<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2026 23:40:47 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Persija Comeback Dramatis, Tumbangkan Persik 2-1 dan Makin Kokoh di Puncak Super League</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 22:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Persija Comeback Dramatis, Tumbangkan Persik 2-1 dan Makin Kokoh di Puncak Super League]]></title>
            <description><![CDATA[Persija Jakarta comeback dan menang 21 atas Persik Kediri di JIS. Gol Denis Kolinger dan Rizky Ridho mengantar Macan Kemayoran mengoleksi..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/persija-jakarta/" target="_self">Persija Jakarta</a> menunjukkan mentalitas juara saat menjamu <a href="https://www.topikseru.com/tag/persik-kediri/" target="_self">Persik Kediri</a> pada pekan ketujuh <a href="https://www.topikseru.com/tag/bri-super-league/" target="_self">BRI Super League</a> 2026/2027. Sempat tertinggal pada babak pertama, Macan Kemayoran bangkit lewat dua gol dalam rentang dua menit untuk mengunci kemenangan 2-1 di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (26/10/2026).</p><p>[adsense]Persik lebih dahulu mengejutkan tuan rumah melalui sundulan Imanol Garcia pada menit ke-10. Namun, Persija mengubah jalannya pertandingan selepas turun minum.</p><p>Denis Kolinger menyamakan kedudukan pada menit ke-64, sebelum Rizky Ridho membawa tuan rumah berbalik unggul dua menit kemudian.</p><p>[adsense]Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Persija memperkuat posisinya di puncak klasemen dengan koleksi 18 poin, unggul empat angka dari Dewa United Banten FC yang mengantongi 14 poin.</p><p><h3>Persik Bikin Persija Kesulitan Sejak Awal</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/persik-kediri/" target="_self">Persik Kediri</a> datang ke JIS dengan pendekatan agresif. Tim berjuluk Macan Putih itu menerapkan pressing tinggi yang membuat Persija kesulitan membangun serangan secara leluasa.</p><p>[adsense]Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-10. Imanol Garcia berhasil menyambut umpan Ernesto Gomez dengan sundulan yang membawa Persik unggul 1-0.</p><p>Gol cepat itu memaksa Persija mencari cara untuk menembus pertahanan tim tamu. Akan tetapi, sejumlah upaya tuan rumah belum menghasilkan peluang bersih karena aliran bola ke sepertiga akhir kerap terhenti.</p><p>[adsense]Persija sempat mendapatkan kesempatan melalui Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-34. Tusukannya ke kotak penalti diakhiri dengan umpan tarik, tetapi pemain Persik mampu memotong bola sebelum menjadi ancaman serius.</p><p>Menjelang turun minum, tekanan Persija mulai menghasilkan peluang yang lebih berbahaya. Pada menit ke-43, Witan Sulaeman mengirim bola kepada Arlyansyah, yang kemudian melepaskan tembakan kaki kiri. Upaya itu masih bisa diblok pertahanan Persik.</p><p>[adsense]Dua menit berselang, Alexander Jeremejeff memperoleh peluang emas setelah kesalahan pemain belakang Persik. Namun, penyelesaiannya justru membentur mistar gawang.</p><p>Persija bahkan harus waspada terhadap serangan balik menjelang jeda. Ernesto Gomez mendapatkan kesempatan pada masa tambahan waktu babak pertama, tetapi tembakannya berhasil diamankan kiper Nadeo Argawinata.</p><p>[adsense]Persik pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.</p><p><h3>Pergantian <a href="https://www.topikseru.com/tag/shin-tae-yong/" target="_self">Shin Tae-yong</a> Mengubah Permainan</h3>Memasuki babak kedua, pelatih Persija <a href="https://www.topikseru.com/tag/shin-tae-yong/" target="_self">Shin Tae-yong</a> melakukan perubahan komposisi pemain. Rizky Ridho dan Kwon Chang-hoon masuk menggantikan Fabio Calonego serta Witan Sulaeman.</p><p>[adsense]Sebelumnya, Persija juga telah melakukan pergantian pada menit ke-22 setelah Kerim Memija mengalami cedera dan digantikan Rio Fahmi.</p><p>Perubahan selepas jeda membuat Persija tampil lebih terorganisasi. Tuan rumah mulai mampu mengendalikan permainan sekaligus meredam serangan balik Persik yang sebelumnya merepotkan lini pertahanan mereka.</p><p>[adsense]Tekanan itu akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-64. Denis Kolinger mencetak gol melalui sundulan membelakangi gawang setelah memanfaatkan tendangan bebas Rayhan Hannan.</p><p>JIS pun menjadi saksi kebangkitan tuan rumah. Belum sempat Persik menata kembali pertahanannya, Persija kembali mencetak gol.</p><p>[adsense]Pada menit ke-66, situasi bola mati yang dieksekusi Kwon Chang-hoon berlanjut menjadi peluang bagi Kolinger. Bek Persija itu mengirimkan bola kepada Rizky Ridho, yang langsung melepaskan tembakan first time untuk menaklukkan Husna Al Malik.</p><p>Dalam waktu dua menit, skor berubah dari 0-1 menjadi 2-1 untuk Persija.</p><p>[adsense]<h3>Persija Berbalik Unggul, Persik Gagal Memaksimalkan Peluang</h3>Setelah unggul, Persija bermain dengan kepercayaan diri yang lebih besar. Mereka beberapa kali menemukan ruang di pertahanan Persik melalui serangan cepat.</p><p>Pada menit ke-72, Kwon Chang-hoon berhasil lolos dari kawalan dan mengirimkan umpan kepada Alexander Jeremejeff. Namun, penyerang asal Swedia tersebut gagal memaksimalkan peluang karena tembakannya melambung di atas gawang.</p><p>[adsense]Dua menit kemudian, Arlyansyah Abdulmanan mendapat kesempatan setelah berhadapan dengan pemain Persik di sisi kanan. Tembakannya masih dapat ditepis Husna Al Malik.</p><p>Persik tidak menyerah. Tim tamu terus berupaya mengejar gol penyama kedudukan pada 10 menit terakhir, termasuk melalui situasi bola mati yang membuka peluang untuk menekan pertahanan Persija.</p><p>[adsense]Drama terjadi ketika Ivan Mamut sempat mencetak gol ketiga bagi Persija. Namun, gol tersebut dianulir setelah peninjauan melalui video assistant referee (VAR) menunjukkan adanya pelanggaran dalam proses serangan sebelum gol tercipta.</p><p>Keputusan itu membuat Persik tetap memiliki kesempatan untuk mengejar hasil imbang. Akan tetapi, peluang terakhir mereka tidak berbuah gol hingga pertandingan berakhir.</p><p>[adsense]Persija pun memastikan kemenangan 2-1.</p><p><h3>Persija Menjauh, Persaingan Papan Atas Memanas</h3>Tambahan tiga poin membuat Persija mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan dan mempertahankan posisi teratas klasemen sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/bri-super-league/" target="_self">BRI Super League</a> 2026/2027.</p><p>[adsense]Dewa United Banten FC berada di posisi kedua dengan 14 poin. Jarak empat poin tersebut menjadi modal penting bagi Persija, meskipun kompetisi masih panjang dan posisi klasemen dapat berubah pada pertandingan berikutnya.</p><p>Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/persik-kediri/" target="_self">Persik Kediri</a> harus mengevaluasi kegagalan mempertahankan keunggulan setelah tampil menjanjikan pada babak pertama. Tim asal Kediri tersebut mengoleksi 10 poin dari tujuh laga, hasil tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.</p><p>[adsense]Bagi Persija, kemenangan ini memperlihatkan pentingnya kemampuan beradaptasi ketika strategi awal tidak berjalan sesuai rencana.</p><p>Perubahan pemain setelah jeda membantu mengubah dinamika pertandingan, sementara penyelesaian Kolinger dan Ridho menjadi pembeda.</p><p>[adsense]Macan Kemayoran kini membawa momentum positif dari JIS. Namun, konsistensi pada pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berikutnya jika mereka ingin mempertahankan keunggulan dalam persaingan menuju gelar Super League.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/1afa34a7f984eeabdbb0a7d494132ee5_persija-comeback-dramatis-tumbangkan-persik-21-dan-makin-kokoh-di-puncak-super-league.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/57542/persija-comeback-dramatis-tumbangkan-persik-21-dan-makin-kokoh-di-puncak-super-league/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bitcoin Tertekan Jelang Rapat The Fed, Harga BTC Bertahan di US$80.000</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 22:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bitcoin Tertekan Jelang Rapat The Fed, Harga BTC Bertahan di US$80.000]]></title>
            <description><![CDATA[Harga Bitcoin bergerak di sekitar US80.000, sedangkan Ethereum dan XRP melemah. Investor menanti keputusan suku bunga The Fed pada 28 Okt..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Pasar <a href="https://www.topikseru.com/tag/kripto/" target="_self">kripto</a> memasuki pekan terakhir Oktober 2026 dengan tekanan jual yang belum mereda. <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/btc/" target="_self">BTC</a>) bergerak di sekitar US$80.000, sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/ethereum/" target="_self">Ethereum</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/eth/" target="_self">ETH</a>) dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/xrp/" target="_self">XRP</a> juga menghadapi hambatan untuk memulihkan harga. Investor kini mencermati keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (<a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>), yang berpotensi memengaruhi arah aset berisiko.</p>[adsense]<p>Koreksi harga terjadi ketika pelaku pasar menimbang ketidakpastian ekonomi global dan risiko geopolitik. Dalam situasi tersebut, pergerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kripto/" target="_self">kripto</a> tidak hanya ditentukan oleh permintaan terhadap aset digital, tetapi juga oleh ekspektasi kebijakan moneter dan arah likuiditas pasar.</p><p>Data pasar pada Senin, 26 Oktober 2026, menunjukkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> diperdagangkan di sekitar US$80.000. <a href="https://www.topikseru.com/tag/ethereum/" target="_self">Ethereum</a> berada di kisaran US$2.300, sedangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/xrp/" target="_self">XRP</a> bergerak mendekati US$1,30. Angka tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan pasar dan perbedaan waktu pembaruan antarbursa.</p>[adsense]<p><h3>Keputusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> Jadi Penentu Arah Pasar Kripto</h3>Perhatian investor tertuju pada rapat Federal Open Market Committee (<a href="https://www.topikseru.com/tag/fomc/" target="_self">FOMC</a>) yang dijadwalkan berlangsung pada 27&ndash;28 Oktober 2026. <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada hari kedua pertemuan, disusul konferensi pers ketua bank sentral.</p><p>Suku bunga acuan Amerika Serikat saat ini berada pada kisaran 3,75 - 4,00 persen. Pada pertemuan September, <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin di tengah tekanan inflasi yang masih tinggi.</p>[adsense]<p>Keputusan berikutnya menjadi penting karena suku bunga memengaruhi biaya pendanaan, daya tarik instrumen berpendapatan tetap, dan selera investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang <a href="https://www.topikseru.com/tag/kripto/" target="_self">kripto</a>.</p><p>Suku bunga tinggi cenderung membuat sebagian investor lebih berhati-hati terhadap aset yang memiliki volatilitas besar. Sebaliknya, sinyal pelonggaran moneter dapat memperbaiki sentimen apabila investor menilai kondisi likuiditas berpotensi membaik.</p>[adsense]<p>Namun, arah pasar tidak hanya bergantung pada keputusan suku bunga. Pernyataan Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> Kevin Warsh dan penjelasan mengenai prospek inflasi juga akan menjadi perhatian, terutama untuk melihat apakah bank sentral masih membuka peluang pengetatan kebijakan.</p><p>Prospek kebijakan pada Desember pun belum dapat dianggap pasti. Jajak pendapat Reuters terhadap ekonom pada 20 Oktober justru menunjukkan hampir seluruh responden memperkirakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> mempertahankan suku bunga pada Oktober, kemudian menaikkannya lagi pada Desember. Perbedaan ekspektasi tersebut menegaskan bahwa arah kebijakan masih menjadi sumber ketidakpastian pasar.</p>[adsense]<p><h3>Sentimen Investor Melemah, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> Masih Bertahan di Area US$80.000</h3>Pelemahan harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> memperlihatkan bahwa level US$80.000 menjadi area psikologis penting bagi pelaku pasar. Bertahan di sekitar level tersebut dapat memberi ruang bagi konsolidasi, tetapi belum cukup untuk memastikan tren kenaikan kembali terbentuk.</p><p>Dalam analisis teknikal yang menjadi acuan materi ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> tercatat di US$80.061. Harga masih berada di atas garis SuperTrend pada US$79.664 serta Exponential Moving Average (EMA) 100 hari dan 200 hari, masing-masing di US$77.681 dan US$76.322.</p>[adsense]<p>Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sejumlah indikator tren jangka menengah hingga panjang masih menyediakan area penyangga bagi harga.</p><p>Meski demikian, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> menghadapi hambatan di EMA 50 hari pada US$80.797. Indikator Relative Strength Index (RSI) yang melemah ke level 41 dan histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang negatif juga mengindikasikan bahwa momentum kenaikan sedang kehilangan tenaga.</p>[adsense]<p>Artinya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> masih memiliki peluang bertahan selama area penyangga teknikal tidak ditembus secara meyakinkan. Namun, tekanan jual yang berlanjut dapat membuat pemulihan harga lebih sulit, khususnya jika hasil rapat <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> tidak sesuai harapan investor.</p><p>Level yang perlu diperhatikan:</p>[adsense]<p><ul><li>US$80.797: area resistensi terdekat berdasarkan EMA 50 hari dalam data teknikal yang diberikan.</li><li>US$79.664: area penyangga berdasarkan indikator SuperTrend.</li><li>US$77.681 dan US$76.322: area teknikal berikutnya berdasarkan EMA 100 hari dan 200 hari.</li></ul>Level tersebut merupakan acuan analisis teknikal dari data yang disediakan, bukan jaminan bahwa harga akan berbalik atau bergerak menuju angka tertentu.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/ethereum/" target="_self">Ethereum</a> Tertekan, Penjual Berusaha Mempertahankan Momentum</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/ethereum/" target="_self">Ethereum</a> turut mengalami tekanan ketika harga bergerak di sekitar US$2.325. Kondisi ini menunjukkan bahwa aset <a href="https://www.topikseru.com/tag/kripto/" target="_self">kripto</a> terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut belum memiliki momentum pemulihan yang kuat.</p>[adsense]<p>Pelaku pasar perlu memperhatikan apakah <a href="https://www.topikseru.com/tag/ethereum/" target="_self">Ethereum</a> mampu bertahan di area harga saat ini atau justru mengalami tekanan lanjutan. Jika minat beli belum kembali, upaya kenaikan berpotensi menghadapi hambatan.</p><p>Di sisi lain, perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat dapat memengaruhi pergerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ethereum/" target="_self">Ethereum</a>, sebagaimana terjadi pada aset berisiko lainnya. </p>[adsense]<p>Karena itu, perkembangan harga perlu dibaca bersama dengan sentimen pasar secara keseluruhan, bukan hanya berdasarkan satu indikator teknikal.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/xrp/" target="_self">XRP</a> Berkonsolidasi di Sekitar US$1,30</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/xrp/" target="_self">XRP</a> juga belum menunjukkan pemulihan yang meyakinkan. Pasokan jual di sekitar US$1,30 disebut menjadi hambatan bagi token tersebut untuk bergerak lebih tinggi.</p>[adsense]<p>Kondisi konsolidasi menunjukkan bahwa pasar masih mencari keseimbangan antara tekanan jual dan minat beli. Apabila permintaan belum cukup kuat untuk menyerap pasokan di area resistensi, kenaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/xrp/" target="_self">XRP</a> berpotensi kembali tertahan.</p><p>Sebaliknya, penguatan permintaan dapat membuka peluang pemulihan. Namun, konfirmasi tetap membutuhkan pergerakan harga yang didukung volume transaksi dan indikator teknikal yang relevan.</p>[adsense]<p><h3>Apa yang Perlu Dicermati Investor Kripto?</h3>Dalam jangka pendek, ada tiga faktor utama yang berpotensi memengaruhi pasar <a href="https://www.topikseru.com/tag/kripto/" target="_self">kripto</a>.</p><p>Pertama, keputusan suku bunga <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>. Keputusan yang sesuai dengan ekspektasi belum tentu memicu kenaikan harga karena investor juga akan mencermati petunjuk kebijakan berikutnya.</p>[adsense]<p>Kedua, pernyataan Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> mengenai inflasi dan prospek ekonomi. Nada kebijakan yang lebih ketat dari perkiraan dapat menekan minat terhadap aset berisiko, sedangkan sinyal yang lebih longgar berpotensi memperbaiki sentimen.</p><p>Ketiga, respons teknikal <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a> pada area US$80.000. Kemampuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/btc/" target="_self">BTC</a> mempertahankan penyangga harga dan menembus resistensi terdekat akan menjadi salah satu petunjuk bagi arah pergerakan jangka pendek pasar <a href="https://www.topikseru.com/tag/kripto/" target="_self">kripto</a>.</p>[adsense]<p>Meski demikian, tidak ada indikator yang dapat memastikan arah harga secara mutlak. Investor perlu mempertimbangkan volatilitas, likuiditas, serta risiko perubahan sentimen yang dapat berlangsung cepat.</p><p>Dengan rapat <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> sebagai katalis utama pekan ini, pergerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bitcoin/" target="_self">Bitcoin</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ethereum/" target="_self">Ethereum</a>, dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/xrp/" target="_self">XRP</a> masih berpotensi berfluktuasi. Pelaku pasar sebaiknya menunggu kejelasan arah kebijakan dan mengelola risiko sebelum mengambil keputusan investasi.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/05/bitcoin-2.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57541/bitcoin-tertekan-jelang-rapat-the-fed-harga-btc-bertahan-di-us80000/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Temui Iran Bahas Krisis dengan AS</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 21:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Temui Iran Bahas Krisis dengan AS]]></title>
