Kamis, 01 Oktober 2026

Timnas Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Muchlis - Kamis, 01 Oktober 2026 22:13 WIB
Timnas Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Foto: Antara
Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Bangladesh Hamza Choudhury (kiri) dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Topikseru.com, Jakarta - Timnas Indonesia tidak sekadar mencari kemenangan. Skuad Garuda membutuhkan pesta gol untuk memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026, dan misi itu dituntaskan dengan cara spektakuler.

Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Kemenangan telak tersebut membawa Indonesia mengakhiri fase grup dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Garuda finis di posisi teratas Grup A setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

Baca Juga:

Drama perebutan tiket final berlangsung hingga pertandingan berakhir. Malaysia juga menang telak 6-0 atas Singapura, tetapi Indonesia mampu mengamankan posisi pertama berkat agresivitas mereka di depan gawang Bangladesh.

Dengan hasil tersebut, Indonesia melaju ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026. Final dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026, dengan Thailand menjadi lawan Garuda.

Baker Jadi Mesin Gol Garuda

Indonesia langsung memainkan pertandingan dengan tempo tinggi.

Tekanan Garuda akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-11. Umpan Ole Romeny berhasil dimanfaatkan Mitchell Baker untuk membuka keunggulan Indonesia menjadi 1-0.

Bangladesh mencoba bertahan lebih dalam, tetapi tekanan Indonesia tidak berhenti.

Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20. Gol tersebut membuat Indonesia semakin nyaman mengendalikan pertandingan.

Rizky Ridho kemudian memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-32.

Bangladesh sempat memberikan respons. Mohammed Shariar Emon mencetak gol pada menit ke-36 sehingga skor berubah menjadi 3-1.

Namun, momentum itu hanya bertahan sesaat.

Baker kembali mencetak gol pada menit ke-37 untuk melengkapi hat-trick-nya dan membawa Indonesia unggul 4-1.

Enam Gol Sebelum Turun Minum

Indonesia benar-benar menggila menjelang akhir babak pertama.

Pada menit ke-42, Baker kembali mencetak gol setelah memaksimalkan umpan Justin Hubner. Indonesia pun unggul 5-1.

Tidak berhenti di sana, Hubner ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+1 setelah menerima umpan Calvin Verdonk.

Skor 6-1 bertahan hingga turun minum.

Ledakan enam gol dalam satu babak memperlihatkan agresivitas lini depan Indonesia. Bangladesh kesulitan keluar dari tekanan, sementara Garuda terus menemukan ruang di pertahanan lawan.

Laporan setelah pertandingan juga menempatkan Baker sebagai salah satu aktor utama kemenangan besar Indonesia.

Bangladesh Mencoba Bangkit, Indonesia Tetap Menekan

Memasuki babak kedua, John Herdman tidak membiarkan timnya kehilangan intensitas.

Indonesia tetap mengambil inisiatif menyerang, sementara Bangladesh berusaha memperkecil jarak.

Beberapa peluang kembali lahir dari kaki pemain Garuda. Joey Pelupessy sempat mengancam pertahanan Bangladesh, disusul peluang Justin Hubner yang belum menghasilkan gol.

Indonesia akhirnya mendapatkan gol ketujuh pada menit ke-90.

Umpan Ole Romeny diselesaikan Luke Vickery untuk mengubah skor menjadi 7-1.

Bangladesh kembali membalas. Farhaan Ali Wahid memanfaatkan umpan Rakib Hossain untuk membuat skor menjadi 2-7.

Tetapi Indonesia masih memiliki energi untuk menutup laga dengan cara yang dramatis.

Dua Gol di Injury Time Kunci Tiket Final

Pada menit 90+6, Kevin Diks ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Kapten Indonesia itu memanfaatkan umpan Elkan Baggott dan membuat Garuda unggul 8-2.

Belum selesai.

Indonesia kembali mencetak gol pada penghujung pertandingan melalui Baker setelah menerima umpan Ole Romeny.

Gol tersebut memastikan kemenangan Indonesia menjadi 9-2.

Pesta gol itu menjadi pembeda penting dalam persaingan dengan Malaysia. Kedua tim sama-sama mengakhiri Grup A dengan tujuh poin, tetapi Indonesia memiliki produktivitas gol yang lebih tinggi.

Garuda Selesaikan Grup A Tanpa Kekalahan

Perjalanan Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir tanpa kekalahan.

Garuda membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura, kemudian bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Pada laga terakhir, Indonesia mengamuk dengan kemenangan 9-2 atas Bangladesh.

FIFA mencatat kemenangan atas Singapura dan hasil imbang melawan Malaysia sebelum laga penentu kontra Bangladesh.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan.

Yang lebih penting, produktivitas gol menjadi faktor penentu ketika Malaysia juga mengakhiri fase grup dengan tujuh poin.

FIFA sebelumnya memang memprediksi laga terakhir Grup A akan menjadi penentuan karena Indonesia dan Malaysia memasuki matchday terakhir dengan koleksi empat poin.

Dari GBK Menuju Partai Final

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh menjadi penutup fase grup yang nyaris sempurna bagi Indonesia.

Bukan hanya tiga poin yang didapat, tetapi juga tambahan produktivitas gol yang sangat menentukan posisi akhir klasemen.

Kini fokus skuad asuhan John Herdman beralih ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia akan menghadapi Thailand di pertandingan puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026.

Setelah mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan, tantangan berikutnya tentu berbeda.

Garuda tidak lagi bermain untuk mengejar tiket semifinal atau final.

Kini targetnya adalah trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Tan Cheng Hoe Akui Tembok Indonesia Sulit Ditembus, Malaysia Gagal Manfaatkan 10 Pemain
Justin Hubner: Perjuangan Indonesia Belum Berakhir Usai 0-0 Lawan Malaysia
Tembok Kokoh Maarten Paes: 10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia 0-0 di SUGBK
Drama VAR di SUGBK: Kartu Merah Thom Haye Warnai Hasil Babak Pertama Indonesia vs Malaysia 0-0
Keajaiban WWK Arena: Yunani Ukir Sejarah Tumbangkan Jerman 1-0 di Nations League
John Herdman Kobarkan Misi Protect The House Jelang Indonesia vs Malaysia