Topikseru.com - Di era serba digital, kejahatan siber tak lagi hanya mengincar data besar perusahaan. Dua istilah yang kerap muncul, yakni link phishing dan malware, seringkali dianggap sama, padahal cara kerja dan bahayanya berbeda.
Lantas, apa sebenarnya perbedaan link phishing dan malware?
Contohnya, korban menerima SMS, email, atau DM media sosial berisi link yang seolah-olah resmi, misalnya mengatasnamakan bank, marketplace, atau aplikasi e-wallet.
Baca Juga:
- Waspada, Link Berkedok 'Video Bokeh Viral Bahasa Indonesia' Kerap Memakan Korban
- Mengapa Link Phishing seperti 185.63.253.200 Simontok Masih Memakan Korban Meski Teknologi Makin Canggih?
- Tak Sengaja Mengklik Link Phishing yang Bisa Kuras Isi Rekening? Jangan Panik, Lakukan 7 Langkah Cepat Berikut Ini
Begitu diklik, link phishing mengarahkan korban ke halaman login tiruan. Di situlah korban diminta mengisi username, password, PIN, atau OTP.
Malware bisa berupa virus, trojan, spyware, hingga ransomware. Cara masuknya beragam, mulai dari lewat lampiran email, aplikasi bajakan, atau situs download ilegal.
Begitu malware terinstal di perangkat, pelaku bisa mencuri data, merekam aktivitas keyboard (keylogger), bahkan mengambil alih sistem.
Malware bisa bertahan lama tanpa disadari, merusak sistem, memeras data (ransomware), atau memata-matai aktivitas pengguna.
Keduanya sama-sama berbahaya. Bedanya, phishing menipu dari luar, malware merusak dari dalam.
2. Aktifkan verifikasi dua langkah Bila data login bocor karena phishing, setidaknya akun masih terlindungi.
3. Gunakan antivirus terpercaya Perangkat lunak antivirus dapat mendeteksi malware yang tersembunyi.
4. Perbarui sistem dan aplikasi Banyak malware memanfaatkan celah keamanan di sistem lawas.
5. Unduh aplikasi resmi Hindari memasang software dari situs bajakan.
Phishing dan malware ibarat dua sisi jebakan kejahatan siber. Bedanya, phishing mengelabui Anda agar memberikan data sensitif, sedangkan malware memasuki perangkat Anda secara diam-diam.
Keduanya harus diwaspadai agar data dan privasi tetap aman. Sudah tahu bedanya? Sekarang, waktunya lebih waspada setiap kali membuka link mencurigakan di layar gawai Anda.