<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Fri, 09 Oct 2026 00:40:59 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan Perkuat Pencegahan Stunting, TPK Pantau Langsung Baduta dan Ibu Hamil</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 17:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan Perkuat Pencegahan Stunting, TPK Pantau Langsung Baduta dan Ibu Hamil]]></title>
            <description><![CDATA[Upaya mencegah stunting terus diperkuat Pemko Medan hingga tingkat Kelurahan. Tidak hanya melalui program, tetapi juga dengan memastikan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Upaya mencegah <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a> terus diperkuat Pemko Medan hingga tingkat Kelurahan. Tidak hanya melalui program, tetapi juga dengan memastikan pendampingan berjalan langsung di tengah masyarakat.</p>[adsense]<p>Hal itu terlihat dalam kegiatan monitoring pendampingan keluarga berisiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a> oleh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (7/10/26). Monitoring yang dilakukan DP3APMP2KB Kota Medan tersebut menyasar dua kelompok yang menjadi perhatian dalam pencegahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a>, yakni bayi di bawah dua tahun (<a href="https://www.topikseru.com/tag/baduta/" target="_self">baduta</a>) dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ibu-hamil/" target="_self">ibu hamil</a>.</p><p>Kegiatan ini dipimpin Plt Kadis DP3APMP2KB, Vianti Dewi Nasution diwakili Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga, Elviyanti Pohan, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Medan Tembung, Koordinator KB serta kader Tim Pendamping Keluarga (TPK).</p>[adsense]<p>Monitoring tersebut sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, khususnya dalam penguatan program kesehatan masyarakat, termasuk upaya pencegahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a> dan penguatan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.</p><p>Salah satu sasaran monitoring adalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/baduta/" target="_self">baduta</a> berusia 1,4 tahun yang sebelumnya mengalami masalah berat badan kurang. Sebelum mendapatkan pendampingan, berat badan anak tercatat 7,5 kilogram dengan tinggi badan 65 sentimeter.</p>[adsense]<p>Setelah mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan, berat badan terakhir anak meningkat menjadi 7,9 kilogram dan tinggi badan mencapai 78 sentimeter. Meski berat badan anak sempat mengalami kenaikan dan penurunan dari bulan ke bulan, hasil monitoring menunjukkan adanya perkembangan positif setelah dilakukan pendampingan.</p><p>Dari sisi perkembangan, anak dilaporkan telah menunjukkan kemampuan yang sesuai dengan usianya, meski masih belum optimal.</p>[adsense]<p>Karena itu, kader TPK terus memberikan edukasi kepada keluarga agar memperhatikan asupan makanan sekaligus memberikan stimulasi perkembangan secara rutin di rumah.</p><p>Untuk mendukung pertumbuhan, orang tua dianjurkan memberikan makanan dengan menu yang beragam dan bergizi serta menghindari pemberian camilan atau makanan manis secara berlebihan.</p>[adsense]<p>Sementara untuk mendukung perkembangan anak, keluarga diminta lebih sering memberikan stimulasi sesuai tahapan usia. Panduan stimulasi tersebut dapat mengacu pada Kartu Kembang Anak (KKA), sehingga orang tua dapat mengetahui kemampuan yang perlu dilatih dan dipantau.</p><p>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/baduta/" target="_self">baduta</a>, monitoring juga dilakukan terhadap seorang <a href="https://www.topikseru.com/tag/ibu-hamil/" target="_self">ibu hamil</a> berusia 42 tahun dengan usia kehamilan delapan bulan. Kehamilan pada usia tersebut menjadi salah satu faktor risiko karena usia ibu tergolong terlalu tua untuk kehamilan.</p>[adsense]<p>Sebelum mendapatkan pendampingan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ibu-hamil/" target="_self">ibu hamil</a> tersebut diketahui mengalami anemia. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian kader TPK dalam memberikan pendampingan dan edukasi.</p><p>Melalui edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi serta pemberian tablet tambah darah, kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/ibu-hamil/" target="_self">ibu hamil</a> tersebut menunjukkan perubahan. Setelah mendapatkan pendampingan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ibu-hamil/" target="_self">ibu hamil</a> kini sudah tidak lagi mengalami anemia.</p>[adsense]<p>Kondisi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pencegahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a> yang dilakukan sejak masa kehamilan. Pemenuhan gizi ibu, pola makan sehat, pemeriksaan kehamilan serta edukasi yang tepat menjadi bagian penting untuk memastikan ibu dan janin mendapatkan kondisi kesehatan yang optimal.</p><p>Upaya tersebut juga perlu dilanjutkan setelah bayi lahir, salah satunya melalui pemberian ASI eksklusif sebagai bagian dari penguatan program kesehatan keluarga.</p>[adsense]<p>Elviyanti Pohan mengatakan, monitoring secara langsung penting dilakukan untuk memastikan pendampingan yang diberikan kader TPK benar-benar berjalan dan memberikan dampak bagi keluarga sasaran.</p><p>Pendampingan, menurutnya, harus dilakukan secara konsisten karena setiap keluarga memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Terlebih, pencegahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a> harus dimulai sedini mungkin, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi ibu dan edukasi mengenai pola makan sehat.</p>[adsense]<p>Melalui monitoring tersebut, DP3APMP2KB Kota Medan memastikan keluarga berisiko mendapatkan edukasi, pemantauan dan intervensi yang sesuai sehingga potensi terjadinya <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a> dapat ditekan sejak dini.</p><p>Keberadaan kader TPK pun menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Mereka tidak hanya melakukan pendataan, tetapi hadir mendampingi keluarga, memberikan edukasi dan memantau perubahan kondisi sasaran secara berkala.</p>[adsense]<p>Dari berat badan <a href="https://www.topikseru.com/tag/baduta/" target="_self">baduta</a> yang perlahan menunjukkan peningkatan hingga <a href="https://www.topikseru.com/tag/ibu-hamil/" target="_self">ibu hamil</a> yang berhasil terbebas dari anemia, pendampingan di tingkat keluarga menunjukkan bahwa pencegahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/stunting/" target="_self">stunting</a> membutuhkan perhatian yang konsisten, dimulai sejak masa kehamilan dan dilakukan sedekat mungkin dengan masyarakat.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_medan55.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56939/pemko-medan-perkuat-pencegahan-stunting-tpk-pantau-langsung-baduta-dan-ibu-hamil/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">50 Ribu Orang Keracunan MBG, Komnas HAM Temukan Pelanggaran HAM</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 16:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[50 Ribu Orang Keracunan MBG, Komnas HAM Temukan Pelanggaran HAM]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat data surveilans Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 50 ribu orang terdampak]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (<a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a>) mencatat data surveilans Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 50 ribu orang terdampak dalam ratusan kejadian keracunan yang berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>. <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> menemukan adanya <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggaran-ham/" target="_self">pelanggaran HAM</a> yang bersifat sistemik dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>). </p><p>[adsense]&quot;Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kendala operasional, tetapi berakar pada tata kelola program yang dinilai masih bermasalah,&quot; ujar Koordinator Subkomisi Penegakan HAM dan Komisioner Mediasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a>, Pramono Ubaid Tanthowi. Ia mengatakan sejumlah hak yang terdampak antara lain hak atas kesehatan dan pangan yang layak, hak anak, kebebasan berpendapat dan berekspresi, serta hak korban atas pemulihan yang efektif.</p><p>&quot;Komnas menemukan bahwa permasalahan yang ada dalam pelaksanaan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> bukan hanya permasalahan tata kelola dan kendala operasional, namun telah terjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggaran-ham/" target="_self">pelanggaran HAM</a> dalam pelaksanaan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>,&quot; kata Pramono dalam konferensi pers di Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a>, Jakarta pada Kamis (8/10/2026)  </p><p>[adsense]Menurut dia, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggaran-ham/" target="_self">pelanggaran HAM</a> dalam program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> tidak selalu terjadi melalui tindakan aktif atau kesengajaan. Kelalaian dan pembiaran juga dapat menjadi bentuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggaran-ham/" target="_self">pelanggaran HAM</a> apabila negara tidak menjalankan kewajibannya untuk melindungi dan memenuhi hak masyarakat.</p><p>&quot;Kelalaian dan pembiaran ditemukan sejak proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, penegakan hukum hingga pemulihan bagi korban. Hak anak dan hak atas kesehatan menjadi persoalan yang paling banyak ditemukan, terutama terkait dengan kasus keracunan makanan,&quot; tuturnya.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> mencatat data surveilans Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 50 ribu orang terdampak dalam ratusan kejadian keracunan yang berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>. Menurut Pramono, kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius terhadap pemenuhan hak anak atas pangan yang layak dan bergizi.</p><p>&quot;Harusnya dia mendapatkan pangan yang layak dan bergizi, malah kemudian mendapatkan pangan yang tidak layak. Itu kan pasti terjadi di sana,&quot; ujarnya.</p><p>[adsense]Sementara itu, Komisioner Pengkajian dan Penelitian <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a>, Uli Parulian Sihombing, mengatakan sifat sistemik persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> terlihat dari struktur tata kelolanya. </p><p>&quot;Salah satu persoalan yang ditemukan ialah sentralisasi dan peran ganda Badan Gizi Nasional (BGN) dalam perencanaan hingga penetapan lokasi SPPG. Persoalan-persoalan dalam pelaksanaan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> yang akarnya ada pada tata kelolanya, struktur tata kelolanya,&quot; kata Uli.</p><p>[adsense]Menurut Uli, kondisi tersebut berpengaruh terhadap berbagai persoalan di tingkat lokal, mulai dari pemilihan lokasi SPPG, penyediaan makanan, pertanggungjawaban, hingga persoalan ketenagakerjaan dan sanitasi.</p><p>&quot;BGN mendominasi tahap perencanaan, pelaksanaan, penetapan lokasi SPPG dan seterusnya. Sehingga terjadi persoalan pada tingkat lokal,&quot; ujarnya.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> juga menemukan sejumlah SPPG belum memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Padahal, fasilitas tersebut penting untuk memastikan sanitasi dan kebersihan lingkungan pengolahan makanan.</p><p>&quot;Ini penting, IPAL ini, pengolahan limbah, karena di situ untuk menjamin sanitasi, kebersihan. Salah satu penyebabnya dari keracunan makanan adalah masalah sanitasi, kebersihan, air, juga lingkungan di sekitarnya,&quot; kata Uli.</p><p>[adsense]Atas berbagai temuan tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> merekomendasikan perbaikan tata kelola <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>, termasuk memperjelas pembagian kewenangan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri. Komnas juga meminta penguatan standar keamanan pangan, pengawasan SPPG, perlindungan pekerja, serta penegakan hukum yang adil dan transparan.</p><p>Selain itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> menekankan pentingnya mekanisme pemulihan korban keracunan yang jelas dan berkelanjutan. Pramono mengatakan hingga kini belum terdapat kepastian mengenai pihak yang menanggung biaya korban, terutama ketika korban membutuhkan perawatan lanjutan.</p><p>[adsense]&quot;Sebatas masuk rumah sakit saja belum jelas siapa yang menanggung, apalagi jika dia butuh perawatan lebih jauh,&quot; ujarnya.</p><p>Lebih jauh, <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> meminta pemerintah segera memperbaiki tata kelola <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> dengan pendekatan berbasis HAM, termasuk menyusun target yang terukur, menekan angka keracunan, memastikan penegakan hukum, serta menyediakan mekanisme pemulihan yang efektif bagi korban.</p><p>[adsense]&quot;Pemulihan yang efektif dan berkelanjutan itu menjadi penting dalam konteks ini. Harus jelas di sana, diatur di BGN-nya,&quot; kata Pramono.