Topikseru.com - Kasus penipuan dan peretasan WhatsApp terus meningkat seiring maraknya kejahatan digital.
Tanpa disadari, akun WhatsApp pengguna bisa diambil alih dan digunakan untuk menipu keluarga, teman, hingga rekan kerja.
Karena itu, pengguna perlu memahami tanda-tanda WhatsApp disadap serta langkah cepat untuk mengamankan akun.
Baca Juga:
- WhatsApp Business Terblokir? Jangan Panik, Ikuti Langkah Resmi Ini
- Sindikat Online Scamming Internasional Dibongkar di Medan, Polisi Ungkap Modus OJK Palsu hingga Love Scamming Rugikan Korban Rp 6,7 Miliar
- Cara Cek Masa Dukungan HP Android, Jangan Sampai Tetap Dipakai Saat Update Keamanan Sudah Berhenti
Berikut sejumlah tanda yang patut diwaspadai pengguna:
Akun WhatsApp tiba-tiba aktif di perangkat asing yang terdeteksi melalui menu Perangkat Tertaut.
Muncul pesan atau chat yang tidak pernah dikirim oleh pengguna.
Beberapa pesan terhapus tanpa sepengetahuan pemilik akun.
Terdapat riwayat panggilan telepon yang tidak pernah dilakukan.
Status akun terlihat online padahal WhatsApp tidak sedang digunakan.
Pesan masuk terbaca otomatis tanpa dibuka pengguna.
Muncul status WhatsApp asing yang bukan dibuat oleh pemilik akun.
Masuk SMS berisi kode OTP WhatsApp meski akun masih aktif.
Profil akun, seperti nama atau foto, berubah sendiri.
Akun WhatsApp tiba-tiba keluar atau logout secara otomatis.
Jika mengalami satu atau beberapa tanda tersebut, besar kemungkinan akun WhatsApp telah diretas.
Apabila pengguna mencurigai adanya penyadapan, segera lakukan langkah berikut:
Segera beri tahu keluarga dan teman bahwa akun WhatsApp sedang bermasalah. Imbau mereka agar tidak membuka tautan atau lampiran mencurigakan yang dikirim dari akun tersebut.
Buka menu Perangkat Tertaut, lalu keluarkan akun dari seluruh perangkat asing untuk memutus akses peretas.
Hapus aplikasi WhatsApp, lalu instal ulang dan login menggunakan nomor yang sama. Setelah memasukkan kode OTP, akun akan otomatis dikeluarkan dari perangkat lain.
Jika kode OTP sudah digunakan peretas, pengguna perlu menunggu beberapa jam hingga WhatsApp mengirimkan kode baru.
Aktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah melalui menu Setelan > Akun untuk menambahkan PIN keamanan agar akun tidak mudah diambil alih.
Jika akun belum juga pulih, segera kirim laporan ke alamat e-mail support@whatsapp.com dengan menyertakan kronologi kejadian agar tim WhatsApp dapat melakukan investigasi.
Untuk mencegah kejadian serupa, pengguna disarankan:
Tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun
Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah
Rutin memeriksa perangkat yang tertaut
Waspada terhadap pesan mencurigakan dan tautan tidak dikenal
Keamanan akun WhatsApp sangat bergantung pada kewaspadaan pengguna dalam menjaga data pribadi.