<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Tue, 20 Oct 2026 14:27:54 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Demo 20 Oktober 2026, Ini Tuntutan Mahasiswa di Momentum Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 14:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Demo 20 Oktober 2026, Ini Tuntutan Mahasiswa di Momentum Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran]]></title>
            <description><![CDATA[Dua tahun PrabowoGibran, mahasiswa soroti ekonomi, demokrasi, korupsi, hingga penanganan bencana.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Aksi mahasiswa mewarnai momentum dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Selasa, <a href="https://www.topikseru.com/tag/20-oktober-2026/" target="_self">20 Oktober 2026</a>. Di Jakarta, mahasiswa bersama kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Komite Sadar) menggelar aksi untuk menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah.</p><p>[adsense]Sementara itu, rencana demonstrasi Aliansi <a href="https://www.topikseru.com/tag/mahasiswa/" target="_self">Mahasiswa</a> Sumatera Utara Bersatu (AMSUB) di Kota Medan mengalami perubahan. Agenda yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 20 Oktober dialihkan menjadi konsolidasi dan diskusi publik untuk mematangkan tuntutan.</p><p>Perkembangan ini membuat pelaksanaan aksi di kedua kota berbeda. <a href="https://www.topikseru.com/tag/demo/" target="_self">Demo</a>nstrasi di Jakarta diberitakan berlangsung pada hari ini, sedangkan aksi AMSUB di Medan belum dapat dipastikan tetap digelar sesuai rencana awal.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/demo/" target="_self">Demo</a> Jakarta Digelar di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani</b></p><p>Berdasarkan pemberitaan pada Selasa, <a href="https://www.topikseru.com/tag/20-oktober-2026/" target="_self">20 Oktober 2026</a>, Komite Sadar menggelar rangkaian aksi di Jakarta Pusat.</p><p>[adsense]Aksi simbolik dijadwalkan berlangsung di Tugu Proklamasi pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, aksi massa direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Tani mulai pukul 15.00 WIB.</p><p>Aksi tersebut bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. <a href="https://www.topikseru.com/tag/mahasiswa/" target="_self">Mahasiswa</a> dan kelompok masyarakat sipil menggunakan momentum ini untuk menyampaikan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.</p><p>[adsense]Isu yang disoroti mencakup persoalan ekonomi, kebebasan berpendapat, korupsi, kerusakan lingkungan, hingga biaya pendidikan.</p><p>Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Pengguna jalan diimbau memantau informasi lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan.</p><p>[adsense]<b>Lima Tuntutan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mahasiswa/" target="_self">Mahasiswa</a> di Jakarta</b></p><p>Dalam aksi tersebut, Komite Sadar membawa lima tuntutan utama yang berkaitan dengan persoalan lingkungan, ekonomi, hukum, demokrasi, dan pelayanan publik.</p><p>[adsense]Salah satu tuntutannya adalah mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir yang meluas sebagai bencana nasional. Massa juga menyoroti perlunya pemulihan kesehatan bagi warga terdampak bencana ekologis serta penindakan terhadap korporasi yang dinilai bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan.</p><p>Selain itu, mahasiswa menyoroti persoalan ekonomi dan tingginya harga kebutuhan pokok. Isu korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, serta kebebasan berpendapat juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap pemerintahan.</p><p>[adsense]Tuntutan lainnya berkaitan dengan akses pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. <a href="https://www.topikseru.com/tag/mahasiswa/" target="_self">Mahasiswa</a> menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian dalam dua tahun perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran.</p><p>Seluruh poin tersebut merupakan tuntutan yang disampaikan kelompok aksi, bukan kesimpulan independen mengenai kebijakan pemerintah.</p><p>[adsense]<b>Di Medan, Rencana Aksi AMSUB Berubah Menjadi Diskusi Publik</b></p><p>Berbeda dengan Jakarta, rencana demonstrasi mahasiswa di Medan mengalami perubahan menjelang hari pelaksanaan.</p><p>[adsense]Sebelumnya, Aliansi <a href="https://www.topikseru.com/tag/mahasiswa/" target="_self">Mahasiswa</a> Sumatera Utara Bersatu (AMSUB) merencanakan aksi pada Selasa, <a href="https://www.topikseru.com/tag/20-oktober-2026/" target="_self">20 Oktober 2026</a>. Berdasarkan pemberitaan iNews Medan pada 15 Oktober, sekitar 500 mahasiswa ditargetkan mengikuti aksi tersebut.</p><p>Rencana awal mencantumkan pukul 14.00 WIB sebagai waktu pelaksanaan. Sejumlah lokasi yang disebut dalam rencana pergerakan massa antara lain Taman Kebun Bunga, Kantor DPRD Sumatera Utara, dan kawasan Lapangan Merdeka Medan.</p><p>[adsense]Namun, dalam pemberitaan Kedan News pada 19 Oktober, AMSUB disebut mengalihkan agenda unjuk rasa menjadi konsolidasi dan diskusi publik untuk mematangkan tujuh tuntutan.</p><p>Koordinator Aksi AMSUB, Akhmad Bukhori Pane, menjelaskan bahwa penguatan kajian dan argumentasi menjadi bagian dari strategi gerakan mahasiswa agar tuntutan yang disampaikan lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p>[adsense]Karena perubahan tersebut, rencana lokasi dan waktu aksi yang diumumkan sebelumnya tidak bisa langsung dianggap sebagai jadwal demonstrasi yang tetap berlaku.</p><p><b>Apa Saja Isu yang Disoroti <a href="https://www.topikseru.com/tag/mahasiswa/" target="_self">Mahasiswa</a> Sumatera Utara?</b></p><p>[adsense]Dalam rencana awal yang diberitakan sebelumnya, AMSUB menyiapkan sejumlah tuntutan untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.</p><p>Isu yang disoroti meliputi penanganan bencana, keterbukaan dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta desakan agar persoalan yang dipersoalkan diproses melalui mekanisme konstitusional.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/mahasiswa/" target="_self">Mahasiswa</a> juga menyoroti penanganan karhutla, evaluasi belanja program strategis nasional termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), dan efisiensi anggaran pemerintah.</p><p>Poin-poin tersebut menjadi bagian dari rencana tuntutan AMSUB. Karena agenda aksi kemudian dialihkan menjadi diskusi publik, perkembangan terbaru mengenai bentuk kegiatan dan penyampaian tuntutannya masih perlu dipantau.</p><p>[adsense]<b>Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Momentum Evaluasi</b></p><p>Tanggal <a href="https://www.topikseru.com/tag/20-oktober-2026/" target="_self">20 Oktober 2026</a> menandai dua tahun sejak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024.</p><p>[adsense]Momentum ini dimanfaatkan sejumlah kelompok mahasiswa untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah dan menyampaikan aspirasi masyarakat. Meski berlangsung di kota berbeda, isu yang dibawa kelompok mahasiswa sama-sama menyentuh persoalan lingkungan, penggunaan anggaran, ekonomi, pendidikan, dan penegakan hukum.</p><p>Di Jakarta, Komite Sadar menggelar aksi untuk menyuarakan tuntutan mereka. Di Medan, AMSUB memilih mematangkan materi tuntutan melalui konsolidasi dan diskusi publik.</p><p>[adsense]Perbedaan agenda tersebut menunjukkan bahwa perkembangan aksi mahasiswa perlu dilihat berdasarkan informasi terbaru dari masing-masing penyelenggara.</p><p>Masyarakat yang ingin mengetahui kemungkinan dampak aksi terhadap lalu lintas di Jakarta maupun Medan sebaiknya memantau pengumuman resmi panitia, kepolisian, dan dinas perhubungan setempat.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_6d674b87351040f3976e5ae5614508d5_a7b853c069e44ff2a0f98758ffed9c1a.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57326/demo-20-oktober-2026-ini-tuntutan-mahasiswa-di-momentum-dua-tahun-pemerintahan-prabowogibran/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Greenpeace Bentang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Aparat Turunkan Aksi Enam Aktivis</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 13:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Greenpeace Bentang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Aparat Turunkan Aksi Enam Aktivis]]></title>
            <description><![CDATA[Greenpeace bentangkan spanduk kritik di Bundaran HI, Jakarta. Aparat kemudian menurunkan spanduk dan mengevakuasi enam aktivis.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Aksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a> Indonesia di Patung Selamat Datang, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026), menjadi sorotan. Enam aktivis membentangkan spanduk berukuran besar berisi kritik terhadap penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/krisis-iklim/" target="_self">krisis iklim</a> dan meningkatnya biaya hidup.</p><p>[adsense]Aksi tersebut dilakukan bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo/" target="_self">Prabowo</a> Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.</p><p>Dua spanduk dibentangkan di bagian atas monumen sejak pagi. Spanduk pertama bertuliskan &quot;Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup&quot;, sedangkan spanduk kedua memuat kalimat &quot;Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?&quot;.</p><p>[adsense]Pesan tersebut menjadi bentuk desakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a> agar pemerintah lebih serius menangani <a href="https://www.topikseru.com/tag/krisis-iklim/" target="_self">krisis iklim</a> dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.</p><p><b>Spanduk Diturunkan Petugas</b></p><p>[adsense]Spanduk yang dibentangkan di Patung Selamat Datang itu tidak bertahan lama. Petugas menurunkan kedua spanduk secara bertahap, masing-masing sekitar pukul 08.50 WIB dan 09.20 WIB.</p><p>Setelah itu, para aktivis mulai turun dari monumen dengan bantuan petugas. Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur, termasuk kepolisian, TNI, dan petugas pemadam kebakaran.</p><p>[adsense]Berdasarkan laporan detikNews pada Selasa siang, keenam aktivis telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Klinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya untuk mendapatkan perawatan. Salah satu aktivis dilaporkan terlihat lemas saat turun dari monumen.</p><p>Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menyatakan bahwa keselamatan para aktivis menjadi perhatian utama petugas selama proses evakuasi.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a> Soroti Krisis Iklim dan Biaya Hidup</b></p><p>Juru Kampanye Keadilan Iklim <a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a> Indonesia, Jeanny Sirait, menjelaskan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/krisis-iklim/" target="_self">krisis iklim</a> tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.</p><p>[adsense]Cuaca ekstrem dan bencana ekologis dapat mengancam keselamatan, mengganggu sumber penghasilan, serta mendorong kenaikan harga pangan. Kabut asap berkepanjangan juga menjadi salah satu persoalan yang disoroti karena dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas ekonomi warga.</p><p>Melalui aksi tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a> mendesak pemerintah agar memberikan perhatian lebih besar terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/krisis-iklim/" target="_self">krisis iklim</a> dan dampaknya, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi.</p><p>[adsense]<b>Gubernur DKI Tanggapi Aksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a></b></p><p>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menanggapi aksi tersebut. Ia menyatakan bahwa kebebasan berekspresi perlu dihormati dalam negara demokrasi, tetapi penyampaian aspirasi juga harus memperhatikan ketertiban umum.</p><p>[adsense]Pramono berharap kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.</p><p>Aksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a> di Bundaran HI pun kembali menyoroti hubungan antara persoalan lingkungan, bencana ekologis, dan beban ekonomi yang dirasakan masyarakat.</p><p>[adsense]Di tengah momentum dua tahun pemerintahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo/" target="_self">Prabowo</a>-Gibran, <a href="https://www.topikseru.com/tag/greenpeace/" target="_self">Greenpeace</a> menggunakan aksi tersebut untuk mendesak pemerintah agar penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/krisis-iklim/" target="_self">krisis iklim</a> menjadi bagian penting dari kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan warga.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_img_0368.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57327/greenpeace-bentang-spanduk-kritik-di-bundaran-hi-aparat-turunkan-aksi-enam-aktivis/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rumah Adat Nias Dibangun Tahan Guncangan, Apa Rahasia Konstruksi Omo Sebua?</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 13:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rumah Adat Nias Dibangun Tahan Guncangan, Apa Rahasia Konstruksi Omo Sebua?]]></title>
            <description><![CDATA[Rumah adat Nias, Omo Sebua, memiliki konstruksi kayu yang dirancang menghadapi guncangan gempa. Apa rahasia di balik teknik bangunannya?]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Rumah adat biasanya dikenal karena bentuknya yang unik dan nilai budaya yang diwariskan turun-temurun. Namun, rumah tradisional Nias di Sumatera Utara memiliki keistimewaan lain, yakni teknik konstruksi kayu yang dirancang untuk menghadapi guncangan gempa.</p><p>[adsense]Salah satu bangunan yang menarik perhatian adalah Omo Sebua, rumah besar yang secara tradisional menjadi tempat tinggal kepala desa atau bangsawan di Nias. Rumah ini dikenal dengan ukurannya yang besar, tiang-tiang kayu yang kokoh, serta atap yang menjulang tinggi.</p><p>Keunikan Omo Sebua bukan hanya terletak pada penampilannya. Sistem penyangga dan sambungan kayunya menunjukkan bagaimana masyarakat Nias mengembangkan teknik bangunan dengan menyesuaikan kondisi lingkungan tempat mereka tinggal.</p><p>[adsense]Lantas, bagaimana konstruksi rumah tradisional ini bekerja?</p><p><b>1. Tidak Mengandalkan Paku, Sambungan Kayu Jadi Kunci</b></p><p>[adsense]Salah satu ciri rumah tradisional Nias adalah penggunaan sambungan kayu tanpa paku pada bagian konstruksi utamanya.</p><p>Bagian-bagian bangunan disatukan menggunakan teknik sambungan dan pasak kayu. Metode ini membuat elemen bangunan saling terhubung tanpa sepenuhnya mengandalkan paku atau pengikat logam.</p><p>[adsense]Konstruksi tersebut menjadi bagian penting dari arsitektur tradisional Nias. Sambungan antarkomponen kayu memungkinkan struktur bekerja sebagai satu kesatuan, sementara karakter material kayu memberi kelenturan pada bangunan.</p><p>Teknik ini bukan berarti semua sambungan rumah adat pasti memiliki kekuatan yang sama. Kondisi kayu, kualitas pengerjaan, usia bangunan, dan pemeliharaan tetap memengaruhi kekuatan konstruksi.</p><p>[adsense]<b>2. Tiang Diagonal Membantu Menghadapi Guncangan</b></p><p>Rahasia lain terdapat pada bagian bawah rumah. Rumah tradisional Nias menggunakan tiang vertikal yang dipadukan dengan penyangga kayu diagonal.</p><p>[adsense]Penyangga diagonal tersebut dikenal dengan istilah ndriwa. Susunannya membantu menopang bangunan dari beberapa arah sehingga struktur tidak hanya bergantung pada tiang yang berdiri tegak.</p><p>Dalam kondisi gempa, tanah bergerak dan menimbulkan gaya pada bangunan. Susunan penyangga yang tepat membantu menyalurkan gaya tersebut melalui elemen-elemen struktur.</p><p>[adsense]Konstruksi rumah tradisional Nias juga dikenal memiliki karakter yang relatif fleksibel. Kombinasi tiang, balok, dan sambungan kayu menjadi bagian dari sistem yang membantu bangunan merespons guncangan.