<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Tue, 06 Oct 2026 14:35:07 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">5 Museum di Medan yang Wajib Dikunjungi, Simpan Sejarah dan Cerita Unik Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 14:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[5 Museum di Medan yang Wajib Dikunjungi, Simpan Sejarah dan Cerita Unik Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[Tak cuma wisata kuliner, Medan juga punya museum yang menyimpan sejarah, budaya hingga jejak perdagangan masa lalu.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Kota Medan tidak hanya dikenal dengan kuliner dan keragaman budayanya. Kota terbesar di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> ini juga menyimpan berbagai tempat yang dapat menjadi pintu untuk mengenal sejarah, budaya, hingga kehidupan masyarakat dari masa lalu.</p><p>[adsense]Salah satunya melalui museum.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> di Medan memiliki tema yang beragam. Ada yang menyimpan koleksi sejarah dan budaya <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>, perjalanan perjuangan bangsa, sejarah perkebunan, hingga koleksi satwa dari berbagai belahan dunia.</p><p>[adsense]Menariknya, beberapa museum juga berada di bangunan atau kawasan yang memiliki cerita sejarah tersendiri.</p><p>Berikut lima museum di Medan yang bisa menjadi pilihan untuk mengenal sisi lain Kota Medan dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>[adsense]<b>1. <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Negeri Provinsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a></b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Negeri <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> menjadi salah satu tempat penting untuk mengenal sejarah dan kebudayaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> yang juga dikenal dengan sebutan Gedung Arca ini berada di Jalan H.M. Joni, Medan. Koleksinya mencakup berbagai bidang, mulai dari arkeologi, etnografi, numismatika, geologi hingga sejarah.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> ini menyimpan sekitar 7.000 koleksi yang berasal dari berbagai periode, mulai dari masa prasejarah hingga masa yang lebih modern.</p><p>[adsense]Nama Gedung Arca sendiri berkaitan dengan sejarah awal museum. Pada 1954, Presiden Soekarno meletakkan koleksi pertama berupa sepasang arca makara dari Situs Biara Sitopayan, Padang Lawas Utara.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> kemudian diresmikan pada 19 April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Daoed Joesoef.</p><p>[adsense]Bagi masyarakat yang ingin mengenal beragam budaya di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> tanpa harus berkeliling ke banyak daerah, museum ini bisa menjadi salah satu pilihan.</p><p><b>2. Rahmat International Wildlife <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> &amp; Gallery</b></p><p>[adsense]Kalau museum sejarah terasa terlalu serius, Rahmat International Wildlife <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> &amp; Gallery menawarkan pengalaman yang berbeda.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> yang berada di Jalan S. Parman, Medan, ini dikenal karena koleksi taksidermi atau satwa yang telah diawetkan.</p><p>[adsense]Menurut informasi Dinas Pariwisata Kota Medan, museum tersebut memiliki ribuan spesimen satwa liar dari berbagai wilayah dunia. Koleksinya menjadi daya tarik karena pengunjung dapat melihat berbagai jenis satwa dalam bentuk yang dibuat menyerupai kondisi aslinya.</p><p>Tidak hanya menjadi tempat wisata, museum ini juga dapat menjadi sarana edukasi untuk mengenal keanekaragaman satwa.</p><p>[adsense]Keberadaannya membuat pilihan museum di Medan tidak hanya berkutat pada sejarah manusia dan budaya, tetapi juga dunia satwa.</p><p><b>3. <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Perjuangan TNI</b></p><p>[adsense]Bagi yang ingin mengetahui perjalanan perjuangan kemerdekaan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Perjuangan TNI bisa masuk dalam daftar kunjungan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> ini berada di Jalan KH. Zainul Arifin, Medan. Bangunannya sendiri memiliki sejarah panjang karena didirikan pada 1928 dan pada masa kolonial Belanda pernah digunakan sebagai kantor perusahaan asuransi.</p><p>[adsense]Pada 1971, bangunan tersebut kemudian dialihfungsikan menjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Perjuangan 45 TNI. <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> ini selanjutnya menjadi tempat untuk menyimpan dan mengenalkan berbagai memori perjuangan TNI dan bangsa Indonesia, khususnya di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>Keberadaan museum ini menjadi pengingat bahwa sejarah perjuangan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di Pulau Jawa. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> juga memiliki perjalanan panjang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.</p><p>[adsense]<b>4. <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Perkebunan Indonesia</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Perkebunan Indonesia (MUSPERIN-1) atau Musperin menjadi tempat yang menarik bagi masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana perkebunan ikut membentuk sejarah ekonomi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> ini berada di Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun. Dinas Pariwisata Kota Medan menyebut Musperin I sebagai museum khusus yang membahas sejarah perkebunan di Indonesia.</p><p>Bangunannya juga memiliki cerita tersendiri. Gedung tersebut didirikan pada 1917 dan dahulu digunakan sebagai rumah tinggal Direktur AVROS, organisasi yang berkaitan dengan perkebunan di kawasan Pantai Timur Sumatera.</p><p>[adsense]Di dalam museum terdapat berbagai koleksi yang berkaitan dengan perkembangan perkebunan, termasuk peralatan pertanian, mesin pengolahan dan berbagai benda peninggalan masa lalu.</p><p>Pengunjung juga dapat mempelajari perjalanan sejumlah komoditas penting seperti tembakau, kopi, teh, karet dan kelapa sawit.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> ini menarik karena sejarah perkebunan juga tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Kota Medan dan kawasan Deli pada masa lalu.</p><p><b>5. <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Situs Kota Cina</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Situs Kota Cina menawarkan cerita yang berbeda karena berkaitan dengan jejak perdagangan dan kehidupan masyarakat di masa lampau.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> ini berada di kawasan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan. Di kawasan tersebut terdapat Situs Kota Cina, yang oleh Direktorat Pelindungan Kebudayaan disebut sebagai salah satu situs pelabuhan kuno penting dalam perdagangan Asia Tenggara pada sekitar abad ke-11 hingga ke-14 Masehi.</p><p>[adsense]Berbagai temuan arkeologis pernah ditemukan di kawasan tersebut. Di antaranya pecahan keramik dan tembikar, mata uang, manik-manik, benda logam, struktur bangunan bata, serta arca yang berkaitan dengan tradisi Hindu dan Buddha.</p><p>Temuan tersebut menunjukkan bahwa kawasan Medan bagian utara sudah memiliki hubungan dengan jaringan perdagangan yang luas jauh sebelum Kota Medan berkembang menjadi kota seperti sekarang.</p><p>[adsense]Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Situs Kota Cina bukan sekadar tempat menyimpan benda lama. Tempat ini juga membantu membuka cerita tentang posisi kawasan Deli dalam jaringan perdagangan masa lampau.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Bukan Sekadar Tempat Menyimpan Benda Lama</b></p><p>[adsense]Lima museum tersebut menunjukkan bahwa sejarah Medan memiliki banyak lapisan.</p><p>Ada sejarah kebudayaan yang tersimpan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Negeri <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>. Ada kisah perjuangan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Perjuangan TNI. Sejarah perkebunan dapat ditelusuri di Musperin, sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> Situs Kota Cina memperlihatkan jejak perdagangan masa lampau.</p><p>[adsense]Di sisi lain, Rahmat International Wildlife <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> &amp; Gallery memperlihatkan kekayaan dunia satwa melalui koleksinya.</p><p>Keberadaan museum-museum tersebut juga menunjukkan bahwa mengenal Medan tidak harus selalu dilakukan melalui bangunan ikonik atau wisata kuliner. <a href="https://www.topikseru.com/tag/museum/" target="_self">Museum</a> bisa menjadi cara lain untuk melihat bagaimana sejarah, budaya, ekonomi dan kehidupan masyarakat membentuk wajah Kota Medan hingga saat ini.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a5e00132373a7031000fd987a3c9f87b_585c3d6f65554958a88985933b6edae4.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/56839/5-museum-di-medan-yang-wajib-dikunjungi-simpan-sejarah-dan-cerita-unik-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Panggil Nusron Wahid Pekan Ini, Pendalaman Kasus HGB Summarecon Terus Berlanjut</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 14:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Panggil Nusron Wahid Pekan Ini, Pendalaman Kasus HGB Summarecon Terus Berlanjut]]></title>
            <description><![CDATA[KPK memanggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi pekan ini terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung di Bogor.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Komisi Pemberantasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/korupsi/" target="_self">Korupsi</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) akan memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (<a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a>) <a href="https://www.topikseru.com/tag/nusron-wahid/" target="_self">Nusron Wahid</a> sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/hgb/" target="_self">HGB</a>) PT <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.</p><p>[adsense]Pemanggilan Nusron dijadwalkan berlangsung pada pekan ini. Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Setyo Budiyanto mengatakan surat panggilan telah dikirimkan penyidik sejak pekan lalu.</p><p>"Kalau enggak salah waktunya minggu ini ya, seingat saya," kata Setyo di Gedung Juang <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>, Jakarta, Selasa (6/10/2026).</p><p>[adsense]Menurut Setyo, surat pemanggilan tersebut seharusnya sudah diterima Nusron. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pun berharap Menteri <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> itu memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi.</p><p><h3>Nusron Dipanggil Setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Periksa Sejumlah Saksi</h3>Pemanggilan Nusron menjadi bagian dari perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> yang telah memasuki tahap pemeriksaan sejumlah saksi.</p><p>[adsense]Sebelumnya, pada 1 Oktober 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mulai memanggil beberapa saksi dari pihak swasta. Mereka antara lain pegawai PT <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> Agung Tbk berinisial RDI, Direktur Utama PT Wirabayu Pratama DW, serta pihak swasta berinisial HT.</p><p>Dengan agenda pemeriksaan Nusron, penyidik kini juga akan menggali keterangan dari pejabat yang memimpin Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> saat perkara tersebut berlangsung.</p><p>[adsense]Setyo belum menyebut secara rinci materi yang akan ditanyakan kepada Nusron. </p><p>Untuk mengetahui hari pemeriksaan secara pasti, ia meminta media mengonfirmasi kepada Deputi Penindakan dan Eksekusi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Asep Guntur Rahayu atau Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Achmad Taufik Husein.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Sebut Pemanggilan Merupakan Kewajiban Hukum</h3>Setyo menegaskan bahwa pemanggilan saksi oleh penyidik merupakan bagian dari proses hukum.</p><p>Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> meyakini Nusron akan hadir dan memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik untuk mengembangkan perkara.</p><p>[adsense]"Salah satu kewajiban hukum terhadap warga negara manakala ada panggilan adalah menghadiri atau memenuhi panggilan tersebut, ya, untuk memberikan keterangan," ujar Setyo.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> sebelumnya juga menyatakan yakin Nusron akan bersikap kooperatif apabila dipanggil sebagai saksi dalam perkara tersebut.</p><p>[adsense]<h3>Berawal dari OTT <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada 14 September</h3>Kasus dugaan korupsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026.</p><p>Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hgb/" target="_self">HGB</a> PT <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> Agung Tbk di Kabupaten Bogor.</p><p>[adsense]Sehari setelah OTT, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menetapkan delapan orang sebagai tersangka.</p><p>Mereka terdiri dari Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta Rizal Pahlevi yang disebut sebagai pihak swasta atau perantara <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a>.</p><p>[adsense]Tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta Erwin dan Muhammad Fakhry.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menyebut empat nama terakhir, yakni Arif Sugiyanto, Fahd Arafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry, diduga merupakan orang kepercayaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/nusron-wahid/" target="_self">Nusron Wahid</a>.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Sita Uang Rp 106,3 Miliar</h3>Dalam pengembangan perkara tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> juga menyita barang bukti berupa uang tunai dengan nilai sekitar Rp 106,3 miliar serta sejumlah barang bukti elektronik.</p><p>Barang bukti itu berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi dalam pengurusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hgb/" target="_self">HGB</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> di Kabupaten Bogor.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> kemudian melakukan serangkaian penggeledahan untuk mengumpulkan bukti tambahan dan memperjelas konstruksi perkara.</p><p>Pada 17 September 2026, penyidik <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a>.</p><p>[adsense]Lokasi yang digeledah antara lain ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi, serta ruangan direktorat yang berkaitan dengan perkara.</p><p>Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menegaskan ruangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/nusron-wahid/" target="_self">Nusron Wahid</a> tidak termasuk lokasi yang digeledah.</p><p>[adsense]Fakta tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyidikan sebelum akhirnya <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nusron sebagai saksi.</p><p><h3>Penggeledahan Meluas ke Sejumlah Daerah</h3>Pengumpulan bukti oleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> tidak berhenti di lingkungan Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a>.</p><p>[adsense]Pada 18 September, penyidik menggeledah kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> di Jakarta dan rumah Lampri di Bekasi.</p><p>Tiga hari kemudian, kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> di Kabupaten Bogor turut digeledah.</p><p>[adsense]Selanjutnya, pada 23 September, penyidik mendatangi Kantor Pertanahan Kota Mojokerto. Sehari setelahnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menggeledah Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur dan rumah Lampri di Nganjuk.</p><p>Terakhir, pada 29 September, penyidik menggeledah kantor PT Bela Parahiyangan Investindo di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.</p><p>[adsense]Rangkaian penggeledahan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan serta menganalisis bukti yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengurusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hgb/" target="_self">HGB</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a>.</p><p><h3>Pemeriksaan Nusron Jadi Tahap Penting Penyidikan</h3>Dengan adanya pemanggilan <a href="https://www.topikseru.com/tag/nusron-wahid/" target="_self">Nusron Wahid</a>, penyidikan kasus <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/atr-bpn/" target="_self">ATR/BPN</a> kini memasuki tahapan yang kembali menyoroti posisi pejabat tertinggi di kementerian tersebut.</p><p>[adsense]Namun, status Nusron dalam perkara ini perlu dibedakan dengan para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> saat ini menjadwalkan Nusron sebagai saksi, bukan tersangka.</p><p>[adsense]Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk menggali informasi yang diketahui Nusron terkait proses pengurusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hgb/" target="_self">HGB</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/summarecon/" target="_self">Summarecon</a> serta hubungan dengan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> sendiri masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut melalui pemeriksaan saksi dan analisis barang bukti.</p><p>[adsense]Untuk saat ini, publik masih menunggu kapan tepatnya Nusron akan hadir di Gedung Merah Putih <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> dan keterangan apa yang akan disampaikan dalam pemeriksaan tersebut.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/09/nusron-e1789722563208.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/56845/kpk-panggil-nusron-wahid-pekan-ini-pendalaman-kasus-hgb-summarecon-terus-berlanjut/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Demi Pertumbuhan Ekonomi 8%, RI Butuh Rp13.000 Triliun</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Demi Pertumbuhan Ekonomi 8%, RI Butuh Rp13.000 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menyebutkan bahwa Indonesia perlu investasi lebih dari Rp13.000 triliun dalam lima tahun ke depan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Kementerian Investasi dan Hilirisasi/<a href="https://www.topikseru.com/tag/bkpm/" target="_self">BKPM</a> menyebutkan bahwa Indonesia perlu <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> lebih dari Rp13.000 triliun dalam lima tahun ke depan untuk mencapai target <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertumbuhan-ekonomi/" target="_self">pertumbuhan ekonomi</a> sebesar 8%. Angka tersebut tercatat lebih besar dibandingkan total realisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir secara akumulatif.</p><p>[adsense]Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bkpm/" target="_self">BKPM</a> Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa target <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> &#039;jumbo&#039; tersebut menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan nasional. Hal itu dilakukan melalui penguatan ketahanan energi, pengembangan industri, serta pengolahan bahan mentah di dalam negeri.</p><p>"Presiden Prabowo telah menetapkan target <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertumbuhan-ekonomi/" target="_self">pertumbuhan ekonomi</a> sebesar 8%. Untuk mencapai itu, kita membutuhkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> lebih dari Rp 13.000 triliun dalam lima tahun, lebih banyak daripada yang kita dapatkan dalam sepuluh tahun sebelumnya jika digabungkan," ujar Rosan dalam acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026, Jakarta, Selasa (6/10/2026).</p><p>[adsense]Rosan menjelaskan bahwa kebutuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> yang besar tersebut sejalan dengan tren realisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> nasional yang terus tumbuh positif. Sektor hilirisasi kini menjadi salah satu pendorong utama dengan menyumbang sekitar 30% dari total <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> yang masuk ke Indonesia.</p><p>"Indonesia mencatat lebih dari US$ 120 miliar realisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> pada tahun 2025, naik 12,7% dari tahun ke tahun, dan lebih dari 2,7 juta pekerjaan yang diciptakan. Tahun ini, kami berada di jalur US$ 61 miliar dalam enam bulan pertama saja, naik 7,2% dari tahun ke tahun dan menciptakan 1,45 juta pekerjaan. Industri hilir sekarang menyumbang sekitar 30% dari total <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> kami dan terus tumbuh dengan kuat," imbuhnya.</p><p>[adsense]Untuk mengejar target <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi/" target="_self">investasi</a> tersebut, pemerintah memberikan kepastian perizinan dengan mengintegrasikan seluruh izin kementerian dan lembaga ke dalam sistem Online Single Submission (OSS). Hal itu seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.</p><p>"Pertama, kepastian dalam perizinan. Di bawah peraturan pemerintah 28 tahun 2025, lisensi dari kementerian dan lembaga dibawa ke dalam satu sistem: sistem Online Single Submission dengan batas waktu layanan yang jelas. Ketika tenggat waktu terlewatkan, aplikasi lengkap sekarang dapat disetujui secara otomatis," tegasnya.</p><p>[adsense]Selain kemudahan perizinan usaha, pemerintah menyederhanakan alur birokrasi tenaga kerja asing dengan mengalihkan penerbitan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) ke Kementerian Investasi. Melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Imigrasi, pemrosesan KITAS dipangkas menjadi 6 hari kerja dan diterbitkan secara otomatis.</p><p>"Baru-baru ini kami juga baru saja menandatangani bersama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan juga Kementerian Imigrasi bahwa dalam dua bulan ke depan, semua KITAS sebenarnya akan dikeluarkan oleh Kementerian Investasi kami. Jadi sekali lagi, kami sudah menyetujui kami bertiga, kami sudah menandatangani kerja sama. Jadi semua KITAS, Anda hanya perlu menunggu 6 hari, dan kami akan menerbitkannya secara otomatis," tandasnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_rosan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/56843/demi-pertumbuhan-ekonomi-8-ri-butuh-rp13000-triliun/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">111 Rumah Tidak Layak Huni yang Sedang Direhabilitasi Dipantau Pemko Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[111 Rumah Tidak Layak Huni yang Sedang Direhabilitasi Dipantau Pemko Medan]]></title>
            <description><![CDATA[ Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dikerjakan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Sebanyak 111 dari 213 unit <a href="https://www.topikseru.com/tag/rumah-tidak-layak/" target="_self">rumah tidak layak</a> huni (<a href="https://www.topikseru.com/tag/rtlh/" target="_self">RTLH</a>) yang menjadi sasaran program <a href="https://www.topikseru.com/tag/rehabilitasi/" target="_self">rehabilitasi</a> di Kota Medan saat ini sedang dikerjakan. </p><p>[adsense]Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau langsung pengerjaan empat unit <a href="https://www.topikseru.com/tag/rtlh/" target="_self">RTLH</a> di Jalan Air Bersih Gang Amal Bakti dan Jalan Rela, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan Kota, Senin (5/10/2026) petang. Dalam peninjauan itu, Rico Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas.</p><p>Rico Waas mengatakan, setiap unit <a href="https://www.topikseru.com/tag/rtlh/" target="_self">RTLH</a> ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 40 hingga 45 hari. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rehabilitasi/" target="_self">rehabilitasi</a> berjalan sesuai target.</p><p>[adsense]Menurut Rico Waas, <a href="https://www.topikseru.com/tag/rehabilitasi/" target="_self">rehabilitasi</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/rtlh/" target="_self">RTLH</a> juga berkaitan dengan penguatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Karena itu, kader Posyandu diminta ikut membantu menemukan rumah-<a href="https://www.topikseru.com/tag/rumah-tidak-layak/" target="_self">rumah tidak layak</a> huni yang membutuhkan penanganan.</p><p>&quot;Kami juga berpesan kepada kader Posyandu untuk mencari ataupun mendapatkan informasi di mana rumah-rumah yang tidak layak huni itu bisa direkomendasikan untuk dibenahi,&quot; kata Rico Waas.</p><p>[adsense]Saat meninjau dua lokasi tersebut, Rico Waas menemukan sejumlah pekerjaan yang masih perlu dituntaskan, seperti saluran air yang belum selesai dan pengecatan yang masih dalam proses pengeringan.</p><p>&quot;Ini masih ada beberapa yang perlu diatensikan, termasuk saluran air yang masih belum selesai, cat-cat yang juga masih belum kering. Itu perlu diatensikan supaya bisa segera selesai,&quot; ujarnya.</p><p>[adsense]Secara umum, Rico Waas menilai hasil <a href="https://www.topikseru.com/tag/rehabilitasi/" target="_self">rehabilitasi</a> cukup baik. Namun, pada beberapa rumah yang pembangunannya menyambung dengan bangunan lama, masih terdapat bagian yang perlu dirapikan.</p><p>&quot;Kalau bisa begitu serah terima, memang sudah rumah layak huni yang sudah bersih, sudah bagus. Jangan disisakan puing-puing,&quot; katanya.</p><p>[adsense]Rico Waas meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) memastikan pekerjaan dituntaskan hingga rumah benar-benar siap dihuni. Kebersihan dan kerapian rumah serta lingkungan sekitar, menurutnya, juga menjadi bagian dari pelayanan.</p><p>Dalam peninjauan itu, Rico Waas juga menerima keluhan mengenai bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari salah satu keluarga penerima <a href="https://www.topikseru.com/tag/rtlh/" target="_self">RTLH</a>. Keluarga tersebut tercatat berada pada desil 6, meski sebelumnya tinggal di rumah yang tidak layak huni.</p><p>[adsense]Rico Waas kemudian meminta camat melakukan verifikasi ulang terhadap data keluarga tersebut. Kondisi rumah dan keadaan ekonomi keluarga dinilai perlu kembali dicocokkan dengan data desil yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_medan-551.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56837/111-rumah-tidak-layak-huni-yang-sedang-direhabilitasi-dipantau-pemko-medan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Cuma Satu Suku, Ini Sejarah Panjang yang Membuat Medan Jadi Kota Multikultural</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 13:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Cuma Satu Suku, Ini Sejarah Panjang yang Membuat Medan Jadi Kota Multikultural]]></title>
            <description><![CDATA[Medan dikenal sebagai kota dengan beragam suku dan budaya. Namun, bagaimana keberagaman itu terbentuk? Ini sejarah panjangnya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Mendengar nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>, orang mungkin langsung teringat pada beragam kuliner, logat bicara yang khas, atau banyaknya kelompok masyarakat yang hidup berdampingan di kota ini.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> memang dikenal sebagai salah satu kota dengan keberagaman etnis dan budaya yang kuat. Di tengah kehidupan perkotaan, masyarakat dari berbagai latar belakang hidup berdampingan dan membentuk karakter kota yang khas.</p><p>Keberagaman tersebut bukan muncul dalam waktu singkat. Sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> menunjukkan adanya perjalanan panjang yang melibatkan masyarakat lokal, Kesultanan Deli, aktivitas perdagangan, perkembangan perkebunan, serta kedatangan penduduk dari berbagai daerah dan negara.</p><p>[adsense]<b>Berawal dari Kampung di Pertemuan Dua Sungai</b></p><p>Sebelum berkembang menjadi kota besar seperti sekarang, <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> bermula dari sebuah kawasan permukiman yang dikenal sebagai Kampung <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> Putri.</p><p>[adsense]Kawasan tersebut berada di sekitar pertemuan Sungai Deli dan Sungai Babura. Letaknya yang berada di jalur sungai membuat kawasan ini memiliki posisi penting dalam aktivitas masyarakat dan perdagangan pada masa awal perkembangannya. Pemerintah Kota <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> mencatat Guru Patimpus sebagai tokoh yang membuka perkampungan tersebut.</p><p>Dari kawasan kecil inilah perkembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> kemudian berlangsung secara bertahap.</p><p>[adsense]Pada masa berikutnya, wilayah tersebut berkaitan erat dengan Kesultanan Deli. Pusat pemerintahan Kesultanan Deli pada awalnya berada di Labuhan sebelum kemudian berpindah ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> seiring berkembangnya kota.</p><p>Perpindahan pusat pemerintahan dan meningkatnya aktivitas ekonomi membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> semakin penting di kawasan Sumatera Timur.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/tembakau/" target="_self">Tembakau</a> Deli Mengubah Wajah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a></b></p><p>Salah satu titik penting dalam sejarah perkembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> terjadi pada abad ke-19 ketika perkebunan tembakau mulai berkembang pesat di Deli.</p><p>[adsense]Pada 1863, Jacob Nienhuys membuka perkebunan tembakau di Deli. <a href="https://www.topikseru.com/tag/tembakau/" target="_self">Tembakau</a> yang dihasilkan kemudian dikenal memiliki kualitas tinggi sebagai bahan pembungkus cerutu dan mendapat pasar di Eropa.</p><p>Perkembangan perkebunan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Tenaga kerja kemudian didatangkan dari berbagai daerah, termasuk Jawa dan Tiongkok.</p><p>[adsense]Arus kedatangan tersebut membuat penduduk di kawasan Deli bertambah dan membentuk lingkungan sosial yang semakin beragam.</p><p>Catatan sejarah sosial mengenai <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> juga menunjukkan bahwa masyarakat kota ini kemudian terdiri dari berbagai kelompok seperti Batak, Melayu, Jawa, Aceh, Minangkabau, Tionghoa, Eropa dan kelompok lainnya.</p><p>[adsense]Dengan demikian, perkembangan ekonomi perkebunan tidak hanya mengubah perekonomian kawasan Deli, tetapi juga ikut membentuk struktur masyarakat kota.</p><p><b>Bukan Hanya Pendatang pada Masa Perkebunan</b></p><p>[adsense]Menariknya, keberagaman <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> tidak sepenuhnya bermula setelah perkebunan tembakau berkembang.</p><p>Penelitian mengenai sejarah multikulturalisme <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> menunjukkan bahwa sebelum perkebunan tembakau berkembang besar-besaran, kawasan pesisir timur Sumatera sudah menjadi tempat pertemuan berbagai kelompok.</p><p>[adsense]Catatan sejarah menyebut adanya orang-orang dari Aceh, Jawa, Sulawesi, kawasan Semenanjung Melayu, Riau-Lingga, serta kelompok dari India yang datang ke wilayah tersebut melalui aktivitas perdagangan dan pelayaran.</p><p>Artinya, posisi geografis <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> dan kawasan Deli sejak awal memang membuka ruang bagi pertemuan berbagai masyarakat.</p><p>[adsense]Perkebunan kemudian mempercepat proses tersebut dalam skala yang jauh lebih besar.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> Menjadi Kota yang Didatangi Banyak Kelompok</b></p><p>[adsense]Ketika aktivitas ekonomi berkembang, <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> tidak lagi hanya menjadi tempat tinggal masyarakat sekitar. Kota ini berubah menjadi pusat perdagangan, pemerintahan, dan berbagai aktivitas ekonomi.</p><p>Pemerintah Kota <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> mencatat bahwa pada 1918, ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> resmi menjadi Gemeente atau kota praja, penduduknya sudah berasal dari berbagai kelompok. Saat itu tercatat penduduk Eropa, Indonesia, Tionghoa dan kelompok yang dikategorikan sebagai Timur Asing lainnya.</p><p>[adsense]Data tersebut menunjukkan bahwa keberagaman penduduk sudah menjadi bagian dari wajah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> sejak masa awal pembentukan kota modern.</p><p>Bahkan sebuah penelitian sejarah yang menggunakan data penduduk tahun 1930 memperlihatkan komposisi etnis <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> yang sangat beragam, dengan kelompok Jawa, Minangkabau, Melayu, Mandailing, Sunda, Batak Toba, Karo dan kelompok lainnya.</p><p>[adsense]<b>Jejak Keberagaman Terlihat dari Bangunan Kota</b></p><p>Keberagaman sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> tidak hanya terlihat dari masyarakatnya.