Jumat, 02 Oktober 2026

Hidden Gem Kuliner Medan, Tempat Makan Tersembunyi yang Wajib Dicoba

Rizky Aisyah - Jumat, 02 Oktober 2026 10:47 WIB
Hidden Gem Kuliner Medan, Tempat Makan Tersembunyi yang Wajib Dicoba
Beragam tempat kuliner tersembunyi atau *hidden gem* menawarkan pengalaman bersantap yang unik dengan cita rasa khas dan suasana yang menarik. Meski belum banyak dikenal masyarakat, tempat-tempat ini memiliki potensi untuk menjadi destinasi kuliner favorit. (Ganarate AI)

Topikseru.com - Menjelajahi kuliner Kota Medan tidak selalu berarti mendatangi restoran yang berada di jalan besar atau tempat yang sudah ramai diperbincangkan.

Di balik padatnya aktivitas kota, ada sejumlah tempat makan yang justru menarik karena lokasinya tidak langsung terlihat, suasananya berbeda, atau menu yang ditawarkan membawa cita rasa khas daerah.

Tempat-tempat semacam ini kerap disebut hidden gem kuliner.

Baca Juga:

Salah satu yang menarik perhatian adalah Kedai Ayah Soenggal. Tempat makan ini berada di kawasan Gang Langgar, Sunggal, Medan. Lokasinya yang masuk ke dalam gang membuat pengunjung harus sedikit masuk dari jalan utama sebelum menemukan tempatnya.

Namun, perjalanan tersebut terbayar dengan suasana yang berbeda. Kedai Ayah berada di kawasan tepi Sungai Sunggal dan menawarkan masakan rumahan khas Melayu. Informasi dari Dinas Pariwisata Kota Medan mencatat tempat ini menyediakan lebih dari 50 pilihan lauk, dengan sejumlah menu seperti gulai kepala ikan kakap, gulai telur ikan, bebek, belut sambal hijau, sate kerang dan sayur anyang.

Makan Sambil Menikmati Suasana Sungai

Daya tarik Kedai Ayah bukan hanya terletak pada pilihan makanannya.

Letaknya yang berada di kawasan tepi sungai memberikan pengalaman berbeda dibandingkan rumah makan yang berada di tengah kawasan perkotaan. Suasana yang lebih terbuka membuat tempat ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menikmati makan siang dengan suasana santai.

Kedai ini juga cukup dikenal dengan menu masakan rumahan bercita rasa Melayu. Salah satu hidangan yang banyak disebut dalam berbagai sumber adalah olahan bebek, selain gulai dan menu berbahan hasil sungai maupun laut.

Dinas Pariwisata Kota Medan mencatat kisaran harga makanan di tempat ini sekitar Rp25.000 hingga Rp75.000. Jam operasional yang tercantum adalah setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 18.00 WIB.

Karena informasi jam buka dan harga dapat berubah, pembaca tetap disarankan mengecek informasi terbaru sebelum datang.

Tempat Makan dengan Nuansa Tempo Dulu

Bagi yang lebih tertarik dengan suasana klasik, Warung Lawas Sunggal menawarkan pengalaman yang berbeda.

Tempat makan ini mengusung konsep vintage. Interiornya menggunakan berbagai elemen bernuansa lama, mulai dari pintu dan jendela kayu hingga koleksi serta poster lawas yang menjadi bagian dari dekorasi.

Warung Lawas Sunggal mulai beroperasi pada Desember 2022 dan memiliki dua lantai dengan area indoor serta outdoor. Informasi tersebut dilaporkan RRI Medan dalam liputannya mengenai tempat makan bernuansa vintage di Kota Medan.

Konsep seperti ini membuat pengunjung tidak hanya datang untuk makan. Suasana tempat juga menjadi bagian dari pengalaman.

Bahkan, dekorasi bernuansa lawas dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang gemar mencari tempat makan sekaligus lokasi untuk bersantai atau berfoto.

