<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2026 16:11:23 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan di Panglima Denai</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 16:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan di Panglima Denai]]></title>
            <description><![CDATA[Tim gabungan Ditreserse Narkoba Polda Sumut, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, dan TNI gerebek ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Tim gabungan Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, dan TNI <a href="https://www.topikseru.com/tag/menggerebek/" target="_self">menggerebek</a> sebuah permukiman padat penduduk di Jalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/panglima-denai/" target="_self">Panglima Denai</a>, Gang Jati, Medan, Sumatera Utara, karena diduga menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a>.</p><p>[adsense]Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 40 orang diamankan setelah hasil tes urine mereka dinyatakan positif mengandung <a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a> jenis sabu.</p><p>Ratusan personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Petugas mendatangi salah satu rumah yang diduga kerap dijadikan lokasi peredaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a>. Mereka kemudian mendobrak pintu rumah untuk melakukan penggerebekan.</p><p>[adsense]Sejumlah orang diduga sedang mengonsumsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a> ditemukan di lokasi. Beberapa di antaranya sempat berusaha melarikan diri, tetapi berhasil ditangkap kembali oleh petugas.</p><p>Selain mengamankan puluhan orang, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat sekitar setengah gram, senjata tajam, dan timbangan elektrik diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a>.</p><p>[adsense]Kasubdit III Ditres<a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a> Polda Sumut, AKBP Henry Sibarani, Kamis (15/10/2026) mengatakan, sebanyak 40 orang diamankan dalam operasi tersebut karena diduga terlibat penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a>.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, seluruh orang yang diamankan dinyatakan positif menggunakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/narkoba/" target="_self">narkoba</a>.</p><p>[adsense]Henry menjelaskan, selain mengamankan puluhan orang, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi penggerebekan.</p><p>Penggerebekan di kawasan padat penduduk tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.</p><p>[adsense]Selanjutnya, seluruh orang yang diamankan dibawa ke Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_dedi-1-20261015-at-145019.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57155/40-orang-positif-narkoba-diamankan-saat-penggerebekan-di-panglima-denai/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Profil Tandyo Budi Revita, Jenderal Lulusan Akmil 1991 dengan Karier Panjang di TNI</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 16:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Profil Tandyo Budi Revita, Jenderal Lulusan Akmil 1991 dengan Karier Panjang di TNI]]></title>
            <description><![CDATA[Kenali profil Tandyo Budi Revita, lulusan Akmil 1991 yang berkarier di satuan tempur, komando militer, dan Kementerian Pertahanan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Nama Jenderal TNI <a href="https://www.topikseru.com/tag/tandyo-budi-revita/" target="_self">Tandyo Budi Revita</a> menjadi sorotan setelah disebut dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ksad/" target="_self">KSAD</a>) pada Kamis (15/10/2026).</p>[adsense]<p>Tandyo bukan sosok baru di jajaran pimpinan militer Indonesia. Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991 ini meniti karier dari satuan tempur, kemudian mengemban berbagai jabatan komando hingga menduduki posisi strategis di Kementerian Pertahanan.</p><p>Perjalanan kariernya memperlihatkan pengalaman di sejumlah bidang, mulai dari operasi militer, pendidikan prajurit, pembinaan pertahanan, hingga kepemimpinan satuan teritorial.</p>[adsense]<p><h3>Lahir di Surakarta, Tandyo Berasal dari Keluarga Guru</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/tandyo-budi-revita/" target="_self">Tandyo Budi Revita</a> lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 21 Februari 1969. Ia berasal dari keluarga sederhana dengan ayah yang berprofesi sebagai guru.</p><p>Setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer pada 1991, Tandyo memulai pengabdiannya di lingkungan TNI Angkatan Darat. Pada fase awal karier, ia bertugas di satuan infanteri lintas udara yang memiliki peran dalam operasi dan kemampuan tempur.</p>[adsense]<p>Pada 1995, Tandyo dipercaya menjadi Komandan Tim Khusus Combat Intelligence di Batalyon Infanteri Linud 330/Tri Dharma. Penugasan ini menjadi salah satu bagian awal dari perjalanan panjangnya di lingkungan militer.</p><p><h3>Pernah Memimpin Satuan Tempur dan Pendidikan Militer</h3>Karier Tandyo berlanjut ke sejumlah posisi komando. Pada 2006&ndash;2007, ia menjabat sebagai pimpinan Depo Pendidikan Bela Negara Rindam II/Sriwijaya.</p>[adsense]<p>Pada 2011, ia dipercaya memimpin Batalyon Infanteri Linud 330/Tri Dharma. Pada tahun yang sama, Tandyo mendapat penugasan sebagai Komandan Brigade Infanteri Linud 17/Kujang I hingga 2012.</p><p>Pengalaman tersebut dilanjutkan dengan penugasan sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana pada 2014.</p>[adsense]<p>Setahun kemudian, Tandyo memimpin Resimen Induk Kodam IX/Udayana dan Resimen Taruna Akademi Militer. Penugasan di bidang pendidikan dan pembinaan personel itu memperluas pengalamannya di luar komando satuan tempur.</p><p>Pada 2016, ia menjabat Komandan Korem 142/Taroada Tarogau. Setahun setelahnya, Tandyo bertugas sebagai Perwira Pembantu III/Sopsad, sebelum melanjutkan penugasan sebagai Perwira Pembantu II/Latgab Sops TNI pada 2018.</p>[adsense]<p><img src="https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_profil-tandyo-budi-revita-jenderal-lulusan-akmil-1991-dengan-karier-panjang-di-tni.webp"><figcaption class="teksinside">Potret Jenderal TNI <a href="https://www.topikseru.com/tag/tandyo-budi-revita/" target="_self">Tandyo Budi Revita</a> dalam seragam dinas militer. </figcaption></p><p><h3>Karier Tandyo Merambah Kementerian Pertahanan</h3>Selain bertugas di satuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni-ad/" target="_self">TNI AD</a>, Tandyo juga memiliki pengalaman di lingkungan Kementerian Pertahanan.</p>[adsense]<p>Pada 2018, ia menjabat Direktur Bela Negara di Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan. Tugasnya kemudian berlanjut sebagai Direktur Pengerahan Komponen Pertahanan di Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan pada periode 2019 - 2021.</p><p>Pada 2021 - 2023, Tandyo dipercaya menjadi Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan.</p>[adsense]<p>Rangkaian penugasan tersebut memberinya pengalaman di bidang kebijakan pertahanan, bela negara, serta pendidikan dan pelatihan.</p><p>Pengalaman di lingkungan kementerian juga melengkapi rekam jejaknya yang sebelumnya banyak diisi penugasan operasional dan komando militer.</p>[adsense]<p><h3>Dari Pangdam Hingga Posisi Pimpinan TNI</h3>Pada 2023, Tandyo dipercaya menjabat Panglima Kodam IV/Diponegoro. Ia memegang posisi tersebut hingga 2024 sebelum melanjutkan penugasan di tingkat pimpinan TNI.</p><p>Rekam jejak Tandyo mencakup beragam lingkungan kerja, mulai dari satuan infanteri lintas udara, komando teritorial, lembaga pendidikan militer, hingga Kementerian Pertahanan.</p>[adsense]<p>Apabila pengangkatannya sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ksad/" target="_self">KSAD</a> pada 15 Oktober 2026 telah dikonfirmasi secara resmi, jabatan tersebut akan menempatkannya pada posisi pimpinan tertinggi di TNI Angkatan Darat.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/ksad/" target="_self">KSAD</a> memiliki peran penting dalam pembinaan kekuatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tni-ad/" target="_self">TNI AD</a>, termasuk kesiapan personel, organisasi, pendidikan, dan kemampuan satuan.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_profil-tandyo-budi-revita-jenderal-lulusan-akmil-1991-dengan-karier-panjang-di-tni.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57163/profil-tandyo-budi-revita-jenderal-lulusan-akmil-1991-dengan-karier-panjang-di-tni/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Lakukan Optimalisasi Distribusi BBM di Kota Padang</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 15:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Lakukan Optimalisasi Distribusi BBM di Kota Padang]]></title>
            <description><![CDATA[PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kota Padang melalui peningkatan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Padang &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-pertamina-patra-niaga/" target="_self">PT Pertamina Patra Niaga</a> Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran bahan bakar minyak (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>) di Kota Padang melalui peningkatan pasokan, penguatan pengawasan transaksi di SPBU, serta koordinasi lintas kelembagaan guna menjaga kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat.</p><p>[adsense]Dalam mengantisipasi antrean pembelian <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> jenis Solar, Pertamina Patra Niaga telah meningkatkan penyaluran dari rata-rata 340 ribu liter per hari menjadi 403 ribu liter per hari pada Oktober 2026, atau meningkat sekitar 18% dibandingkan kondisi sebelumnya. Peningkatan pasokan tersebut dilakukan sebagai upaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> di wilayah Kota Padang.</p><p>Selain meningkatkan pasokan, Pertamina mengoptimalkan pengaturan antrean melalui pengaktifan seluruh petugas marshal di SPBU. Pertamina juga memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan langkah penanganan antrean secara terpadu. </p><p>[adsense]Sejumlah upaya yang dibahas meliputi pembentukan tim urai antrean, pemanfaatan Terminal Koto Lalang sebagai kantong parkir, serta rencana pembatasan kendaraan yang dapat memasuki area dalam Kota Padang.</p><p>Dari sisi pengawasan penyaluran, Pertamina Patra Niaga melakukan analisis data transaksi untuk mengidentifikasi potensi pembelian berulang yang tidak sesuai ketentuan, termasuk mengajukan permohonan penghapusan nomor polisi yang teridentifikasi melakukan transaksi berulang sesuai mekanisme yang berlaku. </p><p>[adsense]Pertamina bersama Hiswana Migas selaku mitra pengelola lembaga penyalur resmi berkomitmen untuk menindak apabila terjadi ketidaksesuaian dalam penyaluran <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> kepada masyarakat.</p><p>Selain penanganan antrean Solar, Pertamina Patra Niaga juga menindaklanjuti informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> jenis Pertalite di Sumatera Barat. Sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas produk, Pertamina telah melakukan pemeriksaan di sejumlah SPBU serta mengambil sampel Pertalite dari beberapa titik, termasuk Integrated Terminal Teluk Kabung, untuk dilakukan pengujian lebih lanjut di Laboratorium Lemigas Jakarta. </p><p>[adsense]Berdasarkan hasil pengujian terhadap sampel yang diperiksa oleh Lemigas, Pertalite menunjukkan hasil sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah. Meski demikian, Pertamina tetap melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap laporan konsumen guna memastikan setiap informasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan.</p><p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan Pertamina terus memperkuat langkah penanganan dari sisi pasokan, pengawasan, dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.</p><p>[adsense]&quot;Kami terus mengoptimalkan penyaluran Solar melalui penambahan pasokan dan penguatan pengawasan transaksi di SPBU. Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung penanganan antrean secara terpadu. </p><p>Di sisi lain, setiap informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite tetap menjadi perhatian kami dan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan serta pengujian sesuai prosedur,&quot; ujar Fahrougi.</p><p>[adsense]Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus mengevaluasi penyaluran <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>, memperkuat pengawasan terhadap lembaga penyalur, serta menjaga koordinasi lintas kelembagaan guna memastikan distribusi energi berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. </p><p>Masyarakat yang mengalami kendala atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_pertamina-truk-tangki-1-20261015-at-134809.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57162/pertamina-patra-niaga-regional-sumbagut-lakukan-optimalisasi-distribusi-bbm-di-kota-padang/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tingkatkan Kapasitas dan Sinergi Kelembagaan, Imigrasi Kualanamu Ikuti Pembinaan Biro Hukum dan Kerja Sama Setjen Kemenimipas</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 15:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tingkatkan Kapasitas dan Sinergi Kelembagaan, Imigrasi Kualanamu Ikuti Pembinaan Biro Hukum dan Kerja Sama Setjen Kemenimipas]]></title>
