<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 18:35:35 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jejak Karier Irjen Ahrie Sonta Nasution: Dari Ajudan Prabowo hingga Jenderal Bintang Dua dan Kadivkum Polri</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 18:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jejak Karier Irjen Ahrie Sonta Nasution: Dari Ajudan Prabowo hingga Jenderal Bintang Dua dan Kadivkum Polri]]></title>
            <description><![CDATA[Ahrie Sonta Nasution dipercaya menjadi Kadivkum Polri dan menyandang pangkat Irjen. Simak perjalanan kariernya dari ajudan Presiden Prabowo ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Nama Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahrie-sonta-nasution/" target="_self">Ahrie Sonta Nasution</a> kembali menjadi perhatian setelah dipercaya menempati posisi Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>. Penunjukan tersebut sekaligus menandai babak baru perjalanan karier perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu di lingkungan Mabes <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>[adsense]Ahrie bukan sosok yang sepenuhnya baru bagi publik. Namanya pernah dikenal ketika bertugas sebagai sekretaris pribadi Kapolri Jenderal <a href="https://www.topikseru.com/tag/listyo-sigit-prabowo/" target="_self">Listyo Sigit Prabowo</a>, sebelum kemudian dipercaya menjadi ajudan Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a>.</p><p>Kini, setelah melewati sejumlah penugasan strategis, Ahrie menduduki jabatan yang memiliki peran penting dalam penguatan aspek hukum di tubuh kepolisian.</p><p>[adsense]Pengangkatannya sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/kadivkum-polri/" target="_self">Kadivkum <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a></a> tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam keputusan mutasi yang mencakup 88 perwira tinggi dan perwira menengah tersebut, Ahrie ditunjuk menggantikan Irjen Pol Agus Nugroho.</p><p>Sebelum mendapatkan jabatan baru, Ahrie bertugas sebagai Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tingkat II Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).</p><p>[adsense]Promosi tersebut mengantarkannya ke jenjang Inspektur Jenderal Polisi atau jenderal bintang dua.</p><p><h3>Mengawali Rekam Jejak Bersama Listyo Sigit di Bareskrim</h3>Perjalanan profesional Ahrie bersama Listyo Sigit dapat ditelusuri sejak 2020. Saat itu, Listyo masih menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>[adsense]Salah satu perkara besar yang menjadi perhatian Bareskrim pada periode tersebut adalah pencarian Djoko Soegiarto Tjandra, buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.</p><p>Djoko Tjandra berhasil ditangkap di Malaysia pada 30 Juli 2020 setelah sekitar 11 tahun menghindari proses hukum. </p><p>[adsense]Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja tim khusus Bareskrim <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> yang berkoordinasi dengan Kepolisian Diraja Malaysia.</p><p>Ahrie tercatat sebagai bagian dari tim yang terlibat dalam operasi tersebut. Pengalaman itu menjadi salah satu catatan penugasannya ketika Listyo masih memimpin Bareskrim.</p><p>[adsense]Hubungan kedinasan keduanya kemudian berlanjut ketika Listyo dipercaya menjadi Kapolri pada 2021.</p><p><h3>Tiga Tahun Mendampingi Kapolri Sebelum Bertugas di Istana</h3>Pada 18 Februari 2021, Ahrie mendapat penugasan sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri di lingkungan Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>[adsense]Sebelum menempati posisi tersebut, ia berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan pernah menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.</p><p>Sebagai sekretaris pribadi, Ahrie berada dalam lingkungan kerja langsung pimpinan tertinggi <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>. Tugasnya berkaitan dengan dukungan agenda kedinasan, koordinasi, serta kegiatan Kapolri.</p><p>[adsense]Posisi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan kariernya. Selama menjalankan tugas itu, Ahrie juga memperoleh kenaikan pangkat dari AKBP menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) pada 2021.</p><p>Lebih dari tiga tahun berada di lingkungan pimpinan <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>, Ahrie kemudian mendapatkan kesempatan menjalankan penugasan di lingkungan pemerintahan pusat.</p><p>[adsense]<h3>Dari Sekretaris Pribadi Kapolri Menjadi Ajudan Presiden Prabowo</h3>Perubahan pemerintahan pada 2024 turut membuka babak baru dalam perjalanan dinas Ahrie.</p><p>Setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a> dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2024, Ahrie dipercaya menjadi ajudan presiden dari unsur <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>[adsense]Penunjukan tersebut dikonfirmasi oleh Kapolri <a href="https://www.topikseru.com/tag/listyo-sigit-prabowo/" target="_self">Listyo Sigit Prabowo</a>. Sebelum terpilih, Ahrie mengikuti proses seleksi bersama sejumlah perwira kepolisian lainnya.</p><p>Tugas sebagai ajudan presiden membuatnya menjalankan tanggung jawab di lingkungan Istana Kepresidenan. Ia menjadi bagian dari jajaran ajudan yang berasal dari unsur TNI dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>[adsense]Pengalaman mendampingi Kapolri sebelumnya menjadi bagian dari rekam jejak kedinasannya sebelum menjalankan tugas yang berkaitan langsung dengan kegiatan Presiden Prabowo.</p><p>Pada Oktober 2025, karier Ahrie kembali mengalami perkembangan. Ia memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi dalam rangkaian kenaikan pangkat perwira tinggi <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>[adsense]Saat itu, Ahrie berusia 44 tahun dan resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu.</p><p><h3>Promosi Menjadi Kadivkum Pada Masa Kapolri Suyudi</h3>Sekitar satu tahun setelah memperoleh pangkat Brigjen Pol, Ahrie kembali mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan strategis di Mabes <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>[adsense]Melalui mutasi yang ditetapkan pada 2 Oktober 2026, Kapolri Jenderal <a href="https://www.topikseru.com/tag/suyudi-ario-seto/" target="_self">Suyudi Ario Seto</a> menunjuknya sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/kadivkum-polri/" target="_self">Kadivkum <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a></a> menggantikan Irjen Pol Agus Nugroho.</p><p>Penempatan tersebut membuat Ahrie menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua.</p><p>[adsense]Dalam jabatan barunya, Ahrie bertanggung jawab memimpin fungsi hukum di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>. Lingkup tugas Divisi Hukum antara lain berkaitan dengan penyusunan dan harmonisasi regulasi, bantuan hukum, serta pendampingan terhadap institusi kepolisian dalam menghadapi persoalan hukum.</p><p>Pada Oktober 2026, Ahrie juga telah terlihat menjalankan tugas sebagai Kadivkum, termasuk menghadiri Forum Nasional Pembangunan Hukum yang membahas harmonisasi regulasi dan penguatan tata kelola hukum nasional.</p><p>[adsense]Jabatan tersebut menempatkannya pada posisi penting dalam memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p><p><h3>Memiliki Latar Belakang Akademik Hingga Jenjang Doktor</h3>Selain perjalanan karier di institusi kepolisian, Ahrie juga memiliki rekam pendidikan yang menonjol.</p><p>[adsense]Lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 2 April 1981, ia merupakan lulusan Akpol 2002 dari Batalyon Wicaksana Laghawa.</p><p>Ahrie melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan. Pada 7 Juni 2018, ketika masih berpangkat Komisaris Polisi (Kompol), ia menjalani sidang doktoral di bidang Ilmu Kepolisian.</p><p>[adsense]Disertasinya membahas reformasi budaya kepolisian, terutama pada tingkat kepolisian resor yang berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Ahrie juga pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan di sejumlah lembaga luar negeri. Di antaranya Politieacademie Apeldoorn di Belanda, pelatihan analisis kejahatan di M&uuml;nster, Jerman, serta program di Joint Special Operation University, Amerika Serikat.</p><p>[adsense]Ia juga tercatat pernah mengikuti pendidikan di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura.</p><p>Pendidikan formalnya di lingkungan kepolisian berlanjut melalui Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> yang diselesaikannya pada 2024.</p><p>[adsense]<h3>Dari Penanganan Narkotika Hingga Operasi Nemangkawi</h3>Sebelum dikenal sebagai sekretaris pribadi Kapolri dan ajudan Presiden, Ahrie pernah menjalani sejumlah penugasan operasional.</p><p>Pengalamannya antara lain mencakup penanganan perkara narkotika di Polda Metro Jaya, jabatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, serta keterlibatan dalam Operasi Nemangkawi di Papua.</p><p>[adsense]Rangkaian penugasan tersebut memperlihatkan perjalanan karier Ahrie yang mencakup fungsi reserse, kewilayahan, pengamanan internal, hingga lingkungan pimpinan institusi.</p><p>Kini, tantangan yang dihadapinya berbeda. Sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/kadivkum-polri/" target="_self">Kadivkum <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a></a>, Ahrie harus memastikan fungsi hukum mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat kepastian hukum di dalam institusi.</p><p>[adsense]Perjalanan dari tim Bareskrim yang terlibat dalam penangkapan Djoko Tjandra, sekretaris pribadi Kapolri, ajudan Presiden Prabowo, hingga menjadi jenderal bintang dua memperlihatkan lintasan karier Ahrie di sejumlah lingkungan strategis pemerintahan dan kepolisian.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_ahrie-sonta-nasution.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57725/jejak-karier-irjen-ahrie-sonta-nasution-dari-ajudan-prabowo-hingga-jenderal-bintang-dua-dan-kadivkum-polri/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jamu Sungai, Jamu Bendang, dan Jamu Laut: Tiga Tradisi Melayu Sumut yang Terancam Dilupakan</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 17:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jamu Sungai, Jamu Bendang, dan Jamu Laut: Tiga Tradisi Melayu Sumut yang Terancam Dilupakan]]></title>
            <description><![CDATA[Jamu Sungai, Jamu Bendang, dan Jamu Laut merupakan tradisi Melayu Sumatera Utara yang menyimpan makna rasa syukur dan kedekatan dengan alam.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Sungai, sawah, dan laut bukan sekadar bagian dari bentang alam Sumatera Utara. Bagi masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a>, ketiganya memiliki hubungan erat dengan kehidupan, sumber penghidupan, hingga tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.</p><p>[adsense]Hubungan tersebut tercermin dalam tiga tradisi yang dikenal sebagai Jamu Sungai, Jamu Bendang, dan Jamu Laut. Meski namanya sama-sama menggunakan kata jamu, ketiganya bukan minuman herbal seperti yang selama ini dikenal masyarakat.</p><p>Tradisi tersebut merupakan bagian dari kebudayaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a> yang berkaitan dengan rasa syukur, keselamatan, dan penghormatan terhadap alam. Setiap tradisi memiliki latar belakang berbeda sesuai dengan lingkungan tempat masyarakat menggantungkan kehidupannya.</p><p>[adsense]Namun, keberadaan tradisi ini menghadapi tantangan. Perubahan lingkungan, berkurangnya ruang hidup masyarakat tradisional, hingga melemahnya pewarisan pengetahuan adat membuat sebagian tradisi semakin jarang dikenal generasi muda.</p><p><b>Jamu Sungai, Tradisi yang Berkaitan dengan Kehidupan di Tepian Air</b></p><p>[adsense]Dalam kehidupan masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a>, sungai memiliki peran penting. Selain menjadi sumber air, sungai dahulu menjadi jalur transportasi, tempat mencari penghidupan, dan lokasi berkembangnya permukiman.</p><p>Kedekatan tersebut melahirkan tradisi Jamu Sungai. Tradisi ini berkaitan dengan ungkapan rasa syukur atas keberadaan sungai sekaligus harapan agar masyarakat yang hidup di sekitarnya memperoleh keselamatan.</p><p>[adsense]Di Kota Medan, salah satu kegiatan yang pernah dilakukan untuk memperkenalkan tradisi ini adalah Jamu Sungai oleh Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli (Kopasude) pada 2019. Kegiatan tersebut dilakukan dengan prosesi menghanyutkan lancang di Sungai Deli.</p><p>Pelaksanaan itu menjadi salah satu contoh upaya mengenalkan kembali hubungan budaya masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a> dengan sungai. Meski demikian, kegiatan tersebut tidak dapat langsung dianggap mewakili seluruh bentuk pelaksanaan Jamu Sungai di berbagai daerah.</p><p>[adsense]Tradisi ini juga mengingatkan masyarakat bahwa sungai bukan hanya tempat mengambil manfaat. Kondisi sungai yang rusak dan tercemar dapat mengancam kehidupan warga yang selama ini bergantung pada aliran air tersebut.</p><p><b>Jamu Bendang, Ungkapan Syukur Masyarakat Pertanian</b></p><p>[adsense]Berbeda dengan Jamu Sungai, Jamu Bendang memiliki hubungan dengan kehidupan masyarakat agraris. Dalam istilah <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a>, bendang merujuk pada sawah atau lahan pertanian.</p><p>Tradisi ini berkaitan dengan rasa syukur atas kesuburan tanah, keberhasilan panen, serta harapan agar kegiatan pertanian berjalan dengan baik.</p><p>[adsense]Bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari pertanian, hasil panen bukan sekadar persoalan ekonomi. Ketersediaan pangan juga berhubungan dengan keberlangsungan keluarga dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.</p><p>Karena itu, Jamu Bendang mencerminkan hubungan masyarakat dengan tanah yang menjadi sumber penghidupan mereka.</p><p>[adsense]Akan tetapi, tradisi ini menghadapi persoalan ketika lahan pertanian semakin berkurang atau berubah fungsi. Ketika ruang hidup masyarakat agraris menyusut, kesempatan untuk mempertahankan tradisi yang berkaitan dengan kegiatan pertanian juga dapat ikut terpengaruh.</p><p>Kondisi tersebut membuat pelestarian Jamu Bendang tidak cukup dilakukan melalui pengenalan nama tradisi. Pengetahuan mengenai sejarah dan nilai yang terkandung di dalamnya juga perlu diwariskan.</p><p>[adsense]<b>Jamu Laut Masih Dikenal di Pesisir Langkat</b></p><p>Dari ketiga tradisi tersebut, Jamu Laut memiliki dokumentasi dan kajian yang lebih banyak ditemukan. Tradisi ini berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a> pesisir yang menggantungkan penghasilan dari laut.</p><p>[adsense]Salah satu wilayah yang dikenal memiliki tradisi Jamu Laut adalah Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.</p><p>Bagi masyarakat setempat, laut merupakan sumber penghidupan sekaligus lingkungan yang memiliki risiko. Nelayan harus menghadapi perubahan cuaca, gelombang, dan berbagai kondisi yang dapat membahayakan keselamatan ketika melaut.</p><p>[adsense]Tradisi Jamu Laut menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur atas rezeki yang diperoleh dari laut serta harapan agar masyarakat mendapatkan keselamatan.</p><p>Penelitian mengenai tradisi Jamu Laut di Jaring Halus juga mencatat bahwa pelaksanaannya melibatkan masyarakat dan memiliki aturan adat tersendiri. Tradisi ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi turut membangun hubungan sosial antarmasyarakat.</p><p>[adsense]Dalam penelitian yang diterbitkan pada 2026 di Journal of Sumatera Sociological Indicators, Jamu Laut dijelaskan memiliki peran dalam menjaga hubungan sosial, memperkuat gotong royong, dan membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi maupun lingkungan.</p><p>Artinya, nilai tradisi ini tidak hanya terlihat dari prosesi adat. Kebersamaan warga dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan juga menjadi bagian penting dari keberlangsungannya.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Tradisi Ini Mulai Jarang Dikenal?</b></p><p>Perubahan zaman menjadi salah satu tantangan bagi keberlangsungan tradisi masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a>. Generasi muda bisa saja pernah mendengar nama Jamu Sungai, Jamu Bendang, atau Jamu Laut, tetapi belum tentu memahami sejarah dan makna di baliknya.</p><p>[adsense]Persoalan lingkungan juga tidak bisa diabaikan. Sungai yang tercemar, perubahan kawasan pertanian, serta tekanan terhadap ekosistem pesisir dapat memengaruhi kehidupan masyarakat yang menjadi bagian dari tradisi tersebut.</p><p>Selain itu, pengetahuan adat yang hanya disampaikan secara lisan berisiko terputus ketika tidak ada proses pewarisan kepada generasi berikutnya.</p><p>[adsense]Karena itu, dokumentasi sejarah, keterlibatan tokoh adat, kegiatan pendidikan budaya, dan partisipasi komunitas muda menjadi bagian penting dalam pelestarian.</p><p>Tradisi tidak cukup hanya ditampilkan ketika ada acara kebudayaan. Masyarakat juga perlu memahami alasan sebuah tradisi dilakukan dan nilai apa yang ingin diwariskan.</p><p>[adsense]<b>Bukan Sekadar Ritual, tetapi Gambaran Hubungan Manusia dengan Alam</b></p><p>Jamu Sungai, Jamu Bendang, dan Jamu Laut memperlihatkan bagaimana masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a> Sumatera Utara membangun hubungan dengan lingkungan tempat mereka hidup.</p><p>[adsense]Sungai berkaitan dengan air dan kehidupan masyarakat tepian sungai. Bendang menggambarkan pentingnya tanah serta hasil pertanian. Sementara laut menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir yang menggantungkan penghasilan dari hasil tangkapan.</p><p>Ketiganya memiliki konteks berbeda, tetapi memperlihatkan nilai yang serupa, yakni rasa syukur dan kesadaran bahwa kehidupan manusia tidak terpisah dari alam.</p><p>[adsense]Mengenalkan kembali tradisi tersebut menjadi penting agar kebudayaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/melayu/" target="_self">Melayu</a> Sumatera Utara tidak hanya tersimpan dalam catatan sejarah. Pengetahuan dan nilai yang terkandung di dalamnya perlu terus disampaikan kepada generasi berikutnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_img_0963.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57724/jamu-sungai-jamu-bendang-dan-jamu-laut-tiga-tradisi-melayu-sumut-yang-terancam-dilupakan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">11 Burung Mati dalam Kasus Perdagangan Satwa di Medan, Sosok Pemilik Rumah Jadi Sorotan</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[11 Burung Mati dalam Kasus Perdagangan Satwa di Medan, Sosok Pemilik Rumah Jadi Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[Sebanyak 101 burung dilindungi ditemukan di sebuah rumah di Medan. 11 ekor di antaranya mati, sementara sosok pemilik rumah masih diburu.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> liar dilindungi kembali menjadi sorotan setelah petugas Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) Wilayah Sumatera menemukan 101 ekor burung <a href="https://www.topikseru.com/tag/cica/" target="_self">cica</a> daun di sebuah rumah di Kota Medan, Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Pengungkapan kasus ini bukan hanya menyelamatkan puluhan burung dari dugaan perdagangan ilegal. Petugas juga menemukan indikasi keterkaitan dengan jaringan peredaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> liar yang sebelumnya pernah terseret kasus hukum.</p><p>Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli. Penindakan bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di rumah tersebut karena kerap terdengar suara burung dalam jumlah banyak.</p><p>[adsense]Setelah melakukan pemantauan, petugas menemukan puluhan kandang berisi burung yang disimpan di gudang lantai dua rumah tersebut.</p><p><b>Sebanyak 101 <a href="https://www.topikseru.com/tag/burung/" target="_self">Burung</a> Ditemukan, 11 Ekor Mati</b></p><p>[adsense]Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga jenis burung <a href="https://www.topikseru.com/tag/cica/" target="_self">cica</a> daun yang termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> dilindungi.</p><p>Rinciannya terdiri atas 37 ekor <a href="https://www.topikseru.com/tag/cica/" target="_self">cica</a> daun sayap biru Sumatera, 42 ekor <a href="https://www.topikseru.com/tag/cica/" target="_self">cica</a> daun kecil, dan 22 ekor <a href="https://www.topikseru.com/tag/cica/" target="_self">cica</a> daun Sumatera.</p><p>[adsense]Dari total 101 burung tersebut, sebanyak 90 ekor ditemukan masih hidup, sedangkan 11 lainnya sudah mati.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/burung/" target="_self">Burung</a>-burung tersebut kemudian menjalani identifikasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum dikembalikan ke alam.</p><p>[adsense]Sebanyak 90 burung yang masih hidup akhirnya dilepasliarkan di kawasan Taman Wisata Alam Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.</p><p><b>Terduga Pemilik Rumah Tidak Berada di Lokasi</b></p><p>[adsense]Kasus ini semakin menjadi perhatian karena pemilik rumah berinisial AS tidak ditemukan saat petugas melakukan penggerebekan.</p><p>Menurut keterangan Balai Gakkumhut Wilayah Sumatera, AS memiliki keterkaitan dengan perkara perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> dilindungi yang sebelumnya ditangani aparat penegak hukum.</p><p>[adsense]Dalam perkembangan terbaru yang diberitakan Mongabay Indonesia pada 2 November 2026, AS disebut telah lama menjadi target operasi dan juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Pelalawan, Riau.</p><p>Petugas masih berupaya melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan untuk mengungkap asal-usul burung serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.</p><p>[adsense]Penyidik menduga kasus tersebut tidak berdiri sendiri dan masih memiliki hubungan dengan jaringan perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> liar antardaerah.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/burung/" target="_self">Burung</a> Diduga Berasal dari Hutan Leuser</b></p><p>[adsense]Hal lain yang menjadi perhatian adalah asal burung-burung tersebut.</p><p>Balai Gakkumhut Wilayah Sumatera menyebut burung yang ditemukan di Medan diduga berasal dari kawasan Hutan Leuser.</p><p>[adsense]Kawasan ini merupakan salah satu habitat penting bagi berbagai jenis <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> liar di Pulau Sumatera.</p><p>Kepala Bidang Wilayah III Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Palbert Turnip, mengungkapkan bahwa aktivitas perburuan burung masih ditemukan di sejumlah wilayah pengawasan.</p><p>[adsense]Dalam patroli sepanjang September 2026, petugas menemukan jejak perburuan menggunakan jaring, getah, dan burung pemikat.</p><p>Sejumlah lokasi yang disebut masih memiliki indikasi aktivitas perburuan antara lain wilayah Langkat-Karo, Bahorok, Bukit Lawang, Marike, Tangkahan, hingga kawasan Tenggulun di Aceh Tamiang.</p><p>[adsense]Temuan tersebut menunjukkan bahwa ancaman terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> liar tidak hanya berasal dari perdagangan, tetapi juga aktivitas perburuan langsung di habitat alaminya.</p><p><b>Koordinasi Penegak Hukum Ikut Dipertanyakan</b></p><p>[adsense]Selain persoalan perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a>, kasus ini juga memunculkan pertanyaan mengenai koordinasi antarinstansi penegak hukum.</p><p>Andi Sinaga dari Forum Investigator Zoo Indonesia menilai lolosnya AS dari penggerebekan menunjukkan adanya persoalan serius dalam pertukaran informasi antarlembaga.</p><p>[adsense]Pasalnya, AS disebut sudah berstatus DPO dalam perkara yang ditangani Polres Pelalawan sejak 2022.</p><p>Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengapa informasi mengenai status pencarian yang bersangkutan belum terintegrasi secara efektif dalam proses penindakan.</p><p>[adsense]Sementara itu, Direktur Eksekutif Flight Indonesia, Marison Guciano, menilai penindakan terhadap perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> liar harus menyasar pelaku utama dan jaringan yang berada di belakangnya.</p><p>Menurutnya, perdagangan ilegal burung tidak bisa dianggap sebagai persoalan kecil karena aktivitas tersebut dapat mengancam kelestarian <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> dan keseimbangan ekosistem.</p><p>[adsense]Kasus 101 burung di Medan menjadi pengingat bahwa perdagangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> liar bukan sekadar persoalan jual beli hewan. Di baliknya, terdapat ancaman terhadap kelestarian hutan dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/satwa/" target="_self">satwa</a> yang hidup di dalamnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/a8baa56554f96369ab93e4f3bb068c22_img_0962.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57723/11-burung-mati-dalam-kasus-perdagangan-satwa-di-medan-sosok-pemilik-rumah-jadi-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Api Melalap Hutan Alas Roban, Dugaan Pembakaran Liar Jadi Sorotan</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Api Melalap Hutan Alas Roban, Dugaan Pembakaran Liar Jadi Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[Kebakaran hutan Alas Roban, Batang, menghanguskan 3 hektare lahan. BPBD Jawa Tengah mengungkap dugaan pembakaran liar sebagai penyebabnya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Kebakaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> melanda kawasan Alas Roban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu malam, 1 November 2026. Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 3 hektare lahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> dan memicu kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan di kawasan tersebut.</p><p>[adsense]Badan Penanggulangan Bencana Daerah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a>) Jawa Tengah mengungkapkan adanya dugaan pembakaran liar sebagai penyebab <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a>. Namun, penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan.</p><p><b>Kebakaran Terjadi pada Malam Hari</b></p><p>[adsense]Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> petak 79E, Desa Sentul, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.</p><p>Api dengan cepat membakar vegetasi kering yang berada di kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a>. Kondisi serasah, semak belukar, dan dedaunan kering diduga menjadi faktor yang memudahkan api menyebar.</p><p>[adsense]Petugas gabungan kemudian bergerak untuk melakukan pemadaman agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> tidak meluas ke kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> lainnya.</p><p>Berkat upaya penanganan tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB. Dengan demikian, proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam sejak <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> dilaporkan.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a> Ungkap Dugaan Pembakaran Liar</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a> Jawa Tengah menduga <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> tersebut berkaitan dengan aktivitas pembakaran liar. Meski demikian, dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.</p><p>[adsense]Kebakaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari aktivitas manusia hingga kondisi lingkungan yang kering. Pembakaran yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> lebih besar apabila tidak segera ditangani.</p><p>Karena itu, masyarakat di sekitar kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> diimbau untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama ketika kondisi vegetasi mudah terbakar.</p><p>[adsense]<b>Pohon Jati Dilaporkan Tidak Ikut Terbakar</b></p><p>Di tengah peristiwa tersebut, pihak Per<a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a>i menyampaikan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> menghanguskan serasah, semak belukar, dan dedaunan kering.</p><p>[adsense]Pohon-pohon jati yang berada di kawasan tersebut dilaporkan tidak ikut terbakar.</p><p>Meski demikian, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> tetap menjadi perhatian karena dapat mengganggu keseimbangan ekosistem <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a>, merusak habitat satwa, serta meningkatkan risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> lanjutan apabila masih terdapat titik panas.</p><p>[adsense]<b>Pentingnya Pencegahan Kebakaran Hutan</b></p><p>Kebakaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> tidak hanya berdampak pada vegetasi, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan terhadap kualitas udara dan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan terdampak.</p><p>[adsense]Pencegahan menjadi langkah penting untuk menghindari kejadian serupa. Masyarakat diharapkan tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di dekat kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a>, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.</p><p>Peristiwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> Alas Roban menjadi pengingat bahwa aktivitas manusia yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a>. Penanganan cepat dan pengawasan kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hutan/" target="_self">hutan</a> diperlukan agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">kebakaran</a> tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_img_0961.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57722/api-melalap-hutan-alas-roban-dugaan-pembakaran-liar-jadi-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mantan Walikota Sibolga Segera Diserahkan Ke Jaksa, Korupsi Pembangunan Pasar Ikan Modern Rugikan Rp 5,3 M</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 15:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mantan Walikota Sibolga Segera Diserahkan Ke Jaksa, Korupsi Pembangunan Pasar Ikan Modern Rugikan Rp 5,3 M]]></title>
            <description><![CDATA[Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut telah melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP) dugaan korupsi pembangunan Pasar Ikan Modern ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash; </b>Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut telah melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP) dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/korupsi/" target="_self">korupsi</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pembangunan/" target="_self">pembangunan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-ikan-modern/" target="_self">Pasar Ikan Modern</a> Kota Sibolga, yang menetapkan mantan Walikota Sibolga JP sebagai tersangka.</p><p>[adsense]"Penyidik telah melengkap berkas pemeriksaan dan telah dinyatakan P21 oleh JPU Kejaksaan Tinggi Sumut. Jika tidak ada halangan, Kamis besok (tahap 2) tersangka dan barang bukti diserahkan ke Jaksa (P22)," terang Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Irfan Rifai menjelaskan perkembangan penyidikan kasus itu di Aula Tribrata, Selasa (3/11/2026).</p><p>Selain mantan Walikota periode 2021-2025 itu, penyidik juga telah melengkapi berkas pemeriksaan tiga tersangka lainnya, yaitu AS (PA / KPA / PPK), ISL (PPK / Direktur Teknik) dan SP (penyedia jasa, pemilik kegiatan, pelaksana, sekaligus pemodal yang juga diketahui merupakan adik kandung mantan walikota Sibolga JP).</p><p>[adsense]"Ketiganya juga akan diserahkan ke Jaksa pada Kamis bersama mantan walikota," sebutnya didampingi Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut AKBP M Pasaribu, Kasubdit Tipidkor AKBP Ikang.</p><p>Dijelaskan, proyek <a href="https://www.topikseru.com/tag/pembangunan/" target="_self">pembangunan</a> pasar ikan modern di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga tersebut menggunakan anggaran dari Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun Anggaran 2022 bernilai sekira Rp 22 miliar hingga Rp 22,5 miliar.</p><p>[adsense]Dalam pelaksanaannya, terdapat temuan mengarah pada dugaan tindak pidana <a href="https://www.topikseru.com/tag/korupsi/" target="_self">korupsi</a>, meskipun pasar ikan tersebut telah diresmikan penggunaannya pada 2024.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan ahli bidang konstruksi dari Universitas Sumatera Utara (USU) ditemukan mutu beton tidak sesuai speak, termasuk volume (kuantitas) bangunannya. Penyidik Tipidkor Polda Sumut juga telah meminta keterangan ahli pengadaan barang/jasa pemerintaha, ahli keuangan negara dari BPK RI dan ahli pidana untuk melengkapi berkas pemeriksaan.</p><p>[adsense]Hasil penyidikan, ditemukan kerugian negara mencapai Rp5 miliar lebih, dimana mantan walikota Sibolga menerima kucuran dana Rp2 miliar. Para tersangka, sebut Irfan Rifai, terancam UU Tindak Pidana Korupsi dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.</p><p>Empat tersangka tersebut selama proses pemeriksaan tidak ditahan, namun setelah berkas (BAP) telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Peuntut Umum (JPU), ke empatnya langsung diamankan dan menjalani penahanan di Mapolda Sumut. "Penahanan sejak 26 Oktober 2026, selanjutnya dilaksanakan tahap dua, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Jalksa," jelas Irfan Rifai mengatakan status tersangka sudah ditetapkan sejak 21 Juli 2026.</p><p>[adsense]<h3>Sengketa Lahan</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Diberitakan sebelumnya, kasus berawal sengketa lahan antara UD Budi Jaya yang menempati area itu sejak 1960-an dengan Pemko Sibolga yang akan membangun pasar ikan modern, pada 2023.</p><p>Saat pengambilalihan lahan, sempat terjadi bentrok antara pihak UD Budi Jaya dengan Satpol PP Kota Sibolga. Pemerintah Kota Sibolga ketika itu menyebut keberadaan pasar tersebut diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sektor perikanan dan menjadi salah satu ikon Kota Sibolga. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/f899139df5e1059396431415e770c6dd_tersangka.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57721/mantan-walikota-sibolga-segera-diserahkan-ke-jaksa-korupsi-pembangunan-pasar-ikan-modern-rugikan-rp-53-m/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Poldasu Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, Empat Tersangka dan Kerugian Negara Rp 5,03 Miliar</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 15:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Poldasu Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, Empat Tersangka dan Kerugian Negara Rp 5,03 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan Pasar Ikan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Direktorat Reserse Kriminal Khusus (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ditreskrimsus/" target="_self">Ditreskrimsus</a>) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan tindak pidana <a href="https://www.topikseru.com/tag/korupsi/" target="_self">korupsi</a> dalam pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-ikan-modern/" target="_self">Pasar Ikan Modern</a> di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Tahun Anggaran 2022. </p><p>[adsense]Dalam perkara proyek senilai sekitar Rp 22 miliar tersebut, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka dengan estimasi kerugian keuangan negara mencapai Rp 5,031 miliar.</p><p>Salah satu tersangka merupakan mantan Wali Kota Sibolga periode 2021&ndash;2025. Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol. Irfan Rifai dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Selasa (3/11/2026).</p><p>[adsense]Empat tersangka masing-masing berinisial JP selaku mantan Wali Kota Sibolga, AS selaku mantan Kepala Dinas Perikanan, IS selaku mantan aparatur sipil negara yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta SP selaku pihak penyedia atau kontraktor.</p><p>Irfan menjelaskan, perkara tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pembangunan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pasar-ikan-modern/" target="_self">Pasar Ikan Modern</a> yang berlokasi di Jalan Mojopahit, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan. Meski pekerjaan telah dinyatakan selesai 100 persen dan dilakukan serah terima, terdapat indikasi penyimpangan dalam pelaksanaannya.</p><p>[adsense]"Setelah menerima informasi masyarakat, penyidik melakukan penyelidikan bersama instansi terkait. Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya dugaan kekurangan volume pekerjaan serta ketidaksesuaian spesifikasi teknis bangunan," ujar Irfan.</p><p>Proyek yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun Anggaran 2022 itu dilaksanakan melalui Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga dengan nilai kontrak sekitar Rp22 miliar.</p><p>[adsense]Dalam proses penyidikan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/ditreskrimsus/" target="_self">Ditreskrimsus</a> Polda Sumut melibatkan ahli konstruksi dari Universitas Sumatera Utara (USU) untuk menguji kondisi fisik bangunan sekaligus memastikan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan dokumen perencanaan.</p><p>Pemeriksaan dilakukan melalui sejumlah metode, di antaranya core drill untuk pengambilan sampel beton, hammer test untuk menguji mutu beton, pengujian laboratorium, rebar scanning untuk pemeriksaan tulangan beton, serta ultrasonic testing.</p><p>[adsense]Hasil pemeriksaan ahli menemukan adanya ketidaksesuaian mutu beton dengan spesifikasi yang dipersyaratkan serta kekurangan kuantitas atau volume pekerjaan. Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari dasar penghitungan kerugian keuangan negara bersama hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p><p>Berdasarkan hasil penghitungan tersebut, kerugian keuangan negara dalam perkara ini diperkirakan mencapai Rp 5,031 miliar.</p><p>[adsense]Dalam pengungkapan konstruksi perkara, penyidik juga memaparkan dugaan penyimpangan pada proses pelaksanaan dan pembayaran proyek.</p><p>Kasubdit Tipikor <a href="https://www.topikseru.com/tag/ditreskrimsus/" target="_self">Ditreskrimsus</a> Polda Sumut menjelaskan bahwa pembayaran termin pertama dan kedua sebelumnya diterima oleh pihak penyedia. Namun, setelah pekerjaan terhenti dan kemudian dilanjutkan oleh JP, pembayaran termin ketiga beserta dana retensi sebesar lima persen diterima langsung oleh mantan wali kota tersebut.</p><p>[adsense]Nilai pembayaran termin ketiga dan retensi yang diterima itu disebut mencapai sekitar Rp 4,8 miliar.</p><p>Penyidik menduga penerimaan pembayaran tersebut berkaitan dengan perbuatan melawan hukum, mengingat yang bersangkutan merupakan kepala daerah yang tidak memiliki kewenangan untuk mengambil alih pelaksanaan pekerjaan dengan mekanisme sebagaimana ditemukan dalam penyidikan.</p><p>[adsense]Selain itu, penyidik mengungkap dugaan aliran dana kepada sejumlah pihak. JP disebut diduga menerima sekitar Rp 2 miliar, IS sekitar Rp450 juta, AS sekitar Rp 50 juta, sedangkan SP sekitar Rp 2,5 miliar.</p><p>Rincian tersebut merupakan dugaan aliran dana yang dipaparkan penyidik dalam konferensi pers dan masih menjadi bagian dari pembuktian perkara.</p><p>[adsense]Guna kepentingan penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dokumen pengadaan barang dan jasa, dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), kontrak dan adendum perjanjian, dokumen pembayaran, serta telepon seluler milik para tersangka.</p><p>Keempat tersangka disangkakan dengan ketentuan Pasal 2 dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan pidana terkait dalam KUHP sebagaimana dijelaskan penyidik.</p><p>[adsense]Irfan menyampaikan, berkas perkara keempat tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh kejaksaan. Para tersangka juga telah menjalani penahanan sejak 26 Oktober 2026.</p><p>"Untuk tahap selanjutnya, kami telah menerima P-21 dari kejaksaan. Rencananya, penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap II akan dilaksanakan pada Kamis mendatang, sepanjang tidak ada perubahan," jelasnya.</p><p>[adsense]Terkait pemeriksaan Wakil Wali Kota Sibolga yang masih menjabat, penyidik menyatakan telah meminta keterangan yang bersangkutan. Namun, hingga konferensi pers berlangsung, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengklarifikasi sejumlah informasi yang berkaitan dengan perkara tersebut.</p><p>Polda Sumut juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam mengawasi penggunaan anggaran negara serta menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi penyimpangan, guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/0a09c8844ba8f0936c20bd791130d6b6_polda-sumut-ok12.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57720/poldasu-ungkap-korupsi-pasar-ikan-modern-sibolga-empat-tersangka-dan-kerugian-negara-rp-503-miliar/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka Musda IJTI Sumut, Wagub Surya Tegaskan Peran Strategis Pers Kawal Kebijakan Pemerintah</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 14:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka Musda IJTI Sumut, Wagub Surya Tegaskan Peran Strategis Pers Kawal Kebijakan Pemerintah]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara  (Sumut) Surya menegaskan pers merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Deli Serdang &ndash;</b> Wakil Gubernur (<a href="https://www.topikseru.com/tag/wagub/" target="_self">Wagub</a>) Sumatera Utara  (Sumut) <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> menegaskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pers/" target="_self">pers</a> merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam mendukung pembangunan daerah. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan, mengawal kebijakan pemerintah, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.</p>[adsense]<p>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> saat membuka Workshop dan Musyawarah Daerah (Musda) VI, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumut di Aula Dispora Sumut, Jalan William Iskandar, Deliserdang, Selasa (3/11/2026).</p><p>"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk insan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pers/" target="_self">pers</a>, agar program dan kebijakan pembangunan dapat diketahui, dipahami, dan diawasi oleh masyarakat," kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>.</p>[adsense]<p>Menurut <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a>, kritik dan masukan yang disampaikan secara profesional merupakan bagian penting dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan. Melalui pemberitaan yang berimbang, pemerintah dapat mengetahui berbagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/pers/" target="_self">pers</a>oalan yang dihadapi masyarakat untuk selanjutnya dijadikan bahan perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.</p><p>Ia menambahkan, hubungan antara pemerintah dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pers/" target="_self">pers</a> harus dibangun atas dasar keterbukaan, saling menghormati, serta tanggung jawab sesuai peran masing-masing. Pemerintah berkewajiban menyediakan informasi publik secara transparan, sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/pers/" target="_self">pers</a> tetap menjaga independensi dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.</p>[adsense]<p>Dalam kemitraan tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/surya/" target="_self">Surya</a> berharap IJTI Sumut turut berperan mengangkat potensi daerah, memperkenalkan sektor pariwisata, kekayaan budaya, ekonomi kreatif, serta berbagai peluang pembangunan di Sumut. Di sisi lain, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pers/" target="_self">pers</a> juga diharapkan tetap memberikan ruang bagi suara masyarakat dan berbagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/pers/" target="_self">pers</a>oalan yang membutuhkan perhatian bersama.</p><p>Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem informasi yang sehat di Sumut.</p>[adsense]<p>"Pemerintah semakin terbuka, media semakin profesional, dan masyarakat semakin cerdas dalam menerima serta memanfaatkan informasi," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan mengatakan, perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap penyebaran informasi. Saat ini, informasi tidak lagi didominasi media massa karena setiap orang dapat melakukan aktivitas jurnalistik, mulai dari mengumpulkan hingga menyebarkan informasi.</p>[adsense]<p>Herik menyebut keterbukaan informasi sangat diperlukan agar publik tidak keliru dalam menafsirkan suatu kasus. Menurutnya, jeda waktu antara terjadinya sebuah peristiwa dan keluarnya konfirmasi dari pihak berwenang dapat memicu munculnya fitnah.</p><p>Ia menambahkan, IJTI mengusung jurnalisme yang mengedepankan verifikasi dan memberikan dampak positif bagi publik, bukan semata-mata mengejar kecepatan pemberitaan.</p>[adsense]<p>Dalam peliputan di wilayah bencana, misalnya, jurnalis semestinya mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat, bukan sekadar berlomba menjadi yang pertama menyampaikan berita. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_ijti.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57719/buka-musda-ijti-sumut-wagub-surya-tegaskan-peran-strategis-pers-kawal-kebijakan-pemerintah/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nama Ahmad Dhani Disebut di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Panggil</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 14:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nama Ahmad Dhani Disebut di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Panggil]]></title>
            <description><![CDATA[Nama Ahmad Dhani muncul dalam sidang korupsi Bea Cukai setelah disebut pernah meminta bantuan untuk saudaranya. KPK membuka peluang...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Nama musisi sekaligus anggota DPR RI <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> muncul dalam persidangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) pun membuka kemungkinan menghadirkannya sebagai saksi apabila diperlukan dalam proses pembuktian.</p><p>[adsense]Peluang tersebut disampaikan Juru Bicara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Budi Prasetyo setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> disebut dalam sidang yang berlangsung pada Senin (2/11/2026).</p><p>Budi menegaskan, pemanggilan seseorang sebagai saksi dapat dilakukan sesuai kebutuhan pembuktian dan perkembangan fakta di persidangan. </p><p>[adsense]Apabila majelis hakim memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menyatakan terbuka terhadap kemungkinan tersebut.</p><p>"Jika nanti majelis hakim memerintahkan agar JPU (jaksa penuntut umum) menghadirkan yang bersangkutan sebagai saksi dalam suatu sidang, maka semua terbuka kemungkinan," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/11/2026).</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> Disebut Pernah Minta Bantuan Terkait Produsen Rokok</h3>Nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> mencuat ketika terdakwa kasus <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/budiman-bayu-prasojo/" target="_self">Budiman Bayu Prasojo</a>, menjalani pemeriksaan di persidangan.</p><p>Dalam keterangannya kepada JPU, Budiman mengonfirmasi bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> pernah meminta bantuan untuk saudaranya yang diketahui merupakan produsen rokok.</p><p>[adsense]Permintaan bantuan tersebut disebut berkaitan dengan persoalan salah peruntukan yang sedang dihadapi produsen rokok tersebut.</p><p>Selain keterangan itu, JPU juga memperlihatkan percakapan antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> dan terdakwa Rizal. Dalam percakapan yang ditampilkan di persidangan, musisi tersebut disebut menawarkan tiket gratis untuk menyaksikan penampilan sebuah band.</p><p>[adsense]Kemunculan nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> dalam pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari fakta persidangan yang perlu ditelusuri lebih lanjut.</p><p>Namun, penyebutan nama seseorang dalam persidangan tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam tindak pidana. Perlu ada pemeriksaan dan pembuktian lebih lanjut untuk mengetahui konteks komunikasi maupun hubungan dengan perkara yang sedang disidangkan.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Tunggu Perkembangan Fakta Persidangan</h3>Budi Prasetyo menjelaskan, seluruh keterangan saksi yang muncul dalam persidangan akan menjadi bahan analisis jaksa penuntut umum.</p><p>Menurut dia, keterangan tersebut dapat membantu mengurai kronologi kejadian sekaligus memperjelas konstruksi perkara yang sedang diperiksa majelis hakim.</p><p>[adsense]"Pada prinsipnya, keterangan-keterangan saksi nantinya akan memperjelas dalam proses pembuktian perkara di persidangan," ujarnya.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> juga meminta masyarakat mengikuti jalannya persidangan yang berlangsung terbuka. Dengan demikian, publik dapat mencermati setiap fakta secara utuh dan tidak hanya mengambil kesimpulan dari potongan informasi yang beredar.</p><p>[adsense]Budi menambahkan, setiap fakta yang terungkap akan dianalisis JPU untuk membantu menjelaskan rangkaian peristiwa di hadapan majelis hakim.</p><p><h3>Perkara <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Berawal dari OTT <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Februari 2026</h3>Kasus dugaan korupsi di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada Februari 2026.</p><p>[adsense]Penyidikan kemudian berkembang. Pada 21 Juli 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengumumkan penerbitan dua surat perintah penyidikan (sprindik) untuk mengusut perkara tersebut lebih lanjut.</p><p>Hingga September 2026, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam rangkaian perkara tersebut. Mereka terdiri dari pejabat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> dan pihak swasta.</p><p>[adsense]Berikut nama-nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan informasi perkara:</p><p><ul><li>Rizal, Kepala Kantor Wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Sumatera Bagian Barat.</li><li>Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</li><li>Orlando Hamonangan, Kepala Seksi Penindakan II <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</li><li>John Field, pemilik Blueray Cargo.</li><li>Dedy Kurniawan, Manajer Operasional Blueray Cargo.</li><li>Andri, Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo.</li><li><a href="https://www.topikseru.com/tag/budiman-bayu-prasojo/" target="_self">Budiman Bayu Prasojo</a>, Kepala Seksi Intelijen Cukai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</li><li>Gatot Heroe Hernanda, Kepala Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Kediri.</li><li>Ahmad Dedi, pejabat fungsional <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Madya.</li></ul></p><p>[adsense]<hr><h3>Penggeledahan Meluas hingga Perusahaan Terafiliasi Djarum</h3>Penyidikan kembali berkembang pada akhir Oktober 2026. Pada 28 Oktober, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengumumkan penerbitan satu sprindik umum untuk pengembangan perkara.