<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Tue, 06 Oct 2026 12:25:26 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Airlangga Respons Usulan Jam Kerja 45 Jam: Patokan Saat Ini Masih 40 Jam per Minggu</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 12:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Airlangga Respons Usulan Jam Kerja 45 Jam: Patokan Saat Ini Masih 40 Jam per Minggu]]></title>
            <description><![CDATA[Airlangga Hartarto menanggapi usulan jam kerja 45 jam per minggu. Pemerintah menegaskan patokan saat ini masih 40 jam sesuai regulasi..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Wacana menambah jam kerja di Indonesia menjadi 45 jam per minggu belum mendapat perubahan kebijakan dari pemerintah.</p><p>[adsense]Menteri Koordinator Bidang Perekonomian <a href="https://www.topikseru.com/tag/airlangga-hartarto/" target="_self">Airlangga Hartarto</a> menegaskan, patokan jam kerja yang berlaku saat ini tetap 40 jam per minggu. Pernyataan tersebut disampaikan merespons usulan pengusaha yang ingin menambah waktu kerja untuk meningkatkan daya saing industri.</p><p>"Saya rasa sudah kita sepakati di 40 jam (per minggu). Kalau 45 jam (seminggu), ya, ikut regulasi perlindungan tenaga kerjanya," ujar Airlangga saat ditemui di Jakarta, Selasa (6/10/2026).</p><p>[adsense]Pernyataan itu menempatkan usulan jam kerja 45 jam sebagai wacana yang masih harus melihat ketentuan perlindungan tenaga kerja dan regulasi yang berlaku.</p><p><h3>Pengusaha Usul <a href="https://www.topikseru.com/tag/jam-kerja/" target="_self">Jam Kerja</a> 45 Jam per Minggu</h3>Usulan perubahan jam kerja dari 40 menjadi 45 jam per minggu sebelumnya disampaikan Asosiasi Persepatuan Indonesia (<a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a>).</p><p>[adsense]Perwakilan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a>, Hariyanto, mengatakan usulan tersebut berkaitan dengan daya saing industri Indonesia jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan.</p><p>Menurut dia, Vietnam menerapkan waktu kerja hingga 48 jam dalam sepekan. Dengan kondisi tersebut, Indonesia yang memiliki batas 40 jam dinilai memiliki perbedaan waktu kerja yang cukup besar.</p><p>[adsense]"Saat ini kita kalah dalam hal jam kerja; satu minggu 48 jam di Vietnam, sedangkan kita 40 jam. Dari situ saja kita sudah kalah 20 persen. Saat ini kita ingin mengusulkan untuk menaikkan jam kerja menjadi 45 jam," kata Hariyanto pada 30 September.</p><p>Usulan tersebut kemudian menjadi perhatian karena menyangkut keseimbangan antara kebutuhan industri meningkatkan produktivitas dan perlindungan hak pekerja.</p><p>[adsense]<h3>Aturan Saat Ini Masih Mengatur 40 Jam</h3>Dalam ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku, 40 jam kerja per minggu masih menjadi patokan.</p><p>Pengaturan waktu kerja tersebut tertuang antara lain dalam PP Nomor 35 Tahun 2021, yang mengatur perjanjian kerja waktu tertentu, alih daya, waktu kerja dan waktu istirahat, serta pemutusan hubungan kerja.</p><p>[adsense]Terdapat dua pola waktu kerja yang umum diterapkan.</p><p>Pertama, 7 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk sistem enam hari kerja. Dalam pola ini, pekerja mendapatkan satu hari istirahat dalam sepekan.</p><p>[adsense]Kedua, 8 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk sistem lima hari kerja dengan dua hari istirahat.</p><p>Dengan demikian, usulan 45 jam kerja seminggu berarti terdapat tambahan lima jam dibandingkan patokan waktu kerja mingguan yang berlaku saat ini.</p><p>[adsense]<h3>Kalau Jadi 45 Jam, Harus Ikuti Perlindungan Tenaga Kerja</h3>Respons Airlangga menunjukkan bahwa pembahasan mengenai tambahan jam kerja tidak bisa dilepaskan dari aspek perlindungan pekerja.</p><p>Pemerintah saat ini masih menggunakan kerangka regulasi yang mengatur hubungan antara waktu kerja, waktu istirahat, dan hak pekerja.</p><p>[adsense]Karena itu, jika nantinya terdapat perubahan mengenai jam kerja 45 jam per minggu, penerapannya harus mengikuti regulasi ketenagakerjaan yang berlaku atau aturan baru yang nantinya ditetapkan.</p><p>Artinya, pernyataan Airlangga belum menunjukkan adanya keputusan pemerintah untuk mengubah batas waktu kerja dari 40 jam menjadi 45 jam.</p><p>[adsense]<h3>RUU Pelindungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a> Masuk Tahap Berikutnya</h3>Pembahasan mengenai jam kerja ini muncul ketika pemerintah dan DPR tengah menyelesaikan RUU Pelindungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a>.</p><p>Pada Senin (5/10/2026), pemerintah menyatakan menerima RUU tersebut untuk dilanjutkan ke Pembicaraan Tingkat II dalam rapat paripurna DPR. Keputusan itu diambil setelah pembahasan bersama Komisi IX DPR.</p><p>[adsense]Menteri <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a> Yassierli mengatakan RUU tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan bagi pekerja atau buruh, pencari kerja, peserta pemagangan, hingga pengusaha.</p><p>Pemerintah juga menilai rancangan regulasi tersebut perlu memperkuat sistem pengawasan serta penegakan hukum ketenagakerjaan agar lebih efektif, profesional, proporsional, dan memberikan kepastian hukum dengan tetap memperhatikan keberlangsungan dunia usaha.</p><p>[adsense]<h3>Daya Saing Industri Jadi Latar Usulan</h3>Bagi kalangan pengusaha, persoalan jam kerja Indonesia berkaitan erat dengan produktivitas dan daya saing industri.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a> membandingkan waktu kerja Indonesia dengan Vietnam sebagai salah satu dasar pengajuan usulan 45 jam per minggu.</p><p>[adsense]Namun, penambahan jam kerja juga berkaitan langsung dengan ketentuan perlindungan tenaga kerja.</p><p>Karena itu, perubahan dari 40 jam menjadi 45 jam tidak sekadar menyangkut tambahan waktu berada di tempat kerja, tetapi juga harus ditempatkan dalam kerangka aturan ketenagakerjaan.</p><p>[adsense]Pemerintah dan DPR sendiri kini berada dalam tahap penting pembahasan regulasi ketenagakerjaan. RUU tersebut dijadwalkan masuk ke Pembicaraan Tingkat II atau rapat paripurna DPR.</p><p><h3>Belum Ada Keputusan Mengubah <a href="https://www.topikseru.com/tag/jam-kerja/" target="_self">Jam Kerja</a></h3>Untuk saat ini, belum ada keputusan pemerintah yang menetapkan jam kerja 45 jam per minggu sebagai aturan baru.</p><p>[adsense]Airlangga menegaskan patokan yang telah disepakati tetap 40 jam per minggu. Sementara usulan dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/aprisindo/" target="_self">Aprisindo</a> masih berada dalam ranah aspirasi dunia usaha.</p><p>Dengan perkembangan tersebut, isu 45 jam kerja per minggu masih menjadi bagian dari perdebatan mengenai produktivitas, daya saing industri, dan perlindungan pekerja.</p><p>[adsense]Sementara pemerintah dan DPR melanjutkan pembahasan RUU Pelindungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ketenagakerjaan/" target="_self">Ketenagakerjaan</a>, ketentuan waktu kerja yang berlaku saat ini tetap menjadi acuan bagi hubungan kerja di Indonesia.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_airlangga-respons-usulan-jam-kerja-45-jam-patokan-masih-40-jam.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56831/airlangga-respons-usulan-jam-kerja-45-jam-patokan-saat-ini-masih-40-jam-per-minggu/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Punya Instagram tapi Tak Pernah Posting? Bisa Jadi Kamu Ikut Tren Zero Posting</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Punya Instagram tapi Tak Pernah Posting? Bisa Jadi Kamu Ikut Tren Zero Posting]]></title>
            <description><![CDATA[Punya akun media sosial tapi jarang posting? Fenomena zero posting kini makin populer, terutama di kalangan anak muda.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b> Memiliki akun media sosial tetapi jarang mengunggah foto atau cerita kehidupan pribadi kini bukan lagi hal yang aneh. Di tengah kebiasaan berbagi aktivitas di Instagram, TikTok, dan platform lainnya, sebagian anak muda justru memilih lebih banyak menjadi penonton daripada memenuhi halaman profil dengan unggahan.</p>[adsense]<p>Fenomena ini kerap disebut zero posting, yaitu kebiasaan menggunakan media sosial tanpa banyak membuat unggahan untuk konsumsi publik. Seseorang tetap aktif membuka media sosial, menonton video, memberikan tanda suka, berkomentar, hingga berkomunikasi melalui pesan pribadi, tetapi tidak merasa perlu terus-menerus memperbarui feed.</p><p>Tren tersebut menjadi bagian dari perubahan cara anak muda memandang media sosial. Jika sebelumnya jumlah unggahan dan respons dari pengguna lain sering dianggap sebagai bagian dari eksistensi digital, kini sebagian orang mulai lebih selektif dalam menentukan apa yang ingin dibagikan.</p>[adsense]<p><b>Bukan Berarti Berhenti Bermedia Sosial</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/zero-posting/" target="_self">Zero posting</a> tidak sama dengan meninggalkan media sosial.</p>[adsense]<p>Orang yang menerapkan kebiasaan ini masih dapat menghabiskan waktu untuk melihat berbagai konten. Mereka juga bisa mengikuti akun tertentu, mencari informasi, mengikuti tren, atau berkomunikasi dengan teman.</p><p>Perbedaannya terletak pada aktivitas membuat konten pribadi.</p>[adsense]<p>Alih-alih mengunggah setiap kegiatan, mereka memilih menyimpan momen tertentu untuk diri sendiri atau membagikannya hanya kepada orang-orang terdekat.</p><p>Fitur seperti Close Friends, pesan pribadi, atau akun kedua juga membuat seseorang tetap bisa berbagi tanpa harus menjadikan kehidupan pribadinya konsumsi publik.</p>[adsense]<p><b>Mengapa Gen Z Mulai Lebih Selektif?</b></p><p>Salah satu alasan yang sering dikaitkan dengan fenomena ini adalah meningkatnya kesadaran terhadap privasi.</p>[adsense]<p>Tidak semua aktivitas dianggap perlu diketahui banyak orang. Momen liburan, hubungan pertemanan, kehidupan keluarga hingga aktivitas sehari-hari bisa terasa lebih nyaman jika hanya disimpan untuk lingkaran tertentu.</p><p>Selain itu, media sosial juga dapat menghadirkan tekanan tersendiri. Ketika sebuah unggahan tidak mendapatkan respons seperti yang diharapkan, seseorang bisa merasa perlu memikirkan kembali apa yang harus diposting berikutnya.</p>[adsense]<p>Karena itu, sebagian pengguna memilih mengurangi frekuensi unggahan agar tidak terlalu memikirkan jumlah likes, komentar, maupun tanggapan dari orang lain.</p><p><b>Tak Selalu Berarti Ingin Menghilang</b></p>[adsense]<p>Menariknya, feed yang kosong tidak selalu menunjukkan seseorang sudah tidak aktif di dunia maya.</p><p>Justru sebaliknya, seseorang bisa sangat aktif mengonsumsi konten meskipun hampir tidak pernah membuat unggahan.</p>[adsense]<p>Perubahan ini menunjukkan bahwa fungsi media sosial semakin beragam. Platform yang dahulu banyak digunakan sebagai tempat memamerkan aktivitas pribadi kini juga menjadi ruang untuk mencari hiburan, informasi, berkomunikasi, membangun komunitas, hingga mengikuti perkembangan tren.</p><p>Dengan begitu, keberadaan seseorang di media sosial tidak selalu harus terlihat dari seberapa sering ia mengunggah foto atau video.</p>[adsense]<p><b>Kehidupan Pribadi Tak Harus Selalu Dipublikasikan</b></p><p>Kebiasaan zero posting juga memperlihatkan adanya perubahan dalam cara sebagian anak muda memandang kehidupan pribadi.</p>[adsense]<p>Ada momen yang memang ingin dibagikan, tetapi ada pula pengalaman yang terasa lebih berharga ketika hanya dinikmati sendiri atau bersama orang terdekat.</p><p>Bagi sebagian pengguna, tidak mengunggah sesuatu bukan berarti tidak memiliki aktivitas menarik. Bisa saja mereka hanya tidak merasa perlu membuktikan aktivitas tersebut kepada orang lain melalui media sosial.</p>[adsense]<p>Pada akhirnya, media sosial tetap menjadi pilihan masing-masing pengguna. Ada yang nyaman membagikan banyak hal, ada pula yang lebih suka menjaga jarak antara kehidupan nyata dan kehidupan digital.</p><p>Fenomena zero posting menjadi salah satu gambaran bahwa semakin banyaknya aktivitas di media sosial tidak selalu berarti semakin banyak pula kehidupan pribadi yang ingin ditampilkan kepada publik.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_img_9934.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56829/punya-instagram-tapi-tak-pernah-posting-bisa-jadi-kamu-ikut-tren-zero-posting/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Interpol Peringatkan Kehadiran AI Bisa Buat Kejahatan Digital Berskala Besar</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Interpol Peringatkan Kehadiran AI Bisa Buat Kejahatan Digital Berskala Besar]]></title>
            <description><![CDATA[Kehadiran kecerdasan buatan (AI) membuat ancaman siber dengan membuat aksi penipuan dan kejahatan digital jadi lebih cepat dan skala besar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> Kehadiran kecerdasan buatan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a>) membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/ancaman-siber/" target="_self">ancaman siber</a> dengan membuat aksi penipuan dan kejahatan digital jadi lebih cepat dan berskala besar. <a href="https://www.topikseru.com/tag/interpol/" target="_self">Interpol</a> menilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> tidak mengubah teknik kejahatan, tetapi membuat metode yang sudah ada makin efektif. Indonesia pun bisa jadi incaran seluruh dunia</p>[adsense]<p>Bjorn R. Watne, Global Chief Information Security Officer <a href="https://www.topikseru.com/tag/interpol/" target="_self">Interpol</a>, mengatakan pelaku penipuan kini dapat memanfaatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> untuk menargetkan banyak korban sekaligus. Kemampuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> dalam menerjemahkan bahasa dan membuat identitas digital juga membuat interaksi palsu makin sulit dibedakan dari komunikasi yang sebenarnya.</p><p>Artinya, penipu dan penjahat dari seluruh dunia kini bisa melakukan aksi kejahatan ke sasaran di seluruh dunia, termasuk Indonesia.</p>[adsense]<p>"Ini adalah evolusi dan bukan revolusi," kata Watne  dikutip CNBC Indonesia, Senin (5/10/2026). Menurutnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> terutama meningkatkan kecepatan dan skala teknik kejahatan yang sudah digunakan.</p><p>Watne mengingatkan perusahaan agar tidak mencoba melindungi seluruh aset dari semua jenis ancaman sekaligus. Perusahaan harus terlebih dahulu menentukan aset paling penting bagi operasionalnya atau crown jewels, lalu mengidentifikasi pihak yang berpotensi mencuri atau mengganggu aset tersebut.</p>[adsense]<p>Perusahaan kemudian dapat menggunakan informasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/ancaman-siber/" target="_self">ancaman siber</a> untuk memahami metode dan teknologi yang digunakan pelaku, sehingga sistem pertahanan dapat disesuaikan dengan ancaman yang dihadapi.</p><p>"Tidak perlu semua orang mencoba melindungi diri dari segala hal sekaligus ketika mereka tidak menjadi target dari ancaman tersebut," ujarnya.</p>[adsense]<p>Namun, Watne menilai masih banyak perusahaan yang menghadapi masalah karena strategi keamanan siber belum sepenuhnya terhubung dengan manajemen senior. Menurut dia, banyak industri juga belum menyadari bahwa hampir semua perusahaan saat ini pada dasarnya merupakan perusahaan teknologi.</p><p>Ancaman lain yang menjadi perhatian Watne adalah agentic <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a>, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mampu mengambil tindakan atas nama pengguna.</p>[adsense]<p>Ia memperingatkan kesalahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> dapat menimbulkan dampak yang jauh lebih serius ketika sistem tersebut diberi kemampuan untuk bertindak di dunia nyata.</p><p>"Satu hal jika <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> memberikan informasi yang salah kepada Anda. Namun ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> benar-benar melakukan suatu tindakan dan mulai melakukan tindakan yang salah, terutama di ranah fisik, hal itu dapat menimbulkan konsekuensi berupa cedera fisik pada manusia," kata Watne.</p>[adsense]<p>Menurutnya, penggunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> pada perangkat seperti mobil dan kendaraan otonom menjadi salah satu area yang perlu diwaspadai. Risiko tersebut semakin besar karena masyarakat cenderung memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap teknologi.</p><p>Watne membandingkannya dengan layanan keuangan. Dalam sektor tersebut, pengguna biasanya lebih berhati-hati dengan menggunakan PIN dan mewaspadai risiko seperti pencurian data kartu. Sebaliknya, pengguna teknologi cenderung lebih cepat menerima perangkat dan aplikasi baru tanpa kewaspadaan yang sama.</p>[adsense]<p>"Ketika menyangkut teknologi, tingkat kepercayaannya sangat tinggi," ujarnya.</p><p>Semakin <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> mampu bertindak atas nama manusia, Watne menilai tingkat kepercayaan tersebut perlu kembali diperiksa. Pasalnya, kesalahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ai/" target="_self">AI</a> tidak lagi sekadar menghasilkan informasi yang keliru, tetapi berpotensi memicu tindakan yang membawa konsekuensi nyata. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_ai.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/56828/interpol-peringatkan-kehadiran-ai-bisa-buat-kejahatan-digital-berskala-besar/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Erick Thohir Soroti Pelajaran Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Erick Thohir Soroti Pelajaran Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Erick Thohir mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. PSSI kini menyiapkan evaluasi menuju Piala Asia 2027.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> memang berhasil mengangkat trofi <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a>, tetapi Ketua Umum <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi/" target="_self">PSSI</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> tidak ingin kemenangan dramatis atas Thailand membuat evaluasi berhenti.</p><p>[adsense]Bagi Erick, gelar juara <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a> justru menjadi momentum untuk memperbaiki sejumlah kekurangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar, termasuk Piala Asia 2027.</p><p>Indonesia memastikan gelar juara setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Indonesia sempat unggul, tertinggal, lalu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya memenangkan adu penalti.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> Akui Thailand Bukan Lawan Mudah</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> memberikan apresiasi kepada para pemain <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> yang mampu bertahan hingga pertandingan berakhir.</p><p>[adsense]Dia juga mengakui Thailand memberikan perlawanan sengit sepanjang laga final.</p><p>"Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus, saya apresiasi perjuangan pemain sampai detik terakhir," kata Erick kepada wartawan di SUGBK, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana ketatnya final <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia-vs-thailand/" target="_self">Indonesia vs Thailand</a>. Gelar perdana FIFA ASEAN Cup bahkan baru bisa ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim sama-sama mencetak dua gol.</p><p><h3>Indonesia Sempat Unggul Setelah Thailand Kehilangan Pemain</h3>Drama final mulai memuncak pada penghujung waktu normal.</p><p>[adsense]Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua. Beberapa menit kemudian, Indonesia memanfaatkan situasi tersebut untuk membuka keunggulan.</p><p>Dean James melepaskan tendangan bebas pada menit ke-84. Bola kemudian berubah arah setelah mengenai pemain Thailand dan masuk ke gawang.</p><p>[adsense]Indonesia pun berada di atas angin.</p><p>Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar tiga menit.</p><p>[adsense]Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mampu menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-87. Gol tersebut membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/elkan-baggott/" target="_self">Elkan Baggott</a> Selamatkan Indonesia dari Kekalahan</h3>Drama belum berhenti di babak tambahan.</p><p>[adsense]Thailand kembali membuat pendukung Indonesia terdiam setelah Peeradol Chamrasamee mencetak gol pada menit ke-111. Situasi berubah menjadi 2-1 untuk Thailand.</p><p>Indonesia berada dalam posisi tertekan karena harus mengejar ketertinggalan pada menit-menit akhir.</p><p>[adsense]Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/elkan-baggott/" target="_self">Elkan Baggott</a> menjadi penyelamat.</p><p>Lima menit setelah Thailand mencetak gol keduanya, Baggott mencetak gol penyama kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.</p><p>[adsense]<h3>Emil Audero Jadi Penentu di Adu Penalti</h3>Drama final <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a> akhirnya ditentukan dari titik putih.</p><p>Indonesia tampil lebih efektif dalam adu penalti dan menang 4-2. Kiper Emil Audero menjadi salah satu sosok penting setelah menggagalkan eksekusi penalti pemain Thailand.</p><p>[adsense]Salah satu penyelamatan Audero memastikan Indonesia mengunci gelar juara pada edisi perdana turnamen tersebut.</p><p>FIFA mencatat Indonesia menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup setelah melewati final yang berlangsung hingga adu penalti.</p><p>[adsense]Kemenangan itu sekaligus mengakhiri penantian Indonesia dalam menghadapi Thailand. FIFA mencatat kedua tim sebelumnya sudah delapan kali bertemu tanpa kemenangan Indonesia sebelum final tersebut.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a>: Jangan Cepat Puas</h3>Di tengah euforia gelar juara, <a href="https://www.topikseru.com/tag/erick-thohir/" target="_self">Erick Thohir</a> justru mengingatkan bahwa perjalanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> belum selesai.</p><p>[adsense]Dia menilai pertandingan melawan Thailand menjadi pengalaman penting bagi pemain dan pelatih.</p><p>Erick juga menyinggung kemenangan besar Indonesia atas Bangladesh dengan skor 9-2 pada fase sebelumnya.</p><p>[adsense]Menurut dia, kedua pertandingan tersebut tetap memberikan pelajaran karena memiliki tingkat kesulitan masing-masing.</p><p>"Dua game yang tidak mudah, (lawan Bangladesh) 9-2 tidak mudah, hari ini juga 2-2, tidak mudah," ujar Erick.</p><p>[adsense]Menurut dia, pengalaman dari turnamen ini harus menjadi bahan pembelajaran apabila Indonesia ingin membangun tim yang lebih siap untuk target jangka panjang.</p><p><h3>Target Berikutnya Piala Asia 2027</h3>Setelah menjadi juara <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a>, perhatian <a href="https://www.topikseru.com/tag/pssi/" target="_self">PSSI</a> kini mulai diarahkan kepada agenda berikutnya.</p><p>[adsense]Erick mengatakan akan melakukan evaluasi bersama pelatih untuk mengidentifikasi sejumlah kelemahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a>.</p><p>"Ya banyak nanti saya sama coach, ada banyak. Titik-titik kelemahan yang mungkin harus kita perbaiki untuk persiapan Piala Asia," kata Erick.</p><p>[adsense]Piala Asia 2027 menjadi salah satu agenda penting bagi skuad Garuda setelah keberhasilan meraih trofi ASEAN.</p><p><h3>Erick Bicara Tantangan Menuju Piala Dunia 2030</h3>Selain Piala Asia 2027, Erick juga menyebut target jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.</p><p>[adsense]Menurut dia, keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup tidak boleh membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> berhenti berkembang. Justru, gelar tersebut harus menjadi salah satu pijakan untuk menghadapi persaingan yang lebih berat.</p><p>"Kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat, tapi kita bangsa Indonesia, bukan bangsa kalahan, kita harus terus tingkatkan sepak bola kita," ujar Erick.</p><p>[adsense]Pesan tersebut menjadi penutup dari perjalanan Indonesia di turnamen perdana FIFA ASEAN Cup.</p><p>Gelar juara sudah berada di tangan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> menggunakan pengalaman dari pertandingan seperti final melawan Thailand untuk membangun skuad yang lebih matang menghadapi Piala Asia 2027 dan target sepak bola Indonesia dalam jangka panjang.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_erick-thohir-soroti-pelajaran-dari-drama-indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56827/erick-thohir-soroti-pelajaran-usai-timnas-indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lahir di Thailand, Elkan Baggott Malah Bobol Gawang Timnas Thailand dan Bawa Indonesia Juara</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lahir di Thailand, Elkan Baggott Malah Bobol Gawang Timnas Thailand dan Bawa Indonesia Juara]]></title>
