<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Tue, 13 Oct 2026 13:35:25 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Seharian Sibuk tapi Tak Ada yang Selesai? Ini Alasan Kamu Merasa Tidak Produktif</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 13:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Seharian Sibuk tapi Tak Ada yang Selesai? Ini Alasan Kamu Merasa Tidak Produktif]]></title>
            <description><![CDATA[Seharian sibuk, tetapi pekerjaan penting tak kunjung selesai? Kenali penyebabnya dan cara mengatur waktu agar aktivitas lebih produktif.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Pernah merasa seharian sibuk mengerjakan banyak hal, tetapi saat malam tiba justru merasa tidak menghasilkan apa-apa? Pesan terus berdatangan, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an menumpuk, notifikasi ponsel tidak berhenti, tetapi tugas yang paling penting justru belum selesai.</p><p>[adsense]Kondisi ini cukup akrab bagi banyak orang, terutama mereka yang menjalani aktivitas kuliah, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an, dan berbagai tanggung jawab sekaligus. Waktu terasa habis untuk menyelesaikan banyak hal kecil, sementara pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an utama terus tertunda.</p><p>Kesibukan dan produktivitas sebenarnya bukan hal yang sama. Seseorang bisa terlihat aktif sepanjang hari tanpa benar-benar membuat kemajuan berarti terhadap hal yang ingin dicapai.</p><p>[adsense]Lantas, mengapa seseorang bisa terus sibuk tetapi merasa tidak <a href="https://www.topikseru.com/tag/produktif/" target="_self">produktif</a>?</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Belum Tentu Produktif, Ini Penyebabnya</b></p><p>[adsense]1. Terlalu Banyak Berpindah dari Satu Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an ke Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an Lain</p><p>Membalas pesan, membuka dokumen, memeriksa media sosial, lalu kembali mengerjakan tugas dapat membuat seseorang merasa sedang melakukan banyak hal sekaligus.</p><p>[adsense]Padahal, berpindah perhatian berulang kali membutuhkan waktu untuk kembali memahami pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang sedang di<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>kan. Akibatnya, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang sebenarnya bisa selesai lebih cepat justru memakan waktu lebih lama.</p><p>Kebiasaan ini sering terjadi ketika seseorang terus memeriksa notifikasi atau merasa harus segera merespons setiap pesan yang masuk.</p><p>[adsense]2. Terjebak dalam Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an Kecil yang Terus Berdatangan</p><p>Ada pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang harus segera diselesaikan, seperti membalas pesan, merapikan dokumen, atau menanggapi permintaan orang lain. Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an tersebut memang penting, tetapi tidak semuanya memiliki tingkat urgensi yang sama.</p><p>[adsense]Ketika seluruh perhatian digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas kecil, pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang membutuhkan konsentrasi lebih besar bisa terus tertunda.</p><p>Misalnya, seseorang menghabiskan pagi hari untuk membalas pesan dan mengurus berbagai hal administratif. Ketika akhirnya mulai mengerjakan tugas utama, waktu dan energinya sudah berkurang.</p><p>[adsense]3. Sulit Menentukan Mana yang Harus Didahulukan</p><p>Daftar pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang panjang dapat menimbulkan kesan bahwa semuanya harus diselesaikan hari itu juga. Akibatnya, seseorang berpindah-pindah tugas tanpa mengetahui mana yang paling penting.</p><p>[adsense]Kondisi ini membuat energi tersebar ke terlalu banyak hal. Banyak pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an mungkin selesai sebagian, tetapi hanya sedikit yang benar-benar tuntas.</p><p>Salah satu cara mengatasinya adalah menentukan satu hingga tiga prioritas utama setiap hari. Pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an lainnya dapat disusun berdasarkan tingkat kepentingan dan tenggat waktu.</p><p>[adsense]4. Terlalu <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Merencanakan, tetapi Sedikit Mengerjakan</p><p>Membuat jadwal, menyusun daftar tugas, mencari metode produktivitas, dan merapikan meja <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> dapat membantu pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an menjadi lebih teratur.</p><p>[adsense]Namun, persiapan juga bisa berubah menjadi bentuk penundaan ketika seseorang terus memperbaiki rencana tanpa mulai mengerjakan tugas utama.</p><p>Misalnya, seseorang menghabiskan banyak waktu memilih aplikasi pencatat tugas, tetapi belum menyentuh laporan yang harus dikumpulkan.</p><p>[adsense]Perencanaan seharusnya membantu pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an dimulai, bukan menjadi pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an tambahan yang terus menyita waktu.</p><p>5. Menganggap Semua Hal Harus Segera Diselesaikan</p><p>[adsense]Pesan yang baru masuk sering terasa lebih mendesak daripada pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang sudah direncanakan. Padahal, sesuatu yang baru muncul belum tentu lebih penting.</p><p>Jika setiap permintaan langsung mendapat perhatian, jadwal yang sudah disusun akan mudah berantakan.</p><p>[adsense]Belajar menentukan batas, menunda respons yang tidak mendesak, dan mengatur waktu untuk memeriksa pesan dapat membantu seseorang mempertahankan fokus.</p><p>6. Kurang Istirahat sehingga Konsentrasi Menurun</p><p>[adsense]Produktivitas tidak hanya berkaitan dengan pengaturan waktu, tetapi juga kondisi fisik dan kemampuan berkonsentrasi.</p><p>Ketika kurang tidur atau terus be<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> tanpa jeda, seseorang bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami informasi, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tugas.</p><p>[adsense]Memaksakan diri be<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> sepanjang hari belum tentu menghasilkan pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang lebih baik. Istirahat yang cukup dan jeda secara berkala justru dapat membantu menjaga kualitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>.</p><p>7. Mengukur Produktivitas dari Seberapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Diri Sendiri</p><p>[adsense]Sebagian orang menilai keberhasilan dari banyaknya aktivitas yang dilakukan dalam sehari. Kalender penuh, pesan terus dibalas, dan pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an tidak pernah berhenti dianggap sebagai tanda <a href="https://www.topikseru.com/tag/produktif/" target="_self">produktif</a>.</p><p>Padahal, ukuran yang lebih berguna adalah kemajuan yang dihasilkan.</p><p>[adsense]Menyelesaikan satu laporan penting bisa lebih berarti daripada menghabiskan waktu berjam-jam untuk berbagai pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an kecil yang sebenarnya dapat dijadwalkan ulang.</p><p>Karena itu, evaluasi harian sebaiknya tidak hanya menanyakan berapa banyak pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang dilakukan, tetapi juga apa yang benar-benar berhasil diselesaikan.</p><p>[adsense]<b>Bagaimana Cara Berhenti <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibuk/" target="_self">Sibuk</a> Tanpa Arah?</b></p><p>Mengubah kebiasaan ini tidak selalu membutuhkan metode yang rumit. Beberapa langkah sederhana dapat membantu seseorang menggunakan waktu dengan lebih terarah.</p><p>[adsense]Pertama, tentukan hasil yang ingin dicapai. Sebelum memulai aktivitas, pilih pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang paling berpengaruh terhadap tujuan hari itu.</p><p>Kedua, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>kan tugas penting sebelum tenggelam dalam urusan kecil. Jika memungkinkan, gunakan waktu ketika konsentrasi masih baik untuk menyelesaikan pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang membutuhkan pemikiran mendalam.</p><p>[adsense]Ketiga, kurangi gangguan. Matikan notifikasi yang tidak diperlukan dan tentukan waktu khusus untuk memeriksa pesan atau media sosial.</p><p>Keempat, pecah pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an besar menjadi langkah kecil. Daripada menuliskan tugas seperti menyelesaikan laporan, tentukan tindakan konkret, misalnya menyusun kerangka atau menulis bagian pendahuluan.</p><p>[adsense]Kelima, evaluasi hasil, bukan hanya aktivitas. Pada akhir hari, periksa pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang benar-benar selesai, hambatan yang muncul, dan hal yang perlu diperbaiki keesokan harinya.</p><p>Tidak semua pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an harus selesai dalam satu hari. Memiliki prioritas yang jelas membantu seseorang memahami mana yang perlu dituntaskan sekarang dan mana yang masih bisa menunggu.</p><p>[adsense]<b>Produktif Bukan Berarti Harus Terus Be<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a></b></p><p>Merasa sibuk tetapi tidak <a href="https://www.topikseru.com/tag/produktif/" target="_self">produktif</a> bukan selalu berarti seseorang malas atau tidak mampu mengatur waktu. Beban <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> yang berlebihan, tuntutan dari lingkungan, gangguan digital, dan kurangnya waktu pemulihan juga dapat memengaruhi cara seseorang menjalani aktivitas.</p><p>[adsense]Karena itu, solusi yang dibutuhkan tidak selalu menambah jam <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a> atau membuat daftar tugas yang lebih panjang. Terkadang, seseorang justru perlu mengurangi pe<a href="https://www.topikseru.com/tag/kerja/" target="_self">kerja</a>an yang tidak penting, memperjelas prioritas, dan memberi ruang untuk beristirahat.</p><p>Pada akhirnya, produktivitas bukan tentang seberapa padat hari seseorang, melainkan seberapa terarah waktu dan energinya digunakan.</p><p>[adsense]Sebab, menjalani hari dengan penuh aktivitas tidak selalu berarti bergerak menuju tujuan. Yang lebih penting adalah mengetahui apa yang perlu diselesaikan dan memastikan ada kemajuan nyata dari waktu yang digunakan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f7e6c85504ce6e82442c770f7c8606f0_img_0131.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57055/seharian-sibuk-tapi-tak-ada-yang-selesai-ini-alasan-kamu-merasa-tidak-produktif/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disbudparekraf Sumut Bersama Delegasi Tiongok Jelajahi Bukit Lawang</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disbudparekraf Sumut Bersama Delegasi Tiongok Jelajahi Bukit Lawang]]></title>
            <description><![CDATA[Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperluas promosi destinasi wisata ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Langkat &ndash;</b> Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (<a href="https://www.topikseru.com/tag/disbudparekraf/" target="_self">Disbudparekraf</a>) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperluas promosi destinasi wisata unggulan kepada delegasi Tiongkok melalui kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/familiarization-trip/" target="_self">Familiarization Trip</a> (Fam Trip).</p><p>[adsense]Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata <a href="https://www.topikseru.com/tag/disbudparekraf/" target="_self">Disbudparekraf</a> Provinsi Sumut Dedi Arian Rizki Siregar mengatakan, kegiatan tersebut guna memperkenalkan destinasi wisata unggulan di Sumut, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), serta Danau Toba, kepada delegasi Tiongkok.</p><p>"Kegiatan tersebut juga merupakan upaya mempromosikan destinasi wisata unggulan Sumut ke mancanegara, khususnya kawasan Asia," ujar Dedi, di Langkat, Senin.</p><p>[adsense]Ia mengatakan, kegiatan Fam Trip tersebut melibatkan maskapai Scoot Airlines dan delegasi dari Tiongkok untuk memperkenalkan potensi wisata <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan TNGL, termasuk orang utan yang merupakan satwa Sumatera.</p><p>Dia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat wisatawan asal Tiongkok maupun wisatawan mancanegara lainnya untuk mengunjungi destinasi wisata unggulan di Sumut.</p><p>[adsense]Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan TNGL, delegasi Tiongkok tersebut juga dijadwalkan mengunjungi Kaldera Toba pada 13-15 Oktober 2026.</p><p>Salah satu delegasi Wang Jiayi mengatakan, pengalaman mengunjungi destinasi wisata unggulan di Sumut sangat luar biasa dan istimewa.</p><p>[adsense]Menurut dia, wisatawan biasanya lebih mengenal destinasi populer seperti Bali. Namun, Sumut juga memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang menarik untuk dikunjungi.</p><p>"Hari ini, kami melakukan treking yang cukup menantang dan sebentar lagi akan mencoba arung jeram. Kami sangat antusias," ujarnya pula.</p><p>[adsense]Ia mengatakan pengalaman tersebut sangat istimewa bagi wisatawan Tiongkok, dan dapat menemukan lebih banyak destinasi unggulan wisata di Sumut.</p><p>Melalui kegiatan Fam Trip ini, promosi pariwisata Sumatera Utara diharapkan semakin luas menjangkau pasar internasional. Pengenalan langsung terhadap daya tarik alam, aktivitas petualangan, serta kekayaan hayati di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bukit-lawang/" target="_self">Bukit Lawang</a> dan kawasan TNGL menjadi bagian dari upaya menarik minat wisatawan mancanegara untuk menjadikan Sumut sebagai salah satu tujuan perjalanan mereka.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_china-22.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/57056/disbudparekraf-sumut-bersama-delegasi-tiongok-jelajahi-bukit-lawang/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan - </b>Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a> bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol. <a href="https://www.topikseru.com/tag/naek-pamen-simanjuntak/" target="_self">Naek Pamen Simanjuntak</a> dan sejumlah pejabat utama Polda Sumut melakukan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a>), Selasa (13/10/2026).</p><p>[adsense]Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a> dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan di wilayah Sumatera Utara.</p><p>Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan langkah positif untuk menjaga komunikasi dan meningkatkan koordinasi antara kepolisian dan kejaksaan sebagai unsur penting dalam sistem peradilan pidana.</p><p>[adsense]&quot;Kapolda Sumut menekankan pentingnya menjaga sinergi dan komunikasi yang baik antarlembaga penegak hukum. Melalui silaturahmi ini, diharapkan koordinasi antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a> semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat,&quot; ujarnya.</p><p>Ia menyampaikan, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan kejaksaan merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.</p><p>[adsense]Menurutnya, kolaborasi yang baik juga diperlukan untuk memastikan setiap proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas.</p><p>Polda Sumut, lanjutnya, berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a>, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta mendukung pembangunan di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkokoh hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejati-sumut/" target="_self">Kejati Sumut</a>, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_kapolda-kejatisu.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57060/kapolda-sumut-silaturahmi-ke-kejati-perkuat-sinergi-penegakan-hukum/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gratis Ongkir Bikin Boros? Begini Cara Promo Mengubah Kebiasaan Belanja</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gratis Ongkir Bikin Boros? Begini Cara Promo Mengubah Kebiasaan Belanja]]></title>
