Jumat, 09 Oktober 2026

iPhone 18 Pro vs Galaxy S26 Ultra, Mana yang Lebih Worth It?

Muchlis - Jumat, 09 Oktober 2026 01:54 WIB
iPhone 18 Pro vs Galaxy S26 Ultra, Mana yang Lebih Worth It?
Perbandingan iPhone 18 Pro dan Samsung Galaxy S26 Ultra

Topikseru.com - Persaingan smartphone flagship pada 2026 kembali mempertemukan dua pendekatan berbeda. iPhone 18 Pro membawa chip A20 Pro dan sistem kamera 48 MP dengan aperture variabel, sementara Samsung Galaxy S26 Ultra mengandalkan kamera utama 200 MP, layar 6,9 inci, S Pen, dan sejumlah fitur produktivitas.

Keduanya sama-sama menyasar pengguna kelas premium. Namun, perbedaan strategi terlihat jelas ketika masuk ke sektor kamera, layar, produktivitas, kecerdasan buatan (AI), hingga harga.

Apple menjadikan iPhone 18 Pro sebagai perangkat yang menekankan performa, fotografi dan videografi, serta integrasi ekosistem. Samsung justru menawarkan perangkat yang lebih besar dengan kemampuan zoom, S Pen, dan fitur multitasking yang lebih luas.

Baca Juga:

Lantas, mana yang lebih worth it pada 2026?

Jawabannya sangat bergantung pada pola penggunaan.

Layar: Galaxy S26 Ultra Lebih Lega, iPhone 18 Pro Lebih Ringkas

iPhone 18 Pro menggunakan layar Super Retina XDR OLED 6,3 inci dengan ProMotion hingga 120 Hz. Ukuran tersebut membuat perangkat relatif lebih ringkas untuk digunakan sehari-hari.

Sementara itu, Galaxy S26 Ultra membawa layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.

Samsung juga menambahkan Privacy Display, fitur yang dirancang untuk membantu membatasi visibilitas isi layar dari sudut tertentu ketika perangkat digunakan di ruang publik. Samsung mencatat Galaxy S26 Ultra memiliki ketebalan 7,9 mm dan bobot 214 gram.

Perbedaan ukuran ini membuat karakter keduanya cukup jelas.

Galaxy S26 Ultra lebih cocok bagi pengguna yang sering menonton video, membaca dokumen, bermain game, atau melakukan multitasking.

Sebaliknya, iPhone 18 Pro lebih masuk akal bagi pengguna yang menginginkan flagship dengan ukuran lebih mudah digenggam.

A20 Pro vs Snapdragon 8 Elite Gen 5

Di sektor performa, Apple membekali iPhone 18 Pro dengan A20 Pro.

Apple menyebut A20 Pro menggunakan desain chip generasi baru dengan CPU enam inti, Neural Engine ganda 16 inti, serta peningkatan kemampuan grafis dan pemrosesan AI.

Apple juga mengklaim performa grafisnya dapat meningkat hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Samsung Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.

Chip tersebut dioptimalkan untuk kebutuhan CPU, GPU, dan NPU, termasuk pengolahan AI. Samsung juga menggunakan sistem pendinginan yang dirancang untuk membantu mempertahankan performa perangkat ketika digunakan untuk pekerjaan berat.

Secara praktis, keduanya berada di kelas flagship tertinggi.

Karena itu, perbedaan performa mentah kemungkinan bukan faktor utama bagi sebagian besar pengguna. Kebutuhan terhadap gaming, pengeditan video, aplikasi profesional, AI, dan ekosistem perangkat justru lebih relevan ketika menentukan pilihan.

Adu Kamera: 48 MP Apple vs 200 MP Samsung

Kamera menjadi salah satu pembeda paling menarik antara iPhone 18 Pro dan Galaxy S26 Ultra.

Apple membawa tiga kamera belakang dengan sensor 48 MP. Kamera utama iPhone 18 Pro menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya Apple menghadirkan aperture variabel pada kamera utama.

Apertur tersebut dapat disesuaikan dari f/1.48 hingga f/4.0, memberikan kontrol lebih besar terhadap cahaya dan karakter gambar. Apple juga memperkenalkan kontrol kamera yang lebih profesional.

Galaxy S26 Ultra mengambil pendekatan berbeda.

Samsung membekalinya dengan kamera utama 200 MP f/1.4, ultra-wide 50 MP, telefoto 50 MP dengan optical zoom 5x, serta telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x. Sistem tersebut juga mendukung kemampuan zoom hingga 10x dengan kualitas optik.

Dalam pengujian TechRadar, iPhone 18 Pro dinilai menghasilkan warna yang lebih natural dan konsisten. Galaxy S26 Ultra, di sisi lain, menunjukkan keunggulan pada fotografi zoom berkat kombinasi kamera telefoto yang lebih fleksibel.

Artinya, angka megapiksel bukan satu-satunya faktor.

iPhone 18 Pro lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan warna natural, konsistensi hasil, kontrol kamera, dan video.

Galaxy S26 Ultra lebih fleksibel bagi pengguna yang sering memotret objek dari jarak jauh dan membutuhkan beberapa pilihan focal length.

Baterai: Kapasitas Bukan Segalanya

Galaxy S26 Ultra membawa baterai 5.000 mAh dan mendukung pengisian cepat hingga sekitar 75 persen dalam 30 menit.

Apple tidak menjadikan kapasitas baterai sebagai angka utama dalam spesifikasi konsumennya.

Sebagai gantinya, Apple mengklaim iPhone 18 Pro mampu memberikan hingga 36 jam pemutaran video untuk model eSIM-only dan dapat mencapai 50 persen pengisian dalam sekitar 15 menit dengan adaptor yang kompatibel.

