaikan keselamatan mereka.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/38af86134b65d0f10fe33d30dd76442e_images-14.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/Berita/57467/makanan-sekolah-harus-bergizi-tetapi-bagaimana-memastikan-aman-dikonsumsi-anak/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Cuma Danau Toba! 5 Destinasi Unik di Sumut yang Punya Fenomena Alam Bikin Penasaran</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 19:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Cuma Danau Toba! 5 Destinasi Unik di Sumut yang Punya Fenomena Alam Bikin Penasaran]]></title>
            <description><![CDATA[Sumut bukan cuma Danau Toba! Ada 5 destinasi unik dengan fenomena alam yang bikin penasaran.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b><a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> tidak hanya memiliki Danau Toba sebagai destinasi wisata andalan. Provinsi ini juga menyimpan sejumlah tempat dengan karakter alam yang unik, mulai dari danau di Pulau Samosir, sumber air yang memiliki tujuh pancuran, hingga air panas dengan endapan mineral berwarna-warni.</p><p>[adsense]Keunikan tersebut membuat destinasi-destinasi ini menarik untuk diangkat dalam perjalanan wisata yang berbeda dari biasanya.</p><p>Sebagian tempat sudah dikenal wisatawan lokal, tetapi belum tentu masuk dalam daftar perjalanan wisatawan dari luar <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>. Berikut lima destinasi yang layak dilirik karena menawarkan pengalaman dan cerita yang tidak biasa.</p><p>[adsense]<b>1. <a href="https://www.topikseru.com/tag/danau-sidihoni/" target="_self">Danau Sidihoni</a>, Danau di Atas Pulau yang Berada di Tengah Danau</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/danau-sidihoni/" target="_self">Danau Sidihoni</a> terletak di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir. Keberadaannya menarik perhatian karena Samosir sendiri merupakan pulau vulkanik yang berada di tengah Danau Toba.</p><p>[adsense]Fenomena tersebut membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/danau-sidihoni/" target="_self">Danau Sidihoni</a> kerap dijuluki sebagai danau di atas danau. Sebutan ini merujuk pada posisi geografisnya yang berada di Pulau Samosir, sementara pulau tersebut dikelilingi Danau Toba.</p><p>Menurut informasi Geopark Kaldera Toba, kawasan Huta Tinggi&ndash;Sidihoni juga memiliki formasi batuan vulkanik dan endapan piroklastik yang berkaitan dengan aktivitas supervulkanik Kaldera Toba.</p><p>[adsense]Selain menjadi tempat menikmati panorama alam, kawasan ini memiliki nilai geologi yang menarik untuk dipelajari. Pengunjung dapat mengenal lebih jauh bentang alam Samosir sekaligus menikmati suasana pedesaan di sekitarnya.</p><p>Informasi mengenai geosite ini dapat ditelusuri melalui situs resmi Geopark Kaldera Toba.</p><p>[adsense]<b>2. <a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sipitu-dai/" target="_self">Aek Sipitu Dai</a>, Sumber Air dengan Tujuh Pancuran</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sipitu-dai/" target="_self">Aek Sipitu Dai</a> merupakan salah satu destinasi yang dapat ditemukan di Kabupaten Samosir. Nama tempat ini berkaitan dengan keberadaan tujuh pancuran air yang menjadi daya tarik utamanya.</p><p>[adsense]Tempat ini tidak hanya menawarkan pengalaman wisata alam, tetapi juga memiliki nilai budaya dan cerita yang diwariskan masyarakat setempat.</p><p>Keberadaan sumber air seperti <a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sipitu-dai/" target="_self">Aek Sipitu Dai</a> menjadi bagian dari kekayaan wisata Samosir yang tidak selalu mendapat perhatian sebesar Danau Toba.</p><p>[adsense]Bagi wisatawan, kunjungan ke tempat ini bisa menjadi kesempatan untuk mengenal hubungan masyarakat setempat dengan sumber air, tradisi, dan lingkungan mereka.</p><p>Namun, cerita mengenai asal-usul pancuran maupun anggapan bahwa setiap pancuran memiliki rasa air yang berbeda perlu dikonfirmasi kepada masyarakat setempat atau melalui penelitian sebelum disajikan sebagai fakta.</p><p>[adsense]Pemerintah Provinsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> turut mencantumkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sipitu-dai/" target="_self">Aek Sipitu Dai</a> dalam daftar potensi wisata di kawasan Samosir.