            <description><![CDATA[Gratis ongkir memang menggiurkan, tetapi bisa membuat belanja makin boros. Kenali psikologi di balik promo dan cara menghindari pembelian.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Promo gratis ongkir sering menjadi salah satu alasan konsumen memilih berbelanja online. Tawaran ini membuat pembelian terasa lebih hemat karena pembeli tidak perlu membayar seluruh biaya pengiriman. Namun, di balik keuntungan tersebut, ada kebiasaan belanja yang tanpa disadari bisa membuat pengeluaran semakin besar.</p><p>[adsense]Tidak sedikit konsumen yang awalnya hanya ingin membeli satu barang, tetapi akhirnya menambahkan produk lain ke keranjang belanja demi memenuhi batas minimum transaksi. Ada pula yang membeli barang karena sedang diskon, meskipun sebenarnya tidak terlalu membutuhkannya.</p><p>Fenomena ini berkaitan dengan psikologi konsumen, yaitu bagaimana seseorang mengambil keputusan ketika berhadapan dengan harga, promosi, dan persepsi tentang keuntungan.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Gratis Ongkir Bisa Membuat Orang Lebih Boros?</b></p><p>1. Merasa Mendapatkan Keuntungan Lebih Besar</p><p>[adsense]Kata gratis memiliki daya tarik tersendiri dalam keputusan belanja. Ketika melihat label gratis ongkir, konsumen cenderung merasa mendapatkan keuntungan karena ada biaya yang tidak perlu dikeluarkan.</p><p>Padahal, keputusan belanja seharusnya tidak hanya didasarkan pada ada atau tidaknya biaya pengiriman. Konsumen tetap perlu mempertimbangkan harga barang, kebutuhan, serta total uang yang harus dibayarkan.</p><p>[adsense]Jika seseorang membeli barang yang tidak dibutuhkan hanya karena ongkirnya gratis, penghematan yang dirasakan belum tentu benar-benar terjadi.</p><p>2. Menambah Barang demi Memenuhi Minimum Belanja</p><p>[adsense]Sebagian promo gratis ongkir mensyaratkan minimum pembelian tertentu. Kondisi ini dapat mendorong konsumen menambahkan produk ke keranjang agar memenuhi syarat promosi.</p><p>Misalnya, seseorang ingin membeli barang seharga Rp40.000, sedangkan promo gratis ongkir baru berlaku untuk transaksi minimal Rp60.000. Ia kemudian menambahkan barang lain seharga Rp25.000.</p><p>[adsense]Alih-alih membayar barang yang memang dibutuhkan, konsumen akhirnya mengeluarkan uang lebih banyak demi memperoleh fasilitas pengiriman gratis.</p><p>Jika barang tambahan tersebut sebenarnya tidak diperlukan, total pengeluaran justru meningkat.</p><p>[adsense]3. Takut Kehilangan Kesempatan Promo</p><p>Tulisan seperti &quot;promo terbatas&quot;, &quot;berakhir hari ini&quot;, atau hitung mundur diskon dapat menciptakan kesan bahwa kesempatan berbelanja tidak akan datang lagi.</p><p>[adsense]Situasi ini berkaitan dengan fear of missing out (FOMO), yaitu kekhawatiran akan kehilangan kesempatan yang dianggap menguntungkan.</p><p>Akibatnya, konsumen bisa mengambil keputusan dengan terburu-buru tanpa membandingkan harga, memeriksa kualitas produk, atau mempertimbangkan kondisi keuangan.</p><p>[adsense]Padahal, tidak semua promo memberikan penghematan yang berarti. Membeli barang hanya karena takut kehabisan kesempatan dapat membuat pengeluaran di luar rencana.</p><p>4. Lebih Fokus pada Diskon daripada Total Belanja</p><p>[adsense]Potongan harga dan gratis ongkir dapat membuat konsumen lebih memperhatikan besarnya keuntungan yang ditawarkan daripada jumlah uang yang benar-benar dibayarkan.</p><p>Sebagai contoh, seseorang melihat barang dengan harga awal Rp150.000 yang didiskon menjadi Rp100.000. Ia mungkin merasa telah menghemat Rp50.000.</p><p>[adsense]Namun, jika barang tersebut tidak dibutuhkan, uang Rp100.000 tetap menjadi pengeluaran yang sebenarnya bisa dihindari.</p><p>Karena itu, harga murah tidak selalu berarti belanja yang hemat. Penghematan juga bergantung pada apakah barang tersebut memang diperlukan dan sesuai dengan anggaran.</p><p>[adsense]5. Belanja Menjadi Kebiasaan untuk Mencari Kepuasan Sesaat</p><p>Berbelanja online juga dapat memberikan rasa senang, terutama ketika menemukan barang menarik atau berhasil memperoleh potongan harga.</p><p>[adsense]Ketika pengalaman tersebut berulang, sebagian orang bisa terbiasa membuka aplikasi belanja untuk mencari promo, meskipun tidak memiliki kebutuhan tertentu.</p><p>Kebiasaan ini tidak otomatis berarti seseorang mengalami kecanduan belanja. Namun, jika pembelian impulsif terus terjadi hingga mengganggu anggaran, konsumen perlu mengevaluasi pola belanjanya.</p><p>[adsense]<b>Cara Promo Memengaruhi Keputusan Konsumen</b></p><p>Dalam psikologi konsumen, keputusan membeli tidak selalu didasarkan pada kebutuhan dan pertimbangan harga secara rasional. Cara sebuah penawaran disajikan juga dapat memengaruhi penilaian seseorang.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/gratis-ongkir/" target="_self">Gratis ongkir</a>, diskon, batas minimum transaksi, dan hitung mundur promo merupakan contoh situasi yang dapat membentuk persepsi konsumen terhadap sebuah penawaran.</p><p>Ada beberapa konsep psikologi yang dapat membantu menjelaskan fenomena tersebut.</p><p>[adsense]Efek pembingkaian (framing effect) terjadi ketika cara informasi disampaikan memengaruhi cara seseorang menilai suatu pilihan. Label &quot;gratis ongkir&quot; dapat terasa lebih menarik daripada penawaran dengan nilai penghematan yang sama tetapi disajikan dalam bentuk lain.</p><p>Efek kelangkaan (scarcity effect) berkaitan dengan meningkatnya daya tarik suatu penawaran ketika dianggap terbatas. Promo yang segera berakhir dapat membuat konsumen merasa harus segera mengambil keputusan.</p><p>[adsense]Sementara itu, pembelian impulsif (impulse buying) merupakan pembelian yang dilakukan secara spontan tanpa perencanaan matang. Dorongan ini bisa muncul ketika konsumen melihat barang menarik, potongan harga, atau penawaran yang terasa sulit dilewatkan.</p><p>Meski demikian, pengaruh promosi tidak sama bagi setiap orang. Kebiasaan belanja, kondisi keuangan, kebutuhan, dan kemampuan mengendalikan pengeluaran turut menentukan keputusan akhir.</p><p>[adsense]<b>Cara Memanfaatkan Gratis Ongkir Tanpa Membuat Pengeluaran Membengkak</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/gratis-ongkir/" target="_self">Gratis ongkir</a> tetap bisa memberikan manfaat selama digunakan secara bijak. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar promosi tidak menjadi alasan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.</p><p>[adsense]1. Buat daftar belanja sebelum membuka aplikasi. Tentukan barang yang memang dibutuhkan agar tidak mudah tergoda oleh produk lain.</p><p>2. Hitung total transaksi. Bandingkan biaya pengiriman dengan nilai barang tambahan yang harus dibeli. Jika biaya kirim lebih murah daripada barang tambahan yang tidak diperlukan, membayar ongkir justru bisa menjadi pilihan yang lebih hemat.</p><p>[adsense]3. Jangan terburu-buru karena hitung mundur promo. Beri waktu untuk mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan.</p><p>4. Tetapkan batas anggaran belanja online. Pisahkan dana untuk kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya agar promosi tidak mengganggu pengeluaran rutin.</p><p>[adsense]5. Gunakan keranjang belanja sebagai daftar pertimbangan. Barang yang sudah dimasukkan ke keranjang tidak harus langsung dibeli. Periksa kembali kebutuhan, harga, dan anggaran sebelum menyelesaikan transaksi.</p><p><b>Gratis Ongkir Tidak Selalu Berarti Lebih Hemat</b></p><p>[adsense]Promo gratis ongkir bukan sesuatu yang harus dihindari. Fasilitas ini dapat membantu mengurangi biaya pengiriman, terutama ketika konsumen memang perlu membeli barang tertentu.</p><p>Masalahnya muncul ketika promosi mengubah keputusan belanja, dari membeli karena membutuhkan menjadi membeli karena merasa sayang melewatkan kesempatan.</p><p>[adsense]Pada akhirnya, belanja hemat bukan sekadar memperoleh potongan harga atau menghindari biaya pengiriman. Hal yang lebih penting adalah memastikan uang yang dikeluarkan sebanding dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan.</p><p>Dengan memahami cara promosi memengaruhi psikologi konsumen, masyarakat dapat lebih bijak dalam berbelanja online tanpa harus kehilangan manfaat dari penawaran yang tersedia.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_img_0130.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57053/gratis-ongkir-bikin-boros-begini-cara-promo-mengubah-kebiasaan-belanja/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Telusuri Museum Nasional Indonesia Bersama Anak-anak Sekolah</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Telusuri Museum Nasional Indonesia Bersama Anak-anak Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto menjelajahi area Museum Nasional Indonesiayang juga dikenal dengan nama Museum Gajah&ampmdashbersama anakanak sekolah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a> menjelajahi area <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-nasional-indonesia/" target="_self">Museum Nasional Indonesia</a>-yang juga dikenal dengan nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-gajah/" target="_self">Museum Gajah</a>&mdash;bersama sejumlah anak sekolah dalam rangka Hari Museum Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Oktober.</p>[adsense]<p>Di <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-gajah/" target="_self">Museum Gajah</a>, Jakarta, Senin (12/10), sebagaimana disiarkan dalam unggahan media sosial pribadi Presiden RI, Presiden Prabowo melihat sejumlah koleksi bersejarah, termasuk koleksi-koleksi dari zaman purba dan zaman prasejarah.</p><p>Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendampingi Presiden Prabowo melihat koleksi-koleksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-nasional-indonesia/" target="_self">Museum Nasional Indonesia</a> sebagaimana disiarkan oleh akun media sosial Presiden Prabowo.</p>[adsense]<p>Ada pula pejabat lain yang turut mendampingi Presiden, yaitu Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto&mdash;yang lebih populer dengan nama Titiek Soeharto, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.</p><p>Dalam acara itu, Titiek Soeharto, Fadli Zon, Teuku Riefky dan anak-anak sekolah mengenakan atasan dengan motif batik dan warna yang sama.</p>[adsense]<p>Usai melihat koleksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum-gajah/" target="_self">Museum Gajah</a>, Presiden Prabowo berbincang-bincang dengan beberapa anak sekolah. Presiden Prabowo kemudian berfoto bersama anak-anak tersebut. Dalam unggahan di media sosial pribadinya, Presiden Prabowo beserta anak-anak sekolah juga mengucapkan "Selamat Hari Museum Indonesia".</p><p>Anak-anak sekolah itu kemudian bernyanyi bersama-sama selepas sesi foto bersama Presiden Prabowo.</p>[adsense]<p>Kemudian, Presiden Prabowo kembali ke Istana, dan menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Fadli melaporkan percepatan revitalisasi museum, keraton, istana, serta berbagai aset budaya di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya bangsa.</p><p>"Percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng dan aset budaya lainnya di Indonesia sepanjang tahun 2026," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan isi pertemuan Presiden Prabowo dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Kepresidenan RI Jakarta, Senin.</p>[adsense]<p><h3>Revitalisasi 200 Museum hingga Keraton di 2026 </h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">Pemerintah Republik Indonesia menargetkan percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, hingga keraton di Indonesia sepanjang 2026.</p><p>Hal itu disampaikan Seskab Teddy Indra Wijaya usai mendampingi Presiden RI <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a> menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/10).</p>[adsense]<p>"Percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng dan aset budaya lainnya di Indonesia sepanjang tahun 2026," kata Teddy dalam unggahannya di Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (12/10) malam.</p><p>Teddy menyampaikan pertemuan yang berlangsung bertepatan dengan Hari Museum Indonesia yang jatuh setiap tanggal 12 Oktober ini membahas perkembangan revitalisasi museum, keraton, istana, serta berbagai aset budaya di seluruh Indonesia.</p>[adsense]<p>Ia mengatakan pembaruan museum tidak hanya melalui perbaikan fisik bangunan, tetapi juga penguatan narasi sejarah, alur cerita, dan tata pamer agar semakin informatif dan menarik bagi masyarakat.</p><p>Teddy menyebut ke depannya, pemanfaatan teknologi digital dan pengalaman interaktif juga akan diperkuat guna meningkatkan daya tarik museum.</p>[adsense]<p>"Khususnya bagi generasi muda, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan identitas bangsa," ujar dia.</p><p>Selain itu, ia mengatakan pemerintah juga akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengelola museum sekaligus pengembangan wisata budaya, sejarah, dan religi.</p>[adsense]<p>"Sebagai bagian dari upaya menjadikan kebudayaan sebagai penggerak ekonomi baru," ucapnya.</p><p>Teddy mengatakan Prabowo selalu menekankan akan pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya bangsa agar tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan, kebanggaan, dan inspirasi bagi generasi mendatang. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_prabowo-museum.