            <description><![CDATA[Penguatan fungsi hukum dan tata kelola kerja sama menjadi perhatian jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Penguatan fungsi hukum dan tata kelola kerja sama menjadi perhatian jajaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/kementerian-imigrasi/" target="_self">Kementerian Imigrasi</a> dan Pemasyarakatan dalam mendukung pelaksanaan tugas yang <a href="https://www.topikseru.com/tag/profesional/" target="_self">profesional</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/akuntabel/" target="_self">akuntabel</a>. </p><p>[adsense]Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Penguatan Fungsi Hukum dan Pembinaan Pengelolaan Kerja Sama di Lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara, yang digelar di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu, pada minggu kedua Oktober 2026. </p><p>Kegiatan yang diselenggarakan Biro Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal <a href="https://www.topikseru.com/tag/kementerian-imigrasi/" target="_self">Kementerian Imigrasi</a> dan Pemasyarakatan ini diikuti para kepala unit pelaksana teknis serta pejabat manajerial dan nonmanajerial, secara langsung maupun daring. </p><p>[adsense]Pembinaan dibuka Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan yang menegaskan bahwa fungsi hukum merupakan fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan. Setiap kebijakan, pelayanan publik, pengawasan, hingga penegakan hukum harus berlandaskan regulasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. </p><p>&quot;Fungsi hukum tidak boleh dipandang hanya sebagai urusan administratif, tetapi harus menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan organisasi. Seluruh jajaran perlu meningkatkan pemahaman terhadap regulasi, mengidentifikasi potensi permasalahan hukum, serta melakukan mitigasi risiko,&quot; ujar Parlindungan. </p><p>[adsense]Pesan tersebut diperdalam Sigit Setyawan dari Biro Hukum dan Kerja Sama, melalui pemaparan mengenai peran biro dalam mendukung tugas kementerian, mulai dari fungsi hukum dan bantuan hukum bagi pegawai hingga pengelolaan kerja sama kelembagaan. </p><p>Sigit mengingatkan, kesalahan administrasi dan ketidaksesuaian prosedur dapat berujung pada konsekuensi hokum. Sehingga setiap persoalan perlu ditangani secara objektif, <a href="https://www.topikseru.com/tag/profesional/" target="_self">profesional</a>, dan berdasarkan fakta. </p><p>[adsense]Dari sisi kerja sama, Sigit menekankan bahwa kesepakatan dengan instansi pemerintah, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga pendidikan tidak boleh berhenti pada penandatanganan naskah, melainkan harus diwujudkan dalam program nyata. </p><p>&quot;Kerja sama harus memiliki substansi dan tujuan yang jelas. Pelaksanaannya perlu dievaluasi agar kesepakatan yang telah dibuat benar-benar memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi,&quot; ujar Sigit. </p><p>[adsense]Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kualanamu, Muhammad Firman Akhsani, yang mewakili Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu, Uray Avian, menyampaikan apresiasi atas pembinaan tersebut. </p><p>Menurutnya, penguatan fungsi hukum dan pengelolaan kerja sama merupakan langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan tugas keimigrasian berjalan sesuai ketentuan. </p><p>[adsense]&quot;Dengan demikian, setiap kebijakan dan kesepakatan yang dijalankan dapat memberikan kepastian hukum, meminimalkan potensi risiko, serta mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,&quot; ujar Firman. </p><p>Sesi diskusi yang menyusul turut memperkuat kesamaan pemahaman antara pusat dan wilayah. Rangkaian pembinaan ini bermuara pada satu tujuan masyarakat yang terlayani dengan baik. </p><p>[adsense]Organisasi yang memahami hukum akan mengambil keputusan yang tepat dan adil, sementara kerja sama yang terkelola baik menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan pasti bagi setiap warga yang berhak atas pelayanan setara dan transparan seperti bagian dari komitmen jajaran Imigrasi Sumatera Utara. </p><p>Dalam mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta mewujudkan visi &quot;Imigrasi untuk Rakyat&quot; yang diusung Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko.  </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/82aa4b0af34c2313a562076992e50aa3_imigrasi-1-20261009-at-204419.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57156/tingkatkan-kapasitas-dan-sinergi-kelembagaan-imigrasi-kualanamu-ikuti-pembinaan-biro-hukum-dan-kerja-sama-setjen-kemenimipas/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alim Setiawan Slamet Resmi Jadi Wamentan, Kementan Kini Punya Dua Wakil Menteri</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 15:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alim Setiawan Slamet Resmi Jadi Wamentan, Kementan Kini Punya Dua Wakil Menteri]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian. Kementan kini memiliki dua Wamentan dalam Kabinet Merah...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a> melantik Rektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/ipb-university/" target="_self">IPB University</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/alim-setiawan-slamet/" target="_self">Alim Setiawan Slamet</a> sebagai Wakil Menteri Pertanian (<a href="https://www.topikseru.com/tag/wamentan/" target="_self">Wamentan</a>) dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).</p><p>[adsense]Pelantikan tersebut menambah jajaran pimpinan di Kementerian Pertanian (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kementan/" target="_self">Kementan</a>). Dengan masuknya Alim, kementerian itu kini memiliki dua wakil menteri, setelah Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa lebih dahulu dilantik pada 1 Oktober 2026.</p><p>Pengangkatan Alim dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 42M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024&ndash;2029.</p><p>[adsense]Dalam prosesi pelantikan, Alim mengucapkan sumpah jabatan untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan lurus.</p><p>Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh pejabat yang dilantik dan Presiden Prabowo. Presiden kemudian memberikan ucapan selamat kepada Alim serta pejabat lain yang mendapat penugasan baru.</p><p>[adsense]<h3>Alim Tinggalkan Jabatan Rektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/ipb-university/" target="_self">IPB University</a>?</h3>Sebelum masuk ke jajaran pemerintahan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/alim-setiawan-slamet/" target="_self">Alim Setiawan Slamet</a> menjabat sebagai Rektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/ipb-university/" target="_self">IPB University</a> melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk periode 2025&ndash;2028.</p><p>Ia terpilih oleh Majelis Wali Amanat (MWA) <a href="https://www.topikseru.com/tag/ipb-university/" target="_self">IPB University</a> pada Desember 2025, menyusul pengunduran diri Arif Satria dari posisi rektor. Arif kemudian mengemban tugas sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).</p><p>[adsense]Latar belakang Alim di lingkungan perguruan tinggi dan bidang pertanian menjadi bagian penting dari profil pejabat yang kini mendapat penugasan di Kementerian Pertanian.</p><p>Namun, pengangkatannya sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/wamentan/" target="_self">Wamentan</a> juga menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan kepemimpinannya di <a href="https://www.topikseru.com/tag/ipb-university/" target="_self">IPB University</a>.</p><p>[adsense]Status jabatan rektor setelah pelantikan perlu merujuk pada pengumuman resmi dari pihak <a href="https://www.topikseru.com/tag/ipb-university/" target="_self">IPB University</a>.</p><p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kementan/" target="_self">Kementan</a> Kini Memiliki Dua Wakil Menteri</h3>Dengan dilantiknya Alim, posisi Wakil Menteri Pertanian kini diisi dua orang, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/alim-setiawan-slamet/" target="_self">Alim Setiawan Slamet</a> dan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa.</p><p>[adsense]Keberadaan dua wakil menteri menempatkan susunan pimpinan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kementan/" target="_self">Kementan</a> dalam konfigurasi baru. Pembagian tugas di antara keduanya menjadi hal yang perlu dicermati, terutama dalam mendukung pelaksanaan program dan agenda kerja kementerian.</p><p>Meski demikian, rincian mengenai pembagian portofolio maupun tugas khusus masing-masing wakil menteri perlu menunggu penjelasan resmi dari pemerintah.</p><p>[adsense]<h3>Sejumlah Pejabat Lain Turut Dilantik Prabowo</h3>Selain Alim, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat negara dalam kesempatan yang sama.</p><p>Mereka adalah Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), serta Letjen Richard Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan.</p><p>[adsense]Pelantikan juga mencakup Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dan Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).</p><p>Rangkaian pelantikan tersebut menandai penempatan sejumlah pejabat pada posisi strategis di pemerintahan. Adapun rincian tugas dan tindak lanjut dari masing-masing pengangkatan perlu merujuk pada keputusan serta keterangan resmi instansi terkait.</p><p>[adsense]Bagi Kementerian Pertanian, masuknya <a href="https://www.topikseru.com/tag/alim-setiawan-slamet/" target="_self">Alim Setiawan Slamet</a> menjadi perkembangan baru dalam susunan kepemimpinan.</p><p>Publik kini menantikan pembagian tugas di internal kementerian dan langkah yang akan ditempuh untuk mendukung agenda pembangunan sektor pertanian nasional.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/38af86134b65d0f10fe33d30dd76442e_alim-setiawan-slamet-resmi-jadi-wamentan-kementan-punya-dua-wamen.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57161/alim-setiawan-slamet-resmi-jadi-wamentan-kementan-kini-punya-dua-wakil-menteri/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumut Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Terus Perkuat Perlindungan Pekerja</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 15:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumut Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Terus Perkuat Perlindungan Pekerja]]></title>
            <description><![CDATA[Sumatera Utara (Sumut) berhasil masuk dalam 10 provinsi yang menjadi nominasi Jamsostek Award 2026. Capaian ini semakin memperkuat komitmen ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash; </b>Sumatera Utara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a>) berhasil masuk dalam 10 provinsi yang menjadi nominasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/jamsostek-award-2026/" target="_self">Jamsostek Award 2026</a>. Capaian ini semakin memperkuat komitmen Gubernur <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/bobby-nasution/" target="_self">Bobby Nasution</a> untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a>.</p>[adsense]<p>Komitmen tersebut disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bobby-nasution/" target="_self">Bobby Nasution</a> saat mengikuti Wawancara Nasional Jamsostek Award Tahun 2026 di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Rabu (14/10/2026). </p><p>Dalam kesempatan tersebut, Bobby memaparkan berbagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> dalam meningkatkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi pekerja rentan dan pekerja formal.</p>[adsense]<p>"Kami menyiapkan dukungan perlindungan sosial bagi pekerja rentan, sementara Dinas Ketenagakerjaan turut mendorong perlindungan bagi pekerja formal. Dalam RKPD Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 53,26%," kata Bobby.</p><p>Pemprov <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> berkomitmen memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Upaya tersebut dilakukan melalui dukungan APBD maupun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).</p>[adsense]<p>"Kami optimistis target yang telah direncanakan untuk periode 2026&ndash;2030 dapat direalisasikan. Dukungan anggaran akan terus kami upayakan agar kebutuhan program perlindungan pekerja dapat terpenuhi, sehingga capaian ke depan tidak hanya sesuai target, tetapi juga berpeluang melampauinya," kata Bobby.</p><p>Selain memperkuat dukungan anggaran, Bobby juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> untuk memperluas cakupan perlindungan pekerja. Pemprov <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> telah menerbitkan Peraturan Gubernur dan Instruksi Gubernur sebagai landasan penguatan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di 33 kabupaten/kota.