</p><p><b>3. <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemandian-air-panas-sipoholon/" target="_self">Pemandian Air Panas Sipoholon</a>, Lanskap Batu dengan Warna yang Menarik</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/pemandian-air-panas-sipoholon/" target="_self">Pemandian Air Panas Sipoholon</a> di Kabupaten Tapanuli Utara menawarkan pengalaman berbeda dari wisata air pada umumnya.</p><p>Kawasan ini dikenal dengan sumber air panas dan endapan mineral di sekitarnya. Perpaduan air, mineral, dan bentang alam berbatu menciptakan tampilan yang menarik untuk dinikmati maupun difoto.</p><p>[adsense]Warna yang terlihat pada endapan dapat berkaitan dengan kandungan mineral serta proses geologi di kawasan tersebut. Akan tetapi, komposisi mineral spesifik dan penyebab warna pada setiap bagian perlu dipastikan melalui pemeriksaan ilmiah.</p><p>Bagi pengunjung, tempat ini dapat menjadi pilihan untuk mengenal fenomena panas bumi sekaligus menikmati wisata alam di Tapanuli Utara.</p><p>[adsense]Sebelum berendam, wisatawan sebaiknya memperhatikan suhu air, petunjuk pengelola, dan kondisi kolam. Air yang terlihat tenang belum tentu memiliki suhu yang aman untuk kulit.</p><p><b>4. <a href="https://www.topikseru.com/tag/pulau-mursala/" target="_self">Pulau Mursala</a>, Air Terjun yang Jatuh Langsung ke Laut</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/pulau-mursala/" target="_self">Pulau Mursala</a> di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dikenal karena lanskap pulau, perairan, dan air terjun yang menjadi daya tarik wisata bahari.</p><p>Salah satu keunikan yang membuat tempat ini menarik adalah keberadaan air terjun yang mengalir menuju laut. Pemandangan tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan air terjun yang biasanya bermuara ke sungai atau kolam di tengah daratan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/pulau-mursala/" target="_self">Pulau Mursala</a> juga menawarkan potensi wisata bahari bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama pesisir dan menjelajahi kawasan perairan di sekitarnya.</p><p>Destinasi ini menjadi salah satu pilihan wisata alternatif di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> selain kawasan Danau Toba. Bisnis.com turut memasukkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pulau-mursala/" target="_self">Pulau Mursala</a> dalam daftar destinasi unik <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> untuk 2026.</p><p>[adsense]Karena aksesnya melibatkan perjalanan laut, calon pengunjung perlu memeriksa ketersediaan transportasi, kondisi cuaca, serta ketentuan keselamatan sebelum berangkat.</p><p><b>5. <a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sijorni/" target="_self">Aek Sijorni</a>, Air Terjun Bertingkat di Tapanuli Selatan</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sijorni/" target="_self">Aek Sijorni</a> di Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan destinasi wisata air yang memiliki karakter berbeda dari air terjun tinggi yang jatuh dari tebing tunggal.</p><p>Daya tariknya terletak pada aliran air yang melewati bebatuan dan membentuk undakan. Bentuk aliran tersebut menciptakan pemandangan yang menarik, terutama ketika air mengalir di antara bebatuan dan vegetasi di sekitarnya.</p><p>[adsense]Nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sijorni/" target="_self">Aek Sijorni</a> juga kerap dikaitkan dengan gambaran air yang jernih. Meski demikian, kejernihan air dapat berubah sesuai kondisi cuaca, aktivitas pengunjung, dan keadaan lingkungan.</p><p>Wisatawan dapat menjadikan tempat ini sebagai pilihan untuk menikmati alam dan berwisata bersama keluarga. Tetap perhatikan kedalaman air, permukaan batu yang licin, serta petunjuk keselamatan dari pengelola.</p><p>[adsense]<b>Wisata <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> Bukan Hanya Danau Toba</b></p><p>Lima destinasi tersebut memperlihatkan beragam potensi wisata <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>, mulai dari fenomena geologi dan sumber air hingga lanskap pulau dan air terjun.