</p><p>[adsense]Jejak tersebut juga dapat ditemukan melalui bangunan-bangunan tua yang masih berdiri hingga sekarang.</p><p>Istana Maimun, misalnya, merupakan peninggalan Kesultanan Deli dengan perpaduan unsur Melayu, Timur Tengah dan Eropa. Sementara Masjid Raya Al-Mashun juga menjadi salah satu bangunan yang memperlihatkan pertemuan unsur budaya dalam sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]Di kawasan kota lama, jejak komunitas yang berbeda juga dapat ditemukan melalui bangunan, kawasan perdagangan dan tempat ibadah.</p><p>Semua itu menjadi pengingat bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> berkembang bukan dari satu latar budaya saja.</p><p>[adsense]<b>Dari Sejarah Menjadi Identitas Kota</b></p><p>Hari ini, keberagaman tersebut menjadi salah satu bagian dari identitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>[adsense]Dinas Pariwisata Kota <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> bahkan menggambarkan kota ini sebagai kota multietnik yang dihuni berbagai kelompok masyarakat, termasuk Melayu, Mandailing, Karo, Batak Toba, Nias, Simalungun, Pakpak, Jawa, Aceh, Minangkabau, Arab, Tionghoa dan India.</p><p>Keragaman tersebut dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>[adsense]Mulai dari makanan, bahasa, tradisi keluarga, tempat ibadah, kawasan permukiman hingga bentuk bangunan, semuanya menjadi bagian dari wajah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a>.</p><p>Kuliner menjadi salah satu contoh yang paling mudah dilihat. Berbagai makanan dari latar budaya berbeda dapat ditemukan dalam satu kota dan kemudian menjadi bagian dari kehidupan masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> secara luas.</p><p>[adsense]<b>Kota yang Dibentuk oleh Banyak Perjalanan</b></p><p>Sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> menunjukkan bahwa identitas sebuah kota tidak selalu terbentuk dari satu kelompok masyarakat.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> tumbuh melalui pertemuan berbagai unsur: masyarakat lokal, Kesultanan Deli, pedagang, pekerja perkebunan, pendatang dari berbagai wilayah Nusantara, hingga komunitas dari luar Indonesia.</p><p>Perkembangan tersebut berlangsung selama puluhan bahkan ratusan tahun dan meninggalkan jejak yang masih dapat dilihat sampai sekarang.</p><p>[adsense]Karena itulah, ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> disebut sebagai kota multikultural, istilah tersebut tidak hanya menggambarkan banyaknya kelompok etnis yang tinggal di dalamnya.</p><p>Ia juga menggambarkan sebuah proses sejarah panjang ketika perdagangan, pemerintahan, mobilitas penduduk dan perkembangan ekonomi mempertemukan orang-orang dengan latar belakang berbeda di satu ruang perkotaan.</p><p>[adsense]Dari Kampung <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> Putri di antara dua sungai hingga menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia, perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">Medan</a> memperlihatkan bagaimana sebuah kota dapat tumbuh dari pertemuan banyak budaya dan kemudian menjadikannya bagian dari identitas bersama.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_9ea8072561d842b7930d2040bfa75d2d.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56835/bukan-cuma-satu-suku-ini-sejarah-panjang-yang-membuat-medan-jadi-kota-multikultural/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IHSG Dibuka Naik ke 6.139, Ada Suntikan Stimulus Rp 31 Triliun</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 13:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IHSG Dibuka Naik ke 6.139, Ada Suntikan Stimulus Rp 31 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[IHSG hari ini dibuka naik 0,33 ke 6.139. Pasar mencermati stimulus Rp 31 triliun, bursa global, harga minyak dan arah suku bunga The Fed.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Indeks Harga Saham Gabungan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>) membuka perdagangan Selasa (6/10/2026) di zona hijau. Pasar saham Indonesia mendapat dorongan dari penguatan bursa global dan Asia, sekaligus sentimen domestik berupa rencana stimulus pemerintah senilai Rp31 triliun pada kuartal IV 2026.</p><p>[adsense]Pada awal perdagangan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> naik 20,27 poin atau 0,33 persen ke level 6.139,13. Penguatan juga terjadi pada indeks saham unggulan LQ45 yang bertambah 2,23 poin atau 0,37 persen menjadi 605,46.</p><p>Pergerakan ini melanjutkan momentum positif perdagangan sebelumnya. Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> pada Senin (5/10) ditutup di sekitar level 6.118,86 dan secara teknikal berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area 6.150-6.200.</p><p>[adsense]<h3>Stimulus Rp 31 Triliun Jadi Katalis dari Dalam Negeri</h3>Salah satu perhatian investor pada perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> hari ini datang dari kebijakan fiskal pemerintah.</p><p>Pemerintah menyiapkan anggaran stimulus hingga Rp 31 triliun pada kuartal IV 2026.</p><p>[adsense]Program tersebut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta mempertahankan keberlanjutan dunia usaha.</p><p>Rinciannya terdiri atas beberapa program.</p><p>[adsense]Pertama, pemerintah menyiapkan sekitar Rp1,28 triliun untuk pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun yang masuk kelompok desil 1 sampai 4.</p><p>Kedua, terdapat program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dengan anggaran sekitar Rp 17,5 triliun.</p><p>[adsense]Ketiga, pemerintah mengalokasikan Rp12 triliun untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU).</p><p>Kombinasi stimulus tersebut menjadi salah satu faktor domestik yang diperhatikan pelaku pasar karena menyasar daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat.</p><p>[adsense]<h3>Ada Tambahan Stimulus untuk 2027</h3>Katalis fiskal tidak berhenti pada kuartal IV 2026.</p><p>Pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan yang akan berlanjut pada 2027, termasuk program magang bagi 150.000 peserta dan pelatihan vokasi untuk 300.000 orang.</p><p>[adsense]Insentif pajak juga diperluas. Pemerintah berencana memperluas pengurangan PPh Pasal 21 bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta per bulan ke seluruh sektor yang mencakup sekitar 7,5 juta pekerja.</p><p>Sektor properti juga mendapatkan dukungan melalui perpanjangan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) hingga 2027 untuk rumah dengan harga sampai Rp 2 miliar serta skema PPN DTP untuk bagian harga sampai Rp 2 miliar pada rumah dengan harga maksimal Rp 5 miliar.</p><p>[adsense]Pemerintah juga menyiapkan skema KPR bersubsidi dengan bunga 6 persen bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp 17 juta untuk rumah hingga Rp 500 juta.</p><p>Dari perspektif pasar, berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari bauran stimulus yang diharapkan menjaga aktivitas ekonomi domestik.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/wall-street/" target="_self">Wall Street</a> Kompak Menguat</h3>Dari pasar global, sentimen positif datang dari Amerika Serikat.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/wall-street/" target="_self">Wall Street</a> mengakhiri perdagangan Senin (5/10) dengan seluruh indeks utama bergerak naik. S&amp;P 500 menguat 0,66 persen menjadi 7.773,95, sedangkan Nasdaq Composite naik 1,05 persen ke 27.477,31.</p><p>[adsense]Dow Jones Industrial Average juga menguat 0,18 persen ke level 51.267,90.</p><p>Kinerja tersebut menjadi salah satu faktor yang memberikan sentimen positif bagi pasar saham Asia pada perdagangan Selasa.</p><p>[adsense]Phintraco Sekuritas mencatat penguatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wall-street/" target="_self">Wall Street</a> terjadi ketika harga minyak relatif stabil dan membantu meredam tekanan dari aksi jual di pasar obligasi.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bursa-asia/" target="_self">Bursa Asia</a> Mayoritas Menguat</h3>Sentimen positif juga terlihat di sejumlah pasar saham Asia.</p><p>[adsense]Pada awal perdagangan Selasa, Nikkei Jepang menguat 0,36 persen menjadi 70.200. Hang Seng Hong Kong naik 0,57 persen ke 24.178,50.</p><p>Namun, tidak seluruh pasar regional berada di zona hijau.</p><p>[adsense]Kospi Korea Selatan turun 0,74 persen menjadi 6.951,44, sedangkan Straits Times Singapura melemah 0,32 persen ke 5.646,06.</p><p>Bursa Shanghai tidak diperdagangkan karena China masih memperingati Golden Week atau rangkaian libur Hari Nasional.</p><p>[adsense]Kondisi tersebut membuat sentimen regional menjadi salah satu faktor eksternal yang dicermati investor ketika perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> Selasa 6 Oktober 2026 berlangsung.</p><p><h3>Harga Minyak Turun, Tekanan Inflasi Global Berkurang</h3>Faktor lain datang dari pasar komoditas.</p><p>[adsense]Harga minyak mentah global turun sekitar 1,9 persen pada Senin (5/10) dan bergerak di kisaran US$100 per barel.</p><p>Penurunan harga minyak antara lain dikaitkan dengan pemulihan ekspor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah serta langkah negara-negara G7 untuk meredakan kekhawatiran mengenai pasokan.</p><p>[adsense]Pergerakan minyak menjadi penting bagi pasar karena harga energi berkaitan dengan biaya produksi dan tekanan inflasi global.</p><p>Bagi investor, pelemahan harga minyak juga dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral dunia, termasuk Federal Reserve atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>.</p><p>[adsense]<h3>Data Tenaga Kerja AS Jadi Perhatian <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a></h3>Pasar juga mencermati kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang mulai menunjukkan pelemahan.</p><p>Dikombinasikan dengan penurunan harga minyak, kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi tekanan bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya.</p><p>[adsense]Karena itu, pelaku pasar memperkirakan Federal Funds Rate (FFR) berpotensi dipertahankan pada pertemuan Oktober 2026.</p><p>Namun, investor masih menunggu risalah FOMC September 2026 untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS berikutnya.</p><p>[adsense]Perkembangan kebijakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a> sangat penting bagi pasar negara berkembang karena perubahan suku bunga AS dapat memengaruhi arus modal global dan daya tarik aset berisiko.</p><p><h3>Yield Obligasi Jadi Risiko yang Belum Hilang</h3>Meski sentimen saham relatif positif, pasar belum sepenuhnya terbebas dari risiko.</p><p>[adsense]Imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun dan 30 tahun masih berada di level tinggi. Phintraco Sekuritas mencatat level tersebut merupakan yang tertinggi sejak awal 2002.</p><p>Tekanan serupa juga terlihat di Eropa.</p><p>[adsense]Yield obligasi pemerintah Prancis tenor 10 tahun pada pekan lalu mencapai level tertinggi sejak Juli 2002.</p><p>Kondisi tersebut terjadi ketika pemerintah Prancis mengumumkan rancangan anggaran 2027 dengan target defisit sekitar 5 persen dari PDB serta rencana pengurangan belanja senilai 54 miliar euro.</p><p>[adsense]Tingginya yield global menjadi salah satu risiko yang perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan biaya pendanaan dan memengaruhi aliran investasi ke pasar saham.</p><p><h3>Bursa Eropa Mayoritas Naik</h3>Sebelum pembukaan pasar Asia, bursa Eropa juga menunjukkan pergerakan yang relatif positif.</p><p>[adsense]Euro Stoxx 50 menguat 0,04 persen, FTSE 100 Inggris naik 0,34 persen, dan DAX Jerman bertambah 0,09 persen.</p><p>Sementara itu, CAC 40 Prancis menjadi pengecualian dengan pelemahan 0,80 persen.</p><p>[adsense]Pergerakan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sentimen global yang ikut membentuk ekspektasi investor terhadap perdagangan saham Indonesia.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> Berpeluang Uji 6.200</h3>Dengan kombinasi sentimen eksternal dan katalis domestik tersebut, analis Phintraco Sekuritas memperkirakan penguatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> masih berpotensi berlanjut.</p><p>[adsense]Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memperkirakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> dapat menguji area 6.150 hingga 6.200.</p><p>&quot;Diperkirakan penguatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> berpotensi berlanjut dengan menguji level 6.150-6.200,&quot; ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.</p><p>[adsense]Meski demikian, proyeksi tersebut tetap berada dalam konteks analisis pasar dan bukan jaminan pergerakan indeks.</p><p>Investor masih harus memperhatikan sejumlah faktor, mulai dari perkembangan yield obligasi AS, arah kebijakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/the-fed/" target="_self">The Fed</a>, harga minyak, data ekonomi global, hingga implementasi stimulus pemerintah Indonesia.</p><p>[adsense]Untuk perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> hari ini, pasar pada akhirnya akan menguji apakah kombinasi sentimen global yang lebih positif dan stimulus domestik mampu menjaga momentum penguatan indeks di atas level 6.100.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/09/IHSG-9-2.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/56840/ihsg-dibuka-naik-ke-6139-ada-suntikan-stimulus-rp-31-triliun/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">14.023 Wisatawan Mancanegara Gunakan Layanan Kereta Api di Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 13:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[14.023 Wisatawan Mancanegara Gunakan Layanan Kereta Api di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 14.023 wisatawan mancanegara menggunakan layanan KA]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-kereta-api-indonesia/" target="_self">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 14.023 <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan-mancanegara/" target="_self">wisatawan mancanegara</a> menggunakan layanan kereta api untuk melakukan perjalanan di sejumlah wilayah Sumatera Utara sepanjang Januari hingga Agustus 2026.</p>[adsense]<p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo mengatakan, tingginya mobilitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan-mancanegara/" target="_self">wisatawan mancanegara</a> di Sumatera Utara turut didukung oleh konektivitas transportasi yang menghubungkan Medan dengan berbagai daerah di provinsi tersebut.</p><p>"Kereta api menjadi salah satu sarana yang mendukung konektivitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan-mancanegara/" target="_self">wisatawan mancanegara</a> selama menjelajahi Sumatera Utara. Dari Medan sebagai pintu gerbang, Siantar sebagai salah satu akses menuju kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/danau-toba/" target="_self">Danau Toba</a>, hingga Tebing Tinggi dan daerah lainnya sebagai simpul perjalanan," ujar Anwar.</p>[adsense]<p>Menurut dia, posisi Sumatera Utara yang relatif dekat dengan sejumlah negara seperti Singapura dan Malaysia menjadikan provinsi tersebut sebagai salah satu tujuan perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan-mancanegara/" target="_self">wisatawan mancanegara</a>, khususnya dari kawasan Asia.</p><p>Kereta api, kata Anwar, menjadi salah satu pilihan transportasi bagi wisatawan karena menawarkan perjalanan yang aman, efisien, dan dapat diandalkan untuk menjangkau sejumlah daerah.</p>[adsense]<p>Berdasarkan data KAI Divre I Sumatera Utara, Stasiun Medan mencatat aktivitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan-mancanegara/" target="_self">wisatawan mancanegara</a> tertinggi dengan 4.037 pelanggan sepanjang periode tersebut. Hal ini sejalan dengan peran Stasiun Medan sebagai pusat perjalanan kereta api dan salah satu simpul utama mobilitas masyarakat di Sumatera Utara.</p><p>Jaringan kereta api KAI Divre I Sumatera Utara menghubungkan Medan dengan sejumlah wilayah, di antaranya Binjai, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Kisaran, Tanjungbalai, Rantauprapat, Belawan, Kuala Tanjung, dan Kualanamu.</p>[adsense]<p>Anwar menilai pemanfaatan layanan kereta api oleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan-mancanegara/" target="_self">wisatawan mancanegara</a> menunjukkan bahwa perkeretaapian tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat lokal, tetapi juga mendukung perjalanan wisata sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah yang dilalui.