</p><p>[adsense]Penyidik kemudian menggeledah Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Kudus dan kantor PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah.</p><p>Sehari berselang, penggeledahan dilanjutkan ke enam perusahaan yang disebut terafiliasi dengan PT Djarum di wilayah Kudus.</p><p>[adsense]Pada 30 Oktober 2026, penyidik bergerak ke Semarang. Sejumlah lokasi yang digeledah meliputi Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Semarang serta Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.</p><p>Rangkaian penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari bukti dugaan penyimpangan penerimaan negara dari sektor cukai. Potensi kerugian negara dalam perkara ini diperkirakan mencapai triliunan rupiah.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> juga masih mendalami dugaan pemberian uang dari pihak PT Djarum kepada sejumlah pihak di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</p><p><h3>Keterangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> Masih Menunggu Proses Pembuktian</h3>Dengan munculnya nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> dalam persidangan, perhatian kini tertuju pada kemungkinan pendalaman komunikasi antara musisi tersebut dan sejumlah pihak yang sedang berperkara.</p><p>[adsense]Meski <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> membuka peluang menghadirkannya sebagai saksi, belum ada kepastian bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> akan dipanggil untuk memberikan keterangan.</p><p>Penentuan saksi tetap bergantung pada kebutuhan pembuktian, perkembangan fakta persidangan, serta pertimbangan majelis hakim.</p><p>[adsense]Karena itu, publik masih perlu menunggu perkembangan resmi dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengenai apakah keterangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ahmad-dhani/" target="_self">Ahmad Dhani</a> dibutuhkan untuk mengurai perkara dugaan korupsi di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> tersebut.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2025/02/images-52.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57718/nama-ahmad-dhani-disebut-di-sidang-korupsi-bea-cukai-kpk-buka-peluang-panggil/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beraksi di 50 TKP, Sindikat Maling Motor Modus &#039;Tabrak Adik&#039; Diungkap Polisi</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 14:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beraksi di 50 TKP, Sindikat Maling Motor Modus 'Tabrak Adik' Diungkap Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Sindikat pencurian dan penggelapan sepeda motor dengan modus berpurapura mencari anggota keluarga yang mengalami kecelakaan dan penganiayaa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/sindikat/" target="_self">Sindikat</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pencurian/" target="_self">pencurian</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penggelapan/" target="_self">penggelapan</a> sepeda motor dengan modus berpura-pura mencari anggota keluarga yang mengalami kecelakaan dan penganiayaan berhasil diungkap kepolisian. </p><p>[adsense]Herannya, kelompok pemuda ini mengaku telah beraksi di 50 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di sejumlah daerah di Sumut. </p><p>Tiga orang tersangka diamankan Tim Khusus JCS bersama personel Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, masing-masing AZ (17), SR (20), dan KA (20).</p><p>[adsense]Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, ketiganya diamankan pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 02.07 WIB di Gedung A Royal Condominium, Jalan Palang Merah, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.</p><p>"Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menjadi korban <a href="https://www.topikseru.com/tag/penggelapan/" target="_self">penggelapan</a> sepeda motor dengan modus tabrak adik. Dari hasil penyelidikan, kami mengamankan tiga orang terduga pelaku," ujarnya, Selasa (3/11/2026). </p><p>[adsense]Kasat menjelaskan, salah satu aksi komplotan ini terjadi di Jalan Selambo, tepatnya di depan Masjid Ar-Rahman, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.</p><p>Saat itu, dikatakan Adrian, korban bernama Julianson Tiglas A. Saragih (20), seorang mahasiswa, sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah hitam bernomor polisi BK 2138 ANI sepulang dari kampus.</p><p>[adsense]"Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba dihentikan dua pria yang mengendarai sepeda motor Honda Fazio warna hitam," ujarnya. </p><p>Adrian mengatakan, kedua pria tersebut kemudian berpura-pura meminta pertolongan. Mereka mengaku sedang mencari kakaknya yang disebut-sebut dipukuli dan menanyakan apakah korban mengenal orang tersebut.</p><p>[adsense]Tak lama berselang, seorang pria lain datang menggunakan sepeda motor. Korban kemudian diajak bersama-sama menuju sebuah gang sempit di kawasan Menteng.</p><p>Di lokasi tersebut, salah seorang pelaku tetap menemani korban, sementara rekannya membawa pria yang baru datang tadi. Sekitar 30 menit kemudian, pelaku kembali dan meminta korban menitipkan kunci sepeda motor beserta telepon genggamnya.</p><p>[adsense]"Korban kemudian dibawa pergi dan diturunkan di sebuah gang. Pelaku menyuruhnya menunggu dengan alasan akan kembali," ujar Kasat. </p><p>Namun, setelah menunggu hingga tiga jam, korban tak kunjung melihat pelaku kembali. Saat berusaha mencari dan mendatangi lokasi awal, sepeda motor Honda Beat miliknya sudah dibawa kabur.</p><p>[adsense]"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp21 juta dan melaporkannya ke Polrestabes Medan," kata Adrian. </p><p>Ia menerangkan, dari hasil pemeriksaan awal, Ahmad Zulfikar mengaku menjalankan aksi tersebut bersama dua rekannya berinisial A dan IM yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).</p><p>[adsense]Dalam menjalankan aksinya, Ahmad berperan sebagai orang yang berpura-pura menjadi adik, sementara A berperan sebagai orang yang dikabarkan menjadi korban pemukulan. Adapun IM bertugas membawa korban berkeliling hingga akhirnya diturunkan di suatu tempat.</p><p>"Modus yang digunakan para pelaku adalah berpura-pura mencari anggota keluarga yang mengalami masalah, kemudian korban diajak ke suatu tempat. Saat korban lengah, kendaraan miliknya dibawa kabur," ungkap Adrian.</p><p>[adsense]Lebih lanjut, dari hasil interogasi, Ahmad mengaku komplotannya telah melakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penggelapan/" target="_self">penggelapan</a> sepeda motor dengan modus serupa di 50 TKP.</p><p>Lokasi aksinya tersebar di berbagai daerah, yakni 11 TKP di Medan, dua TKP di Binjai, sembilan TKP di kawasan Lubuk Pakam, 10 TKP di wilayah Deli Serdang, tujuh TKP di Belawan, enam TKP di Langkat, tiga TKP di Serdang Bedagai, satu TKP di Tebing Tinggi, dan satu TKP di Tanah Karo.</p><p>[adsense]Polisi juga mengungkap bahwa sepeda motor hasil kejahatan tersebut dijual kepada seseorang berinisial Y yang kini berstatus DPO seharga Rp6,5 juta. Dari penjualan itu, Ahmad mengaku mendapatkan bagian Rp1,6 juta.</p><p>Dalam pengungkapan kasus ini, masih Adrian menjelaskan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 3 buah kunci sepeda motor, 1 unit Honda Scoopy warna putih, 1 unit Honda Stylo warna putih, 1 unit Honda CRF warna hitam merah tanpa pelat nomor, sejumlah pakaian, serta 4 unit telepon genggam.</p><p>[adsense]"Kami juga masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang terlibat," pungkas Adrian.  </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_polisi-ok1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57717/beraksi-di-50-tkp-sindikat-maling-motor-modus-039tabrak-adik039-diungkap-polisi/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Heboh Isu Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap, Kadiv Humas Beri Jawaban Misterius</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 13:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Heboh Isu Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap, Kadiv Humas Beri Jawaban Misterius]]></title>
            <description><![CDATA[Isu sejumlah jenderal Polri berpangkat Irjen ditangkap Brimob ramai beredar. Kadiv Humas Johnny Eddizon Isir belum memberi konfirmasi resmi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Kabar dugaan penangkapan sejumlah perwira tinggi <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> mendadak menjadi perbincangan di kalangan wartawan pada Selasa (3/11/2026). Sejumlah jenderal, termasuk yang disebut berpangkat inspektur jenderal (Irjen) atau berbintang dua, dikabarkan diamankan oleh personel Brigade Mobil (<a href="https://www.topikseru.com/tag/brimob/" target="_self">Brimob</a>).</p>[adsense]<p>Informasi yang beredar menyebut para perwira tersebut dibawa ke Markas Komando (Mako) <a href="https://www.topikseru.com/tag/brimob/" target="_self">Brimob</a> di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan identitas mereka maupun alasan dugaan penangkapan tersebut.</p><p>Situasi semakin menarik perhatian setelah Kepala Divisi Humas <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/irjen-pol/" target="_self">Irjen Pol</a>. <a href="https://www.topikseru.com/tag/johnny-eddizon-isir/" target="_self">Johnny Eddizon Isir</a> memberikan respons yang belum secara tegas membenarkan ataupun membantah kabar tersebut.</p>[adsense]<p><h3>Kadiv Humas <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> Singgung Wartawan yang Ramai Membicarakan Isu</h3>Isu penangkapan jenderal <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> itu ditanyakan langsung kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/johnny-eddizon-isir/" target="_self">Johnny Eddizon Isir</a> dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>, Jakarta, Selasa (3/11/2026).</p><p>Alih-alih memberikan penjelasan terperinci, Isir mengaku memahami bahwa para wartawan tengah membicarakan informasi yang ramai beredar.</p>[adsense]<p>"Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu)," ujar Isir sambil tersenyum.</p><p>Pernyataan tersebut disambut senyum sejumlah pejabat Divisi Humas <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> yang berada di lokasi.</p>[adsense]<p>Isir kemudian menyampaikan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> akan memberikan informasi pada waktu yang dianggap tepat. Dia juga memberi sinyal bahwa penjelasan tersebut kemungkinan tidak akan lama lagi disampaikan.</p><p>"Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya. Oke, makasih ya," katanya.</p>[adsense]<p>Meski demikian, pernyataan tersebut belum dapat dimaknai sebagai konfirmasi bahwa sejumlah jenderal benar-benar telah ditangkap.</p><p><h3>Personel <a href="https://www.topikseru.com/tag/brimob/" target="_self">Brimob</a> Disebut Datangi Area <a href="https://www.topikseru.com/tag/mabes-polri/" target="_self">Mabes <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a></a></h3>Perhatian terhadap kabar tersebut turut dipicu oleh kehadiran sejumlah personel <a href="https://www.topikseru.com/tag/brimob/" target="_self">Brimob</a> di area Markas Besar <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p>[adsense]<p>Para wartawan mengaku melihat personel <a href="https://www.topikseru.com/tag/brimob/" target="_self">Brimob</a> mendatangi kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mabes-polri/" target="_self">Mabes <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a></a> sejak sore hingga malam hari sebelumnya. </p><p>Kehadiran pasukan tersebut disebut sebagai situasi yang jarang terlihat dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan markas kepolisian.</p>[adsense]<p>Informasi yang beredar kemudian mengaitkan kedatangan personel <a href="https://www.topikseru.com/tag/brimob/" target="_self">Brimob</a> dengan dugaan pengamanan sejumlah perwira tinggi <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p><p>Namun, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan tujuan kedatangan personel tersebut, apakah berkaitan dengan operasi penegakan hukum, pemeriksaan internal, atau kegiatan lainnya.</p>[adsense]<p><h3>Rumor Penyadapan, Judi Online hingga Korupsi Ikut Beredar</h3>Di tengah belum adanya penjelasan resmi, berbagai spekulasi mengenai perkara yang diduga menjerat para jenderal mulai bermunculan.</p><p>Beberapa informasi yang beredar menyebut dugaan kasus penyadapan. Spekulasi lain mengaitkannya dengan praktik judi online (judol) hingga dugaan tindak pidana korupsi.</p>[adsense]<p>Akan tetapi, seluruh informasi tersebut masih sebatas rumor dan belum didukung konfirmasi dari pihak berwenang.</p><p>Belum diketahui pula apakah dugaan penangkapan itu berkaitan dengan satu perkara tertentu atau merupakan bagian dari pemeriksaan internal di tubuh <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a>.</p>[adsense]<p>Karena itu, informasi mengenai jenis pelanggaran, identitas perwira, maupun jumlah personel yang diduga diamankan masih harus menunggu penjelasan resmi.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> Belum Buka Identitas dan Perkara yang Diduga Menjerat Jenderal</h3>Hingga berita ini disusun, belum tersedia keterangan resmi yang memastikan siapa saja perwira tinggi yang disebut-sebut diamankan, status hukum mereka, maupun lokasi penahanan.</p>[adsense]<p>Respons Kadiv Humas <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a> yang menjanjikan penjelasan dalam waktu dekat menjadi satu-satunya pernyataan yang disampaikan dalam momen konferensi pers tersebut berdasarkan informasi yang tersedia.</p><p>Publik kini menunggu penjelasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mabes-polri/" target="_self">Mabes <a href="https://www.topikseru.com/tag/polri/" target="_self">Polri</a></a> untuk menjawab sejumlah pertanyaan: apakah benar ada jenderal yang diamankan, berapa jumlahnya, apa perkara yang sedang ditangani, dan bagaimana status hukum pihak-pihak yang disebut dalam kabar tersebut.</p>[adsense]<p>Kepastian informasi menjadi penting agar kabar yang belum terverifikasi tidak berkembang menjadi spekulasi yang berpotensi merugikan pihak tertentu.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/ec5decca5ed3d6b8079e2e7e7bacc9f2_heboh-isu-sejumlah-jenderal-polri-ditangkap-kadiv-humas-beri-jawaban-misterius.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57716/heboh-isu-sejumlah-jenderal-polri-ditangkap-kadiv-humas-beri-jawaban-misterius/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mualem Desak Pemerintah Pusat Segera Bereskan 3 Persoalan Aceh: Dana Otsus, Tanah Blang Padang hingga Bendera</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 13:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mualem Desak Pemerintah Pusat Segera Bereskan 3 Persoalan Aceh: Dana Otsus, Tanah Blang Padang hingga Bendera]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Aceh Mualem meminta pemerintah pusat segera menuntaskan persoalan dana otsus, status tanah wakaf Blang Padang, dan polemik bendera ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerintah-aceh/" target="_self">Pemerintah Aceh</a> meminta pemerintah pusat segera memberikan kepastian atas tiga persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Serambi Mekkah. Ketiganya mencakup keberlanjutan dana otonomi khusus (otsus), status tanah wakaf Lapangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a>, serta penyelesaian polemik bendera Aceh.</p><p>[adsense]Permintaan tersebut disampaikan Gubernur Aceh <a href="https://www.topikseru.com/tag/muzakir-manaf/" target="_self">Muzakir Manaf</a> atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/mualem/" target="_self">Mualem</a> dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pejabat pemerintah pusat di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta, Senin (2/11/2026).</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/mualem/" target="_self">Mualem</a> hadir bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh.</p><p>[adsense]Dalam pertemuan itu, ia meminta ketiga persoalan yang berkaitan dengan kekhususan Aceh tidak terus dibiarkan tanpa kepastian penyelesaian.</p><p>"Kami memohon agar pembahasan terkait dana otsus Aceh, persoalan tanah wakaf <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a>, maupun bendera Aceh segera dituntaskan," kata <a href="https://www.topikseru.com/tag/mualem/" target="_self">Mualem</a> dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Selasa (3/11/2026).</p><p>[adsense]<h3>Tiga Persoalan Lama Aceh Kembali Dibawa ke Meja Pemerintah Pusat</h3>Pertemuan tersebut menjadi forum bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerintah-aceh/" target="_self">Pemerintah Aceh</a> untuk mendorong penyelesaian sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan kekhususan daerah.</p><p>Pertama, mengenai keberlanjutan dana otsus yang selama ini menjadi salah satu instrumen pendukung pembiayaan pembangunan Aceh.</p><p>[adsense]Kedua, kepastian status tanah wakaf Lapangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> yang memiliki nilai historis dan sosial bagi masyarakat Aceh.