<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 21:18:54 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan Gerak Cepat Tangani Banjir</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 19:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan Gerak Cepat Tangani Banjir]]></title>
            <description><![CDATA[Gerak cepat dilakukan jajaran Pemko Medanmenangani banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Medan. Sejak, Rabu dan kamis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Gerak cepat dilakukan jajaran Pemko Medanmenangani <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> yang merendam sejumlah wilayah di Kota Medan. Sejak, Rabu (28/10/2026) sampai Kamis (29/10/2026), <a href="https://www.topikseru.com/tag/penanganan/" target="_self">penanganan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> terus dilakukan. </p><p>[adsense]Pemko Medan menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a>) Kota Medan beserta jajaran terkait bergerak cepat membantu warga terdampak, mulai dari evakuasi, penyaluran makanan, hingga pembersihan sisa lumpur yang mengendap setelah air surut.</p><p>Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan, sejak Rabu pukul 21.30 WIB, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a> bersama jajaran kewilayahan telah bersiaga di sejumlah kawasan terdampak. Petugas turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, termasuk memfasilitasi evakuasi warga dan menyalurkan makanan bagi masyarakat terdampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>.</p><p>[adsense]Penanganan berlanjut hingga Kamis pagi hari, terutama di kawasan permukiman yang masih digenangi air maupun dipenuhi sisa lumpur akibat genangan. Untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan membantu warga kembali beraktivitas, Rico Waas menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan turut melakukan pembersihan di lokasi terdampak.</p><p>&quot;Saya minta kepada Damkarmat untuk membantu membersihkan sehingga memudahkan masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa membantu,&quot; kata Rico Waas usai menghadiri Forum Digitalisasi Bapenda Kota se-Indonesia di Grand City Hall, Jalan Balai Kota Medan, Kamis (29/10/2026).</p><p>[adsense]Menurut Rico Waas, <a href="https://www.topikseru.com/tag/penanganan/" target="_self">penanganan</a> pasca<a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> perlu dilakukan agar warga tidak semakin terbebani oleh dampak yang ditinggalkan genangan. Selain membantu membersihkan lingkungan, kesiapsiagaan petugas juga harus tetap terjaga untuk mengantisipasi kemungkinan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> kembali terjadi, terutama apabila hujan turun dengan intensitas tinggi.</p><p>Rico Waas pun mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, khususnya warga yang bermukim di dekat aliran sungai. Kondisi di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian karena perubahan debit air dapat meningkatkan risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> dan membahayakan keselamatan warga.</p><p>[adsense]&quot;Kita juga harus tetap waspada, terutama masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai. Memang harus berhati-hati,&quot; tegasnya.</p><p>Ia juga menginstruksikan jajaran kewilayahan agar segera mengarahkan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk melakukan evakuasi apabila kondisi dinilai membahayakan. Langkah cepat tersebut diperlukan agar warga dapat menjauh dari potensi bahaya sebelum situasi memburuk.</p><p>[adsense]Melalui koordinasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a>, jajaran kewilayahan, dan Damkarmat, Pemko Medan terus melakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penanganan/" target="_self">penanganan</a> di lokasi terdampak, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Rico Waas menegaskan, kewaspadaan dan kecepatan bertindak menjadi hal penting dalam menghadapi potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_medan-banjir-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57618/pemko-medan-gerak-cepat-tangani-banjir/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Catat 2.715 Penindakan dan Teguran di Tiga Hari Operasi Patuh Toba 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 19:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Catat 2.715 Penindakan dan Teguran di Tiga Hari Operasi Patuh Toba 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumatera Utara mencatat sebanyak 2.715 kegiatan penindakan dan teguran selama tiga hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Polda Sumatera Utara mencatat sebanyak 2.715 kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penindakan/" target="_self">penindakan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/teguran/" target="_self">teguran</a> selama tiga hari pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/operasi-patuh-toba-2026/" target="_self">Operasi Patuh Toba 2026</a>, terhitung sejak 26 hingga 28 Oktober 2026. </p>[adsense]<p>Data tersebut menunjukkan peningkatan jumlah kegiatan penegakan disiplin berlalu lintas dari hari pertama hingga hari ketiga.</p><p>Berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan operasi, pada hari pertama tercatat 675 kegiatan, meningkat menjadi 864 kegiatan pada hari kedua, kemudian mencapai 1.176 kegiatan pada hari ketiga, Rabu (28/10/2026).</p>[adsense]<p>Pada hari ketiga, kegiatan tersebut terdiri atas 170 tilang manual, 22 <a href="https://www.topikseru.com/tag/penindakan/" target="_self">penindakan</a> melalui ETLE mobile, dan 984 <a href="https://www.topikseru.com/tag/teguran/" target="_self">teguran</a> kepada pengguna jalan. Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/penindakan/" target="_self">penindakan</a> melalui ETLE statis tercatat nihil.</p><p>Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/operasi-patuh-toba-2026/" target="_self">Operasi Patuh Toba 2026</a> merupakan upaya kepolisian untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas sekaligus membangun budaya berkendara yang aman dan tertib.</p>[adsense]<p>"Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan edukasi. Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," ujarnya.</p><p>Menurut Ferry, pendekatan edukatif menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi agar masyarakat memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar untuk menghindari sanksi, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan bersama.</p>[adsense]<p>Adapun sasaran prioritas operasi meliputi pengendara yang melawan arus, tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta pengendara di bawah umur.</p><p>Petugas juga menindak pelanggaran berupa berboncengan melebihi ketentuan, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan, serta kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan atau over dimension over loading (ODOL).</p>[adsense]<p>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/penindakan/" target="_self">penindakan</a>, personel Polda Sumut melaksanakan sosialisasi, memberikan imbauan keselamatan, dan membagikan brosur kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/operasi-patuh-toba-2026/" target="_self">Operasi Patuh Toba 2026</a> berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Polda Sumut mengimbau masyarakat untuk melengkapi dokumen dan perlengkapan kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga konsentrasi selama berkendara, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat.</p>[adsense]<p>Melalui operasi tersebut, Polda Sumut berharap kesadaran dan kedisiplinan masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar serta angka kecelakaan di wilayah Sumatera Utara dapat ditekan. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_poldasu1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57614/polda-sumut-catat-2715-penindakan-dan-teguran-di-tiga-hari-operasi-patuh-toba-2026/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menteri LH Satukan Aksi Lintas Sektor dan Lintas Iman untuk Pulihkan Ekosistem Danau Toba</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 18:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menteri LH Satukan Aksi Lintas Sektor dan Lintas Iman untuk Pulihkan Ekosistem Danau Toba]]></title>
            <description><![CDATA[Penguatan kolaborasi lintas sektor dan lintas iman menjadi landasan utama bagi Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian LH]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Toba &mdash;</b> Penguatan kolaborasi lintas sektor dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lintas-iman/" target="_self">lintas iman</a> menjadi landasan utama bagi Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/lingkungan-hidup/" target="_self">Lingkungan Hidup</a>/Badan Pengendalian <a href="https://www.topikseru.com/tag/lingkungan-hidup/" target="_self">Lingkungan Hidup</a> (KLH/BPLH) dalam memulihkan lingkungan melalui perubahan perilaku serta aksi nyata yang berdampak langsung bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekosistem/" target="_self">ekosistem</a> dan kesejahteraan warga. </p><p>[adsense]Pendekatan tersebut dikemukakan Menteri <a href="https://www.topikseru.com/tag/lingkungan-hidup/" target="_self">Lingkungan Hidup</a>/Kepala Badan Pengendalian <a href="https://www.topikseru.com/tag/lingkungan-hidup/" target="_self">Lingkungan Hidup</a> (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, dalam rangkaian kunjungan kerja di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, Rabu (28/10/2026), yang meliputi penanaman pohon endemik, penebaran ikan endemik, kampanye penggunaan kendaraan listrik, hingga peresmian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). </p><p>Rangkaian agenda strategis ini  sebagai langkah terpadu untuk membangun <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekosistem/" target="_self">ekosistem</a> rendah karbon sekaligus merawat kelestarian kawasan Danau Toba secara berkelanjutan. </p><p>[adsense]"Lingkungan, budaya, masyarakat adat, dan nilai-nilai agama saling berkaitan erat dalam menjaga bumi sebagai ruang hidup bersama. Kita harus merawatnya melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen bangsa," tutur Menteri Jumhur di sela-sela kegiatannya. </p><p>Tobat Ekologis sebagai Transformasi Perilaku dan Tanggung Jawab Kolektif Dalam forum dialog bersama tokoh agama, masyarakat, dan berbagai komunitas di kawasan Danau Toba, Menteri Jumhur memaparkan esensi dari Tobat Ekologis. </p><p>[adsense]Konsep ini merupakan panggilan moral bagi individu, kelompok, organisasi, korporasi, dan pemerintah untuk mengakui kekeliruan terhadap lingkungan di masa lalu serta mengambil langkah korektif sesuai porsi tanggung jawab masing-masing. </p><p>Pada tingkat individu, perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti mengelola sampah dengan bijak, menekan penggunaan plastik sekali pakai, serta menghemat energi. </p><p>[adsense]Sementara itu, bagi korporasi yang kegiatan operasionalnya meninggalkan jejak ekologis, kewajiban pemulihan lingkungan mutlak ditunaikan secara substantif dan bukan sekadar gugur kewajiban. KLH/BPLH berkomitmen untuk terus memperketat regulasi dan pengawasan di lapangan. </p><p>"Kepedulian moral perlu berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap peraturan dan penegakan hukum. Tobat Ekologis bukanlah pengganti kewajiban hukum, melainkan dorongan moral untuk memperbaiki perilaku dan memulihkan kerusakan secara nyata," tegas Menteri Jumhur. </p><p>[adsense]Restorasi Hulu Lewat Pohon Endemik dan Restocking Perairan Dalam agenda peninjauan di kawasan Taman Eden, Menteri Jumhur menyaksikan langsung aksi penanaman pohon endemik yang dimotori oleh komunitas lokal bekerja sama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero), disertai komitmen penanaman lanjutan di lingkungan sekolah. </p><p>Apresiasi khusus diberikan atas komitmen komunitas yang menjamin perawatan dan penyulaman tanaman selama satu tahun penuh. Menteri Jumhur menilai kolaborasi partisipatif seperti ini patut direplikasi oleh korporasi lainnya. </p><p>[adsense]Menurutnya, mitigasi perubahan iklim dan pemulihan bentang alam harus dimulai dari aksi akar rumput yang terukur dan terpelihara dengan baik. Pada saat bersamaan, dilakukan pula penebaran (restocking) ikan endemik Danau Toba guna memulihkan populasi hayati perairan. </p><p>Langkah ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekosistem/" target="_self">ekosistem</a> danau agar fungsi ekologis dan manfaat ekonominya dapat terus dirasakan oleh masyarakat setempat. Perpaduan Spiritualitas dan Budaya dalam Menjaga Alam Komitmen merawat bumi dalam bingkai spiritualitas dan kebudayaan lokal turut dikukuhkan melalui penandatanganan prasasti &quot;Monumen Aksi Profetis Yubileum 800 Tahun St. Fransiskus Assisi&quot; di Dolok Parmonangan. </p><p>[adsense]Monumen ini merupakan buah kolaborasi bersama Yayasan Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Ordo Kapusin Provinsi Medan serta masyarakat Danau Toba, yang mengangkat semangat pelestarian alam selaras dengan kearifan budaya. </p><p>Pesan yang diabadikan pada prasasti tersebut mengutip seruan St. Fransiskus Assisi: &quot;Marilah kita mulai sekali lagi, sebab sampai saat ini, kita belum berbuat apa-apa.&quot; </p><p>[adsense]Penggalan kalimat ini menjadi pengingat abadi bahwa kecintaan pada bumi harus diterjemahkan dalam kerja kolektif yang konsisten. Rangkaian kunjungan ini turut diwarnai dengan touring kendaraan listrik guna mengampanyekan transisi energi bersih serta peresmian fasilitas SPKLU. </p><p>Menteri Jumhur menilai, adopsi kendaraan listrik dan rehabilitasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekosistem/" target="_self">ekosistem</a> hutan merupakan dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan dalam arsitektur pembangunan hijau nasional. </p><p>[adsense]Melalui sinergi lintas sektor dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lintas-iman/" target="_self">lintas iman</a> yang terpadu, KLH/BPLH optimis bahwa ikhtiar pelestarian Danau Toba akan bertransformasi menjadi budaya pemeliharaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekosistem/" target="_self">ekosistem</a> yang mengakar, memperkuat ketahanan lingkungan hidup, serta menjamin warisan alam yang lestari.  </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_menlh-toba.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57613/menteri-lh-satukan-aksi-lintas-sektor-dan-lintas-iman-untuk-pulihkan-ekosistem-danau-toba/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PBB Desak AS Cabut Embargo Kuba, Dukungan Turun Tajam Jadi 130 Negara</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 18:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PBB Desak AS Cabut Embargo Kuba, Dukungan Turun Tajam Jadi 130 Negara]]></title>