            <description><![CDATA[Lahir di Bangkok, Elkan Baggott justru mencetak gol penting ke gawang Thailand dan ikut membawa Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> dan Thailand menghadirkan sejumlah cerita menarik. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah sosok Elkan Baggott.</p><p>[adsense]Bek <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> tersebut lahir di Bangkok, Thailand. Namun, pada laga final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026) malam, Baggott justru menjadi salah satu pemain penting yang membantu Indonesia menaklukkan Thailand.</p><p>Indonesia akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 4-2 melalui adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.</p><p>[adsense]<b>Lahir di Bangkok, Cetak Gol Penting untuk Indonesia</b></p><p>Fakta bahwa Baggott lahir di Bangkok membuat golnya pada final terasa semakin spesial.</p><p>[adsense]Indonesia sempat tertinggal 1-2 setelah Thailand mencetak gol melalui Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111. Saat waktu pertandingan semakin menipis, Indonesia membutuhkan gol untuk menjaga peluang menjadi juara.</p><p>Baggott kemudian muncul sebagai penyelamat.</p><p>[adsense]Pada menit ke-116, pemain yang lahir di ibu kota Thailand tersebut mencetak gol penyama kedudukan. Tembakannya sempat membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Thailand.</p><p>Gol tersebut membuat skor kembali menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.</p><p>[adsense]<b>Profil Singkat Elkan Baggott</b></p><p>Elkan Baggott merupakan bek <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> yang memiliki pengalaman berkarier di sepak bola Inggris. Ia tumbuh melalui sistem pembinaan sepak bola di Inggris dan kemudian bergabung dengan Ipswich Town.</p><p>[adsense]Baggott menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Ipswich Town pada Januari 2021. Pada 16 April 2022, ia mencatat debut profesional bersama Ipswich ketika menghadapi Rotherham United di EFL League One. FIFA mencatatnya sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di liga profesional Inggris.</p><p>Di level internasional, Baggott memilih memperkuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a>. Ia kemudian menjadi bagian dari generasi pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri sekaligus memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang internasional.</p><p>[adsense]Pada final FIFA ASEAN Cup 2026, pemain berposisi bek tengah tersebut mendapatkan sorotan besar setelah mencetak gol penyama kedudukan ketika Indonesia tertinggal 1-2 dari Thailand.</p><p><b>Thailand Bermain dengan 10 Pemain</b></p><p>[adsense]Drama final semakin menarik karena Thailand harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-80.</p><p>Nicholas Mickelson mendapatkan kartu kuning kedua dalam rentang waktu sekitar lima menit dan harus meninggalkan lapangan. Keunggulan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Indonesia untuk mencetak gol pembuka melalui Dean James pada menit ke-84.</p><p>[adsense]Namun, Thailand tidak menyerah. Hanya tiga menit setelah Indonesia mencetak gol, Iklas Sanron menyamakan kedudukan.</p><p>Bahkan ketika bermain dengan 10 pemain, Thailand mampu berbalik unggul pada babak tambahan. Peeradol Chamratsamee membawa Thailand memimpin 2-1 sebelum Baggott menyamakan skor lima menit kemudian.</p><p>[adsense]<b>Baggott Juga Sukses dalam Adu Penalti</b></p><p>Peran Baggott tidak berhenti setelah mencetak gol penyama kedudukan.</p><p>[adsense]Dalam drama adu penalti, Baggott kembali dipercaya menjadi salah satu eksekutor Indonesia. Ia berhasil menjalankan tugasnya dan turut membawa Garuda memenangkan adu penalti dengan skor 4-2.</p><p>Selain Baggott, Kevin Diks, Dean James dan Shayne Pattynama juga sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti Indonesia.</p><p>[adsense]Di kubu Thailand, dua pemain gagal mencetak gol, yakni Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya. Kiper Indonesia Emil Audero juga tampil penting setelah menggagalkan salah satu tendangan penalti Thailand.</p><p><b>Akhiri Penantian Indonesia atas Thailand</b></p><p>[adsense]Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momen penting karena Indonesia akhirnya berhasil mengalahkan Thailand setelah delapan pertandingan tanpa kemenangan atas tim Gajah Perang dalam rentang sekitar 10 tahun.</p><p>Lebih istimewa lagi, kemenangan itu terjadi pada pertandingan paling menentukan.</p><p>[adsense]Indonesia menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup setelah melewati pertandingan selama 120 menit, tertinggal dua kali, menghadapi Thailand yang bermain dengan 10 pemain, hingga akhirnya memenangkan adu penalti.</p><p>Bagi Baggott, kemenangan ini juga terasa personal. Ia pernah merasakan kekalahan dari Thailand pada final Piala AFF 2020. Kini, beberapa tahun kemudian, ia justru menjadi salah satu pemain yang membawa Indonesia mengalahkan Thailand di partai final.</p><p>[adsense]Malam di SUGBK pun menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan Baggott bersama <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a>: lahir di Bangkok, mencetak gol ke gawang Thailand, lalu ikut mengantar Indonesia mengangkat trofi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_img_9933.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56824/lahir-di-thailand-elkan-baggott-malah-bobol-gawang-timnas-thailand-dan-bawa-indonesia-juara/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Posyandu Kota Medan Kini Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Posyandu Kota Medan Kini Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini tak lagi sekadar tempat menimbang balita, imunisasi, atau pemeriksaan ibu hamil. Wali Ko]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Pos Pelayanan Terpadu (<a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a>) di Kota Medan kini tak lagi sekadar tempat menimbang balita, <a href="https://www.topikseru.com/tag/imunisasi/" target="_self">imunisasi</a>, atau pemeriksaan ibu hamil. Wali Kota Medan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rico-tri-putra-bayu-waas/" target="_self">Rico Tri Putra Bayu Waas</a> berkomitmen mewujudkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> bertransformasi menjadi jembatan utama yang menghubungkan langsung kebutuhan dasar warga dengan Pemko Medan.<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">Hal itu diungkapkan dalam Rapat Konsolidasi Penguatan Tata Kelola <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Rico Waas mengatakan, cakupan <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> kini jauh lebih luas. Melalui konsep <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> 6 SPM, peran lembaga berbasis masyarakat ini mengepakkan sayapnya ke enam bidang pelayanan dasar sekaligus yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial.</p><p>"Jangan dianggap <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> hanya untuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/imunisasi/" target="_self">imunisasi</a> atau kesehatan ibu dan anak. <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> masa kini adalah program yang sangat luas dan menjadi motor penggerak untuk membantu pekerjaan pemerintah," ujar Rico Waas.</p><p>[adsense]Rico Waas menyebutkan, Kota Medan saat ini didukung oleh 7.668 kader <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a>. Jumlah yang sangat besar ini diposisikan sebagai "mata dan telinga" Pemko Medan untuk menangkap setiap persoalan warga secara cepat dan akurat tanpa perlu selalu menunggu proses birokrasi yang panjang.</p><p>"Lewat ketelitian para kader di lingkungan rumah tangga, Pemko Medan menargetkan penanganan cepat terhadap berbagai isu sensitif, seperti anak yang putus sekolah, rumah tidak layak huni (RTLH) dan akses air bersih," lanjutnya.</p><p>[adsense]Guna memastikan laporan kader tidak hanya menumpuk sebagai data pasif, Rico Waas menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.</p><p>Bahkan Pemko Medan juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis meliputi sistem pelaporan sederhana, aplikasi atau sistem rekapitulasi khusus berbasis 6 kategori pelayanan agar laporan terintegrasi dengan cepat, dan pembagian tugas spesifik agar kader tidak dibebani semua urusan, melainkan difokuskan pada bidang tertentu agar kerja lebih efektif.</p><p>[adsense]Sementara itu, Ketua Pembina <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> Kota Medan, Airin Rico Waas turut menekankan pentingnya pertemuan lintas OPD untuk menyamakan persepsi mengenai konsep baru <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a>. Ia juga mengusulkan adanya sekretariat atau pos pengaduan <a href="https://www.topikseru.com/tag/posyandu/" target="_self">Posyandu</a> 6 SPM yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pelayanan dasar.</p><p>Turut juga hadir dalam rapat tersebut Pj Ketua DWP Kota Medan, Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi dan para pimpinan perangkat daerah terkait.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_medan-2--20261006-at-083652.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56820/posyandu-kota-medan-kini-jadi-garda-terdepan-pelayanan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gemuruh Nobar Bareng Wali Kota Medan Pecah di Gedung TP PKK</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gemuruh Nobar Bareng Wali Kota Medan Pecah di Gedung TP PKK]]></title>
            <description><![CDATA[Kemeriahan dan histeris pendukung membahana di Gedung TP PKK Kota Medan saat ratusan warga berkumpul menggelar nonton bareng (nobar) laga ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Kemeriahan dan histeris pendukung membahana di Gedung TP PKK Kota Medan saat ratusan warga berkumpul menggelar <a href="https://www.topikseru.com/tag/nonton-bareng/" target="_self">nonton bareng</a> (nobar) laga pamungkas Final <a href="https://www.topikseru.com/tag/fifa-asean-cup-2026/" target="_self">FIFA ASEAN Cup 2026</a>, Senin (5/10/2026).</p>[adsense]<p>Ketegangan berbuah sukacita usai <a href="https://www.topikseru.com/tag/timnas-indonesia/" target="_self">Timnas Indonesia</a> sukses menundukkan Thailand lewat adu penalti 4-2, setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.</p><p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir langsung di tengah kerumunan warga untuk mengawal perjuangan Skuad Garuda. Suasana riuh sudah terasa sejak peluit pertama dibunyikan. Sorak-sorai dan tepuk tangan tak henti-hentinya menggema setiap kali punggawa Merah Putih melancarkan serangan.</p>[adsense]<p>Rico Waas menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas semangat juang luar biasa yang ditunjukkan para pemain di lapangan, serta antusiasme tinggi dari masyarakat Kota Medan yang hadir.</p><p>"Perjuangan anak-anak Garuda malam ini betul-betul luar biasa. Momen seperti ini bukan cuma soal sepak bola, tapi bagaimana kita bisa menyatu, bersorak, dan merasakan kebanggaan yang sama sebagai bangsa Indonesia," ujar Rico Waas di sela-sela kegiatan nobar.</p>[adsense]<p>Acara nobar yang difasilitasi Pemko Medan ini berjalan tertib dan penuh kehangatan. Puncaknya, penonton langsung melompat kegirangan dan saling berpelukan saat tendangan penalti terakhir memastikan gelar juara untuk Indonesia. Kemeriahan di Gedung TP PKK Kota Medan pun menjadi saksi sejarah keberhasilan Skuad Garuda menorehkan prestasi.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_medan-3-20261006-at-101313.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56826/gemuruh-nobar-bareng-wali-kota-medan-pecah-di-gedung-tp-pkk/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BGN Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, Makanan Dibawa Hangat ke Kelas</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BGN Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, Makanan Dibawa Hangat ke Kelas]]></title>
            <description><![CDATA[BGN menguji sistem prasmanan untuk MBG di lebih dari 60 dapur. Makanan dibawa hangat ke kelas untuk menjaga kesegaran dan mengurangi food..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Badan Gizi Nasional (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>) mulai menguji pola baru penyajian <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>) di sekolah. Kali ini, makanan tidak sekadar dibagikan dalam porsi yang sudah ditentukan, tetapi dibawa dalam kondisi hangat ke kelas dan disajikan dengan sistem prasmanan.</p><p>[adsense]Uji coba tersebut mulai dilakukan pada 5 Oktober 2026 dan telah diterapkan di lebih dari 60 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a>).</p><p>Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a> mengatakan model tersebut masih dalam tahap pengujian untuk melihat efektivitasnya dalam menjaga kualitas makanan sekaligus memperpendek waktu antara makanan selesai dimasak dan dikonsumsi siswa.</p><p>[adsense]"Di tanggal 5 Oktober kita sudah piloting di mungkin lebih dari 60 dapur untuk prasmanan di kelas. Jadi, makanan dibawa hangat-hangat ke kelas, kemudian disajikan di kelas," ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a> dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (6/10/2026).</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> Tak Lagi Sekadar Dibagikan dalam Porsi</h3>Model prasmanan membuat pola pelayanan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a> berbeda dari sistem pembagian makanan yang selama ini digunakan.</p><p>[adsense]Dalam skema tersebut, makanan yang telah selesai dimasak dibawa ke ruang kelas dalam kondisi lebih hangat. Siswa kemudian mengambil makanan sesuai kebutuhan melalui mekanisme prasmanan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> tengah mengkaji model tersebut sebagai bagian dari konsep central kitchen atau dapur terpusat.</p><p>[adsense]Menurut <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a>, sistem tersebut mengambil inspirasi dari pola penyediaan makanan di sekolah yang diterapkan di Jepang.</p><p>Salah satu pertimbangan utamanya adalah memangkas waktu tunggu dari dapur hingga makanan dikonsumsi.</p><p>[adsense]<h3>Makanan Lebih Hangat dan Segar</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> berharap perubahan pola penyajian dapat meningkatkan kualitas makanan yang diterima siswa.</p><p>Semakin pendek jeda antara proses memasak dan konsumsi, makanan diharapkan dapat disantap dalam kondisi lebih hangat dan segar.</p><p>[adsense]"Yang pertama, makanannya lebih enak karena hangat-hangat. Yang kedua, tentu saja lebih segar karena tidak ada delay waktu," kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a>.</p><p>Menurut dia, pemangkasan jeda tersebut juga berkaitan dengan aspek keamanan pangan.</p><p>[adsense]Makanan yang terlalu lama berada dalam kondisi tertentu berpotensi mengalami penurunan kualitas. Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> melihat pengurangan waktu tunggu sebagai salah satu bagian yang perlu diuji dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>.</p><p><h3>Sistem Prasmanan Dinilai Bisa Kurangi Sisa Makanan</h3>Selain kualitas makanan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> melihat potensi lain dari sistem prasmanan, yakni mengurangi makanan yang terbuang.</p><p>[adsense]Pada sistem tersebut, siswa dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan. Jika masih terdapat makanan setelah sebagian siswa selesai makan, makanan yang tersedia dapat dikonsumsi oleh penerima manfaat lainnya sesuai tata kelola yang ditetapkan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a> mengatakan laporan awal dari pelaksanaan uji coba menunjukkan tingkat ketersediaan makanan masih baik.</p><p>[adsense]"Lebih fresh, kemudian ada yang mungkin mau nambah, masih ada sisa, bisa nambah, dan waste-nya lebih sedikit karena prasmanan," ujarnya.</p><p>Temuan awal tersebut masih akan dipantau <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> karena uji coba baru dilakukan pada sebagian <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a>.</p><p>[adsense]<h3>Sekolah Ikut Berperan dalam Pelaksanaan</h3>Perubahan sistem penyajian juga membuat sekolah memiliki peran lebih besar dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>.</p><p>Sekolah tidak hanya menjadi lokasi penerima makanan, tetapi turut memastikan proses penyajian berlangsung sesuai dengan ketentuan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menilai keterlibatan sekolah dapat sekaligus memperkuat fungsi edukasi dalam program makanan bergizi.</p><p>Siswa juga dapat dilibatkan secara terjadwal dalam proses pelayanan. Namun, pelibatan tersebut tetap harus memperhatikan kebersihan, penggunaan perlengkapan yang sesuai, serta tata kelola makanan.</p><p>[adsense]Dengan pola itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> di sekolah tidak hanya berkaitan dengan makanan yang diterima siswa, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran mengenai kebersihan, kedisiplinan, dan pola makan.</p><p><h3>Pelatihan Jadi Tantangan Sistem Prasmanan</h3>Meski memiliki sejumlah potensi manfaat, penerapan sistem prasmanan tidak dapat dilakukan tanpa persiapan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menyebut kesiapan dapur dan sekolah menjadi salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan model tersebut.</p><p>Sumber daya manusia juga perlu mendapatkan pelatihan agar proses penyajian makanan tetap memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.</p><p>[adsense]"Kalau prasmanan ini sudah terbiasa akan bagus, sama seperti di negara lain, namun memang perlu ada training yang cukup," kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/sudaryono/" target="_self">Sudaryono</a>.</p><p>Artinya, perlu ada penyesuaian sebelum sistem prasmanan dapat diterapkan lebih luas.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Belum Putuskan Penerapan Secara Luas</h3>Uji coba yang dilakukan di lebih dari 60 dapur belum menjadi keputusan bahwa seluruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> akan menggunakan sistem prasmanan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> masih memantau hasil pelaksanaan di berbagai daerah.</p><p>[adsense]Evaluasi akan mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kesiapan dapur, kondisi sekolah, sumber daya manusia, kebersihan, hingga karakteristik penerima manfaat.</p><p>Perbedaan kondisi setiap daerah juga menjadi pertimbangan. Sistem yang berjalan baik di satu sekolah belum tentu dapat langsung diterapkan dengan pola yang sama di sekolah lainnya.</p><p>[adsense]Karena itu, hasil uji coba akan menjadi dasar bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> untuk menentukan apakah model tersebut dapat dikembangkan secara lebih luas.</p><p><h3>Arah Baru Pelayanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a></h3>Uji coba prasmanan menunjukkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> tidak hanya mengevaluasi apa yang diberikan dalam program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>, tetapi juga bagaimana makanan tersebut disajikan dan dikonsumsi siswa.</p><p>[adsense]Jika hasil evaluasi menunjukkan model tersebut mampu mempertahankan kualitas makanan, menekan jeda waktu distribusi, dan mengurangi makanan terbuang, sistem prasmanan berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>.</p><p>Namun, perluasan model tetap bergantung pada kesiapan sekolah dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> serta hasil evaluasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>.</p><p>[adsense]Untuk sementara, sistem tersebut masih berada dalam tahap uji coba di sejumlah dapur sebelum pemerintah menentukan pola penerapan berikutnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f899139df5e1059396431415e770c6dd_bgn-uji-coba-mbg-sistem-prasmanan-makanan-dibawa-hangat-ke-kelas.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56825/bgn-uji-coba-mbg-sistem-prasmanan-makanan-dibawa-hangat-ke-kelas/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Timnas Indonesia Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 11:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Timnas Indonesia Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Timnas Indonesia kembali meraih juara. Setelah kali terakhir menjuarai sebuah ajang pada 1991, kini skuad Garuda kembali naik podium ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Timnas Indonesia kembali meraih <a href="https://www.topikseru.com/tag/juara/" target="_self">juara</a>. Setelah kali terakhir men<a href="https://www.topikseru.com/tag/juara/" target="_self">juara</a>i sebuah ajang pada 1991, kini <a href="https://www.topikseru.com/tag/skuad-garuda/" target="_self">skuad Garuda</a> kembali <a href="https://www.topikseru.com/tag/naik-podium/" target="_self">naik podium</a> tertinggi.</p><p>[adsense]Timnas Indonesia mengemas kemenangan atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Lewat perjuangan hingga adu penalti, tim Merah Putih menang 4-2 setelah skor imbang 2-2 hingga laga 120 menit.</p><p>Ini merupakan kali pertama Indonesia meraih gelar <a href="https://www.topikseru.com/tag/juara/" target="_self">juara</a> di ajang sepak bola senior.</p><p>[adsense]Kali terakhir Timnas Indonesia senior menjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/juara/" target="_self">juara</a> adalah ketika tampil di ajang SEA Games 1991. Ketika itu skuad Indonesia ditangani Anatoli Polosin.</p><p>Pemain-pemain yang dipercaya mengenakan jersey Timnas Indonesia kala itu di antaranya adalah Robby Darwis, Aji Santoso, Widodo Cahyono Putro, Rochy Puttiray, Ferryl Hattu, Eddy Harto, Kas Hartadi, Peri Sandria, Bambang Nurdiansyah, Yusuf Ekodono, Sudirman, Maman Suryaman, dan Heriansyah.</p><p>[adsense]Sama seperti di ajang FIFA ASEAN Cup kali ini, pada 35 tahun silam Indonesia juga mengalahkan Malaysia melalui babak adu penalti.</p><p>Ketika itu skor 0-0 bertahan dan Indonesia menang 4-3 pada babak adu jitu tendangan 12 pas.</p><p>[adsense]Setelah menjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/juara/" target="_self">juara</a> SEA Games 1991, Indonesia berulang kali gagal menjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/juara/" target="_self">juara</a> dalam ajang senior.</p><p>Dalam Piala AFF, Indonesia harus puas menjadi runner up sebanyak enam kali. Setiap masuk final, Indonesia selalu gagal jadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/juara/" target="_self">juara</a>.</p><p>[adsense]Sementara Indonesia pernah kembali berjaya di SEA Games pada 2023, namun cabang olahraga sepak bola di pesta olahraga Asia Tenggara sudah diperuntukkan bagi pemain-pemain U-23.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/fc221309746013ac554571fbd180e1c8_indonesiajuarafifaaseancup20261791246420917_169.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bola-sports/56823/timnas-indonesia-raih-juara-fifa-asean-cup-2026/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Cerebral Palsy Sedunia 6 Oktober 2026: Kenali Kondisi yang Memengaruhi Gerak dan Perkembangan Anak</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 10:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Cerebral Palsy Sedunia 6 Oktober 2026: Kenali Kondisi yang Memengaruhi Gerak dan Perkembangan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[Setiap 6 Oktober diperingati sebagai Hari Cerebral Palsy Sedunia atau World Cerebral Palsy Day. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Setiap 6 Oktober diperingati sebagai Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a> Sedunia atau World <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a> Day.</p><p>[adsense]Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cerebral palsy sekaligus mendorong lingkungan yang lebih inklusif bagi orang yang hidup dengan kondisi tersebut.</p><p>World <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a> Day merupakan gerakan global yang melibatkan orang dengan cerebral palsy, keluarga, pendamping, tenaga profesional, serta berbagai organisasi. Pada 2026, kampanye tersebut mengusung tema &quot;Unique and United&quot;, yang menekankan bahwa setiap orang dengan cerebral palsy memiliki pengalaman, kebutuhan, kemampuan, dan harapan yang berbeda.</p><p>[adsense]<b>Apa Itu <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a>?</b></p><p>Cerebral palsy atau CP merupakan kelompok gangguan yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk bergerak, menjaga keseimbangan, dan mempertahankan postur tubuh.</p><p>[adsense]Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kondisi ini berkaitan dengan perkembangan otak yang tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang sehingga memengaruhi kemampuan seseorang mengendalikan otot. Gejalanya dapat berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.</p><p>Cerebral palsy umumnya berkaitan dengan kondisi yang terjadi ketika otak masih berkembang. CDC mencatat sebagian besar cerebral palsy merupakan kondisi bawaan, sementara sebagian lainnya dapat terjadi setelah kelahiran, misalnya akibat infeksi atau cedera kepala pada masa perkembangan otak.</p><p>[adsense]<b>Gejalanya Tidak Selalu Sama</b></p><p>Cerebral palsy memiliki tingkat dan bentuk yang beragam. Ada orang yang mengalami gangguan gerak ringan, tetapi ada pula yang membutuhkan alat bantu untuk beraktivitas atau memerlukan dukungan jangka panjang.</p><p>[adsense]Beberapa bentuk cerebral palsy berkaitan dengan otot yang kaku, gerakan yang tidak terkendali, atau gangguan keseimbangan dan koordinasi. Kondisi ini juga dapat disertai masalah lain, seperti gangguan penglihatan, pendengaran, bicara, kejang, atau masalah pada persendian.</p><p>Pada <a href="https://www.topikseru.com/tag/anak/" target="_self">anak</a>, salah satu hal yang dapat menjadi perhatian adalah keterlambatan dalam mencapai tahapan perkembangan motorik, seperti berguling, duduk, berdiri, atau berjalan. Namun, keterlambatan tersebut tidak otomatis berarti seorang <a href="https://www.topikseru.com/tag/anak/" target="_self">anak</a> mengalami cerebral palsy sehingga pemeriksaan oleh tenaga kesehatan tetap diperlukan. (CDC)</p><p>[adsense]<b>Mengapa Deteksi dan Dukungan Penting?</b></p><p>Cerebral palsy merupakan kondisi seumur hidup. Meski saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkannya, penanganan dan intervensi yang tepat dapat membantu meningkatkan kemampuan serta kualitas hidup orang yang hidup dengan cerebral palsy.</p><p>[adsense]Penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Bentuk dukungan dapat mencakup terapi fisik, terapi okupasi, terapi wicara, penggunaan alat bantu, obat-obatan hingga tindakan medis tertentu.</p><p>Tidak ada satu jenis penanganan yang cocok untuk semua orang dengan cerebral palsy. Karena itu, kebutuhan dan kondisi setiap individu perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan dukungan yang diberikan.</p><p>[adsense]<b>Bukan Sekadar Soal Kondisi Kesehatan</b></p><p>Peringatan Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a> Sedunia tidak hanya berbicara mengenai aspek kesehatan. Salah satu perhatian utama gerakan ini adalah berbagai hambatan yang masih dihadapi orang dengan cerebral palsy, mulai dari akses layanan kesehatan dan pendidikan hingga kesempatan untuk berpartisipasi secara penuh dalam kehidupan sosial.</p><p>[adsense]World <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a> Day menekankan pentingnya melihat kemampuan dan potensi setiap individu, bukan hanya keterbatasannya. Lingkungan yang mudah diakses, kesempatan belajar yang setara, dukungan yang sesuai, serta penerimaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang lebih inklusif. (Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a> Sedunia)</p><p>Tema &quot;Unique and United&quot; pada 2026 juga mengajak masyarakat mendengarkan pengalaman orang dengan cerebral palsy dan memahami perubahan yang mereka harapkan dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>[adsense]<b>Momentum Membangun Lingkungan yang Lebih Inklusif</b></p><p>Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/cerebral-palsy/" target="_self">Cerebral Palsy</a> Sedunia menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan kebutuhan yang berbeda. Dukungan tidak hanya datang dari keluarga dan tenaga kesehatan, tetapi juga dari sekolah, tempat kerja, fasilitas publik hingga lingkungan masyarakat.