</p><p>"Kereta api bukan hanya mengangkut wisatawan, tetapi juga ikut menghubungkan mereka dengan berbagai potensi wisata dan rantai ekonomi daerah," katanya.</p>[adsense]<p>Ia menambahkan, konektivitas antardaerah melalui transportasi kereta api menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan pariwisata Sumatera Utara, terutama dengan semakin beragamnya destinasi yang dapat dijangkau wisatawan dari Medan.</p><p>"Dengan konektivitas yang semakin baik, kereta api diharapkan dapat terus menjadi bagian dari perjalanan wisatawan dalam mengenal berbagai destinasi dan potensi ekonomi di Sumatera Utara," pungkas Anwar.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_kai-1122.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/56838/14023-wisatawan-mancanegara-gunakan-layanan-kereta-api-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Kenalkan Medan sebagai Destinasi Multikultur pada Wisatawan Asing</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 13:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Kenalkan Medan sebagai Destinasi Multikultur pada Wisatawan Asing]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan, keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Kota Medan bukan sekadar identitas masyar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Wali Kota Medan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rico-tri-putra-bayu-waas/" target="_self">Rico Tri Putra Bayu Waas</a> menegaskan, keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Kota Medan bukan sekadar identitas masyarakat, tetapi modal besar untuk mengembangkan pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.</p><p>[adsense]Pesan ini disampaikan Rico Waas saat menyambut para peserta <a href="https://www.topikseru.com/tag/jelajah-wisata-budaya/" target="_self">Jelajah Wisata Budaya</a> (JWB) ke-4 <a href="https://www.topikseru.com/tag/asspi/" target="_self">ASSPI</a> (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia)dalam acara Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026) malam. </p><p>Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti, Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggi Batubara dan Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/asspi/" target="_self">ASSPI</a> DPD Sumut Achmad Fauzi Lubis.</p><p>[adsense]Dihadapan buyer dari Thailand, Malaysia, Singapura serta berbagai daerah di Indonesia, Rico Waas mengatakan Medan merupakan kota multikultur, multiagama dan multiras yang masyarakatnya hidup berdampingan secara harmonis.</p><p>Menurut Rico Waas, keberagaman budaya Melayu, Batak, Jawa, Karo, Minang, Aceh, Tionghoa hingga India menjadi daya tarik wisata yang harus terus dipromosikan. Bahkan warga terbiasa mengenakan dan merayakan berbagai tradisi budaya yang ada. Tidak hanya itu Pemko Medan juga merayakan berbagai berbagai perayaan keagamaan dan kebudayaan seperti Thaipusam, Deepavali hingga Imlek.</p><p>[adsense]"Sangat tepat JWB ke-4 ini dilaksanakan di Medan karena kota ini unlimited to explore," ujar Rico.</p><p>Selanjutnya Rico Waas menyebutkan Pemko Medan tengah menyiapkan sejumlah kawasan strategis pariwisata, di antaranya Lapangan Merdeka, Kesawan, Kota Tua, Istana Maimun, Masjid Raya dan Taman Sri Deli. Pengembangan kawasan tersebut diharapkan turut menggerakkan ekonomi masyarakat.</p><p>[adsense]"Kebudayaan adalah soft diplomacy kita. Bagi Indonesia, kekayaan budaya adalah soft power untuk dipromosikan ke luar negeri," tegasnya.</p><p>Selain budaya, Rico Waas turut memperkenalkan Medan sebagai the city that never sleeps dengan kekayaan kuliner yang dapat dinikmati hampir 24 jam, serta aktivitas publik seperti Car Free Day dan Car Free Night yang menghadirkan seni, budaya dan kreativitas anak muda.</p><p>[adsense]Rico Waas pun mengajak para buyer dan seller memperpanjang kunjungan mereka. Sebab agar dapat menikmati kuliner khas Kota Medan serta merekomendasikan kunjungan ke Gallery Mustika Deli yang menampilkan produk-produk unggulan UMKM lokal hasil kurasi</p><p>"Stay one more day di Kota Medan agar memberikan kesan mendalam," ajaknya.</p><p>[adsense]Ia berharap JWB ke-4 tidak berhenti sebagai ajang pertemuan pelaku pariwisata, tetapi mampu memperkuat jejaring, membuka peluang kemitraan dan semakin mengenalkan Medan sebagai destinasi wisata budaya yang kaya dan beragam. </p><p>Sebelumnya Ketua ASPPI DPD Sumut, Achmad Fauzi Lubis, mengatakan dengan JWB kali ini, ASPPI ingin melibatkan seluruh pelaku wisata guna memperkuat hubungan antarpelaku sekaligus membuka peluang agar JWB berkembang menjadi produk wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.</p><p>[adsense]&quot;Ke depannya akan dijadikan paket wisata,&quot; tegasnya.</p><p>Menurut Achmad Fauzi, potensi Kota Medan perlu diperkenalkan lebih luas sebagai kota yang memiliki budaya, kawasan bersejarah, museum, destinasi wisata, dan kuliner kepada para wisatawan melalui para buyer domestik dan mancanegara yang mengikuti JWB ke-4.</p><p>[adsense]Achmad Fauzi Lubis mengatakan JWB ke-4 yang berlangsung dari tanggal 5 sampai 8 Oktober ini juga mengekplorasi pariwisata Karo dengan fokus Desa Dokan Merek yang sudah terkenal. Peserta tak sekadar mengunjungi Dokan tapi diajak menyelami alam, budaya, kuliner, dan keramahan masyarakat.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_medan-4--20261006-at-101230.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56830/rico-waas-kenalkan-medan-sebagai-destinasi-multikultur-pada-wisatawan-asing/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Fenomena Baru, Begini Sejarah El Ni&ntilde;o dan Dampaknya bagi Indonesia</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 13:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Fenomena Baru, Begini Sejarah El Niño dan Dampaknya bagi Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[El Ni&ntildeo bukan fenomena baru. Dari pengamatan nelayan Peru hingga menjadi fenomena iklim global, begini sejarah dan dampaknya bagi Indonesia.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikaeru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> bukanlah fenomena iklim yang baru dikenal dalam beberapa dekade terakhir. Jauh sebelum istilah tersebut digunakan dalam ilmu klimatologi modern, masyarakat pesisir Amerika Selatan sudah mengenali perubahan kondisi laut yang terjadi secara berkala dan memengaruhi kehidupan mereka.</p><p>[adsense]Fenomena tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu topik penting dalam ilmu iklim karena pengaruhnya tidak hanya dirasakan di sekitar Samudra Pasifik. <a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a>bahan suhu permukaan laut yang berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> dapat mengubah pola cuaca di berbagai wilayah dunia, termasuk Indonesia.</p><p>Di Tanah Air, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> paling sering dikaitkan dengan berkurangnya curah hujan, musim kemarau yang lebih panjang, kekeringan hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.</p><p>[adsense]<b>Berawal dari Pengamatan Nelayan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a></b></p><p>Sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> bermula dari kawasan pesisir <a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a> dan Ekuador di Amerika Selatan.</p><p>[adsense]Para nelayan di wilayah tersebut telah lama memperhatikan munculnya air laut yang lebih hangat secara berkala. Kondisi itu berpengaruh terhadap jumlah ikan yang mereka tangkap karena perubahan suhu laut mengganggu ekosistem yang biasanya mendukung kehidupan ikan.</p><p>Air laut yang lebih hangat tersebut juga cenderung muncul sekitar periode Natal.</p><p>[adsense]Dari sinilah istilah <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> muncul. Dalam bahasa Spanyol, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> berarti &quot;anak laki-laki&quot; dan merujuk pada <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> Jes&uacute;s atau Yesus Kristus. Istilah tersebut digunakan karena fenomena air hangat biasanya muncul di sekitar waktu Natal.</p><p>Namun, istilah <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> pada awalnya tidak merujuk secara spesifik pada fenomena iklim global seperti yang dipahami saat ini. Istilah itu digunakan untuk menyebut arus laut hangat yang muncul secara musiman di sepanjang pesisir <a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a> dan Ekuador.</p><p>[adsense]Seiring waktu, para ilmuwan mulai memahami bahwa pemanasan tersebut bukan sekadar perubahan lokal di pesisir Amerika Selatan.</p><p><b>Ilmuwan Mulai Menghubungkan Laut dan Atmosfer</b></p><p>[adsense]Pada akhir abad ke-19, pengamatan terhadap anomali iklim di kawasan Amerika Selatan mulai mendapatkan perhatian ilmiah.</p><p>Salah satu perkembangan penting terjadi pada dekade 1890-an melalui pembahasan antara kalangan geograf <a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a> dan komunitas ilmiah internasional. Dari pengamatan tersebut, para peneliti mulai melihat bahwa perubahan kondisi laut di Pasifik memiliki hubungan dengan perubahan cuaca yang lebih luas.</p><p>[adsense]Pada tahap awal, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> masih lebih banyak dipahami sebagai fenomena laut. Penelitian berikutnya kemudian menunjukkan adanya hubungan erat antara perubahan suhu permukaan laut dan perubahan tekanan udara serta pola angin.</p><p>Hubungan tersebut akhirnya menjadi bagian dari konsep yang sekarang dikenal sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a>-Southern Oscillation atau ENSO.</p><p>[adsense]ENSO menggambarkan interaksi antara lautan dan atmosfer di kawasan tropis Samudra Pasifik. <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> merupakan fase hangat, sedangkan La Ni&ntilde;a merupakan fase dingin.</p><p><b>Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a>?</b></p><p>[adsense]Dalam kondisi normal, angin pasat mendorong air permukaan yang hangat ke arah barat Samudra Pasifik, termasuk menuju sekitar Indonesia.</p><p>Ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> berkembang, angin pasat melemah. Air hangat yang biasanya menumpuk di Pasifik bagian barat kemudian bergerak lebih ke arah tengah dan timur Pasifik.</p><p>[adsense]Akibatnya, suhu permukaan laut di wilayah tengah dan timur Pasifik tropis menjadi lebih hangat dari kondisi normal.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a>bahan tersebut kemudian memengaruhi pertumbuhan awan dan distribusi hujan.</p><p>[adsense]Menurut BMKG, ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> terjadi, wilayah pertumbuhan awan bergeser dari Indonesia menuju kawasan Pasifik bagian tengah. Kondisi tersebut menyebabkan curah hujan di Indonesia cenderung berkurang.</p><p>Jadi, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> bukan sekadar &quot;cuaca panas&quot;. Fenomena tersebut merupakan bagian dari interaksi kompleks antara laut dan atmosfer.</p><p>[adsense]<b>Mengapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> Bisa Berdampak pada Indonesia?</b></p><p>Letak Indonesia menjadi salah satu alasan mengapa perubahan kondisi Pasifik sangat penting bagi pola cuaca di Nusantara.</p><p>[adsense]Ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> terjadi, berkurangnya pembentukan awan di sekitar Indonesia dapat menyebabkan curah hujan menurun, terutama pada periode tertentu.</p><p>BMKG mencatat pengaruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> paling terasa terhadap penurunan curah hujan Indonesia pada periode Juni-Juli-Agustus (JJA) dan September-Oktober-November (SON). Namun, pengaruhnya tidak sama di setiap wilayah dan setiap musim.</p><p>[adsense]Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> tidak berarti Indonesia akan mengalami kekeringan secara seragam atau tidak mengalami hujan sama sekali.</p><p>Intensitas fenomena, waktu terjadinya, kondisi geografis serta faktor iklim lain dapat memengaruhi dampaknya di masing-masing daerah.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> 1982-1983, Salah Satu yang Sangat Kuat</b></p><p>Dalam catatan modern, periode 1982-1983 menjadi salah satu episode <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> kuat yang dampaknya dirasakan luas.</p><p>[adsense]Penelitian mengenai kekeringan di Indonesia memasukkan 1982-1983 sebagai salah satu kejadian <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> kuat, bersama 1997-1998 dan 2015-2016. Ketiga episode tersebut memiliki nilai Oceanic Ni&ntilde;o Index yang sangat tinggi dan berkaitan dengan kejadian kekeringan meteorologis yang ekstrem di sejumlah wilayah.</p><p><b>Dampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> 1982 juga terlihat di sejumlah wilayah Indonesia.</b></p><p>[adsense]Kajian yang dipublikasikan dalam Jurnal Meteorologi dan Geofisika mencatat bahwa di Pontianak, curah hujan pada Juli dan Agustus 1982 mengalami penyimpangan masing-masing sekitar -86 persen dan -83 persen dibandingkan kondisi normal.</p><p>Kejadian tersebut memperlihatkan bagaimana perubahan iklim global dapat berpengaruh terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> 1997-1998 dan Krisis Kekeringan</b></p><p>Salah satu periode <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> yang paling dikenal masyarakat Indonesia terjadi pada 1997-1998.</p><p>[adsense]Pada saat itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> kuat menyebabkan penurunan curah hujan yang sangat signifikan di berbagai wilayah Indonesia.</p><p>BMKG mencatat sejumlah wilayah, termasuk Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, mengalami curah hujan yang sangat rendah selama periode <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> tersebut.</p><p>[adsense]Kondisi kering yang berkepanjangan juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.</p><p>Kajian BMKG menyebut periode 1997-1998 sebagai salah satu kejadian <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> yang sangat kuat dan berdampak luas terhadap Indonesia. Kondisi kekeringan pada saat itu juga berpengaruh terhadap sektor pertanian.</p><p>[adsense]Peristiwa tersebut menjadi salah satu contoh paling jelas bahwa perubahan kondisi laut di Samudra Pasifik dapat memiliki konsekuensi serius bagi kehidupan masyarakat di Indonesia.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> 2015-2016 Kembali Menguji Indonesia</b></p><p>[adsense]Hampir dua dekade kemudian, Indonesia kembali menghadapi <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> kuat pada 2015-2016.</p><p>Penelitian mengenai kekeringan di Pulau Jawa menunjukkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> 2015-2016 termasuk dalam tiga kejadian <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> kuat dengan nilai ONI lebih dari +2 sejak periode pengamatan modern yang dikaji. Dua kejadian lainnya adalah 1982-1983 dan 1997-1998.</p><p>[adsense]Kekeringan yang muncul kemudian berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ketersediaan air hingga pertanian dan risiko kebakaran.</p><p>Kejadian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa meskipun teknologi pemantauan cuaca semakin berkembang, masyarakat tetap perlu bersiap menghadapi dampak fenomena iklim berskala besar.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> Tidak Selalu Memiliki Dampak yang Sama</b></p><p>Salah satu kesalahpahaman yang sering muncul adalah anggapan bahwa setiap <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> pasti menghasilkan dampak yang sama.</p><p>[adsense]Padahal, kekuatan dan waktu terjadinya <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> dapat berbeda.</p><p>BMKG menjelaskan bahwa pengaruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> terhadap curah hujan di Indonesia juga berbeda berdasarkan wilayah dan periode musim. Bahkan ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> berlangsung, beberapa wilayah Indonesia masih dapat mengalami hujan.</p><p>[adsense]Faktor lain seperti kondisi atmosfer regional dan fenomena iklim lain juga dapat memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia.</p><p>Karena itu, keberadaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> sebaiknya tidak langsung diterjemahkan sebagai kepastian terjadinya kekeringan ekstrem di seluruh wilayah Indonesia.