</p><p><h3>Belum Diiringi Tata Kelola Pelaksanaan yang Baik</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">Sementara itu, Komisioner Pengkajian dan Penelitian <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> Uli Parulian Sihombing mengungkapkan terkait hasil kesimpulan dari peninjauan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>). </p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> menyatakan, program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> menunjukkan iktikad baik negara dalam memenuhi hak atas pangan bagi kelompok rentan. </p><p>"Pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> menunjukkan iktikad baik negara dalam memenuhi hak atas pangan bagi kelompok rentan, khususnya anak dan perempuan, untuk mengatasi stunting," ucap Uli, dalam konferensi pers yang di Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a>, Kamis (8/10/2026). </p><p>[adsense]Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> juga menyatakan bahwa niat baik dari negara itu belum diiringi dengan tata kelola pelaksanaan yang baik.</p><p>"Tata kelola yang sentralistik, minim transparansi, lemahnya perlindungan pekerja, serta pengabaian kualitas dan keamanan pangan menimbulkan risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggaran-ham/" target="_self">pelanggaran HAM</a>, termasuk kasus keracunan berulang dan indikasi korupsi," ucap dia.</p><p>[adsense]Menurut <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a>, besarnya anggaran tidak sebanding dengan efektivitas distribusi, terutama di daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan populasi 3B. </p><p>"Fokus pada capaian kuantitas mengabaikan kualitas dan keamanan pangan, pemulihan korban, serta penegakan hukum atas insiden keracunan," kata Uli. </p><p>[adsense]Selain itu, pemberian makanan bergizi universal berisiko tidak tepat sasaran, sementara perlindungan hak ketenagakerjaan bagi pekerja dan relawan belum optimal. </p><p>Sebagai tindak lanjut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> memberikan rekomendasi agar pemerintah memastikan ketepatan sasaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> dengan memprioritaskan kelompok rentan, khususnya 3B, peserta didik dari rumah tangga miskin, serta masyarakat di wilayah rawan pangan dan gizi dan wilayah 3T berdasarkan data yang akurat. </p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> juga meminta adanya ruang partisipasi dan pengawasan publik yang bermakna dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sipil dalam pemantauan, evaluasi, advokasi kebijakan, serta pendampingan korban. </p><p>Adapun, dalam peninjauan ini <a href="https://www.topikseru.com/tag/komnas-ham/" target="_self">Komnas HAM</a> melakukan pendekatan melalui studi kepustakaan (dokumen hukum, literatur, instrumen HAM) dan studi lapangan serta Analisis menggunakan Standar Norma dan Pengaturan tentang Hak atas Pangan dan Hak atas Pekerjaan yang Layak. </p><p>[adsense]Kemudian, pengumpulan data dilakukan melalui diskusi kelompok terpumpun (FGD) dan wawancara mendalam dengan kementerian/lembaga terkait (BGN, Kemenkes, BPOM, Kemendagri, dan lain-lain), pemerintah daerah, ahli, dan masyarakat sipil. </p><p>Sementara lokasi observasi dilaksanakan di tiga provinsi sampel yakni Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Jawa Barat yang dipilih berdasarkan geografi, prevalensi stunting, dan riwayat kejadian keracunan. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_komnas-ham-berita-satu.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56942/50-ribu-orang-keracunan-mbg-komnas-ham-temukan-pelanggaran-ham/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Absen Panggilan, KPK: Kurang Bisa Atur Waktu</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 16:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Absen Panggilan, KPK: Kurang Bisa Atur Waktu]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Menteri ATR/BPN Nusron Wahid kurang bisa atur waktu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com, Jakarta &ndash;</b> Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) menilai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (<a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a>) <a href="https://www.topikseru.com/tag/nusron-wahid/" target="_self">Nusron Wahid</a> kurang bisa atur waktu. Sehingga absen pada tanggal pemanggilan.</p>[adsense]<p>"Penyidik sudah kirim panggilan sejak awal minggu lalu. Jadi, kalau alasan sudah ada terjadwal kegiatan di kementerian, sepertinya dengan toleransi waktu beda minggu, kurang bisa atur waktu," kata Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Setyo Budiyanto kepada para wartawan di Jakarta, Kamis (8/10/2026).</p><p>Setyo menyampaikan pernyataan tersebut setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/nusron-wahid/" target="_self">Nusron Wahid</a> absen sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> pada 7 Oktober 2026 dengan alasan ada agenda internal kementerian.</p>[adsense]<p>Oleh sebab itu, Setyo meminta komitmen Nusron untuk memenuhi pernyataannya saat menjawab pertanyaan para jurnalis pada 18 September 2026 atau beberapa hari setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a>.</p><p>"Menteri ini kan pernah menyatakan di media pada Jumat, 18 September 2026, bahwa akan menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>, serta mengikuti dan akan membantu proses yang ada. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> berharap yang bersangkutan komitmen," katanya.</p>[adsense]<p>Sementara itu, dia meyakini penyidik <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Nusron."Dengan tidak hadirnya yang bersangkutan, saya yakin penyidik akan menjadwal ulang rencana pemeriksaannya," ujarnya.</p><p>Kasus tersebut bermula dari OTT <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.</p>[adsense]<p>Sehari setelah OTT, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a>.Mereka adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, dan Rizal Pahlevi selaku pihak swasta atau perantara Summarecon.</p><p>Tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry. Keempatnya diduga <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> merupakan orang kepercayaan Nusron.Pada 17 September 2026, penyidik <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menggeledah ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> Asnaedi, serta ruangan direktorat terkait kasus tersebut. Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menegaskan tidak menggeledah ruangan Nusron.</p>[adsense]<p>Pada 18 September 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> melanjutkan kegiatan penggeledahan dengan menggeledah kantor Summarecon di Jakarta, dan rumah Lampri di Bekasi. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada 21 September 2026 menggeledah kantor Summarecon di Kabupaten Bogor.Dua hari setelahnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menggeledah Kantor Pertanahan Kota Mojokerto. </p><p>Kemudian, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada 24 September 2026 menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur, dan rumah Lampri di Nganjuk.<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada 29 September 2026 menggeledah kantor PT Bela Parahiyangan Investindo di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_ketua-kpk-setyo-budiyanto.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56924/menteri-atrbpn-nusron-wahid-absen-panggilan-kpk-kurang-bisa-atur-waktu/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Film Indonesia yang Tayang di Bioskop Oktober 2026, Ada Laut Bercerita hingga Empat Musim Pertiwi</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 16:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Film Indonesia yang Tayang di Bioskop Oktober 2026, Ada Laut Bercerita hingga Empat Musim Pertiwi]]></title>
            <description><![CDATA[Oktober 2026 bioskop Indonesia kembali diramaikan film lokal. Dari horor yang bikin tegang, drama keluarga hingga Laut Bercerita]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a> menjadi salah satu bulan yang cukup ramai bagi perfilman Indonesia. Sejumlah film baru dijadwalkan hadir di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> dengan genre yang beragam, mulai dari horor dan drama hingga komedi serta film yang diadaptasi dari novel populer.</p><p>[adsense]Beberapa judul bahkan sudah mencuri perhatian sebelum resmi tayang, seperti Empat Musim Pertiwi dan Laut Bercerita.</p><p>Berikut sejumlah film Indonesia yang dijadwalkan tayang di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> sepanjang <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a>.</p><p>[adsense]<b>1. Conjurig &mdash; 1 Oktober</b></p><p>Berbeda dari judulnya yang sekilas terdengar seperti film horor, Conjurig justru mengusung genre drama komedi.</p><p>[adsense]Film ini mengikuti Piit, seorang pemuda yang sedang mengalami masa sulit setelah kehilangan pekerjaan sekaligus menghadapi kegagalan dalam hubungan asmara.</p><p>Ia kemudian mencari penghasilan dengan menjadi cosplayer pocong di Bandung. Kehidupan Piit mulai berubah setelah bertemu Tamy, seorang cosplayer gothic misterius.</p><p>[adsense]Film yang disutradarai sekaligus ditulis Tubagus Deddy ini dibintangi Dito Darmawan dan Maizura.</p><p><b>2. Djamin Setia Selamanya &mdash; 1 Oktober</b></p><p>[adsense]Film ini membawa penonton ke kisah perjuangan seorang pemuda asal Tanah Karo bernama Djamin.</p><p>Diperankan Rafi Sudirman, Djamin mulai menyadari ketidakadilan pada masa kolonial dan kemudian terlibat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.</p><p>[adsense]Film ini menarik perhatian karena mengangkat kisah perjuangan yang berlatar Sumatera Utara.</p><p><b>3. Empat Musim Pertiwi &mdash; 8 Oktober</b></p><p>[adsense]Empat Musim Pertiwi menjadi salah satu film drama yang patut diperhatikan pada Oktober.</p><p>Putri Marino berperan sebagai Pertiwi, perempuan yang kembali ke kampung halaman setelah meninggalkan tempat tersebut selama sekitar 20 tahun.</p><p>[adsense]Namun, kepulangannya tidak berjalan mudah. Pertiwi harus menghadapi keluarga dan warga yang masih menyimpan ingatan tentang masa lalunya.</p><p>Film garapan Kamila Andini ini dijadwalkan tayang di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> Indonesia pada 8 <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a>.</p><p>[adsense]<b>4. Hasut &mdash; 8 Oktober</b></p><p>Bagi penggemar horor, Hasut menjadi salah satu pilihan yang hadir pada pekan kedua Oktober.</p><p>[adsense]Cerita film ini mengikuti empat sahabat yang pergi ke sebuah hutan untuk menjalani ritual penyembuhan.</p><p>Situasi berubah setelah mereka mendengar suara misterius melalui perangkat komunikasi. Teror kemudian berkembang menjadi persoalan kepercayaan di antara para karakter.</p><p>[adsense]Film ini dibintangi Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio dan Kevin Ardilova.</p><p><b>5. Kuasa Gelap: Perjanjian Darah &mdash; 8 Oktober</b></p><p>[adsense]Film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga tercantum dalam jadwal tayang Cinema XXI pada 8 <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a>.</p><p>Film ini menjadi salah satu pilihan bagi penonton yang ingin menyaksikan tontonan horor lokal di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> pada awal Oktober.</p><p>[adsense]<b>6. Aplikasi Iblis &mdash; 15 Oktober</b></p><p>Memasuki pertengahan Oktober, penonton kembali disuguhi film horor melalui Aplikasi Iblis.</p><p>[adsense]Sesuai judulnya, film ini mengangkat cerita tentang sebuah aplikasi misterius yang berkaitan dengan komunikasi dengan arwah.</p><p>Film tersebut dijadwalkan tayang pada 15 <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a>.</p><p>[adsense]<b>7. Dendam Arwah Penari &mdash; 15 Oktober</b></p><p>Film horor lainnya yang hadir pada tanggal yang sama adalah Dendam Arwah Penari.</p><p>[adsense]Film ini dijadwalkan tayang di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> pada 15 Oktober dan menjadi salah satu judul horor lokal yang meramaikan pertengahan bulan.</p><p><b>8. Beautiful Pain &mdash; 22 Oktober</b></p><p>[adsense]Beautiful Pain membawa cerita drama tentang perjuangan seorang perempuan untuk membangun kembali kehidupannya setelah mengalami berbagai persoalan dalam rumah tangga.</p><p>Film ini dijadwalkan tayang pada 22 <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a> dan menjadi salah satu pilihan bagi penonton yang ingin menikmati genre drama di tengah banyaknya film horor pada bulan tersebut.</p><p>[adsense]<b>9. Lingsir Wengi: Motel Malioboro &mdash; 22 Oktober</b></p><p>Film horor Lingsir Wengi: Motel Malioboro juga dijadwalkan hadir pada 22 Oktober.</p><p>[adsense]Cerita film berkaitan dengan sekelompok pembuat konten yang mendatangi sebuah motel tua dan kemudian mengalami kejadian misterius setelah memutar rekaman lagu Lingsir Wengi.</p><p><b>10. Laut Bercerita &mdash; 29 Oktober</b></p><p>[adsense]Salah satu film Indonesia yang paling dinantikan pada penghujung Oktober adalah Laut Bercerita.</p><p>Film ini merupakan adaptasi novel karya Leila S. Chudori dan disutradarai Yosep Anggi Noen. Reza Rahadian memerankan Biru Laut, mahasiswa Yogyakarta pada akhir 1990-an yang aktif dalam kelompok diskusi Winatra.</p><p>[adsense]Kehidupan Laut berubah ketika ia dan sejumlah rekannya menghilang tanpa kabar. Keluarga dan orang-orang terdekat kemudian menghadapi penantian panjang untuk mengetahui nasib mereka.