</p><p>[adsense]Dengan pemahaman yang lebih baik, stigma dan anggapan keliru mengenai cerebral palsy diharapkan dapat berkurang. Pada akhirnya, peringatan 6 Oktober bukan hanya tentang mengenali cerebral palsy, tetapi juga tentang memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, bekerja, bersosialisasi dan menjalani kehidupan dengan dukungan yang sesuai.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/013d407166ec4fa56eb1e1f8cbe183b9_img_9931.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/lifestyle/56822/hari-cerebral-palsy-sedunia-6-oktober-2026-kenali-kondisi-yang-memengaruhi-gerak-dan-perkembangan-anak/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Logistik Pilkades Serentak 2026 Kabupaten Asahan Didistribusikan</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Logistik Pilkades Serentak 2026 Kabupaten Asahan Didistribusikan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Asahan resmi melepas pendistribusian seluruh kebutuhan logistik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Pemerintah Kabupaten Asahan resmi melepas pendistribusian seluruh kebutuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/logistik/" target="_self">logistik</a> Pemilihan Kepala Desa (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pilkades/" target="_self">Pilkades</a>) Serentak Tahun 2026 menuju desa-desa pelaksana. Kegiatan pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/10/2026), menjelang pelaksanaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemungutan-suara/" target="_self">pemungutan suara</a> yang dijadwalkan Rabu, 7 Oktober 2026.</p>[adsense]<p>Penyerahan didistribusikan secara langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., mewakili Bupati Asahan. Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Asahan beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.</p><p>Dalam arahan Bupati yang disampaikan Mohammad Azmy Ismail, distribusi <a href="https://www.topikseru.com/tag/logistik/" target="_self">logistik</a> merupakan tahapan krusial yang menentukan kelancaran seluruh proses demokrasi di tingkat desa.</p>[adsense]<p>"Kami meminta kepada seluruh jajaran Panitia Pemilihan Kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemilihan Desa serta seluruh petugas yang terlibat untuk memastikan setiap <a href="https://www.topikseru.com/tag/logistik/" target="_self">logistik</a> sampai ke tujuan dengan jumlah yang tepat, dalam kondisi baik, aman dan tepat waktu," tegasnya. </p><p>Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang kekurangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/logistik/" target="_self">logistik</a> saat hari pemilihan tiba. Setiap proses distribusi, pemeriksaan, hingga serah terima wajib dilakukan secara teliti, tertib, dan dicatat dalam dokumen administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>[adsense]<p>"Setiap tahapan harus terekam dalam dokumen resmi agar transparansi dan akuntabilitas terjaga dari awal hingga akhir," tambahnya.</p><p>Soal keamanan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan seluruh unsur pengamanan yang mendampingi proses pengiriman. Koordinasi antar penyelenggara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan aparat keamanan diminta terus dijaga hingga seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara selesai sepenuhnya.</p>[adsense]<p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/pilkades/" target="_self">Pilkades</a> bukan sekadar memilih pemimpin desa, melainkan bagian dari proses demokrasi yang harus dijaga bersama agar berjalan aman, tertib, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.</p><p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis menjelaskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pilkades/" target="_self">Pilkades</a> Serentak kali ini melibatkan 43 desa yang tersebar di 18 kecamatan, dengan 152 TPS dan 128.133 pemilih yang berhak menyalurkan suaranya.</p>[adsense]<p>Menjelang hari H, seluruh kebutuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/logistik/" target="_self">logistik</a> telah disiapkan secara matang. Setiap armada pengangkut didampingi petugas Panitia Pemilihan Kabupaten serta personel kepolisian guna menjamin keamanan barang selama perjalanan dan memastikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/logistik/" target="_self">logistik</a> diterima oleh pihak yang berwenang di desa tujuan.</p><p>Acara diakhiri dengan peninjauan langsung kesiapan bahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/logistik/" target="_self">logistik</a> oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Asahan, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai tanda kesatuan tekad menjaga suksesnya <a href="https://www.topikseru.com/tag/pilkades/" target="_self">Pilkades</a> Serentak 2026 di Kabupaten Asahan. </p>[adsense]<p>Semoga proses demokrasi di desa-desa Asahan berjalan lancar, damai, dan menghasilkan pemimpin yang dicintai rakyatnya.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a8f15eda80c50adb0e71943adc8015cf_asahan-1-20261006-at-092524.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/56821/logistik-pilkades-serentak-2026-kabupaten-asahan-didistribusikan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perda Penanggulangan Kemiskinan Kota Medan Digeser ke arah Pemandirian Masyarakat</guid>
            <pubDate>Tue, 06 Oct 2026 09:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perda Penanggulangan Kemiskinan Kota Medan Digeser ke arah Pemandirian Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar Rapat Paripurna terkait penyampaian penjelasan DPRD atas Rancangan Perda]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a>) Kota Medan menggelar Rapat Paripurna terkait penyampaian penjelasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif mengenai perubahan Peraturan Daerah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/perda/" target="_self">Perda</a>) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Kota Medan, Wong Chun Sen, serta dihadiri oleh Wali Kota Medan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/rico-tri-putra-bayu-waas/" target="_self">Rico Tri Putra Bayu Waas</a>. Penjelasan materi Ranperda Inisiatif <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Medan disampaikan Wakil Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Medan, Sri Rezeki.</p><p>Dalam pemaparannya, Sri Rezeki mengatakan, pendekatan penanggulangan kemiskinan di Kota Medan perlu diperbarui dan tidak boleh lagi sekadar bergantung pada skema pemberian bantuan sosial (bansos) semata. Strategi penanganan kemiskinan harus bergeser ke arah pemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja.</p><p>[adsense]"Penanggulangan kemiskinan tidak dapat hanya dilakukan melalui pemberian bantuan, tetapi harus diarahkan pula pada peningkatan kapasitas, pemberdayaan, perluasan kesempatan kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat miskin secara bertahap dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemandiriannya," tegas Sri Rezeki di hadapan Wali Kota Medan Rico Waas, Pimpinan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Wong Chun Sen, serta seluruh anggota dewan dan jajaran Pemko Medan.</p><p>Revisi terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/perda/" target="_self">Perda</a> Nomor 5 Tahun 2015 dinilai sangat krusial mengingat adanya dinamika perkembangan regulasi nasional, perubahan kondisi sosial-ekonomi, serta tuntutan agar program pemerintah daerah lebih efektif dan tepat sasaran.</p><p>[adsense]Menurut Sri Rezeki, persoalan kemiskinan saat ini bersifat multidimensi. Penanganannya tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan dasar pangan, tetapi juga mencakup jaminan akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, perumahan layak, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi warga secara berkelanjutan.</p><p>"Ranperda inisiatif ini merupakan bentuk pelaksanaan fungsi pembentukan perda oleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Medan untuk merespons kebutuhan masyarakat serta menyempurnakan kebijakan penanggulangan kemiskinan agar tetap relevan dengan aturan hukum terbaru," jelasnya.</p><p>[adsense]Dalam penyampaiannya, terdapat enam tujuan utama dan sasaran strategis yang diusung dalam perubahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/perda/" target="_self">Perda</a> ini. Salah satu poin krusial adalah pembenahan basis data kemiskinan yang terpadu dan rutin diperbarui secara berkala agar program tidak salah sasaran.</p><p>Selain itu, pokok perubahan mencakup penyesuaian dasar hukum, penyempurnaan ruang lingkup penanggulangan kemiskinan, penguatan kelembagaan dan koordinasi lintas sektor (termasuk sinergi dengan dunia usaha, akademisi, dan lembaga sosial), serta pengetatan sistem monitoring dan evaluasi.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Kota Medan berharap proses pembahasan Ranperda ini nantinya berjalan transparan dan komprehensif bersama Pemko Medan.</p><p>"Kami berharap pembahasan Ranperda ini dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, sehingga dapat melahirkan peraturan daerah yang benar-benar menjawab kebutuhan dan menghadirkan kesejahteraan berkelanjutan bagi warga Kota Medan," pungkas Sri Rezeki.</p><p>[adsense]Selanjutnya Rico Waas menerima berkas penjelasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif mengenai perubahan Peraturan Daerah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/perda/" target="_self">Perda</a>) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan, yang diserahkan Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Kota Medan Wong Chun Sen. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_medan-1--20261005-at-212141.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56819/perda-penanggulangan-kemiskinan-kota-medan-digeser-ke-arah-pemandirian-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BMKG Ingatkan Hujan Petir dan Angin Kencang di Sumut 6 Oktober</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 19:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BMKG Ingatkan Hujan Petir dan Angin Kencang di Sumut 6 Oktober]]></title>
            <description><![CDATA[BMKG mengingatkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang di Sumatera Utara pada 6 Oktober 2026 yang dapat memicu banjir dan longsor.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Medan</b> - Warga <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> (Sumut) diminta tidak menganggap remeh perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan. Hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah kawasan dan dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.</p><p>[adsense]Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>) mengingatkan masyarakat serta pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tersebut.</p><p>Prakirawan B<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> Wilayah I Putri Diana mengatakan potensi hujan sedang yang disertai petir dan angin kencang dapat terjadi di sejumlah zona <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>[adsense]"Waspadai potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur, lereng barat <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," kata Putri di Medan, Senin (5/10/2026).</p><p><h3>Cuaca Sumut Selasa Didominasi Hujan</h3>Untuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/prakiraan-cuaca/" target="_self">prakiraan cuaca</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> Selasa, 6 Oktober 2026, kondisi langit pada pagi hari secara umum diprediksi berawan.</p><p>[adsense]Memasuki siang hingga sore, peluang hujan meningkat. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara merata di berbagai wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>Kondisi tersebut membuat masyarakat yang beraktivitas di luar rumah perlu memperhatikan perkembangan cuaca, terutama ketika awan hujan mulai terbentuk.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> sendiri dalam prakiraan sepekan periode 2-8 Oktober menyebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> termasuk wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang.</p><p><h3>Malam Masih Berpeluang Hujan</h3>Potensi hujan belum sepenuhnya berakhir setelah sore.</p><p>[adsense]Pada malam hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara merata di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>Sementara pada dini hari, kondisi secara umum diprakirakan berawan. Namun, beberapa wilayah masih memiliki peluang mengalami hujan ringan.</p><p>[adsense]Wilayah tersebut meliputi Batu Bara, Labuhanbatu, Mandailing Natal, dan Serdang Bedagai.</p><p>Dengan pola tersebut, masyarakat perlu memperhatikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/prakiraan-cuaca/" target="_self">prakiraan cuaca</a> sesuai wilayah masing-masing karena kondisi dapat berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya.</p><p>[adsense]<h3>Pantai hingga Pegunungan Perlu Waspada</h3>Peringatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mencakup beberapa karakter wilayah di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>.