            <description><![CDATA[PBB kembali mendesak AS mencabut embargo Kuba melalui resolusi yang didukung 130 negara. Sebanyak 17 negara menolak dan 25 abstain.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a>) kembali mendesak <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> (AS) mengakhiri embargo ekonomi, perdagangan, dan keuangan terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a>. Namun, hasil pemungutan suara pada Rabu, 28 Oktober 2026, menunjukkan dukungan internasional terhadap resolusi tersebut menyusut dibandingkan tahun sebelumnya.</p><p>[adsense]Sebanyak 130 negara mendukung resolusi yang menyerukan pencabutan embargo, sedangkan 17 negara menolak dan 25 lainnya memilih abstain. Hasil ini berbeda dari pemungutan suara pada 2025, ketika resolusi serupa memperoleh 165 suara dukungan, tujuh suara penolakan, dan 12 abstain. Reuters</p><p>Perubahan jumlah suara tersebut menjadi sorotan di tengah ketegangan hubungan Washington dan Havana. Meski mayoritas negara anggota <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> masih mendukung penghentian embargo, bertambahnya suara penolakan dan abstain memperlihatkan adanya perubahan sikap diplomatik di tingkat internasional.</p><p>[adsense]<h3>Krisis Kebutuhan Pokok Jadi Sorotan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a></h3>Menteri Luar Negeri <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a> Bruno Rodriguez Parrilla menilai embargo <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di negaranya. Ia menyoroti kesulitan memperoleh bahan bakar, obat-obatan, makanan, serta berbagai kebutuhan pokok.</p><p>Dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> sebelum pemungutan suara, Rodriguez menegaskan bahwa dampak kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan politik kedua negara, tetapi juga menyentuh kehidupan sehari-hari warga.</p><p>[adsense]"<a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a> bukanlah ancaman. Blokade itulah yang merupakan ancaman," kata Rodriguez.</p><p>Dia juga menekankan bahwa persoalan embargo tidak semestinya hanya dilihat melalui angka-angka ekonomi. Menurut dia, dampaknya turut dirasakan keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan serta pasien yang membutuhkan layanan dan obat-obatan di rumah sakit.</p><p>[adsense]Pemerintah <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a> selama ini menempatkan embargo sebagai salah satu faktor yang memperberat kondisi ekonomi negara tersebut. Namun, pandangan itu ditolak Washington yang menilai kebijakan pemerintah <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a> sendiri menjadi penyebab utama kesulitan ekonomi di negara tersebut. Anadolu Agency</p><p><h3>AS Bantah Embargo Jadi Penyebab Utama Krisis</h3>Perwakilan <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> Mike Waltz menolak gambaran pemerintah <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a> mengenai dampak sanksi. Ia berpendapat bahwa persoalan ekonomi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a> terutama berkaitan dengan kebijakan pemerintahnya sendiri.</p><p>[adsense]Perbedaan pandangan tersebut memperlihatkan bahwa perdebatan mengenai embargo tidak hanya menyangkut pembatasan perdagangan, tetapi juga pertentangan mengenai tanggung jawab atas kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a>.</p><p>Bagi Havana, pencabutan embargo merupakan langkah penting untuk mengurangi tekanan ekonomi. Sebaliknya, Washington mempertahankan kritik terhadap tata kelola pemerintahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a> dan menolak menjadikan resolusi Majelis Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> sebagai alasan untuk mengakhiri kebijakannya.</p><p>[adsense]<h3>Resolusi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> Tidak Otomatis Mengakhiri Embargo</h3>Meski memperoleh dukungan mayoritas, resolusi Majelis Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> tersebut tidak bersifat mengikat secara hukum. Dengan demikian, hasil pemungutan suara tidak secara otomatis memaksa <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> mencabut pembatasan terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a>.</p><p>Resolusi ini lebih berfungsi sebagai rekomendasi sekaligus gambaran sikap politik negara-negara anggota <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> terhadap kebijakan embargo. Keputusan untuk mengubah kebijakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/amerika-serikat/" target="_self">Amerika Serikat</a> tetap bergantung pada proses politik dan hukum di dalam negeri negara tersebut.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> telah berulang kali menyerukan penghentian embargo sejak 1992. Meski demikian, kebijakan yang pertama kali diberlakukan pada 1960 itu tetap bertahan dan kemudian diperluas melalui berbagai langkah pada tahun-tahun berikutnya. <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a></p><p>Karena itu, hasil pemungutan suara terbaru menghadirkan dua pesan sekaligus: mayoritas negara masih menghendaki embargo diakhiri, tetapi dukungan terhadap resolusi tersebut tidak sebesar tahun sebelumnya.</p><p>[adsense]Bagi masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/kuba/" target="_self">Kuba</a>, persoalan berikutnya adalah apakah tekanan diplomatik internasional dapat berujung pada perubahan kebijakan yang berdampak nyata terhadap akses pangan, energi, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.</p><p>Sementara itu, bagi Washington dan Havana, perbedaan sikap di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbb/" target="_self">PBB</a> menegaskan bahwa penyelesaian persoalan embargo masih menjadi bagian dari hubungan bilateral yang sarat kepentingan politik dan ekonomi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2025/09/1000037778.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/internasional/57612/pbb-desak-as-cabut-embargo-kuba-dukungan-turun-tajam-jadi-130-negara/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Sonny Irawan Tetapkan 4 Program Prioritas, Warga Bisa Mengadu Lewat Hotline</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 17:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Sonny Irawan Tetapkan 4 Program Prioritas, Warga Bisa Mengadu Lewat Hotline]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut Sonny Irawan menetapkan empat program prioritas, mulai dari menjaga persatuan hingga memberantas narkoba dan kejahatan jalanan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Kapolda Sumatera Utara Irjen Polisi Sonny Irawan menetapkan empat program prioritas untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat. Program tersebut mencakup penguatan persatuan di tengah keberagaman, pemberantasan narkoba, penanggulangan kejahatan jalanan, serta peningkatan ketertiban berlalu lintas.</p>[adsense]<p>Untuk mendukung keterlibatan masyarakat, <a href="https://www.topikseru.com/tag/polda-sumut/" target="_self">Polda Sumut</a> juga menyediakan Hotline Pengaduan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kapolda-sumut/" target="_self">Kapolda Sumut</a> di nomor 0811-6161-5527. Saluran ini menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun pengaduan kepada kepolisian.</p><p>Empat program tersebut disampaikan Sonny dalam kegiatan tatap muka bersama insan pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026).</p>[adsense]<p>Program itu merupakan penjabaran dari gagasan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bertajuk Polisi Bersama Masyarakat, yang disesuaikan dengan karakteristik dan tantangan keamanan di Sumatera Utara.</p><p>Sonny mengatakan, kepolisian membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga situasi daerah tetap kondusif.</p>[adsense]<p>"Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Kita tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat," ujar Sonny.</p><p><h3>1. Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman Sumatera Utara</h3>Program pertama diarahkan untuk menjaga kesatuan dan persatuan berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.</p>[adsense]<p>Menurut Sonny, keberagaman suku, agama, dan budaya di Sumatera Utara perlu dirawat agar menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang aman dan harmonis.</p><p>Polisi diharapkan turut mendorong kerukunan antarumat beragama, antarsuku, dan antarkelompok masyarakat. Pendekatan tersebut juga membutuhkan peran tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah.</p>[adsense]<p>Pemeliharaan kerukunan menjadi penting karena konflik sosial dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan stabilitas keamanan. Karena itu, komunikasi serta penyelesaian persoalan secara dini menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan.</p><p><h3>2. Libatkan Masyarakat untuk Mencegah Peredaran Narkoba</h3>Program kedua berfokus pada penolakan dan pemberantasan narkoba. Sonny menegaskan, upaya menghadapi peredaran narkotika tidak cukup hanya mengandalkan penindakan aparat.</p>[adsense]<p>Pencegahan perlu dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui pendidikan, kegiatan komunitas, peran tokoh agama, serta dukungan pemerintah.</p><p>"Narkoba adalah musuh kita bersama. Kita tidak bisa hanya mengandalkan penindakan, tetapi harus membangun kesadaran dan melakukan pencegahan mulai dari lingkungan keluarga," katanya.</p>[adsense]<p>Selain edukasi dan pencegahan, program ini juga mencakup penegakan hukum terhadap jaringan peredaran narkoba serta pendekatan rehabilitasi bagi pihak yang membutuhkan sesuai ketentuan.</p><p>Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika sekaligus memperluas upaya pencegahan di lingkungan tempat tinggal.</p>[adsense]<p><h3>3. Tekan Kejahatan Jalanan dan Premanisme</h3>Program ketiga menyasar kejahatan jalanan, termasuk premanisme dan berbagai tindak kriminalitas yang mengganggu rasa aman masyarakat.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kapolda-sumut/" target="_self">Kapolda Sumut</a> berharap penanganan kejahatan jalanan dapat menciptakan kondisi yang mendukung aktivitas warga, kegiatan usaha, dan pertumbuhan ekonomi daerah.</p>[adsense]<p>Keamanan di ruang publik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenyamanan masyarakat saat bekerja, berdagang, menggunakan transportasi, maupun menjalankan kegiatan sehari-hari.</p><p>Dalam pelaksanaannya, penanganan kejahatan jalanan membutuhkan langkah pencegahan, respons terhadap laporan warga, serta penegakan hukum berdasarkan aturan yang berlaku.</p>[adsense]<p>Partisipasi masyarakat juga diperlukan melalui penyampaian informasi yang relevan kepada kepolisian. Namun, laporan dan informasi tersebut tetap perlu diverifikasi agar penanganan perkara berjalan secara profesional.</p><p><h3>4. Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas</h3>Program keempat menitikberatkan pada peningkatan kesadaran berlalu lintas untuk melindungi keselamatan pengguna jalan.</p>[adsense]<p>Sonny menilai budaya tertib berlalu lintas perlu dibangun melalui edukasi, keteladanan, pendekatan humanis, dan penegakan hukum yang sesuai ketentuan.</p><p>Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya berkaitan dengan kelancaran perjalanan, tetapi juga upaya mengurangi risiko kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.</p>[adsense]<p>Karena itu, kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat untuk membangun kebiasaan berkendara yang aman, menghormati pengguna jalan lain, dan mematuhi rambu serta ketentuan lalu lintas.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/polda-sumut/" target="_self">Polda Sumut</a> Buka Hotline Pengaduan Masyarakat</h3>Dalam pertemuan dengan insan pers, Sonny juga mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi, dan membantu masyarakat memahami persoalan keamanan serta ketertiban.</p>[adsense]<p>Menurut dia, komunikasi yang terbuka menjadi bagian penting agar kepolisian dapat mendengar aspirasi masyarakat sekaligus merespons persoalan yang berkembang di lapangan.</p><p>Sebagai sarana penyampaian aspirasi dan pengaduan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/polda-sumut/" target="_self">Polda Sumut</a> menyediakan Hotline Pengaduan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kapolda-sumut/" target="_self">Kapolda Sumut</a> di nomor 0811-6161-5527.</p>[adsense]<p>Masyarakat yang hendak menggunakan saluran tersebut sebaiknya menyampaikan informasi secara jelas, termasuk waktu, lokasi, kronologi, serta bukti pendukung jika tersedia. Informasi yang akurat dapat membantu proses verifikasi dan tindak lanjut oleh petugas.</p><p>Untuk keadaan darurat, masyarakat perlu menggunakan kanal bantuan resmi yang sesuai dengan jenis situasi yang dihadapi. Ketersediaan hotline pengaduan juga tidak menggantikan proses pelaporan formal apabila suatu perkara mensyaratkannya.</p>[adsense]<p>Melalui empat program prioritas tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/polda-sumut/" target="_self">Polda Sumut</a> mendorong penguatan kerja sama antara polisi dan masyarakat. Pelaksanaannya diharapkan tidak berhenti pada penyampaian program, tetapi diwujudkan melalui pelayanan, pencegahan kejahatan, penegakan hukum, serta tindak lanjut terhadap persoalan yang dihadapi warga.</p><p>Keamanan daerah, sebagaimana ditekankan Sonny, merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/3644a684f98ea8fe223c713b77189a77_kapolda-sumut-sonny-irawan-tetapkan-4-program-prioritas-warga-bisa-mengadu-lewat-hotline.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57611/kapolda-sumut-sonny-irawan-tetapkan-4-program-prioritas-warga-bisa-mengadu-lewat-hotline/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Silmy Karim Didakwa Peras Biro Visa Rp 168,92 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Dokumen Imigrasi</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 17:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Silmy Karim Didakwa Peras Biro Visa Rp 168,92 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Dokumen Imigrasi]]></title>
            <description><![CDATA[Silmy Karim didakwa dalam perkara dugaan pemerasan Rp 168,92 miliar terhadap biro jasa dan perusahaan penjamin WNA. Jaksa juga mengungkap..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Mantan Direktur Jenderal Imigrasi sekaligus Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan periode 2024&ndash;2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/silmy-karim/" target="_self">Silmy Karim</a>, menghadapi dakwaan serius dalam perkara dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> terhadap biro jasa dan perusahaan penjamin warga negara asing (WNA).</p><p>[adsense]Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) menyebut nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> yang diduga dilakukan bersama sejumlah pihak mencapai Rp168,92 miliar sepanjang 2021 - 2026.</p><p>Dalam dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026), jaksa menguraikan dugaan penyalahgunaan proses penerbitan dokumen ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an. Pemohon disebut dipersulit, diperlambat, atau tidak mendapatkan dokumen yang mereka ajukan.</p><p>[adsense]Jaksa Penuntut Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Achmad Husin Madya mengatakan dokumen yang menjadi bagian dari perkara tersebut mencakup Izin Tinggal Kunjungan, termasuk dalam keadaan terpaksa maupun darurat, Izin Tinggal Terbatas (ITAS), Izin Tinggal Tetap (ITAP), serta perubahan administrasi alih status izin tinggal.</p><p>Dugaan praktik itu menempatkan layanan administrasi ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an sebagai pusat perkara. Biro jasa dan perusahaan penjamin WNA disebut menjadi pihak yang menghadapi tekanan ketika mengurus dokumen bagi klien mereka.</p><p>[adsense]Perlu ditegaskan, nilai Rp168,92 miliar tersebut merupakan angka yang disebut dalam dakwaan jaksa. Seluruh tuduhan terhadap para terdakwa harus dibuktikan melalui proses persidangan dan belum dapat diperlakukan sebagai putusan bersalah.</p><p><h3>Dokumen Izin Tinggal Diduga Dijadikan Alat Pemerasan</h3>Dalam uraian dakwaan, jaksa menyebut dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> dilakukan dengan mempersulit atau memperlambat penerbitan dokumen ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an, bahkan tidak menerbitkan dokumen yang dimohonkan.</p><p>[adsense]Jenis dokumen yang disebut meliputi izin tinggal kunjungan, izin tinggal terbatas, izin tinggal tetap, dan perubahan status izin tinggal. Dokumen-dokumen tersebut dibutuhkan warga negara asing untuk menjalankan aktivitas sesuai status ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an mereka di Indonesia.