</p>[adsense]<p>Bobby mencontohkan pola kolaborasi yang telah diterapkan dalam pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC). Dalam program tersebut, pembiayaan dilakukan dengan komposisi 80% dari Pemprov <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> dan 20% dari pemerintah kabupaten/kota.</p><p>Sementara itu, untuk memperluas cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ), Bobby menyebut pemerintah kabupaten/kota dapat mengajukan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) guna mendukung kebutuhan pembiayaan di daerah. Pola kolaborasi tersebut menjadi salah satu pendekatan yang didorong untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh kabupaten/kota di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a>.</p>[adsense]<p>Bobby juga mengapresiasi terpilihnya <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> sebagai salah satu nominasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/jamsostek-award-2026/" target="_self">Jamsostek Award 2026</a>. Menurutnya, nominasi tersebut menjadi pengingat sekaligus penguat komitmen Pemprov <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> untuk terus meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumut/" target="_self">Sumut</a> yang mendapatkan perlindungan.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/4c5bde74a8f110656874902f07378009_foto-gubernur-sumut-ikuti-wawancara-nasional-jamsostek-award-tahun-2026-2.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57160/sumut-nominasi-jamsostek-award-2026-bobby-terus-perkuat-perlindungan-pekerja/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabut Asap dan Tragedi Garuda GA 152, Mengenang Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Indonesia</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 15:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabut Asap dan Tragedi Garuda GA 152, Mengenang Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Kabut asap menyelimuti Medan ketika Garuda GA 152 jatuh di Sibolangit pada 26 September 1997.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/kabut-asap/" target="_self">Kabut asap</a> akibat kebakaran hutan dan lahan pernah menjadi bagian kelam sejarah Sumatera Utara. Pada 26 September 1997, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 152 jatuh di kawasan Buah Nabar, Kecamatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibolangit/" target="_self">Sibolangit</a>, Kabupaten Deli Serdang, saat hendak mendarat di Bandara Polonia, Medan.</p><p>[adsense]Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh 234 orang di dalam pesawat, terdiri dari 222 penumpang dan 12 awak. Hingga kini, tragedi GA 152 dikenal sebagai kecelakaan penerbangan paling mematikan dalam sejarah Indonesia. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa gangguan jarak pandang dapat menambah risiko dalam penerbangan.</p><p><b>Kabut Asap Menyelimuti Medan pada 1997</b></p><p>[adsense]Pada September 1997, kebakaran hutan dan lahan meluas di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera. Asap dari kebakaran tersebut menyebar hingga mengganggu jarak pandang di berbagai daerah.</p><p>Kondisi itu turut memengaruhi penerbangan menuju Medan. Berdasarkan laporan investigasi kecelakaan GA 152, informasi cuaca yang tersedia sebelum penerbangan menyebutkan jarak pandang di Medan sekitar 1.000 meter akibat asap. Laporan juga mencatat adanya informasi operasional mengenai jarak pandang aktual yang hanya sekitar 400 meter, lebih rendah daripada batas minimum yang dipersyaratkan untuk pendekatan pendaratan di landasan pacu 05.</p><p>[adsense]Situasi tersebut membuat proses pendekatan pesawat menuju Bandara Polonia berlangsung dalam kondisi yang menantang. Namun, kabut asap bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan dalam memahami penyebab kecelakaan ini.</p><p><b>Kronologi Jatuhnya Garuda GA 152 di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibolangit/" target="_self">Sibolangit</a></b></p><p>[adsense]Garuda Indonesia GA 152 menggunakan pesawat Airbus A300-B4 dalam penerbangan dari Jakarta menuju Medan pada Jumat, 26 September 1997.</p><p>Ketika mendekati tujuan, pesawat berkomunikasi dengan pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Controller (ATC) untuk mendapatkan arahan menuju landasan pacu.</p><p>[adsense]Dalam tahap pendekatan tersebut, terjadi kebingungan dalam komunikasi mengenai arah belokan pesawat. Awak pesawat dan petugas pengatur lalu lintas udara sempat mengalami ketidaksesuaian pemahaman atas instruksi arah penerbangan.</p><p>Pesawat kemudian menabrak kawasan berbukit di Desa Buah Nabar, Kecamatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibolangit/" target="_self">Sibolangit</a>, Kabupaten Deli Serdang. Lokasi kecelakaan berada tidak jauh dari wilayah Medan jika dibandingkan dengan jarak antarkota pada umumnya, tetapi <a href="https://www.topikseru.com/tag/medan/" target="_self">medan</a> di sekitar lokasi menyulitkan proses pencarian dan penanganan korban.</p><p>[adsense]Harian Kompas yang terbit pada 27 September 1997 memberitakan bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.</p><p><b>Bukan Hanya karena Kabut Asap</b></p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kabut-asap/" target="_self">Kabut asap</a> sering dikaitkan dengan tragedi GA 152 karena kondisi jarak pandang yang buruk saat pesawat mendekati Bandara Polonia. Meski demikian, penyebab kecelakaan tidak tepat jika disederhanakan hanya sebagai akibat asap.</p><p>Laporan akhir investigasi yang diterbitkan pada 2004 oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menguraikan sejumlah persoalan dalam penerbangan tersebut. Selain kondisi jarak pandang, investigasi membahas komunikasi antara awak pesawat dan ATC, pelaksanaan instruksi arah, serta aspek navigasi dan keselamatan penerbangan.</p><p>[adsense]Dengan demikian, tragedi ini perlu dipahami sebagai kecelakaan yang melibatkan sejumlah faktor operasional dalam situasi penerbangan dengan jarak pandang terbatas.</p><p><b>Tragedi yang Membekas dalam Sejarah Sumatera Utara</b></p><p>[adsense]Kecelakaan Garuda GA 152 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga 234 orang yang berada di dalam pesawat. Peristiwa ini juga menjadi bagian penting dalam sejarah keselamatan penerbangan Indonesia.</p><p>Dua kecelakaan besar pada 1997, yakni Garuda Indonesia GA 152 di Sumatera Utara dan SilkAir MI 185 di Sumatera Selatan, turut mendorong urgensi pembentukan lembaga investigasi kecelakaan transportasi yang permanen dan profesional. KNKT kemudian dibentuk melalui Keputusan Presiden Nomor 105 Tahun 1999.</p><p>[adsense]Lebih dari dua dekade setelah kejadian, tragedi GA 152 tetap relevan untuk dikenang ketika membahas kebakaran hutan dan lahan. Dampaknya bukan hanya pada lingkungan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas transportasi dan meningkatkan risiko keselamatan.</p><p>Peristiwa di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sibolangit/" target="_self">Sibolangit</a> ini menjadi pengingat bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar persoalan mencegah api meluas. Kualitas udara, jarak pandang, kesiapan operasional, dan keselamatan masyarakat juga menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a2557a7b2e94197ff767970b67041697_img_0198.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57152/kabut-asap-dan-tragedi-garuda-ga-152-mengenang-kecelakaan-pesawat-paling-mematikan-di-indonesia-2/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Letjen Kristomei Sianturi, Mantan Asops Kasdam I/Bukit Barisan Dilantik Prabowo Jadi Kepala BNPB</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 15:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Letjen Kristomei Sianturi, Mantan Asops Kasdam I/Bukit Barisan Dilantik Prabowo Jadi Kepala BNPB]]></title>
            <description><![CDATA[Mantan Asisten Operasi Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan (Asops Kasdam I/Bukit Barisan) pada 2020&ndash2022, Letjen Kristomei Sianturi dilantik ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">Topikseru.com, Jakarta &ndash; Mantan Asisten Operasi Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/asops-kasdam-i/" target="_self">Asops Kasdam I</a>/Bukit Barisan) pada 2020&ndash;2022, <a href="https://www.topikseru.com/tag/letjen-kristomei-sianturi/" target="_self">Letjen Kristomei Sianturi</a> dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>). Presiden Prabowo Subianto melantik Kristomei menjadi Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>, menggantikan Letjen TNI Suharyanto. </p><p>[adsense]"Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Prabowo mendikte penggalan sumpah jabatan yang diikuti oleh Kristomei, Kamis (15/10/2026).</p><p>Mengutip dari laman resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>, Kristomei yang ditunjuk sebagai Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> bertugas dalam memimpin lembaga tersebut dalam menjalankan tugas dan fungsi terkait penanggulangan bencana.</p><p>[adsense]Profil <a href="https://www.topikseru.com/tag/letjen-kristomei-sianturi/" target="_self">Letjen Kristomei Sianturi</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/letjen-kristomei-sianturi/" target="_self">Letjen Kristomei Sianturi</a> merupakan perwira tinggi TNI yang lahir pada 6 Mei 1976. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) pada 1997. </p><p>Setelah menyelesaikan pendidikan militer, ia mengawali pengabdiannya di lingkungan TNI AD dengan menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara (Wadanyonif Linud) 328/Dirgahayu. Pada awal kariernya, Kristomei juga pernah bertugas sebagai Perwira Menengah (Pamen) Kostrad dalam rangka pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). </p><p>[adsense]Ia kemudian mengemban tugas sebagai Perwira Pembantu Bidang Latihan Operasi (Pabandya Lat Ops) Kostrad. Karier Kristomei mulai memasuki tahap kepemimpinan satuan pada 2013&ndash;2014. </p><p>Saat itu, ia dipercaya menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara (Danyonif Linud) 305/Tengkorak. Setelah memimpin satuan tersebut, Kristomei mendapat penugasan sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 0424/Tanggamus hingga 2016. </p><p>[adsense]Pengalaman di bidang teritorial itu kemudian dilanjutkan dengan penugasan sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Divisi Infanteri 2/Kostrad (Waasops Kasdivif 2/Kostrad) pada 2016&ndash;2017. Pada 2017, Kristomei dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Sespri Wakasad). </p><p>2021&ndash;2025 di Tengah Kasus Dugaan Korupsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> Pada tahun yang sama, ia juga mulai menempati posisi di bidang penerangan setelah ditunjuk sebagai Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya untuk periode 2017&ndash;2019. </p><p>[adsense]Setelah menjalankan tugas tersebut, Kristomei melanjutkan penugasan sebagai Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI).   </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/4c5bde74a8f110656874902f07378009_kepala-bnpb.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57159/letjen-kristomei-sianturi-mantan-asops-kasdam-ibukit-barisan-dilantik-prabowo-jadi-kepala-bnpb/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Richard Tampubolon Datang ke Istana, Benarkah Bakal Jadi Wamenhan?</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 15:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Richard Tampubolon Datang ke Istana, Benarkah Bakal Jadi Wamenhan?]]></title>
