Topikseru.com - Arsenal membawa pulang kemenangan penting dari markas Liverpool. Gol Kai Havertz pada menit ke-16 menjadi pembeda dalam duel pekan kesembilan Liga Inggris 2026/2027 di Stadion Anfield, Minggu (1/11/2026).
Kemenangan 1-0 itu bukan sekadar tambahan tiga poin bagi The Gunners. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Arsenal untuk meraih kemenangan liga di Anfield sejak 2012.
Tim asuhan Mikel Arteta kini mengoleksi 24 poin dan menjaga jarak tiga angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua.
Baca Juga:
Di sisi lain, Liverpool gagal memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Kekalahan ini membuat The Reds tertahan di peringkat kelima dengan 15 poin, sekaligus mengakhiri rangkaian lima kemenangan mereka.
Martin Odegaard berhasil merebut bola setelah operan Alisson Becker tidak berjalan sesuai rencana. Serangan kemudian bergerak ke sisi kanan melalui Noni Madueke, sebelum Declan Rice mengirimkan umpan mendatar ke depan gawang.
Havertz yang berada di tiang jauh tak mendapat kawalan ketat. Penyerang asal Jerman itu menyambut bola dari jarak dekat dan mengubahnya menjadi gol pada menit ke-16.
Gol tersebut memperlihatkan bagaimana tekanan Arsenal mampu mengubah kesalahan kecil lawan menjadi hukuman besar. Liverpool pun harus mengejar ketertinggalan sejak awal pertandingan.
Virgil van Dijk sempat mengarahkan sundulan ke area berbahaya yang berpotensi disambut Alexander Isak. Namun, peluang itu tidak menghasilkan gol. Kesempatan terbaik Liverpool pada babak pertama datang melalui tendangan bebas Florian Wirtz yang justru membentur mistar gawang.
Alexis Mac Allister juga memperoleh ruang untuk menyundul bola dari umpan Milos Kerkez, tetapi penyelesaiannya melambung di atas gawang David Raya. Hingga turun minum, Arsenal masih mempertahankan keunggulan 1-0.
The Gunners justru beberapa kali memperoleh kesempatan untuk memperlebar keunggulan. Salah satunya datang melalui Christos Tzolis yang melepaskan tembakan dari dalam area berbahaya.
Alisson tampil sigap dengan menjatuhkan badan dan menepis bola. Penyelamatan itu menjaga Liverpool tetap memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan.
Di sisi lain, lini belakang Arsenal tampil disiplin menghadapi tekanan hingga menit-menit akhir. Liverpool gagal mengubah dominasi serangan menjadi gol, sementara Arsenal mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang berbunyi.
Tambahan tiga poin juga memperkuat posisi Arsenal di puncak klasemen sementara. Dengan 24 poin dari sembilan pertandingan, mereka memiliki keunggulan tiga angka atas Manchester City.
Sementara itu, Liverpool harus mengevaluasi kegagalan memaksimalkan sejumlah peluang. Kekalahan di kandang sendiri membuat mereka tertahan dengan 15 poin dan tertinggal sembilan angka dari Arsenal.
Bagi Arteta, kemenangan ini menunjukkan bahwa perburuan gelar tidak selalu ditentukan oleh banyaknya gol. Di Anfield, satu penyelesaian Havertz dan pertahanan yang terorganisasi sudah cukup untuk membawa Arsenal pulang dengan hasil maksimal.
Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Jurrien Timber, Ezri Konsa, Gabriel, Riccardo Calafiori; Bruno Guimarães, Declan Rice; Noni Madueke, Martin Odegaard, Christos Tzolis; Kai Havertz.