<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        

        <title></title>
        
        <link>https://www.topikseru.com/</link>
        <description>Topikseru.com adalah portal berita Indonesia yang menyajikan berita terkini dan terpercaya seputar Nasional, Sumatera Utara, Politik, Hukum, Ekonomi, Olahraga, Internasional, dan Gaya Hidup.
	</description>
        <lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2026 23:14:58 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sering Memanaskan Makanan Berulang Kali, Apakah Bisa Meningkatkan Risiko Keracunan?</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 22:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sering Memanaskan Makanan Berulang Kali, Apakah Bisa Meningkatkan Risiko Keracunan?]]></title>
            <description><![CDATA[Sering menghangatkan lauk dan nasi sisa? Kebiasaan ini ternyata bisa meningkatkan risiko keracunan jika makanan tidak disimpan dengan benar.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6">Memanaskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> sisa sering menjadi cara praktis untuk menghemat waktu dan mengurangi pemborosan. Namun, kebiasaan memanaskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/lauk/" target="_self">lauk</a> atau sayuran berkali-kali perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> tidak disimpan dan dipanaskan dengan benar.</p><p>[adsense]Hal yang perlu dipahami, memanaskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> berulang kali tidak otomatis membuatnya beracun. Risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/keracunan/" target="_self">keracunan</a> lebih banyak berkaitan dengan cara <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> didinginkan, disimpan, berapa lama dibiarkan pada suhu ruang, serta apakah pemanasan dilakukan hingga bagian dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> benar-benar panas.</p><p><b>Mengapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang dipanaskan berulang kali bisa berisiko?</b></p><p>[adsense]Setiap kali <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> dibiarkan dingin, disimpan, lalu dipanaskan kembali, <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> berpotensi melewati rentang suhu yang mendukung pertumbuhan bakteri. Kondisi ini dikenal sebagai temperature danger zone atau zona suhu berbahaya.</p><p>Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa suhu sekitar 5&ndash;60 derajat Celsius dapat menjadi kondisi yang mendukung pertumbuhan mikroba. Risiko juga muncul ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> matang terlalu lama dibiarkan pada suhu ruang atau dipanaskan ulang dengan suhu yang tidak memadai. </p><p>[adsense]Artinya, persoalannya bukan semata-mata berapa kali <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> terkena panas, melainkan bagaimana <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> tersebut ditangani di antara proses pemanasan.</p><p><b>Nasi menjadi salah satu <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang perlu diwaspadai</b></p><p>[adsense]Nasi matang termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang perlu mendapat perhatian khusus. Beras mentah dapat mengandung spora bakteri Bacillus cereus yang mampu bertahan selama proses memasak.</p><p>Jika <a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a> matang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, spora tersebut dapat berkembang menjadi bakteri dan menghasilkan racun. Racun yang sudah terbentuk tidak selalu dapat dihancurkan dengan pemanasan ulang.</p><p>[adsense]Akibatnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a> yang sudah terkontami<a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a> tetap bisa menyebabkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/keracunan/" target="_self">keracunan</a> meskipun dipanaskan sampai panas. Kontami<a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a> juga tidak selalu mengubah warna, aroma, maupun rasa <a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a>. </p><p>Gejala <a href="https://www.topikseru.com/tag/keracunan/" target="_self">keracunan</a> akibat Bacillus cereus dapat berupa mual, muntah, dan diare. Gejala dapat muncul dalam waktu sekitar 1&ndash;6 jam setelah mengonsumsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang terkontami<a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a>. </p><p>[adsense]Makanan apa saja yang perlu diperhatikan?</p><p>Selain <a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a>, beberapa jenis <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> matang juga perlu disimpan dengan benar, antara lain:</p><p>[adsense]&bull;	Daging dan ayam: <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> berprotein tinggi yang mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.</p><p>&bull;	Ikan dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> laut: mudah mengalami penurunan kualitas dan berisiko terkontami<a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a> jika penanganannya tidak tepat.</p><p>[adsense]&bull;	Telur dan olahannya: perlu segera disimpan dalam lemari pendingin setelah tidak dikonsumsi.</p><p>&bull;	Susu dan olahannya: termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang mudah rusak jika berada terlalu lama di luar lemari pendingin.</p><p>[adsense]&bull;	Sup dan masakan bersantan: perlu didinginkan dan disimpan dengan benar, bukan dibiarkan berjam-jam di atas kompor dalam kondisi hangat.</p><p>Jenis <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> tersebut bukan berarti berbahaya setiap kali dipanaskan ulang. Risiko meningkat ketika proses pendinginan, penyimpanan, dan pemanasannya tidak dilakukan secara aman. </p><p>[adsense]<b>Cara aman menyimpan dan memanaskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> sisa</b></p><p>Agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> sisa tetap aman dikonsumsi, ada beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan di rumah.</p><p>[adsense]1. Jangan membiarkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> terlalu lama pada suhu ruang</p><p>Makanan matang yang mudah rusak sebaiknya segera disimpan di lemari pendingin. CDC menyarankan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang mudah rusak dimasukkan ke lemari pendingin dalam waktu maksimal dua jam setelah dimasak atau disajikan. Jika berada di lingkungan bersuhu lebih dari 32 derajat Celsius, batasnya menjadi satu jam. </p><p>[adsense]2. Simpan dalam wadah tertutup dan porsi kecil</p><p>Membagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> ke dalam wadah-wadah kecil dan dangkal membantu <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> lebih cepat dingin. Cara ini juga memudahkan mengambil satu porsi tanpa harus mengeluarkan seluruh <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> dari lemari pendingin.</p><p>[adsense]3. Panaskan hanya <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang akan dimakan</p><p>Hindari memanaskan satu panci <a href="https://www.topikseru.com/tag/lauk/" target="_self">lauk</a> berulang kali. Ambil secukupnya, lalu panaskan bagian tersebut. Otoritas keamanan pangan Inggris menyarankan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> sisa dipanaskan ulang hanya satu kali. </p><p>[adsense]4. Pastikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> panas hingga bagian dalam</p><p>Makanan tidak cukup hanya terasa hangat di permukaan. Aduk <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> saat dipanaskan, terutama jika menggunakan microwave, agar panas tersebar merata dan tidak ada bagian yang masih dingin. </p><p>[adsense]5. Buang <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> jika penyimpanannya diragukan</p><p>Jangan mengandalkan bau, rasa, atau tampilan untuk memastikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> aman. Beberapa bakteri dan racunnya tidak selalu menimbulkan perubahan yang bisa dikenali oleh indra manusia.</p><p>[adsense]<b>Kapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> sisa sebaiknya dibuang?</b></p><p>Makanan sebaiknya tidak dikonsumsi jika sudah terlalu lama berada di suhu ruang, penyimpanannya tidak diketahui, atau pernah mengalami proses pendinginan dan pemanasan yang tidak tepat.</p><p>[adsense]Jangan mencoba menyelamatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> yang dicurigai sudah terkontami<a href="https://www.topikseru.com/tag/nasi/" target="_self">nasi</a> hanya dengan merebus atau memanaskannya kembali. Sebagian racun bakteri, termasuk yang dihasilkan Bacillus cereus, dapat bertahan meskipun <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> dipanaskan. </p><p>Jika setelah mengonsumsi <a href="https://www.topikseru.com/tag/makanan/" target="_self">makanan</a> seseorang mengalami muntah atau diare, perhatikan kemungkinan dehidrasi. Segera cari pertolongan medis apabila muncul muntah terus-menerus, diare berdarah, demam tinggi, nyeri perut berat, atau tanda dehidrasi seperti sangat haus, mulut kering, dan buang air kecil berkurang.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_28396b3518ad45f5b1230cd5f9912232.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57847/sering-memanaskan-makanan-berulang-kali-apakah-bisa-meningkatkan-risiko-keracunan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gangguan Ginjal Bisa Terjadi Tanpa Keluhan, Apa Tanda Awal yang Perlu Diperhatikan?</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 22:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gangguan Ginjal Bisa Terjadi Tanpa Keluhan, Apa Tanda Awal yang Perlu Diperhatikan?]]></title>
            <description><![CDATA[Penyakit ginjal bisa berkembang tanpa gejala hingga fungsinya mengalami penurunan serius.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Penyakit ginjal kronis sering kali tidak disadari karena dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala pada tahap awal. Seseorang bahkan bisa tetap beraktivitas seperti biasa meskipun fungsi ginjalnya mulai mengalami penurunan.</p><p>[adsense]Kondisi ini membuat <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-ginjal/" target="_self">gangguan ginjal</a> kerap baru diketahui ketika kerusakan sudah semakin berat. Padahal, ginjal memiliki peran penting dalam menyaring darah, membuang zat sisa metabolisme, menjaga keseimbangan cairan, serta mengatur kadar mineral dalam tubuh.</p><p>Ketika fungsi ginjal terganggu, berbagai zat sisa dan cairan dapat menumpuk sehingga memengaruhi kesehatan organ lainnya.</p><p>[adsense]Karena itu, mengenali faktor risiko dan perubahan kondisi tubuh menjadi langkah penting untuk mendeteksi <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-ginjal/" target="_self">gangguan ginjal</a> lebih dini.</p><p><b>Mengapa Penyakit Ginjal Bisa Tidak Menimbulkan Gejala?</b></p><p>[adsense]Ginjal memiliki kemampuan untuk tetap menjalankan fungsinya meskipun sebagian kemampuannya mengalami penurunan.</p><p>Pada penyakit ginjal kronis, kerusakan biasanya berkembang secara bertahap. Tubuh dapat menyesuaikan diri sehingga seseorang tidak langsung merasakan perubahan yang berarti.</p><p>[adsense]Menurut National Kidney Foundation, banyak penderita penyakit ginjal kronis tidak mengalami gejala sampai penyakit memasuki tahap yang lebih lanjut.</p><p>Hal serupa dijelaskan Kementerian Kesehatan RI. Penyakit ginjal kronis dapat berkembang secara perlahan dan sering kali baru diketahui setelah fungsi ginjal mengalami penurunan cukup besar.</p><p>[adsense]Inilah alasan pemeriksaan kesehatan tidak sebaiknya hanya dilakukan ketika seseorang sudah merasakan keluhan.</p><p><b>7 Tanda Gangguan Ginjal yang Perlu Diwaspadai</b></p><p>[adsense]Meskipun tidak selalu muncul pada tahap awal, terdapat sejumlah perubahan pada tubuh yang dapat berkaitan dengan gangguan fungsi ginjal.</p><p>Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan.</p><p>[adsense]1. Urine Berbusa</p><p>Urine yang terlihat berbusa secara terus-menerus perlu diperhatikan, terutama jika busanya banyak dan tidak segera menghilang.</p><p>[adsense]Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan adanya protein dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> atau <a href="https://www.topikseru.com/tag/proteinuria/" target="_self">proteinuria</a>. Normalnya, ginjal menyaring darah sambil mempertahankan protein agar tidak banyak keluar bersama <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a>.</p><p>Ketika penyaring ginjal mengalami kerusakan, protein seperti albumin dapat bocor ke dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a>.</p><p>[adsense]Namun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> berbusa tidak selalu menandakan penyakit ginjal. Kecepatan aliran <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> dan kondisi lainnya juga dapat menyebabkan busa.</p><p>2. Frekuensi Buang Air Kecil Berubah</p><p>[adsense]Perubahan kebiasaan buang air kecil juga dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan.</p><p>Sebagian orang mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari. Sebaliknya, pada kondisi tertentu, jumlah <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> justru dapat berkurang.</p><p>[adsense]Perubahan tersebut dapat berkaitan dengan gangguan kemampuan ginjal dalam mengatur cairan dan membuang zat sisa.</p><p>Meski demikian, perubahan frekuensi buang air kecil juga bisa disebabkan oleh infeksi saluran kemih, diabetes, konsumsi cairan, atau masalah kesehatan lainnya.</p><p>[adsense]3. Kaki dan Wajah Mengalami Pembengkakan</p><p>Ginjal membantu mengatur keseimbangan cairan dan garam dalam tubuh.</p><p>[adsense]Ketika fungsinya terganggu, cairan dapat menumpuk dan menyebabkan pembengkakan atau edema.</p><p>Bagian tubuh yang sering mengalami pembengkakan antara lain kaki, pergelangan kaki, tangan, dan area sekitar mata.</p><p>[adsense]Pembengkakan yang terjadi berulang atau semakin berat sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika disertai perubahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> atau sesak napas.</p><p>4. Tubuh Mudah Lelah dan Tidak Bertenaga</p><p>[adsense]Mudah lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat juga dapat berkaitan dengan penyakit ginjal.</p><p>Gangguan ginjal kronis dapat menyebabkan anemia karena produksi hormon eritropoietin berkurang. Hormon ini berperan dalam merangsang pembentukan sel darah merah.</p><p>[adsense]Ketika jumlah sel darah merah menurun, distribusi oksigen ke jaringan tubuh dapat terganggu.</p><p>Akibatnya, seseorang bisa merasa lemas, cepat lelah, pusing, dan sulit berkonsentrasi.</p><p>[adsense]5. Nafsu Makan Menurun dan Sering Mual</p><p>Ketika fungsi ginjal semakin menurun, zat sisa metabolisme yang seharusnya dibuang melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> dapat menumpuk dalam darah.</p><p>[adsense]Penumpukan tersebut dapat memengaruhi sistem pencernaan dan menimbulkan keluhan seperti mual, muntah, serta penurunan nafsu makan.</p><p>Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini juga dapat menyebabkan berat badan menurun tanpa direncanakan.</p><p>[adsense]6. Kulit Terasa Kering dan Gatal</p><p>Keluhan kulit kering dan gatal juga dapat dialami penderita penyakit ginjal kronis, terutama ketika kondisinya semakin berat.</p><p>[adsense]Hal ini berkaitan dengan gangguan keseimbangan mineral dan penumpukan zat sisa dalam tubuh.</p><p>Gatal yang berlangsung lama tanpa penyebab jelas perlu diperiksakan, khususnya jika disertai keluhan lain seperti pembengkakan atau perubahan pola buang air kecil.</p><p>[adsense]7. Otot Sering Kram</p><p>Gangguan keseimbangan mineral dan elektrolit akibat penurunan fungsi ginjal dapat memicu kram otot.</p><p>[adsense]Keluhan ini biasanya dirasakan pada kaki dan dapat muncul ketika beristirahat maupun saat tidur.</p><p>Namun, kram otot juga bisa disebabkan oleh kelelahan, aktivitas fisik, dehidrasi, atau kondisi kesehatan lainnya.</p><p>[adsense]Karena itu, diperlukan pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya.</p><p><b>Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Penyakit Ginjal?</b></p><p>[adsense]Tidak semua orang memiliki risiko yang sama terhadap penyakit ginjal kronis.</p><p>Ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gangguan fungsi ginjal, di antaranya:</p><p>[adsense]&bull;	Diabetes: Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal.</p><p>&bull;	Tekanan darah tinggi: Hipertensi dapat merusak pembuluh darah ginjal sehingga kemampuan menyaring darah menurun.</p><p>[adsense]&bull;	Riwayat keluarga: Memiliki anggota keluarga dengan penyakit ginjal dapat meningkatkan risiko.</p><p>&bull;	Obesitas: Kelebihan berat badan berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes dan hipertensi yang dapat memengaruhi ginjal.</p><p>[adsense]&bull;	Penyakit jantung: Gangguan jantung dan pembuluh darah dapat berkaitan dengan penurunan fungsi ginjal.</p><p>&bull;	Kebiasaan merokok: Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-ginjal/" target="_self">gangguan ginjal</a>.</p><p>[adsense]&bull;	Penggunaan obat tertentu: Konsumsi obat pereda nyeri tertentu secara berlebihan atau dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.</p><p>Orang yang memiliki faktor risiko tersebut sebaiknya tidak menunggu munculnya gejala untuk memeriksakan fungsi ginjal.</p><p>[adsense]<b>Bagaimana Cara Mengetahui Fungsi Ginjal?</b></p><p>Gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami penyakit ginjal. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengetahui kondisi organ tersebut.</p><p>[adsense]Ada dua pemeriksaan utama yang umum digunakan untuk mendeteksi penyakit ginjal kronis.</p><p>1. Tes Kreatinin Darah dan eGFR</p><p>[adsense]Kreatinin merupakan zat sisa yang dihasilkan dari aktivitas otot dan normalnya dibuang melalui ginjal.</p><p>Jika fungsi penyaringan ginjal menurun, kadar kreatinin dalam darah dapat meningkat.</p><p>[adsense]Hasil pemeriksaan kreatinin kemudian digunakan untuk memperkirakan laju filtrasi glomerulus atau estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR).</p><p>Nilai eGFR membantu dokter menilai kemampuan ginjal dalam menyaring darah.</p><p>[adsense]2. Pemeriksaan Albumin dalam Urine</p><p>Pemeriksaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat protein, khususnya albumin, yang keluar melalui <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a>.</p><p>[adsense]Salah satu pemeriksaan yang dapat digunakan adalah <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> albumin-to-creatinine ratio (uACR).</p><p>Adanya albumin dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> dapat menjadi tanda kerusakan penyaring ginjal, bahkan ketika nilai eGFR masih terlihat cukup baik.</p><p>[adsense]Kedua pemeriksaan tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kesehatan ginjal.</p><p><b>Bagaimana Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat?</b></p><p>[adsense]Menjaga kesehatan ginjal dapat dimulai melalui kebiasaan sehari-hari.</p><p>Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:</p><p>[adsense]1.	Mengontrol tekanan darah agar tetap dalam batas yang dianjurkan.</p><p>2.	Menjaga kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.</p><p>[adsense]3.	Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan membatasi garam berlebihan.</p><p>4.	Melakukan aktivitas fisik secara rutin.</p><p>[adsense]5.	Menjaga berat badan tetap sehat.</p><p>6.	Menghindari kebiasaan merokok.</p><p>[adsense]7.	Tidak mengonsumsi obat pereda nyeri, suplemen, atau obat herbal secara sembarangan.</p><p>8.	Memenuhi kebutuhan cairan sesuai kondisi kesehatan.</p><p>[adsense]9.	Melakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala jika memiliki faktor risiko.</p><p>Perlu diketahui, minum air putih dalam jumlah sangat banyak tidak otomatis membuat ginjal lebih sehat. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, terutama bagi mereka yang sudah mengalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-ginjal/" target="_self">gangguan ginjal</a> atau penyakit jantung.</p><p>[adsense]<b>Jangan Menunggu Sampai Muncul Gejala Berat</b></p><p>Penyakit ginjal kronis menjadi salah satu kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena dapat berkembang tanpa keluhan yang jelas.</p><p>[adsense]Urine berbusa, perubahan frekuensi buang air kecil, pembengkakan, hingga tubuh mudah lelah memang dapat menjadi tanda <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-ginjal/" target="_self">gangguan ginjal</a>. Namun, gejala tersebut tidak selalu menunjukkan penyakit yang sama.</p><p>Pemeriksaan kreatinin darah, eGFR, dan albumin <a href="https://www.topikseru.com/tag/urine/" target="_self">urine</a> menjadi cara yang lebih tepat untuk mengetahui kondisi fungsi ginjal.</p><p>[adsense]Bagi penderita diabetes, hipertensi, atau orang dengan riwayat keluarga penyakit ginjal, pemeriksaan berkala sangat penting dilakukan.</p><p>Semakin dini <a href="https://www.topikseru.com/tag/gangguan-ginjal/" target="_self">gangguan ginjal</a> diketahui, semakin besar kesempatan untuk menangani faktor penyebab dan memperlambat perkembangan kerusakan organ tersebut.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_langkahtepatmencegahsakitginjal.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57846/gangguan-ginjal-bisa-terjadi-tanpa-keluhan-apa-tanda-awal-yang-perlu-diperhatikan/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">61 TPA Terbakar Sepanjang 2026, Enam Lokasi Masih Berjuang Memadamkan Api, Ini Penyebabnya</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 21:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[61 TPA Terbakar Sepanjang 2026, Enam Lokasi Masih Berjuang Memadamkan Api, Ini Penyebabnya]]></title>
            <description><![CDATA[Sebanyak 61 TPA di Indonesia terbakar sepanjang 2026. Enam lokasi masih belum sepenuhnya padam.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b><a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">Kebakaran</a> tempat pemrosesan akhir (<a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a>) sampah menjadi persoalan lingkungan yang kembali mendapat perhatian sepanjang 2026. Tercatat sebanyak 61 <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> di Indonesia mengalami kebakaran sejak Februari hingga awal November tahun ini. Bahkan, enam lokasi dilaporkan masih belum sepenuhnya padam.</p><p>[adsense]Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa persoalan sampah di Indonesia bukan hanya berkaitan dengan kapasitas tempat pembuangan, tetapi juga risiko kebakaran yang dapat mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakat.</p><p>Tumpukan sampah yang terus bertambah, terutama ketika bercampur antara sampah organik dan anorganik, dapat menciptakan kondisi yang memicu munculnya api.</p><p>[adsense]Kondisi ini semakin berisiko ketika cuaca panas membuat sampah mengering dan proses pengelolaan di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> tidak berjalan optimal.</p><p><b>Mengapa Tumpukan Sampah Bisa Terbakar Sendiri?</b></p><p>[adsense]Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik.</p><p>Ketika sampah makanan, daun, dan material organik lainnya menumpuk dalam kondisi minim oksigen, proses penguraian menghasilkan gas metana.</p><p>[adsense]Gas ini mudah terbakar apabila bercampur dengan udara dalam konsentrasi tertentu dan terkena sumber penyalaan.</p><p>Artinya, tumpukan sampah bukan sekadar kumpulan limbah yang tidak terpakai. Di dalamnya terdapat proses biologis dan kimiawi yang dapat menghasilkan gas serta panas.</p><p>[adsense]Selain itu, keberadaan plastik dan material mudah terbakar lainnya membuat api berpotensi menyebar lebih cepat.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">Kebakaran</a> juga dapat dipicu oleh aktivitas manusia, seperti pembakaran sampah secara terbuka, puntung rokok, maupun sumber api lainnya.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Api di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> Sulit Dipadamkan?</b></p><p>Berbeda dengan kebakaran bangunan, memadamkan api di tempat pembuangan akhir membutuhkan penanganan khusus.</p><p>[adsense]Api tidak selalu terlihat dari permukaan. Dalam beberapa kejadian, bara dapat bertahan di bagian dalam timbunan sampah yang memiliki ketebalan beberapa meter.</p><p>Petugas mungkin berhasil memadamkan api di bagian atas, tetapi panas di lapisan bawah masih tersimpan. Kondisi tersebut memungkinkan kebakaran muncul kembali setelah beberapa waktu.</p><p>[adsense]Karena itu, pemadaman tidak cukup hanya dengan menyiram permukaan tumpukan sampah.</p><p>Petugas perlu menjangkau titik panas di bagian dalam timbunan menggunakan peralatan khusus, termasuk teknik penyuntikan air ke lapisan sampah.</p><p>[adsense]Kondisi ini membuat proses pemadaman bisa berlangsung lebih lama dan membutuhkan dukungan peralatan serta sumber air yang memadai.</p><p><b>Enam <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> Masih Mengalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">Kebakaran</a></b></p><p>[adsense]Berdasarkan laporan Kementerian Lingkungan Hidup yang diperbarui pada awal November 2026, terdapat enam <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> yang masih belum sepenuhnya padam dari total 61 lokasi yang mengalami kebakaran.</p><p>Salah satu kejadian yang menjadi perhatian adalah kebakaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> Degayu di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">Kebakaran</a> di lokasi tersebut mulai terdeteksi pada Minggu, 1 November 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.</p><p>Petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Penanganan juga mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup berupa peralatan pemadam, selang, pompa, pakaian pelindung, serta alat suntik untuk menjangkau titik api di dalam tumpukan sampah.</p><p>[adsense]Banyaknya kejadian kebakaran menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih serius terhadap pengelolaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a>, terutama di daerah yang masih menggunakan metode pembuangan terbuka.</p><p><b>Asap <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> Terbakar Bisa Mengganggu Kesehatan</b></p><p>[adsense]Selain api, ancaman lain yang tidak kalah penting adalah asap hasil pembakaran sampah.</p><p>Sampah yang terbakar dapat menghasilkan partikel halus dan berbagai zat pencemar. Kandungannya bergantung pada jenis material yang ikut terbakar.</p><p>[adsense]Jika plastik, karet, dan bahan kimia ikut terbakar, asap berpotensi mengandung senyawa berbahaya bagi tubuh.</p><p>Paparan asap dapat menyebabkan mata perih, iritasi tenggorokan, batuk, hingga gangguan pernapasan.</p><p>[adsense]Masyarakat yang tinggal dekat lokasi kebakaran perlu lebih waspada, terutama anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki penyakit pernapasan.</p><p>Ketika asap mengarah ke permukiman, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup pintu dan jendela, serta mengikuti informasi kualitas udara dan arahan petugas setempat.</p><p>[adsense]<b>Pengelolaan Sampah dari Rumah Jadi Salah Satu Solusi</b></p><p>Pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika kebakaran sudah terjadi. Pencegahan perlu dilakukan sejak sampah masih berada di lingkungan rumah tangga.</p><p>[adsense]Salah satu langkah yang didorong adalah mengurangi jumlah sampah yang berakhir di <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> melalui pemilahan dan pengolahan sejak dari sumber.</p><p>Sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan dapat diolah menjadi kompos. Sementara itu, botol plastik, kardus, kertas, dan material yang masih memiliki nilai guna dapat disalurkan untuk didaur ulang.</p><p>[adsense]Kementerian Lingkungan Hidup juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan pengawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a>, menyediakan sarana pemadam kebakaran, melakukan pembasahan sampah, serta mempercepat penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> yang masih menerapkan sistem open dumping.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/kebakaran/" target="_self">Kebakaran</a> puluhan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tpa/" target="_self">TPA</a> sepanjang 2026 menjadi peringatan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan memindahkan limbah dari permukiman ke tempat pembuangan akhir.</p><p>[adsense]Tanpa perubahan sistem pengelolaan, tumpukan sampah berpotensi terus menjadi sumber masalah baru, mulai dari pencemaran lingkungan hingga ancaman kebakaran yang membahayakan masyarakat.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_strategi_pengelolaan_sampah_di_tpa_sidoarjo_2025_01_13_01_04_26.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57845/61-tpa-terbakar-sepanjang-2026-enam-lokasi-masih-berjuang-memadamkan-api-ini-penyebabnya/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Cuma Pembalut, Deterjen hingga Sampo Juga Kena PPN, Ini Penjelasannya</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 21:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Cuma Pembalut, Deterjen hingga Sampo Juga Kena PPN, Ini Penjelasannya]]></title>
            <description><![CDATA[Bukan hanya pembalut, deterjen, sampo, sabun mandi hingga popok bayi juga termasuk barang yang pada prinsipnya dikenakan PPN.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Sejumlah barang yang digunakan masyarakat setiap hari ternyata masih dikenakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak/" target="_self">Pajak</a> Pertambahan Nilai (<a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a>). Bukan hanya pembalut wanita, produk rumah tangga seperti <a href="https://www.topikseru.com/tag/deterjen/" target="_self">deterjen</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sampo/" target="_self">sampo</a>, pasta gigi hingga popok bayi juga termasuk barang yang pada prinsipnya dikenakan pajak.</p><p>[adsense]Kondisi ini membuat perbincangan mengenai pajak kebutuhan sehari-hari kembali menjadi perhatian. Pasalnya, barang-barang tersebut bukan produk mewah, melainkan kebutuhan rutin yang dibeli masyarakat untuk menjaga kebersihan dan memenuhi kebutuhan keluarga.</p><p>Berbeda dengan beras, telur, sayuran dan sejumlah bahan pangan lainnya yang memperoleh fasilitas pembebasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a>, produk kebersihan dan perawatan tubuh tidak termasuk dalam kelompok barang kebutuhan pokok yang dibebaskan berdasarkan ketentuan tersebut.</p><p>[adsense]Berdasarkan aturan perpajakan yang berlaku, barang-barang tersebut pada prinsipnya merupakan Barang Kena <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak/" target="_self">Pajak</a> (BKP).</p><p><b>Deterjen hingga Popok Bayi Termasuk Barang Kena <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak/" target="_self">Pajak</a></b></p><p>[adsense]Masyarakat mungkin tidak terlalu memperhatikan komponen pajak ketika membeli kebutuhan rumah tangga di supermarket maupun minimarket.</p><p>Padahal, sejumlah produk yang dibeli secara rutin merupakan barang kena pajak sepanjang penyerahannya memenuhi ketentuan perpajakan.</p><p>[adsense]Berikut beberapa contohnya:</p><p>1.	Deterjen dan sabun cuci: digunakan untuk membersihkan pakaian dan kebutuhan rumah tangga.</p><p>[adsense]2.	Sampo: produk perawatan rambut yang dibeli secara rutin.</p><p>3.	Pasta gigi: produk untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi.</p><p>[adsense]4.	<a href="https://www.topikseru.com/tag/pembalut/" target="_self">Pembalut</a> wanita: produk sanitasi yang dibutuhkan perempuan selama menstruasi.</p><p>5.	Popok bayi: kebutuhan sehari-hari untuk menjaga kebersihan bayi.</p><p>[adsense]6.	Sabun mandi: produk kebersihan tubuh yang digunakan masyarakat setiap hari.</p><p>7.	Tisu: produk untuk kebutuhan kebersihan rumah tangga dan pribadi.</p><p>[adsense]Produk-produk tersebut tidak termasuk dalam daftar barang kebutuhan pokok yang mendapatkan fasilitas pembebasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a>.</p><p>Namun, perlu dipahami bahwa pengenaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> berkaitan dengan transaksi penyerahan barang oleh pengusaha yang memenuhi ketentuan sebagai Pengusaha Kena <a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak/" target="_self">Pajak</a> (PKP), bukan berarti setiap transaksi penjualan otomatis dikenakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> secara terpisah.</p><p>[adsense]<b>Berapa Besaran <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> yang Dibayar Konsumen?</b></p><p>Berdasarkan ketentuan perpajakan sejak 2025, tarif <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> secara umum ditetapkan sebesar 12 persen.</p><p>[adsense]Namun, untuk barang nonmewah, pemerintah menggunakan dasar pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 dari harga jual.</p><p>Dengan perhitungan tersebut, tarif <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> efektif untuk barang nonmewah tetap setara dengan 11 persen.