</p><p>Ketiga, persoalan bendera Aceh yang hingga kini masih membutuhkan pembahasan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/mualem/" target="_self">Mualem</a> menilai penyelesaian ketiga isu tersebut membutuhkan komunikasi yang intensif dan koordinasi lintas kementerian. Dia berharap pemerintah pusat dapat mengambil langkah konkret agar persoalan yang telah lama menjadi perhatian masyarakat tidak terus berlarut-larut.</p><p>Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerintah-aceh/" target="_self">Pemerintah Aceh</a> penting untuk menghadirkan kepastian sekaligus menjaga hubungan pemerintahan yang harmonis.</p><p>[adsense]<h3>Pemerintah Pusat Janji Kawal Keberlanjutan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dana-otsus/" target="_self">Dana Otsus</a></h3>Menanggapi aspirasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerintah-aceh/" target="_self">Pemerintah Aceh</a>, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah pusat berkomitmen mengawal penyelesaian berbagai persoalan yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut.</p><p>Salah satu perhatian utama adalah keberlanjutan dana otonomi khusus Aceh.</p><p>[adsense]Dudung menyampaikan bahwa dana otsus tetap dipandang sebagai instrumen penting untuk mendukung pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah pusat menyepakati perlunya menjaga keberlanjutan dukungan tersebut.</p><p>"Komitmen menjaga kelanjutan dana otsus Aceh untuk pembangunan ke depan akan terus kita kawal," kata Dudung.</p><p>[adsense]Meski demikian, pembahasan mengenai keberlanjutan dana otsus masih perlu diterjemahkan ke dalam langkah kebijakan yang memberikan kepastian bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerintah-aceh/" target="_self">Pemerintah Aceh</a>.</p><p><h3>Status Tanah Wakaf <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> Akan Diberi Kepastian Hukum</h3>Selain dana otsus, status tanah wakaf Lapangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> juga menjadi agenda penting dalam pertemuan tersebut.</p><p>[adsense]Dudung menyatakan pemerintah akan berupaya memberikan kepastian hukum terhadap status tanah tersebut dengan tetap menghormati kekhususan Aceh.</p><p>Persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> bukan hanya menyangkut status lahan, tetapi juga berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan nilai historis kawasan tersebut.</p><p>[adsense]Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan kejelasan administrasi dan hukum agar tidak menimbulkan ketidakpastian di kemudian hari.</p><p>Pemerintah pusat menyatakan akan mengawal proses pembahasan tersebut bersama pihak-pihak terkait.</p><p>[adsense]<h3>Polemik <a href="https://www.topikseru.com/tag/bendera-aceh/" target="_self">Bendera Aceh</a> Akan Diselesaikan Lewat Dialog</h3>Sementara itu, persoalan bendera Aceh akan ditempuh melalui pendekatan dialog konstruktif.</p><p>Dudung menegaskan pemerintah pusat ingin membangun komunikasi bersama <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerintah-aceh/" target="_self">Pemerintah Aceh</a> dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari rumusan penyelesaian yang dapat diterima.</p><p>[adsense]Menurut dia, proses tersebut mungkin membutuhkan waktu. Namun, pemerintah berupaya agar pembahasan tidak berhenti dan dapat menghasilkan penyelesaian.</p><p>"Walaupun itu memerlukan waktu, kita akan mendorong supaya semua tuntas," ujarnya.</p><p>[adsense]Pendekatan dialog dinilai menjadi langkah penting untuk membahas persoalan yang berkaitan dengan kekhususan Aceh, sekaligus menjaga komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah.</p><p><h3>Sejumlah Menteri Ikut Bahas Masa Depan Kekhususan Aceh</h3>Rapat koordinasi di Kemenko Polkam tersebut dipimpin Dudung Abdurachman dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.</p><p>[adsense]Turut hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.</p><p>Kehadiran sejumlah kementerian menunjukkan bahwa pembahasan persoalan Aceh melibatkan berbagai bidang, mulai dari tata kelola pemerintahan, kepastian hukum, hingga kebijakan pembangunan.</p><p>[adsense]Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pemerintah-aceh/" target="_self">Pemerintah Aceh</a>, hasil pertemuan ini diharapkan tidak berhenti pada komitmen dan pembahasan. <a href="https://www.topikseru.com/tag/mualem/" target="_self">Mualem</a> menginginkan adanya langkah nyata agar keberlanjutan dana otsus, status tanah wakaf <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a>, dan polemik bendera Aceh memperoleh kepastian.</p><p>Tiga agenda tersebut kini menjadi pekerjaan bersama pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pelaksanaan kekhususan Aceh berjalan dengan lebih jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/013d407166ec4fa56eb1e1f8cbe183b9_mualem-desak-pemerintah-pusat-segera-bereskan-3-persoalan-aceh.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/politik/57715/mualem-desak-pemerintah-pusat-segera-bereskan-3-persoalan-aceh-dana-otsus-tanah-blang-padang-hingga-bendera/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harga Bahan Pokok Melonjak pada Awal November 2026, Bawang Merah Sempat Tembus Rp70.000 per Kg</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 10:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harga Bahan Pokok Melonjak pada Awal November 2026, Bawang Merah Sempat Tembus Rp70.000 per Kg]]></title>
            <description><![CDATA[Harga bahan pokok naik pada awal November 2026. Bawang merah mencapai Rp70.000 per kg dan cabai rawit merah Rp124.400 per kg. Berikut daftar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Harga sejumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/bahan-pokok/" target="_self">bahan pokok</a> menjadi sorotan pada awal November 2026. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan lonjakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> pada berbagai komoditas, mulai dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> merah, beras, cabai, daging, minyak goreng, gula pasir hingga telur ayam.</p><p>[adsense]Dalam laporan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> pangan pada Senin, 2 November 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> merah mencatat kenaikan paling mencolok hingga mencapai Rp70.000 per kilogram (kg). Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> putih juga dilaporkan menyentuh Rp63.150 per kg.</p><p>Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena bahan-bahan tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari rumah tangga.</p><p>[adsense]<b>Bawang Merah dan Bawang Putih Mengalami Lonjakan</b></p><p>Berdasarkan data PIHPS yang diberitakan CNBC Indonesia pada 2 November 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> merah ukuran sedang mencapai Rp70.000 per kg, meningkat 89,7 persen dibandingkan periode pembanding dalam laporan tersebut.</p><p>[adsense]Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> putih ukuran sedang mencapai Rp63.150 per kg atau naik 63,39 persen.</p><p>Kenaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> kedua komoditas ini berpotensi menambah pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat yang rutin membeli bumbu dapur untuk memasak.</p><p>[adsense]Bawang merah dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> putih juga menjadi bahan penting dalam usaha kuliner. Perubahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a>nya dapat memengaruhi biaya produksi pedagang makanan apabila tidak diimbangi dengan penyesuaian <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> jual.</p><p><b>Harga Beras Ikut Menjadi Sorotan</b></p><p>[adsense]Beras sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia juga tercatat mengalami kenaikan dalam laporan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> pada 2 November 2026.</p><p>Berikut <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> beras berdasarkan kategori yang dilaporkan PIHPS:</p><p>[adsense]&bull;	Beras kualitas bawah I: Rp20.900 per kg.</p><p>&bull;	Beras kualitas bawah II: Rp20.450 per kg.</p><p>[adsense]&bull;	Beras kualitas medium I: Rp22.300 per kg.</p><p>&bull;	Beras kualitas medium II: Rp22.350 per kg.</p><p>[adsense]&bull;	Beras kualitas super I: Rp23.200 per kg.</p><p>&bull;	Beras kualitas super II: Rp23.100 per kg.</p><p>[adsense]Kenaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> beras perlu diperhatikan karena komoditas ini memiliki porsi penting dalam pengeluaran pangan masyarakat.</p><p>Meski demikian, <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> beras di tingkat nasional tidak selalu sama dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> di pasar daerah. Perbedaan kualitas, biaya distribusi, pasokan, dan kondisi pasar setempat dapat memengaruhi <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> yang dibayarkan konsumen.</p><p>[adsense]<b>Cabai Rawit Merah Tembus Rp124.400 per Kg</b></p><p>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> dan beras, <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> cabai juga menjadi perhatian pada awal November.</p><p>[adsense]Dalam laporan 2 November 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> cabai rawit merah mencapai Rp124.400 per kg. Cabai merah besar tercatat Rp91.250 per kg, sedangkan cabai merah keriting mencapai Rp101.900 per kg.</p><p>Tingginya <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> cabai dapat memengaruhi belanja rumah tangga maupun usaha kuliner yang mengandalkan cabai sebagai bahan utama.</p><p>[adsense]Harga komoditas ini juga dikenal mudah berubah mengikuti ketersediaan pasokan, kondisi cuaca, dan kelancaran distribusi dari daerah penghasil ke pasar konsumen.</p><p>Namun, tidak semua jenis cabai mengalami kenaikan. Pada tanggal yang sama, <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> cabai rawit hijau justru tercatat turun menjadi Rp52.500 per kg.</p><p>[adsense]<b>Daging, Gula, Minyak Goreng, dan Telur Juga Naik</b></p><p>Kenaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> yang diberitakan pada 2 November turut mencakup sejumlah bahan pangan lainnya.</p><p>[adsense]Harga daging ayam ras segar tercatat Rp53.750 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I mencapai Rp162.500 per kg dan kualitas II sebesar Rp151.900 per kg.</p><p>Untuk komoditas gula, <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> gula pasir premium dilaporkan mencapai Rp30.400 per kg, sedangkan gula pasir lokal Rp25.150 per kg.</p><p>[adsense]Minyak goreng curah tercatat Rp25.650 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp31.650 per liter dan kemasan bermerek II sebesar Rp28.800 per liter.</p><p>Harga telur ayam ras segar juga dilaporkan mencapai Rp39.400 per kg.</p><p>[adsense]Angka-angka tersebut merupakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> yang dilaporkan pada 2 November dan perlu dibaca sesuai tanggal pengamatan, bukan dianggap sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> yang berlaku di seluruh pasar Indonesia.</p><p><b>Harga Pangan Bisa Berubah dalam Sehari</b></p><p>[adsense]Perkembangan berikutnya menunjukkan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> pangan dapat berubah cukup cepat.</p><p>Berdasarkan laporan ANTARA yang mengutip PIHPS pada Selasa, 3 November 2026 pukul 07.15 WIB, <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> merah tercatat Rp37.200 per kg dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bawang/" target="_self">bawang</a> putih Rp38.550 per kg.</p><p>[adsense]Pada waktu yang sama, beras medium I tercatat Rp16.700 per kg, beras medium II Rp16.500 per kg, cabai rawit merah Rp93.650 per kg, dan telur ayam ras Rp29.300 per kg.</p><p>Perbedaan angka tersebut menunjukkan pentingnya memperhatikan tanggal serta waktu pengambilan data ketika membandingkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> pangan. Data harian dapat berubah, sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> di pasar tertentu mungkin berbeda dari angka rata-rata nasional.</p><p>[adsense]Karena itu, masyarakat yang ingin mengetahui <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> aktual sebaiknya memeriksa data terbaru sebelum berbelanja atau menyimpulkan bahwa seluruh komoditas sedang mengalami kenaikan.</p><p><b>Cara Memantau Harga Bahan Pokok</b></p><p>[adsense]Masyarakat dapat memantau perkembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> pangan melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dikelola Bank Indonesia. Informasi tersebut memungkinkan masyarakat melihat <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> berbagai komoditas serta membandingkan kondisi antardaerah.</p><p>Pemantauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/harga/" target="_self">harga</a> secara berkala juga dapat membantu rumah tangga menyusun anggaran belanja, menentukan alternatif bahan makanan, dan menyesuaikan kebutuhan dengan kondisi keuangan.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/f899139df5e1059396431415e770c6dd_hargakebutuhanbahanpokokjelangramadhanberascabaihinggadagingdipasarsentralpalakkarelatifstabil.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57714/harga-bahan-pokok-melonjak-pada-awal-november-2026-bawang-merah-sempat-tembus-rp70000-per-kg/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Klaim Trump Bakal Serang Iran dengan Senjata Nuklir Viral, Ini Fakta di Baliknya</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 10:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Klaim Trump Bakal Serang Iran dengan Senjata Nuklir Viral, Ini Fakta di Baliknya]]></title>
            <description><![CDATA[Klaim Trump bakal menyerang Iran menggunakan senjata nuklir viral di tengah memanasnya konflik. Benarkah serangan nuklir akan terjadi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Kabar mengenai kemungkinan Amerika Serikat menggunakan senjata nuklir untuk menyerang Iran menjadi perhatian publik setelah komentator politik <a href="https://www.topikseru.com/tag/tucker-carlson/" target="_self">Tucker Carlson</a> menyampaikan klaim bahwa serangan tersebut dapat terjadi dalam hitungan hari.</p><p>[adsense]Klaim itu beredar di tengah ketegangan antara Washington dan Teheran yang belum sepenuhnya mereda. Namun, hingga 3 November 2026, belum ada bukti publik yang mengonfirmasi bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/presiden-amerika-serikat/" target="_self">Presiden Amerika Serikat</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/donald-trump/" target="_self">Donald Trump</a> telah memutuskan untuk menggunakan senjata nuklir terhadap Iran.</p><p><b>Berawal dari Klaim <a href="https://www.topikseru.com/tag/tucker-carlson/" target="_self">Tucker Carlson</a></b></p><p>[adsense]Dalam unggahan di platform X pada 1 November 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/tucker-carlson/" target="_self">Tucker Carlson</a> menyebut pemerintahan Trump berpotensi melancarkan serangan nuklir terhadap fasilitas bawah tanah Iran di Pickaxe Mountain, wilayah Iran bagian tengah.</p><p>Carlson menduga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak Trump untuk mengambil langkah tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa penggunaan senjata nuklir dapat memperluas konflik dan meningkatkan risiko perang berskala global.</p><p>[adsense]Namun, Carlson tidak menyertakan dokumen atau bukti publik yang dapat mengonfirmasi bahwa keputusan serangan nuklir telah disiapkan oleh pemerintah Amerika Serikat.</p><p>Laporan Hindustan Times dan Times of Israel pada 2&ndash;3 November 2026 juga menegaskan bahwa klaim tersebut belum dikonfirmasi pejabat AS maupun Israel.</p><p>[adsense]Karena itu, pernyataan Carlson perlu diperlakukan sebagai klaim yang belum terbukti, bukan pengumuman resmi mengenai rencana serangan nuklir.</p><p><b>Apa Itu Pickaxe Mountain?</b></p><p>[adsense]Pickaxe Mountain merupakan kawasan fasilitas bawah tanah di Iran yang dikaitkan dengan program nuklir negara tersebut. Lokasinya berada di wilayah Iran bagian tengah, dekat kawasan Natanz.</p><p>Fasilitas bawah tanah menjadi perhatian dalam konflik karena struktur batuan dan kedalamannya dapat menyulitkan upaya penghancuran menggunakan senjata konvensional.</p><p>[adsense]Meski demikian, sulitnya menghancurkan sebuah fasilitas tidak otomatis berarti senjata nuklir menjadi satu-satunya pilihan militer. Serangan konvensional, operasi militer lainnya, maupun jalur diplomasi tetap merupakan kemungkinan yang berbeda.</p><p>Dengan demikian, keberadaan fasilitas tersebut tidak dapat dijadikan bukti bahwa AS sedang mempersiapkan serangan nuklir.</p><p>[adsense]<b>Trump Sebelumnya Menolak Penggunaan Senjata Nuklir</b></p><p>Salah satu hal penting dalam menilai klaim tersebut adalah pernyataan Trump sendiri.</p><p>[adsense]Dalam wawancara pada Oktober 2026, Trump secara terbuka menyatakan tidak akan menggunakan senjata nuklir untuk menyerang Iran. Pernyataan tersebut bertentangan dengan gambaran Carlson mengenai kemungkinan serangan nuklir dalam waktu dekat.</p><p>Meski pernyataan seorang presiden tidak menjamin kebijakan tidak akan berubah, belum ada bukti publik yang menunjukkan bahwa Trump telah membatalkan sikap tersebut dan menyetujui penggunaan senjata nuklir.</p><p>[adsense]Pada 2 November 2026, Reuters juga melaporkan bahwa Trump kembali mempertanyakan apakah serangan militer baru terhadap Iran perlu dilanjutkan. Ia menyebut kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Teheran.</p><p>Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih menjadi bagian dari situasi yang berlangsung.</p><p>[adsense]<b>Apakah Perang Nuklir Dunia Akan Terjadi?</b></p><p>Meningkatnya ketegangan AS dan Iran memang patut diperhatikan. Serangan militer baru berpotensi memicu aksi balasan, memperluas konflik regional, dan mengganggu stabilitas ekonomi maupun keamanan internasional.</p><p>[adsense]Namun, risiko konflik yang meningkat tidak sama dengan kepastian terjadinya perang nuklir.</p><p>Sampai 3 November 2026, belum ada bukti publik yang mengonfirmasi bahwa pemerintah AS telah mengambil keputusan untuk meluncurkan senjata nuklir ke Iran. Klaim bahwa perang nuklir akan segera terjadi karena itu belum dapat dipastikan kebenarannya.</p><p>[adsense]Masyarakat sebaiknya tidak langsung mempercayai unggahan yang menggunakan narasi menakutkan tanpa bukti pendukung. Informasi mengenai ancaman nuklir perlu diperiksa melalui pernyataan resmi pemerintah, lembaga internasional, dan laporan media tepercaya.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_presidenasdonaldtrumpmemberikanisyaratsaatrapatumumkampanyeuntuksenatorasjonhustedrohdancalongubernurvivek1791855917066_169.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57713/klaim-trump-bakal-serang-iran-dengan-senjata-nuklir-viral-ini-fakta-di-baliknya/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Bongkar Dugaan Permainan Cukai Djarum Sejak 2010, Potensi Kerugian Negara Tembus Triliunan Rupiah</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 07:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Bongkar Dugaan Permainan Cukai Djarum Sejak 2010, Potensi Kerugian Negara Tembus Triliunan Rupiah]]></title>