</p><p>Bagi perusahaan penjamin dan biro jasa, keterlambatan dokumen dapat memengaruhi proses pengurusan izin bagi klien. Dalam dakwaan, kondisi tersebut disebut menjadi bagian dari cara yang diduga digunakan untuk meminta uang dari para pemohon atau pihak yang mewakili mereka.</p><p>[adsense]Jaksa menyatakan Silmy tidak didakwa bekerja sendiri. Sejumlah pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi disebut ikut terlibat dalam perkara tersebut.</p><p>Mereka adalah mantan Kepala Subdirektorat Direktorat Izin Tinggal dan Status Ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an Tessar Bayu Setyaji, Bagus Bramantyo, serta Ketua Tim Alih Status Izin Tinggal Terbatas Juniadi Sri Priambudi.</p><p>[adsense]Nama lain yang disebut ialah mantan staf Subdirektorat Izin Tinggal Gusti Bernardiansyah alias Obin, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi periode 2024 - 2025 Saffar Muhammad Godam, serta mantan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra.</p><p>Keterlibatan masing-masing pihak dan peran yang didakwakan kepada mereka akan diuji dalam proses hukum.</p><p>[adsense]<h3>Jaksa Rinci Dugaan Penerimaan Para Terdakwa</h3>Jaksa juga memerinci dugaan penerimaan uang oleh para pihak dalam perkara tersebut. Nilainya berbeda-beda, mulai dari ratusan juta hingga puluhan miliar rupiah.</p><p>Berikut rincian penerimaan yang disebut dalam dakwaan:</p><p>[adsense]<ul><li><a href="https://www.topikseru.com/tag/silmy-karim/" target="_self">Silmy Karim</a> Rp 1,2 miliar </li><li>Saffar Muhammad Godam Rp 500 juta </li><li>Jaya Saputra Rp 6,53 miliar </li><li>Tessar Bayu Setyaji Rp 2,88 miliar </li><li>Bagus Bramantyo Rp 4,25 miliar </li><li>Gusti Bernardiansyah alias Obin Rp 50,97 miliar </li><li>Juniadi Sri Priambudi Rp 16,31 miliar</li></ul>Rincian tersebut merupakan angka yang disampaikan jaksa dalam dakwaan dan tidak dengan sendirinya menggambarkan keseluruhan nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> Rp 168,92 miliar sebagai uang yang diterima satu per satu oleh para terdakwa.</p><p>Perbedaan antara total nilai dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> dan rincian penerimaan masing-masing pihak penting diperhatikan. Nilai yang disebut diperas dari pihak pemohon tidak selalu identik dengan jumlah uang yang diduga diterima setiap terdakwa.</p><p>[adsense]Pembuktian mengenai aliran uang, pihak penerima, dan hubungan transaksi dengan dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> akan menjadi bagian penting dalam persidangan.</p><p><h3>Sejumlah Biro Jasa dan Perusahaan Penjamin Disebut dalam Dakwaan</h3>Jaksa menyebut sejumlah pemilik dan pengelola perusahaan sebagai pihak yang diduga menjadi sasaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a>. Mereka antara lain Luwuk Rolly Agustinus Diang dari PT Visa4Bali, Agus Haryanto dari PT Mandiri Anugerah Sehati, Sandhi Hartawan dari PT MSI Service Indonesia, serta Alie Wijaya Tan dari PT Patera Surya Gemilang.</p><p>[adsense]Nama lain yang disebut adalah Immanuel Michael, Komisaris PT Klitz Tour &amp; Travel; Robert Putranto, manajer PT 1688; Joko Mulyono dari PT Artha Jaya Leonindo; Ayu Marcellena Nirmala, staf PT Bali Internasional Surya; serta Indrawaty, Direktur PT Karita Travindo.</p><p>Jaksa juga menyebut pemohon dokumen ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an dan pemohon perubahan status izin tinggal lainnya sebagai pihak yang diduga terdampak.</p><p>[adsense]Penyebutan nama-nama tersebut merupakan bagian dari uraian dakwaan mengenai pihak yang disebut dalam perkara, bukan penetapan kesalahan terhadap seluruh individu atau perusahaan yang tercantum.</p><p>Keterangan para pemohon, dokumen transaksi, serta bukti lain yang diajukan di persidangan akan diperlukan untuk menguji bagaimana dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> berlangsung dan siapa yang bertanggung jawab atas setiap tindakan.</p><p>[adsense]<h3>Silmy Juga Didakwa Menerima Gratifikasi Rp 33,94 Miliar</h3>Selain dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a>, Silmy menghadapi dakwaan menerima <a href="https://www.topikseru.com/tag/gratifikasi/" target="_self">gratifikasi</a> senilai Rp 33,94 miliar selama periode yang disebut jaksa berlangsung ketika ia menjabat Direktur Jenderal Imigrasi pada 2023 - 2024.</p><p>Menurut dakwaan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/gratifikasi/" target="_self">gratifikasi</a> tersebut terdiri atas uang tunai dan saham. Perkara ini menjadi bagian lain yang harus dibuktikan terpisah dari dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> terhadap biro jasa dan perusahaan penjamin WNA.</p><p>[adsense]Pemisahan kedua dugaan tersebut penting karena <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/gratifikasi/" target="_self">gratifikasi</a> memiliki unsur hukum yang berbeda. Jaksa perlu membuktikan perbuatan yang didakwakan, keterkaitan penerimaan dengan jabatan, serta unsur-unsur pidana yang relevan berdasarkan pasal yang digunakan.</p><p>Dalam perkara ini, jaksa mendasarkan dakwaan pada ketentuan pemberantasan tindak pidana <a href="https://www.topikseru.com/tag/korupsi/" target="_self">korupsi</a>, termasuk Pasal 12 huruf e mengenai <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a> oleh pejabat dan Pasal 12B mengenai <a href="https://www.topikseru.com/tag/gratifikasi/" target="_self">gratifikasi</a>, berikut ketentuan terkait yang dicantumkan dalam surat dakwaan.</p><p>[adsense]Jika terbukti bersalah, para terdakwa dapat menghadapi konsekuensi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, putusan akhir berada di tangan majelis hakim setelah memeriksa seluruh alat bukti, keterangan saksi, dan pembelaan para terdakwa.</p><p><h3>Persidangan Akan Menguji Dugaan Penyalahgunaan Layanan Imigrasi</h3>Perkara ini menyoroti dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pelayanan dokumen ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an.</p><p>[adsense]Apabila dakwaan terbukti, praktik mempersulit layanan untuk memperoleh uang dapat berdampak terhadap kepastian hukum bagi warga negara asing, perusahaan penjamin, dan biro jasa yang mengurus administrasi secara resmi.</p><p>Di sisi lain, proses hukum harus memastikan setiap tuduhan dibuktikan secara objektif. Nilai dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerasan/" target="_self">pemerasan</a>, rincian penerimaan, hubungan antara para terdakwa, serta peran masing-masing pihak perlu diuji berdasarkan bukti yang diajukan di pengadilan.</p><p>[adsense]Publik kini menanti bagaimana jaksa membuktikan rangkaian dugaan tersebut dan bagaimana para terdakwa menyampaikan pembelaan mereka.</p><p>Persidangan juga menjadi ruang untuk memperjelas mekanisme yang diduga digunakan, termasuk apakah hambatan penerbitan dokumen benar-benar berkaitan dengan permintaan uang sebagaimana diuraikan dalam dakwaan.</p><p>[adsense]Hasil perkara nantinya tidak hanya menentukan pertanggungjawaban pidana para terdakwa, tetapi juga menjadi ujian bagi pengawasan dan integritas layanan administrasi ke<a href="https://www.topikseru.com/tag/imigrasi/" target="_self">imigrasi</a>an.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/06/KPK-Duga-Silmy-Karim-Terima-Uang-Pemerasan-Saat-Jadi-Dirjen-Imigrasi-Nilainya-Capai-Ratusan-Miliar-e1780596062754.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57610/silmy-karim-didakwa-peras-biro-visa-rp-16892-miliar-jaksa-ungkap-modus-dokumen-imigrasi/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beras SPHP Diduga Dioplos, Bulog Bongkar Jejak Pesanan RPK: Terlacak dari CCTV hingga Klik SPHP</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 16:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beras SPHP Diduga Dioplos, Bulog Bongkar Jejak Pesanan RPK: Terlacak dari CCTV hingga Klik SPHP]]></title>
            <description><![CDATA[Bulog menelusuri dugaan pengemasan ulang beras SPHP di Jakarta Timur melalui CCTV, surat jalan, dan Klik SPHP. Polisi mendalami pola pemesan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Beras bersubsidi yang diduga dikemas ulang untuk dijual sebagai beras premium di Jakarta Timur ternyata ditelusuri melalui sejumlah jejak administrasi. Perum <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> mengungkap, pemesanan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh mitra <a href="https://www.topikseru.com/tag/rumah-pangan-kita/" target="_self">Rumah Pangan Kita</a> (RPK) tercatat dalam sistem resmi perusahaan sebelum muncul dugaan penyalahgunaan di tingkat distribusi.</p><p>[adsense]Direktur Utama Perum <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-rizal-ramdhani/" target="_self">Ahmad Rizal Ramdhani</a> menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi penangkapan seseorang yang diduga melakukan pengemasan ulang atau repacking <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> di kawasan Matraman, Jakarta Timur.</p><p>Dari penelusuran awal, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> bersama kepolisian kemudian mengembangkan pemeriksaan ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Penyelidikan tidak hanya menyasar lokasi pengemasan ulang, tetapi juga berupaya mengungkap bagaimana beras yang berasal dari jalur distribusi resmi pemerintah dapat diduga dialihkan untuk kepentingan lain.</p><p>[adsense]"Menindaklanjuti yang disampaikan Bapak Menteri Pertanian selaku Kepala Bapanas juga, kami dari Perum <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> serta Pak Kapolres Jakarta Timur mendapat informasi adanya penangkapan oknum yang melakukan repacking <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> menjadi beras 50 kilogram," kata Rizal di Jakarta, Kamis (29/10/2026).</p><p>Menurut Rizal, proses penelusuran membawa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> memeriksa data kendaraan pengangkut, rekaman kamera pengawas atau CCTV, surat jalan, hingga riwayat pembelian melalui aplikasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/klik-sphp/" target="_self">Klik SPHP</a>.</p><p>[adsense]Rangkaian pemeriksaan itu mengarah pada seorang pemilik RPK berinisial RH. Meski demikian, dugaan keterlibatan pihak tersebut masih harus ditangani melalui proses hukum oleh kepolisian.</p><p><h3>Jejak Truk hingga CCTV Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a></h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> menelusuri distribusi beras dengan mengidentifikasi nomor kendaraan truk yang diduga mengangkut komoditas terkait. Informasi tersebut menjadi pintu masuk untuk memeriksa pergerakan barang melalui kantor wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> DKI Jakarta.</p><p>[adsense]Di lokasi itu, tim memeriksa rekaman CCTV serta dokumen surat jalan yang mencatat aktivitas keluar-masuk barang di pos penjagaan.</p><p>Pemeriksaan dilakukan untuk mencocokkan pergerakan kendaraan dengan catatan administrasi distribusi. Dengan cara tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> berupaya memastikan dari mana beras berasal, ke mana barang dikirim, dan pihak mana yang tercatat menerima pasokan.</p><p>[adsense]Penelusuran administrasi ini menjadi bagian penting karena <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> disalurkan melalui mekanisme yang ditetapkan pemerintah. Ketika muncul dugaan penyimpangan di tingkat hilir, data pengiriman dapat membantu menghubungkan aktivitas di lapangan dengan pihak yang memperoleh pasokan.</p><p>Setelah mencocokkan sejumlah informasi, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> mengidentifikasi RPK yang tercatat menerima beras tersebut. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan membuka data pembelian melalui sistem pemasaran perusahaan.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/klik-sphp/" target="_self">Klik SPHP</a> Jadi Kunci Penelusuran Mitra</h3>Rizal menjelaskan, pembelian <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> melalui aplikasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/klik-sphp/" target="_self">Klik SPHP</a> pada dasarnya merupakan mekanisme resmi. Sistem itu digunakan oleh RPK dan pengecer yang telah terdaftar sebagai mitra penyalur.</p><p>Data pembelian tercatat dalam sistem <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a>, mulai dari tingkat daerah hingga kantor pusat. Catatan tersebut memungkinkan perusahaan menelusuri identitas mitra, transaksi pembelian, dan riwayat pemesanan beras.</p><p>[adsense]Dari pemeriksaan data tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> menemukan nama RH yang tercatat sebagai pemilik RPK. Perusahaan kemudian mencocokkan informasi pendaftaran, termasuk identitas, alamat, dan nomor telepon yang tersimpan dalam sistem.</p><p>Tim <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> sempat mendatangi alamat RH di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan karena rumahnya sedang dibongkar.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> selanjutnya menggunakan nomor telepon yang tercatat untuk membantu penelusuran bersama kepolisian hingga RH ditemukan dan diamankan untuk pemeriksaan awal.</p><p>Menurut Rizal, RH mengakui RPK tersebut merupakan miliknya dan membenarkan bukti transaksi pembelian <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/klik-sphp/" target="_self">Klik SPHP</a>.</p><p>[adsense]Meski demikian, pengakuan mengenai kepemilikan RPK dan transaksi pembelian tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan seseorang dalam dugaan pengoplosan. Penentuan ada atau tidaknya pelanggaran tetap memerlukan pemeriksaan bukti dan proses hukum.</p><p><h3>Pemesanan Beras Empat Ton Dua Hari Beruntun Disorot</h3>Salah satu aspek yang didalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> bersama kepolisian adalah pola pemesanan beras oleh mitra tersebut.</p><p>[adsense]Rizal menyebut RH tercatat sebagai penerima <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> sejak 27 Agustus 2026. Dalam penelusuran awal, terdapat indikasi pemesanan dengan volume besar, yakni empat ton dalam sehari, yang kembali dilakukan pada hari berikutnya.</p><p>Pola tersebut menjadi perhatian karena frekuensi dan jumlah pemesanan perlu dibandingkan dengan karakteristik penyaluran serta kebutuhan penjualan mitra.</p><p>[adsense]Namun, besarnya volume pembelian saja belum cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran. Aparat perlu memeriksa dokumen transaksi, tujuan distribusi, realisasi penjualan, serta kemungkinan hubungan antara pembelian tersebut dan beras yang diduga dikemas ulang.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> menegaskan bahwa perusahaan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan hukum terhadap pihak yang diduga terlibat. Karena itu, hasil penelusuran internal diserahkan kepada Polres Jakarta Timur untuk ditindaklanjuti.</p><p>[adsense]Pendalaman tersebut diharapkan dapat menjelaskan apakah pemesanan beras dalam jumlah besar berkaitan dengan dugaan repacking atau merupakan transaksi yang harus dinilai berdasarkan bukti lain.</p><p><h3>Distribusi Beras SPHP Jadi Perhatian</h3>Kasus di Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang menyoroti pentingnya pengawasan setelah beras pemerintah disalurkan kepada mitra resmi.</p><p>[adsense]Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dirancang untuk membantu menjaga ketersediaan beras dan mendukung keterjangkauan harga bagi masyarakat. Karena itu, kepatuhan mitra terhadap ketentuan penyaluran menjadi bagian penting dalam menjaga tujuan program.</p><p>Dugaan pengemasan ulang <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> menjadi kemasan 50 kilogram memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana komoditas tersebut ditangani setelah diterima oleh mitra. </p><p>[adsense]Apabila beras bersubsidi dialihkan atau dipasarkan dengan cara yang tidak sesuai ketentuan, manfaat program berisiko tidak diterima masyarakat sebagaimana mestinya.</p><p>Di sisi lain, penanganan kasus harus tetap membedakan antara transaksi resmi yang tercatat dan dugaan penyalahgunaan setelah beras diterima. </p><p>[adsense]Sistem pembelian yang sah tidak otomatis menjamin seluruh aktivitas berikutnya sesuai aturan, tetapi juga tidak dapat dijadikan bukti tunggal bahwa mitra telah melakukan pelanggaran.</p><p>Karena itu, pengawasan perlu mencakup pemeriksaan riwayat pembelian, volume pesanan, distribusi fisik, hingga penjualan di tingkat pengecer.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> Dukung Penyidikan Kepolisian</h3>Rizal memastikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> akan mendukung proses penyidikan untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> secara objektif. Perusahaan juga menelusuri informasi yang berkaitan dengan proses distribusi agar aparat dapat memperoleh data yang diperlukan.</p><p>Penelusuran tersebut tidak berhenti pada identitas mitra yang tercatat dalam sistem. Kesesuaian antara transaksi, dokumen pengiriman, kendaraan pengangkut, dan aktivitas di lokasi penerima menjadi bagian yang perlu diperiksa untuk memperoleh gambaran utuh mengenai jalur distribusi.</p><p>[adsense]Hasil pemeriksaan kepolisian nantinya akan menentukan apakah terdapat pelanggaran hukum dan siapa saja yang harus dimintai pertanggungjawaban.</p><p>Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a>, perkara ini menjadi pengingat bahwa pengawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> perlu berjalan dari hulu hingga hilir. Sistem digital dan dokumen administrasi dapat membantu mengidentifikasi aliran barang, tetapi efektivitasnya tetap bergantung pada pemeriksaan terhadap pola transaksi dan aktivitas distribusi di lapangan.</p><p>[adsense]Sementara itu, masyarakat perlu menunggu hasil penyidikan untuk mengetahui secara jelas bagaimana <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">beras SPHP</a> tersebut diduga dikemas ulang, siapa yang bertanggung jawab, dan apakah terdapat pihak lain yang terlibat dalam rantai penyalurannya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_beras-sphp-diduga-dioplos-bulog-bongkar-jejak-pesanan-rpk.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57609/beras-sphp-diduga-dioplos-bulog-bongkar-jejak-pesanan-rpk-terlacak-dari-cctv-hingga-klik-sphp/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harga Emas Dunia Mulai Loyo Usai The Fed Tahan Bunga, Investor Waspadai Inflasi AS</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 16:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harga Emas Dunia Mulai Loyo Usai The Fed Tahan Bunga, Investor Waspadai Inflasi AS]]></title>
            <description><![CDATA[Harga emas turun ke US 4.052,99 per troy ons pada 29 Oktober 2026. Investor mencermati suku bunga The Fed, inflasi AS, dan permintaan China]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Harga emas dunia mulai kehilangan tenaga setelah sempat menguat selama tiga hari berturut-turut. Keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>, mempertahankan suku bunga belum cukup memberikan dorongan bagi logam mulia, terutama karena pasar masih mengantisipasi kemungkinan kebijakan moneter ketat berlanjut hingga akhir tahun.</p><p>[adsense]Mengacu pada data Refinitiv, harga emas ditutup di level US$ 4.067,04 per troy ons pada Rabu (28/10/2026), naik tipis 0,23 persen. Namun, penguatan itu mulai terkoreksi pada perdagangan Kamis (29/10/2026).</p><p>Pada pukul 06.51 WIB, harga emas tercatat turun 0,35 persen menjadi US$ 4.052,99 per troy ons. Pergerakan tersebut menunjukkan investor masih berhati-hati dalam merespons keputusan terbaru bank sentral AS.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75 - 4,00 persen. Bank sentral menyatakan aktivitas ekonomi AS masih berkembang dengan kuat, tetapi inflasi belum kembali ke tingkat yang diharapkan. Kondisi ini membuat arah kebijakan selanjutnya masih bergantung pada perkembangan data ekonomi.</p><p><h3>Suku Bunga Tinggi Jadi Beban bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga-emas/" target="_self">Harga Emas</a></h3>Keputusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> menahan suku bunga tidak otomatis membuat emas kembali menguat. Investor justru menimbang kemungkinan biaya pinjaman tetap tinggi atau bahkan meningkat pada pertemuan kebijakan berikutnya.</p><p>[adsense]Emas tidak memberikan bunga seperti deposito atau obligasi. Karena itu, ketika imbal hasil instrumen berbunga naik, sebagian investor dapat mengalihkan dana dari emas ke aset yang menawarkan pendapatan lebih pasti.</p><p>Tekanan tersebut terlihat dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun. Berdasarkan data dalam laporan perdagangan, imbal hasil surat utang tersebut naik 4,11 basis poin menjadi 5,034 persen.</p><p>[adsense]Tai Wong, pedagang logam independen, menilai kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang mencerminkan bahwa pasar belum sepenuhnya puas dengan penjelasan Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> Kevin Warsh mengenai keputusan mempertahankan suku bunga.</p><p>Menurut Wong, tekanan dari suku bunga yang lebih tinggi berpotensi membatasi ruang kenaikan emas. Meski demikian, ia tidak memperkirakan aksi jual besar-besaran pada logam mulia akan terjadi dalam waktu dekat.</p><p>[adsense]Artinya, harga emas masih berpeluang bergerak fluktuatif. Investor perlu mencermati bukan hanya keputusan suku bunga saat ini, melainkan juga sinyal kebijakan yang disampaikan bank sentral untuk bulan-bulan berikutnya.</p><p><h3>Pasar Mulai Menghitung Peluang Kenaikan Bunga pada Desember</h3>Perhatian pelaku pasar kini tertuju pada kemungkinan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> kembali menaikkan suku bunga pada Desember 2026.</p><p>[adsense]Berdasarkan CME FedWatch Tool dalam data yang disampaikan, peluang kenaikan suku bunga pada Desember diperkirakan mencapai 86 persen, sedikit turun dari 88 persen sebelum pengumuman kebijakan.</p><p>Angka tersebut merupakan perkiraan yang tercermin dari pasar, bukan keputusan resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>. Namun, tingginya probabilitas yang diperhitungkan investor memperlihatkan bahwa kemungkinan pengetatan moneter masih menjadi pertimbangan penting dalam menentukan posisi investasi.</p><p>[adsense]Dalam pernyataan resminya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> menyebut inflasi masih berada pada level tinggi dan menekankan pentingnya memperoleh informasi tambahan sebelum menentukan langkah kebijakan berikutnya.</p><p>Keputusan mempertahankan suku bunga pada Oktober disetujui melalui pemungutan suara 10 banding 2. Dua pejabat memilih kenaikan sebesar 0,25 poin persentase.</p><p>[adsense]Kondisi tersebut membuat investor emas berada di antara dua pertimbangan: ketidakpastian ekonomi yang dapat mendorong permintaan aset lindung nilai dan risiko kenaikan suku bunga yang meningkatkan biaya peluang memegang emas.</p><p><h3>Harga Minyak Naik, Kekhawatiran Inflasi Kembali Menguat</h3>Tekanan terhadap emas juga datang dari pasar energi. Harga minyak mentah Brent dilaporkan naik lebih dari 1 persen setelah serangan terhadap kilang minyak di Arab Saudi kembali memunculkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah.</p><p>[adsense]Kenaikan harga energi berpotensi mendorong biaya transportasi dan produksi, sehingga memperbesar tekanan inflasi. Jika inflasi sulit dikendalikan, bank sentral dapat mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau mempertimbangkan pengetatan tambahan.</p><p>Situasi ini menjadi tantangan bagi emas. Di satu sisi, ketegangan geopolitik dapat meningkatkan minat investor terhadap aset yang dipandang sebagai pelindung nilai. </p><p>[adsense]Di sisi lain, kenaikan inflasi yang diikuti suku bunga tinggi dapat menekan daya tarik logam mulia.</p><p>Dengan demikian, hubungan antara konflik geopolitik, harga minyak, dan emas tidak selalu bergerak searah. Respons pasar bergantung pada faktor yang paling dominan saat itu, termasuk pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, dan ekspektasi kebijakan moneter.</p><p>[adsense]<h3>Data PCE AS Jadi Penentu Arah Berikutnya</h3>Investor selanjutnya menunggu data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang dijadwalkan dirilis pada Kamis. Indikator ini menjadi salah satu ukuran inflasi yang diperhatikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> dalam mengevaluasi perkembangan harga barang dan jasa.</p><p>Data PCE dapat memengaruhi perkiraan pasar mengenai keputusan suku bunga pada Desember. Jika tekanan inflasi terlihat masih kuat, ekspektasi kebijakan ketat berpotensi bertahan. Sebaliknya, tanda-tanda perlambatan inflasi dapat mengubah perhitungan investor terhadap arah kebijakan bank sentral.</p><p>[adsense]Reuters juga melaporkan bahwa harga emas melemah pada Kamis ketika pasar mengevaluasi sinyal <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> dan menunggu data inflasi AS.</p><p>Dalam laporan tersebut, harga emas spot turun 1,1 persen menjadi US$ 4.024,22 per troy ons pada waktu pengamatan Reuters, berbeda waktu pengukuran dengan data Refinitiv pukul 06.51 WIB yang menjadi acuan artikel ini.</p><p>[adsense]Perbedaan angka tersebut penting diperhatikan karena harga emas berubah sepanjang hari dan dapat berbeda berdasarkan waktu pengamatan, jenis kontrak, serta sumber data.</p><p><h3>Permintaan Emas China Berpotensi Menjadi Penopang</h3>Di tengah tekanan suku bunga, permintaan dari Asia memberikan sinyal yang lebih positif. Impor bersih emas China melalui Hong Kong pada September meningkat lebih dari 28 persen dibandingkan Agustus, mencapai level tertinggi dalam lima bulan.</p><p>[adsense]Kenaikan tersebut dikaitkan dengan pengisian kembali persediaan menjelang libur Golden Week serta permintaan investor.</p><p>Permintaan dari China menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menopang pasar emas ketika tekanan dari kebijakan moneter AS meningkat. Namun, pengaruhnya terhadap harga global tetap bergantung pada kekuatan permintaan, perkembangan ekonomi, serta pergerakan investor di pasar internasional.</p><p>[adsense]Dengan situasi yang saling bertolak belakang tersebut, harga emas masih menghadapi tarik-menarik antara permintaan aset lindung nilai dan daya tarik instrumen berbunga.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/harga-perak/" target="_self">Harga Perak</a> Ikut Melemah</h3>Pergerakan logam mulia lainnya juga menunjukkan tekanan. Berdasarkan data Refinitiv, harga perak ditutup pada US$ 53,98 per troy ons pada Rabu (28/10/2026), melemah 0,71 persen.</p><p>[adsense]Pada Kamis (29/10/2026) pukul 06.51 WIB, harga perak kembali turun 0,23 persen ke US$ 53,85 per troy ons, berdasarkan angka yang tercantum dalam data awal.</p><p>Pelemahan emas dan perak menunjukkan bahwa pasar logam mulia masih menghadapi tekanan di tengah perubahan ekspektasi suku bunga dan kekhawatiran inflasi.</p><p>[adsense]Meski demikian, pergerakan kedua komoditas tersebut tidak selalu sama karena faktor permintaan dan karakteristik pasar masing-masing berbeda.</p><p>Bagi investor, perkembangan inflasi AS, imbal hasil obligasi pemerintah, harga minyak, serta permintaan dari China menjadi sejumlah indikator penting yang perlu dipantau. Keputusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> menahan suku bunga belum memberikan kepastian mengenai arah harga emas selanjutnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/09/emas-33-1.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57608/harga-emas-dunia-mulai-loyo-usai-the-fed-tahan-bunga-investor-waspadai-inflasi-as/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jasa Bikin Konten Pakai AI, Benarkah Bisa Jadi Sumber Penghasilan?</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 16:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jasa Bikin Konten Pakai AI, Benarkah Bisa Jadi Sumber Penghasilan?]]></title>
            <description><![CDATA[Jasa bikin konten pakai AI mulai dilirik sebagai peluang usaha. Bagaimana cara memulainya dan berapa potensi omzet yang bisa diperoleh?]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Kecerdasan buatan atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/artificial-intelligence/" target="_self">artificial intelligence</a> (AI) kini semakin banyak digunakan untuk membuat konten digital. Mulai dari desain promosi, video pendek, hingga tulisan untuk media sosial bisa dibantu dengan teknologi ini.</p><p>[adsense]Perkembangan tersebut membuka peluang bagi orang yang ingin menawarkan jasa pembuatan konten tanpa harus mengerjakan semuanya secara manual. Pelanggannya pun beragam, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), toko online, hingga kreator media sosial.</p><p>Namun, apakah jasa bikin konten pakai AI benar-benar bisa menjadi sumber penghasilan?</p><p>[adsense]<b>Permintaan Keterampilan AI Terus Berkembang</b></p><p>Penggunaan AI dalam pekerjaan digital semakin meluas. Laporan keterampilan paling dibutuhkan dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/upwork/" target="_self">Upwork</a> yang diterbitkan pada Februari 2026 mencatat peningkatan permintaan untuk sejumlah keterampilan yang berkaitan langsung dengan AI.</p><p>[adsense]Dalam laporan tersebut, permintaan untuk keterampilan pembuatan dan penyuntingan video menggunakan AI meningkat 329 persen sepanjang 2025. Sementara itu, keterampilan pembuatan dan penyuntingan gambar menggunakan AI meningkat 95 persen.</p><p>Data ini menunjukkan adanya peluang bagi pekerja kreatif yang mampu memanfaatkan AI. Meski begitu, angka tersebut berasal dari aktivitas pasar kerja di platform <a href="https://www.topikseru.com/tag/upwork/" target="_self">Upwork</a> dan tidak otomatis menggambarkan seluruh pasar Indonesia.</p><p>[adsense]<b>Jenis Jasa Konten AI yang Bisa Ditawarkan</b></p><p>Ada beberapa jenis layanan yang bisa dikembangkan sesuai kemampuan dan kebutuhan calon pelanggan.</p><p>[adsense]Pertama, jasa pembuatan video promosi. Layanan ini dapat menyasar UMKM yang ingin memperkenalkan produk melalui TikTok, Instagram Reels, atau platform video pendek lainnya. AI dapat membantu membuat konsep, menyusun naskah, menghasilkan visual, hingga mempercepat proses penyuntingan.</p><p>Kedua, jasa desain konten media sosial. Contohnya adalah poster promosi, katalog produk, konten edukasi, dan materi kampanye pemasaran. AI dapat membantu menghasilkan ide visual, tetapi hasil akhirnya tetap perlu diperiksa agar sesuai dengan identitas merek dan informasi produk.</p><p>[adsense]Ketiga, jasa penulisan konten. Layanannya bisa berupa caption media sosial, naskah video, deskripsi produk, atau ide konten bulanan. Penggunaan AI dapat mempercepat penyusunan draf, tetapi penulis tetap harus memeriksa fakta, memperbaiki bahasa, dan menyesuaikan gaya tulisan dengan kebutuhan klien.</p><p>Keempat, paket konten untuk UMKM. Dalam layanan ini, penyedia jasa menawarkan beberapa kebutuhan sekaligus, seperti desain promosi, caption, dan video pendek. Paket seperti ini dapat membantu pelanggan yang membutuhkan konten secara rutin tanpa harus merekrut tim khusus.</p><p>[adsense]<b>Berapa Penghasilan dari Jasa Konten AI?</b></p><p>Penghasilan dari jasa konten AI bergantung pada harga layanan, jumlah pelanggan, tingkat kesulitan pekerjaan, dan kemampuan mendapatkan pesanan secara konsisten.</p><p>[adsense]Sebagai gambaran, jasa desain promosi dengan tarif Rp50.000 per pesanan bisa menghasilkan omzet Rp1 juta jika mendapat 20 pesanan dalam sebulan.</p><p>Sementara itu, jasa pembuatan video pendek dengan tarif Rp150.000 per pesanan berpotensi menghasilkan omzet Rp1,5 juta dari 10 pesanan. Jika menawarkan paket konten seharga Rp500.000 dan berhasil menjual empat paket dalam sebulan, omzet yang diperoleh mencapai Rp2 juta.</p><p>[adsense]Angka tersebut merupakan simulasi, bukan standar harga pasar atau jaminan pendapatan. Omzet juga belum dikurangi biaya langganan alat AI, internet, revisi pekerjaan, dan kebutuhan produksi lainnya.</p><p>Karena itu, calon penyedia jasa sebaiknya menghitung biaya dan waktu pengerjaan sebelum menetapkan harga. Tarif yang terlihat tinggi belum tentu menghasilkan keuntungan besar jika proses produksinya memakan banyak waktu.</p><p>[adsense]<b>Cara Memulai Jasa Konten AI dari Nol</b></p><p>Memulai usaha ini tidak harus langsung menawarkan banyak layanan. Pemula bisa memilih satu bidang terlebih dahulu, misalnya desain promosi atau video pendek untuk UMKM</p><p>[adsense]Setelah itu, pelajari alat AI yang sesuai dengan layanan tersebut. Gunakan hasilnya untuk membuat beberapa contoh karya sebagai portofolio. Calon pelanggan perlu melihat kualitas pekerjaan sebelum memutuskan menggunakan jasa yang ditawarkan.</p><p>Langkah berikutnya adalah mencari pelanggan. Pemula bisa menawarkan layanan kepada usaha di sekitar tempat tinggal, toko online, atau pelaku bisnis yang aktif menggunakan media sosial. Penawaran sebaiknya disertai contoh karya dan penjelasan mengenai layanan yang akan diterima pelanggan.</p><p>[adsense]Jika sudah mendapat pesanan, pastikan kebutuhan klien dipahami sejak awal. Tentukan jumlah konten, durasi video jika diperlukan, batas revisi, waktu pengerjaan, dan harga yang disepakati. Kesepakatan yang jelas dapat mengurangi risiko kesalahpahaman.</p><p><b>Jangan Hanya Mengandalkan Hasil AI</b></p><p>[adsense]Meski dapat mempercepat produksi, AI tidak selalu menghasilkan konten yang akurat atau sesuai kebutuhan. Gambar bisa menampilkan detail yang keliru, tulisan dapat memuat informasi yang tidak benar, dan video terkadang terlihat tidak alami.</p><p>Karena itu, penyedia jasa perlu melakukan pemeriksaan dan penyuntingan sebelum menyerahkan hasil kepada pelanggan. Nilai jasa bukan hanya terletak pada penggunaan alat AI, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan konten yang sesuai tujuan bisnis.</p><p>[adsense]Penyedia jasa juga perlu memperhatikan hak cipta, izin penggunaan materi, dan privasi data pelanggan. Hindari menggunakan foto, suara, atau identitas seseorang tanpa izin yang diperlukan. Konten yang menyesatkan juga dapat merusak kepercayaan pelanggan.</p><p>Pedoman Fiverr mengenai penggunaan AI, misalnya, memperbolehkan pemanfaatan teknologi tersebut dengan tetap menekankan tanggung jawab pengguna, penyesuaian hasil, dan kepatuhan terhadap hak pihak lain.</p><p>[adsense]<b>Persaingan Menjadi Tantangan</b></p><p>Peluang usaha ini tetap memiliki tantangan. Semakin mudah alat AI digunakan, semakin banyak orang yang berpotensi menawarkan layanan serupa. Pelanggan pun dapat membuat konten sederhana secara mandiri.</p><p>[adsense]Untuk menghadapi persaingan, penyedia jasa perlu memiliki keunggulan yang jelas. Misalnya, fokus membuat video promosi untuk usaha kuliner, menyediakan paket konten bulanan bagi toko online, atau menawarkan pengerjaan yang konsisten dengan karakter merek pelanggan.</p><p>Kemampuan berkomunikasi juga penting. Pelanggan tidak selalu memahami istilah teknis AI. Mereka lebih membutuhkan hasil yang membantu memperkenalkan produk, menjelaskan layanan, atau menarik perhatian calon pembeli.</p><p>[adsense]<b>Apakah Jasa Konten AI Layak Dicoba?</b></p><p>Jasa bikin konten pakai AI bisa menjadi peluang usaha bagi orang yang ingin masuk ke bidang kreatif digital. Teknologi ini dapat membantu mempercepat pekerjaan dan membuka pilihan layanan yang lebih beragam.</p><p>[adsense]Namun, penghasilan tidak datang hanya dengan menguasai alat AI. Kemampuan mengolah hasil, memahami kebutuhan pelanggan, menjaga kualitas, dan memasarkan jasa tetap menjadi bagian penting dalam menjalankan usaha.</p><p>Bagi pemula, langkah paling realistis adalah memulai dari satu layanan, membangun portofolio, lalu mencari pelanggan secara bertahap. Dengan begitu, peluang usaha dapat diuji berdasarkan permintaan nyata, bukan sekadar perkiraan penghasilan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_f4799c817dbf408d80a70d1255fea98f_7bb873bda56f4547911b167b70350794.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/teknologi/57606/jasa-bikin-konten-pakai-ai-benarkah-bisa-jadi-sumber-penghasilan-2/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Video Nadia Omara Tembus 41 Juta Views, Kisah Horor PULANG Ini Bikin Penasaran</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 15:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Video Nadia Omara Tembus 41 Juta Views, Kisah Horor PULANG Ini Bikin Penasaran]]></title>
            <description><![CDATA[Video horor Nadia Omara tembus 41 juta views! Berapa perkiraan penghasilan AdSense dari video berdurasi 2 jam 41 menit ini?]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Video terbaru kreator konten horor Nadia Omara kembali menjadi sorotan. Episode spesial Kisah Horor Wawak (KHW) Part 400 berjudul PULANG kini mencapai 41 juta penayangan di YouTube hanya dalam beberapa hari sejak diunggah.</p>[adsense]<p>Video tersebut tayang pada Minggu, 25 Oktober 2026, dengan durasi sekitar 2 jam 41 menit. Meski berdurasi panjang, tayangan ini berhasil menarik perhatian jutaan penonton dan menjadi perbincangan di media sosial.</p><p>Sebelumnya, pada 29 Oktober 2026, ArusWarta melaporkan video tersebut telah meraih 40.517.280 penayangan. Jumlahnya kemudian mencapai 41 juta berdasarkan pembaruan terbaru.</p>[adsense]<p><b>Kisah Keluarga Penuh Misteri</b></p><p>Episode PULANG mengangkat cerita tentang Mbak Santi, suaminya yang dikenal sebagai Mas Edo, dan putri mereka, Tata.</p>[adsense]<p>Kehidupan keluarga tersebut awalnya digambarkan berjalan normal. Namun, kematian Santi memunculkan sejumlah kejanggalan yang perlahan mengungkap rahasia kelam dalam rumah tangga mereka.</p><p>Cerita berkembang dengan konflik keluarga, dugaan kekerasan, kematian misterius, hingga unsur supranatural yang menjadi ciri khas konten Nadia Omara.</p>[adsense]<p>Seiring berjalannya cerita, perhatian penonton tertuju pada rahasia Edo dan ancaman yang membayangi Tata. Rangkaian kejadian tersebut menjadi bagian penting yang membuat penonton penasaran dengan akhir kisahnya.</p><p>Perlu dicatat, cerita tersebut merupakan narasi horor yang disampaikan dalam konten KHW. Peristiwa di dalamnya tidak dapat dianggap sebagai fakta kriminal yang telah diverifikasi secara independen.</p>[adsense]<p><b>Episode ke-400 Hadir dengan Konsep Berbeda</b></p><p>PULANG menjadi episode spesial karena menandai perjalanan KHW yang telah mencapai bagian ke-400. Dalam tayangan ini, Nadia menghadirkan suasana rumah kosong untuk memperkuat kesan mencekam.</p>[adsense]<p>Durasi hampir tiga jam juga memberi ruang bagi konflik dan misteri berkembang secara bertahap. Penonton diajak mengikuti berbagai petunjuk sebelum mengetahui pengungkapan penting di bagian akhir.</p><p>Lonjakan penayangan dari puluhan juta menjadi 41 juta memperlihatkan besarnya perhatian terhadap episode tersebut. Namun, jumlah views saja tidak cukup untuk memastikan faktor tunggal yang membuat video ini viral.</p>[adsense]<p>Dengan perpaduan misteri, konflik keluarga, dan suasana horor, PULANG &ndash; KHW PART 400 menjadi salah satu tayangan Nadia Omara yang ramai dibicarakan pada akhir Oktober 2026.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_img_0784.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/57601/video-nadia-omara-tembus-41-juta-views-kisah-horor-pulang-ini-bikin-penasaran/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jemput Nyawa di Tengah Hempasan Gelombang Perbatasan, KRI Torani-860 Selamatkan Tiga Nelayan</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 15:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jemput Nyawa di Tengah Hempasan Gelombang Perbatasan, KRI Torani-860 Selamatkan Tiga Nelayan]]></title>
            <description><![CDATA[Jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I kembali menunjukkan kesigapan dan profesionalismenya dalam menjaga keselamatan jiwa ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a>) I kembali menunjukkan kesigapan dan profesionalismenya dalam menjaga keselamatan jiwa di laut.</p><p>[adsense]Keberhasilan operasi penyelamatan dan evakuasi terhadap tiga anak buah kapal (ABK) nelayan tradisional <a href="https://www.topikseru.com/tag/km-el-rayyan/" target="_self">KM El Rayyan</a> yang mengalami musibah tabrakan dengan kapal ikan asing di perairan <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-malaka/" target="_self">Selat Malaka</a>. </p><p>Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando Daerah Angkatan Laut (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a>) I, Kolonel Laut (P) Wahyu Kurniawan mengatakan, insiden bermula ketika kapal nelayan asal Desa Paluh Sibaji, Kabupaten Deli Serdang, tersebut mengalami kerusakan mesin di perbatasan perairan Indonesia-Malaysia sebelum akhirnya ditabrak oleh kapal ikan tuna berbendera Taiwan, MV. Ching Kuo Yu Fa Hao, hingga tenggelam. </p><p>[adsense]Merespons cepat laporan darurat yang diterima Posal Pantai Labu dan diteruskan melalui Komando Atas, unsur patroli <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a> I yakni KRI Torani-860 langsung digerakkan untuk melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR), ujar Wahyu. </p><p>Menurut Wahyu, di tengah tantangan cuaca, arus laut yang kencang, serta kondisi sea state II yang menyulitkan proses ship-to-ship, Komandan KRI Torani-860 mengambil langkah taktis dengan mengerahkan peran sekoci untuk menjemput para korban langsung dari kapal asing tersebut. </p><p>[adsense]Berkat koordinasi yang matang dan keterampilan prajurit di lapangan, ketiga korban yang masing-masing berinisial RS (40) selaku nakhoda, serta RM (19) dan S (43) sebagai ABK, berhasil dipindahkan ke atas geladak KRI Torani-860 dengan selamat.</p><p>Setelah seluruh korban onboard dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan intensif di ruang medis KRI Torani-860, unsur patroli TNI AL tersebut langsung bertolak menuju pangkalan dan sandar dengan aman di Dermaga Mako <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a> I Belawan. </p><p>[adsense]&quot;Seluruh rangkaian proses evakuasi yang berjalan aman, lancar, dan terkendali ini menegaskan komitmen nyata <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a> I dalam memberikan perlindungan optimal serta respons cepat terhadap setiap insiden kecelakaan laut di wilayah kerja perairan Sumatera Utara dan sekitarnya,&quot; ujar Wahyu. </p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a> I Koordinasikan Evakuasi 3 Nelayan</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Komando Daerah TNI Angkatan Laut (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a>) I melalui Pos TNI AL (Posal) Pantai Labu melaksanakan koordinasi penanganan dan evakuasi terhadap tiga anak buah kapal (ABK) nelayan tradisional <a href="https://www.topikseru.com/tag/km-el-rayyan/" target="_self">KM El Rayyan</a> asal Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, yang dilaporkan tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal ikan tuna berbendera Taiwan di perairan <a href="https://www.topikseru.com/tag/selat-malaka/" target="_self">Selat Malaka</a>.  </p><p>[adsense]&lrm;Berdasarkan informasi awal, kata Wahyu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/km-el-rayyan/" target="_self">KM El Rayyan</a> bertolak melaut pada Sabtu (24/10/2026) untuk mencari ikan. Pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, kapal mengalami kerusakan mesin hingga terombang-ambing di laut. </p><p>Sekitar pukul 03.00 WIB, kapal tersebut dilaporkan bertabrakan dengan kapal ikan tuna bernama Ching Kuo Yu Fa Hao hingga tenggelam di sekitar perairan perbatasan Indonesia&ndash;Malaysia, dekat Pulau Dato/Pulau Jarak. </p><p>[adsense]Kondisi hujan deras, kerusakan mesin, dan tidak adanya penerangan di kapal nelayan diduga menjadi faktor yang menyebabkan kapal sulit terlihat. Laporan kejadian diterima Bintara Jaga Posal Pantai Labu, Serda Bah Agus Wibawanto, pada pukul 08.30 WIB dari pemilik kapal, Antoni.</p><p>&lrm;Setelah kejadian, tiga ABK <a href="https://www.topikseru.com/tag/km-el-rayyan/" target="_self">KM El Rayyan</a> berhasil diselamatkan oleh awak kapal ikan tuna tersebut. Informasi kecelakaan disampaikan oleh salah seorang ABK, Siid, kepada pemilik kapal melalui sambungan telepon sekitar pukul 06.30 WIB. </p><p>[adsense]Menindaklanjuti laporan tersebut, Posal Pantai Labu segera melaporkan kejadian kepada komando atas serta berkoordinasi dengan Basarnas Belawan, Basarnas Kabupaten Deli Serdang, nakhoda <a href="https://www.topikseru.com/tag/km-el-rayyan/" target="_self">KM El Rayyan</a>, dan perwakilan awak kapal Ching Kuo Yu Fa Hao guna mendukung penanganan dan proses evakuasi para nelayan.</p><p>&lrm;Sebagai langkah lanjutan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a> I mengoordinasikan kesiapan unsur terdekat dalam Operasi Garuda Jaya 26, yaitu KAL Viper, untuk mendukung proses evakuasi sesuai perkembangan situasi dan hasil koordinasi dengan instansi terkait. </p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kodaeral/" target="_self">Kodaeral</a> I terus memantau perkembangan kejadian serta memperkuat koordinasi dengan unsur terkait guna memastikan penanganan berjalan dengan baik.</p><p>Informasi mengenai kondisi terkini para korban dan perkembangan evakuasi akan disampaikan setelah diperoleh konfirmasi resmi.   </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/6974ce5ac660610b44d9b9fed0ff9548_al-tni-1-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57607/jemput-nyawa-di-tengah-hempasan-gelombang-perbatasan-kri-torani860-selamatkan-tiga-nelayan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Banjir Medan Bisa Meluas, 23 Perahu Karet Disiagakan Hadapi Cuaca Ekstrem</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 14:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Banjir Medan Bisa Meluas, 23 Perahu Karet Disiagakan Hadapi Cuaca Ekstrem]]></title>