</p><p>[adsense]Berikut simulasi perhitungan apabila harga barang belum termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a>:</p><p>Simulasi Harga Setelah Dikenakan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> Efektif 11 Persen:</p><p>[adsense]&bull;	Harga Rp10.000 &rarr; <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> Rp1.100 &rarr; Total Rp11.100</p><p>&bull;	Harga Rp15.000 &rarr; <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> Rp1.650 &rarr; Total Rp16.650</p><p>[adsense]&bull;	Harga Rp20.000 &rarr; <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> Rp2.200 &rarr; Total Rp22.200</p><p>&bull;	Harga Rp25.000 &rarr; <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> Rp2.750 &rarr; Total Rp27.750</p><p>[adsense]&bull;	Harga Rp50.000 &rarr; <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> Rp5.500 &rarr; Total Rp55.500</p><p>Dalam praktiknya, harga yang tertera di rak toko umumnya sudah merupakan harga yang harus dibayar konsumen. Karena itu, konsumen tidak selalu melihat penambahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> sebagai komponen terpisah ketika berbelanja.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Beras dan Telur Bebas <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a>, tetapi Sampo dan Deterjen Tidak?</b></p><p>Perbedaan perlakuan pajak tersebut berkaitan dengan pengelompokan barang yang ditetapkan pemerintah.</p><p>[adsense]Melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 99/PMK.010/2020, pemerintah menetapkan kelompok barang kebutuhan pokok yang tidak dikenai <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a>.</p><p>Daftar tersebut mencakup 14 kelompok barang, yakni beras dan gabah, jagung, sagu, kedelai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, sayuran, ubi-ubian, bumbu-bumbuan, gula konsumsi, dan ikan.</p><p>[adsense]Barang-barang tersebut memperoleh fasilitas pembebasan karena menyangkut kebutuhan hidup masyarakat luas dan memiliki peran penting dalam kesejahteraan masyarakat.</p><p>Sementara itu, produk seperti <a href="https://www.topikseru.com/tag/deterjen/" target="_self">deterjen</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sampo/" target="_self">sampo</a>, sabun mandi dan pembalut belum masuk dalam kelompok barang yang memperoleh fasilitas pembebasan tersebut.</p><p>[adsense]Dengan demikian, meskipun sama-sama dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, perlakuan perpajakannya berbeda sesuai klasifikasi dan ketentuan yang berlaku.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/pajak/" target="_self">Pajak</a> Kebutuhan Sehari-hari dan Beban Pengeluaran Rumah Tangga</b></p><p>[adsense]Pengenaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a> terhadap produk kebersihan dan perawatan tubuh menjadi salah satu komponen yang perlu diperhitungkan dalam pengeluaran rumah tangga.</p><p>Berbeda dengan pembelian barang yang hanya dilakukan sesekali, <a href="https://www.topikseru.com/tag/deterjen/" target="_self">deterjen</a>, sabun, <a href="https://www.topikseru.com/tag/sampo/" target="_self">sampo</a>, pasta gigi dan popok bayi biasanya dibeli secara berulang.</p><p>[adsense]Jika seluruh kebutuhan tersebut dikumpulkan, pengeluarannya dapat menjadi bagian tersendiri dalam anggaran bulanan keluarga.</p><p>Terlebih bagi rumah tangga dengan anak kecil, kebutuhan seperti popok, sabun bayi dan produk kebersihan lainnya dapat menambah pengeluaran rutin.</p><p>[adsense]Karena itu, perdebatan mengenai pajak kebutuhan sehari-hari tidak hanya berkaitan dengan besaran tarif, tetapi juga menyangkut bagaimana pemerintah menentukan barang yang memperoleh fasilitas pembebasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/ppn/" target="_self">PPN</a>.</p><p>Di satu sisi, pemerintah memiliki ketentuan mengenai kelompok barang yang dibebaskan dari pajak. Di sisi lain, masyarakat juga perlu memahami bahwa tidak semua barang yang dianggap penting dalam kehidupan sehari-hari otomatis mendapatkan fasilitas tersebut.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_assortedbottlesdetergentscleaningsuppliesneatlydisplayedcustomersshelveshomecareproductsstorevariety387297692.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57844/bukan-cuma-pembalut-deterjen-hingga-sampo-juga-kena-ppn-ini-penjelasannya/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Google Bakal Nonaktifkan Fitur AI untuk Anak Sekolah, Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua?</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 20:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Google Bakal Nonaktifkan Fitur AI untuk Anak Sekolah, Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua?]]></title>
            <description><![CDATA[Google akan menonaktifkan sejumlah fitur AI untuk akun pelajar SD hingga SMA secara default mulai 2027. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Google mengubah kebijakan penggunaan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan. Mulai tahun depan, sejumlah fitur AI pada akun siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah (K-12) akan dinonaktifkan secara default.</p><p>[adsense]Kebijakan ini membuat siswa tidak bisa langsung mengakses berbagai layanan AI Google melalui akun sekolah. Akses baru dapat diberikan apabila administrator sekolah secara khusus mengaktifkannya.</p><p>Perubahan tersebut diumumkan Google pada 3 November 2026 melalui blog resminya. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan menerima masukan dari sekolah, guru, peneliti, dan pembuat kebijakan mengenai penggunaan AI dalam proses belajar mengajar.</p><p>[adsense]Kebijakan tersebut mencakup Gemini, Gemini Notebook, Gemini di Google Classroom, serta Google Search.</p><p>Google menyebut sekolah perlu memiliki kendali lebih besar untuk menentukan teknologi yang boleh digunakan siswa selama kegiatan belajar.</p><p>[adsense]<b>Google Search Ikut Terdampak, Bukan Hanya Gemini</b></p><p>Salah satu bagian yang menarik perhatian dari kebijakan baru ini adalah masuknya Google Search dalam daftar layanan yang pengaturannya akan diubah.</p><p>[adsense]Selama ini, mesin pencari Google menjadi salah satu alat utama siswa untuk mencari materi pelajaran, mengerjakan tugas, dan menemukan sumber informasi.</p><p>Namun, Google menjelaskan bahwa fitur pencarian dan teknologi AI kini sudah terintegrasi secara mendalam.</p><p>[adsense]Artinya, sekolah yang memilih membatasi seluruh fitur AI juga berpotensi kehilangan akses Google Search bagi akun siswa.</p><p>Wakil Presiden sekaligus General Manager Google Education, Chris Phillips, menjelaskan bahwa sekolah yang memutuskan tidak mengaktifkan layanan tersebut tidak akan memberikan akses pencarian kepada siswa melalui akun sekolah mereka.</p><p>[adsense]Kondisi ini kemudian memunculkan perdebatan. Sebagian pihak menilai sekolah seharusnya tetap bisa menggunakan mesin pencari tanpa harus menerima seluruh fitur AI di dalamnya.</p><p>Google sendiri menyatakan administrator sekolah dapat menentukan layanan mana yang ingin diaktifkan. Jadi, keputusan tidak harus berupa menerima atau menolak seluruh produk secara bersamaan.</p><p>[adsense]<b>Mengapa Google Mengubah Kebijakan AI untuk Pelajar?</b></p><p>Perubahan kebijakan ini tidak terlepas dari meningkatnya perhatian terhadap penggunaan AI oleh anak-anak dan remaja.</p><p>[adsense]Teknologi seperti Gemini dapat membantu siswa memahami materi, mencari penjelasan, hingga menyusun ide untuk tugas sekolah.</p><p>Namun, penggunaan yang tidak tepat juga berpotensi membuat siswa terlalu bergantung pada jawaban instan.</p><p>[adsense]Siswa bisa saja menggunakan AI untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tanpa benar-benar memahami materi yang sedang dipelajari.</p><p>Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan baru bagi guru dan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.</p><p>[adsense]Google mengatakan ingin mengembangkan teknologi yang tidak hanya memberikan jawaban, tetapi juga membantu siswa berpikir dan menyelesaikan persoalan secara mandiri.</p><p><b>Google Hadirkan Guided Learning agar Anak Tidak Sekadar Menyalin Jawaban</b></p><p>[adsense]Selain mengubah pengaturan akses AI, Google juga memperkenalkan pengembangan fitur Guided Learning pada Google Search dan Google Classroom.</p><p>Fitur ini dirancang untuk membantu siswa memahami persoalan melalui tahapan penjelasan dan pertanyaan, bukan langsung memberikan jawaban akhir.</p><p>[adsense]Misalnya, ketika siswa memasukkan soal fisika yang rumit, sistem dapat memberikan panduan langkah demi langkah agar mereka memahami konsep dan proses penyelesaiannya.</p><p>Dengan pendekatan tersebut, siswa diharapkan lebih aktif berpikir dan tidak hanya mengandalkan hasil yang diberikan teknologi.</p><p>[adsense]Google menyebut Guided Learning di Google Classroom sudah tersedia secara global mulai 3 November 2026.</p><p>Sementara itu, pengujian fitur Guided Learning di Google Search akan dimulai di sejumlah sekolah terpilih di Amerika Serikat sebelum diperluas ke wilayah lain.</p><p>[adsense]<b>Apakah Orang Tua di Indonesia Perlu Khawatir?</b></p><p>Kebijakan baru Google ini secara khusus menyasar akun siswa K-12 yang dikelola melalui lingkungan pendidikan.</p><p>[adsense]Karena itu, perubahan tersebut tidak otomatis berarti semua anak di Indonesia akan kehilangan akses Gemini atau Google Search melalui akun Google pribadi.</p><p>Google belum mengumumkan jadwal penerapan terperinci untuk setiap negara. Perusahaan menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut kepada sekolah dalam beberapa bulan sebelum perubahan diberlakukan.</p><p>[adsense]Bagi orang tua, perkembangan ini menjadi pengingat bahwa penggunaan teknologi AI oleh anak tetap membutuhkan pendampingan.</p><p>Anak perlu memahami bahwa AI merupakan alat bantu belajar, bukan pengganti proses berpikir dan kemampuan memahami materi.</p><p>[adsense]Orang tua juga dapat membiasakan anak memeriksa kembali informasi yang diperoleh dari AI, mencari sumber pembanding, serta mencoba mengerjakan soal sendiri sebelum meminta bantuan teknologi.</p><p>Pada akhirnya, tantangan pendidikan di era AI bukan hanya bagaimana anak bisa menggunakan teknologi terbaru, tetapi juga bagaimana mereka tetap mampu berpikir kritis, mandiri, dan memahami apa yang dipelajari.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_images-30.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/teknologi/57843/google-bakal-nonaktifkan-fitur-ai-untuk-anak-sekolah-apa-yang-perlu-diketahui-orang-tua/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pasang Laut Capai 2,6 Meter, Tiga Kecamatan di Medan Terancam Banjir Rob hingga 13 November</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 20:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pasang Laut Capai 2,6 Meter, Tiga Kecamatan di Medan Terancam Banjir Rob hingga 13 November]]></title>
            <description><![CDATA[Pasang air laut di pesisir Medan diperkirakan mencapai 2,6 meter hingga 13 November 2026. Tiga kecamatan masuk wilayah waspada.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Warga yang tinggal di kawasan pesisir Kota Medan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir-rob/" target="_self">banjir rob</a> atau banjir akibat naiknya permukaan air laut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi banjir pesisir yang berlaku mulai 6 hingga 13 November 2026.</p>[adsense]<p>Tiga kecamatan yang berpotensi terdampak yakni Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.</p><p>Peringatan tersebut dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan menyusul prediksi kenaikan pasang air laut yang diperkirakan mencapai 2,6 meter.</p>[adsense]<p>Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Nur Auliakhansa, menjelaskan bahwa pasang air laut di atas 2,3 meter diperkirakan terjadi selama periode tersebut.</p><p>Puncak pasang diprediksi berlangsung pada pukul 00.00 hingga 03.00 WIB atau tengah malam sampai dini hari.</p>[adsense]<p>Ketinggian pasang tersebut dihitung berdasarkan titik surut terendah atau Lowest Astronomical Tide (LAT).</p><p>Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan pesisir, termasuk transportasi di sekitar pelabuhan dan kegiatan bongkar muat barang.</p>[adsense]<p><b>Belum Selesai Banjir Hujan, Warga Kembali Terancam Rob</b></p><p>Ancaman <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir-rob/" target="_self">banjir rob</a> muncul ketika sejumlah kawasan di Medan masih menghadapi persoalan genangan akibat hujan deras.</p>[adsense]<p>Pada Kamis (5/11/2026), hujan yang mengguyur Kota Medan sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan dan permukiman, termasuk kawasan Medan Marelan.</p><p>Di beberapa titik, ketinggian air bahkan hampir mencapai lutut orang dewasa.</p>[adsense]<p>Genangan yang terjadi sejak sekitar pukul 04.50 WIB tersebut belum sepenuhnya surut hingga pukul 15.00 WIB.</p><p>Bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, kondisi ini menambah kekhawatiran karena ancaman genangan tidak hanya berasal dari hujan, tetapi juga kenaikan permukaan air laut.</p>[adsense]<p>Banjir berulang juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pengendara harus memperlambat perjalanan karena jalan tergenang, sementara pedagang mengalami keterlambatan membuka usaha.</p><p><b>Fenomena Bulan Baru Ikut Meningkatkan Pasang Air Laut</b></p>[adsense]<p>BMKG menjelaskan bahwa salah satu fenomena yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum pada periode ini adalah fase Bulan Baru yang diperkirakan terjadi pada 9 November 2026.</p><p>Dalam kondisi tertentu, fenomena astronomis tersebut dapat memengaruhi pola pasang surut air laut.</p>[adsense]<p>Berdasarkan peringatan dini BMKG, potensi banjir pesisir tidak hanya terjadi di Medan, tetapi juga sejumlah wilayah pesisir lainnya di Indonesia.</p><p>Untuk Sumatera Utara, tiga lokasi yang masuk dalam peringatan adalah pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.</p>[adsense]<p>Karena itu, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir perlu memperhatikan informasi pasang surut dan perkembangan cuaca selama periode peringatan berlangsung.</p><p><b>BPBD Minta Warga Siapkan Langkah Antisipasi</b></p>[adsense]<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi <a href="https://www.topikseru.com/tag/banjir-rob/" target="_self">banjir rob</a> dan hujan lebat.</p><p>Warga diminta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG dan BPBD, serta memastikan saluran drainase di sekitar rumah tidak tersumbat.</p>[adsense]<p>Selain itu, barang berharga dan dokumen penting sebaiknya dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi untuk mengurangi risiko kerusakan apabila air masuk ke rumah.</p><p>Masyarakat juga dianjurkan menyiapkan tas siaga bencana yang berisi obat-obatan, makanan, air minum, pakaian, senter, dan dokumen penting.</p>[adsense]<p>Warga diminta menghindari aktivitas di sekitar pantai, sungai, maupun lokasi yang rawan banjir ketika kondisi cuaca memburuk.</p><p>Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.</p>[adsense]<p>BPBD Medan mengingatkan masyarakat agar mengikuti arahan petugas apabila terjadi kondisi darurat.</p><p>Masyarakat yang membutuhkan informasi atau bantuan kebencanaan dapat menghubungi Call Centre BPBD Kota Medan di nomor 081370800880.</p>[adsense]<p>Dengan periode peringatan yang berlangsung hingga 13 November, warga di tiga kecamatan pesisir tersebut diharapkan tidak mengabaikan informasi cuaca dan mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini.</p><p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/9766527f2b5d3e95d4a733fcfb77bd7e_6927f60090255.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57842/pasang-laut-capai-26-meter-tiga-kecamatan-di-medan-terancam-banjir-rob-hingga-13-november/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Istana Maimun Ditutup Sementara Mulai 7 November, Ada Apa dengan Ikon Wisata Medan Ini?</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 20:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Istana Maimun Ditutup Sementara Mulai 7 November, Ada Apa dengan Ikon Wisata Medan Ini?]]></title>