</p><p>Meski demikian, ketahanan setiap rumah tetap dipengaruhi oleh kondisi bangunan dan karakter gempanya. Karena itu, konstruksi tradisional tidak bisa dianggap menjamin rumah bebas dari kerusakan.</p><p>[adsense]<b>3. Tiang Rumah Bertumpu pada Batu</b></p><p>Hal menarik lainnya adalah cara tiang rumah tradisional Nias bertumpu pada fondasinya.</p><p>[adsense]Menurut penjelasan Museum Pusaka Nias, tiang-tiang rumah tradisional tersebut berdiri di atas lempengan batu, bukan ditanam langsung ke dalam tanah seperti sebagian jenis konstruksi bangunan lainnya.</p><p>Sistem ini merupakan bagian dari rancangan struktur rumah tradisional Nias. Karakter tumpuan dan susunan penyangganya membuat bangunan memiliki respons yang berbeda ketika menerima guncangan.</p><p>[adsense]Pada beberapa rumah, batu atau susunan kayu juga digunakan sebagai pemberat untuk membantu menjaga kestabilan struktur.</p><p>Namun, cara kerja sistem tersebut tidak berarti rumah dapat bergerak tanpa risiko ketika gempa terjadi. Kestabilan bangunan tetap bergantung pada susunan konstruksi, kondisi tumpuan, dan pemeliharaan.</p><p>[adsense]<b>4. Rumah Panggung yang Juga Berfungsi untuk Pertahanan</b></p><p>Omo Sebua tidak hanya memperlihatkan kecerdikan masyarakat Nias dalam membangun rumah. Bentuk arsitekturnya juga berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat pada masa lalu.</p><p>[adsense]Rumah tradisional Nias umumnya dibangun dengan posisi lantai yang lebih tinggi dari tanah. Pada sejumlah rumah, bagian kolongnya cukup tinggi sehingga bangunan tampak berdiri di atas tiang-tiang besar.</p><p>Bentuk panggung ini memiliki beberapa fungsi. Selain berkaitan dengan karakter konstruksi bangunan, ketinggian rumah juga menjadi bagian dari strategi pertahanan masyarakat Nias pada masa ketika konflik antardesa masih terjadi.</p><p>[adsense]Pada rumah tradisional tertentu, akses masuk dibuat melalui tangga menuju pintu yang kokoh. Posisi rumah yang lebih tinggi turut membantu penghuninya mengamati keadaan di sekitar bangunan.</p><p>Dengan demikian, desain rumah adat Nias tidak hanya dibentuk oleh kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga oleh kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat pada zamannya.</p><p>[adsense]<b>5. Omo Sebua, Warisan Teknik Bangunan Tradisional Nias</b></p><p>Keunikan Omo Sebua memperlihatkan bahwa arsitektur tradisional tidak sekadar berhubungan dengan bentuk dan keindahan bangunan.</p><p>[adsense]Pemilihan kayu, teknik sambungan tanpa paku, penggunaan tiang diagonal, dan sistem tumpuan merupakan bagian dari pengetahuan konstruksi yang diwariskan masyarakat Nias.</p><p>Teknik tersebut berkembang melalui pengalaman masyarakat dalam membangun rumah di wilayah yang kerap mengalami aktivitas gempa. Pengetahuan ini juga menjadi bagian dari identitas arsitektur Nias yang membedakannya dari rumah tradisional di daerah lain.</p><p>[adsense]Namun, rumah adat berbahan kayu membutuhkan pemeliharaan secara berkala. Kerusakan material, perubahan pada sambungan, dan kondisi penyangga dapat memengaruhi kekuatan bangunan.</p><p>Karena itu, pelestarian Omo Sebua bukan hanya soal mempertahankan bentuk rumah, tetapi juga menjaga pengetahuan mengenai cara membangunnya.</p><p>[adsense]Di tengah perkembangan teknologi konstruksi modern, Omo Sebua menjadi pengingat bahwa masyarakat tradisional telah mengembangkan cara tersendiri untuk menyesuaikan bangunan dengan lingkungan tempat mereka hidup.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_69d23042896c4e14817e830503c8db54_867ab0cfc5f54e6b8b116fa18a400f78.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57324/rumah-adat-nias-dibangun-tahan-guncangan-apa-rahasia-konstruksi-omo-sebua/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cuma Modal HP! Ini 4 Aplikasi yang Bisa Dicoba untuk Cari Cuan</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 12:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cuma Modal HP! Ini 4 Aplikasi yang Bisa Dicoba untuk Cari Cuan]]></title>
            <description><![CDATA[Mau cari penghasilan tambahan dari HP? Kenali 4 aplikasi yang bisa dicoba, mulai dari affiliate hingga freelance, beserta cara kerjanya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Mencari penghasilan tambahan kini tidak selalu harus dilakukan dengan datang ke kantor atau membuka usaha sendiri. Bermodalkan ponsel dan koneksi internet, masyarakat bisa mencoba berbagai platform digital untuk mendapatkan uang.</p><p>[adsense]Namun, tidak semua aplikasi memberikan penghasilan dengan cara yang sama. Ada platform yang menawarkan komisi dari penjualan produk, ada yang menyediakan pekerjaan lepas, dan ada pula yang memberikan imbalan melalui survei.</p><p>Sebelum mencoba, penting untuk memahami cara kerja setiap aplikasi. Penghasilan yang didapat juga tidak selalu tetap karena bergantung pada aktivitas, keterampilan, dan ketentuan masing-masing platform.</p><p>[adsense]<b>1. <a href="https://www.topikseru.com/tag/shopee-affiliate/" target="_self">Shopee Affiliate</a>, Cuan dari Promosi Produk</b></p><p>Salah satu pilihan untuk mendapatkan penghasilan tambahan adalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/shopee-affiliate/" target="_self">Shopee Affiliate</a>. Melalui program ini, pengguna dapat mempromosikan produk dengan membagikan tautan afiliasi di media sosial.</p><p>[adsense]Komisi bisa diperoleh apabila ada transaksi yang memenuhi ketentuan program. Pengguna juga dapat membuat konten berupa video atau melakukan siaran langsung untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli.</p><p>Program ini bisa menjadi pilihan bagi orang yang senang membuat konten, memberikan ulasan produk, atau aktif menggunakan media sosial.</p><p>[adsense]Meski begitu, membagikan tautan saja tidak menjamin penghasilan. Hasilnya bergantung pada performa promosi, transaksi yang berhasil, serta ketentuan komisi yang berlaku. Informasi pendaftaran dan aturan program dapat dilihat melalui situs resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/shopee-affiliate/" target="_self">Shopee Affiliate</a>.</p><p><b>2. <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a>, Menawarkan Jasa Secara Online</b></p><p>[adsense]Bagi pengguna yang memiliki keterampilan tertentu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a> bisa menjadi pilihan untuk mencari penghasilan dari pekerjaan lepas atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/freelance/" target="_self">freelance</a>.</p><p>Melalui platform ini, pengguna dapat menawarkan jasa seperti menulis artikel, menerjemahkan teks, membuat desain, mengedit video, hingga membantu kebutuhan pemasaran digital.</p><p>[adsense]Berbeda dari aplikasi yang memberikan imbalan untuk aktivitas sederhana, penghasilan melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a> berasal dari jasa yang ditawarkan kepada klien. Karena itu, pengguna perlu menyiapkan portofolio, menjelaskan layanan yang diberikan, dan menyesuaikan harga dengan kemampuan serta kebutuhan pasar.</p><p>Peluang mendapatkan uang akan bergantung pada kemampuan memperoleh klien dan menyelesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan.</p><p>[adsense]<b>3. <a href="https://www.topikseru.com/tag/upwork/" target="_self">Upwork</a>, Mencari Proyek Freelance</b></p><p>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a>, ada <a href="https://www.topikseru.com/tag/upwork/" target="_self">Upwork</a> yang mempertemukan pekerja lepas dengan klien yang membutuhkan jasa tertentu.</p><p>[adsense]Jenis pekerjaan yang tersedia dapat mencakup penulisan, pengelolaan media sosial, desain grafis, penerjemahan, hingga pekerjaan administrasi. Pengguna dapat mencari proyek yang sesuai dengan keterampilan dan mengajukan penawaran kepada klien.</p><p>Bagi pemula, langkah awal yang bisa dilakukan adalah membuat profil yang jelas, mencantumkan kemampuan yang dikuasai, serta menampilkan contoh pekerjaan jika tersedia.</p><p>[adsense]Namun, mendapatkan proyek tidak selalu mudah. Persaingan, pengalaman, kemampuan komunikasi, dan kecocokan dengan kebutuhan klien dapat memengaruhi peluang memperoleh penghasilan.</p><p><b>4. Google Opinion Rewards, Mengisi Survei</b></p><p>[adsense]Pilihan lainnya adalah Google Opinion Rewards, aplikasi yang memberikan imbalan untuk survei tertentu yang tersedia bagi pengguna.</p><p>Pengguna dapat menerima survei apabila memenuhi kriteria yang ditentukan. Akan tetapi, survei tidak selalu tersedia setiap saat sehingga aplikasi ini tidak dapat dijadikan sumber penghasilan harian yang pasti.</p><p>[adsense]Ketersediaan aplikasi, bentuk imbalan, dan metode penggunaannya juga dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Karena itu, calon pengguna sebaiknya memeriksa informasi resmi sebelum mendaftar.</p><p>Aplikasi survei lebih tepat dipandang sebagai pilihan untuk memperoleh imbalan tambahan, bukan sebagai pengganti pekerjaan utama.</p><p>[adsense]<b>Waspadai Aplikasi yang Meminta Deposit</b></p><p>Di balik peluang mendapatkan penghasilan melalui internet, masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap tawaran yang menjanjikan uang dengan cara mudah.</p><p>[adsense]Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) pada 28 Juli 2026 menghentikan kegiatan Snapboost yang diduga melakukan penipuan. Platform tersebut mengklaim menawarkan penghasilan melalui aktivitas seperti memberikan tanda suka dan membagikan konten, tetapi juga meminta peserta menyetorkan dana atau melakukan deposit.</p><p>Kasus ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak mudah percaya pada janji keuntungan harian yang besar, terlebih jika harus membayar terlebih dahulu untuk membuka tugas atau mencairkan saldo.</p><p>[adsense]Sebelum menggunakan aplikasi, periksa identitas pengelola, ketentuan pembayaran, kebijakan privasi, serta ulasan dari sumber tepercaya. Jangan memberikan kata sandi, kode OTP, atau informasi keuangan kepada pihak yang tidak jelas.</p><p><b>Mana yang Cocok untuk Pemula?</b></p><p>[adsense]Pilihan aplikasi sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan dan waktu yang dimiliki. Jika senang membuat konten atau mempromosikan barang, program afiliasi dapat dipertimbangkan. Jika memiliki keterampilan menulis, desain, atau penyuntingan video, platform <a href="https://www.topikseru.com/tag/freelance/" target="_self">freelance</a> bisa menjadi pilihan.</p><p>Sementara itu, aplikasi survei lebih cocok bagi pengguna yang ingin mencoba aktivitas ringan ketika survei tersedia.</p><p>[adsense]Pada akhirnya, aplikasi penghasil uang bukan jalan pintas untuk memperoleh pendapatan besar dalam waktu singkat. Hasilnya bergantung pada usaha, keterampilan, peluang, dan aturan platform. Memahami cara kerja aplikasi sejak awal dapat membantu pengguna memilih peluang yang lebih sesuai sekaligus mengurangi risiko penipuan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_f053a06b328c44869d8c7601212cdce4_af1af6bd2e05407bb4ee1d1dcece0f80.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57323/cuma-modal-hp-ini-4-aplikasi-yang-bisa-dicoba-untuk-cari-cuan-2/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cuma Modal HP! Ini 4 Aplikasi yang Bisa Dicoba untuk Cari Cuan</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 12:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cuma Modal HP! Ini 4 Aplikasi yang Bisa Dicoba untuk Cari Cuan]]></title>
            <description><![CDATA[Mau cari penghasilan tambahan dari HP? Kenali 4 aplikasi yang bisa dicoba, mulai dari affiliate hingga freelance, beserta cara kerjanya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Mencari penghasilan tambahan kini tidak selalu harus dilakukan dengan datang ke kantor atau membuka usaha sendiri. Bermodalkan ponsel dan koneksi internet, masyarakat bisa mencoba berbagai platform digital untuk mendapatkan uang.</p><p>[adsense]Namun, tidak semua aplikasi memberikan penghasilan dengan cara yang sama. Ada platform yang menawarkan komisi dari penjualan produk, ada yang menyediakan pekerjaan lepas, dan ada pula yang memberikan imbalan melalui survei.</p><p>Sebelum mencoba, penting untuk memahami cara kerja setiap aplikasi. Penghasilan yang didapat juga tidak selalu tetap karena bergantung pada aktivitas, keterampilan, dan ketentuan masing-masing platform.</p><p>[adsense]<b>1. <a href="https://www.topikseru.com/tag/shopee-affiliate/" target="_self">Shopee Affiliate</a>, Cuan dari Promosi Produk</b></p><p>Salah satu pilihan untuk mendapatkan penghasilan tambahan adalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/shopee-affiliate/" target="_self">Shopee Affiliate</a>. Melalui program ini, pengguna dapat mempromosikan produk dengan membagikan tautan afiliasi di media sosial.</p><p>[adsense]Komisi bisa diperoleh apabila ada transaksi yang memenuhi ketentuan program. Pengguna juga dapat membuat konten berupa video atau melakukan siaran langsung untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli.</p><p>Program ini bisa menjadi pilihan bagi orang yang senang membuat konten, memberikan ulasan produk, atau aktif menggunakan media sosial.</p><p>[adsense]Meski begitu, membagikan tautan saja tidak menjamin penghasilan. Hasilnya bergantung pada performa promosi, transaksi yang berhasil, serta ketentuan komisi yang berlaku. Informasi pendaftaran dan aturan program dapat dilihat melalui situs resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/shopee-affiliate/" target="_self">Shopee Affiliate</a>.</p><p><b>2. <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a>, Menawarkan Jasa Secara Online</b></p><p>[adsense]Bagi pengguna yang memiliki keterampilan tertentu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a> bisa menjadi pilihan untuk mencari penghasilan dari pekerjaan lepas atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/freelance/" target="_self">freelance</a>.</p><p>Melalui platform ini, pengguna dapat menawarkan jasa seperti menulis artikel, menerjemahkan teks, membuat desain, mengedit video, hingga membantu kebutuhan pemasaran digital.</p><p>[adsense]Berbeda dari aplikasi yang memberikan imbalan untuk aktivitas sederhana, penghasilan melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a> berasal dari jasa yang ditawarkan kepada klien. Karena itu, pengguna perlu menyiapkan portofolio, menjelaskan layanan yang diberikan, dan menyesuaikan harga dengan kemampuan serta kebutuhan pasar.</p><p>Peluang mendapatkan uang akan bergantung pada kemampuan memperoleh klien dan menyelesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan.</p><p>[adsense]<b>3. <a href="https://www.topikseru.com/tag/upwork/" target="_self">Upwork</a>, Mencari Proyek Freelance</b></p><p>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/fiverr/" target="_self">Fiverr</a>, ada <a href="https://www.topikseru.com/tag/upwork/" target="_self">Upwork</a> yang mempertemukan pekerja lepas dengan klien yang membutuhkan jasa tertentu.</p><p>[adsense]Jenis pekerjaan yang tersedia dapat mencakup penulisan, pengelolaan media sosial, desain grafis, penerjemahan, hingga pekerjaan administrasi. Pengguna dapat mencari proyek yang sesuai dengan keterampilan dan mengajukan penawaran kepada klien.</p><p>Bagi pemula, langkah awal yang bisa dilakukan adalah membuat profil yang jelas, mencantumkan kemampuan yang dikuasai, serta menampilkan contoh pekerjaan jika tersedia.</p><p>[adsense]Namun, mendapatkan proyek tidak selalu mudah. Persaingan, pengalaman, kemampuan komunikasi, dan kecocokan dengan kebutuhan klien dapat memengaruhi peluang memperoleh penghasilan.</p><p><b>4. Google Opinion Rewards, Mengisi Survei</b></p><p>[adsense]Pilihan lainnya adalah Google Opinion Rewards, aplikasi yang memberikan imbalan untuk survei tertentu yang tersedia bagi pengguna.</p><p>Pengguna dapat menerima survei apabila memenuhi kriteria yang ditentukan. Akan tetapi, survei tidak selalu tersedia setiap saat sehingga aplikasi ini tidak dapat dijadikan sumber penghasilan harian yang pasti.</p><p>[adsense]Ketersediaan aplikasi, bentuk imbalan, dan metode penggunaannya juga dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Karena itu, calon pengguna sebaiknya memeriksa informasi resmi sebelum mendaftar.