<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 14:37:35 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 18 Kg Ganja</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 13:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 18 Kg Ganja]]></title>
            <description><![CDATA[Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan berhasil menemukan gudang penyimpanan narkotika jenis ganja dengan memanfaatkan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Satuan Reserse Narkoba (<a href="https://www.topikseru.com/tag/satresnarkoba/" target="_self">Satresnarkoba</a>) Polrestabes Medan berhasil menemukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/gudang/" target="_self">gudang</a> penyimpanan narkotika jenis <a href="https://www.topikseru.com/tag/ganja/" target="_self">ganja</a> dengan memanfaatkan kandang ayam sebagai kamuflase, Rabu (28/10/2026) malam. </p><p>[adsense]Dalam kasus ini, petugas meringkus dua pemuda, dan menyita 18 kilogram <a href="https://www.topikseru.com/tag/ganja/" target="_self">ganja</a> kering.</p><p>Terungkapnya kasus ini berawal dari diringkusnya MF (28), warga Jalan Cinta Karya, Kecamatan Medan Polonia di parkiran sebuah restoran cepat saji di Jalan AH Nasution Medan. Saat itu, petugas menyita 2 ons <a href="https://www.topikseru.com/tag/ganja/" target="_self">ganja</a> kering, yang rencananya akan diedarkan di kota Medan.</p><p>[adsense]&quot;Kasus ini berawal dari penangkapan seorang pengedar di parkiran restoran cepat saji. Setelah penangkapan, kami lakukan pengembangan dan meringkus satu pelaku lagi yakni DS (19) warga Jalan Bajak V Medan. DS kami ringkus di Jalan Brigjen Katamso, dan saat itu kami menyita 1 kilogram <a href="https://www.topikseru.com/tag/ganja/" target="_self">ganja</a> dari tangan yang bersangkutan. MF dan DS merupakan dua sahabat sejak kecil,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Jum&#039;at (30/10/2026) pagi.</p><p>Setelah meringkus DS yang merupakan bandar, petugas kemudian menelusuri keberadaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/gudang/" target="_self">gudang</a> penyimpanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ganja/" target="_self">ganja</a>, tempat DS &quot;mengamankan&quot; narkoba sebelum dipasok ke sejumlah tempat.</p><p>[adsense]Petugas kemudian mengarah ke Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, persisnya ke sebuah kandang ayam yang letaknya terpencil dari pemukiman penduduk.</p><p>&quot;Dari kandang ayam kami temukan barang bukti tambahan 17 kilogram <a href="https://www.topikseru.com/tag/ganja/" target="_self">ganja</a>, yang disimpan di dalam safety box. Secara kasat mata, dari luar kandang ayam ini bahkan terlihat seperti rumah biasa. Ini memang cara para pelaku mengkamuflasekan bisnis haram mereka,&quot; sebut Rafli.</p><p>[adsense]Praktek terlarang para pelaku ini sudah berjalan selama tiga bulan terakhir. Para pelaku mendapat pasokan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ganja/" target="_self">ganja</a> dari Aceh. Terdapat satu pelaku lagi yakni FS, yang diduga sebagai pengendali kedua pelaku, yang saat ini dalam pengejaran pihak Kepolisian.</p><p>&quot;Kami pastikan FS akan kami ringkus dalam waktu dekat, tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba. Anda boleh saja menemui 1000 cara untuk mengedarkan narkoba, tapi kami juga punya 1000 cara untuk meringkus anda. Mari sama-sama kita pulihkan para pengguna narkoba, kita putus mata rantai bandar narkoba. Polisi bersama masyarakat,&quot; pungkas Rafli. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_polrestabes-medan-1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57629/polrestabes-medan-gerebek-gudang-penyimpanan-18-kg-ganja/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bidlabfor Polda Sumut Gagas Si FORTE, Perkuat Fungsi Forensik dalam olah TKP</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 12:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bidlabfor Polda Sumut Gagas Si FORTE, Perkuat Fungsi Forensik dalam olah TKP]]></title>
            <description><![CDATA[Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sumatera Utara menggagas inovasi Sinergitas Pengemban Fungsi Forensik Terpadu (Si FORTE) ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="MsoNormal"><b>Topikseru.com,Medan</b><b>&ndash;</b>Bidang Laboratorium Forensik (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bidlabfor/" target="_self">Bidlabfor</a>) Polda Sumatera Utara menggagas inovasi Sinergitas Pengemban Fungsi Forensik Terpadu (Si FORTE) guna memperkuat koordinasi antar petugas pengemban fungsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/forensik/" target="_self">forensik</a> dalam penanganan tempat kejadian perkara (<a href="https://www.topikseru.com/tag/tkp/" target="_self">TKP</a>). Khususnya di Polda Sumatera Utara.</p><p>[adsense]Inovasi tersebut digagas AKBP Hendri Dermawan Ginting selaku Kasubbid Kimbio <a href="https://www.topikseru.com/tag/bidlabfor/" target="_self">Bidlabfor</a> Polda Sumut, sebagai proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI Tahun 2026 di Pusdikmin Polri.</p><p>Si FORTE dirancang untuk menyatukan persepsi dan pola kerja para pengemban fungsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/forensik/" target="_self">forensik</a>, sekaligus meminimalkan ego sektoral yang berpotensi menghambat koordinasi saat proses olah <a href="https://www.topikseru.com/tag/tkp/" target="_self">TKP</a>.</p><p>[adsense]&quot;Melalui Si FORTE, kami ingin membangun sinergi yang lebih kuat di antara para pengemban fungsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/forensik/" target="_self">forensik</a>. Penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tkp/" target="_self">TKP</a> membutuhkan koordinasi dan kesamaan persepsi agar setiap tahapan pemeriksaan dapat berjalan secara efektif dan saling mendukung, sebagai pemeriksaan bebasis scientific crime investigation (SCI)", ujar AKBP Hendri Dermawan Ginting, Jumat (30/10/2026).</p><p>Salah satu langkah penerapan inovasi ini adalah membentuk grup komunikasi melalui WhatsApp Group (WAG) sebagai sarana koordinasi ketika terjadi peristiwa yang membutuhkan penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/forensik/" target="_self">forensik</a>.</p><p>[adsense]Dengan adanya wadah komunikasi tersebut, personel dari berbagai fungsi dapat lebih cepat bertukar informasi, mengidentifikasi kebutuhan pemeriksaan, serta menentukan jenis barang bukti yang perlu dicari dan dianalisis sesuai dengan kompetensi masing-masing.</p><p>&quot;Harapannya, ketika terjadi suatu peristiwa, koordinasi antarpetugas dapat dilakukan lebih cepat dan terarah. Dengan demikian, pencarian serta analisis barang bukti dapat dioptimalkan karena setiap fungsi memahami peran dan kebutuhan pemeriksaan yang harus dilakukan,&quot; lanjut AKBP Hendri.</p><p>[adsense]Melalui Si FORTE, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bidlabfor/" target="_self">Bidlabfor</a> Polda Sumut berharap penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tkp/" target="_self">TKP</a> ke depan dapat berlangsung lebih terintegrasi, sistematis, dan efisien. Sinergi lintas fungsi ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan ilmu <a href="https://www.topikseru.com/tag/forensik/" target="_self">forensik</a> dalam mendukung proses penyelidikan dan penyidikan.</p><p>Inovasi Si FORTE menjadi bagian dari upaya mendorong budaya kerja kolaboratif di lingkungan Polri, dengan mengedepankan koordinasi, profesionalisme, serta pemeriksaan barang bukti yang ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/149e9677a5989fd342ae44213df68868_polasumut-1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57625/bidlabfor-polda-sumut-gagas-si-forte-perkuat-fungsi-forensik-dalam-olah-tkp/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aset Lahan Hampir 8.000 Meter Persegi Hasil Menang Perkara, Pemko Medan Siapkan untuk Fasilitas Pemerintah</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 11:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aset Lahan Hampir 8.000 Meter Persegi Hasil Menang Perkara, Pemko Medan Siapkan untuk Fasilitas Pemerintah]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap meninjau aset milik Pemko Medan di Jalan Gatot Subroto Nomor 24, Kecamatan Medan Petisah, Kamis ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash; </b>Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap meninjau <a href="https://www.topikseru.com/tag/aset/" target="_self">aset</a> milik Pemko Medan di Jalan Gatot Subroto Nomor 24, Kecamatan Medan Petisah, Kamis (29/10/26). <a href="https://www.topikseru.com/tag/lahan/" target="_self">Lahan</a> seluas hampir 8.000 meter persegi yang telah lama kosong tersebut direncanakan akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan fasilitas pemerintahan.</p>[adsense]<p>Peninjauan itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/aset/" target="_self">aset</a> sekaligus membahas rencana pemanfaatannya ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin menyampaikan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas juga merencanakan pemanfaatan kawasan itu untuk mendukung penanganan bencana di Kota Medan melalui pembentukan satuan tugas (satgas) yang melibatkan sejumlah perangkat daerah.</p><p>"Ini tadi kita berkunjung ke sini. Ada rencana Pak Wali untuk membuat satgas, yakni Satpol PP, BPBD, dan Damkar, untuk penanggulangan bencana-bencana alam yang terjadi di Kota Medan," ujar Zakiyuddin.</p>[adsense]<p>Menurutnya, pembentukan satgas tersebut diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut penanganan bencana sehingga berbagai kejadian yang mengancam keselamatan masyarakat dapat segera diatasi.</p><p>"Harapan kita nanti, penanggulangan bencana yang terjadi di Kota Medan bisa segera ditindaklanjuti atau segera diatasi," katanya.</p>[adsense]<p>Zakiyuddin juga mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, status kepemilikan lahan tersebut telah diputuskan melalui pengadilan pada 2025 dan dinyatakan sah sebagai milik Pemko Medan. Dengan kepastian hukum itu, pemerintah kota diharapkan dapat segera menindaklanjuti rencana pemanfaatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aset/" target="_self">aset</a> yang berada di kawasan strategis pusat kota tersebut.</p><p>"Insyaallah, dalam waktu dekat tanah yang berada di tengah kota ini akan kita gunakan dan manfaatkan," ungkapnya.</p>[adsense]<p>Dalam peninjauan tersebut, Zakiyuddin didampingi Asisten Umum Setda Kota Medan Laksamana Putra Siregar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan Suluh Aulia Harahap, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan Muhammad Yunus.</p><p>Sementara itu, Suluh Aulia Harahap menjelaskan, lahan tersebut merupakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/aset/" target="_self">aset</a> resmi Pemko Medan yang tercatat dengan Sertifikat Hak Pengelolaan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/hpl/" target="_self">HPL</a>) Nomor 2 Sekip. "Luasnya sekitar 7.900, hampir 8.000 meter persegi," jelas Suluh.</p>[adsense]<p>Ia menerangkan, lahan tersebut telah lama dalam kondisi kosong. Sebelumnya, status kepemilikannya menjadi objek perkara yang bergulir sejak 2023. Namun, Pemko Medan berhasil memenangkan perkara tersebut pada 2025 dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.</p><p>"Ini sebelumnya berperkara pada 2023, tetapi sudah kita menangkan pada 2025. Putusannya sudah inkrah," ujarnya.</p>[adsense]<p>Suluh menambahkan, terdapat bagian lahan yang sebelumnya menjadi objek sengketa, termasuk bangunan tidak permanenn di bagian depan. Setelah persoalan hukum diselesaikan, Pemko Medan akan menata kembali kawasan tersebut, termasuk memindahkan pihak atau objek yang masih berada di area lahan sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>Langkah itu dilakukan agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/aset/" target="_self">aset</a> pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan mendukung pembangunan fasilitas yang dibutuhkan Pemko Medan. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/013d407166ec4fa56eb1e1f8cbe183b9_lahan-medan-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57634/aset-lahan-hampir-8000-meter-persegi-hasil-menang-perkara-pemko-medan-siapkan-untuk-fasilitas-pemerintah/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Permenaker Bantuan Subsidi Upah 2026 Telah Terbit, Buruh Dapat Rp 900 Ribu</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 11:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Permenaker Bantuan Subsidi Upah 2026 Telah Terbit, Buruh Dapat Rp 900 Ribu]]></title>