            <description><![CDATA[Kasum TNI Richard Tampubolon datang ke Istana di tengah kabar pelantikan pejabat. Namanya disebut sebagai calon Wamenhan, tetapi...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T. H. Tampubolon mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026), di tengah kabar pelantikan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih oleh Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a>.</p><p>[adsense]Kedatangan Richard menarik perhatian karena namanya beredar sebagai salah satu kandidat yang disebut-sebut akan mengisi posisi Wakil Menteri Pertahanan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/wamenhan/" target="_self">Wamenhan</a>). Namun, hingga ia tiba di Istana, belum ada konfirmasi resmi mengenai jabatan yang akan diembannya.</p><p>Richard tiba sekitar pukul 13.05 WIB dengan mengenakan pakaian dinas upacara (PDU). Saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan dirinya dilantik sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/wamenhan/" target="_self">Wamenhan</a>, ia tidak memberikan jawaban yang memastikan kabar tersebut.</p><p>[adsense]"Saya prajurit siap ditempatkan di mana saja," kata Richard kepada wartawan.</p><p>Dia menjelaskan bahwa kedatangannya ke Istana berkaitan dengan undangan dari seorang pejabat yang menghubunginya.</p><p>[adsense]Ketika kembali ditanya mengenai peluang menduduki posisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/wamenhan/" target="_self">Wamenhan</a>, Richard meminta doa agar memperoleh hasil terbaik.</p><p>"Doain yang terbaik. Siap do the best," ujarnya.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/richard-tampubolon/" target="_self">Richard Tampubolon</a> Belum Konfirmasi Jabatan Baru</h3>Pernyataan Richard menunjukkan kesiapannya menjalankan penugasan sebagai prajurit TNI. Namun, pernyataan tersebut tidak dapat dimaknai sebagai konfirmasi bahwa dirinya akan dilantik menjadi Wakil Menteri Pertahanan.</p><p>Hingga informasi yang tersedia saat kedatangannya, belum ada pengumuman resmi yang memastikan Richard mendapat jabatan baru dalam pemerintahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a>.</p><p>[adsense]Karena itu, kabar mengenai penunjukannya sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/wamenhan/" target="_self">Wamenhan</a> masih perlu menunggu kepastian dari Presiden atau pihak berwenang.</p><p>Jika benar terjadi, perpindahan Richard dari jabatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kasum-tni/" target="_self">Kasum TNI</a> ke posisi di Kementerian Pertahanan akan menjadi perubahan penugasan yang patut dicermati.</p><p>[adsense]Meski demikian, kemungkinan tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan kedatangannya ke Istana dan pernyataannya kepada wartawan.</p><p><h3>Pangdam XXI/Radin Inten Juga Tiba di Istana</h3>Selain Rihard, Panglima Kodam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi juga dilaporkan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan.</p><p>[adsense]Kristomei dikabarkan akan dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Namun, kabar tersebut juga memerlukan konfirmasi resmi sebelum dapat dinyatakan sebagai keputusan final.</p><p>Kedatangan dua perwira tinggi TNI di tengah kabar pelantikan pejabat memunculkan perhatian terhadap kemungkinan adanya perubahan di sejumlah posisi strategis pemerintahan.</p><p>[adsense]Meski begitu, kehadiran mereka di Istana tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa pelantikan atau pergantian jabatan telah diputuskan.</p><p><h3>Menunggu Keputusan Resmi Presiden Prabowo</h3>Kabar mengenai <a href="https://www.topikseru.com/tag/richard-tampubolon/" target="_self">Richard Tampubolon</a> dan Kristomei Sianturi menjadi bagian dari dinamika penugasan pejabat di lingkungan pemerintahan.</p><p>[adsense]Akan tetapi, kepastian mengenai jabatan baru keduanya tetap bergantung pada keputusan resmi Presiden <a href="https://www.topikseru.com/tag/prabowo-subianto/" target="_self">Prabowo Subianto</a>.</p><p>Sampai ada pengumuman yang terverifikasi, posisi Richard sebagai kandidat <a href="https://www.topikseru.com/tag/wamenhan/" target="_self">Wamenhan</a> dan Kristomei sebagai calon Kepala BNPB perlu diperlakukan sebagai kabar yang belum dikonfirmasi.</p><p>[adsense]Perkembangan selanjutnya akan menentukan apakah kedatangan kedua perwira tinggi TNI tersebut memang berkaitan dengan pelantikan pejabat baru atau agenda lain di Istana Kepresidenan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a4a042cf4fd6bfb47701cbc8a1653ada_richard-tampubolon-datang-ke-istana.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57158/richard-tampubolon-datang-ke-istana-benarkah-bakal-jadi-wamenhan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maling Sawit di Perkebunan Sei Semayang Ditangkap Polsek Medan Sunggal</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 14:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maling Sawit di Perkebunan Sei Semayang Ditangkap Polsek Medan Sunggal]]></title>
            <description><![CDATA[Personel Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal pergoki aksi pencurian sawit di Perkebunan Kelapa Sawit IV Regional II Jalan Sei Semayang ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan -</b> Personel Unit Reskrim <a href="https://www.topikseru.com/tag/polsek-medan-sunggal/" target="_self">Polsek Medan Sunggal</a> pergoki aksi pencurian buah kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/sawit/" target="_self">sawit</a> di PT Perkebunan Nusantara Regional II Jalan Sei Semayang Desa Mulyoreho, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.</p>[adsense]<p>Seorang tersangka bernama Ayun Setiawan (34), warga Jalan Medan Binjai Km 12,5 Bintang Terang, Desa Mulyorejo, Sunggal berhasil ditangkap bersama barang bukti 18 tandan buah segar (<a href="https://www.topikseru.com/tag/tbs/" target="_self">TBS</a>). </p><p>Namun, seorang pelaku lagi lolos dari sergap dan kini dalam pengejaran (buron).</p>[adsense]<p>Kapolsek Medan Sunggal, AKP M Ainul Yaqin, Kamis (15/10/2026) menjelaskan, awalnya sekuriti sekaligus pelapor, Suprianto (49), warga Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang melihat orang mencurigakan memasuki kebun, Selasa (13/10/2026) sekira pukul 19.30 WIB.</p><p>Suprianto kemudian melapor ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/polsek-medan-sunggal/" target="_self">Polsek Medan Sunggal</a>. Polisi bersama pelapor segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) memergoki tersangka bersama seorang pelaku lagi sedang melansir buah <a href="https://www.topikseru.com/tag/sawit/" target="_self">sawit</a>.</p>[adsense]<p>"Ketika disergap, seorang pelaku kabur. Selanjutnya, seorang tersangka bersama barang bukti diamankan ke komando," jelas AKP M Ainul Yaqin.</p><p>Kepada penyidik, tersangka mengakui perbuatannya dilakukan bersama seorang temannya berinisial P, yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).</p>[adsense]<p>"Kita masih mengejar seorang pelaku lagi," pungkasnya. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_sawit-ok1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57154/maling-sawit-di-perkebunan-sei-semayang-ditangkap-polsek-medan-sunggal/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lagi, Kabut Asap Tunda 9 Penerbangan di Bandara Kualanamu</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 14:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lagi, Kabut Asap Tunda 9 Penerbangan di Bandara Kualanamu]]></title>
            <description><![CDATA[Sembilan agenda penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu menuju sejumlah tujuan mengalami penundaan, Kamis (15/10/2026). ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b><b>, Deli Serdang -</b> Sembilan agenda <a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> dari Bandara Internasional <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualanamu/" target="_self">Kualanamu</a> menuju sejumlah tujuan mengalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/penundaan/" target="_self">penundaan</a>, Kamis (15/10/2026). Sedangkan dua <a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> dibatalkan. Penundaan dan pembatalan disebut terjadi karena kabut asap menyelimuti bandara dan kondisi cuaca belum membaik.</p>[adsense]<p>Informasi yang diperoleh menyebutkan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> yang terdampak melayani rute Gunungsitoli, Sibolga, Batam, Lhokseumawe, dan Penang, Malaysia. Jadwal keberangkatan dan kedatangan sejumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> pun molor.</p><p>Staf Humas PT Angkasa Pura Aviasi, Muhammad Zul Andrika, membenarkan sejumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> dari Bandara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualanamu/" target="_self">Kualanamu</a> mengalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/penundaan/" target="_self">penundaan</a> akibat kabut asap.</p>[adsense]<p> Penundaan dan pembatalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> sejumlah maskapai di Bandara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualanamu/" target="_self">Kualanamu</a> pada Kamis, 15 Oktober 2026.</p><p>1. SI 7134 KNO-JHN, SCD 07.00, FDW (Cuaca) : UFN GATE 5 UPDATE </p>[adsense]<p>2. ⁠IU 996 KNO-BTJ, SCD 09:00, FDL (Operasional) 09:20 (20 Menit) GATE 7 FDP</p><p>3. ⁠SQ 991 KNO-SIN, SCD 08:50, FDW (Cuaca) 09:15 (25 Menit) GATE 2 FDP</p>[adsense]<p>4. ⁠QG 925 KNO-BTH, SCD 09:35, FDW (Cuaca) 13:05 (3 Jam 30 Menit) GATE 10 UPDATE</p><p>5. ⁠IU 833 KNO-PKU, SCD 09:00, FDL (Operasional) 09:20 (20 Menit) GATE 7 FDP</p>[adsense]<p>6. ⁠IW 1248 KNO-GNS, SCD 09:20, FDW (Cuaca) : UFN GATE 5 FDP</p><p>7. ⁠IW 2258 KNO-FLZ, SCD 10:10, FDW (Cuaca) : UFN GATE 5</p>[adsense]<p>8. ⁠JT 972 KNO-BTH, SCD 12:10, FDL (Operasional) 13:00 (50 Menit) GATE 7</p><p>9. ⁠JT 385 KNO-CGK, SCD 13:00, DLT (Teknikal) 16:35 (3 Jam 35 Menit) GATE 8</p>[adsense]<p>Sedangkan<a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> batal dari Bandara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kualanamu/" target="_self">Kualanamu</a>, antara lain:</p><p>1. SI 7134 KNO-JHN, SCD 07:00 Gate 5 FCL Bad Weather/Updated</p>[adsense]<p>(HN adalah kode IATA untuk Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (dikenal juga sebagai Bandara Bukit Malintang) yang terletak di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara)</p><p>⁠2. SI 7307 KNO-TXE, SCD 11:40 Gate 5 FCL Bad Weather/ Updated (Kode <a href="https://www.topikseru.com/tag/penerbangan/" target="_self">penerbangan</a> TXE adalah kode IATA untuk Bandar Udara Rembele Gampong Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh (melayani wilayah Takengon dan Kabupaten Aceh Tengah).</p>[adsense]<p>Sementara itu, di hari kedua Kualitas udara di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (15/10/2025) masuk kategori tidak sehat imbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.</p><p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana mengatakan pihaknya memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas yang terbawa angin ke wilayah Sumatera Utara.</p>[adsense]<p>Kondisi real-time Kamis (15/10/2025) pagi ini:</p><p>&bull; Kota Medan: MIST / Kabut Asap - Suhu 26&deg;C, kelembapan 96-97%, angin pelan 3 km/jam</p>[adsense]<p>&bull; Kualitas Udara: AQI 175 (Tidak Sehat), polutan utama PM2.5</p><p>&bull; ISPU versi AQMS DLH Medan: 136 di Pinang Baris (Tidak Sehat), 83 di Jl. AH Nasution (Sedang)</p>[adsense]<p>&bull; Jarak pandang turun jadi 1-4 Km di beberapa wilayah Sumut 84242eab89a25a89</p><p>Melvi menjelaskan, penyebab: Bukan dari Medan sendiri. BMKG Wilayah I Medan konfirmasi tidak ada hotspot di Sumut, tapi ini asap kiriman karhutla dari Riau, Jambi, Sumsel terbawa angin Timur-Tenggara ke Barat Laut 89a2.</p>[adsense]<p>Pemko Medan &amp; BMKG, kata Melvi menghimbau, DLH Medan sudah imbau warga kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat udara tampak pekat atau jarak pandang menurun, dan wajib pakai masker standar jika terpaksa keluar c67d.</p><p>Melvi menyarankan, agar pertama, Jalan pagi ditunda sampai siang jam 10-11, karena prakiraan hujan ringan jam 11 akan sedikit membersihkan udara. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/8f53295a73878494e9bc8dd6c3c7104f_kualanamu-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57153/lagi-kabut-asap-tunda-9-penerbangan-di-bandara-kualanamu/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabut Asap Melanda, Hutama Karya Mengimbau Pengguna Jalan Tol di Sumut Hati-hati</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 14:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabut Asap Melanda, Hutama Karya Mengimbau Pengguna Jalan Tol di Sumut Hati-hati]]></title>