</p><p>Potensi cuaca signifikan dapat muncul di kawasan pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur, hingga lereng barat.</p><p>[adsense]Wilayah dengan karakter geografis berbeda dapat mengalami perkembangan awan hujan yang tidak sama.</p><p>Karena itu, kewaspadaan tidak hanya diperlukan oleh masyarakat perkotaan, tetapi juga warga yang tinggal di daerah perbukitan dan kawasan dengan kontur lereng.</p><p>[adsense]Terlebih, hujan yang disertai angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang maupun gangguan aktivitas masyarakat.</p><p><h3>Ancaman Banjir dan Longsor Jadi Perhatian</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mengingatkan potensi hujan tersebut dapat memicu bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan longsor.</p><p>[adsense]Risiko tersebut menjadi perhatian karena hujan yang terjadi di kawasan hulu atau lereng dapat berdampak ke wilayah yang berada di bawahnya.</p><p>Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai, kawasan rawan longsor, maupun lereng perlu memperhatikan kondisi lingkungan ketika hujan berlangsung cukup lama.</p><p>[adsense]Peringatan dini cuaca <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> juga bersifat jangka pendek dan dapat diperbarui mengikuti perkembangan atmosfer.</p><p>Pada 5 Oktober 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> mencatat <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> termasuk provinsi yang mendapatkan peringatan dini cuaca dalam sistem nowcasting.</p><p>[adsense]<h3>Suhu Sumut Berkisar 14-32 Derajat Celsius</h3>Selain hujan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a> memperkirakan suhu udara di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> berada pada kisaran 14 hingga 32 derajat Celsius.</p><p>Kelembapan udara diprediksi cukup tinggi, yakni sekitar 60 hingga 100 persen.</p><p>[adsense]Sementara angin diperkirakan bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 5-15 kilometer per jam.</p><p>Kombinasi kelembapan tinggi dan kondisi atmosfer tertentu dapat mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.</p><p>[adsense]<h3>Warga Diminta Pantau Informasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a></h3>Dengan adanya potensi hujan, petir, dan angin kencang, masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> diimbau mengikuti pembaruan informasi cuaca dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/bmkg/" target="_self">BMKG</a>.</p><p>Masyarakat yang hendak bepergian juga dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca di wilayah tujuan.</p><p>[adsense]Sementara warga yang berada di daerah rawan banjir dan longsor perlu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan berlangsung dengan intensitas meningkat.</p><p>Prakiraan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cuaca-sumut/" target="_self">cuaca Sumut</a> 6 Oktober 2026 menunjukkan pola yang cukup dinamis, mulai dari kondisi berawan pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang pada siang dan sore, hingga peluang hujan ringan pada malam hari.</p><p>[adsense]Karena itu, kewaspadaan menjadi penting, terutama di wilayah yang memiliki risiko bencana hidrometeorologi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/05/BMKG-Peringatkan-Hujan-Sedang-dan-Longsor-di-Sumut.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/56818/bmkg-ingatkan-hujan-petir-dan-angin-kencang-di-sumut-6-oktober/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SPPG MBG Simeulue Berhenti Operasi, Anggaran Belum Cair Jadi Kendala</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 19:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SPPG MBG Simeulue Berhenti Operasi, Anggaran Belum Cair Jadi Kendala]]></title>
            <description><![CDATA[SPPG program MBG di Simeulue berhenti sementara karena anggaran operasional belum dicairkan BGN Pusat. Penyaluran makanan ke sekolah..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Simeule</b> - Program <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>) di salah satu wilayah kepulauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh/" target="_self">Aceh</a> harus terhenti sementara. Penyebabnya bukan persoalan menu, melainkan anggaran operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a>) yang belum dicairkan.</p>[adsense]<p>Badan Gizi Nasional (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>) Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> menyebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> di wilayah Desa Suka Jaya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a>, berhenti beroperasi mulai Senin (5/10/2026).</p><p>Koordinator Wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> Elysa Wulandari mengatakan penghentian tersebut bersifat sementara. Operasional akan dilanjutkan setelah anggaran dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Pusat masuk.</p>[adsense]<p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> di Desa Suka Jaya, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a>, berhenti beroperasi sementara waktu ini karena terkendala anggaran operasional yang belum dicairkan," kata Elysa di <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a>, Senin (5/10/2026).</p><p><h3>Anggaran Belum Cair, Dapur <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> Berhenti Sementara</h3>Terhentinya operasional membuat layanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> kepada anak sekolah di wilayah tersebut ikut berhenti.</p>[adsense]<p>Elysa memastikan kondisi tersebut bukan berarti program <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> dihentikan secara permanen.</p><p>Menurut dia, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> akan kembali melayani penerima manfaat setelah anggaran operasional tersedia.</p>[adsense]<p>"Kalau anggaran sudah masuk, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> tersebut akan kembali beroperasi melayani program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> kepada anak sekolah di Pulau <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a>," ujarnya.</p><p>Persoalan pencairan anggaran menjadi faktor penting bagi keberlangsungan operasional dapur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> karena berbagai kebutuhan pelayanan harus tetap dipenuhi sebelum makanan dapat didistribusikan ke sekolah.</p>[adsense]<p><h3>Penyaluran <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> ke Sekolah Ikut Terhenti</h3>Penghentian operasional <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> berdampak langsung pada distribusi makanan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>.</p><p>Nevy, salah seorang pengantar <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> di Kecamatan Teupah Selatan, membenarkan bahwa tidak ada penyaluran makanan pada Senin.</p>[adsense]<p>Namun, ia mengaku tidak mengetahui penyebab penghentian tersebut.</p><p>"Hari ini tidak ada penyaluran program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>. Kami tidak tahu penyebabnya dan kami hanya bertugas mengantarkan makanan ke sekolah tujuan," kata Nevy.</p>[adsense]<p>Ia juga belum mengetahui kapan distribusi <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> kepada siswa akan kembali dilakukan.</p><p>Kondisi tersebut menunjukkan bahwa gangguan operasional di tingkat <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> langsung berpengaruh terhadap proses penyaluran makanan kepada penerima manfaat.</p>[adsense]<p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Sebut Ada <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> Lain yang Ikut Berhenti</h3>Persoalan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> ternyata tidak hanya ditemukan pada satu <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a>.</p><p>Elysa mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai beberapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> lain yang juga mengalami penghentian operasional sementara.</p>[adsense]<p>Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> belum memberikan jumlah pastinya.</p><p>Elysa mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan sebelum menyampaikan daftar lengkap <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> yang mengalami penghentian.</p>[adsense]<p>"Untuk daftar lengkap <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> yang berhenti beroperasi nanti saya sampaikan," katanya.</p><p>Dengan demikian, jumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> yang terdampak di <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> masih menunggu verifikasi lebih lanjut dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>.</p>[adsense]<p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Koordinasi dengan Pusat</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> kini berkoordinasi dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Pusat untuk mencari penyelesaian terkait anggaran operasional.</p><p>Koordinasi dilakukan agar pelayanan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> dapat kembali berjalan setelah persoalan pencairan dana diselesaikan.</p>[adsense]<p>Elysa mengatakan pihaknya berharap anggaran tersebut segera tersedia sehingga <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> dapat kembali menyiapkan dan mendistribusikan makanan kepada anak-anak sekolah.</p><p>"Kami terus berkoordinasi dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Pusat terkait masalah anggaran tersebut. Kami berharap anggaran operasional bisa segera dicairkan dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> tersebut dapat kembali beroperasi," ujarnya.</p>[adsense]<p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> Punya Tantangan Distribusi Berbeda</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> memiliki karakter geografis yang berbeda dibandingkan wilayah daratan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aceh/" target="_self">Aceh</a>.</p><p>Kabupaten tersebut merupakan wilayah kepulauan yang berada di Samudra Hindia, sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatera.</p>[adsense]<p>Wilayah ini terdiri atas 10 kecamatan dan 138 gampong atau desa, dengan jumlah penduduk sekitar 96 ribu jiwa.</p><p>Kondisi geografis tersebut membuat keberlangsungan layanan pangan di daerah menjadi penting.</p>[adsense]<p>Ketika satu <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> berhenti beroperasi, distribusi makanan ke sekolah-sekolah yang menjadi wilayah layanan ikut terdampak.</p><p>Karena itu, persoalan pencairan anggaran tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menyangkut kelancaran rantai pelayanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_self">Makan Bergizi Gratis</a> di wilayah kepulauan.</p>[adsense]<p><h3>Bukan Penghentian Permanen Program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a></h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> menegaskan penghentian <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> tersebut hanya bersifat sementara.</p><p>Artinya, program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> tetap ditujukan untuk berjalan kembali setelah anggaran operasional tersedia.</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> sebelumnya juga menerapkan mekanisme penghentian sementara terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> dalam sejumlah kasus sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi.</p><p>Penyebab penghentian dapat berbeda-beda, termasuk persoalan standar operasional dan persyaratan layanan.</p>[adsense]<p>Dalam kasus <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> yang disampaikan Elysa, penyebab yang disebut adalah anggaran operasional dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Pusat yang belum dicairkan.</p><p><h3>Anak Sekolah Menunggu <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> Kembali</h3>Untuk sementara, siswa yang berada di wilayah layanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> tersebut harus menunggu hingga distribusi kembali berjalan.</p>[adsense]<p>Bagi pengelola, persoalan utamanya kini adalah memastikan anggaran operasional dapat segera tersedia. Sementara bagi penerima manfaat, kepastian kapan makanan kembali disalurkan menjadi hal yang paling ditunggu.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> menyatakan koordinasi dengan pusat terus dilakukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.</p>[adsense]<p>Jika pencairan anggaran telah dilakukan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> diharapkan dapat kembali beroperasi dan penyaluran <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> kepada anak sekolah di <a href="https://www.topikseru.com/tag/simeulue/" target="_self">Simeulue</a> dilanjutkan.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/02/Program-MBG-e1780910381749.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56817/sppg-mbg-simeulue-berhenti-operasi-anggaran-belum-cair-jadi-kendala/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">7 Skill yang Bisa Dipelajari Gratis dan Berguna untuk Cari Penghasilan</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[7 Skill yang Bisa Dipelajari Gratis dan Berguna untuk Cari Penghasilan]]></title>