            <description><![CDATA[Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Kementerian Ketenagakerjaan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a>) menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Permenaker Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa <a href="https://www.topikseru.com/tag/subsidi-gaji-upah/" target="_self">Subsidi Gaji/Upah</a> bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pekerja-buruh/" target="_self">Pekerja/Buruh</a>.</p>[adsense]<p>BSU 2026 akan diberikan sebesar Rp 300 ribu per bulan untuk selama 3 bulan, dan dibayarkan sekaligus sebesar Rp 900 ribu.</p><p>Dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Jumat (30/10/2026), peraturan ini mengatur persyaratan penerima, batas gaji/upah, dan besaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026.</p>[adsense]<p>Permenaker Nomor 16 Tahun 2026 ditetapkan dan diundangkan di Jakarta pada 28 Oktober 2026 serta mulai berlaku pada tanggal diundangkan.</p><p>Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, kebijakan BSU merupakan upaya pemerintah untuk menjaga daya beli pekerja/buruh sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi.</p>[adsense]<p>"Pemerintah ingin memastikan kebijakan ini dapat membantu pekerja/buruh memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena itu, pemberian bantuan dilaksanakan sesuai persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan," ujar Yassierli.</p><p>Berdasarkan Permenaker tersebut, pekerja/buruh yang memenuhi persyaratan sebagai penerima BSU harus merupakan warga negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Agustus 2026, serta menerima gaji/upah paling banyak Rp 3,5 juta per bulan atau sebesar UMP/UMK.</p>[adsense]<p>Gaji/upah yang menjadi acuan adalah gaji/upah terakhir yang dilaporkan pengusaha atau pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat dalam data BPJS Ketenagakerjaan. Komponen gaji/upah yang diperhitungkan meliputi upah pokok dan tunjangan tetap.</p><p>Bagi pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK) lebih besar dari Rp 3,5 juta, batas gaji/upah disesuaikan dengan UMK yang dibulatkan ke atas hingga ratusan ribu rupiah penuh. Sementara itu, bagi pekerja/buruh yang bekerja di wilayah yang tidak menetapkan UMK, batas gaji/upah mengacu pada upah minimum provinsi (UMP) dengan mekanisme pembulatan yang sama.</p>[adsense]<p>Permenaker ini juga menegaskan bahwa BSU tidak diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).</p><p>Untuk informasi dan perkembangan BSU 2026, pantau kanal resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a> di bsu.kemnaker.go.id.</p>[adsense]<h3>Waspadai Penipuan BSU 2026</h3><p>Kementerian Ketenagakerjaan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a>) mengimbau pekerja agar mewaspadai tautan palsu dan pesan berantai yang mengatasnamakan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026.</p><p>Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a>, Indah Anggoro Putri, mengatakan, pekerja diminta tidak sembarangan mengeklik tautan atau memberikan data pribadi, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), kepada pihak yang tidak terverifikasi.</p>[adsense]<p>Indah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengingatkan pekerja agar tidak mudah percaya pada informasi yang mengatasnamakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a>.</p><p>"Jangan mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a> dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas," ujar dia.</p>[adsense]<p>Lebih lanjut, Indah menjelaskan, penipuan BSU dapat dilakukan melalui pesan berantai WhatsApp atau pesan langsung (direct message/DM) yang menyertakan tautan palsu.</p><p>Pekerja perlu waspada jika tautan tersebut meminta data pribadi atau menjanjikan pencairan BSU dengan cara yang tidak jelas.</p>[adsense]<p>Logo <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a> yang tercantum pada pesan atau situs juga tidak menjamin keaslian informasi.</p><p>Informasi resmi mengenai BSU dapat dipantau melalui kanal komunikasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a> dan laman bsu.kemnaker.go.id.</p>[adsense]<p>Jika laman tersebut belum dapat diakses, pekerja diminta menunggu pengumuman resmi dan tidak menggunakan tautan alternatif yang belum terverifikasi.</p><p>Guna melindungi data pribadi, pekerja perlu melakukan empat langkah berikut.</p>[adsense]<p>Periksa alamat situs dengan teliti sebelum mengeklik tautan atau memasukkan data; jangan memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada pihak lain; jangan membayar biaya apa pun dengan iming-iming pencairan BSU; dan jika ragu, tutup tautan dan periksa informasi melalui kanal resmi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a>.</p><p>Indah menegaskan bahwa kewaspadaan diperlukan agar pekerja tidak menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan BSU maupun <a href="https://www.topikseru.com/tag/kemnaker/" target="_self">Kemnaker</a>.</p>[adsense]<p>Ia menyebut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi modus penipuan tersebut.</p><p>"Menaker Prof. Yassierli selalu mengingatkan kami untuk mengantisipasi maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan BSU dan Kementerian," kata Indah. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_2622whatsapp_image_20250501_at_12302_pm.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57633/permenaker-bantuan-subsidi-upah-2026-telah-terbit-buruh-dapat-rp-900-ribu/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mulai 2027, MBG Salah Satu Parameter Insentif Pemda Rp 1 Triliun</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 11:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mulai 2027, MBG Salah Satu Parameter Insentif Pemda Rp 1 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu parameter pemberian insentif ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/badan-gizi-nasional/" target="_self">Badan Gizi Nasional</a> (BGN) Sudaryono mengatakan Program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>) menjadi salah satu parameter pemberian <a href="https://www.topikseru.com/tag/insentif/" target="_self">insentif</a> bagi pemerintah daerah sebesar Rp 1 triliun mulai tahun 2027. </p>[adsense]<p>Sudaryono meluruskan informasi yang beredar di masyarakat, bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/insentif/" target="_self">insentif</a> tersebut bukan hanya untuk Program <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>, melainkan sebagai tambahan bagi pemda atas seluruh program yang selama ini berhasil dijalankan, dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> sebagai salah satu indikator saja. </p><p>"Jadi, Rp 1 triliun itu adalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/insentif/" target="_self">insentif</a> yang disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri, bukan kemudian khusus untuk yang <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> saja. Rp 1 triliun <a href="https://www.topikseru.com/tag/insentif/" target="_self">insentif</a> yang disediakan oleh Kemendagri itu untuk keberhasilan program atau indikator pemda yang selama ini sudah jalan," katanya saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (30/20/2026) . </p>[adsense]<p>Ia menjelaskan, selama ini pemerintah sudah memberikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/insentif/" target="_self">insentif</a> khusus bagi daerah yang berhasil meningkatkan atau menurunkan beberapa indikator keberhasilan pembangunan, misalnya angka inflasi. </p><p>"Misalnya daerah dengan tingkat inflasi yang terbaik di satu region, itu nanti juaranya dikasih <a href="https://www.topikseru.com/tag/insentif/" target="_self">insentif</a> Rp 2-3miliar gitu, jadi, Rp 1 triliun itu jumlah semua, <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> tahun depan itu menjadi salah satu parameternya," ujar dia.</p>[adsense]<p>Sudaryono menegaskan, parameter pemberian <a href="https://www.topikseru.com/tag/insentif/" target="_self">insentif</a> tetap menganut pada peraturan dari Kemendagri, di antaranya tingkat inflasi, penurunan tingkat pengangguran, atau penurunan tingkat kemiskinan. </p><p>"Nah, ada satu lagi indikator yaitu bagaimana ini yang sedang kita define (susun) dengan BGN, indikatornya apa? Indikatornya apakah misalnya penurunan angka stunting misalnya, atau misalnya indikatornya adalah apa? Keberhasilan dari pelayanan <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> misalnya, atau apa, ini yang sedang kita siapkan, jadi, Rp 1 triliun itu bukan hanya khusus untuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a>, melainkan menambah kriteria baru, menambahkan yang selama ini sudah jalan," paparnya. </p>[adsense]<p>Ia menyampaikan target <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> ke depan yakni programnya tidak bisa hanya besar, tetapi targetnya juga harus dipenuhi, dengan menu <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> yang berkualitas dan dapat diterima dengan baik. </p><p>"Sehingga anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik, karena <a href="https://www.topikseru.com/tag/mbg/" target="_self">MBG</a> ini bukan program yang dikasih makan hari ini besok, langsung kemudian kelihatan indikatornya. Ini adalah long-term development (pembangunan jangka panjang)," ucap Sudaryono.  </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_kepala-bgn.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57632/mulai-2027-mbg-salah-satu-parameter-insentif-pemda-rp-1-triliun/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Ballpress Dimusnahkan, Nilai Barang Capai Rp 745 Juta</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 10:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Ballpress Dimusnahkan, Nilai Barang Capai Rp 745 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[Sebanyak 213.072 batang rokok tanpa pita cukai, puluhan koli pakaian bekas, serta sejumlah barang elektronik bekas dimusnahkan d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="MsoNormal"><b>Topikseru.com,Tanjungbalai</b><b>&ndash;</b>Sebanyak 213.072 batang <a href="https://www.topikseru.com/tag/rokok/" target="_self">rokok</a> tanpa pita cukai, puluhan koli <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakaian-bekas/" target="_self">pakaian bekas</a>, serta sejumlah barang elektronik bekas dimusnahkan dalam kegiatan yang digelar <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-dan-cukai/" target="_self">Bea dan Cukai</a> Teluk Nibung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai, Selasa (27/10/2026).</p><p>[adsense]Pemusnahan berlangsung di Gudang Tempat Penimbunan Pabean, Jalan Panton, Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.</p><p>Total nilai barang hasil penindakan administratif di bidang kepabeanan dan cukai tersebut mencapai Rp745.610.780.</p><p>[adsense]Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim turut menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat instansi terkait.</p><p>Kepala Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-dan-cukai/" target="_self">Bea dan Cukai</a> Teluk Nibung, Nutriwan Cahyono Putro, mengungkapkan barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan selama periode Mei hingga Oktober 2026.</p><p>[adsense]Barang tersebut meliputi 99 koli <a href="https://www.topikseru.com/tag/pakaian-bekas/" target="_self">pakaian bekas</a> atau ballpress, dua unit telepon seluler bekas, tujuh unit laptop bekas, serta 213.072 batang <a href="https://www.topikseru.com/tag/rokok/" target="_self">rokok</a> ilegal dari berbagai merek yang tidak dilekati pita cukai.</p><p>Sejumlah merek <a href="https://www.topikseru.com/tag/rokok/" target="_self">rokok</a> yang dimusnahkan di antaranya Moscow Mango, Leopard, Janda Bold, Tirani, OK Bold, Luffman, IB, Manchester, YS Bold, H1 Mild Gold, Fiera, Marbol, RJ99, dan Ess Mild Guava.</p><p>[adsense]Dari pelanggaran tersebut, potensi penerimaan negara yang berasal dari cukai hasil tembakau dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hasil tembakau diperkirakan mencapai Rp190.312.660.</p><p>Penindakan dilakukan melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah di Kota Tanjungbalai serta Kabupaten Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu.</p><p>[adsense]Kejari Musnahkan 156 Ballpress</p><p>Dalam kegiatan yang sama, Kejari Tanjungbalai turut memusnahkan barang bukti berupa 156 ballpress yang telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan pengadilan.</p><p>[adsense]Kepala Kejari Tanjungbalai, Bobon Robiana, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan atau inkracht van gewijsde.</p><p>Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban aparat penegak hukum dalam memastikan putusan pengadilan dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.</p><p>[adsense]Namun, jumlah 156 ballpress yang dimusnahkan Kejari perlu dibedakan secara jelas dari 99 koli ballpress yang disebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-dan-cukai/" target="_self">Bea dan Cukai</a> agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai total barang yang dimusnahkan.</p><p>Wali Kota: Peredaran Barang Ilegal Harus Diputus</p><p>[adsense]Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyatakan pemusnahan barang ilegal merupakan langkah penting untuk menegakkan kepastian hukum, melindungi perekonomian negara, dan mencegah persaingan usaha yang tidak sehat.</p><p>Ia menilai posisi geografis Tanjungbalai sebagai wilayah pesisir yang berdekatan dengan jalur strategis Selat Malaka menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan keluar-masuk barang.</p><p>[adsense]Jika tidak diawasi secara ketat, peredaran barang ilegal berpotensi merugikan penerimaan negara, mengganggu pasar, dan merugikan pelaku usaha yang menjalankan kegiatan perdagangan secara sah.</p><p>Mahyaruddin menegaskan Pemerintah Kota Tanjungbalai mendukung sinergi lintas sektor untuk memperkuat pengawasan di jalur perairan maupun daratan.</p><p>[adsense]"Kita tidak boleh lengah. Pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah perairan maupun darat harus semakin diperketat guna memastikan Kota Tanjungbalai menjadi daerah yang aman, tertib hukum, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang legal," tegasnya.</p><p>Pemusnahan tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama jajaran aparat penegak hukum serta pejabat pemerintah yang hadir.