</p><p>Aplikasi survei lebih tepat dipandang sebagai pilihan untuk memperoleh imbalan tambahan, bukan sebagai pengganti pekerjaan utama.</p><p>[adsense]<b>Waspadai Aplikasi yang Meminta Deposit</b></p><p>Di balik peluang mendapatkan penghasilan melalui internet, masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap tawaran yang menjanjikan uang dengan cara mudah.</p><p>[adsense]Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) pada 28 Juli 2026 menghentikan kegiatan Snapboost yang diduga melakukan penipuan. Platform tersebut mengklaim menawarkan penghasilan melalui aktivitas seperti memberikan tanda suka dan membagikan konten, tetapi juga meminta peserta menyetorkan dana atau melakukan deposit.</p><p>Kasus ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak mudah percaya pada janji keuntungan harian yang besar, terlebih jika harus membayar terlebih dahulu untuk membuka tugas atau mencairkan saldo.</p><p>[adsense]Sebelum menggunakan aplikasi, periksa identitas pengelola, ketentuan pembayaran, kebijakan privasi, serta ulasan dari sumber tepercaya. Jangan memberikan kata sandi, kode OTP, atau informasi keuangan kepada pihak yang tidak jelas.</p><p><b>Mana yang Cocok untuk Pemula?</b></p><p>[adsense]Pilihan aplikasi sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan dan waktu yang dimiliki. Jika senang membuat konten atau mempromosikan barang, program afiliasi dapat dipertimbangkan. Jika memiliki keterampilan menulis, desain, atau penyuntingan video, platform <a href="https://www.topikseru.com/tag/freelance/" target="_self">freelance</a> bisa menjadi pilihan.</p><p>Sementara itu, aplikasi survei lebih cocok bagi pengguna yang ingin mencoba aktivitas ringan ketika survei tersedia.</p><p>[adsense]Pada akhirnya, aplikasi penghasil uang bukan jalan pintas untuk memperoleh pendapatan besar dalam waktu singkat. Hasilnya bergantung pada usaha, keterampilan, peluang, dan aturan platform. Memahami cara kerja aplikasi sejak awal dapat membantu pengguna memilih peluang yang lebih sesuai sekaligus mengurangi risiko penipuan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_f053a06b328c44869d8c7601212cdce4_af1af6bd2e05407bb4ee1d1dcece0f80.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57322/cuma-modal-hp-ini-4-aplikasi-yang-bisa-dicoba-untuk-cari-cuan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mengulik Titik Kemacetan Medan, Apa Penyebab dan Kapan Lalu Lintas Paling Padat?</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 12:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mengulik Titik Kemacetan Medan, Apa Penyebab dan Kapan Lalu Lintas Paling Padat?]]></title>
            <description><![CDATA[Mengulik titik kemacetan di Medan, mulai dari Simpang Pos hingga Gatot Subroto. Kapan lalu lintas paling padat dan apa penyebabnya?]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemacetan/" target="_self">Kemacetan</a> menjadi salah satu persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> yang kerap dihadapi masyarakat Kota Medan. Kepadatan kendaraan di jalan utama dapat membuat waktu perjalanan bertambah, terutama ketika warga berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, atau pulang beraktivitas pada sore hari.</p><p>[adsense]Namun, kemacetan tidak terjadi secara merata di seluruh kota. Ada ruas jalan dan persimpangan yang mengalami tekanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> lebih tinggi karena menjadi jalur pergerakan kendaraan sekaligus berada di sekitar pusat kegiatan masyarakat.</p><p>Sejumlah lokasi yang pernah disorot terkait kepadatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> di Medan antara lain Jalan Jamin Ginting, Jalan Dr. Mansyur, kawasan Simpang Pos, Jalan Gatot Subroto, Jalan Sisingamangaraja, serta kawasan Lapangan Merdeka.</p><p>[adsense]Lantas, kapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> Medan paling padat dan apa saja faktor yang memengaruhinya?</p><p><b>Pagi Hari Menjadi Salah Satu Waktu Rawan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemacetan/" target="_self">Kemacetan</a></b></p><p>[adsense]Penelitian mengenai pemetaan kemacetan di Kota Medan yang tersimpan di repositori Universitas Negeri Medan menemukan tingkat kemacetan tinggi pada pagi hari kerja di ruas Jalan Jamin Ginting&ndash;Dr. Mansyur, khususnya dari arah tenggara.</p><p>Penelitian tersebut menggunakan pemetaan sistem informasi geografis untuk melihat sebaran kemacetan dan faktor yang memengaruhinya.</p><p>[adsense]Temuan ini berkaitan dengan pola aktivitas masyarakat pada hari kerja. Pada pagi hari, kendaraan bergerak menuju kawasan perkantoran, sekolah, kampus, dan pusat kegiatan lainnya.</p><p>Sementara itu, kepadatan pada sore hari juga perlu diperhatikan karena masyarakat mulai melakukan perjalanan pulang. Meski demikian, tingkat kepadatan setiap ruas jalan dapat berbeda sesuai hari, kondisi cuaca, aktivitas di sekitar jalan, dan situasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> saat itu.</p><p>[adsense]Karena itu, jam sibuk tidak selalu berarti seluruh jalan di Medan mengalami kemacetan dengan tingkat yang sama.</p><p><b>Simpang Pos hingga Jalan Jamin Ginting</b></p><p>[adsense]Kawasan Simpang Pos dan Jalan Jamin Ginting menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk ditelusuri dalam pembahasan kemacetan Medan.</p><p>Pada Maret 2026, pemberitaan mengenai kondisi Simpang Pos menyoroti kepadatan di sepanjang Jalan Jamin Ginting, termasuk aktivitas loket atau pool bus antarkota yang kembali menjadi perhatian.</p><p>[adsense]Kawasan ini menjadi jalur pergerakan kendaraan dari dan menuju wilayah Padang Bulan serta kawasan lain di sekitar Medan. Aktivitas kendaraan yang keluar-masuk area tertentu dapat menambah interaksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> di tepi jalan.</p><p>Namun, keberadaan loket atau pool bus tidak dapat langsung dianggap sebagai satu-satunya penyebab kemacetan. Penilaian tersebut perlu mempertimbangkan volume kendaraan, kapasitas jalan, aktivitas naik-turun penumpang, serta kondisi persimpangan.</p><p>[adsense]<b>Jalan Gatot Subroto dan Sisingamangaraja</b></p><p>Jalan Gatot Subroto dan Jalan Sisingamangaraja juga termasuk ruas utama yang mendapat perhatian dalam pengelolaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> Kota Medan.</p><p>[adsense]Dalam rapat koordinasi manajemen <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> pada April 2026, Dinas Perhubungan Kota Medan membahas pengaturan arus menjelang sejumlah hari besar nasional. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan kepadatan dapat meningkat di ruas jalan utama tersebut, termasuk kawasan Lapangan Merdeka.</p><p>Kepadatan pada momen tertentu bisa dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, kegiatan berskala besar, serta perubahan arus kendaraan.</p><p>[adsense]Artinya, kondisi macet di suatu jalan tidak selalu menunjukkan persoalan yang sama setiap hari. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemacetan/" target="_self">Kemacetan</a> rutin pada jam sibuk perlu dibedakan dari kepadatan sementara akibat acara, pekerjaan jalan, atau pengaturan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a>.</p><p><b>Apa yang Menyebabkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemacetan/" target="_self">Kemacetan</a> di Medan?</b></p><p>[adsense]Penelitian pemetaan kemacetan di Kota Medan mengidentifikasi beberapa faktor yang berkaitan dengan kepadatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a>, yaitu volume kendaraan yang tinggi, kapasitas jalan yang tidak memadai, tingginya beban pelayanan jalan, serta kelengkapan rambu <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a>.</p><p>Di lapangan, aktivitas kendaraan yang berhenti atau keluar-masuk area di sepanjang jalan juga dapat memengaruhi kelancaran arus.</p><p>[adsense]Ketika jumlah kendaraan yang melintas mendekati atau melampaui kemampuan jalan menampungnya, pergerakan kendaraan menjadi lebih lambat. Kondisi tersebut dapat semakin terasa di persimpangan ketika kendaraan dari beberapa arah harus berbagi ruang jalan.</p><p>Karena itu, penyebab kemacetan perlu dilihat berdasarkan karakteristik masing-masing lokasi. Penanganan di persimpangan belum tentu sama dengan penanganan pada ruas jalan yang padat karena aktivitas di tepi jalan.</p><p>[adsense]<b>Cara Memantau <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemacetan/" target="_self">Kemacetan</a> Sebelum Berangkat</b></p><p>Masyarakat dapat memanfaatkan sistem pemantauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> berbasis CCTV yang disediakan Dinas Perhubungan Kota Medan melalui sistem Intelligent Transport System (ITS).</p><p>[adsense]Layanan tersebut memungkinkan masyarakat melihat kondisi sejumlah titik pemantauan, termasuk Simpang Lapangan Merdeka, Simpang Lonsum, Simpang Kesawan, dan Simpang Waspada.</p><p>Informasi visual ini dapat membantu pengguna jalan memperoleh gambaran kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> sebelum berangkat. Namun, keadaan di lokasi lain pada rute yang sama tetap perlu diperhatikan karena kepadatan dapat berubah dalam waktu singkat.</p><p>[adsense]Pengendara juga dapat mempertimbangkan waktu perjalanan, mematuhi rambu <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a>, dan menghindari berhenti sembarangan di badan jalan yang berpotensi mengganggu arus kendaraan.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/kemacetan/" target="_self">Kemacetan</a> Medan Perlu Dilihat Berdasarkan Data</b></p><p>[adsense]Pemetaan kemacetan membantu menunjukkan lokasi dan waktu ketika arus kendaraan mengalami tekanan tinggi. Namun, kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> dapat berubah mengikuti aktivitas masyarakat dan situasi di jalan.</p><p>Penelitian mengenai Jalan Jamin Ginting&ndash;Dr. Mansyur memberikan gambaran mengenai kemacetan pada pagi hari kerja. Sementara itu, pemberitaan mengenai Simpang Pos serta pengaturan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lalu-lintas/" target="_self">lalu lintas</a> di jalan utama menunjukkan bahwa aktivitas kendaraan dan kegiatan masyarakat juga perlu diperhatikan.</p><p>[adsense]Untuk mengetahui titik kemacetan yang paling parah pada saat tertentu, diperlukan data pemantauan terbaru yang membandingkan volume kendaraan, kecepatan perjalanan, dan kondisi setiap ruas jalan pada waktu yang sama.</p><p>Dengan membaca data tersebut, masyarakat dapat memahami pola kemacetan Medan secara lebih utuh, sementara upaya penanganan dapat diarahkan sesuai persoalan di masing-masing lokasi.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_img_0359.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57321/mengulik-titik-kemacetan-medan-apa-penyebab-dan-kapan-lalu-lintas-paling-padat/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Ini Alasannya</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 11:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Ini Alasannya]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah belum menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. WALHI Sumut menyoroti lima indikator penetapan status bencana.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b> Sikap pemerintah yang belum menetapkan kebakaran hutan dan lahan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a>) sebagai bencana nasional mendapat sorotan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara.</p><p>[adsense]WALHI Sumut menyayangkan keputusan pemerintah yang menilai Indonesia masih mampu menangani <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a> sehingga status bencana nasional belum ditetapkan.</p><p>Pada Senin, 19 Oktober 2026, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, menyampaikan bahwa pemerintah belum menetapkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a> sebagai bencana nasional karena masih mampu menangani bencana tersebut.</p><p>[adsense]Menanggapi hal itu, Manajer Advokasi dan Kampanye WALHI Sumut, Jaka Kelana Damanik, menilai penetapan status bencana seharusnya mengacu pada ketentuan hukum, bukan hanya berdasarkan kemampuan pemerintah dalam melakukan penanganan.</p><p>Menurut Jaka, sikap pemerintah tersebut berpotensi memperparah dan memperluas dampak yang dirasakan masyarakat serta kerusakan lingkungan hidup akibat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a>.</p><p>[adsense]<b>Lima Indikator Penetapan Status Bencana</b></p><p>Jaka menjelaskan, penetapan status bencana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Ketentuan tersebut juga dipertegas melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025.</p><p>[adsense]Dalam aturan tersebut, terdapat lima indikator yang menjadi dasar penetapan status bencana, yaitu jumlah korban, kerugian harta benda, kerusakan prasarana dan sarana, cakupan luas wilayah yang terkena bencana, serta dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.</p><p>Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, Jaka menyebut penetapan status bencana nasional setidaknya harus memenuhi tiga dari lima indikator yang ditentukan.</p><p>[adsense]WALHI Sumut menilai sedikitnya tiga indikator telah terpenuhi dalam kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a>, yakni jumlah korban, cakupan luas wilayah terdampak, dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.</p><p>Atas dasar itu, WALHI Sumut berpandangan bahwa penetapan status bencana tidak seharusnya hanya didasarkan pada pernyataan pemerintah masih mampu menangani kebakaran.</p><p>[adsense]<b>Desakan Penetapan Status Bencana Nasional</b></p><p>Menurut Jaka, indikator dalam aturan penanggulangan bencana tidak mencantumkan kemampuan atau ketidakmampuan pemerintah sebagai salah satu syarat penetapan status bencana.</p><p>[adsense]Karena itu, WALHI Sumut menilai pemerintah perlu mempertimbangkan indikator yang telah diatur dalam undang-undang dan putusan Mahkamah Konstitusi.</p><p>WALHI Sumut juga mengingatkan agar pemerintah tidak mengabaikan ketentuan hukum dalam menentukan status <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a>. Organisasi tersebut menilai penetapan status bencana nasional diperlukan untuk mencegah meluasnya dampak buruk terhadap masyarakat dan lingkungan hidup.</p><p>[adsense]Bagi WALHI Sumut, persoalan status bencana bukan hanya menyangkut keputusan administratif pemerintah, tetapi juga berkaitan dengan perlindungan masyarakat yang terdampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a>.</p><p>WALHI Sumut pun mendesak pemerintah segera menetapkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a> sebagai bencana nasional agar penanganan dan upaya mencegah perluasan dampak dapat dilakukan secara lebih serius.</p><p>[adsense]Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap penderitaan masyarakat dan kerusakan lingkungan akibat <a href="https://www.topikseru.com/tag/karhutla/" target="_self">karhutla</a> yang dinilai tidak seharusnya terus berlanjut.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_f6da5fd746c745feb510662a29200f3d_df238bf4a11d40dcb2f00771c9e6c7cf.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57320/pemerintah-belum-tetapkan-karhutla-sebagai-bencana-nasional-ini-alasannya/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mengulik Data Kesehatan Sumut, Penyakit Apa yang Paling Banyak Menyerang Warga?</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 11:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mengulik Data Kesehatan Sumut, Penyakit Apa yang Paling Banyak Menyerang Warga?]]></title>
            <description><![CDATA[Berdasarkan data terbaru yang tersedia pada 2026, dispepsia atau gangguan pencernaan masih menjadi salah satu penyakit dengan kasus tinggi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b> Gangguan pencernaan, infeksi saluran pernapasan, hipertensi, hingga diabetes menjadi sejumlah masalah kesehatan yang banyak ditemukan di Sumatera Utara. Data Dinas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kesehatan/" target="_self">Kesehatan</a> Sumut menunjukkan, jenis penyakit yang mendominasi berbeda-beda, bergantung pada jenis layanan kesehatan dan pemeriksaan yang dilakukan.</p><p>[adsense]Berdasarkan data terbaru yang tersedia pada 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/dispepsia/" target="_self">dispepsia</a> atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-pencernaan/" target="_self">gangguan pencernaan</a> masih menjadi salah satu penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) rawat jalan. Dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kesehatan/" target="_self">Kesehatan</a> Sumut Tahun 2024, jumlah kasusnya mencapai 428.328 kasus.</p><p>Di posisi berikutnya terdapat acute nasopharyngitis atau infeksi saluran pernapasan atas yang umumnya dikenal sebagai batuk pilek, dengan 349.752 kasus. Sementara itu, acute upper respiratory infection atau infeksi saluran pernapasan atas lainnya tercatat sebanyak 338.949 kasus.</p><p>[adsense]Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga masuk dalam daftar penyakit terbanyak. Dinas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kesehatan/" target="_self">Kesehatan</a> Sumut mencatat 281.110 kasus hipertensi esensial di FKTP rawat jalan selama 2024.</p><p>Selain itu, terdapat 256.902 kasus demam yang penyebabnya belum ditentukan serta 226.083 kasus batuk.</p><p>[adsense]<b>Gangguan Pencernaan hingga Diabetes</b></p><p>Data tersebut memperlihatkan bahwa masalah kesehatan yang ditemukan di layanan rawat jalan tidak hanya berkaitan dengan infeksi, tetapi juga <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-pencernaan/" target="_self">gangguan pencernaan</a> dan penyakit kronis.</p><p>[adsense]Dispepsia merupakan istilah medis untuk kumpulan gejala pada saluran pencernaan bagian atas, seperti nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati, kembung, dan cepat merasa kenyang. Kondisi ini memiliki berbagai kemungkinan penyebab sehingga perlu diperiksa lebih lanjut jika keluhan berulang.</p><p>Sementara itu, hipertensi perlu mendapat perhatian karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Pemeriksaan tekanan darah menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi tersebut sejak dini.</p><p>[adsense]Diabetes melitus juga menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan lanjutan. Berdasarkan data FKTP rawat jalan 2024 yang masih menjadi data pelayanan terbaru yang dirujuk, diabetes melitus tipe 2 tercatat sebanyak 95.198 kasus.</p><p><b>Penyakit yang Ditemukan di Rumah Sakit Berbeda</b></p><p>[adsense]Gambaran penyakit di rumah sakit rujukan tidak sepenuhnya sama dengan data puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama.</p><p>Dalam laporan yang sama, penyakit hipertensi tercatat sebanyak 433.662 kasus pada layanan rawat jalan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) selama 2024. Diabetes melitus berada di urutan berikutnya dengan 368.375 kasus.</p><p>[adsense]Adapun pada layanan rawat inap FKRTL, penyakit infeksi usus tercatat sebanyak 125.375 kasus. Influenza dan pneumonia juga masuk dalam daftar penyakit yang banyak ditemukan, dengan 44.828 kasus.</p><p>Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa angka penyakit perlu dibaca berdasarkan jenis fasilitas dan layanan yang digunakan. Data rawat jalan tidak bisa langsung disamakan dengan data rawat inap karena karakteristik pasien dan pencatatannya berbeda.</p><p>[adsense]<b>Temuan Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/kesehatan/" target="_self">Kesehatan</a> Gratis yang Dilaporkan pada 2026</b></p><p>Selain data pelayanan kesehatan, pemeriksaan melalui program Cek <a href="https://www.topikseru.com/tag/kesehatan/" target="_self">Kesehatan</a> Gratis (CKG) memberikan gambaran lain mengenai masalah kesehatan masyarakat.</p><p>[adsense]Dalam pemberitaan pada 5 Maret 2026 yang mengutip Dinas <a href="https://www.topikseru.com/tag/kesehatan/" target="_self">Kesehatan</a> Sumut, hasil pemeriksaan CKG selama setahun mencatat hepatitis pada 264.209 orang dan masalah kesehatan jiwa pada 250.972 orang. Temuan lain meliputi masalah lingkar perut pada 244.176 orang serta karies gigi pada 174.514 orang.</p><p>Angka tersebut merupakan hasil temuan dalam pemeriksaan CKG, bukan jumlah seluruh penduduk Sumatera Utara yang menderita penyakit tersebut. Hasil skrining juga tidak selalu sama dengan jumlah diagnosis penyakit yang tercatat di fasilitas kesehatan.</p><p>[adsense]Karena itu, data penyakit terbanyak di Sumatera Utara pada 2026 perlu dilihat berdasarkan sumber, periode, dan metode pencatatannya. Data pelayanan kesehatan yang tersedia masih merujuk pada laporan 2024, sedangkan data CKG yang diberitakan pada 2026 merupakan hasil skrining. Dengan membaca data secara tepat, masyarakat dapat memperoleh gambaran mengenai masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian tanpa menyimpulkan bahwa satu penyakit pasti paling banyak diderita seluruh warga Sumut.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_c2fbd1aca8ba4e498e5b06aae9677686_f198bfbd5132428b8ef082779e143a4f.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/lifestyle/57319/mengulik-data-kesehatan-sumut-penyakit-apa-yang-paling-banyak-menyerang-warga/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemenhut: Penanganan Kebakaran Hutan Harus Sentuh Pihak yang Bertanggung Jawab</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 10:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemenhut: Penanganan Kebakaran Hutan Harus Sentuh Pihak yang Bertanggung Jawab]]></title>
            <description><![CDATA[Penanganan kebakaran hutan harus menyentuh sampai pada pihak yang bertanggung jawab. Hal itu ditegaskan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran-hutan/" target="_self">kebakaran hutan</a> harus menyentuh sampai pada pihak yang bertanggung jawab. Hal itu ditegaskan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).</p><p>[adsense]Menurut Kemenhut, penegakan hukum melalui multi instrumen, baik secara <a href="https://www.topikseru.com/tag/administratif/" target="_self">administratif</a> maupun <a href="https://www.topikseru.com/tag/pidana/" target="_self">pidana</a>, terhadap kasus <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran-hutan/" target="_self">kebakaran hutan</a> dan lahan (karhutla) terus berjalan seiring dengan upaya pemadaman dan penanganan karhutla. </p><p>&quot;Penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran-hutan/" target="_self">kebakaran hutan</a> harus menyentuh sampai pada pihak yang bertanggung jawab. Beriringan dengan giat pemadaman karhutla yang terus dilakukan saat ini, telah ditemukan dugaan pelanggaran perizinan,&quot; kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).</p><p>[adsense]Temuan dan alat bukti pun terus dikembangkan guna mengejar penerima manfaat (beneficial owner) atas peristiwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran-hutan/" target="_self">kebakaran hutan</a> di areal konsesi.</p><p>&quot;Tidak menutup kemungkinan, selain penerapan sanksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/administratif/" target="_self">administratif</a> maupun proses <a href="https://www.topikseru.com/tag/pidana/" target="_self">pidana</a> yang diterapkan, ditempuh pula upaya penuntutan ganti kerugian atas kerusakan hutan apabila dalam hasil pemeriksaan terdapat dasar pertanggungjawaban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,&quot; kata dia.</p><p>[adsense]Januanto juga menambahkan bahwa isu <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran-hutan/" target="_self">kebakaran hutan</a> dan lahan menjadi perhatian banyak negara, terutama terkait asap lintas batas (transboundary haze).</p><p>Indonesia telah menandatangani ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP) pada 2002 dan meratifikasinya melalui Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2014 tentang Pengesahan ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (Persetujuan ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas Batas).</p><p>[adsense]Pemerintah terus memperkuat komitmen terhadap AATHP melalui peningkatan penanganan dan penanggulangan kebakaran, perlindungan kesehatan masyarakat dari dampak karhutla, serta penegakan hukum.</p><p>Selain perjanjian regional AATHP, penguatan kebijakan domestik dari negara anggota ASEAN dalam penanganan asap lintas batas juga menjadi menjadi faktor pendorong bagi upaya penanggulangan dampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran-hutan/" target="_self">kebakaran hutan</a>. </p><p>[adsense]&quot;Semangat penguatan peraturan otoritas seperti itu tentunya wujud kebersamaan ASEAN dalam penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran-hutan/" target="_self">kebakaran hutan</a> dan lahan pada umumnya,&quot; ujar dia.</p><p>Dalam perspektif penegakan hukum, penguatan kebijakan tersebut sejalan dengan giat penegakan hukum secara multidoor (pengenaan sanksi administrasi, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pidana/" target="_self">pidana</a> dan potensi gugatan kerugian ekosistem hutan) yang dilaksanakan oleh Ditjen Gakkum Kehutanan.</p><p>[adsense]Selain itu, Januanto memastikan Kemenhut terus melakukan pemadaman dan penanganan dampak asap, sekaligus mengawasi pelaksanaan sanksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/administratif/" target="_self">administratif</a>, terutama pemenuhan kewajiban pemulihan ekosistem oleh pemegang izin.</p><p>Pada saat yang sama, penyelidikan dan penyidikan perkara <a href="https://www.topikseru.com/tag/pidana/" target="_self">pidana</a> terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.</p><p>[adsense]&quot;Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mengendalikan kebakaran dan dampak asap, memperkuat kepatuhan, memastikan pemulihan kawasan terdampak, serta mencegah karhutla terus berulang,&quot; katanya. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/903ce9225fca3e988c2af215d4e544d3_3a54a2c54e02c524688641a517b5fefb.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57318/kemenhut-penanganan-kebakaran-hutan-harus-sentuh-pihak-yang-bertanggung-jawab/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KAI Perkuat Layanan Kereta Api Sumut dengan Tiga Lokomotif Tambahan</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 09:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KAI Perkuat Layanan Kereta Api Sumut dengan Tiga Lokomotif Tambahan]]></title>
            <description><![CDATA[PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat operasional kereta api di wilayah Sumatera Utara melalui kedatangan tiga unit lokomotif ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-kereta-api-indonesia/" target="_self">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) memperkuat operasional kereta api di wilayah Sumatera Utara melalui kedatangan tiga unit <a href="https://www.topikseru.com/tag/lokomotif/" target="_self">lokomotif</a> tipe CC201 yang dikirim dari Sumatera Selatan. Penambahan sarana ini ditujukan untuk mendukung kelancaran operasional sekaligus menjaga keandalan layanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/transportasi/" target="_self">transportasi</a> rel bagi masyarakat.</p>[adsense]<p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan tiga <a href="https://www.topikseru.com/tag/lokomotif/" target="_self">lokomotif</a> bernomor seri CC2018335, CC2018341, dan CC2018355 tersebut dikirimkan melalui Pelabuhan Panjang di Lampung pada Senin (5/10). Kemudian ketiga armada itu tiba di Pelabuhan Belawan pada Senin (19/10/2026) dan nantinya akan memperkuat armada perkeretaapian di wilayah Sumut.</p><p>"Penambahan tiga <a href="https://www.topikseru.com/tag/lokomotif/" target="_self">lokomotif</a> ini akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional kereta api di Sumatera Utara. Keandalan sarana menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran perjalanan, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terencana dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan," ujar Anwar. </p>[adsense]<p>Selesai dibongkar di Pelabuhan Belawan, seluruh armada dikirim ke Medan untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh di Balai Yasa Pulubrayan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan setiap unit berada dalam kondisi teknis yang prima sebelum resmi dioperasikan melayani perjalanan kereta api.</p><p>Dengan tibanya tiga unit ini, KAI Divre I Sumut mencatat total kedatangan tujuh <a href="https://www.topikseru.com/tag/lokomotif/" target="_self">lokomotif</a> dari Sumatera Selatan sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, empat <a href="https://www.topikseru.com/tag/lokomotif/" target="_self">lokomotif</a> CC201 telah lebih dulu diterima pada 20 Maret 2026. Secara keseluruhan, KAI Divre I Sumut kini mengoperasikan 33 <a href="https://www.topikseru.com/tag/lokomotif/" target="_self">lokomotif</a> dari berbagai tipe untuk mendukung layanan operasional.</p>[adsense]<p>Penguatan armada ini sejalan dengan tren positif angkutan kereta api di Sumatera Utara sepanjang Januari hingga September 2026. Di sektor angkutan penumpang, KAI Divre I Sumut telah melayani sebanyak 2.061.785 pelanggan. Sementara di sektor logistik dan barang, volume distribusi tercatat mencapai 625.886 ton pada periode yang sama.</p><p>Melalui penambahan sarana ini, KAI Divre I Sumatera Utara berharap dapat mempermudah dan memaksimalkan mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar pengiriman komoditas andalan guna menopang pertumbuhan ekonomi kawasan.</p>[adsense]<p>"KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan bagi masyarakat. Kehadiran armada tambahan ini diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga melalui mobilitas yang makin lancar, ketersediaan sarana yang andal, serta kemudahan aksesibilitas antarwilayah di Sumatera Utara," pungkas Anwar.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/903ce9225fca3e988c2af215d4e544d3_kai-ok-1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57317/kai-perkuat-layanan-kereta-api-sumut-dengan-tiga-lokomotif-tambahan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek, Pengedar Diringkus dan Barak Dihancurkan</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 09:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek, Pengedar Diringkus dan Barak Dihancurkan]]></title>