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/danau-sidihoni/" target="_self">Danau Sidihoni</a> menawarkan keunikan posisi geografisnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sipitu-dai/" target="_self">Aek Sipitu Dai</a> memiliki daya tarik tujuh pancuran, Sipoholon memperlihatkan lanskap sumber air panas, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pulau-mursala/" target="_self">Pulau Mursala</a> menyuguhkan panorama bahari, sedangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aek-sijorni/" target="_self">Aek Sijorni</a> memiliki aliran air bertingkat.</p><p>Pengembangan destinasi seperti ini juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar melalui jasa pemandu, transportasi lokal, kuliner, dan usaha wisata lainnya.</p><p>[adsense]Namun, promosi wisata sebaiknya tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, kenyamanan warga, dan keselamatan pengunjung.</p><p>Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> lebih jauh, tempat-tempat tersebut bisa menjadi awal untuk menemukan sisi lain provinsi ini yang tidak kalah menarik dari destinasi utamanya.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_pariwisataindonesiaairterjunmursala2.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/57466/bukan-cuma-danau-toba-5-destinasi-unik-di-sumut-yang-punya-fenomena-alam-bikin-penasaran-2/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolri Sebut Laboratorium 1,2 Ton Sabu di Aceh Dikendalikan Jaringan Berpengalaman</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 19:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolri Sebut Laboratorium 1,2 Ton Sabu di Aceh Dikendalikan Jaringan Berpengalaman]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan laboratorium narkoba yang memproduksi 1,2 ton sabusabu di kawasan Mutiara Timur]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Kapolri Jenderal Polisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/suyudi-ario-seto/" target="_self">Suyudi Ario Seto</a> mengungkapkan laboratorium narkoba yang memproduksi 1,2 ton sabu-sabu di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh, dikendalikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahli-kimia/" target="_self">ahli kimia</a> berpengalaman dari jaringan <a href="https://www.topikseru.com/tag/internasional/" target="_self">internasional</a>.</p>[adsense]<p>"Dari prosesnya, laboratorium sabu-sabu di Pidie, Aceh, tersebut menunjukkan bahwa dikelola jaringan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahli-kimia/" target="_self">ahli kimia</a> berpengalaman," kata Suyudi di Pidie, Jumat.</p><p>Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam kunjungannya ke bangunan toko yang dijadikan laboratorium untuk memproduksi metamfetamin cair menjadi sabu-sabu dalam bentuk kristal.</p>[adsense]<p>Sebelumnya, tim gabungan menggerebek bangunan toko tersebut dan menemukan 20 drum metamfetamin cair dan 500 kilogram sabu-sabu dengan total berat kotor mencapai 1,2 ton.</p><p>Kapolri mengatakan operasi pengungkapan laboratorium narkoba tersebut berawal dari informasi pengiriman ratusan kilogram metamfetamin cair dari China menuju Aceh pada Februari 2026. Barang terlarang tersebut masuk Aceh pada Mei 2026.</p>[adsense]<p>Selanjutnya, terdeteksi dua orang warga negara China berinisial LJ (45) dan XM (42) datang ke Aceh untuk melakukan survei.</p><p>Kedua orang tersebut merupakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahli-kimia/" target="_self">ahli kimia</a> dan diduga sebagai koki atau peracik metamfetamin cair menjadi kristal.</p>[adsense]<p>"Keduanya masuk ke Aceh melalui Malaysia dan berada di Aceh selama 10 hari. Selama di Aceh, keduanya diduga melakukan survei. Mereka kembali Malaysia pada awal Juni 2026," kata Kapolri.</p><p>Selanjutnya, jaringan keduanya kembali terdeteksi mengirim metamfetamin cair dengan berat hampir satu ton ke Aceh. Cairan tersebut dimasukkan kaleng hijau guna mengelabui petugas.</p>[adsense]<p>Kapolri mengatakan LJ dan XM terdeteksi melakukan perjalanan dari China ke Kuala Lumpur dan bertemu dengan P, warga negara Indonesia, pada pertengahan Oktober 2026.</p><p>Selama di Malaysia, LJ dan XM mendapat bantuan akomodasi dari MN, warga negara Indonesia.</p>[adsense]<p>"Kemudian LJ dan XM beserta MN terdeteksi mendarat di Banda Aceh. Mereka dijemput seseorang berinisial RI. Dari Banda Aceh, mereka menuju sebuah toko di Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh," kata Kapolri.