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57059/prabowo-telusuri-museum-nasional-indonesia-bersama-anakanak-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">13 Oktober Diperingati sebagai Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional, Ini Tema 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[13 Oktober Diperingati sebagai Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional, Ini Tema 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Tahun ini, tema &ampldquoResilience Starts at Home&amprdquo mengajak masyarakat membangun ketangguhan mulai dari rumah.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Setiap <a href="https://www.topikseru.com/tag/13-oktober/" target="_self">13 Oktober</a>, masyarakat dunia memperingati Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional atau International Day for Disaster Risk Reduction. Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko bencana sebelum menimbulkan korban jiwa maupun kerugian besar.</p>[adsense]<p>Pada 2026, peringatan ini mengusung tema "Resilience Starts at Home" atau ketangguhan dimulai dari rumah. Tema tersebut menekankan pentingnya menciptakan tempat tinggal yang aman dan mampu menghadapi berbagai ancaman bencana.</p><p><b>Sejarah Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional</b></p>[adsense]<p>Mengutip situs resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peringatan Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional dimulai pada 1989 melalui seruan Majelis Umum PBB untuk membangun budaya global yang lebih peduli terhadap risiko bencana.</p><p>Peringatan setiap <a href="https://www.topikseru.com/tag/13-oktober/" target="_self">13 Oktober</a> ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai berbagai upaya untuk mengurangi paparan terhadap bencana serta memperkuat kesiapsiagaan di tingkat individu, keluarga, dan komunitas.</p>[adsense]<p>Risiko bencana tidak hanya berkaitan dengan fenomena alam. Perencanaan wilayah, kondisi bangunan, kesiapan infrastruktur, akses terhadap informasi, dan kemampuan masyarakat merespons peringatan dini juga berperan dalam menentukan besarnya dampak yang ditimbulkan.</p><p><b>Tema 2026: Ketangguhan Dimulai dari Rumah</b></p>[adsense]<p>Tema Resilience Starts at Home mengajak masyarakat melihat rumah sebagai salah satu titik penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.</p><p>Rumah seharusnya menjadi tempat yang memberikan perlindungan. Namun, lokasi tempat tinggal yang berada di kawasan rawan bencana, bangunan yang tidak memenuhi standar keselamatan, serta kurangnya persiapan keluarga dapat meningkatkan kerentanan ketika bencana terjadi.</p>[adsense]<p>Karena itu, membangun ketangguhan tidak cukup dilakukan setelah bencana datang. Persiapan perlu dimulai sejak awal melalui pemahaman terhadap risiko di lingkungan sekitar, perencanaan evakuasi, serta peningkatan kualitas dan keamanan tempat tinggal.</p><p>PBB juga menekankan bahwa tanggung jawab menciptakan hunian yang aman tidak hanya berada di tangan keluarga. Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu bekerja sama agar tempat tinggal yang aman dan terjangkau dapat diakses oleh semua orang.</p>[adsense]<p><b>Langkah Sederhana Mengurangi Risiko Bencana dari Rumah</b></p><p>Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.</p>[adsense]<p>Pertama, kenali potensi bencana di lingkungan tempat tinggal, seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, atau kebakaran. Pengetahuan tersebut membantu keluarga menentukan tindakan yang sesuai dengan risiko di wilayahnya.</p><p>Kedua, siapkan tas darurat yang berisi air minum, makanan tahan lama, obat-obatan pribadi, senter, alat komunikasi, dan dokumen penting yang mudah dibawa.</p>[adsense]<p>Ketiga, tentukan jalur evakuasi dan titik berkumpul keluarga. Pastikan setiap anggota keluarga mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat, termasuk cara menghubungi anggota keluarga lainnya.</p><p>Keempat, pantau informasi dan peringatan resmi dari instansi terkait. Peringatan dini hanya efektif apabila diterima, dipahami, dan ditindaklanjuti dengan langkah yang tepat.</p>[adsense]<p>Kelima, periksa kondisi bangunan dan lingkungan sekitar. Perhatikan bagian rumah yang berpotensi membahayakan penghuni serta hindari mengabaikan tanda-tanda kerusakan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.</p><p><b>Mengapa Peringatan Ini Penting?</b></p>[adsense]<p>Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional mengingatkan masyarakat bahwa dampak bencana dapat dikurangi melalui persiapan yang dilakukan sebelum keadaan darurat terjadi.</p><p>Kesiapsiagaan di tingkat rumah tangga menjadi bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang lebih tangguh. Namun, upaya tersebut juga membutuhkan dukungan kebijakan, infrastruktur yang aman, perencanaan wilayah yang memperhitungkan risiko, serta sistem peringatan dini yang dapat menjangkau masyarakat.</p>[adsense]<p>Melalui peringatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/13-oktober/" target="_self">13 Oktober</a> 2026, masyarakat diajak untuk tidak hanya memahami bahaya bencana, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk mengurangi risikonya.</p><p>Sebab, ketangguhan menghadapi bencana bukan hanya tentang kemampuan untuk bangkit setelah kejadian, melainkan juga kesiapan untuk melindungi diri dan keluarga sebelum bencana datang.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_91f57b420acf420c908a33a830821b6e_4c832ad59cd74782bab931563475fd3c.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57052/13-oktober-diperingati-sebagai-hari-pengurangan-risiko-bencana-internasional-ini-tema-2026/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sarang Narkoba Desa Serbajadi Digerebek, 6 Barak Dibumihanguskan</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 11:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sarang Narkoba Desa Serbajadi Digerebek, 6 Barak Dibumihanguskan]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Gabungan Satresnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumut, BNNP Sumut, dan Satpol PP, Senin sore (12/10/2026), menggerebek sarang narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b><b>, Deli Serdang -</b>Tim Gabungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satresnarkoba/" target="_self">Satresnarkoba</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/polrestabes-medan/" target="_self">Polrestabes Medan</a>, Polda Sumut, BNNP Sumut, dan Satpol PP, Senin sore (12/10/2026), <a href="https://www.topikseru.com/tag/menggerebek/" target="_self">menggerebek</a> sarang narkoba di bantaran rel kereta api Medan - Binjai Desa Serbajadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Dalam penggerebekan, 6 barak narkoba yang ditemukan di lokasi dibumihanguskan.</p>[adsense]<p>Penggerebekan dilakukan setelah dari hasil pantauan petugas, praktek jual beli narkoba kembali ditemukan di lokasi.</p><p>Bantaran rel kereta api Medan - Binjai Desa Serbajadi merupakan daerah yang masuk dalam pantauan petugas, usai bulan lalu digerebek karena jadi lokasi transaksi narkoba.</p>[adsense]<p>Dalam penggerebekan kali ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial IR (36) warga Kecamatan Medan Timur, merupakan pengguna narkoba.</p><p>IR satu dari sejumlah pelaku narkoba yang melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas.</p>[adsense]<p>"Kami amankan satu orang, statusnya merupakan pengguna dan telah kami tes urine di lokasi, kami juga temukan 2 paket sabu siap pakai, sejumlah alat hisap, dan barang bukti lain. Lokasi ini dilengkapi dengan pos - pos pantau yang terhubung dengan barak narkoba, sehingga saat petugas datang, para pelaku dapat dengan cepat kabur," ungkap Kasatresnarkoba <a href="https://www.topikseru.com/tag/polrestabes-medan/" target="_self">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Selasa (13/10/2026).</p><p>Rafli menambahkan, setidaknya terdapat 6 barak narkoba, yang berdiri di bantaran rel kereta api Medan - Binjai. Keenam barak narkoba itupun, kemudian dihancurkan dan dibakar, agar praktek serupa tidak kembali dilakukan para pelaku.</p>[adsense]<p>"6 barak narkoba yang kami temukan kami bumihanguskan, kami akan mengawasi tempat ini kedepannya," tambah Rafli.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/polrestabes-medan/" target="_self">Polrestabes Medan</a>, berkomitmen dalam memberantas segala bentuk peredaran narkoba, termasuk menjadikan sarang - sarang narkoba yang ada di wilayah hukum <a href="https://www.topikseru.com/tag/polrestabes-medan/" target="_self">Polrestabes Medan</a> sebagai daerah yang bersih dari peredaran narkoba.</p>[adsense]<p>"Kami menargetkan daerah rawan narkoba menjadi daerah zero narkoba. Pulihkan pengguna, putus mata rantai bandar narkoba, Polisi bersama masyarakat," pungkas Rafli. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_dedi-13-20261013-at-110709.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57050/sarang-narkoba-desa-serbajadi-digerebek-6-barak-dibumihanguskan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">1.024 Peserta Ditargetkan Ikut HGI Medan Domino Tournament 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 11:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[1.024 Peserta Ditargetkan Ikut HGI Medan Domino Tournament 2026]]></title>
            <description><![CDATA[512 tim atau 1.024 peserta dari berbagai provinsi ditargetkan iku Series 6 babak kualifikasi Liga Pro Domino Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash; </b> 512 tim atau 1.024 peserta dari berbagai provinsi ditargetkan iku Series 6 babak kualifikasi Liga Pro <a href="https://www.topikseru.com/tag/domino/" target="_self">Domino</a> Indonesia diselenggarakan Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga <a href="https://www.topikseru.com/tag/domino/" target="_self">Domino</a> Indonesia (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pb-pordi/" target="_self">PB Pordi</a>) bertajuk HGI Medan <a href="https://www.topikseru.com/tag/domino/" target="_self">Domino</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/tournament-2026/" target="_self">Tournament 2026</a> akan digelar di Gedung Serbaguna Pemprovsu di Jalan Wiliam Iskandar, Deli Serdang, pada 30&ndash;31 Oktober 2026.  </p>[adsense]<p>Ketua Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/pb-pordi/" target="_self">PB Pordi</a>, Andi Jamaro Dulung, mengatakan, Olahraga domino terus berkembang. Jaringan PORDI sudah menjangkau 31 provinsi dan 200+ Pengda, serta membentuk 2.000+ Garda <a href="https://www.topikseru.com/tag/domino/" target="_self">Domino</a> Unggul (Gardu) di seluruh Indonesia. Series 6 di Medan adalah upaya kami memperkuat pembinaan atlet dan kompetisi dari akar rumput hingga level nasional dengan total hadiah Rp200 juta.</p><p>Berbeda dari rangkaian turnamen sebelumnya, Series 6 memperkenalkan format hybrid sebagai terobosan baru dalam kompetisi domino. Pertandingan akan dimulai menggunakan kartu domino fisik seperti pada seri-seri sebelumnya. Memasuki babak delapan besar, format pertandingan beralih ke digital menggunakan tablet melalui aplikasi Higgs Games Island (HGI).</p>[adsense]<p>"Saat ini adalah momentum yang tepat bagi domino untuk melangkah lebih jauh. Kompetisinya semakin serius. Ekosistemnya terus bertumbuh. Di Series 6, kami ingin sambut momentum itu dengan menghadirkan pengalaman bertanding dan menonton yang lebih atraktif, sehingga domino dari yang tadinya seru dimainkan kini juga seru untuk diikuti," ujar HGI Country Lead, Ray Fan.</p><p>Series 6 akan dikemas dengan standar produksi profesional, lengkap dengan caster dan siaran langsung via YouTube dan TikTok. Memasuki babak delapan besar, pertandingan ditayangkan melalui layar utama panggung, sehingga penonton di lokasi dapat mengikuti pertandingan.</p>[adsense]<p>Lebih lanjut, peserta dan pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas dalam momentum perayaan ulang tahun ke-8 HGI bertema "HGI 8ERSAMA". Mulai dari Memory Wall, tempat pengguna berbagi pengalaman bermain di HGI, hingga area bermain dengan berbagai tantangan berhadiah seperti merchandise, power bank, item in-game, dan earbud nirkabel.</p><p>Turnamen di Medan melanjutkan rangkaian turnamen yang sebelumnya digelar di berbagai kota sebagai jalur menuju Liga Pro <a href="https://www.topikseru.com/tag/domino/" target="_self">Domino</a> Indonesia. Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui halaman https://gqr.sh/TecZ hingga 27 Oktober 2026.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_lomba-domino.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/57049/1024-peserta-ditargetkan-ikut-hgi-medan-domino-tournament-2026/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Medan Rawan Hujan dan Banjir, Ini Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Air Mulai Naik</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 11:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Medan Rawan Hujan dan Banjir, Ini Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Air Mulai Naik]]></title>