</p><p>[adsense]<b>Dari Pengamatan Nelayan Menjadi Ilmu Iklim Global</b></p><p>Perjalanan sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> menunjukkan bagaimana pengetahuan masyarakat lokal akhirnya berkembang menjadi bagian penting dalam ilmu pengetahuan modern.</p><p>[adsense]Apa yang dahulu hanya dikenal nelayan sebagai kemunculan air laut hangat di sekitar Natal kini dipahami sebagai bagian dari sistem interaksi laut dan atmosfer yang dapat memengaruhi cuaca di berbagai belahan dunia.</p><p>Catatan sejarah bahkan menunjukkan bahwa jejak <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> dapat ditelusuri jauh sebelum fenomena tersebut diberi nama. Para ilmuwan menemukan bukti perubahan kondisi iklim masa lalu melalui berbagai arsip alam seperti koral, sedimen laut, lingkaran pohon dan indikator paleoklimat lainnya.</p><p>[adsense]Artinya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> bukan fenomena baru yang muncul akibat perubahan iklim modern. Fenomena tersebut merupakan bagian dari variabilitas alami sistem iklim bumi.</p><p>Namun, perubahan iklim dan meningkatnya suhu global dapat menjadi faktor yang membuat dampak sejumlah kejadian iklim ekstrem semakin kompleks untuk dipahami.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> Penting Dipelajari?</b></p><p>Sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> bukan hanya cerita mengenai perubahan suhu laut.</p><p>[adsense]Bagi Indonesia, memahami sejarah fenomena ini penting karena dampaknya dapat menyentuh kehidupan sehari-hari. Kekeringan dapat memengaruhi ketersediaan air, pertanian, produksi pangan hingga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.</p><p>Dengan mempelajari kejadian-kejadian sebelumnya, ilmuwan dan pemerintah dapat menggunakan data historis untuk meningkatkan pemantauan serta peringatan dini.</p><p>[adsense]Pada akhirnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> mengingatkan bahwa kondisi cuaca di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di atas wilayah Nusantara. <a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a>bahan di lautan yang letaknya ribuan kilometer jauhnya pun dapat ikut menentukan apakah suatu wilayah akan mengalami musim yang lebih kering atau lebih basah.</p><p>Dari pengamatan sederhana para nelayan di pesisir <a href="https://www.topikseru.com/tag/peru/" target="_self">Peru</a> hingga menjadi salah satu fenomena iklim yang dipantau oleh lembaga meteorologi di seluruh dunia, sejarah <a href="https://www.topikseru.com/tag/el-ni-ntilde-o/" target="_self">El Ni&ntilde;o</a> memperlihatkan betapa eratnya hubungan antara laut, atmosfer dan kehidupan manusia.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9fc3d7152ba9336a670e36d0ed79bc43_img_9935.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56832/bukan-fenomena-baru-begini-sejarah-el-nintildeo-dan-dampaknya-bagi-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UU Ketenagakerjaan Disahkan, Perusahaan Dilarang Tahan Ijazah Pekerja</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 12:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UU Ketenagakerjaan Disahkan, Perusahaan Dilarang Tahan Ijazah Pekerja]]></title>
            <description><![CDATA[UndangUndang (UU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan yang baru saja disahkan melarang perusahaan menahan ijazah pekerja. RUU Perlindungan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Undang-Undang (UU) tentang <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelindungan-ketenagakerjaan/" target="_self">Pelindungan Ketenagakerjaan</a> yang baru saja disahkan melarang perusahaan menahan ijazah pekerja. Rancangan undang-undang (RUU) tersebut resmi disahkan menjadi UU dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/rapat-paripurna/" target="_self">Rapat Paripurna</a> DPR RI pada Selasa (6/10/2026).</p>[adsense]<p>Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) <a href="https://www.topikseru.com/tag/yassierli/" target="_self">Yassierli</a> mengatakan, salah satu aturan baru dalam UU tersebut adalah kepastian larangan penahanan ijazah maupun dokumen pribadi lainnya. Ketentuan tersebut berlaku dalam proses perekrutan dan penempatan tenaga kerja.</p><p>"Kepastian larangan atas penahanan ijazah dan dokumen pribadi lainnya dalam proses perekrutan dan penempatan tenaga kerja," kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/yassierli/" target="_self">Yassierli</a> dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/rapat-paripurna/" target="_self">Rapat Paripurna</a> di DPR RI, Jakarta, Selasa (6/10/2026).</p>[adsense]<p>Selain larangan penahanan ijazah, UU <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelindungan-ketenagakerjaan/" target="_self">Pelindungan Ketenagakerjaan</a> mengatur sejumlah ketentuan baru lainnya, salah satunya pengaturan dana cadangan pesangon dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).</p><p>Aturan tersebut juga memberikan kepastian perlindungan terhadap hak pekerja perempuan, termasuk hak cuti melahirkan dan keguguran beserta upahnya. Perlindungan bagi tenaga kerja penyandang disabilitas turut dipertegas.</p>[adsense]<p>"Lima, kepastian pelindungan hak-hak pekerja atau buruh perempuan, hak cuti melahirkan dan keguguran berikut upahnya. Enam, kepastian pelindungan bagi tenaga kerja penyandang disabilitas," ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/yassierli/" target="_self">Yassierli</a>.</p><p>Pemerintah juga memperluas ruang lingkup perlindungan terhadap pekerjaan fleksibel untuk merespons jenis pekerjaan baru yang muncul di masa mendatang. Selain itu, peningkatan produktivitas tenaga kerja akan diperkuat melalui kolaborasi pengusaha, pekerja, serikat pekerja atau serikat buruh, dan pemerintah.</p>[adsense]<p>UU tersebut turut mengatur pelaksanaan survei kebutuhan hidup layak oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setelah berkoordinasi dengan Dewan Pengupahan Nasional. Peran Dewan Pengupahan Daerah juga diperkuat.</p><p>Ketentuan baru lainnya menyangkut pekerja alih daya atau outsourcing di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemerintah mewajibkan penyelenggaraan alih daya di lingkungan BUMN dilakukan oleh anak perusahaan.</p>[adsense]<p>"Dan terakhir, penguatan pelindungan pekerja buruh alih daya pada BUMN, yaitu dengan mewajibkan penyelenggaraan alih daya oleh anak perusahaan," tutup <a href="https://www.topikseru.com/tag/yassierli/" target="_self">Yassierli</a>.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_disnakersemarang.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56836/uu-ketenagakerjaan-disahkan-perusahaan-dilarang-tahan-ijazah-pekerja/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">POCO F9 Series Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp 10 Jutaan</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 12:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[POCO F9 Series Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp 10 Jutaan]]></title>
            <description><![CDATA[POCO F9 Series resmi masuk Indonesia dengan F9 Pro dan F9 Ultra. Simak spesifikasi, harga promo, Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan baterai jumbo.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Persaingan smartphone flagship gaming di Indonesia kembali memanas. <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-series/" target="_self">POCO F9 Series</a> resmi masuk pasar Tanah Air dengan membawa dua model sekaligus, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a>.</p><p>[adsense]POCO menempatkan kedua perangkat tersebut di segmen premium dengan perbedaan harga yang relatif tipis. <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> memiliki harga normal Rp 12.499.000, sedangkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> dibanderol Rp 13.999.000.</p><p>Namun, pada periode penjualan perdana, harga keduanya turun cukup signifikan. <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> bisa diperoleh mulai Rp 10.499.000, sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> mulai Rp 12.499.000.</p><p>[adsense]Strategi tersebut membuat harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-series/" target="_self">POCO F9 Series</a> menjadi salah satu daya tarik utama di tengah persaingan smartphone kelas flagship.</p><p><h2>POCO Incar Pasar Gamer dengan F9 Series</h2>PR Manager <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-indonesia/" target="_self">POCO Indonesia</a> Novita Krisutami mengatakan kehadiran <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-series/" target="_self">POCO F9 Series</a> di Indonesia bukan sekadar mengikuti spesifikasi smartphone flagship yang sudah ada.</p><p>[adsense]POCO justru ingin membangun standar tersendiri untuk perangkat yang menyasar pengguna dengan kebutuhan performa tinggi, terutama gamer.</p><p>"Lewat <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-series/" target="_self">POCO F9 Series</a>, kami nggak cuma mengikuti standar flagship yang ada. Kami justru jadi yang mendefinisikan ulang seperti apa harusnya True Flagship yang sesungguhnya untuk gamer kalcer hari ini," kata Novita dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/10).</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut sejalan dengan konfigurasi perangkat yang mengandalkan chipset kelas atas, layar dengan refresh rate tinggi, sistem pendingin, serta fitur grafis yang dirancang untuk gaming.</p><p><h2><a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a>: Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series</h2>Sebagai model yang berada di bawah Ultra, <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> tetap membawa spesifikasi flagship.</p><p>[adsense]Perangkat ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series dengan fabrikasi 3 nanometer dan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga.</p><p>Chip tersebut dipadukan dengan VisionBoost D8 yang berfungsi membantu pengolahan grafis dan frame rate pada skenario tertentu.</p><p>[adsense]POCO juga membekali F9 Pro dengan konfigurasi RAM 12GB dan penyimpanan 512GB.</p><p>Dari sisi layar, smartphone ini membawa panel AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate hingga 185Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 10.000 nits dalam kondisi pengujian tertentu.</p><p>[adsense]Untuk gamer, refresh rate tinggi menjadi salah satu bagian penting karena memungkinkan tampilan gerakan lebih mulus, meski frame rate aktual tetap bergantung pada game, pengaturan grafis, software, dan kondisi perangkat.</p><p><h3>Kamera 200MP Jadi Andalan F9 Pro</h3>POCO tidak hanya mengejar performa gaming pada F9 Pro.</p><p>[adsense]Sektor kamera belakang menggunakan kamera utama 200MP dengan OIS, kamera telefoto 50MP dengan OIS dan kemampuan telemakro, serta kamera ultra-wide 8MP.</p><p>Sementara kamera depannya memiliki resolusi 32MP dan mendukung perekaman video hingga 4K 30fps. Kamera belakang juga mendukung perekaman 4K 30fps.</p><p>[adsense]Kombinasi kamera tersebut menunjukkan POCO mencoba menempatkan F9 Pro bukan hanya sebagai perangkat gaming, tetapi juga sebagai smartphone flagship untuk fotografi dan penggunaan harian.</p><p><h3>Baterai 6.330 mAh dan Pengisian 100W</h3>Untuk menopang kebutuhan performa tinggi, <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> dibekali baterai berkapasitas 6.330 mAh.</p><p>[adsense]Pengisian cepat HyperCharge mendukung daya hingga 100W melalui kabel dan 50W secara nirkabel. Ponsel ini juga mempunyai kemampuan reverse charging hingga 27W melalui kabel dan 22,5W secara nirkabel.</p><p>POCO turut memberikan perlindungan IP68 terhadap debu dan air.</p><p>[adsense]Dengan kombinasi baterai besar dan pengisian cepat, perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan daya tahan untuk aktivitas berat sekaligus tidak ingin terlalu lama terhubung dengan charger.</p><p><h2><a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> Naik Kelas</h2>Jika F9 Pro ditujukan sebagai pintu masuk ke lini flagship POCO, <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> ditempatkan sebagai model tertinggi.</p><p>[adsense]Perangkat ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan VisionBoost D8. Konfigurasinya juga lebih besar dengan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB.</p><p>Layarnya berukuran 6,9 inci dengan panel AMOLED, resolusi 2608 x 1200 piksel, serta refresh rate hingga 185Hz.</p><p>[adsense]POCO mengklaim tingkat kecerahan puncak layar dapat mencapai 10.000 nits pada area tertentu dalam pengujian.</p><p><h3>Kamera Ultra Bukan Sekadar Versi Pro yang Lebih Besar</h3>Perbedaan paling menarik antara kedua model terlihat pada sistem kameranya.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> menggunakan kamera utama 200MP dengan OIS, kamera telefoto periskop 50MP dengan kemampuan optical zoom 5x, serta kamera ultra-wide 50MP.</p><p>Untuk perekaman video, perangkat ini mampu merekam hingga 8K 30fps, sementara kamera depannya menggunakan sensor 32MP dan mendukung video 4K 30fps.</p><p>[adsense]Konfigurasi tersebut membuat F9 Ultra memiliki kemampuan fotografi yang lebih lengkap dibandingkan F9 Pro, khususnya untuk pengambilan gambar jarak jauh.</p><p><h3>Baterai Ultra Tembus 8.050 mAh</h3>Satu peningkatan besar lainnya ada pada sektor daya.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> menggunakan baterai 8.050 mAh, lebih besar dibandingkan kapasitas 6.330 mAh milik F9 Pro.</p><p>Pengisian HyperCharge mendukung 100W melalui kabel dan 50W secara nirkabel. Perangkat juga mendukung reverse charging hingga 27W melalui kabel dan 22,5W secara nirkabel.</p><p>[adsense]POCO mengklaim kapasitas tersebut dapat memberikan daya tahan hingga dua hari dalam skenario tertentu, meski penggunaan aktual tentu bergantung pada pola pemakaian.</p><p><h3>Sama-sama Dirancang untuk Gaming</h3>Dari sisi positioning, POCO jelas menjadikan performa gaming sebagai salah satu senjata utama F9 Series.</p><p>[adsense]VisionBoost D8 dirancang untuk membantu meningkatkan kualitas grafis dan melakukan interpolasi frame pada game tertentu. F9 Ultra bahkan mendukung pengalaman hingga 185FPS pada skenario yang kompatibel.</p><p>F9 Pro juga membawa sistem pendinginan POCO 3D IceLoop untuk membantu menjaga temperatur perangkat ketika digunakan menjalankan beban berat.</p><p>[adsense]Kedua model juga menggunakan layar dengan refresh rate hingga 185Hz.</p><p>Artinya, POCO tidak hanya menjual angka chipset, tetapi mencoba membangun ekosistem performa yang mencakup layar, pendinginan, baterai, dan pemrosesan grafis.</p><p>[adsense]<h3>Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> di Indonesia</h3>Untuk pasar Indonesia, <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> memiliki harga normal Rp12.499.000.</p><p>Namun, pada periode 6-15 Oktober 2026, POCO menawarkan harga khusus Rp 10.499.000 melalui Shopee.</p><p>[adsense]Selanjutnya pada periode 16-25 Oktober 2026, ketersediaan diperluas melalui mi.com, Tokopedia, TikTok Shop, dan Shopee dengan harga Rp 12.099.000.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> tersedia dalam pilihan warna White, Aurora Green, dan Black. Informasi spesifikasi resmi POCO juga mencantumkan ketiga pilihan warna tersebut untuk pasar Indonesia.</p><p>[adsense]<h3>Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a></h3>Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> memiliki harga normal Rp 13.999.000.</p><p>Pada periode 6-15 Oktober 2026, perangkat ini dijual eksklusif melalui Tokopedia dan TikTok Shop dengan harga Rp 12.499.000.</p><p>[adsense]Setelah periode tersebut, mulai 16-25 Oktober 2026, penjualan diperluas melalui mi.com, Tokopedia, TikTok Shop, dan Shopee dengan harga Rp 13.699.000.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Dark Cherry dan Black.</p><p>[adsense]<h2><a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-series/" target="_self">POCO F9 Series</a> Bidik Segmen Flagship Gaming</h2>Masuknya <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-pro/" target="_self">POCO F9 Pro</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/poco-f9-ultra/" target="_self">POCO F9 Ultra</a> ke Indonesia memperlihatkan strategi POCO untuk bermain lebih agresif di kelas smartphone flagship.</p><p>F9 Pro menawarkan kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series, layar 185Hz, kamera 200MP, baterai 6.330 mAh dan RAM 12GB.