            <description><![CDATA[Kabut asap akibat kebakaran hutan di Sumatra membuat kualitas udara cukup terdampak. Namun jarak pandang masih relatif terkendali ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/kabut-asap/" target="_self">Kabut asap</a> akibat kebakaran hutan di Sumatra membuat kualitas udara di Sumatera Utara cukup terdampak. Namun <a href="https://www.topikseru.com/tag/jarak-pandang/" target="_self">jarak pandang</a> masih relatif <a href="https://www.topikseru.com/tag/terkendali/" target="_self">terkendali</a> dan kondisi lalu lintas tetap normal. Guna mencegah kecelakaan di jalan tol Hutama Karya mengimbau pengguna Jalan Tol Binjai-Langsa dan ruas tol lain di Sumatera Utara untuk berhati-hati.</p>[adsense]<p>"Saat ini, belum terdapat kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar maupun di dalam kawasan Jalan Tol Binjai&ndash;Langsa. Meski kualitas udara cukup terdampak, <a href="https://www.topikseru.com/tag/jarak-pandang/" target="_self">jarak pandang</a> masih relatif <a href="https://www.topikseru.com/tag/terkendali/" target="_self">terkendali</a> dan kondisi lalu lintas tetap normal," ujar Plt. Regional Head Regional Sumatera Bagian Utara PT Hutama Karya, Taufiq Hidayat dalam keterangan resmi yang diterima Topikseru.com, Kamis (15/10/20206).</p><p>Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi di lapangan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan rambu dan arahan petugas. </p>[adsense]<p>Apabila, kata Taufiq, <a href="https://www.topikseru.com/tag/jarak-pandang/" target="_self">jarak pandang</a> menurun, hindari berhenti di bahu jalan dan beristirahatlah di tempat yang aman. Pengguna jalan juga diharapkan tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat memicu kebakaran.</p><p>Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana mengatakan pihaknya memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas yang terbawa angin ke wilayah Sumatera Utara.</p>[adsense]<p>Melvi menjelaskan, penyebab: Bukan dari Medan sendiri. BMKG Wilayah I Medankonfirmasi tidak ada hotspot di Sumut, tapi ini asap kiriman karhutla dari Riau, Jambi, Sumsel terbawa angin Timur-Tenggara ke Barat Laut 89a2.</p><p>Pemko Medan & BMKG, kata Melvi menghimbau, DLH Medan sudah imbau warga kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat udara tampak pekat atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/jarak-pandang/" target="_self">jarak pandang</a> menurun, dan wajib pakai masker standar jika terpaksa keluar c67d.</p>[adsense]<p>Melvi menyarankan, agar pertama, Jalan pagi ditunda sampai siang jam 10-11, karena prakiraan hujan ringan jam 11 akan sedikit membersihkan udara.Kedua, Jika tetap harus jalan: pakai masker N95/KN95 (bukan masker kain), jangan lewat jalur ramai, durasi </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/3644a684f98ea8fe223c713b77189a77_tol--1-20261015-at-141316.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57151/kabut-asap-melanda-hutama-karya-mengimbau-pengguna-jalan-tol-di-sumut-hatihati/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Cuma Deli Serdang, Ini Daerah Penghasil Padi Terbesar di Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 14:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Cuma Deli Serdang, Ini Daerah Penghasil Padi Terbesar di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Bukan Deli Serdang, Serdang Bedagai menjadi daerah penghasil padi terbesar di Sumatera Utara pada 2025 dengan produksi 356.508 ton GKG. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> memiliki sejumlah daerah yang menjadi penopang produksi padi. Selama ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a> dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di provinsi ini. Namun, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ada daerah lain yang mencatat produksi padi lebih tinggi.</p><p>[adsense]Daerah tersebut adalah Kabupaten Serdang Bedagai. Pada 2025, produksi padi di kabupaten ini mencapai 356.508 ton gabah kering giling (GKG), lebih tinggi dibandingkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a> yang menghasilkan 298.852 ton.</p><p>Data tersebut tercantum dalam tabel statistik BPS Provinsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> mengenai luas panen, produktivitas, dan produksi padi menurut kabupaten/kota tahun 2025. Data diperbarui pada 12 Februari 2026.</p><p>[adsense]<b>Serdang Bedagai Pimpin Produksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/padi/" target="_self">Padi</a> Sumut</b></p><p>Berdasarkan data BPS, produksi padi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> pada 2025 mencapai 2.752.655 ton GKG. Produksi itu berasal dari berbagai kabupaten dan kota dengan jumlah yang berbeda-beda.</p><p>[adsense]Berikut tujuh daerah dengan produksi padi terbesar di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> pada 2025:</p><p>1. Serdang Bedagai: 356.508 ton</p><p>[adsense]2. <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a>: 298.852 ton</p><p>3. Mandailing Natal: 223.288 ton</p><p>[adsense]4. Simalungun: 187.490 ton</p><p>5. Langkat: 163.674 ton</p><p>[adsense]6. Tapanuli Selatan: 160.826 ton</p><p>7. Tapanuli Utara: 142.694 ton</p><p>[adsense]Angka tersebut merupakan produksi gabah kering giling, bukan jumlah beras siap konsumsi. Karena itu, angka produksi padi tidak bisa langsung disamakan dengan jumlah beras yang tersedia untuk masyarakat.</p><p><b>Berapa Luas Panen <a href="https://www.topikseru.com/tag/padi/" target="_self">Padi</a> di Daerah Penghasil Terbesar?</b></p><p>[adsense]Besarnya produksi padi berkaitan dengan luas panen dan produktivitas tanaman. Pada 2025, Serdang Bedagai memiliki luas panen padi sekitar 55.196 hektare dengan produktivitas 64,59 kuintal per hektare.</p><p>Sementara itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a> mencatat luas panen sekitar 50.094 hektare dengan produktivitas 59,66 kuintal per hektare.</p><p>[adsense]Data ini menunjukkan bahwa kedua kabupaten tersebut memiliki kontribusi besar terhadap produksi padi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>. Namun, luas panen bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil akhir karena produktivitas per hektare juga berpengaruh.</p><p><b>Bagaimana dengan Produksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/padi/" target="_self">Padi</a> di Kota Medan?</b></p><p>[adsense]Meski dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi dan perdagangan, Kota Medan juga tercatat memiliki produksi padi. Pada 2025, produksi padi Medan mencapai 5.264 ton dengan luas panen sekitar 891 hektare.</p><p>Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan Serdang Bedagai dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a>. Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa produksi padi di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> masih terkonsentrasi di sejumlah kabupaten yang memiliki lahan pertanian lebih luas.</p><p>[adsense]<b>Produksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/padi/" target="_self">Padi</a> Sumut Tembus 2,75 Juta Ton</b></p><p>Secara keseluruhan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> menghasilkan 2,75 juta ton padi pada 2025. Dari jumlah tersebut, produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk tercatat sekitar 1,58 juta ton berdasarkan tabel produksi padi dan beras BPS.</p><p>[adsense]Angka ini penting untuk melihat gambaran produksi pangan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>. Namun, produksi beras saja belum cukup untuk menentukan apakah kebutuhan seluruh penduduk telah terpenuhi. Perhitungan tersebut juga perlu mempertimbangkan kebutuhan konsumsi, distribusi, stok, serta arus pasokan dari dan ke daerah lain.</p><p>Data produksi padi ini dapat menjadi gambaran mengenai wilayah yang berperan besar dalam sektor pertanian <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a>. Serdang Bedagai berada di posisi pertama pada 2025, disusul <a href="https://www.topikseru.com/tag/deli-serdang/" target="_self">Deli Serdang</a> dan Mandailing Natal.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_img_0197.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57149/bukan-cuma-deli-serdang-ini-daerah-penghasil-padi-terbesar-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Perempuan Pedesaan 2026, Ada 912 Ribu Perempuan Bekerja di Sektor Pertanian Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 13:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Perempuan Pedesaan 2026, Ada 912 Ribu Perempuan Bekerja di Sektor Pertanian Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Hampir 912 ribu perempuan bekerja di sektor pertanian Sumut berdasarkan data Agustus 2025. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Setiap 15 Oktober, dunia memperingati Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> Pedesaan Internasional atau International Day of Rural Women. Peringatan ini menjadi momentum untuk melihat peran perempuan dalam menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi masyarakat <a href="https://www.topikseru.com/tag/pedesaan/" target="_self">pedesaan</a>.</p>[adsense]<p>Di Sumatera Utara, kontribusi perempuan dalam sektor pertanian terlihat dari data ketenagakerjaan yang diterbitkan Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a>. Pada Agustus 2025, tercatat sebanyak 911.776 perempuan berusia 15 tahun ke atas bekerja di sektor pertanian dalam arti sempit.</p><p>Angka tersebut setara dengan sekitar 912 ribu orang. Memasuki <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a>, data ini dapat menjadi gambaran mengenai besarnya keterlibatan perempuan dalam sektor pertanian Sumatera Utara, meskipun belum menunjukkan jumlah terbaru pada tahun berjalan.</p>[adsense]<p><b>Hampir 912 Ribu <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> Bekerja di Sektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a></b></p><p>Berdasarkan publikasi Statistik Tenaga Kerja Sektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a> dari Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a>, jumlah perempuan berusia 15 tahun ke atas yang bekerja di sektor pertanian dalam arti sempit di Sumatera Utara mencapai 911.776 orang pada Agustus 2025.</p>[adsense]<p>Sebelumnya, jumlah tersebut tercatat sebanyak 745.664 orang pada Februari 2025. Sementara itu, pada Agustus 2024 jumlahnya mencapai 927.702 orang.</p><p>Perbedaan angka antarperiode tersebut perlu dibaca secara hati-hati. Data ini merupakan hasil survei ketenagakerjaan pada waktu yang berbeda sehingga tidak bisa langsung diartikan sebagai pertambahan atau pengurangan jumlah perempuan yang bekerja secara permanen.</p>[adsense]<p>Untuk menggambarkan kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a> secara lebih akurat, diperlukan data ketenagakerjaan terbaru yang merinci jumlah pekerja berdasarkan jenis kelamin, provinsi, dan lapangan pekerjaan. Karena itu, angka hampir 912 ribu orang tetap merujuk pada Agustus 2025.</p><p>Istilah sektor pertanian dalam arti sempit juga memiliki cakupan tersendiri dalam statistik Kementerian <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a>. Angka tersebut tidak bisa langsung disamakan dengan seluruh perempuan yang bekerja dalam industri pangan, perdagangan hasil pertanian, atau usaha pengolahan produk pertanian.</p>[adsense]<p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> Ikut Menggerakkan Ekonomi Pedesaan</b></p><p>Pekerjaan perempuan di sektor pertanian tidak selalu terbatas pada kegiatan menanam dan memanen. Dalam berbagai usaha pertanian, perempuan juga dapat terlibat dalam pemilahan hasil panen, pengelolaan produksi, pengolahan bahan pangan, hingga pemasaran produk.</p>[adsense]<p>Kegiatan tersebut memiliki peran dalam rantai ekonomi pertanian. Hasil panen yang diolah menjadi produk siap konsumsi, misalnya, dapat memiliki nilai jual berbeda dibandingkan ketika dijual sebagai bahan mentah.</p><p>Di Sumatera Utara, peluang pengembangan usaha berbasis hasil pertanian dapat disesuaikan dengan potensi komoditas di setiap daerah. <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> yang terlibat dalam kegiatan tersebut juga berpeluang mengembangkan usaha rumahan maupun produk lokal.</p>[adsense]<p>Namun, besarnya jumlah perempuan yang bekerja di sektor pertanian belum cukup untuk mengetahui berapa banyak dari mereka yang menjalankan usaha sendiri, menjadi buruh tani, atau bekerja sebagai pekerja keluarga. Untuk mengetahui pembagian tersebut secara lebih rinci, diperlukan data berdasarkan status pekerjaan dan jenis kegiatan ekonomi.</p><p><b>Tantangan yang Masih Dihadapi <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> Pedesaan</b></p>[adsense]<p>Besarnya keterlibatan perempuan dalam sektor pertanian juga perlu diikuti dengan perhatian terhadap akses ekonomi dan perlindungan kerja.</p><p>Perserikatan Bangsa-Bangsa menyoroti bahwa perempuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pedesaan/" target="_self">pedesaan</a> di berbagai negara masih menghadapi hambatan dalam memperoleh akses terhadap lahan, pembiayaan, teknologi, pasar, serta layanan publik.</p>[adsense]<p>Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesempatan perempuan untuk mengembangkan usaha dan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari pekerjaan mereka.</p><p>Dalam konteks Sumatera Utara, akses terhadap pelatihan, modal usaha, teknologi pertanian, dan pemasaran produk menjadi beberapa aspek yang relevan untuk dikaji lebih lanjut. Namun, kondisi khusus perempuan pekerja pertanian di daerah ini tetap perlu didukung data lokal agar kesimpulan yang diambil tidak sekadar mengikuti gambaran global.</p>[adsense]<p>Memasuki <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a>, pembaruan data mengenai pekerja perempuan dapat membantu melihat perkembangan keterlibatan mereka di sektor pertanian. Data tersebut juga penting untuk memahami status pekerjaan, tingkat kesejahteraan, serta kebutuhan dukungan bagi perempuan yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan pertanian.</p><p><b>Mengapa Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> Pedesaan Diperingati Setiap 15 Oktober?</b></p>[adsense]<p>Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> Pedesaan Internasional diperingati setiap 15 Oktober untuk mengakui kontribusi perempuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pedesaan/" target="_self">pedesaan</a> terhadap pembangunan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan keluarga.</p><p>Peringatan ini juga mendorong perhatian terhadap kesetaraan kesempatan bagi perempuan dalam memperoleh sumber daya ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.</p>[adsense]<p>Bagi Sumatera Utara, data hampir 912 ribu perempuan yang bekerja di sektor pertanian pada Agustus 2025 menjadi salah satu gambaran mengenai besarnya keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi tersebut.