Jumat, 25 September 2026

Presiden Prabowo Sentil Para Komandan TNI Soal Kekejaman Latihan, Singgung Kasus Prada Lucky?

Muchlis - Minggu, 10 Agustus 2025 15:04 WIB
Presiden Prabowo Sentil Para Komandan TNI Soal Kekejaman Latihan, Singgung Kasus Prada Lucky?
Presiden Prabowo
Topikseru.com - Di tengah pagi yang berkabut di Lapangan Suparlan, Batujajar, suara Presiden Prabowo Subianto menggema tegas. Dengan sorot mata tajam, ia mengingatkan para pemimpin pasukan TNI untuk memimpin bukan hanya dengan perintah, tapi juga dengan hati. [irp posts="17538" ] "Latih dengan keras, tetapi tidak dengan kekejaman," ujarnya, menegaskan pesan bahwa setiap prajurit adalah seperti anak kandung yang harus dibina, bukan ditakuti. Pesan ini datang di tengah sorotan publik terhadap kasus tragis Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit muda TNI AD yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan seniornya di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakangan Mere, Nusa Tenggara Timur.

Pesan Tegas di Tengah Kasus Prada Lucky

Prada Lucky baru dua bulan berdinas. Ia adalah anak dari Serma Kristian Namo, prajurit aktif Kodim 1627/Rote Ndao. Kini, Detasemen Polisi Militer di Kupang tengah memeriksa 24 personel yang diduga terlibat atau mengetahui kejadian tersebut. [irp posts="17736" ] Di hadapan para komandan baru yang dilantik, Prabowo menekankan agar kejadian seperti ini tidak terulang. "Jaga pasukanmu sebaik-baiknya… Pimpin dari depan, berada di tempat paling berbahaya, paling kritis," kata Prabowo, menegaskan bahwa pemimpin sejati tidak berlindung di belakang pasukan.

Pelantikan Panglima Baru dan Peresmian Struktur TNI

Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer ini juga menjadi momentum penting bagi TNI. Prabowo melantik Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Panglima Kopassus Letjen Djon Afriandi, hingga Panglima Korps Marinir Letjen Endi Supardi. Tidak hanya itu, Presiden juga meresmikan enam Kodam baru, 14 Komando Daerah Angkatan Laut, tiga Komando Daerah Angkatan Udara, hingga 100 Batalyon Teritorial Pembangunan, dalam langkah besar memperkuat postur pertahanan nasional. [irp posts="17553" ]

Pemimpin Harus Jadi Teladan

Prabowo menggarisbawahi, tugas seorang komandan bukan hanya memberi perintah, tetapi menjadi teladan yang menginspirasi prajuritnya. "Panglima TNI, komandan brigade, batalyon, semua harus memimpin dari depan," ucapnya. Dengan pelantikan dan restrukturisasi besar-besaran ini, Prabowo ingin memastikan bahwa TNI tidak hanya kuat secara persenjataan, tetapi juga kokoh secara moral.
Sumber
:
Berita Terkait
Bahlil Siap Jalankan Arahan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara
Prabowo Sentil Kawan Musiman dan Tegaskan Arti Kesetiaan di HUT ke-28 PAN
Prabowo Perintahkan Kapolri
Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan
Resmikan LRT Manggarai, Prabowo Puji Pramono Anung Gubernur Hebat
Prabowo Nostalgia Bareng SBY di HUT Demokrat: Dari Akmil ke Panggung Demokrasi