Selasa, 13 Oktober 2026

Mulai Langka di Medan! 5 Profesi Jadul Ini Ternyata Masih Dicari

Rizky Aisyah - Selasa, 13 Oktober 2026 13:55 WIB
Mulai Langka di Medan! 5 Profesi Jadul Ini Ternyata Masih Dicari
Depositphotos
Seorang pengrajin memperbaiki sepatu yang rusak. Profesi berbasis keterampilan tangan masih menawarkan jasa yang dibutuhkan masyarakat untuk merawat dan memperpanjang usia pakai barang.

Topikseru.com -Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, sejumlah pekerjaan yang mengandalkan keterampilan tangan masih memiliki tempat di tengah masyarakat. Berikut beberapa profesi yang bisa diangkat dalam artikel ini.

1. Tukang sol sepatu

Sepatu yang solnya terlepas atau jahitannya rusak tidak selalu harus diganti dengan yang baru. Tukang sol sepatu membantu memperbaiki alas kaki agar dapat digunakan kembali.

Baca Juga:

Di Medan, profesi ini masih bisa ditemukan di sejumlah kawasan. Salah satunya Tertib Milala, pengrajin reparasi sepatu di kawasan Karya Wisata, yang kisahnya pernah diberitakan RRI pada Maret 2026.

2. Tukang jahit dan permak pakaian

Perubahan ukuran tubuh, pakaian yang robek, atau celana yang terlalu panjang membuat jasa permak masih dibutuhkan. Pekerjaan ini mengandalkan ketelitian dan keterampilan menjahit yang tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh pembelian pakaian baru.

3. Tukang reparasi jam tangan

Jam tangan yang mengalami kerusakan pada baterai, tali, atau mekanismenya membutuhkan penanganan sesuai jenis kerusakan. Meskipun ponsel kini menjadi pilihan banyak orang untuk melihat waktu, jasa servis jam tangan tetap tersedia di Medan.

4. Tukang reparasi tas dan barang berbahan kulit

Tas dengan jahitan terlepas, ritsleting rusak, atau bagian tertentu yang sobek masih bisa diperbaiki. Profesi ini membutuhkan ketelitian dalam memilih bahan dan teknik perbaikan agar barang dapat digunakan kembali.

5. Tukang patri dan reparasi peralatan rumah tangga

Sejumlah peralatan rumah tangga masih dapat diperbaiki ketika mengalami kerusakan ringan. Jasa reparasi membantu pemilik barang mempertimbangkan biaya perbaikan sebelum memutuskan membeli barang pengganti.

Keberadaan profesi-profesi tersebut menunjukkan bahwa keterampilan praktis masih memiliki kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tingkat permintaan dan keberlangsungan setiap profesi perlu dilihat berdasarkan kondisi pelaku usaha di lapangan.

Editor
: Rizky Aisyah
Berita Terkait
6 Sekolah Islam Berwawasan Internasional di Medan, Ada Program Bilingual hingga Tahfiz Al-Qur’an
Sarang Narkoba Desa Serbajadi Digerebek, 6 Barak Dibumihanguskan
Medan Rawan Hujan dan Banjir, Ini Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Air Mulai Naik
Tunjangan Profesi Guru Belum Dibayar 3 Bulan, DPR Minta Menkeu Cairkan Cepat
ReCity Medan Ajak Masyarakat Peduli Kondisi Trotoar di Kota Medan
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sepekan di Sumut, Medan hingga Deli Serdang Wajib Waspada