</p><p>Film ini dijadwalkan tayang serentak di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> Indonesia pada 29 <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a>, sehari setelah peringatan Sumpah Pemuda. Lembaga Sensor Film menetapkan klasifikasi D17 untuk film tersebut.</p><p>[adsense]<b>11. Mawang: Jangan Sebut Namanya &mdash; 29 Oktober</b></p><p>Film lokal lainnya yang masuk jadwal <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> pada penghujung Oktober adalah Mawang: Jangan Sebut Namanya.</p><p>[adsense]Film tersebut tercantum dalam jadwal Cinema XXI untuk 29 <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a>.</p><p><b>12. The Doll Ghawiah &mdash; 29 Oktober</b></p><p>[adsense]Pecinta horor juga mendapat pilihan lain melalui The Doll Ghawiah.</p><p>Film ini bercerita tentang Nala yang mengalami kecelakaan dan kemudian bertemu seorang anak perempuan misterius yang membawa boneka bernama Ghawiah.</p><p>[adsense]Boneka tersebut menjadi sumber berbagai kejadian aneh yang kemudian menghantui Nala. Film ini dijadwalkan tayang pada 29 <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a> dan tersedia dalam format IMAX.</p><p><b>Oktober Dipenuhi Film Lokal</b></p><p>[adsense]Melihat jadwal yang tersedia, <a href="https://www.topikseru.com/tag/oktober-2026/" target="_self">Oktober 2026</a> menjadi bulan yang cukup padat bagi film Indonesia. Genre horor terlihat mendominasi, tetapi penonton tetap memiliki pilihan drama, komedi, sejarah hingga adaptasi novel.</p><p>Bagi yang ingin menonton film Indonesia di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> bulan ini, Laut Bercerita, Empat Musim Pertiwi, Conjurig dan sejumlah film horor lokal bisa masuk daftar tontonan. Jadwal tayang dapat berubah sesuai kebijakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bioskop/" target="_self">bioskop</a> dan distribusi film.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_img_0027.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/56933/film-indonesia-yang-tayang-di-bioskop-oktober-2026-ada-laut-bercerita-hingga-empat-musim-pertiwi/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MBG Gaya Prasmanan Diuji Coba di Jepara</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 15:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MBG Gaya Prasmanan Diuji Coba di Jepara]]></title>
            <description><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan gaya atau pola prasmanan (atau buffet) mulai diberlakukan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jepara &ndash;</b> Program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>) dengan gaya atau pola <a href="https://www.topikseru.com/tag/prasmanan/" target="_self">prasmanan</a> (atau buffet) mulai diberlakukan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dengan sasaran awal sembilan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a>. Sedangkan uji coba dilaksanakan di satu <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a>, Kamis (8/10/2026).</p><p>[adsense]"Dari rencana sembilan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> sasaran, untuk uji coba baru dilaksanakan di SD Kanisius Kauman Jepara. Kami bersama tim juga melakukan monitoring guna memastikan penerapan pola penyajian baru tersebut berjalan baik dan memenuhi aspek gizi, kebersihan, serta keamanan pangan," kata Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar saat monitoring di SD Kanisius Kauman Jepara, Kamis Kamis (8/10/2026).</p><p>Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi jajaran terkait, di antaranya Asisten I Sekda Jepara, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Bagian Perekonomian, Camat Jepara beserta Satgas <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> Kecamatan, serta Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Jepara.</p><p>[adsense]Penerima layanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/prasmanan/" target="_self">prasmanan</a> untuk tahap uji coba ini juga masih terbatas pada siswa kelas 4, 5 dan 6. Para siswa mengambil makanan secara langsung dari meja <a href="https://www.topikseru.com/tag/prasmanan/" target="_self">prasmanan</a> yang telah disiapkan dengan tetap memperhatikan kebersihan dan ketertiban selama proses penyajian.</p><p>Dalam pelaksanaannya, siswa mendapatkan sejumlah komponen makanan yang terdiri atas nasi, lauk, sayuran dan buah. Penyajian dilakukan dengan menggunakan wadah makanan dan peralatan saji yang telah disiapkan, sementara petugas maupun siswa yang terlibat dalam proses pelayanan mengenakan perlengkapan pelindung seperti penutup kepala, masker dan sarung tangan.</p><p>[adsense]Program uji coba tersebut sebelumnya telah berjalan selama empat hari. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelaksanaan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu dievaluasi sebelum pola <a href="https://www.topikseru.com/tag/prasmanan/" target="_self">prasmanan</a> diterapkan secara lebih luas.</p><p>Ibnu Hajar menilai tahap uji coba penting dilakukan agar pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> dengan sistem <a href="https://www.topikseru.com/tag/prasmanan/" target="_self">prasmanan</a> dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi di masing-masing satuan pendidikan.</p><p>[adsense]Selain memastikan kecukupan gizi, kata dia, perlu juga memperhatikan aspek kebersihan, keamanan pangan, ketertiban, serta kemampuan siswa dalam mengambil makanan sesuai kebutuhan juga perlu menjadi perhatian.</p><p>Ia menambahkan hasil monitoring dan evaluasi dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> yang menjadi lokasi uji coba akan menjadi bahan pertimbangan untuk penyempurnaan pelaksanaan sebelum pola serupa diterapkan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sekolah/" target="_self">sekolah</a> lainnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_mbg-jepara.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56941/mbg-gaya-prasmanan-diuji-coba-di-jepara/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Panggil 5 Saksi Pasca Umumkan Penetapan Tersangka Kasus Proyek Jalan di Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 15:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Panggil 5 Saksi Pasca Umumkan Penetapan Tersangka Kasus Proyek Jalan di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima orang saksi seusai mengumumkan penetapan delapan orang tersangka dalam pengembangan kasus ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) memanggil lima orang saksi seusai mengumumkan penetapan delapan orang tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/proyek-pembangunan-jalan/" target="_self">proyek pembangunan jalan</a> di Sumatera Utara pada 7 Oktober 2026.</p>[adsense]<p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menjadwalkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemeriksaan/" target="_self">pemeriksaan</a> saksi-saksi di di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Padangsidimpuan, Sumut," kata Juru Bicara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis (8/10/2026).</p><p>Budi mengatakan para saksi tersebut terdiri atas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Padang Lawas Utara Hendrik Gunawan Harahap, aparatur sipil negara pada Dinas PUTR Padang Lawas Utara berinisial TDG dan IKH, Komisaris PT Dalihan Natolu Group berinisial THL, serta Bendahara PT Dalihan Natolu Group berinisial MAR.</p>[adsense]<p>Sebelumnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada Selasa (6/10), memanggil sejumlah saksi, di antaranya adalah FIH selaku ajudan Wali Kota Padangsidimpuan, mantan Kepala Dinas PUTR Padangsidimpuan Ahmad Juni, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tapanuli Selatan Fachri Ananda Harahap, ASN pada Dinas PUTR Padangsidimpuan berinisial SIH, SSS, dan AMW, kemudian OSC selaku ASN pada Dinas PUPR Tapsel.</p><p>Pada Rabu (7/10), <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> memanggil sejumlah saksi, meliputi mantan Bupati Tapsel Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, mantan Bupati Mandailing Natal Muhammad Jafar Sukhairi Nasution, HR selaku sopir Dinas PUPR Tapsel, mantan Kepala Dinas PUPR Mandailing Natal Elpi Yanti Harahap, RAJ selaku ASN Dinas PUPR Mandailing Natal, MRD selaku pegawai Dinas PUPR Mandailing Natal, dan mantan Kadis PUTR Padang Lawas Utara Ramlan</p>[adsense]<p>Saksi lainnya adalah mantan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja, mantan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I BBPJN Sumut Dicky Erlangga dan Rahmad Parulian, serta mantan pejabat pembuat komitmen pada Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut Munson Ponter Paulus Hutauruk, Faisal, dan Heri Handoko.</p><p>Kemudian, mantan Kasatker PJN Wilayah II BBPJN Sumut T. Rahmatsyah Putra, dan mantan PPK pada Satker PJN Wilayah II BBPJN Sumut Manaek Manalu.</p>[adsense]<p>Kasus tersebut bermula saat <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 26 Juni 2025.</p><p>OTT tersebut terkait dengan dugaan korupsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/proyek-pembangunan-jalan/" target="_self">proyek pembangunan jalan</a> di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut.</p>[adsense]<p>Dua hari kemudian, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara yang terbagi dalam dua klaster tersebut.</p><p>Kelima tersangka tersebut adalah Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Gunung Tua Dinas PUPR Sumut yang juga pejabat pembuat komitmen Rasuli Efendi Siregar, pejabat pembuat komitmen di Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto, Direktur Utama PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun, dan Direktur PT Rona Na Mora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang.</p>[adsense]<p>Klaster pertama berkaitan dengan empat <a href="https://www.topikseru.com/tag/proyek-pembangunan-jalan/" target="_self">proyek pembangunan jalan</a> di lingkungan Dinas PUPR Sumut, sedangkan klaster kedua terkait dua proyek di Satker PJN Wilayah I Sumut. Total nilai enam proyek tersebut mencapai sekitar Rp231,8 miliar.</p><p>Pada 5 Mei 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengumumkan pengembangan penyidikan kasus tersebut dengan menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum sehingga belum ada tersangka yang ditetapkan.</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada 7 Oktober 2026, mengumumkan telah menetapkan delapan tersangka sejak September 2026.</p><p>Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) mengumumkan penetapan delapan orang sebagai tersangka pada pengembangan kasus dugaan korupsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/proyek-pembangunan-jalan/" target="_self">proyek pembangunan jalan</a> di Sumatera Utara (Sumut).</p>[adsense]<p>"Dari pengembangan penyidikan yang dilakukan, pada September kemarin, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menetapkan sejumlah delapan orang tersangka dalam penyidikan perkara ini," kata Juru Bicara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>, Jakarta, Rabu.</p><p>Lebih lanjut, Budi mengatakan terdapat pihak dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut yang menjadi tersangka kasus tersebut.</p>[adsense]<p>"Dari pihak BBPJN," katanya.</p><p>Walaupun demikian, dia mengatakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> belum dapat memberitahukan identitas para tersangka tersebut.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_kpk-jubir.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/56940/kpk-panggil-5-saksi-pasca-umumkan-penetapan-tersangka-kasus-proyek-jalan-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Padel hingga Pickleball, 5 Olahraga yang Kini Makin Digemari Anak Muda</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 15:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Padel hingga Pickleball, 5 Olahraga yang Kini Makin Digemari Anak Muda]]></title>
