Topikseru.com, Jakarta – Mantan Asisten Operasi Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan (Asops Kasdam I/Bukit Barisan) pada 2020–2022, Letjen Kristomei Sianturi dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Presiden Prabowo Subianto melantik Kristomei menjadi Kepala BNPB, menggantikan Letjen TNI Suharyanto.
"Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Prabowo mendikte penggalan sumpah jabatan yang diikuti oleh Kristomei, Kamis (15/10/2026).
Mengutip dari laman resmi BNPB, Kristomei yang ditunjuk sebagai Kepala BNPB bertugas dalam memimpin lembaga tersebut dalam menjalankan tugas dan fungsi terkait penanggulangan bencana.
Baca Juga:
Profil Letjen Kristomei Sianturi Letjen Kristomei Sianturi merupakan perwira tinggi TNI yang lahir pada 6 Mei 1976. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) pada 1997.
Setelah menyelesaikan pendidikan militer, ia mengawali pengabdiannya di lingkungan TNI AD dengan menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara (Wadanyonif Linud) 328/Dirgahayu. Pada awal kariernya, Kristomei juga pernah bertugas sebagai Perwira Menengah (Pamen) Kostrad dalam rangka pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).
Ia kemudian mengemban tugas sebagai Perwira Pembantu Bidang Latihan Operasi (Pabandya Lat Ops) Kostrad. Karier Kristomei mulai memasuki tahap kepemimpinan satuan pada 2013–2014.
Saat itu, ia dipercaya menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara (Danyonif Linud) 305/Tengkorak. Setelah memimpin satuan tersebut, Kristomei mendapat penugasan sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 0424/Tanggamus hingga 2016.
Pengalaman di bidang teritorial itu kemudian dilanjutkan dengan penugasan sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Divisi Infanteri 2/Kostrad (Waasops Kasdivif 2/Kostrad) pada 2016–2017. Pada 2017, Kristomei dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Sespri Wakasad).
2021–2025 di Tengah Kasus Dugaan Korupsi BNPB Pada tahun yang sama, ia juga mulai menempati posisi di bidang penerangan setelah ditunjuk sebagai Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya untuk periode 2017–2019.
Setelah menjalankan tugas tersebut, Kristomei melanjutkan penugasan sebagai Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI).