Kamis, 01 Oktober 2026

Pep Guardiola Buka Suara Usai Manchester City Dinyatakan Bersalah, Pesannya Bikin Fans Merapat

Muchlis - Kamis, 01 Oktober 2026 01:25 WIB
Pep Guardiola Buka Suara Usai Manchester City Dinyatakan Bersalah, Pesannya Bikin Fans Merapat
Pep Guardiola saat masih melatih Manchester City di Premier League

Topikseru.com - Pep Guardiola akhirnya angkat bicara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran serius aturan finansial Premier League. Meski sudah meninggalkan kursi pelatih, Guardiola menunjukkan bahwa hubungannya dengan The Citizens belum berakhir.

Mantan pelatih Manchester City itu menyampaikan dukungannya melalui media sosial X pada Rabu (30/9/2026).

Guardiola menegaskan dirinya tetap berada di belakang klub, termasuk pemilik, jajaran manajemen, pemain, staf, pelatih baru Enzo Maresca hingga para suporter.

Baca Juga:

"Saya ingin setiap fan @ManCity tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya. Saya selalu, sejak dulu dan akan selalu berada di belakang klub saya, pemilik, CEO saya, Ferran, para pemain, staf, Enzo, dan kalian, para suporter kami yang luar biasa," tulis Guardiola.

Dia kemudian menutup pesannya dengan pernyataan yang menjadi sorotan di tengah polemik finansial Manchester City.

"Biarkan saya memperjelas: kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua."

Guardiola Pilih Berdiri di Belakang Manchester City

Pesan tersebut muncul hanya sehari setelah komisi independen Premier League mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap kasus finansial Manchester City.

Komisi menyatakan klub bersalah atas seluruh tuduhan terkait pelanggaran serius aturan finansial Premier League selama periode sembilan musim, dari 2009/10 hingga 2017/18.

Komisi juga menyatakan City bersalah atas sebagian besar tuduhan terkait kegagalan bekerja sama dalam investigasi Premier League.

Kasus tersebut berkaitan dengan temuan mengenai sejumlah kontrak komersial yang oleh komisi disebut sebagai "sham contracts".

Menurut hasil pemeriksaan, skema tersebut digunakan untuk meningkatkan pendapatan yang dilaporkan dan mengurangi biaya klub.

Nilai dampaknya disebut mencapai lebih dari £900 juta selama periode yang diperiksa.

Manchester City sendiri membantah temuan tersebut dan menyatakan akan mengajukan banding terhadap keputusan komisi independen.

Hingga saat ini, hukuman atau sanksi terhadap klub belum ditetapkan karena proses tersebut akan dibahas dalam tahap berikutnya.

Kasus Terjadi Sebelum dan Saat Era Guardiola

Periode yang diperiksa dalam kasus Manchester City dan pelanggaran finansial Premier League berlangsung sejak musim 2009/10 hingga 2017/18.

Artinya, sebagian besar periode tersebut terjadi sebelum Guardiola datang ke Etihad Stadium pada 2016.

Namun, dua musim terakhir dalam rentang pemeriksaan juga bertepatan dengan awal masa kepelatihan Guardiola di Manchester City.

Guardiola mulai menangani City pada 2016 dan kemudian membawa klub memasuki salah satu periode paling sukses dalam sejarahnya.

Di bawah Guardiola, Manchester City memenangkan enam gelar Premier League, termasuk empat secara beruntun, tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, serta Liga Champions.

Karena itu, keputusan komisi independen kini membuka kembali pembahasan mengenai periode dominasi Manchester City, meski temuan finansial yang diputuskan mencakup rentang waktu yang jauh lebih panjang.

CEO Manchester City Juga Tolak Temuan Komisi

Guardiola bukan satu-satunya figur yang memberikan respons setelah keputusan tersebut keluar.

CEO Manchester City, Ferran Soriano, sebelumnya menyampaikan pesan melalui video kepada staf dan pemain klub.

Soriano menolak temuan komisi independen tersebut. Manchester City juga menyatakan akan menggunakan hak banding terhadap keputusan yang telah diumumkan Premier League.

Klub memiliki batas waktu hingga 2 Oktober 2026 untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Dengan demikian, proses kasus finansial Manchester City masih belum sepenuhnya selesai.

Guardiola Sudah Pergi, Dukungan Tetap Ada

Guardiola meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/26 setelah hampir satu dekade berada di Etihad Stadium.

Posisinya kemudian diteruskan oleh Enzo Maresca, yang sebelumnya menjadi bagian dari staf kepelatihan Guardiola.

Meski sudah tidak lagi berada di pinggir lapangan untuk Manchester City, Guardiola memilih menyampaikan dukungan ketika klub tengah menghadapi salah satu persoalan terbesar dalam sejarahnya.

Pesan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kepergian Guardiola dari Manchester City tidak serta-merta mengakhiri ikatan emosionalnya dengan klub.

Kini, perhatian sepak bola Inggris tertuju pada proses lanjutan kasus tersebut, termasuk banding Manchester City dan pembahasan mengenai kemungkinan sanksi setelah temuan pelanggaran finansial diumumkan.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Manchester City Bantah Bersalah, Siapkan Banding atas Putusan Pelanggaran Finansial Premier League
Manchester City Tetap Bantah Bersalah, Khaldoon Bicara soal 114 Dakwaan