Topikseru.com, Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Senin (28/9/2026).
Sejumlah kawasan diprakirakan bakal diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang berpotensi disertai kilat dan angin kencang.
Kondisi ini berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah pesisir dan dataran tinggi.
Baca Juga:
Prakirawan Balai Besar MKG Wilayah I Medan, Putri Diana, menjelaskan bahwa kondisi cuaca pada pagi hari secara umum cenderung berawan di sebagian besar wilayah Sumut.
Kendati demikian, potensi hujan berintensitas ringan sudah mulai membayangi kawasan Kepulauan Nias.
"Untuk siang hingga sore hari, potensi hujan ringan hingga sedang diprakirakan meluas di sebagian wilayah Sumatera Utara," ujar Putri di Medan, Minggu (27/9/2026).
Memasuki malam hari, cakupan hujan diprakirakan makin merata di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Intensitas sedang dikonsentrasikan terjadi di wilayah Kabupaten Langkat dan sekitarnya.
Sementara itu, pada dini hari, kondisi cuaca secara umum akan kembali berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi basahi kawasan Deli Serdang, Medan, Langkat, dan sekitarnya.
Angin bertiup dari arah tenggara menuju barat laut dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.
Mengingat tingginya curah hujan yang dapat diiringi cuaca buruk, BMKG mengingatkan warga yang bermukim di daerah rawan untuk tetap siaga.
"Waspadai potensi hujan intensitas sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, serta lereng timur dan lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," tegas Putri.