Rabu, 30 September 2026

Harga Emas Spot Naik Tipis 0,2% Bertengger di Level US$3.305,50 Per Ons Troi

Mhd Rabbani - Rabu, 09 Juli 2025 10:55 WIB
Harga Emas Spot Naik Tipis 0,2% Bertengger di Level US$3.305,50 Per Ons Troi
Harga Emas
Topikseru.com - Pada perdagangan Rabu (9/7/2025) harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 3.305,50 per ons troi pada pukul 01.06 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS (gold futures) justru melemah tipis 0,1% ke level US$ 3.314,50. Harga emas bergerak naik tipis itu terdorong oleh sentimen negatif pasar setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman tarif baru yang memperlemah harapan akan kelanjutan pembicaraan dagang global. Namun, penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi AS membatasi kenaikan harga emas. Sehari sebelumnya, Presiden Trump menyatakan akan memberlakukan tarif impor sebesar 50% untuk tembaga serta memperkenalkan tarif baru untuk produk semikonduktor dan farmasi yang sudah lama direncanakan. Selain itu, Trump juga telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada 14 negara termasuk Jepang dan Korea Selatan bahwa tarif baru akan mulai berlaku per 1 Agustus 2025. Indeks dolar AS tercatat stabil setelah mendekati level tertinggi dua minggu pada Selasa. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bertahan dekat puncak tertingginya dalam tiga pekan terakhir. Kenaikan imbal hasil obligasi membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) menjadi kurang menarik. Di sisi lain, pelemahan dolar biasanya membuat harga emas lebih terjangkau bagi investor global yang memegang mata uang lain. Di tengah ketidakpastian global, beberapa survei nasional dan internasional terhadap para pelaku usaha menunjukkan dilema yang dihadapi The Fed: apakah risiko utama saat ini adalah perlambatan ekonomi atau inflasi yang masih membandel. Dalam survei bersama yang dilakukan oleh Federal Reserve dan Dun & Bradstreet, para eksekutif bisnis di AS dan dunia mengaku tetap berencana menaikkan harga meskipun mereka memperkirakan pendapatan dan permintaan akan melemah dalam waktu dekat. Sementara itu, survei terbaru dari The Fed Bank of New York menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi AS dalam setahun ke depan berada di angka 3%, turun dari 3,2% pada bulan Mei. Untuk jangka tiga dan lima tahun, ekspektasi masing-masing bertahan di 3% dan 2,6%. Investor kini menanti publikasi risalah (minutes) rapat terakhir The Fed yang dijadwalkan rilis pada hari ini. Dokumen ini akan dicermati untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut terkait arah suku bunga, di tengah sikap hati-hati bank sentral. Logam lainnya: harga perak spot turun 0,4% ke US$ 36,63 per troi ons, platinum stabil di US$ 1.360,38, dan palladium melemah 0,3% ke US$ 1.107,41

Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Terkoreksi Tipis Rp1.000, Cek Rinciannya
Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons
Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Dibanderol Rp2.628.000 per Gram
Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol di Level Rp2.6380.000 per Gram
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Sabtu, 19 September 2026: Emas 24 Karat Dibanderol Rp2.473.000