            <description><![CDATA[Olahraga kini bukan cuma soal lari atau ngegym. Padel, pickleball, Pilates hingga komunitas lari ikut mencuri perhatian anak muda d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Olahraga kini tidak hanya dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Bagi sebagian anak muda, aktivitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> juga menjadi bagian dari gaya hidup, sarana bertemu teman hingga cara mengisi waktu luang.</p>[adsense]<p>Hal ini terlihat dari semakin beragamnya pilihan <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> yang dilakukan. Jika dulu <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> seperti sepak bola, basket, bulu tangkis dan jogging lebih umum ditemukan, kini muncul berbagai aktivitas yang ikut mencuri perhatian, seperti padel dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pickleball/" target="_self">pickleball</a>.</p><p>Berikut lima <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> yang menarik perhatian anak muda.</p>[adsense]<p><b>1. <a href="https://www.topikseru.com/tag/padel/" target="_self">Padel</a></b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/padel/" target="_self">Padel</a> menjadi salah satu <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> yang semakin mudah ditemukan di berbagai kota. Olahraga ini dimainkan menggunakan raket khusus dan lapangan yang dikelilingi dinding.</p>[adsense]<p>Permainannya umumnya dilakukan secara berpasangan sehingga terasa lebih sosial. Tidak heran jika padel juga kerap menjadi pilihan untuk ber<a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> sekaligus berkumpul bersama teman.</p><p><b>2. Pickleball</b></p>[adsense]<p>Pickleball memiliki permainan yang sekilas mengingatkan pada tenis dan bulu tangkis.</p><p>Olahraga ini menggunakan paddle dan bola berlubang dengan ukuran lapangan yang lebih kecil dibandingkan lapangan tenis. Permainannya dapat dilakukan secara tunggal maupun berpasangan.</p>[adsense]<p>Karakter permainan yang relatif sederhana membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/pickleball/" target="_self">pickleball</a> menarik bagi orang yang ingin mencoba <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> raket dengan suasana yang lebih santai.</p><p><b>3. Lari</b></p>[adsense]<p>Lari sebenarnya bukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> baru. Namun, beberapa tahun terakhir aktivitas ini semakin berkembang menjadi bagian dari gaya hidup.</p><p>Munculnya komunitas lari membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> tersebut tidak lagi identik dengan aktivitas seorang diri. Banyak orang bergabung dengan komunitas untuk ber<a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> bersama sekaligus memperluas pertemanan.</p>[adsense]<p><b>4. Pilates</b></p><p>Pilates juga menjadi salah satu pilihan <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> yang banyak menarik perhatian, terutama bagi mereka yang mencari aktivitas dengan fokus pada kekuatan otot inti, fleksibilitas dan kontrol gerakan.</p>[adsense]<p>Kelas Pilates juga sering dipadukan dengan konsep studio yang nyaman sehingga <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> terasa seperti bagian dari rutinitas wellness.</p><p><b>5. Bersepeda</b></p>[adsense]<p>Bersepeda tetap menjadi pilihan populer karena dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang bersepeda santai di sekitar kota, bersepeda bersama komunitas hingga melakukan perjalanan dengan jarak yang lebih jauh.</p><p>Selain menjaga kebugaran, aktivitas ini juga memberikan kesempatan untuk menikmati suasana luar ruangan.</p>[adsense]<p><b>Olahraga Tak Harus Selalu Terasa Membosankan</b></p><p>Munculnya berbagai tren <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> menunjukkan bahwa aktivitas fisik bisa dilakukan dengan banyak cara. Tidak harus selalu pergi ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/gym/" target="_self">gym</a> atau berlari sendirian.</p>[adsense]<p>Memilih <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> yang sesuai dengan minat dan kondisi tubuh dapat membuat aktivitas fisik lebih mudah dijadikan kebiasaan.</p><p>Yang terpenting, tren <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> sebaiknya tidak hanya diikuti karena sedang populer. Pilih aktivitas yang memang sesuai dengan kemampuan, tujuan dan kondisi tubuh agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/olahraga/" target="_self">olahraga</a> bisa dilakukan secara konsisten.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_img_0026.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56931/dari-padel-hingga-pickleball-5-olahraga-yang-kini-makin-digemari-anak-muda/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemendag: Nilai Transaksi Emas Digital Meroket 641,1 Persen</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 15:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemendag: Nilai Transaksi Emas Digital Meroket 641,1 Persen]]></title>
            <description><![CDATA[Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat nilai transaksi pasar fisik emas digital secara nasional mencapai Rp299,5 triliun ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com, Jakarta &ndash; </b>Kementerian Perdagangan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kemendag/" target="_self">Kemendag</a>) mencatat nilai transaksi pasar fisik <a href="https://www.topikseru.com/tag/emas-digital/" target="_self">emas digital</a> secara nasional mencapai Rp299,5 triliun pada periode Januari hingga Agustus 2026, atau melonjak 641,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p><p>[adsense]Menteri Perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/budi-santoso/" target="_self">Budi Santoso</a> saat membuka Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di Jakarta, Kamis (8/10/2026), menyampaikan bahwa lonjakan angka tersebut menunjukkan ekosistem perdagangan komoditas terus berkembang dan memiliki ruang besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital.</p><p>Pada periode yang sama, Mendag menyebutkan volume transaksi PBK mencapai 10,35 juta lot atau tumbuh 9,4 persen secara tahunan (year-on-year) dari sebelumnya 9,46 juta lot, dengan total nasabah aktif mencapai 183 ribu per Agustus 2026.</p><p>[adsense]Budi menegaskan pesatnya penetrasi ekonomi digital harus diimbangi dengan peningkatan literasi agar masyarakat tidak hanya menjadi digital traders, melainkan smart traders.</p><p>"Masyarakat harus menjadi smart traders, yakni pelaku perdagangan yang memahami risiko, mampu mengambil keputusan secara bijak, dan tidak mudah terpengaruh oleh janji keuntungan yang tidak realistis," kata Budi.</p><p>[adsense]Ia menjelaskan, di era ekonomi digital, PBK merupakan salah satu instrumen perdagangan yang mendukung kinerja perekonomian nasional melalui fungsi lindung nilai (hedging), pembentukan referensi harga, serta diversifikasi investasi.</p><p>Guna melindungi masyarakat dari risiko kerugian investasi ilegal, Budi menyebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemendag/" target="_self">Kemendag</a> melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus memperketat pengawasan transaksi, kepatuhan regulasi, hingga penerapan prinsip Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT).</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kemendag/" target="_self">Kemendag</a> mencatat sepanjang Januari hingga September 2026, pemerintah telah memblokir sebanyak 812 domain maupun situs web perdagangan ilegal.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemendag/" target="_self">Kemendag</a> untuk pertama kalinya meluncurkan penganugerahan sebuah penghargaan bagi para pelaku usaha berjangka yang dinilai konsisten menjalankan tata kelola bisnis secara transparan, jujur, dan patuh terhadap regulasi.</p><p>[adsense]Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi standar acuan baru bagi industri PBK guna menciptakan ekosistem perdagangan berjangka yang sehat, terpercaya, dan berkelanjutan. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7f1de29e6da19d22b51c68001e7e0e54_menteriperdaganganmendagbudisantososaatditemuidikantornyajakartarabu1282026cnbcindonesiamartyasaririzky1786512022000_169.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/56938/kemendag-nilai-transaksi-emas-digital-meroket-6411-persen/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hingga Awal Oktober, Realisasi Pajak Daerah Medan Capai Rp3,64 Triliun</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 15:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hingga Awal Oktober, Realisasi Pajak Daerah Medan Capai Rp3,64 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Hingga 6 Oktober 2026, total realisasi pajak daerah telah mencapai 64,54 dari target sebesar Rp3,64 triliun. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com, Medan</b> &ndash; Hingga 6 Oktober 2026, total realisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak-daerah/" a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self"target/a="_self">pajak daerah</a> Pemerintah Kota Medan telah mencapai 64,54% dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self">target</a> sebesar Rp3,64 triliun.</p>[adsense]<p>Hal itu dikatakan Kepala Bapenda Kota Medan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/m--agha-novrian/" a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self"target/a="_self">M. Agha Novrian</a> saat melaporkan total realisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak-daerah/" a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self"target/a="_self">pajak daerah</a>, dalam Rapat Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2026 di Balai Kota Medan, Rabu (7/10/2026).</p><p>Agha juga memaparkan langkah teknis untuk mengoptimalkan pendapatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak-daerah/" a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self"target/a="_self">pajak daerah</a>. "Guna mengoptimalkan realisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak-daerah/" a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self"target/a="_self">pajak daerah</a>, kami telah meluncurkan sejumlah inovasi berbasis digitalisasi diantaranya QRESTO, SILEDAK, SI4P," ujar Agha.</p>[adsense]<p>Agha juga memaparkan langkah teknis untuk mengoptimalkan pendapatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak-daerah/" a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self"target/a="_self">pajak daerah</a>.</p><p>Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan arahan tegas. Di hadapan jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Rico Waas menyoroti kinerja pengumpulan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum maksimal dan meminta jajaran Bapenda mengubah pola kerja biasa menjadi lebih agresif, terukur, dan berorientasi pada solusi nyata.</p>[adsense]<p>Rico Waas menegaskan, keberlangsungan pembangunan fasilitas umum dan layanan publik di Kota Medan sangat bergantung pada efektivitas penerimaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak-daerah/" a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self"target/a="_self">pajak daerah</a>. Oleh karena itu, ia meminta Bapenda tidak sekadar menginventarisasi masalah tanpa kepastian tenggat waktu penyelesaian.</p><p>"Masyarakat itu bergantung sama kita agar pembangunan Kota Medan bisa berjalan dengan baik. Bicara Bapenda adalah akuntansi yang rigid dan tepat sasaran. Jangan kalau ada masalah lalu kita diam-diam. Harus ada deadline dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/target/" target="_self">target</a> solusi yang jelas," tegas Rico Waas.</p>[adsense]<p>Dalam evaluasi triwulan ketiga tersebut, Rico Waas meminta Bapenda menyusun perencanaan berbasis formula akuntansi yang akurat, bukan perkiraan semata.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_medan-33-20261007-at-191100.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56920/hingga-awal-oktober-realisasi-pajak-daerah-medan-capai-rp364-triliun/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Diluncurkan Prabowo</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 14:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Diluncurkan Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industri]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Halmahera Tengah &ndash;</b> Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo/" target="_self">Prabowo</a> Subianto meluncurkan ekspor perdana <a href="https://www.topikseru.com/tag/baterai-kendaraan-listrik/" target="_self">baterai kendaraan listrik</a> dan 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (<a href="https://www.topikseru.com/tag/iwip/" target="_self">IWIP</a>), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).</p>[adsense]<p>"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya, Presiden Republik Indonesia <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo/" target="_self">Prabowo</a> Subianto, meluncurkan ekspor perdana <a href="https://www.topikseru.com/tag/baterai-kendaraan-listrik/" target="_self">baterai kendaraan listrik</a> dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial," kata Presiden.</p><p>Peluncuran ditandai penekanan sirine oleh Presiden, didampingi Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, dan pimpinan perusahaan terkait proyek tersebut.</p>[adsense]<p>Empat proyek yang memasuki tahap komersial adalah Blue Sparking Energy, REPT Battero Indonesia, Pioneer Aluminium Industries, dan XCMG Indonesia Manufacturing.</p><p>Presiden juga mencanangkan peletakan batu pertama (groundbreaking) tujuh proyek industri baru di kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iwip/" target="_self">IWIP</a>, yakni Guangqing Nickel Cobalt, Eno Prima Material, Tinci Materials Indonesia, Weda Bay Aluminium, Bintang Karya Aluminium, Flat Solar Energy Indonesia, dan Guangqing Motor Indonesia.</p>[adsense]<p>Total nilai investasi proyek yang diluncurkan mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.</p><p>Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dalam laporannya menjelaskan, empat proyek yang beroperasi komersial bernilai 3,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp60 triliun, sedangkan proyek yang dimulai pembangunannya bernilai 6,8 miliar dolar AS.</p>[adsense]<p>Menurut Rosan, proyek yang dibangun mencakup material baterai berbasis nikel, separator dan elektrolit <a href="https://www.topikseru.com/tag/baterai-kendaraan-listrik/" target="_self">baterai kendaraan listrik</a>, aluminium elektrolitik, truk listrik untuk pertambangan dan industri, serta kaca fotovoltaik untuk industri energi surya.