</p><p>Angka ini bukan jumlah seluruh perempuan yang tinggal di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pedesaan/" target="_self">pedesaan</a> dan bukan pula jumlah petani perempuan pemilik lahan. Data tersebut secara khusus mencakup perempuan berusia 15 tahun ke atas yang bekerja di sektor pertanian dalam arti sempit.</p>[adsense]<p>Pada Hari <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">Perempuan</a> Pedesaan Internasional <a href="https://www.topikseru.com/tag/2026/" target="_self">2026</a>, perhatian terhadap perempuan di sektor pertanian dapat menjadi kesempatan untuk melihat lebih jauh bagaimana mereka bekerja, mengembangkan usaha, serta memperoleh akses yang lebih baik terhadap sumber daya ekonomi.</p><p>Pengakuan terhadap peran perempuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pedesaan/" target="_self">pedesaan</a> tidak cukup berhenti pada angka statistik. Dukungan terhadap kesempatan kerja, perlindungan, dan pengembangan usaha juga penting agar kontribusi mereka dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga dan perekonomian daerah.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9dcb88e0137649590b755372b040afad_img_0196.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57148/hari-perempuan-pedesaan-2026-ada-912-ribu-perempuan-bekerja-di-sektor-pertanian-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bikin Baper! 5 Lagu Batak Romantis yang Cocok untuk Temani Kisah Cinta, Ada Rilisan Terbaru 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 13:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bikin Baper! 5 Lagu Batak Romantis yang Cocok untuk Temani Kisah Cinta, Ada Rilisan Terbaru 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Cari lagu Batak romantis terbaru 2026? Dari Pos Ma Roham milik SIOU hingga Tubu Holong dari Alsant Nababan, ada lagu tentang cinta.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Musik Batak tidak hanya identik dengan lagu-lagu penuh kesedihan. Ada pula lagu <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> yang menceritakan kesetiaan, kerinduan, hingga janji untuk tetap bersama pasangan dalam berbagai keadaan.</p><p>[adsense]Pada 2026, sejumlah karya musik Batak kembali hadir dengan warna yang beragam. Mulai dari lagu dengan nuansa pop Batak modern hingga aransemen yang lebih klasik, lagu-lagu ini bisa menjadi pilihan bagi pendengar yang ingin menikmati kisah cinta melalui musik daerah.</p><p>Bagi masyarakat Sumatera Utara, lagu Batak juga memiliki kedekatan tersendiri karena menggunakan bahasa dan ungkapan yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.</p><p>[adsense]Berikut lima lagu Batak <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> yang bisa masuk daftar putar kamu, termasuk rilisan terbaru pada 2026.</p><p><b>1. Pos Ma Roham &ndash; SIOU</b></p><p>[adsense]Salah satu lagu Batak <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> terbaru yang menarik perhatian pada 2026 adalah Pos Ma Roham dari grup musik SIOU. Lagu ini resmi dirilis pada 10 Juli 2026.</p><p>Judul Pos Ma Roham mengandung makna tentang permintaan agar seseorang menaruh kepercayaan. Pesan tersebut menjadi inti lagu yang menggambarkan seseorang yang ingin meyakinkan pasangannya untuk tetap percaya pada cinta dan janji yang telah mereka bangun.</p><p>[adsense]Lagu ini mengangkat tema kesetiaan dalam hubungan. Bukan hanya mengungkapkan rasa sayang, tetapi juga keinginan untuk menjaga kepercayaan agar pasangan tidak merasa dikecewakan.</p><p>Dengan lirik yang emosional, lagu ini cocok didengarkan ketika seseorang ingin mengungkapkan keseriusan dalam menjalin hubungan.</p><p>[adsense]2. Tubu Holong &ndash; Alsant Nababan</p><p>Alsant Nababan menghadirkan lagu <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> berjudul Tubu Holong, yang diberitakan pada 14 Oktober 2026.</p><p>[adsense]Secara harfiah, Tubu Holong berarti lahirnya kasih sayang. Lagu ini bercerita tentang cinta yang tidak berhenti pada perasaan suka, tetapi berkembang menjadi komitmen untuk terus berjalan bersama pasangan hingga usia tua.</p><p>Hal menarik dari lagu ini adalah aransemen musiknya yang mengusung nuansa klasik Spanish-Mexican atau bolero-rhumba. Sentuhan tersebut memberikan warna berbeda dibandingkan aransemen pop Batak yang lebih umum didengar.</p><p>[adsense]Video musiknya juga menghadirkan istri Alsant Nababan, Virdy Silitonga, yang berdansa lembut sebagai gambaran perjalanan cinta dan kebersamaan.</p><p>Bagi pasangan yang ingin menikmati lagu dengan pesan tentang cinta jangka panjang, Tubu Holong bisa menjadi salah satu pilihan.</p><p>[adsense]<b>3. Has &ndash; Jun Munthe</b></p><p>Bagi pendengar yang menyukai lagu <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> dengan tema kerinduan, Has dari Jun Munthe layak masuk daftar putar.</p><p>[adsense]Lagu ini dikenal melalui cerita tentang cinta dan kerinduan kepada pasangan. Perasaan tersebut dekat dengan pengalaman orang-orang yang menjalani hubungan jarak jauh atau tidak bisa bertemu setiap saat.</p><p>Kata hasian dalam bahasa Batak merupakan ungkapan sayang yang digunakan untuk menyebut kekasih atau orang yang dicintai.</p><p>[adsense]Nuansa musiknya yang lembut membuat lagu ini cocok dijadikan latar video bersama pasangan maupun teman saat ingin mengenang momen kebersamaan.</p><p><b>4.Holong Na Ias &ndash; Omega Trio</b></p><p>[adsense]Omega Trio juga memiliki lagu <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> berjudul Holong Na Ias. Lagu ini termasuk dalam deretan karya mereka yang dikenal oleh penikmat musik Batak.</p><p>Holong Na Ias mengangkat gambaran cinta yang tulus. Pesannya berkaitan dengan kesediaan menerima pasangan dan mempertahankan hubungan meskipun tidak semua perjalanan cinta berjalan sempurna.</p><p>[adsense]Kekuatan lagu ini terletak pada harmonisasi vokal Omega Trio yang memberikan karakter tersendiri pada musik mereka.</p><p>Lagu ini cocok bagi pendengar yang menyukai musik Batak dengan sentuhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> dan pesan tentang kesetiaan.</p><p>[adsense]<b>5.Bunga Ni Holong Hu &ndash; Omega Trio</b></p><p>Selain Holong Na Ias, Bunga Ni Holong Hu juga bisa menjadi pilihan untuk melengkapi daftar lagu Batak bertema cinta.</p><p>[adsense]Omega Trio dikenal memiliki repertoar lagu dengan tema yang beragam, termasuk kisah percintaan. Kehadiran lagu-lagu <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> seperti ini memperlihatkan bahwa musik Batak tidak hanya bercerita tentang patah hati, tetapi juga tentang kasih sayang dan hubungan antarmanusia.</p><p>Lagu ini bisa menjadi alternatif bagi pendengar yang ingin mengeksplorasi musik Batak <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> di luar lagu-lagu yang lebih sering muncul di media sosial.</p><p>[adsense]<b>Lagu Batak Romantis, dari Kerinduan hingga Janji Setia</b></p><p>Lagu Batak <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> memiliki beragam cerita. Ada yang menonjolkan kerinduan kepada pasangan, ada yang menggambarkan cinta tulus, dan ada pula yang menekankan pentingnya menjaga kepercayaan.</p><p>[adsense]Rilisan terbaru seperti Pos Ma Roham dan Tubu Holong menunjukkan bahwa tema cinta masih menjadi bagian dari perkembangan musik Batak pada 2026.</p><p>Keduanya menghadirkan pesan yang berbeda. Pos Ma Roham menekankan kepercayaan dan kesetiaan, sedangkan Tubu Holong berbicara tentang komitmen untuk menjalani kehidupan bersama hingga hari tua.</p><p>[adsense]Jadi, jika kamu sedang mencari lagu Batak <a href="https://www.topikseru.com/tag/romantis/" target="_self">romantis</a> untuk menemani perjalanan, mengungkapkan perasaan kepada pasangan, atau sekadar menikmati musik daerah, kedua lagu tersebut bisa menjadi pilihan untuk mulai menjelajahi rilisan terbaru.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_img_0135.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/57146/bikin-baper-5-lagu-batak-romantis-yang-cocok-untuk-temani-kisah-cinta-ada-rilisan-terbaru-2026/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Ajak NU Bersinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 13:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Ajak NU Bersinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan]]></title>
            <description><![CDATA[Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Sonny Irawan mengajak Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh elemen masyarakat ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kapolda-sumut/" target="_self">Kapolda Sumut</a>) Irjen Pol. <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a> mengajak <a href="https://www.topikseru.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_self">Nahdlatul Ulama</a> (NU) dan seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Ajakan tersebut disampaikan Sonny saat bersilaturahmi dengan Ketua Pengurus Wilayah <a href="https://www.topikseru.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_self">Nahdlatul Ulama</a> (PWNU) Sumatera Utara Dr. K.H. Marahalim Harahap, M.Hum., beserta jajaran pengurus di Kantor PWNU Sumut, Jalan Sei Batang Hari Nomor 92, Medan, Rabu (14/10/2026).</p><p>&quot;Menjaga Sumatera Utara tidak bisa menjadi tanggung jawab satu institusi saja. Semua elemen masyarakat harus saling mendukung dan bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,&quot; ujar Irjen Pol <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a> dalam pertemuan tersebut.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kapolda-sumut/" target="_self">Kapolda Sumut</a> mengatakan, silaturahmi itu merupakan bagian dari komitmen Polda Sumut untuk membangun komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban.</p><p>Ia juga menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/kapolda-sumut/" target="_self">Kapolda Sumut</a> sejak 1 Oktober 2026. Menurut dia, kepercayaan tersebut tidak terlepas dari kuasa Allah SWT serta dukungan berbagai pihak, termasuk para ulama dan tokoh agama.</p><p>[adsense]&quot;Kedatangan kami merupakan bentuk kepedulian, kecintaan, dan keseriusan untuk membangun hubungan yang baik dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_self">Nahdlatul Ulama</a>, khususnya dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,&quot; katanya.</p><p>Irjen Pol <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a> menilai, Sumatera Utara memiliki peran strategis sebagai salah satu wilayah yang mencerminkan keberagaman Indonesia. Karena itu, diperlukan kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan yang harmonis.</p><p>[adsense]Dalam kesempatan itu, ia juga mengharapkan dukungan, doa, dan nasihat dari para ulama agar jajaran Polda Sumut dapat menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>&quot;Kami memohon dukungan dan doa dari para ulama dalam menjalankan tugas. Semoga amanah ini dapat kami laksanakan dengan baik dan menjadi ladang ibadah bagi seluruh personel Polri,&quot; ujarnya.</p><p>[adsense]Ia turut menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurut Irjen Pol <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a>, setiap profesi memiliki nilai ibadah apabila dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan niat yang baik.</p><p>Irjen Pol <a href="https://www.topikseru.com/tag/sonny-irawan/" target="_self">Sonny Irawan</a> juga menggarisbawahi kesamaan semangat antara tugas kepolisian dan peran ulama dalam mengajak masyarakat kepada kebaikan serta mencegah kemungkaran.</p><p>[adsense]&quot;Sebagaimana yang disampaikan Bapak Kapolri, tugas polisi dan ulama memiliki semangat yang sama, yakni amar makruf nahi mungkar, meskipun dengan peran dan cara yang berbeda,&quot; katanya.</p><p>Ia menambahkan, setiap persoalan di tengah masyarakat perlu dihadapi melalui komunikasi, kebersamaan, dan upaya penyelesaian yang mengedepankan kepentingan bersama.</p><p>[adsense]Sementara itu, Ketua PWNU Sumut Dr. K.H. Marahalim Harahap bersama jajaran pengurus menyambut silaturahmi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan organisasi keagamaan.</p><p>Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan PWNU Sumut, sekaligus memperkuat kontribusi bersama dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_whatsapp-image-20261014-at-181437.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57136/kapolda-sumut-ajak-nu-bersinergi-jaga-keamanan-dan-kerukunan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kelahiran di Usia Remaja Masih Jadi Perhatian, Bagaimana Kondisi Sumatera Utara?</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 12:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kelahiran di Usia Remaja Masih Jadi Perhatian, Bagaimana Kondisi Sumatera Utara?]]></title>
