Kamis, 01 Oktober 2026

Harga Emas Naik 0,93% Berada di Level US$4.016,06 Per Troi Ons

Mhd Rabbani - Jumat, 07 November 2025 07:50 WIB
Harga Emas Naik 0,93% Berada di Level US$4.016,06 Per Troi Ons
Harga Emas
Topikseru.com - Pada perdagangan Kamis (6/11/2025) pukul 18.45 WIB harga emas dunia menguat berada di level US$ 4.016,06 per troi ons, naik 0,93% secara harian. Menanggapi hal tersebut Tiffani Safinia, Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) mengatakan, harga emas didukung oleh meningkatnya permintaan terhadap aset aman di tengah pasar saham AS yang terkoreksi dari rekor tertingginya. Penguatan ini juga di tengah laporan ADP Employment yang menunjukkan penambahan 42.000 lapangan kerja sektor swasta pada Oktober, melampaui ekspektasi 28.000 pekerjaan. Data tersebut menandakan pasar tenaga kerja AS masih kuat, namun investor tetap berhati-hati terhadap kemungkinan terbatasnya ruang bagi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Fed. “Kekhawatiran atas valuasi saham teknologi dan AI yang dinilai terlalu tinggi turut memicu peralihan ke aset safe haven seperti emas,” ujar Tiffani. Meskipun The Fed telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps pekan lalu, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa langkah tersebut kemungkinan menjadi pemangkasan terakhir pada 2025. Berdasarkan data CME FedWatch, peluang pemangkasan tambahan pada Desember kini hanya 63%, turun dari lebih 90% sepekan sebelumnya. Kondisi ini memperkuat dolar AS dan menekan permintaan terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil. Indeks dolar AS (DXY) bertahan di kisaran 100, sementara imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun bergerak di sekitar 3,87%, mencerminkan sikap menunggu investor menjelang data tenaga kerja utama. Dari sisi lain, Tiffani menyebut bahwa pasar juga menyoroti sidang Mahkamah Agung AS yang akan menentukan legalitas tarif impor era Presiden Donald Trump, setelah pengadilan tingkat bawah menyatakan kebijakan tersebut melampaui kewenangan eksekutif. Hasil keputusan ini dapat berdampak pada perdagangan global dan sentimen risiko pasar. “Ke depan, pelaku pasar akan mencermati data klaim pengangguran mingguan AS malam ini serta laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat untuk mencari sinyal baru terkait arah kebijakan The Fed,” terang Tiffani. Secara teknikal, Tiffani memperkirakan level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran US$ 3.943 hingga US$ 3.905. Sedangkan resistance terdekat terletak di US$ 4.004 hingga US$ 4.027. “Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di US$ 3.844, sementara resistance jangka menengah berada di area US$ 4.088,” ucap Tiffani.

Sumber
:
Berita Terkait
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Selasa, 22 September 2026: 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Terkoreksi Tipis Rp1.000, Cek Rinciannya
Menteri Imipas Agus Andrianto Minta 15 Program Aksi Bawa Dampak Nyata, Bukan Sebatas Laporan
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Senin (21/9/2026): 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons
Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Dibanderol Rp2.628.000 per Gram