            <description><![CDATA[Air banjir yang mulai naik tak boleh dianggap sepele. Kenali tujuh kesalahan yang harus dihindari warga Medan demi menjaga keselamatan diri.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Hujan deras yang turun dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko genangan hingga banjir di sejumlah kawasan Kota Medan. Ketika air mulai naik, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan segera mengambil langkah untuk melindungi diri serta keluarga.</p><p>[adsense]Dalam kondisi seperti ini, kepanikan dan keputusan yang terburu-buru justru dapat meningkatkan risiko bahaya. Karena itu, penting untuk mengetahui hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika air mulai memasuki halaman atau rumah.</p><p><b>1. Menganggap Remeh Air yang Mulai Naik</b></p><p>[adsense]Kesalahan pertama adalah menganggap genangan kecil tidak akan menimbulkan masalah. Padahal, kondisi air dapat berubah dengan cepat, terutama ketika hujan masih berlangsung atau aliran air meningkat.</p><p>Jika air mulai masuk ke halaman rumah, warga sebaiknya memantau perkembangannya, memperhatikan informasi resmi, dan menyiapkan langkah evakuasi jika diperlukan. Jangan menunggu hingga air mencapai bagian dalam rumah untuk mulai bertindak.</p><p>[adsense]<b>2. Menerobos <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">Banjir</a> dengan Sepeda Motor atau Mobil</b></p><p>Air banjir bisa terlihat dangkal, tetapi arus yang kuat, jalan berlubang, dan permukaan jalan yang tidak terlihat dapat membahayakan pengendara.</p><p>[adsense]Jangan memaksakan diri melewati jalan yang tergenang jika kedalaman dan kondisi arus tidak diketahui. Kendaraan juga dapat mogok atau terseret air. Pilih jalur lain yang aman dan ikuti arahan petugas apabila jalan ditutup.</p><p><b>3. Menyentuh Peralatan Listrik dengan Tangan Basah</b></p><p>[adsense]Air yang masuk ke rumah dapat menimbulkan risiko sengatan listrik, terutama jika mengenai stopkontak, kabel, atau peralatan elektronik.</p><p>Jika aman untuk dilakukan sebelum air mencapai instalasi listrik, putuskan aliran listrik melalui pemutus arus utama. Namun, jangan menyentuh panel, kabel, atau peralatan listrik yang sudah basah maupun terendam. Hubungi petugas yang berwenang jika instalasi sudah terkena air.</p><p>[adsense]<b>4. Menunggu Terlalu Lama untuk Mengungsi</b></p><p>Sebagian orang memilih bertahan karena merasa air belum terlalu tinggi atau khawatir meninggalkan barang-barang di rumah. Padahal, menunda evakuasi dapat membuat proses penyelamatan semakin sulit ketika kondisi memburuk.</p><p>[adsense]Jika ada peringatan evakuasi dari petugas, segera ikuti arahan tersebut. Dahulukan keselamatan anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan anggota keluarga yang membutuhkan bantuan.</p><p>Bawalah barang seperlunya, seperti obat-obatan, telepon genggam, dokumen penting yang mudah dibawa, serta perlengkapan darurat.</p><p>[adsense]<b>5. Membiarkan Anak-Anak Bermain di Genangan</b></p><p>Genangan banjir bukan tempat bermain yang aman. Air dapat menyembunyikan lubang, benda tajam, saluran terbuka, atau sumber bahaya lainnya.</p><p>[adsense]Selain risiko tenggelam, air banjir juga dapat tercemar oleh limbah dan kotoran. Karena itu, jauhkan anak-anak dari genangan dan jangan biarkan mereka bermain atau berenang di aliran banjir.</p><p><b>6. Mengabaikan Informasi Cuaca dan Peringatan Resmi</b></p><p>[adsense]Mengandalkan perkiraan pribadi tanpa memeriksa informasi terbaru dapat membuat warga terlambat mengambil tindakan.</p><p>Pantau informasi cuaca dari BMKG, pengumuman kebencanaan dari BPBD, serta arahan pemerintah setempat. Informasi tersebut dapat membantu masyarakat menentukan langkah berikutnya, termasuk menghindari jalan tertentu atau menuju tempat yang lebih aman.</p><p>[adsense]<b>7. Kembali ke Rumah Sebelum Kondisi Aman</b></p><p>Ketika air mulai surut, bukan berarti seluruh bahaya telah hilang. Bangunan mungkin mengalami kerusakan, instalasi listrik masih berisiko, dan air yang tersisa dapat membawa pencemaran.</p><p>[adsense]Pastikan kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang sebelum kembali ke rumah. Hindari menyalakan peralatan listrik yang terkena air sebelum diperiksa oleh tenaga yang kompeten.</p><p><b>Persiapan Sederhana untuk Menghadapi <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">Banjir</a></b></p><p>[adsense]Selain menghindari kesalahan tersebut, warga Medan dapat menyiapkan tas darurat berisi air minum, makanan tahan lama, obat-obatan pribadi, senter, pengisi daya atau power bank, pakaian secukupnya, dan salinan dokumen penting.</p><p>Pastikan pula anggota keluarga mengetahui jalur evakuasi dan cara menghubungi satu sama lain jika terpisah. Bagi warga yang tinggal di kawasan yang kerap mengalami genangan, persiapan sebaiknya dilakukan sejak cuaca mulai memburuk, bukan setelah air masuk ke rumah.</p><p>[adsense]Keselamatan harus menjadi prioritas ketika banjir terjadi. Dengan mengenali risiko, mengikuti informasi resmi, dan menghindari tindakan berbahaya, masyarakat dapat mengurangi risiko cedera serta melindungi keluarga saat menghadapi kondisi darurat.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_img_0125.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57048/medan-rawan-hujan-dan-banjir-ini-kesalahan-yang-harus-dihindari-saat-air-mulai-naik/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Israel Larang Pesawat Ethiopian Mendarat di Negaranya karena Pilotnya Warga Indonesia</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 10:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Israel Larang Pesawat Ethiopian Mendarat di Negaranya karena Pilotnya Warga Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Pesawat kargo Ethiopian Airlines dilarang mendarat di bandara Israel karena pilotnya berkewarganegaraan Indonesia. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pesawat/" target="_self">Pesawat</a> kargo <a href="https://www.topikseru.com/tag/ethiopian-airlines/" target="_self">Ethiopian Airlines</a> dilarang mendarat di bandara Israel karena pilotnya berkewarganegaraan Indonesia. Akibatnya pesawat harus putar balik dan kembali ke bandara asal keberangkatan. </p>[adsense]<p>The Times of Israel melaporkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/10) malam, dua pekan setelah insiden upaya pembajakan pesawat Flydubai.</p><p>Menurut laporan Channel 13 pada Senin (12/10), larangan mendarat itu disampaikan setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/ethiopian-airlines/" target="_self">Ethiopian Airlines</a> mengirimkan daftar awak kabinnya ke otoritas Israel. Masalahnya, daftar kru tersebut diberikan setelah pesawat lepas landas sehingga pesawat terpaksa putar balik saat sudah di langit.</p>[adsense]<p>Menurut situs berita Ynet, pesawat kembali ke Addis Ababa sembari membuang bahan bakar ke laut dalam perjalanan dan pilotnya digantikan oleh pilot lain yang memiliki izin mendarat di Israel.</p><p>Kementerian Perhubungan Israel telah memperketat aturan bagi maskapai asing yang terbang ke Israel, dengan melarang masuk anggota kru yang berasal dari negara yang tak menjalin <a href="https://www.topikseru.com/tag/hubungan-diplomatik/" target="_self">hubungan diplomatik</a> dengan Negeri Zionis.</p>[adsense]<p>Aturan itu diterapkan setelah pada 30 September lalu, pilot Flydubai mencoba membajak dan menabrakkan pesawat ke Bandara Ben Gurion Israel. Insiden itu dilakukan oleh pilot asal Oman setelah ia menikam kopilotnya. Aksi itu berhasil digagalkan setelah penumpang mengintervensi.</p><p>Peristiwa tersebut telah mendorong penyelidikan dan temuan bahwa selama bertahun-tahun Kementerian Perhubungan tidak memenuhi tanggung jawab dalam memeriksa keamanan yang memadai terhadap maskapai asing dan awak kabin yang terbang ke Israel.</p>[adsense]<p>Pilot dan awak pesawat dari Iran, Irak, Lebanon, dan Pakistan selaku negara-negara musuh maupun yang tak berhubungan dengan Israel, disebut dapat dengan mudah terbang ke Negeri Zionis selama beberapa tahun terakhir.</p><p>Pekan lalu, Kementerian Perhubungan akhirnya merilis surat yang menyatakan bahwa operator pesawat tidak boleh mengizinkan warga negara musuh untuk menjadi pilot, awak pesawat, atau bahkan melakukan perjalanan ke Israel.</p>[adsense]<p>Kementerian akan melakukan penilaian berkala guna memastikan operator menerapkan program, langkah-langkah, dan prosedur yang diperlukan untuk mengatasi ancaman dan risiko yang terkait dengan penerbangan ke Tel Aviv.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a5e00132373a7031000fd987a3c9f87b_etopian.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/internasional/57047/israel-larang-pesawat-ethiopian-mendarat-di-negaranya-karena-pilotnya-warga-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antisipasi Puncak Musim Hujan, Medan Perkuat Kesiapsiagaan dan Langkah Mitigasi Bencana</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 10:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antisipasi Puncak Musim Hujan, Medan Perkuat Kesiapsiagaan dan Langkah Mitigasi Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[ Pemko Medan langsung bergerak cepat. Belajar dari pengalaman banjir besar yang menerjang Kota Medan pada akhir tahun lalu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Menjelang puncak <a href="https://www.topikseru.com/tag/musim-hujan/" target="_self">musim hujan</a> yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berlangsung pada Oktober hingga November, Pemko Medan langsung bergerak cepat. Belajar dari pengalaman <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> besar yang menerjang Kota Medan pada akhir tahun lalu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/kesiapsiagaan/" target="_self">kesiapsiagaan</a> dan langkah mitigasi bencana. </p>[adsense]<p>BMKG memprediksi Kota Medan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi pada 12-13 Oktober 2026. Menyikapi potensi curah hujan yang ekstrem ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan telah menyiagakan seluruh personel dan sarana prasarana penanggulangan bencana. </p><p>Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari saat di konfirmasi, Senin (12/10/2026), menegaskan bahwa BPBD berada dalam kondisi siap siaga penuh untuk mengantisipasi potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> di wilayah rawan. </p>[adsense]<p>"BPBD selalu siap. Sarana dan prasarana penunjang sudah disiagakan dan dalam kondisi prima untuk langsung diterjunkan jika terjadi darurat bencana," ujar Yunita Sari. </p><p>Yunita Sari juga menyebutkan telah menyiagakan 53 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk merespons cepat laporan masyarakat. Selain itu juga menyiapkan armada dan peralatan evakuasi seperti perahu karet, tenda pengungsian, kendaraan operasional yang dapat menembus lokasi bencana, serta melengkapi alat komunikasi khusus. </p>[adsense]<p>"Kita juga terus meningkatkan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran kecamatan, kelurahan, hingga stakeholder terkait,"tambahnya. </p><p>Selain kesiapan fisik di lapangan, BPBD Kota Medan juga gencar melakukan sosialisasi sebagai langkah pencegahan. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi mitigasi bencana secara rutin di sekolah-sekolah yang berada di titik rawan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>. </p>[adsense]<p>Yunita Sari menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu tersumbatnya drainase, meningkatkan kewaspadaan dengan saling mengingatkan antar tetangga, terutama bagi warga yang bermukim di pinggiran daerah aliran sungai (DAS), selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi secara cepat. </p><p>"Apabila debit air mulai naik, warga diimbau agar segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman dengan membawa dokumen penting serta perlengkapan darurat," pungkasnya.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a8f15eda80c50adb0e71943adc8015cf_medan-33.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57043/antisipasi-puncak-musim-hujan-medan-perkuat-kesiapsiagaan-dan-langkah-mitigasi-bencana/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tunjangan Profesi Guru Belum Dibayar 3 Bulan, DPR Minta Menkeu Cairkan Cepat</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 10:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tunjangan Profesi Guru Belum Dibayar 3 Bulan, DPR Minta Menkeu Cairkan Cepat]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi X DPR RI mendesak pemerintah untuk segera mencairkan tunjangan profesi atau sertifikasi guru yang belum dibayar atau menunggak ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Komisi X DPR RI mendesak pemerintah untuk segera mencairkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tunjangan-profesi/" target="_self">tunjangan profesi</a> atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/sertifikasi-guru/" target="_self">sertifikasi guru</a> yang belum dibayar atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/menunggak/" target="_self">menunggak</a> hingga tiga bulan.</p><p>[adsense]Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai keterlambatan pembayaran hak tenaga pendidik tersebut dinilai murni karena kendala birokrasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).</p><p>Lalu mengungkapkan pihaknya menerima banyak keluhan dari para guru di berbagai daerah terkait penundaan hak mereka. Padahal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah melayangkan surat permohonan pencairan anggaran ke Kemenkeu sejak beberapa waktu lalu.</p><p>[adsense]"Sampai dengan hari ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/tunjangan-profesi/" target="_self">tunjangan profesi</a> dan sertifikasinya belum terbayarkan. Padahal surat permohonan dari Kemendikdasmen sudah masuk sejak lama, bahkan saat Menkeu yang lama," ujar Lalu di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (12/10).</p><p>Lalu meminta Menteri Keuangan yang baru segera menyisir dan menelusuri berkas permohonan tersebut agar proses pembayaran bisa langsung dieksekusi. Ia menegaskan persoalan ini sama sekali bukan karena ketiadaan alokasi dana karena anggarannya sudah disetujui DPR dan dialokasikan setiap tahun.</p><p>[adsense]Ia pun memberi tenggat waktu agar pencairan dapat diselesaikan paling lambat dalam satu minggu ke depan. Menurutnya, kerumitan birokrasi tidak boleh sampai mengorbankan nasib dan kesejahteraan para guru.</p><p>"Kalau memang birokrasinya terlalu jelimet, ya tolong potong birokrasi ini. Jangan sampai guru-guru kita dikorbankan. Untuk apa ditahan? Anggarannya sudah ada dan ini hak mereka," tegasnya.</p><p>[adsense]Lebih lanjut, Lalu mengingatkan seluruh jajaran menteri, khususnya Kemenkeu, Kemendikdasmen, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk dapat menjalankan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi sektor pendidikan secara cepat dan seirama.</p><p>Lalu menilai perhatian Presiden Prabowo terhadap sektor pendidikan sangat masif selama dua tahun kepemimpinannya. Hal itu terbukti dari revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, kejelasan status guru dari paruh waktu menjadi penuh waktu, serta hadirnya program strategis seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Sekolah Nasional Terintegrasi, dan Medical Science University.</p><p>[adsense]"Catatan kami di Komisi X, program yang dilaksanakan Pak Prabowo sungguh sangat bagus agar anak-anak Indonesia mampu bersaing secara global. Keinginan Presiden yang kuat ini harus diterjemahkan para menterinya. Jangan sampai program bagus terkendala lagi-lagi karena birokrasi keuangan," kata Lalu.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0a09c8844ba8f0936c20bd791130d6b6_guru-mengajar.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57046/tunjangan-profesi-guru-belum-dibayar-3-bulan-dpr-minta-menkeu-cairkan-cepat/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mantan Kepala BBPJN Sumut Stanley Cicero Jadi Tersangka Pengembangan Kasus Proyek Jalan di Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 10:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mantan Kepala BBPJN Sumut Stanley Cicero Jadi Tersangka Pengembangan Kasus Proyek Jalan di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[KPK mengungkap identitas delapan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com, Jakarta &ndash;</b> Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) mengungkap identitas delapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tersangka-baru/" target="_self">tersangka baru</a> dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara (Sumut), termasuk mantan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut <a href="https://www.topikseru.com/tag/stanley-cicero-haggard-tuapattinaja/" target="_self">Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja</a>.