            <description><![CDATA[Istana Maimun Medan resmi ditutup sementara mulai 7 November 2026. Revitalisasi senilai Rp65 miliar.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Masyarakat dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisata/" target="_self">wisata</a>wan yang berencana mengunjungi Istana Maimun di Kota Medan harus bersabar. Bangunan bersejarah peninggalan Kesultanan Deli tersebut resmi ditutup sementara mulai Sabtu (7/11/2026).</p><p>[adsense]Penutupan dilakukan karena Istana Maimun akan menjalani proses revitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Pekerjaan ini diperkirakan berlangsung sekitar 3,5 bulan.</p><p>Kepastian penutupan disampaikan Sultan Deli XIV, Tuanku Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alam Shah, setelah menggelar syukuran dan doa bersama keluarga kesultanan pada Jumat (6/11/2026).</p><p>[adsense]Sultan yang akrab disapa Tuanku Aji tersebut meminta masyarakat mendukung proses revitalisasi agar berjalan lancar.</p><p>Selama pengerjaan berlangsung, seluruh aktivitas di dalam kompleks istana dihentikan sementara, termasuk kunjungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisata/" target="_self">wisata</a>wan.</p><p>[adsense]<b>Revitalisasi Istana Maimun Telan Anggaran Rp65 Miliar</b></p><p>Revitalisasi Istana Maimun bukan hanya menyasar bangunan utama. Penataan juga mencakup sejumlah fasilitas dan kawasan pendukung di lingkungan istana.</p><p>[adsense]Proyek dengan anggaran sekitar Rp65 miliar ini mencakup perbaikan sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan, seperti genteng, dinding, dan elemen kaca.</p><p>Selain itu, kawasan halaman depan, area rumput, serta lingkungan sekitar istana juga akan ditata kembali.</p><p>[adsense]Penataan turut menyasar kawasan ekonomi masyarakat. Sebanyak 57 kios UMKM direncanakan masuk dalam program revitalisasi agar aktivitas perdagangan di sekitar kawasan istana menjadi lebih tertata.</p><p>Proyek tersebut juga mencakup pembangunan 23 unit rumah dua lantai bagi para ahli waris di lingkungan istana.</p><p>[adsense]Dengan demikian, revitalisasi tidak hanya berfokus pada pemugaran bangunan bersejarah, tetapi juga pembenahan kawasan yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.</p><p><b>Apakah Bentuk Asli Istana Maimun Akan Berubah?</b></p><p>[adsense]Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam revitalisasi ini adalah keaslian arsitektur Istana Maimun.</p><p>Istana yang menjadi salah satu ikon Kota Medan tersebut merupakan bangunan cagar budaya. Karena itu, proses perbaikan harus memperhatikan ketentuan pelestarian warisan budaya.</p><p>[adsense]Kontraktor pelaksana revitalisasi, Sukhriana, memastikan bentuk utama Istana Maimun tidak akan diubah.</p><p>Pekerjaan lebih diarahkan pada perbaikan bagian yang rusak dan penyempurnaan bangunan tanpa menghilangkan karakter aslinya.</p><p>[adsense]Proses pengerjaan juga melibatkan koordinasi dengan Tim Ahli Cagar Budaya untuk menjaga nilai sejarah dan arsitektur bangunan.</p><p><b>Ditargetkan Dibuka Kembali Setelah Lebaran 2027</b></p><p>[adsense]Proses revitalisasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3,5 bulan.</p><p>Pihak kontraktor menyebut kontrak awal pengerjaan berlangsung selama 65 hari. Namun, waktu tersebut dinilai perlu disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan sehingga diajukan perpanjangan hingga sekitar akhir Februari 2027.</p><p>[adsense]Dengan target tersebut, Istana Maimun diharapkan dapat kembali menerima pengunjung setelah Lebaran 2027.</p><p>Penutupan sementara ini menjadi bagian dari upaya pembenahan salah satu warisan sejarah paling penting di Kota Medan.</p><p>[adsense]Masyarakat kini menantikan hasil revitalisasi tersebut, terutama bagaimana Istana Maimun dapat tampil lebih terawat tanpa kehilangan identitas sejarah dan budaya Kesultanan Deli.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/10/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_img_0452.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/travel/57841/istana-maimun-ditutup-sementara-mulai-7-november-ada-apa-dengan-ikon-wisata-medan-ini/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jokowi Unggah Foto Bersama Cucu Sehari Setelah Sidang Roy Suryo, Ini yang Menarik Perhatian</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 19:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jokowi Unggah Foto Bersama Cucu Sehari Setelah Sidang Roy Suryo, Ini yang Menarik Perhatian]]></title>
            <description><![CDATA[Sehari setelah bersaksi dalam sidang Roy Suryo, Jokowi membagikan momen bermain bersama cucu. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com -</b>Presiden ke-7 RI Joko Widodo (<a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a>) kembali menjadi perhatian publik setelah mengunggah foto kebersamaan dengan cucu-cucunya melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (6/11/2026).</p>[adsense]<p>Unggahan tersebut muncul sehari setelah <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> menghadiri sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).</p><p>Dalam keterangan fotonya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> menceritakan kebahagiaannya saat menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia mengaku waktu terasa berjalan lebih cepat ketika sedang asyik bermain dengan cucu-cucunya.</p>[adsense]<p>"Kalau lagi asyik main sama cucu-cucu, waktu terasa seperti berputar lebih cepat. Alhamdulillah dapat melihat senyuman, tingkah laku, dan cerianya mereka," tulis <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a>.</p><p>Ia juga menyampaikan ucapan selamat berakhir pekan kepada masyarakat. <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> berharap semua orang selalu diberikan kesehatan dan keberkahan.</p>[adsense]<p><b>Unggahan Ramai Mendapat Respons</b></p><p>Foto bersama cucu tersebut mendapat perhatian warganet. Berdasarkan laporan tvOne pada Sabtu (7/11/2026), sekitar 10 jam setelah diunggah, postingan itu telah ditonton 4,2 juta kali.</p>[adsense]<p>Unggahan tersebut juga memperoleh sekitar 242 ribu tanda suka dan lebih dari 10 ribu komentar.</p><p>Sejumlah warganet memberikan doa dan harapan agar <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> selalu sehat. Ada pula yang menyampaikan dukungan agar mantan presiden tersebut dapat menikmati waktu bersama keluarga.</p>[adsense]<p>Besarnya interaksi di unggahan itu membuat aktivitas pribadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> kembali menjadi sorotan setelah persidangan yang menyita perhatian publik.</p><p><b>Sehari Sebelumnya Hadir di Sidang Roy Suryo</b></p>[adsense]<p>Sebelum membagikan momen bersama cucu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu di PN Jakarta Timur.</p><p>Dalam persidangan tersebut, <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> membawa dan memperlihatkan ijazah asli dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Dokumen ijazah S1 yang ditunjukkan merupakan ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> juga menjelaskan riwayat pendidikannya di hadapan majelis hakim dan membantah tudingan bahwa foto pada ijazahnya merupakan foto orang lain.</p><p>Persidangan itu turut menghadirkan momen ketika <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> bersalaman dengan Roy Suryo setelah memberikan keterangan.</p>[adsense]<p>Meski unggahan bersama cucu tidak secara langsung membahas persidangan, waktunya yang berdekatan membuat aktivitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> di media sosial kembali diperhatikan publik.</p><p>Sidang perkara tersebut masih berlanjut. Majelis hakim menjadwalkan pemeriksaan saksi berikutnya pada Rabu (11/11/2026), dengan menghadirkan ajudan <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, Dian Sandi, dan Dumatno.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_screenshot-3146.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57840/jokowi-unggah-foto-bersama-cucu-sehari-setelah-sidang-roy-suryo-ini-yang-menarik-perhatian/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 5,5 Km ke Arah Tenggara</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 16:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 5,5 Km ke Arah Tenggara]]></title>
            <description><![CDATA[Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu dini hari (7/11/2026) mengalami erupsi, meluncurkan awan panas ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Lumajang &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/gunung-semeru/" target="_self">Gunung Semeru</a> di wilayah Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu dini hari (7/11/2026) mengalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/erupsi/" target="_self">erupsi</a>, meluncurkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/awan-panas/" target="_self">awan panas</a> guguran sejauh 5,5 kilometer dari kawah puncak ke arah tenggara, ke arah Besuk Kobokan.</p><p>[adsense]Petugas Pos Pengamatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/gunung-semeru/" target="_self">Gunung Semeru</a>, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya menyampaikan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/gunung-semeru/" target="_self">Gunung Semeru</a> pada pukul 00.11 WIB mengalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/erupsi/" target="_self">erupsi</a> dengan tinggi kolom letusan sekitar satu kilometer di atas puncak, yang berada pada ketinggian 4.676 meter di atas permukaan laut.</p><p>Menurut Sigit, <a href="https://www.topikseru.com/tag/erupsi/" target="_self">erupsi</a> berdurasi sekitar 6 menit itu terekam di seismogram memiliki amplitudo maksimum 33 mm. Kolom abunya teramati tebal kelabu dan condong ke arah selatan dan barat daya.</p><p>[adsense]"Sebaran abu mengarah ke selatan-barat daya," katanya.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/gunung-semeru/" target="_self">Gunung Semeru</a> pada Jumat (6/11) sore juga mengalami <a href="https://www.topikseru.com/tag/erupsi/" target="_self">erupsi</a> dan meluncurkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/awan-panas/" target="_self">awan panas</a> guguran sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan.</p><p>[adsense]Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho menyampaikan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/erupsi/" target="_self">erupsi</a> serta luncuran <a href="https://www.topikseru.com/tag/awan-panas/" target="_self">awan panas</a> guguran itu tidak sampai berdampak signifikan terhadap aktivitas warga di lereng Semeru.</p><p>"Aktivitas warga berjalan lancar dan tidak ada dampak yang terjadi akibat <a href="https://www.topikseru.com/tag/erupsi/" target="_self">erupsi</a> disertai APG Semeru karena zona merah rawan bencana <a href="https://www.topikseru.com/tag/erupsi/" target="_self">erupsi</a> sudah steril dari aktivitas masyarakat," tuturnya.</p><p>[adsense]Kendati demikian, BPBD Lumajang mengimbau warga sekitar Semeru tetap waspada. Tim Reaksi Cepat BPBD bersama aparat TNI dan Polri di Pos Pantau Curah Kobokan dan Oro-Oro Ombo juga siaga mengantisipasi aktivitas vulkanik gunung api itu.</p><p>Isnugroho menyampaikan bahwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/gunung-semeru/" target="_self">Gunung Semeru</a> statusnya Siaga (Level III). Warga dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas di area dalam radius 13 km dari puncak gunung, di sepanjang Besuk Kobokan.</p><p>[adsense]Selain itu warga tidak boleh melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena luncuran <a href="https://www.topikseru.com/tag/awan-panas/" target="_self">awan panas</a> dan aliran lahar berpeluang mencapai jarak 17 km dari puncak.</p><p>"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," kata Isnugroho.</p><p>[adsense]BPDB mengimbau warga mewaspadai dampak luncuran <a href="https://www.topikseru.com/tag/awan-panas/" target="_self">awan panas</a>, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang lembah dan aliran sungai yang berhulu di puncak <a href="https://www.topikseru.com/tag/gunung-semeru/" target="_self">Gunung Semeru</a>, yang tingginya 3.676 meter di atas permukaan laut.</p><p>"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujarnya. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_gunung-semeru.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57837/gunung-semeru-luncurkan-awan-panas-sejauh-55-km-ke-arah-tenggara/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertama Kalinya RSUD Dr Pirngadi Medan Layani Pemasangan Ring Jantung</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 15:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertama Kalinya RSUD Dr Pirngadi Medan Layani Pemasangan Ring Jantung]]></title>
            <description><![CDATA[Masyarakat Kota Medan kini memiliki harapan lebih besar untuk mendapatkan pelayanan penanganan penyakit jantung yang berkualitas di RS]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> Masyarakat Kota Medan kini memiliki harapan lebih besar untuk mendapatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penyakit-jantung/" target="_self">penyakit jantung</a> yang berkualitas di rumah sakit milik pemerintah daerah. <a href="https://www.topikseru.com/tag/rsud-dr-pirngadi-medan/" target="_self">RSUD Dr Pirngadi Medan</a> untuk pertama kalinya melaksanakan tindakan kateterisasi jantung atau pemasangan ring jantung dengan memanfaatkan peralatan kesehatan bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.</p><p>[adsense]Momentum penting tersebut disaksikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dalam kegiatan Peninjauan Proctorship INB Kardiovaskular di <a href="https://www.topikseru.com/tag/rsud-dr-pirngadi-medan/" target="_self">RSUD Dr Pirngadi Medan</a>, Jumat (6/11/26). </p><p>Kegiatan yang dirangkaikan dengan Kunjungan Tim KJSU-KIA dan Proctoring Kemenkes RI ini dihadiri Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr Obrin Parulian, Direktur RSUP H Adam Malik, Zainal Syafri, jajaran Tim KJSU KIA Kemenkes, Plt Kadis Kesehatan Surya Syahputra dan Plt Dirut RSUD Dr Pirngadi Mardohar Tambunan.</p><p>[adsense]Tindakan kateterisasi dan pemasangan ring terhadap seorang pasien <a href="https://www.topikseru.com/tag/penyakit-jantung/" target="_self">penyakit jantung</a> tersebut disaksikan Zakiyuddin Harahap melalui monitor. Pengalaman tersebut menjadi gambaran nyata bahwa RSUD dr Pirngadi kini mulai memiliki kemampuan memberikan layanan penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penyakit-jantung/" target="_self">penyakit jantung</a> dengan teknologi medis yang lebih modern.</p><p>Zakiyuddin menyampaikan apresiasi dan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada Kemenkes RI atas dukungan yang diberikan kepada RSUD Dr Pirngadi. Menurutnya, bantuan peralatan kesehatan tersebut menjadi kebangkitan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> dan langkah nyata dalam memperkuat kemampuan rumah sakit memberikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> medis. Khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan <a href="https://www.topikseru.com/tag/penyakit-jantung/" target="_self">penyakit jantung</a> di rumah sakit pemerintah daerah.</p><p>[adsense]"Hari ini kita bersyukur karena untuk pertama kalinya RSUD dr Pirngadi melakukan pemasangan ring jantung. Peralatan ini merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan dan hari ini sudah mulai digunakan. Harapan kita, ke depan fasilitas ini benar-benar dapat dimanfaatkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan tindakan kateterisasi maupun pemasangan ring," kata Zakiyuddin. </p><p>Ia berharap fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> kesehatan berkualitas tanpa harus berobat ke luar daerah maupun luar negeri.</p><p>[adsense]Zakiyuddin menegaskan, peningkatan kualitas <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> kesehatan terus menjadi perhatian utama Pemko Medan. Terlebih, RSUD Dr Pirngadi tidak hanya melayani masyarakat Kota Medan, tetapi juga menjadi salah satu tujuan masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Utara untuk mendapatkan pengobatan.</p><p>"Setiap hari masih ada masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan kamar perawatan, keterbatasan dokter, hingga ketersediaan obat. Ini yang harus kita benahi. Kita ingin masyarakat mendapatkan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> kesehatan yang baik dan layak," tegasnya.</p><p>[adsense]Ia juga menekankan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> kesehatan harus diberikan secara adil tanpa membedakan latar belakang ekonomi masyarakat. Menurutnya, setiap pasien memiliki hak yang sama untuk mendapatkan penanganan medis terbaik.</p><p>"Orang kaya maupun masyarakat kurang mampu, ketika sakit jantung, sama-sama membutuhkan penanganan yang baik. Karena itu, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> kesehatan harus benar-benar kita tingkatkan agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaatnya," ujar Zakiyuddin.