</p><p>Seluruh proyek itu diperkirakan menciptakan lebih dari 10 ribu lapangan kerja.</p>[adsense]<p>Rosan melaporkan, realisasi investasi semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen, dan menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja.</p><p>Kontribusi hilirisasi terhadap total investasi naik dari 25 persen menjadi 35 persen dalam dua tahun terakhir, dengan lebih dari 75 persen terealisasi di luar Jawa.</p>[adsense]<p>Industri pengolahan di Maluku Utara, menurut Rosan, menyumbang hampir separuh produk domestik bruto provinsi itu.</p><p>Surplus perdagangan Maluku Utara mencapai 31,1 triliun [satuan] pada 2025, didominasi produk olahan nikel seperti ferronikel, nikel matte, MHP, nikel sulfat, dan kobalt.</p>[adsense]<p>Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iwip/" target="_self">IWIP</a> kini memiliki 52 penyewa dari berbagai negara, termasuk Glencore dan Trafigura. Sejak 2018, kawasan itu menyerap investasi 20 miliar dolar AS, yang dengan tambahan sekitar 7 miliar dolar AS menjadi 27 miliar dolar AS, dan mempekerjakan 117 ribu orang.</p><p>Nilai ekspor kawasan mencapai 11 miliar dolar AS. Jika digabung dengan Kawasan Industri Morowali, total ekspor mencapai 28 miliar dolar AS atau sekitar 10 persen dari ekspor Indonesia.</p>[adsense]<p>Kapasitas listrik terpasang dan yang sedang dibangun di <a href="https://www.topikseru.com/tag/iwip/" target="_self">IWIP</a> lebih dari 7,1 gigawatt. Bersama Morowali sekitar 8,8 gigawatt, totalnya 15,9 gigawatt, lebih besar daripada pemakaian listrik Singapura sebesar 13,1 gigawatt, kata Rosan.</p><p>Program tanggung jawab sosial perusahaan di kawasan itu menjangkau 32 desa di lingkar industri dan tambang dengan dana lebih dari Rp650 miliar.</p>[adsense]<p>Rosan menyebut ekosistem <a href="https://www.topikseru.com/tag/baterai-kendaraan-listrik/" target="_self">baterai kendaraan listrik</a> yang lengkap, hingga daur ulang baterai, akan menempatkan Indonesia dalam rantai pasok global.</p><p>Ia menambahkan bahwa pihak Tsingshan telah berbicara dengan Danantara untuk berpartisipasi dalam program 100 gigawatt panel surya.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_baterai2.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56937/ekspor-perdana-baterai-kendaraan-listrik-diluncurkan-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Makin Nyaman Sendirian, Kenapa &ldquo;Main Character Energy&rdquo; Jadi Tren di Kalangan Anak Muda?</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 14:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Makin Nyaman Sendirian, Kenapa “Main Character Energy” Jadi Tren di Kalangan Anak Muda?]]></title>
            <description><![CDATA[Makan sendiri, nonton sendiri hingga jalanjalan tanpa teman kini bukan lagi hal yang dianggap aneh. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Pernah melihat seseorang pergi ke kafe sendirian, menonton bioskop sendiri, jalan-jalan tanpa teman, atau sekadar menikmati waktu dengan dirinya sendiri dan tetap terlihat bahagia?</p><p>[adsense]Fenomena seperti ini semakin sering terlihat di media sosial. Salah satu istilah yang digunakan untuk menggambarkannya adalah main character energy, yaitu sikap ketika seseorang mulai menempatkan dirinya sebagai tokoh utama dalam kehidupan sendiri.</p><p>Istilah ini bukan berarti seseorang harus selalu menjadi pusat perhatian. Justru, main character energy sering dikaitkan dengan keberanian menjalani hidup sesuai keinginan tanpa terlalu bergantung pada penilaian orang lain.</p><p>[adsense]<b>1. Mulai Nyaman Melakukan Aktivitas Sendiri</b></p><p>Makan sendirian, pergi ke toko, menonton film atau menikmati kopi seorang diri kini tidak selalu dianggap sebagai sesuatu yang menyedihkan.</p><p>[adsense]Bagi sebagian orang, waktu sendirian justru menjadi kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas dan menikmati aktivitas tanpa harus menyesuaikan diri dengan orang lain.</p><p><b>2. Tidak Lagi Takut Dinilai Orang</b></p><p>[adsense]Dulu, melakukan sesuatu seorang diri mungkin membuat seseorang khawatir akan dianggap aneh atau kesepian.</p><p>Namun, semakin banyak orang yang mulai tidak terlalu memikirkan komentar tersebut. Selama aktivitas yang dilakukan membuat nyaman dan tidak merugikan orang lain, penilaian orang lain dianggap bukan lagi prioritas.</p><p>[adsense]<b>3. Tidak Harus Selalu Ikut Tren</b></p><p>Main character energy juga bisa muncul ketika seseorang mulai memilih sesuatu berdasarkan keinginan sendiri.</p><p>[adsense]Tidak semua tempat yang viral harus didatangi. Tidak semua barang yang sedang tren harus dibeli. Tidak semua aktivitas yang dilakukan orang lain harus diikuti.</p><p>Sikap ini membuat seseorang lebih selektif menentukan apa yang memang ingin dilakukan.</p><p>[adsense]<b>4. Mulai Menikmati &quot;Me Time&quot;</b></p><p>Kesibukan kuliah, pekerjaan, pertemanan hingga media sosial bisa membuat seseorang terus terhubung dengan orang lain.</p><p>[adsense]Karena itu, waktu untuk diri sendiri bisa terasa semakin berharga. Membaca buku, menonton film, berjalan santai atau sekadar mendengarkan musik bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati waktu tanpa tuntutan sosial.</p><p><b>5. Tidak Menunggu Orang Lain untuk Bahagia</b></p><p>[adsense]Salah satu gambaran main character energy adalah tidak menunda pengalaman hanya karena tidak ada teman yang bisa diajak.</p><p>Ingin mencoba restoran baru? Bisa pergi sendiri. Ingin menonton film? Tidak harus menunggu orang lain. Ingin mengunjungi tempat tertentu? Tidak selalu harus menunggu ada yang menemani.</p><p>[adsense]Bukan berarti tidak membutuhkan orang lain, tetapi seseorang mulai menyadari bahwa kebahagiaan tidak harus selalu bergantung pada kehadiran orang lain.</p><p><b>6. Lebih Fokus pada Diri Sendiri</b></p><p>[adsense]Media sosial membuat kehidupan orang lain mudah terlihat. Jika tidak berhati-hati, hal tersebut bisa membuat seseorang terus membandingkan dirinya dengan orang lain.</p><p>Main character energy justru dapat menjadi pengingat untuk kembali memperhatikan kehidupan sendiri, mulai dari tujuan, hobi, pekerjaan, pendidikan hingga hal-hal sederhana yang membuat bahagia.</p><p>[adsense]<b>7. Tetap Perlu Batas agar Tidak Berubah Jadi Egois</b></p><p>Menikmati hidup sendiri bukan berarti tidak membutuhkan orang lain atau mengabaikan perasaan sekitar.</p><p>[adsense]Konsep ini tetap perlu dibarengi dengan kemampuan menghargai orang lain. Menjadi &quot;tokoh utama&quot; dalam kehidupan sendiri bukan berarti menjadikan semua orang lain sebagai figuran.</p><p>Pada akhirnya, main character energy lebih tepat dipahami sebagai cara seseorang menikmati hidup dan mengambil ruang untuk dirinya sendiri.</p><p>[adsense]Tidak harus selalu ramai, tidak harus selalu ikut tren, dan tidak harus selalu mendapatkan validasi. Terkadang, menikmati secangkir kopi sendirian atau berjalan tanpa tujuan bersama diri sendiri pun sudah cukup menjadi bagian dari menikmati hidup.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_img_0025.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56929/makin-nyaman-sendirian-kenapa-ldquomain-character-energyrdquo-jadi-tren-di-kalangan-anak-muda/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Cuma Becak Motor, 7 Hal Ini Bikin Medan Punya Karakter yang Beda dari Kota Lain</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 14:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Cuma Becak Motor, 7 Hal Ini Bikin Medan Punya Karakter yang Beda dari Kota Lain]]></title>
            <description><![CDATA[Medan bukan cuma soal becak motor dan kuliner khas. Gaya bicara, bahasa, keberagaman budaya hingga kebiasaan nongkrong]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Setiap kota besar di Indonesia memiliki karakter masing-masing. Jakarta identik dengan hiruk-pikuk metropolitan, Bandung dengan kreativitas dan kulinernya, sementara Yogyakarta dikenal dengan suasana budaya yang kuat.</p><p>[adsense]Di antara kota-kota tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> juga memiliki ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Bukan hanya soal makanan, tetapi juga bahasa, transportasi, hingga kebiasaan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.</p><p>Berikut tujuh hal yang membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> punya karakter tersendiri.</p><p>[adsense]<b>1. Cara Bicara yang Blak-blakan</b></p><p>Salah satu hal yang sering dirasakan pendatang ketika berada di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> adalah gaya komunikasi masyarakatnya yang cenderung lugas dan spontan.</p><p>[adsense]Percakapan sehari-hari bisa terdengar lebih tegas dibandingkan daerah lain. Namun, gaya bicara tersebut tidak selalu berarti sedang marah atau bermaksud kasar.</p><p>Bagi banyak orang <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, berbicara secara langsung justru menjadi bagian dari cara berkomunikasi yang dianggap biasa.</p><p>[adsense]<b>2. Becak Motor yang Menjadi Ikon Kota</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/becak-motor/" target="_self">Becak motor</a> menjadi salah satu kendaraan yang sangat identik dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]Berbeda dengan becak di sejumlah daerah yang menggunakan sepeda sebagai penggerak, becak di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> umumnya menggunakan sepeda motor. Penumpang duduk di bagian samping atau depan kendaraan, tergantung jenis becaknya.</p><p>Keberadaan becak motor tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga sudah menjadi bagian dari pemandangan khas Kota <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]<b>3. Kuliner dengan Cita Rasa yang Beragam</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner yang sangat beragam.</p><p>[adsense]Bika Ambon, Soto <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, lontong <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, durian, hingga berbagai makanan khas dari komunitas Melayu, Batak, Tionghoa dan masyarakat pendatang dapat ditemukan di kota ini.</p><p>Keberagaman tersebut membuat pengalaman kuliner di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> tidak berhenti pada satu jenis makanan saja. Pengaruh berbagai budaya turut membentuk karakter kuliner kota ini.</p><p>[adsense]<b>4. Bahasa Sehari-hari yang Punya Banyak Istilah Khas</b></p><p>Percakapan masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> juga memiliki sejumlah istilah yang mungkin terdengar asing bagi orang dari luar Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Kata seperti &quot;bah&quot;, &quot;kau&quot;, &quot;awak&quot;, hingga berbagai ungkapan khas sering muncul dalam percakapan informal.</p><p>Bagi pendatang, beberapa istilah tersebut mungkin membutuhkan waktu untuk dipahami. Namun bagi masyarakat setempat, kosakata tersebut sudah menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari.</p><p>[adsense]<b>5. Kota dengan Banyak Latar Budaya</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> merupakan kota yang dihuni masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam.</p><p>[adsense]Masyarakat dari berbagai kelompok etnis hidup berdampingan dan turut membentuk wajah kota. Hal ini dapat terlihat dari kuliner, rumah ibadah, kawasan permukiman, tradisi, hingga kegiatan budaya yang berkembang di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>Keragaman tersebut menjadi salah satu karakter penting yang membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> memiliki suasana berbeda dibandingkan kota lainnya.</p><p>[adsense]<b>6. Budaya Nongkrong di Warung Kopi</b></p><p>Warung kopi di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> bukan hanya tempat untuk menikmati minuman.</p><p>[adsense]Di banyak tempat, warung kopi juga menjadi ruang untuk bertemu teman, membicarakan pekerjaan, mengikuti perkembangan berita, atau sekadar menghabiskan waktu.</p><p>Kebiasaan tersebut membuat aktivitas minum kopi terasa lebih dekat dengan kehidupan sosial masyarakat. Tidak heran jika kedai kopi dan tempat makan menjadi bagian yang cukup mudah ditemui dalam keseharian warga <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]<b>7. Dekat dengan Beragam Destinasi di Sumatera Utara</b></p><p>Salah satu keuntungan tinggal di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> adalah posisinya sebagai pintu gerbang menuju berbagai daerah di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi wisata dan kota lain di provinsi tersebut, mulai dari kawasan Danau Toba, Berastagi, hingga berbagai daerah di pesisir dan pegunungan.</p><p>Karena itu, kehidupan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> juga tidak bisa dilepaskan dari hubungan kota ini dengan daerah-daerah lain di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> Punya Karakter Sendiri</b></p><p>Pada akhirnya, karakter sebuah kota tidak hanya terbentuk dari gedung tinggi atau pusat perbelanjaannya. Kebiasaan masyarakat, bahasa, makanan, transportasi dan interaksi sosial justru menjadi bagian yang membuat sebuah kota terasa hidup.