Minggu, 01 November 2026

Chelsea Hajar Manchester United 2-0, Setan Merah Catat 9 Laga Tanpa Menang

Muchlis - Minggu, 01 November 2026 02:46 WIB
Chelsea Hajar Manchester United 2-0, Setan Merah Catat 9 Laga Tanpa Menang
Selebrasi Morgan Rogers (kanan) setelah mencetak gol pembuka Chelsea saat pertandingan Liga Inggris 2026/27 lawan Manchester United di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10/2026).

Topikseru.com - Stamford Bridge kembali menjadi panggung kekecewaan Manchester United. Bertandang ke markas Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027, Sabtu WIB, Setan Merah pulang tanpa poin setelah kalah 0-2. Hasil ini memperpanjang rentetan kegagalan United meraih kemenangan sekaligus memperbesar tekanan terhadap performa tim.

Chelsea mengamankan tiga poin melalui gol Morgan Rogers pada awal babak kedua dan eksekusi penalti Cole Palmer. Sebaliknya, Manchester United harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Lisandro Martinez menerima kartu kuning kedua.

Kekalahan tersebut membuat United mencatatkan sembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan di seluruh kompetisi, termasuk enam laga berturut-turut di Liga Inggris.

Baca Juga:

Berdasarkan data klasemen dalam bahan pertandingan, Chelsea naik ke posisi keempat dengan 16 poin dari sembilan laga, sedangkan Manchester United tertahan di peringkat ke-16 dengan tujuh poin.

Peluang United Terbuang, Gol Matheus Cunha Dianulir

Manchester United sebenarnya tidak mengawali pertandingan dengan buruk. Tim tamu sempat mendapatkan sejumlah kesempatan untuk mencuri keunggulan, tetapi penyelesaian akhir menjadi persoalan.

Peluang terbaik pada babak pertama hadir melalui Bruno Fernandes pada menit ke-18. Menerima umpan silang Bryan Mbeumo dalam skema serangan balik, Fernandes melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Namun, bola melambung di atas mistar gawang Chelsea.

Mbeumo dan Amad Diallo juga sempat memberikan ancaman. Sementara itu, Chelsea mengandalkan pergerakan Estevao untuk menekan pertahanan United. Beberapa peluang tuan rumah berhasil dihentikan kiper Manchester United, Senne Lammens.

United bahkan sempat merayakan gol pada menit ke-34. Sundulan Matheus Cunha yang menyambut umpan Harry Maguire berhasil masuk ke gawang Chelsea. Namun, kegembiraan tim tamu tidak berlangsung lama karena gol tersebut dianulir akibat posisi offside.

Hingga turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan.

Chelsea tidak hanya unggul dalam skor, tetapi juga mampu memanfaatkan kesalahan fatal lawan pada babak kedua. Kekalahan ini membuat Manchester United semakin tertekan, terutama karena mereka gagal mengubah sejumlah peluang pada paruh pertama menjadi gol.

Morgan Rogers Pecah Kebuntuan Lewat Aksi Individu

Manchester United sebenarnya tampil cukup menjanjikan pada babak pertama. Bruno Fernandes dan rekan-rekannya beberapa kali berhasil menembus pertahanan Chelsea melalui serangan balik cepat.

Bruno Fernandes memperoleh kesempatan emas pada menit ke-18 setelah menerima umpan Bryan Mbeumo. Namun, tembakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti justru melambung di atas mistar.

Matheus Cunha sempat membawa United mencetak gol pada menit ke-34 melalui sundulan yang memanfaatkan bola dari Harry Maguire. Akan tetapi, gol tersebut dianulir karena Cunha berada dalam posisi offside.

Chelsea juga sempat mengancam melalui Estevao. Namun, hingga jeda pertandingan, kedua tim belum mampu mencetak gol.

Kebuntuan akhirnya pecah lima menit setelah babak kedua dimulai. Morgan Rogers memperlihatkan kualitas individunya ketika menerima bola dari Romeo Lavia, kemudian melakukan penetrasi melewati barisan pertahanan United.