</p><p>[adsense]Sementara F9 Ultra membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 16GB, layar 185Hz, kamera 200MP dengan telefoto periskop 5x, serta baterai jumbo 8.050 mAh.</p><p>Dengan selisih harga normal Rp 1,5 juta, POCO membuat konsumen memiliki dua pilihan dalam satu keluarga produk: F9 Pro untuk mengejar performa flagship dengan harga lebih rendah, sedangkan F9 Ultra menawarkan konfigurasi yang lebih tinggi untuk pengguna yang menginginkan spesifikasi maksimal.</p><p>[adsense]Keduanya sekaligus menjadi amunisi baru POCO untuk merebut perhatian pasar smartphone premium dan gaming di Indonesia menjelang akhir 2026.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_poco-f9-series-masuk-indonesia-harga-mulai-rp-10-jutaan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/teknologi/56834/poco-f9-series-masuk-indonesia-harga-mulai-rp-10-jutaan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BPK Selamatkan Uang Negara Rp49,28 Triliun di Semester I-2026</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 12:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BPK Selamatkan Uang Negara Rp49,28 Triliun di Semester I-2026]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Isma Yatun mengungkapkan jajarannya berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara hingga Rp 49 T]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bpk/" target="_self">BPK</a>) RI <a href="https://www.topikseru.com/tag/isma-yatun/" target="_self">Isma Yatun</a> mengungkapkan jajarannya berhasil melakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penyelamatan/" target="_self">penyelamatan</a> keuangan negara hingga Rp 49,28 triliun pada semester I-2026. Catatan ini dimuat dalam Ikhtisar Hasil Penerimaan Semester atau IHPS Semester I-2026.</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/isma-yatun/" target="_self">Isma Yatun</a> mengatakan, IHPS ini juga memuat hasil pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan, pemantauan penyelesaian kerugian negara atau daerah, serta pemanfaatan hasil pemeriksaan investigatif penghitungan kerugian negara dan pemberian keterangan ahli.</p><p>Upaya <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpk/" target="_self">BPK</a> ini dilakukan melalui pengungkapan masalah potensi kerugian dan kekurangan penerimaan senilai Rp 45,6 triliun, dimana Rp 1,8 triliun di antaranya telah berhasil dikembalikan di kas negara atau pemerintah daerah, perusahaan serta badan lainnya.</p>[adsense]<p>"Saat pemeriksaan berlangsung, serta pengungkapan permasalahan, ketidakhematan, ketidakefisienan dan ketidakefektifan terutama pada BUMN dan badan lainnya dengan nilai sebesar Rp 3,8 triliun," ujarnya dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (6/10/2026).</p><p>Menurutnya, kontribusi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpk/" target="_self">BPK</a> juga dilakukan melalui dukungan pemberantasan korupsi melalui pemeriksaan investigatif, dengan nilai indikasi kerugian negara Rp 43,39 miliar, serta penghitungan kerugian negara dengan nilai kerugian sebesar Rp 2,21 triliun.</p>[adsense]<p>Dalam IHPS ini, dari sisi akuntabilitas pelaporan keuangan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpk/" target="_self">BPK</a> memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah pusat tahun 2025.</p><p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/bpk/" target="_self">BPK</a> juga memberikan opini WTP kepada 96 LKKL (Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga) dan 1 LKBUN, serta opini wajar dengan pengecualian atas 1 LKKL," ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/isma-yatun/" target="_self">Isma Yatun</a>.</p>[adsense]<p>Pada tingkat pemerintah daerah, kata Isma Yatub, dari 546 laporan keuangan pemerintah daerah yang diperiksa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpk/" target="_self">BPK</a>, 509 pemerintah daerah memperoleh opini WTP, 35 Pemda memperoleh opini WDP, dan 2 Pemda mendapatkan opini tidak menyatakan pendapat.</p><p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/bpk/" target="_self">BPK</a> juga telah memeriksa 4 laporan keuangan badan lainnya, yakni LK Tahunan Bank Indonesia, LK Otoritas Jasa Keuangan, LK Lembaga Penjamin Simpanan, dan LK Badan Pengelola Keuangan Haji Tahun 2025 dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP)," ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/isma-yatun/" target="_self">Isma Yatun</a>.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/1385974ed5904a438616ff7bdb3f7439_bpk3.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56833/bpk-selamatkan-uang-negara-rp4928-triliun-di-semester-i2026/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Airlangga Respons Usulan Jam Kerja 45 Jam: Patokan Saat Ini Masih 40 Jam per Minggu</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 12:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Airlangga Respons Usulan Jam Kerja 45 Jam: Patokan Saat Ini Masih 40 Jam per Minggu]]></title>
            <description><![CDATA[Airlangga Hartarto menanggapi usulan jam kerja 45 jam per minggu. Pemerintah menegaskan patokan saat ini masih 40 jam sesuai regulasi..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Wacana menambah jam kerja di Indonesia menjadi 45 jam per minggu belum mendapat perubahan kebijakan dari pemerintah.</p><p>[adsense]Menteri Koordinator Bidang Perekonomian <a href="https://www.topikseru.com/tag/airlangga-hartarto/" target="_self">Airlangga Hartarto</a> menegaskan, patokan jam kerja yang berlaku saat ini tetap 40 jam per minggu. Pernyataan tersebut disampaikan merespons usulan pengusaha yang ingin menambah waktu kerja untuk meningkatkan daya saing industri.</p><p>"Saya rasa sudah kita sepakati di 40 jam (per minggu). Kalau 45 jam (seminggu), ya, ikut regulasi perlindungan tenaga kerjanya," ujar Airlangga saat ditemui di Jakarta, Selasa (6/10/2026).</p><p>[adsense]Pernyataan itu menempatkan usulan jam kerja 45 jam sebagai wacana yang masih harus melihat ketentuan perlindungan tenaga kerja dan regulasi yang berlaku.</p><p><h3>Pengusaha Usul <a href="https://www.topikseru.com/tag/jam-kerja/" target="_self">Jam Kerja</a> 45 Jam per Minggu</h3>Usulan perubahan jam kerja dari 40 menjadi 45 jam per minggu sebelumnya disampaikan Asosiasi Persepatuan Indonesia (<a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a>).</p><p>[adsense]Perwakilan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a>, Hariyanto, mengatakan usulan tersebut berkaitan dengan daya saing industri Indonesia jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan.</p><p>Menurut dia, Vietnam menerapkan waktu kerja hingga 48 jam dalam sepekan. Dengan kondisi tersebut, Indonesia yang memiliki batas 40 jam dinilai memiliki perbedaan waktu kerja yang cukup besar.</p><p>[adsense]"Saat ini kita kalah dalam hal jam kerja; satu minggu 48 jam di Vietnam, sedangkan kita 40 jam. Dari situ saja kita sudah kalah 20 persen. Saat ini kita ingin mengusulkan untuk menaikkan jam kerja menjadi 45 jam," kata Hariyanto pada 30 September.</p><p>Usulan tersebut kemudian menjadi perhatian karena menyangkut keseimbangan antara kebutuhan industri meningkatkan produktivitas dan perlindungan hak pekerja.</p><p>[adsense]<h3>Aturan Saat Ini Masih Mengatur 40 Jam</h3>Dalam ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku, 40 jam kerja per minggu masih menjadi patokan.</p><p>Pengaturan waktu kerja tersebut tertuang antara lain dalam PP Nomor 35 Tahun 2021, yang mengatur perjanjian kerja waktu tertentu, alih daya, waktu kerja dan waktu istirahat, serta pemutusan hubungan kerja.</p><p>[adsense]Terdapat dua pola waktu kerja yang umum diterapkan.</p><p>Pertama, 7 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk sistem enam hari kerja. Dalam pola ini, pekerja mendapatkan satu hari istirahat dalam sepekan.</p><p>[adsense]Kedua, 8 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk sistem lima hari kerja dengan dua hari istirahat.</p><p>Dengan demikian, usulan 45 jam kerja seminggu berarti terdapat tambahan lima jam dibandingkan patokan waktu kerja mingguan yang berlaku saat ini.</p><p>[adsense]<h3>Kalau Jadi 45 Jam, Harus Ikuti Perlindungan Tenaga Kerja</h3>Respons Airlangga menunjukkan bahwa pembahasan mengenai tambahan jam kerja tidak bisa dilepaskan dari aspek perlindungan pekerja.</p><p>Pemerintah saat ini masih menggunakan kerangka regulasi yang mengatur hubungan antara waktu kerja, waktu istirahat, dan hak pekerja.</p><p>[adsense]Karena itu, jika nantinya terdapat perubahan mengenai jam kerja 45 jam per minggu, penerapannya harus mengikuti regulasi ketenagakerjaan yang berlaku atau aturan baru yang nantinya ditetapkan.</p><p>Artinya, pernyataan Airlangga belum menunjukkan adanya keputusan pemerintah untuk mengubah batas waktu kerja dari 40 jam menjadi 45 jam.</p><p>[adsense]<h3>RUU Pelindungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a> Masuk Tahap Berikutnya</h3>Pembahasan mengenai jam kerja ini muncul ketika pemerintah dan DPR tengah menyelesaikan RUU Pelindungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a>.</p><p>Pada Senin (5/10/2026), pemerintah menyatakan menerima RUU tersebut untuk dilanjutkan ke Pembicaraan Tingkat II dalam rapat paripurna DPR. Keputusan itu diambil setelah pembahasan bersama Komisi IX DPR.</p><p>[adsense]Menteri <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a> Yassierli mengatakan RUU tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan bagi pekerja atau buruh, pencari kerja, peserta pemagangan, hingga pengusaha.</p><p>Pemerintah juga menilai rancangan regulasi tersebut perlu memperkuat sistem pengawasan serta penegakan hukum ketenagakerjaan agar lebih efektif, profesional, proporsional, dan memberikan kepastian hukum dengan tetap memperhatikan keberlangsungan dunia usaha.</p><p>[adsense]<h3>Daya Saing Industri Jadi Latar Usulan</h3>Bagi kalangan pengusaha, persoalan jam kerja Indonesia berkaitan erat dengan produktivitas dan daya saing industri.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a> membandingkan waktu kerja Indonesia dengan Vietnam sebagai salah satu dasar pengajuan usulan 45 jam per minggu.</p><p>[adsense]Namun, penambahan jam kerja juga berkaitan langsung dengan ketentuan perlindungan tenaga kerja.</p><p>Karena itu, perubahan dari 40 jam menjadi 45 jam tidak sekadar menyangkut tambahan waktu berada di tempat kerja, tetapi juga harus ditempatkan dalam kerangka aturan ketenagakerjaan.</p><p>[adsense]Pemerintah dan DPR sendiri kini berada dalam tahap penting pembahasan regulasi ketenagakerjaan. RUU tersebut dijadwalkan masuk ke Pembicaraan Tingkat II atau rapat paripurna DPR.</p><p><h3>Belum Ada Keputusan Mengubah <a href="https://www.topikseru.com/tag/jam-kerja/" target="_self">Jam Kerja</a></h3>Untuk saat ini, belum ada keputusan pemerintah yang menetapkan jam kerja 45 jam per minggu sebagai aturan baru.</p><p>[adsense]Airlangga menegaskan patokan yang telah disepakati tetap 40 jam per minggu. Sementara usulan dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a> masih berada dalam ranah aspirasi dunia usaha.</p><p>Dengan perkembangan tersebut, isu 45 jam kerja per minggu masih menjadi bagian dari perdebatan mengenai produktivitas, daya saing industri, dan perlindungan pekerja.</p><p>[adsense]Sementara pemerintah dan DPR melanjutkan pembahasan RUU Pelindungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a>, ketentuan waktu kerja yang berlaku saat ini tetap menjadi acuan bagi hubungan kerja di Indonesia.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_airlangga-respons-usulan-jam-kerja-45-jam-patokan-masih-40-jam.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56831/airlangga-respons-usulan-jam-kerja-45-jam-patokan-saat-ini-masih-40-jam-per-minggu/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Punya Instagram tapi Tak Pernah Posting? Bisa Jadi Kamu Ikut Tren Zero Posting</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Punya Instagram tapi Tak Pernah Posting? Bisa Jadi Kamu Ikut Tren Zero Posting]]></title>
            <description><![CDATA[Punya akun media sosial tapi jarang posting? Fenomena zero posting kini makin populer, terutama di kalangan anak muda.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b> Memiliki akun media sosial tetapi jarang mengunggah foto atau cerita kehidupan pribadi kini bukan lagi hal yang aneh. Di tengah kebiasaan berbagi aktivitas di Instagram, TikTok, dan platform lainnya, sebagian anak muda justru memilih lebih banyak menjadi penonton daripada memenuhi halaman profil dengan unggahan.</p>[adsense]<p>Fenomena ini kerap disebut zero posting, yaitu kebiasaan menggunakan media sosial tanpa banyak membuat unggahan untuk konsumsi publik. Seseorang tetap aktif membuka media sosial, menonton video, memberikan tanda suka, berkomentar, hingga berkomunikasi melalui pesan pribadi, tetapi tidak merasa perlu terus-menerus memperbarui feed.</p><p>Tren tersebut menjadi bagian dari perubahan cara anak muda memandang media sosial. Jika sebelumnya jumlah unggahan dan respons dari pengguna lain sering dianggap sebagai bagian dari eksistensi digital, kini sebagian orang mulai lebih selektif dalam menentukan apa yang ingin dibagikan.</p>[adsense]<p><b>Bukan Berarti Berhenti Bermedia Sosial</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/zero-posting/" target="_self">Zero posting</a> tidak sama dengan meninggalkan media sosial.</p>[adsense]<p>Orang yang menerapkan kebiasaan ini masih dapat menghabiskan waktu untuk melihat berbagai konten. Mereka juga bisa mengikuti akun tertentu, mencari informasi, mengikuti tren, atau berkomunikasi dengan teman.</p><p>Perbedaannya terletak pada aktivitas membuat konten pribadi.</p>[adsense]<p>Alih-alih mengunggah setiap kegiatan, mereka memilih menyimpan momen tertentu untuk diri sendiri atau membagikannya hanya kepada orang-orang terdekat.</p><p>Fitur seperti Close Friends, pesan pribadi, atau akun kedua juga membuat seseorang tetap bisa berbagi tanpa harus menjadikan kehidupan pribadinya konsumsi publik.</p>[adsense]<p><b>Mengapa Gen Z Mulai Lebih Selektif?</b></p><p>Salah satu alasan yang sering dikaitkan dengan fenomena ini adalah meningkatnya kesadaran terhadap privasi.</p>[adsense]<p>Tidak semua aktivitas dianggap perlu diketahui banyak orang. Momen liburan, hubungan pertemanan, kehidupan keluarga hingga aktivitas sehari-hari bisa terasa lebih nyaman jika hanya disimpan untuk lingkaran tertentu.</p><p>Selain itu, media sosial juga dapat menghadirkan tekanan tersendiri. Ketika sebuah unggahan tidak mendapatkan respons seperti yang diharapkan, seseorang bisa merasa perlu memikirkan kembali apa yang harus diposting berikutnya.</p>[adsense]<p>Karena itu, sebagian pengguna memilih mengurangi frekuensi unggahan agar tidak terlalu memikirkan jumlah likes, komentar, maupun tanggapan dari orang lain.</p><p><b>Tak Selalu Berarti Ingin Menghilang</b></p>[adsense]<p>Menariknya, feed yang kosong tidak selalu menunjukkan seseorang sudah tidak aktif di dunia maya.</p><p>Justru sebaliknya, seseorang bisa sangat aktif mengonsumsi konten meskipun hampir tidak pernah membuat unggahan.</p>[adsense]<p>Perubahan ini menunjukkan bahwa fungsi media sosial semakin beragam. Platform yang dahulu banyak digunakan sebagai tempat memamerkan aktivitas pribadi kini juga menjadi ruang untuk mencari hiburan, informasi, berkomunikasi, membangun komunitas, hingga mengikuti perkembangan tren.</p><p>Dengan begitu, keberadaan seseorang di media sosial tidak selalu harus terlihat dari seberapa sering ia mengunggah foto atau video.</p>[adsense]<p><b>Kehidupan Pribadi Tak Harus Selalu Dipublikasikan</b></p><p>Kebiasaan zero posting juga memperlihatkan adanya perubahan dalam cara sebagian anak muda memandang kehidupan pribadi.</p>[adsense]<p>Ada momen yang memang ingin dibagikan, tetapi ada pula pengalaman yang terasa lebih berharga ketika hanya dinikmati sendiri atau bersama orang terdekat.</p><p>Bagi sebagian pengguna, tidak mengunggah sesuatu bukan berarti tidak memiliki aktivitas menarik. Bisa saja mereka hanya tidak merasa perlu membuktikan aktivitas tersebut kepada orang lain melalui media sosial.</p>[adsense]<p>Pada akhirnya, media sosial tetap menjadi pilihan masing-masing pengguna. Ada yang nyaman membagikan banyak hal, ada pula yang lebih suka menjaga jarak antara kehidupan nyata dan kehidupan digital.</p><p>Fenomena zero posting menjadi salah satu gambaran bahwa semakin banyaknya aktivitas di media sosial tidak selalu berarti semakin banyak pula kehidupan pribadi yang ingin ditampilkan kepada publik.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_img_9934.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56829/punya-instagram-tapi-tak-pernah-posting-bisa-jadi-kamu-ikut-tren-zero-posting/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Interpol Peringatkan Kehadiran AI Bisa Buat Kejahatan Digital Berskala Besar</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Interpol Peringatkan Kehadiran AI Bisa Buat Kejahatan Digital Berskala Besar]]></title>
