Rabu, 30 September 2026

Rupiah Spot Melemah Tipis 0,03% Berada di Level Rp16.568 Per Dolar AS Pagi Ini

Mhd Rabbani - Senin, 06 Oktober 2025 11:59 WIB
Rupiah Spot Melemah Tipis 0,03% Berada di Level Rp16.568 Per Dolar AS Pagi Ini
Rupiah
Topikseru.com - Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/10/2025) rupiah spot melemah berada di level Rp 16.568 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah tipis 0,03% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.563 per dolar AS. Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang mencatat pelemahan terdalam 1,54%, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,34%. Pesso Filipina melemah 0,34%, won Korea melemah 0,24%, dolar Singapra melemah 0,17%, ringgit Malaysia melemah 0,10%. Baht Thailand melemah 0,07%, dan rupiah melemah 0,03% terhadap dolar AS. Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang yang menguat terhadap dolar AS pagi ini dengan kenaikan 0,004%. Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,04, naik dari akhir pekan lalu yang ada di 97,72.

Rupiah akan Ditopang Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Pada perdagangan Senin (6/10/2025) ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) masih akan menjadi penopang rupiah di pasar spot. Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg, pada Jumat (3/10/2025), rupiah ditutup menguat 0,21% ke level Rp 16.562 per dolar AS. Sementara itu, berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga ditutup menguat tipis 0,006% ke posisi Rp 16.611 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi melihat, penguatan rupiah terjadi seiring data ketenagakerjaan swasta AS yang lemah dalam sepekan. "Hal ini membuat investor sebagian besar fokus pada pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada bulan Oktober," ujarnya. Dari domestik, Ibrahim mencermati penguatan mata uang Garuda dipicu oleh BI yang mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2025 tetap terjaga. Untuk Senin (6/10/2025), Ibrahim memandang, rupiah masih akan ditopang ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed di bulan Oktober yang meningkat. "Maka, untuk perdagangan Senin, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 16.520 - Rp 16.560 per dolar AS," pungkasnya.

Sumber
:
Berita Terkait
Baznas Sumut Himpun Zakat Rp11,5 Miliar
Dari Loket ke Genggaman, 81 Tahun KAI Sumut Ikuti Perubahan Cara Masyarakat Bepergian
DKPP Pecat dari Kursi Ketua Bawaslu Labuhanbatu, Dua Perkara Etik Disanksi
KPPU Kanwil I Catat 21 Laporan Masuk Sepanjang 2026
KPK Geledah Kantor PT Bela Parahiyangan, Usut Dugaan Uang HGB ATR/BPN
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi Energi