</p><p>[adsense]Selain meningkatkan fasilitas dan kemampuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> medis, Zakiyuddin turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dokter, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan. Menurutnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat kesehatan, tetapi juga profesionalisme dan kepedulian tenaga medis terhadap pasien.</p><p>Ia berharap penguatan layanan di RSUD Dr Pirngadi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mendapatkan pengobatan di Kota Medan, termasuk mengurangi kebiasaan masyarakat yang memilih berobat ke Malaysia.</p><p>[adsense]Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr Obrin Parulian, perwakilan Kemenkes RI menyampaikan dukungan kepada RSUD Dr Pirngadi tidak hanya berupa penyediaan sarana dan peralatan kateterisasi jantung (catheterization laboratory/cath lab), tetapi juga mencakup pendidikan dan pelatihan bagi dokter serta perawat.</p><p>Dengan dukungan tersebut, RSUD Dr Pirngadi diharapkan mampu mengembangkan layanan kardiovaskular dan memberikan penanganan yang lebih optimal kepada masyarakat, termasuk pasien peserta BPJS Kesehatan setelah seluruh persyaratan administrasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> terpenuhi.</p><p>[adsense]Pelaksanaan tindakan kateterisasi jantung perdana ini menjadi langkah penting dalam pengembangan layanan kesehatan RSUD Dr Pirngadi. Pemko Medan berharap, melalui sinergi dengan pemerintah pusat, peningkatan fasilitas medis, serta penguatan kompetensi tenaga kesehatan, masyarakat dapat memperoleh <a href="https://www.topikseru.com/tag/pelayanan/" target="_self">pelayanan</a> kesehatan yang semakin lengkap, berkualitas, dan terjangkau. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_rs-pirngadi.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57836/pertama-kalinya-rsud-dr-pirngadi-medan-layani-pemasangan-ring-jantung/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hingga September 2026, 233 Ribu Wisatawan Kunjungi Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hingga September 2026, 233 Ribu Wisatawan Kunjungi Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai event ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b>Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut menyatakan hingga September 2026, jumlah kunjungan telah mencapai 233.343 orang atau 63,93% dari target tahunan.</p><p>[adsense]Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai event dan pengembangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/destinasi/" target="_self">destinasi</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisata-budaya/" target="_self">wisata budaya</a>. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kunjungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan/" target="_self">wisatawan</a> mancanegara (wisman) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>Jumlah kunjungan wisman ke Sumut menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, jumlah wisman tercatat sebanyak 250.413 orang. Angka tersebut meningkat 16,80% pada 2025 menjadi 292.481 orang.</p><p>[adsense]Sementara itu, pada 2026, Pemprov Sumut menargetkan 365.000 kunjungan wisman. Hingga September 2026, jumlah kunjungan telah mencapai 233.343 orang atau 63,93% dari target tahunan.</p><p>Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut Terang Dewi Susantri Ujung optimis target tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun. Pasalnya, sejumlah event telah disiapkan untuk menarik kunjungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan/" target="_self">wisatawan</a>, terutama pada periode akhir tahun.</p><p>[adsense]&quot;Kita optimis sampai akhir tahun target yang ditentukan akan tercapai setelah karena ada beberapa event yang akan kita selenggarakan di Sumut, dan lonjakan wisman memang banyak terjadi di akhir tahun,&quot; kata Terang saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (6/11/2026).</p><p>Guna mendukung pencapaian target tersebut, Disbudparekraf Sumut tengah mempersiapkan delapan event yang akan digelar pada dua bulan terakhir 2026. Kegiatan tersebut meliputi Festival Kebudayaan Sumut 2026, Festival Seni dan Budaya Daerah, Sumut Fashion Beauty, Familiarization Trip Astex, North Sumatera International Kite Festival, Lomba Burung Kicau, Kejuaraan E-Sport, serta Pertunjukan Seni Tetabuhan Perkusi Sumut.</p><p>[adsense]Terang berharap berbagai kegiatan tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan/" target="_self">wisatawan</a> mancanegara ke Sumut. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk ikut mendukung dan mempromosikan agenda pariwisata tersebut.</p><p>&quot;Event kita di dua bulan terakhir 2026 masih cukup banyak dan kami optimis itu akan berdampak signifikan terhadap kunjungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan/" target="_self">wisatawan</a> mancanegara kita, mari kita dukung dan terus mempromosikan event-event tersebut,&quot; kata Terang.</p><p>[adsense]Selain mengandalkan penyelenggaraan event, Pemprov Sumut juga terus mengembangkan potensi wisata berbasis kebudayaan melalui penetapan cagar budaya. Kabid Pengembangan Kebudayaan Disbudparekraf Sumut Sylvia Rosita Armayanti Lubis mengatakan, pihaknya menargetkan penetapan tiga cagar budaya baru pada 2026.</p><p>Namun, hingga akhir tahun ini, Disbudparekraf Sumut telah berhasil menetapkan sembilan cagar budaya baru atau melampaui target yang ditetapkan.</p><p>[adsense]&quot;Kita ingin cagar-cagar budaya ini terus terpelihara dan menjadi daya tarik bagi wisman karena situs-situs ini juga memiliki daya tarik tersendiri bagi <a href="https://www.topikseru.com/tag/wisatawan/" target="_self">wisatawan</a> seperti Istana Lima Laras, Desa Hilisimaetano di Nias, Makam Papan Tinggi, Situs Bongal dan lainnya,&quot; kata Sylvia.  </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/96da2f590cd7246bbde0051047b0d6f7_kadis-pariwisata.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57835/hingga-september-2026-233-ribu-wisatawan-kunjungi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Aceh</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 13:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa Presiden Prabowo  ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Banda Aceh &ndash;</b> Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/yusril-ihza-mahendra/" target="_self">Yusril Ihza Mahendra</a> menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyetujui <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> dikembalikan untuk Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.</p><p>[adsense]"Terhadap lahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> itu, Bapak Presiden sudah memberikan petunjuk, beliau setuju lahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> itu dikembalikan ke fungsinya semula sebagai lahan wakaf dari Sultan Iskandar Muda," kata Yusril di Aceh Besar, Jumat (6/11/2026).</p><p>Pernyataan itu disampaikan Yusril pada konferensi pers terkait bentrokan aparat TNI/Polri dengan masyarakat di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, di ruang VIP Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.</p><p>[adsense]Terkait tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> ini, kata Yusril, setelah semua proses penyelesaiannya final maka nantinya diserahkan kepada takmir Masjid Raya Baiturrahman sebagai nazir wakaf.</p><p>"Dan Pemerintah Aceh sebagai wakid, meneruskan wakaf yang dilakukan oleh Sultan Iskandar Muda sekitar 400 tahun yang lalu itu. Tapi, ini prosesnya sedang diselesaikan," ujarnya.</p><p>[adsense]Ia menjelaskan salah satu proses penyelesaian adalah dilakukan pengukuran ulang atas lahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> tersebut. Kemudian harus ada penetapan dari Mahkamah Syar&#039;iyah Aceh mengenai status <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a>nya.</p><p>Selain itu, adanya pencabutan dari surat keputusan Menteri Keuangan mengenai status lahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> yang sekarang ini merupakan barang milik negara, yang pengelolaannya pada Kementerian Pertahanan cq Kodam Iskandar Muda sebagai tanah hak pakai.</p><p>[adsense]"Nah, kalau semuanya sudah dikembalikan, tentu kembali statusnya menjadi <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> ya," katanya.</p><p>Di sisi lain, lanjut Yusril, pemerintah juga sudah sepakat memberikan lahan yang baru untuk Kementerian Pertahanan melalui dana APBN sebagai pengganti tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> tersebut.</p><p>[adsense]"Jadi, supaya masyarakat Aceh pahami bahwa kami tidak diam. Kami bekerja untuk menyelesaikan persoalan ini, tapi mohon sabar karena ini perlu waktu. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama persoalan <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> bisa selesai," kata Yusril.</p><p>Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem telah menyurati Presiden Prabowo Subianto terkait permohonan penyelesaian <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> milik Masjid Raya Baiturrahman, yakni <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a>.</p><p>[adsense]Dalam surat Gubernur Aceh Nomor 400.8/7180 tertanggal 17 Juni 2025 itu disampaikan beberapa bukti terkait kepemilikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> yang terletak di Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, itu.</p><p>Disampaikan bahwa berdasarkan sejarah dan dokumen peninggalan Kesultanan Aceh dan dokumen Belanda, tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> bersama <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> di Blang Punge diwakafkan oleh Sultan Iskandar Muda untuk keperluan kemakmuran, kemaslahatan dan pemeliharaan Masjid Raya Baiturrahman.</p><p>[adsense]Dalam surat itu dituliskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a>, sejak 20 tahun lalu atau setelah tsunami Aceh, telah dikelola oleh TNI AD melalui Kodam Iskandar Muda.</p><p>Tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> Dikembalikan Sebagai Harta Wakaf Aceh</p><p>[adsense]enteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/yusril-ihza-mahendra/" target="_self">Yusril Ihza Mahendra</a> mengatakan fungsi tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> perlu dikembalikan sebagai harta wakaf Kesultanan Aceh, bukan sebagai aset negara ataupun kementerian tertentu.</p><p>Dalam audiensi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), di Jakarta, Kamis (15/10), ia menyebut kesepahaman itu dimiliki Kemenko Kumham Imipas setelah melakukan koordinasi dengan Presiden dan kementerian terkait.</p><p>[adsense]"Penyelesaian status hukumnya perlu dilakukan melalui mekanisme yang sah dengan memperhatikan aspek administrasi pengelolaan barang milik negara serta ketentuan perwakafan," ucap Yusril, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.</p><p>Yusril menjelaskan penyelesaian sengketa tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a> tidak hanya menyangkut aspek administrasi negara, tetapi juga berkaitan erat dengan hukum Islam, khususnya ketentuan mengenai wakaf.</p><p>[adsense]Oleh karena itu, kata dia, diperlukan pendekatan hukum yang komprehensif untuk memastikan penyelesaian persoalan tersebut tetap menghormati prinsip syariat Islam sekaligus memenuhi ketentuan hukum nasional.</p><p>Ia menuturkan pemerintah ingin memastikan status <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> tersebut memiliki kepastian hukum sehingga penyelesaiannya dapat diterima oleh seluruh pihak.</p><p>[adsense]Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah mendorong penetapan status hukum <a href="https://www.topikseru.com/tag/tanah-wakaf/" target="_self">tanah wakaf</a> melalui Pengadilan Agama di Aceh, termasuk penunjukan nazhir atau pengelola wakaf yang sah.</p><p>Dia menilai langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap status dan pengelolaan tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a>.</p><p>[adsense]Selain itu, Kemenko Kumham Imipas juga merencanakan rapat koordinasi dengan melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, serta instansi terkait lainnya.</p><p>"Rapat tersebut akan difokuskan pada penyelarasan aspek hukum dan administrasi guna menuntaskan proses pelepasan status tanah dari pencatatan barang milik negara sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.</p><p>[adsense]Selain sengketa tanah <a href="https://www.topikseru.com/tag/blang-padang/" target="_self">Blang Padang</a>, dalam kesempatan itu Ketua DPRA Zulfadhli menyampaikan dua persoalan strategis lainnya yang sedang dihadapi Aceh, yakni masalah bendera Aceh serta dana otonomi khusus (otsus).</p><p>Zulfadhli berharap ketiga persoalan tersebut dapat diselesaikan serta proses perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) dapat segera diundangkan guna memperkuat pelaksanaan otonomi khusus di Aceh.</p><p>[adsense]Mengenai persoalan bendera Aceh, Yusril menyampaikan isu tersebut merupakan salah satu persoalan krusial yang perlu diselesaikan dengan mengacu pada ketentuan UUPA.</p><p>Pemerintah, sambungnya, akan melakukan pembahasan lebih lanjut melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga sebelum menyampaikan hasilnya kepada Presiden.</p><p>[adsense]Sementara itu, dirinya menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan dana otonomi khusus di Aceh melalui pendekatan dialog, musyawarah, dan kepastian hukum.</p><p>"Semuanya harus kami carikan jalan keluar yang adil, menghormati kepentingan masyarakat Aceh, serta tetap berlandaskan pada konstitusi dan ketentuan hukum nasional,&quot; ujar Yusril.</p><p>[adsense]Menko berharap pembahasan ketiga isu strategis tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Aceh, sekaligus mendukung penyelesaian perubahan UUPA yang memberikan kepastian hukum bagi pelaksanaan kewenangan khusus Aceh.</p><p>Dia turut menyampaikan harapan agar persoalan yang telah berlangsung cukup lama itu dapat diselesaikan dengan baik melalui komunikasi dan koordinasi yang konstruktif.</p><p>[adsense]Ditegaskan bahwa pemerintah ingin perubahan UU Pemerintahan Aceh menjadi momentum untuk memperkuat otonomi khusus, menjaga perdamaian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/4c5bde74a8f110656874902f07378009_yusril-edit-rri.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57834/presiden-setuju-tanah-wakaf-blang-padang-dikembalikan-ke-masjid-raya-aceh/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KAI Sumut Ajak Masyarakat Lebih Disiplin di Perlintasan</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 12:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KAI Sumut Ajak Masyarakat Lebih Disiplin di Perlintasan]]></title>