            <description><![CDATA[Turki, Arab Saudi, dan Pakistan dijadwalkan bertemu pejabat Iran di Teheran untuk membahas keamanan kawasan dan upaya meredakan ketegangan..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Ketika ketegangan antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> masih membayangi stabilitas Asia Barat, tiga negara dengan kepentingan strategis berbeda bersiap membuka jalur komunikasi langsung dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/teheran/" target="_self">Teheran</a>. <a href="https://www.topikseru.com/tag/turki/" target="_self">Turki</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/arab-saudi/" target="_self">Arab Saudi</a>, dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> dijadwalkan mengirim pejabat senior untuk membahas keamanan kawasan sekaligus mendorong penyelesaian diplomatik.</p><p>[adsense]Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya yang disebut melibatkan Aliansi Mekah. Agenda pembicaraan tidak hanya menyangkut keamanan regional, tetapi juga pencarian jalan untuk meredakan ketegangan antara Washington dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/teheran/" target="_self">Teheran</a>.</p><p>Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>, Ali Bagheri, mengatakan pejabat senior dari ketiga negara akan bertemu dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>, Mohsen Rezaei. Mereka juga dijadwalkan bertemu Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> Masoud Pezeshkian.</p><p>[adsense]Wakil Menteri Luar Negeri <a href="https://www.topikseru.com/tag/arab-saudi/" target="_self">Arab Saudi</a> untuk Diplomasi Publik, Raid Krimly, turut mengonfirmasi kunjungan tersebut melalui platform media sosial X. Menurut dia, pertemuan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengurangi ketegangan dan membuka ruang bagi dialog.</p><p>Namun, di tengah perbedaan kepentingan para pihak, pertanyaan utamanya adalah sejauh mana diplomasi regional dapat menghasilkan langkah konkret untuk mencegah krisis meluas.</p><p>[adsense]<h3>Pejabat Pertahanan dan Intelijen Ikut dalam Pertemuan</h3>Komposisi delegasi yang disebut akan datang ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/teheran/" target="_self">Teheran</a> memperlihatkan bahwa pembahasan keamanan tidak hanya diserahkan kepada diplomat.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/arab-saudi/" target="_self">Arab Saudi</a> dijadwalkan diwakili Menteri Pertahanan Pangeran Khalid bin Salman. <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> akan mengirim Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir, sedangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/turki/" target="_self">Turki</a> disebut akan diwakili Kepala Organisasi Intelijen Nasional (MIT) Ibrahim Kalin.</p><p>[adsense]Kehadiran pejabat pertahanan dan intelijen mengindikasikan bahwa pembicaraan berpotensi mencakup persoalan keamanan yang membutuhkan koordinasi tingkat tinggi. Meski demikian, agenda rinci dan kesepakatan yang mungkin dihasilkan belum dijelaskan secara terbuka.</p><p>Ali Bagheri mengatakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> menolak intervensi serta pengaruh kekuatan eksternal dalam urusan kawasan.</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut mencerminkan posisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/teheran/" target="_self">Teheran</a> yang menginginkan negara-negara di Asia Barat memiliki peran lebih besar dalam menentukan arsitektur keamanan mereka sendiri.</p><p>Pandangan itu menjadi salah satu isu yang berpotensi mewarnai pembicaraan. Negara-negara yang hadir memiliki hubungan berbeda dengan Washington, kepentingan keamanan masing-masing, serta pendekatan yang tidak selalu sama terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a> Disebut Berperan dalam Jalur Diplomasi</h3>Menurut Raid Krimly, kunjungan tersebut juga berkaitan dengan upaya mediasi yang melibatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a>. Kedua negara disebut mendukung pendekatan dialog untuk meredakan ketegangan yang masih berlangsung antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/pakistan/" target="_self">Pakistan</a> memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dan mempunyai hubungan keamanan yang penting dengan sejumlah negara di kawasan.</p><p>[adsense]Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/qatar/" target="_self">Qatar</a> selama ini dikenal memiliki saluran komunikasi dengan berbagai pihak yang bersaing dalam konflik regional.</p><p>Keterlibatan negara-negara tersebut dapat membuka ruang bagi komunikasi ketika hubungan langsung antara pihak-pihak yang berseberangan menghadapi hambatan.</p><p>[adsense]Meski begitu, jalur diplomasi tidak otomatis menghasilkan kesepakatan. Keberhasilannya bergantung pada kesediaan para pihak membahas sumber ketegangan, menghindari eskalasi, dan menerjemahkan pernyataan politik menjadi langkah yang dapat diverifikasi.</p><p>Belum ada rincian mengenai mekanisme mediasi, agenda negosiasi, ataupun target waktu untuk mencapai kesepakatan.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/arab-saudi/" target="_self">Arab Saudi</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> Berupaya Mengelola Risiko Kawasan</h3>Pertemuan ini juga menarik perhatian karena melibatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/arab-saudi/" target="_self">Arab Saudi</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>, dua kekuatan regional yang selama bertahun-tahun memiliki persaingan strategis.</p><p>Kedua negara sebelumnya memulihkan hubungan diplomatik melalui kesepakatan yang diumumkan pada 2023 dengan peran mediasi China. Pemulihan hubungan itu membuka jalur komunikasi resmi setelah bertahun-tahun hubungan keduanya terputus.</p><p>[adsense]Namun, pemulihan hubungan diplomatik tidak berarti seluruh perbedaan kepentingan telah selesai. Persaingan pengaruh, persoalan keamanan, dan dinamika konflik di kawasan tetap dapat memengaruhi hubungan bilateral.</p><p>Dalam situasi ketegangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>-AS, komunikasi antara Riyadh dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/teheran/" target="_self">Teheran</a> menjadi penting karena eskalasi yang lebih luas berpotensi memengaruhi stabilitas negara-negara tetangga, jalur perdagangan, dan keamanan energi.</p><p>[adsense]Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/arab-saudi/" target="_self">Arab Saudi</a>, upaya meredakan ketegangan dapat menjadi bagian dari kepentingan menjaga stabilitas regional. Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>, keterlibatan negara-negara kawasan membuka kesempatan untuk memperkuat posisi bahwa persoalan keamanan Asia Barat seharusnya diselesaikan melalui dialog antarpemerintah di kawasan.</p><p>Kedua kepentingan itu dapat bertemu dalam diplomasi, meskipun tidak serta-merta menghapus perbedaan mendasar di antara mereka.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/turki/" target="_self">Turki</a> Membawa Kepentingan Keamanan yang Berbeda</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/turki/" target="_self">Turki</a> juga memiliki kepentingan strategis tersendiri dalam upaya menjaga stabilitas Asia Barat. Sebagai anggota NATO yang berbatasan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>, Ankara harus memperhitungkan hubungan dengan negara-negara Barat sekaligus dinamika keamanan di kawasan sekitarnya.</p><p>Jika kehadiran Ibrahim Kalin benar-benar dikonfirmasi secara resmi, keterlibatan kepala intelijen <a href="https://www.topikseru.com/tag/turki/" target="_self">Turki</a> dapat menjadi indikasi bahwa pembicaraan menyentuh persoalan sensitif yang membutuhkan koordinasi di luar jalur diplomatik konvensional.</p><p>[adsense]Namun, belum ada informasi rinci mengenai usulan yang akan dibawa <a href="https://www.topikseru.com/tag/turki/" target="_self">Turki</a> ataupun bentuk kontribusinya terhadap proses mediasi.</p><p>Karena itu, peran Ankara dalam pertemuan tersebut perlu dilihat berdasarkan hasil pembicaraan dan pernyataan resmi setelah pertemuan, bukan semata-mata dari komposisi delegasi.</p><p>[adsense]<h3>Hasil Pertemuan Menjadi Ujian Diplomasi Regional</h3>Ali Bagheri belum menyebutkan tanggal resmi pertemuan. Meski demikian, media <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> melaporkan bahwa pembicaraan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026.</p><p>Raid Krimly menyatakan kunjungan itu mencerminkan tekad anggota Aliansi Mekah untuk memperkuat keamanan dan stabilitas regional melalui kerja sama dengan negara-negara di kawasan.</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut menunjukkan adanya dorongan untuk menjadikan dialog sebagai jalur utama menghadapi krisis. Namun, keberhasilan upaya tersebut baru dapat dinilai setelah agenda, hasil, dan tindak lanjut pertemuan diketahui.</p><p>Indikator pentingnya antara lain apakah para pihak menyepakati saluran komunikasi yang berkelanjutan, merumuskan langkah untuk mengurangi risiko eskalasi, atau membuka ruang bagi perundingan lebih lanjut antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a>.</p><p>[adsense]Untuk sementara, pertemuan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/teheran/" target="_self">Teheran</a> merupakan upaya diplomatik di tengah ketidakpastian keamanan regional. Pertemuan itu menawarkan peluang bagi negara-negara kawasan untuk memperkuat koordinasi, tetapi belum menjadi jaminan bahwa ketegangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iran/" target="_self">Iran</a>-AS akan segera berakhir.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/03/070129800_1772313299-d8f8eb95-c663-42f9-9f0c-69ad038267bc-1.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/internasional/57540/turki-arab-saudi-dan-pakistan-temui-iran-bahas-krisis-dengan-as/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Imigrasi Bekuk 17 Warga Malaysia - Singapura yang Buka Bisnis Pinjol di Bali</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Imigrasi Bekuk 17 Warga Malaysia - Singapura yang Buka Bisnis Pinjol di Bali]]></title>
            <description><![CDATA[Imigrasi Ngurah Rai mengusut 17 WNA Malaysia dan Singapura yang diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk menjalankan bisnis pinjol di Bali.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b><a href="https://www.topikseru.com/tag/badung/" target="_self">Badung</a></b> - Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi-ngurah-rai/" target="_self">Imigrasi Ngurah Rai</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bali/" target="_self">Bali</a>, mengusut 17 warga negara asing (WNA) asal Malaysia dan Singapura yang diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk menjalankan bisnis pinjaman daring atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/pinjol/" target="_self">pinjol</a>. Belasan orang tersebut diamankan dari sebuah tempat tinggal di kawasan Dalung, Kuta Utara, Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/badung/" target="_self">Badung</a>, yang diduga dijadikan markas operasional.</p><p>[adsense]Dari total 17 orang yang diperiksa, sebanyak 15 orang merupakan warga negara Malaysia dan dua lainnya berasal dari Singapura. Mereka diamankan dalam operasi keimigrasian mandiri pada Kamis (22/10/2026).</p><p>Kepala Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi-ngurah-rai/" target="_self">Imigrasi Ngurah Rai</a>, Muhamad Novyandri, menegaskan pihaknya akan menindak warga negara asing yang terbukti menyalahgunakan izin tinggal untuk bekerja secara ilegal di Indonesia.</p><p>[adsense]"Kami tidak pandang bulu dalam menindak WNA yang menyalahgunakan izin tinggal untuk bekerja secara ilegal," kata Novyandri di Jimbaran, <a href="https://www.topikseru.com/tag/badung/" target="_self">Badung</a>, Senin (26/10/2026).</p><p>Saat ini, seluruh WNA tersebut menjalani detensi sementara. Petugas masih mendalami aktivitas mereka, termasuk pembagian tugas, cara mendapatkan pelanggan, dan dugaan pelanggaran keimigrasian.</p><p>[adsense]<h3>Tiga Orang Diduga Jadi Manajer, Sisanya Admin</h3>Berdasarkan pemeriksaan awal, kegiatan pinjaman daring itu diduga dikelola dengan pembagian peran. Tiga orang disebut bertugas sebagai manajer, sedangkan 14 orang lainnya berperan sebagai admin.</p><p>Mereka diduga memasarkan layanan pinjaman melalui iklan di Facebook. Iklan tersebut kemudian mengarahkan calon pelanggan untuk berkomunikasi melalui sejumlah nomor WhatsApp.</p><p>[adsense]Pola pemasaran itu menjadi salah satu aspek yang didalami petugas untuk mengetahui bagaimana layanan tersebut beroperasi selama berada di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bali/" target="_self">Bali</a>.</p><p>Meski begitu, informasi yang tersedia belum menjelaskan nama atau identitas perusahaan yang menjalankan kegiatan tersebut, besaran pinjaman yang disalurkan, maupun total transaksi yang telah dilakukan.</p><p>[adsense]<h3>Data Pekerjaan hingga Kontak Darurat Calon Peminjam Dikumpulkan</h3>Dalam menjalankan aktivitasnya, kelompok tersebut diduga melakukan identifikasi calon pelanggan dengan mengumpulkan sejumlah informasi pribadi. Data yang diminta antara lain pekerjaan, slip gaji, kontak darurat, serta informasi personal lainnya.</p><p>Pengumpulan data tersebut menjadi bagian penting dalam pemeriksaan karena berkaitan dengan cara mereka menilai calon peminjam sebelum memberikan pinjaman.</p><p>[adsense]Namun, belum ada keterangan terperinci mengenai bagaimana data tersebut disimpan, digunakan, atau dilindungi. Belum diketahui pula apakah ada dugaan penyalahgunaan data pribadi di luar proses pemeriksaan calon pelanggan.</p><p>Imigrasi menyebut target pelanggan yang sejauh ini teridentifikasi merupakan warga negara asing. Petugas belum menemukan warga negara Indonesia yang menjadi pelanggan layanan tersebut.</p><p>[adsense]Meski demikian, belum adanya pelanggan WNI yang teridentifikasi tidak serta-merta menutup kemungkinan adanya aspek lain yang masih perlu ditelusuri. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan cakupan kegiatan dan pihak-pihak yang terlibat.</p><p><h3>Belum Ada Rincian Nilai Pinjaman dan Potensi Kerugian</h3>Hingga kini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi-ngurah-rai/" target="_self">Imigrasi Ngurah Rai</a> belum mengungkap jumlah pinjaman yang telah diberikan maupun potensi kerugian yang muncul dari aktivitas tersebut.</p><p>[adsense]Belum ada pula informasi mengenai jumlah pelanggan, jangka waktu operasional, serta apakah kegiatan itu terhubung dengan jaringan bisnis pinjaman di luar <a href="https://www.topikseru.com/tag/bali/" target="_self">Bali</a>.</p><p>Rincian tersebut penting untuk menggambarkan skala aktivitas yang sedang diperiksa. Karena itu, dugaan bisnis <a href="https://www.topikseru.com/tag/pinjol/" target="_self">pinjol</a> tersebut belum dapat dinilai dari sisi nilai transaksi maupun dampak finansial berdasarkan informasi yang tersedia saat ini.</p><p>[adsense]Penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap 17 WNA yang telah diamankan.</p><p><h3>Terancam Tindakan Keimigrasian</h3>Menurut Novyandri, para WNA tersebut diduga melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.</p><p>[adsense]Ketentuan tersebut mengatur tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan kegiatan berbahaya atau patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum, atau tidak menghormati maupun menaati peraturan perundang-undangan.</p><p>Imigrasi juga menduga terdapat persoalan terkait penyalahgunaan izin tinggal dan pemberian keterangan yang tidak benar dalam proses memperoleh visa maupun izin tinggal.