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/fc221309746013ac554571fbd180e1c8_musnahkan-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57631/ratusan-ribu-rokok-ilegal-dan-ballpress-dimusnahkan-nilai-barang-capai-rp-745-juta/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPPU Agendakan Tujuh Sidang, dari Tender Infrastruktur Hingga Distribusi Produk</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 10:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPPU Agendakan Tujuh Sidang, dari Tender Infrastruktur Hingga Distribusi Produk]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengagendakan tujuh sidang, terdiri atas lima perkara dugaan pelanggaran persaingan usaha dan dua]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Komisi Pengawas Persaingan Usaha (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kppu/" target="_self">KPPU</a>) mengagendakan tujuh <a href="https://www.topikseru.com/tag/sidang/" target="_self">sidang</a>, terdiri atas lima perkara dugaan pelanggaran persaingan usaha dan dua penilaian menyeluruh atas transaksi pengambilalihan saham. </p>[adsense]<p>Agenda tersebut, kata Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/kppu/" target="_self">KPPU</a> Gopprera Panggabean, mencakup dugaan persekongkolan tender proyek pemerintah, keterlambatan pemberitahuan akuisisi, serta praktik distribusi produk industri dan alat kesehatan. Dua perkara tender berkaitan dengan proyek penataan pedestrian di Kota Yogyakarta pada tahun anggaran 2021 dan pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati di Kabupaten Gresik pada 2023. </p><p>Proyek pedestrian memiliki HPS masing-masing Rp 19,98 miliar dan Rp 10,30 miliar, sedangkan proyek rumah sakit memiliki nilai pagu sekitar Rp 76,26 miliar. Kedua perkara tersebut diperiksa atas dugaan pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. </p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kppu/" target="_self">KPPU</a> juga mengagendakan perkara dugaan keterlambatan pemberitahuan pengambilalihan saham PT Golden Eagle Energy Tbk oleh PT Geo Energy Investama pada 2023. </p><p>Investigator menduga pemberitahuan transaksi disampaikan setelah melewati batas waktu 30 hari kerja sejak berlaku efektif secara yuridis. Perkara ini berkaitan dengan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 juncto Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2010. Dua perkara lainnya menyangkut distribusi dan penjualan produk. </p>[adsense]<p>Perkara pertama melibatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-jotun-indonesia/" target="_self">PT Jotun Indonesia</a> terkait distribusi, pemasaran, dan penjualan cat dekoratif, termasuk dugaan pengaturan harga jual kembali, perjanjian tertutup, dan tindakan yang diduga menghalangi hubungan usaha dengan pesaing. Ketentuan yang diperiksa meliputi Pasal 8, Pasal 15, dan Pasal 19 huruf b Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Perkara berikutnya berkaitan dengan distribusi dan/atau penjualan benang bedah merek Covidien di Indonesia, termasuk pergantian jaringan distributor. </p><p>Pihak yang tercantum sebagai terlapor adalah Covidien Pte Ltd, PT Covidien Indonesia, PT Djembatan Dua, dan PT Anugrah Argon Medica. Dugaan yang diperiksa berkaitan dengan Pasal 15 ayat (1) dan Pasal 19 huruf d undang-undang yang sama. </p>[adsense]<p>Selain lima perkara tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kppu/" target="_self">KPPU</a> mengagendakan penilaian menyeluruh atas pengambilalihan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) oleh ARCHION Corporation serta pengambilalihan saham PT Schroder Investment Management Indonesia oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. </p><p>Dalam transaksi pertama, ARCHION Corporation memiliki 100% saham MFTBC setelah rangkaian transaksi yang melibatkan Hino Motors Ltd, Toyota Motor Corporation, Daimler Truck AG, dan MFTBC. </p>[adsense]<p>Sementara itu, transaksi Manulife&ndash;Schroder yang efektif pada 1 April 2026, menjadikan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia pemegang 99% saham PT Schroder Investment Management Indonesia. </p><p>Berdasarkan penilaian awal, kedua transaksi ini juga dilanjutkan ke tahap penilaian menyeluruh untuk mengkaji potensi dampaknya terhadap persaingan usaha. </p>[adsense]<p>Ketua <a href="https://www.topikseru.com/tag/kppu/" target="_self">KPPU</a> Gopprera Panggabean menegaskan, agenda <a href="https://www.topikseru.com/tag/sidang/" target="_self">sidang</a> bukan merupakan kesimpulan bahwa pihak-pihak terkait telah terbukti melanggar hukum. Setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui pemeriksaan berdasarkan fakta dan bukti yang relevan, dengan tetap menghormati hak para pihak. Penilaian menyeluruh atas transaksi akuisisi juga dilakukan untuk mengkaji dampaknya terhadap persaingan sebelum kesimpulan ditetapkan. </p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kppu/" target="_self">KPPU</a> mengajak setiap pihak untuk dapat memantau agenda per<a href="https://www.topikseru.com/tag/sidang/" target="_self">sidang</a>an tersebut melalui kanal yang tersedia. Melalui pengawasan dan penegakan hukum tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kppu/" target="_self">KPPU</a> berupaya menjaga persaingan yang sehat, menciptakan kesempatan berusaha yang adil, serta memastikan pasar tetap kompetitif demi kepentingan masyarakat. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/1afa34a7f984eeabdbb0a7d494132ee5_ketua-kppu-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57630/kppu-agendakan-tujuh-sidang-dari-tender-infrastruktur-hingga-distribusi-produk/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Periksa Ipar Mantan Kepala BNPB Soal Dugaan Konflik Kepentingan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Periksa Ipar Mantan Kepala BNPB Soal Dugaan Konflik Kepentingan]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ipar mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) memeriksa ipar mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>) Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengenai dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>.</p>[adsense]<p>"Dalam pemeriksaan ini, penyidik butuh mengonfirmasi atau meminta keterangan berkaitan dengan dugaan unsur-unsur konflik kepentingan," kata Juru Bicara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/budi-prasetyo/" target="_self">Budi Prasetyo</a> di Gedung Merah Putih <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>, Jakarta, Kamis (29/10/2026) malam.</p><p>Budi menyampaikan pernyataan tersebut untuk menjawab pertanyaan terkait materi pemeriksaan saksi SE selaku Komisaris PT Alfa Pranata Yudha sekaligus istri Bima Setiawan pada Kamis (29/10).</p>[adsense]<p>Bima Setiawan merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> untuk penanganan bencana.</p><p>Selain itu, Budi mengatakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> memeriksa SE untuk mendalami paket-paket pengadaan barang dan jasa di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>.</p>[adsense]<p>"Paket-paket pekerjaan apa saja yang dikerjakan oleh saksi selaku pihak swasta yang mengerjakan sejumlah proyek penanggulangan ataupun tanggap darurat bencana yang dananya bersumber dari dana siap pakai atau DSP di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>," katanya.</p><p>Kasus tersebut bermula saat <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> dengan menangkap 15 orang pada 13 Oktober 2026. Sehari setelahnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus tersebut.</p>[adsense]<p>Salah satunya, Bima Setiawan selaku adik Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang saat OTT berlangsung menjabat Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a>. Bima juga merupakan Tenaga Ahli Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> saat Suharyanto aktif menjabat.</p><p>Kemudian, empat orang tersangka lainnya adalah pejabat pembuat komitmen sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> Richard Erlangga, Direktur PT Trans Lintas Selaras Gery Prasetiawan, serta pihak swasta Syifa Nrika Ghifarin.</p>[adsense]<p>Pada 16 Oktober 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar yang terdiri atas 7.500 dolar Amerika Serikat, 9.000 dolar Singapura, Rp3,35 miliar, 56 keping emas dengan total berat 133 gram dengan nilai mencapai Rp315,8 juta, tabungan emas seberat 192 gram senilai Rp452 juta, serta aset kripto sejumlah Rp1,10 miliar.</p><p>Selain itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> telah menggeledah ruangan Kepala <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> dan sejumlah ruangan lainnya di Kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/bnpb/" target="_self">BNPB</a> setelah menetapkan tersangka kasus tersebut.</p>[adsense]<p>Di sisi lain, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> telah memberitahukan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengenai peran Suharyanto.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> kemudian pada 20 Oktober 2026 bersurat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengenai dua prajurit aktif yang diduga terlibat kasus tersebut.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_kpk-jubir.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57628/kpk-periksa-ipar-mantan-kepala-bnpb-soal-dugaan-konflik-kepentingan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubsu Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubsu Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berdialog langsung dengan petani dan tokoh masyarakat saat meninjau rehabilitasi irigasi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Gunungsitoli &ndash;</b> Gubernur Sumatera Utara (Sumut) <a href="https://www.topikseru.com/tag/bobby-nasution/" target="_self">Bobby Nasution</a> berdialog langsung dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/petani/" target="_self">petani</a> dan tokoh masyarakat saat meninjau rehabilitasi jaringan irigasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/afia/" target="_self">Afia</a> di Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli. </p><p>[adsense]Dalam dialog tersebut, para <a href="https://www.topikseru.com/tag/petani/" target="_self">petani</a> menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari harga pupuk bersubsidi, keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan), kebutuhan alat pengering gabah hingga perbaikan bendungan induk.</p><p>Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tetehosi Zega, Harozeki Zega, menyampaikan aspirasi mengenai tingginya harga pupuk bersubsidi di tingkat pengecer, keterbatasan traktor dan mesin perontok padi (power thresher), kebutuhan alat pengering (dryer), serta perbaikan bendungan induk Sungai Afulu yang dibangun sejak tahun 1980-an.</p><p>[adsense]Menanggapi keluhan mengenai harga pupuk yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), Bobby mendorong langkah penyelesaian secara permanen melalui koordinasi pemerintah daerah dengan para distributor dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p><p>Ia menyarankan agar Wali Kota Gunungsitoli memanggil para distributor bersama Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk membahas kesepakatan batas atas harga eceran yang mempertimbangkan biaya distribusi antarwilayah.</p><p>[adsense]"Kita ingin solusi yang permanen dan adil bagi semua pihak. Pembangunan irigasi ini adalah langkah awal, dan kita akan terus dampingi agar hasil panen <a href="https://www.topikseru.com/tag/petani/" target="_self">petani</a> terus meningkat," tegas Bobby di hadapan warga, Kamis (29/10/2026).</p><p>Bobby juga merespons permohonan bantuan alsintan dan alat pengering gabah dengan menginstruksikan Dinas Pertanian Provinsi Sumut memetakan kebutuhan riil <a href="https://www.topikseru.com/tag/petani/" target="_self">petani</a>. Pemetaan tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.</p><p>[adsense]"Saya minta Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara untuk menghitung kebutuhan alat berdasarkan luas lahan efektif persawahan sebesar 254 hektar, dan pada Bapak Walikota untuk segera menyusun Detail Engineering Design (DED) dan pengajuan teknis agar Pemprov Sumut dapat mengalokasikan anggaran pada tahun mendatang," katanya.</p><p>Selain dukungan pupuk dan alsintan, aspirasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/petani/" target="_self">petani</a> juga mencakup peningkatan jalan usaha tani serta perbaikan bendungan induk Sungai Afulu. Berbagai kebutuhan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota sesuai kewenangan masing-masing.</p><p>[adsense]Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa&#039;a Laoli menyambut positif kehadiran Gubernur Sumut di tengah-tengah <a href="https://www.topikseru.com/tag/petani/" target="_self">petani</a>. Ia menegaskan komitmen Pemko Gunungsitoli melalui penyuluh pertanian untuk terus mendampingi <a href="https://www.topikseru.com/tag/petani/" target="_self">petani</a> dalam mengoptimalkan lahan baku persawahan seluas 254 hektar di kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/afia/" target="_self">Afia</a>.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/a2557a7b2e94197ff767970b67041697_sumut-bobby-nias.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57627/gubsu-respons-aspirasi-petani-afia-dorong-solusi-harga-pupuk-dan-bantuan-alsintan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Banda Aceh &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-pertamina-patra-niaga/" target="_self">PT Pertamina Patra Niaga</a> Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh guna mendukung pengawasan penyaluran energi serta memastikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/distribusi-bbm/" target="_self">distribusi BBM</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lpg/" target="_self">LPG</a> kepada masyarakat di wilayah Aceh berjalan dengan baik.</p><p>[adsense]Kehadiran Executive General Manager  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, beserta jajaran manajemen disambut langsung oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor yang selama ini telah terjalin, khususnya dalam mendukung kelancaran penyaluran energi dan pengawasan distribusi di wilayah Aceh.