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> memiliki semua unsur tersebut dengan gayanya sendiri. Bagi masyarakat yang lahir dan besar di kota ini, berbagai hal yang dianggap unik oleh pendatang mungkin justru merupakan bagian biasa dari kehidupan sehari-hari.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_9ea8072561d842b7930d2040bfa75d2d.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56935/bukan-cuma-becak-motor-7-hal-ini-bikin-medan-punya-karakter-yang-beda-dari-kota-lain/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemerintah Kejar 10.000 Huntap di Aceh Tamiang Dalam 2 Tahun</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 14:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemerintah Kejar 10.000 Huntap di Aceh Tamiang Dalam 2 Tahun]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah melalui kolaborasi lintas kementerian mempercepat pembangunan 10.000 hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh-tamiang/" target="_self">Aceh Tamiang</a> &ndash;</b> Pemerintah melalui kolaborasi lintas kementerian mempercepat pembangunan 10.000 hunian tetap (<a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a>) bagi masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/terdampak/" target="_self">terdampak</a> bencana di Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh-tamiang/" target="_self">Aceh Tamiang</a>, Aceh dalam dua tahun.</p>[adsense]<p>Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ronny Hutahayan mengatakan dari total kebutuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> lebih dari 18.000 unit di daerah tersebut, lebih dari 10.000 unit di antaranya akan dibangun melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).</p><p>"Jadi ini memang sebagai suatu kabupaten ini <a href="https://www.topikseru.com/tag/terdampak/" target="_self">terdampak</a> paling masif dan juga pembangunannya membutuhkan pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> paling besar. Di Tamiang ini sebenarnya paling besar nanti rencana penyediaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a>nya," kata Ronny dalam kunjungan dan pemantauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> dan huntara di Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh-tamiang/" target="_self">Aceh Tamiang</a>, Aceh, Kamis.</p>[adsense]<p>Pemerintah sebelumnya menetapkan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi dalam waktu tiga tahun, yakni 2026 hingga 2028. Namun, berdasarkan arahan Presiden pada 25 Mei 2026, pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> dipercepat menjadi dua tahun.</p><p>Ronny mengatakan pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam pemulihan pascabencana di <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh-tamiang/" target="_self">Aceh Tamiang</a>.</p>[adsense]<p>Secara keseluruhan, kebutuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh-tamiang/" target="_self">Aceh Tamiang</a> mencapai lebih dari 18.000 unit. Pembangunan tersebut terdiri atas hunian in situ yang berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta hunian ex situ atau relokasi yang dibangun Kementerian PKP.</p><p>Di lokasi Desa Lubuk Hidup sendiri, Kemenko Infra bekerja sama dengan Kementerian PKP akan memanfaatkan lahan seluas 10 hektare serta akan dibangun 169 unit rumah <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> yang saat ini masih tahap proses clearing area. Pembangunan di lokasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir Desember 2026. </p>[adsense]<p>Ronny mengatakan percepatan pembangunan masih menghadapi sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan, termasuk proses penyediaan lahan. Namun, pemerintah tetap memastikan lokasi hunian berada di luar zona rawan bencana untuk menjaga keselamatan masyarakat dalam jangka panjang.</p><p>"Pemilihan lahan di luar zona rawan bencana itu menjadi sangat penting, karena ini menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat ke depannya," ujarnya.</p>[adsense]<p>Untuk 2026, Ronny mengatakan dari Kementerian PKP menargetkan pembangunan 2.399 unit <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh-tamiang/" target="_self">Aceh Tamiang</a>. Saat ini, sekitar 1.000 unit telah selesai dibangun, sementara pembangunan unit lainnya masih terus berjalan.</p><p>Selain pembangunan rumah, pemerintah juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> yang dilengkapi jalan lingkungan, drainase, sanitasi, penerangan, serta akses air bersih.</p>[adsense]<p>Pemerintah juga berupaya memperkuat akses menuju kawasan hunian. Sejumlah ruas jalan menuju lokasi yang belum beraspal akan diupayakan melalui anggaran APBD maupun program jalan desa.</p><p>Ronny menekankan percepatan pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/huntap/" target="_self">huntap</a> membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah juga akan melakukan pemantauan secara berkala selama proses pembangunan, bukan hanya pada tahap akhir.</p>[adsense]<p>"Kami mau memastikan bahwa bukan hanya nanti kita monitoring dan evaluasi di akhir, tetapi selama masanya progres pembangunannya," katanya.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_tamiang-2-.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56934/pemerintah-kejar-10000-huntap-di-aceh-tamiang-dalam-2-tahun/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Macan Terkam Terduga 2 Pelaku Pencurian Kabel Fiber Optik</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Macan Terkam Terduga 2 Pelaku Pencurian Kabel Fiber Optik]]></title>
            <description><![CDATA[Kehadiran Polisi di tengah masyarakat kembali ditunjukkan Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan melalui patroli rutin pada Kamis (8/10/2026) ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Kehadiran Polisi di tengah masyarakat kembali ditunjukkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-macan/" target="_self">Tim Macan</a> Polres Pelabuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belawan/" target="_self">Belawan</a> melalui patroli rutin pada Kamis (8/10/2026) dini hari. Dalam patroli tersebut, personel berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat pencurian <a href="https://www.topikseru.com/tag/kabel-fiber-optik/" target="_self">kabel fiber optik</a> di Jalan Pancing I, depan Gang Karya, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.</p><p>[adsense]Sekitar pukul 03.15 WIB, Tim Sus Macan yang dipimpin Kasat Samapta Polres Pelabuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belawan/" target="_self">Belawan</a> AKP Rudi mendapati beberapa orang yang dicurigai sedang melakukan aktivitas pencurian <a href="https://www.topikseru.com/tag/kabel-fiber-optik/" target="_self">kabel fiber optik</a> yang tertanam di dalam tanah.</p><p>Saat dilakukan pemeriksaan, dua orang berhasil diamankan, sementara dua orang lainnya melarikan diri. Dari hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian <a href="https://www.topikseru.com/tag/kabel-fiber-optik/" target="_self">kabel fiber optik</a>.</p><p>[adsense]Kapolres Pelabuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belawan/" target="_self">Belawan</a> AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kasat Samapta AKP Rudi mengatakan, patroli tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polisi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana.</p><p>&quot;Personel yang melaksanakan patroli langsung bertindak ketika menemukan aktivitas yang mencurigakan. Ini merupakan bentuk kehadiran Polisi di tengah masyarakat, khususnya pada jam rawan, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat segera dicegah dan ditangani,&quot; ujar AKP Rudi.</p><p>[adsense]Dua pria yang diamankan masing-masing FA (31) dan M (42). Keduanya bersama barang bukti kemudian diserahkan kepada piket Sat Reskrim Polres Pelabuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belawan/" target="_self">Belawan</a> untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p><p>Dari lokasi, Polisi turut mengamankan dua parang, satu cangkul, satu sekop, satu tembilang, dua pahat besi, satu pisau cutter, dua tang, dua ember serta dua gulungan kabel yang diduga berkaitan dengan aktivitas pencurian.</p><p>[adsense]Polres Pelabuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/belawan/" target="_self">Belawan</a> mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya melalui Call Center 110 Polri.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_polisi-1--20261008-at-102648.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/56916/tim-macan-terkam-terduga-2-pelaku-pencurian-kabel-fiber-optik/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beredar Surat Usul Pemakzulan Gibran di DPR, Istana Serahkan pada Mekanisme yang Berlaku</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 14:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beredar Surat Usul Pemakzulan Gibran di DPR, Istana Serahkan pada Mekanisme yang Berlaku]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Bambang Eko Suhariyanto buka suara menjawab informasi beredarnya surat yang berisi usulan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Bambang Eko Suhariyanto buka suara menjawab informasi beredarnya surat yang berisi usulan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemakzulan/" target="_self">pemakzulan</a> Wakil Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/gibran-rakabuming-raka/" target="_self">Gibran Rakabuming Raka</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/dpr/" target="_self">DPR</a> pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).</p><p>[adsense]Bambang mengaku belum mengetahui maupun mendengar kabar surat tersebut. Namun, pemerintah menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang berlaku.</p><p>"Saya juga belum tahu tuh ada surat yang itu impeachment dari dari partai mana, saya enggak tahu," kata Bambang di kompleks parlemen, Kamis (8/10/2026).</p><p>[adsense]"Kita serahkan kepada mekanisme yang ada saja lah sesuai peraturan perundang-undangan," imbuhnya.</p><p>Bambang menegaskan hingga saat ini pemerintah juga belum membahas secara spesifik hasil putusan MK terkait Gibran dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dpr/" target="_self">DPR</a>. Dia mengaku akan mempelajari terlebih dahulu putusan tersebut.</p><p>[adsense]Pada prinsipnya, Bambang menilai dinamika respons terhadap putusan itu masih bergerak dinamis. Sehingga, pemerintah masih akan menunggu dalam beberapa hari ke depan.</p><p>"Coba nanti saya pelajari detailnya lah ya putusan itu, putusan MK. Karena kalau kita membaca putusannya kan juga amar putusannya kan kurang juga," kata Bambang.</p><p>[adsense]"Jadi, pertimbangan itu juga harus kita baca betul. Saya belum baca secara detail," sambungnya.</p><p>Dalam surat yang beredar, usulan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemakzulan/" target="_self">pemakzulan</a> itu disampaikan anggota <a href="https://www.topikseru.com/tag/dpr/" target="_self">DPR</a> dari Fraksi NasDem, Tonny Tessar tertanggal 7 Oktober 2026.</p><p>[adsense]Tonny dalam suratnya menilai putusan MK yang tak menemukan bukti kelulusan Gibran di sekolah tingkat menengah atas, menjadi dasar hukum dugaan cacat formil dan materiil yang bertentangan dengan UUD.</p><p>"Fakta yuridis mengenai ketidakpenuhan syarat pendidikan (syarat ijazah SMA) sebagaimana diatur dalam Pasal 169 huruf (r) UU Pemilu merupakan indikator kuat bahwa yang bersangkutan tidak memenuhi syarat formil mendasar untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia," demikian dikutip dari isi surat.</p><p>[adsense]Wakil Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/dpr/" target="_self">DPR</a> dari Fraksi NasDem, Saan Mustopa tak membantah kabar surat tersebut. Pihaknya mengaku akan mengklarifikasi hal itu kepada Tonny.</p><p>"Nah, terkait dengan beredarnya salah satu usulan dari anggota Fraksi NasDem, sekali lagi, nanti kita akan cek dan kita akan klarifikasi," katanya.</p><p>[adsense]Hingga berita ini ditulis, Tonny belum bersuara terkait surat usulannya agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/dpr/" target="_self">DPR</a> membentuk hak angket dan pansus untuk menindaklanjuti putusan MK. Media telah menghubungi Tonny lewat pesan singkat dan telepon, namun tak memberi respons. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_gibran-rri-2-.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/politik/56932/beredar-surat-usul-pemakzulan-gibran-di-dpr-istana-serahkan-pada-mekanisme-yang-berlaku/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">4 Drakor Medis Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Ada Kim Ji Won hingga Lee Jae Wook</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 14:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[4 Drakor Medis Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Ada Kim Ji Won hingga Lee Jae Wook]]></title>
