Minggu, 27 September 2026

Harga Emas Spot Turun 1,2% Bertengger di Level US$ 4.354,58 per Ons Troi

Mhd Rabbani - Jumat, 14 Agustus 2026 07:26 WIB
Harga Emas Spot Turun 1,2% Bertengger di Level US$ 4.354,58 per Ons Troi
Harga Emas
Topikseru.com, New York - pada perdagangan Kamis (13/8/2026) harga emas spot terkoreksi lebih dari 1% setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam dua bulan. Investor memilih merealisasikan keuntungan setelah harga emas menguat tajam dalam sepekan terakhir. Harga emas spot turun 1,2% menjadi US$ 4.354,58 per ons troi. Sebelumnya, harga emas sempat mencapai US$ 4.449,39 per ons troi, level tertinggi sejak 5 Juni. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) turun 1,1% dan ditutup pada US$4.420,40 per ons troi. "US$ 4.500 menjadi level resistance besar bagi emas. Harga sudah dua kali menyentuh level itu dan kemudian turun," kata Bob Haberkorn, senior market strategist StoneX. Koreksi emas terjadi setelah data inflasi AS menunjukkan tekanan harga masih terkendali. Indeks Harga Produsen (PPI) AS tidak berubah pada Juli karena penurunan harga barang mengimbangi kenaikan biaya jasa. Data tersebut menyusul laporan inflasi konsumen AS sehari sebelumnya. Inflasi konsumen tercatat 3,4% secara tahunan hingga Juli, turun dari 3,5% pada Juni dan sesuai dengan ekspektasi ekonom. Data inflasi tersebut membuat pasar menilai peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada September semakin kecil. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September sebesar 35%, turun dari 40% setelah data PPI dirilis. Meski demikian, Presiden Cleveland Fed Beth Hammack pada Rabu kembali menegaskan perlunya kenaikan suku bunga saat ini. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi katalis positif bagi emas karena menurunkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. Di sisi lain, penguatan emas sekitar 9% dalam sepekan terakhir turut mendorong aksi ambil untung. Kenaikan tersebut ditopang pembelian dari China dan investor ritel. "Emas telah naik cukup solid 9% dalam sepekan, sehingga aksi ambil untung mulai terlihat," ujar analis independen Tai Wong. Sementara itu, harga minyak turun pada perdagangan Kamis karena investor mencermati prospek melemahnya permintaan global tahun ini di tengah gangguan pasokan. Dalam perkembangan lain, Bank of Korea tercatat memiliki kepemilikan senilai US$250 juta pada ETF emas yang terdaftar di AS hingga akhir Juni, berdasarkan dokumen pengajuan kepada SEC. Harga logam mulia lainnya juga melemah. Perak spot turun 1,2% menjadi US$64,51 per ons troi. Platinum merosot 2,4% menjadi US$1.715,54 per ons troi, sedangkan palladium turun 3,9% menjadi US$1.316,28 per ons troi.

Sumber
:
Berita Terkait
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Selasa, 22 September 2026: 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Terkoreksi Tipis Rp1.000, Cek Rinciannya
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Senin (21/9/2026): 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons
Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Dibanderol Rp2.628.000 per Gram
Analis Pasar: Harga Emas Terkonsolidasi dan Menguat Kembali ke Rentang US$4.500–US$5.000 per Troy Ons