</p><p>Tim gabungan juga menerima informasi LJ menghubungi seseorang berinisial LX yang diduga bos jaringan narkotika dan mengabarkan bahwa produksi metamfetamin cair menjadi kristal sudah dimulai.</p>[adsense]<p>Kapolri mengatakan tim gabungan mendapat informasi bahwa LJ dan XM berada di toko yang dijadikan laboratorium rahasia di kawasan Mutiara Timur. Selain itu, sejumlah barang bukti dikeluarkan dari toko tersebut</p><p>"Akhirnya, tim gabungan menggerebek toko tersebut bersamaan dengan penindakan di empat lokasi terpisah lainnya di Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe, secara serentak," kata Kapolri.</p>[adsense]<p>Dalam penindakan tersebut, tim gabungan menangkap 11 orang, dua orang di antaranya warga negara China.</p><p>Tim gabungan juga masih mengejar sejumlah nama lainnya, di antaranya Z yang diduga pengatur lapangan, ES, Z, BR, serta SS.</p>[adsense]<p>Suyudi menambahkan penindakan laboratorium produksi 1,2 ton sabu-sabu tersebut menyelamatkan sekitar 6 juta jiwa serta menghemat uang negara sebesar Rp120 triliun untuk proses rehabilitasi pengguna narkoba.</p><p>"Ancaman narkoba ini begitu nyata sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan menjadi benteng mencegah narkoba. Kasus ini menjadi alarm bahwa Indonesia bukan lagi sekadar pasar, tetapi juga target memproduksi narkoba," kata Suyudi.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/e00da03b685a0dd18fb6a08af0923de0_kapolri-aceh.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57468/kapolri-sebut-laboratorium-12-ton-sabu-di-aceh-dikendalikan-jaringan-berpengalaman/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ASN Dilarang Menggunakan Vape? Ini Alasan dan Dampak Aturan yang Jadi Sorotan</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 19:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ASN Dilarang Menggunakan Vape? Ini Alasan dan Dampak Aturan yang Jadi Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[ASN, PPPK, hingga pegawai BUMD di Sumatera Utara dilarang menggunakan vape berdasarkan instruksi Gubernur Bobby Nasution.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Penggunaan rokok elektrik atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> di kalangan aparatur sipil negara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a>) menjadi sorotan setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/gubernur/" target="_self">Gubernur</a> Sumatera Utara <a href="https://www.topikseru.com/tag/bobby-nasution/" target="_self">Bobby Nasution</a> menerbitkan kebijakan larangan penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> bagi pegawai di lingkungan pemerintahan daerah.</p><p>[adsense]Kebijakan tersebut kembali mendapat perhatian setelah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Jumat (23/10/2026).</p><p>Larangan itu bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah menilai penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> berpotensi menjadi celah penyalahgunaan narkotika melalui cairan yang digunakan dalam perangkat rokok elektrik.</p><p>[adsense]Lantas, apakah seluruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a> di Sumatera Utara wajib mematuhi aturan ini? Apa dasar kebijakannya, dan bagaimana dampaknya bagi pegawai yang melanggar?</p><p><b>1. Larangan Vape Tertuang dalam Instruksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/gubernur/" target="_self">Gubernur</a></b></p><p>[adsense]Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerbitkan Instruksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/gubernur/" target="_self">Gubernur</a> Sumut Nomor 188.54/3/INST/2026 tentang Pelarangan Penggunaan Rokok Elektrik atau Vape di Provinsi Sumatera Utara.</p><p>Instruksi tersebut ditetapkan pada 3 Juni 2026 dan ditujukan kepada seluruh bupati serta wali kota di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Berdasarkan keterangan resmi Pemprov Sumut, larangan ini mencakup <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a>, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).</p><p>Para kepala daerah juga diminta melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaannya. Selain itu, pemasangan tanda larangan penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> di lokasi strategis menjadi salah satu langkah yang diminta pemerintah provinsi.