            <description><![CDATA[Pencinta drakor medis, siapsiap punya tontonan baru! Dari Kim Ji Won sebagai dokter bedah jenius hingga Lee Jae Wook ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Buat pencinta drama Korea bertema medis, <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a> menghadirkan sejumlah judul dengan cerita yang tidak hanya berkutat pada ruang operasi dan kasus pasien.</p><p>[adsense]Ada kisah dokter jenius yang berhadapan dengan praktik korupsi di rumah sakit, romansa dokter dan perawat di sebuah pulau, hingga perjuangan mempertahankan departemen bedah anak yang berada di ujung tanduk.</p><p>Berikut empat drakor medis <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a> yang menarik untuk masuk watchlist.</p><p>[adsense]<b>1. Doctor X: Age of the White Mafia</b></p><p>Nama Kim Ji Won menjadi salah satu daya tarik utama drama medis terbaru SBS ini.</p><p>[adsense]Kim Ji Won berperan sebagai Gye Su Jeong, seorang ahli bedah jenius yang dikenal berani dan tidak mudah tunduk pada aturan maupun permainan kekuasaan di rumah sakit.</p><p>Berbeda dari drama medis yang hanya berfokus pada kasus pasien, Doctor X membawa unsur medical noir dengan konflik seputar korupsi dan perebutan kekuasaan di lingkungan rumah sakit.</p><p>[adsense]Drama ini dijadwalkan premiere pada 9 Oktober <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a> pukul 21.50 KST di SBS.</p><p><b>2. Doctor on the Edge</b></p><p>[adsense]Kalau ingin drama medis dengan sentuhan romantis, Doctor on the Edge bisa menjadi pilihan.</p><p>Drama yang dibintangi Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun ini bercerita tentang Do Ji Eui, seorang dokter kesehatan masyarakat yang ditugaskan ke Pulau Pyeondong.</p><p>[adsense]Di sana ia bertemu Yook Ha Ri, seorang perawat yang menyimpan rahasia. Pertemuan keduanya kemudian berkembang menjadi kisah tentang pekerjaan, kehidupan masyarakat pulau dan hubungan personal.</p><p>Drama ini memiliki 12 episode dan mulai tayang pada 1 Juni <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a> melalui Disney+.</p><p>[adsense]<b>3. Doctor Shin</b></p><p>Doctor Shin menawarkan cerita medis dengan nuansa thriller.</p><p>[adsense]Drama ini mengikuti Shin Ju Shin, seorang dokter jenius yang berusaha mendorong batas dunia medis, sementara seorang perempuan bernama Mo-Mo mengalami kondisi misterius yang berkaitan dengan otaknya.</p><p>Drama ini tayang sebanyak 16 episode dari 14 Maret hingga 3 Mei <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a> melalui TV Chosun dan Coupang Play.</p><p>[adsense]<b>4. First Doctor</b></p><p>Buat yang mencari drama medis dengan konflik rumah sakit yang lebih serius, First Doctor patut masuk daftar tunggu.</p><p>[adsense]Netflix telah mengonfirmasi produksi drama ini dengan Jung Ryeo Won, Ha Yoon Kyung, Bek Hyun Jin, Kim Jong Soo dan Kim Moo Yul.</p><p>Cerita berpusat pada departemen bedah anak yang berada di ambang penutupan. Jung Ryeo Won berperan sebagai Heo Ji Wan, seorang dokter bedah anak yang memiliki kemampuan kuat tetapi dikenal sebagai sosok pembuat masalah di rumah sakit.</p><p>[adsense]Ia kemudian berusaha mempertahankan departemen tersebut sekaligus memperjuangkan pasien-pasien kecil yang membutuhkan pertolongan.</p><p><b>Pilihan untuk Pencinta <a href="https://www.topikseru.com/tag/drakor/" target="_self">Drakor</a> Medis</b></p><p>[adsense]Keempat drama tersebut menawarkan warna yang berbeda. Doctor X lebih menonjolkan medical noir dan konflik rumah sakit, Doctor on the Edge memadukan medis dengan romansa, Doctor Shin membawa unsur thriller, sedangkan First Doctor berfokus pada perjuangan dokter dan departemen bedah anak.</p><p>Buat yang mencari tontonan medis terbaru, keempat judul ini bisa menjadi tambahan menarik dalam daftar watchlist <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a>.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0aa1883c6411f7873cb83dacb17b0afc_img_0024.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/56928/4-drakor-medis-terbaru-2026-yang-wajib-masuk-watchlist-ada-kim-ji-won-hingga-lee-jae-wook/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumatera Utara yang baru, Irjen Pol. Sonny Irawan mendapat sambutan adat dan penghormatan jajar saat tiba di Mapolda Sumut, Kamis ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/kapolda-sumatera-utara/" target="_self">Kapolda Sumatera Utara</a> yang baru, <a href="https://www.topikseru.com/tag/irjen-pol--sonny-irawan/" target="_self">Irjen Pol. Sonny Irawan</a> mendapat sambutan adat dan penghormatan jajar saat tiba di Mapolda Sumut, Kamis pagi (8/10/2026), ditandai dengan pengalungan bunga dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ulos/" target="_self">ulos</a> serta pertunjukan tarian khas Melayu dan Batak.</p>[adsense]<p>Penyambutan tersebut dihadiri Wakapolda Sumut, para pejabat utama Polda Sumut, Kapolres jajaran, dan personel Polda Sumut sebagai bagian dari rangkaian awal pelaksanaan tugas Irjen Pol Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut.</p><p>Setelah prosesi penyambutan, Irjen Pol Sonny kemudian memimpin apel di Lapangan K.S. Tubun Mapolda Sumut dan memberikan arahan kepada seluruh personel.Dalam arahannya, Kapolda Sumut menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah secara terbuka dan berintegritas serta mengajak seluruh jajaran memperkuat komunikasi dan kedewasaan dalam berorganisasi.</p>[adsense]<p>Ia meminta personel mengutamakan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat di Sumatera Utara."Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Layani dengan tulus, dengan baik, karena kita hadir untuk melayani masyarakat" kata Irjen Pol Sonny.</p><p>Menurut Irjen Pol Sonny, soliditas internal dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis sekaligus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.</p>[adsense]<p>Kapolda Sumut juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap setiap pelaksanaan tugas. Ia menyatakan tindakan tegas akan dilakukan apabila diperlukan, namun tetap dengan menghargai setiap individu untuk kepentingan masyarakat.</p><p>Selain itu, Irjen Pol Sonny mengingatkan personel untuk senantiasa berdoa dan bersyukur serta terus berusaha dan berikhtiar dalam menjalankan tugas maupun mencapai prestasi dan karier."Rezeki itu sudah diatur oleh Tuhan. Tugas kita adalah berusaha, berikhtiar, berdoa dan bersyukur," ujarnya.</p>[adsense]<p>Ia juga mengajak jajaran membangun komunikasi yang baik dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Utara.</p><p>Kapolda Sumut juga meminta seluruh personel menjaga kebersamaan dan menciptakan suasana kerja yang harmonis.Irjen Pol Sonny menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan seluruh jajaran Polda Sumut. Ia berharap kebersamaan tersebut menjadi kekuatan untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kinerja Polda Sumut ke depan.</p>[adsense]<p>"Kita lanjutkan apa yang sudah baik, kita evaluasi apa yang masih kurang, dan bersama-sama kita bangun Polda Sumatera Utara agar semakin baik," katanya.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cfecdb276f634854f3ef915e2e980c31_kapolda-1-20261008-at-133720.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/56930/kapolda-sumut-irjen-pol-sonny-irawan-disambut-ulos-dan-tarian-tradisional/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Cuma Takut Ketinggalan Tren, 7 Hal Ini Bikin Anak Muda Terjebak FOMO</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Cuma Takut Ketinggalan Tren, 7 Hal Ini Bikin Anak Muda Terjebak FOMO]]></title>
            <description><![CDATA[Sering merasa tertinggal setelah melihat unggahan orang lain? Mulai dari tren, nongkrong, liburan hingga pencapaian]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Media sosial membuat siapa pun bisa mengetahui apa yang sedang dilakukan orang lain hanya dalam hitungan detik. Mulai dari tren terbaru, tempat nongkrong yang sedang ramai, konser, perjalanan liburan hingga barang yang sedang viral.</p><p>[adsense]Di tengah derasnya informasi tersebut, muncul istilah Fear of Missing Out (FOMO) atau rasa takut ketinggalan sesuatu yang sedang dilakukan atau dinikmati orang lain.</p><p>FOMO bisa muncul tanpa disadari. Seseorang mungkin merasa harus ikut tren, membeli barang tertentu atau datang ke sebuah tempat hanya karena melihat banyak orang melakukannya di media sosial.</p><p>[adsense]Berikut beberapa hal yang sering memicu FOMO di kalangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/anak-muda/" target="_self">anak muda</a>.</p><p><b>1. Tren yang Mendadak Viral</b></p><p>[adsense]Tren di media sosial bisa berubah dengan sangat cepat. Hari ini sebuah makanan ramai dibicarakan, besok bisa berganti dengan produk atau aktivitas lain.</p><p>Melihat banyak orang mengikuti tren tersebut dapat membuat seseorang merasa perlu ikut agar tidak dianggap ketinggalan.</p><p>[adsense]<b>2. Nongkrong di Tempat yang Sedang Hits</b></p><p>Kafe atau tempat nongkrong yang viral sering memenuhi lini masa media sosial.</p><p>[adsense]Foto dan video dari tempat tersebut kemudian membuat orang lain penasaran. Tidak sedikit yang akhirnya ingin datang bukan semata karena membutuhkan tempat untuk nongkrong, tetapi karena ingin ikut merasakan sesuatu yang sedang ramai.</p><p><b>3. Konser dan Event yang Ramai Dibicarakan</b></p><p>[adsense]Ketika media sosial dipenuhi unggahan konser atau acara tertentu, muncul perasaan seolah semua orang sedang berada di sana.</p><p>Padahal, unggahan yang terlihat di media sosial hanya menunjukkan sebagian pengalaman orang lain. Tidak berarti semua orang benar-benar menghadiri acara tersebut.</p><p>[adsense]<b>4. Tren Fashion dan Barang Viral</b></p><p>Pakaian, sepatu, tas hingga aksesori tertentu bisa mendadak populer setelah digunakan oleh influencer atau banyak pengguna media sosial.</p><p>[adsense]Melihat barang yang sama berulang kali dapat menciptakan kesan bahwa barang tersebut wajib dimiliki agar tetap mengikuti tren.</p><p><b>5. Liburan dan Gaya Hidup Orang Lain</b></p><p>[adsense]Foto perjalanan ke luar kota atau luar negeri juga menjadi salah satu pemicu FOMO.</p><p>Ketika melihat teman atau orang yang diikuti di media sosial terus membagikan momen liburan, seseorang bisa membandingkan kehidupannya sendiri dan merasa tertinggal.</p><p>[adsense]Padahal, media sosial biasanya hanya memperlihatkan momen yang ingin dibagikan, bukan keseluruhan kehidupan seseorang.</p><p><b>6. Takut Tidak Tahu Topik yang Sedang Viral</b></p><p>[adsense]FOMO tidak selalu berkaitan dengan barang atau aktivitas.</p><p>Percakapan di media sosial juga bisa membuat seseorang merasa harus mengetahui semua tren, istilah, drama, film, lagu atau fenomena yang sedang ramai.</p><p>[adsense]Akibatnya, seseorang bisa terus membuka media sosial agar tidak merasa menjadi satu-satunya orang yang tidak mengetahui sesuatu.</p><p><b>7. Melihat Pencapaian Orang Lain</b></p><p>[adsense]Unggahan tentang kelulusan, pekerjaan baru, bisnis, pernikahan, rumah, kendaraan atau pencapaian lainnya juga dapat memicu rasa tertinggal.</p><p>Masalahnya, setiap orang memiliki waktu dan kondisi kehidupan yang berbeda. Membandingkan perjalanan pribadi dengan potongan kehidupan orang lain di media sosial bisa membuat pencapaian sendiri terasa kurang berarti.</p><p>[adsense]<b>FOMO Bukan Berarti Harus Selalu Mengikuti</b></p><p>Mengikuti tren sesekali tentu bukan masalah. Namun, penting untuk membedakan antara melakukan sesuatu karena memang menginginkannya dan melakukannya hanya karena takut tertinggal.</p><p>[adsense]Sebelum mengikuti sesuatu yang sedang viral, ada baiknya bertanya kepada diri sendiri: &quot;Aku memang mau, atau cuma takut ketinggalan?&quot;</p><p>Pertanyaan sederhana tersebut bisa membantu seseorang lebih sadar dalam menggunakan media sosial dan menentukan tren mana yang memang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan dirinya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_img_0023.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56926/bukan-cuma-takut-ketinggalan-tren-7-hal-ini-bikin-anak-muda-terjebak-fomo/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Panei Tongah Ungkap Ladang Ganja, 12 Batang Diamankan</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 13:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Panei Tongah Ungkap Ladang Ganja, 12 Batang Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Polsek Panei Tongah, Polres Simalungun, mengungkap keberadaan ladang tanaman ganja yang ditanam secara diamdiam di Nagori Simpang Raya Dasm]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Polsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah, <a href="https://www.topikseru.com/tag/polres-simalungun/" target="_self">Polres Simalungun</a>, mengungkap keberadaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ladang-tanaman-ganja/" target="_self">ladang tanaman ganja</a> yang ditanam secara diam-diam di Nagori Simpang Raya Dasma, Kecamatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a>, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial Deking Sinaga (47) serta 12 batang tanaman ganja yang ditemukan di ladang miliknya.</p><p>Kanit Reskrim Polsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah Ipda R. Siahaan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya tanaman yang diduga ganja di sebuah ladang di wilayah tersebut.</p><p>[adsense]"Ini merupakan keberhasilan Polsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah dalam melakukan penindakan tindak pidana narkotika jenis ganja di wilayah Nagori Simpang Raya Dasma," ujar Ipda R. Siahaan saat dikonfirmasi awak media, Rabu (7/10/2026), sekitar pukul 17.48 WIB.