            <description><![CDATA[Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan Ditresnarkoba Polda Sumut, BNN, dan TNI, Senin (19/10/2026) siang, menggerebek]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Satuan Reserse Narkoba <a href="https://www.topikseru.com/tag/polrestabes-medan/" target="_self">Polrestabes Medan</a> bersama tim gabungan Ditresnarkoba Polda Sumut, BNN, dan TNI, Senin (19/10/2026) siang, menggerebek sarang narkoba di <a href="https://www.topikseru.com/tag/jalan-brigjen-katamso/" target="_self">Jalan Brigjen Katamso</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/gang-nasional/" target="_self">Gang Nasional</a>, Kecamatan Medan Maimun. </p><p>[adsense]Dalam penggerebekan ini, petugas meringkus seorang pengedar narkoba, dan menyita beragam barang bukti narkotika.</p><p>Penggerebekan dipimpin Kasatresnarkoba <a href="https://www.topikseru.com/tag/polrestabes-medan/" target="_self">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, dilakukan guna menindaklanjuti laporan dari masyarakat.</p><p>[adsense]Tim gabungan melakukan penyelidikan dan mendapati adanya aktivitas terlarang seorang pria berinisial MR (27), warga Jalan Sei Mati Gang Bunga, Kecamatan Medan Maimun, berperan aktif menjual narkoba di lokasi penggerebekan.</p><p>&quot;Pelaku ini merupakan penjual utama di gang ini. Dari tangan yang bersangkutan kami sita 2 paket sabu siap edar, hampir 1 ons ganja kering, timbangan elektrik, dan sejumlah uang,&quot; jelas Rafli.</p><p>[adsense]Rafli menambahkan, di lokasi penggerebekan pihaknya menemukan dua barak narkoba, yang kemudian dihancurkan dan dibakar agar praktik serupa tidak terulang.</p><p>&quot;Dua barak narkoba yang ditemukan kami hancurkan dan kami bakar. Ini komitmen kami bersama tim gabungan untuk menjadikan tempat ini bersih dari peredaran narkoba,&quot; ujar Rafli. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cfecdb276f634854f3ef915e2e980c31_polrestabes-medan-20261019-at-212310.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57316/sarang-narkoba-gang-nasional-digerebek-pengedar-diringkus-dan-barak-dihancurkan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 09:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Sumut dan Kapolresta Deli Serdang ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Kapolda Sumatera Utara <a href="https://www.topikseru.com/tag/irjen-pol--sonny-irawan/" target="_self">Irjen Pol. Sonny Irawan</a> memimpin upacara serah terima jabatan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/sertijab/" target="_self">sertijab</a>) Wakapolda Sumut dan Kapolresta Deli Serdang di Aula <a href="https://www.topikseru.com/tag/tribrata/" target="_self">Tribrata</a> Polda Sumut, Senin (19/10/2026).  </p><p>[adsense]Sertijab ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, penyegaran kepemimpinan, serta peningkatan kinerja organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p><p>Dalam mutasi tersebut, jabatan Wakapolda Sumut diserahterimakan dari Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak kepada Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.</p><p>[adsense]Sementara itu, Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Seiring dengan penugasan tersebut, Naek Pamen Simanjuntak diproyeksikan naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dari bintang satu menjadi bintang dua.</p><p>Pergantian jabatan juga berlangsung pada posisi Kapolresta Deli Serdang. Kombes Pol. Hendria Lesmana selanjutnya mengemban tugas sebagai Dirbinmas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sedangkan jabatan Kapolresta Deli Serdang dipercayakan kepada Kombes Pol. Muhammad, yang sebelumnya menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasum Polri.</p><p>[adsense]Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme personel.</p><p>&quot;Mutasi dan serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bagian dari pembinaan karier, langkah ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,&quot; ujar Ferry.</p><p>[adsense]Ia menambahkan, Kapolda Sumut <a href="https://www.topikseru.com/tag/irjen-pol--sonny-irawan/" target="_self">Irjen Pol. Sonny Irawan</a> mengharapkan pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.</p><p>Menurut Ferry, jabatan Wakapolda memiliki peran strategis dalam membantu Kapolda mengoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian di wilayah Sumatera Utara. Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang diharapkan mampu memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), meningkatkan pelayanan publik, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.</p><p>[adsense]&quot;Kapolda Sumut menekankan pentingnya soliditas, integritas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Kami berharap pejabat yang baru dapat melanjutkan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta konsisten memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang terbaik,&quot; katanya.</p><p>Ferry juga mengajak seluruh personel Polda Sumut untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.</p><p>[adsense]Melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/sertijab/" target="_self">sertijab</a> ini, Polda Sumut diharapkan semakin memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Utara.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f7e6c85504ce6e82442c770f7c8606f0_kapolda-1-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57315/kapolda-sumut-pimpin-sertijab-wakapolda-brigjen-pol-fadillah-zulkarnaen/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Evaluasi P-APBD 2026, Pemprov dan DPRD Sumut Sebut Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 09:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Evaluasi P-APBD 2026, Pemprov dan DPRD Sumut Sebut Pendapatan Daerah Naik Rp1,29 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama DPRD Sumut menuntaskan pembahasan tindak lanjut hasil evaluasi Kemendagri]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Pemerintah Provinsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a>) Sumatera Utara (Sumut) bersama <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Sumut menuntaskan pembahasan tindak lanjut hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/p-apbd/" target="_self">P-APBD</a>) Tahun Anggaran 2026. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penyempurnaan rancangan peraturan daerah (Ranperda) dan rancangan peraturan gubernur (Ranpergub) sebelum ditetapkan sesuai ketentuan.</p><p>[adsense]Pembahasan berlangsung dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Sumut Ihwan Ritonga di Ruang Rapat <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Sumut, Senin (19/10/2026). Rapat diawali dengan penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Mendagri terhadap Ranperda tentang <a href="https://www.topikseru.com/tag/p-apbd/" target="_self">P-APBD</a> 2026 dan Ranpergub tentang Penjabaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/p-apbd/" target="_self">P-APBD</a> 2026 oleh Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumut, Timur Tumanggor.</p><p>Timur yang juga Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut menjabarkan sejumlah struktur perubahan APBD 2026, mulai dari pendapatan daerah, belanja daerah, rekapitulasi pagu organisasi perangkat daerah (OPD), hingga alokasi anggaran untuk program nasional.</p><p>[adsense]"<a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut telah mengupayakan ketepatan setiap tahapan, dari perubahan RKPD hingga Ranpergub. Sesuai dengan pasal 6 Permendagri 9/2021," ucapnya.</p><p>Timur menjelaskan, berdasarkan penyesuaian hasil evaluasi rancangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/p-apbd/" target="_self">P-APBD</a> 2026, pendapatan daerah menjadi Rp12,955 triliun, meningkat Rp1,29 triliun dibandingkan APBD 2026 sebesar Rp11,664 triliun. Kenaikan tersebut sebagian besar bersumber dari transfer pemerintah pusat.</p><p>[adsense]Sementara itu, belanja daerah mengalami kenaikan Rp1,658 triliun, dari sebelumnya Rp11,678 triliun menjadi Rp13,337 triliun setelah penyesuaian hasil evaluasi.</p><p>"Hasil evaluasi menjadi dasar penyempurnaan Ranperda dan Ranpergub. Kedua rancangan disempurnakan sesuai hasil evaluasi dan ditetapkan sesuai ketentuan," ucapnya.</p><p>[adsense]Menanggapi pemaparan tersebut, Ketua Fraksi PAN <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Sumut Yahdi Khoir Harahap menyampaikan, secara umum hasil evaluasi Kemendagri tidak membawa perubahan signifikan terhadap rancangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/p-apbd/" target="_self">P-APBD</a> 2026. Pihaknya bersyukur karena rancangan anggaran tersebut tidak mendapat banyak koreksi dari pemerintah pusat.</p><p>Meski demikian, Yahdi memberikan sejumlah masukan kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut, terutama terkait transfer dana ke kas daerah. Ia menyarankan agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut terus membangun komunikasi dan melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat, mengingat masih banyak kebutuhan pemulihan pascabencana alam yang harus ditangani.</p><p>[adsense]Selain itu, Yahdi mendorong <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut mencari alternatif sumber pembiayaan, salah satunya melalui skema pinjaman daerah. Ia juga menyarankan agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut segera menyurati dan melakukan pendekatan kepada PT Inalum terkait kemungkinan pemutihan utang <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut.</p><p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut tetap melakukan pendekatan ke pemerintah pusat karena dampak bencana juga belum usai. Lobi ke Inalum agar hutang bisa diputihkan," ucapnya.</p><p>[adsense]Senada dengan itu, Ketua Fraksi Gerindra <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Sumut Benny Sihotang mendorong <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemprov/" target="_self">Pemprov</a> Sumut melakukan berbagai terobosan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan daerah.</p><p>Menurutnya, sejumlah alternatif dapat dijajaki, antara lain pinjaman daerah, penerbitan obligasi, serta kerja sama pembiayaan dengan Bank Sumut dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Ia menekankan agar pembiayaan alternatif tersebut diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur.</p><p>[adsense]"Kita tidak bisa lagi berharap dari APBD murni. Maka harus dicari pembiayaan lainnya. Saran kami, pinjaman itu nantinya dikhususkan untuk infrastruktur saja," pungkasnya.</p><p>Rapat tersebut turut dihadiri seluruh pimpinan OPD, pimpinan BUMD, serta para ketua fraksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/dprd/" target="_self">DPRD</a> Sumut.  </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_sumut-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57314/evaluasi-papbd-2026-pemprov-dan-dprd-sumut-sebut-pendapatan-daerah-naik-rp129-triliun/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Banjir Hingga Parkir Dibahas Wali Kota Medan dan DPRD</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 09:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Banjir Hingga Parkir Dibahas Wali Kota Medan dan DPRD]]></title>
            <description><![CDATA[Penanganan banjir, pencemaran lingkungan, penertiban parkir, keberlanjutan transportasi massal hingga kesiapan menghadapi kebakaran gedung ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>, pencemaran lingkungan, penertiban <a href="https://www.topikseru.com/tag/parkir/" target="_self">parkir</a>, keberlanjutan transportasi massal hingga kesiapan menghadapi kebakaran gedung bertingkat serta pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pbg/" target="_self">PBG</a>) menjadi fokus kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kota Medan ke Balai Kota Medan, Senin (19/10/26).</p><p>[adsense]Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak, didampingi Wakil Ketua Muhammad Afri Rizki Lubis dan Sekretaris Dame Duma Sari Hutagalung serta anggota komisi IV lainnya. </p><p>Pertemuan tersebut membahas pengawasan pembangunan infrastruktur, lingkungan hidup, perumahan dan kawasan permukiman, tata ruang, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbg/" target="_self">PBG</a>, transportasi, serta mitigasi kebakaran.</p><p>[adsense]Rico Waas menegaskan, koordinasi eksekutif dan legislatif diperlukan untuk mengevaluasi program pembangunan sekaligus memastikan kebijakan menjawab kebutuhan masyarakat.</p><p>Dalam bidang infrastruktur, Rico Waas meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) memaparkan progres penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> dan drainase pada 2026 serta prioritas 2027. </p><p>[adsense]"Penanganan harus difokuskan pada titik genangan dengan dampak paling tinggi, termasuk Jalan Letda Sujono yang telah dianggarkan untuk diperbaiki", kata Rico Waas. </p><p>Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul sependapat, penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> perlu diprioritaskan melalui pemetaan titik genangan dan pemilihan solusi yang tepat, seperti sumur resapan maupun pompa. "Kami menyoroti genangan di Jalan Letda Sujono yang telah berlangsung lama dan berharap penanganannya lebih efektif serta berkelanjutan," jelasnya.</p><p>[adsense]Di bidang lingkungan hidup, Rico Waas meminta Dinas Lingkungan Hidup memperketat pengawasan pencemaran dan limbah perusahaan serta menindak pelanggaran sesuai aturan. Paul turut menekankan penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), perkembangan pengelolaan sampah, serta ketersediaan dan akses tempat pemakaman umum (TPU) bagi warga.</p><p>Terkait Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Rico menyampaikan, proyek masih dalam tahap persiapan dan perancangan, dengan groundbreaking ditargetkan akhir 2026 atau awal 2027 serta operasional pada 2028.</p><p>[adsense]Persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/parkir/" target="_self">parkir</a> juga menjadi perhatian. Rico Waas meminta Dinas Perhubungan menindak tegas pungutan yang melebihi tarif resmi, terutama di kawasan Lapangan Merdeka dan Kesawan.</p><p>"Saya mencontohkan tarif sepeda motor yang seharusnya Rp2.000 tetapi dipungut Rp5.000, serta mobil yang seharusnya Rp3.000 menjadi Rp10.000. ini perlu tindakan tegas," ujar Rico Waas. </p><p>[adsense]Terkait <a href="https://www.topikseru.com/tag/parkir/" target="_self">parkir</a>, Paul mendorong penyusunan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pengelolaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/parkir/" target="_self">parkir</a>, termasuk pengaturan <a href="https://www.topikseru.com/tag/parkir/" target="_self">parkir</a> malam hari sesuai ketentuan, agar pengawasan lebih jelas dan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dapat dioptimalkan.</p><p>Mengenai Bus Rapid Transit (BRT), Rico Waas mengatakan Pemko Medan telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas skema pembiayaan dan pembagian tanggung jawab agar tidak membebani fiskal kota. </p><p>[adsense]"Kami meminta pembagian biaya yang lebih proporsional antara pemerintah kota, provinsi, dan daerah terkait, serta evaluasi kontrak dan regulasi program tersebut", ujarnya.</p><p>Keduanya turut membahas usulan penggratisan ongkos transportasi umum bagi pelajar. Rico Waas menyatakan gagasan itu perlu dikaji dengan mempertimbangkan manfaat bagi masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.</p><p>[adsense]Kesiapan menghadapi kebakaran gedung bertingkat menjadi perhatian berikutnya. Rico Waas menyebut sekitar 161 bangunan di Medan memiliki ketinggian lebih dari empat lantai, sementara jangkauan armada tangga pemadam kebakaran yang tersedia masih terbatas.</p><p>Ia meminta kajian pengadaan mobil tangga hidrolik, termasuk pemeriksaan spesifikasi dan perbandingan harga dengan armada milik Jakarta, Surabaya, dan Bekasi. Perkiraan harga yang mencapai puluhan miliar rupiah per unit harus diverifikasi agar pengadaan sesuai kebutuhan dan anggaran.</p><p>[adsense]Paul Simanjuntak mendukung penguatan armada, penambahan unit pelaksana teknis (UPT), serta pemenuhan personel dan fasilitas pemadam kebakaran untuk mempercepat waktu respons dan meningkatkan keselamatan warga.</p><p>Di bidang perumahan dan kawasan permukiman, Paul juga menyoroti persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbg/" target="_self">PBG</a> dan pemenuhan ruang terbuka hijau (RTH) publik dengan target 20 persen. Ia mendorong kajian pembelian lahan untuk taman, ruang rekreasi, dan fasilitas sosial, sekaligus memberikan kejelasan bagi warga yang tanahnya masuk dalam peruntukan RTH tetapi belum dapat dimanfaatkan.</p><p>[adsense]Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menilai perlunya percepatan perbaikan aturan terkait <a href="https://www.topikseru.com/tag/pbg/" target="_self">PBG</a> agar proses pengurusannya tidak menyulitkan masyarakat. Menurutnya, diperlukan kesamaan persepsi antarpihak untuk memperjelas perbedaan antara retribusi resmi yang dibayarkan kepada pemerintah dan biaya jasa konsultan pribadi. Kejelasan ini penting untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat sekaligus menghindari praktik pengarahan kepada konsultan tertentu yang berpotensi merugikan pemohon.</p><p>Melalui pertemuan tersebut, Rico Waas dan Paul Simanjuntak menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan agar pembangunan tepat sasaran, anggaran digunakan secara efektif, dan persoalan perkotaan ditangani berdasarkan kebutuhan masyarakat.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_medan-1-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57313/banjir-hingga-parkir-dibahas-wali-kota-medan-dan-dprd/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Ular Ditemukan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 08:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Ular Ditemukan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR]]></title>
