Sabtu, 26 September 2026

IHSG Dibuka Menguat 39,08 Poin Berdiri di Level 0,63% ke 6.225,43 Pagi Ini

Mhd Rabbani - Jumat, 31 Juli 2026 11:02 WIB
IHSG Dibuka Menguat 39,08 Poin Berdiri di Level 0,63% ke 6.225,43 Pagi Ini
IHSG
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan Jumat (31/7/2026). Pukul 09.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 39,08 poin atau 0,63% ke 6.225,43. Ada sebanyak 347 saham naik, 100 saham turun dan 209 saham stagnan. Seluruh indeks sektoral kompak menguat, menopang kenaikan IHSG. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 1,29%, sektor energi naik 1,06% dan sektor perindustrian naik 1,04%. Dengan total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 1,42 miliar saham, dengan total nilai Rp 613,75 miliar. Top gainers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) (4%) 2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) (3,08%) 3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) (2,47%) Top losers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) (-1,92%) 2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) (-1,38%) 3. PT United Tractors Tbk (UNTR) (-1,44%)

Analis Pasar: IHSG Diperkirakan akan Bergerak di Kisaran 6.120-6.150 dan resistance 6.200-6.260.

Pada perdagangan Kamis (30/7/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound didorong aksi beli investor terhadap saham-saham unggulan setelah mayoritas emiten membukukan kinerja Semester I-2026 yang dinilai solid. Meski masih dibayangi pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak dunia, sentimen positif dari dalam negeri dan global mampu menjaga optimisme pelaku pasar. IHSG ditutup naik 1,56% atau 94,98 poin ke level 6.186,36. Penguatan ini terutama ditopang meningkatnya minat beli pada saham-saham berkapitalisasi besar seiring respons positif pasar terhadap musim laporan keuangan Semester I-2026. Menanggapi hal tersebut Analis Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan penguatan IHSG didukung kombinasi sentimen domestik dan global. "Respons positif terhadap laporan keuangan Semester I-2026 mendorong aksi beli pada saham-saham blue chip," ujarnya. Dari dalam negeri, pasar juga menyambut positif putusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028. Kebijakan tersebut dinilai memberikan kepastian terhadap arah fiskal pemerintah ke depan. Sementara itu, dari faktor eksternal, bank sentral Amerika Serikat (AS) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%, sesuai ekspektasi pasar. Namun, perbedaan pandangan di kalangan pejabat Federal Open Market Committee (FOMC) mengenai peluang pengetatan kebijakan lanjutan membuat pelaku pasar masih berhati-hati. Di tengah sentimen positif tersebut, penguatan IHSG masih dibatasi oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang berada di sekitar Rp18.075 per dolar AS serta kenaikan harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Secara teknikal, IHSG dinilai berhasil memantul dari area rata-rata pergerakan 20 hari (MA20) di kisaran 6.070-6.100 dan tetap bertahan di atas level psikologis 6.000. Kondisi ini membuka peluang bagi indeks untuk melanjutkan tren penguatan dalam jangka pendek. Untuk perdagangan Jumat (31/7/2026), IHSG diperkirakan bergerak dengan area support di kisaran 6.120-6.150 dan resistance pada level 6.200-6.260. Pasar diperkirakan masih akan mencermati respons lanjutan terhadap hasil rapat FOMC, potensi aliran dana asing ke pasar negara berkembang, pergerakan rupiah, serta berlanjutnya musim rilis laporan keuangan Semester I-2026. Dari sisi strategi perdagangan, Reza merekomendasikan investor mencermati saham PADA pada kisaran beli Rp135-Rp140 dengan target harga Rp146-Rp151 dan batas cut loss di bawah Rp133. Selain itu, saham BRPT dinilai menarik pada rentang Rp1.700-Rp1.800 dengan target Rp1.870-Rp2.000 dan cut loss di bawah Rp1.680. Adapun saham DEWA dapat diperhatikan pada kisaran Rp440-Rp450 dengan target Rp468-Rp485 serta cut loss di bawah Rp430 per saham

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
Analis Pasar: Besok, IHSG Memiliki Level Support di 6.371 dan 6.290