</p><p>Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan koordinasi bersama Polda Aceh merupakan bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi sekaligus memastikan penyalurannya berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p><p>[adsense]&quot;Sinergi bersama Polda Aceh menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat. Melalui koordinasi yang telah terjalin selama ini, kami terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi untuk memastikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/distribusi-bbm/" target="_self">distribusi BBM</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lpg/" target="_self">LPG</a> berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan sehingga kebutuhan energi masyarakat Aceh dapat terpenuhi secara optimal,&quot; ujar Fanda.</p><p>Dalam pelaksanaan operasionalnya, Pertamina Patra Niaga secara berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lpg/" target="_self">LPG</a> serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mengantisipasi berbagai tantangan distribusi di lapangan. Dukungan aparat penegak hukum juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan, mencegah potensi penyimpangan, dan menjaga agar energi dapat disalurkan sesuai peruntukannya.</p><p>[adsense]Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan menyampaikan, koordinasi dan kolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga diperlukan untuk mendukung pengawasan distribusi energi serta menjaga agar penyaluran BBM dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lpg/" target="_self">LPG</a> dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.</p><p>&quot;Polda Aceh mendukung penguatan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga dalam rangka mengawal penyaluran energi di wilayah Aceh. Pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat membantu mencegah potensi penyalahgunaan maupun pelanggaran dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/distribusi-bbm/" target="_self">distribusi BBM</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lpg/" target="_self">LPG</a>, sehingga energi dapat diterima masyarakat sesuai dengan peruntukannya. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif agar penyaluran energi dapat berlangsung dengan aman dan lancar,&quot; ujar Ruddi.</p><p>[adsense]Melalui pertemuan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Polda Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan komunikasi, serta mengoptimalkan koordinasi dalam pengawasan penyaluran energi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung keandalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/distribusi-bbm/" target="_self">distribusi BBM</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lpg/" target="_self">LPG</a> sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan energi bagi masyarakat di wilayah Aceh.</p><p>Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjalankan penyaluran energi secara optimal dengan mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta tata kelola operasional yang baik. Sinergi bersama para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan distribusi energi yang andal dan berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.</p><p>[adsense]Untuk informasi, pertanyaan, maupun pengaduan terkait layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_pertamina-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/bisnis/57626/pertamina-patra-niaga-regional-sumbagut-perkuat-kolaborasi-bersama-polda-aceh/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pascabanjir, Pemko Medan Bersihkan Fasilitas Umum, Masjid hingga Jalan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 09:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pascabanjir, Pemko Medan Bersihkan Fasilitas Umum, Masjid hingga Jalan]]></title>
            <description><![CDATA[Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah Kota Medan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan dan Dinas SDABMBK]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash; </b>Pasca<a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> yang melanda sejumlah wilayah Kota Medan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (<a href="https://www.topikseru.com/tag/dpkp/" target="_self">DPKP</a>) Kota Medan bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) melakukan pembersihan <a href="https://www.topikseru.com/tag/fasilitas-umum/" target="_self">fasilitas umum</a> (fasum), terutama rumah ibadah dan akses jalan yang terdampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>.</p>[adsense]<p>Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> sekaligus memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan aman. Pembersihan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/10/26) di sejumlah titik di Kecamatan Medan Johor dan Medan Maimun.</p><p>Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Malau, mengatakan kegiatan pembersihan fasum pasca<a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar penanganan dampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.</p>[adsense]<p>Menurut Wandro, penanganan pasca<a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> tidak berhenti setelah genangan air surut. Lingkungan permukiman, rumah ibadah, dan jalan yang terdampak juga perlu segera dibersihkan agar dapat kembali digunakan oleh masyarakat.</p><p>"Pembersihan <a href="https://www.topikseru.com/tag/fasilitas-umum/" target="_self">fasilitas umum</a> pasca<a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Kami berupaya memastikan fasilitas yang digunakan masyarakat sehari-hari dapat kembali bersih dan berfungsi dengan baik setelah terdampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>," ujar Wandro.</p>[adsense]<p>Ia menjelaskan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/dpkp/" target="_self">DPKP</a> Kota Medan berkolaborasi dengan SDABMBK untuk mempercepat proses pembersihan di sejumlah lokasi. Sinergi ant perangkat daerah tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan dampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>, terutama di kawasan yang membutuhkan penanganan lingkungan secara langsung.</p><p>petugas melaksanakan pembersihan Masjid Muslim di Jalan A.H. Nasution Gang Jaya, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Pembersihan juga dilakukan di sepanjang Jalan Luku, Kwala Bekala, Medan Johor.</p>[adsense]<p>Sementara itu, di Kecamatan Medan Maimun, petugas membersihkan Masjid Jami&#039; di Kelurahan Aur. Kegiatan serupa dilaksanakan di Masjid Ar-Rahman, Jalan Brigjend Katamso Gang Pelita II, Kelurahan Kampung Baru. Di lokasi terakhir, kegiatan tidak hanya mencakup pembersihan <a href="https://www.topikseru.com/tag/fasilitas-umum/" target="_self">fasilitas umum</a>, tetapi juga penyediaan air bersih.</p><p>Pembersihan rumah ibadah menjadi perhatian karena fasilitas tersebut merupakan tempat masyarakat menjalankan kegiatan keagamaan dan berkumpul. Dengan lingkungan yang kembali bersih, warga diharapkan dapat kembali memanfaatkan masjid untuk beribadah dan menjalankan aktivitas seperti biasa.</p>[adsense]<p>Selain rumah ibadah, pembersihan akses jalan juga dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi lingkungan dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>.</p><p>Wandro menegaskan, koordinasi dan kerja sama antarperangkat daerah diperlukan agar penanganan pasca<a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> dapat berjalan lebih efektif. Menurutnya, pemulihan harus menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, termasuk kebersihan lingkungan dan ketersediaan air bersih di lokasi yang membutuhkan.</p>[adsense]<p>Melalui kegiatan ini, Pemko Medan berupaya mempercepat pemulihan <a href="https://www.topikseru.com/tag/fasilitas-umum/" target="_self">fasilitas umum</a> sekaligus mengurangi dampak yang dirasakan warga setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>. <a href="https://www.topikseru.com/tag/dpkp/" target="_self">DPKP</a> bersama SDABMBK pun terus mendukung langkah penanganan di lapangan sesuai dengan arahan Wali Kota Medan. </p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_medan-1-20261030-at-083406.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57624/pascabanjir-pemko-medan-bersihkan-fasilitas-umum-masjid-hingga-jalan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dies Natalis ke-25, UNPRI Perkuat Fasilitas Kampus Hadapi Era AI</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 08:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dies Natalis ke-25, UNPRI Perkuat Fasilitas Kampus Hadapi Era AI]]></title>
            <description><![CDATA[Menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan digitalisasi, Universitas Prima Indonesia (UNPRI)]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan digitalisasi, <a href="https://unprimdn.ac.id/" target="_blank">Universitas Prima Indonesia</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a>) memperkuat transformasi pendidikan melalui pengembangan teknologi, peningkatan kualitas akademik, dan penyediaan fasilitas kampus yang representatif. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> menuju perguruan tinggi berkelas dunia saat merayakan Dies Natalis ke-25.</p><p>[adsense]Komitmen tersebut disampaikan Rektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., saat menyampaikan pidato pada perayaan Dies Natalis ke-25 <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> di Aula Kampus Utama <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a>, Jalan Sampul, Medan, Sabtu (24/10/2026).</p><p>Chrismis mengatakan, perkembangan AI telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan menghasilkan pengetahuan. Karena itu, perguruan tinggi harus berani bertransformasi agar mampu menjawab tantangan zaman.</p><p>[adsense]"Universitas tidak cukup hanya bertahan. Universitas harus berani bertransformasi," tegasnya.</p><p>Sebagai langkah strategis, <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> tengah mempersiapkan laboratorium kecerdasan buatan bernama PACE (Prima AI Competency &amp; Ecosystem). Fasilitas yang direncanakan segera diresmikan pada 2026 ini akan menjadi ruang pengembangan kompetensi, eksplorasi teknologi, kolaborasi, dan inovasi berbasis AI.</p><p>[adsense]Seluruh dosen <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> juga telah tersertifikasi Google Education Certificate untuk memperkuat kompetensi digital dalam pembelajaran. <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> bahkan tengah mempersiapkan diri menjadi Google Reference University pertama di Indonesia.</p><p>Dalam pidatonya, Chrismis juga memaparkan sejumlah capaian <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a>. Pada November 2025, <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> menembus QS Asia University Rankings 2026. Sebulan kemudian, Program Studi Sarjana Pendidikan Dokter dan Program Studi Profesi Dokter memperoleh akreditasi internasional IAAHEH (Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Health).</p><p>[adsense]Pada awal 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> juga masuk dalam pemeringkatan dunia Times Higher Education.</p><p>Di bidang pendidikan kedokteran, <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> kini memiliki delapan Program Pendidikan Dokter Spesialis. Pada Agustus 2026, universitas meluluskan angkatan pertama Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer dan Dokter Spesialis Radiologi.</p><p>[adsense]Saat ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> memiliki 60 program studi, dengan 26 program studi berakreditasi Unggul dan dua program studi meraih akreditasi internasional. Capaian akademik lainnya datang dari Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi Prof. Hairus Abdullah, S.T., M.Si., Ph.D., yang masuk dalam jajaran World&#039;s Top 2% Scientists 2026.</p><p>Pengembangan pendidikan juga dilakukan melalui ekosistem living lab yang mengintegrasikan pembelajaran dengan pengalaman praktik di lingkungan profesional. Melalui Prima Group, mahasiswa berkesempatan mengenal dunia kerja di berbagai sektor, mulai dari rumah sakit, klinik, properti, pusat perbelanjaan, fasilitas olahraga, hingga sekolah.</p><p>[adsense]Universitas ini juga memperluas jejaring internasional melalui keberangkatan 42 mahasiswa sebagai delegasi ke Yangtze Normal University, China. Sementara itu, dua mahasiswa <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> terpilih sebagai Google Student Ambassador pada Oktober 2026.</p><p>Selain pengembangan akademik, <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Melalui gerakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a>-Peduli, universitas menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang pada Januari 2026. Sebulan kemudian, sebanyak 100 mahasiswa diberangkatkan melalui Program Mahasiswa Berdampak untuk menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Sumatera yang terdampak bencana.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> juga mengembangkan pendampingan digitalisasi UMKM pesisir di Aek Tolang, Tapanuli Tengah, serta Prima Migrant Center melalui kolaborasi strategis dengan Kantor Staf Presiden dan sinergi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.</p><p>Perayaan seperempat abad <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> berlangsung meriah, diawali prosesi penyambutan tamu VVIP dan VIP melalui pedang pora oleh eAgro Teknologi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a>, serta sambutan rektor. Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun. </p><p>[adsense]Hadir juga dalam acara itu Founder <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> Prof.Dr.dr.I Nyoman E.L.MKes.AIFM, Sp.K.KL.P,  Ketua Yayasan, Dr.drg.Florenly M.P.H,  BPH Prof.Dr.Tommy Leonard SH.MKn, Komisaris Utama  PT Royal Prima Tbk (PRIM) Dr.Heriyanti SH.MKn, wakil rektor, (WR I) Dr.Abdi Dharma S.Kom.MKon, WR II Prof Dr.Ermi Girsang MKes.M.Biomed.AIFO, WR III Refi Ihtiari S.Si, MSc, PhD, WR IV Dr dr.Ali Napiah  Nasution M.K.T,, M.K.M, SpKKLP(K), COPC. dan para undangan.</p><p>Rangkaian perayaan juga diisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> Fiesta 2026 yang menampilkan kreativitas mahasiswa, pertunjukan seni, serta pemilihan Mr &amp; Ms <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> 2026. Para finalis mengikuti pertunjukan bakat, peragaan busana profesi, dan sesi tanya jawab sebelum pengumuman pemenang sejumlah kategori penghargaan.</p><p>[adsense]Sementara itu, Ketua BPH Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia Prof. Dr. Tommy Leonard, S.H., M.Kn., secara terpisah, Senin (26/10) menegaskan,yayasan berkomitmen mendukung kemajuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a>, terutama melalui penyediaan fasilitas kampus yang representatif, modern, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan masa kini.</p><p>Menurut Prof Tommy Leonard,  transformasi pendidikan akibat perkembangan AI dan digitalisasi menuntut perguruan tinggi untuk tidak sekadar menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga lingkungan pembelajaran yang mendorong inovasi, kreativitas, penelitian, dan penguasaan teknologi.</p><p>[adsense]"Kami ingin memastikan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/unpri/" target="_self">UNPRI</a> memiliki fasilitas dan ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman, sehingga dosen dapat mengembangkan kualitas pembelajaran, mahasiswa mampu mengoptimalkan potensinya, dan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja," ujarnya.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/38af86134b65d0f10fe33d30dd76442e_unpri-2.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57623/dies-natalis-ke25-unpri-perkuat-fasilitas-kampus-hadapi-era-ai/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sidang Kasus ASN BPN Nias Tewas di Medan: Terdakwa Ungkap Modus Foto Palsu hingga Tagihan Rp 4,5 Juta</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 07:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sidang Kasus ASN BPN Nias Tewas di Medan: Terdakwa Ungkap Modus Foto Palsu hingga Tagihan Rp 4,5 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[Dua terdakwa kasus kematian ASN BPN Nias diperiksa di PN Medan. Persidangan mengungkap keterangan soal foto MiChat dan dugaan permintaan..]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Persidangan kasus kematian <a href="https://www.topikseru.com/tag/apriaman-lase/" target="_self">Apriaman Lase</a>, aparatur sipil negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nias yang meninggal setelah melompat dari lantai 12 Apartemen Sky View, Medan, mengungkap sejumlah keterangan baru.</p><p>[adsense]Dua terdakwa, <a href="https://www.topikseru.com/tag/fajar-rismawati/" target="_self">Fajar Rismawati</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/junia-saparna/" target="_self">Junia Saparna</a>, membeberkan rangkaian peristiwa yang berujung pada permintaan uang tambahan sebesar Rp 4,5 juta.</p><p>Keduanya menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di ruang sidang Cakra 10 Pengadilan Negeri Medan, Kamis (29/10/2026). Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Firza Ardiansyah.</p><p>[adsense]Dalam persidangan, Fajar mengaku menggunakan foto perempuan lain yang diperoleh dari Google untuk menawarkan layanan melalui aplikasi MiChat.</p><p>Dia mengatakan pelanggan kemudian kecewa karena penampilan perempuan yang datang tidak sesuai dengan foto di aplikasi.</p><p>[adsense]"Saya dapat foto itu dari Google. Korban kecewa karena foto di aplikasi tak sesuai dengan aslinya," kata Fajar di hadapan majelis hakim.</p><p>Sementara itu, Junia mengaku mulai menjalani pekerjaan tersebut setelah diajak Fajar. Ia juga mengungkapkan telah tiga kali melakukannya dan mengakui keterlibatannya dalam upaya meminta uang tambahan dari pelanggan.</p><p>[adsense]Keterangan keduanya menjadi bagian dari pemeriksaan di persidangan. Namun, seluruh dakwaan dan keterangan para terdakwa tetap harus dinilai bersama alat bukti lain sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan.</p><p><h3>Berawal dari Pertemuan Melalui MiChat</h3>Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejari Medan Risnawati Ginting, peristiwa yang menewaskan Apriaman disebut terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di kamar nomor 26 lantai 12 Apartemen Sky View, Jalan Abdul Hakim, Medan Selayang.</p><p>[adsense]Menurut dakwaan, korban awalnya berkomunikasi dengan Fajar melalui aplikasi MiChat dan menyepakati pertemuan di apartemen tersebut. Fajar kemudian mengajak Junia dengan kesepakatan pembayaran awal Rp 4,5 juta, yang disebut terdiri atas Rp 2,5 juta untuk Junia dan Rp 2 juta untuk Fajar.</p><p>Keduanya diantar oleh seorang sopir bernama Antonius Simanjuntak.</p><p>[adsense]Setelah tiba di kamar, korban membatalkan pertemuan dengan Fajar karena foto yang digunakan pada aplikasi dinilai tidak sesuai dengan penampilan aslinya. Fajar kemudian meminta uang Rp 400 ribu sebagai kompensasi pembatalan.</p><p>Korban selanjutnya memilih bertemu dengan Junia dengan tarif Rp 850 ribu. Berdasarkan dakwaan, korban mentransfer uang muka Rp 400 ribu ke rekening Antonius, sedangkan sisa Rp 450 ribu dibayarkan setelah hubungan intim selesai.</p><p>[adsense]Persoalan kemudian muncul ketika kedua terdakwa diduga meminta tambahan Rp 4,5 juta untuk layanan seksual lain yang disebut tidak disepakati sejak awal.</p><p><h3>Korban Mengaku Tak Punya Uang, Permintaan Tambahan Berujung Konflik</h3>Jaksa menguraikan, Apriaman menyatakan tidak memiliki uang lagi untuk memenuhi permintaan tersebut. Namun, kedua terdakwa disebut terus mendesaknya.</p><p>[adsense]Dalam dakwaan, Fajar juga disebut merekam korban dan melontarkan perkataan yang merendahkan. Situasi kemudian semakin tegang ketika korban berjalan menuju balkon dan memanjat teralis sambil memegang telepon genggamnya.</p><p>Korban mengancam akan melompat apabila desakan untuk membayar uang tambahan terus berlanjut.</p><p>[adsense]Menurut jaksa, Fajar justru melontarkan perkataan, "Ya, lompatlah."</p><p>Setelah itu, Apriaman melompat dari lantai 12 apartemen tersebut dan meninggal dunia.</p><p>[adsense]Uraian tersebut merupakan bagian dari surat dakwaan jaksa. Kebenaran dan pertanggungjawaban pidana para terdakwa akan ditentukan melalui pemeriksaan alat bukti serta putusan pengadilan.</p><p><h3>Jaksa Ajukan Tiga Pasal dalam Dakwaan</h3>Jaksa Risnawati Ginting menyampaikan bahwa kedua terdakwa didakwa dengan tiga ketentuan pidana, yakni Pasal 462 juncto Pasal 20 huruf c KUHP, Pasal 483 ayat (1) huruf a juncto Pasal 20 huruf c KUHP, serta Pasal 474 ayat (3) juncto Pasal 20 huruf c KUHP.</p><p>[adsense]Dakwaan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana yang dituduhkan kepada kedua terdakwa dalam perkara kematian Apriaman.</p><p>Perlu dicatat, status terdakwa berbeda dengan status terpidana. Sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum sesuai ketentuan, kedua perempuan tersebut tetap memiliki hak untuk membela diri dan memperoleh pemeriksaan yang adil.</p><p>[adsense]Persidangan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/pn-medan/" target="_self">PN Medan</a> menjadi tahap penting untuk menguji keterangan para terdakwa, uraian jaksa, serta bukti yang diajukan dalam perkara tersebut.</p><p>Kasus ini menyita perhatian karena mempertemukan dugaan pemerasan, penggunaan foto yang tidak sesuai dalam penawaran melalui aplikasi, dan kematian seorang ASN. Namun, kesimpulan hukum mengenai peran masing-masing terdakwa tetap berada di tangan majelis hakim.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_sidang-kasus-asn-bpn-nias-tewas-di-medan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57622/sidang-kasus-asn-bpn-nias-tewas-di-medan-terdakwa-ungkap-modus-foto-palsu-hingga-tagihan-rp-45-juta/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Kerugian Negara Triliunan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 07:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Kerugian Negara Triliunan]]></title>
            <description><![CDATA[KPK memperkirakan kerugian negara dalam dugaan korupsi cukai PT Djarum mencapai triliunan rupiah. Penyidik menggeledah kantor Bea Cukai...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>) memperluas penyidikan dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/korupsi/" target="_self">korupsi</a> di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Dalam pengembangan perkara yang berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cukai-rokok/" target="_self">cukai rokok</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a>, lembaga antirasuah itu memperkirakan potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerugian-negara/" target="_self">kerugian negara</a> mencapai triliunan rupiah.</p><p>[adsense]Juru Bicara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/budi-prasetyo/" target="_self">Budi Prasetyo</a> menyampaikan bahwa angka tersebut masih berupa perhitungan awal. Penyidik belum membeberkan nilai pasti <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerugian-negara/" target="_self">kerugian negara</a> maupun rincian dugaan penyimpangan yang sedang ditelusuri.</p><p>"Untuk hitungan awal di angka triliunan rupiah," kata Budi di Gedung Merah Putih <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a>, Jakarta, Kamis (29/10/2026).</p><p>[adsense]Besarnya potensi kerugian itu membuat pengusutan penerimaan negara dari sektor cukai menjadi perhatian. Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> masih harus mengumpulkan bukti untuk menguraikan bagaimana dugaan penyimpangan terjadi, siapa saja pihak yang terkait, serta berapa nilai kerugian yang dapat dibuktikan.</p><p>Budi mengatakan penyidik juga akan menelusuri periode terjadinya perkara hingga beberapa tahun ke belakang. <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> belum mengumumkan rentang waktu dugaan tindak pidana tersebut.</p><p>[adsense]<h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> Telusuri Dugaan Pemberian dalam Pengurusan Cukai Rokok</h3>Pengembangan penyidikan ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan penerimaan negara dari sektor cukai, termasuk pengurusan pita <a href="https://www.topikseru.com/tag/cukai-rokok/" target="_self">cukai rokok</a>.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mendalami kemungkinan adanya pemberian uang atau kickback dari pihak perusahaan kepada oknum di lingkungan Bea dan Cukai. Meski demikian, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan hukum dan masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan.</p><p>[adsense]Pita cukai merupakan dokumen yang digunakan sebagai tanda pelunasan cukai pada produk hasil tembakau sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, dugaan penyimpangan dalam proses pengurusannya menjadi salah satu aspek yang ditelusuri penyidik.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> juga belum memastikan apakah perkara ini hanya berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> atau berpotensi melibatkan pihak lain. Penyidik masih mendalami informasi dan bukti yang diperoleh dari rangkaian kegiatan di lapangan.</p><p>[adsense]Pada Rabu (28/10/2026), <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengumumkan penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) umum dalam pengembangan perkara tersebut.</p><p>Penyidik kemudian melakukan penggeledahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kudus serta kantor <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> di Kudus, Jawa Tengah.</p><p>[adsense]Dari rangkaian penggeledahan itu, penyidik mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik untuk dianalisis lebih lanjut. Bukti-bukti tersebut diharapkan membantu mengungkap konstruksi perkara dan dugaan aliran pemberian yang sedang diperiksa.</p><p>Hingga keterangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> pada 29 Oktober 2026, belum ada tersangka yang diumumkan dalam penyidikan baru yang menggunakan sprindik umum tersebut.</p><p>[adsense]<h3>Berbeda dari Kasus Pajak yang Ditangani Kejaksaan Agung</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> menegaskan perkara cukai yang berkaitan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a> berbeda dari perkara yang ditangani Kejaksaan Agung.</p><p>Menurut <a href="https://www.topikseru.com/tag/budi-prasetyo/" target="_self">Budi Prasetyo</a>, penyidikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> berfokus pada dugaan penyimpangan penerimaan negara di sektor cukai. Sementara itu, perkara yang ditangani Kejaksaan Agung berkaitan dengan dugaan persoalan pajak.</p><p>[adsense]Keduanya memang sama-sama berhubungan dengan penerimaan negara, tetapi memiliki objek penanganan yang berbeda. Karena itu, kedua perkara tersebut tidak dapat disamakan hanya karena sama-sama berkaitan dengan kewajiban perusahaan kepada negara.</p><p>Pemisahan ini penting agar perkembangan penyidikan tidak menimbulkan anggapan bahwa seluruh dugaan perkara yang melibatkan perusahaan atau sektor penerimaan negara merupakan satu kasus yang sama.</p><p>[adsense]<h3>Berawal dari OTT <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> pada Februari 2026</h3>Pengembangan perkara cukai tersebut berawal dari rangkaian penindakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Februari 2026.</p><p>Pada 21 Juli 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> mengumumkan pengembangan penyidikan melalui penerbitan dua sprindik. Salah satu penyidikan telah disertai penetapan tersangka, sedangkan satu lainnya menggunakan sprindik umum.