</p><p>[adsense]"Mereka diduga menyalahgunakan izin tinggal dan memberikan keterangan yang tidak benar dalam memperoleh visa dan izin tinggal," ujar Novyandri.</p><p>Penanganan perkara saat ini masih berada dalam tahap pemeriksaan. Dengan demikian, dugaan pelanggaran yang disampaikan Imigrasi belum dapat diperlakukan sebagai putusan akhir atas tanggung jawab masing-masing orang.</p><p>[adsense]Kasus ini menjadi pengingat bahwa izin tinggal bagi warga negara asing di Indonesia memiliki batas penggunaan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku. <a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi-ngurah-rai/" target="_self">Imigrasi Ngurah Rai</a> menyatakan penindakan akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang relevan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_imigrasi-bekuk-17-warga-malaysia--singapura-yang-buka-bisnis-pinjol-di-bali.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57539/imigrasi-bekuk-17-warga-malaysia-singapura-yang-buka-bisnis-pinjol-di-bali/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Ancam Copot Pegawai Pemkot Medan yang Pungli Adminduk, Warga Diminta Lapor</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 19:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Ancam Copot Pegawai Pemkot Medan yang Pungli Adminduk, Warga Diminta Lapor]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan layanan adminduk gratis. Warga bisa melaporkan dugaan pungli melalui Inspektorat atau aplikasi Pengawas]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Medan</b> - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan tidak ada ruang bagi pungutan liar (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pungli/" target="_self">pungli</a>) dalam pelayanan administrasi kependudukan. Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan petugas yang meminta uang saat mengurus dokumen kependudukan.</p><p>[adsense]Rico menyatakan, pelayanan administrasi kependudukan di lingkungan Pemerintah Kota Medan seharusnya diberikan secara gratis. Karena itu, setiap permintaan uang yang tidak sesuai ketentuan akan menjadi bahan pemeriksaan dan evaluasi terhadap petugas terkait.</p><p>"Laporkan, bilamana menemukan pungutan liar dalam pengurusan administrasi kependudukan," ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/rico-waas/" target="_self">Rico Waas</a> di Medan, Senin (26/10/2026).</p><p>[adsense]Dia menegaskan, pegawai yang terbukti melakukan pungutan liar dapat dikenai tindakan tegas. <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a>, kata dia, tidak akan membiarkan praktik tersebut menghambat masyarakat dalam memperoleh layanan publik.</p><p>"Kalau ada <a href="https://www.topikseru.com/tag/pungli/" target="_self">pungli</a>, kita copot manusianya. Siapa yang memungut? Lurahnya atau petugas-petugasnya. Kalau ada pungutan kita evaluasi," kata Rico.</p><p>[adsense]<h3>Aduan Surat Ahli Waris Jadi Perhatian</h3>Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya aduan masyarakat yang diduga mengalami pungutan liar ketika mengurus surat keterangan ahli waris keluarga.</p><p>Kasus itu menjadi perhatian pemerintah kota karena dokumen administrasi kependudukan dan surat keterangan yang dibutuhkan warga semestinya diproses sesuai ketentuan, bukan disertai permintaan pembayaran di luar aturan.</p><p>[adsense]Rico menyatakan, apabila ditemukan indikasi pelanggaran, petugas yang bersangkutan perlu diperiksa. Penindakan akan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap laporan yang masuk.</p><p>Pemerintah Kota Medan juga menekankan pentingnya pelayanan yang transparan dan akuntabel. Masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan pengaduan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam proses pengurusan dokumen.</p><p>[adsense]<h3>Warga Bisa Melapor ke Inspektorat dan PengawasMU</h3>Untuk memudahkan pengawasan, Rico meminta masyarakat memanfaatkan kanal pengaduan yang tersedia, termasuk Inspektorat dan aplikasi PengawasMU.</p><p>Melalui kanal tersebut, warga dapat menyampaikan laporan apabila ada pihak yang meminta uang dalam pelayanan administrasi kependudukan. Aduan itu selanjutnya dapat menjadi bahan pemeriksaan oleh instansi berwenang.</p><p>[adsense]"Laporkan ke Inspektorat, bisa juga melalui aplikasi PengawasMU, laporkan kalau ada permintaan uang dari pihak tertentu, biar diperiksa," ujarnya.</p><p>Agar laporan dapat ditindaklanjuti, warga sebaiknya mencatat informasi yang relevan, seperti jenis layanan yang diurus, waktu kejadian, lokasi pelayanan, serta identitas petugas jika diketahui.</p><p>[adsense]Bukti pendukung, apabila tersedia dan diperoleh secara sah, juga dapat membantu proses pemeriksaan.</p><p>Masyarakat tetap perlu membedakan pungutan resmi yang memiliki dasar aturan dengan permintaan uang yang tidak sesuai ketentuan.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> Dorong Pelayanan Publik Transparan</h3>Rico menyatakan, upaya memberantas <a href="https://www.topikseru.com/tag/pungli/" target="_self">pungli</a> merupakan bagian dari komitmen <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.</p><p>Pengawasan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Partisipasi warga juga dibutuhkan untuk mengungkap dugaan penyimpangan yang terjadi saat pelayanan berlangsung.</p><p>[adsense]Namun, laporan masyarakat tetap perlu diverifikasi agar penanganannya berjalan secara objektif. Petugas yang dilaporkan juga perlu diperiksa berdasarkan bukti dan prosedur yang berlaku sebelum kesimpulan atau sanksi ditetapkan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> kini menegaskan kembali bahwa pengurusan administrasi kependudukan yang dimaksud harus bebas dari pungutan liar. Warga yang menemukan dugaan permintaan uang di luar ketentuan diminta menggunakan kanal pengaduan resmi agar persoalan tersebut dapat ditelusuri.</p><p>[adsense]Langkah ini diharapkan memperkuat pengawasan terhadap pelayanan di tingkat kelurahan maupun unit pelayanan lainnya, sekaligus memastikan warga memperoleh layanan sesuai aturan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2025/12/5d59ff1b-70a7-488e-b31c-f876d2c93d3a.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57538/rico-waas-ancam-copot-pegawai-pemkot-medan-yang-pungli-adminduk-warga-diminta-lapor/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sarwendah Buka Negosiasi dengan Ruben Onsu soal Cicilan Rumah Rp 12,4 Miliar</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 18:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sarwendah Buka Negosiasi dengan Ruben Onsu soal Cicilan Rumah Rp 12,4 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Sarwendah membuka ruang negosiasi dengan Ruben Onsu terkait cicilan rumah yang disebut mencapai Rp12,4 miliar dan menjadi pokok sengketa...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Sengketa pascaperceraian <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ruben-onsu/" target="_self">Ruben Onsu</a> masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di tengah proses hukum tersebut, pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> menyatakan masih membuka ruang negosiasi untuk mencari jalan keluar terkait <a href="https://www.topikseru.com/tag/cicilan-rumah/" target="_self">cicilan rumah</a> yang menjadi pokok perkara.</p><p>[adsense]Kuasa hukum <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a>, Jaenudin, mengatakan kliennya tidak bermaksud memperpanjang persoalan. Namun, ia menegaskan bahwa hak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> yang telah disepakati dalam Akta Notaris Nomor 39 tetap harus dihormati.</p><p>Menurut Jaenudin, dokumen tersebut menjadi salah satu dasar yang digunakan pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> dalam memperjuangkan penyelesaian kewajiban pembayaran rumah yang masih menjadi agunan bank.</p><p>[adsense]"Ya, pada prinsipnya fokusnya hanya satu. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> mempertahankan haknya yang telah diberikan, yang telah dibagi sesuai dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/akta-39/" target="_self">Akta 39</a>. Boleh dong? Itu kan punya dia. Sudah dibagi secara sah, ditandatangani bersama, disepakati bersama, dan diberikan bersama," kata Jaenudin, melansir detikHot, Senin (26/10/2026).</p><p><h3>Cicilan Rumah Rp 12,4 Miliar Jadi Pokok Persoalan</h3>Jaenudin menjelaskan, persoalan yang dipermasalahkan berkaitan dengan cicilan dua rumah di kawasan BDN dan Rempoa. Properti tersebut disebut masih menjadi jaminan kredit di Bank Central Asia (BCA).</p><p>[adsense]Berdasarkan keterangan pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a>, Ruben sebelumnya memiliki komitmen untuk menanggung sisa <a href="https://www.topikseru.com/tag/cicilan-rumah/" target="_self">cicilan rumah</a> sebagaimana tertuang dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/akta-39/" target="_self">Akta 39</a> dan komunikasi tertulis mereka.</p><p>Namun, pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> menyebut pembayaran cicilan tersebut tidak lagi berjalan sejak akhir 2025. Kondisi ini kemudian menjadi bagian dari sengketa dugaan wanprestasi yang dibawa ke pengadilan.</p><p>[adsense]Jaenudin menyebut kewajiban utang di BCA yang dibicarakan mencapai Rp 12,4 miliar. Ia mengatakan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> masih bersedia membahas skema pembayaran yang dapat menjadi solusi bagi kedua belah pihak.</p><p>"Haknya <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> masih menggantung di bank. RO (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ruben-onsu/" target="_self">Ruben Onsu</a>) sudah berjanji di <a href="https://www.topikseru.com/tag/akta-39/" target="_self">Akta 39</a>, di chat segala macam ada. Harusnya kan tidak perlu ribut. Justru di sini <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> berusaha fleksibel. Tidak ngotot dan tidak memaksakan diri," ujarnya.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> Usulkan Pembagian Kewajiban Pembayaran</h3>Menurut Jaenudin, salah satu opsi yang dibicarakan adalah pembagian tanggung jawab pembayaran utang antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> dan Ruben. Usulan itu, kata dia, dapat menjadi jalan tengah apabila kedua pihak menyepakatinya.</p><p>Pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> menilai penyelesaian melalui negosiasi masih memungkinkan tanpa harus mengabaikan kesepakatan yang sebelumnya dibuat.</p><p>[adsense]"Kalau dia komit dengan ucapannya bahwa tanggung jawab BCA itu adalah tanggung jawab para pihak, ini harusnya diambil. Ini win-win solution," kata Jaenudin.</p><p>Meski demikian, pembagian kewajiban tersebut masih berupa opsi yang disampaikan pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a>. Belum ada kepastian dalam informasi yang tersedia bahwa Ruben telah menyetujui usulan tersebut.</p><p>[adsense]<h3>Vila 300 Meter Persegi Bukan Syarat yang Wajib Dipenuhi</h3>Selain membahas pembagian cicilan, pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> juga mengemukakan opsi terkait sebuah vila seluas 300 meter persegi.</p><p>Jaenudin menegaskan, penyerahan vila bukan tuntutan yang harus dipenuhi Ruben. Opsi tersebut, menurut dia, dapat dipertimbangkan apabila Ruben mengalami kesulitan keuangan atau tidak lagi sanggup melanjutkan pembayaran cicilan pada masa mendatang.</p><p>[adsense]Dalam skema yang diusulkan, vila itu dapat diserahkan kembali secara sukarela kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> sebagai bagian dari upaya menyelesaikan tanggung jawab pembayaran.</p><p>Jaenudin mengatakan usulan tersebut dimaksudkan untuk memberikan alternatif penyelesaian, bukan menambah beban Ruben.</p><p>[adsense]Dia juga mengingatkan bahwa nilai vila belum tentu cukup untuk menutup utang yang disebut mencapai miliaran rupiah. Selain itu, properti belum tentu dapat dijual dengan cepat untuk memenuhi kewajiban tersebut.</p><p>Dengan demikian, opsi vila itu masih sebatas usulan dari pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a>, bukan kesepakatan final yang telah disetujui kedua pihak.</p><p>[adsense]<h3>Kuasa Hukum <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> Tekankan <a href="https://www.topikseru.com/tag/akta-39/" target="_self">Akta 39</a></h3>Jaenudin menyatakan, pembahasan penyelesaian sengketa harus mengacu pada Akta Notaris Nomor 39 yang sebelumnya disepakati <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> dan Ruben.</p><p>Menurut dia, perubahan atas kesepakatan tersebut tidak dapat dilakukan secara sepihak. Apabila kedua pihak ingin mengubah ketentuan dalam perjanjian, perubahan itu perlu didasarkan pada persetujuan bersama, misalnya melalui adendum.</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut merupakan pandangan hukum dari pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> dalam perkara yang sedang berjalan. </p><p>Penilaian akhir atas dalil, bukti, serta kewajiban para pihak tetap bergantung pada proses hukum dan ketentuan yang berlaku.</p><p>[adsense]<h3>Sengketa Wanprestasi Masih Berjalan di Pengadilan</h3>Gugatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/ruben-onsu/" target="_self">Ruben Onsu</a> kini bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tidak dipenuhinya komitmen pascaperceraian yang tercantum dalam Akta Notaris Nomor 39, khususnya menyangkut pembayaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/cicilan-rumah/" target="_self">cicilan rumah</a> yang masih menjadi agunan bank.</p><p>Di satu sisi, pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarwendah/" target="_self">Sarwendah</a> menyatakan ingin mempertahankan hak yang telah disepakati. Di sisi lain, penyelesaian melalui negosiasi masih terbuka sepanjang kedua pihak dapat mencapai kesepakatan.</p><p>[adsense]Hingga ada perkembangan resmi berikutnya, pembagian tanggung jawab cicilan maupun opsi penyerahan vila belum dapat dianggap sebagai hasil akhir. Sengketa tersebut masih perlu dilihat berdasarkan dokumen perjanjian, bukti yang diajukan, dan proses di pengadilan.</p><p>Bagi kedua pihak, kesepakatan yang jelas dan dapat dijalankan menjadi faktor penting untuk menyelesaikan persoalan finansial yang tersisa setelah perceraian.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a97da629b098b75c294dffdc3e463904_sarwendah-buka-negosiasi-dengan-ruben-onsu-soal-cicilan-rumah-rp-124-miliar.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/57537/sarwendah-buka-negosiasi-dengan-ruben-onsu-soal-cicilan-rumah-rp-124-miliar/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Danantara Tunda Merger Garuda-Pelita Air, Ini Alasannya</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Danantara Tunda Merger Garuda-Pelita Air, Ini Alasannya]]></title>