            <description><![CDATA[BPS mencatat angka kelahiran perempuan usia 15&ndash19 tahun di Sumatera Utara mencapai 11,27 per 1.000 perempuan pada 2025. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Angka kelahiran pada kelompok remaja <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> usia 15&ndash;19 tahun di Sumatera Utara tercatat sebesar 11,27 kelahiran per 1.000 <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> pada 2025. Data ini menunjukkan bahwa kelahiran pada usia remaja masih menjadi isu yang perlu diperhatikan, terutama terkait kesehatan reproduksi dan kesiapan menjadi orang tua.</p><p>[adsense]Angka tersebut berasal dari hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS). Indikator yang digunakan adalah age-specific fertility rate (ASFR), yaitu jumlah kelahiran per 1.000 <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> pada kelompok umur tertentu selama periode pengamatan.</p><p>Dengan demikian, angka 11,27 bukan berarti hanya ada 11 bayi yang lahir dari ibu remaja di Sumatera Utara. Angka tersebut menunjukkan tingkat kelahiran relatif terhadap jumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> berusia 15&ndash;19 tahun.</p><p>[adsense]<b>Bagaimana Angka Kelahiran <a href="https://www.topikseru.com/tag/remaja/" target="_self">Remaja</a> di Sumut?</b></p><p>Data SUPAS 2025 menempatkan angka kelahiran kelompok usia 15&ndash;19 tahun di Sumatera Utara pada 11,27 per 1.000 <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a>. Indikator ini dapat digunakan untuk melihat pola kelahiran pada kelompok umur remaja.</p><p>[adsense]Sebagai pembanding, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pernah melaporkan angka kelahiran pada kelompok usia tersebut sebesar 17,3 per 1.000 <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> pada 2024.</p><p>Meski terlihat lebih rendah pada data 2025, kedua angka tersebut tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa kelahiran remaja turun dalam satu tahun. Perbedaan sumber, metode pengumpulan data, dan periode pengamatan perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum membuat kesimpulan mengenai tren.</p><p>[adsense]Untuk memastikan apakah angka kelahiran remaja benar-benar menurun, diperlukan data pembanding yang menggunakan definisi dan metode pengukuran yang konsisten.</p><p><b>Apa Arti Angka Kelahiran 11,27 per 1.000 Perempuan?</b></p><p>[adsense]ASFR mengukur jumlah kelahiran dibandingkan dengan jumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> pada kelompok umur tertentu. Indikator ini berbeda dari jumlah total kelahiran hidup yang tercatat di rumah sakit, puskesmas, atau administrasi kependudukan.</p><p>Sebagai contoh, angka 11,27 per 1.000 <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> berarti tingkat kelahiran pada kelompok usia 15&ndash;19 tahun berada pada besaran tersebut untuk setiap 1.000 <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> dalam kelompok umur yang sama.</p><p>[adsense]Angka ini berguna untuk membandingkan pola kelahiran antar kelompok umur maupun antarwilayah, selama data yang digunakan memiliki dasar pengukuran yang sebanding.</p><p>Namun, angka tersebut tidak bisa langsung digunakan untuk mengetahui jumlah pasti remaja yang melahirkan di Sumatera Utara pada 2025. Untuk memperoleh jumlah aktual, dibutuhkan data kelahiran hidup yang dirinci berdasarkan umur ibu.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Kelahiran pada Usia <a href="https://www.topikseru.com/tag/remaja/" target="_self">Remaja</a> Perlu Diperhatikan?</b></p><p>Kelahiran pada usia remaja berkaitan dengan sejumlah persoalan yang perlu ditangani secara menyeluruh, mulai dari kesehatan ibu dan bayi, kelanjutan pendidikan, hingga kesiapan ekonomi dan dukungan keluarga.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kehamilan/" target="_self">Kehamilan</a> pada usia remaja juga memerlukan perhatian terhadap akses pelayanan kesehatan, pemeriksaan kehamilan, pendampingan tenaga kesehatan, serta edukasi kesehatan reproduksi yang sesuai usia.</p><p>Di sisi lain, angka kelahiran remaja tidak boleh disamakan dengan angka pernikahan anak. Keduanya merupakan indikator berbeda. Tidak semua kehamilan atau kelahiran pada usia remaja terjadi dalam situasi yang sama, sehingga penyebabnya tidak dapat disimpulkan hanya dari satu angka statistik.</p><p>[adsense]Karena itu, upaya pencegahan perlu didukung edukasi kesehatan reproduksi, akses layanan kesehatan, dukungan keluarga, dan kesempatan bagi remaja untuk melanjutkan pendidikan.</p><p><b>Daerah Mana yang Perlu Mendapat Perhatian?</b></p><p>[adsense]Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pernah menyoroti sejumlah kabupaten/kota terkait persoalan kelahiran pada usia dini, termasuk Padang Lawas Utara, Padang Lawas, dan Serdang Bedagai.</p><p>Namun, untuk menyusun daftar daerah dengan angka kelahiran remaja tertinggi pada 2025, diperlukan data ASFR terbaru yang tersedia secara terperinci untuk seluruh kabupaten/kota. Data tingkat provinsi saja belum cukup untuk menentukan peringkat daerah.</p><p>[adsense]Penting juga membedakan jumlah kelahiran dengan tingkat kelahiran. Kabupaten dengan jumlah penduduk lebih besar dapat mencatat jumlah kelahiran lebih tinggi, tetapi belum tentu memiliki tingkat kelahiran remaja tertinggi setelah dibandingkan dengan jumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> usia 15&ndash;19 tahun.</p><p><b>Data Terbaru Menjadi Dasar Evaluasi</b></p><p>[adsense]Berdasarkan hasil SUPAS 2025, angka kelahiran pada kelompok <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a> usia 15&ndash;19 tahun di Sumatera Utara tercatat 11,27 per 1.000 <a href="https://www.topikseru.com/tag/perempuan/" target="_self">perempuan</a>. Angka ini memberikan gambaran terbaru mengenai pola kelahiran pada kelompok usia remaja.</p><p>Meski demikian, angka tersebut perlu dibaca sesuai definisinya dan tidak boleh langsung ditafsirkan sebagai jumlah bayi yang lahir dari ibu remaja. Perbandingan dengan tahun sebelumnya juga membutuhkan data yang sebanding agar perubahan tren dapat dinilai secara tepat.</p><p>[adsense]Data yang lebih rinci mengenai kelahiran hidup menurut umur ibu dan wilayah akan membantu menggambarkan kondisi di Sumatera Utara dengan lebih lengkap, sekaligus menjadi dasar evaluasi program kesehatan reproduksi dan perlindungan remaja.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/2b24d495052a8ce66358eb576b8912c8_img_0193.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57145/kelahiran-di-usia-remaja-masih-jadi-perhatian-bagaimana-kondisi-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Minyak Nilam Sumatera Utara Punya Potensi Ekspor, Padang Lawas Utara Jadi Penghasil Terbesar</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 12:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Minyak Nilam Sumatera Utara Punya Potensi Ekspor, Padang Lawas Utara Jadi Penghasil Terbesar]]></title>
            <description><![CDATA[Minyak nilam Sumatera Utara punya peluang di pasar ekspor. Pada 2025, produksi nilam Sumut tercatat 342 ton. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/minyak-nilam/" target="_self">Minyak nilam</a> menjadi salah satu komoditas perkebunan yang punya peluang di pasar ekspor. Minyak atsiri yang dihasilkan dari tanaman nilam ini digunakan sebagai bahan baku industri parfum, kosmetik, sabun, hingga produk wewangian.</p>[adsense]<p>Sumatera Utara termasuk daerah penghasil nilam di Indonesia. Berdasarkan Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Perkebunan Tahun 2025 yang diterbitkan Kementerian Pertanian, luas tanam nilam di Sumatera Utara pada 2025 mencapai 936 hektare. Dari jumlah tersebut, luas panen tercatat 934 hektare dengan produksi 342 ton.</p><p>Data tersebut merupakan angka sementara tahun 2025 yang dihimpun Direktorat Jenderal Perkebunan. Angka produksi ini menunjukkan potensi bahan baku nilam di Sumatera Utara masih cukup besar untuk dikembangkan.</p>[adsense]<p>Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara berdasarkan kabupaten/kota masih menampilkan data 2024. Dalam data tersebut, Padang Lawas Utara menjadi daerah dengan produksi nilam terbesar di provinsi ini.</p><p><b>Padang Lawas Utara Hasilkan 176 Ton Nilam</b></p>[adsense]<p>Berdasarkan data BPS Sumatera Utara 2024, Padang Lawas Utara memiliki luas tanaman nilam 459 hektare dengan produksi mencapai 176 ton.</p><p>Jumlah tersebut hampir setengah dari total produksi nilam perkebunan rakyat Sumatera Utara pada tahun yang sama, yakni 362 ton dari luas tanaman 972 hektare.</p>[adsense]<p>Selain Padang Lawas Utara, sejumlah kabupaten lain juga tercatat menghasilkan nilam. Humbang Hasundutan memiliki luas tanaman 110 hektare dengan produksi 43 ton. Mandailing Natal mencatat luas 107 hektare dengan produksi 40 ton, sedangkan Dairi memiliki luas 95 hektare dengan produksi 37 ton.</p><p>Kabupaten Toba juga menjadi salah satu daerah penghasil nilam dengan luas tanaman 86 hektare dan produksi 33 ton.</p>[adsense]<p>Perlu dicatat, angka per kabupaten tersebut merupakan data 2024. Data produksi Sumatera Utara pada 2025 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perkebunan belum memberikan rincian terbaru untuk memastikan apakah Padang Lawas Utara masih menjadi penghasil terbesar pada tahun tersebut.</p><p><b>Harga Minyak Nilam Capai Rp853 Ribu per Kilogram</b></p>[adsense]<p>Potensi ekonomi nilam juga terlihat dari perkembangan harga minyaknya. Dalam laporan kinerja Direktorat Jenderal Perkebunan, harga rata-rata minyak nilam di pasar domestik pada 2025 tercatat sebesar Rp853.472 per kilogram.</p><p>Angka tersebut lebih rendah dibandingkan 2024, ketika harga rata-rata tercatat Rp931.308 per kilogram. Meski turun, harga rata-rata 2025 masih lebih tinggi dibandingkan 2023 yang sebesar Rp477.241 per kilogram.</p>[adsense]<p>Perkembangan ini menunjukkan bahwa nilai ekonomi minyak nilam cukup besar, tetapi harganya tetap dapat berubah dari tahun ke tahun.</p><p>Harga rata-rata minyak nilam tersebut juga tidak bisa langsung disamakan dengan pendapatan petani. Nilai yang diterima petani bergantung pada bentuk produk yang dijual, biaya produksi, proses penyulingan, kualitas minyak, dan rantai perdagangan yang dilalui.</p>[adsense]<p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">Ekspor</a> Minyak Nilam Indonesia Menguat pada 2025</b></p><p>Data Direktorat Jenderal Perkebunan yang mengutip Badan Pusat Statistik mencatat, volume ekspor nilam Indonesia pada 2025 mencapai 1.663 ton dengan nilai sekitar US$164,858 juta. Namun, angka tersebut baru mencakup data hingga November 2025 sehingga belum merupakan angka setahun penuh.</p>[adsense]<p>Sebagai perbandingan, pada 2024 volume ekspor nilam tercatat 1.504 ton dengan nilai US$141,463 juta.</p><p>Dibandingkan periode 2024, data sementara hingga November 2025 memperlihatkan volume ekspor lebih besar. Nilai ekspornya juga meningkat meski data 2025 belum mencakup Desember.</p>[adsense]<p>Perbedaan periode pencatatan ini perlu diperhatikan saat membandingkan angka ekspor. Meski demikian, data tersebut memberikan gambaran bahwa minyak nilam Indonesia memiliki pasar perdagangan internasional dan nilai transaksi yang besar.</p><p>Angka ekspor nasional ini tidak dapat langsung dianggap sebagai ekspor yang berasal dari Sumatera Utara. Untuk mengetahui kontribusi provinsi, diperlukan data perdagangan yang secara khusus mencatat asal produksi atau pengiriman minyak nilam dari Sumatera Utara.</p>[adsense]<p><b>Mengapa Minyak Nilam Dibutuhkan Industri <a href="https://www.topikseru.com/tag/parfum/" target="_self">Parfum</a>?</b></p><p>Nilam dikenal di pasar internasional dengan nama patchouli. Minyak atsirinya digunakan dalam formulasi parfum karena memiliki aroma khas dan dapat membantu mempertahankan karakter aroma dalam campuran wewangian.</p>[adsense]<p>Selain parfum, minyak nilam dapat digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai produk perawatan tubuh dan kosmetik. Karena itu, komoditas ini memiliki peluang untuk dikembangkan melalui pengolahan yang menghasilkan produk bernilai tambah.</p><p>Namun, hasil panen tanaman nilam tidak otomatis menjadi minyak siap jual. Daun dan bagian tanaman yang digunakan perlu melalui proses penyulingan. Hasil minyak dan mutunya dipengaruhi bahan baku, teknik pengolahan, serta penanganan selama produksi.</p>[adsense]<p>Dengan demikian, peningkatan produksi tanaman perlu diikuti kemampuan penyulingan dan pengendalian kualitas agar minyak yang dihasilkan sesuai kebutuhan pembeli.</p><p><b>Tantangan Pengembangan Nilam di Sumatera Utara</b></p>[adsense]<p>Meski memiliki peluang pasar, pengembangan nilam masih menghadapi sejumlah tantangan. Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Perkebunan 2025 menyoroti fluktuasi harga dan keterbatasan teknologi penyulingan sebagai faktor yang memengaruhi pengembangan komoditas minyak atsiri, termasuk nilam.</p><p>Bagi petani, kualitas bahan baku dan akses terhadap fasilitas penyulingan dapat menentukan nilai jual hasil produksi. Pengolahan yang belum optimal berpotensi membuat potensi nilai tambah tidak sepenuhnya dinikmati oleh petani dan pelaku usaha di daerah.</p>[adsense]<p>Karena itu, pengembangan nilam di Sumatera Utara tidak cukup hanya mengandalkan perluasan lahan. Dukungan benih bermutu, praktik budidaya yang baik, peningkatan keterampilan penyulingan, dan akses pasar juga dibutuhkan.</p><p>Ketersediaan data yang lebih rinci mengenai produksi minyak, jumlah penyuling, harga di tingkat petani, dan nilai penjualan dari masing-masing kabupaten akan membantu pemerintah daerah memetakan peluang pengembangan komoditas ini.</p>[adsense]<p><b>Peluang <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">Ekspor</a> Perlu Diikuti Penguatan Industri Lokal</b></p><p>Data sementara Direktorat Jenderal Perkebunan menunjukkan Sumatera Utara menghasilkan 342 ton nilam pada 2025 dari luas panen 934 hektare. Sementara itu, data kabupaten yang tersedia untuk 2024 menempatkan Padang Lawas Utara sebagai penghasil terbesar dengan produksi 176 ton.</p>[adsense]<p>Di tingkat nasional, ekspor nilam hingga November 2025 tercatat 1.663 ton dengan nilai sekitar US$164,858 juta. Angka ini menunjukkan besarnya nilai perdagangan minyak nilam Indonesia, meskipun belum dapat digunakan untuk menghitung kontribusi ekspor Sumatera Utara secara khusus.</p><p>Bagi Sumatera Utara, peluang pengembangan nilam terletak pada kemampuan menjaga produksi dan meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan. Dengan data yang lebih lengkap serta dukungan terhadap petani dan penyuling, komoditas ini berpotensi menjadi salah satu sumber ekonomi perkebunan rakyat yang layak dikembangkan.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_img_0192.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57143/minyak-nilam-sumatera-utara-punya-potensi-ekspor-padang-lawas-utara-jadi-penghasil-terbesar/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Andaliman, Rempah Khas Batak yang Tembus Pasar Ekspor, Mengapa Potensinya Belum Maksimal?</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 12:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Andaliman, Rempah Khas Batak yang Tembus Pasar Ekspor, Mengapa Potensinya Belum Maksimal?]]></title>