</p><p>[adsense]Sementara itu, masyarakat umum tidak otomatis terkena larangan yang sama. Dalam penjelasan Pemprov Sumut pada Juli 2026, penerapan bagi masyarakat umum masih berupa imbauan, sedangkan pemerintah daerah menyiapkan penguatan kebijakan melalui peraturan daerah.</p><p><b>2. Mengapa Penggunaan Vape Dilarang?</b></p><p>[adsense]Salah satu alasan utama kebijakan tersebut adalah kekhawatiran terhadap penyalahgunaan narkotika melalui cairan rokok elektrik.</p><p>Pemprov Sumut menjelaskan bahwa instruksi tersebut merupakan langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari potensi penyalahgunaan narkotika dan dampak kesehatan jangka panjang.</p><p>[adsense]Dalam keterangannya pada 23 Oktober 2026, Kapolri Suyudi Ario Seto juga menyoroti kemungkinan zat terlarang disamarkan dalam cairan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a>.</p><p>Menurutnya, bentuk cairan dan penggunaan aroma tertentu dapat menyulitkan identifikasi kandungan hanya melalui pengamatan biasa. Karena itu, pemeriksaan khusus diperlukan untuk mengetahui kandungan suatu cairan.</p><p>[adsense]Meski demikian, perlu dipahami bahwa tidak semua cairan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> mengandung narkotika. Kekhawatiran pemerintah berkaitan dengan potensi penyalahgunaan perangkat dan cairan tertentu, bukan berarti seluruh produk rokok elektrik terbukti mengandung zat terlarang.</p><p><b>3. Apa Dampaknya bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a> yang Melanggar?</b></p><p>[adsense]Pemprov Sumut meminta agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a>, PPPK, dan pegawai BUMD yang melanggar ketentuan tersebut dikenai sanksi disiplin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p><p>Artinya, pegawai perlu memperhatikan instruksi yang berlaku di lingkungan kerjanya dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan instansi masing-masing.</p><p>[adsense]Namun, jenis dan tingkat sanksi tidak dapat disamaratakan tanpa melihat ketentuan yang menjadi dasar penindakan. Pelanggaran disiplin pegawai juga perlu dibedakan dari tindak pidana narkotika, yang memiliki unsur dan proses hukum tersendiri.</p><p>Karena itu, larangan menggunakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> tidak berarti setiap <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a> yang kedapatan menggunakan rokok elektrik otomatis dapat dianggap melakukan penyalahgunaan narkotika.</p><p>[adsense]<b>4. Kapolri Beri Apresiasi kepada Pemprov Sumut</b></p><p>Kebijakan tersebut kembali menjadi perhatian setelah Kapolri Suyudi Ario Seto mengapresiasi langkah <a href="https://www.topikseru.com/tag/gubernur/" target="_self">Gubernur</a> Sumatera Utara <a href="https://www.topikseru.com/tag/bobby-nasution/" target="_self">Bobby Nasution</a>.</p><p>[adsense]Dalam konferensi pers di Medan pada 23 Oktober 2026, Suyudi menilai kebijakan larangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a> sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.</p><p>Ia juga menyoroti perkembangan modus peredaran narkotika yang dapat melibatkan zat berbentuk cair, sehingga pengawasan terhadap peredaran dan penggunaan produk perlu diperhatikan.</p><p>[adsense]Apresiasi tersebut menempatkan kebijakan Sumatera Utara dalam sorotan yang lebih luas. Meski demikian, instruksi gubernur tersebut tetap merupakan kebijakan pemerintah daerah dan tidak dengan sendirinya menjadi larangan nasional bagi seluruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a> di Indonesia.</p><p><b>5. Apakah Larangan Vape Akan Berlaku untuk Masyarakat Umum?</b></p><p>[adsense]Pemprov Sumut sebelumnya menyampaikan rencana untuk meningkatkan kebijakan larangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> menjadi peraturan daerah.</p><p>Dalam keterangan pada 29 Juli 2026, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono menyebut rencana tersebut sebagai upaya memperkuat kebijakan yang sebelumnya telah diberlakukan bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a>, PPPK, dan pegawai BUMD.</p><p>[adsense]Untuk masyarakat umum, penerapan larangan masih dijelaskan sebagai imbauan dalam keterangan tersebut.</p><p>Status rencana peraturan daerah perlu dibedakan dari aturan yang sudah berlaku. Tanpa kepastian mengenai pengesahan dan pemberlakuan regulasi lanjutan, belum tepat menyimpulkan bahwa seluruh warga Sumatera Utara telah dilarang menggunakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a>.