            <description><![CDATA[Danantara menunda merger Garuda Indonesia dan Pelita Air hingga kondisi bisnis membaik. Garuda mencatat pendapatan US1,8 miliar pada...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Rencana penggabungan maskapai pelat merah belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> Indonesia memilih membenahi kinerja bisnis dan kualitas layanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> terlebih dahulu sebelum melanjutkan konsolidasi dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelita-air/" target="_self">Pelita Air</a>.</p><p>[adsense]Chief Operating Officer (COO) <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> Indonesia <a href="https://www.topikseru.com/tag/dony-oskaria/" target="_self">Dony Oskaria</a> mengatakan, penggabungan perusahaan perlu menunggu sampai kondisi bisnis masing-masing maskapai dinilai lebih sehat. Langkah ini diambil agar proses merger tidak justru menambah tekanan operasional dan keuangan perusahaan.</p><p>"Belum, ya. Belum. Karena kan kalau dimerger-kan kondisinya belum betul-betul baik dua-duanya," kata Dony seusai memberikan paparan dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut menegaskan bahwa konsolidasi maskapai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> bukan sekadar menyatukan struktur perusahaan.</p><p>Pemerintah melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> dan Badan Pengaturan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> (BP <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a>) masih harus memastikan fondasi bisnis maskapai cukup kuat sebelum integrasi dilaksanakan.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> Diminta Berbenah dari Darat hingga Kabin</h3>Salah satu fokus utama transformasi adalah peningkatan pengalaman penumpang. <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> menilai pembenahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses sebelum keberangkatan, pelayanan selama penerbangan, hingga layanan setelah penumpang tiba di tujuan.</p><p>Menurut Dony, perubahan layanan menjadi bagian penting dari transformasi yang diharapkan pemegang kendali investasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> tersebut. Evaluasi juga mencakup proses check-in dan pelayanan awak kabin selama penerbangan.</p><p>[adsense]"Saya sebenarnya kan berharap bahwa ini total terjadi perubahan mulai dari pre-flight, in-flight, post-flight-nya. Service-nya mesti berubah," ujarnya.</p><p>Dengan demikian, agenda perbaikan Garuda tidak hanya menyangkut efisiensi biaya atau pengelolaan armada. Pengalaman pelanggan juga menjadi tolok ukur penting untuk memperkuat daya saing maskapai nasional di tengah persaingan industri penerbangan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> menilai transformasi yang berjalan sejauh ini masih perlu ditingkatkan agar hasilnya sesuai dengan ekspektasi. Karena itu, pembenahan layanan menjadi salah satu pekerjaan rumah sebelum konsolidasi bisnis dilanjutkan.</p><p><h3>Garuda Siapkan Rebranding, Nama Perusahaan Tetap Dipertahankan</h3>Di samping pembenahan operasional, <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> juga menyiapkan rencana penyegaran merek atau rebranding <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a>.</p><p>[adsense]Dony menyebut perubahan tersebut dapat mencakup identitas visual perusahaan hingga kemungkinan penyesuaian seragam. Namun, sejumlah opsi masih dievaluasi dan belum menjadi keputusan final.</p><p>Dia menegaskan, penyegaran merek tidak berarti mengganti nama maskapai nasional tersebut.</p><p>[adsense]"Nanti akan kita ada rebranding juga. Tapi bukan namanya ya, namanya tetap ya pasti <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a>," kata Dony.</p><p>Rebranding tersebut diharapkan menghadirkan tampilan yang lebih segar sekaligus mendorong semangat baru dalam proses transformasi.</p><p>[adsense]Meski begitu, efektivitas perubahan identitas merek pada akhirnya akan bergantung pada konsistensinya dengan peningkatan layanan dan kinerja perusahaan.</p><p><h3>Merger Garuda-<a href="https://www.topikseru.com/tag/pelita-air/" target="_self">Pelita Air</a> Menunggu Kondisi Bisnis Lebih Sehat</h3>Rencana konsolidasi maskapai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> sebelumnya disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> dan BP <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> pada 24 Juli 2026. Dalam skema yang direncanakan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> akan menjadi induk usaha, sedangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelita-air/" target="_self">Pelita Air</a> diproyeksikan masuk ke dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> Group.</p><p>[adsense]Namun, tahapan tersebut belum dapat dipastikan berjalan sesuai jadwal tertentu. Dony menegaskan, penggabungan baru akan dilanjutkan setelah kondisi bisnis perusahaan yang terlibat dinilai membaik.</p><p>&quot;Nanti kalau dua-duanya sudah bagus, baru kita lakukan merger-nya,&quot; tuturnya.</p><p>[adsense]Pada 15 Oktober 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> dan BP <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a> juga memperkuat arah transformasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a>. Fokusnya meliputi optimalisasi armada, pengembangan pasar, peningkatan pengalaman pelanggan, serta penguatan daya saing maskapai nasional.</p><p>Pendekatan bertahap ini penting karena penggabungan perusahaan tidak otomatis menyelesaikan persoalan keuangan maupun operasional. Tanpa perbaikan mendasar, integrasi justru berisiko membawa persoalan lama ke dalam struktur bisnis yang lebih besar.</p><p>[adsense]<h3>Pendapatan Naik, Garuda Masih Mencatat Rugi</h3>Dari sisi keuangan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> menunjukkan perbaikan pendapatan dan penyusutan kerugian pada semester I 2026. Meski demikian, perusahaan masih harus menyelesaikan tantangan untuk mencapai profitabilitas.</p><p>Berdasarkan laporan keuangan yang disebutkan dalam data perusahaan, Garuda membukukan pendapatan sebesar US$1,80 miliar atau sekitar Rp 32,52 triliun pada semester I 2026. Angka tersebut meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p><p>[adsense]Pada saat bersamaan, rugi bersih perusahaan menyusut 23,2% menjadi US$113 juta atau sekitar Rp 2,04 triliun. Pada semester I 2025, rugi bersih tercatat US$147,1 juta.</p><p>Perbaikan tersebut menjadi sinyal positif, tetapi belum berarti persoalan keuangan Garuda sepenuhnya selesai. Kerugian yang masih tercatat menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan untuk memperkuat pendapatan, mengendalikan biaya, dan meningkatkan produktivitas operasional.</p><p>[adsense]Tantangan lain terlihat dari jumlah penumpang. Berdasarkan laporan tahunan resmi perusahaan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> Group melayani 21,2 juta penumpang sepanjang 2025, turun 10,5% dibandingkan 23,7 juta penumpang pada 2024. Penurunan tersebut terjadi seiring berkurangnya frekuensi penerbangan domestik.</p><p>Kondisi itu memperlihatkan bahwa pemulihan bisnis maskapai tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan pendapatan. Perusahaan juga perlu memperkuat permintaan pasar, mengoptimalkan penggunaan armada, dan memastikan layanan mampu mempertahankan kepercayaan pelanggan.</p><p>[adsense]<h3>Ujian <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> Sebelum Menyatukan Maskapai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a></h3>Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a>, tantangan berikutnya adalah memastikan transformasi menghasilkan perbaikan yang terukur sebelum konsolidasi dilaksanakan.</p><p>Indikatornya tidak hanya berupa pendapatan dan penyusutan rugi, tetapi juga kualitas layanan, kinerja operasional, serta kemampuan perusahaan menghadapi persaingan.</p><p>[adsense]Jika fondasi bisnis <a href="https://www.topikseru.com/tag/garuda-indonesia/" target="_self">Garuda Indonesia</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelita-air/" target="_self">Pelita Air</a> belum cukup kuat, penggabungan berpotensi menambah kompleksitas pengelolaan.</p><p>Sebaliknya, pembenahan lebih dahulu diharapkan membuat integrasi berjalan dengan risiko yang lebih terkendali.</p><p>[adsense]Untuk saat ini, prioritas <a href="https://www.topikseru.com/tag/danantara/" target="_self">Danantara</a> masih berada pada pemulihan kinerja dan peningkatan kualitas layanan. Rencana merger tetap menjadi bagian dari arah konsolidasi maskapai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bumn/" target="_self">BUMN</a>, tetapi pelaksanaannya menunggu kesiapan bisnis perusahaan yang akan digabungkan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/c9e1074f5b3f9fc8ea15d152add07294_danantara-gabungkan-23-kawasan-industri-target-jadi-terbesar-di-asia-tenggara.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57536/danantara-tunda-merger-garudapelita-air-ini-alasannya/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indonesia Kaji Pembangkit Listrik Nuklir di Batam, Halmahera hingga Sumatera, Bahlil Tunggu Hasil Studi Kelayakan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indonesia Kaji Pembangkit Listrik Nuklir di Batam, Halmahera hingga Sumatera, Bahlil Tunggu Hasil Studi Kelayakan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah mengkaji pembangunan PLTN di Batam, Halmahera, Kalimantan, dan Sumatera. Bahlil menegaskan proyek menunggu hasil studi kelayakan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Jakarta</b> - Pemerintah Indonesia membuka peluang pengembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pembangkit-listrik-tenaga-nuklir/" target="_self">pembangkit listrik tenaga nuklir</a> (PLTN) di sejumlah wilayah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kepulauan Riau, khususnya Batam, menjadi salah satu kawasan yang masuk dalam kajian, bersama Halmahera, Kalimantan, dan Sumatera.</p><p>[adsense]Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), <a href="https://www.topikseru.com/tag/bahlil-lahadalia/" target="_self">Bahlil Lahadalia</a>, mengatakan pemerintah masih menghitung kelayakan setiap lokasi sebelum mengambil keputusan pembangunan.</p><p>Menurut Bahlil, Indonesia telah menjalin kerja sama dengan sejumlah negara untuk menjajaki pengembangan energi nuklir. Namun, penentuan lokasi dan mitra untuk masing-masing proyek masih harus melalui proses kajian.</p><p>[adsense]"Pemerintah Indonesia sudah melakukan kerja sama dengan beberapa negara untuk pembangkit nuklir, dan salah satu di antaranya yang masih dalam studi akan ditempatkan di Kepri," kata Bahlil di Jakarta, Senin (26/10/2026).</p><p>Batam menjadi salah satu lokasi yang disebut dalam pembahasan tersebut. Kawasan ini masuk dalam daftar wilayah yang dikaji pemerintah untuk mendukung kebutuhan energi nasional.</p><p>[adsense]Bahlil menegaskan, pembangunan PLTN tidak akan langsung dilaksanakan sebelum kajian kelayakan atau feasibility study (FS) selesai dan memenuhi persyaratan.</p><p>"Ini kita kaji dulu, kita sedang mempertimbangkan, kalau sudah lolos FS-nya, baru kita lakukan," ujarnya.</p><p>[adsense]<h3>Batam hingga Kalimantan Masuk Daftar Lokasi Potensial</h3>Selain Kepulauan Riau, pemerintah turut mempertimbangkan sejumlah lokasi lain, termasuk Halmahera di Maluku Utara, Kalimantan, dan beberapa wilayah di Sumatera.</p><p>Penjajakan di sejumlah kawasan tersebut menunjukkan bahwa rencana pengembangan energi nuklir masih berada dalam tahap evaluasi. </p><p>[adsense]Pemerintah belum mengumumkan keputusan final mengenai lokasi seluruh pembangkit yang direncanakan.</p><p>Dalam menentukan lokasi PLTN, studi kelayakan menjadi tahapan penting untuk menilai apakah proyek dapat dikembangkan sesuai persyaratan teknis dan ketentuan yang berlaku.</p><p>[adsense]Karena itu, masuknya suatu daerah dalam daftar kajian tidak otomatis berarti pembangunan pembangkit akan dilakukan di wilayah tersebut.</p><p>Selain aspek teknis, pemilihan lokasi juga perlu mempertimbangkan kebutuhan sistem kelistrikan, kesiapan infrastruktur, keselamatan, dan dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan.</p><p>[adsense]Pemerintah belum memerinci kapasitas pembangkit maupun jadwal konstruksi untuk rencana PLTN di Batam dan lokasi potensial lainnya.</p><p><h3>Rusia Masuk Pembahasan Pengembangan PLTN di Halmahera</h3>Dalam keterangannya, Bahlil menyebut kemungkinan kerja sama dengan Rusia untuk pengembangan PLTN di Halmahera masih menjadi bagian dari kajian pemerintah.</p><p>[adsense]"PLTN nuklir yang akan di Halmahera itu bekerja sama kalau tidak salah dalam kajian sekarang, masih dalam kajian itu dengan Rusia," kata Bahlil.</p><p>Perkembangan kerja sama nuklir Indonesia dan Rusia juga muncul dalam laporan terpisah pada Oktober 2026. Perusahaan energi nuklir Rusia, Rosatom, dan perusahaan nasional PT Pembangkit Listrik Nuklir dilaporkan telah menyepakati kerja sama pasokan listrik dari PLTN terapung untuk wilayah utara Halmahera.</p><p>[adsense]Rencana tersebut mencakup dua unit pembangkit terapung dengan total kapasitas 200 megawatt (MW). Namun, perkembangan proyek di Halmahera itu tidak serta-merta berarti seluruh rencana PLTN di Indonesia telah memasuki tahap pembangunan.</p><p>Setiap proyek tetap memiliki tahapan dan persyaratan tersendiri. Pemerintah juga belum mengumumkan bahwa Batam atau lokasi potensial lainnya telah ditetapkan sebagai lokasi final pembangunan PLTN.</p><p>[adsense]<h3>Pemerintah Seleksi Negara Mitra Berpengalaman</h3>Bahlil mengatakan negara yang akan menjadi mitra pengembangan PLTN harus memiliki kemampuan teknologi dan rekam jejak yang teruji di bidang nuklir.</p><p>Pertimbangan tersebut menjadi bagian penting dalam proses kerja sama karena pembangunan pembangkit nuklir membutuhkan teknologi khusus, standar keselamatan yang ketat, serta kemampuan operasional jangka panjang.</p><p>[adsense]Meski pemerintah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah negara, belum semua mitra untuk setiap lokasi diumumkan secara terperinci.</p><p>Dengan demikian, pemilihan mitra tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan teknologi, tetapi juga harus mendukung kebutuhan proyek dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.</p><p>[adsense]<h3>Ketahanan Energi Jadi Alasan Pengembangan Nuklir</h3>Rencana pengembangan PLTN merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas pilihan sumber energi untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional.</p><p>Pembangkit nuklir dapat menghasilkan listrik dalam jumlah besar dengan emisi karbon operasional yang rendah. Namun, pengembangannya membutuhkan perencanaan matang, investasi besar, sistem keselamatan yang kuat, serta pengelolaan limbah radioaktif.</p><p>[adsense]Karena itu, studi kelayakan menjadi salah satu tahapan penting sebelum pemerintah memutuskan apakah suatu lokasi dapat dikembangkan menjadi kawasan pembangkit nuklir.</p><p>Bagi Batam dan Kepulauan Riau, masuknya wilayah tersebut dalam kajian pemerintah belum dapat diartikan sebagai kepastian pembangunan PLTN. Keputusan akhir masih bergantung pada hasil studi dan pemenuhan seluruh persyaratan.</p><p>[adsense]Pemerintah kini menghadapi pekerjaan untuk mengevaluasi lokasi potensial, menilai kemampuan negara mitra, dan memastikan setiap rencana pengembangan sesuai dengan kebutuhan ketenagalistrikan Indonesia.</p><p>Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan apakah rencana PLTN di Batam, Halmahera, Kalimantan, maupun Sumatera dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_indonesia-kaji-pembangkit-listrik-nuklir-di-batam-halmahera-hingga-sumatera-bahlil-tunggu-hasil-studi-kelayakan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57535/indonesia-kaji-pembangkit-listrik-nuklir-di-batam-halmahera-hingga-sumatera-bahlil-tunggu-hasil-studi-kelayakan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sepekan di Sumut, Medan hingga Nias Diminta Waspada</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sepekan di Sumut, Medan hingga Nias Diminta Waspada]]></title>
            <description><![CDATA[BMKG memprakirakan hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumut sepekan ke depan. Medan, Deli Serdang hingga Nias diminta...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Medan</b> - Warga Sumatera Utara diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang diprakirakan terjadi di sejumlah daerah selama sepekan ke depan. Hujan tersebut berpeluang disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.</p><p>[adsense]Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>) menjelaskan, kondisi atmosfer yang berkembang saat ini mendukung pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Sumatera Utara, termasuk Medan dan daerah sekitarnya.</p><p>Ketua Tim Meteorologi Early Warning System <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>, Martha Rosefina, mengatakan salah satu faktor yang memengaruhi dinamika atmosfer tersebut adalah keberadaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bibit-siklon-tropis-98b/" target="_self">Bibit Siklon Tropis 98B</a> di Teluk Benggala.</p><p>[adsense]Fenomena itu memicu terbentuknya belokan angin atau shearline serta daerah konvergensi, yakni wilayah pertemuan atau perlambatan angin yang dapat mendukung pertumbuhan awan hujan.</p><p>"Atas kondisi tersebut cuaca di Sumatera Utara dalam sepekan ke depan umumnya didominasi oleh kondisi hujan sedang hingga sangat lebat," kata Martha di Medan, Senin (26/10/2026).</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> juga menjelaskan bahwa aktifnya gelombang atmosfer dan tingginya labilitas udara memperkuat peluang terbentuknya awan konvektif yang menghasilkan hujan.</p><p><h3>Medan hingga Nias Masuk Wilayah yang Perlu Diwaspadai</h3>Potensi hujan tidak hanya perlu diperhatikan warga Kota Medan. <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mencatat puluhan kabupaten dan kota di Sumatera Utara berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.</p><p>[adsense]Wilayah yang masuk dalam daftar tersebut meliputi:</p><p><ul><li>Medan dan sekitarnya: Kota Medan, Binjai, Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, dan Batubara.</li><li>Kawasan Labuhanbatu: Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan.</li><li>Dataran tinggi dan kawasan Danau Toba: Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Pematang Siantar, Toba, dan Samosir.</li><li>Tapanuli dan pesisir barat: Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Padang Sidempuan, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.</li><li>Kawasan Mandailing Natal dan Kepulauan Nias: Mandailing Natal, Nias Selatan, Nias, Nias Barat, dan Gunung Sitoli.</li></ul>Daftar tersebut menunjukkan luasnya wilayah yang perlu memantau perkembangan cuaca. Namun, potensi hujan tidak berarti seluruh daerah akan mengalami intensitas hujan yang sama atau hujan terus-menerus sepanjang hari.</p><p>[adsense]Masyarakat tetap perlu memperhatikan prakiraan dan peringatan dini yang diperbarui <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> sesuai perkembangan kondisi atmosfer.