</p>[adsense]<p>Juru Bicara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa (13/10/2026), mengatakan delapan tersangka tersebut merupakan pihak-pihak yang sebelumnya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada Rabu (7/10)."Dalam pemeriksaan pekan kemarin, pihak-pihak yang dipanggil dan hadir adalah tujuh dari delapan orang tersangka," katanya.</p><p>Selain Stanley, tujuh tersangka lainnya adalah mantan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I BBPJN Sumut Dicky Erlangga dan Rahmad Parulian.Kemudian, mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut Munson Ponter Paulus Hutauruk, Faisal, dan Heri Handoko.</p>[adsense]<p>Dua tersangka lainnya adalah mantan Kepala Satker PJN Wilayah II BBPJN Sumut T. Rahmatsyah Putra serta mantan PPK pada Satker PJN Wilayah II BBPJN Sumut Manaek Manalu.Budi menjelaskan dari delapan tersangka yang dipanggil pada 7 Oktober, hanya Munson Hutauruk yang tidak memenuhi panggilan penyidik.</p><p>Sementara itu, tujuh tersangka lainnya diperiksa untuk mendalami dugaan pengondisian proyek pembangunan jalan di Sumut serta penerimaan uang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.</p>[adsense]<p>"Jadi, kami masih fokus di wilayah tersebut yang kemudian ada dugaan penerimaan uang yang dilakukan oleh para oknum tersangka tersebut. Semuanya tentu masih terus didalami," ujarnya.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> belum memerinci dugaan perbuatan masing-masing tersangka maupun nilai uang yang diduga diterima dalam pengembangan perkara tersebut.Sebelumnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengumumkan penetapan delapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tersangka-baru/" target="_self">tersangka baru</a> pada 7 Oktober 2026. Penetapan tersebut dilakukan dalam proses pengembangan penyidikan pada September 2026.</p>[adsense]<p>Pengembangan perkara itu merupakan kelanjutan penyidikan yang dimulai pada 5 Mei 2026 melalui penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada 26 Juni 2025 terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut serta Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut.</p><p>Pada 28 Juni 2025, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menetapkan lima tersangka dalam perkara awal yang terbagi menjadi dua kelompok atau klaster.Kelima tersangka tersebut adalah Kepala Dinas PUPR Sumut saat itu Topan Obaja Putra Ginting, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Gunung Tua Dinas PUPR Sumut sekaligus PPK Rasuli Efendi Siregar, serta PPK Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto.</p>[adsense]<p>Dua tersangka lainnya berasal dari pihak swasta, yakni Direktur Utama PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun dan Direktur PT Rona Na Mora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang.Klaster pertama berkaitan dengan dugaan korupsi empat proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas PUPR Sumut, sedangkan klaster kedua menyangkut dua proyek di Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut.</p><p>Total nilai enam proyek yang menjadi objek perkara awal tersebut mencapai sekitar Rp231,8 miliar.Dengan penetapan delapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tersangka-baru/" target="_self">tersangka baru</a>, jumlah pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara awal dan pengembangannya mencapai 13 orang.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/d1f491a404d6854880943e5c3cd9ca25_kpk1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57045/mantan-kepala-bbpjn-sumut-stanley-cicero-jadi-tersangka-pengembangan-kasus-proyek-jalan-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ReCity Medan Ajak Masyarakat Peduli Kondisi Trotoar di Kota Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 09:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ReCity Medan Ajak Masyarakat Peduli Kondisi Trotoar di Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Mahasiswa Ilmu Komunikasi menggelar kampanye tentang hak pejalan kaki bertajuk &ampldquoReCity Medan&amprdquo di Sekata Kopi, Jalan Sei Batu Gingging]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com, Medan &ndash; </b>Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar kampanye tentang hak pejalan kaki bertajuk "<a href="https://www.topikseru.com/tag/recity-medan/" target="_self">ReCity Medan</a>" di Sekata Kopi, Jalan Sei Batu Gingging Ps. X No. 6, Medan, Minggu, 11 Oktober 2026.</p>[adsense]<p>Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/pengguna-jalan/" target="_self">pengguna jalan</a>. Melalui kampanye ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/recity-medan/" target="_self">ReCity Medan</a> mengajak masyarakat untuk melihat <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> bukan sekadar pelengkap jalan, melainkan fasilitas publik yang menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan.</p><p>Salah satu kegiatan utama yang digelar adalah <i>walk audit</i>, yaitu aktivitas berjalan kaki secara langsung untuk mengamati dan merasakan kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> di Kota Medan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenali berbagai persoalan yang dapat dihadapi pejalan kaki, mulai dari kondisi fisik <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> hingga hambatan yang mengganggu kenyamanan dan keamanan saat berjalan.</p>[adsense]<p>Pengalaman tersebut memberi kesempatan bagi peserta untuk memahami persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> dari sudut pandang pengguna. Sekaligus melihat bagaimana kualitas fasilitas pejalan kaki dapat memengaruhi aktivitas masyarakat sehari-hari.</p><p><img src="https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_trotoar-2.webp"></p>[adsense]<figcaption class="teksinside">Mahasiswa Ilmu Komunikasi menggelar kampanye tentang hak pejalan kaki bertajuk "ReCity Medan" di Sekata Kopi, Jalan Sei Batu Gingging Ps. X No. 6, Medan, Minggu, 11 Oktober 2026.(Sumber: Grace)</figcaption><p></p><p>Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan <i>talkshow </i>yang menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Anthoni Mardianta, S.T., M.T., IAP, CIIQA, selaku Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota USU, serta Dr. Mhd. Hamdani, S.Sos., M.Si., CHE.</p>[adsense]<p>Melalui diskusi ini, peserta diajak memahami persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> dari perspektif perencanaan kota, sosial dan pariwisata, termasuk pentingnya menghadirkan fasilitas pejalan kaki yang dapat digunakan oleh berbagai kelompok masyarakat.</p><p>Selama kegiatan <i>walk audit </i>berlangsung, ditemukan sejumlah kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> yang belum memadai dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan pejalan kaki. Anthoni menyampaikan, kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> di beberapa titik masih memerlukan perhatian.</p>[adsense]<p>"Seperti yang kita lihat selama berjalan tadi, masih banyak <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> yang berlubang, <i>guiding block </i>yang terputus, bahkan ubin yang sudah rusak dan tidak layak digunakan. Kondisi seperti ini tentu tidak ramah bagi pejalan kaki, terutama bagi penyandang disabilitas yang mengandalkan guiding block untuk membantu mobilitas mereka," ujar Anthoni.</p><p>Selain itu Hamdani juga menyampaikan pendapatnya mengenai pentingnya keberadaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a> yang layak dari sudut pandang pariwisata.</p>[adsense]<p>"Trotoar merupakan bagian dari pengalaman wisatawan ketika mengunjungi suatu kota. Kalau <a href="https://www.topikseru.com/tag/trotoar/" target="_self">trotoar</a>nya aman, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan, wisatawan akan lebih tertarik untuk berjalan kaki dan mengenal kota tersebut lebih dekat. Karena itu, pembangunan fasilitas pedestrian yang inklusif bukan hanya soal memenuhi hak pejalan kaki, tetapi juga bagian dari upaya membangun pariwisata kota yang lebih baik," ujarnya</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/e00da03b685a0dd18fb6a08af0923de0_trotoar-1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57044/recity-medan-ajak-masyarakat-peduli-kondisi-trotoar-di-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Groundbreaking Block Petisah, Bangun Ekosistem Baru untuk Bangkitkan Pasar Legendaris Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 09:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Groundbreaking Block Petisah, Bangun Ekosistem Baru untuk Bangkitkan Pasar Legendaris Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Medan terus mendorong pengembangan Pasar Petisah melalui pembangunan ekosistem perdagangan baru yang adaptif terhadap perkembangan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Pemko Medan terus mendorong pengembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a> melalui pembangunan ekosistem perdagangan baru yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu menarik kembali minat pengunjung, serta membuka ruang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. </p>[adsense]<p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui groundbreaking pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> yang secara resmi dilakukan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Senin (12/10/226), di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a> dengan konsep <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-kreatif/" target="_self">pasar kreatif</a> yang memadukan kuliner, ruang berkumpul, dan aktivitas ekonomi kreatif.</p><p>Pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui skema kerja sama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PUD Pasar Kota Medan, dengan pihak investor. Pada tahap awal, kawasan ini direncanakan menampung sekitar 200 UMKM dengan konsep yang menyasar masyarakat luas, termasuk generasi muda.</p>[adsense]<p>Rico Waas mengatakan, revitalisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> bukan sekadar memperbarui tampilan fisik pasar, tetapi juga membangun ekosistem perdagangan yang mampu menjawab perubahan zaman dan persaingan dengan pusat perbelanjaan modern.</p><p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a> ini monumental, ikonik, dan sangat dikenal. Namun, pasar tradisional menghadapi tantangan dengan berkembangnya pasar modern dan pusat-pusat ritel lainnya. Karena itu, kita ingin membangun <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-kreatif/" target="_self">pasar kreatif</a> yang disukai masyarakat dan anak-anak muda, sekaligus menjadi tempat berkumpul yang dapat mendorong UMKM semakin berkembang," ujar Rico Waas.</p>[adsense]<p>Dijelaskan Rico Waas, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a> memiliki nama besar dan potensi yang dapat menjadi modal untuk menarik kembali minat masyarakat. Konsep <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-kreatif/" target="_self">pasar kreatif</a> yang dikembangkan diharapkan menghadirkan pengalaman berbelanja sekaligus ruang interaksi, berkumpul, dan berkegiatan bagi masyarakat.</p><p>Rico Waas mencontohkan konsep <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-kreatif/" target="_self">pasar kreatif</a> seperti Pasar Santa di Jakarta dan The Hallway Space di Bandung yang menggabungkan aktivitas perdagangan dengan ruang kreatif. Gagasan serupa diharapkan dapat berkembang di Medan dengan tetap memberikan ruang bagi usaha lokal.</p>[adsense]<p>"Kalau sirkulasi ekonominya terbangun, mudah-mudahan PAD juga semakin baik. Yang kita dorong bukan hanya pembangunan tempatnya, tetapi bagaimana aktivitas ekonomi di dalamnya berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," Jelas Rico Waas.</p><p>Rico Waas menegaskan, pengembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> perlu dibarengi perencanaan dan aturan yang jelas agar seluruh pelaku usaha dapat tumbuh secara tertib dan berkelanjutan. Hal itu juga menjadi bagian dari upaya Pemko Medan menata aktivitas perdagangan, termasuk usaha kuliner dan angkringan yang tersebar di sejumlah ruas jalan.</p>[adsense]<p>Menurut Rico Waas, para pelaku usaha perlu dirangkul melalui peningkatan kualitas produk, kepatuhan terhadap aturan, serta penataan ruang usaha yang memberikan manfaat bagi semua pihak.</p><p>"Kita sedang membangun ekosistem yang baik. Perlu aturan dan perencanaan yang matang, bagaimana pelaku usaha bisa meningkatkan kualitas produknya, tetap mengikuti aturan, tetapi pendapatannya juga semakin baik. Kita ingin merangkul semuanya," tegas Rico t.</p>[adsense]<p>Rico Waas berharap <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga berkembang sebagai ruang kegiatan kreatif dan event space yang menghidupkan interaksi masyarakat. Kehadiran berbagai aktivitas itu diharapkan menciptakan efek berganda bagi usaha kecil, mulai dari kuliner, fesyen, hingga berbagai produk dan komunitas kreatif.</p><p>Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, menjelaskan bahwa pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Medan untuk mengembangkan pasar tradisional menjadi ruang kreatif yang mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha lokal.</p>[adsense]<p>Anggia menyebutkan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> direncanakan menghadirkan sekitar 200 pelaku usaha dengan fokus pada sektor kuliner dan berbagai kegiatan ekonomi kreatif. UMKM asal Kota Medan menjadi prioritas utama, sehingga kawasan ini diharapkan menjadi wadah bagi usaha lokal untuk berkembang dan memperluas pasar.</p><p>"Komitmen kita bersama investor adalah bagaimana memfasilitasi dan memberdayakan pelaku UMKM Kota Medan. Karena ini untuk kelas UMKM, biaya sewanya akan dibuat sangat terjangkau dengan skema pembayaran per tahun," jelas Anggia.</p>[adsense]<p>Ia menegaskan, pengelolaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> diarahkan untuk memberi kesempatan kepada UMKM binaan Kota Medan, bukan didominasi merek besar atau pelaku usaha dari luar daerah.</p><p>Selain membangun kawasan kreatif, PUD Pasar juga memastikan penataan pedagang lama menjadi bagian dari proses revitalisasi. Anggia menyebutkan, pedagang kuliner yang telah berjualan sebelumnya akan diprioritaskan, sementara pedagang di lantai dua yang terdampak pembangunan telah melalui proses zonasi dan relokasi.