            <description><![CDATA[PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara meningkatkan kecepatan prasarana kereta api pada lintas Stasiun Kisaran h]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Asahan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/pt-kereta-api-indonesia/" target="_self">PT Kereta Api Indonesia</a> (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara meningkatkan kecepatan prasarana kereta api pada lintas <a href="https://www.topikseru.com/tag/stasiun-kisaran/" target="_self">Stasiun Kisaran</a> hingga Stasiun <a href="https://www.topikseru.com/tag/mambang-muda/" target="_self">Mambang Muda</a> dari sebelumnya 90 kilometer per jam menjadi 100 kilometer per jam mulai 1 Desember 2026. </p><p>[adsense]Peningkatan kecepatan ini diberlakukan seiring pengoperasian Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 guna mengoptimalkan kualitas pelayanan dan mobilitas publik.</p><p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan penyesuaian kecepatan prasarana tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu layanan perkeretaapian di wilayah Sumatera Utara.</p><p>[adsense]"Penyesuaian kecepatan prasarana pada lintas Kisaran&ndash;<a href="https://www.topikseru.com/tag/mambang-muda/" target="_self">Mambang Muda</a> merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan kereta api. Melalui pemberlakuan Gapeka 2026, kami berharap perjalanan kereta api dapat semakin optimal dalam mendukung mobilitas masyarakat," ujar Anwar.</p><p>Ia menjelaskan, koridor sepanjang 51 kilometer tersebut kini memungkinkan rangkaian kereta api melaju lebih cepat, sehingga perjalanan menjadi semakin efisien bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah koridor Kisaran hingga <a href="https://www.topikseru.com/tag/mambang-muda/" target="_self">Mambang Muda</a>.</p><p>[adsense]Kendati demikian, peningkatan kecepatan laju kereta api ini menuntut perhatian serius terhadap aspek keselamatan. Berdasarkan data operasional, pada koridor sejauh 51 kilometer tersebut terdapat 53 titik perlintasan sebidang. Dari jumlah itu, 15 perlintasan yang terjaga, sementara 38 titik lainnya merupakan perlintasan sebidang yang tidak terjaga.</p><p>Setiap harinya, jalur antara <a href="https://www.topikseru.com/tag/stasiun-kisaran/" target="_self">Stasiun Kisaran</a> sampai Stasiun <a href="https://www.topikseru.com/tag/mambang-muda/" target="_self">Mambang Muda</a> dilintasi oleh enam perjalanan KA Sribilah Utama relasi Medan&ndash;Rantauprapat (PP). Intensitas perjalanan tersebut bahkan dapat bertambah pada waktu-waktu tertentu melalui pengoperasian KA Sribilah Fakultatif saat peningkatan penumpang terjadi.</p><p>[adsense]Anwar menambahkan, peningkatan kecepatan operasional harus diimbangi dengan kedisiplinan dan kesadaran keselamatan yang tinggi dari para pengguna jalan raya.</p><p>"Kecepatan kereta api yang meningkat harus diimbangi dengan kesadaran keselamatan masyarakat. KAI Divre I Sumut mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak menganggap remeh perlintasan sebidang karena kereta api tidak dapat berhenti secara tiba-tiba ketika ada kendaraan yang melintas di depannya," tegas Anwar.</p><p>[adsense]KAI mengajak masyarakat untuk membudayakan tertib berlalu lintas dengan selalu berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai ditutup. Kepatuhan ini merupakan wujud kepedulian dalam melindungi keselamatan diri sendiri, sesama pengguna jalan, serta kelancaran perjalanan kereta api.</p><p>Selain itu, KAI turut mendorong partisipasi aktif warga yang bermukim di sekitar jalur rel untuk bersama-sama menciptakan lingkungan operasional yang aman. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, saling mengingatkan antarwarga, serta segera melapor kepada petugas apabila mendapati kondisi yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.</p><p>[adsense]"Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar koridor Kisaran&ndash;<a href="https://www.topikseru.com/tag/mambang-muda/" target="_self">Mambang Muda</a>, untuk terus meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas demi terciptanya perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman bagi semua," tutup Anwar. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_kai-editing.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57833/kai-sumut-ajak-masyarakat-lebih-disiplin-di-perlintasan/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nama Dumatno Kembali Muncul di Sidang Ijazah Jokowi, Siapa Sosok yang Disebut Roy Suryo?</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 11:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nama Dumatno Kembali Muncul di Sidang Ijazah Jokowi, Siapa Sosok yang Disebut Roy Suryo?]]></title>
            <description><![CDATA[Nama Dumatno Budi Utomo dikaitkan dengan foto ijazah Jokowi. Jokowi menyebutnya sepupu jauh yang lahir pada 1977.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b>Nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> Budi Utomo kembali menjadi sorotan dalam persidangan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (<a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a>). Sosok tersebut dikaitkan dengan foto pada ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a>.</p><p>[adsense]Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), jaksa mempertanyakan langsung kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> mengenai sosok <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a>. Pertanyaan itu berkaitan dengan tudingan bahwa foto pada ijazah S1 <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> bukanlah dirinya, melainkan orang lain.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> membantah tudingan tersebut. Ia bahkan menjelaskan hubungan keluarganya dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> di hadapan majelis hakim.</p><p>[adsense]Nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> semakin menarik perhatian setelah majelis hakim menjadwalkannya sebagai salah satu saksi dalam sidang lanjutan perkara dengan terdakwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/roy-suryo/" target="_self">Roy Suryo</a> pada 11 November 2026.</p><p><b>Siapa <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> Budi Utomo?</b></p><p>[adsense]Berdasarkan keterangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> di persidangan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> Budi Utomo merupakan sepupu jauhnya. Keduanya masih memiliki hubungan keluarga dari satu garis kakek buyut.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> juga menyebut <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> lahir pada 1977. Sementara itu, ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM milik <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> diterbitkan pada 5 November 1985.</p><p>[adsense]Dengan demikian, menurut perhitungan <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a>, <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> baru berusia sekitar delapan tahun ketika ijazah tersebut diterbitkan.</p><p>Penjelasan itu disampaikan <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> ketika jaksa menanyakan apakah dirinya mengenal <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> dan apakah ada hubungan keluarga di antara keduanya.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> membenarkan mengenal pria tersebut, tetapi menegaskan foto pada ijazahnya merupakan foto dirinya sendiri.</p><p><b>Nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> Dikaitkan dengan Foto <a href="https://www.topikseru.com/tag/ijazah/" target="_self">Ijazah</a></b></p><p>[adsense]Nama <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> muncul setelah foto pada ijazah S1 <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> dipersoalkan dalam polemik keaslian dokumen akademiknya.</p><p>Jaksa menanyakan langsung kepada <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> mengenai perbandingan foto dirinya dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> yang muncul dalam materi yang dipersoalkan di persidangan.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> menjawab bahwa foto pada ijazah tersebut adalah dirinya.</p><p>"Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> Budi Utomo?" ujar <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> di hadapan majelis hakim.</p><p>[adsense]Persoalan foto tersebut sebelumnya juga muncul dalam unggahan video yang membandingkan foto <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a>. Materi tersebut menjadi bagian dari perkara yang menjerat Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa.</p><p><a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a> kemudian kembali menegaskan bahwa dirinya tidak menggunakan foto orang lain dalam dokumen kelulusannya dari UGM.</p><p>[adsense]<b><a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> Dijadwalkan Bersaksi dalam Sidang <a href="https://www.topikseru.com/tag/roy-suryo/" target="_self">Roy Suryo</a></b></p><p>Perhatian terhadap <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> belum berakhir. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjadwalkan pemeriksaan tiga saksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa <a href="https://www.topikseru.com/tag/roy-suryo/" target="_self">Roy Suryo</a> pada Rabu, 11 November 2026.</p><p>[adsense]Ketiga saksi tersebut adalah AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah yang merupakan ajudan <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a>, Dian Sandi, dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> Budi Utomo.</p><p>Ketua majelis hakim Christina Endarwati menyampaikan jadwal pemeriksaan saksi tersebut setelah persidangan pada 5 November 2026.</p><p>[adsense]Kehadiran <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> menjadi penting karena namanya berkaitan langsung dengan persoalan foto ijazah yang diperdebatkan dalam perkara tersebut.</p><p>Melalui pemeriksaan saksi, majelis hakim akan mendengarkan keterangan para pihak untuk menilai fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.</p><p>[adsense]Dengan demikian, keterangan <a href="https://www.topikseru.com/tag/dumatno/" target="_self">Dumatno</a> pada sidang berikutnya akan menjadi salah satu bagian dari proses pembuktian perkara tudingan ijazah <a href="https://www.topikseru.com/tag/jokowi/" target="_self">Jokowi</a>.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_cuplikanlayar20261105201332.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57839/nama-dumatno-kembali-muncul-di-sidang-ijazah-jokowi-siapa-sosok-yang-disebut-roy-suryo/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggaran Komnas HAM 2027 Naik Jadi Rp111,5 Miliar, Sempat Tak Punya Dana Selidiki Pelanggaran HAM Berat</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 11:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggaran Komnas HAM 2027 Naik Jadi Rp111,5 Miliar, Sempat Tak Punya Dana Selidiki Pelanggaran HAM Berat]]></title>
            <description><![CDATA[Anggaran Komnas HAM 2027 naik menjadi Rp111,5 miliar setelah mendapat tambahan Rp17,3 miliar. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6"><b>Topikseru.com - </b><a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">Anggaran</a> Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk 2027 akhirnya meningkat menjadi Rp111,537 miliar setelah mendapat tambahan Rp17,3 miliar. Tambahan tersebut diberikan setelah muncul persoalan keterbatasan anggaran, termasuk tidak tersedianya dana untuk penyelidikan tiga perkara dugaan pelanggaran HAM berat.</p><p>[adsense]Sebelumnya, Komnas HAM hanya memperoleh pagu indikatif sebesar Rp94,237 miliar. Jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk menjalankan seluruh tugas lembaga, mulai dari menerima pengaduan masyarakat hingga melakukan penyelidikan dan pemantauan dugaan pelanggaran HAM.</p><p>Ketua Komnas HAM <a href="https://www.topikseru.com/tag/anis-hidayah/" target="_self">Anis Hidayah</a> menyampaikan persoalan tersebut dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI pada 1 September 2026.</p><p>[adsense]<b>Tiga Perkara HAM Berat Tidak Mendapat <a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">Anggaran</a></b></p><p>Dalam pembahasan anggaran tersebut, Anis mengungkapkan bahwa Komnas HAM merencanakan penyelidikan terhadap tiga perkara dugaan pelanggaran HAM berat pada 2027.</p><p>[adsense]Namun, ketiga perkara tersebut tidak mendapatkan alokasi anggaran dalam pagu indikatif yang diterima lembaganya.</p><p>Selain penyelidikan HAM berat, sejumlah kegiatan lain juga tidak memperoleh alokasi dana, termasuk pengaduan proaktif untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke Komnas HAM serta pemantauan situasi HAM untuk isu tertentu.</p><p>[adsense]Kondisi ini menjadi perhatian karena penyelidikan dugaan pelanggaran HAM berat merupakan salah satu tugas penting Komnas HAM berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.</p><p>Proses penyelidikan membutuhkan pengumpulan bukti, pemeriksaan saksi, pemantauan lapangan, dan kegiatan lain untuk mengungkap dugaan pelanggaran.</p><p>[adsense]<b>Komnas HAM Terima Sekitar 3.000 Pengaduan per Tahun</b></p><p>Beban kerja Komnas HAM juga terlihat dari jumlah pengaduan masyarakat yang diterima setiap tahun.</p><p>[adsense]Anis menyebut Komnas HAM menerima sekitar 3.000 pengaduan setiap tahun. Sementara itu, dalam rancangan anggaran 2027, penanganan sekitar 300 perkara mendapatkan alokasi sekitar Rp467 juta.</p><p>Pengaduan tersebut mencakup berbagai persoalan, mulai dari konflik agraria, dugaan kekerasan, diskriminasi, hingga pelanggaran hak masyarakat.</p><p>[adsense]Tidak semua pengaduan ditangani melalui penyelidikan. Komnas HAM memiliki beberapa mekanisme, seperti pemantauan, penyelidikan, mediasi, dan pemberian rekomendasi sesuai jenis perkaranya.</p><p>Namun, keterbatasan anggaran tetap menjadi tantangan untuk menjangkau korban, melakukan pemeriksaan, dan menindaklanjuti laporan masyarakat.</p><p>[adsense]<b>DPR Setujui Tambahan <a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">Anggaran</a> Rp17,3 Miliar</b></p><p>Setelah persoalan tersebut dibahas bersama DPR, anggaran Komnas HAM mengalami perubahan.</p><p>[adsense]Pada September 2026, Komisi XIII DPR RI menyetujui tambahan anggaran Rp17,3 miliar untuk Komnas HAM.</p><p>Dengan tambahan tersebut, anggaran lembaga meningkat dari Rp94,237 miliar menjadi Rp111,537 miliar untuk tahun anggaran 2027.</p><p>[adsense]Tambahan dana itu menjadi bagian dari persetujuan penambahan anggaran Rp25 miliar untuk Komnas HAM dan Komnas Perempuan.</p><p>Ketua Komnas HAM <a href="https://www.topikseru.com/tag/anis-hidayah/" target="_self">Anis Hidayah</a> menyatakan tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk memperkuat pelaksanaan program pemajuan dan penegakan HAM, operasional kantor pusat dan enam sekretariat provinsi, serta tata kelola kelembagaan.</p><p>[adsense]Pada 21 Oktober 2026, Komnas HAM kembali menyampaikan bahwa pagu definitif 2027 telah mencapai sekitar Rp111,54 miliar.</p><p><b><a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">Anggaran</a> Bertambah, Penanganan Kasus Jadi Sorotan</b></p><p>[adsense]Kenaikan anggaran memberikan tambahan ruang bagi Komnas HAM untuk menjalankan tugasnya. Namun, penggunaan dana tersebut tetap perlu diawasi agar benar-benar mendukung penanganan kasus dan perlindungan korban.</p><p>Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa laporan dugaan pelanggaran HAM tidak berhenti pada proses penerimaan pengaduan.</p><p>[adsense]Selain jumlah anggaran, efektivitas lembaga juga perlu dilihat dari jumlah perkara yang ditangani, perkembangan penyelidikan, hasil pemantauan, serta tindak lanjut rekomendasi kepada pihak terkait.</p><p>Dengan pagu definitif Rp111,537 miliar, tantangan berikutnya adalah memastikan tambahan dana tersebut mampu memperkuat fungsi Komnas HAM, terutama dalam menangani perkara yang membutuhkan penyelidikan mendalam.</p><p>[adsense]<a href="https://www.topikseru.com/tag/anggaran/" target="_self">Anggaran</a> yang lebih besar perlu diikuti hasil kerja yang terukur, sehingga masyarakat dapat melihat manfaatnya secara langsung.</p><p></p><p>[adsense]</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_images-29.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/topikwiki/57838/anggaran-komnas-ham-2027-naik-jadi-rp1115-miliar-sempat-tak-punya-dana-selidiki-pelanggaran-ham-berat/</link>
            <author><![CDATA[Rizky Aisyah]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Senam Sehat NasDem di Taman Stadion Teladan, Semarakkan HUT ke-15</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 11:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Senam Sehat NasDem di Taman Stadion Teladan, Semarakkan HUT ke-15]]></title>