            <description><![CDATA[KPK menduga pengaturan pembayaran cukai PT Djarum berlangsung sejak 2010. Penyidik menelusuri dokumen lama dan dugaan aliran uang ke pejabat]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) mulai menelusuri dugaan praktik korupsi cukai yang berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> hingga lebih dari satu dekade ke belakang. Penyidik menduga praktik pengaturan pembayaran cukai tersebut telah berlangsung sejak 2010.</p><p>[adsense]Temuan awal ini membuat penyidikan perkara di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan semakin meluas. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> tidak hanya memburu bukti terkait transaksi terbaru, tetapi juga mengumpulkan dokumen historis untuk mengungkap pola dugaan penyimpangan yang disebut berlangsung selama bertahun-tahun.</p><p>Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Achmad Taufik Husein membenarkan dugaan bahwa perkara tersebut telah terjadi sejak 2010.</p><p>[adsense]"Iya, betul," kata Achmad kepada jurnalis di Jakarta, Senin (2/11/2026).</p><p>Sementara itu, Juru Bicara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Budi Prasetyo menjelaskan penyidik tengah mendalami dugaan pengondisian pembayaran cukai agar nominal yang dibayarkan tidak sesuai dengan ketentuan semestinya.</p><p>[adsense]<h3>Diduga Ada Pengaturan agar Pembayaran Cukai Lebih Rendah</h3>Budi menjelaskan, penyidik menduga terdapat mekanisme tertentu yang membuat pembayaran cukai tidak sesuai dengan angka yang seharusnya ditetapkan.</p><p>Dalam skema yang sedang ditelusuri, nilai kewajiban pembayaran diduga diatur sehingga jumlah yang dibayarkan menjadi berbeda dari ketentuan sebenarnya.</p><p>[adsense]"Jadi, yang seharusnya dibayar sekian misalnya, tetapi kemudian dilakukan pengaturan sehingga pembayarannya tidak sesuai dengan semestinya. Praktik-praktik ini diduga sudah dilakukan beberapa tahun," ujar Budi di Gedung Merah Putih <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>, Jakarta.</p><p>Dugaan tersebut menjadi salah satu fokus penyidikan karena berkaitan dengan potensi penerimaan negara yang tidak tertagih secara semestinya.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> kini berupaya mengurai bagaimana mekanisme pengaturan itu dilakukan, siapa saja pihak yang diduga terlibat, serta berapa besar dampaknya terhadap keuangan negara.</p><p><h3>Penggeledahan Menyasar Dokumen Lama hingga Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a></h3>Untuk mengungkap dugaan praktik yang berlangsung sejak 2010, penyidik tidak hanya mencari dokumen transaksi terbaru. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> juga menelusuri arsip dan dokumen pada periode yang sesuai dengan waktu terjadinya perkara atau tempus delicti.</p><p>[adsense]Budi mengatakan, dokumen-dokumen dari tahun tertentu menjadi sasaran dalam rangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik.</p><p>Langkah tersebut dilakukan untuk membangun rangkaian bukti mengenai dugaan pengaturan pembayaran cukai, termasuk menelusuri proses administrasi dan pihak-pihak yang berkaitan dengan kebijakan pembayaran tersebut.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, mulai dari Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/kudus/" target="_self">Kudus</a>, kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/kudus/" target="_self">Kudus</a>, hingga kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> di Semarang dan wilayah Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta.</p><p>Penyidik juga menggeledah enam perusahaan yang disebut terafiliasi dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/kudus/" target="_self">Kudus</a> pada 29 Oktober 2026.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Dalami Dugaan Aliran Uang ke Pejabat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a></h3>Selain dugaan pengaturan pembayaran cukai, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> turut menyelidiki kemungkinan adanya pemberian uang dari pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> kepada sejumlah pihak di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.</p><p>Budi menegaskan, dugaan aliran uang tersebut masih dalam proses pendalaman.</p><p>[adsense]Karena itu, penggeledahan tidak hanya dilakukan di lingkungan perusahaan, tetapi juga menyasar sejumlah kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> yang dinilai memiliki keterkaitan dengan perkara.</p><p>Penyidik berupaya mencari bukti yang dapat menjelaskan hubungan antara pihak perusahaan dan aparatur negara, termasuk kemungkinan adanya komunikasi atau transaksi yang berkaitan dengan pengaturan pembayaran cukai.</p><p>[adsense]Hingga kini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> belum menyampaikan kesimpulan mengenai pihak yang diduga menerima uang maupun besaran aliran dana yang sedang ditelusuri.</p><p><h3>Berawal dari OTT <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> pada Februari 2026</h3>Penyidikan perkara ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> di lingkungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> pada Februari 2026.</p><p>[adsense]Setelah operasi tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Pada 21 Juli 2026, lembaga antirasuah mengumumkan pengembangan penyidikan melalui penerbitan dua surat perintah penyidikan (sprindik).</p><p>Hingga September 2026, sejumlah pejabat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> dan pihak swasta telah ditetapkan sebagai tersangka dalam rangkaian perkara tersebut.</p><p>[adsense]Mereka adalah:</p><p><ul><li>Rizal, Kepala Kantor Wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Sumatera Bagian Barat.</li><li>Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</li><li>Orlando Hamonangan, Kepala Seksi Penindakan II <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</li><li>John Field, pemilik Blueray Cargo.</li><li>Dedy Kurniawan, Manajer Operasional Blueray Cargo.</li><li>Andri, Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo.</li><li>Budiman Bayu Prasojo, Kepala Seksi Intelijen Cukai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</li><li>Gatot Heroe Hernanda, Kepala Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Kediri.</li><li>Ahmad Dedi, pejabat fungsional <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Madya.</li></ul>Perkembangan berikutnya terjadi pada 28 Oktober 2026. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengumumkan penerbitan satu sprindik umum untuk memperluas penanganan perkara.</p><p>[adsense]Sehari setelahnya, penyidik menggeledah enam perusahaan terafiliasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/kudus/" target="_self">Kudus</a>. Pada 30 Oktober 2026, penggeledahan berlanjut ke Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> Semarang serta Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.</p><p><h3>Potensi Kerugian Negara Jadi Fokus Penyidikan</h3>Rangkaian penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari dan mengamankan bukti terkait dugaan penyimpangan pembayaran cukai. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> memperkirakan potensi kerugian negara dalam perkara ini dapat mencapai triliunan rupiah.</p><p>[adsense]Besarnya potensi kerugian tersebut membuat penyidik perlu menelusuri dokumen dalam rentang waktu panjang, termasuk menghitung kewajiban cukai yang diduga tidak dibayarkan sesuai ketentuan.</p><p>Namun, angka kerugian negara dan konstruksi lengkap perkara masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan.</p><p>[adsense]Dengan dugaan praktik yang disebut berlangsung sejak 2010, penyidikan ini berpotensi membuka persoalan yang lebih luas mengenai pengawasan pembayaran cukai, tata kelola penerimaan negara, serta pengawasan terhadap hubungan antara pelaku usaha dan aparat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a>.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> kini masih mendalami seluruh bukti, termasuk dugaan pengondisian pembayaran dan kemungkinan adanya aliran uang kepada pejabat terkait.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_kpk.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57712/kpk-bongkar-dugaan-permainan-cukai-djarum-sejak-2010-potensi-kerugian-negara-tembus-triliunan-rupiah/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Muktamar Muhammadiyah 2027 Target 1 Juta Pengunjung, Sumut Bidik Dampak Ekonomi</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 07:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Muktamar Muhammadiyah 2027 Target 1 Juta Pengunjung, Sumut Bidik Dampak Ekonomi]]></title>
            <description><![CDATA[Muktamar ke49 Muhammadiyah dan &039Aisyiyah di Medan pada November 2027 diperkirakan menarik satu juta pengunjung. UMKM Sumut berpeluang..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Sumatera Utara (Sumut) berpeluang mendapat dorongan ekonomi dari penyelenggaraan Muktamar ke-49 <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> dan &#039;Aisyiyah pada November 2027. Agenda berskala nasional dan internasional tersebut diperkirakan menarik hingga satu juta pengunjung, sehingga membuka peluang peningkatan aktivitas bisnis di berbagai sektor.</p><p>[adsense]Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menilai kehadiran peserta dan peninjau dari berbagai daerah, termasuk mancanegara, dapat memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.</p><p>Menurut Bobby, sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berpotensi merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan selama kegiatan berlangsung.</p><p>[adsense]"Agenda berskala nasional dan internasional ini diyakini memberikan dampak positif pertumbuhan ekonomi," ujar Bobby seusai menerima panitia dan jajaran Pimpinan Pusat (PP) <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (2/11/2026).</p><p><h3>Satu Juta Pengunjung Jadi Peluang bagi UMKM Sumatera Utara</h3>Potensi ekonomi dari Muktamar <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> tidak hanya bertumpu pada penyelenggaraan persidangan organisasi. Arus kedatangan peserta, peninjau, dan tamu dari luar daerah diperkirakan menciptakan permintaan tambahan terhadap berbagai produk dan layanan masyarakat.</p><p>[adsense]Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Sumatera Utara tahun 2025, terdapat sekitar 1,4 juta unit UMKM di wilayah tersebut. Sebanyak 98,9 persen di antaranya merupakan usaha mikro dan kecil.</p><p>Besarnya jumlah pelaku usaha tersebut menjadi salah satu modal bagi Sumut untuk menangkap peluang ekonomi selama muktamar.</p><p>[adsense]Bobby mengatakan, penunjukan Sumut sebagai tuan rumah perlu dimanfaatkan untuk menggerakkan kegiatan ekonomi lokal. Pelaku usaha kuliner, penyedia transportasi, penginapan, pedagang, hingga produsen lokal berpotensi memperoleh tambahan pelanggan.</p><p>Namun, besarnya dampak ekonomi nantinya akan bergantung pada kesiapan daerah dalam menghubungkan kebutuhan pengunjung dengan kapasitas usaha masyarakat.</p><p>[adsense]<h3>Stadion Teladan dan Kampus UMSU Disiapkan sebagai Lokasi Utama</h3>Ketua Pimpinan Pusat <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a>, Agung Danarto, menjelaskan bahwa persiapan Muktamar ke-49 telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan.</p><p>Menurut dia, muktamar merupakan agenda besar bagi warga <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> sehingga membutuhkan perencanaan panjang, termasuk kesiapan fasilitas dan lokasi kegiatan.</p><p>[adsense]Rangkaian acara direncanakan berlangsung di dua lokasi utama di Kota Medan. Pembukaan muktamar akan digelar di Stadion Teladan, sedangkan persidangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> dan &#039;Aisyiyah direncanakan berlangsung di kampus Universitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> Sumatera Utara (UMSU).</p><p>Agung memperkirakan jumlah pengunjung dapat mencapai satu juta orang yang datang dari berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri.</p><p>[adsense]Jika proyeksi tersebut terealisasi, kebutuhan akomodasi, konsumsi, mobilitas, dan layanan pendukung lainnya akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha.</p><p><h3>Muktamar Bakal Hadirkan Ekspo Ekonomi dan Forum Internasional</h3>Selain agenda persidangan organisasi, panitia juga merencanakan sejumlah kegiatan pendukung untuk memperluas manfaat penyelenggaraan muktamar.</p><p>[adsense]Salah satunya adalah ekspo atau pameran ekonomi yang dapat menjadi ruang promosi produk dan aktivitas usaha. Kegiatan ini berpotensi mempertemukan pelaku UMKM dengan pengunjung dari berbagai daerah.</p><p>Panitia juga merencanakan pertemuan internasional yang menghadirkan perwakilan cabang <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> dari 30 negara serta organisasi Islam dunia.</p><p>[adsense]Kehadiran delegasi internasional tersebut diharapkan memperluas jangkauan kegiatan, sekaligus membuka peluang interaksi dan kerja sama lintas negara.</p><p>Bagi Sumatera Utara, rangkaian acara tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan, potensi pariwisata, serta kapasitas ekonomi daerah kepada pengunjung dari luar negeri.</p><p>[adsense]<h3>Pemprov Sumut Siap Mendukung Penyelenggaraan Muktamar</h3>Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar ke-49 <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> dan &#039;Aisyiyah.</p><p>Bobby menegaskan pemerintah daerah siap membantu dan memfasilitasi kebutuhan penyelenggaraan agar agenda tersebut berjalan lancar.</p><p>[adsense]"Pada prinsipnya Pemprov Sumut mendukung, dan memfasilitasi seluruh kegiatan muktamar ini. Kami sangat terbuka, dan berharap agenda besar ini berjalan sukses," kata Bobby.</p><p>Sementara itu, Agung Danarto mengapresiasi sambutan dan dukungan yang diberikan pemerintah provinsi. Ia juga menyampaikan permohonan agar Bobby bersedia menjadi penasihat atau pengarah dalam struktur kepanitiaan muktamar.</p><p>[adsense]Menurut Agung, persiapan dilakukan sejak jauh hari, termasuk kebutuhan pembangunan gedung baru untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.</p><p><h3>Tantangan Berikutnya: Memastikan Manfaat Ekonomi Dirasakan Masyarakat</h3>Target satu juta pengunjung menjadikan Muktamar ke-49 <a href="https://www.topikseru.com/tag/muhammadiyah/" target="_self">Muhammadiyah</a> sebagai peluang besar bagi perekonomian Sumatera Utara. Namun, potensi tersebut tidak otomatis berubah menjadi peningkatan pendapatan masyarakat tanpa persiapan yang terukur.</p><p>[adsense]Ketersediaan penginapan, kelancaran transportasi, pengelolaan arus pengunjung, kesiapan kawasan kuliner, serta keterlibatan UMKM menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan.</p><p>Pemerintah daerah dan panitia juga perlu memastikan pelaku usaha lokal mendapat kesempatan berpartisipasi dalam rantai kebutuhan acara, termasuk melalui ekspo ekonomi dan penyediaan produk maupun jasa.</p><p>[adsense]Jika persiapan tersebut berjalan optimal, muktamar tidak hanya menjadi agenda organisasi keagamaan, tetapi juga dapat menjadi momentum promosi ekonomi dan pariwisata Sumatera Utara.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_muktamar-muhammadiyah-2027-target-1-juta-pengunjung-sumut-bidik-dampak-ekonomi.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57709/muktamar-muhammadiyah-2027-target-1-juta-pengunjung-sumut-bidik-dampak-ekonomi/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Geger Sidang Eks Jampidsus! Ferry Boboho Akui Terima Rp50 Miliar dari Tan Kian, Sebut Ada Perintah Febrie Adriansyah</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 06:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Geger Sidang Eks Jampidsus! Ferry Boboho Akui Terima Rp50 Miliar dari Tan Kian, Sebut Ada Perintah Febrie Adriansyah]]></title>
