Topikseru.com - Debut Zinedine Zidane sebagai pelatih timnas Prancis berakhir dengan kemenangan. Les Bleus menundukkan Turki 1-0 pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/2027 di Kocaeli Stadium, Jumat (25/9/2026) waktu setempat.
Namun, tiga poin yang dibawa pulang Prancis datang dengan harga mahal.
Kylian Mbappe menjadi pencetak gol kemenangan pada menit ke-54, tetapi kapten Les Bleus itu kemudian meninggalkan lapangan hanya lima menit berselang setelah mengalami masalah pada lutut kirinya.
Baca Juga:
UEFA mencatat Mbappe mencetak gol ke-67 untuk Prancis dalam pertandingan tersebut. Michael Olise menjadi pemberi assist untuk gol penyerang Real Madrid itu.
Bagi Zidane, kemenangan ini menjadi awal positif dalam pertandingan kompetitif pertamanya setelah dipercaya menangani tim nasional Prancis.
Rayan Cherki, Michael Olise, Ousmane Dembele dan Mbappe menjadi tumpuan lini depan Prancis.
Komposisi tersebut membuat Prancis lebih banyak menguasai permainan, tetapi Turki justru menciptakan ancaman pertama.
Baru empat menit pertandingan berjalan, Burak Yilmaz mendapat ruang di sisi dekat gawang. Tembakannya berhasil dibendung Mike Maignan.
Bola muntah kemudian hampir melewati garis gawang sebelum Maxence Lacroix melakukan penyelamatan penting.
Prancis mencoba merespons melalui Mbappe, Dembele dan Olise. Namun, pertahanan Turki mampu menjaga gawang Ugurcan Cakir tetap aman sepanjang sebagian besar babak pertama.
Peluang terbaik Prancis datang menjelang jeda.
Cherki mengirimkan bola kepada Adrien Rabiot yang berdiri relatif bebas di depan gawang pada menit ke-45. Sayangnya, penyelesaian Rabiot justru melambung.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Pada menit ke-51, Ismail Yuksek mendapatkan kesempatan menyambut umpan dari rekannya di dalam kotak penalti.
Sundulannya mengarah ke gawang, tetapi Maignan kembali menunjukkan refleksnya untuk menggagalkan peluang tersebut.
Dua menit kemudian, giliran Prancis yang mendapatkan momen penentu.
Olise mengirimkan umpan kepada Mbappe di sisi kiri kotak penalti Turki.
Mbappe kemudian mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras ke arah pojok kanan gawang Cakir.
Gol. Prancis unggul 1-0 pada menit ke-54.
Gol tersebut sekaligus menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. UEFA mencatat Olise menjadi kreator gol tersebut, sementara Mbappe mencetak satu-satunya gol Prancis.
Hanya beberapa menit setelah membawa Prancis unggul, situasi berubah.
Mbappe mengalami masalah pada lutut kirinya ketika proses mencetak gol.
Zidane kemudian mengambil keputusan untuk menarik sang kapten pada menit ke-59.
Désiré Doué masuk menggantikannya.
Cedera Mbappe langsung menjadi perhatian karena penyerang tersebut merupakan salah satu pemain terpenting dalam skema Prancis.
Untuk Zidane, kemenangan debut akhirnya memiliki catatan tersendiri: timnya mendapatkan tiga poin, tetapi harus menunggu perkembangan kondisi kaptennya.
Jules Koundé mendapat peluang pada menit ke-69, sedangkan Olise kembali mengancam tiga menit kemudian.
Namun, tidak satu pun peluang tersebut berhasil mengubah skor.
Turki bahkan sempat memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan.
Arda Guler melepaskan tembakan pada menit ke-75 yang memaksa Maignan kembali melakukan penyelamatan.
Kiper Prancis tersebut menjadi salah satu alasan mengapa keunggulan tipis Les Bleus bertahan hingga akhir.
Kiper Ugurcan Cakir keluar dari area penalti untuk menghentikan laju Bradley Barcola.
Namun, Cakir menyentuh bola dengan tangannya di luar kotak penalti.
Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah. Turki harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain.
Situasi tersebut membuat Prancis semakin leluasa mengontrol sisa pertandingan dan mempertahankan keunggulan 1-0 sampai peluit akhir.
Mantan bintang Prancis itu sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih Les Bleus dan kini memulai eranya dengan kemenangan dalam pertandingan resmi.
UEFA mencatat kemenangan atas Turki menjadi awal kemenangan Zidane sebagai pelatih Prancis, sementara di laga lain Grup A1, Belgia menang 2-0 atas Italia.
Hasil tersebut membuat Prancis mengumpulkan tiga poin.
Belgia juga memiliki tiga poin dan berada di atas Prancis berdasarkan selisih gol.
Jadwal Prancis berikutnya juga langsung menghadirkan ujian berat. Les Bleus dijadwalkan menghadapi Belgia pada 28 September 2026, sebelum menjamu Italia pada 2 Oktober.
Namun, perhatian berikutnya akan tertuju kepada kondisi Mbappe. Sang kapten menjadi penentu kemenangan Prancis, tetapi hanya beberapa menit kemudian harus meninggalkan pertandingan karena masalah pada lutut kiri.
Di sisi lain, performa Maignan juga memberikan catatan positif. Beberapa penyelamatan pentingnya membuat Prancis mampu bertahan ketika Turki menciptakan peluang.
Dengan tiga poin di tangan, Zidane kini harus menyiapkan Prancis menghadapi Belgia.
Kemenangan 1-0 atas Turki memberi awal yang positif, tetapi cedera Mbappe membuat debut tersebut belum sepenuhnya menjadi malam sempurna bagi era baru timnas Prancis.