Topikseru.com, Medan - Bukan soal siapa yang paling kencang, tetapi siapa yang mampu melaju paling jauh dengan energi paling sedikit. Prinsip itulah yang menjadi tantangan dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 di Universitas Jember (UNEJ), Jawa Timur.
Dalam kompetisi tersebut, Team Horas Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil membawa pulang dua gelar sekaligus dari dua kategori berbeda. Prestasi itu diraih setelah tim mahasiswa USU bersaing dengan puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
KMHE 2026 berlangsung pada 1-4 Oktober 2026 dan diikuti 64 tim dari 42 perguruan tinggi.
Baca Juga:
Sementara pada kategori Urban Concept Kelas MPD Diesel, Team Horas USU menempati posisi ketiga setelah kendaraan mereka mencatat efisiensi 180 km/l.
Dua hasil tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa USU dalam merancang kendaraan yang tidak hanya dapat berfungsi, tetapi juga mampu mengoptimalkan penggunaan energi.
Jika balapan biasanya menentukan pemenang berdasarkan kecepatan atau waktu tempuh, KMHE justru menempatkan efisiensi energi sebagai tantangan utama.
Peserta harus merancang kendaraan yang mampu menempuh jarak tertentu dengan konsumsi bahan bakar atau energi seminimal mungkin.
Artinya, setiap detail kendaraan menjadi penting.
Mulai dari desain bodi, bobot kendaraan, sistem penggerak, hingga strategi pengemudi dapat memengaruhi hasil akhir.
Di sinilah kemampuan rekayasa mahasiswa diuji secara langsung.
Sekitar 20 mahasiswa terlibat dalam proses pengembangan kendaraan yang diperlombakan di KMHE 2026.
Anggota Team Horas USU, Marshel A Naibaho, mengatakan mayoritas anggota tim berasal dari Fakultas Teknik USU.
"Tim melibatkan kurang lebih 20 mahasiswa yang didominasi mahasiswa Fakultas Teknik USU," ujar Marshel.
Keterlibatan banyak mahasiswa membuat kompetisi tidak hanya menjadi ajang mempertandingkan kendaraan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kerja tim.
Setiap anggota harus berkontribusi dalam proses perancangan, persiapan, pengujian, hingga menghadapi persoalan teknis yang muncul selama kompetisi.
Total terdapat 64 tim dari 42 perguruan tinggi yang ambil bagian dalam kompetisi nasional tersebut.
Persaingan itu membuat capaian Team Horas USU memiliki arti tersendiri.
Untuk bisa meraih podium, mahasiswa harus mengembangkan kendaraan dengan tingkat efisiensi yang kompetitif sekaligus memastikan kendaraan mampu melewati rangkaian pengujian yang ditetapkan dalam kompetisi.
Direktur Kemahasiswaan dan Kealumnian USU, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., IPU, mengapresiasi capaian mahasiswa tersebut.
Prestasi dua kategori di KMHE 2026 diharapkan dapat menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi serta meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Bagi USU, pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari rekam jejak mahasiswa dalam mengembangkan teknologi kendaraan hemat energi.
Pengalaman selama mengikuti KMHE 2026 dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami berbagai persoalan dalam pengembangan kendaraan yang lebih efisien.
Kebutuhan terhadap teknologi transportasi hemat energi juga terus berkembang seiring tantangan efisiensi penggunaan bahan bakar dan keberlanjutan lingkungan.
Karena itu, kompetisi seperti KMHE memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji ide sekaligus mencari pendekatan baru dalam teknologi kendaraan.
Dua podium yang diraih Team Horas USU menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah.
Mereka juga dapat membawa pengetahuan tersebut ke arena kompetisi dan mengubahnya menjadi inovasi kendaraan hemat energi yang diuji secara langsung.
Dengan catatan 485 km/l di kategori Prototype dan 180 km/l di kategori Urban Concept, Team Horas USU menutup KMHE 2026 dengan dua prestasi sekaligus dan membawa nama Universitas Sumatera Utara ke panggung kompetisi kendaraan hemat energi tingkat nasional.