</p><p>[adsense]Dalam perkembangan perkara pokok hingga Agustus 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> telah menetapkan sejumlah pejabat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> dan pihak swasta sebagai tersangka.</p><p>Mereka antara lain Rizal, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, John Field, Dedy Kurniawan, Andri, Budiman Bayu Prasojo, dan Gatot Heroe Hernanda.</p><p>[adsense]Penetapan tersangka tersebut merupakan bagian dari perkara yang telah lebih dahulu diproses. Status mereka tidak boleh disamakan dengan status pihak-pihak dalam penyidikan baru mengenai dugaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/korupsi/" target="_self">korupsi</a> cukai <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-djarum/" target="_self">PT Djarum</a>.</p><p>Pada Oktober 2026, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> kembali memperluas pengusutan melalui penerbitan sprindik umum. Langkah ini membuka ruang bagi penyidik untuk mendalami dugaan penyimpangan penerimaan cukai berdasarkan bukti yang dikumpulkan.</p><p>[adsense]<h3>Nilai Kerugian Negara Masih Harus Dibuktikan</h3>Estimasi awal <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerugian-negara/" target="_self">kerugian negara</a> hingga triliunan rupiah menjadi salah satu fokus dalam perkembangan terbaru perkara ini. Namun, angka tersebut belum dapat diperlakukan sebagai nilai final karena penyidikan masih berlangsung.</p><p>Penyidik perlu menguji dokumen, bukti elektronik, serta keterangan saksi untuk memastikan apakah benar terjadi tindak pidana, bagaimana mekanismenya, dan berapa dampaknya terhadap penerimaan negara.</p><p>[adsense]Di sisi lain, dugaan pemberian uang kepada pejabat <a href="https://www.topikseru.com/tag/bea-cukai/" target="_self">Bea Cukai</a> juga belum dapat dinyatakan terbukti sebelum didukung alat bukti dan diproses sesuai hukum.</p><p>Pengusutan perkara ini menjadi penting bagi penerimaan negara karena cukai merupakan salah satu sumber pendapatan pemerintah. Apabila dugaan penyimpangan terbukti, penanganan perkara diharapkan dapat memperjelas mekanisme yang menimbulkan kerugian serta pihak yang bertanggung jawab.</p><p>[adsense]Untuk saat ini, perkembangan utama yang telah disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kpk/" target="_self">KPK</a> adalah estimasi awal <a href="https://www.topikseru.com/tag/kerugian-negara/" target="_self">kerugian negara</a> mencapai triliunan rupiah, penggeledahan di Kudus, dan pendalaman dugaan penyimpangan dalam pengurusan <a href="https://www.topikseru.com/tag/cukai-rokok/" target="_self">cukai rokok</a>.</p><p>Rincian modus, periode kejadian, dan pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_kpk.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57620/kpk-usut-dugaan-korupsi-cukai-djarum-kerugian-negara-triliunan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ekspor Sumut Tembus Rp 258,96 Miliar, Kopi hingga Sarang Walet Jadi Andalan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 06:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ekspor Sumut Tembus Rp 258,96 Miliar, Kopi hingga Sarang Walet Jadi Andalan]]></title>
            <description><![CDATA[Ekspor Sumut mencapai Rp258,96 miliar, ditopang kopi, pinang, sarang walet, dan kepiting bakau. Simak nilai ekspor dan pasar tujuannya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> (Sumut) melepas komoditas unggulan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">pertanian</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/perikanan/" target="_self">perikanan</a> senilai lebih dari Rp258,96 miliar ke pasar internasional. Ekspor tersebut memperlihatkan besarnya potensi produk daerah, mulai dari <a href="https://www.topikseru.com/tag/kopi/" target="_self">kopi</a> dan pinang hingga <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarang-burung-walet/" target="_self">sarang burung walet</a> serta <a href="https://www.topikseru.com/tag/kepiting-bakau/" target="_self">kepiting bakau</a>.</p>[adsense]<p>Pelepasan ekspor dilakukan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> Timur Tumanggor bersama Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding di Kompleks MMTC, Deli Serdang, Kamis (29/10/2026).</p><p>Nilai ekspor terbesar berasal dari kelompok komoditas tumbuhan, termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/kopi/" target="_self">kopi</a>, pinang, buah pala, bunga, dan produk <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">pertanian</a> lainnya. Nilainya mencapai lebih dari Rp247 miliar dengan volume sekitar 9,55 juta kilogram yang dikirim ke 16 negara.</p>[adsense]<p>Sementara itu, ekspor <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarang-burung-walet/" target="_self">sarang burung walet</a> tercatat senilai Rp 11,22 miliar dengan berat 625,94 kilogram. Komoditas <a href="https://www.topikseru.com/tag/perikanan/" target="_self">perikanan</a> berupa <a href="https://www.topikseru.com/tag/kepiting-bakau/" target="_self">kepiting bakau</a> juga dikirim ke pasar luar negeri dengan nilai Rp 745 juta, sebanyak 18.400 ekor atau setara 4.600 kilogram.</p><p>Kepiting bakau dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sarang-burung-walet/" target="_self">sarang burung walet</a> tersebut ditujukan ke China.</p>[adsense]<p>Besarnya nilai pengiriman ini menjadi peluang bagi Sumut untuk memperluas kontribusi sektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">pertanian</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/perikanan/" target="_self">perikanan</a> terhadap perekonomian daerah. Namun, peningkatan ekspor juga perlu ditopang kesinambungan produksi, kepastian harga, dan kemampuan pelaku usaha memenuhi standar negara tujuan.</p><p><h3>Komoditas Pertanian Mendominasi Nilai Ekspor</h3>Dari keseluruhan nilai ekspor yang diumumkan, kelompok komoditas tumbuhan menjadi penyumbang terbesar. Nilainya yang melampaui Rp 247 miliar menunjukkan peran penting produk <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">pertanian</a> dalam perdagangan internasional Sumut.</p>[adsense]<p>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/kopi/" target="_self">kopi</a>, pinang, pala, dan bunga, pengiriman komoditas tumbuhan juga mencakup beragam produk <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">pertanian</a> lainnya. Volume pengiriman mencapai sekitar 9,55 juta kilogram, mencerminkan besarnya kapasitas pasokan yang dipasarkan ke luar negeri dalam kegiatan ekspor tersebut.</p><p>Penjabat Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor mengatakan pemerintah daerah terus mendorong sektor-sektor yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.</p>[adsense]<p>Menurut dia, keberhasilan ekspor bukan hanya diukur dari besarnya nilai transaksi, tetapi juga dari kemampuan produk Sumut memenuhi kebutuhan dan persyaratan pasar internasional.</p><p>Penguatan pasar ekspor tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> untuk meningkatkan daya saing daerah. Posisi Sumut yang strategis dalam perekonomian Pulau Sumatera juga menjadi salah satu modal untuk memperluas perdagangan dengan negara lain.</p>[adsense]<p><h3>Sarang Walet dan Kepiting Bakau Tembus Pasar China</h3>Selain produk <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">pertanian</a>, komoditas hewan dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/perikanan/" target="_self">perikanan</a> turut memperkuat nilai ekspor Sumut.</p><p>Sarang burung walet yang dikirim memiliki nilai Rp 11,22 miliar, dengan volume 625,94 kilogram. Sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kepiting-bakau/" target="_self">kepiting bakau</a> yang ditujukan ke China bernilai Rp 745 juta, dengan jumlah 18.400 ekor atau sekitar 4.600 kilogram.</p>[adsense]<p>Kedua komoditas tersebut memiliki karakteristik dan persyaratan perdagangan yang berbeda. Karena itu, akses pasar tidak hanya bergantung pada ketersediaan barang, tetapi juga pemenuhan standar kesehatan, keamanan, mutu, serta dokumen yang diminta negara tujuan.</p><p>Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding mengapresiasi ekspor komoditas unggulan Sumut tersebut. Menurutnya, perdagangan internasional dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah.</p>[adsense]<p>Karding menegaskan, pelayanan karantina perlu mendukung kelancaran arus perdagangan melalui pemeriksaan yang teliti, proses yang efisien, serta biaya layanan yang terjangkau.</p><p>Di sisi lain, eksportir tetap harus memenuhi ketentuan negara tujuan. Produk yang tidak memenuhi standar berisiko mengalami penolakan, yang pada akhirnya dapat merugikan pelaku usaha dan mengurangi kepercayaan pembeli internasional terhadap komoditas Indonesia.</p>[adsense]<p><h3>Barantin Dorong Eksportir dan UMKM Memenuhi Standar Global</h3>Peluang ekspor tidak hanya terbuka bagi perusahaan besar. Pelaku usaha pemula dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga berpotensi masuk ke pasar internasional apabila mampu memenuhi persyaratan produk dan administrasi.</p><p>Untuk mendukung langkah tersebut, Barantin mendorong pengembangan klinik karantina sebagai sarana pendampingan bagi pelaku usaha. Pendampingan ini dapat mencakup pemahaman standar keamanan dan kesehatan produk, persyaratan mutu, hingga pengurusan dokumen karantina.</p>[adsense]<p>Informasi mengenai ketentuan negara tujuan menjadi penting karena standar perdagangan dapat berbeda antara satu pasar dan pasar lainnya. Dengan memahami persyaratan sejak awal, eksportir dapat mengurangi risiko kendala ketika barang dikirim atau diperiksa di negara tujuan.</p><p>Bagi Sumut, dukungan terhadap eksportir menjadi salah satu faktor yang dapat membantu memperluas pasar produk unggulan daerah.</p>[adsense]<p>Langkah tersebut perlu berjalan bersama peningkatan produksi, konsistensi mutu, serta kepastian harga agar pelaku usaha dapat merencanakan pengiriman secara berkelanjutan.</p><p><h3>Tantangan Berikutnya Menjaga Ekspor Tetap Berkelanjutan</h3>Nilai ekspor lebih dari Rp 258,96 miliar menjadi gambaran potensi komoditas <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">pertanian</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/perikanan/" target="_self">perikanan</a> Sumut dalam perdagangan global. Namun, besarnya nilai pengiriman pada satu kegiatan belum dengan sendirinya menunjukkan tren pertumbuhan ekspor tahunan.</p>[adsense]<p>Untuk mengukur perkembangan yang lebih luas, diperlukan data pembanding mengenai nilai ekspor pada periode sebelumnya, volume perdagangan tahunan, jumlah eksportir aktif, serta kontribusi setiap komoditas terhadap keseluruhan ekspor daerah.</p><p>Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kepastian hukum dan harga, selain pemenuhan standar mutu. Faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap kemampuan produsen dan eksportir mempertahankan hubungan dagang dengan pembeli luar negeri.</p>[adsense]<p>Dengan dukungan produksi yang konsisten, layanan karantina yang efisien, dan pemenuhan standar internasional, komoditas unggulan <a href="https://www.topikseru.com/tag/sumatera-utara/" target="_self">Sumatera Utara</a> memiliki peluang untuk memperluas jangkauan pasar.</p><p>Pada akhirnya, keberhasilan ekspor tidak hanya ditentukan oleh nilai transaksi saat barang dilepas ke pasar internasional. Keberlanjutan permintaan, kualitas produk, serta manfaat ekonomi yang diterima petani, nelayan, pekerja, dan pelaku usaha juga menjadi faktor penting untuk memastikan perdagangan tersebut memberikan dampak bagi perekonomian daerah.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_ekspor-sumut-tembus-rp-25896-miliar-kopi-hingga-sarang-walet-jadi-andalan.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57621/ekspor-sumut-tembus-rp-25896-miliar-kopi-hingga-sarang-walet-jadi-andalan/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kelola 10 Akun TEVI untuk Sebar Konten Pornografi, Polda Sumut Tangkap Pelaku</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 06:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kelola 10 Akun TEVI untuk Sebar Konten Pornografi, Polda Sumut Tangkap Pelaku]]></title>
