Topikseru.com - MotoGP 2026 kembali memasuki salah satu seri penting di Asia. Marc Marquez datang ke Mobility Resort Motegi, Jepang, dengan target tidak sekadar meraih kemenangan, tetapi juga mengukir namanya sebagai pembalap dengan kemenangan Grand Prix terbanyak di sirkuit tersebut.
Grand Prix Jepang dijadwalkan berlangsung di Mobility Resort Motegi mulai Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10). Seri ini menjadi panggung bagi para pembalap untuk kembali menguji kecepatan setelah persaingan ketat pada balapan sebelumnya.
Bagi Marc Marquez, Motegi memiliki arti khusus.
Baca Juga:
Pembalap Ducati Lenovo itu saat ini telah mengoleksi tiga kemenangan Grand Prix Jepang. Torehan tersebut membuatnya sejajar dengan dua nama besar MotoGP, yakni Luca Capirossi dan Jorge Lorenzo, yang juga sama-sama mengantongi tiga kemenangan di sirkuit tersebut.
Jika kembali menjadi yang tercepat pada balapan utama MotoGP Jepang 2026, Marc berpeluang mencatat kemenangan keempat sekaligus berdiri sendiri sebagai pemilik kemenangan terbanyak di Motegi.
Pada musim sebelumnya, pembalap asal Spanyol tersebut merayakan keberhasilan mengamankan gelar juara dunia MotoGP 2025 di Jepang. Kini, ia kembali ke sirkuit yang sama dengan peluang untuk menambah catatan sejarahnya.
Namun, perjalanan menuju podium tertinggi tidak akan mudah.
Persaingan MotoGP saat ini menghadirkan sejumlah pembalap yang mulai menemukan momentum. Dua di antaranya adalah Jorge Martin dan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing.
Duo Aprilia tersebut menunjukkan peningkatan performa pada GP Austria di Red Bull Ring. Martin dan Bezzecchi masing-masing berhasil finis di posisi kedua dan ketiga.
Hasil tersebut menjadi sinyal bahwa Aprilia memiliki kecepatan untuk mengganggu dominasi para kandidat terdepan, termasuk Marc Marquez.
Pembalap Red Bull KTM tersebut baru saja mengamankan kemenangan pertamanya pada musim ini. Performa tersebut membuat Acosta kembali menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan dalam perebutan posisi terdepan.
Acosta yang dikenal dengan julukan "Baby Shark" tampil sebagai pembalap tercepat di GP Austria. Momentum tersebut bisa menjadi modal penting ketika MotoGP berlanjut ke Jepang.
Jika mampu mempertahankan kecepatan tersebut di Motegi, Acosta berpotensi ikut masuk dalam pertarungan di barisan depan.
Catatan tersebut membuat balapan utama pada Minggu (4/10) menjadi sangat menarik.
Marc tidak hanya akan berhadapan dengan rival-rivalnya untuk memperebutkan kemenangan, tetapi juga memiliki kesempatan menciptakan rekor baru di salah satu sirkuit yang telah menjadi bagian dari kalender MotoGP sejak 1999.
Namun, tantangan sudah menunggu sejak sesi latihan.
Dengan format akhir pekan MotoGP yang padat, setiap sesi akan menjadi kesempatan bagi para pembalap untuk menemukan setelan motor terbaik sekaligus membaca kekuatan rival.
Persaingan antara Ducati Lenovo, Aprilia Racing, Red Bull KTM dan tim-tim lain pun diperkirakan kembali berlangsung ketat.
Berikut jadwalnya dalam waktu Indonesia Barat (WIB):
Namun, sebelum sejarah baru tercipta, Marc harus terlebih dahulu melewati perlawanan para rival yang datang dengan momentum masing-masing.