            <description><![CDATA[Kehadiran kecerdasan buatan (AI) membuat ancaman siber dengan membuat aksi penipuan dan kejahatan digital jadi lebih cepat dan skala besar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Kehadiran kecerdasan buatan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a>) membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/ancaman-siber/" target="_self">ancaman siber</a> dengan membuat aksi penipuan dan kejahatan digital jadi lebih cepat dan berskala besar. <a href="https://www.topikseru.com/tag/interpol/" target="_self">Interpol</a> menilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> tidak mengubah teknik kejahatan, tetapi membuat metode yang sudah ada makin efektif. Indonesia pun bisa jadi incaran seluruh dunia</p>[adsense]<p>Bjorn R. Watne, Global Chief Information Security Officer <a href="https://www.topikseru.com/tag/interpol/" target="_self">Interpol</a>, mengatakan pelaku penipuan kini dapat memanfaatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> untuk menargetkan banyak korban sekaligus. Kemampuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> dalam menerjemahkan bahasa dan membuat identitas digital juga membuat interaksi palsu makin sulit dibedakan dari komunikasi yang sebenarnya.</p><p>Artinya, penipu dan penjahat dari seluruh dunia kini bisa melakukan aksi kejahatan ke sasaran di seluruh dunia, termasuk Indonesia.</p>[adsense]<p>"Ini adalah evolusi dan bukan revolusi," kata Watne  dikutip CNBC Indonesia, Senin (5/10/2026). Menurutnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> terutama meningkatkan kecepatan dan skala teknik kejahatan yang sudah digunakan.</p><p>Watne mengingatkan perusahaan agar tidak mencoba melindungi seluruh aset dari semua jenis ancaman sekaligus. Perusahaan harus terlebih dahulu menentukan aset paling penting bagi operasionalnya atau crown jewels, lalu mengidentifikasi pihak yang berpotensi mencuri atau mengganggu aset tersebut.</p>[adsense]<p>Perusahaan kemudian dapat menggunakan informasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/ancaman-siber/" target="_self">ancaman siber</a> untuk memahami metode dan teknologi yang digunakan pelaku, sehingga sistem pertahanan dapat disesuaikan dengan ancaman yang dihadapi.</p><p>"Tidak perlu semua orang mencoba melindungi diri dari segala hal sekaligus ketika mereka tidak menjadi target dari ancaman tersebut," ujarnya.</p>[adsense]<p>Namun, Watne menilai masih banyak perusahaan yang menghadapi masalah karena strategi keamanan siber belum sepenuhnya terhubung dengan manajemen senior. Menurut dia, banyak industri juga belum menyadari bahwa hampir semua perusahaan saat ini pada dasarnya merupakan perusahaan teknologi.</p><p>Ancaman lain yang menjadi perhatian Watne adalah agentic <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a>, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mampu mengambil tindakan atas nama pengguna.</p>[adsense]<p>Ia memperingatkan kesalahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> dapat menimbulkan dampak yang jauh lebih serius ketika sistem tersebut diberi kemampuan untuk bertindak di dunia nyata.</p><p>"Satu hal jika <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> memberikan informasi yang salah kepada Anda. Namun ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> benar-benar melakukan suatu tindakan dan mulai melakukan tindakan yang salah, terutama di ranah fisik, hal itu dapat menimbulkan konsekuensi berupa cedera fisik pada manusia," kata Watne.</p>[adsense]<p>Menurutnya, penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> pada perangkat seperti mobil dan kendaraan otonom menjadi salah satu area yang perlu diwaspadai. Risiko tersebut semakin besar karena masyarakat cenderung memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap teknologi.</p><p>Watne membandingkannya dengan layanan keuangan. Dalam sektor tersebut, pengguna biasanya lebih berhati-hati dengan menggunakan PIN dan mewaspadai risiko seperti pencurian data kartu. Sebaliknya, pengguna teknologi cenderung lebih cepat menerima perangkat dan aplikasi baru tanpa kewaspadaan yang sama.</p>[adsense]<p>"Ketika menyangkut teknologi, tingkat kepercayaannya sangat tinggi," ujarnya.</p><p>Semakin <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> mampu bertindak atas nama manusia, Watne menilai tingkat kepercayaan tersebut perlu kembali diperiksa. Pasalnya, kesalahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> tidak lagi sekadar menghasilkan informasi yang keliru, tetapi berpotensi memicu tindakan yang membawa konsekuensi nyata. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_ai.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/56828/interpol-peringatkan-kehadiran-ai-bisa-buat-kejahatan-digital-berskala-besar/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Erick Thohir Soroti Pelajaran Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Erick Thohir Soroti Pelajaran Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Erick Thohir mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. PSSI kini menyiapkan evaluasi menuju Piala Asia 2027.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> memang berhasil mengangkat trofi <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a>, tetapi Ketua Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi/" target="_self">PSSI</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> tidak ingin kemenangan dramatis atas Thailand membuat evaluasi berhenti.</p><p>[adsense]Bagi Erick, gelar juara <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a> justru menjadi momentum untuk memperbaiki sejumlah kekurangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar, termasuk Piala Asia 2027.</p><p>Indonesia memastikan gelar juara setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Indonesia sempat unggul, tertinggal, lalu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya memenangkan adu penalti.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> Akui Thailand Bukan Lawan Mudah</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> memberikan apresiasi kepada para pemain <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> yang mampu bertahan hingga pertandingan berakhir.</p><p>[adsense]Dia juga mengakui Thailand memberikan perlawanan sengit sepanjang laga final.</p><p>"Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus, saya apresiasi perjuangan pemain sampai detik terakhir," kata Erick kepada wartawan di SUGBK, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana ketatnya final <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia-vs-thailand/" target="_self">Indonesia vs Thailand</a>. Gelar perdana FIFA ASEAN Cup bahkan baru bisa ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim sama-sama mencetak dua gol.</p><p><h3>Indonesia Sempat Unggul Setelah Thailand Kehilangan Pemain</h3>Drama final mulai memuncak pada penghujung waktu normal.</p><p>[adsense]Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua. Beberapa menit kemudian, Indonesia memanfaatkan situasi tersebut untuk membuka keunggulan.</p><p>Dean James melepaskan tendangan bebas pada menit ke-84. Bola kemudian berubah arah setelah mengenai pemain Thailand dan masuk ke gawang.</p><p>[adsense]Indonesia pun berada di atas angin.</p><p>Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar tiga menit.</p><p>[adsense]Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mampu menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-87. Gol tersebut membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/elkan-baggott/" target="_self">Elkan Baggott</a> Selamatkan Indonesia dari Kekalahan</h3>Drama belum berhenti di babak tambahan.</p><p>[adsense]Thailand kembali membuat pendukung Indonesia terdiam setelah Peeradol Chamrasamee mencetak gol pada menit ke-111. Situasi berubah menjadi 2-1 untuk Thailand.</p><p>Indonesia berada dalam posisi tertekan karena harus mengejar ketertinggalan pada menit-menit akhir.</p><p>[adsense]Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/elkan-baggott/" target="_self">Elkan Baggott</a> menjadi penyelamat.</p><p>Lima menit setelah Thailand mencetak gol keduanya, Baggott mencetak gol penyama kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.</p><p>[adsense]<h3>Emil Audero Jadi Penentu di Adu Penalti</h3>Drama final <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a> akhirnya ditentukan dari titik putih.</p><p>Indonesia tampil lebih efektif dalam adu penalti dan menang 4-2. Kiper Emil Audero menjadi salah satu sosok penting setelah menggagalkan eksekusi penalti pemain Thailand.</p><p>[adsense]Salah satu penyelamatan Audero memastikan Indonesia mengunci gelar juara pada edisi perdana turnamen tersebut.</p><p>FIFA mencatat Indonesia menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup setelah melewati final yang berlangsung hingga adu penalti.</p><p>[adsense]Kemenangan itu sekaligus mengakhiri penantian Indonesia dalam menghadapi Thailand. FIFA mencatat kedua tim sebelumnya sudah delapan kali bertemu tanpa kemenangan Indonesia sebelum final tersebut.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a>: Jangan Cepat Puas</h3>Di tengah euforia gelar juara, <a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> justru mengingatkan bahwa perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> belum selesai.</p><p>[adsense]Dia menilai pertandingan melawan Thailand menjadi pengalaman penting bagi pemain dan pelatih.</p><p>Erick juga menyinggung kemenangan besar Indonesia atas Bangladesh dengan skor 9-2 pada fase sebelumnya.</p><p>[adsense]Menurut dia, kedua pertandingan tersebut tetap memberikan pelajaran karena memiliki tingkat kesulitan masing-masing.</p><p>"Dua game yang tidak mudah, (lawan Bangladesh) 9-2 tidak mudah, hari ini juga 2-2, tidak mudah," ujar Erick.</p><p>[adsense]Menurut dia, pengalaman dari turnamen ini harus menjadi bahan pembelajaran apabila Indonesia ingin membangun tim yang lebih siap untuk target jangka panjang.</p><p><h3>Target Berikutnya Piala Asia 2027</h3>Setelah menjadi juara <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a>, perhatian <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi/" target="_self">PSSI</a> kini mulai diarahkan kepada agenda berikutnya.</p><p>[adsense]Erick mengatakan akan melakukan evaluasi bersama pelatih untuk mengidentifikasi sejumlah kelemahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a>.</p><p>"Ya banyak nanti saya sama coach, ada banyak. Titik-titik kelemahan yang mungkin harus kita perbaiki untuk persiapan Piala Asia," kata Erick.</p><p>[adsense]Piala Asia 2027 menjadi salah satu agenda penting bagi skuad Garuda setelah keberhasilan meraih trofi ASEAN.</p><p><h3>Erick Bicara Tantangan Menuju Piala Dunia 2030</h3>Selain Piala Asia 2027, Erick juga menyebut target jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.</p><p>[adsense]Menurut dia, keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup tidak boleh membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> berhenti berkembang. Justru, gelar tersebut harus menjadi salah satu pijakan untuk menghadapi persaingan yang lebih berat.</p><p>"Kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat, tapi kita bangsa Indonesia, bukan bangsa kalahan, kita harus terus tingkatkan sepak bola kita," ujar Erick.</p><p>[adsense]Pesan tersebut menjadi penutup dari perjalanan Indonesia di turnamen perdana FIFA ASEAN Cup.</p><p>Gelar juara sudah berada di tangan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> menggunakan pengalaman dari pertandingan seperti final melawan Thailand untuk membangun skuad yang lebih matang menghadapi Piala Asia 2027 dan target sepak bola Indonesia dalam jangka panjang.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_erick-thohir-soroti-pelajaran-dari-drama-indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56827/erick-thohir-soroti-pelajaran-usai-timnas-indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lahir di Thailand, Elkan Baggott Malah Bobol Gawang Timnas Thailand dan Bawa Indonesia Juara</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lahir di Thailand, Elkan Baggott Malah Bobol Gawang Timnas Thailand dan Bawa Indonesia Juara]]></title>
            <description><![CDATA[Lahir di Bangkok, Elkan Baggott justru mencetak gol penting ke gawang Thailand dan ikut membawa Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> dan Thailand menghadirkan sejumlah cerita menarik. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah sosok Elkan Baggott.</p><p>[adsense]Bek <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> tersebut lahir di Bangkok, Thailand. Namun, pada laga final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026) malam, Baggott justru menjadi salah satu pemain penting yang membantu Indonesia menaklukkan Thailand.</p><p>Indonesia akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 4-2 melalui adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.</p><p>[adsense]<b>Lahir di Bangkok, Cetak Gol Penting untuk Indonesia</b></p><p>Fakta bahwa Baggott lahir di Bangkok membuat golnya pada final terasa semakin spesial.</p><p>[adsense]Indonesia sempat tertinggal 1-2 setelah Thailand mencetak gol melalui Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111. Saat waktu pertandingan semakin menipis, Indonesia membutuhkan gol untuk menjaga peluang menjadi juara.</p><p>Baggott kemudian muncul sebagai penyelamat.</p><p>[adsense]Pada menit ke-116, pemain yang lahir di ibu kota Thailand tersebut mencetak gol penyama kedudukan. Tembakannya sempat membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Thailand.</p><p>Gol tersebut membuat skor kembali menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.</p><p>[adsense]<b>Profil Singkat Elkan Baggott</b></p><p>Elkan Baggott merupakan bek <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> yang memiliki pengalaman berkarier di sepak bola Inggris. Ia tumbuh melalui sistem pembinaan sepak bola di Inggris dan kemudian bergabung dengan Ipswich Town.</p><p>[adsense]Baggott menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Ipswich Town pada Januari 2021. Pada 16 April 2022, ia mencatat debut profesional bersama Ipswich ketika menghadapi Rotherham United di EFL League One. FIFA mencatatnya sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di liga profesional Inggris.</p><p>Di level internasional, Baggott memilih memperkuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a>. Ia kemudian menjadi bagian dari generasi pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri sekaligus memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang internasional.</p><p>[adsense]Pada final FIFA ASEAN Cup 2026, pemain berposisi bek tengah tersebut mendapatkan sorotan besar setelah mencetak gol penyama kedudukan ketika Indonesia tertinggal 1-2 dari Thailand.</p><p><b>Thailand Bermain dengan 10 Pemain</b></p><p>[adsense]Drama final semakin menarik karena Thailand harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-80.</p><p>Nicholas Mickelson mendapatkan kartu kuning kedua dalam rentang waktu sekitar lima menit dan harus meninggalkan lapangan. Keunggulan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Indonesia untuk mencetak gol pembuka melalui Dean James pada menit ke-84.</p><p>[adsense]Namun, Thailand tidak menyerah. Hanya tiga menit setelah Indonesia mencetak gol, Iklas Sanron menyamakan kedudukan.</p><p>Bahkan ketika bermain dengan 10 pemain, Thailand mampu berbalik unggul pada babak tambahan. Peeradol Chamratsamee membawa Thailand memimpin 2-1 sebelum Baggott menyamakan skor lima menit kemudian.</p><p>[adsense]<b>Baggott Juga Sukses dalam Adu Penalti</b></p><p>Peran Baggott tidak berhenti setelah mencetak gol penyama kedudukan.