            <description><![CDATA[Senam Sehat dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke15 Partai NasDem yang digelar DPD Partai NasDem Kota Medan akan diadakan di Tama]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Medan &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/senam-sehat/" target="_self">Senam Sehat</a> dalam rangka perayaan <a href="https://www.topikseru.com/tag/hari-ulang-tahun/" target="_self">Hari Ulang Tahun</a> (HUT) ke-15 <a href="https://www.topikseru.com/tag/partai-nasdem/" target="_self">Partai NasDem</a> yang digelar DPD <a href="https://www.topikseru.com/tag/partai-nasdem/" target="_self">Partai NasDem</a> Kota Medan akan diadakan di Taman Stadion Teladan, Minggu (8/11/2026). </p><p>[adsense]Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik dan mendukung kegiatan tersebut. Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, Rico mengingatkan panitia agar memastikan kesiapan seluruh kebutuhan acara, terutama keamanan, ketertiban, dan ketersediaan ambulans mengingat besarnya jumlah peserta yang akan hadir.</p><p>Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Ketua DPD <a href="https://www.topikseru.com/tag/partai-nasdem/" target="_self">Partai NasDem</a> Kota Medan Afif Abdillah bersama jajaran pengurus di Balai Kota, Jumat (6/11/26). Selain bersilaturahmi kunjungan ini juga menyampaikan undangan sekaligus memaparkan rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-15 <a href="https://www.topikseru.com/tag/partai-nasdem/" target="_self">Partai NasDem</a>.</p><p>[adsense]Rico Waas mengapresiasi kegiatan yang dinilai positif karena tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi partai, tetapi juga menghadirkan aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung.</p><p>"Pemko Medan menyambut baik kegiatan ini. Apalagi kegiatannya positif, mengajak masyarakat untuk berolahraga dan melakukan berbagai aktivitas yang bermanfaat," ujar Rico Waas didampingi Kaban Kesbangpol Andi Mario Siregar dan Kadispora T Chairuniza.</p><p>[adsense]Meski demikian, Rico Waas berpesan agar panitia benar-benar memperhatikan kelancaran dan kondusivitas acara. Terlebih, kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri ribuan masyarakat dan dimeriahkan dengan berbagai hadiah melalui lucky draw.</p><p>"Kondusivitas harus tetap dijaga, apalagi ada lucky draw. Tolong dipastikan semuanya berjalan tertib dan lancar. Persiapkan segala sesuatunya dengan baik karena akan dihadiri banyak masyarakat. Jangan lupa juga ketersediaan ambulans," pesannya.</p><p>[adsense]Rico Waas juga menyampaikan kesediaannya untuk hadir dan ikut menyemarakkan kegiatan tersebut. Ia berharap kehadirannya nanti dapat menambah semangat perayaan HUT ke-15 <a href="https://www.topikseru.com/tag/partai-nasdem/" target="_self">Partai NasDem</a>.</p><p>"Insyaallah saya akan hadir. Mudah-mudahan bisa ikut menyemarakkan dan menambah semangat di hari ulang tahun NasDem," ungkap Rico Waas sembari menambahkan agar perayaan semakin semarak, diharapkan panitia dapat menghadirkan tarian multietnis ditambah alat musik tradisional.</p><p>[adsense]Sementara itu, Ketua DPD <a href="https://www.topikseru.com/tag/partai-nasdem/" target="_self">Partai NasDem</a> Kota Medan Afif Abdillah menjelaskan, kegiatan <a href="https://www.topikseru.com/tag/senam-sehat/" target="_self">Senam Sehat</a> akan dimulai pukul 07.00 WIB. Selain senam bersama, panitia juga menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, lomba pakaian adat, serta pembagian hadiah melalui lucky draw.</p><p>Afif menyebutkan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Awalnya, panitia menargetkan 3.000 peserta. Namun, jumlah pendaftar sejauh ini telah mencapai sekitar 5.000 orang.</p><p>[adsense]"Kami berharap Pak Wali Kota bisa hadir. Kehadiran beliau tentu menjadi kebanggaan bagi kami," kata Afif Abdillah didampingi jajaran pengurus DPD partai Nasdem Kota Medan.</p><p>Dalam kesempatan itu, Afif Abdillah juga berharap Rico Waas dapat memberikan kata sambutan sekaligus melakukan penarikan undian berhadiah untuk memeriahkan perayaan HUT ke-15 <a href="https://www.topikseru.com/tag/partai-nasdem/" target="_self">Partai NasDem</a> tersebut. </p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_rico-afif.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/medan/57832/senam-sehat-nasdem-di-taman-stadion-teladan-semarakkan-hut-ke15/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Siapkan Megalitik Nias Selatan Menuju Warisan Dunia UNESCO</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 10:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Siapkan Megalitik Nias Selatan Menuju Warisan Dunia UNESCO]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mempersiapkan kawasan megalitik Nias Selatan untuk diusulkan sebagai warisan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="MsoNormal"><b>Topikseru.com, Medan &ndash;</b> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mempersiapkan kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/megalitik/" target="_self">megalitik</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/nias-selatan/" target="_self">Nias Selatan</a> untuk diusulkan sebagai warisan dunia <a href="https://www.topikseru.com/tag/unesco/" target="_self">UNESCO</a>. Saat ini, proses pengusulan telah memasuki tahap Preliminary Assessment (PA), yang menjadi salah satu persyaratan sebelum pengajuan resmi ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/unesco/" target="_self">UNESCO</a>.</p>[adsense]<p>"Dokumen Preliminary Assessment (PA) tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kebudayaan RI pada 14 September 2026 lalu," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut, Terang Dewi Susantri Ujung, pada temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (6/11/2026).</p><p>Kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/megalitik/" target="_self">megalitik</a> di <a href="https://www.topikseru.com/tag/nias-selatan/" target="_self">Nias Selatan</a> sendiri telah masuk dalam daftar sementara (Tentative List) <a href="https://www.topikseru.com/tag/unesco/" target="_self">UNESCO</a> sejak 2009. Pada 2026, Disbudparekraf Sumut menetapkan tenaga ahli untuk menyusun dokumen PA. Proses tersebut juga didukung melalui sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD) di Nias, serta koordinasi dengan kementerian terkait.</p>[adsense]<p>"PA yang menjadi salah satu syarat sebelum usulan diumumkan ke <a href="https://www.topikseru.com/tag/unesco/" target="_self">UNESCO</a> kini telah selesai disusun. Kawasan ini juga bersaing dengan situs lain di Indonesia. Persiapan juga dilakukan melalui FGD di Bawomataluo, <a href="https://www.topikseru.com/tag/nias-selatan/" target="_self">Nias Selatan</a>," kata Terang Dewi.</p><p>Selain mempersiapkan kawasan <a href="https://www.topikseru.com/tag/megalitik/" target="_self">megalitik</a> <a href="https://www.topikseru.com/tag/nias-selatan/" target="_self">Nias Selatan</a> menuju pengakuan <a href="https://www.topikseru.com/tag/unesco/" target="_self">UNESCO</a>, Pemprov Sumut juga terus memperkuat pelestarian cagar budaya melalui penetapan cagar budaya tingkat nasional dan provinsi. Upaya tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Daerah (PSD), yakni pengembangan dan peningkatan pengelolaan situs cagar budaya di Sumut.</p>[adsense]<p>Pada tingkat nasional, sebanyak sembilan cagar budaya telah direkomendasikan untuk ditetapkan. Kesembilan cagar budaya tersebut yakni Istana Niat Lima Laras (Batubara), Desa Hilisimaetano (<a href="https://www.topikseru.com/tag/nias-selatan/" target="_self">Nias Selatan</a>), Makam Papan Tinggi (Tapanuli Tengah), Masjid Azizi (Langkat), Situs Bongal (Tapanuli Tengah), Kantor PPKS (Medan), Kantor Pos Besar (Medan), Megalitik Tundrombaho (<a href="https://www.topikseru.com/tag/nias-selatan/" target="_self">Nias Selatan</a>), dan Candi Tandihat I (Padanglawas).</p><p>Sementara itu, pada tingkat provinsi, sebanyak 10 cagar budaya telah ditetapkan. Cagar budaya tersebut meliputi Istana Lima Laras, Candi Bahal I, II, dan III, Candi Sipamutung, Makam Sultan Shariful Alamshah, Stasiun Kereta Api Binjai, Pengadilan Agama Binjai, Markas Pertahanan Raja Sisingamangaraja XII, serta Gereja HKBP Sibolga Julu.</p>[adsense]<p>Terang Dewi menyebutkan, saat ini Sumut memiliki 47 cagar budaya tingkat provinsi yang tersebar di 14 kabupaten/kota. Untuk mendukung pengelolaan dan penyebarluasan informasi, Disbudparekraf Sumut juga tengah mengembangkan Sistem Informasi Geografis Cagar Budaya (SIGARDA).</p><p>Sistem informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui laman cagarbudaya.sumutprov.go.id sebagai sarana memperoleh informasi mengenai sebaran dan keberadaan cagar budaya di Sumut.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_foto-rri-nias.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57831/pemprov-sumut-siapkan-megalitik-nias-selatan-menuju-warisan-dunia-unesco/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">USU Berkontribusi dalam Panel Ahli Kebijakan Strategis Nasional</guid>
            <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 09:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[USU Berkontribusi dalam Panel Ahli Kebijakan Strategis Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Universitas Sumatera Utara (USU) turut berkontribusi dalam perumusan masukan kebijakan nasional melalui Panel Ahli Kebijakan Strategis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak"><b>Topikseru.com</b><b>, Jakarta &ndash;</b> <a href="https://www.topikseru.com/tag/universitas-sumatera-utara/" target="_self">Universitas Sumatera Utara</a> (<a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>) turut berkontribusi dalam perumusan masukan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a> nasional melalui Panel Ahli Kebijakan Strategis Nasional. <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> diwakili dr. Inke Nadia D. Lubis, PGDip PID, FAAET, M.Ked(Ped), Sp.A, Ph.D, Direktur Utama Rumah Sakit Pendidikan Prof. dr. Chairuddin P. Lubis <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> (RSP Prof. CPL <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>) sekaligus dosen Fakultas Kedokteran <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>. </p>[adsense]<p>Ia mengikuti audiensi Panel Ahli dengan Presiden Republik Indonesia, Selasa (3/11/2026), bersama 65 akademisi lain dari berbagai perguruan tinggi.</p><p>Audiensi ini menjadi puncak rangkaian kajian yang dimulai sepekan sebelumnya. Para ahli mengevaluasi capaian program prioritas pemerintah, lalu membawa rekomendasi berbasis bukti langsung ke hadapan Presiden.</p>[adsense]<p>Hasil kajian tersebut berangkat dari Diskusi Panel Ahli bertema "Membaca Kebijakan, Memperkuat Manfaat bagi Rakyat" yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan di Jakarta pada 28&ndash;29 Oktober 2026. </p><p>Forum yang didukung Badan Komunikasi Pemerintah ini merupakan bagian dari rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Para akademisi mengevaluasi capaian, memetakan tantangan dan risiko, serta merumuskan rekomendasi perbaikan atas Program Kerja Prioritas Nasional yang dikelompokkan ke dalam delapan klaster kajian, salah satunya kesehatan.</p>[adsense]<p>Dalam diskusi itu, para panelis berdialog dengan sejumlah pejabat negara, antara lain Mendiktisaintek, Menteri Koperasi, Menteri Lingkungan Hidup, Dewan Pertimbangan Presiden, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Pertanian, Wakil Menteri Hukum, dan Wakil Jaksa Agung.</p><p><h3>Pergeseran Paradigma ke Promotif-Preventif</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Tema besar yang diusung panel adalah pergeseran paradigma ke arah promotif-preventif tanpa mengabaikan kualitas dan akses pengobatan. Indonesia tengah menghadapi transisi demografi dan epidemiologi: penduduk menua dan penyakit tidak menular meningkat, sementara penyakit menular serta masalah kesehatan ibu dan anak belum tuntas. </p>[adsense]<p>Angka kematian ibu masih 189 per 100.000 kelahiran hidup (SP2020). Kasus TBC mencapai 387 per 100.000 penduduk pada 2023, tertinggi kedua di dunia. Prevalensi balita stunting 19,8% (SSGI 2024), dan 28,3% belanja kesehatan masih dibayar langsung oleh rumah tangga (2024).</p><p>Panel mengingatkan, sebagian besar faktor risiko kesehatan berasal dari luar sektor kesehatan, termasuk tata kelola lahan, potensi bencana, dan dampak perubahan iklim. Karena itu, semua sektor perlu ikut bergerak dengan mempertimbangkan ketahanan kesehatan global dan kesehatan planeter. Di saat yang sama, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkesinambungan harus tetap terjamin, JKN perlu membeli layanan sesuai kebutuhan, dan akar masalah kesehatan perlu diidentifikasi serta ditangani.</p>[adsense]<p><h3>Evaluasi Kritis: Titik Buta Kebijakan dan Peringatan Dini</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Selain mengakui capaian, Klaster Kesehatan melakukan evaluasi kritis atas pelaksanaan program. Panel memetakan sejumlah titik buta <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a>, yaitu persoalan mendasar yang belum cukup diperhitungkan dalam perumusan program. </p><p>Indonesia, misalnya, masih mengimpor sekitar 90% bahan baku obat dan alat kesehatan. Program juga cenderung dirancang seragam untuk 514 kabupaten/kota, padahal kondisi dan kapasitas tiap daerah sangat beragam.</p>[adsense]<p>Panel juga menilai penetapan prioritas belum secara eksplisit menimbang keadilan dan urgensi masalah, seperti pada kesehatan ibu dan anak. Penguatan surveilans dan sistem informasi melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) belum optimal. </p><p>Keterkaitan antara riset kesehatan, <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a>, dan industri masih lemah, sementara <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a> yang mendorong pemetaan risiko, Health Technology Assessment (HTA), analisis ekonomi kesehatan, dan pemodelan masih minim.</p>[adsense]<p>Di samping titik buta tersebut, panel menyampaikan sejumlah peringatan dini yang perlu segera diantisipasi. Kekosongan stok vaksin dan obat esensial di fasilitas kesehatan masih terjadi. Anggaran program kesehatan, baik di pusat maupun di daerah, tertekan oleh kebutuhan program lain, termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a> efisiensi. </p><p>Kesejahteraan tenaga kesehatan dinilai mendesak untuk ditingkatkan, sementara beban klaim JKN terus naik akibat penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, terutama penyakit tidak menular.</p>[adsense]<p>Panel juga meminta kejelasan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai "faskes" tingkat desa. Percepatan pendidikan dokter spesialis pun dikhawatirkan dapat menurunkan mutu pendidikan tanpa menyelesaikan persoalan maldistribusi dokter. Karena itu, sinkronisasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a> antara Kemdiktisaintek dan Kemenkes dinilai mendesak.</p><p><h3>Prioritas Harus Ditetapkan Berdasarkan Bukti</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Pesan utama Klaster Kesehatan adalah bahwa prioritas kesehatan harus ditetapkan berdasarkan bukti: efektif secara biaya, adil, dan didukung riset. Panel merujuk pada kerangka Accountability for Reasonableness (A4R) dari Daniels dan Sabin. Dalam kerangka ini, pemerintah terlebih dahulu mengumpulkan bukti melalui kajian capaian berbasis luaran dan dampak, efektivitas biaya, dampak anggaran, serta HTA. </p>[adsense]<p>Bukti tersebut kemudian dibahas secara terbuka bersama pemangku kepentingan, dan alasan setiap keputusan diumumkan kepada publik. Setelah itu, paket manfaat, tarif, dan alokasi anggaran program diputuskan, lalu hasil dan pemerataannya dipantau agar keputusan dapat direvisi bila diperlukan.</p><p>Menurut panel, efektivitas biaya dan dampak anggaran perlu dikaji sebelum program berskala besar diluncurkan, dan HTA perlu digunakan untuk menentukan paket manfaat serta tarif JKN. Aspek keadilan juga harus dijaga. Kelompok miskin, warga di daerah terpencil, dan penyandang disabilitas perlu dipastikan ikut menikmati manfaat program, sehingga indikator keadilan kesehatan harus dipantau, bukan hanya rata-rata nasional.</p>[adsense]<p>Riset menjadi fondasi pendekatan ini. Panel mengapresiasi penambahan dana riset oleh Kemdiktisaintek dan mengusulkan agar sebagian diarahkan ke agenda riset kesehatan bersama, yaitu riset implementasi, HTA, dan evaluasi program prioritas. </p><p>Tata kelola riset antara Kemdiktisaintek, Kemenkes, BRIN, dan perguruan tinggi perlu disederhanakan melalui agenda prioritas yang sama serta perizinan dan akses data yang sederhana namun akuntabel. Setiap riset juga diharapkan melaporkan luaran yang jelas dan benar-benar dimanfaatkan dalam <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a>.</p>[adsense]<p><h3>Rekomendasi Penguatan Program dan Sistem Kesehatan</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Pada program prioritas, panel merekomendasikan agar promosi dan pencegahan diutamakan melalui pengendalian faktor risiko dan deteksi dini di layanan primer. CKG dan MBG perlu diarahkan ke kelompok risiko tinggi dengan tindak lanjut yang jelas. </p><p>Keberhasilan CKG diukur dari persentase hipertensi dan diabetes yang terkendali, sedangkan MBG dievaluasi melalui riset implementasi dan analisis efektivitas biaya.</p>[adsense]<p>Di tingkat sistem, panel mengusulkan agar kuota pendidikan spesialis dan ikatan dinas disesuaikan dengan kebutuhan tiap kabupaten, stok vaksin dan obat esensial dipantau secara real-time melalui SMILE, dan ketergantungan impor bahan baku obat dikurangi. </p><p>Belanja kesehatan, yang baru 2,9% PDB pada 2024, perlu dinaikkan bertahap menuju 5% PDB, dengan anggaran imunisasi, kesehatan ibu-anak, dan TBC dilindungi dari pemotongan. </p>[adsense]<p>Panel juga mendorong penguatan Sistem Kesehatan Akademik dan konsorsium rumah sakit perguruan tinggi negeri, termasuk <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>, UI, UNPAD, UGM, UNAIR, dan UNHAS, untuk mendukung layanan primer melalui pendidikan tenaga kesehatan dan riset.</p><p>Hasil kajian kedelapan klaster dibawa ke hadapan Presiden pada Selasa, 3 November 2026. Sebanyak 66 anggota Panel Ahli Kebijakan Strategis Nasional hadir dalam audiensi tersebut.