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bibit-siklon-tropis-98b/" target="_self">Bibit Siklon Tropis 98B</a> Picu Dinamika Atmosfer</h3>Martha menjelaskan, keberadaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bibit-siklon-tropis-98b/" target="_self">Bibit Siklon Tropis 98B</a> di Teluk Benggala berkontribusi terhadap pembentukan pola angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Belokan angin atau shearline dapat memengaruhi pergerakan massa udara, sedangkan konvergensi menjadi area tempat aliran udara bertemu atau mengalami perlambatan.</p><p>Kondisi tersebut dapat membantu udara naik dan membentuk awan konvektif ketika didukung faktor atmosfer lainnya.</p><p>[adsense]Aktivitas gelombang atmosfer dan labilitas udara yang tinggi turut meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan. Kombinasi faktor itu membuat hujan berpotensi turun dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> memperingatkan bahwa hujan juga dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang bersifat lokal. Potensi tersebut terutama perlu diperhatikan pada siang hingga malam hari.</p><p>[adsense]Karena kondisi cuaca dapat berubah dalam waktu relatif singkat, masyarakat disarankan tidak hanya mengandalkan perkiraan umum, tetapi juga memeriksa peringatan dini untuk wilayah tempat tinggal dan tujuan perjalanan.</p><p><h3>Waspadai Gangguan Perjalanan dan Aktivitas Luar Ruangan</h3>Potensi hujan lebat perlu menjadi perhatian warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara dan masyarakat yang melakukan perjalanan antarkabupaten atau kota.</p><p>[adsense]Saat hujan turun deras, pengendara disarankan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menggunakan lampu kendaraan sesuai kondisi.</p><p>Jika jarak pandang memburuk atau hujan disertai petir dan angin kencang, masyarakat sebaiknya mencari tempat berlindung yang aman.</p><p>[adsense]Warga juga perlu memperhatikan lingkungan sekitar, khususnya apabila berada di daerah yang rawan genangan, banjir, atau longsor. Hindari berteduh di bawah pohon maupun dekat papan reklame ketika angin kencang dan petir terjadi.</p><p>Langkah antisipasi perlu disesuaikan dengan kondisi setempat. Hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat dapat menimbulkan gangguan meskipun tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah.</p><p>[adsense]<h3>Pemda Diminta Koordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas.</p><p>Pemerintah kabupaten dan kota juga diharapkan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, serta Polri untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan dampak cuaca buruk.</p><p>[adsense]Koordinasi tersebut diperlukan agar informasi peringatan dini dapat diteruskan kepada masyarakat dan langkah penanganan bisa disiapkan apabila terjadi keadaan darurat.</p><p>Masyarakat dapat mengikuti pembaruan informasi dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan melalui akun media sosial @infobmkgsumut.</p><p>[adsense]Untuk informasi lebih lanjut, warga juga dapat menghubungi layanan Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui nomor 0821-6804-3653 atau mengirimkan pertanyaan ke alamat surel bbmkg1@bmkg.go.id.</p><p>Dengan potensi hujan yang meluas dan kemungkinan munculnya petir serta angin kencang, kewaspadaan masyarakat dan kesiapan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko gangguan aktivitas maupun bencana hidrometeorologi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_img_0450.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57534/bmkg-peringatkan-hujan-lebat-sepekan-di-sumut-medan-hingga-nias-diminta-waspada/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lapak Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek, 2 Diamankan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lapak Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek, 2 Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan menggerebek lapak diduga tempat perjudian tembak ikan di Jalan Setia Budi Nomor 82, Sp Selayang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan <a href="https://www.topikseru.com/tag/menggerebek/" target="_self">menggerebek</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/lapak/" target="_self">lapak</a> diduga tempat perjudian <a href="https://www.topikseru.com/tag/tembak-ikan/" target="_self">tembak ikan</a> di Jalan Setia Budi Nomor 82, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Jumat (23/10/2026).</p><p>[adsense]Polisi mengamankan dua orang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian, masing-masing seorang perempuan bertugas sebagai kasir dan seorang laki-laki selaku pemain.</p><p>Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut.</p><p>[adsense]&quot;Personel menerima informasi dari masyarakat terkait adanya <a href="https://www.topikseru.com/tag/lapak/" target="_self">lapak</a> perjudian <a href="https://www.topikseru.com/tag/tembak-ikan/" target="_self">tembak ikan</a> di kawasan Jalan Setia Budi, Medan Tuntungan. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan ke lokasi,&quot; ujarnya, Senin (26/10/2026). </p><p>&quot;Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lapak/" target="_self">lapak</a> yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian <a href="https://www.topikseru.com/tag/tembak-ikan/" target="_self">tembak ikan</a>. Selanjutnya, dua orang yang berada di lokasi diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,&quot; kata AKBP Adrian.</p><p>[adsense]Kedua orang yang diamankan masing-masing SA (41), kasir, dan APS (40), berperan sebagai pemain.</p><p>Dari lokasi tersebut, polisi turut menyita uang tunai sebesar Rp550.000,- disebut milik SA satu unit telepon genggam merek Oppo A3X berwarna biru dan satu unit mesin <a href="https://www.topikseru.com/tag/tembak-ikan/" target="_self">tembak ikan</a>.</p><p>[adsense]Dia menambahkan, pengungkapan ini dilakukan berdasarkan informasi masyarakat dan mengacu pada ketentuan hukum mengenai tindak pidana perjudian. </p><p>&quot;Kedua orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Satreskrim Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut,&quot; pungkas Adrian. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/da4fb5c6e93e74d3df8527599fa62642_polda-ikan-20261026-at-135327.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57529/lapak-judi-tembak-ikan-di-tuntungan-digerebek-2-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Daun Bosi-bosi asal Sumut Diteliti untuk Kanker Payudara, Ini Temuan Peneliti USU</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Daun Bosi-bosi asal Sumut Diteliti untuk Kanker Payudara, Ini Temuan Peneliti USU]]></title>
            <description><![CDATA[Dosen USU meneliti ekstrak daun bosibosi asal Sumut. Uji laboratorium menunjukkan potensi menghambat siklus sel dan memicu apoptosis sel...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Tanaman bosi-bosi yang tumbuh di perbukitan Tapanuli Utara, Sumatera Utara, selama ini dikenal masyarakat sebagai tanaman obat tradisional. Kini, tanaman tersebut menjadi objek penelitian ilmiah karena ekstraknya menunjukkan potensi menghambat pertumbuhan sel <a href="https://www.topikseru.com/tag/kanker-payudara/" target="_self">kanker payudara</a> dalam pengujian laboratorium.</p><p>[adsense]Penelitian ini dilakukan oleh dosen Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU), Muhammad Fauzan Lubis, bersama timnya. Riset yang dimulai pada 2023 tersebut berupaya mengungkap kandungan senyawa bioaktif dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a> (Timonius flavescens) sekaligus menguji aktivitas biologisnya.</p><p>Salah satu temuan yang menarik perhatian adalah respons sel <a href="https://www.topikseru.com/tag/kanker-payudara/" target="_self">kanker payudara</a> terhadap ekstrak <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a> dalam pengujian in vitro. Tim peneliti menemukan indikasi penghambatan siklus sel dan peningkatan apoptosis, yakni proses kematian sel yang berlangsung secara terprogram.</p><p>[adsense]Meski demikian, hasil tersebut masih berada pada tahap penelitian laboratorium. Temuan ini belum membuktikan bahwa bosi-bosi dapat digunakan sebagai obat <a href="https://www.topikseru.com/tag/kanker-payudara/" target="_self">kanker payudara</a> pada manusia.</p><p>"Berdasarkan studi literatur, para peneliti yang mengeksplorasi tanaman ini rata-rata berasal dari Sumatera Utara. Kebetulan saya di fakultas berfokus pada biologi farmasi dan tanaman obat, jadi ada keinginan kuat untuk mengeksplorasi tanaman khas ini. Dari situ kami mencoba mencari tahu apa khasiat lainnya, salah satunya eksplorasi terhadap kanker," kata Fauzan di Medan, Senin (26/10/2026).</p><p>[adsense]<h3>Berangkat dari Penggunaan Tradisional di Tapanuli Utara</h3>Bosi-bosi merupakan tanaman dari famili Rubiaceae yang tumbuh di kawasan perbukitan Tapanuli Utara. Dalam praktik pengobatan tradisional, daunnya biasa direbus, kemudian air rebusannya diminum untuk meredakan nyeri hingga membantu mengatasi keluhan yang oleh masyarakat dikenal sebagai sakit gula atau diabetes mellitus.</p><p>Kebiasaan tersebut menjadi salah satu titik awal untuk mengeksplorasi kemungkinan manfaat lain dari tanaman lokal itu.</p><p>[adsense]Namun, penggunaan secara turun-temurun tidak serta-merta membuktikan khasiat dan keamanannya untuk setiap kondisi kesehatan.</p><p>Karena itu, tim USU mengembangkan penelitian berbasis laboratorium untuk mengidentifikasi kandungan kimia, mengoptimalkan proses ekstraksi, dan menguji aktivitas biologis ekstrak <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a>.</p><p>[adsense]Riset tersebut didanai melalui skema Equity Project LPDP yang dikelola Universitas Sumatera Utara, dengan kerja sama yang disebutkan melibatkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.</p><p>Pendekatan ini mempertemukan pengetahuan tradisional mengenai tanaman lokal dengan metode ilmiah. Tujuannya bukan sekadar mengetahui kandungan suatu tanaman, melainkan juga memahami bagaimana senyawa di dalamnya dapat diperoleh dan bagaimana respons biologisnya ketika diuji.</p><p>[adsense]<h3>Peneliti Gunakan Metode Ekstraksi Berbasis Kimia Hijau</h3>Berbeda dari cara tradisional yang mengandalkan perebusan daun, tim peneliti menggunakan metode ekstraksi yang dirancang untuk mengoptimalkan penarikan senyawa dari bahan tumbuhan.</p><p>Salah satu teknologi yang digunakan adalah Natural Deep Eutectic Solvent (NADES), yaitu sistem pelarut yang dibuat dari kombinasi komponen tertentu.</p><p>[adsense]Dalam penelitian ini, formulasi tersebut menggunakan kolin klorida sebagai penerima ikatan hidrogen dan D-glukosa sebagai pendonor ikatan hidrogen, kemudian dicampurkan dengan air.</p><p>Pendekatan tersebut dikembangkan sejalan dengan prinsip green chemistry atau kimia hijau, yang mempertimbangkan dampak lingkungan dalam proses kimia.</p><p>[adsense]NADES diteliti sebagai alternatif terhadap sejumlah pelarut organik konvensional, seperti etanol atau metanol. Namun, manfaat lingkungan dan keamanan suatu formulasi tetap perlu dinilai berdasarkan komposisi, proses penggunaan, serta hasil pengujiannya.</p><p>Untuk memperoleh komposisi pelarut yang optimal, tim menggunakan metode Central Composite Design (CCD) yang berbasis Response Surface Methodology (RSM). Proses ekstraksi juga memanfaatkan gelombang ultrasonik melalui teknik Ultrasound-Assisted Extraction (UAE).</p><p>[adsense]Fauzan menjelaskan, metode tersebut digunakan untuk mengoptimalkan penarikan senyawa polifenol dan flavonoid yang terdapat pada <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a>.</p><p>"Kami tidak menggunakan metode rebusan seperti yang dilakukan masyarakat. Kami mencoba menggunakan pendekatan sains untuk mengoptimalkan potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a>. Melalui formulasi pelarut NADES yang tepat, senyawa polifenol dan flavonoid di dalam daun dapat ditarik secara jauh lebih optimal," ujarnya.</p><p>[adsense]Setelah proses ekstraksi, karakteristik sampel dianalisis menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Transmission Electron Microscope (TEM).</p><p>Hasil karakterisasi yang dilaporkan menunjukkan adanya interaksi ikatan hidrogen antara kolin klorida dan glukosa, serta struktur sferis pada sistem ekstrak yang diamati. Tahap ini membantu peneliti memahami karakteristik formulasi sebelum melanjutkan pengujian berikutnya.</p><p>[adsense]<h3>LC-HRMS Identifikasi 13 Senyawa Bioaktif</h3>Setelah memperoleh ekstrak teroptimasi, tim melanjutkan penelitian untuk mengidentifikasi senyawa yang terkandung di dalamnya.</p><p>Analisis dilakukan menggunakan teknologi Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS), dengan fasilitasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).</p><p>[adsense]Melalui analisis tersebut, peneliti mengidentifikasi 13 senyawa bioaktif utama dalam ekstrak yang diuji.</p><p>Ekstrak <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a> juga memperlihatkan aktivitas antioksidan yang tinggi dalam pengujian menggunakan metode DPPH. Pada konsentrasi 500 mikrogram per mililiter (&mu;g/mL), aktivitas penghambatan radikal bebas tercatat mencapai 89,32 persen.</p><p>[adsense]Hasil tersebut menjadi petunjuk awal mengenai aktivitas biologis ekstrak. Meski begitu, aktivitas antioksidan tidak dapat dijadikan bukti langsung bahwa suatu bahan mampu mengobati kanker.</p><p>Untuk mengetahui potensi antikanker secara lebih spesifik, tim kemudian menguji respons sel <a href="https://www.topikseru.com/tag/kanker-payudara/" target="_self">kanker payudara</a> terhadap ekstrak tersebut.</p><p>[adsense]<h3>Uji Laboratorium Temukan Indikasi Penghambatan Sel Kanker</h3>Pengujian aktivitas antikanker dilakukan secara in vitro menggunakan metode MTT assay pada tiga lini sel <a href="https://www.topikseru.com/tag/kanker-payudara/" target="_self">kanker payudara</a>. Pengujian ini digunakan untuk menilai respons sel terhadap perlakuan ekstrak dalam kondisi laboratorium.</p><p>Peneliti juga melakukan analisis menggunakan flow cytometry dan penandaan imunositokimia untuk mempelajari perubahan pada siklus sel, kematian sel, serta ekspresi protein yang berkaitan dengan kedua proses tersebut.</p><p>[adsense]Hasil pengujian menunjukkan dua mekanisme utama yang berkaitan dengan respons sel kanker, yakni penghentian siklus sel pada fase G0-G1 dan peningkatan apoptosis.</p><p>Mekanisme pertama berkaitan dengan G0-G1 cell cycle arrest, yaitu tertahannya sel pada fase G0-G1 sehingga proses menuju pembelahan sel dapat terhambat.</p><p>[adsense]Dalam penelitian ini, tim menemukan penurunan ekspresi protein cyclin D1. Protein tersebut berperan dalam pengaturan siklus sel, termasuk proses yang memungkinkan sel melanjutkan tahapan menuju pembelahan.</p><p>Penurunan ekspresi cyclin D1 mengindikasikan bahwa ekstrak yang diuji berpotensi memengaruhi mekanisme pengaturan siklus sel pada sel <a href="https://www.topikseru.com/tag/kanker-payudara/" target="_self">kanker payudara</a>.</p><p>[adsense]Mekanisme kedua berkaitan dengan apoptosis atau kematian sel terprogram. Pengujian menunjukkan peningkatan kematian sel pada fase early apoptosis dan late apoptosis.</p><p>Tim juga melaporkan peningkatan ekspresi protein p53, yang berperan dalam pengendalian siklus sel serta respons sel terhadap kerusakan.</p><p>[adsense]Secara umum, temuan tersebut memberikan gambaran mengenai kemungkinan mekanisme biologis yang terlibat dalam respons sel kanker terhadap ekstrak <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a>. Namun, hasil pengujian tersebut belum cukup untuk memastikan bagaimana efeknya pada tubuh manusia.</p><p><h3>Belum Bisa Disebut Obat Kanker Payudara</h3>Temuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penelitian-usu/" target="_self">penelitian USU</a> membuka peluang untuk mengkaji lebih jauh potensi tanaman lokal sebagai sumber senyawa bioaktif. Meski demikian, pengembangan bahan alam menjadi kandidat obat membutuhkan tahapan penelitian yang panjang.</p><p>[adsense]Hasil uji pada sel di laboratorium tidak otomatis menunjukkan bahwa ekstrak akan memberikan efek serupa ketika digunakan pada manusia. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menilai keamanan, dosis, mekanisme kerja, efektivitas pada model biologis yang lebih kompleks, serta kemungkinan efek samping dan interaksi dengan obat lain.</p><p>Karakterisasi kandungan ekstrak juga menjadi aspek penting karena komposisi bahan alam dapat dipengaruhi oleh bagian tanaman, lokasi tumbuh, metode pengolahan, dan proses ekstraksi.</p><p>[adsense]Karena itu, potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/daun-bosi-bosi/" target="_self">daun bosi-bosi</a> sebagai kandidat pengembangan antikanker perlu ditempatkan sesuai bukti ilmiah yang tersedia saat ini.</p><p>Temuan penghambatan siklus sel dan apoptosis merupakan hasil awal yang layak diteliti lebih lanjut, bukan bukti bahwa tanaman tersebut sudah dapat digunakan sebagai terapi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kanker-payudara/" target="_self">kanker payudara</a>.</p><p>[adsense]Masyarakat pun tidak disarankan mengganti pengobatan kanker yang direkomendasikan tenaga medis dengan rebusan atau ekstrak bosi-bosi tanpa bukti keamanan dan efektivitas klinis.</p><p>Penelitian Fauzan dan tim menjadi salah satu upaya mengeksplorasi kekayaan hayati Sumatera Utara melalui pendekatan farmasi modern. Tahap berikutnya akan menentukan sejauh mana temuan laboratorium tersebut dapat dikembangkan menjadi kandidat bahan obat yang aman dan efektif.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9dcb88e0137649590b755372b040afad_daun-bosibosi-asal-sumut-diteliti-untuk-kanker-payudara-ini-temuan-peneliti-usu.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/teknologi/57533/daun-bosibosi-asal-sumut-diteliti-untuk-kanker-payudara-ini-temuan-peneliti-usu/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Donasi Patungan untuk Hutan Tembus Rp13 Miliar, Ferry Irwandi Tolak Tawaran Endorse</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 15:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Donasi Patungan untuk Hutan Tembus Rp13 Miliar, Ferry Irwandi Tolak Tawaran Endorse]]></title>