            <description><![CDATA[Di tengah perkembangan teknologi, ada sejumlah keterampilan yang bisa dipelajari secara mandiri ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Mencari penghasilan tambahan tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Di tengah perkembangan teknologi, ada sejumlah keterampilan yang bisa dipelajari secara mandiri melalui berbagai sumber gratis di internet.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/skill/" target="_self">Skill</a> tersebut dapat menjadi bekal untuk mengambil pekerjaan lepas, membuka jasa sederhana atau mendukung pekerjaan utama. Namun, kemampuan saja belum cukup. Pengalaman, portofolio dan konsistensi tetap dibutuhkan agar keterampilan tersebut bisa memiliki nilai di pasar kerja.</p><p>Berikut beberapa skill yang bisa dipelajari secara gratis dan berpotensi digunakan untuk mencari penghasilan.</p><p>[adsense]<b>1. Desain Grafis</b></p><p>Kemampuan membuat desain menjadi salah satu keterampilan yang banyak digunakan dalam kebutuhan digital.</p><p>[adsense]Pemula dapat mempelajari dasar desain seperti komposisi, pemilihan warna, tipografi dan pembuatan konten visual. Berbagai tutorial gratis juga tersedia di internet, sementara aplikasi seperti Canva menyediakan fitur yang cukup mudah digunakan untuk belajar dari dasar.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/skill/" target="_self">Skill</a> ini dapat dikembangkan menjadi jasa pembuatan poster, undangan digital, konten media sosial hingga materi promosi sederhana.</p><p>[adsense]<b>2. Editing Video</b></p><p>Video semakin banyak digunakan untuk kebutuhan media sosial, promosi bisnis hingga konten pribadi. Karena itu, kemampuan mengedit video dapat menjadi salah satu skill yang bisa dikembangkan secara mandiri.</p><p>[adsense]Pemula tidak harus langsung menggunakan perangkat atau software yang rumit. Aplikasi editing yang tersedia di ponsel sudah dapat digunakan untuk mempelajari teknik dasar seperti memotong video, menambahkan teks, mengatur audio dan membuat transisi.</p><p>Setelah kemampuan meningkat, skill tersebut dapat digunakan untuk menawarkan jasa editing video pendek bagi kreator atau pelaku usaha.</p><p>[adsense]<b>3. Menulis</b></p><p>Kemampuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/menulis/" target="_self">menulis</a> juga dapat dikembangkan menjadi keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.</p><p>[adsense]Tidak hanya artikel, kemampuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/menulis/" target="_self">menulis</a> dibutuhkan untuk membuat caption media sosial, deskripsi produk, naskah video, materi promosi hingga berbagai kebutuhan komunikasi digital.</p><p>Belajar <a href="https://www.topikseru.com/tag/menulis/" target="_self">menulis</a> dapat dimulai dengan membaca banyak referensi, memahami struktur tulisan dan rutin berlatih. Portofolio tulisan juga penting untuk menunjukkan kemampuan kepada calon klien.</p><p>[adsense]<b>4. Mengelola Media Sosial</b></p><p>Media sosial tidak hanya digunakan untuk hiburan. Banyak bisnis membutuhkan orang yang mampu membantu mengelola akun mereka.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/skill/" target="_self">Skill</a> yang dapat dipelajari antara lain membuat kalender konten, <a href="https://www.topikseru.com/tag/menulis/" target="_self">menulis</a> caption, mencari ide konten, membuat desain sederhana hingga membaca performa unggahan.</p><p>Kemampuan tersebut bisa menjadi bekal untuk menawarkan jasa pengelolaan media sosial kepada UMKM atau bisnis kecil yang belum memiliki tim khusus.</p><p>[adsense]<b>5. Fotografi dan Pengambilan Video</b></p><p>Kamera profesional bukan satu-satunya alat untuk belajar fotografi. Ponsel yang dimiliki sehari-hari juga dapat digunakan untuk mempelajari dasar pengambilan gambar.</p><p>[adsense]Beberapa hal yang bisa dipelajari antara lain komposisi, pencahayaan, sudut pengambilan gambar dan cara menghasilkan foto produk yang menarik.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/skill/" target="_self">Skill</a> ini dapat dikembangkan untuk kebutuhan dokumentasi, foto produk, konten media sosial atau pekerjaan kreatif lainnya.</p><p>[adsense]<b>6. Public Speaking</b></p><p>Kemampuan berbicara di depan orang lain juga merupakan keterampilan yang dapat dipelajari tanpa harus mengikuti kursus berbayar.</p><p>[adsense]Latihan sederhana bisa dilakukan dengan merekam suara atau video sendiri, membaca materi dengan lantang dan mencoba menjelaskan suatu topik secara terstruktur.</p><p>Kemampuan berbicara yang baik dapat membantu dalam berbagai pekerjaan, termasuk menjadi pembawa acara, presenter, sales, host konten atau pekerjaan yang membutuhkan komunikasi dengan banyak orang.</p><p>[adsense]<b>7. Bahasa Asing</b></p><p>Menguasai bahasa asing dapat menjadi nilai tambah ketika mencari pekerjaan atau menawarkan jasa secara daring.</p><p>[adsense]Bahasa Inggris menjadi salah satu pilihan yang paling umum dipelajari karena digunakan dalam banyak sumber pembelajaran dan komunikasi digital. Selain itu, bahasa lain juga dapat dipelajari sesuai kebutuhan dan peluang yang tersedia.</p><p>Belajar dapat dimulai dari kosakata sehari-hari, mendengarkan percakapan, membaca teks sederhana hingga berlatih berbicara secara rutin.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/skill/" target="_self">Skill</a> Gratis Tetap Membutuhkan Latihan</b></p><p>Belajar secara gratis bukan berarti prosesnya tanpa usaha. Sumber belajar memang mudah ditemukan, tetapi kemampuan akan berkembang jika seseorang rutin mempraktikkannya.</p><p>[adsense]Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memilih satu skill terlebih dahulu, kemudian membuat proyek kecil sebagai latihan. Hasil latihan tersebut dapat dikumpulkan menjadi portofolio.</p><p>Dengan begitu, skill yang awalnya hanya dipelajari untuk mengisi waktu luang dapat berkembang menjadi kemampuan yang bisa digunakan untuk membuka peluang penghasilan tambahan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a8baa56554f96369ab93e4f3bb068c22_4a899b654ae14feb97973b43b476e2b5.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/56803/7-skill-yang-bisa-dipelajari-gratis-dan-berguna-untuk-cari-penghasilan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BGN Tambah 480 SPPG di 3T dan Rawan Stunting, Total Jadi 27 Ribu</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 18:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BGN Tambah 480 SPPG di 3T dan Rawan Stunting, Total Jadi 27 Ribu]]></title>
            <description><![CDATA[Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengaktifkan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 16 provinsi Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta -</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/badan-gizi-nasional/" target="_self">Badan Gizi Nasional</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>) resmi mengaktifkan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a>) secara serentak di 16 provinsi Indonesia bagian timur pada Jum&#039;at (2/10). Langkah itu menjadikan total dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Tanah Air mencapai 27.022 unit.</p><p>[adsense]Ratusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> tersebut mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan tingkat kemunculan stunting tinggi.</p><p>Peresmian tersebut sekaligus menandai keberlanjutan proses aktivasi dapur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> yang sempat melalui masa moratorium.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> merinci dari total 480 <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> yang telah diaktivasi, sebanyak 211 <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> merupakan mitra mandiri dan 269 <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> terpencil.</p><p>Adapun sebaran dapur MBG tersebut tersebar di Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua, Sulawesi Tengah, Papua Barat Daya, hingga Papua Barat. Selanjutnya ada Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.</p><p>[adsense]Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> Sudaryono menyampaikan aktivasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> menyasar wilayah yang membutuhkan layanan pemenuhan gizi, termasuk daerah dengan tingkat stunting tinggi dan wilayah yang belum mendapatkan layanan MBG.</p><p>Meski telah diaktivasi, dapur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> tidak langsung melayani seluruh penerima manfaat. <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> akan melakukan sejumlah tahapan, mulai dari pelatihan penjamah makanan hingga menambah jumlah penerima manfaat secara bertahap.</p><p>[adsense]"Tahapan-tahapan ini akan langsung dimulai di tanggal 2 itu, dan kemudian dapur-dapur itu siap beroperasi pada tiga atau empat minggu setelah dilakukan aktivasi di tanggal 2," kata Sudaryono dalam keterangan di unggahan Instagram resminya @sudaru_sudaryono, Selasa (29/9).</p><p>Setelah aktivasi tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> akan melanjutkan pembukaan dapur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> secara bertahap di wilayah lain. Prioritas diberikan kepada wilayah 3T, daerah dengan tingkat stunting tinggi dan sangat tinggi, serta wilayah yang banyak menerima aduan mengenai sekolah yang belum mendapatkan layanan MBG, khususnya daerah yang jauh dari ibu kota.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menyatakan perluasan layanan pemenuhan gizi melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> tidak akan berhenti pada 480 unit yang baru diaktivasi tersebut. Pembukaan dapur baru akan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.</p><p>"Ke depannya, perluasan layanan tidak berhenti di sini saja. <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> akan terus membuka dapur-dapur baru secara bertahap di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan, Bali, Sumatra serta daerah-daerah lain yang anak-anaknya membutuhkan kehadiran program pemenuhan gizi berkualitas," tulis <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> dalam unggahan Instagram @badangizinasional.ri, Minggu (4/10).</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> menyebut perluasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sppg/" target="_self">SPPG</a> dilakukan untuk menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan pemenuhan gizi. Langkah itu turut merespons tingginya aspirasi dan masukan masyarakat, sekolah, mitra, hingga para kader di lapangan.</p><p>"Seluruh langkah strategis ini dihadirkan sebagai respons nyata atas tingginya aspirasi dan masukan masyarakat, sekolah, mitra, hingga para kader di lapangan," tulis <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a> kemudian mengajak masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan program pemenuhan gizi tersebut.</p><p>"Mari bersama mengawal ikhtiar ini demi wujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas," tulis <a href="https://www.topikseru.com/tag/bgn/" target="_self">BGN</a>.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_mbg22.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/56816/bgn-tambah-480-sppg-di-3t-dan-rawan-stunting-total-jadi-27-ribu/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 17:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Medan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual melalui Ruang Command Center Kantor Wali Kota ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemko-medan/" target="_self">Pemko Medan</a> mengikuti Rapat Koordinasi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/rakor/" target="_self">Rakor</a>) <a href="https://www.topikseru.com/tag/pengendalian-inflasi/" target="_self">Pengendalian Inflasi</a> Tahun 2026 secara virtual melalui Ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026).</p>[adsense]<p>Rapat tersebut diikuti oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan, H. Citra Effendi Capah, Kabag Perekonomian M. Reza Hanafi,  beserta  sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait.</p><p>Rapat koordinasi ini berfokus pada pembahasan sejumlah agenda strategis terkait stabilitas perekonomian dan harga kebutuhan pokok di daerah. </p>[adsense]<p>Fokus utama rapat mencakup perumusan langkah-langkah konkret pengendalian inflasi daerah untuk tahun 2026. Selain pembahasan inflasi secara umum, rapat ini juga secara khusus menyoroti dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta fluktuasi tarif angkutan udara. </p><p>Kedua isu tersebut dinilai memiliki pengaruh signifikan terhadap rantai pasok dan biaya logistik barang pokok di daerah.</p>[adsense]<p>Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada evaluasi pergerakan harga pasar, pemetaan kendala distribusi yang dihadapi daerah, hingga perumusan solusi serta strategi intervensi yang perlu dilakukan pemerintah daerah untuk memitigasi dampak gejolak harga.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bd4c9ab730f5513206b999ec0d90d1fb_medan-1--20261005-at-175802.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/56815/pemko-medan-ikuti-rakor-pengendalian-inflasi-2026/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">7 Makanan Tradisional Indonesia yang Mulai Jarang Ditemukan, Ada yang Nyaris Terlupakan</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 17:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[7 Makanan Tradisional Indonesia yang Mulai Jarang Ditemukan, Ada yang Nyaris Terlupakan]]></title>
