Rabu, 23 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini

Mhd Rabbani - Selasa, 22 September 2026 12:06 WIB
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai Tukar Rupiah
Topikseru.com, Jakarta - Pada awal perdagangan hari ini. Selasa (22/9/2026) nilai tukar rupiah semakin tertekan dibuka di level Rp 17.876 per dolar Amerika Serikat (AS). Ternyata, hal ini membuat nilai tukar rupiah melemah 0,16% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp 17.847 per dolar AS. Alhasil, nilai tukar rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, yen Jepang berada satu level lebih baik dari rupiah setelah anjlok 0,1%. Selanjutnya ada yuan China yang terkoreksi 0,03%. Disusul, baht Thailand dan dolar Singapura yang sama-sama tergelincir 0,02%. Kemudian ada dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,005% terhadap the greenback. Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 1%. Lalu ada dolar Taiwan yang menanjak 0,18%. Berikutnya, peso Filipina terkerek 0,12% dan ringgit Malaysia menguat tipis 0,02% pada pagi ini.

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS

Pada awal pekan, Senin (21/9/2026) nilai tukar rupiah kembali tertekan di tengah perhatian pasar terhadap arah kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan berlangsung Rabu (23/9/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp 17.847 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut melemah 0,50% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah berada di level Rp 17.813 per dolar AS. Level tersebut melemah 0,38% dibandingkan perdagangan Jumat (18/9/2026) yang berada di level Rp 17.745 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar akan mencermati keputusan BI di tengah dinamika nilai tukar rupiah, inflasi, serta kebijakan bank sentral global. Menurut Ibrahim, arah kebijakan bank sentral global saat ini cenderung terfragmentasi. Sebagian bank sentral mengambil sikap hawkish, sementara sebagian lainnya masih memiliki ruang untuk melakukan pelonggaran dengan mempertahankan suku bunga acuan. "Namun melihat situasi inflasi global yang tinggi, kemungkinan Gubernur Bank Indonesia dalam rapat di hari Rabu akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps," kata Ibrahim. Sementara itu, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah terjadi di tengah perhatian investor terhadap hasil RDG BI. "Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran investor menjelang RDG BI yang dimana BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga," ujar Lukman. Di sisi lain, Lukman mencatat mata uang Asia secara umum menguat pada perdagangan Senin. Penguatan tersebut terjadi di tengah antisipasi pasar terhadap pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada akhir pekan ini. Menurut Lukman, pelemahan rupiah mencerminkan sentimen yang masih membebani pergerakan mata uang domestik. Pasar juga mencermati laporan mengenai kemungkinan intervensi BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Untuk perdagangan selanjutnya, Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.750-Rp 17.900 per dolar AS. Sementara itu, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp 17.840-Rp 17.900 per dolar AS.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,83% Selama Sepekan, Inilah Prediksi Pekan Depan
Nilai Tukar Rupiah Terjatuh di Zona Merah Ditutup di Level Rp17.758 per Dolar AS