Sabtu, 26 September 2026

Tim SAR Gabungan Temukan Herson Meninggal Dunia setelah Hanyut di Sungai Sei Lepan

Agus Supratman - Jumat, 25 September 2026 11:00 WIB
Tim SAR Gabungan Temukan Herson Meninggal Dunia setelah Hanyut di Sungai Sei Lepan
(Foto: Topikseru.com/ Kantor SAR Medan)
Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan berhasil menemukan seorang warga yang dilaporkan diduga hanyut di Sungai Sei Lepan, Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada pelaksanaan Operasi SAR pada Kamis (24/9/2026).

Topikseru.com, Langkat - Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan berhasil menemukan seorang warga yang dilaporkan diduga hanyut di Sungai Sei Lepan, Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada pelaksanaan Operasi SAR pada Kamis (24/9/2026).

Korban seorang pria, Herson Franki Hutauruk (53) ditemukan pada pukul 12.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian (LKP).

Setelah ditemukan, korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup.

Baca Juga:

Berdasarkan informasi yang diterima, pada Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 04.00 WIB, korban dilaporkan terpeleset di pinggir Sungai Sei Lepan. Pencarian awal kemudian dilakukan oleh pihak kepolisian, keluarga korban, dan masyarakat sekitar, namun hingga saat laporan diterima korban belum ditemukan.

Selanjutnya, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Rahmat Iriadi dari BPBD Langkat untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan mengerahkan 7 personel Tim Rescue beserta peralatan SAR menuju lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan Polsek Babalan serta BPBD Langkat.

Pada pukul 12.40 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban Herson Franki Hutauruk dalam kondisi meninggal dunia (MD), sekitar 2 kilometer dari titik LKP. Korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan, pelaksanaan pencarian dilakukan melalui koordinasi bersama seluruh unsur SAR serta pengoptimalan peralatan SAR yang tersedia di lapangan.

"Saat tim tiba dilokasi, tim langsung menerima laporan bahwasanya ada nelayan yang menemukan korban, sehingga tim langsung menuju lokasi guna mengevakuasi korban," ujar Hery.

Hery menjelaskan, korban berhasil ditemukan pada pukul 12.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga Pukul 13.25 WIB.

"Setelah korban berhasil ditemukan, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan proses evakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, pemerintah setempat, masyarakat, serta keluarga korban yang telah mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan ini."

Hery juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai.

Masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan, mengenali potensi bahaya, serta menghindari aktivitas di area sungai apabila kondisi tidak memungkinkan atau berisiko terhadap keselamatan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di sekitar sungai. Kenali kondisi lingkungan dan potensi bahayanya, serta hindari melakukan aktivitas seorang diri di area yang berisiko. Apabila terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa, segera laporkan kepada pihak berwenang atau Kantor Pencarian dan Pertolongan agar dapat segera ditindaklanjuti," ujar Hery

Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah peralatan SAR, antara lain Rescue Car Double Cabin, perahu karet, drone thermal, Aqua Eyes, peralatan water rescue, peralatan medis, peralatan komunikasi, APD personal, serta kantong mayat.

Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi SAR satu orang diduga hanyut di Sungai Sei Lepan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya kembali ke satuan masing-masing.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Tragedi Sungai Kemaceak Meluap, 8 Pelajar SMAN 1 Lebong Hanyut, 3 Meninggal Dunia
Pria Hanyut di Sungai Asahan Ditemukan Meninggal, Basarnas Medan Tutup Operasi SAR
Tragedi di Sungai Belumai: Kakek dan Cucu Hanyut Saat Berusaha Menolong, Ditemukan Meninggal Dunia
Tragis di Sungai Belawan: Fadil, Remaja 16 Tahun, Tewas Terseret Arus Saat Berenang
Evakuasi Jasad Pemuda Hanyut di Sungai Batang Toru, Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian
2 Warga Hanyut di Sungai Wampu Langkat Ditemukan Tewas