</p><p>[adsense]<b>6. Apa yang Perlu Diketahui Masyarakat?</b></p><p>Kebijakan ini menjadi pengingat bahwa penggunaan rokok elektrik tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan merokok, tetapi juga menyangkut pengawasan produk, perlindungan kesehatan, dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.</p><p>[adsense]Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a> dan pegawai BUMD di Sumatera Utara, langkah yang perlu dilakukan adalah memahami instruksi gubernur dan ketentuan internal instansi masing-masing.</p><p>Bagi masyarakat umum, penting untuk tidak menggunakan cairan yang tidak jelas asal-usulnya, menghindari produk ilegal, serta tidak mudah percaya pada klaim bahwa suatu cairan aman hanya berdasarkan aroma atau tampilannya.</p><p>[adsense]Pengawasan terhadap produk dan penindakan terhadap penyalahgunaan zat terlarang juga perlu berjalan berdasarkan bukti dan aturan yang berlaku.</p><p>Dengan demikian, kebijakan larangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/vape/" target="_self">vape</a> di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/asn/" target="_self">ASN</a> Sumatera Utara bukan berarti seluruh pengguna rokok elektrik otomatis terlibat narkotika. Fokus utamanya adalah pencegahan, pengawasan, dan perlindungan masyarakat dari potensi penyalahgunaan zat berbahaya.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/006f52e9102a8d3be2fe5614f42ba989_ilustrasidilarangvape.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/lifestyle/57464/asn-dilarang-menggunakan-vape-ini-alasan-dan-dampak-aturan-yang-jadi-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">1,16 Ton Ketamin Disita di Perairan Sumut, Kapal Diduga Matikan Pelacak dan Ganti Nama</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 19:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[1,16 Ton Ketamin Disita di Perairan Sumut, Kapal Diduga Matikan Pelacak dan Ganti Nama]]></title>
            <description><![CDATA[Sebanyak 1,16 ton ketamin senilai triliunan rupiah disita dari kapal tanker di perairan Sumatera Utara.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x<a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>5bjb6t x<a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Pengungkapan dugaan penyelundupan <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>,<a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>6 ton <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketamin/" target="_self">ketamin</a> hidroklorida (HCl) di perairan Sumatera Utara mengungkap dugaan modus yang digunakan untuk menghindari pemantauan aparat. Kapal tanker MT Global <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>68 yang membawa narkotika tersebut terdeteksi memiliki pergerakan mencurigakan dan ketidaksesuaian identitas sistem pelacakan kapal.</p><p>[adsense]Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan pengiriman narkotika melalui jalur laut yang melintasi sejumlah wilayah perairan Asia Tenggara.</p><p>Berdasarkan keterangan resmi Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 24 Oktober 2026, tim gabungan mengamankan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kapal-tanker/" target="_self">kapal tanker</a> tersebut di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, pada 20 Oktober 2026. Kapal kemudian diperiksa untuk menelusuri asal muatan dan kemungkinan keterlibatan jaringan peredaran narkotika internasional.</p><p>[adsense]<b>Kapal Terpantau Bergerak Mencurigakan</b></p><p>Pemantauan terhadap kapal MT Global <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>68 dilakukan melalui analisis sistem identifikasi otomatis atau Automatic Identification System (AIS).</p><p>[adsense]BNN menjelaskan, pergerakan kapal dipantau sejak <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>4 hingga <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>8 Oktober 2026. Dalam periode tersebut, kapal terdeteksi melintasi Selat Malaka, melakukan manuver berputar, dan berlabuh di kawasan Laut Andaman.</p><p>Petugas juga menemukan ketidaksesuaian identitas AIS. Nomor identitas yang dipancarkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kapal-tanker/" target="_self">kapal tanker</a> tersebut tercatat pada log lain sebagai identitas kapal berbeda.</p><p>[adsense]Temuan ini menjadi salah satu petunjuk bagi aparat untuk mendalami dugaan upaya penyamaran identitas kapal.</p><p>Dalam konferensi pers di Medan pada 23 Oktober 2026, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto juga mengungkap bahwa kapal tersebut sebelumnya pernah menggunakan nama Suroshio Maru No. 08.</p><p>[adsense]Pergantian nama dan anomali identitas kapal menjadi bagian dari penyelidikan aparat. Adapun dugaan pemadaman sistem pelacak untuk menghindari pemantauan juga disampaikan dalam pemberitaan mengenai pengungkapan kasus ini.</p><p><b>Petugas Menemukan 58 Karung Ketamin</b></p><p>[adsense]Setelah diamankan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kapal-tanker/" target="_self">kapal tanker</a> tersebut diperiksa oleh tim gabungan yang melibatkan BNN, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara.</p><p>Hasil pemeriksaan menemukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketamin/" target="_self">ketamin</a> hidroklorida dengan berat total <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>.<a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>60 kilogram atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>,<a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>6 ton. Barang tersebut disimpan dalam 58 karung di dalam kapal.</p><p>[adsense]Petugas turut mengamankan delapan awak kapal, yang terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara asing asal Taiwan.</p><p>Menurut laporan yang disampaikan dalam konferensi pers, penyidik menetapkan seorang warga negara Taiwan berinisial YCY, berusia 42 tahun, sebagai tersangka. Sementara itu, tujuh awak lainnya masih berstatus saksi berdasarkan keterangan yang dipublikasikan saat pengungkapan kasus.</p><p>[adsense]Penyidik masih mendalami asal muatan, tujuan pengiriman, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.</p><p>Berapa Nilai Ketamin yang Disita?</p><p>[adsense]Dalam keterangan yang diberitakan Metro TV pada 23 Oktober 2026, Kapolri menyebut nilai ekonomis <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketamin/" target="_self">ketamin</a> tersebut diperkirakan mencapai Rp3,48 triliun.</p><p>Perkiraan itu dihitung menggunakan asumsi harga pasar gelap sebesar Rp3 juta per gram. Dengan demikian, angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan asumsi harga yang disampaikan aparat, bukan nilai transaksi yang telah dibuktikan di pengadilan.</p><p>[adsense]Kapolri juga menyampaikan estimasi potensi penyelamatan sekitar 5,8 juta jiwa berdasarkan asumsi satu gram <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketamin/" target="_self">ketamin</a> dapat disalahgunakan oleh lima orang. Angka ini merupakan perhitungan potensi yang disampaikan dalam konferensi pers, bukan jumlah korban yang telah teridentifikasi.</p><p><b>Penyelidikan Jaringan Internasional Masih Berlanjut</b></p><p>[adsense]Pengungkapan kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan jalur laut dan koordinasi lintas instansi dalam mendeteksi dugaan penyelundupan narkotika.</p><p>Pergerakan kapal yang tidak biasa, ketidaksesuaian identitas AIS, dan dugaan perubahan identitas menjadi petunjuk yang ditelusuri aparat sebelum melakukan penindakan.</p><p>[adsense]Meski <a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>,<a href="https://www.topikseru.com/tag/1/" target="_self">1</a>6 ton <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketamin/" target="_self">ketamin</a> telah diamankan, penyelidikan belum berhenti pada kapal dan muatan yang ditemukan. Aparat masih perlu mengungkap dari mana barang tersebut berasal, siapa penerima yang dituju, dan apakah terdapat jaringan yang mengatur pengiriman tersebut.</p><p>Hingga informasi yang dipublikasikan pada 24 Oktober 2026, pendalaman mengenai asal-usul muatan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain masih berlangsung.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f53295a73878494e9bc8dd6c3c7104f_6adafdaded1fb.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57463/116-ton-ketamin-disita-di-perairan-sumut-kapal-diduga-matikan-pelacak-dan-ganti-nama/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>