Sabtu, 26 September 2026

IHSG Dibuka di Zona Hijau Naik 33,53 Poin Berada di Level 8.151,83 Pagi Ini

Mhd Rabbani - Senin, 06 Oktober 2025 12:12 WIB
IHSG Dibuka di Zona Hijau Naik 33,53 Poin Berada di Level 8.151,83 Pagi Ini
IHSG
Topikseru.com - Pada perdagangan Senin (6/10/2025) pagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data yang dilansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG bertambah 33,53 poin atau 0,41% ke level 8.151,83, pada perdagangan pukul 09.02 WIB, Senin (6/10/2025). Kenaikan IHSG ditopang menguatnya sejumlah indeks sektoral di BEI, seperti sektor barang baku, infrastruktur, properti dan real estate, teknologi, energi, keuangan dan barang konsumer non primer. Total volume perdagangan saham di BEI pagi ini mencapai 2,20 miliar dengan nilai transaksi Rp 1,23 triliun. Ada 275 saham yang menguat, 169 saham yang melemah dan 191 saham lainnya stagnan. Top gainers di LQ45 adalah: 1. PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) 3,57% ke Rp 1.450 per saham 2. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 2,86% ke Rp 540 per saham 3. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 2,36% ke Rp 1.875 per saham Top losers di LQ45 adalah: 1. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 1,79% ke Rp 3.850 per saham 2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) 1,34% ke Rp 7.350 per saham 3. PT XL Smart Telecom Tbk (EXCL) 1,14% ke Rp 2.600 per saham

IHSG Diprediksi akan Menguat Terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat terbatas pada perdagangan Senin (6/10/2025). Sekedar mengingatkan, IHSG pada periode Senin (29/9/2025) hingga Jumat (3/10/2025) mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,23% dan ditutup pada level 8.118,3 pada akhir pekan. VP Equity Retail Analyst Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi memproyeksikan pergerakan IHSG bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang level support 8.060 dan resistance 8.150 pada Senin (6/10/2025). Ini terlihat dari indikator MACD yang cenderung menunjukkan tren terbatas, meski RSI terjadi kenaikan. Audi menerangkan ada berbagai sentimen yang akan memengaruhi pergerakan pasar. Salah satunya ialah rilis data ekonomi dalam negeri yaitu Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang diperkirakan meningkat di level optimis. Selain itu, data penjualan ritel September 2025 diperkirakan tumbuh melambat sebesar 3,9% year on year (yoy). "Hal ini akan direspons moderat oleh pasar," kata Audi. Sentimen selanjutnya ialah rilis risalah dari Federal Open Market Committee (FOMC). Audi menerangkan risalah tersebut diprediksi tetap mempertahankan sikap Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserves/The Fed), sehingga akan direspons positif oleh pasar. Dihubungi terpisah, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support 8.076 dan resistance 8.138. Herditya memprediksi IHSG akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen, antara lain sentimen shutdown pemerintahan AS dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Sentimen lainnya datang dari pergerakan harga komoditas dunia, khususnya pada emas dan minyak mentah," jelas Herditya kepada Kontan, Jumat (3/10/2025) lalu. Rekomendasi saham pilihan Untuk saham, Audi menyarankan investor untuk dapat mencermati saham PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) di rentang level Rp 1.275-Rp 1.320, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) pada level Rp 4.040-Rp 4.160 dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) di target harga Rp 7.125-Rp 7.425. Adapun Audi membagikan sejumlah rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan Senin (6/10/2025), antara lain: 1. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rekomendasi: Buy on break Rp 3.120 Support: Rp 2.800 Resistance: Rp 3.500 2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rekomendasi: Accumulation buy Support: Rp 3.600 Resistance: Rp 3.940 3. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Rekomendasi: Trading buy Support: Rp 6.100 Resistance: Rp 7.900 4. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Rekomendasi: Accumulation buy Support: Rp 1.315 Resistance: Rp 1.645

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
IHSG Turun 1,53% dalam Sepekan, Begini Proyeksi IHSG Pekan Depan