Kedua angka tersebut tidak bisa dibandingkan secara langsung karena Apple dan Samsung menggunakan sistem operasi serta metode pengujian yang berbeda.

Namun, dari sisi pengisian daya, Galaxy S26 Ultra menawarkan pendekatan yang lebih menekankan kapasitas pengisian dalam waktu singkat.

Galaxy S26 Ultra Unggul di Produktivitas

Perbedaan semakin terlihat ketika kedua smartphone digunakan untuk bekerja.

Galaxy S26 Ultra memiliki S Pen, layar besar, serta dukungan Samsung DeX. Kombinasi tersebut memungkinkan ponsel digunakan untuk berbagai kebutuhan produktivitas, termasuk multitasking dan pekerjaan yang membutuhkan ruang layar lebih besar.

Samsung juga mengandalkan Galaxy AI dengan fitur seperti Photo Assist yang memungkinkan pengguna melakukan pengeditan foto menggunakan perintah bahasa sehari-hari. Ekosistem Galaxy S26 juga terintegrasi dengan berbagai fitur AI tambahan.

iPhone 18 Pro membawa Apple Intelligence dan Siri AI melalui iOS 27.

Apple menyebut A20 Pro dirancang untuk mendukung pemrosesan AI di perangkat, sementara Siri mendapatkan kemampuan baru untuk memahami konteks pengguna.

Dengan demikian, pilihan pada sektor AI kembali bergantung pada ekosistem yang digunakan.

Namun untuk pengguna yang menjadikan smartphone sebagai perangkat kerja, S Pen, layar 6,9 inci, dan DeX memberikan Galaxy S26 Ultra pendekatan produktivitas yang berbeda.

Kapasitas Penyimpanan Jadi Pembeda

Untuk penyimpanan, iPhone 18 Pro memiliki pilihan hingga 2 TB.

Pilihan tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering merekam video beresolusi tinggi, menyimpan banyak foto, atau membutuhkan ruang penyimpanan besar tanpa terlalu bergantung pada cloud.

Galaxy S26 Ultra tersedia dalam kapasitas 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Samsung mencantumkan varian 1 TB dengan RAM 16 GB, sedangkan varian 256 GB dan 512 GB menggunakan RAM 12 GB.

Jadi, untuk kebutuhan kapasitas penyimpanan maksimal, iPhone 18 Pro memiliki keunggulan pada pilihan 2 TB.

Harga di Indonesia: Galaxy Masuk Lebih Rendah

Harga menjadi faktor penting karena keduanya berada di segmen premium.

Berdasarkan kanal resmi Samsung Indonesia, Galaxy S26 Ultra 256 GB dibanderol Rp 24.499.000. Varian 512 GB berada di Rp 27.499.000, sedangkan model 1 TB dengan RAM 16 GB dibanderol Rp 31.999.000.

Sementara itu, iPhone 18 Pro 256 GB tercantum mulai Rp 27.499.000 di Digimap Indonesia. Digimap merupakan Apple Premium & Authorized reseller di Indonesia.

Dengan konfigurasi penyimpanan awal yang sama-sama 256 GB, terdapat selisih harga sekitar Rp 3 juta antara harga awal Galaxy S26 Ultra dan iPhone 18 Pro.

Dari sisi harga masuk, Galaxy S26 Ultra menawarkan biaya awal yang lebih rendah.

Namun, harga bukan satu-satunya ukuran nilai sebuah flagship. Kapasitas penyimpanan, ekosistem, aksesori, kebutuhan kamera, hingga pola penggunaan perlu diperhitungkan.

Jadi, iPhone 18 Pro atau Galaxy S26 Ultra?

Jika kebutuhan utama adalah layar besar, kemampuan zoom, S Pen, multitasking, DeX, dan fleksibilitas Galaxy AI, Galaxy S26 Ultra memiliki paket fitur yang sangat lengkap.

Jika prioritasnya adalah ukuran lebih ringkas, performa A20 Pro, fotografi dengan karakter natural, kemampuan video, kontrol kamera, serta pilihan penyimpanan hingga 2 TB, iPhone 18 Pro menawarkan pendekatan yang berbeda.

Dari sisi harga awal di Indonesia, Galaxy S26 Ultra juga lebih rendah.

Namun, pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Apple, misalnya menggunakan Mac, Apple Watch, AirPods, atau layanan Apple lainnya, dapat memperoleh nilai lebih dari integrasi iPhone dengan perangkat tersebut.

Sebaliknya, pengguna yang mengandalkan perangkat Galaxy, Windows, S Pen, atau Samsung DeX akan lebih mudah memaksimalkan Galaxy S26 Ultra.

Jadi, "lebih worth it" tidak semata-mata ditentukan oleh megapiksel, kapasitas baterai, atau kecepatan prosesor.

Pada 2026, pertarungan iPhone 18 Pro dan Galaxy S26 Ultra justru menunjukkan bahwa dua flagship tersebut menawarkan filosofi berbeda: Apple menekankan integrasi, performa, kamera dan pengalaman iOS, sementara Samsung menawarkan layar besar, kamera zoom, AI, S Pen, serta produktivitas dalam satu perangkat.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Zuckerberg Masih Pakai Galaxy S24 Ultra, Bos Meta dengan Harta Rp 4.500 Triliun Ini Tak Tergoda HP Baru
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Dual Kamera 200 MP
Bukan Hanya iPhone, Ini 7 HP Favorit Artis 2026: Kamera Canggih Jadi Senjata Bikin Konten
iPhone 20 Pro Bakal Revolusi? Ini Bocoran Desain dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A08 Resmi Masuk Indonesia, Harga Rp 2,9 Jutaan Bawa Baterai 6.000 mAh
6 Smartphone Terbaru 2026 dengan Kamera, Baterai dan Performa Unggulan