</p>[adsense]<p>Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Wakil Menteri Keuangan. Turut hadir Kepala BPN, Kepala BRIN, Kepala BP BUMN, Chief Technology Officer Danantara, dan Sekretaris Kabinet.</p><p>Forum ini memberi ruang bagi akademisi untuk menyampaikan temuan dan rekomendasi secara langsung kepada pengambil keputusan tertinggi. Bagi Klaster Kesehatan, pesannya jelas: prioritas harus ditetapkan berdasarkan bukti, dan program prioritas perlu dikawal dengan data, tata kelola, dan evaluasi agar manfaatnya terasa nyata bagi masyarakat.</p>[adsense]<p><h3>Kontribusi <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> Bagi Kebijakan Nasional</h3><p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6 xdj266r x14z9mp xat24cr x1lziwak">Partisipasi ini menegaskan peran <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan <a href="https://www.topikseru.com/tag/kebijakan/" target="_self">kebijakan</a> berbasis bukti. Melalui dr. Inke, yang merupakan direktur rumah sakit pendidikan, dokter spesialis anak, dan peneliti, <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> membawa perspektif manajerial, klinis, dan keilmuan ke dalam evaluasi program kesehatan, dari pencegahan penyakit anak hingga penguatan sistem kesehatan. </p><p>Partisipasi <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> dalam Diskusi Panel Ahli juga sejalan dengan visi Rektor <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a>, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, yaitu memperkuat peran akademisi dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pemerintah dengan pendekatan ilmiah. Partisipasi ini sejalan dengan komitmen <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> untuk memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> juga disebut dalam rekomendasi panel sebagai salah satu perguruan tinggi yang dapat memperkuat Sistem Kesehatan Akademik nasional. Rekomendasi ini relevan bagi RSP Prof. CPL <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> sebagai rumah sakit pendidikan yang memadukan pelayanan, pendidikan tenaga kesehatan, dan riset. </p><p>Rekomendasi para ahli juga menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah. Perannya mencakup riset implementasi dan evaluasi program prioritas, penyampaian informasi berbasis bukti kepada masyarakat, hingga penguatan Sistem Kesehatan Akademik. Dalam kerangka ini, <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> melalui Fakultas Kedokteran dan RSP Prof. CPL <a href="https://www.topikseru.com/tag/usu/" target="_self">USU</a> memadukan pendidikan tenaga kesehatan, pelayanan, dan riset. </p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_usu-1.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/sumut/57830/usu-berkontribusi-dalam-panel-ahli-kebijakan-strategis-nasional/</link>
            <author><![CDATA[Agussupratman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anthony Xie Ungkap Alasan Gagal Rujuk dengan Audi Marissa, Pilih Fokus Besarkan Anak</guid>
            <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anthony Xie Ungkap Alasan Gagal Rujuk dengan Audi Marissa, Pilih Fokus Besarkan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[Anthony Xie mengungkap alasan batal rujuk dengan Audi Marissa. Meski berpisah, keduanya sepakat tetap kompak mengasuh putra mereka.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Kisah rumah tangga <a href="https://www.topikseru.com/tag/audi-marissa/" target="_self">Audi Marissa</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/anthony-xie/" target="_self">Anthony Xie</a> kembali menjadi perhatian publik. Setelah sempat membuka peluang untuk berdamai dan mempertahankan pernikahan, keduanya kini harus menerima kenyataan bahwa upaya rujuk tidak berlanjut.</p>[adsense]<p><a href="https://www.topikseru.com/tag/anthony-xie/" target="_self">Anthony Xie</a> akhirnya buka suara mengenai keputusan tersebut. Aktor berusia 40 tahun itu mengaku memilih menghormati keinginan <a href="https://www.topikseru.com/tag/audi-marissa/" target="_self">Audi Marissa</a> yang tetap ingin melanjutkan proses perceraian, meskipun sebelumnya mereka sempat mencapai kesepakatan untuk kembali bersama dalam agenda mediasi.</p><p>Anthony menegaskan dirinya tidak ingin memaksakan kehendak dalam persoalan rumah tangga mereka. Baginya, setiap orang memiliki pertimbangan dan keputusan masing-masing yang perlu dihargai.</p>[adsense]<p>"Aku selalu mengikuti apa yang dia [Audi] mau ya. Karena kami selalu respect sama apa yang dia mau. Dan itu keputusan dia," ujar Anthony seperti diberitakan InsertLive, Kamis (5/11/2026).</p><p>Ia juga menyadari bahwa mungkin belum waktunya bagi mereka untuk kembali membangun rumah tangga seperti sebelumnya.</p>[adsense]<p><h3><a href="https://www.topikseru.com/tag/anthony-xie/" target="_self">Anthony Xie</a> Tak Ingin Perbesar Persoalan dengan <a href="https://www.topikseru.com/tag/audi-marissa/" target="_self">Audi Marissa</a></h3>Meski batal rujuk, Anthony mengaku tidak ingin memperpanjang perdebatan mengenai keputusan yang telah diambil. Ia memilih menerima keadaan dan berharap perpisahan tersebut menjadi jalan terbaik bagi semua pihak, terutama anak mereka.</p><p>Menurut Anthony, hubungan yang pernah dibangun bersama Audi tetap memiliki arti tersendiri. Namun, ia juga memahami bahwa keputusan dalam rumah tangga tidak selalu bisa berjalan sesuai harapan.</p>[adsense]<p>"Bukan saatnya, kita argumentasi sesuatu yang enggak penting. Yang pastinya terbaik buat anak sih," ungkapnya.</p><p>Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa perhatian Anthony kini lebih diarahkan pada masa depan putra mereka. Ia berharap persoalan orang tua tidak sampai mengganggu proses tumbuh kembang sang anak.</p>[adsense]<p><h3>Sudah Pisah Rumah, Anthony dan Audi Tetap Kompak Urus Anak</h3>Di tengah proses perceraian, Anthony dan Audi diketahui sudah tidak lagi tinggal serumah. Meski demikian, keduanya disebut tetap berkomitmen menjalankan peran sebagai orang tua.</p><p>Anthony mengungkapkan Audi masih rutin datang menemui putra mereka ketika tidak memiliki jadwal pekerjaan atau kegiatan syuting.</p>[adsense]<p>Bahkan, Audi tetap terlibat dalam berbagai aktivitas pengasuhan, mulai dari menemani bermain, menidurkan, hingga menyiapkan makanan untuk anak mereka.</p><p>"Tetap aja Mamanya juga tetap pernah datang. Kalau dia (Audi) enggak syuting, dia enggak kerja, dia pasti tetap datang untuk main sama anak dan tidurin anak, masak buat anak, semuanya juga," kata Anthony seperti dikutip dari detikHot, Jumat (6/11/2026).</p>[adsense]<p>Dalam kesepakatan yang disampaikan Anthony, hak asuh anak berada di tangannya. Kendati demikian, Audi tetap memiliki ruang untuk hadir dan terlibat dalam kehidupan putra mereka.</p><p><h3>Anthony Tegaskan Masih Menyayangi <a href="https://www.topikseru.com/tag/audi-marissa/" target="_self">Audi Marissa</a></h3>Satu hal lain yang turut menjadi perhatian adalah pengakuan Anthony mengenai perasaannya terhadap Audi. Meski pernikahan mereka berada di ujung perpisahan, ia menegaskan rasa sayang dan cinta tidak serta-merta hilang.</p>[adsense]<p>Anthony menyebut Audi tetap menjadi sosok penting dalam kehidupannya karena merupakan ibu dari anak mereka.</p><p>"Pasti lah, dia kan ibunya anak-anak. Ya pasti lah, rasa sayang, rasa cinta pasti ada. Kan dia ibunya anak-anak. Kita enggak mungkin benci," tuturnya.</p>[adsense]<p>Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa keputusan berpisah tidak harus membuat hubungan keduanya berubah menjadi permusuhan.</p><p><h3>Sempat Sepakat Rujuk, Gugatan Cerai Tetap Berlanjut</h3>Sebelumnya, <a href="https://www.topikseru.com/tag/audi-marissa/" target="_self">Audi Marissa</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/anthony-xie/" target="_self">Anthony Xie</a> sempat berupaya mempertahankan pernikahan mereka melalui jalan damai. Keduanya bahkan dikabarkan mencapai kesepakatan untuk rujuk pada 25 September 2026 dalam agenda mediasi.</p>[adsense]<p>Namun, kesepakatan tersebut tidak berlanjut hingga akhirnya proses perceraian tetap berjalan. Gugatan cerai Audi sendiri telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Agustus 2026.</p><p>Kuasa hukum <a href="https://www.topikseru.com/tag/anthony-xie/" target="_self">Anthony Xie</a>, Rendi Rumapea, juga menjelaskan bahwa dugaan perselingkuhan maupun intervensi pihak luar tidak tercantum dalam dokumen perkara perceraian keduanya.</p>[adsense]<p>Selain itu, tidak terdapat permohonan pembagian harta bersama atau harta gono-gini dalam perkara tersebut.</p><p>Meski memilih mengakhiri pernikahan, Audi dan Anthony disebut sepakat menjaga komunikasi serta hubungan baik demi kepentingan putra mereka.</p>[adsense]<p>Sebagai informasi, <a href="https://www.topikseru.com/tag/audi-marissa/" target="_self">Audi Marissa</a> dan <a href="https://www.topikseru.com/tag/anthony-xie/" target="_self">Anthony Xie</a> menikah pada 12 September 2020. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putra bernama Anzel Maverick Xie.</p><p>Kini, meski perjalanan rumah tangga mereka tidak berakhir seperti yang diharapkan, keduanya dihadapkan pada tanggung jawab yang tetap sama: memastikan sang buah hati tumbuh dengan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya.</p>[adsense]<p></p>[adsense]]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_anthony-xie-dan-audi-marissa.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/entertainment/57829/anthony-xie-ungkap-alasan-gagal-rujuk-dengan-audi-marissa-pilih-fokus-besarkan-anak/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertanian Brebes Mulai Go Digital, 125 Penyuluh Ikuti Pelatihan E-Learning</guid>
            <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 19:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertanian Brebes Mulai Go Digital, 125 Penyuluh Ikuti Pelatihan E-Learning]]></title>
            <description><![CDATA[Sebanyak 125 penyuluh pertanian Brebes mengikuti sosialisasi elearning PMAAS bersama HPS Indonesia dan CropLife Indonesia untuk memperkuat]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Topikseru.com</b> - Transformasi digital mulai merambah sektor penyuluhan pertanian di Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/brebes/" target="_self">Brebes</a>, Jawa Tengah. Sebanyak 125 penyuluh pertanian mengikuti sosialisasi dan simulasi platform pembelajaran digital sebagai upaya mempercepat penyebaran pengetahuan serta mendukung penerapan teknologi pertanian modern.</p><p>[adsense]Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari penguatan program <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a> Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS). Melalui sistem pembelajaran elektronik atau e-learning, para penyuluh diharapkan dapat mengakses materi secara lebih fleksibel sekaligus meningkatkan kualitas pendampingan kepada petani.</p><p>Langkah ini diperkenalkan dalam rapat koordinasi dan sosialisasi PM-AAS yang berlangsung di Padepokan Kalisoga, Kecamatan Larangan, Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/brebes/" target="_self">Brebes</a>, pada 3 November 2026.</p><p>[adsense]Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai program, tetapi juga mencoba langsung platform pembelajaran digital melalui telepon pintar masing-masing.</p><p><h3>Digitalisasi Penyuluhan Jadi Kunci Penerapan <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a> Modern</h3>Digitalisasi penyuluhan dinilai memiliki peran penting dalam menjembatani kesenjangan informasi antara pengembangan teknologi pertanian dan praktik budidaya di tingkat petani.</p><p>[adsense]Penyuluh menjadi salah satu ujung tombak dalam proses tersebut. Mereka bertugas menerjemahkan kebijakan dan program pertanian dari pemerintah agar dapat dipahami serta diterapkan sesuai kondisi wilayah dan kebutuhan kelompok tani.</p><p>Kepala Dinas <a href="https://www.topikseru.com/tag/pertanian/" target="_self">Pertanian</a> dan Ketahanan Pangan Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/brebes/" target="_self">Brebes</a> dalam arahannya menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak, inisiatif, serta kreativitas para penyuluh.</p><p>[adsense]Menurutnya, program yang berasal dari pemerintah pusat maupun provinsi membutuhkan pendampingan yang disesuaikan dengan karakteristik daerah. Dengan demikian, pelaksanaannya tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat menghasilkan penerapan nyata di lapangan.</p><p>Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten <a href="https://www.topikseru.com/tag/brebes/" target="_self">Brebes</a> menyampaikan komitmen para penyuluh untuk mendukung pelaksanaan PM-AAS. Dukungan tersebut mencakup upaya menjangkau petani serta mendampingi target luasan lahan yang menjadi sasaran program.</p><p>[adsense]<h3>HPS Indonesia Kenalkan Platform <a href="https://www.topikseru.com/tag/e-learning/" target="_self">E-Learning</a> PM-AAS</h3>Dalam agenda tersebut, HarvestPlus Solutions (HPS) Indonesia mengambil peran dalam pengenalan teknologi pembelajaran digital.</p><p>Tim HPS Indonesia memandu praktik dan simulasi penggunaan platform e-learning PM-AAS. </p><p>[adsense]Para penyuluh diberi kesempatan mengakses materi melalui perangkat masing-masing sehingga dapat memahami cara kerja sistem secara langsung.</p><p>Model pembelajaran digital ini membuka peluang bagi penyuluh untuk mempelajari kembali materi sesuai kebutuhan. </p><p>[adsense]Akses yang lebih fleksibel juga berpotensi membantu mereka memperbarui pengetahuan tanpa harus selalu mengikuti pertemuan tatap muka.</p><p>Bagi sektor pertanian, kemudahan akses informasi menjadi salah satu faktor penting. Perubahan teknologi budidaya, tantangan produksi, hingga kebutuhan penerapan praktik pertanian berkelanjutan menuntut penyuluh untuk terus meningkatkan kompetensi.</p><p>[adsense]<h3>CropLife Indonesia Dorong Edukasi Penggunaan Pestisida yang Aman</h3>Selain digitalisasi pembelajaran, penguatan kapasitas penyuluh juga mencakup aspek pengelolaan pestisida secara aman dan bertanggung jawab.</p><p>CropLife Indonesia turut hadir dalam kegiatan tersebut dengan membawa agenda kolaborasi bersama HPS Indonesia melalui program Sustainable Pesticide Management Framework (SPMF).</p><p>[adsense]Salah satu fokus kolaborasi ini adalah memperluas pemahaman mengenai penggunaan pestisida yang tepat. Materi yang disampaikan mencakup keterampilan membaca label produk serta penerapan prinsip 6 Tepat dalam penggunaan pestisida.</p><p>Edukasi tersebut menjadi penting karena penggunaan pestisida membutuhkan pengetahuan yang memadai. Kesalahan dalam memilih produk, menentukan dosis, waktu aplikasi, maupun cara penggunaannya dapat menimbulkan risiko bagi pengguna, lingkungan, dan keberhasilan kegiatan budidaya.</p><p>[adsense]Melalui peningkatan kapasitas penyuluh, informasi mengenai penggunaan pestisida yang aman diharapkan dapat diteruskan secara lebih luas kepada petani.</p><p><h3>Ujung Tombak Transformasi Tetap Berada di Tingkat Petani</h3>Penggunaan platform e-learning dan kolaborasi penguatan kapasitas menjadi bagian dari upaya membangun sistem penyuluhan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.</p><p>[adsense]Namun, keberhasilan digitalisasi pertanian tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan atau banyaknya pengguna yang mengakses platform.</p><p>Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana pengetahuan tersebut diterapkan dalam aktivitas pertanian sehari-hari.</p><p>[adsense]Penyuluh diharapkan mampu membawa materi pembelajaran ke dalam diskusi kelompok tani, kegiatan pendampingan, hingga pengambilan keputusan budidaya di lahan.</p><p>Dengan dukungan teknologi pembelajaran, koordinasi pemerintah daerah, serta kolaborasi HPS Indonesia dan CropLife Indonesia, penguatan kapasitas penyuluh di <a href="https://www.topikseru.com/tag/brebes/" target="_self">Brebes</a> diharapkan dapat menjadi fondasi bagi penerapan pertanian modern yang lebih efektif.</p><p>[adsense]Pada akhirnya, transformasi digital di sektor pertanian akan memberikan nilai tambah apabila mampu meningkatkan kualitas pendampingan, memperluas akses informasi, serta mendorong praktik pertanian yang aman dan berkelanjutan.</p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://topikseru.com/cdn/https://www.topikseru.com/cdn/uploads/images/2026/11/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_penyuluhpertanianbrebeselearningpmaas.webp" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.topikseru.com/nasional/57828/pertanian-brebes-mulai-go-digital-125-penyuluh-ikuti-pelatihan-elearning/</link>
            <author><![CDATA[Muchlis]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>