</p>[adsense]<p>"Pedagang kuliner yang sudah ada akan kita prioritaskan. Untuk pedagang lantai dua yang terdampak, proses relokasi dan penzonasiannya sudah dilakukan, termasuk pencabutan nomor tempat. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan," ujarnya.</p><p>Harapan kebangkitan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a> juga datang dari warga dan para pedagang yang telah lama menggantungkan penghidupan di kawasan tersebut.</p>[adsense]<p>William, pedagang makanan ringan atau snack di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a>, menyambut positif pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a>. Ia berharap pembaruan kawasan itu mampu menarik lebih banyak pengunjung, termasuk masyarakat dari luar kawasan pasar.</p><p>"Bagus sih. Selama ini sudah agak sepi. Mudah-mudahan makin hidup, banyak orang luar yang masuk, banyak pengunjung, dan pasar ini semakin berkembang," kata William.</p>[adsense]<p>Ia mengungkapkan, kondisi pasar yang cenderung sepi telah dirasakan lebih dari 10 tahun. Karena itu, ia menaruh harapan besar terhadap konsep baru <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> agar aktivitas perdagangan kembali bergairah dan berdampak pada pendapatan para pedagang.</p><p>Harapan serupa disampaikan Sundari, warga yang kerap berbelanja pakaian di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a>. Menurutnya, revitalisasi tersebut berpeluang mengangkat kembali nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a> sebagai salah satu pusat belanja yang dikenal masyarakat Kota Medan.</p>[adsense]<p>"Saya berharap Petisah dibangun dan direnovasi agar kembali menjadi tempat yang ternama di Kota Medan," ujarnya.</p><p>Sundari mengatakan, selama ini ia memilih berbelanja pakaian di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-petisah/" target="_self">Pasar Petisah</a> karena harga produknya terjangkau dengan kualitas bahan yang dinilai baik dan tahan lama.</p>[adsense]<p>Dengan mengutamakan UMKM lokal, menata pedagang lama, serta mengembangkan konsep <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-kreatif/" target="_self">pasar kreatif</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/block-petisah/" target="_self">Block Petisah</a> diharapkan menjadi titik awal kebangkitan pasar legendaris Medan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Medan.</p><p>Dalam Groundbreaking ini, hadir Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, Dirut PUD Pasar Anggia Ramadhan.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_medan-1--20261012-at-170205.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57042/groundbreaking-block-petisah-bangun-ekosistem-baru-untuk-bangkitkan-pasar-legendaris-medan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bedah Rumah Sumut Meningkat jadi 15.011 Unit</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 09:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bedah Rumah Sumut Meningkat jadi 15.011 Unit]]></title>
            <description><![CDATA[Program Bedah Rumah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dialokasikan15.011 unit. Jumlahnya meningkat dibanding pada 2025]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com, Medan &ndash; </b>Program <a href="https://www.topikseru.com/tag/bedah-rumah/" target="_self">Bedah Rumah</a> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) di<a href="https://www.topikseru.com/tag/alokasi/" target="_self">alokasi</a>kan15.011 unit. Jumlahnya meningkat dibanding pada 2025, Sumut memperoleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/alokasi/" target="_self">alokasi</a> sekitar 1.900 unit.</p>[adsense]<p>Pemprovsu mendorong pemerintah kabupaten/kota memperkuat koordinasi untuk mempercepat <a href="https://www.topikseru.com/tag/realisasi/" target="_self">realisasi</a> program bedah rumah tahun 2026. Program ini diharapkan mampu memperluas penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.</p><p>Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor dalam Rapat Koordinasi Percepatan dan Monitoring Progres Program <a href="https://www.topikseru.com/tag/bedah-rumah/" target="_self">Bedah Rumah</a>, di Ruang Rapat I, Lantai II, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (12/10/2026).</p>[adsense]<p>Timur menjelaskan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/alokasi/" target="_self">alokasi</a> bantuan bedah rumah untuk Sumut pada 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini melonjak menjadi 15.011 unit. Peningkatan tersebut menjadi peluang besar untuk memperluas penanganan RTLH di Sumut."Peningkatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/alokasi/" target="_self">alokasi</a> ini menjadi peluang besar untuk penanganan RTLH di Sumut. </p><p>Baru tahun ini <a href="https://www.topikseru.com/tag/alokasi/" target="_self">alokasi</a>nya cukup besar, dari 1.900 unit pada 2025 menjadi 15.011 unit pada 2026. Karena itu, diperlukan dukungan serta koordinasi yang kuat dari seluruh pemerintah kabupaten/kota agar program ini dapat di<a href="https://www.topikseru.com/tag/realisasi/" target="_self">realisasi</a>kan secara optimal hingga akhir tahun," ujarnya.</p>[adsense]<p>Timur menegaskan, pemerintah kabupaten/kota perlu segera menindaklanjuti berbagai kebutuhan administrasi, termasuk melengkapi berita acara calon penerima bantuan dan dokumen pendukung lainnya. </p><p>Kelengkapan administrasi menjadi faktor penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan terhindar dari keterlambatan.Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatera II, Rizaldi Andi Atjo, menjelaskan, bantuan bedah rumah diberikan dengan nilai sekitar Rp20 juta per unit. </p>[adsense]<p>Dana tersebut terdiri atas Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja.Menurut Rizaldi, dukungan pemerintah kabupaten/kota, khususnya melalui perangkat daerah yang membidangi perumahan dan kawasan permukiman, sangat diperlukan untuk memastikan kelengkapan data serta dokumen calon penerima bantuan.</p><p>Sejumlah tahapan yang harus segera dituntaskan meliputi pemenuhan dokumen persyaratan, penyusunan dokumen kebutuhan anggaran, penetapan penerima bantuan, hingga penerbitan surat keputusan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>[adsense]<p>Rizaldi juga mengungkapkan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/alokasi/" target="_self">alokasi</a> bantuan bedah rumah untuk Sumut pada 2026 meningkat sekitar 657% dibandingkan tahun 2025, yakni dari 1.900 unit menjadi 15.011 unit. Peningkatan ini membutuhkan kesiapan dan sinergi seluruh pihak agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal.</p><p>Dalam rapat tersebut, Rizaldi menyampaikan bahwa pihaknya akan mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menghimpun masukan untuk merumuskan solusi bersama.</p>[adsense]<p>"Hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan pelaksanaan program pada 2026 sekaligus mendukung perencanaan program tahun 2027. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, serta semangat gotong royong, diharapkan dapat mendukung kelancaran program bedah rumah di Sumut agar tepat sasaran," ujarnya.</p><p>Rapat tersebut dihadiri jajaran balai dan satuan kerja Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) wilayah Sumatera Utara, para bupati dan wakil bupati, serta kepala dinas yang membidangi perumahan dan kawasan permukiman dari kabupaten/kota se-Sumatera Utara.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_pjsekdasumut_rakor-percepatan--monitoring-progres-bedahrumah-se-sumut-5jpg.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57041/bedah-rumah-sumut-meningkat-jadi-15011-unit/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harga Minyak Indonesia Melonjak ke US$112,81 per Barel, Ini Pemicunya</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 06:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harga Minyak Indonesia Melonjak ke US$112,81 per Barel, Ini Pemicunya]]></title>
            <description><![CDATA[ICP September 2026 melonjak menjadi US112,81 per barel. Simak pemicu kenaikan harga minyak dunia dan proyeksi ICP Oktober.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/minyak-mentah-indonesia/" target="_self">Minyak Mentah Indonesia</a> atau Indonesian Crude Price (<a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a>) melonjak tajam pada September 2026. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan rata-rata <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> sebesar US$112,81 per barel, meningkat US$23,38 dibandingkan posisi Agustus 2026 yang tercatat US$89,43 per barel.</p>[adsense]<p>Kenaikan tersebut mencerminkan tekanan di pasar minyak global akibat meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan risiko gangguan pasokan.</p><p>Ketegangan di Timur Tengah, terutama yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Iran, turut memperbesar kekhawatiran terhadap kelancaran pengiriman minyak melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a>.</p>[adsense]<p>Penetapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> September 2026 tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 395.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/minyak-mentah-indonesia/" target="_self">Minyak Mentah Indonesia</a> Bulan September 2026.</p><p>Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kementerian-esdm/" target="_self">Kementerian ESDM</a>, Laode Sulaeman, mengatakan kenaikan harga terjadi seiring penguatan berbagai patokan minyak mentah internasional.</p>[adsense]<p>"Rata-rata <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> bulan September 2026 yang melonjak naik menjadi 112,81 dolar AS per barel merupakan cerminan dari dinamika pasar minyak global yang dipengaruhi oleh tingginya ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk). Kenaikan ini terjadi secara menyeluruh pada seluruh benchmark internasional," ujar Laode dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Senin (12/10/2026).</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a> Jadi Faktor Penting di Balik Kenaikan Harga Minyak</h3>Salah satu faktor yang menekan pasar minyak dunia adalah meningkatnya risiko keamanan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a>. Jalur perairan tersebut merupakan salah satu rute strategis bagi perdagangan minyak internasional, sehingga gangguan pelayaran dapat memengaruhi distribusi energi global.</p>[adsense]<p>Menurut Laode, eskalasi konflik militer dan kebuntuan diplomasi di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran ekspor minyak dari kawasan tersebut.</p><p>Dia menyebut ekspor minyak mentah melalui rute vital itu sempat turun hingga 28 persen dibandingkan Juli 2026. Situasi tersebut turut memperkuat kekhawatiran pelaku pasar terhadap ketersediaan pasokan.</p>[adsense]<p>Tekanan juga muncul setelah serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah. Salah satu kejadian yang disorot adalah penutupan sementara Pipa East-West Arab Saudi, yang memiliki kapasitas 7 juta barel per hari, sebagai langkah pencegahan menyusul serangan drone.</p><p>Gangguan pada jalur distribusi dan fasilitas energi dapat meningkatkan biaya serta risiko pengiriman. Ketika pasokan berpotensi berkurang sementara kebutuhan tetap ada, harga minyak cenderung mendapat tekanan untuk bergerak naik.</p>[adsense]<p>Meski demikian, perkembangan harga minyak tidak hanya ditentukan oleh situasi keamanan. Kebijakan produksi negara-negara penghasil minyak, permintaan global, persediaan, dan kondisi ekonomi dunia juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakannya.</p><p><h3>Harga Brent hingga WTI Kompak Menguat</h3>Kenaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> Indonesia sejalan dengan penguatan berbagai acuan minyak mentah internasional sepanjang September 2026. Berdasarkan data yang disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kementerian-esdm/" target="_self">Kementerian ESDM</a>, seluruh patokan utama yang disebutkan mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.</p>[adsense]<p>Dari data, Dated Brent mencatat kenaikan nominal terbesar, yakni US$25,93 per barel. Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> Indonesia meningkat lebih dari US$23 per barel dalam satu bulan.</p><p>Penguatan pada berbagai acuan tersebut menunjukkan bahwa kenaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> bukan pergerakan yang berdiri sendiri. Pasar minyak secara luas sedang menghadapi tekanan yang berkaitan dengan risiko pasokan dan situasi geopolitik.</p>[adsense]<p><h3>Produksi dan Infrastruktur Energi Ikut Menentukan Pasokan</h3>Selain konflik di Timur Tengah, kondisi pasokan minyak dunia juga dipengaruhi kebijakan produksi dan gangguan terhadap infrastruktur energi di kawasan lain.</p><p>Laode menyebut penundaan kuota produksi oleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/opec-/" target="_self">OPEC+</a> serta serangan lanjutan terhadap infrastruktur kilang dan terminal ekspor minyak di Rusia dan kawasan Laut Merah turut memperketat pasokan minyak mentah global.</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/opec-/" target="_self">OPEC+</a> merupakan kelompok negara produsen minyak yang berkoordinasi dalam kebijakan produksi. Keputusan kelompok ini dapat memengaruhi jumlah minyak yang tersedia di pasar, meskipun dampak akhirnya juga bergantung pada permintaan dan produksi dari negara lain.</p><p>Di sisi lain, gangguan terhadap kilang, terminal ekspor, dan jalur pipa dapat menghambat proses pengolahan maupun distribusi minyak. Jika gangguan terjadi bersamaan di beberapa wilayah, kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan dapat semakin besar.</p>[adsense]<p>Kombinasi faktor geopolitik, kebijakan produksi, dan gangguan infrastruktur tersebut menjadi latar belakang kenaikan harga minyak pada September 2026.</p><p><h3>Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> Oktober Diperkirakan Mulai Melandai</h3>Setelah mengalami lonjakan pada September, rata-rata <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> Oktober 2026 diproyeksikan masih berada pada tingkat tinggi, tetapi mulai turun ke kisaran US$98&ndash;US$103 per barel.</p>[adsense]<p>Proyeksi tersebut menunjukkan kemungkinan penurunan dibandingkan realisasi September sebesar US$112,81 per barel. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan dan bukan harga final <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> Oktober.</p><p>Pergerakan berikutnya akan bergantung pada perkembangan konflik geopolitik, kondisi pelayaran di <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a>, kebijakan produksi minyak, serta keseimbangan permintaan dan pasokan global.