Jumat, 02 Oktober 2026

Yusril Ihza Mahendra Jenguk Aktivis Delpedro Marhaen, Pastikan Proses Hukum Berjalan Adil

Muchlis - Selasa, 09 September 2025 18:48 WIB
Yusril Ihza Mahendra Jenguk Aktivis Delpedro Marhaen, Pastikan Proses Hukum Berjalan Adil
Yusril Ihza Mahendra
Topikseru.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengunjungi Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk berdialog langsung dengan aktivis muda dan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, Selasa (9/9/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung cukup lama itu, Yusril menegaskan bahwa pemerintah memastikan setiap proses hukum terhadap Delpedro dan aktivis lain akan berjalan secara adil dan menjunjung hak asasi manusia. "Jangan ada hak-hak dari Anda yang terkurangi. Tugas kami menjaga itu," kata Yusril saat dikonfirmasi wartawan. Namun, Yusril juga menegaskan bahwa hukum tetap harus ditegakkan. “Kalau ada warga negara bersalah, pemerintah akan mengambil langkah hukum. Sebaliknya, jika aparat bersalah, maka pemerintah juga akan bertindak,” ujarnya.

Kasus Hasutan di Media Sosial

Delpedro Marhaen ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyebaran hasutan melalui media sosial sejak aksi demonstrasi pada 25 Agustus 2025 di depan Gedung DPR, Jalan Gelora, Tanah Abang, hingga sejumlah titik lain di Jakarta. Meski demikian, Delpedro menegaskan dirinya tidak bersalah. Ia mengaku akan kooperatif menjalani pemeriksaan hukum dan sudah didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH). “Insyaallah saya tidak bersalah. Saya percaya kepolisian, Pak Yusril, dan Pak Otto tidak akan membawa kita pada hal kegelapan,” kata Delpedro.

Negara Hadir Jaga Hak Tersangka

Turut mendampingi Yusril, Wakil Menko Kumham Imipas Otto Hasibuan menambahkan bahwa pemerintah selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa hukum harus tetap dijunjung tinggi tanpa pandang bulu. Kehadiran Yusril dan Otto di Rutan Polda Metro Jaya disebut bukan sekadar kunjungan formal. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan hak-hak dasar warga, termasuk mereka yang berhadapan dengan hukum, tetap dijaga secara adil dan bermartabat.

Sumber
:
Berita Terkait
Yusril Tak Larang Nobar, Sebut Isi Film Pesta Babi Kritik yang Wajar
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Aktivis Lokataru Delpedro, Ini Alasannya
Yusril Ihza Mahendra: Pemerintah Tegas, Atlet Israel Tak Dapat Visa ke Indonesia untuk Kejuaraan Dunia Senam
Isu Pergantian Kapolri Menguat, Yusril: Itu Hak Prerogatif Presiden
Soal Desakan Reformasi Polri, Presiden Prabowo Siapkan Keppres
KontraS Kritisi Penangkapan Delpedro Marhaen: Kriminalisasi Aktivis HAM