            <description><![CDATA[Sejumlah hidangan yang dahulu mudah ditemukan kini mulai jarang dijumpai, terutama di kotakota besar.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b> Indonesia dikenal memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam. Hampir setiap daerah mempunyai makanan khas dengan bahan, cita rasa hingga cara pengolahan yang berbeda.</p>[adsense]<p>Namun, tidak semua makanan tradisional mampu bertahan mengikuti perubahan zaman. Sejumlah hidangan yang dahulu mudah ditemukan kini mulai jarang dijumpai, terutama di kota-kota besar.</p><p>Penyebabnya beragam, mulai dari semakin sedikitnya pembuat, bahan baku yang sulit diperoleh hingga proses pengolahan yang membutuhkan waktu cukup lama. Kondisi tersebut membuat sejumlah makanan tradisional perlahan kehilangan tempat di tengah banyaknya pilihan kuliner modern.</p>[adsense]<p>Berikut beberapa makanan tradisional Indonesia yang keberadaannya mulai jarang ditemukan.</p><p><b>1. Grontol</b></p>[adsense]<p>Grontol merupakan makanan sederhana berbahan jagung yang cukup dikenal di sejumlah daerah di Pulau Jawa.</p><p>Jagung direbus hingga empuk kemudian disajikan dengan kelapa parut dan gula. Dahulu, makanan ini mudah ditemukan sebagai jajanan tradisional.</p>[adsense]<p>Kini keberadaan penjual <a href="https://www.topikseru.com/tag/grontol/" target="_self">grontol</a> semakin terbatas. Makanan yang sederhana ini bahkan mulai asing bagi sebagian generasi muda.</p><p><b>2. Kue Rangi</b></p>[adsense]<p>Kue rangi merupakan jajanan tradisional khas Betawi yang dibuat dari campuran tepung sagu dan kelapa.</p><p>Adonan tersebut dimasak menggunakan cetakan khusus, kemudian biasanya disajikan bersama saus gula merah. Proses memasaknya secara tradisional menggunakan arang membuat kue ini memiliki aroma dan rasa yang khas.</p>[adsense]<p>Kue rangi sebenarnya masih bisa ditemukan, tetapi jumlah penjualnya tidak sebanyak dahulu.</p><p><b>3. Wedang Tahu</b></p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/wedang-tahu/" target="_self">Wedang tahu</a> merupakan sajian tradisional berupa tahu lembut yang disiram kuah jahe hangat.</p><p>Makanan ini pernah menjadi jajanan yang mudah ditemui, termasuk dijajakan oleh pedagang keliling. Namun, keberadaannya kini semakin terbatas.</p>[adsense]<p>Padahal, perpaduan tahu yang lembut dengan kuah jahe memberikan cita rasa yang cukup berbeda dibandingkan jajanan modern.</p><p><b>4. Gulo Puan</b></p>[adsense]<p>Gulo puan merupakan makanan tradisional asal Palembang, Sumatera Selatan.</p><p>Makanan ini dibuat menggunakan gula dan susu kerbau. Salah satu tantangan untuk mempertahankan kuliner tersebut adalah ketersediaan bahan bakunya, terutama susu kerbau yang semakin sulit diperoleh.</p>[adsense]<p>Kondisi tersebut membuat gulo puan semakin jarang ditemukan di pasaran.</p><p><b>5. Clorot</b></p>[adsense]<p>Clorot merupakan jajanan tradisional yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah.</p><p>Salah satu ciri khas makanan ini adalah bentuknya yang menyerupai kerucut karena menggunakan janur atau daun kelapa sebagai pembungkus. Adonannya dibuat dari tepung beras dan gula.</p>[adsense]<p>Meski masih dikenal di daerah asalnya, clorot kini tidak mudah ditemukan di berbagai tempat seperti jajanan modern.</p><p><b>6. Sayur Babanci</b></p>[adsense]<p>Sayur babanci merupakan makanan tradisional khas Betawi yang memiliki kuah santan dengan penggunaan berbagai rempah.</p><p>Hidangan ini semakin jarang dibuat karena proses memasaknya cukup rumit. Selain itu, beberapa bumbu tradisional yang digunakan juga semakin sulit diperoleh.</p>[adsense]<p>Kondisi tersebut membuat sayur babanci menjadi salah satu kuliner Betawi yang mulai langka.</p><p><b>7. Gulali Tarik</b></p>[adsense]<p>Gulali tarik mungkin mengingatkan sebagian orang pada jajanan masa kecil.</p><p>Dahulu, pedagang gulali tarik dapat ditemukan di sekitar sekolah atau berjualan menggunakan gerobak. Gula yang telah dilelehkan kemudian dibentuk menjadi berbagai bentuk, seperti bunga, hewan atau benda tertentu.</p>[adsense]<p>Kini pedagang gulali tarik semakin sulit ditemukan. Jajanan tersebut juga kalah populer dibandingkan berbagai jenis permen dan makanan ringan modern.</p><p><b>Bukan Sekadar Makanan</b></p>[adsense]<p>Mulai jarangnya makanan tradisional bukan hanya persoalan perubahan selera. Di balik setiap hidangan terdapat pengetahuan mengenai bahan lokal, teknik memasak dan kebiasaan masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.</p><p>Sejumlah sumber mencatat bahwa minimnya regenerasi pembuat, sulitnya memperoleh bahan tertentu, proses pengolahan yang rumit serta perubahan gaya hidup menjadi beberapa faktor yang membuat kuliner tradisional semakin jarang ditemui.</p>[adsense]<p>Karena itu, makanan tradisional tidak hanya menarik untuk dinikmati, tetapi juga penting untuk dikenalkan kepada generasi berikutnya. Sebab, ketika pembuat dan penikmatnya semakin sedikit, bukan tidak mungkin makanan yang dahulu akrab di tengah masyarakat hanya tersisa sebagai bagian dari cerita kuliner masa lalu.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_img_9897.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/56802/7-makanan-tradisional-indonesia-yang-mulai-jarang-ditemukan-ada-yang-nyaris-terlupakan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Sumut Lantik Paman Bobby, Benny Sinomba Siregar Jadi Sekretaris Dinas PMDKCP</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 17:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Sumut Lantik Paman Bobby, Benny Sinomba Siregar Jadi Sekretaris Dinas PMDKCP]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam bekerja kepada 188 pejabat yang baru dilantik ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Wakil Gubernur Sumatera Utara, <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> melantik 188 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut. Salah satu pejabat yang dilantik adalah Paman Gubernur Sumut, M. Bobby Afif Nasution, yaitu <a href="https://www.topikseru.com/tag/benny-sinomba-siregar/" target="_self">Benny Sinomba Siregar</a> menjadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumatera Utara. </p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam bekerja. Menurutnya, kerja sama yang kuat antarpimpinan dan perangkat daerah menjadi kunci untuk menghadirkan kinerja pemerintahan yang efektif serta pelayanan publik yang semakin baik.</p><p>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wagub/" target="_self">Wagub</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> dalam sambutannya usai Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Senin (5/10/2026).</p><p>[adsense]Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 188 pejabat administrator dan pejabat pengawas dilantik, terdiri dari 71 pejabat administrator dan 117 pejabat pengawas dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Para pejabat tersebut diharapkan mampu memikul tanggung jawab dalam memimpin, menggerakkan organisasi, membangun kerja sama, membina jajaran, menyelesaikan persoalan, hingga memastikan pelayanan pemerintahan berjalan dengan baik.</p><p>"Saya berharap amanah ini diterima dengan penuh rasa syukur. Sekaligus juga dengan kesadaran bahwa semakin besar tanggung jawab, semakin besar tuntutan integritas, kemampuan dan keteladanan dalam bekerja," sebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>, didampingi sejumlah pimpinan OPD.</p><p>[adsense]Sebagai perwujudan dari manajemen ASN berbasis talenta, <a href="https://www.topikseru.com/tag/wagub/" target="_self">Wagub</a> menegaskan, setiap jabatan perlu diisi oleh orang yang kompeten, potensial, berpengalaman, serta memiliki kemauan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Karena itu, jabatan harus menjadi ruang untuk menghasilkan kinerja, bukan sekadar menjalankan kewenangan.</p><p>"Saya ingin para pejabat yang dilantik ini mampu mebuktikan kepercayaan yang diberikan memang tepat. Tentunya dengan kerja nyata serta hasil yang dapat dirasakan. Karena jabatan ini memiliki posisi sangat penting dalam roda pemerintahan," jelas <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>.</p><p>[adsense]Menurut <a href="https://www.topikseru.com/tag/wagub/" target="_self">Wagub</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>, posisi pejabat administrator dan pengawas sangat penting karena berhadapan langsung dengan pelaksanaan pekerjaan, koordinasi antarpegawai, pengendalian kegiatan, dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, ia mengajak para pejabat menjadi penggerak perubahan di unit kerja masing-masing.</p><p>"Bangun komunikasi yang baik, jangan biarkan persoalan kecil menjadi besar. Jika ada hambatan, segera koordinasikan dan cari jalan keluarnya. Dan yang terpenting, jangan bekerja sendiri-sendiri. Kita butuh pemerintahan yang bekerja dalam semagat kolaborasi dan sinergi," katanya.</p><p>[adsense]Selain itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/wagub/" target="_self">Wagub</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> mengingatkan setiap perangkat daerah untuk saling mendukung dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, masyarakat tidak melihat satu OPD secara terpisah, melainkan melihat wajah Pemprov Sumut secara keseluruhan dalam menjawab kebutuhan publik.</p><p>"Mulailah bekerja sungguh-sungguh, responsif, disiplin dan lebih dekat dengan persoalan masyarakat. Mari kita pastikan setiap jabatan memberikan manfaat. Setiap tugas menghasilkan kinerja, dan setiap kebijakan bermuara pada peningkatan kualitas layanan serta kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara," pungkas <a href="https://www.topikseru.com/tag/wagub/" target="_self">Wagub</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/1ff8a7b5dc7a7d1f0ed65aaa29c04b1e_wagub-lantik-pejabat-adm-dan-pengawas-5jpg.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/56814/wagub-sumut-lantik-paman-bobby-benny-sinomba-siregar-jadi-sekretaris-dinas-pmdkcp/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">703 Prajurit Getarkan Dermaga Belawan, TNI Kuat Bersama Rakyat</guid>
            <pubDate>Mon, 05 Oct 2026 16:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[703 Prajurit Getarkan Dermaga Belawan, TNI Kuat Bersama Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &mdash;</b> Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (<a href="https://www.topikseru.com/tag/hut/" target="_self">HUT</a>) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (<a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a>) secara terpusat di Dermaga Makodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, Senin (05/10/2026).</p><p>[adsense]&lrm;Upacara peringatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hut/" target="_self">HUT</a> ke-81 <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan personel dari tiga matra <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a>, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> Angkatan Darat, <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> Angkatan Laut, dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> Angkatan Udara. Sebanyak 703 personel turut ambil bagian dalam pelaksanaan upacara tersebut. Peringatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hut/" target="_self">HUT</a> ke-81 <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> mengusung tema &quot;<a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.&quot; </p><p>&lrm;Tema tersebut menjadi semangat dalam memperkuat sinergi dan kebersamaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> bersama seluruh komponen bangsa dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Keterlibatan personel dari ketiga matra <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> dalam satu rangkaian upacara menjadi wujud nyata soliditas, sinergitas, dan kebersamaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.</p><p>[adsense]&lrm;Upacara <a href="https://www.topikseru.com/tag/hut/" target="_self">HUT</a> ke-81 <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> di Dermaga Makodaeral I juga menjadi momentum untuk memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan serta profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Melalui peringatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hut/" target="_self">HUT</a> ke-81 <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a>, seluruh prajurit <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> diharapkan senantiasa menjaga kemanunggalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni/" target="_self">TNI</a> dengan rakyat serta terus memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_tni-20261005-at-121656.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/56813/703-prajurit-getarkan-dermaga-belawan-tni-kuat-bersama-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>