</p>[adsense]<p>Jika risiko gangguan pasokan mereda, tekanan terhadap harga minyak berpotensi berkurang. Sebaliknya, eskalasi konflik atau gangguan baru pada infrastruktur energi dapat kembali memicu volatilitas harga.</p><p>Karena itu, proyeksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> Oktober tetap perlu dibaca dengan mempertimbangkan ketidakpastian pasar minyak dunia.</p>[adsense]<p><h3>Lonjakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> Penting bagi Penerimaan Negara</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> memiliki fungsi strategis dalam pengelolaan sektor energi Indonesia. Selain menjadi salah satu acuan dalam perhitungan penerimaan negara dari sektor hulu minyak dan gas bumi, <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> juga digunakan dalam asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p><p>Perubahan harga minyak dapat memengaruhi nilai penerimaan yang terkait dengan kegiatan hulu migas. Namun, dampak akhirnya terhadap keuangan negara tidak hanya ditentukan oleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a>, melainkan juga volume produksi, lifting minyak dan gas, nilai tukar rupiah, biaya operasional, serta kebijakan fiskal.</p>[adsense]<p>Harga minyak yang lebih tinggi juga tidak otomatis berarti keuntungan bersih negara meningkat dalam jumlah yang sama. Perubahan harga dapat membawa konsekuensi berbeda bagi penerimaan, belanja energi, dan kebutuhan pembiayaan pemerintah.</p><p>Laode menegaskan pemerintah bersama pihak terkait akan terus memantau pergerakan harga minyak internasional untuk menentukan langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional.</p>[adsense]<p>"Kami memastikan formula <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> tetap transparan mencerminkan dinamika pasar internasional agar tetap akuntabel bagi keuangan negara dan kegiatan usaha hulu migas," ujarnya.</p><p>Dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> September yang mencapai US$112,81 per barel, perkembangan pasar minyak global menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pemerintah. Pemantauan terhadap risiko pasokan dan transparansi penetapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/icp/" target="_self">ICP</a> diperlukan untuk mendukung pengelolaan sektor migas serta menjaga ketahanan energi di tengah ketidakpastian global.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_harga-minyak-indonesia-melonjak-ke-us11281-per-barel-ini-pemicunya.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57040/harga-minyak-indonesia-melonjak-ke-us11281-per-barel-ini-pemicunya/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sepekan di Sumut, Medan hingga Deli Serdang Wajib Waspada</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 05:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sepekan di Sumut, Medan hingga Deli Serdang Wajib Waspada]]></title>
            <description><![CDATA[BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di Sumatera Utara selama sepekan. Medan, Deli Serdang, dan puluhan daerah lain ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a></b> - Masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> (Sumut) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah selama sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>) juga mengingatkan adanya kemungkinan hujan sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.</p><p>[adsense]Potensi cuaca tersebut dapat terjadi pada siang hingga malam hari, terutama ketika kondisi atmosfer mendukung pertumbuhan awan hujan.</p><p>Sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan antara lain <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, Binjai, <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a>, Langkat, Karo, hingga kawasan Tapanuli.</p><p>[adsense]Ketua Tim Meteorology Early Warning System <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>, Martha Rosefina, mengatakan dinamika atmosfer di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> saat memasuki dasarian II Oktober 2026 mendukung peningkatan aktivitas konvektif atau proses pembentukan awan yang berpotensi menghasilkan hujan.</p><p>Menurut Martha, kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer Rossby dan Madden-Julian Oscillation (MJO), serta adanya belokan angin dan pertemuan massa udara di sejumlah wilayah.</p><p>[adsense]"Cuaca di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> dalam sepekan ke depan umumnya didominasi oleh kondisi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," katanya di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, Senin (12/10/2026).</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mengimbau masyarakat tidak mengabaikan perubahan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan melakukan perjalanan pada siang hingga malam hari.</p><p>[adsense]<h3>Gelombang Atmosfer dan Pertemuan Angin Picu Potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/hujan-lebat/" target="_self">Hujan Lebat</a></h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> menjelaskan, potensi hujan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> tidak hanya dipengaruhi satu faktor. Aktivitas gelombang atmosfer Rossby dan MJO turut mendukung proses konvektif yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan.</p><p>Kondisi tersebut diperkuat oleh perlambatan kecepatan angin dan daerah konvergensi, yakni area pertemuan massa udara. Belokan angin di pesisir barat dan pesisir timur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> juga berkontribusi terhadap dinamika atmosfer di wilayah tersebut.</p><p>[adsense]Selain itu, labilitas atmosfer lokal yang kuat dapat membuat udara lebih mendukung pembentukan awan konvektif.</p><p>Kombinasi faktor-faktor tersebut meningkatkan suplai uap air dan mendukung pertumbuhan awan hujan. Dampaknya, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, disertai petir dan angin kencang yang berlangsung singkat secara lokal.</p><p>[adsense]Meski demikian, intensitas hujan tidak selalu sama di seluruh daerah. Kondisi cuaca dapat berbeda antarkabupaten maupun antarkecamatan, sehingga masyarakat perlu mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, Binjai, dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a> Masuk Daftar Wilayah Berpotensi Hujan</h3>Potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan meliputi berbagai wilayah di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>, mulai dari kawasan pesisir, perkotaan, dataran tinggi, hingga kepulauan.</p><p>[adsense]Wilayah yang disebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> meliputi:</p><p><ul><li>Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> dan sekitarnya: <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, Binjai, <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a>, Langkat, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi. </li><li>Wilayah pesisir timur dan sekitarnya: Asahan, Batu Bara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan. </li><li>Wilayah dataran tinggi dan kawasan Danau Toba: Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Pematangsiantar, Toba, Samosir, serta Humbang Hasundutan. </li><li>Wilayah Tapanuli dan sekitarnya: Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Padangsidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Mandailing Natal. </li><li>Wilayah Kepulauan Nias: Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Gunungsitoli.</li></ul>Daftar tersebut menunjukkan luasnya cakupan wilayah yang perlu memperhatikan perkembangan cuaca. Namun, penyebutan suatu daerah dalam daftar potensi hujan tidak berarti seluruh wilayahnya akan mengalami hujan lebat pada waktu yang bersamaan.</p><p>[adsense]Masyarakat disarankan memeriksa prakiraan cuaca yang lebih spesifik sesuai lokasi dan waktu kegiatan, terutama jika memiliki rencana perjalanan antardaerah.</p><p><h3>Hujan, Petir, dan Angin Kencang Bisa Mengganggu Aktivitas</h3>Potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat perlu menjadi perhatian, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.</p><p>[adsense]Pengendara sepeda motor maupun mobil sebaiknya meningkatkan kehati-hatian ketika hujan mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin.</p><p>Pengguna jalan juga perlu mengantisipasi genangan serta kemungkinan gangguan perjalanan akibat kondisi cuaca setempat.</p><p>[adsense]Saat terjadi petir, masyarakat sebaiknya menghindari lapangan terbuka, pohon tinggi, dan lokasi yang berisiko. Aktivitas di luar ruangan dapat ditunda apabila kondisi cuaca memburuk.</p><p>Warga yang tinggal di wilayah rawan genangan, banjir, atau longsor juga perlu memperhatikan perubahan kondisi lingkungan. Hujan lebat di suatu lokasi dapat meningkatkan risiko bencana, bergantung pada kondisi tanah, drainase, topografi, dan durasi hujan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> tidak menyatakan bahwa seluruh wilayah yang disebutkan pasti mengalami bencana. Karena itu, langkah antisipasi perlu disesuaikan dengan kondisi lokal dan informasi resmi dari pihak berwenang.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> Minta Pemda Berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri</h3>Selain masyarakat, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mengimbau kepala daerah agar memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri setempat.</p><p>[adsense]Koordinasi tersebut diperlukan untuk memantau perkembangan cuaca dan mendukung langkah kesiapsiagaan apabila terjadi kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> juga meminta masyarakat merujuk pada informasi resmi dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (B<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>) Wilayah I <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>. Salah satu kanal informasi yang disebutkan adalah akun media sosial Instagram @infobmkgsumut.</p><p>[adsense]Masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi cuaca yang beredar tanpa sumber jelas. Prakiraan cuaca dan peringatan dini dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer, sehingga informasi terbaru lebih relevan untuk menentukan langkah antisipasi.</p><p><h3>Tips Menghadapi Potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/hujan-lebat/" target="_self">Hujan Lebat</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a></h3>Untuk mengurangi risiko selama periode cuaca basah, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana:</p><p>[adsense]Periksa prakiraan cuaca dan peringatan dini <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> sebelum bepergian.</p><p>Siapkan jas hujan atau perlengkapan pelindung jika harus beraktivitas di luar ruangan.</p><p>[adsense]Kurangi kecepatan berkendara saat hujan dan hindari menerobos genangan yang tidak diketahui kedalamannya.</p><p>Jauhi pohon besar, papan reklame, dan tempat terbuka ketika terjadi petir atau angin kencang.</p><p>[adsense]Pantau kondisi lingkungan jika tinggal di kawasan rawan banjir atau longsor.</p><p>Ikuti arahan pemerintah daerah dan petugas apabila situasi setempat dinilai membahayakan.</p><p>[adsense]Kesiapsiagaan menjadi penting karena hujan dapat muncul dengan intensitas berbeda di setiap lokasi. Informasi resmi dan respons yang tepat dapat membantu masyarakat mengurangi risiko saat cuaca memburuk.</p><p>Dengan potensi hujan sedang hingga lebat selama sepekan ke depan, warga <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> diharapkan lebih cermat merencanakan aktivitas harian.</p><p>[adsense]Pemantauan cuaca secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga perjalanan dan kegiatan masyarakat tetap aman.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/05/BMKG-Peringatkan-Hujan-Sedang-dan-Longsor-di-Sumut.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57036/bmkg-peringatkan-hujan-lebat-sepekan-di-sumut-medan-hingga-deli-serdang-wajib-waspada/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Iran Tengah Mengkaji Proposal Amerika Serika untuk Kembali Berunding, Selat Hormuz Jadi Sorotan</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 02:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Iran Tengah Mengkaji Proposal Amerika Serika untuk Kembali Berunding, Selat Hormuz Jadi Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[Iran mengkaji proposal Amerika Serikat (AS) untuk perundingan. Pakistan dan Qatar menjadi mediator di tengah ketegangan Selat Hormuz ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Pemerintah <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> menyatakan tengah mengkaji proposal <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> (AS) untuk membuka jalan menuju perundingan di tengah ketegangan yang belum mereda di <a href="https://www.topikseru.com/tag/timur-tengah/" target="_self">Timur Tengah</a>. Komunikasi antara Teheran dan Washington masih berlangsung melalui mediator, dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a> disebut berperan menjembatani kedua negara.</p><p>[adsense]Juru Bicara Kementerian Luar Negeri <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>, Esmaeil Baqaei, mengatakan pertukaran pesan melalui pihak ketiga terus berjalan. Namun, ia menegaskan bahwa setiap proses negosiasi harus mempertimbangkan prasyarat yang diajukan Teheran.</p><p>"Pertukaran pesan antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dan AS melalui para mediator terus berlangsung," kata Baqaei dalam konferensi pers mingguan di Teheran, Senin (12/10/2026).</p><p>[adsense]"Kami sedang mengkaji proposal Amerika untuk perundingan. Prasyarat <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> harus dipenuhi dalam setiap perundingan," ujarnya.</p><p>Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa jalur diplomasi kedua negara masih terbuka. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai waktu dimulainya perundingan langsung maupun hasil yang dapat dicapai dari komunikasi tersebut.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a> Jadi Penghubung <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>-AS</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a> tetap menjadi mediator utama dalam komunikasi antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a>. Kedua negara tersebut berperan sebagai penghubung ketika hubungan Teheran dan Washington diwarnai ketegangan serta perbedaan kepentingan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> juga menyambut dukungan dari negara-negara yang dinilainya bersahabat. Baqaei menyebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/rusia/" target="_self">Rusia</a> turut memainkan peran konstruktif, khususnya dalam persoalan nuklir <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>.