            <description><![CDATA[Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan tindak pidana pornografi yang disebarkan melalui platform ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Direktorat <a href="https://www.topikseru.com/tag/reserse-siber/" target="_self">Reserse Siber</a> (Ditressiber) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan tindak pidana <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a> yang disebarkan melalui platform media sosial <a href="https://www.topikseru.com/tag/tevi/" target="_self">TEVI</a>. </p><p>[adsense]Dalam kasus ini, seorang pria berinisial SMS diamankan di kediamannya di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (23/10/2026).</p><p>Direktur Siber Polda Sumut Kombes Pol. Bayu Wicaksono, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari patroli siber yang dilakukan personel untuk mendeteksi konten bermuatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a> di media sosial.</p><p>[adsense]&quot;Berdasarkan hasil penyelidikan, tim patroli siber menemukan beberapa akun yang diduga memuat konten asusila dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a>. Selanjutnya, kami melakukan pendalaman dan identifikasi untuk mengetahui pemilik akun tersebut,&quot; ujar Bayu saat memberi keterangan di Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026).</p><p>Setelah melakukan penelusuran, personel Unit 3 Subdit 2 Ditressiber Polda Sumut mendatangi kediaman tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti.  Termasuk satu unit telepon genggam yang digunakan untuk mengelola akun-akun tersebut.</p><p>[adsense]Dari hasil pemeriksaan, tersangka diduga mengunduh foto dan video bermuatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a> dari situs web, kemudian mengunggahnya kembali melalui 10 akun <a href="https://www.topikseru.com/tag/tevi/" target="_self">TEVI</a> yang dibuat sejak 14 Februari 2025.</p><p>&quot;Modus operandi tersangka adalah mengunduh beberapa video dan foto bermuatan asusila atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a>, kemudian mempostingnya ke akun media sosial <a href="https://www.topikseru.com/tag/tevi/" target="_self">TEVI</a> yang telah dibuat sebanyak 10 akun,&quot; kata Bayu.</p><p>[adsense]Menurut dia, konten tersebut dapat diakses oleh pengguna platform. Tersangka diduga memanfaatkan fitur pemberian hadiah atau gift berupa bintang untuk memperoleh keuntungan dari aktivitasnya.</p><p>&quot;Di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tevi/" target="_self">TEVI</a> itu ada beberapa konten yang mengandung <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a> atau asusila yang bisa dilihat oleh orang banyak. Untuk memperoleh keuntungan, tersangka menggunakan sistem gift berupa bintang yang kemudian pembayarannya masuk melalui aplikasi DANA,&quot; jelasnya.</p><p>[adsense]Bayu menerangkan, nilai hadiah yang diberikan pengguna berbeda-beda, bergantung pada jumlah bintang. Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam pemeriksaan awal, setiap 100 bintang bernilai sekitar satu dolar AS.</p><p>Dari aktivitas tersebut, tersangka diduga telah memperoleh keuntungan sekitar Rp6,4 juta. Uang itu dicairkan melalui akun DANA atas nama tersangka, kemudian dipindahkan ke rekening Bank BRI miliknya.</p><p>[adsense]&quot;Keuntungannya saat ini sekitar Rp6.400.000,&quot; ungkap Bayu.</p><p>Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan satu unit telepon genggam merek Oppo, kartu SIM Telkomsel, akun DANA, buku rekening BRI, serta kartu ATM yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersangka.</p><p>[adsense]Bayu menambahkan, tersangka mengaku tidak mengenal pemeran dalam video yang diunggahnya. Konten tersebut diperoleh secara acak melalui internet, lalu disebarkan kembali menggunakan akun-akun yang dikelolanya.</p><p>&quot;Tidak kenal. Jadi, dia mengunduh gambar atau video secara acak, kemudian melalui akun <a href="https://www.topikseru.com/tag/tevi/" target="_self">TEVI</a> tersebut disiarkan,&quot; ujarnya.</p><p>[adsense]Terkait kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, Bayu mengatakan penyidik masih mendalami bagaimana tersangka mengetahui dan menjalankan aktivitas tersebut. Ia belum menyimpulkan adanya sindikat dalam perkara ini.</p><p>&quot;Sedang kita dalami. Karena aktivitas seperti ini juga ditemukan di media sosial, kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui bagaimana tersangka menjalankan kegiatan tersebut,&quot; katanya.</p><p>[adsense]Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 407 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 5 juncto Pasal 31 serta Pasal 6 juncto Pasal 32 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, sebagaimana disampaikan dalam keterangan perkara.</p><p>Dalam ketentuan yang disebutkan penyidik, ancaman pidananya berupa penjara paling singkat enam bulan dan paling lama 10 tahun atau denda sesuai kategori yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.</p><p>[adsense]Tevi adalah platform siaran langsung (live streaming) dan monetisasi berbasis komunitas yang dirancang bagi pembuat konten (content creator) untuk berinteraksi dan menghasilkan pendapatan langsung dari audiens tanpa bergantung pada algoritma media sosial tradisional. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/9dcb88e0137649590b755372b040afad_polda-sumut-3.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57617/kelola-10-akun-tevi-untuk-sebar-konten-pornografi-polda-sumut-tangkap-pelaku/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satreskrim Polres Humbahas Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsi SPBU di Desa Hutajulu</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 23:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satreskrim Polres Humbahas Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsi SPBU di Desa Hutajulu]]></title>
            <description><![CDATA[Satuan Reserse Kriminal Polres Humbahas berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Humbahas &ndash;</b> Satuan Reserse Kriminal Polres Humbahas berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>) bersubsidi jenis <a href="https://www.topikseru.com/tag/solar/" target="_self">solar</a> di wilayah Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.</p><p>[adsense]Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial TM (59), warga Desa Matiti, Kecamatan Doloksanggul, yang diduga terlibat dalam praktik penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> bersubsidi dengan menggunakan kendaraan yang telah <a href="https://www.topikseru.com/tag/dimodifikasi/" target="_self">dimodifikasi</a> untuk menampung bahan bakar dalam jumlah besar.</p><p>Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Hitler Hutagalung menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Senin (26/10/2026), sekitar pukul 16.30 WIB, di kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.</p><p>[adsense]Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan dan pengaduan masyarakat yang merasa resah terhadap dugaan aktivitas pengisian <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> jenis <a href="https://www.topikseru.com/tag/solar/" target="_self">solar</a> bersubsidi menggunakan kendaraan dengan tangki yang telah <a href="https://www.topikseru.com/tag/dimodifikasi/" target="_self">dimodifikasi</a> di SPBU tersebut.</p><p>Menindaklanjuti informasi masyarakat, Tim Unit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Humbahas yang dipimpin langsung oleh Kanit IV Tipidter Ipda Ocve Samosir bersama personel operasional segera bergerak melakukan penyelidikan dan pengecekan ke lokasi.</p><p>[adsense]Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu unit kendaraan yang sedang melakukan aktivitas pengisian <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> dan dinilai mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah wadah penampungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>, termasuk tangki modifikasi yang diduga digunakan untuk menampung <a href="https://www.topikseru.com/tag/solar/" target="_self">solar</a> bersubsidi.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas kemudian mengamankan seorang pria berinisial TM (59) yang diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> bersubsidi tersebut.</p><p>[adsense]Terduga pelaku diamankan tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya, yang bersangkutan bersama sejumlah barang bukti dibawa ke Mapolres Humbahas guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.</p><p>Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu buah tangki modifikasi (ball tank) berkapasitas 400 liter, enam buah jerigen putih berukuran 30 liter, tiga buah jerigen berwarna biru, dua buah jerigen berwarna hitam, satu buah jerigen berwarna ungu, satu buah selang penyedot, dua buah kunci kendaraan, satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta satu unit mobil Isuzu Panther berwarna merah metalik dengan nomor polisi BB 1349 VW.</p><p>[adsense]Kasat Reskrim AKP Hitler Hutagalung menegaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan wujud keseriusan Polres Humbahas dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus mencegah penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat dan negara.</p><p>"Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Humbahas dalam melaksanakan penegakan hukum yang sejalan dengan Program Prioritas Kapolri," tegas AKP Hitler.</p><p>[adsense]Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan bahwa penyidik Satreskrim Polres Humbahas masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap kasus tersebut, termasuk menelusuri asal-usul <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a>, pola pengangkutan, tujuan penggunaan maupun distribusinya, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.</p><p>"Kami akan terus melakukan pengembangan dan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam praktik penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> bersubsidi ini. Seluruh proses penyidikan akan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," jelasnya.</p><p>[adsense]AKP Hitler juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian sehingga dugaan praktik penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> bersubsidi tersebut dapat terungkap.</p><p>Menurutnya, dukungan dan kepedulian masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian mencegah berbagai bentuk tindak pidana, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan barang bersubsidi.</p><p>[adsense]"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi. Kami mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> bersubsidi maupun tindak pidana lainnya. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," tambahnya.</p><p>Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Humbahas untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.</p><p>[adsense]Polres Humbahas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik penyalahgunaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/bbm/" target="_self">BBM</a> bersubsidi, guna memastikan penyalurannya tepat sasaran serta melindungi hak masyarakat yang membutuhkan.</p><p>"Polisi Bersama Masyarakat" menjadi semangat Polres Humbahas dalam membangun sinergi dan meningkatkan partisipasi masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_humbahas-polisi.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57616/satreskrim-polres-humbahas-bongkar-dugaan-penyalahgunaan-solar-bersubsi-spbu-di-desa-hutajulu/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beli iPhone 18 Pro Max Butuh 63 Hari Kerja di RI, Singapura Cuma 8 Hari</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 23:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beli iPhone 18 Pro Max Butuh 63 Hari Kerja di RI, Singapura Cuma 8 Hari]]></title>
            <description><![CDATA[Pekerja Indonesia membutuhkan 63 hari kerja untuk membeli iPhone 18 Pro Max. Simak perbandingan dengan Singapura, Malaysia, Thailand...]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a> bukan sekadar persoalan mahal atau murah. Bagi pekerja di <a href="https://www.topikseru.com/tag/asia-tenggara/" target="_self">Asia Tenggara</a>, ponsel premium terbaru <a href="https://www.topikseru.com/tag/apple/" target="_self">Apple</a> ini juga memperlihatkan perbedaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/daya-beli/" target="_self">daya beli</a> yang cukup lebar, tergantung tingkat penghasilan di masing-masing negara.</p><p>[adsense]Di <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a>, pekerja diperkirakan membutuhkan 63 hari kerja untuk mengumpulkan dana pembelian <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a>. Angka tersebut jauh di atas <a href="https://www.topikseru.com/tag/singapura/" target="_self">Singapura</a> yang hanya memerlukan delapan hari kerja untuk membeli perangkat yang sama.</p><p>Data tersebut merujuk pada Picodi Phone Affordability Index yang dilaporkan melalui Seasia Stats pada Selasa (27/10/2026). Dalam pemeringkatan negara-negara <a href="https://www.topikseru.com/tag/asia-tenggara/" target="_self">Asia Tenggara</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> menempati posisi kelima berdasarkan jumlah hari kerja yang diperlukan untuk membeli <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a>.</p><p>[adsense]Perbandingan ini memperlihatkan bahwa harga produk yang sama dapat memiliki tingkat keterjangkauan berbeda di setiap negara. Faktor penghasilan dan harga jual perangkat menjadi bagian penting dalam menentukan seberapa besar usaha finansial yang diperlukan konsumen untuk memilikinya.</p><p><h3>Jarak Daya Beli <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/singapura/" target="_self">Singapura</a> Terpaut Jauh</h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/singapura/" target="_self">Singapura</a> berada di posisi teratas sebagai negara dengan waktu kerja paling singkat untuk membeli <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a>. Pekerja di negara tersebut hanya membutuhkan delapan hari kerja, sedangkan pekerja <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> memerlukan 63 hari.</p><p>[adsense]Artinya, kebutuhan waktu kerja di <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> hampir delapan kali lipat dibandingkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/singapura/" target="_self">Singapura</a>.</p><p>Brunei Darussalam berada di posisi kedua dengan kebutuhan 12 hari kerja. Malaysia menyusul dengan 26 hari, sedangkan Thailand membutuhkan 50 hari kerja.</p><p>[adsense]Dengan demikian, <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> berada di bawah empat negara tersebut dalam hal keterjangkauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a> berdasarkan indikator waktu kerja.</p><p>Meski demikian, posisi <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> masih lebih baik dibandingkan sejumlah negara <a href="https://www.topikseru.com/tag/asia-tenggara/" target="_self">Asia Tenggara</a> lainnya. Vietnam memerlukan 96 hari kerja dan Filipina 98 hari untuk membeli perangkat yang sama.</p><p>[adsense]Kebutuhan waktu kerja semakin panjang di Kamboja, Myanmar, dan Laos. Ketiganya masing-masing membutuhkan 172 hari, 180 hari, dan 183 hari kerja.