            <description><![CDATA[Tim SAR Gabungan dibawah koordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan akhirnya berhasil menemukan seorang remaja perempuan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Deli Serdang &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-sar/" target="_self">Tim SAR</a> Gabungan dibawah koordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan akhirnya berhasil menemukan seorang <a href="https://www.topikseru.com/tag/remaja/" target="_self">remaja</a> perempuan yang dilaporkan hanyut di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sungai-ular/" target="_self">Sungai Ular</a>, Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada pelaksanaan Operasi SAR hari ketiga (H.3), Senin (19/10/2026).</p><p>[adsense]Korban bernama Yesi (17) warga Dusun III Desa Denai Kuala, ditemukan pagi tadi pada pukul 08.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD). Korban ditemukan dalam posisi mengapung di pinggir sungai, sekitar 3,4 kilometer ke arah utara dari lokasi kejadian (LKP).</p><p>Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-sar/" target="_self">Tim SAR</a> Gabungan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. </p><p>[adsense]Berdasarkan informasi yang diterima, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, korban bersama tiga orang temannya sedang mandi di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sungai-ular/" target="_self">Sungai Ular</a>, Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Saat beraktivitas di sungai tersebut, korban dilaporkan hanyut terseret arus sungai.</p><p>Teman-teman korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa untuk meminta pertolongan. Warga setempat sempat melakukan pencarian awal, namun korban belum berhasil ditemukan. </p><p>[adsense]Selanjutnya, Kepala Desa Denai Kuala, Wardi, menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.</p><p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan mengerahkan 6 personel Tim Rescue beserta peralatan SAR menuju lokasi kejadian pada Sabtu (17/10/2026). </p><p>[adsense]Tim kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian, BPBD Deli Serdang, dan pemerintah setempat, dilanjutkan dengan asesmen awal serta briefing bersama potensi SAR yang terlibat.</p><p>Dalam pelaksanaan pencarian, <a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-sar/" target="_self">Tim SAR</a> Gabungan membagi unsur pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian menggunakan Aqua Eye serta penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet sejauh kurang lebih 1 kilometer ke arah hilir sungai. Sementara itu, SRU 2 melaksanakan pencarian melalui penyisiran darat dari lokasi kejadian sejauh kurang lebih 1 kilometer ke arah hilir sungai.</p><p>[adsense]Pada hari ketiga pencarian, Senin (19/10/2026), <a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-sar/" target="_self">Tim SAR</a> Gabungan melanjutkan pencarian pada pukul 07.30 WIB sesuai dengan rencana operasi SAR yang telah ditetapkan hingga akhirnya korban ditemukan Pada pukul 08.20 WIB.</p><p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC)  menyampaikan, pelaksanaan pencarian dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama seluruh unsur SAR yang terlibat.</p><p>[adsense]</p><p>&quot;<a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-sar/" target="_self">Tim SAR</a> Gabungan telah melaksanakan upaya pencarian sesuai dengan rencana operasi, baik melalui penyisiran permukaan air maupun pencarian di sepanjang tepian sungai. Pada hari ketiga, korban akhirnya berhasil ditemukan.&quot;</p><p>[adsense]Lebih lanjut, Hery menjelaskan bahwa korban berhasil ditemukan pada pukul 08.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD) dan selanjutnya dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</p><p>&quot;Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, TNI/Polri, BPBD, pemerintah setempat, masyarakat, serta keluarga korban yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan.&quot;</p><p>[adsense]Hery juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan lainnya. Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan potensi bahaya, terutama kondisi arus dan kedalaman sungai, serta memastikan anak-anak mendapatkan pendampingan orang dewasa saat berada di area perairan.</p><p>&quot;Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain atau beraktivitas di sekitar sungai. Hindari berenang atau mandi di sungai tanpa pengawasan orang dewasa, serta jangan memaksakan diri beraktivitas apabila kondisi arus dan lingkungan tidak aman. Apabila terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa, segera hubungi layanan darurat 115 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas SAR.&quot;</p><p>[adsense]Dalam pelaksanaan operasi, <a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-sar/" target="_self">Tim SAR</a> Gabungan menggunakan sejumlah peralatan SAR, antara lain Rescue Car Double Cabin, perahu karet, peralatan water rescue, Aqua Eye, peralatan komunikasi, APD personal, lampu penerangan (headlamp), serta kantong mayat.</p><p>Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi SAR H.3 kondisi membahayakan manusia (KMM) satu orang tenggelam di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sungai-ular/" target="_self">Sungai Ular</a> diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat selanjutnya kembali ke satuan masing-masing.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/3988c7f88ebcb58c6ce932b957b6f332_sar-1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57312/remaja-perempuan-hanyut-di-sungai-ular-ditemukan-meninggal-dunia-oleh-tim-sar/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Medan Siapkan Aplikasi SI4P, Transaksi Usaha Bakal Diawasi Real-Time demi Dongkrak Pajak Daerah</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 07:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Medan Siapkan Aplikasi SI4P, Transaksi Usaha Bakal Diawasi Real-Time demi Dongkrak Pajak Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkot Medan menyiapkan aplikasi SI4P untuk mengawasi transaksi usaha, mencocokkan laporan pajak, dan mengoptimalkan pendapatan asli daerah.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b>, <b>Medan</b> - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, tengah menyiapkan sistem digital untuk memperketat pengawasan transaksi usaha yang menjadi objek pajak daerah. Melalui aplikasi Sistem Informasi Perekam Pajak (<a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a>), pemerintah daerah berupaya mencocokkan data transaksi usaha dengan laporan pajak yang disampaikan wajib pajak.</p>[adsense]<p>Langkah ini menjadi bagian dari strategi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui digitalisasi pengawasan perpajakan. Sistem tersebut dirancang agar pencatatan transaksi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pengawasan secara real-time.</p><p>Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Agha Novrian, mengatakan aplikasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> saat ini masih dalam tahap finalisasi.</p>[adsense]<p>Menurut Agha, pengembangan sistem tersebut diarahkan untuk membantu pemerintah melakukan pengawasan transaksi usaha secara lebih efektif, efisien, dan terukur.</p><p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> ini kita hadirkan sebagai bagian dari penguatan sistem pengawasan perpajakan daerah. Dengan adanya data transaksi yang terekam, kita dapat melakukan pencocokan dengan laporan pajak yang disampaikan oleh wajib pajak secara terukur," ujar Agha di Medan, Senin (19/10/2026).</p>[adsense]<p>Kehadiran aplikasi ini menempatkan digitalisasi sebagai salah satu instrumen <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> untuk memperkuat pengawasan penerimaan pajak daerah, terutama melalui pemanfaatan data transaksi yang tersedia.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> Medan Disiapkan untuk Cocokkan Transaksi dan Laporan Pajak</h3>Salah satu fungsi utama <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> adalah membantu <a href="https://www.topikseru.com/tag/bapenda-medan/" target="_self">Bapenda Medan</a> mengawasi transaksi usaha yang berkaitan dengan kewajiban perpajakan daerah.</p>[adsense]<p>Melalui sistem tersebut, data transaksi yang terekam dapat digunakan sebagai bahan pembanding dengan laporan yang disampaikan oleh wajib pajak. Dengan demikian, proses pengawasan diharapkan dapat dilakukan secara lebih sistematis dan berbasis data.</p><p>Pendekatan ini juga berpotensi membantu pemerintah mengidentifikasi perbedaan antara catatan transaksi dan pelaporan pajak yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>[adsense]<p>Meski demikian, perbedaan data tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran. Setiap ketidaksesuaian tetap perlu ditelaah berdasarkan ketentuan perpajakan dan kondisi transaksi yang sebenarnya.</p><p>Bagi pemerintah daerah, pemanfaatan data digital dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat administrasi pajak sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengawasan.</p>[adsense]<p><h3>Digitalisasi Pajak Jadi Upaya Mengoptimalkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pad-medan/" target="_self">PAD Medan</a></h3>Pendapatan asli daerah merupakan salah satu sumber pembiayaan bagi pemerintah kota dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.</p><p>Karena itu, optimalisasi penerimaan pajak daerah menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Penggunaan teknologi untuk mendukung pengawasan dapat membantu pemerintah memperoleh informasi transaksi secara lebih terstruktur.</p>[adsense]<p>Melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> berharap pengawasan terhadap transaksi usaha dapat berjalan lebih efektif dan transparan.</p><p>Sistem ini juga diarahkan untuk mendukung pencocokan data yang lebih terukur dibandingkan proses pengawasan yang hanya mengandalkan pelaporan administratif.</p>[adsense]<p>Namun, kontribusi <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> terhadap peningkatan PAD baru dapat dinilai secara konkret setelah sistem diterapkan dan hasilnya dievaluasi.</p><p>Besarnya tambahan penerimaan, cakupan usaha yang diawasi, serta efektivitas pencocokan data menjadi sejumlah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilannya.</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> belum menyampaikan angka proyeksi tambahan pendapatan yang secara khusus akan dihasilkan melalui aplikasi tersebut dalam informasi yang tersedia.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> Tegaskan Kerahasiaan Data Wajib Pajak</h3>Di tengah rencana penguatan pengawasan transaksi usaha, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bapenda-medan/" target="_self">Bapenda Medan</a> menyatakan bahwa perlindungan data wajib pajak menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a>.</p>[adsense]<p>Agha menjelaskan bahwa aplikasi tersebut dirancang untuk kepentingan pengawasan perpajakan dan pencocokan data transaksi dengan laporan pajak. Pemanfaatannya, kata dia, tidak ditujukan untuk kepentingan di luar fungsi aplikasi.</p><p>"<a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> difungsikan untuk kepentingan pengawasan dan pencocokan data transaksi dengan pelaporan pajak wajib pajak serta tidak digunakan untuk bertujuan di luar pemanfaatan aplikasi," katanya.</p>[adsense]<p>Aspek kerahasiaan dan keamanan data menjadi penting karena sistem pengawasan digital berkaitan dengan informasi transaksi usaha yang perlu dikelola secara bertanggung jawab.</p><p>Dalam penerapannya, pengamanan akses, pembatasan penggunaan data, serta pengelolaan informasi sesuai ketentuan yang berlaku menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan wajib pajak.</p>[adsense]<p>Kejelasan mengenai tata kelola data juga akan menjadi bagian yang perlu diperhatikan ketika sistem mulai dioperasikan secara lebih luas.</p><p><h3>Menunggu Finalisasi dan Penerapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a></h3>Saat ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a> masih memfinalisasi aplikasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> sebelum penerapannya. Pemerintah berharap sistem tersebut dapat memperkuat digitalisasi perpajakan daerah sekaligus membangun pengawasan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel.</p>[adsense]<p>Tahap berikutnya yang perlu dicermati adalah kesiapan teknis sistem, mekanisme pencatatan transaksi, cakupan usaha yang menjadi sasaran, serta prosedur perlindungan data wajib pajak.</p><p>Kejelasan mengenai aspek-aspek tersebut akan membantu pelaku usaha memahami bagaimana aplikasi bekerja dan bagaimana data transaksi digunakan dalam proses pengawasan.</p>[adsense]<p>Pada akhirnya, keberhasilan <a href="https://www.topikseru.com/tag/si4p/" target="_self">SI4P</a> tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh ketepatan pengelolaan data, kepastian prosedur, dan kemampuan sistem mendukung peningkatan kepatuhan pajak.</p><p>Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemkot-medan/" target="_self">Pemkot Medan</a>, aplikasi ini diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pengawasan penerimaan daerah.</p>[adsense]<p>Sementara bagi wajib pajak, penerapan sistem digital tersebut akan menjadi perkembangan penting dalam tata kelola perpajakan usaha di Kota Medan.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2024/05/Ilustrasi-Pajak-scaled-e1780916534758.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57309/medan-siapkan-aplikasi-si4p-transaksi-usaha-bakal-diawasi-realtime-demi-dongkrak-pajak-daerah/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BEI Keluarkan 80 Saham dari IHSG, Bobotnya Capai 18% Indeks</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 06:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BEI Keluarkan 80 Saham dari IHSG, Bobotnya Capai 18% Indeks]]></title>
            <description><![CDATA[BEI menyiapkan pengeluaran 80 saham HSC dari perhitungan IHSG. Saham tetap bisa diperdagangkan, tetapi tak lagi memengaruhi indeks.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/bursa-efek-indonesia/" target="_self">Bursa Efek Indonesia</a> (BEI) menyiapkan perubahan penting dalam penghitungan Indeks Harga Saham Gabungan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>). Sebanyak 80 saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) akan dikeluarkan dari perhitungan indeks karena dinilai memiliki konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi.</p><p>[adsense]Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, 80 saham tersebut saat ini memiliki bobot sekitar 18% terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>. Kebijakan ini diharapkan membuat pergerakan indeks lebih mencerminkan kondisi pasar saham secara wajar.</p><p>Jeffrey menegaskan, penghapusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a> dari perhitungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> bukan berarti saham-saham tersebut akan dihapus dari pencatatan bursa atau mengalami delisting.</p><p>[adsense]Saham yang masuk kategori tersebut tetap bisa diperdagangkan oleh investor. Namun, perubahan harga sahamnya nantinya tidak lagi memengaruhi pergerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>.</p><p>"Ke depannya seluruh saham dalam High Shareholding Concentration (HSC) itu juga akan dikeluarkan dari perhitungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>," ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, Senin (19/10/2026).</p><p>[adsense]Menurut Jeffrey, kebijakan ini diperlukan untuk memberikan gambaran pergerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> yang lebih wajar, mengingat saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi memiliki potensi risiko tersendiri.</p><p><h3>Bobot 80 Saham HSC Capai 18% dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a></h3>Besarnya bobot <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a> menjadi salah satu aspek penting dalam rencana perubahan metodologi indeks tersebut.</p><p>[adsense]Dengan kontribusi sekitar 18% terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>, pergerakan kelompok saham ini selama ini menjadi bagian dari dinamika indeks utama pasar saham Indonesia.</p><p>Setelah kebijakan diterapkan, perubahan harga saham yang masuk kategori HSC tidak akan lagi memberikan pengaruh terhadap perhitungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a>.</p><p>[adsense]Meski demikian, harga saham tersebut tetap dapat bergerak mengikuti aktivitas perdagangan di bursa.</p><p>Bagi investor, perubahan ini perlu diperhatikan karena <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> kerap digunakan sebagai acuan untuk melihat arah pasar saham Indonesia secara keseluruhan.</p><p>[adsense]Apabila metodologi baru diterapkan, pergerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> dapat menunjukkan gambaran pasar yang berbeda dibandingkan dengan penghitungan sebelumnya.</p><p>Namun, arah dan besarnya perubahan indeks tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan pengeluaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a>, sebab <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> juga dipengaruhi oleh pergerakan saham-saham lain yang tetap masuk dalam perhitungan.</p><p>[adsense]Investor juga perlu membedakan antara perubahan komposisi penghitungan indeks dan perubahan status pencatatan saham. Pengeluaran dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> tidak otomatis menghilangkan hak investor untuk memperdagangkan saham tersebut di bursa.</p><p><h3>BEI Siapkan Dua Langkah untuk Perkuat Transparansi</h3>Rencana pengeluaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a> merupakan salah satu dari dua inisiatif yang diumumkan BEI untuk meningkatkan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia.</p><p>[adsense]Inisiatif lainnya adalah penambahan keterangan mengenai afiliasi pemegang saham dengan kepemilikan sebesar 1%.</p><p>Kedua langkah tersebut diumumkan setelah BEI menggelar pertemuan dengan MSCI Inc pada Senin (19/10/2026) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.</p><p>[adsense]Penambahan informasi afiliasi diharapkan membantu pelaku pasar memahami struktur kepemilikan saham secara lebih jelas.</p><p>Sementara itu, pengeluaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a> dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> ditujukan untuk menghasilkan gambaran pergerakan indeks yang dinilai lebih wajar.</p><p>[adsense]Keterbukaan informasi mengenai kepemilikan dan metodologi indeks menjadi perhatian penting bagi investor, terutama ketika mereka menggunakan data pasar sebagai dasar untuk mengambil keputusan investasi.</p><p>Meski demikian, dampak kedua inisiatif tersebut terhadap aktivitas perdagangan, minat investor, maupun pergerakan indeks masih perlu dicermati setelah rincian implementasinya tersedia.</p><p>[adsense]<h3>Kebijakan BEI Berada di Tengah Konsultasi MSCI</h3>Langkah BEI tersebut berlangsung di tengah perkembangan penting terkait penilaian MSCI terhadap pasar modal Indonesia.</p><p>Pada Jumat (16/10/2026), MSCI mengumumkan pembukaan konsultasi kepada pelaku pasar mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia, dari Emerging Market menjadi Standalone Market.</p><p>[adsense]MSCI merupakan penyedia indeks global yang digunakan oleh berbagai investor dan pengelola dana sebagai salah satu acuan dalam menilai serta mengalokasikan investasi di pasar saham internasional.</p><p>Perubahan klasifikasi oleh MSCI berpotensi menjadi perhatian investor global karena kategori pasar dapat memengaruhi cara suatu negara dipertimbangkan dalam strategi investasi berbasis indeks.</p><p>[adsense]Namun, dampak konkretnya bergantung pada keputusan akhir, metodologi yang digunakan, serta respons pelaku pasar.</p><p>MSCI dijadwalkan mengumumkan keputusan final mengenai usulan perubahan klasifikasi tersebut paling lambat pada akhir Juni 2027.</p><p>[adsense]Dalam konteks ini, inisiatif BEI untuk memperkuat transparansi menjadi salah satu perkembangan yang perlu dipantau.</p><p>Meski kedua peristiwa berlangsung dalam periode yang berdekatan, belum dapat disimpulkan bahwa kebijakan pengeluaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a> dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> dengan sendirinya akan menentukan keputusan klasifikasi MSCI.</p><p>[adsense]<h3>Apa Artinya bagi Investor Saham?</h3>Bagi investor, rencana perubahan penghitungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> memiliki sejumlah implikasi yang perlu dipahami.</p><p>Pertama, investor sebaiknya tidak menyamakan pengeluaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a> dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> dengan delisting. Saham yang dimaksud tetap dapat diperdagangkan selama status pencatatannya di bursa masih berlaku.</p><p>[adsense]Kedua, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ihsg/" target="_self">IHSG</a> berpotensi menunjukkan pergerakan yang berbeda setelah metodologi baru diterapkan. Karena itu, investor perlu memahami perubahan metode penghitungan sebelum membandingkan pergerakan indeks dari periode yang berbeda.</p><p>Ketiga, investor tetap perlu melakukan analisis terhadap fundamental perusahaan, likuiditas perdagangan, struktur kepemilikan, dan risiko masing-masing saham. Perubahan status dalam perhitungan indeks bukan satu-satunya faktor yang menentukan prospek investasi.</p><p>[adsense]Investor juga perlu menunggu penjelasan resmi mengenai daftar <a href="https://www.topikseru.com/tag/saham-hsc/" target="_self">saham HSC</a> yang terdampak, waktu pelaksanaan kebijakan, serta rincian teknis penghitungan indeks yang akan digunakan BEI.</p><p>Pada akhirnya, keberhasilan perubahan tersebut akan bergantung pada pelaksanaan kebijakan dan sejauh mana informasi yang disediakan dapat meningkatkan transparansi pasar.</p><p>[adsense]Perkembangan berikutnya, termasuk keputusan MSCI pada 2027, akan menjadi bagian penting yang perlu dicermati oleh pelaku pasar modal Indonesia.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_bei-keluarkan-80-saham-dari-ihsg-bobotnya-capai-18-indeks.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57311/bei-keluarkan-80-saham-dari-ihsg-bobotnya-capai-18-indeks/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesanan iPhone Duo Membludak, Pengiriman di AS Diprediksi Mundur hingga 2027</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 06:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesanan iPhone Duo Membludak, Pengiriman di AS Diprediksi Mundur hingga 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Permintaan iPhone Duo melonjak setelah preorder dibuka. Estimasi pengiriman di AS untuk sebagian pesanan mundur hingga Januari 2027.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Antusiasme konsumen terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a>, ponsel lipat pertama Apple dalam informasi yang disampaikan, membuat waktu tunggu pembeli berpotensi semakin panjang. Sejumlah estimasi pengiriman di Amerika Serikat menunjukkan perangkat tersebut baru akan diterima sebagian konsumen pada Januari 2027.</p><p>[adsense]Lonjakan permintaan terlihat setelah Apple membuka layanan pemesanan awal atau pre-order pada Jumat (16/10/2026). Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut permintaan terhadap perangkat tersebut sebagai sesuatu yang &quot;luar biasa&quot;.</p><p>Tingginya minat konsumen itu berimbas pada perkiraan jadwal pengiriman. Mengutip laporan Engadget pada Sabtu (17/10/2026), estimasi pengiriman <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a> di Amerika Serikat untuk pesanan tertentu bergeser hingga Januari 2027.</p><p>[adsense]Meski demikian, jadwal tersebut tidak berlaku seragam bagi seluruh pembeli. Sejumlah konsumen melaporkan memperoleh jadwal pengambilan perangkat di Apple Store mulai 23 Oktober 2026, sedangkan sebagian lainnya mendapatkan estimasi pengiriman pada November hingga Desember 2026.</p><p>Apple menyatakan tengah berupaya mempercepat pengiriman pesanan dan tetap membuka pemesanan melalui kanal daring. Kondisi ini memperlihatkan bahwa tingginya permintaan awal perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan memenuhi pesanan sesuai jadwal.</p><p>[adsense]<h3>Pre-Order <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a> Dibuka, Estimasi Pengiriman Berbeda</h3>Perbedaan jadwal penerimaan menunjukkan bahwa waktu tunggu <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a> bergantung pada waktu pemesanan dan ketersediaan perangkat. Sejumlah konsumen mengaku memperoleh jadwal pengambilan di Apple Store paling cepat pada 23 Oktober 2026. Sementara itu, pembeli lainnya menerima estimasi pengiriman pada November hingga Desember 2026.</p><p>Bagi konsumen yang belum memesan pada gelombang awal, situs resmi Apple Store mencantumkan perkiraan pengiriman hingga Januari 2027. Meski begitu, jadwal tersebut merupakan estimasi dan dapat berubah mengikuti ketersediaan stok serta perkembangan pemenuhan pesanan.</p><p>[adsense]Apple juga menyediakan opsi pengambilan perangkat di toko. Namun, bagi sejumlah lokasi, konsumen diminta memeriksa kembali ketersediaan pada 24 Oktober. Informasi tersebut mengindikasikan bahwa stok untuk pembelian langsung belum tentu tersedia merata di seluruh gerai.</p><p><h3>Apple Berupaya Mempercepat Pengiriman Pesanan</h3>Apple menyampaikan bahwa perusahaan berupaya keras agar pesanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a> dapat dikirimkan secepat mungkin. Layanan pemesanan melalui internet juga tetap dibuka.</p><p>[adsense]Tingginya permintaan pada tahap awal menjadi tantangan bagi perusahaan dalam memenuhi pesanan sesuai perkiraan waktu pengiriman. Namun, belum ada informasi yang memastikan bahwa seluruh pembeli akan mengalami penundaan hingga Januari 2027.</p><p>Karena itu, konsumen perlu membedakan antara estimasi pengiriman yang tertera ketika memesan dan tanggal penerimaan yang telah dikonfirmasi. Jadwal masing-masing pembeli dapat berbeda, bergantung pada status pesanan dan ketersediaan perangkat.</p><p>[adsense]Apple sebelumnya menyatakan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a> akan tersedia melalui kanal daring maupun toko fisik. Kendati demikian, perusahaan belum mengonfirmasi secara terperinci ketersediaan perangkat di gerai resmi dan jaringan mitra ritel resminya.</p><p><h3>Best Buy Perkirakan Pengiriman pada November 2026</h3>Di luar kanal resmi Apple, pengecer pihak ketiga Best Buy mencantumkan estimasi pengiriman <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a> pada November 2026.</p><p>[adsense]Perbedaan estimasi tersebut memperlihatkan bahwa waktu penerimaan perangkat dapat bervariasi antarkanal penjualan. </p><p>Namun, perkiraan dari pengecer tidak otomatis menjamin bahwa seluruh pesanan akan dikirim pada bulan yang sama.</p><p>[adsense]Konsumen yang ingin mendapatkan perangkat lebih cepat sebaiknya memeriksa estimasi pengiriman sebelum menyelesaikan transaksi, termasuk kemungkinan pengambilan langsung di toko jika opsi tersebut tersedia.</p><p><h3>Lonjakan Permintaan Jadi Ujian Pemenuhan Pesanan Apple</h3>Respons konsumen pada masa pre-order menjadi salah satu indikator awal tingginya minat terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-duo/" target="_self">iPhone Duo</a>. Di sisi lain, membludaknya pesanan juga membuat kepastian waktu pengiriman menjadi perhatian pembeli.</p><p>[adsense]Bagi Apple, tantangannya bukan hanya menarik minat konsumen, melainkan juga memastikan ketersediaan produk dan memenuhi pesanan dalam waktu yang dijanjikan. </p><p>Informasi mengenai jadwal pengiriman dan stok di gerai akan menjadi hal penting untuk dipantau dalam beberapa waktu ke depan.</p><p>[adsense]Untuk saat ini, estimasi Januari 2027 perlu dipahami sebagai perkiraan bagi pesanan tertentu, bukan jadwal yang berlaku bagi seluruh pembeli. Konsumen disarankan memeriksa status pesanan dan informasi ketersediaan melalui kanal penjualan masing-masing.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_pesanan-iphone-duo-membludak-pengiriman-di-as-diprediksi-mundur-hingga-2027.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/teknologi/57310/pesanan-iphone-duo-membludak-pengiriman-di-as-diprediksi-mundur-hingga-2027/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Investasi RI Tembus Rp 1.539 Triliun hingga September 2026, Serap 2,19 Juta Pekerja</guid>
            <pubDate>Tue, 20 Oct 2026 06:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Investasi RI Tembus Rp 1.539 Triliun hingga September 2026, Serap 2,19 Juta Pekerja]]></title>
            <description><![CDATA[Investasi Indonesia mencapai Rp 1.539,2 triliun hingga September 2026 dan menyerap 2,19 juta pekerja. Simak data PMA, PMDN, dan hilirisasi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.539,2 triliun sepanjang Januari-September 2026. Capaian tersebut diikuti penyerapan 2,19 juta tenaga kerja baru, di tengah upaya pemerintah memperkuat pertumbuhan ekonomi dan memperluas pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa.</p><p>[adsense]Menteri Investasi dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hilirisasi/" target="_self">Hilirisasi</a> sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bkpm/" target="_self">BKPM</a>), <a href="https://www.topikseru.com/tag/rosan-roeslani/" target="_self">Rosan Roeslani</a>, menyampaikan bahwa realisasi investasi hingga September 2026 telah mencapai 75,4 persen dari target pemerintah sepanjang tahun.</p><p>Dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, Rosan mengatakan investasi yang terealisasi selama sembilan bulan pertama tahun ini menyerap sebanyak 2.194.496 tenaga kerja.</p><p>[adsense]Sementara itu, nilai investasi pada kuartal III 2026 tercatat mencapai Rp 528,7 triliun. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas penanaman modal di Indonesia selama tahun berjalan.</p><p>Di balik angka investasi tersebut, terdapat sejumlah perkembangan yang menjadi perhatian, mulai dari komposisi modal asing dan domestik, pergeseran persebaran investasi ke luar Jawa, hingga besarnya aliran modal ke sektor hilirisasi.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi-indonesia/" target="_self">Investasi Indonesia</a> Baru Capai 75,4 Persen dari Target 2026</h3>Realisasi investasi sebesar Rp 1.539,2 triliun hingga September 2026 menunjukkan bahwa sebagian besar target tahunan pemerintah telah tercapai.</p><p>Meski demikian, capaian tersebut masih menyisakan pekerjaan untuk memenuhi target investasi sepanjang 2026. Pemerintah perlu menjaga momentum penanaman modal pada kuartal terakhir agar realisasi investasi dapat terus meningkat.</p><p>[adsense]Penyerapan lebih dari 2,19 juta tenaga kerja menjadi salah satu indikator penting dari aktivitas investasi tersebut. Namun, jumlah pekerja yang terserap belum dengan sendirinya menggambarkan kualitas pekerjaan, tingkat upah, maupun keberlanjutan lapangan kerja yang tercipta.</p><p>Karena itu, perkembangan investasi perlu dilihat tidak hanya dari besarnya nilai modal yang masuk, tetapi juga dari dampaknya terhadap produktivitas, kesempatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>[adsense]<h3>Modal Asing Masih Unggul, Investasi Domestik Mendekati Rp 762 Triliun</h3>Dari sisi asal modal, penanaman modal asing (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pma/" target="_self">PMA</a>) masih memberikan kontribusi sedikit lebih besar dibandingkan penanaman modal dalam negeri (<a href="https://www.topikseru.com/tag/pmdn/" target="_self">PMDN</a>).</p><p>Berdasarkan data yang disampaikan Rosan, nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/pma/" target="_self">PMA</a> mencapai Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen dari total investasi. Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pmdn/" target="_self">PMDN</a> tercatat sebesar Rp 761,4 triliun, setara dengan 49,5 persen.</p><p>[adsense]Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa investasi nasional ditopang oleh dua sumber utama, yakni modal asing dan modal domestik, dengan selisih nilai yang relatif tipis.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/pma/" target="_self">PMA</a> berperan dalam membawa modal, teknologi, dan akses pasar internasional. Sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/pmdn/" target="_self">PMDN</a> mencerminkan aktivitas investasi pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan kapasitas bisnis di berbagai sektor.</p><p>[adsense]Ke depan, perkembangan kedua komponen tersebut menjadi penting untuk dicermati, terutama dalam kaitannya dengan daya saing industri nasional, kepastian regulasi, serta kemampuan Indonesia menarik investasi yang menghasilkan nilai tambah di dalam negeri.</p><p><h3>Investasi di Luar Jawa Capai Rp 779,4 Triliun</h3>Salah satu perkembangan yang menonjol adalah besarnya realisasi investasi di luar Pulau Jawa.</p><p>[adsense]Sepanjang Januari-September 2026, investasi di luar Jawa mencapai Rp 779,4 triliun atau 50,6 persen dari total realisasi nasional. Adapun investasi di Pulau Jawa tercatat sebesar Rp 759,8 triliun atau 49,4 persen.</p><p>Dengan komposisi tersebut, investasi di luar Jawa unggul sekitar Rp 19,6 triliun dibandingkan investasi di Jawa.</p><p>[adsense]Data ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh investasi nasional yang terealisasi selama periode tersebut berada di luar Pulau Jawa.</p><p>Meski demikian, angka agregat tersebut belum cukup untuk memastikan bahwa kesenjangan ekonomi antarwilayah telah berkurang secara merata.</p><p>[adsense]Dampak pemerataan tetap bergantung pada lokasi proyek, keterlibatan pelaku usaha lokal, pembangunan infrastruktur, serta seberapa besar aktivitas investasi mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.</p><p>Perkembangan ini juga membuat wilayah di luar Jawa semakin relevan dalam peta investasi nasional, terutama daerah yang memiliki potensi sumber daya alam dan peluang pengembangan industri pengolahan.</p><p>[adsense]<h3>Singapura Jadi Sumber <a href="https://www.topikseru.com/tag/pma/" target="_self">PMA</a> Terbesar ke Indonesia</h3>Dari sisi negara asal modal asing, Singapura menempati posisi teratas dengan nilai investasi mencapai US$14 miliar atau 29,6 persen.</p><p>Hong Kong berada di posisi berikutnya dengan investasi US$12,8 miliar atau 27,2 persen. Sementara itu, Tiongkok menyumbang US$5 miliar atau 10,5 persen.</p><p>[adsense]Komposisi tersebut menunjukkan besarnya kontribusi ketiga sumber investasi tersebut terhadap arus modal asing yang masuk ke Indonesia.</p><p>Singapura mencatat nilai investasi tertinggi dalam daftar yang disampaikan pemerintah, disusul Hong Kong dan Tiongkok.</p><p>[adsense]Data ini dapat menjadi salah satu acuan untuk melihat hubungan investasi Indonesia dengan pusat-pusat bisnis dan keuangan di kawasan Asia.</p><p>Meski demikian, nilai investasi berdasarkan negara asal perlu dibaca secara cermat. Negara asal investasi tidak selalu identik dengan negara pemilik akhir modal karena investasi internasional dapat melewati berbagai struktur perusahaan dan yurisdiksi.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/hilirisasi/" target="_self">Hilirisasi</a> Raup Investasi Rp 480 Triliun</h3>Selain investasi secara keseluruhan, pemerintah juga mencatat realisasi investasi sektor hilirisasi mencapai Rp480 triliun sepanjang Januari-September 2026.</p><p>Sektor mineral menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp 335,1 triliun. Investasi tersebut mencakup berbagai komoditas, mulai dari nikel, bauksit, besi dan baja, tembaga, hingga pasir silika.</p><p>[adsense]Sektor perkebunan dan kehutanan menyusul dengan nilai investasi Rp 83,6 triliun. Berikutnya, sektor minyak dan gas bumi mencatat Rp 54 triliun, sedangkan perikanan dan kelautan mencapai Rp 7,3 triliun.</p><p>Dominasi sektor mineral memperlihatkan besarnya porsi investasi yang mengalir ke industri berbasis sumber daya alam dalam agenda hilirisasi Indonesia.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/hilirisasi/" target="_self">Hilirisasi</a> bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas melalui pengolahan di dalam negeri, sehingga Indonesia tidak hanya bergantung pada penjualan bahan mentah.</p><p>Namun, keberhasilan strategi tersebut juga perlu dinilai melalui kemampuan industri menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterlibatan pemasok lokal, memperluas transfer teknologi, dan menghasilkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.</p><p>[adsense]Aspek lingkungan dan keberlanjutan juga menjadi perhatian, terutama untuk kegiatan industri yang memerlukan energi besar serta pengolahan sumber daya alam.</p><p><h3>Sebanyak 78 Persen Investasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/hilirisasi/" target="_self">Hilirisasi</a> Berada di Luar Jawa</h3>Rosan turut menyoroti persebaran investasi hilirisasi yang terkonsentrasi di luar Pulau Jawa. Menurutnya, investasi hilirisasi di luar Jawa mencapai 78 persen dari total investasi sektor tersebut.</p><p>[adsense]Angka ini memperlihatkan bahwa pengembangan industri pengolahan berbasis sumber daya alam memiliki peran penting dalam aktivitas investasi di luar Jawa.</p><p>Kondisi tersebut membuka peluang bagi daerah yang memiliki komoditas unggulan untuk mengembangkan industri pengolahan dan memperkuat rantai pasok lokal.</p><p>[adsense]Namun, besarnya investasi belum otomatis menjamin pemerataan manfaat ekonomi. Dampaknya akan sangat ditentukan oleh keterhubungan kawasan industri dengan usaha lokal, penyerapan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur, dan pengelolaan dampak lingkungan.</p><p>Bagi pemerintah daerah, tantangannya bukan hanya menarik investor, melainkan memastikan bahwa investasi yang masuk mampu menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.</p><p>[adsense]<h3>Tantangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/investasi-indonesia/" target="_self">Investasi Indonesia</a> pada Kuartal IV 2026</h3>Dengan realisasi mencapai Rp 1.539,2 triliun hingga September, perhatian berikutnya tertuju pada kemampuan pemerintah mempertahankan momentum investasi pada kuartal IV 2026.</p><p>Ada sejumlah indikator yang layak dicermati, mulai dari perkembangan realisasi investasi terhadap target tahunan, penyerapan tenaga kerja, keseimbangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pma/" target="_self">PMA</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pmdn/" target="_self">PMDN</a>, hingga persebaran proyek di luar Jawa.</p><p>[adsense]Sektor hilirisasi juga menjadi perhatian karena menyumbang investasi Rp 480 triliun selama sembilan bulan pertama tahun ini.</p><p>Bagi perekonomian nasional, tantangan investasi bukan semata-mata mengejar angka realisasi, tetapi memastikan modal yang masuk dapat memperkuat kapasitas industri, memperluas kesempatan kerja, dan menghasilkan nilai tambah di dalam negeri.</p><p>[adsense]Capaian hingga September 2026 memberikan gambaran mengenai perkembangan penanaman modal nasional. Adapun hasil akhirnya akan bergantung pada realisasi proyek berikutnya dan kemampuan investasi tersebut memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_investasi-ri-tembus-rp-1539-triliun-hingga-september-2026-serap-219-juta-pekerja.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57308/investasi-ri-tembus-rp-1539-triliun-hingga-september-2026-serap-219-juta-pekerja/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PELNI Sulap Life Jacket Bekas Jadi Sepatu dan Tas, Raih Penghargaan ESG 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 19 Oct 2026 18:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PELNI Sulap Life Jacket Bekas Jadi Sepatu dan Tas, Raih Penghargaan ESG 2026]]></title>
            <description><![CDATA[PELNI meraih penghargaan ESG 2026 berkat inovasi daur ulang life jacket bekas menjadi sepatu dan tas yang bernilai ekonomi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> mengubah limbah life jacket atau jaket keselamatan kapal menjadi produk bernilai ekonomi. Inovasi daur ulang tersebut mengantarkan perusahaan pelayaran milik negara ini meraih penghargaan kategori <a href="https://www.topikseru.com/tag/upcycling/" target="_self">Upcycling</a> Materials Innovation dalam ajang ESG NOW Leadership Forum &amp; Awards 2026.</p><p>[adsense]Penghargaan yang diselenggarakan Republika itu berlangsung di Jakarta pada Senin (19/10/2026). Direktur Utama <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a>, Budi Setyawan Wijaya, menerima langsung penghargaan tersebut dari Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard bersama Direktur Republika Rangga Danu Prasetyo.</p><p>Pengakuan tersebut diberikan atas program Upcycle Life Jacket, sebuah inisiatif yang memanfaatkan kembali material jaket keselamatan kapal yang telah mencapai akhir masa pakainya. Alih-alih berakhir sebagai limbah, material tersebut diolah menjadi produk baru yang memiliki fungsi dan nilai tambah.</p><p>[adsense]Program ini memperlihatkan bagaimana pengelolaan limbah dapat dikembangkan menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Selain mengurangi material yang terbuang, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> juga berupaya mendorong penggunaan sumber daya secara lebih efisien melalui pendekatan ekonomi sirkular.</p><p><h3>Life Jacket Bekas Diolah Menjadi Sepatu dan Tote Bag</h3>Melalui program Upcycle Life Jacket, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> mengembangkan sejumlah produk dari material jaket keselamatan bekas, termasuk sepatu dan tas belanja atau tote bag.</p><p>[adsense]Dalam data program tersebut, sepatu yang dihasilkan memiliki kandungan hingga 70 persen komponen berbahan material daur ulang. Sementara itu, pemanfaatan kembali 100 unit life jacket menghasilkan 50 produk baru berupa tote bag.</p><p>Secara keseluruhan, produk yang dihasilkan dari program ini mengandung sekitar 71 persen material hasil pemanfaatan limbah life jacket.</p><p>[adsense]Pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa material yang sebelumnya tidak lagi digunakan untuk fungsi awalnya masih dapat diolah menjadi barang dengan kegunaan berbeda.</p><p>Meski demikian, penerapan daur ulang material keselamatan kapal tetap perlu memperhatikan prosedur pemilahan, pengolahan, dan standar keamanan sesuai fungsi produk akhir.</p><p>[adsense]Bagi perusahaan, pendekatan ini juga membuka ruang pengembangan inovasi produk berbasis limbah sekaligus memperluas penerapan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas operasional.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/daur-ulang/" target="_self">Daur Ulang</a> Sepatu Hemat 755 Liter Air dan Cegah Emisi Karbon</h3>Selain menghasilkan produk baru, program <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> mencatat dampak lingkungan yang terukur berdasarkan data yang disampaikan perusahaan.</p><p>[adsense]Untuk setiap pasang sepatu daur ulang, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> memanfaatkan sekitar 227 gram material bekas. Penggunaan material tersebut diklaim berkontribusi terhadap pencegahan emisi hingga 5,244 kilogram setara karbon dioksida atau CO2-eq.</p><p>Program tersebut juga diklaim menghemat penggunaan air sebesar 755,56 liter untuk setiap pasang sepatu dibandingkan dengan proses produksi konvensional.</p><p>[adsense]Angka tersebut menunjukkan potensi manfaat lingkungan dari penggunaan kembali material yang masih dapat diolah. Namun, besarnya penghematan dalam praktik dapat bergantung pada metode produksi, jenis bahan yang digunakan, serta batas perhitungan dampak lingkungan yang diterapkan.</p><p>Data tersebut menjadi salah satu indikator untuk menilai manfaat program, terutama dalam upaya menekan penggunaan sumber daya baru dan mengurangi dampak produksi terhadap lingkungan.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> Perkuat Strategi ESG Lewat <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekonomi-sirkular/" target="_self">Ekonomi Sirkular</a></h3>Direktur Utama <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> Budi Setyawan Wijaya mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah.</p><p>Menurut Budi, program Upcycle Life Jacket merupakan salah satu upaya mengubah material yang sebelumnya menjadi limbah menjadi produk yang kembali memiliki fungsi dan nilai ekonomi.</p><p>[adsense]Ia menegaskan bahwa keberlanjutan perlu diwujudkan melalui langkah nyata yang dapat diterapkan secara berkelanjutan, bukan sekadar menjadi bagian dari komitmen perusahaan.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> juga menyatakan akan terus membuka peluang pengembangan inovasi pemanfaatan kembali material serta mendorong kolaborasi yang lebih luas untuk mendukung ekonomi sirkular di Indonesia.</p><p>[adsense]Dalam konteks bisnis, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin berkaitan dengan cara perusahaan mengelola risiko lingkungan, menggunakan sumber daya, dan menjalankan tanggung jawab operasional.</p><p>Bagi perusahaan pelayaran, pengelolaan material yang sudah tidak digunakan menjadi salah satu aspek yang dapat dikembangkan dalam agenda efisiensi sumber daya dan pengurangan limbah.</p><p>[adsense]<h3>Apa Arti Inovasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/upcycling/" target="_self">Upcycling</a> bagi Bisnis <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a>?</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/upcycling/" target="_self">Upcycling</a> merupakan proses mengolah barang atau material bekas menjadi produk baru yang memiliki kegunaan atau nilai tambah.</p><p>Pendekatan ini berbeda dari sekadar membuang material yang tidak lagi digunakan, karena material tersebut dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari produk lain.</p><p>[adsense]Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a>, program pengolahan life jacket bekas menjadi sepatu dan tas memperlihatkan salah satu penerapan prinsip tersebut dalam lingkungan perusahaan pelayaran.</p><p>Dari sisi lingkungan, pemanfaatan material bekas berpotensi mengurangi kebutuhan bahan baku baru dan menekan jumlah limbah. Dari sisi bisnis, inovasi ini dapat menjadi sarana pengembangan produk sekaligus memperkuat penerapan prinsip ESG.</p><p>[adsense]Namun, keberhasilan jangka panjang program ekonomi sirkular juga perlu dilihat dari konsistensi pelaksanaan, skala material yang berhasil dimanfaatkan, biaya pengolahan, serta keberlanjutan permintaan terhadap produk yang dihasilkan.</p><p>Dengan penghargaan ESG NOW Leadership Forum &amp; Awards 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelni/" target="_self">PELNI</a> memperoleh pengakuan atas inovasi pemanfaatan material bekas tersebut.</p><p>[adsense]Ke depan, dampak program akan semakin relevan untuk dievaluasi melalui indikator terukur, seperti jumlah limbah yang dialihkan dari pembuangan, efisiensi sumber daya, dan nilai ekonomi produk hasil daur ulang.</p><p>Inisiatif ini sekaligus menempatkan pengelolaan limbah sebagai salah satu ruang inovasi bagi perusahaan untuk mengembangkan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_pelni-sulap-life-jacket-bekas-jadi-sepatu-dan-tas-raih-penghargaan-esg-2026.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57307/pelni-sulap-life-jacket-bekas-jadi-sepatu-dan-tas-raih-penghargaan-esg-2026/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>