            <description><![CDATA[Andaliman, rempah khas Batak, punya peluang menembus pasar luar negeri lewat produk olahan seperti teh.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b><a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> merupakan salah satu rempah khas Batak yang banyak digunakan dalam masakan tradisional Sumatera Utara. Rempah yang dikenal memberikan sensasi getir dan kebas di lidah ini ternyata tidak hanya digunakan untuk kebutuhan dapur. <a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> juga mulai dikembangkan menjadi produk olahan yang menyasar pasar luar negeri.</p><p>[adsense]Salah satu contohnya adalah teh andaliman yang diproduksi oleh pelaku usaha asal Sumatera Utara. Produk tersebut diberitakan telah dipasarkan ke Singapura hingga Belanda. Inovasi ini menunjukkan bahwa andaliman memiliki peluang untuk dijual dalam bentuk produk bernilai tambah, bukan hanya sebagai rempah segar.</p><p>Namun, peluang pasar yang terbuka belum otomatis membuat usaha andaliman berkembang maksimal. Ketersediaan bahan baku, proses budidaya, pemasaran, dan kemampuan memenuhi kebutuhan pasar menjadi sejumlah hal yang perlu diperhatikan.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> dari Kawasan Danau Toba</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> tumbuh di sejumlah wilayah Sumatera Utara, terutama kawasan sekitar Danau Toba. Kabupaten Toba, Dairi, dan Simalungun termasuk daerah yang kerap dikaitkan dengan produksi rempah ini.</p><p>[adsense]Dalam masakan Batak, andaliman digunakan untuk memberikan cita rasa khas pada berbagai hidangan. Ciri rasanya yang berbeda dari lada biasa membuatnya berpotensi dikembangkan menjadi produk bumbu, rempah kering, dan olahan pangan lainnya.</p><p>Peluang tersebut mulai dimanfaatkan pelaku usaha. Selain menjual andaliman dalam bentuk segar, sejumlah usaha juga mengembangkan produk kemasan agar lebih mudah dipasarkan dan dikirim ke konsumen di luar daerah.</p><p>[adsense]<b>Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> Bisa Berubah Tajam</b></p><p>Salah satu hal menarik dari komoditas ini adalah perubahan harganya. Harga andaliman dapat berbeda cukup jauh, bergantung pada musim panen dan ketersediaan stok.</p><p>[adsense]Dilansir dari mistar, harga andaliman di Simalungun dilaporkan dapat mencapai Rp250.000 per kilogram. Pada kondisi stok terbatas, harga bahkan disebut bisa menyentuh Rp500.000 per kilogram. Angka tersebut merupakan laporan harga pada kondisi tertentu, bukan harga rata-rata andaliman sepanjang tahun.</p><p>Sementara itu, dilansir dari detikFinance, pelaku usaha yang menyebut harga eceran andaliman bisa berada di kisaran Rp15.000 per kilogram ketika stok normal, lalu naik menjadi Rp250.000 hingga Rp300.000 per kilogram ketika pasokan terbatas.</p><p>[adsense]Perbedaan harga tersebut memperlihatkan bahwa ketersediaan bahan baku berperan penting dalam perdagangan andaliman. Namun, kedua laporan itu berasal dari waktu dan kondisi yang berbeda sehingga tidak bisa langsung digunakan untuk menghitung kenaikan harga tahunan.</p><p><b>Sudah Menembus Pasar Luar Negeri</b></p><p>[adsense]Peluang <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> andaliman juga pernah diteliti secara akademis. Penelitian yang diterbitkan pada 2024 membahas faktor-faktor yang berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> andaliman di Sumatera Utara, dengan lokasi penelitian di Kabupaten Dairi dan Simalungun.</p><p>Penelitian tersebut menyebut kedua wilayah itu sebagai sentra produksi andaliman yang tercatat dalam data Balai Karantina Pertanian di Medan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor produksi, luas lahan, harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a>, dan harga lokal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> pada lokasi penelitian.</p><p>[adsense]Temuan ini penting karena memperlihatkan bahwa nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> tidak selalu bisa dijelaskan hanya dengan melihat banyaknya produksi atau perubahan harga. Faktor lain, seperti permintaan pasar, kualitas produk, pengolahan, dan jalur pemasaran, juga perlu ditelusuri.</p><p>Meski demikian, penelitian tersebut tidak berarti bahwa faktor-faktor tadi tidak penting di semua wilayah atau sepanjang waktu. Kesimpulannya terbatas pada data dan lokasi yang diteliti.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Potensinya Belum Maksimal?</b></p><p>Ada beberapa tantangan yang layak diperhatikan dalam pengembangan andaliman.</p><p>[adsense]<b>1. Pasokan bergantung pada musim panen</b></p><p>Pelaku usaha yang diwawancarai detikFinance menyebut panen andaliman berlangsung sekitar Maret hingga Juni. Setelah periode tersebut, produksi dapat berkurang sehingga stok dan harga ikut berubah.</p><p>[adsense]Kondisi ini dapat menyulitkan usaha yang membutuhkan pasokan bahan baku secara rutin. Jika ingin memperluas pasar, pelaku usaha perlu memastikan ketersediaan bahan baku dan menjaga mutu produk.</p><p><b>2. Budidaya membutuhkan perhatian khusus</b></p><p>[adsense]Penelitian tentang keberlanjutan usaha tani andaliman di Kabupaten Toba yang diterbitkan pada 2025 menyebut tanaman ini tidak mudah dibudidayakan. Penelitian tersebut mencatat luas tanam 274 hektare dan produksi 110,17 ton per tahun di Kabupaten Toba. Angka ini merupakan data yang dilaporkan dalam penelitian, bukan statistik produksi terbaru seluruh Sumatera Utara.</p><p>Tantangan budidaya membuat ketersediaan bibit, regenerasi tanaman, teknik panen, dan keberlanjutan usaha tani menjadi hal penting untuk diperhatikan.</p><p>[adsense]<b>3. Produk olahan perlu terus dikembangkan</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> selama ini lekat dengan masakan tradisional Batak. Padahal, pengolahan menjadi teh, bumbu kemasan, atau produk pangan lainnya dapat membuka peluang pasar yang berbeda.</p><p>[adsense]Contoh teh andaliman yang diberitakan pada 2023 menunjukkan salah satu cara pelaku usaha mencoba memperluas pemanfaatan rempah ini. Namun, untuk mengetahui seberapa besar keberhasilan produk tersebut, dibutuhkan data penjualan dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> yang lebih lengkap.</p><p><b>4. Data <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> tahunan masih perlu diperjelas</b></p><p>[adsense]Salah satu hal yang perlu dibenahi dalam pembahasan potensi andaliman adalah ketersediaan data yang bisa dibandingkan dari tahun ke tahun. Data <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> Sumatera Utara secara keseluruhan tidak otomatis menunjukkan perkembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> andaliman secara khusus.</p><p>Agar dapat menyimpulkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a>nya meningkat atau menurun, diperlukan data volume dan nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> andaliman dengan periode yang konsisten. Tanpa data tersebut, klaim bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a> terus meningkat belum bisa dipastikan.</p><p>[adsense]<b>Peluang <a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> ke Depan</b></p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> memiliki modal berupa cita rasa khas, keterkaitan dengan kuliner Batak, dan peluang pengembangan produk olahan. Pengiriman produk olahan ke luar negeri juga menunjukkan bahwa pasar andaliman tidak harus terbatas pada konsumen di Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Namun, untuk meningkatkan nilai ekonominya, pengembangan pasar perlu berjalan bersama dengan upaya menjaga pasokan, memperbaiki budidaya, menjaga kualitas, dan memperluas pemasaran.</p><p>Data harga yang berfluktuasi serta penelitian mengenai tantangan usaha tani memperlihatkan bahwa potensi pasar saja belum cukup. Keberlanjutan produksi dan kemampuan pelaku usaha memenuhi permintaan juga menentukan perkembangan komoditas ini.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/andaliman/" target="_self">Andaliman</a> berpeluang menjadi salah satu produk unggulan Sumatera Utara. Untuk mengukur seberapa jauh peluang tersebut sudah terwujud, diperlukan data tahunan mengenai produksi, harga petani, penjualan produk olahan, serta volume dan nilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ekspor/" target="_self">ekspor</a>nya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/f7e6c85504ce6e82442c770f7c8606f0_img_0191.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57142/andaliman-rempah-khas-batak-yang-tembus-pasar-ekspor-mengapa-potensinya-belum-maksimal/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mendagri Tito Pecat Sitti Husniah dari Bupati Gowa</guid>
            <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 11:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mendagri Tito Pecat Sitti Husniah dari Bupati Gowa]]></title>
            <description><![CDATA[Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan surat pemberhentian Sitti Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa, Sulawesi Selatan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com, Makassar</b><b>-</b>Kementerian Dalam Negeri (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kemendagri/" target="_self">Kemendagri</a>) telah mengeluarkan surat pemberhentian <a href="https://www.topikseru.com/tag/sitti-husniah-talenrang/" target="_self">Sitti Husniah Talenrang</a> sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bupati-gowa/" target="_self">Bupati Gowa</a>, Sulawesi Selatan.</p><p>[adsense]"Iya betul, SK Mendagri tertanggal 14 Oktober memutuskan memberhentikan saudari HT sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bupati-gowa/" target="_self">Bupati Gowa</a> secara tidak terhormat," kata Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/10/2026).</p><p>Setelah pemberhentian tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemendagri/" target="_self">Kemendagri</a> kemudian menunjuk Wakil <a href="https://www.topikseru.com/tag/bupati-gowa/" target="_self">Bupati Gowa</a>, Darmawangsa Muin sebagai pelaksana tugas atau plt periode 2024-2029.</p><p>[adsense]"Menunjuk DM sebagai pelaksana tugas bupati. Mulai berlaku dari keluarnya SK ini tertanggal 14 Oktober," ungkapnya.</p><p>Meski demikian, kata Hasrul, pihak DPRD Gowa belum menerima surat ketetapan pemberhentian <a href="https://www.topikseru.com/tag/sitti-husniah-talenrang/" target="_self">Sitti Husniah Talenrang</a> sebagai <a href="https://www.topikseru.com/tag/bupati-gowa/" target="_self">Bupati Gowa</a>.</p><p>[adsense]"Tetapi DPRD Gowa inshaallah baru besok akan ke kantor Pemprov Sulsel menerima secara resmi SK fisiknya," katanya.</p><p>Sejumlah jurnalis berusaha mengonfirmasi hal tersebut pada <a href="https://www.topikseru.com/tag/bupati-gowa/" target="_self">Bupati Gowa</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sitti-husniah-talenrang/" target="_self">Sitti Husniah Talenrang</a>, namun hingga saat ini belum memberikan keterangan resminya. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_gowa3.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57144/mendagri-tito-pecat-sitti-husniah-dari-bupati-gowa/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>