            <description><![CDATA[Medan siagakan 23 perahu karet untuk mengantisipasi banjir akibat cuaca ekstrem.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Ancaman <a href="https://www.topikseru.com/tag/cuaca-ekstrem/" target="_self">cuaca ekstrem</a> kembali menjadi perhatian di Sumatera Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada 27&ndash;30 Oktober 2026.</p><p>[adsense]Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang.</p><p>Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa potensi cuaca tersebut dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer, termasuk sirkulasi siklonik di utara Aceh serta aktifnya gelombang atmosfer.</p><p>[adsense]Kombinasi kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan yang berpotensi memicu hujan berdurasi panjang, terutama pada siang hingga malam hari.</p><p>Sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Medan, Binjai, Deli Serdang, Langkat, kawasan pantai barat Sumatera Utara, serta sejumlah daerah pegunungan.</p><p>[adsense]<b>Medan Siagakan 23 Perahu Karet</b></p><p>Menghadapi risiko banjir, Pemerintah Kota Medan menyiapkan sarana evakuasi dan memperkuat koordinasi lintas instansi.</p><p>[adsense]Berdasarkan keterangan resmi Pemko Medan pada 28 Oktober 2026, sebanyak 23 perahu karet disiagakan untuk membantu proses evakuasi warga apabila banjir terjadi. Pemerintah kota juga menggandeng komunitas offroad untuk mendukung mobilisasi dan menjangkau lokasi yang sulit dilalui kendaraan biasa.</p><p>Selain menyiapkan peralatan, Pemko Medan menggalakkan pembersihan di sejumlah kawasan rawan genangan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko air menggenang akibat saluran drainase yang tersumbat.</p><p>[adsense]Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas juga menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait guna memperkuat kesiapan menghadapi bencana.</p><p>Upaya tersebut dilakukan setelah banjir pada 27 November 2025 berdampak pada 19 dari 21 kecamatan di Medan. Dalam rapat kesiapsiagaan terbaru, Pemko Medan menekankan pentingnya koordinasi cepat agar penanganan tidak terlambat ketika kondisi darurat terjadi.</p><p>[adsense]<b>Hujan di Hulu Juga Bisa Memicu <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">Banjir</a></b></p><p>Risiko banjir di Medan tidak hanya bergantung pada hujan yang turun di dalam kota. Hujan deras di wilayah hulu sungai juga dapat meningkatkan debit air dan memicu kenaikan permukaan sungai di kawasan perkotaan.</p><p>[adsense]Rico Waas mencontohkan kenaikan debit air sungai sekitar 50&ndash;60 sentimeter dalam kejadian beberapa hari sebelumnya, meskipun Medan tidak mengalami hujan lebat saat itu. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pemantauan aliran sungai dan koordinasi dengan wilayah hulu.</p><p>Karena itu, pemerintah kota menginstruksikan pemetaan jalur evakuasi dan titik kumpul aman. Kesiapan logistik, peralatan evakuasi, serta komunikasi darurat juga menjadi bagian dari langkah antisipasi.</p><p>[adsense]Pemko Medan turut merencanakan simulasi penanganan banjir untuk menguji kesiapan petugas dan mengevaluasi kemungkinan kendala sebelum bencana terjadi.</p><p><b>Warga Diminta Siapkan Tas Siaga Bencana</b></p><p>[adsense]Di tengah potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/cuaca-ekstrem/" target="_self">cuaca ekstrem</a>, masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir diminta tidak hanya mengandalkan bantuan petugas.</p><p>Warga perlu memantau informasi resmi BMKG dan mengikuti arahan BPBD. Saluran air di sekitar rumah juga sebaiknya dijaga agar tidak tersumbat sampah.</p><p>[adsense]Keluarga disarankan menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, obat-obatan, pakaian ganti, air minum, dan kebutuhan dasar. Keluarga yang memiliki bayi perlu menambahkan perlengkapan seperti susu, popok, dan pakaian bayi.</p><p>Jika air mulai naik dengan cepat, warga sebaiknya segera menuju tempat yang lebih aman tanpa menunggu kondisi semakin parah. Hindari melintasi arus banjir dan jangan berteduh di bawah pohon saat terjadi angin kencang atau petir.</p><p>[adsense]BPBD Kota Medan menyediakan layanan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) melalui nomor 0813-7080-0880 untuk laporan kejadian bencana dan kebutuhan bantuan darurat.</p><p>Peringatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cuaca-ekstrem/" target="_self">cuaca ekstrem</a> bukan berarti banjir pasti terjadi di semua wilayah. Namun, kesiapan pemerintah dan masyarakat menjadi penting untuk mengurangi risiko korban serta kerugian apabila hujan deras memicu bencana.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/1afa34a7f984eeabdbb0a7d494132ee5_img_0783.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57600/banjir-medan-bisa-meluas-23-perahu-karet-disiagakan-hadapi-cuaca-ekstrem/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadirkan Kemudahan Perjalanan, KAI Sumut Perkuat Peran Garda Terdepan Layanan Pelanggan</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 14:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadirkan Kemudahan Perjalanan, KAI Sumut Perkuat Peran Garda Terdepan Layanan Pelanggan]]></title>
            <description><![CDATA[PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara memperkuat peran Customer Service (CS) di seluruh stasiun wilayah Sumut guna member]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-kereta-api-indonesia/" target="_self">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) Divre I Sumatera Utara memperkuat peran <a href="https://www.topikseru.com/tag/customer-service/" target="_self">Customer Service</a> (CS) di seluruh stasiun wilayah Sumut guna memberikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/edukasi/" target="_self">edukasi</a> langsung terkait tata cara perjalanan kereta api kepada masyarakat.</p>[adsense]<p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat, termasuk penumpang pemula dan lansia, membuat kebutuhan akan informasi tatap muka di stasiun tetap tinggi meskipun sistem digitalisasi sudah diterapkan secara luas.</p><p>"KAI Divre I Sumatera Utara memahami bahwa transisi menuju layanan digital memerlukan pendampingan langsung. Oleh karena itu, petugas KAI di stasiun siap membimbing penumpang hingga bisa melakukan perjalanan kereta api secara mandiri, mulai dari memesan tiket dan memanfaatkan segala fasilitas yang ada di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api," ujar Anwar.</p>[adsense]<p>Sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat sebanyak 38.376 pelanggan mengunjungi customer service di tiga stasiun wilayah Divre I Sumatera Utara, yakni Stasiun Medan, Stasiun Kisaran, dan Stasiun Rantauprapat. Dari data tersebut, rata-rata setiap harinya sebanyak 141 pelanggan mengunjungi customer service KAI di stasiun, di mana mayoritas masyarakat berkunjung untuk menanyakan informasi seputar perjalanan kereta api.</p><p>Hingga kuartal III 2026, petugas CS di Stasiun Medan, Kisaran, hingga Rantauprapat melayani 15.081 pelanggan yang membutuhkan informasi seputar perjalanan kereta api, yang merupakan 39 persen dari total kunjungan ke CS. Data ini menunjukkan peran vital CS sebagai garda terdepan dalam memandu penumpang mengatasi kendala teknis mandiri, mulai dari registrasi akun Access by KAI, pemilihan jadwal, hingga alur boarding mandiri.</p>[adsense]<p>Selain melayani informasi perjalanan, petugas CS stasiun juga menangani pendaftaran reduksi tiket bagi yang berhak, informasi angkutan lanjutan, destinasi wisata, penanganan barang tertinggal atau hilang, serta menampung saran dan masukan pelanggan. Pada momen-momen peningkatan volume penumpang seperti Angkutan Lebaran serta libur Natal dan Tahun Baru, KAI Divre I Sumut turut menyiagakan petugas <a href="https://www.topikseru.com/tag/customer-service/" target="_self">Customer Service</a> Mobile (CSM) yang berkeliling menghampiri pelanggan untuk memberikan bantuan langsung.</p><p>Guna mengakomodasi kebutuhan pengguna, jam operasional <a href="https://www.topikseru.com/tag/customer-service/" target="_self">Customer Service</a> di stasiun wilayah Divre I Sumut disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kereta api. Di Stasiun Medan dan Rantauprapat, layanan CS beroperasi pukul 06.30 WIB hingga 22.30 WIB, sedangkan di Stasiun Kisaran mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB.</p>[adsense]<p>"KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau kepada masyarakat calon penumpang untuk tidak ragu bertanya atau meminta bantuan kepada petugas CS di area stasiun. Dengan pemahaman alur perjalanan yang baik, diharapkan pengalaman bepergian masyarakat Sumatera Utara menggunakan moda transportasi kereta api menjadi lebih aman, nyaman dan menyenangkan," tutup Anwar. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/fc221309746013ac554571fbd180e1c8_kai-topikseru-ok1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57605/hadirkan-kemudahan-perjalanan-kai-sumut-perkuat-peran-garda-terdepan-layanan-pelanggan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pasar Terasi Asahan Makin Luas, Ekspor 2026 Capai Rp34 Miliar</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 14:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pasar Terasi Asahan Makin Luas, Ekspor 2026 Capai Rp34 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Ekspor terasi Asahan terus meningkat. Hingga September 2026, nilainya mencapai Rp34 miliar dan membuka peluang pasar yang lebih luas.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Produk olahan tradisional asal Sumatera Utara mulai memperluas pasar ke luar negeri. Terasi udang rebon produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/umkm/" target="_self">UMKM</a>) Kabupaten Asahan resmi dikirim ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/thailand/" target="_self">Thailand</a> sebanyak 40 ton dengan nilai ekspor sekitar Rp230 juta.</p>[adsense]<p>Ekspor perdana ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/thailand/" target="_self">Thailand</a> tersebut dilepas Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya di depan Kantor Bupati Asahan pada Sabtu, 24 Oktober 2026.</p><p>Pengiriman ini menjadi peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pemasaran produk olahan hasil laut. Terasi yang selama ini dikenal sebagai bahan pelengkap masakan Indonesia kini berpeluang menjangkau konsumen di pasar internasional.</p>[adsense]<p><b>Ekspor Terasi Asahan Terus Meningkat</b></p><p>Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Asahan yang disampaikan dalam keterangan resmi pemerintah, ekspor komoditas <a href="https://www.topikseru.com/tag/terasi/" target="_self">terasi</a> pada 2025 mencapai sekitar 1.897,7 ton dengan nilai Rp21 miliar.</p>[adsense]<p>Sementara itu, sepanjang 2026 hingga September, volume ekspor <a href="https://www.topikseru.com/tag/terasi/" target="_self">terasi</a> tercatat mencapai 2.758,5 ton dengan nilai sekitar Rp34 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan volume sekitar 45,3 persen dibandingkan keseluruhan capaian 2025.</p><p>Meski demikian, angka tersebut merupakan total ekspor komoditas <a href="https://www.topikseru.com/tag/terasi/" target="_self">terasi</a> Asahan, bukan hanya pengiriman ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/thailand/" target="_self">Thailand</a>. Pengiriman 40 ton yang dilepas pada Oktober menjadi ekspor perdana produk tersebut ke negara tujuan itu.</p>[adsense]<p>Peningkatan volume ekspor memperlihatkan besarnya peluang pasar bagi produk olahan hasil laut. Namun, keberlanjutan penjualan ke luar negeri tetap bergantung pada permintaan pasar, kapasitas produksi, serta pemenuhan persyaratan negara tujuan.</p><p><b>Produksi Perikanan Asahan Jadi Penopang</b></p>[adsense]<p>Kabupaten Asahan memiliki garis pantai sekitar 56 kilometer yang berbatasan dengan Selat Malaka. Wilayah ini menjadi salah satu daerah penghasil perikanan tangkap di Sumatera Utara.</p><p>Hingga September 2026, produksi perikanan tangkap Asahan tercatat mencapai 50.658 ton. Ketersediaan hasil tangkapan tersebut menjadi salah satu penopang usaha pengolahan hasil laut, termasuk produk berbahan baku udang rebon.</p>[adsense]<p>Pengolahan hasil laut menjadi produk siap jual dapat memberikan nilai tambah dibandingkan menjual hasil tangkapan dalam bentuk mentah. Rantai usaha ini juga membuka peluang bagi nelayan, pengolah hasil laut, pekerja produksi, hingga pelaku distribusi.</p><p>Namun, besarnya produksi perikanan tidak otomatis menjamin seluruh pelaku usaha memperoleh manfaat yang sama. Akses bahan baku, modal, peralatan, dan jaringan pemasaran tetap menjadi faktor penting bagi perkembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/umkm/" target="_self">UMKM</a>.</p>[adsense]<p><b>Kualitas Produk Menjadi Kunci Pasar Internasional</b></p><p>Untuk mempertahankan pasar ekspor, pelaku usaha perlu memastikan produk memenuhi standar mutu dan keamanan pangan yang ditetapkan negara tujuan.</p>[adsense]<p>Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui unit pengawasan mutu hasil kelautan dan perikanan turut berperan dalam mendukung pemenuhan persyaratan ekspor produk perikanan.</p><p>Selain menjaga kualitas, pelaku <a href="https://www.topikseru.com/tag/umkm/" target="_self">UMKM</a> juga perlu memperkuat kapasitas produksi dan konsistensi pasokan. Langkah tersebut penting agar pengiriman perdana tidak berhenti sebagai transaksi satu kali, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama perdagangan berkelanjutan.</p>[adsense]<p>Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan berharap ekspor <a href="https://www.topikseru.com/tag/terasi/" target="_self">terasi</a> Asahan ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/thailand/" target="_self">Thailand</a> dapat dilakukan secara rutin dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk olahan hasil laut daerah tersebut.</p><p>Keberhasilan ini menjadi peluang bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/umkm/" target="_self">UMKM</a> Sumatera Utara untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar global. Tantangan berikutnya adalah menjaga kualitas, memenuhi permintaan pembeli, dan memastikan manfaat ekonomi ekspor dapat dirasakan oleh pelaku usaha serta masyarakat pesisir.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_img_0782.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57599/pasar-terasi-asahan-makin-luas-ekspor-2026-capai-rp34-miliar/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Medan Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 14:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Medan Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi]]></title>
            <description><![CDATA[Belajar dari pengalaman pahit banjir yang melumpuhkan 19 dari 21 kecamatan di Kota Medan pada 27 November 2025 lalu, Pemko Medan langsung ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Belajar dari pengalaman pahit <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> yang melumpuhkan 19 dari 21 kecamatan di Kota Medan pada 27 November 2025 lalu, Pemko Medan langsung bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bencana/" target="_self">Bencana</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/hidrometeorologi/" target="_self">Hidrometeorologi</a> yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, di Balai Kota Medan, Rabu (28/10/2026).</p><p>[adsense]Rapat ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap serta jajaran lintas instansi mulai dari, BMKG, BWS, TNI, Polri, Basarnas, Kejaksaan, hingga para pemangku kepentingan terkait.</p><p>Dalam arahannya, Wali Kota Medan Rico Waas menekankan pentingnya membangun mentalitas siaga dan kesiapan taktis, bukan sekadar reaktif saat bencana sudah terjadi.</p><p>[adsense]"Tahun lalu kota Medan dilanda <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> di 19 Kecamatan dengan dampak masyarakat hingga mencapai 85.000 jiwa. Maka tahun ini, kita kembali dihadapkan pada potensi problematika hidrometeorologi. Kapan tepatnya terjadi tentu kita tidak tahu, dan kita berharap jangan sampai terjadi. Namun apabila terjadi kondisi yang sama atau lebih parah, apa yang harus kita lakukan? Jangan sampai kita kalang kabut,"ujar Rico Waas dihadapan para peserta rapat.</p><p>Rico Waas menyoroti, ancaman tidak hanya datang dari curah hujan lokal di dalam kota, melainkan juga dari kiriman air di hulu. Ia mencontohkan kejadian beberapa hari sebelumnya, meskipun di Medan tidak turun hujan lebat, namun peningkatan debit air sungai mencapai setinggi 50&ndash;60 cm tetap terjadi akibat hujan lebat di kawasan hulu. </p><p>[adsense]"Hujan di hulu saja bisa menyebabkan air kita bisa naik, bagaimana lagi apabila terjadi hujan yang cukup lebat juga terjadi di kota Medan. Ini bisa kita pantau dari Kecamatan Medan Tuntungan dan  Kecamatan Medan Selayang," kata Rico Waas.</p><p>Dalam rapat tersebut, orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu langsung merincikan sejumlah instruksi untuk segera ditindaklanjuti, diantaranya :</p><p>[adsense]1. Pemetaan jalur evakuasi dan Assembly Point yang dilakukan BPBD bersama pihak kecamatan dan kelurahan guna memastikan kejelasan titik kumpul (assembly point) dan siapa penanggung jawab di lapangan, serta nomor kontak darurat yang terverifikasi dan aktif.</p><p>2. Kesiapan logistik dan peralatan evakuasi yang meliputi ketersediaan perahu karet, perahu bermesin, logistik pangan di setiap wilayah kecamatan harus dipastikan siap pakai tanpa kendala birokrasi yang berbelit.