Gelandang Chelsea itu menutup aksinya dengan tendangan cungkil yang melewati jangkauan Senne Lammens. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tuan rumah pada menit ke-50.

Kartu Merah Lisandro Martinez Jadi Titik Balik

Situasi Manchester United semakin sulit ketika Lisandro Martinez melakukan pelanggaran terhadap Wesley Fofana di dalam kotak penalti.

Insiden terjadi dalam situasi sepak pojok Chelsea. Setelah tinjauan VAR, wasit Peter Bankes memutuskan memberikan penalti kepada tuan rumah karena tindakan Martinez yang mengenai wajah Fofana.

Martinez yang sebelumnya telah menerima kartu kuning kembali mendapat hukuman serupa. Kartu kuning kedua tersebut membuat bek asal Argentina itu harus meninggalkan lapangan pada menit ke-63.

Chelsea mendapatkan kesempatan menggandakan keunggulan melalui titik putih. Cole Palmer maju sebagai eksekutor dan berhasil menaklukkan Lammens pada menit ke-64.

Kiper United sempat membaca arah bola dan menyentuhnya, tetapi gagal menghentikan tendangan Palmer. Gol tersebut sekaligus membuat Chelsea unggul 2-0.

Estevao Gagal Tambah Gol, Mbeumo Hantam Mistar

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain membuat Chelsea semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Estevao bahkan sempat mencetak gol ketiga pada menit ke-71.

Namun, gol pemain asal Brasil tersebut kembali dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan posisi offside.

Manchester United mencoba mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan. Salah satu peluang terbaik hadir pada masa tambahan waktu melalui tendangan voli Bryan Mbeumo.

Bola hasil sepakan Mbeumo sempat membentur mistar setelah mengenai ujung jari kiper Chelsea, Mike Penders. Peluang itu menjadi kesempatan terakhir United untuk mengubah keadaan.

Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Chelsea.

Chelsea Naik ke Empat Besar, Manchester United Terpuruk

Kemenangan ini memberikan tambahan tiga poin bagi Chelsea yang kini mengoleksi 16 poin dari sembilan pertandingan dan menempati posisi keempat klasemen sementara.

Sebaliknya, Manchester United masih tertahan di peringkat ke-16 dengan tujuh poin. Rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi menjadi catatan yang semakin mengkhawatirkan bagi Setan Merah.

Kekalahan di Stamford Bridge juga menambah tekanan terhadap pelatih Michael Carrick. United sebenarnya memiliki peluang untuk memberikan perlawanan lebih kuat, terutama pada babak pertama.

Namun, kegagalan memaksimalkan peluang dan kartu merah Martinez mengubah arah pertandingan.

Bagi Chelsea, kemenangan ini menjadi momentum untuk kembali mengangkat performa setelah dua kekalahan sebelumnya di kompetisi liga dan piala.

Sementara bagi Manchester United, persoalan yang harus segera dibenahi bukan hanya pertahanan, tetapi juga efektivitas penyelesaian akhir dan disiplin pemain.

Susunan Pemain

Chelsea (4-2-3-1): Penders; Acheampong, Fofana, Colwill, Palestra (Chavarria 74'); Caicedo (Welbeck 87'), Lavia; Estevao (Gusto 87'), Palmer, Neto (Barco 87'); Rogers.

Manchester United (4-2-3-1): Lammens; Yoro, Maguire, Martinez, Dalot; Andrey Santos (Heaven 66'), Baleba (Mainoo 58'); Amad (Zirkzee 77'), Fernandes, Cunha (Mount 66'); Mbeumo.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Xabi Alonso Tuntut Chelsea Tampil Agresif Lawan Manchester United
Fleetwood Town Singkirkan Arsenal di Piala Liga Inggris, Drama Kartu Merah Berujung Adu Penalti
Manchester United Dibantai Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Pertahanan Setan Merah Jadi Sorotan
Aston Villa vs Man City 2-1: Nicolas Jackson Cetak 2 Gol
Chelsea Dibungkam Tottenham 0-2: Blunder Penders dan Kartu Merah Palmer Jadi Petaka
Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Setan Merah