            <description><![CDATA[Donasi Patungan untuk Hutan menembus Rp13,45 miliar. Ferry Irwandi memilih menunda tawaran endorsement demi fokus menyalurkan bantuan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Kreator konten Ferry Irwandi memilih memprioritaskan gerakan Patungan untuk Hutan dengan menunda penerimaan tawaran kerja sama bisnis dan endorsement selama November 2026. Keputusan ini diambil karena ia ingin fokus mengawal penyaluran bantuan untuk wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p><p>[adsense]Di tengah kesibukan tersebut, penggalangan dana Patungan untuk Hutan yang digagas Ferry bersama Kitabisa telah mengumpulkan Rp13,45 miliar dari lebih dari 160.000 donatur. Angka itu tercatat hingga Sabtu, 24 Oktober 2026, dan mencapai sekitar 27 persen dari target Rp50 miliar.</p><p><b>Ferry Fokus Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak</b></p><p>[adsense]Ferry mengungkapkan bahwa dirinya belum dapat menerima tawaran kerja sama, bisnis, maupun endorsement selama November. Ia tetap menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah menawarkan kerja sama dan berharap kesempatan tersebut bisa terbuka pada waktu mendatang.</p><p>Keputusan itu sejalan dengan rencana Ferry untuk kembali turun langsung ke lapangan pada awal November. Ia berencana mengunjungi Kalimantan terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Sumatra. Ferry juga mengupayakan kunjungan ke Papua untuk mendistribusikan bantuan sekaligus memetakan kebutuhan masyarakat di sana.</p><p>[adsense]Kunjungan tersebut diharapkan membantu tim memahami kebutuhan warga secara langsung. Dengan begitu, penyaluran bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi di setiap wilayah terdampak.</p><p><b>Donasi Terkumpul dari Lebih dari 160 Ribu Orang</b></p><p>[adsense]Gerakan Patungan untuk Hutan dibuka pada 2 September 2026. Dana yang dihimpun ditujukan untuk mendukung mitigasi karhutla, respons darurat, serta restorasi ekosistem di Sumatra, Kalimantan, dan Papua.</p><p>Hingga 24 Oktober 2026, total <a href="https://www.topikseru.com/tag/donasi/" target="_self">donasi</a> mencapai Rp13,45 miliar. Jumlah tersebut menunjukkan partisipasi lebih dari 160.000 donatur yang ikut mendukung upaya penanganan karhutla dan pemulihan lingkungan.</p><p>[adsense]Meski demikian, jumlah tersebut masih jauh dari target awal sebesar Rp50 miliar. Dengan capaian sekitar 27 persen, penggalangan dana masih membutuhkan tambahan sekitar Rp36,55 miliar untuk mencapai target.</p><p><b>Bukan Hanya Mengumpulkan Dana</b></p><p>[adsense]Melalui Patungan untuk Hutan, upaya yang dilakukan tidak berhenti pada pengumpulan <a href="https://www.topikseru.com/tag/donasi/" target="_self">donasi</a>. Ferry juga merencanakan kunjungan ke sejumlah wilayah untuk menyalurkan bantuan dan memetakan kebutuhan masyarakat.</p><p>Penanganan karhutla membutuhkan berbagai langkah, mulai dari pencegahan dan respons darurat hingga pemulihan ekosistem. Dukungan bagi masyarakat yang terdampak juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.</p><p>[adsense]Sementara itu, keputusan Ferry menunda tawaran endorsement selama November membuat agenda penyaluran bantuan menjadi prioritasnya pada periode tersebut. Penggalangan dana pun masih berlanjut untuk mengejar target Rp50 miliar.</p><p>Perkembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/donasi/" target="_self">donasi</a> berikutnya akan menentukan seberapa jauh target tersebut dapat tercapai. Untuk saat ini, dana Rp13,45 miliar yang terkumpul menjadi capaian sementara dari gerakan yang melibatkan lebih dari 160.000 donatur.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9766527f2b5d3e95d4a733fcfb77bd7e_img_0658.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57525/donasi-patungan-untuk-hutan-tembus-rp13-miliar-ferry-irwandi-tolak-tawaran-endorse/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harga Pemakaman Elit di Medan, dari Rp100 Juta hingga Rp2,4 Miliar</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 15:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harga Pemakaman Elit di Medan, dari Rp100 Juta hingga Rp2,4 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Harga pemakaman elit di Medan mencapai miliaran rupiah. Nirvana Memorial Park menawarkan tiga tipe makam dengan harga mulai Rp100 juta.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Harga lahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemakaman-elit/" target="_self">pemakaman elit</a> di kawasan Medan dan sekitarnya bisa mencapai miliaran rupiah. Salah satu pilihannya adalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/nirvana-memorial-park-medan/" target="_self">Nirvana Memorial Park Medan</a> di Kecamatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibolangit/" target="_self">Sibolangit</a>, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menawarkan lahan makam untuk individu, pasangan, hingga keluarga besar.</p><p>[adsense]Berdasarkan daftar harga yang tercantum di situs resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/nirvana-memorial-park-medan/" target="_self">Nirvana Memorial Park Medan</a>, terdapat tiga pilihan utama, yaitu tipe Universal seharga sekitar Rp100 juta, tipe Dynasty sekitar Rp600 juta, dan tipe Royal sekitar Rp2,4 miliar. Ketiganya memiliki luas serta kapasitas yang berbeda.</p><p><b>Daftar Harga Makam <a href="https://www.topikseru.com/tag/nirvana-memorial-park-medan/" target="_self">Nirvana Memorial Park Medan</a></b></p><p>[adsense]Berikut rincian harga dan kapasitas makam yang dipublikasikan pengelola.</p><p><b>1. Tipe Universal: sekitar Rp100 juta</b></p><p>[adsense]Tipe Universal memiliki ukuran 4 x 5,5 meter atau 22 meter persegi. Lahan ini dapat menampung maksimal dua orang sehingga ditujukan untuk pasangan atau keluarga kecil.</p><p><b>2. Tipe Dynasty: sekitar Rp600 juta</b></p><p>[adsense]Tipe Dynasty memiliki ukuran 8 x 11 meter atau 88 meter persegi dengan kapasitas maksimal delapan orang. Pilihan ini menyediakan area lebih luas untuk pemakaman keluarga.</p><p><b>3. Tipe Royal: sekitar Rp2,4 miliar</b></p><p>[adsense]Tipe Royal memiliki ukuran 16 x 22 meter atau 352 meter persegi dan kapasitas maksimal 32 orang. Dengan ukuran tersebut, tipe ini ditujukan untuk keluarga besar yang membutuhkan area pemakaman dalam satu kavling.</p><p>Harga tersebut tercantum pada situs resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/nirvana-memorial-park-medan/" target="_self">Nirvana Memorial Park Medan</a>. Karena pengelola juga menawarkan program promosi, calon pembeli perlu meminta daftar harga dan ketersediaan kavling terbaru sebelum melakukan transaksi.</p><p>[adsense]<b>Fasilitas Pemakaman</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/nirvana-memorial-park-medan/" target="_self">Nirvana Memorial Park Medan</a> mengusung konsep taman pemakaman dengan lingkungan yang ditata menyerupai kawasan resor. Situs resminya mencantumkan fasilitas seperti keamanan, taman, paviliun, aula, area bermain, serta layanan pendukung kedukaan.</p><p>[adsense]Pengelola juga menyatakan biaya perawatan dan pemeliharaan makam sudah termasuk dalam pembelian kavling. Namun, calon pembeli sebaiknya memastikan rincian fasilitas dan ketentuan tersebut melalui dokumen penawaran tertulis.</p><p>Kompleks ini diperuntukkan bagi umat Buddha, Kristen, dan Katolik berdasarkan informasi pada situs pengelola.</p><p>[adsense]<b>Bisa Dibeli Sebelum Dibutuhkan</b></p><p>Pengelola menyediakan dua skema pembelian, yakni pre-need dan at-need. Skema pre-need memungkinkan pembelian lahan sebagai persiapan sebelum terjadi kedukaan, sedangkan at-need digunakan ketika kebutuhan pemakaman sudah terjadi.</p><p>[adsense]Pembelian pre-need dapat menggunakan skema cicilan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, pembelian at-need harus mengikuti persyaratan pembayaran yang ditetapkan pengelola.</p><p><b>Harga Perlu Dibandingkan dengan Kebutuhan</b></p><p>[adsense]Dengan daftar harga mulai sekitar Rp100 juta hingga Rp2,4 miliar, perbedaan biaya pemakaman di <a href="https://www.topikseru.com/tag/nirvana-memorial-park-medan/" target="_self">Nirvana Memorial Park Medan</a> ditentukan oleh ukuran dan kapasitas lahan yang dipilih.</p><p>Calon pembeli sebaiknya tidak hanya membandingkan harga, tetapi juga memeriksa dokumen legal lahan, hak penggunaan kavling, fasilitas yang termasuk dalam paket, dan ketentuan pemeliharaan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_img_0642.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57523/harga-pemakaman-elit-di-medan-dari-rp100-juta-hingga-rp24-miliar/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Bekali Pemahaman Hukum Paralegal di Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Bekali Pemahaman Hukum Paralegal di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, membekali peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal dengan pemahaman tentang tiga ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash; </b>Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sugiat-santoso/" target="_self">Sugiat Santoso</a>, membekali peserta Pendidikan dan Pelatihan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/diklat/" target="_self">Diklat</a>) <a href="https://www.topikseru.com/tag/paralegal/" target="_self">Paralegal</a> dengan pemahaman tentang tiga orientasi keadilan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional, yakni keadilan korektif, restoratif, dan rehabilitatif. Ketiganya menjadi pendekatan penting dalam penanganan tindak pidana, termasuk pemulihan hak korban kejahatan.</p><p>[adsense]Pembekalan tersebut disampaikan Sugiat dalam kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/diklat/" target="_self">Diklat</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/paralegal/" target="_self">Paralegal</a> di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) bekerja sama dengan Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia, Dinas Pendidikan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Utara.</p><p>Dalam pemaparannya, Sugiat menjelaskan bahwa KUHP Nasional mengedepankan pendekatan keadilan yang tidak semata-mata berorientasi pada pembalasan terhadap pelaku tindak pidana. Pendekatan tersebut mencakup koreksi perilaku pelaku, pemulihan hubungan antara pihak yang terlibat, serta rehabilitasi bagi korban maupun pelaku.</p><p>[adsense]Keadilan korektif berfokus pada perbaikan perilaku pelaku melalui sanksi yang proporsional dan mendidik. Sementara itu, keadilan restoratif menekankan pemulihan keadaan dan penyelesaian konflik, termasuk melalui dialog atau mediasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p><p>Adapun keadilan rehabilitatif diarahkan pada pemulihan kondisi korban maupun pelaku agar dapat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.</p><p>[adsense]&quot;KUHP kita yang saat ini berorientasi pada keadilan korektif, restoratif dan rehabilitatif, keadilan ini dengan mempertimbangkan keadilan bagi korban tindak pidana, di mana dahulu korban tindak kejahatan tidak mendapatkan hak rehabilitasi terhadap kerusakan dari tindak kejahatan yang dialamaninya, saat ini KUHP telah mengakomodir pemulihan korban tindak pidana, biaya rehabilitasi nya bisa diambil dari pelaku kejahatan ataupun akan ditanggung oleh Negara jika pelakunya tidak punya kemampuan secara ekonomi,&quot; terang Sugiat.</p><p>Ketua YARA sekaligus Ketua Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia, Safaruddin, yang mendampingi Sugiat dalam pembekalan tersebut, menyoroti pentingnya pemahaman paralegal mengenai hak korban tindak pidana, terutama hak atas restitusi.</p><p>[adsense]Restitusi merupakan ganti kerugian yang dapat diberikan kepada korban tindak pidana atau keluarganya oleh pelaku maupun pihak ketiga sesuai ketentuan hukum. Hak tersebut menjadi penting bagi korban yang mengalami kerugian fisik dan membutuhkan penanganan medis.</p><p>Safaruddin mengatakan, tenaga medis yang mengikuti pendidikan paralegal diharapkan mampu membantu korban memahami dan memperjuangkan hak hukumnya, termasuk ketika menghadapi persoalan pembiayaan pengobatan.</p><p>[adsense]&quot;Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/paralegal/" target="_self">Paralegal</a> terutama yang dari Tenaga Medis nantinya dapat mengadvokasi korban tindak kejahatan yang harus mendapatkan penanganan medis, saya banyak melihat kasus korban tindak kejahatan yang terjadi di Sumatera Utara yang korban tindak pidana tersebut biaya penanganan medisnya tidak ditanggung oleh BPJS, sehingga harus ada yang membiaya biaya pengobatan dan perawatan medis nya, dan ini seperti yang disampaikan oleh Pak Sugiat, dengan hak Rehabilitatif, korban berhak mengajukan hak restitusinya untuk pemulihan kondisinya seperti sedia kala&quot;, tambah Safar.</p><p>Menurut Safaruddin, keterlibatan paralegal dari kalangan tenaga medis dapat membantu menjembatani kebutuhan layanan kesehatan dengan akses terhadap bantuan hukum. Dengan pemahaman yang memadai, mereka diharapkan dapat mengarahkan korban untuk menempuh mekanisme hukum yang tersedia guna memperoleh pemulihan atas kerugian yang dialami.</p><p>[adsense]Selain membekali peserta dengan pemahaman mengenai hak korban, Sugiat juga mendorong paralegal untuk bersinergi dengan program pemerintah dalam memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat.</p><p>Ia berharap, keberadaan paralegal dapat mendukung pelayanan hukum melalui Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di setiap desa, sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh informasi, pendampingan, dan akses terhadap mekanisme penyelesaian persoalan hukum.</p><p>[adsense]&quot;Harapan saya kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/paralegal/" target="_self">Paralegal</a> ini nantinya agar dapat bersinergi dengan Program Pemerintah di Kementerian Hukum melalui Pos Bantuan Hukum di setiap Desa untuk memberikan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat&quot;, tutup Sugiat.</p><p>Melalui kegiatan tersebut, paralegal diharapkan tidak hanya memahami dasar-dasar hukum, tetapi juga mampu berperan aktif dalam membantu masyarakat mengakses keadilan, khususnya bagi korban tindak pidana yang membutuhkan pendampingan dan pemulihan hak. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/84d9ee44e457ddef7f2c4f25dc8fa865_sugiat-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57531/wakil-ketua-komisi-xiii-dpr-ri-bekali-pemahaman-hukum-paralegal-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Udara Medan Sedang, BMKG Tak Deteksi Hotspot di Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Udara Medan Sedang, BMKG Tak Deteksi Hotspot di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[BMKG mencatat kualitas udara Medan kategori sedang pada 26 Oktober 2026. Tak ada hotspot dan sebaran asap di Sumatera Utara, tetapi jarak..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a></b> - Kualitas udara di sejumlah wilayah Kota <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> masih berada dalam kategori sedang pada Senin (26/10/2026) pagi. Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>) tidak mendeteksi titik panas maupun sebaran asap di wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> berdasarkan pemantauan satelit.</p><p>[adsense]Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (B<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>) Wilayah I, Hendro Nugroho, mengatakan pemantauan citra satelit hingga pukul 09.00 WIB tidak menunjukkan adanya titik panas (<a href="https://www.topikseru.com/tag/hotspot/" target="_self">hotspot</a>) di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>Sementara itu, pemantauan sebaran asap pada pukul 08.00 WIB juga tidak mendeteksi asap di wilayah provinsi tersebut.</p><p>[adsense]Kondisi itu menjadi salah satu indikator penting dalam memantau potensi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kendati demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> dan kondisi jarak pandang sebelum beraktivitas di luar rumah.</p><p><h3>Kualitas Udara <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> Belum Masuk Kategori Baik</h3>Berdasarkan pemantauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> pada Senin pukul 08.00 WIB, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> di sejumlah wilayah Kota <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> masih berada dalam kategori sedang.</p><p>[adsense]Data pengukuran partikulat PM2.5 yang ditampilkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> pada pukul 07.00 WIB mencatat konsentrasi sebesar 30,9 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut masuk kategori sedang berdasarkan klasifikasi yang digunakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>.</p><p>Kategori sedang menunjukkan kondisi udara yang secara umum masih dapat diterima, tetapi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatannya.</p><p>[adsense]Dengan demikian, tidak ditemukannya titik panas dan sebaran asap bukan berarti <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> di seluruh wilayah otomatis berada dalam kategori baik. Pemantauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> tetap diperlukan karena kondisi atmosfer dan konsentrasi partikel dapat berubah.</p><p><h3>Jarak Pandang di Sejumlah Wilayah Berkisar 1 - 8 Kilometer</h3>Selain memantau <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> dan titik panas, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> turut mengamati kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>[adsense]Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Stasiun Meteorologi FL. Tobing, Stasiun Meteorologi Silangit, dan Stasiun Meteorologi Aek Godang pada rentang pukul 07.00&ndash;10.00 WIB tidak menunjukkan adanya asap. Namun, jarak pandang yang tercatat berkisar antara 1 hingga 8 kilometer.</p><p>Perbedaan jarak pandang tersebut membuat masyarakat perlu menyesuaikan kewaspadaan dengan kondisi di lokasi masing-masing, terutama saat berkendara pada pagi hari.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mengimbau pengendara yang melintasi wilayah dengan jarak pandang terbatas agar mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan.</p><p>Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan ketika jarak pandang tidak optimal.</p><p>[adsense]<h3>Angin Bergerak dari Timur hingga Tenggara</h3>Hendro menjelaskan, hasil analisis menunjukkan angin bertiup dari arah timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara.</p><p>Informasi mengenai arah angin menjadi salah satu unsur yang diperhatikan dalam pemantauan cuaca dan potensi pergerakan asap. Meski demikian, pada pemantauan Senin pagi tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> tidak mendeteksi sebaran asap di wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>[adsense]Perubahan kondisi angin maupun atmosfer tetap perlu dipantau secara berkala. Situasi yang teramati pada pagi hari juga tidak serta-merta menggambarkan kondisi udara sepanjang hari.</p><p>Karena itu, masyarakat disarankan mengikuti informasi terbaru dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> dan instansi terkait, khususnya apabila terjadi perubahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> atau penurunan jarak pandang.</p><p>[adsense]<h3>Warga Diminta Membatasi Aktivitas Luar Ruangan Jika Udara Memburuk</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> mengalami penurunan.</p><p>Warga juga disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara ketika harus beraktivitas di luar rumah.</p><p>[adsense]Selain kewaspadaan individu, kesiapsiagaan pemerintah daerah juga dinilai penting untuk mengantisipasi kemungkinan dampak sebaran asap.</p><p>Para kepala daerah diharapkan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri setempat. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memperkuat pemantauan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, serta mendukung langkah penanganan apabila kondisi lingkungan memburuk.</p><p>[adsense]Untuk saat ini, hasil pemantauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> pada Senin pagi menunjukkan tidak adanya titik panas maupun sebaran asap di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>. Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualitas-udara/" target="_self">kualitas udara</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> yang masih berada dalam kategori sedang dan jarak pandang yang bervariasi membuat masyarakat tetap perlu waspada terhadap perubahan kondisi lingkungan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bd686fd640be98efaae0091fa301e613_medan-suasana-kota-asap--20261014-at-144525.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57530/udara-medan-sedang-bmkg-tak-deteksi-hotspot-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">5 Kasus Penyelewengan BBM Diungkap Ditreskrimsus Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[5 Kasus Penyelewengan BBM Diungkap Ditreskrimsus Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut dan jajaran berhasil mengungkap lima kasus penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Tim Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut dan jajaran berhasil mengungkap lima kasus penyelewengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bahan-bakar-minyak/" target="_self">Bahan Bakar Minyak</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>) <a href="https://www.topikseru.com/tag/bersubsidi/" target="_self">bersubsidi</a> sejak 20-25 Oktober 2026.</p>[adsense]<p>"Pengungkapan ini merupakan program 100 hari kerja Kapolri salah satunya tentang pemberantasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> ilegal," kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Irfan Rifai didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan, Senin (26/10/2026).</p><p>Dia menjelaskan, dalam kurun waktu hampir sepekan itu Ditreskrimsus Polda Sumut bersama jajaran berhasil mengungkap lima kasus penyelewengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> dan meringkus enam tersangka. Dua kasus diungkap Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, sementara tiga lainnya Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tebingtinggi.</p>[adsense]<p>"Dari pengungkapan kasus penyelewengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> itu sebanyak enam orang pelaku dapat diamankan. Untuk modus kejahatan yang dilakukan para tersangka dengan menggunakan mobil yang telah dimodifikasi mengangkut <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/bersubsidi/" target="_self">bersubsidi</a> dari SPBU untuk kembali dijual secara ilegal," ungkapnya.</p><p>Dalam pengungkapan itu, sambung mantan Kapolres Tanjungbalai tersebut, pihaknya juga menyegel SPBU Suka Damai di Jalan Medan-Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) karena tertangkap tangan mengurangi takaran penjualan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> kepada konsumen.</p>[adsense]<p>"Dua orang pelaku dapat ditangkap berinisial DS berperan sebagai manajer SPBU dan HS berperan merusak segel mesin pompa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>," terangnya.</p><p>Dia menyebut, modus pengurangan takaran (jumlah) penjualan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> di SPBU itu sudah berjalan selama tujuh tahun.</p>[adsense]<p>"Kedua pelaku diduga merusak mesin pompa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> jenis Solar, Pertalite dan Pertamax untuk merubah setelan pompa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> guna mengurangi jumlah liter/takaran dalam setiap pengisian sehingga mendapatkan keuntungan atas penjualan atas selisih kelebihan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>," ujar Irfan.</p><p>Hasil penghitungan selisih takaran oleh metrologi diperkirakan selama Juni-Oktober 2026, sambungnya, pelaku usaha mendapatkan keuntungan sebesar Rp595.321.508 juta dengan data selisih <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> diantaranya Biosolar 32.768 liter, Pertalite 34.681 liter dan Pertamax 1.575 liter.</p>[adsense]<p>"Personel juga telah melakukan pengujian bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> jenis solar seberat 20 liter yang dijual pihak SPBU terbukti tidak sesuai berdasarkan pemeriksaan menggunakan bejana ukur dengan selisih kekurangan 510 ML," sebutnya.</p><p>Irfan menambahkan, penyidik tengah melakukan pengembangan kasus penjualan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> di SPBU Suka Damai yang tidak sesuai takaran. Nantinya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat jaringan penyelewengan penjualan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/bersubsidi/" target="_self">bersubsidi</a> tersebut.</p>[adsense]<p>"Terhadap kedua pelaku bersama barang bukti berupa tang, rekaman CCTV, flash disk, uang tunai Rp77 juta, handphone telah ditahan di Mapolda Sumut. Sementara SPBU yang terbukti mengurangi jumlah takaran penjualan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> telah disegel," pungkasnya. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_polda-bbm.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57528/5-kasus-penyelewengan-bbm-diungkap-ditreskrimsus-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kunyit Asam hingga Beras Kencur, Mengenal Jamu Tradisional yang Tetap Populer</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kunyit Asam hingga Beras Kencur, Mengenal Jamu Tradisional yang Tetap Populer]]></title>
            <description><![CDATA[Jamu tradisional seperti kunyit asam, beras kencur, dan wedang jahe masih diminati. Apa yang membuat warisan ini bertahan di era modern?]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Jamu tradisional menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat Indonesia sejak lama. Minuman yang dibuat dari berbagai bahan seperti kunyit, jahe, kencur, dan temulawak ini masih dikonsumsi hingga sekarang, meskipun pilihan minuman modern semakin beragam.</p><p>[adsense]Jamu tidak hanya dikenal sebagai minuman tradisional, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan budaya dan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman untuk menjaga kesehatan.</p><p>Di tengah perkembangan zaman, jamu terus mengalami perubahan. Jika dahulu jamu identik dengan penjual yang berkeliling membawa botol-botol kaca, kini minuman tersebut juga tersedia dalam bentuk kemasan praktis dan dijual melalui berbagai saluran, termasuk platform digital.</p><p>[adsense]<b>Mengenal Berbagai Jenis Jamu Tradisional</b></p><p>Indonesia memiliki beragam jenis jamu dengan bahan dan cara pembuatan yang berbeda. Beberapa di antaranya cukup populer dan mudah ditemukan di masyarakat.</p><p>[adsense]<b>1. Kunyit Asam</b></p><p>Kunyit asam merupakan salah satu jenis jamu yang dikenal luas. Bahan utamanya adalah kunyit dan asam jawa, yang biasanya diolah bersama air dan pemanis sesuai selera.</p><p>[adsense]Minuman ini memiliki rasa asam dan sedikit getir dengan warna kuning khas kunyit. Kunyit mengandung kurkumin, senyawa yang banyak diteliti karena memiliki aktivitas biologis, termasuk aktivitas antiinflamasi dalam penelitian tertentu.</p><p>Meski demikian, kandungan tersebut tidak berarti setiap minuman <a href="https://www.topikseru.com/tag/kunyit-asam/" target="_self">kunyit asam</a> otomatis dapat mengobati penyakit. Manfaatnya juga dipengaruhi oleh komposisi, jumlah bahan, dan cara pengolahan.</p><p>[adsense]<b>2. Beras Kencur</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-kencur/" target="_self">Beras kencur</a> dibuat menggunakan beras dan kencur sebagai bahan utama. Dalam sejumlah resep, minuman ini juga ditambahkan jahe, gula, atau bahan lain untuk menghasilkan rasa yang khas.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-kencur/" target="_self">Beras kencur</a> dikenal memiliki rasa yang relatif ringan dan sedikit manis. Jamu ini sering dikonsumsi sebagai bagian dari kebiasaan tradisional masyarakat.</p><p>Cara pembuatan dan komposisinya dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya, sehingga rasa maupun kandungan akhirnya tidak selalu sama.</p><p>[adsense]<b>3. Wedang Jahe</b></p><p>Jahe sering digunakan dalam minuman tradisional, termasuk wedang jahe. Berbeda dari beberapa jenis jamu yang menggunakan campuran banyak bahan, wedang jahe umumnya dibuat dengan merebus atau menyeduh jahe menggunakan air panas.</p><p>[adsense]Minuman ini memiliki rasa hangat dan aroma khas. <a href="https://www.topikseru.com/tag/wedang-jahe/" target="_self">Wedang jahe</a> kerap dikonsumsi ketika cuaca dingin atau sebagai minuman penghangat tubuh.</p><p>Jahe juga telah diteliti untuk sejumlah manfaat kesehatan tertentu. Namun, penggunaannya sebagai minuman sehari-hari tetap perlu dibedakan dari penggunaan sebagai terapi untuk kondisi medis.</p><p>[adsense]<b>4. <a href="https://www.topikseru.com/tag/temulawak/" target="_self">Temulawak</a></b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/temulawak/" target="_self">Temulawak</a> merupakan tanaman rimpang yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional Indonesia. Bagian rimpangnya dapat diolah menjadi minuman atau campuran jamu.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/temulawak/" target="_self">Temulawak</a> mengandung senyawa seperti kurkuminoid dan xanthorrhizol. Berbagai penelitian mengkaji potensi senyawa tersebut, tetapi klaim manfaat tertentu tetap harus didasarkan pada bukti yang sesuai.</p><p>Karena itu, temulawak sebaiknya tidak dipandang sebagai pengganti pemeriksaan atau pengobatan medis ketika seseorang mengalami keluhan kesehatan.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Jamu Tradisional Masih Bertahan?</b></p><p>Salah satu alasan jamu tetap dikenal adalah karena bahan-bahannya relatif akrab dalam kehidupan sehari-hari. Kunyit, jahe, kencur, dan temulawak juga banyak digunakan sebagai bumbu masakan sehingga mudah dikenali masyarakat.</p><p>[adsense]Selain itu, kebiasaan minum jamu diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi sebagian keluarga, pembuatan jamu di rumah menjadi bagian dari tradisi yang masih dipertahankan.</p><p>Faktor lainnya adalah perubahan cara penyajian. Jamu kini tidak selalu dijual dalam bentuk racikan tradisional. Sebagian produsen mengemasnya dalam botol, menyediakan pilihan siap minum, atau memasarkan produknya melalui internet.</p><p>[adsense]Perubahan ini membuat jamu lebih mudah dijangkau konsumen yang menginginkan produk praktis. Namun, kemasan modern tidak otomatis menjamin kualitas atau keamanan produk. Konsumen tetap perlu memperhatikan komposisi, izin edar jika diwajibkan, serta petunjuk penyimpanan.</p><p><b>Jamu Gendong dan Perubahan Cara Berjualan</b></p><p>[adsense]Jamu gendong merupakan salah satu bentuk penjualan <a href="https://www.topikseru.com/tag/jamu-tradisional/" target="_self">jamu tradisional</a> yang telah lama dikenal di Indonesia. Penjual biasanya membawa sejumlah botol berisi jamu dengan berbagai pilihan rasa dan bahan.</p><p>Keberadaan penjual jamu gendong juga memperlihatkan bagaimana pengetahuan tentang tanaman dan racikan tradisional dipertahankan melalui praktik sehari-hari.</p><p>[adsense]Saat ini, penjualan jamu memiliki berbagai bentuk. Selain penjual keliling, jamu dapat ditemukan di pasar tradisional, toko minuman, usaha rumahan, hingga toko daring.</p><p>Perkembangan tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan jamu kepada konsumen yang lebih luas. Meski demikian, produsen tetap perlu memperhatikan kebersihan bahan, proses pengolahan, ketahanan produk, dan ketentuan keamanan pangan atau obat tradisional yang berlaku.</p><p>[adsense]<b>Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Jamu</b></p><p>Walaupun dibuat dari bahan alami, jamu tidak selalu aman dikonsumsi tanpa memperhatikan kondisi tubuh dan cara pembuatannya.</p><p>[adsense]Pertama, pastikan bahan yang digunakan bersih dan tidak tercemar. Jika membuat jamu sendiri, cuci rimpang dengan air mengalir dan gunakan peralatan yang bersih.</p><p>Kedua, perhatikan jumlah gula atau pemanis tambahan, terutama bagi orang yang perlu membatasi asupan gula.</p><p>[adsense]Ketiga, simpan jamu sesuai karakteristik produknya. Jamu segar yang dibuat tanpa proses pengawetan dapat lebih mudah rusak sehingga tidak sebaiknya dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.</p><p>Keempat, orang yang sedang mengonsumsi obat, memiliki kondisi kesehatan tertentu, atau sedang hamil sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum rutin mengonsumsi ramuan herbal tertentu. Bahan herbal dapat menimbulkan efek samping atau berinteraksi dengan obat.</p><p>[adsense]Konsumen juga perlu berhati-hati terhadap produk yang menjanjikan kesembuhan berbagai penyakit secara cepat atau mengklaim dapat menggantikan pengobatan medis.</p><p><b>Jamu Tradisional, Warisan yang Terus Berkembang</b></p><p>[adsense]Jamu tradisional tetap dikenal karena menggabungkan bahan yang akrab bagi masyarakat, kebiasaan turun-temurun, dan ragam cita rasa khas Indonesia. Perkembangan kemasan serta pemasaran juga membuat minuman ini dapat menjangkau konsumen dengan cara yang berbeda dari sebelumnya.