| Faktor Pendorong | Dampak Terhadap Inflasi |
|---|---|
| Pasokan cabai merah berkurang | Menjadi penyumbang inflasi terbesar |
| Kenaikan harga pakan ayam | Membatasi pasokan ayam ras di pasar |
| Kenaikan biaya pendidikan | Kelompok pendidikan naik 0,80% akibat awal semester baru |
|
cabai merah |
0,64 % |
|
emas perhiasan |
0,11 % |
|
cabai hijau |
0,06 % |
|
akademi/perguruan tinggi |
0,05 % |
|
mobil |
0,04 % |
|
bawang merah |
0,15 % |
|
ikan dencis |
0,04 % |
|
kacang panjang |
0,03 % |
|
beras |
0,03 % |
|
tomat |
0,03 % |
Cabai merah dan cabai hijau merupakan dua komoditas pangan penyumbang andil inflasi September 2025.
Cabai merah menyumbang andil inflasi sebesar 0,64 % dengan inflasi sebesar 103,06 %. Secara komulatif, cabai merah mengalami inflasi sebesar 177 %.
Dan cabai hijau menyumbang andil inflasi sebesar 0,06 % dengan inflasi sebesar 53,75 %. Secara komulatif, cabai hijau mengalami inflasi sebesar 127,01 %.
Sementara itu, bawang merah dan beras merupakan dua komoditas penyumbang andil deflasi pada September 2025.
Bawang merah menyumbang andil deflasi sebesar 0,15 % dengan deflasi sebesar 15,75 %. Secara komulatif, bawang merah masih mengalami inflasi sebesar 43,47 %.
Beras menyumbang andil deflasi sebesar 0,03 % dengan deflasi sebesar 0,71 %. Secara komulatif, beras mengalami inflasi sebesar 0,28 %