</p><p>[adsense]3. Berkaca dari kejadian tahun lalu di mana gardu PLN di Mabar terendam <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> dan mematikan aliran listrik di Medan bagian utara mencakup Medan Deli, Labuhan, Marelan, hingga Belawan yang berujung pada terputusnya jalur komunikasi. Dinas Kominfo diminta langsung menyiapkan langkah antisipasi penggunaan perangkat jaringan alternatif seperti Starlink di titik-titik yang dibutuhkan.</p><p>Menutup arahannya, Rico Waas menegaskan, seluruh instansi harus bekerja efektif dan terkoordinasi secara taktis. Ia tidak ingin lagi melihat koordinasi yang lambat atau instansi yang saling lempar tanggung jawab di saat masyarakat membutuhkan bantuan darurat.</p><p>[adsense]Maka dari itu sebagai langkah nyata ketahanan bencana, Pemko Medan akan segera menggelar simulasi penanganan bencana <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>.</p><p>"Jadi kita langsung kerja. Jangan nanti koordinasinya kelamaan, orang akan bilang kenapa rapat-rapat aja. Besok kita akan melakukan simulasi, kalau ada yang error, disitu langsung kita evaluasi sehingga pada saat kejadian yang sesungguhnya kita tidak lagi kaget," tegas Rico Waas.</p><p>[adsense]Sementara itu Kepala Balai BMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan, saat ini BMKG mengonfirmasi bahwa seluruh wilayah di Sumatera Utara telah memasuki musim hujan sejak Oktober, November, hingga Desember. Dalam periode ini secara historis memiliki tingkat curah hujan yang tinggi.</p><p>Kendati demikian, BMKG telah memberikan peringatan dini agar masyarakat tetap waspada. Sebab gangguan atmosfer sewaktu-waktu dapat memicu peningkatan curah hujan ekstrem secara mendadak.</p><p>[adsense]"BMKG mengingatkan kembali potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi prakiraan cuaca dari BMKG guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi akibat dinamika atmosfer yang tidak menentu," terangnya.</p><p>Di tempat yang sama, Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan evakuasi secara mandiri apabila genangan air mulai meninggi, tanpa harus menunggu kedatangan petugas.</p><p>[adsense]"Kewaspadaan sangat diperlukan. Masyarakat harus menyiapkan tas siaga bencana. Di dalam tas tersebut, berisikan kelengkapan keluarga, berbagai dokumen penting seperti ijazah dan surat tanah. Dan bagi keluarga yang memiliki bayi, perlengkapan seperti susu dan pampers juga harus dipersiapkan," ujar Yunita Sari.</p><p>Selain itu, bilang Yunita Sari, BPBD kota Medan saat ini telah menyiagakan sebanyak 53 personil Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim ini bertugas untuk membantu proses evakuasi di 21 kecamatan dengan dukungan peralatan yang telah disiapkan.</p><p>[adsense]"Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kondisi terdampak, BPBD telah menyediakan layanan informasi dan pengaduan melalui Pusdalops (Pusat Pengendali Operasi). Warga dapat menghubungi nomor layanan Pusdalops di 0813-7080-0880 atau memantau pembaruan informasi melalui akun media sosial resmi Instagram BPBD," jelasnya. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/1ff8a7b5dc7a7d1f0ed65aaa29c04b1e_medan-rico-banjir.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57603/medan-siap-siaga-hadapi-bencana-hidrometeorologi/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ekspor Sumut Tembus Rp8,1 Triliun, Sarang Burung Walet Jadi Komoditas Andalan</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 13:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ekspor Sumut Tembus Rp8,1 Triliun, Sarang Burung Walet Jadi Komoditas Andalan]]></title>
            <description><![CDATA[Ekspor komoditas Sumatera Utara mencapai sekitar Rp8,1 triliun. Sarang burung walet dan hasil laut menjadi andalan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> memiliki sejumlah komoditas yang mampu menembus pasar ekspor, mulai dari hasil laut hingga sarang burung walet. Nilai ekspor kepiting, udang, dan sarang burung walet asal Sumut dilaporkan mencapai sekitar Rp8,1 triliun.</p><p>[adsense]Data tersebut disampaikan Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>, Prayatno Ginting, dalam pertemuan dengan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Nasution di Medan pada 7 September 2026.</p><p>Besarnya nilai ekspor tersebut menunjukkan bahwa komoditas daerah tidak hanya bergantung pada pasar dalam negeri. Produk yang memenuhi persyaratan negara tujuan memiliki peluang untuk dipasarkan ke luar negeri dan menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar.</p><p>[adsense]<b>Sarang Burung Walet Punya Pasar <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">Ekspor</a></b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/sarang-burung-walet/" target="_self">Sarang burung walet</a> menjadi salah satu komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Produk ini memiliki pasar internasional, termasuk Tiongkok, yang menjadi salah satu tujuan utama ekspor sarang burung walet Indonesia.</p><p>[adsense]Namun, peluang pasar tersebut juga diikuti tuntutan kualitas dan keamanan produk. Pada April 2026, Kementerian Perdagangan mengungkap adanya persoalan kandungan aluminium yang melebihi batas pada sejumlah produk sarang burung walet Indonesia yang diekspor ke Tiongkok. Pemerintah kemudian berupaya memulihkan akses pasar dan mendorong perbaikan standar produk.</p><p>Karena itu, pelaku usaha perlu memastikan proses pengolahan dan pemeriksaan produk sesuai dengan ketentuan negara tujuan. Kualitas menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan pembeli dan keberlanjutan ekspor.</p><p>[adsense]<b>Lidi Sawit Juga Menunjukkan Potensi</b></p><p>Selain sarang burung walet, lidi sawit turut menjadi komoditas yang berpotensi dikembangkan. Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> mencatat ekspor lidi mencapai 23,26 juta kilogram dengan nilai Rp197,29 miliar sejak Januari hingga awal September 2026.</p><p>[adsense]Nilai tersebut telah melampaui capaian sepanjang 2025 yang sebesar Rp108,42 miliar. Pakistan, Tiongkok, dan Vietnam tercatat sebagai pasar utama lidi asal Sumut dalam periode 2024&ndash;2026.</p><p>Capaian ini memperlihatkan bahwa komoditas yang selama ini kurang mendapat perhatian juga dapat memberikan nilai ekonomi ketika memiliki pasar dan memenuhi persyaratan ekspor.</p><p>[adsense]<b>Tantangan Mengembangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">Ekspor</a> Sumut</b></p><p>Pemerintah Provinsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> mendorong pengembangan komoditas bernilai tambah melalui peningkatan produksi, pengolahan produk turunan, pemanfaatan teknologi, dan perluasan pasar.</p><p>[adsense]Namun, peningkatan ekspor perlu diikuti kemampuan produksi yang stabil serta pemenuhan standar negara tujuan. Dukungan fasilitas pemeriksaan karantina juga penting agar proses pengiriman produk lebih efisien.</p><p>Dengan pengembangan tersebut, komoditas unggulan Sumut berpeluang memberikan manfaat lebih luas bagi pelaku usaha dan masyarakat. Meski demikian, besarnya potensi ekspor perlu dibarengi data produksi dan perdagangan yang jelas agar perkembangan setiap komoditas dapat dinilai secara terukur.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_img_0781.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57598/ekspor-sumut-tembus-rp81-triliun-sarang-burung-walet-jadi-komoditas-andalan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagubsu Ajak Dunia Pendidikan dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi Riset untuk Kebijakan Aplikatif</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 13:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagubsu Ajak Dunia Pendidikan dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi Riset untuk Kebijakan Aplikatif]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak perguruan tinggi dan pemerintah terus memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> mengajak perguruan tinggi dan pemerintah terus memperkuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/kolaborasi/" target="_self">kolaborasi</a> dalam menghasilkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/riset/" target="_self">riset</a> yang mampu menjawab berbagai persoalan pembangunan. </p><p>[adsense]Riset diharapkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan inovasi aplikatif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> saat membuka The 5th International Conference on Social and Political Development (ICOSOP 5) di Hotel Grand Mercure, Medan, Kamis (29/10/2026). Menurutnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/riset/" target="_self">riset</a> dan inovasi memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.</p><p>[adsense]&quot;Riset dan inovasi diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program, mengidentifikasi tantangan, dan merumuskan solusi yang tepat sasaran. Inovasi yang dihasilkan disebut dapat meningkatkan pelayanan publik, memperluas kesempatan masyarakat, memperkuat ketangguhan daerah, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,&quot; kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>.</p><p>Karena itu, menurut <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>, diperlukan sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi global melalui pertukaran pengetahuan dan praktik baik dari berbagai negara juga dapat memperkaya perspektif, sehingga solusi yang dihasilkan dapat diadaptasi sesuai kebutuhan daerah.</p><p>[adsense]&quot;Kepada akademisi, peneliti, dan mahasiswa untuk terus menghasilkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/riset/" target="_self">riset</a> berkualitas, mengembangkan inovasi aplikatif, dan memperluas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kolaborasi/" target="_self">kolaborasi</a>. Kepada seluruh pemangku kepentingan, disampaikan ajakan agar hasil penelitian dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dan aksi pembangunan,&quot; kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>.</p><p>ICOSOP 5 mengusung tema &quot;Advancing Inclusive and Resilient Societies through Global Collaboration: Transformative Innovations for Sustainable Regional Development&quot;. Forum internasional tersebut mempertemukan akademisi, pemerintah, dan mitra internasional untuk bertukar pengetahuan sekaligus mendiseminasikan berbagai hasil penelitian.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> berharap forum tersebut dapat melahirkan kerja sama, inovasi, serta rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut diharapkan mencakup berbagai bidang strategis, antara lain pendidikan, kesehatan, tata kelola pemerintahan, pemerataan pembangunan, dan ketangguhan masyarakat.</p><p>Sementara itu, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin mengatakan, untuk mencapai kemajuan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, terdapat tiga syarat utama yang harus dipenuhi. Pertama, inklusivitas harus dirancang secara matang melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/riset/" target="_self">riset</a> yang akurat agar tidak bersifat eksklusif atau hanya memenuhi kepentingan pihak tertentu.</p><p>[adsense]Kedua, ketahanan (resilience) harus dibangun berdasarkan kapasitas para pengambil kebijakan, pelaksana, dan evaluator sebelum menghadapi krisis. Sedangkan syarat ketiga adalah membangun keberlanjutan melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/kolaborasi/" target="_self">kolaborasi</a> dalam menghadapi berbagai persoalan yang semakin kompleks.</p><p>&quot;Ketiga, keberlanjutan hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang erat untuk merespons kompleksitas permasalahan zaman, termasuk perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan,&quot; ujar Muryanto. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_sumut-surya-29.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57602/wagubsu-ajak-dunia-pendidikan-dan-pemerintah-perkuat-kolaborasi-riset-untuk-kebijakan-aplikatif/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beras SPHP Diduga Dioplos Jadi Beras Premium, Konsumen Rugi hingga Rp4.500 per Kilogram</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 13:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beras SPHP Diduga Dioplos Jadi Beras Premium, Konsumen Rugi hingga Rp4.500 per Kilogram]]></title>
            <description><![CDATA[Beras SPHP diduga dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium. Selisih harganya mencapai Rp4.500 per kilogram!]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Dugaan penyelewengan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-premium/" target="_self">beras premium</a> di Jakarta Timur menjadi perhatian publik. Beras yang seharusnya dijual dengan harga terjangkau diduga dikemas ulang dan dipasarkan dengan harga lebih tinggi demi memperoleh keuntungan.</p><p>[adsense]Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, mengungkap dugaan praktik tersebut saat melakukan inspeksi mendadak di kawasan Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, pada Rabu, 28 Oktober 2026.</p><p>Menurut keterangan Kementerian Pertanian, beras SPHP yang seharusnya dijual Rp12.500 per kilogram diduga dipasarkan kembali sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-premium/" target="_self">beras premium</a> dengan harga sekitar Rp17.000 per kilogram. Selisih harganya mencapai Rp4.500 per kilogram.</p><p>[adsense]<b>Beras Subsidi Diduga Dijual dengan Harga Lebih Mahal</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-sphp/" target="_self">Beras SPHP</a> merupakan program pemerintah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga beras di pasaran. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau.</p><p>[adsense]Namun, dalam kasus yang sedang diselidiki tersebut, beras SPHP diduga dibongkar dari kemasan aslinya, kemudian dikemas ulang atau dicampur dengan beras lain sebelum dijual sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-premium/" target="_self">beras premium</a>.</p><p>Pemerintah menduga praktik tersebut dilakukan untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga. Meski demikian, penyidik masih mendalami proses pengemasan, asal beras, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.</p><p>[adsense]Berdasarkan laporan awal yang disampaikan Menteri Pertanian, barang bukti yang ditemukan mencapai sekitar 600 ton. Dugaan bahwa jumlah keseluruhan beras yang diselewengkan mencapai ribuan ton masih memerlukan pembuktian melalui penyelidikan lebih lanjut.</p><p><b>Bagaimana Nasib Konsumen?</b></p><p>[adsense]Dugaan praktik tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai hak konsumen, terutama masyarakat yang membeli beras dengan harapan memperoleh produk sesuai harga dan keterangan pada kemasan.</p><p>Jika beras SPHP benar-benar dipasarkan sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-premium/" target="_self">beras premium</a> tanpa keterangan yang sesuai, konsumen berpotensi membayar lebih mahal untuk produk yang tidak sesuai dengan informasi penjualannya.</p><p>[adsense]Sebagai gambaran, untuk pembelian 5 kilogram, selisih harga antara Rp12.500 dan Rp17.000 per kilogram mencapai Rp22.500. Sementara itu, untuk pembelian 10 kilogram, selisihnya menjadi Rp45.000.</p><p>Perhitungan tersebut merupakan ilustrasi berdasarkan harga yang disebutkan dalam pengungkapan kasus, bukan bukti bahwa setiap konsumen telah mengalami kerugian sebesar itu.</p><p>[adsense]Selain persoalan harga, konsumen juga berhak memperoleh informasi yang benar mengenai jenis dan mutu beras yang dibeli. Apabila suatu produk dipasarkan sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-premium/" target="_self">beras premium</a>, informasi tersebut harus sesuai dengan kondisi produk dan ketentuan yang berlaku.</p><p><b>Apa yang Harus Dilakukan Konsumen?</b></p><p>[adsense]Masyarakat tidak perlu langsung menganggap semua <a href="https://www.topikseru.com/tag/beras-premium/" target="_self">beras premium</a> sebagai beras <a href="https://www.topikseru.com/tag/oplos/" target="_self">oplos</a>an. Kasus ini masih harus ditangani berdasarkan bukti dan hasil penyelidikan.