Topikseru.com, Asahan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat kolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengamankan objek vital dan fasilitas perkeretaapian di wilayah Sumatera Utara. Sinergi ini ditujukan untuk menjaga keberlangsungan operasional perjalanan kereta api sekaligus memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan momentum Hari Ulang Tahun ke-81 TNI menjadi pengingat pentingnya keterlibatan antarkomponen bangsa dalam menjaga keamanan dan kelancaran konektivitas.
"Dukungan pengamanan tersebut bukan semata menjaga aset perusahaan, tetapi turut memastikan perjalanan kereta api dan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar. Keamanan menjadi salah satu fondasi penting agar masyarakat dapat menggunakan kereta api untuk bekerja, bersekolah, mengakses layanan publik, maupun melakukan perjalanan antardaerah," ujar Anwar.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, pengamanan mencakup area stasiun dan aset perkeretaapian KAI yang masuk dalam daftar objek vital nasional. Penjagaan dilakukan oleh personel TNI bersama unsur pengamanan lainnya guna memastikan fasilitas perkeretaapian tetap dalam kondisi aman dan siap mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan keamanan yang diberikan, KAI memberikan kemudahan mobilitas bagi para prajurit berupa fasilitas tarif reduksi khusus anggota TNI aktif. Di satu sisi prajurit ikut menjaga keamanan ruang publik dan objek strategis, di sisi lain KAI memberikan kemudahan aksesibilitas transportasi bagi mereka.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 3.215 pelanggan dari unsur TNI memanfaatkan fasilitas tarif reduksi di wilayah KAI Divre I Sumatera Utara. Besaran potongan harga yang diberikan yakni 50 persen untuk kelas Ekonomi dan Bisnis, serta 25 persen untuk kelas Eksekutif. Untuk di wilayah Divre I Sumatera Utara, reduksi tiket TNI tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggunakan KA Putri Deli dan KA Sribilah Utama maupun Fakultatif.
Fasilitas reduksi ini berlaku untuk anggota TNI aktif dan siswa pendidikan TNI, tidak termasuk keluarga maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan TNI. Untuk mendapatkannya, anggota TNI wajib melakukan registrasi di Customer Service stasiun menggunakan identitas asli paling lambat H-2 sebelum keberangkatan, sebelum memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau loket stasiun. Cukup sekali mendaftar dan bisa digunakan di mana saja serta kapan saja selama yang bersangkutan masih bertugas menjadi bagian dari TNI.
"Fasilitas reduksi ini menjadi salah satu bentuk kemudahan yang diberikan KAI kepada anggota TNI dalam menggunakan layanan kereta api. Kami berharap dukungan dan kerja sama yang telah berjalan dapat terus terjaga, baik dalam pengamanan lingkungan perkeretaapian maupun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Anwar.