</p><p>Ia menjelaskan, informasi tersebut diterima Kapolsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah AKP Daniel J. Damanik pada Senin (5/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Warga melaporkan adanya tanaman ganja di ladang yang diduga milik Deking Sinaga.</p><p>[adsense]"Kami mendapat informasi dari warga masyarakat bahwa ada ditemukan tanaman ganja di ladang milik diduga pelaku atas nama Deking Sinaga," katanya.</p><p>Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah kemudian memerintahkan Kanit Reskrim bersama Kanit Intel Ipda Girsang Sinaga dan sejumlah personel untuk melakukan penyelidikan guna memastikan laporan masyarakat tersebut.</p><p>[adsense]Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas bersama Kanit Intel dan didampingi Gamot Huta Gortak Ewin Sitio tiba di lokasi yang dilaporkan. Dari hasil pengecekan, petugas menemukan tanaman yang diduga merupakan ganja.</p><p>"Sekira pukul 16.00 WIB, kami bersama Kanit Intel, didampingi Gamot Huta Gortak Ewin Sitio, tiba di TKP dan benar ditemukan jenis tanaman ganja di ladang milik diduga pelaku," ungkap Ipda R. Siahaan.</p><p>[adsense]Setelah memastikan temuan tersebut, petugas melaporkannya kepada Kapolsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah. Selanjutnya, Kapolsek bersama anggota mendatangi kediaman Deking Sinaga dengan didampingi Pangulu Nagori Marjandi Embong Budi Sinaga.</p><p>Deking Sinaga kemudian dibawa ke lokasi ladang untuk dilakukan pemeriksaan. Dalam interogasi di lokasi, yang bersangkutan mengakui telah menanam tanaman ganja tersebut secara sengaja.</p><p>[adsense]"Kapolsek beserta anggota berangkat menuju rumah diduga pelaku didampingi Pangulu Marjandi Embong, kemudian membawa pelaku menuju lokasi ladang," kata Ipda R. Siahaan.</p><p>Dari hasil pemeriksaan, Deking Sinaga menunjukkan keberadaan tanaman ganja yang ditanam secara terpisah di sejumlah titik di ladang tersebut. Polisi menemukan sebanyak 12 batang tanaman ganja.</p><p>[adsense]"Pelaku mengakui perbuatannya menanam ganja secara sengaja, dan menunjukkan 12 batang tanaman ganja yang ditanam secara terpisah di ladangnya," ujarnya.</p><p>Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Kasat Narkoba <a href="https://www.topikseru.com/tag/polres-simalungun/" target="_self">Polres Simalungun</a> AKP Charles Hartono Nababan sekitar pukul 18.00 WIB, personel Satnarkoba bersama anggota Polsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.</p><p>[adsense]"Personel Satnarkoba dan Polsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah bersama-sama mencabut 12 batang tanaman ganja tersebut untuk diamankan sebagai barang bukti," kata Ipda R. Siahaan.</p><p>Selanjutnya, Deking Sinaga bersama barang bukti dibawa dan diamankan ke Kantor Polsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sebelum penanganan perkara dilanjutkan oleh Satnarkoba <a href="https://www.topikseru.com/tag/polres-simalungun/" target="_self">Polres Simalungun</a> sesuai mekanisme yang berlaku.</p><p>[adsense]"Diduga pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan ke kantor Polsek <a href="https://www.topikseru.com/tag/panei/" target="_self">Panei</a> Tongah guna proses selanjutnya," ujarnya.</p><p>Ipda R. Siahaan menegaskan pengungkapan tersebut tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian mengenai dugaan aktivitas terkait narkotika di lingkungan mereka.</p><p>[adsense]"Keberhasilan ini tidak lepas dari kepedulian dan kepekaan warga yang segera melaporkan temuan mencurigakan kepada kami," katanya.</p><p>Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi menjadi bagian penting dalam upaya kepolisian mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkotika hingga ke wilayah pedesaan.</p><p>[adsense]Pengungkapan tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mencegah peredaran narkotika di wilayah hukum <a href="https://www.topikseru.com/tag/polres-simalungun/" target="_self">Polres Simalungun</a>. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f899139df5e1059396431415e770c6dd_asahan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/56914/polsek-panei-tongah-ungkap-ladang-ganja-12-batang-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Danantara Gabungkan 23 Kawasan Industri, Target Jadi Terbesar di Asia Tenggara</guid>
            <pubDate>Thu, 08 Oct 2026 12:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Danantara Gabungkan 23 Kawasan Industri, Target Jadi Terbesar di Asia Tenggara]]></title>
            <description><![CDATA[Danantara menyiapkan merger 23 perusahaan kawasan industri menjadi PT Kawasan Industri Indonesia. Total kawasan ditargetkan mencapai 35.000 ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a>) menyiapkan langkah besar untuk mengubah peta bisnis kawasan industri di Indonesia.</p><p>[adsense]Sebanyak 23 perusahaan kawasan industri yang berada dalam ekosistem <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> akan dikonsolidasikan ke dalam satu perusahaan induk bernama PT Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a> Indonesia.</p><p>Konsolidasi tersebut tidak sekadar ditujukan untuk menyederhanakan struktur perusahaan. <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> ingin mengubah model bisnis kawasan industri agar tidak lagi terlalu bergantung pada penjualan atau pengembangan lahan.</p><p>[adsense]Chief Operating Officer (COO) <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/dony-oskaria/" target="_self">Dony Oskaria</a> mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat masuknya investasi ke Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri nasional.</p><p>"Kita ingin mendorong terjadi percepatan investasi untuk masuk ke Indonesia. Kita juga melakukan review kembali bisnis model daripada kawasan industri kita," kata Dony di Jakarta, Kamis (8/10/2026).</p><p>[adsense]<h3>23 Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a> Bakal Jadi Satu Entitas</h3>Dony mengatakan proses konsolidasi tersebut ditargetkan diumumkan pada 5 November 2026.</p><p>Melalui penggabungan itu, 23 perusahaan yang selama ini mengelola kawasan industri akan ditempatkan dalam satu perusahaan kawasan industri.</p><p>[adsense]Langkah tersebut diharapkan menciptakan pengelolaan yang lebih terintegrasi, mulai dari pengembangan kawasan, pembangunan infrastruktur, pemasaran, hingga pelayanan kepada investor.</p><p>Dengan model tersebut, perusahaan tidak lagi berjalan dengan strategi masing-masing, melainkan berada dalam satu kerangka bisnis yang lebih terkoordinasi.</p><p>[adsense]Konsolidasi kawasan industri juga menjadi bagian dari penataan aset dan perusahaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> yang sedang dilakukan pemerintah.</p><p><h3>Model Bisnis Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a> Akan Diubah</h3>Menurut Dony, merger 23 perusahaan bukan satu-satunya perubahan yang disiapkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a>.</p><p>[adsense]Pemerintah juga tengah melakukan review terhadap model bisnis kawasan industri.</p><p>Salah satu perubahan paling mendasar adalah sumber pendapatan perusahaan.</p><p>[adsense]Jika sebelumnya lahan menjadi salah satu sumber utama pendapatan kawasan industri, ke depan <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> ingin pendapatan juga berasal dari fasilitas dan layanan yang diberikan kepada investor.</p><p>"Tanah bukan lagi menjadi sumber pendapatan, tetapi pendapatannya juga akan datang dari fasilitas yang kita sediakan," ujar Dony.</p><p>[adsense]Perubahan tersebut membuat kawasan industri diarahkan menjadi sebuah ekosistem bisnis yang lebih lengkap.</p><p>Investor nantinya tidak hanya mendapatkan lahan, tetapi juga berbagai fasilitas dan layanan yang mendukung kegiatan produksi.</p><p>[adsense]<h3>Infrastruktur Jadi Senjata Tarik Investasi</h3>Dalam konsep baru tersebut, PT Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a> Indonesia akan mengembangkan sejumlah pendekatan untuk meningkatkan daya saing kawasan.</p><p>Beberapa di antaranya mencakup pengembangan infrastruktur, pemasaran kawasan industri, serta layanan kepada investor.</p><p>[adsense]Strategi tersebut menjadi penting karena investor tidak hanya mempertimbangkan harga tanah ketika memilih lokasi investasi.</p><p>Ketersediaan infrastruktur, akses logistik, utilitas, kepastian layanan, hingga kemudahan menjalankan kegiatan usaha menjadi bagian dari pertimbangan investasi.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> berharap pendekatan yang lebih terintegrasi dapat membuat kawasan industri Indonesia semakin kompetitif dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.</p><p><h3>Target Kuasai 35.000 Hektare Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a></h3>Konsolidasi tersebut juga membawa target yang cukup besar.</p><p>[adsense]Dony mengatakan Indonesia diarahkan untuk menjadi pengelola kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dengan total luas kawasan mencapai sekitar 35.000 hektare.</p><p>Dengan skala tersebut, kawasan industri Indonesia diharapkan mampu menjadi salah satu pintu masuk investasi ke sektor manufaktur dan industri bernilai tambah.</p><p>[adsense]Semakin besar kapasitas kawasan yang tersedia, semakin besar pula peluang Indonesia menawarkan lokasi investasi kepada perusahaan yang ingin membangun fasilitas produksi.</p><p>Namun, luas kawasan bukan satu-satunya ukuran daya saing. Kualitas infrastruktur dan layanan kepada investor tetap menjadi faktor penting agar lahan industri dapat benar-benar menghasilkan aktivitas ekonomi.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> Ingin Dorong Lapangan Kerja Formal</h3>Selain mengejar investasi, konsolidasi kawasan industri juga dikaitkan dengan penciptaan lapangan pekerjaan.</p><p>Dony mengatakan semakin banyak perusahaan yang masuk ke kawasan industri akan membuka kebutuhan terhadap tenaga kerja, terutama di sektor formal.</p><p>[adsense]"Pada prinsipnya kurang lebih demikian. Kita justru mendorong mereka untuk masuk sebanyak mungkin supaya lebih kompetitif dan menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak bagi rakyat Indonesia," ujarnya.</p><p>Artinya, transformasi kawasan industri yang dirancang <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> tidak hanya berorientasi pada pengelolaan aset, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan aktivitas ekonomi baru.</p><p>[adsense]Investasi manufaktur yang masuk diharapkan menghasilkan efek lanjutan terhadap sektor logistik, jasa, perdagangan, hingga rantai pasok industri.</p><p><h3>Danareksa Tak Lagi Jadi Holding Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a></h3>Pembentukan PT Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a> Indonesia juga berkaitan dengan perubahan peran Danareksa dalam struktur perusahaan negara.</p><p>[adsense]Dony menjelaskan bahwa sebelumnya Danareksa memiliki peran sebagai holding yang menaungi bisnis kawasan industri.</p><p>Namun, dalam penataan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> ke depan, fungsi Danareksa akan diarahkan kembali sebagai asset management.</p><p>[adsense]Sementara itu, bisnis kawasan industri akan ditempatkan secara lebih khusus dalam perusahaan tersendiri.</p><p>"Danareksa kembali menjadi asset management, dulu Danareksa ini holding-nya kawasan industri. Nanti Danareksa menjadi asset management, kawasan industri ada sendiri. Betul-betul pure business-nya di kawasan industri," kata Dony.</p><p>[adsense]Dengan pemisahan tersebut, bisnis kawasan industri diharapkan dapat memiliki fokus yang lebih jelas.</p><p><h3>Merger Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a> Jadi Bagian Transformasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a></h3>Rencana merger 23 perusahaan kawasan industri menunjukkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> tidak hanya melakukan konsolidasi kepemilikan atau struktur perusahaan.</p><p>[adsense]Ada perubahan model bisnis yang ingin dibangun, yakni menggeser kawasan industri dari bisnis yang bertumpu pada lahan menuju ekosistem yang menawarkan infrastruktur dan layanan kepada investor.</p><p>Jika rencana tersebut berjalan sesuai target, pengumuman konsolidasi pada 5 November 2026 akan menjadi salah satu tahapan penting dalam transformasi pengelolaan kawasan industri <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a>.</p><p>[adsense]Dengan target mengelola sekitar 35.000 hektare kawasan industri, <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> berharap konsolidasi tersebut dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perebutan investasi manufaktur di Asia Tenggara.</p><p>Pada akhirnya, keberhasilan strategi tersebut tidak hanya akan ditentukan oleh seberapa luas kawasan yang dikelola, tetapi juga kemampuan PT Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/industri/" target="_self">Industri</a> Indonesia menyediakan infrastruktur, layanan, dan ekosistem bisnis yang mampu membuat investor memilih Indonesia sebagai basis produksi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/c9e1074f5b3f9fc8ea15d152add07294_danantara-gabungkan-23-kawasan-industri-target-jadi-terbesar-di-asia-tenggara.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/56927/danantara-gabungkan-23-kawasan-industri-target-jadi-terbesar-di-asia-tenggara/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>