</p><p>Namun, konsumen dapat melakukan beberapa langkah untuk mengurangi risiko saat membeli beras.</p><p>[adsense]1. Periksa kemasan dan label produk</p><p>Perhatikan nama produk, berat bersih, identitas produsen atau pengemas, serta informasi lain yang tercantum pada kemasan. Hindari produk dengan label yang tidak jelas atau kemasan yang tampak telah dibuka dan ditutup kembali.</p><p>[adsense]2. Beli dari penjual tepercaya</p><p>Pilih toko atau saluran distribusi yang dapat menjelaskan asal produk. Untuk beras SPHP, masyarakat dapat mencari informasi mengenai titik penjualan resmi melalui Perum <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> atau kanal informasi pemerintah.</p><p>[adsense]3. Jangan hanya mengandalkan harga</p><p>Harga yang lebih tinggi tidak otomatis menjamin kualitas lebih baik. Sebaliknya, harga murah juga tidak otomatis menunjukkan bahwa produk bermasalah. Perhatikan label, kondisi kemasan, dan informasi produk secara keseluruhan.</p><p>[adsense]4. Simpan bukti pembelian</p><p>Jika menemukan dugaan ketidaksesuaian antara label dan isi produk, simpan kemasan, bukti pembayaran, serta dokumentasi yang relevan. Informasi tersebut dapat membantu proses pengaduan kepada pihak berwenang.</p><p>[adsense]5. Laporkan dugaan penipuan atau pelanggaran</p><p>Konsumen yang memiliki bukti dugaan penyalahgunaan label atau penjualan produk yang tidak sesuai dapat menyampaikan pengaduan kepada dinas perdagangan setempat, Badan Perlindungan Konsumen Nasional, atau instansi terkait.</p><p>[adsense]<b>Delapan Pejabat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> dan Bapanas Dicopot</b></p><p>Perkembangan kasus ini berlanjut pada Kamis, 29 Oktober 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengumumkan pencopotan delapan pejabat di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bulog/" target="_self">Bulog</a> dan Bapanas serta pemberian surat peringatan kepada dua pegawai lainnya.</p><p>[adsense]Menurut laporan ANTARA, langkah tersebut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengawasan distribusi beras SPHP. Penonaktifan pejabat tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa mereka terlibat dalam tindak pidana.</p><p>Di sisi lain, kepolisian masih menangani perkara dugaan penyelewengan beras tersebut. Satu orang dari pihak swasta dilaporkan telah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan pihak lain masih menjalani proses pemeriksaan.</p><p>[adsense]<b>Pengawasan Distribusi Beras Perlu Diperkuat</b></p><p>Kasus dugaan peng<a href="https://www.topikseru.com/tag/oplos/" target="_self">oplos</a>an beras SPHP menjadi pengingat bahwa program stabilisasi pangan tidak hanya membutuhkan ketersediaan stok dan harga yang terjangkau, tetapi juga pengawasan distribusi yang memadai.</p><p>[adsense]Beras bersubsidi seharusnya disalurkan sesuai peruntukannya. Apabila terjadi penyalahgunaan dalam rantai distribusi, manfaat program bagi masyarakat dapat berkurang dan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan ikut terpengaruh.</p><p>Karena itu, hasil penyelidikan menjadi penting untuk memastikan bagaimana beras tersebut diperoleh, siapa yang bertanggung jawab, dan apakah terdapat pelanggaran dalam pengemasan maupun penjualannya.</p><p>[adsense]Bagi konsumen, langkah yang dapat dilakukan saat ini adalah memeriksa informasi produk, menyimpan bukti pembelian jika menemukan kejanggalan, serta tidak menyebarkan tuduhan terhadap merek atau penjual tertentu tanpa bukti yang jelas.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9dcb88e0137649590b755372b040afad_d9c54c64690745a58748091bcef90dd6_c1ea3d6f88664cacbf4913057754e9b8.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57597/beras-sphp-diduga-dioplos-jadi-beras-premium-konsumen-rugi-hingga-rp4500-per-kilogram/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Data 5,7 Juta Pelanggan Fore Coffee Bocor, Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 12:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Data 5,7 Juta Pelanggan Fore Coffee Bocor, Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?]]></title>
            <description><![CDATA[Data 5,7 juta akun pelanggan Fore Coffee berpotensi bocor. Kenali risiko dan langkah mengamankan akunmu!]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Kebocoran data <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a> aplikasi Fore Coffee menjadi perhatian setelah PT Fore Kopi Indonesia Tbk mengonfirmasi adanya akses tanpa izin terhadap salah satu platform yang digunakan untuk mengelola data <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a>. Investigasi awal perusahaan menunjukkan insiden tersebut berpotensi berdampak pada sekitar 5,7 juta akun.</p><p>[adsense]Dalam keterangan resminya pada 28 Oktober 2026, perusahaan menyebut data yang mungkin diakses mencakup nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat yang terdaftar di aplikasi, PIN dalam bentuk hash, serta riwayat pembelian. Jenis data yang terdampak dapat berbeda pada setiap <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a>.</p><p>Fore menyatakan telah menghentikan akses tidak sah dan mengamankan sistem terkait dalam waktu 24 jam setelah aktivitas tersebut teridentifikasi. Perusahaan juga memperbarui sistem, menutup celah keamanan yang ditemukan, serta menunjuk konsultan keamanan siber independen untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.</p><p>[adsense]Meski demikian, investigasi forensik masih berlangsung. Perusahaan menyatakan belum menemukan indikasi bahwa informasi yang diakses telah disalahgunakan.</p><p><b>Data Apa Saja yang Terdampak?</b></p><p>[adsense]Kebocoran data ini perlu diperhatikan karena informasi yang diakses dapat mencakup sejumlah data pribadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a>.</p><p>Data yang berpotensi terdampak meliputi:</p><p>[adsense]* Nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a>.</p><p>* Alamat email dan nomor telepon.</p><p>[adsense]* Tanggal lahir dan jenis kelamin.</p><p>* Alamat yang terdaftar di aplikasi.</p><p>[adsense]* PIN dalam bentuk hash, yakni hasil pemrosesan yang tidak menampilkan PIN asli secara langsung.</p><p>* Riwayat pembelian melalui aplikasi.</p><p>[adsense]Fore menyatakan aplikasi tersebut tidak meminta atau menyimpan Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun foto KTP. Informasi pembayaran seperti detail kartu debit dan kartu kredit juga disimpan pada platform terpisah sehingga, menurut perusahaan, tidak terdampak dalam insiden ini.</p><p>Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a> tetap perlu waspada karena kombinasi nama, nomor telepon, email, dan riwayat transaksi dapat dimanfaatkan untuk menyusun pesan penipuan yang terlihat meyakinkan.</p><p>[adsense]<b>Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Fore Coffee?</b></p><p>Pelanggan tidak perlu panik, tetapi sebaiknya segera melakukan beberapa langkah untuk mengurangi risiko penyalahgunaan data.</p><p>[adsense]1. Segera ganti PIN akun Fore</p><p>Perusahaan meminta <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a> yang menerima pemberitahuan terdampak untuk segera mengganti PIN akun Fore. Jika belum memiliki PIN, buat PIN baru sesuai petunjuk aplikasi.</p><p>[adsense]2. Ganti PIN yang digunakan di akun lain</p><p>Jika menggunakan PIN yang sama pada layanan lain, segera ganti juga PIN tersebut. Gunakan PIN berbeda untuk setiap akun agar masalah pada satu layanan tidak meningkatkan risiko pada akun lainnya.</p><p>[adsense]3. Waspadai telepon, SMS, email, dan WhatsApp mencurigakan</p><p>Pelaku penipuan dapat mengaku sebagai pihak Fore Coffee, layanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a>, bank, atau perusahaan pengiriman untuk meminta informasi pribadi. Jangan langsung percaya hanya karena pengirim mengetahui nama atau riwayat pembelian.</p><p>[adsense]4. Jangan pernah membagikan kode OTP</p><p>Kode OTP dan PIN bersifat rahasia. Jangan memberikannya kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas resmi. Hindari mengeklik tautan yang meminta login atau verifikasi data melalui pesan yang tidak jelas sumbernya.</p><p>[adsense]5. Aktifkan keamanan tambahan</p><p>Fore menyatakan telah menerapkan autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA) untuk proses login dari perangkat baru. Pengguna sebaiknya memanfaatkan fitur tersebut jika tersedia pada akunnya.</p><p>[adsense]6. Pantau aktivitas akun dan transaksi</p><p>Periksa aktivitas akun, notifikasi login, serta transaksi keuangan secara berkala. Jika menemukan aktivitas yang tidak dikenal, segera hubungi layanan resmi terkait dan amankan akun yang berpotensi terdampak.</p><p>[adsense]<b>Apakah Pengguna Harus Menghapus Aplikasi Fore?</b></p><p>Menghapus aplikasi bukan langkah utama untuk menangani kebocoran data yang sudah terjadi. Menghapus aplikasi tidak otomatis menghapus informasi yang mungkin telah diakses pihak tidak berwenang.</p><p>[adsense]Langkah yang lebih penting adalah mengganti PIN, menggunakan PIN berbeda pada layanan lain, meningkatkan keamanan akun, serta mewaspadai upaya penipuan yang memanfaatkan informasi pribadi.</p><p>Pelanggan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut dapat menghubungi Fore melalui alamat email privasi yang dicantumkan perusahaan, yaitu privacy@fore.coffee.</p><p>[adsense]<b>Investigasi Kebocoran Data Masih Berlangsung</b></p><p>Fore menyatakan telah melaporkan insiden tersebut kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta berkoordinasi dengan pihak berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>[adsense]Perusahaan juga menyampaikan permintaan maaf kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelanggan/" target="_self">pelanggan</a> dan menyatakan akan melanjutkan investigasi untuk mengetahui cakupan insiden serta memperkuat sistem keamanan.</p><p>Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan data pribadi perlu diperhatikan saat menggunakan layanan digital. Pelanggan disarankan tidak menggunakan PIN yang sama di berbagai aplikasi dan selalu memeriksa keaslian pesan yang meminta informasi sensitif.</p><p>[adsense]Meski perusahaan menyatakan belum menemukan indikasi penyalahgunaan data, kewaspadaan tetap diperlukan selama pemeriksaan belum selesai. Mengganti PIN dan mengenali modus penipuan menjadi langkah awal yang dapat dilakukan pengguna untuk melindungi akun mereka.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f7e6c85504ce6e82442c770f7c8606f0_588c1de4c5564feb8352b61ee8fd1a7f_cc2a6414cf7a49719d1a4c499852c177.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57596/data-57-juta-pelanggan-fore-coffee-bocor-apa-yang-harus-dilakukan-pengguna/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Banjir Medan Rendam Kampung Aur, Air Capai 1,5 Meter dan Ratusan Warga Mengungsi</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 12:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Banjir Medan Rendam Kampung Aur, Air Capai 1,5 Meter dan Ratusan Warga Mengungsi]]></title>
            <description><![CDATA[Banjir kembali merendam Kampung Aur, Medan. Ketinggian air mencapai 1,5 meter dan ratusan warga terpaksa mengungsi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari, 29 Oktober 2026, menyebabkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> di sejumlah kawasan permukiman. Luapan Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan membuat sejumlah rumah warga terendam, termasuk di kawasan Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun.</p><p>[adsense]Banjir kali ini berdampak pada empat kecamatan di Kota Medan. Berdasarkan laporan Sumut Pos pada Kamis pagi, ketinggian air di sejumlah titik mencapai 1 hingga 1,5 meter. Kelurahan Aur dan Sei Mati menjadi bagian dari kawasan Medan Maimun yang terdampak genangan cukup tinggi.</p><p><b>Kampung Aur Kembali Terendam Banjir</b></p><p>[adsense]Kampung Aur merupakan salah satu kawasan permukiman di bantaran Sungai Deli yang berulang kali menghadapi <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> ketika debit sungai meningkat.</p><p>Pada Kamis, 29 Oktober 2026, air kembali merendam kawasan tersebut setelah hujan deras mengguyur Medan dan sekitarnya. Luapan sungai membuat warga harus menghadapi genangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.</p><p>[adsense]Selain Kelurahan Aur, <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> di Kecamatan Medan Maimun juga melanda Sei Mati, Kampung Baru, dan Hamdan. Wilayah lain yang terdampak meliputi Tanjung Selamat di Medan Selayang, Gedung Johor dan Kwala Bekala di Medan Johor, serta Tanjung Gusta di Medan Helvetia.</p><p>Kondisi ini menunjukkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> tidak hanya berdampak pada satu kawasan, tetapi juga sejumlah permukiman di berbagai kecamatan di Kota Medan.</p><p>[adsense]<b>Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi</b></p><p>Berdasarkan laporan Sumut Pos yang mengutip Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, sebanyak 562 warga mengungsi akibat <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> pada Kamis pagi. Dari jumlah tersebut, 22 orang dievakuasi petugas dari rumah mereka karena kondisi air membahayakan.</p><p>[adsense]Para pengungsi terdiri atas 39 balita, 170 anak-anak, 270 orang dewasa, 82 lanjut usia, dan satu penyandang disabilitas.</p><p>Sementara itu, laporan IDN Times Sumut pada hari yang sama menyebut jumlah pengungsi mencapai 617 orang di 10 titik penampungan. Perbedaan angka ini menunjukkan bahwa pendataan masih dapat berubah seiring proses evakuasi dan pembaruan informasi di lapangan.</p><p>[adsense]Petugas BPBD terus melakukan penanganan terhadap warga terdampak serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.</p><p><b>Mengapa Kampung Aur Sering Terendam?</b></p><p>[adsense]Banjir di Kampung Aur berkaitan dengan posisinya yang berada di sekitar aliran Sungai Deli. Ketika hujan deras meningkatkan debit air di daerah hulu, air sungai dapat meluap dan masuk ke kawasan permukiman.</p><p>Kondisi tersebut membuat warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai menghadapi risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> berulang, terutama ketika curah hujan tinggi berlangsung dalam waktu lama.</p><p>[adsense]Karena itu, penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> membutuhkan upaya yang tidak hanya berfokus pada evakuasi saat bencana terjadi, tetapi juga pengelolaan sungai, sistem drainase, pengurangan risiko di kawasan rawan, dan kesiapsiagaan masyarakat.</p><p><b>Warga Diminta Tetap Waspada</b></p><p>[adsense]Di tengah kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>, warga di kawasan rawan diminta memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan petugas. Masyarakat juga perlu menyiapkan dokumen penting, obat-obatan, serta kebutuhan darurat agar lebih mudah dibawa ketika evakuasi diperlukan.</p><p>Warga sebaiknya tidak menerobos arus <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> yang deras dan menghindari instalasi listrik yang terendam air. Jika air terus naik, keselamatan harus menjadi prioritas dengan segera menuju lokasi yang lebih aman.</p><p>[adsense]Banjir yang kembali melanda Kampung Aur menjadi pengingat bahwa risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> di Medan masih perlu ditangani secara serius. Selain respons darurat, langkah pencegahan dan penanganan jangka panjang dibutuhkan agar warga tidak terus menghadapi ancaman serupa setiap kali hujan deras melanda.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_img_0776.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57595/banjir-medan-rendam-kampung-aur-air-capai-15-meter-dan-ratusan-warga-mengungsi/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>