</p><p><h3>Daftar 10 Negara <a href="https://www.topikseru.com/tag/asia-tenggara/" target="_self">Asia Tenggara</a> untuk Membeli <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a></h3>Berikut perbandingan kebutuhan hari kerja berdasarkan data Picodi yang dikutip dalam laporan tersebut.</p><p>[adsense]Peringkat negara dan kebutuhan hari kerja:</p><p>1. <a href="https://www.topikseru.com/tag/singapura/" target="_self">Singapura</a> 8 hari</p><p>[adsense]2. Brunei Darussalam 12 hari</p><p>3. Malaysia 26 hari</p><p>[adsense]4. Thailand 50 hari</p><p>5. <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> 63 hari</p><p>[adsense]6. Vietnam 96 hari</p><p>7. Filipina 98 hari</p><p>[adsense]8. Kamboja 172 hari</p><p>9. Myanmar 180 hari</p><p>[adsense]10. Laos 183 hari</p><p>Perbedaan tersebut menempatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> di kelompok tengah dalam daftar keterjangkauan <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/asia-tenggara/" target="_self">Asia Tenggara</a>. Jarak dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/singapura/" target="_self">Singapura</a> cukup besar, sementara selisih dengan Thailand mencapai 13 hari kerja.</p><p>[adsense]Di sisi lain, pekerja <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> membutuhkan waktu 33 hari lebih singkat dibandingkan Vietnam dan 35 hari lebih singkat dibandingkan Filipina.</p><p>Namun, angka ini tidak serta-merta menggambarkan kondisi seluruh pekerja di setiap negara. Hasil perhitungan indeks merupakan indikator perbandingan dan tidak berarti semua pekerja memiliki tingkat pendapatan atau kemampuan menabung yang sama.</p><p>[adsense]<h3>Harga <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a> Tembus Rp 58 Juta</h3>Di pasar <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a> dijual dengan harga mulai Rp 29.499.000 untuk varian penyimpanan 256 GB. Sementara itu, model dengan kapasitas 2 TB dibanderol Rp 58.999.000. Harga tersebut tercantum dalam daftar harga perangkat yang dipasarkan melalui distributor resmi di <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a>. Kumparan</p><p>Rentang harga tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan dana pembelian dapat meningkat hampir dua kali lipat jika konsumen memilih kapasitas penyimpanan tertinggi.</p><p>[adsense]Bagi calon pembeli, besarnya harga perangkat menjadi pertimbangan tersendiri, terutama ketika dana yang tersedia juga harus dialokasikan untuk kebutuhan lain.</p><p>Meski demikian, tingginya harga jual tidak otomatis berarti konsumen harus mengumpulkan uang selama 63 hari secara berturut-turut. Angka dalam indeks tersebut digunakan untuk menggambarkan keterjangkauan perangkat berdasarkan perbandingan harga dan pendapatan, bukan sebagai waktu menabung aktual setiap individu.</p><p>[adsense]<h3>Mengapa Waktu Kerja Tidak Sama dengan Waktu Menabung?</h3>Jumlah hari kerja dalam indeks keterjangkauan perlu dibaca secara hati-hati. Angka tersebut tidak berarti seluruh penghasilan selama 63 hari pasti dapat disisihkan untuk membeli ponsel.</p><p>Dalam kehidupan sehari-hari, pekerja perlu menggunakan pendapatannya untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari makanan, transportasi, tempat tinggal, tagihan rutin, hingga tanggungan keluarga.</p><p>[adsense]Karena itu, waktu yang diperlukan seseorang untuk benar-benar mengumpulkan dana pembelian bisa lebih panjang, bergantung pada besarnya pendapatan bersih dan pengeluaran masing-masing.</p><p>Perbandingan antarnegara ini juga tidak dapat digunakan sendirian untuk menyimpulkan keseluruhan tingkat kesejahteraan masyarakat. Untuk menilai <a href="https://www.topikseru.com/tag/daya-beli/" target="_self">daya beli</a> secara lebih lengkap, diperlukan indikator lain, seperti pendapatan setelah pajak, biaya hidup, serta kemampuan rumah tangga memenuhi kebutuhan dasar.</p><p>[adsense]Meski memiliki keterbatasan, indeks tersebut memberikan gambaran sederhana tentang perbedaan keterjangkauan barang elektronik premium di kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/asia-tenggara/" target="_self">Asia Tenggara</a>.</p><p>Bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/indonesia/" target="_self">Indonesia</a>, kebutuhan 63 hari kerja untuk membeli <a href="https://www.topikseru.com/tag/iphone-18-pro-max/" target="_self">iPhone 18 Pro Max</a> menjadi pengingat bahwa harga sebuah produk perlu dilihat bersama kemampuan pendapatan konsumen. Sebab, perangkat yang sama dapat membutuhkan upaya finansial yang sangat berbeda ketika dibeli oleh pekerja di negara dengan tingkat penghasilan berbeda.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_beli-iphone-18-pro-max-butuh-63-hari-kerja-di-ri-singapura-cuma-8-hari.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/teknologi/57619/beli-iphone-18-pro-max-butuh-63-hari-kerja-di-ri-singapura-cuma-8-hari/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi, Raup Rp 80 Juta dalam 3 Bulan</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 22:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi, Raup Rp 80 Juta dalam 3 Bulan]]></title>
            <description><![CDATA[Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan penyebaran konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Direktorat <a href="https://www.topikseru.com/tag/reserse-siber/" target="_self">Reserse Siber</a> Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan penyebaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/konten/" target="_self">konten</a> bermuatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a> melalui siaran langsung di platform TikTok. Seorang pria berinisial SR alias RR ditangkap setelah diduga mengelola siaran langsung dengan modus permainan challenge atau tantangan yang menghasilkan keuntungan lebih dari Rp 80 juta dalam kurun waktu tiga bulan.</p>[adsense]<p>Pengungkapan kasus ini berawal dari penelusuran tim siber yang menemukan akun TikTok dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/konten/" target="_self">konten</a> bermuatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a>. Hasil penyelidikan mengarah kepada tersangka yang berperan sebagai host atau pemandu siaran langsung.</p><p>Direktur <a href="https://www.topikseru.com/tag/reserse-siber/" target="_self">Reserse Siber</a> Polda Sumut Kombes Pol Bayu Wicaksono, didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan tersangka mengelola akun tersebut dan mengadakan tantangan yang melibatkan sejumlah perempuan sebagai talent.</p>[adsense]<p>"Akun dikelola tersangka berinisial SR alias RR berjenis kelamin pria. Ia menjadi host dan melakukan siaran langsung (live) dengan membuat challenge kepada para talent," kata Bayu di Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026).</p><p>Menurut Bayu, permainan yang digunakan berupa perang koin. Peserta yang memperoleh koin paling sedikit harus menjalankan tantangan yang telah disepakati, termasuk tindakan yang diduga mengandung unsur <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a>.</p>[adsense]<p>"Challenge dibuat tersangka berupa perang koin, dan yang kalah (koin paling sedikit) melakukan apa yang telah disepakati," ujarnya.</p><p>Modus tersebut diduga digunakan untuk menarik perhatian penonton dan meningkatkan jumlah penayangan. Semakin banyak penonton yang mengikuti siaran, aktivitas tersebut berpotensi menghasilkan keuntungan melalui mekanisme pemberian koin atau hadiah virtual di platform.</p>[adsense]<p>Bayu mengungkapkan, aktivitas tersebut telah dijalankan tersangka selama sekitar tiga bulan dengan nilai keuntungan yang mencapai puluhan juta rupiah.</p><p>"Selama tiga bulan melakukan live di TikTok, yang bersangkutan memperoleh keuntungan Rp80 juta lebih, dengan perhitungan 310 USD per harinya," ungkap Bayu.</p>[adsense]<p>Tersangka ditangkap di kediamannya di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (25/10/2026). Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan telepon seluler dan barang bukti lain yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana <a href="https://www.topikseru.com/tag/pornografi/" target="_self">pornografi</a>.</p><p>Pengungkapan ini masih terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk perempuan yang diduga menjadi talent dalam siaran langsung tersebut.</p>[adsense]<p>"Sedangkan para talent, masih dalam penyelidikan tim siber," jelas Bayu.</p><p>Selain menelusuri keterlibatan para talent, penyidik juga mendalami kemungkinan keuntungan yang diperoleh masing-masing pihak dari aktivitas siaran langsung itu.</p>[adsense]<p>"Mengenai keuntungan yang diperoleh para talent, juga masih diselidiki," demikian penjelasan Bayu.</p><p>Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap secara menyeluruh mekanisme aktivitas tersebut, aliran keuntungan, serta peran setiap pihak yang diduga terlibat.</p>[adsense]<p>Polda Sumut mengingatkan, pemanfaatan media sosial harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak digunakan untuk menyebarkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/konten/" target="_self">konten</a> yang melanggar hukum. Penanganan perkara ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyalahgunaan ruang digital.</p><p>Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk menelusuri aktivitas akun dan barang bukti digital yang telah diamankan. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/5f93f983524def3dca464469d2cf9f3e_poldasu-q-20261029-at-185501.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/hukum-kriminal/57615/polda-sumut-tangkap-host-live-tiktok-bermuatan-pornografi-raup-rp-80-juta-dalam-3-bulan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan Gerak Cepat Tangani Banjir</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 19:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan Gerak Cepat Tangani Banjir]]></title>
            <description><![CDATA[Gerak cepat dilakukan jajaran Pemko Medanmenangani banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Medan. Sejak, Rabu dan kamis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Gerak cepat dilakukan jajaran Pemko Medanmenangani <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> yang merendam sejumlah wilayah di Kota Medan. Sejak, Rabu (28/10/2026) sampai Kamis (29/10/2026), <a href="https://www.topikseru.com/tag/penanganan/" target="_self">penanganan</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> terus dilakukan. </p><p>[adsense]Pemko Medan menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (<a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a>) Kota Medan beserta jajaran terkait bergerak cepat membantu warga terdampak, mulai dari evakuasi, penyaluran makanan, hingga pembersihan sisa lumpur yang mengendap setelah air surut.</p><p>Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan, sejak Rabu pukul 21.30 WIB, <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a> bersama jajaran kewilayahan telah bersiaga di sejumlah kawasan terdampak. Petugas turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, termasuk memfasilitasi evakuasi warga dan menyalurkan makanan bagi masyarakat terdampak <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>.</p><p>[adsense]Penanganan berlanjut hingga Kamis pagi hari, terutama di kawasan permukiman yang masih digenangi air maupun dipenuhi sisa lumpur akibat genangan. Untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan membantu warga kembali beraktivitas, Rico Waas menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan turut melakukan pembersihan di lokasi terdampak.</p><p>&quot;Saya minta kepada Damkarmat untuk membantu membersihkan sehingga memudahkan masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa membantu,&quot; kata Rico Waas usai menghadiri Forum Digitalisasi Bapenda Kota se-Indonesia di Grand City Hall, Jalan Balai Kota Medan, Kamis (29/10/2026).</p><p>[adsense]Menurut Rico Waas, <a href="https://www.topikseru.com/tag/penanganan/" target="_self">penanganan</a> pasca<a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> perlu dilakukan agar warga tidak semakin terbebani oleh dampak yang ditinggalkan genangan. Selain membantu membersihkan lingkungan, kesiapsiagaan petugas juga harus tetap terjaga untuk mengantisipasi kemungkinan <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> kembali terjadi, terutama apabila hujan turun dengan intensitas tinggi.</p><p>Rico Waas pun mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, khususnya warga yang bermukim di dekat aliran sungai. Kondisi di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian karena perubahan debit air dapat meningkatkan risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a> dan membahayakan keselamatan warga.</p><p>[adsense]&quot;Kita juga harus tetap waspada, terutama masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai. Memang harus berhati-hati,&quot; tegasnya.</p><p>Ia juga menginstruksikan jajaran kewilayahan agar segera mengarahkan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk melakukan evakuasi apabila kondisi dinilai membahayakan. Langkah cepat tersebut diperlukan agar warga dapat menjauh dari potensi bahaya sebelum situasi memburuk.</p><p>[adsense]Melalui koordinasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/bpbd/" target="_self">BPBD</a>, jajaran kewilayahan, dan Damkarmat, Pemko Medan terus melakukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penanganan/" target="_self">penanganan</a> di lokasi terdampak, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Rico Waas menegaskan, kewaspadaan dan kecepatan bertindak menjadi hal penting dalam menghadapi potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir/" target="_self">banjir</a>, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_medan-banjir-ok.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57618/pemko-medan-gerak-cepat-tangani-banjir/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>