Rabu, 30 September 2026

Harga Emas Spot Tercatat Naik 1,3% Berdiri di Level US$ 3.983,89 Per Ons Troi

Mhd Rabbani - Kamis, 06 November 2025 05:59 WIB
Harga Emas Spot Tercatat Naik 1,3% Berdiri di Level US$ 3.983,89 Per Ons Troi
prospek emas 2026
Topikseru.com - Pada perdagangan Rabu (5/11/2025) harga emas dunia naik lebih dari 1% waktu setempat, di tengah meningkatnya sentimen penghindaran risiko meski data tenaga kerja sektor swasta Amerika Serikat (AS) menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan. Harga emas spot tercatat naik 1,3% menjadi US$ 3.983,89 per ons troi pada pukul 14.30 waktu setempat. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,8% di level US$ 3.992,90 per ons. Penguatan emas terjadi meski laporan ADP menunjukkan peningkatan lapangan kerja swasta sebesar 42.000 pada bulan lalu, melampaui perkiraan Reuters yang hanya sebesar 28.000. Kenaikan ini menandakan pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat, yang umumnya dapat menekan harapan penurunan suku bunga lebih lanjut. “Emas dan perak bergerak positif meskipun data tenaga kerja menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan. Ini menjadi penghibur bagi investor bullish setelah logam mulia sempat melemah bersama aset berisiko kemarin,” ujar Tai Wong, trader logam independen. Di sisi lain, pasar saham AS terkoreksi dari level tertingginya karena kekhawatiran bahwa valuasi sudah terlalu tinggi. Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai munculnya kembali permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas menunjukkan ketidakpastian investor terhadap pasar saham global. “Ada kekhawatiran bahwa saham AS sudah terlalu mahal dan kemungkinan terbentuk gelembung di sektor kecerdasan buatan (AI),” katanya. Pekan lalu, Federal Reserve telah memangkas suku bunga acuan AS dan Ketua The Fed Jerome Powell menyebut langkah itu kemungkinan menjadi pemotongan terakhir tahun ini. Kini pelaku pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga tambahan pada Desember hanya sekitar 63%, turun dari lebih dari 90% pada pekan sebelumnya. Dalam kondisi suku bunga rendah dan ketidakpastian ekonomi, emas yang tidak memberikan imbal hasil tetap cenderung menjadi pilihan investasi yang lebih menarik. Pasar juga menanti keputusan Mahkamah Agung AS terkait legalitas tarif impor era Presiden Donald Trump, yang sebelumnya dinilai pengadilan lebih rendah melampaui kewenangan pemerintah. Selain emas, harga logam mulia lainnya juga menguat. Perak naik 2,2% menjadi US$48,13 per ons, platinum meningkat 1,7% ke US$1.561,65, dan paladium menguat 2,4% ke US$1.424,22 per ons.

Sumber
:
Berita Terkait
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Selasa, 22 September 2026: 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Terkoreksi Tipis Rp1.000, Cek Rinciannya
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Senin (21/9/2026): 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons
Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Dibanderol Rp2.628.000 per Gram
Analis Pasar: Harga Emas Terkonsolidasi dan Menguat Kembali ke Rentang US$4.500–US$5.000 per Troy Ons