</p><p>[adsense]Dalam drama adu penalti, Baggott kembali dipercaya menjadi salah satu eksekutor Indonesia. Ia berhasil menjalankan tugasnya dan turut membawa Garuda memenangkan adu penalti dengan skor 4-2.</p><p>Selain Baggott, Kevin Diks, Dean James dan Shayne Pattynama juga sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti Indonesia.</p><p>[adsense]Di kubu Thailand, dua pemain gagal mencetak gol, yakni Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya. Kiper Indonesia Emil Audero juga tampil penting setelah menggagalkan salah satu tendangan penalti Thailand.</p><p><b>Akhiri Penantian Indonesia atas Thailand</b></p><p>[adsense]Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momen penting karena Indonesia akhirnya berhasil mengalahkan Thailand setelah delapan pertandingan tanpa kemenangan atas tim Gajah Perang dalam rentang sekitar 10 tahun.</p><p>Lebih istimewa lagi, kemenangan itu terjadi pada pertandingan paling menentukan.</p><p>[adsense]Indonesia menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup setelah melewati pertandingan selama 120 menit, tertinggal dua kali, menghadapi Thailand yang bermain dengan 10 pemain, hingga akhirnya memenangkan adu penalti.</p><p>Bagi Baggott, kemenangan ini juga terasa personal. Ia pernah merasakan kekalahan dari Thailand pada final Piala AFF 2020. Kini, beberapa tahun kemudian, ia justru menjadi salah satu pemain yang membawa Indonesia mengalahkan Thailand di partai final.</p><p>[adsense]Malam di SUGBK pun menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan Baggott bersama <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a>: lahir di Bangkok, mencetak gol ke gawang Thailand, lalu ikut mengantar Indonesia mengangkat trofi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_img_9933.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56824/lahir-di-thailand-elkan-baggott-malah-bobol-gawang-timnas-thailand-dan-bawa-indonesia-juara/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Posyandu Kota Medan Kini Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Posyandu Kota Medan Kini Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini tak lagi sekadar tempat menimbang balita, imunisasi, atau pemeriksaan ibu hamil. Wali Ko]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Pos Pelayanan Terpadu (<a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a>) di Kota Medan kini tak lagi sekadar tempat menimbang balita, <a href="https://www.topikseru.com/tag/imunisasi/" target="_self">imunisasi</a>, atau pemeriksaan ibu hamil. Wali Kota Medan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rico-tri-putra-bayu-waas/" target="_self">Rico Tri Putra Bayu Waas</a> berkomitmen mewujudkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> bertransformasi menjadi jembatan utama yang menghubungkan langsung kebutuhan dasar warga dengan Pemko Medan.<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">Hal itu diungkapkan dalam Rapat Konsolidasi Penguatan Tata Kelola <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Rico Waas mengatakan, cakupan <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> kini jauh lebih luas. Melalui konsep <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> 6 SPM, peran lembaga berbasis masyarakat ini mengepakkan sayapnya ke enam bidang pelayanan dasar sekaligus yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial.</p><p>"Jangan dianggap <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> hanya untuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/imunisasi/" target="_self">imunisasi</a> atau kesehatan ibu dan anak. <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> masa kini adalah program yang sangat luas dan menjadi motor penggerak untuk membantu pekerjaan pemerintah," ujar Rico Waas.</p><p>[adsense]Rico Waas menyebutkan, Kota Medan saat ini didukung oleh 7.668 kader <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a>. Jumlah yang sangat besar ini diposisikan sebagai "mata dan telinga" Pemko Medan untuk menangkap setiap persoalan warga secara cepat dan akurat tanpa perlu selalu menunggu proses birokrasi yang panjang.</p><p>"Lewat ketelitian para kader di lingkungan rumah tangga, Pemko Medan menargetkan penanganan cepat terhadap berbagai isu sensitif, seperti anak yang putus sekolah, rumah tidak layak huni (RTLH) dan akses air bersih," lanjutnya.</p><p>[adsense]Guna memastikan laporan kader tidak hanya menumpuk sebagai data pasif, Rico Waas menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.</p><p>Bahkan Pemko Medan juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis meliputi sistem pelaporan sederhana, aplikasi atau sistem rekapitulasi khusus berbasis 6 kategori pelayanan agar laporan terintegrasi dengan cepat, dan pembagian tugas spesifik agar kader tidak dibebani semua urusan, melainkan difokuskan pada bidang tertentu agar kerja lebih efektif.</p><p>[adsense]Sementara itu, Ketua Pembina <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> Kota Medan, Airin Rico Waas turut menekankan pentingnya pertemuan lintas OPD untuk menyamakan persepsi mengenai konsep baru <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a>. Ia juga mengusulkan adanya sekretariat atau pos pengaduan <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> 6 SPM yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pelayanan dasar.</p><p>Turut juga hadir dalam rapat tersebut Pj Ketua DWP Kota Medan, Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi dan para pimpinan perangkat daerah terkait.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_medan-2--20261006-at-083652.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56820/posyandu-kota-medan-kini-jadi-garda-terdepan-pelayanan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gemuruh Nobar Bareng Wali Kota Medan Pecah di Gedung TP PKK</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gemuruh Nobar Bareng Wali Kota Medan Pecah di Gedung TP PKK]]></title>
            <description><![CDATA[Kemeriahan dan histeris pendukung membahana di Gedung TP PKK Kota Medan saat ratusan warga berkumpul menggelar nonton bareng (nobar) laga ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Kemeriahan dan histeris pendukung membahana di Gedung TP PKK Kota Medan saat ratusan warga berkumpul menggelar <a href="https://www.topikseru.com/tag/nonton-bareng/" target="_self">nonton bareng</a> (nobar) laga pamungkas Final <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a>, Senin (5/10/2026).</p>[adsense]<p>Ketegangan berbuah sukacita usai <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> sukses menundukkan Thailand lewat adu penalti 4-2, setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.</p><p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir langsung di tengah kerumunan warga untuk mengawal perjuangan Skuad Garuda. Suasana riuh sudah terasa sejak peluit pertama dibunyikan. Sorak-sorai dan tepuk tangan tak henti-hentinya menggema setiap kali punggawa Merah Putih melancarkan serangan.</p>[adsense]<p>Rico Waas menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas semangat juang luar biasa yang ditunjukkan para pemain di lapangan, serta antusiasme tinggi dari masyarakat Kota Medan yang hadir.</p><p>"Perjuangan anak-anak Garuda malam ini betul-betul luar biasa. Momen seperti ini bukan cuma soal sepak bola, tapi bagaimana kita bisa menyatu, bersorak, dan merasakan kebanggaan yang sama sebagai bangsa Indonesia," ujar Rico Waas di sela-sela kegiatan nobar.</p>[adsense]<p>Acara nobar yang difasilitasi Pemko Medan ini berjalan tertib dan penuh kehangatan. Puncaknya, penonton langsung melompat kegirangan dan saling berpelukan saat tendangan penalti terakhir memastikan gelar juara untuk Indonesia. Kemeriahan di Gedung TP PKK Kota Medan pun menjadi saksi sejarah keberhasilan Skuad Garuda menorehkan prestasi.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_medan-3-20261006-at-101313.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56826/gemuruh-nobar-bareng-wali-kota-medan-pecah-di-gedung-tp-pkk/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BGN Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, Makanan Dibawa Hangat ke Kelas</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BGN Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, Makanan Dibawa Hangat ke Kelas]]></title>
            <description><![CDATA[BGN menguji sistem prasmanan untuk MBG di lebih dari 60 dapur. Makanan dibawa hangat ke kelas untuk menjaga kesegaran dan mengurangi food..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Badan Gizi Nasional (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>) mulai menguji pola baru penyajian <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>) di sekolah. Kali ini, makanan tidak sekadar dibagikan dalam porsi yang sudah ditentukan, tetapi dibawa dalam kondisi hangat ke kelas dan disajikan dengan sistem prasmanan.</p><p>[adsense]Uji coba tersebut mulai dilakukan pada 5 Oktober 2026 dan telah diterapkan di lebih dari 60 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a>).</p><p>Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a> mengatakan model tersebut masih dalam tahap pengujian untuk melihat efektivitasnya dalam menjaga kualitas makanan sekaligus memperpendek waktu antara makanan selesai dimasak dan dikonsumsi siswa.</p><p>[adsense]"Di tanggal 5 Oktober kita sudah piloting di mungkin lebih dari 60 dapur untuk prasmanan di kelas. Jadi, makanan dibawa hangat-hangat ke kelas, kemudian disajikan di kelas," ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a> dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (6/10/2026).</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> Tak Lagi Sekadar Dibagikan dalam Porsi</h3>Model prasmanan membuat pola pelayanan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a> berbeda dari sistem pembagian makanan yang selama ini digunakan.</p><p>[adsense]Dalam skema tersebut, makanan yang telah selesai dimasak dibawa ke ruang kelas dalam kondisi lebih hangat. Siswa kemudian mengambil makanan sesuai kebutuhan melalui mekanisme prasmanan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> tengah mengkaji model tersebut sebagai bagian dari konsep central kitchen atau dapur terpusat.</p><p>[adsense]Menurut <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a>, sistem tersebut mengambil inspirasi dari pola penyediaan makanan di sekolah yang diterapkan di Jepang.</p><p>Salah satu pertimbangan utamanya adalah memangkas waktu tunggu dari dapur hingga makanan dikonsumsi.</p><p>[adsense]<h3>Makanan Lebih Hangat dan Segar</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> berharap perubahan pola penyajian dapat meningkatkan kualitas makanan yang diterima siswa.</p><p>Semakin pendek jeda antara proses memasak dan konsumsi, makanan diharapkan dapat disantap dalam kondisi lebih hangat dan segar.</p><p>[adsense]"Yang pertama, makanannya lebih enak karena hangat-hangat. Yang kedua, tentu saja lebih segar karena tidak ada delay waktu," kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a>.</p><p>Menurut dia, pemangkasan jeda tersebut juga berkaitan dengan aspek keamanan pangan.</p><p>[adsense]Makanan yang terlalu lama berada dalam kondisi tertentu berpotensi mengalami penurunan kualitas. Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> melihat pengurangan waktu tunggu sebagai salah satu bagian yang perlu diuji dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>.</p><p><h3>Sistem Prasmanan Dinilai Bisa Kurangi Sisa Makanan</h3>Selain kualitas makanan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> melihat potensi lain dari sistem prasmanan, yakni mengurangi makanan yang terbuang.</p><p>[adsense]Pada sistem tersebut, siswa dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan. Jika masih terdapat makanan setelah sebagian siswa selesai makan, makanan yang tersedia dapat dikonsumsi oleh penerima manfaat lainnya sesuai tata kelola yang ditetapkan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a> mengatakan laporan awal dari pelaksanaan uji coba menunjukkan tingkat ketersediaan makanan masih baik.</p><p>[adsense]"Lebih fresh, kemudian ada yang mungkin mau nambah, masih ada sisa, bisa nambah, dan waste-nya lebih sedikit karena prasmanan," ujarnya.</p><p>Temuan awal tersebut masih akan dipantau <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> karena uji coba baru dilakukan pada sebagian <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a>.</p><p>[adsense]<h3>Sekolah Ikut Berperan dalam Pelaksanaan</h3>Perubahan sistem penyajian juga membuat sekolah memiliki peran lebih besar dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>.</p><p>Sekolah tidak hanya menjadi lokasi penerima makanan, tetapi turut memastikan proses penyajian berlangsung sesuai dengan ketentuan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menilai keterlibatan sekolah dapat sekaligus memperkuat fungsi edukasi dalam program makanan bergizi.</p><p>Siswa juga dapat dilibatkan secara terjadwal dalam proses pelayanan. Namun, pelibatan tersebut tetap harus memperhatikan kebersihan, penggunaan perlengkapan yang sesuai, serta tata kelola makanan.</p><p>[adsense]Dengan pola itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> di sekolah tidak hanya berkaitan dengan makanan yang diterima siswa, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran mengenai kebersihan, kedisiplinan, dan pola makan.</p><p><h3>Pelatihan Jadi Tantangan Sistem Prasmanan</h3>Meski memiliki sejumlah potensi manfaat, penerapan sistem prasmanan tidak dapat dilakukan tanpa persiapan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menyebut kesiapan dapur dan sekolah menjadi salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan model tersebut.</p><p>Sumber daya manusia juga perlu mendapatkan pelatihan agar proses penyajian makanan tetap memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.</p><p>[adsense]"Kalau prasmanan ini sudah terbiasa akan bagus, sama seperti di negara lain, namun memang perlu ada training yang cukup," kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a>.</p><p>Artinya, perlu ada penyesuaian sebelum sistem prasmanan dapat diterapkan lebih luas.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Belum Putuskan Penerapan Secara Luas</h3>Uji coba yang dilakukan di lebih dari 60 dapur belum menjadi keputusan bahwa seluruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> akan menggunakan sistem prasmanan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> masih memantau hasil pelaksanaan di berbagai daerah.</p><p>[adsense]Evaluasi akan mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kesiapan dapur, kondisi sekolah, sumber daya manusia, kebersihan, hingga karakteristik penerima manfaat.</p><p>Perbedaan kondisi setiap daerah juga menjadi pertimbangan. Sistem yang berjalan baik di satu sekolah belum tentu dapat langsung diterapkan dengan pola yang sama di sekolah lainnya.</p><p>[adsense]Karena itu, hasil uji coba akan menjadi dasar bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> untuk menentukan apakah model tersebut dapat dikembangkan secara lebih luas.</p><p><h3>Arah Baru Pelayanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a></h3>Uji coba prasmanan menunjukkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> tidak hanya mengevaluasi apa yang diberikan dalam program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>, tetapi juga bagaimana makanan tersebut disajikan dan dikonsumsi siswa.</p><p>[adsense]Jika hasil evaluasi menunjukkan model tersebut mampu mempertahankan kualitas makanan, menekan jeda waktu distribusi, dan mengurangi makanan terbuang, sistem prasmanan berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>.</p><p>Namun, perluasan model tetap bergantung pada kesiapan sekolah dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> serta hasil evaluasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>.</p><p>[adsense]Untuk sementara, sistem tersebut masih berada dalam tahap uji coba di sejumlah dapur sebelum pemerintah menentukan pola penerapan berikutnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f899139df5e1059396431415e770c6dd_bgn-uji-coba-mbg-sistem-prasmanan-makanan-dibawa-hangat-ke-kelas.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56825/bgn-uji-coba-mbg-sistem-prasmanan-makanan-dibawa-hangat-ke-kelas/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>