Kenapa Tempat Tersembunyi Justru Menarik?

Istilah hidden gem sebenarnya bukan berarti sebuah tempat sama sekali tidak dikenal.

Dalam dunia kuliner, istilah tersebut lebih sering digunakan untuk menggambarkan tempat yang memiliki daya tarik tertentu tetapi lokasinya tidak terlalu mencolok atau belum menjadi pilihan utama wisatawan.

Kedai Ayah Soenggal merupakan contoh yang cukup jelas.

Tempat tersebut bahkan telah beberapa kali mendapat perhatian pencinta kuliner. Namun, lokasinya yang berada di Gang Langgar membuat pengalaman menuju lokasi menjadi bagian dari perjalanan kuliner itu sendiri.

Selain makanan, suasana sekitar juga menjadi alasan tempat tersebut menarik. Dinas Pariwisata Kota Medan secara khusus memasukkannya dalam direktori kuliner sebagai tempat yang dikenal sebagai hidden gem karena lokasinya yang tersembunyi dan suasananya di tepi Sungai Sunggal.

Bukan Hanya soal Makanan

Fenomena hidden gem menunjukkan bahwa pengalaman kuliner saat ini tidak hanya berkaitan dengan rasa.

Pengunjung juga memperhatikan suasana, konsep, lokasi, keunikan menu hingga cerita di balik sebuah tempat.

Warung makan dengan konsep lama, misalnya, menawarkan pengalaman nostalgia. Sementara rumah makan di dekat sungai memberikan suasana yang lebih tenang dibandingkan tempat makan di pusat keramaian.

Hal inilah yang membuat eksplorasi kuliner Medan selalu menarik.

Kota ini memiliki banyak kawasan dengan karakter berbeda, sehingga tempat makan yang ditemukan di satu wilayah belum tentu memberikan pengalaman yang sama dengan tempat makan di wilayah lainnya.

Saatnya Menjelajah Kuliner dari Sudut yang Berbeda

Bagi warga Medan yang merasa sudah mencoba berbagai tempat makan populer, berburu hidden gem bisa menjadi pilihan untuk menemukan pengalaman baru.

Tidak harus mencari restoran mewah. Kadang, sebuah warung yang masuk melalui gang kecil justru menawarkan makanan rumahan yang mengingatkan pada cita rasa tradisional.

Kedai Ayah Soenggal menjadi salah satu contohnya. Dari lokasi yang tidak langsung terlihat, pengunjung bisa menemukan masakan rumahan khas Melayu dengan suasana tepi sungai.

Sementara itu, Warung Lawas Sunggal menunjukkan bahwa konsep tempat juga bisa menjadi daya tarik. Nuansa vintage membuat kegiatan makan terasa seperti perjalanan singkat ke suasana masa lalu.

Pada akhirnya, hidden gem kuliner bukan semata-mata tentang menemukan tempat yang belum pernah didatangi orang lain.

Lebih dari itu, hidden gem adalah tentang menemukan pengalaman yang mungkin selama ini luput dari perhatian.

Dan di tengah ramainya kuliner Kota Medan, selalu ada kemungkinan bahwa tempat menarik berikutnya justru berada di balik sebuah gang, di sudut kawasan yang jarang dilirik, atau di tempat sederhana yang menyimpan cerita sendiri.

Berita Terkait
Menguak Pesona Batik Khas Medan: Dari Istana Maimun hingga Tirtanadi
BMKG Peringatkan Hujan dan Gelombang Tinggi di Sumut 2 Oktober, Warga Diminta Waspada
Harga Tiket Masuk Tempat Wisata Populer di Sumut, Lengkap dengan Lokasi dan Jam Buka
10 Hektare Lahan Terbakar di Asahan, Api Masih Berpotensi Meluas
Polda Sumut Bongkar 150 Kg Sabu di Aceh Timur, Jaringan di Atas Kurir Diburu
September Hitam di Medan, Aksi Kamisan Soroti Persoalan HAM di Sumut