            <description><![CDATA[Ferry Boboho mengaku diminta Febrie Adriansyah menagih uang Rp 50 miliar dari Tan Kian agar tak menjadi tersangka kasus Jiwasraya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Persidangan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (<a href="https://www.topikseru.com/tag/jampidsus/" target="_self">Jampidsus</a>) <a href="https://www.topikseru.com/tag/febrie-adriansyah/" target="_self">Febrie Adriansyah</a> mengungkap kesaksian mengejutkan. Pengusaha Ferry Yanto Hongkiriwang alias <a href="https://www.topikseru.com/tag/ferry-boboho/" target="_self">Ferry Boboho</a> mengaku pernah diminta Febrie menagih uang Rp50 miliar kepada pengusaha properti <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a>.</p><p>[adsense]Menurut Ferry, uang tersebut diminta dengan tujuan agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a> tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya.</p><p>Kesaksian itu disampaikan Ferry saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan pemerasan dan TPPU di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026).</p><p>[adsense]Di hadapan majelis hakim, Ferry menceritakan percakapannya dengan Febrie mengenai nominal uang yang diminta dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a>.</p><p>"Saat itu Pak Febrie tanya &#039;berapa?&#039; Saya bilang &#039;nggak tahu terserah om&#039;. Terus Pak Febrie bilang &#039;50&#039;," ujar Ferry sembari memperagakan isyarat jari yang disebutnya digunakan untuk menunjukkan jumlah uang tersebut.</p><p>[adsense]<h3>Ferry Sebut Permintaan Uang Disampaikan kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a></h3>Ferry mengaku langsung menghubungi <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a> setelah menerima permintaan tersebut. Ia mengatur pertemuan untuk menyampaikan pesan yang disebut berasal dari Febrie.</p><p>Namun, terdapat perbedaan nominal dalam pengakuan Ferry. Ia mengatakan kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a> bahwa uang yang diminta mencapai 5 juta dolar Singapura atau setara sekitar Rp 55 miliar pada saat itu.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a> kemudian meminta waktu sebelum akhirnya menyerahkan uang tersebut secara bertahap sebanyak tiga kali.</p><p>Ferry menyatakan uang itu diserahkan langsung kepadanya. Ia juga mengakui menyisihkan Rp 5 miliar untuk dirinya sendiri.</p><p>[adsense]"Diserahkan langsung ke saya. Tapi memang saya cari makan, jadi yang sisa Rp 5 miliarnya buat saya dan sekarang karena saya sudah tahu salah makanya saya kembalikan ke jaksa," tutur Ferry di persidangan.</p><p>Pengakuan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pemeriksaan saksi untuk mengurai dugaan aliran uang dalam perkara yang menjerat Febrie dan dua terdakwa lainnya.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a> Disebut Menjadi Sasaran Permintaan Uang dalam Kasus Jiwasraya</h3>Dalam dakwaan perkara pemerasan, Febrie disebut meminta uang sebesar 5 juta dolar Singapura atau sekitar Rp55 miliar dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a>, yang merupakan saksi dalam perkara korupsi Jiwasraya.</p><p>Permintaan itu diduga disampaikan melalui Ferry Yanto Hongkiriwang. Tujuannya, menurut uraian dakwaan, agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a> tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.</p><p>[adsense]Kesaksian Ferry di persidangan kini menjadi bagian dari proses pembuktian atas dugaan pemerasan tersebut.</p><p>Meski demikian, keterangan saksi tetap harus diuji bersama alat bukti lain dan tanggapan para terdakwa. Pengakuan yang disampaikan di ruang sidang tidak dengan sendirinya menjadi putusan bersalah.</p><p>[adsense]<h3>Febrie Didakwa Bersama Dua Terdakwa Lain</h3>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/febrie-adriansyah/" target="_self">Febrie Adriansyah</a>, perkara ini turut menyeret managing partner kantor hukum Don Ritto &amp; Rekan, Don Ritto alias Idon, serta Komisaris PT Kantor Omzet Indonesia (Koin Money Changer), Nurman Herin.</p><p>Ketiganya didakwa terlibat dalam perkara dugaan korupsi berupa pemerasan terkait penanganan perkara PT ASABRI dan/atau PT Asuransi Jiwasraya pada 2020, serta tindak pidana pencucian uang dalam rentang 2020 - 2026.</p><p>[adsense]Dalam dakwaan, Febrie disebut melakukan pemerasan terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/tan-kian/" target="_self">Tan Kian</a> melalui perantara Ferry. Selain itu, jaksa juga mendakwa Febrie melakukan TPPU dengan nilai total sekitar Rp 354,62 miliar.</p><p>Jumlah tersebut terdiri atas Rp 346,74 miliar dan 440.990 dolar Amerika Serikat yang dalam dakwaan dikonversi sekitar Rp7,88 miliar dengan asumsi kurs Rp 17.880 per dolar AS.</p><p>[adsense]<h3>Jaksa Uraikan Dugaan Pencucian Uang Rp 354,62 Miliar</h3>Dalam uraian dakwaan, dugaan pencucian uang disebut berkaitan dengan penerimaan saham, tanah, dan bangunan yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi selama Febrie menduduki sejumlah jabatan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/kejaksaan-agung/" target="_self">Kejaksaan Agung</a>.</p><p>Jaksa menyebut perbuatan tersebut diduga dilakukan melalui sejumlah pihak, termasuk Don Ritto alias Idon, Nurman Herin, dan Ferry Yanto Hongkiriwang.</p><p>[adsense]Modus yang diuraikan dalam dakwaan antara lain menggunakan rekening atas nama orang lain, memindahkan dana kepada orang kepercayaan atau pihak lain, serta menempatkan uang melalui perusahaan yang didirikan maupun perusahaan lain sebagai penyertaan modal.</p><p>Dana tersebut juga diduga digunakan untuk membeli atau membayar tanah dan bangunan, emas, serta satu unit mobil Toyota Fortuner yang disebut menggunakan nama Muhammad Agung Garisman.</p><p>[adsense]Selain itu, jaksa menguraikan adanya dugaan penempatan uang di sejumlah brankas, kamar kos, kantor, dan rumah Puspita Lasambu.</p><p>Seluruh uraian tersebut merupakan materi dakwaan yang masih harus dibuktikan dalam proses persidangan.</p><p>[adsense]<h3>Terancam Hukuman Berdasarkan UU Tipikor dan KUHP Nasional</h3>Atas perbuatan yang didakwakan, Febrie terancam dijerat ketentuan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p><p>Sementara untuk dugaan pencucian uang, jaksa menggunakan ketentuan Pasal 607 ayat (1) huruf a atau Pasal 607 ayat (1) huruf b juncto Pasal 20 huruf c dan Pasal 127 ayat (1) KUHP Nasional, serta ketentuan penyesuaian pidana dalam UU Nomor 1 Tahun 2026.</p><p>[adsense]Kesaksian Ferry mengenai dugaan permintaan uang Rp50 miliar hingga penyerahan dana secara bertahap menjadi salah satu fakta persidangan yang menarik perhatian.</p><p>Namun, pembuktian mengenai siapa yang memerintahkan, bagaimana aliran uang berlangsung, serta keterlibatan masing-masing terdakwa sepenuhnya bergantung pada pemeriksaan alat bukti dan penilaian majelis hakim.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_geger-sidang-eks-jampidsus-ferry-boboho-akui-terima-rp50-miliar-dari-tan-kian-sebut-ada-perintah-febrie-adriansyah.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57711/geger-sidang-eks-jampidsus-ferry-boboho-akui-terima-rp50-miliar-dari-tan-kian-sebut-ada-perintah-febrie-adriansyah/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terungkap! Eks TNI-Polri Diduga Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Puluhan Orang Direkrut</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 06:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terungkap! Eks TNI-Polri Diduga Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Puluhan Orang Direkrut]]></title>
            <description><![CDATA[Bareskrim Polri mengungkap 58 korban TPPO modus tentara bayaran Rusia. Perekrutan menyasar warga sipil hingga mantan anggota TNI dan Polri.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Praktik tindak pidana perdagangan orang (<a href="https://www.topikseru.com/tag/tppo/" target="_self">TPPO</a>) dengan modus perekrutan tentara bayaran untuk Rusia diduga menyasar berbagai kalangan, termasuk mantan anggota TNI dan Polri.</p><p>[adsense]Fakta tersebut diungkap Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pemberantasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/perdagangan-orang/" target="_self">Perdagangan Orang</a> (Dittipid PPA-PPO) <a href="https://www.topikseru.com/tag/bareskrim-polri/" target="_self">Bareskrim Polri</a>. Para korban disebut tidak sejak awal diberi tahu bahwa pekerjaan yang ditawarkan berkaitan dengan aktivitas militer.</p><p>Direktur PPA-PPO <a href="https://www.topikseru.com/tag/bareskrim-polri/" target="_self">Bareskrim Polri</a> Brigjen Pol. Nurul Azizah mengatakan, calon korban awalnya ditawari pekerjaan lain, seperti tenaga logistik. Informasi mengenai pekerjaan sebagai tentara bayaran baru disampaikan setelah mereka menjalani proses perekrutan.</p><p>[adsense]"Untuk yang direkrut itu tidak hanya warga sipil, tapi juga ada eks TNI dan eks Polri," kata Nurul di Gedung <a href="https://www.topikseru.com/tag/bareskrim-polri/" target="_self">Bareskrim Polri</a>, Jakarta.</p><p><h3>Dijanjikan Pekerjaan Bergaji Besar Lewat Iklan Media Sosial</h3>Kasubdit 3 Dittipid PPA-PPO <a href="https://www.topikseru.com/tag/bareskrim-polri/" target="_self">Bareskrim Polri</a> Kombes Yolanda Evalyn Sebayang menjelaskan, salah satu pola perekrutan terungkap dalam laporan polisi yang ditangani Polres Bogor.</p><p>[adsense]Dalam perkara tersebut, penyidik mencatat adanya dua tersangka, satu orang masuk daftar pencarian orang (DPO), serta 22 orang yang diduga menjadi korban.</p><p>Menurut Yolanda, perekrutan dilakukan melalui iklan di media sosial. Pelaku menawarkan beragam jenis pekerjaan di sejumlah negara dengan iming-iming gaji bernilai besar.</p><p>[adsense]Orang-orang yang tertarik kemudian diminta mengisi tautan pendaftaran. Setelah data calon pekerja masuk, pelaku akan menghubungi mereka dan mengatur penjemputan.</p><p>Namun, pada tahap itulah para calon pekerja baru diberi tahu mengenai pekerjaan sebenarnya.</p><p>[adsense]Mereka diarahkan untuk berangkat ke Rusia dan menjadi tentara bayaran. Dengan demikian, informasi mengenai pekerjaan yang ditawarkan sejak awal diduga tidak disampaikan secara transparan kepada calon korban.</p><p><h3>Korban Terjebak Perjanjian dan Dibebani Biaya Pulang</h3>Yolanda mengungkapkan, setelah diberi tahu mengenai pekerjaan sebagai tentara bayaran, korban dihadapkan pada pilihan untuk menerima atau menolak tawaran tersebut.</p><p>[adsense]Apabila bersedia, mereka diminta menandatangani perjanjian keberangkatan.</p><p>Sebaliknya, korban yang menolak atau meminta dipulangkan diwajibkan mengganti biaya transportasi menuju daerah asal masing-masing.</p><p>[adsense]Skema tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai masyarakat. Sebab, calon pekerja yang awalnya tertarik karena tawaran pekerjaan dan gaji besar dapat menghadapi tekanan biaya ketika mengetahui pekerjaan yang sebenarnya.</p><p>Polri mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap iklan lowongan kerja luar negeri yang menawarkan penghasilan tinggi tanpa informasi pekerjaan, perusahaan, dan mekanisme perekrutan yang jelas.</p><p>[adsense]<h3>Bareskrim Tangani Lima Laporan, 58 Orang Diduga Jadi Korban</h3>Kasus perekrutan tentara bayaran Rusia ini tidak hanya ditemukan dalam satu laporan polisi.</p><p>Dittipid PPA-PPO <a href="https://www.topikseru.com/tag/bareskrim-polri/" target="_self">Bareskrim Polri</a> bersama Direktorat Reserse PPA-PPO di sejumlah Polda jajaran tengah menangani lima laporan polisi terkait dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tppo/" target="_self">TPPO</a> dengan modus perekrutan tentara bayaran Rusia.</p><p>[adsense]Dari keseluruhan perkara tersebut, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Sementara jumlah korban yang teridentifikasi mencapai 58 orang.</p><p>Angka tersebut menunjukkan bahwa dugaan praktik perekrutan ini melibatkan lebih banyak orang dibandingkan satu perkara yang ditangani Polres Bogor.</p><p>[adsense]Meski demikian, proses penegakan hukum masih berjalan untuk mengungkap peran masing-masing pihak, jaringan perekrut, serta rangkaian proses pemberangkatan para korban.</p><p><h3>Masyarakat Diminta Waspadai Lowongan Kerja Luar Negeri</h3>Polri mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar negeri, terutama yang disebarkan melalui media sosial dengan janji gaji besar.</p><p>[adsense]Calon pekerja perlu memastikan identitas perusahaan, alamat tempat kerja, jenis pekerjaan, kontrak, serta legalitas proses penempatan tenaga kerja.</p><p>Masyarakat juga diminta berhati-hati apabila perekrut menghindari penjelasan mengenai pekerjaan secara terperinci, meminta biaya yang tidak transparan, atau baru mengungkapkan jenis pekerjaan setelah calon pekerja berada dalam kendali mereka.</p><p>[adsense]Kasus ini menjadi peringatan bahwa tawaran kerja ke luar negeri tidak selalu sesuai dengan informasi dalam iklan. Pemeriksaan terhadap legalitas perekrutan dan kejelasan kontrak menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat terjebak dalam praktik perdagangan orang.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/3644a684f98ea8fe223c713b77189a77_terungkap-eks-tnipolri-diduga-jadi-korban-tppo-modus-tentara-bayaran-rusia-puluhan-orang-direkrut.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57710/terungkap-eks-tnipolri-diduga-jadi-korban-tppo-modus-tentara-bayaran-rusia-puluhan-orang-direkrut/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pria Tenggelam di Pantai Siporoporo Simalungun Ditemukan di Kedalaman 17 Meter</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 06:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pria Tenggelam di Pantai Siporoporo Simalungun Ditemukan di Kedalaman 17 Meter]]></title>
