Senin, 28 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,05% Bersandar Level Rp17.924 per Dolar AS Siang Ini

Mhd Rabbani - Kamis, 06 Agustus 2026 12:30 WIB
Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,05% Bersandar Level Rp17.924 per Dolar AS Siang Ini
Nilai Tukar Rupiah
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (6/8/2026) nilai tukar rupiah terus menguat siang. Pukul 12.05 WIB berada di level Rp 17.924 per dolar Amerika Serikat (AS). Di mana nilai tukar rupiah menguat 0,05% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.933 per dolar AS. Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS siang ini. Di sisi lain, Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,22%, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,19%, peso Filipina menguat 0,15%, won Korea menguat 0,13%, ringgit Malaysia menguat 0,12%. Rupiah menguat 0,05%, dolar Hong Kong menguat 0,003% dan yuan China menguat 0,001% terhadap dolar AS siang ini. Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS siang ini. Yen Jepang melemah 0,01%, dolar Singapura melemah 0,02% dan rupee India juga melemah 0,02%. Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,72, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 99,67.

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat 0,13% Bertengger di level Rp 17.910 per Dolar AS

Pada perdagangan Kamis (6/8/2026) nilai tukar rupiah dibuka menguat berada di level Rp 17.910 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.933 per dolar AS. Di perdagangan Asia, seluruh mata uang kompak menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,36%, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,27%. Sedangkan, ringgit Malaysia menguat 0,13%, baht Thailand menguat 0,13%. Rupiah menguat 0,13%, peso Filipina menguat 0,10%, yen Jepang menguat 0,05%, dolar Singapura menguat 0,05%. Selain itu, yuan China menguat 0,02% dan dolar Hong Kong yang menguat 0,01% terhadap dolar AS. Baca Juga: IHSG Berpeluang Uji Level 6.400, Simak Rekomendasi Saham PTRO, BNBR, GTSI, dan BACH Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,66, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,67.

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif

Pada perdagangan Rabu (5/8/2026) Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat didukung pelemahan indeks dolar AS serta sentimen positif dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,52% atau naik 94 poin ke posisi Rp 17.933 per dolar AS. Sementara itu, berdasarkan data Trading Economics, rupiah berada di level Rp 17.919,6 per dolar AS, menguat 0,28%. Adapun mengacu pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, mata uang Garuda menguat 0,55% menjadi Rp 17.937 per dolar AS, dari posisi sehari sebelumnya di Rp 18.037 per dolar AS. Menanggapi hal tersebut, Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai, penguatan rupiah pada perdagangan Rabu didorong oleh pelemahan indeks dolar AS yang memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang untuk menguat. Pasar juga merespons positif pernyataan pemerintah Qatar pada Selasa (4/8/2026) yang menyebut para mediator telah mencapai kemajuan dalam upaya mengakhiri konflik di Timur Tengah. Perkembangan tersebut turut mendorong harga minyak mentah Brent turun hingga ditutup di bawah level US$ 80 per barel untuk pertama kalinya sejak 13 Juli. Penurunan harga minyak terjadi meski Teheran membantah klaim Presiden AS Donald Trump mengenai pembicaraan negosiasi yang tengah berlangsung. Selain perkembangan geopolitik, perhatian pelaku pasar global kini tertuju pada sejumlah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed. Investor menantikan rilis data perubahan ketenagakerjaan ADP serta laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang dijadwalkan terbit pada Jumat (7/8/2026). Proyeksi penambahan tenaga kerja sektor swasta versi ADP pada Juli diperkirakan mencapai 70.000 pekerjaan, lebih rendah dibandingkan 98.000 pekerjaan pada Juni. Perlambatan pertumbuhan lapangan kerja tersebut dinilai berpotensi mengurangi ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lampaui Ekspektasi Dari dalam negeri, sentimen positif juga datang dari data ekonomi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 mencapai 5,29% secara tahunan (year on year/YoY). Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp 6.552,1 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan mencapai Rp 3.576,2 triliun. Secara kuartalan, ekonomi Indonesia tumbuh 3,73%, sementara secara kumulatif pada semester I-2026 mencatat pertumbuhan 5,45%. Capaian tersebut melampaui proyeksi konsensus ekonom yang sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 4,8% hingga 4,9%. Di tengah kondisi pengetatan kebijakan moneter global dan ketidakpastian fiskal internasional, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai masih menunjukkan daya tahan yang solid. Selain pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari ekspektasi, inflasi domestik juga tetap terkendali. BPS mencatat terjadi deflasi bulanan sebesar 0,14% pada Juli 2026, sementara inflasi tahunan berada di level 2,88%. Penurunan harga pangan dinilai mampu membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya pengeluaran untuk kebutuhan pendidikan pada awal tahun ajaran baru. Proyeksi Rupiah Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pergerakan rupiah pada perdagangan Kamis (6/8/2026) masih akan bergerak fluktuatif. Ia memperkirakan nilai tukar rupiah berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp 17.930 hingga Rp 17.980 per dolar AS.  

Sumber
:
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
Pergerakan Valas Masih Dipengaruhi Divergensi Bank Sentral dan Geopolitik
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS