Senin, 28 September 2026
Moto3 Junior World Championship 2026

Kiandra Ramadhipa Finis 4 di Aragon, Peluang Tembus 3 Besar Masih Terbuka

Muchlis - Minggu, 27 September 2026 22:27 WIB
Kiandra Ramadhipa Finis 4 di Aragon, Peluang Tembus 3 Besar Masih Terbuka
Kiandra Ramadhipa finis keempat di race kedua Moto3 Junior Aragon dan naik ke posisi 4 klasemen dengan 113 poin.

Topikseru.com - Muhammad Kiandra Ramadhipa kembali menunjukkan kecepatannya di Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026. Pembalap Indonesia itu nyaris mengamankan podium pada race kedua di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, Minggu, tetapi harus puas finis di posisi keempat setelah kehilangan dua posisi pada tikungan terakhir.

Kiandra sebenarnya berada dalam jalur untuk kembali naik podium. Start dari posisi kelima, pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team tersebut langsung masuk ke persaingan barisan depan dan beberapa kali bahkan memimpin jalannya balapan.

Namun, drama terjadi menjelang garis finis.

Baca Juga:

Saat berada di posisi kedua, Kiandra mendapat tekanan dari dua pembalap CFMOTO Aspar Junior Team, Giulio Pugliese dan Yaroslav Karpushin. Keduanya berhasil melewati Kiandra tepat di tikungan terakhir.

Hasil itu membuat pembalap asal Sleman, DI Yogyakarta, tersebut finis keempat di belakang Fernando Bujosa, Pugliese, dan Karpushin.

Kiandra Naik ke Posisi Keempat Klasemen

Meski gagal meraih podium pada race kedua, hasil di Aragon tetap membawa perubahan penting bagi posisi Kiandra Ramadhipa.

Tambahan poin dari finis keempat membuat pembalap berusia 16 tahun itu naik satu tingkat ke posisi keempat klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 dengan koleksi 113 poin.

Sebelumnya, Kiandra berada di posisi kelima setelah finis sebagai runner-up pada race pertama Aragon.

Pergerakan tersebut membuat persaingan menuju tiga besar semakin terbuka.

Kiandra kini hanya terpaut 23 poin dari Yaroslav Karpushin yang berada di posisi ketiga dengan 136 poin.

Sementara itu, Giulio Pugliese menempati posisi kedua dengan 137 poin. Carlos Cano masih memimpin klasemen dengan 180 poin.

Menariknya, tiga pembalap yang berada di posisi teratas tersebut sama-sama memperkuat CFMOTO Aspar Junior Team.

Drama Tikungan Terakhir Gagalkan Podium

Race kedua Aragon menjadi gambaran bagaimana ketatnya persaingan Moto3 Junior.

Kiandra memulai balapan dari posisi kelima. Namun, posisi start tersebut tidak membuatnya membutuhkan waktu lama untuk masuk ke kelompok terdepan.

Sejak awal lomba, pembalap Indonesia itu mampu menjaga kecepatannya dan terus terlibat dalam perebutan posisi podium.

Bahkan, Kiandra beberapa kali berada di posisi pertama.

Situasi kemudian berubah ketika balapan memasuki fase akhir.

Kiandra berada di posisi runner-up dan berusaha mempertahankan tempatnya. Di belakangnya, Pugliese dan Karpushin terus memberikan tekanan.

Dua pembalap CFMOTO Aspar Junior Team itu akhirnya menemukan celah pada tikungan terakhir.

Kiandra kehilangan dua posisi sekaligus dan harus melewati garis finis sebagai pembalap keempat.

Fernando Bujosa Keluar sebagai Pemenang

Fernando Bujosa dari AC Racing Team menjadi pembalap yang keluar sebagai pemenang race kedua di MotorLand Aragon.

Di belakangnya, Pugliese finis kedua dan Karpushin menempati posisi ketiga.

Kiandra berada tepat di belakang mereka.

Hasil tersebut membuat persaingan papan atas klasemen semakin rapat, khususnya antara Kiandra dan dua pembalap CFMOTO Aspar yang berada di posisi kedua serta ketiga.

Bagi Kiandra, selisih 23 poin dari posisi ketiga masih membuka ruang untuk mengejar dalam dua balapan terakhir musim ini.

Dua Balapan Terakhir Jadi Penentu

Perhatian Kiandra kini beralih ke seri terakhir Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026.

Dua race terakhir akan berlangsung di Sirkuit Misano, Rimini, Italia, pada 16-18 Oktober 2026.

Dengan posisi keempat dan 113 poin, Kiandra memiliki dua kesempatan terakhir untuk memangkas jarak dengan pembalap di depannya.

Setidaknya podium dalam dua balapan terakhir akan menjadi tambahan penting bagi perolehan poinnya.

Namun, persaingan tidak hanya bergantung pada hasil Kiandra. Poin yang dikumpulkan Karpushin dan Pugliese juga akan menentukan posisi akhir klasemen.

Artinya, setiap posisi finis di Misano bisa memiliki pengaruh besar terhadap susunan klasemen akhir Moto3 Junior 2026.

Pintu Moto3 2027 Masih Terbuka

Performa Kiandra sepanjang musim ini juga berkaitan dengan peluangnya untuk melangkah ke kelas Moto3 pada 2027.

Jika mampu mengakhiri musim dengan mengunci posisi minimal ketiga klasemen, Kiandra dapat memiliki peluang untuk tampil di Moto3 musim berikutnya meski belum berusia 18 tahun.

Kiandra baru akan berusia 17 tahun pada 4 Desember 2026.

Regulasi usia menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan pembalap muda menuju level Grand Prix. Karena itu, posisi akhir di Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

Dari Sleman Menuju Panggung Dunia

Kiandra Ramadhipa merupakan salah satu pembalap muda Indonesia yang tampil di panggung balap internasional melalui Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Usianya yang masih 16 tahun membuat persaingan di Moto3 Junior menjadi pengalaman penting untuk perkembangan kariernya.

Hasil di Aragon memperlihatkan dua sisi perjalanan Kiandra.

Pada race pertama, dia berhasil finis kedua dan mengamankan podium. Pada race kedua, dia kembali bertarung di kelompok terdepan tetapi kehilangan podium pada tikungan terakhir.

Dua hasil tersebut tetap menjaga Kiandra dalam persaingan papan atas klasemen.

Kini, Misano menjadi panggung terakhir untuk menentukan apakah pembalap asal Sleman tersebut mampu menutup musim 2026 di tiga besar.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Kiandra Ramadhipa Start Kelima di Aragon, Misi Kejar 3 Besar Moto3 Junior