            <description><![CDATA[Mangantar Napitupulu (66) ditemukan meninggal setelah tenggelam di Pantai Siporoporo, Simalungun. Tim SAR mengevakuasi korban dari kedalaman]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Aktivitas berenang bersama rekan-rekan gereja di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pantai-siporoporo/" target="_self">Pantai Siporoporo</a>, Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/simalungun/" target="_self">Simalungun</a>, Sumatera Utara (Sumut), berakhir tragis. Seorang pria lanjut usia bernama Mangantar Napitupulu (66) ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di perairan tersebut.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/tim-sar/" target="_self">Tim SAR</a> gabungan menemukan jasad korban melalui operasi penyelaman pada kedalaman sekitar 17 meter. Proses pencarian berlangsung setelah keluarga melaporkan kejadian itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.</p><p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan korban ditemukan setelah tim melakukan penyisiran perairan dan pencarian bawah air di sekitar lokasi kejadian.</p><p>[adsense]"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian melalui penyisiran perairan dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian," ujar Hery dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Senin (2/11/2026).</p><p><h3>Diduga Kelelahan Saat Berenang Menuju Tepi Danau</h3>Peristiwa tersebut bermula ketika Mangantar Napitupulu berenang bersama rekan-rekan gerejanya di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pantai-siporoporo/" target="_self">Pantai Siporoporo</a>, Desa Togu Domu Nauli, pada 31 Oktober 2026.</p><p>[adsense]Saat berenang menuju tepi danau, korban diduga mengalami kelelahan hingga akhirnya tenggelam. Rekan-rekan korban bersama warga setempat sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri.</p><p>Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Keluarga kemudian meminta bantuan tim SAR untuk mencari keberadaan korban.</p><p>[adsense]Menurut Hery, laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan pada pukul 15.10 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, Tim Rescue Pos SAR <a href="https://www.topikseru.com/tag/danau-toba/" target="_self">Danau Toba</a> langsung diberangkatkan menuju lokasi.</p><p><h3>Tiga Unit SAR Dikerahkan, Pencarian Dilakukan hingga Bawah Air</h3>Setibanya di lokasi, tim SAR berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan asesmen dan menentukan strategi pencarian.</p><p>[adsense]Operasi kemudian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing unit menjalankan tugas pencarian di area perairan, penyisiran darat di sekitar lokasi hingga arah hilir, serta penyelaman.</p><p>Penyisiran dilakukan untuk memperluas area pencarian, sementara penyelaman difokuskan pada bagian perairan yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam.</p><p>[adsense]Setelah melakukan berbagai upaya, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Mangantar di bawah permukaan air.</p><p>Korban ditemukan pada kedalaman sekitar 17 meter dari permukaan danau. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian yang dilakukan tim gabungan.</p><p>[adsense]<h3>Korban Dievakuasi Dini Hari dan Diserahkan kepada Keluarga</h3>Setelah ditemukan, proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pada pukul 00.20 WIB, korban berhasil dibawa ke darat.</p><p>Jenazah selanjutnya diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.</p><p>[adsense]Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan secara resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.</p><p>Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi fisik dan faktor keselamatan ketika beraktivitas di perairan, terutama saat berenang di kawasan danau atau lokasi wisata alam.</p><p>[adsense]<h3>Basarnas Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan di Perairan</h3>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat melakukan aktivitas di perairan.</p><p>Kondisi fisik, kemampuan berenang, serta keadaan lingkungan sekitar perlu diperhatikan sebelum memutuskan berenang, terlebih di kawasan dengan kedalaman yang sulit diperkirakan.</p><p>[adsense]Hery juga mengingatkan masyarakat untuk segera meminta bantuan apabila menghadapi atau mengetahui keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan.</p><p>Layanan darurat Basarnas dapat dihubungi melalui Call Center 115. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.</p><p>[adsense]Kecepatan melaporkan kejadian dan kesiapan melakukan langkah keselamatan menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi darurat di perairan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/1c9ac0159c94d8d0cbedc973445af2da_pria-tenggelam-di-pantai-siporoporo-simalungun-ditemukan-di-kedalaman-17-meter.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57708/pria-tenggelam-di-pantai-siporoporo-simalungun-ditemukan-di-kedalaman-17-meter/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">RANS Carnival Tasikmalaya Batal Sementara, Imbas Boikot Raffi Ahmad?</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 23:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[RANS Carnival Tasikmalaya Batal Sementara, Imbas Boikot Raffi Ahmad?]]></title>
            <description><![CDATA[RANS Carnival dan Cipungland di Plaza Asia Tasikmalaya dibatalkan sementara dari kalender acara. Manajemen RANS Entertainment belum memberi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Rencana penyelenggaraan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cipungland/" target="_self">Cipungland</a> di Plaza Asia <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a>, Jawa Barat, mendadak menghilang dari kalender acara pusat perbelanjaan tersebut. Agenda yang semula dijadwalkan berlangsung pada 14 - 15 November 2026 itu kini digantikan kegiatan lain.</p><p>[adsense]Perubahan ini terjadi di tengah gelombang penolakan terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> di sejumlah kalangan. Sebelumnya, sejumlah musisi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menarik diri dari acara <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> di Stadion Maguwoharjo, Sleman, setelah seruan boikot terhadap kegiatan yang terafiliasi dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/raffi-ahmad/" target="_self">Raffi Ahmad</a> ramai di media sosial.</p><p>Manajer Operasional Plaza Asia <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a>, Roni Apriliansyah, membenarkan bahwa agenda <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cipungland/" target="_self">Cipungland</a> untuk sementara dibatalkan dari kalender mal.</p><p>[adsense]&quot;Untuk sementara di tanggal 14-15 November 2026 kita sudah naikkan di kalender event akan ada acara <a href="https://www.topikseru.com/tag/cipungland/" target="_self">Cipungland</a> sama Rans Karnaval, tapi kita cancel dulu,&quot; ujar Roni, Senin (2/11/2026).</p><p>Keputusan tersebut membuat kelanjutan acara di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a> belum memiliki kepastian. Pihak mal masih menunggu keputusan dari manajemen <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-entertainment/" target="_self">RANS Entertainment</a>.</p><p>[adsense]<h3>Plaza Asia <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a> Hapus Agenda <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a></h3>Perubahan jadwal terlihat pada kalender kegiatan Plaza Asia <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a>. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam data, akun Instagram resmi pusat perbelanjaan itu kini hanya mencantumkan agenda senam Zumba pada 15 November 2026.</p><p>Roni menjelaskan, pihak Plaza Asia telah menjalin komunikasi dengan manajemen <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-entertainment/" target="_self">RANS Entertainment</a>. Namun, pembicaraan tersebut belum menghasilkan keputusan final mengenai penyelenggaraan acara.</p><p>[adsense]"Sudah kita dengan manajemen Rans, cuma dari pihak Rans belum memutuskan juga, jadi kita tetap komunikasi dengan baik, cuma 14-15 November kita cancel," kata Roni.</p><p>Dengan demikian, pembatalan yang dilakukan Plaza Asia saat ini berkaitan dengan pencantuman agenda pada 14 - 15 November. Belum ada kepastian apakah <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cipungland/" target="_self">Cipungland</a> akan dipindahkan ke tanggal lain atau benar-benar tidak diselenggarakan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a>.</p><p>[adsense]<h3>Gelombang Penolakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> Sudah Terjadi di Yogyakarta</h3>Sebelum agenda <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a> dihapus, <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 lebih dahulu menghadapi gelombang pengunduran diri peserta.</p><p>Sejumlah musisi, termasuk Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, dan OM Wawes, mengumumkan tidak melanjutkan keterlibatan mereka dalam acara tersebut.</p><p>[adsense]Penarikan keikutsertaan juga terjadi di kalangan pelaku UMKM. Sejumlah peserta yang sebelumnya direncanakan membuka stan memilih mundur di tengah meningkatnya seruan boikot di media sosial.</p><p>Situasi tersebut memperlihatkan bahwa polemik yang awalnya berkembang di ruang digital mulai bersinggungan dengan pelaksanaan acara hiburan dan partisipasi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.</p><p>[adsense]Meski demikian, belum ada keterangan yang memastikan bahwa perubahan agenda di Plaza Asia <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a> merupakan akibat langsung dari gelombang penolakan di Yogyakarta.</p><p><h3>Kontroversi Deklarasi Sumpah Pemuda Picu Seruan Boikot</h3>Seruan boikot terhadap kegiatan yang berkaitan dengan RANS menguat setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/raffi-ahmad/" target="_self">Raffi Ahmad</a> menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Kamis (29/10/2026).</p><p>[adsense]Acara tersebut menuai kritik setelah sejumlah perguruan tinggi membantah mengirimkan delegasi. Persoalan kemudian berkembang menjadi dugaan penggunaan identitas dan almamater mahasiswa tanpa izin, serta kehadiran peserta yang disebut tidak mewakili kampus masing-masing.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/raffi-ahmad/" target="_self">Raffi Ahmad</a>, yang juga menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul.</p><p>[adsense]Dia menjelaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut sebagai tamu undangan dan menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menerima undangan kegiatan serupa.</p><p>Di sisi lain, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa kepolisian merupakan pihak penyelenggara deklarasi tersebut. Kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang berkembang.</p><p>[adsense]Kontroversi inilah yang kemudian menjadi latar munculnya seruan boikot terhadap acara yang terafiliasi dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/raffi-ahmad/" target="_self">Raffi Ahmad</a>.</p><p><h3>Nasib <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a> Masih Menunggu Keputusan</h3>Hilangnya agenda <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cipungland/" target="_self">Cipungland</a> dari kalender Plaza Asia menjadi perkembangan terbaru dari rangkaian polemik yang menyertai acara tersebut.</p><p>[adsense]Bagi penyelenggara, kepastian jadwal menjadi hal penting karena pelaksanaan sebuah festival melibatkan koordinasi dengan pengelola lokasi, pengisi acara, peserta UMKM, serta pihak pendukung lainnya.</p><p>Namun, hingga Senin (2/11/2026), Plaza Asia <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a> belum menerima keputusan final dari manajemen <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-entertainment/" target="_self">RANS Entertainment</a> mengenai kelanjutan acara.</p><p>[adsense]Belum diketahui apakah <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-carnival/" target="_self">RANS Carnival</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cipungland/" target="_self">Cipungland</a> akan dijadwalkan ulang atau dibatalkan sepenuhnya di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tasikmalaya/" target="_self">Tasikmalaya</a>.</p><p>Perkembangan berikutnya akan bergantung pada komunikasi antara pengelola Plaza Asia dan pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/rans-entertainment/" target="_self">RANS Entertainment</a>. Untuk sementara, jadwal 14 - 15 November 2026 dipastikan tidak lagi tercantum sebagai agenda kedua acara tersebut di kalender mal.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_rans-carnival-tasikmalaya-batal-sementara-imbas-boikot-raffi-ahmad.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57707/rans-carnival-tasikmalaya-batal-sementara-imbas-boikot-raffi-ahmad/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 21:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan]]></title>
            <description><![CDATA[PT Hakaaston (HKA) resmi meraih sertifikasi ISO 390012012 untuk Sistem Manajemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-hakaaston/" target="_self">PT Hakaaston</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a>) resmi meraih sertifikasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/iso-39001/" target="_self">ISO 39001</a>:2012 untuk Sistem Manajemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan (Road Traffic Safety Management System). </p><p>[adsense]Sertifikat diterbitkan oleh lembaga sertifikasi PT BCP Global Indonesia pada 25 September 2026 dan berlaku untuk lingkup pekerjaan operasi dan pemeliharaan (O&amp;M) jalan tol pada seluruh ruas yang dikelola perusahaan. </p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/iso-39001/" target="_self">ISO 39001</a>:2012 merupakan standar internasional yang mengatur pengelolaan risiko keselamatan lalu lintas jalan secara sistematis. Standar ini mensyaratkan organisasi mengidentifikasi faktor kinerja keselamatan yang berada dalam kendali atau pengaruhnya.</p><p>[adsense]Dari kepatuhan terhadap batas kecepatan, kelaikan kendaraan, kebugaran dan kelelahan pengemudi, serta kondisi dan desain infrastruktur jalan, lalu menetapkan sasaran yang terukur, menyiapkan prosedur tanggap darurat, menginvestigasi setiap kecelakaan dan insiden lalu lintas, serta mengevaluasi penerapannya melalui audit internal dan tinjauan manajemen secara berkala. </p><p>Diterbitkan pertama kali pada Oktober 2012 dan ditinjau ulang pada 2023, standar ini berbeda dari standar sistem manajemen lainnya karena berfokus pada satu hal: pengurangan korban meninggal dan luka berat akibat kecelakaan lalu lintas. </p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a> menerapkan standar ini dengan tiga tujuan. Pertama, menyeragamkan standar penanganan keselamatan di seluruh ruas yang dikelola, sehingga mutu layanan tidak berbeda antara satu ruas dan ruas lainnya. Kedua, memastikan setiap keputusan penanganan di lapangan berpijak pada data dan prosedur yang terdokumentasi. Ketiga, menyediakan mekanisme evaluasi berkala agar setiap kejadian dapat ditelusuri penyebabnya dan ditindaklanjuti sebagai perbaikan. </p><p>Bagi pengguna jalan, sertifikasi ini berarti kegiatan layanan di lapangan mulai dari patroli, penanganan insiden, pengaturan lalu lintas saat ada pekerjaan, hingga pemeliharaan perlengkapan jalan dijalankan berdasarkan prosedur yang terdokumentasi, terukur, dan diaudit secara berkala oleh lembaga independen. </p><p>[adsense]Dalam penerapannya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/iso-39001/" target="_self">ISO 39001</a>:2012 mensyaratkan organisasi mengidentifikasi faktor-faktor kinerja keselamatan yang berada dalam kendali atau pengaruhnya, antara lain kepatuhan terhadap batas kecepatan, kelaikan kendaraan, kebugaran dan kelelahan pengemudi, serta kondisi dan desain infrastruktur jalan. Standar ini juga mewajibkan adanya kesiapsiagaan dan prosedur tanggap darurat, investigasi kecelakaan dan insiden lalu lintas, serta audit internal dan tinjauan manajemen secara berkala. </p><p>Proses sertifikasi ditempuh melalui lima tahapan. <a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a> mengawalinya dengan analisis kesenjangan (gap analysis) untuk memetakan selisih antara praktik kerja yang berjalan dan persyaratan standar, dilanjutkan dengan penyusunan prosedur operasi standar, pelatihan personel yang mencakup pemahaman standar dan kompetensi audit internal, pelaksanaan audit internal, hingga audit eksternal oleh lembaga sertifikasi. </p><p>[adsense]Audit eksternal mencakup kantor pusat serta sejumlah ruas jalan tol yang merepresentasikan karakteristik seluruh ruas yang dikelola <a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a>. Sertifikat bernomor RTS-092601 tersebut berlaku hingga 25 Agustus 2029, dengan audit pengawasan (surveillance audit) secara berkala untuk memastikan penerapan sistem tetap terjaga. </p><p>Direktur Utama <a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a>, M. Rozi Rinjayadi, menyampaikan sertifikasi ini merupakan pengakuan atas sistem kerja yang selama ini dijalankan, sekaligus menjadi standar yang harus dipertahankan. </p><p>[adsense]"Sertifikasi ini bukan tujuan akhir, melainkan ukuran bahwa cara kerja kami sudah sesuai dengan standar keselamatan yang diakui secara internasional. Yang lebih penting adalah menjaganya tetap berjalan setiap hari di lapangan, karena keselamatan bukan sesuatu yang cukup dipenuhi sekali, lalu selesai," ujar Rozi. </p><p>"Angka kecelakaan di jalan bukan sekadar statistik. Di balik setiap prosedur yang kami jalankan ada pengguna jalan yang harus tiba di tujuan dengan selamat. Itu yang menjadi ukuran keberhasilan kami, bukan sertifikatnya," tambahnya. </p><p>[adsense]Dengan diraihnya sertifikasi ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a> kini memegang enam sertifikasi sistem manajemen berstandar internasional, melengkapi ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan), ISO 27001:2022 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi), ISO 37001:2025 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan).</p><p>Termasuk ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang telah dimiliki sebelumnya. Keseluruhannya mencakup aspek mutu layanan, lingkungan, keamanan informasi, tata kelola, serta keselamatan, baik bagi pekerja maupun pengguna jalan. </p><p>[adsense]Penerapan seluruh sistem manajemen tersebut berlandaskan ikrar Disiplin, Melayani, dan Selamat (DMS) yang menjadi budaya kerja perusahaan, sehingga standar keselamatan tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi menjadi kebiasaan kerja petugas di lapangan. </p><p>Ke depan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a> akan menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen keselamatan melalui audit berkala dan peningkatan kompetensi personel. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita ke-3 pemerintah dalam melanjutkan pengembangan infrastruktur. </p><p>[adsense]Sekaligus menjadi bagian dari transformasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/hka/" target="_self">HKA</a> menuju Indonesia&#039;s Most Valuable Infrastructure Asset Management Company (IM-V-IAM), dengan pengelolaan aset infrastruktur yang andal dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan.  </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_tol.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57706/hka-terapkan-standar-internasional-keselamatan-lalu-lintas-di-ruas-kelolaan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>