</p><p>Meski demikian, pelestarian jamu bukan hanya soal mempertahankan resep lama. Kebersihan proses pembuatan, mutu bahan, keamanan produk, dan ketepatan informasi mengenai manfaatnya juga perlu diperhatikan.</p><p>[adsense]Dengan demikian, jamu dapat terus menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia sekaligus dikembangkan sebagai produk yang lebih praktis dan bertanggung jawab di era modern.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7f1de29e6da19d22b51c68001e7e0e54_img_0641.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/57522/kunyit-asam-hingga-beras-kencur-mengenal-jamu-tradisional-yang-tetap-populer/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terkendala Anggaran, Pekan Olah Raga Provinsi Sumut Ditunda Jadi 1 &ndash; 9 Desember 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terkendala Anggaran, Pekan Olah Raga Provinsi Sumut Ditunda Jadi 1 – 9 Desember 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara (Sumut) ditunda pekaksanaannya menjadi tanggal 1 hingga 9 Desember 2026. Semula Porprovsu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Deli Serdang &ndash;</b> Pekan Olah Raga Provinsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/porprov/" target="_self">Porprov</a>) Sumatera Utara (Sumut) <a href="https://www.topikseru.com/tag/ditunda/" target="_self">ditunda</a> pekaksanaannya menjadi tanggal 1 hingga 9 Desember 2026. Semula <a href="https://www.topikseru.com/tag/porprov/" target="_self">Porprov</a> akan digelar tanggal 7 hingga 15 Nopember 2026. Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov dan KONI Sumut menyebut masalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">anggaran</a> di sejumlah kabupaten/kota menjadi penyebabnya.</p>[adsense]<p>"Jika pada tanggal semula peserta <a href="https://www.topikseru.com/tag/porprov/" target="_self">Porprov</a> dari kabupaten/kota belum bisa datang maksimal. Salah satu penyebabnya <a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">anggaran</a> di sejumlah kabupaten/kota tersedia," ujar Ketua KONI Provinsi Sumatera Utara, Hatunggal Siregar di konprensi pers di Aula Dispora Sumut Jl William Iskandar, Deli Serdang, pada Senin (26/10/2026.</p><p>Menurut Hatunggal, Pemerintah Kabupaten/kota belum semuanya dapat menyetor 50 persen biaya akomodasi dan penginapan atlet yang harus dibayakan ke Panitia <a href="https://www.topikseru.com/tag/porprov/" target="_self">Porprov</a> Sumut. "Harus membayar 50 persen biaya konsumsi untuk H-2 hingga H+1 lomba. Sisanya 50 persen lagi ditanggung Panitia Penyelengara," kata Hatunggal.</p>[adsense]<p>Hatunggal juga menyatakan, ada sejumlah kabupaten/kota yang sudah melunasi biaya akomodasi. Sehingga diharapkan dua minggu lagi biaya sudah dibayarkan.</p><p>hingga saat ini sekitar 3.700 atlet dan 1.600 ofisial telah terdaftar untuk mengikuti <a href="https://www.topikseru.com/tag/porprov/" target="_self">Porprov</a> Sumut. Namun, jumlah tersebut masih dinamis karena beberapa kabupaten/kota belum memastikan keikutsertaannya.</p>[adsense]<p>Sementara itu. Kadispora Sumut M Mahfullah Pratama Daulay menyebut selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">anggaran</a>, persiapan lagi sudah dipersiapkan. Dari venue untuk 28 pertandingan yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota hingga sarana dan prasana pendukungnya.</p><p>Venue untuk pertandingan angkat besi di Gedung Serba Guna Provsu kawasan Astaka. Bersama pertandingan gulat, pencak silat dan terung derajat. Lapangan minisoccer Provsu untjuk pertandingan sepakbola, GOR Provsu untuk futsal, di lantai satu Gedung Booling digunakan untuk billiard. Sedangkan bulu tangkis di Gedung PBSI, GOR Basket untuk tinju.</p>[adsense]<p>Binaraga di lantai satu Gedung Serba Guna dekat kantor PB PSI. Sedangkan stadion madya atletik akan digunakan untuk pertandingan atletik seperti lari, lompat jauh, Ditambah marching band di tempat yang sama.</p><p>Pertandingan Wushu akan digelar di GOR Veteran jalan Veteran Medan. Sedangkan tenis meja akan digelar di Kabupaten Deli Serdang.  </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_whatsapp-image-20261026-at-140904.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/57527/terkendala-anggaran-pekan-olah-raga-provinsi-sumut-ditunda-jadi-1-ndash-9-desember-2026/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Panggil Ulang Dicky Erlangga dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut, 7 Tersangka Sudah Ditahan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Panggil Ulang Dicky Erlangga dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut, 7 Tersangka Sudah Ditahan]]></title>
            <description><![CDATA[KPK menjadwalkan pemeriksaan ulang Dicky Erlangga dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan Sumut. Tujuh tersangka lain telah ditahan pada...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Dicky Erlangga, tersangka pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Pemanggilan ulang dilakukan setelah mantan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Sumatera Utara itu tidak hadir dalam pemeriksaan pada 22 Oktober 2026.</p><p>[adsense]Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan Dicky dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026. Namun, hingga pukul 12.13 WIB, Dicky belum memenuhi panggilan tersebut.</p><p>"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka DE (Dicky) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/10/2026).</p><p>[adsense]Ketidakhadiran Dicky membuat penanganan terhadap dirinya berbeda dari tujuh tersangka lain dalam pengembangan perkara yang sama.</p><p>KPK telah menahan tujuh tersangka tersebut pada 22 Oktober 2026, sedangkan Dicky belum ditahan karena tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada hari itu.</p><p>[adsense]Kasus ini merupakan pengembangan penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan dan preservasi jalan yang melibatkan lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara.</p><p><h3>Dicky Termasuk Delapan Tersangka Baru</h3>KPK mengumumkan pengembangan penyidikan kasus tersebut pada 5 Mei 2026. Setelah itu, pada Oktober 2026, lembaga antirasuah mengungkap identitas delapan tersangka yang telah ditetapkan sejak September 2026.</p><p>[adsense]Selain Dicky, mereka adalah mantan Kepala BBPJN Sumatera Utara Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja dan mantan Kepala Satker PJN Wilayah I Sumatera Utara Rahmad Parulian.</p><p>Tiga tersangka lainnya merupakan mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Satker PJN Wilayah I, yakni Munson Ponter Paulus Hutauruk, Faisal, dan Heri Handoko.</p><p>[adsense]Dua tersangka lain adalah mantan Kepala Satker PJN Wilayah II Sumatera Utara T. Rahmatsyah Putra serta mantan PPK pada Satker PJN Wilayah II Manaek Manalu.</p><p>Pada 22 Oktober 2026, KPK menahan tujuh dari delapan tersangka tersebut. Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 22 Oktober hingga 10 November 2026, berdasarkan keterangan KPK yang diberitakan ANTARA.</p><p>[adsense]Sementara itu, Dicky dijadwalkan menjalani pemeriksaan ulang pada 26 Oktober. Ketidakhadirannya hingga batas waktu yang disampaikan juru bicara KPK menjadi perkembangan terbaru dalam proses penanganan perkara tersebut.</p><p><h3>KPK Telusuri Dugaan Pemberian Fee Proyek</h3>Dalam pengembangan kasus ini, KPK menduga terdapat pemberian uang atau commitment fee dari penyedia proyek kepada sejumlah pejabat di lingkungan BBPJN Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Menurut keterangan pelaksana tugas Direktur Penyidikan KPK, pembagian uang tersebut diduga berkaitan dengan jenjang jabatan para pihak.</p><p>Dalam paparan KPK yang diberitakan sejumlah media, Dicky diduga menerima uang sebesar Rp 1,77 miliar. Angka tersebut merupakan dugaan yang disampaikan penyidik, bukan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.</p><p>[adsense]KPK juga menduga pemberian uang dilakukan melalui transaksi tunai maupun transfer. Penyidik menyatakan praktik tersebut berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan BBPJN Sumatera Utara.</p><p>Dugaan penerimaan uang dan peran masing-masing tersangka masih harus diuji melalui proses hukum. Penetapan seseorang sebagai tersangka tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa orang tersebut bersalah.</p><p>[adsense]<h3>Berawal dari Operasi Tangkap Tangan pada Juni 2025</h3>Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 26 Juni 2025. Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas PUPR Sumatera Utara dan Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumatera Utara.</p><p>Dua hari setelah OTT, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara saat itu, Topan Obaja Putra Ginting; pejabat pembuat komitmen Rasuli Efendi Siregar; PPK pada Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumatera Utara Heliyanto; Direktur Utama PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun; serta Direktur PT Rona Na Mora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang.</p><p>[adsense]Perkara awal tersebut terbagi dalam dua kelompok proyek. Kelompok pertama berkaitan dengan empat proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas PUPR Sumatera Utara, sedangkan kelompok kedua berkaitan dengan dua proyek pada Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumatera Utara.</p><p>Total nilai enam proyek yang menjadi bagian dari perkara awal itu dilaporkan mencapai sekitar Rp 231,8 miliar.</p><p>[adsense]Pengembangan penyidikan kemudian memperluas penanganan kasus ke sejumlah pejabat yang pernah bertugas di lingkungan BBPJN Sumatera Utara.</p><p>Penetapan delapan tersangka baru menunjukkan bahwa penyidikan tidak berhenti pada pihak-pihak yang dijerat dalam OTT pada Juni 2025.</p><p>[adsense]<h3>Pemanggilan Ulang Menjadi Tahap Penting Penyidikan</h3>Pemanggilan ulang Dicky merupakan bagian dari proses hukum yang masih berjalan. KPK perlu memperoleh keterangan tersangka untuk mendalami dugaan tindak pidana dan peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.</p><p>Hingga keterangan yang disampaikan pada Senin, 26 Oktober 2026, Dicky belum memenuhi panggilan pemeriksaan dan belum ditahan dalam pengembangan kasus ini. Belum ada dasar untuk menyimpulkan alasan ketidakhadirannya tanpa keterangan resmi lebih lanjut.</p><p>[adsense]Perkembangan berikutnya akan bergantung pada pemenuhan panggilan pemeriksaan dan langkah hukum yang ditempuh KPK sesuai prosedur.</p><p>Kasus ini menjadi sorotan karena penyidikan berawal dari proyek infrastruktur bernilai ratusan miliar rupiah dan kemudian berkembang hingga menyeret sejumlah mantan pejabat di lingkungan BBPJN Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Penanganan perkara selanjutnya akan menentukan bagaimana dugaan pemberian fee proyek dan peran setiap tersangka diuji melalui proses peradilan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_kpk-panggil-ulang-dicky-erlangga-dalam-kasus-korupsi-jalan-sumut-7-tersangka-sudah-ditahan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57526/kpk-panggil-ulang-dicky-erlangga-dalam-kasus-korupsi-jalan-sumut-7-tersangka-sudah-ditahan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Habiburokhman Pimpin Panja</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 13:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Habiburokhman Pimpin Panja]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi III DPR mempercepat pembahasan RUU Perampasan Aset. Habiburokhman memimpin panja, dengan target penyelesaian paling lambat 15 Des...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Jakarta</b> - Komisi III DPR RI mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dengan mulai menyerap masukan masyarakat pada masa reses. Langkah ini ditempuh untuk mengejar target penyelesaian regulasi tersebut paling lambat 15 Desember 2026.</p>[adsense]<p>Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman ditunjuk sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Perampasan Aset. Adapun posisi wakil ketua dipercayakan kepada anggota Komisi III DPR, <a href="https://www.topikseru.com/tag/soedeson-tandra/" target="_self">Soedeson Tandra</a>.</p><p>Penunjukan itu diputuskan dalam rapat internal pimpinan Komisi III bersama para kepala kelompok fraksi (Kapoksi). Habiburokhman menyampaikan keputusan tersebut di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (26/10/2026).</p>[adsense]<p>"Disepakati menunjuk saya, Habiburokhman, sebagai Ketua Panja dan saudara <a href="https://www.topikseru.com/tag/soedeson-tandra/" target="_self">Soedeson Tandra</a> sebagai Wakil Ketua Panja," kata Habiburokhman.</p><p>Selain menetapkan pimpinan panja, Komisi III DPR menyepakati perubahan jadwal rapat dengar pendapat umum (RDPU). Agenda yang semula direncanakan berlangsung pada masa sidang November dimajukan agar dapat dilaksanakan ketika DPR masih memasuki masa reses.</p>[adsense]<p>Percepatan ini menjadi bagian dari upaya DPR memenuhi tenggat pembahasan yang sebelumnya disampaikan Ketua DPR <a href="https://www.topikseru.com/tag/puan-maharani/" target="_self">Puan Maharani</a>.</p><p><h3>Libatkan 20 Elemen Masyarakat</h3>Dalam rangkaian RDPU, Komisi III DPR berencana meminta pandangan dari sekitar 20 elemen masyarakat. Mereka berasal dari beragam latar belakang, antara lain organisasi mahasiswa, dosen, advokat, dan kalangan cendekiawan.</p>[adsense]<p>Habiburokhman mengatakan, pelibatan berbagai kelompok tersebut diharapkan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan terhadap rancangan aturan perampasan aset terkait tindak pidana.</p><p>Komisi III juga membuka kesempatan bagi pihak yang tidak dapat datang langsung ke kompleks parlemen untuk mengirimkan pandangan tertulis melalui Sekretariat Komisi III DPR RI.</p>[adsense]<p>Menurut Habiburokhman, mekanisme tersebut memungkinkan masyarakat dari luar Jakarta tetap berpartisipasi dalam pembahasan rancangan undang-undang.</p><p>Keterlibatan publik menjadi salah satu tahapan yang perlu diperhatikan dalam penyusunan regulasi. Masukan dari kalangan akademisi, praktisi hukum, mahasiswa, dan kelompok masyarakat lain dapat membantu DPR mengidentifikasi persoalan hukum maupun dampak penerapan aturan yang dirancang.</p>[adsense]<p>Namun, percepatan jadwal juga membuat pembahasan harus berjalan dengan cermat. DPR perlu memastikan masukan yang diterima benar-benar dipertimbangkan sebelum rancangan memasuki tahapan pengambilan keputusan.</p><p><h3>DPR Bidik Penyelesaian pada 15 Desember 2026</h3>Target penyelesaian RUU Perampasan Aset sebelumnya disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/puan-maharani/" target="_self">Puan Maharani</a> seusai Rapat Paripurna Ke-9 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026&ndash;2027 pada 6 Oktober 2026.</p>[adsense]<p>Saat itu, DPR menyetujui RUU Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana menjadi RUU usul inisiatif DPR. Dengan keputusan tersebut, rancangan regulasi itu dapat dilanjutkan ke tahap pembahasan bersama pemerintah sesuai mekanisme legislasi.</p><p>Puan menyatakan DPR menargetkan keputusan atas rancangan tersebut paling lambat pada 15 Desember 2026.</p>[adsense]<p>Target itu menjadi tenggat yang kini dikejar Komisi III melalui pembentukan panja dan percepatan agenda konsultasi publik.</p><p>Meski demikian, penetapan target waktu belum berarti RUU tersebut telah disahkan. Masih ada tahapan pembahasan substansi, penyerapan aspirasi, dan proses legislasi yang harus dilalui sebelum rancangan dapat ditetapkan menjadi undang-undang.</p>[adsense]<p><h3>Substansi RUU Menjadi Perhatian dalam Pembahasan</h3>RUU Perampasan Aset terkait Tindak Pidana merupakan rancangan regulasi yang berkaitan dengan mekanisme perampasan aset dalam konteks tindak pidana. Karena itu, substansi aturan dan prosedur penerapannya menjadi bagian penting yang perlu dicermati selama pembahasan.</p><p>Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan tujuan penegakan hukum, tetapi juga perlu memperhatikan kepastian hukum, perlindungan hak pihak yang berkepentingan, serta mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>[adsense]<p>Ruang partisipasi publik yang dibuka Komisi III dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pandangan mengenai aspek-aspek tersebut. Masukan dari ahli hukum dan masyarakat dibutuhkan agar pembahasan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian tenggat waktu.</p><p>Dengan Habiburokhman memimpin panja dan jadwal RDPU yang dimajukan, Komisi III kini menghadapi dua pekerjaan sekaligus: mengejar target penyelesaian pada 15 Desember 2026 dan memastikan substansi RUU Perampasan Aset dibahas secara memadai.</p>[adsense]<p>Hasil akhirnya akan ditentukan oleh jalannya pembahasan bersama pemerintah, masukan yang dihimpun, dan keputusan yang diambil melalui tahapan legislasi berikutnya.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_percepat-pembahasan-ruu-perampasan-aset-habiburokdprhman-pimpin-panja.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/politik/57524/percepat-pembahasan-ruu-perampasan-aset-habiburokhman-pimpin-panja/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>