</p><p>[adsense]Dia menyinggung keterlibatan Moskow dalam kesepakatan nuklir 2015 dan menyebut hubungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>-<a href="https://www.topikseru.com/tag/rusia/" target="_self">Rusia</a> dibangun atas dasar kepercayaan timbal balik.</p><p>Meski demikian, Baqaei menegaskan bahwa secara teknis, proses mediasi antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dan AS tetap melibatkan negara-negara seperti <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a>.</p><p>[adsense]Keterlibatan sejumlah negara ini memperlihatkan bahwa upaya diplomatik tidak hanya berpusat pada Washington dan Teheran. Negara-negara lain turut berupaya menjaga komunikasi agar ketegangan tidak semakin meluas.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> Kaitkan Ketegangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a> dengan Serangan AS-Israel</h3>Di luar pembicaraan diplomatik, <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a> masih menjadi salah satu persoalan penting dalam hubungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a>.</p><p>[adsense]Baqaei menilai situasi keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut merupakan dampak langsung dari serangan AS dan Israel terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>. Ia membantah anggapan bahwa langkah Teheran di kawasan itu semata-mata bertujuan memperkuat posisi tawarnya dalam perundingan.</p><p>"Apa yang kita saksikan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a> sejak 28 Februari merupakan akibat langsung dari serangan AS dan rezim Israel terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>," kata Baqaei.</p><p>[adsense]Dia juga memperingatkan bahwa pendekatan Washington saat ini tidak akan memulihkan keamanan di kawasan tersebut.</p><p>Pernyataan itu mencerminkan perbedaan pandangan kedua pihak mengenai persoalan keamanan dan jalur menuju penyelesaian konflik.</p><p>[adsense]Namun, penjelasan mengenai penyebab ketegangan tersebut merupakan posisi yang disampaikan pemerintah <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dan tidak dengan sendirinya mewakili penilaian independen atas seluruh rangkaian konflik.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a> memiliki arti penting bagi perdagangan energi dunia. Gangguan terhadap pelayaran di kawasan itu dapat memengaruhi pengiriman minyak dan gas alam cair (LNG), sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.</p><p>[adsense]<h3>Teheran Bantah Kehilangan Daya Tawar</h3>Baqaei turut menanggapi pernyataan <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> yang menyebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> telah kehilangan daya tawarnya. Ia menolak penilaian tersebut dan mengatakan Teheran tetap menjalankan langkah-langkah yang dianggapnya perlu.</p><p>Menurut Baqaei, respons pasar energi tidak sepenuhnya sejalan dengan klaim Washington mengenai posisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>.</p><p>[adsense]Pernyataan itu disampaikan ketika ketegangan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/timur-tengah/" target="_self">Timur Tengah</a> masih menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan kapal dan kelancaran distribusi energi.</p><p>Sejumlah laporan terbaru juga mencatat meningkatnya insiden yang melibatkan kapal tanker di sekitar <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a>.</p><p>[adsense]Meski demikian, klaim mengenai kekuatan tawar masing-masing pihak masih menjadi bagian dari pertarungan narasi politik.</p><p>Perkembangan negosiasi dan situasi keamanan di lapangan akan menjadi faktor penting untuk menilai apakah jalur diplomasi mampu menghasilkan kesepakatan.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> Tawarkan Fasilitasi Dialog Arab Saudi dan Houthi</h3>Selain membahas hubungan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di kawasan Semenanjung Arab.</p><p>Baqaei mengatakan Teheran bersedia membantu memfasilitasi dialog antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman. <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> berharap perselisihan di antara pihak-pihak tersebut dapat diselesaikan melalui jalur diplomasi.</p><p>[adsense]"Kami tidak ingin perang dan permusuhan terus berlanjut antara dua negara Islam," katanya.</p><p>Dia menambahkan bahwa konsultasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dengan negara-negara di kawasan masih berlangsung. Teheran, menurut dia, telah berulang kali menawarkan dukungan untuk mendorong dialog dan penyelesaian damai.</p><p>[adsense]Upaya tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan regional yang juga melibatkan Arab Saudi dan kelompok Houthi.</p><p>Serangan yang dikaitkan dengan Houthi terhadap sasaran di Arab Saudi menjadi salah satu perkembangan yang menambah tekanan terhadap stabilitas kawasan.</p><p>[adsense]<h3>Perundingan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>-AS Masih Menunggu Perkembangan</h3>Pernyataan Teheran mengenai proposal AS memperlihatkan bahwa komunikasi diplomatik masih berjalan, tetapi jalan menuju kesepakatan belum dapat dipastikan.</p><p>Sejumlah persoalan tetap menjadi perhatian, mulai dari prasyarat yang diajukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>, keamanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-hormuz/" target="_self">Selat Hormuz</a>, hingga perbedaan pendekatan terhadap isu nuklir. Perbedaan prioritas tersebut dapat memengaruhi arah dan ruang lingkup perundingan selanjutnya.</p><p>[adsense]Untuk saat ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a> masih disebut sebagai penghubung utama komunikasi kedua negara.</p><p>Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil kajian <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> terhadap proposal yang diterimanya, respons Washington, serta kesediaan kedua pihak untuk mencari titik temu.</p><p>[adsense]Di tengah situasi yang belum menentu, keberlanjutan jalur diplomasi menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam upaya meredakan ketegangan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/timur-tengah/" target="_self">Timur Tengah</a>.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/06/070129800_1772313299-d8f8eb95-c663-42f9-9f0c-69ad038267bc-e1782584145931.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/internasional/57039/iran-tengah-mengkaji-proposal-amerika-serika-untuk-kembali-berunding-selat-hormuz-jadi-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut 2026 - 2030, Pembinaan Pemain Muda Jadi Prioritas</guid>
            <pubDate>Tue, 13 Oct 2026 01:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut 2026 - 2030, Pembinaan Pemain Muda Jadi Prioritas]]></title>
            <description><![CDATA[Arya Sinulingga terpilih sebagai Ketua PSSI Sumut 2026&ndash2030. Pembinaan pemain muda, kompetisi usia dini, dan wasit internasional jadi fokus.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Medan</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/arya-sinulingga/" target="_self">Arya Sinulingga</a> resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PSSI Sumatera Utara periode 2026 - 2030. Terpilihnya Arya melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Senin, menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk memperkuat pembinaan sepak bola di daerah.</p><p>[adsense]Arya sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi-sumut/" target="_self">PSSI Sumut</a>. Setelah memperoleh mandat untuk memimpin organisasi secara definitif, ia menegaskan bahwa pekerjaan ke depan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan organisasi, tetapi juga memastikan program pengembangan sepak bola berjalan lebih terarah dan menjangkau seluruh wilayah Sumatera Utara.</p><p>Salah satu fokus yang menjadi sorotan Arya adalah pembinaan pemain sejak usia dini. Menurut dia, upaya menghasilkan pesepak bola berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan pemain senior, tetapi harus dimulai melalui proses pembinaan berjenjang dan kompetisi yang berkelanjutan.</p><p>[adsense]Dia ingin pengembangan sepak bola dilakukan secara menyeluruh di 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Dengan demikian, kesempatan untuk mengembangkan bakat tidak hanya terbuka bagi pemain yang berasal dari daerah dengan ekosistem sepak bola yang sudah berkembang.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/arya-sinulingga/" target="_self">Arya Sinulingga</a> Dorong Kompetisi Sepak Bola Usia Muda</h3>Arya menilai kompetisi kelompok umur menjadi salah satu bagian penting dalam membangun fondasi sepak bola Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Melalui pertandingan yang berlangsung secara rutin, pemain muda dapat memperoleh pengalaman sekaligus menunjukkan kemampuan mereka.</p><p>Menurut dia, pencarian bakat tidak bisa dilakukan secara instan. Pemain membutuhkan waktu, kesempatan bertanding, serta pembinaan yang konsisten agar kemampuan mereka dapat berkembang.</p><p>[adsense]"Tidak bisa secara instan jika ingin melahirkan pemain berkualitas. Kompetisi usia muda menjadi bagian penting dalam proses pencarian dan pengembangan bakat. Dengan kesempatan bertanding secara rutin, potensi pemain di berbagai daerah diharapkan dapat terpantau sejak awal," kata Arya.</p><p>Pernyataan tersebut menempatkan kompetisi usia muda sebagai salah satu agenda penting <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi-sumut/" target="_self">PSSI Sumut</a> pada periode kepemimpinannya hingga 2030.</p><p>[adsense]Kompetisi yang berjalan secara teratur dapat menjadi ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan teknis, memahami taktik permainan, dan membangun mental bertanding.</p><p>Pada saat yang sama, pertandingan antarkelompok umur dapat membantu pelatih dan pengelola sepak bola memantau perkembangan pemain di berbagai daerah.</p><p>[adsense]Namun, pemerataan pembinaan juga membutuhkan dukungan fasilitas, pelatih, serta penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan. Karena itu, pengembangan sepak bola di Sumatera Utara memerlukan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya organisasi di tingkat provinsi.</p><p><h3>Pembinaan Ditargetkan Menjangkau 33 Kabupaten dan Kota</h3>Tantangan lain yang menjadi perhatian adalah memastikan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi-sumut/" target="_self">PSSI Sumut</a> dapat menjangkau seluruh wilayah di provinsi tersebut.</p><p>[adsense]Sumatera Utara memiliki 33 kabupaten dan kota dengan kondisi serta potensi sepak bola yang beragam. Pemerataan pembinaan diperlukan agar pemain muda dari berbagai daerah memiliki kesempatan untuk mengikuti kompetisi dan mendapatkan perhatian dalam proses pencarian bakat.</p><p>Dengan pembinaan yang lebih terstruktur, potensi pemain di daerah diharapkan dapat teridentifikasi sejak usia muda. Langkah ini juga dapat membuka peluang bagi talenta yang selama ini belum banyak mendapat kesempatan tampil di kompetisi yang lebih luas.</p><p>[adsense]Untuk mencapai tujuan tersebut, program pembinaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Keberadaan kompetisi lokal, pembinaan kelompok umur, dan koordinasi antara pengurus sepak bola di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota menjadi bagian yang dapat mendukung proses tersebut.</p><p>Arya menegaskan bahwa pengembangan sepak bola tidak boleh hanya berorientasi pada hasil jangka pendek. Pembentukan pemain berkualitas membutuhkan proses panjang yang dijalankan secara konsisten.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi-sumut/" target="_self">PSSI Sumut</a> Ingin Lahirkan Wasit Berkelas Internasional</h3>Selain membangun kualitas pemain, Arya juga menyampaikan keinginannya untuk menghasilkan wasit yang mampu menembus level internasional.</p><p>Pengembangan perangkat pertandingan menjadi bagian lain dari upaya meningkatkan kualitas sepak bola. Wasit memiliki peran penting dalam menjaga pertandingan berlangsung sesuai aturan, sekaligus memastikan keputusan di lapangan diambil secara profesional.</p><p>[adsense]Untuk mewujudkan target tersebut, diperlukan pembinaan dan peningkatan kapasitas wasit secara berkelanjutan.</p><p>Program pengembangan dapat mencakup peningkatan pemahaman terhadap peraturan permainan, kebugaran fisik, serta pengalaman memimpin pertandingan dengan tingkat persaingan yang semakin tinggi.</p><p>[adsense]Meski demikian, target melahirkan wasit berkelas internasional membutuhkan proses dan tahapan pengembangan yang jelas. Kualitas wasit tidak hanya ditentukan oleh pelatihan, tetapi juga pengalaman, evaluasi kinerja, dan kesempatan mengikuti jenjang kompetisi yang sesuai.</p><p>Keinginan tersebut memperlihatkan bahwa agenda pengembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi-sumut/" target="_self">PSSI Sumut</a> tidak hanya menyasar pemain, tetapi juga sumber daya manusia lain yang menopang jalannya kompetisi sepak bola.</p><p>[adsense]<h3>Arya Minta Dukungan Pemerintah Daerah</h3>Arya menyebut dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor yang dibutuhkan untuk menjalankan program pengembangan sepak bola di Sumatera Utara.</p><p>Menurut dia, keterlibatan pemerintah kabupaten dan kota dapat membantu mendorong pelaksanaan program yang bermanfaat bagi masyarakat daerah.</p><p>[adsense]"Kami harap pemerintah daerah juga bisa dukung kita, karena ini hal yang baik juga untuk daerah," kata Arya.</p><p>Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi-sumut/" target="_self">PSSI Sumut</a> dan pemangku kepentingan di daerah. Kolaborasi diperlukan agar agenda pembinaan pemain, penyelenggaraan kompetisi usia muda, serta pengembangan wasit dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.</p><p>[adsense]Pada akhirnya, keberhasilan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi-sumut/" target="_self">PSSI Sumut</a> periode 2026 - 2030 akan bergantung pada pelaksanaan program yang terukur, kesinambungan kompetisi, dan keterlibatan berbagai pihak.</p><p>Terpilihnya <a href="https://www.topikseru.com/tag/arya-sinulingga/" target="_self">Arya Sinulingga</a> secara aklamasi menjadi awal periode kepemimpinan baru. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan agenda pembinaan tersebut menjadi program nyata yang memberi kesempatan lebih luas bagi pemain muda dan perangkat pertandingan di seluruh Sumatera Utara.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_arya-sinulingga-pimpin-pssi-sumut-2026--2030-pembinaan-pemain-muda-jadi-prioritas.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/57038/arya-sinulingga-pimpin-pssi-sumut-2026-2030-pembinaan-pemain-muda-jadi-prioritas/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>